Food Estate di Labangka, Jadi Prioritas Kementan 

Kelompok ternak yang memperoleh bantuan ini adalah mereka yang sudah lama bergelut di bidang peternakan dan kelompok ternak ini sudah terdaftar secara resmi

MATARAM.lombokjoural.com  –

Program Food Estate di Kecamatan Labangka, Kabupaten Sumbawa menjadi salah satu prioritas Kementerian Pertanian (Kementan), karena prospek berkembangnya yang bagus.

Salah satu program Kementan melalui Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) yaitu bantuan 1000 ekor sapi. Namun untuk tahap awal, baru terealisasi 200 ekor sapi sesuai dengan anggaran yang muncul di APBN Perubahan 2020.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Provinsi NTB, Ir. Hj. Budi Septiani mengatakan, Kementan sangat mendukung program Food Estate di Labangka ini.

Ia pun mengawal program ini jangan sampai tidak terealisasi. Karena sudah menjelang akhir tahun, sehingga Kementan ingin program ini dipercepat.

Terlebih ada pula program lain di Labangka yaitu pelaksanaan pengolahan pakan ternak untuk mendukung Food Estate.

“Anggarannya muncul di APBNP 2020 di akhir Otober. Kontraknya per tanggal 24 November sehingga kita distribusikan secara bertahap, kita juga akan melaksanakan program 1000 desa sapi yang di Loteng,” kata Hj. Budi Septiani, Selasa (08/12/20).

Ia mengatakan, dirinya langsung menyerahkan bantuan sapi-sapi tersebut ke lima kelompok ternak yang ada di Labangka.

Kelompok ternak yang memperoleh bantuan ini adalah mereka yang sudah lama bergelut di bidang peternakan dan kelompok ternak ini sudah terdaftar secara resmi. Artinya bukan kelompok yang baru terbentuk ketika Food Estate diprogramkan.

“Kami tidak pernah bicara masalah politik, saya sendiri yang turun, sedikitpun kami tidak menyentuh itu. Kita semata-mata ingin merealisasikan program kegiatan kita. Kalau tidak direalisasikan, nanti bisa-bisa di blacklist oleh pusat,” kata Kepala Dinas.

Untuk diketahui, program Labangka Food Estate ini lahir dari ketertarikan Kementan dengan potensi pertanian dan peternakan yang dimiliki oleh Labangka.

Kepala Dinas sendiri yang melakukan presentasi di Ditjen PKH tahun 2019 lalu sehingga akhirnya Dirjen PKH Kementan mendukung labangka ini menjadi kawasan Food Estate.

Dikaitkan masalah politik

Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi NTB Najamuddin Amy, S.Sos, MM mengatakan, program pemerintahan di masa Pilkada memang cukup rentan dikaitkan dengan masalah politik oleh kelompok-kelompok tertentu.

Namun Pemprov NTB tetap berupaya melaksanakan tugas, wewenang dan fungsinya dengan baik secara berkelanjutan tanpa melihat momentum tertentu.

Terlebih jika melihat program Labangka Food Estate, hal tersebut justru merupakan program dari pemerintah pusat yang anggarannya turun di akhir tahun. Pemprov NTB juga bekerja didampingi oleh KPK agar tidak salah dalam mengambil keputusan pada aspek-aspek kebijakan atau hal yang menyangkut teknis.

“Di NTB kita bekerja didampingi KPK agar terhindar dari korupsi. Terima kasih kepada KPK yang selalu bersedia mendampingi kami dalam bekerja,” terangnya.

Sebagaimana diketahui, dalam rangka mendukung program 1000 sapi Labangka Food Estate Kabupaten Sumbawa, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah telah menyerahkan 200 sapi kepada lima kelompok tani di kawasan Labangka tanggal 4 Desember 2020.

Food Estate sendiri merupakan program pemerintah pusat. Di Indonesia, hanya lima daerah yang memperoleh program tersebut, termasuk NTB. Provinsi NTB sendiri mendapat dua proyek, pertama di Pujut Kabupaten Lombok Tengah, kedua di Labangka, Sumbawa.

“200 sapi ini merupakan awal yang baik, ke depan, jumlahnya akan terus bertambah,” ungkap Gubernur saat menyerahkan sapi-sapi tersebut.

Ke depan, semua kebutuhan ada di Labangka, mulai dari tanaman pangan, peralatan pertanian, hingga ternak akan dibantu. Kemudian, semua ternak hingga jagung akan diolah di Labangka, sehingga industri hadir di Labangka.

Kepada masyarakat, Gubernur berpesan agar seluruh bantuan tersebut harus dijaga dan dirawat. Labangka harus menjadi contoh untuk kecamatan di seluruh Indonesia.

Rr/HmsNTB




Wujudkan Kamtibmas, Aparat TNI Polri Banjir Dukungan Masyarakat

Gerakan Rakyat Bela TNI Kota Mataram juga meminta aparat TNI Polri agar mengusut tuntas pihak-pihak yang melanggar protokol kesehatan Covid 19

MATARAM.lombokjournal.com

Puluhan elemen pemuda yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Bela TNI Kota Mataram menggelar deklarasi sebagai bentuk dukungan moral kepada aparat TNI Polri dalam upaya menjaga Kamtibmas di tengah masyarakat.

Koordinator Gerakan Rakyat Bela TNI Kota Mataram Basir Hamdi, dalam paparannya menyampaikan dukungan pada kerja-kerja aparat TNI Polri.

Menurutnya, Kamtibmas di tengah pelaksanaan Pilkada serentak mutlak diwujudkan. Tanpa dukungan masyarakat, rasanya sulit terwujud.

“Gerakan Rakyat Bela TNI Kota Mataram mendukung penuh upaya TNI-Polri dalam menjaga persatuan dan kesatuan negara republik Indonesia,” ujarnya saat deklarasi, Selasa (08/12/2020) di Kota Mataram.

Di samping itu, salah satu poin dalam deklarasi tersebut ialah menolak konten ceramah yang berbau SARA dan provokatif. Konten ceramah yang seperti itu jauh dari nilai Islam yang rahmatan lil alamin.

“Menentang segala bentuk ceramah provokatif yang berpotensi mengganggu Kamtibmas dan berpotensi memunculkan perpecahan di tengah masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, Gerakan Rakyat Bela TNI Kota Mataram juga meminta aparat TNI Polri agar mengusut tuntas pihak-pihak yang melanggar protokol kesehatan Covid 19 agar diusut dan mendapat hukuman sesuai peraturan berlaku.

“Gerakan Rakyat Bela TNI Kota Mataram mendukung penuh upaya Satgas Penanganan Covid Pusat dalam penanganan Covid19 di Indonesia,” sambungnya.

AYA (*)




Anak Terlantar Viral di Medsos, Gubernur Beri Perhatian Serius

Rehan sendiri tinggal di kakek dan neneknya dalam pengasuhan yang tidak layak

MATARAM.lombokjournal.com

Seorang yang sehari-hari bekerja mengangkat batu emas, Rayhanun (15) yang biasa dipanggi Rehan, di Kabupeten Sumbawa Barat (KSB), diberikan perhatian khusus lantaran masuk dalam kategori anak terlantar.

Menurut Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) untuk Kabupaten Sumbawa Barat, Zakariah,  memberikan penjelasan terkait dengan kondisi Rayhanun yang perlu mendapat perhatian dari semua pihak.

Rehan tinggal di RT 012/RW 006 Dusun Jembatan Kembar, Desa Senayan Kecamatan Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat.

Ayah Rehan sudah meninggal dunia dan hanya memiliki ibu. Namun kini ibu Rehan yang bernama Rohan,i sudah menikah lagi dan hidup bersama suaminya. Rehan sendiri tinggal di kakek dan neneknya dalam pengasuhan yang tidak layak.

“Kondisi tempat tempat tinggal Rehan sangat tidak layak huni. Kakek dan neneknya masih berstatus sebagai warga Lombok Timur sebenarnya, dan belum mengurus surat pindah. Kakek dan nenek Rehan sudah tinggal di Sumbawa Barat selama kurang lebih 5 tahun,” tutur Zakariah, Selasa (08/1220).

Rehan merupakan anak yang memerlukan perlindungan khusus (AMPK) kategori anak terlantar. Keseharuan Rehan sempat viral di medsos facebook, karena dalam usia yang masih belia bekerja mengangkat batu emas di sekitar  tempat tinggalnya.

Rehan menjadi buruh angkut batu emas karena ia dan neneknya tidak punya uang untuk membeli beras. Anak ini hanya mampu sekolah sampai tigat SD yang diselesaikannya tahun 2019.

“Dia masih mau melanjutkan pendidikan,” cerita Zakaria.

Aksi cepat tanggap pekerja sosial

Tiindakan penelusuran yang dilakukan oleh Sakti Peksos yaitu kunjungan ke tempat tinggal kakek dan nenek Rehan untuk assesment kasus.

Setelah Peksos berkunjung ke tempat tinggal anak dan menanyakan prihal pendidikannya, Rehan siap melanjukan pendidikan di YPA (Yayasan Peduli Anak) Mataram.

“Kami berkunjung juga ke tempat ibu Rehan untuk menjelaskan kelanjutan pendidikannya. Kita melengkapi berkas untuk melanjutkan pendidikan Rehan dan tentunya berkoordinasi dengan pihak Desa,” kata Zakariah.

Gubernur NTB Dr. H Zulkieflimansyah mengapresiasi aksi cepat tanggap yang dilakukan oleh Dinas Sosial Provinsi NTB, Dinas Sosial KSB, serta tim yang langsung turun ke desa-desa setelah mendapatkan kabar adanya warga yang sangat butuh perhatian pemerintah.

“Setelah dapat info ada adik kita yang putus sekolah dan hidup di bawah standar hidup yang layak di Poto Tano, tim langsung bergerak. Kalau ada keluhan atau apapun bisa disampaikan ke fb NTB Care. Insya Allah tim akan dengan senang hati untuk menindaklanjuti,” kata Gubernur Zul.

Rr/HmsNTB

 




Sambut Tahun Baru, Destinasi Wisata Diminta Siap dengan Perketat Penerapan Prokes

Pelaku pariwisata di NTB sudah siap menyambut tamu yang akan berlibur ke NTB dengan berbagai penawaran

MATARAM.lombokjournal.com

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah meminta pelaku pariwisata mempersiapkan diri di tahun baru 2021 karena diprediksi akan banyak wisatawan yang ingin melewatkan momen tahun baru untuk menikmati keindahan alam NTB.

Hal ini disampaikan Gubernur pada acara Accomodation Expo dan Tenun Festival Lombok Sumbawa 2020 yang berlangsung di Lombok Epicentrum Mall, Senin (7/12/2020) malam.

“Sekarang saya banyak diminta agar NTB menyiapkan diri betul-betul untuk tahun baru, karena dengan Covid-19 ini, banyak sekali orang di berbagai kota besar di Indonesia jenuh dengan Covid-19 dan ingin berlibur menyongsong tahun baru (di NTB),” ungkapnya.

Wisatawan pastinya ingin berlibur dengan aman dan nyaman tanpa dihantui ancaman virus Covid-19. Karena itu, pelaku pariwisata diminta memperketat penerapan protokol kesehatan (Prokes) di setiap destinasi.

“Wisatawan tentunya ingin berlibur di tempat-tempat yang mampu menentramkan sekaligus bisa aman secara kesehatan,” tutur Bang Zul.

Menurut informasi, prioritas utama para wisatawan berlibur di Bali, namun di Pulau Dewata cukup serius dengan pandemi Covid-19. NTB khususya Lombok, menjadi pilihan terbaik. Tentu hal ini menjadi peluang besar untuk pariwisata NTB.

“Mudah-mudahan NTB dapat menyajikan pariwisata secara aman dari kesehatan, ini momentum yang pas yang sangat baik, namun kita harus tetap patuh protokol Kesehatan,” kata Gubernur mnekankan.

Sudah siap

Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Provinsi NTB, Anita Ahmad mengatakan, pelaku pariwisata di NTB sudah siap menyambut tamu yang akan berlibur ke NTB dengan berbagai penawaran.

“Di masa ini, kami memberikan harga-harga yang spesial, kami berharap hotel-hotel kami di NTB ini bisa terisi,” terang Anita.

Acara inimenjadi salah satu usaha untuk membangkitkan kembali pariwisata NTB, tentunya dengan menyajikan berbagai tawaran menarik untuk wisatawan.

Ketua Dekranasda NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati dalam kesempatan tersebut menyampaikan, NTB siap menyapa para wisatawan dengan berbagai kerajinan khas Lombok dan Sumbawa.Khususnya tenun-tenun yang selama ini menjadi primadona wisatawan.

“Kegiatan hari ini tentu saja menjadi bagian dari upaya kita untuk menyiapkan daerah kita untuk menjadi alternatif solusi bagi para turis dari seluruh Indonesia, dan  kekayaan budaya tenun tidak habis-habisnya untuk digali,” terangnya.

Bunda Niken  mengatakan, ada 104 peserta yang mengikuti acara ini, dan 40 persen di antaranya adalah anak-anak muda yang kreatif.I

Menurutnya, anak-anak muda yang menjadi juara dalam acara expo ini akan diberikan hadiah berupa beasiswa untuk sekolah desainer.

Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Pemasaran Kemenparekraf, Wakil Ketua DPRD NTB, Mori Hanafi, Asisten II Setda NTB, Ir. H. Ridwan Syah, dan beberapa Kepala OPD lingkup Provinsi NTB.

Rr/HmsNTB




Bertambahnya Bale Pakan Ikan,  Usaha Perikanan Diharapkan Jadi Sandaran Masyarakat

Produktivitas usaha perikanan air tawar bisa didorong dengan maksimal

LOBAR.lombokjournal.com

NTB memiliki prospek tinggi untuk mengembangkan industri perikanan, pertanian dan kelautan.

Penting bagi Pemerintah Daerah dan masyarakat terus meningkatkan potensi yang dimilikinya, sehiNgga ke depan usaha perikanan diharapkan jadi sandaran masyarakat.

Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengatakannya saat vmeresmikan Bale Pakan Ikan Mandiri sekaligus membuka pelatihan pembuatan pakan ikan tingkat Provinsi NTB, di Batu Kumbung hari Senin (07/12/20).

“Maka dari itu, bidang perikanan, pertanian dan kelautan ini betul-betul harus bisa kita jadikan sandaran masyarakat NTB di masa yang akan datang,” kata Wagub.

Dijelaskan, produktivitas menjadi kunci utama. Dan produktivitas usaha perikanan air tawar bisa didorong dengan maksimal sambil menyiapkan cara untuk mengolah sebagai proses hilirisasi.

“Sehingga produknya baik, banyak dan mencukupi kebutuhan di NTB bahkan bisa diekspor ke luar,” harapnya.

Wagub yang kerap disapa Umi Rohmi itu berharap, peserta pelatihan dapat berperan besar mengajak wirausaha dan masyarakat NTB untuk lebih produktif dan meningkatkan penghasilan di masa pandemi Covid-19.

“Kerja keras dan keseriusan itulah kuncinya. Saya sangat yakin dengan bapak, ibu dan adik-adik di depan saya. Mari kita buktikan bahwa ekonomi kita itu bisa berdaya, karena potensi dan kerja keras kita,” jelas Umi Rohmi penuh semangat.

Umi Rohmi berharap agar Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB fokus dan melihat program yang menyentuh masyarakat, serta memiliki produktivitas yang tinggi sehingga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Memberikan income yang baik bagi masyarakat, itulah yang harus diperjuangkan. Selamat berjuang

Bale Pakan Ikan dukung industri perikanan

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, H. Yusron Hadi melaporkan, Bale Pakan Ikan Mandiri yang diresmikan saat ini merupakan salah satu dari enam  Bale Pakan Ikan yang terdapat di NTB, baik di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa.

Ke depan, Bale Pakan Ikan itu dihajatan untuk mendukung sentra pengembangan industri perikanan budidaya.

“Selama ini kita memproduksi benih kemudian mengembangkan varitas unggulan daerah, Insya Allah ke depan pada pembudidaya ikan akan dikawal melalui sentra ini untuk mengembangkan produksinya,” jelasnya.

Menurutnya, produksi ikan budidaya menyerap hampir 60 persen biaya pakan. Oleh karena itu jika hal tersebut bisa diatasi, NTB akan meningkatkan produktivitas dan keuntungan pembudidaya juga semakin baik.

Disamping itu juga, pada kesempatan tersebut diberikan bantuan peralatan pengolahan perikanan bagi para pengolah perikanan di NTB.

“Semua ini adalah rangkaian dari upaya kita dalam membangun industrialisasi dari sektor perikanan budidaya,” katanya.

Dalam kesempatan itu Umi Rohmi menyerahkan bantuan peralatan bagi pengolah produk perikanan, seperti sarana pengasapan ikan dan sejumlah peralatan lain kepada kelompok masyarakat.

Rr/HmsNTB




Meninjau Sirkuit Mandalika, Wamen BUMN Bersama Gubernur Pakai Motor Listrik

Sepeda motor listrik tersebut hasil karya anak SMK dan UKM di Provinsi NTB

LOTENG.lombokjournal.com

Sepeda motor listrik tersebut hasil karya anak SMK dan UKM di Provinsi NTB menuai pujian dari Wakil Menteri II BUMN, Kartika Wirjoatmodjo. Ia mengaku senang bisa menaiki motor listrik karya anak muda NTB.

“NTB ini sempurna, punya alam yang indah, keberagaman sangat terjaga, hingga memiliki karya yang sudah mendunia,” ungkap Tiko sapaan akrab Wamen usai meninjau Sirkuit Mandalika bersama Gubernur H Zulkieflimansyah, Senin (07/12/20).

Tiko mengatakan, dalam waktu dekat, kesempurnaan NTB semakin nyata karena event-event bergengsi akan hadir di NTB, salah satunya MotoGP.

Menurutnya, kehadiran event tersebut sangat menguntungkan Indonesia, khususnya Provinsi NTB. Ia berharap, MotoGP mampu mendongkrak perekonomian masyarakat.

“Kan keren jadinya, kalau penonton MotoGP ataupun para pembalap menggunakan Motor Listrik karya NTB untuk pergi berwisata,” sanjung mantan Dirut Bank Mandiri tersebut.

Di hadapan Gubernur dan Dirut ITDC, Tiko optimis, MotoGP akan terlaksana tepat waktu, untuk itu, ia meminta pembangunan terus dilakukan, bukan hanya di sirkuit, tapi di daerah penyangga juga harus tetap diperhatikan.

“Kita harus siapkan Sirkuit Mandalika ini dengan sebaik-baiknya. Di sekeliling sirkuit, penonton bisa langsung melihat bukit, laut, hingga danau, ini menjadi sirkuit paling indah,” tutupnya.

Gubernur Zulkieflimansyah, yang juga ikut mengelilingi Sirkuit Mandalika dengan motor listrik mengaku bangga dengan kreativitas yang telah dibuktikan oleh anak-anak muda NTB.

“Tugas kita menyediakan ruang seluas-luasnya, apapun kreasi masyarakat, kita dukung,” tegas Bang Zul, sapaan akrab Gubernur.

Kepada Wamen Tiko, Gubernur menyampaikan bahwa, sepeda motor listrik tersebut hasil karya anak SMK dan UKM di provinsi NTB, karya tersebut sudah menyasar pasar Internasional.

“Ini karya anak-anak SMK dan UKM lokal kita bang, sudah banyak yang beli hingga ke Luar Negeri,” tutup Bang Zul.

Rr/HmsNTB

 




Wagub Tegaskan, Keterbukaan Informasi Harus Terus Ditingkatkan

Kerja keras menjadi kunci dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat

MATARAM.lombokjournal.com

Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Provinsi NTB yang digelar kembali  tahun ini, yang dinisiasi oleh Komisi Informasi (KI) Provinsi NTB, merupakan penghargaan dan apresiasi kepada Badan Publik.

Anugera bagi Badan Pubik yang dinilai berhasil memberikan pelayanan yang informatif kepada masyarakat iu berlangsung Senin (07/12/20) di Gedung Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur.

Penghargaan ini diserahkan oleh Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, didampingi Ketua Komisi Informasi Provinsi NTB kepada Badan Publik yang sukses memperoleh nilai tertinggi dalam kualifikasi informatif.

Wagub mengaku bangga melihat partisipasi Badan Publik yang begitu meningkat dari tahun lalu. Hal ini disebutnya semakin mengukuhkan Provinsi NTB sebagai daerah yang terbuka dari sisi informasi.

“Ini menunjukkan kita sungguh-sungguh paham, bahwa seluruh apa yang kita kerjakan, masyarakat harus tahu, masyarakat harus paham. Sehingga, kalau masyarakat tahu dan paham, masyarakat akan ikut berkontribusi untuk mensukseskan program-program kita,” tutur Wagub.

Dikatakan, Provinsi NTB yang beberapa waktu berhasil meraih predikat informatif tingkat di nasional harus menjadi dorongan untuk meningkatkan keterbukaan informasi di masa-masa mendatang.

Untuk itu, Wagub meminta Badan Publik yang masih dalam kualifikasi menuju informatif agar semakin meningkatkan kualifikasinya menjadi informatif.

“Saya sangat berharap, yang menuju informatif, apalagi yang menggawangi program-program unggulan ini harus tahun depan itu wajib informatif,” harap Wagub.

Wagub yang kerap disapa Umi Rohmi ini mengatakan bahwa kerja keras menjadi kunci dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Keterbukaan informasi menjadi suatu modal penting dalam mewujudkan NTB yang gemilang. Dengan kemauan dan tekad yang sungguh-sungguh, Ia yakin hal tersebut dapat terealisasikan.

“Insya Allah, dari hari ke hari, keterbukaan informasi di NTB ini semakin baik,” pungkasnya.

Masukan pada Badan Publik

Sebelumnya, Ketua Komisi Informasi (KI) Provinsi NTB, Ir. Ajeng Roslinda Motimori menjelaskan,  kegiatan kali ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pelaksanaan UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Hal ini juga guna memberikan masukan kepada Badan Publik untuk perbaikan implementasi UU Keterbukaan Informasi Publik.

Kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) telah berlangsung dari bulan September sampai dengan bulan November lalu.

Badan Publik yang di Monev tahun ini berjumlah 104 Badan Publik, yang terdiri dari 44 Badan Publik OPD Provinsi NTB, 10 Badan Publik Kabupaten/Kota, 20 Badan Publik SMA/SMK Negeri, 11 Badan Publik Desa, 10 Badan Publik Puskesmas dan 4 Badan Publik BUMD.

“Monitoring Keterbukaan Informasi Publik NTB Tahun 2020 dilakukan melalui tahapan pengisian kuesioner, pengisian kuesioner, verifikasi kuesioner melalui data dan website masing-masing Badan Publik,” jelasnya.

Sementara untuk Monev Keterbukaan Informasi NTB tahun ini ditekankan pada empat indikator penilaian. Indikator tersebut antara lain, pengembangan website media online, pengumuman informasi publik, pelayanan informasi publik dan penyediaan informasi publik.

Dalam laporannya Ajeng mengungkapkan, tingkat partisipasi Badan Publik mengikuti monev meningkat dari tahun lalu. Terhitung, dari 104 Badan Publik yang dimonev sebanyak 80,7 persen mengikuti proses Monev.

“Tingkat partisipasi tahun ini adalah yang tertinggi dibandingkan tahun 2019 yang hanya diikuti oleh 59 Badan Publik,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Badan Publik untuk OPD, kabupaten/kota dan sekolah meningkat 100 persen. Begitu juga dengan tingkat sengketa yang menurun dibanding tahun lalu. Di tahun 2019, tercatat ada 29 perkara sengketa dan berhasil menurun menjadi 7 sengketa di tahun 2020.

“Komisi Informasi harus bahu-membahu dengan PPID Utama, bagaimana berita keterbukaan informasi juga tergambar oleh penghargaan yang diberikan oleh Komisi Informasi Pusat kepada Provinsi NTB sebagai Badan Publik informatif nasional selama dua tahun berturut-turut,” lanjutnya.

Ia mengapresiasi seluruh pihak yang berkontribusi pada suksesnya kegiatan Keterbukaan Informasi Publik di tahun ini.

“Kami ucapkan selamat, semoga anugerah ini menjadi motivasi bagi bapak ibu untuk terus meningkatkan kualitas implementasi keterbukaan informasi publik di NTB,” tutupnya.

Badan Publik yang berhasil meraih predikat informatif di tahun ini, untuk Badan Publik Kategori OPD adalah Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTB, yang berhasil menduduki peringkat pertama dengan nilai tertinggi dan mendapatkan kualifikasi informatif.

Biro Humas kemudian disusul sejumlah OPD yang juga berhasil meraih predikat serupa.

Sedangkan untuk Kategori Kabupaten/Kota berhasil diraih oleh Kabupaten Lombok Barat, disusul Kabupaten Lombok Tengah, Kota Bima dan Kabupaten Sumbawa Barat. Untuk Kategori Sekolah, SMA Negeri 5 Mataram berhasil meraih nilai tertinggi kemudian disusul oleh SMK Negeri 1 Lembar, SMA Negeri 1 Sumbawa Besar dan SMK Negeri 1 Taliwang.

Terdapat pula Kategori Puskesmas yang berhasil disabet oleh Puskesmas Cakranegara. Begitu juga dengan Desa Barabali yang berhasil meraih nilai tertinggi untuk Kategori Desa.

Rr/HmsNTB




UMKM Difasiitasi Agar Memiliki Perizinan Tunggal

UMKM penting miliki legalitas, agar memudahkan UMKM  mendapatkan berbagai program bantuan dari pemerintah

MATARAM.lombokjournal.com

Melalui Dinas Koperasi dan UKM, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc mendorong Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), agar dapat meningkatkan kapasitas dan produktifitasnya.

Termasuk agar dapat memiliki berbagai perizinan tunggal UMKM.

Hj Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah

Perizinan tunggal tersebut antara lain, perizinan berusaha, standar nasional Indonesia dan sertifikat jaminan produk halal.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB, Drs. H. Wirajaya Kusuma, M.H. menegaskan, Pemerintah siap membantu, dan telah memberikan berbagai akses dan kemudahan bagi UMKM, agar bisa melengkapi kelengkapan legal dan izin usahanya.

“Sebanyak tiga item  yang harus diperhatikan UMKM yaitu izin usaha, sertifikasi halal dan standarisasi, Pemerintah selalu memberikan kemudahan perijinan bagi usaha mikro maupun usaha kecil,” tutur Wirajaya dalam Webinar bertajuk ‘Legalitas UMKM’.

Kegiatan webinar itu disaksikan oleh Ketua TP-PKK Provinsi NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah secara virtual, di Pendopo Gubernur NTB, Senin,(07/12/20).

Wirajaya menambahkan, Dinas Koperasi dan UKM juga telah menyiapkan fasilitator yang siap mendampingi dan membantu UMKM, saat akan mengakses dalam melakukan pengurusan izin usaha melalui Oline Single Submition.

“Kami siap membantu ketika teman – teman UMKM atau UMK  mengalami kendala dalam mengakses sistem OSS,” jelas Wirajaya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Provinsi NTB per 2018 yang dirilis di Website Diskop UKM NTB, saat ini tersebar 648.987 UMKM diseluruh wilayah NTB. Terdiri dari Usaha Mikro 582.647, Usaha Kecil 62.952, Usaha Menengah 2.974 dan Usaha Besar 414.

Ketua Umum Bhayangkari Indonesia Fitri Idham Aziz mengungkapkan bahwa pentingnya setiap UMKM memiliki legalitas, sehingga memberikan kemudahan bagi UMKM agar mendapatkan berbagai program bantuan yang dilaksanakan pemerintah.

“Secara hukum mengurus legalitas banyak manfaatnya, mendapatkan kepastian hukum perihal usaha, mendapatkan pendampingan dari banyak pihak dan kemudahan dalam mengakses permodalam,” tutur Fitri.

Dalam Webinar yang diselenggarakan oleh Bhayangkari Provinsi NTB ini, turut hadir secara virtual Ketua Bhayangkari Daerah Nusa Tenggara Barat, Ny. Ninda M. Iqbal, Penyuluh Hukum Ahli Muda Indraswati, S.H., M.AK dan Baiq Hartati, S.H, M.H.

IKP@diskominfotik_ntb




Soal Penangkapan Edhy Prabowo, HBK : Pelajaran Berharga Untuk Seluruh Kader

Partai Gerindra sangat menghormati dan mendukung penuh langkah-langkah KPK dalam pemberantasan korupsi di Indonesia

MATARAM.lombokjournal.com

Petinggi Partai Gerindra H. Bambang Kristiono, SE (HBK) angkat bicara terkait penangkapan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo oleh petugas KPK, terkait dugaan korupsi eksport Benih Bening Lobster (BBL) beberapa waktu lalu.

HBK sebagai Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra mengatakan, penangkapan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo oleh petugas KPK sangatlah disesalkan, sangat disayangkan.

Selanjutnya HBK menghimbau kepada seluruh kader dan pengurus Partai Gerindra di seluruh Indonesia, untuk tetap tenang, tegar dan tidak terpengaruh dengan peristiwa ini.

Ia menegaskan, hal ini bisa terjadi kepada siapa saja, terutama kepada para pejabat publik yang khianat, yang tidak mampu memegang amanah pimpinan dan rakyatnya.

“Peristiwa seperti ini menurut hemat saya bisa terjadi kepada siapa saja, utamanya kepada mereka yang tidak amanah dalam menjaga kepercayaan pimpinan juga rakyatnya, terlebih dalam kehidupan masyarakat yang sudah berbalut materialisme seperti sekarang ini,” ujar HBK, Minggu (06/12/20)

HBK menegaskan, Partai Gerindra sangat menghormati dan mendukung penuh langkah-langkah KPK dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Kita juga percaya bahwa KPK akan bertindak benar, adil dan profesional dalam menjalankan tugas-tugas serta kewenangannya dalam melakukan penindakan sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Bagaimanapun, kita semua sebagai rakyat Indonesia masih sangat berharap kepada KPK untuk tetap eksis dalam penegakan hukum dan keadilan ditengah-tengah kehidupan rakyat kita,”  paparnya

HBK mengatakan, peristiwa ini sebaiknya dijadikan pelajaran yang sangat berharga, bahwa para pejabat publik itu sebaiknya harus selalu bermawas diri, waspada dan amanah dalam menjaga kepercayaan pimpinan serta rakyat kita dengan sebaik-baiknya.

Sebab jika tidak, mereka akan sangat rentan terjerumus kepada perilaku tindak pidana korupsi.

“Memang berat untuk menjadi seorang pemimpin di era seperti sekarang ini, dimana godaannya sangat menyilaukan mata, pikiran, juga hati kita,”  imbuh HBK.

Tertangkapnya Edhy Prabowo oleh KPK, menurut HBK sangat pahit dirasakan oleh seluruh kader dan pengurus Partai Gerindra. Terlebih Partai Gerindra sedang mengalami trend kenaikan elektabilitas dan kepercayaan publik yang semakin meningkat.

“Beberapa saat sebelum peristiwa penangkapan sdr. Edhy Prabowo, Partai Gerindra telah dinilai publik sebagai Partai yang paling bersih dari tindak pidana korupsi. Kita sebagai kader dan pengurus Partai Gerindra harus mengambil hikmah dan pelajaran yang sangat berharga dari peristiwa ini, bahwa kepercayaan pimpinan, kepercayaan rakyat, bukanlah warisan dari nenek moyang yang bisa kita pergunakan dan kita manfaatkan dengan sesuka hati,” tandas Wakil Ketua Komisi I DPR RI.

Selanjutnya, anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/P. Lombok ini meminta dan mengimbau kepada seluruh kader dan pengurus Partai Gerindra NTB untuk tetap bersemangat, bekerja keras, dan terus berjuang bersama rakyat.

“Hendaknya kita tetap bersemangat, dan fokus mensukseskan agenda2 besar Partai kita yg salah satunya adalah memenangkan semua Pilkada di NTB pada tahun 2020 ini,” ujarnya.

Menurut HBK, peristiwa penangkapan terhadap Edhy Prabowo mengindikasikan bahwa perjuangan Partai Gerindra ke depan akan semakin berat dan semakin sulit.

“Tapi kita tidak boleh berkecil hati karena tindak pindana korupsi yang dilakukan oleh sdr. Edhy Prabowo sejatinya adalah perilaku perorangan, perilaku individu, yang menjadi urusan dan tanggung-jawab pribadinya sendiri, tidak ada kaitannya dengan kita (Partai Gerindra),” tegasnya.

HBK menegaskan, Partai Gerindra sangat anti terhadap praktik tindak pidana korupsi.

Bagi Partai Gerindra, perilaku korupsi adalah penghianatan terhadap nilai-nilai luhur yang tertuang dalam Manifesto Perjuangan Partai, dan peristiwa penangkapan terhadap sdr. Edhy Prabowo tidak patut dijadikan contoh karena telah mengajarkan hal-hal buruk kepada seluruh kader.

“Selama kita menjadi bagian dari perjuangan Partai ini, tidak pernah sekali pun, Partai ataupun pimpinan tertinggi Partai mengajarkan kita untuk berperilaku korupsi, menghianati cita-cita luhur perjuangan Partai sehingga mencederai hati segenap rakyat yang kita wakili,” jelas HBK.

Menurutnya, yang selalu menjadi instruksi dan arahan Partai juga pimpinan tertinggi Partai sampai saat ini adalah, bagaimana segenap kader Gerindra itu harus sanggup bekerja keras, konsisten menjaga dan mempertahankan kehormatan serta komitmen perjuangan Partai.

Serta menjadi contoh dan tauladan dalam dharma bakti dan pengabdiannya kepada seluruh elemen masyarakat yang diwakili.

“Partai maupun pimpinan tertinggi Partai selalu mengajarkan kepada kita untuk sanggup menjadi pejuang-pejuang Partai yang selalu rela berkorban dan bekerja keras untuk kemaslahatan, keadilan, dan kemakmuran rakyat, bukan mencuri apalagi merampok uang rakyat. Tapi biarlah, siapa yang menabur angin, Ia jualah yang akan menuai badai,” kata HBK.

Ia juga meminta kepada seluruh kader dan pengurus Partai Gerindra NTB untuk segera close case atau tutup buku dalam menanggapi peristiwa penangkapan Edhy Prabowo oleh petugas KPK.

Selanjutnya memberi kesempatan kepada yang bersangkutan untuk mempertanggung-jawabkan semua perbuatannya di depan hukum.

“Kita memahami bahwa dampak lanjutan dari peristiwa ini akan sangat menyulitkan perjuangan Partai kita ke depan, persepsi publik kepada kita telah berubah akibat peristiwa ini. Jadi wajar, apabila para pimpinan Partai kemudian menjadi marah dan merasa dikhianati,” tegas HBK.

“Tetapi kita juga harus tetap yakin dan percaya, bahwa tidak semua kader dan pengurus Partai Gerindra itu brengsek, karena masih lebih banyak kader dan pengurus Partai Gerindra yang baik-baik di dalamnya,” kata HBK.

Me




Wagub Sampaikan Kuliah Umum untuk Alumni Teknik Kimia ITS

Umi Rohmi mengatakan politik membutuhkan sosok yang memiliki idealisme yang baik, memiliki kemampuan berpikir yang baik dan butuh sosok yang mencintai rakyat, daerah dan negaranya

MATARAM.lombokjournal.com

Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menjadi keynote speaker pada kuliah umum online yang diselenggarakan oleh Alumni Teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Minggu (06/12/20).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Chemical Engineer is A Leader by Nature”.

Wagub NTB adalah salah satu alumni terbaik ITS angkatan 27 yang mengawali karirnya di bidang pertambangan pada salah satu perusahaan tambang kelas dunia.

Wagub pada kesempatan tersebut mengatakan, sejak kecil selalu ditanamkan oleh kedua orang tuanya, untuk selalu bersyukur dalam menjalani segala sesuatu dan melihat dari sisi positifnya.

“Jadi jangan menghargai segala sesuatu dari menterengnya atau dari titlenya. Tapi dilihat dari manfaatnya,” jelasnya.

Hampir 10 tahun terjun di dunia tambang membuat Wagub nyaman dan menikmati pekerjaan tersebut.

Namun, ketika sang adik Muhammad Zainul Majdi atau yang lebih dikenal TGB terpilih sebagai Gubernur NTB tahun 2008, membuatnya berputar haluan untuk meninggalkan pekerjaan profesionalnya dan bertanggung jawab untuk melanjutkan yayasan pendidikan yang dimiliki oleh sang keluarga.

“Sehingga saya diberikan nasihat dan pemahaman oleh keluarga, sekarang sudah saatnya saya untuk berbuat untuk masyarakat,” ceritanya.

Wagub yang kerap disapa Umi Rohmi tersebut mengaku setelah menjadi Wakil Gubernur dan masuk ke dalam dunia pemerintahan, Ia merasakan peran besar dalam menentukan arah kebijakan dan menentukan nahkoda NTB.

“Saya bersyukur kepada Allah SWT karena diletakkan pada posisi ini bukan karena posisinya, tetapi karena apa yang bisa saya kontribusikan untuk daerah yang saya cintai ini khusunya untuk Indonesia,” tuturnya.

Di akhir, Umi Rohmi mengatakan politik membutuhkan sosok yang memiliki idealisme yang baik, memiliki kemampuan berpikir yang baik dan butuh sosok yang mencintai rakyat, daerah dan negaranya. Selain itu, yang terpenting adalah sosok yang ingin bekerja sama dengan banyak pihak.

“Tidak hanya sekedar menyuruh tetapi juga mau berpikir, waktu demi waktu dari suatu kondisi ke kondisi yang lain. Kerja keras untuk bisa membawa daerahnya menjadi lebih baik lagi,” tutupnya.

Rr/HmsNTB