Gubernur NTB: Dompu Great Adventure Luar biasa!

Acara yang digelar untuk memeriahkan MXGP Lombok-Sumbawa 2023 dan mengenalkan destinasi wisata Dompu, mengundang kekaguman Gubernur NTB 

DOMPU.LombokJournal.com ~  Acara yang digelar untuk memeriahkan MXGP Lombok-Sumbawa 2023 ‘Trabas Dompu Great Adventure’, 17-18 Juni 2023, berlangsung sukses.

BACA JUGA: LIMOFF 2023, Jadikan NTB Kiblat Tenun Dunia

Gubernur NTB mwlwpas peserta Trabas Dompu Adventure

Peserta Dompu Great Adventure membludak, diikuti sekitar 3000 peserta. 

“Dompu Great Adventure Luar biasa!” puji Gubernur NTB, Zulkieflimansyah di tengah berlangsungnya acara tersebut di Dompu, Sabtu (17/06/23).

Kegiatan ini melibatkan berbagai UMKM lokal, diadakannya Edu Camp anak-anak SMK dan SMA, serta akan dimeriahkan oleh Konser Musik Nasional dan Lokal. 

Bang Zul berharap side event MXGP ini nantinya bisa memberikan dampak positif yang besar untuk masyarakat.

BACA JUGA: Program Organisasi Harus Bisa Gerakkan Banyak Sektor

Sementara itu, Kadis PUPR NTB, Ridwansyah selaku koordinator acara menjelaskan, selain sebagai ajang promosi MXGP, kegiatan Trabas Dompu Great Adventure juga sekaligus mempromosikan destinasi-destinasi unggulan yang ada di Kabupaten Dompu, NTB. 

“Target kami selain mempromosikan MXGP, juga memperkenalkan Dompu karena lokasinya yang melawati beberapa objek wisata,” jelas Kadis. 

Event tersebut merupakan kerjasama antara Pemerintah Provinsi NTB bersama Pemerintah Kabupaten Dompu. 

BACA JUGA: Memilih Wakil Rakyat yang Sanggup Menyuarakan Aspirasi

Hadiah utama event ini pun cukup fantastis, berupa satu unit rumah dan  sejumlah hadiah hiburan seperti sepeda motor Honda CRF, motor matic, sepada gunung hingga televisi. 

 

 




Memilih Wakil Rakyat yang Sanggup Menyuarakan  Aspirasi 

Waktu memutuskan untuk memilih wakil rakyat, penting melakukan riset tentang calon yang akan dipilih

MATARAM.Lombokjournal.com ~ Memilih wakil rakyat yang aspiratif adalah hal yang penting dalam menjaga representasi yang baik di parlemen. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil dalam memilih wakil rakyat yang aspiratif:

BACA JUGA: Gubernur NTB: Dewan Kebudayaan Harus Berpikir Besar

Dalam memilih wakil rakyatm lakukan riset lebih dulu

  • Kenali Isu dan Masalah yang Anda Pedulikan

Sebagai pemilih, penting untuk memiliki pemahaman yang baik tentang isu-isu dan masalah yang penting bagi Anda dan masyarakat secara umum. Identifikasi bidang-bidang yang Anda anggap penting, seperti pendidikan, kesehatan, lingkungan, ekonomi, atau keadilan sosial. Hal ini akan membantu Anda memilih calon wakil rakyat yang memiliki kesamaan pandangan dan prioritas dengan Anda.

  •  Lakukan Riset tentang calon-calon yang ada

Lakukan riset tentang calon-calon wakil rakyat yang ada di daerah pemilihan Anda. Cari tahu tentang latar belakang mereka, pengalaman kerja, pendidikan, dan rekam jejak mereka dalam melayani masyarakat. Tinjau posisi mereka tentang isu-isu yang Anda pedulikan dan bagaimana mereka telah berkontribusi untuk memecahkan masalah-masalah tersebut.

  •  Pertimbangkan Integritas dan Karakter Calon

Integritas dan karakter calon sangat penting dalam memilih wakil rakyat yang aspiratif. Tinjau rekam jejak mereka terkait dengan etika, transparansi, dan akuntabilitas. Perhatikan apakah mereka terlibat dalam skandal korupsi atau pelanggaran etika lainnya. Calon yang memiliki integritas yang tinggi akan lebih mungkin untuk mewakili kepentingan publik dengan jujur dan bertanggung jawab.

BACA JUGA: LIMOFF 2023, Jadikan NTB Kiblat Tenun Dunia

  •  Evaluasi Kualitas Komunikasi dan Keterampilan Leadership:

Kualitas komunikasi dan keterampilan kepemimpinan sangat penting dalam peran wakil rakyat. Tinjau bagaimana calon berkomunikasi dengan pemilih dan apakah mereka memiliki kemampuan untuk mendengarkan dengan baik. Perhatikan apakah mereka dapat mengartikulasikan gagasan dan visi mereka dengan jelas dan meyakinkan. Calon yang memiliki keterampilan komunikasi yang baik dan kemampuan kepemimpinan yang kuat akan lebih mungkin untuk mempengaruhi perubahan positif dan mencapai hasil yang baik.

  •  Tinjau Reputasi dan Hubungan dengan Masyarakat:

Lihatlah reputasi calon wakil rakyat dan hubungannya dengan masyarakat. Apakah mereka dikenal sebagai seseorang yang peduli dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat? Apakah mereka telah membangun hubungan yang baik dengan kelompok-kelompok masyarakat, LSM, atau komunitas lokal? Calon yang memiliki hubungan yang baik dengan masyarakat akan lebih mungkin untuk mendengarkan aspirasi rakyat dan memperjuangkan kepentingan mereka dengan sebaik-baiknya.

  •  Ikuti Pemikiran Calon di Ruang Publik

Ikuti pemberitaan yang menghadirkan pemikiran calon wakil rakyat. Ini memberikan kesempatan untuk melihat kualitas calon dalam mengutarakan argumen mereka, dan melihat bagaimana mereka mencari solusi dari masalah sosial yang mereka lihat. Ini juga membantu Anda untuk menguji pemahaman mereka tentang isu-isu yang kompleks dan bagaimana mereka merespon pertanyaan atau kritik.

BACA JUGA: Memerangi Hoaks, Tugas Stakeholder dan Masyarakat

 Ingatlah, memilih wakil rakyat yang aspiratif merupakan tanggung jawab penting dalam membangun sistem politik yang kuat. Dengan melakukan riset, mempertimbangkan integritas, kualitas komunikasi, dan hubungan dengan masyarakat, Anda dapat membuat keputusan yang lebih terinformasi.

Dan memilih calon yang paling mewakili aspirasi dan kepentingan Anda sebagai pemilih. ***

 

 




LIMOFF 2023, Jadikan NTB Kiblat Tenun Dunia

Lombok International Modest Fashion Festival  atau LIMOFF upaya jadikan NTB sebagai pusat Kriya dan Tenun dunia

LOTENG.LombokJournal.com ~ Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) NTB bersama Pemerintah Provinsi akan menggelar event skala Internasional, yakni Lombok International Modest Fashion Festival (LIMOFF), 6 hingga 9 Juli 2023, sebagai salah satu upaya menjadikan NTB sebagai pusat Kriya dan Tenun dunia.

BACA JUGA: Program Organisasi Harus Gerakkan Banyak Sektor

Event LIMOFF akan mengenalkan kriya dan tenun NTB ke dunia

Hal ini diungkapkan Ketua Dekranasda NTB Hj. Niken Saptarini Zulkieflimansyah saat melakukan audiensi dengan Bupati Lombok Tengah di Kantor Bupati, Jumat (16/06/23).

“Ini upaya kami menjadikan Lombok itu menjadi pusat kriya dan fashion, turism yang terintegrasi, kita punya banyak hasil karya kreatif yang berkualitas,” ungkap Bunda Niken sapaan akrab Ketua Dekranasda NTB.

 LIMOFF akan menghadirkan 150 desainer, baik Nasional maupun Internasional dari Malaysia, Singapura, Kamboja, Vietnam, hingga Thailand.

BACA JUGA: Peringatan HKG PKK ke 51 dan Rakor Bunda PAUD se NTB

Di hadapan Bupati Lombok Tengah, Bunda Niken menyampaikan, acara ini juga akan memecahkan Rekor Muri sebagai acara Penenun Terbanyak secara serentak, dengan jumlah 2023 penenun yang akan dilakukan di Desa Sukarare Lombok Tengah.

Selain itu, LIMOFF akan menjadi ajang promosi sektor unggulan lainnya di NTB  yaitu pariwisata, kerajinan tangan, kecantikan, dan kuliner halal.

BACA JUGA: Bang Zul Apresiasi BNNP NTB dlam Pemberantasan Narkoba

“Saya ingin daerah kita dikenal bukan hanya dari sport tourismnya, namun juga dikenal dengan Kriya dan Fahsionnya,” tutup Bunda Niken.***

 

 




Gubernur NTB: Dewan Kebudayaan Harus Berpikir Besar

Pengurus Dewan Kebudayaan Daerah NTB yang dikukuhkan Gubernur NTB, diminta berpikir besar dan mampu berkiprah global

MATARAM.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah berharap kebudayaan masyarakat Nusa Tenggara Barat dikenal luas dan menjadi bagian penting dari peradaban dunia. 

Hal itu dikatakannya saat mengukuhkan pengurus Dewan Kebudayaan Daerah NTB periode 2023-2028, di pendopo Gubernur, Jumat (16/06/23).

BACA JUGA: LIMOFF 2023, Jadikan NTB Kiblat Tenun Dunia

Gubernur NTB minta Pengurus DKD NTB berpikir besar

“Dewan Kebudayaan Daerah harus berpikir besar. Bisa berkiprah di dunia global dengan identitas yang melekat sebagai orang NTB”, ujar Gubernur NTB yang biasa disapa Bang Zul.

Ditambahkannya, setiap orang harus memiliki peran penting dalam kepengurusan agar kebudayaan NTB tetap terjaga sebagai citra orang NTB. 

Fairuzzabadi, SH, Ketua Dewan Kebudayaan Daerah NTB mengatakan, strategi utama adalah pemajuan kebudayaan

“Artinya, seluruh perilaku kebudayaan kita harus mampu menyesuaikan dengan kekinian tanpa meninggalkan tradisi atau menafikan perubahan zaman,” jelasnya. 

BACA JUGA: BPKH di NTB Mudahkan Masyarakat Tunaikan Ibadah Haji

Dikatakannya, mempertahankan tradisi dan mengembangkan kebudayaan di era teknologi digital membutuhkan kearifan. 

Strategi kebudayaan menurut Fairuz adalah pelestarian, perlindungan, pengembangan,  pemanfaatan dan pembinaan kebudayaan. 

Dewan Kebudayaan akan mengelola kekayaan budaya yang ada. Selebihnya adalah tugas kelompok kelompok masyarakat yang bekerja atas dasar kebudayaan, seperti tata kelola pertanian, perkebunan, transportasi, kesenian dan lain lain tetap memelihara tradisi yang baik. 

BACA JUGA: Memerangi Hoaks Tugas Stakeholder dan Masyarakat

Hadir pula dalam pengukuhan Dewan Kebudayaan Daerah, para Kepala OPD, perwakilan lembaga kemasyarakatan dan akademisi serta praktisi kebudayaan. ***

 




Program Organisasi Harus Bisa Gerakkan Banyak Sektor

Rakor Pita Putih Indonesia (PPI) Se-Kabupaten/Kota di NTB diminta membuat program organisasi yang menggerakan berbagai sektor

MATARAM.LombokJournal.com ~ Organisasi harus membuat program yang mampu menggerakkan berbagai sektor, sehingga permasalahan yang ada bisa diselesaikan dengan maksimal. 

BACA JUGA: Memerangi Hoaks, Tugas Stakeholde dan Masyarakat

Rakor PPI diharapkan membuat program organisasi yang menggerakkan

Pesan itu disampaikan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) bersama seluruh Pita Putih Indonesia (PPI) Se-Kabupaten/Kota di NTB yang berlangsung di Aula Lombok Raya Hotel, Kota Mataram, Kamis (15/06/23). 

“Buatlah program yang mampu menggerakkan, karena ketika dia bergerak maka dia akan menemukan solusinya,” tutur Bang Zul.

Diharapkan Rakor dapat berjalan lancar, sehingga apa yang menjadi tujuan dalam berkolaborasi dan bersinergi dapat berjalan dengan lancar.

BACA JUGA: Bang Zul Apresiasi BNNP NTB dalam Memerangi Narkoba

“Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan semangat semuanya berkhidmat untuk masyarakat kita,” pungkasnya.

Ketua Panitia, Hj Hartinah menyampaikan, kegiatan ini sebagai komitmen dalam rangka kolaborasi untuk menurunkan angka stunting di NTB, Integrasi program antara PPI Kabupaten/Kota , PPI Provinsi dan PPI Pusat serta dengan seluruh OPD terkait. 

BACA JUGA: Ganjar Pranowo akan ke Lombok, Rachmat Sambangi PPP NTB

“Alhamdulillah kegiatan ini dihadiri dari PPI Kabupaten/Kota se NTB, target yang hadir 70 orang, dan sudah terpenuhi,” tutupnya. ***

 

 




BPKH di NTB Mudahkan Masyarakat Tunaikan Ibadah Haji

Menurut Bang Zul hadirnya BPKH memaksimalkan kesempatan dan calon jamaah haji terbantukan untuk menunaikan ibadah haji

LOBAR.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, menghadiri acara Desiminasi Haji, bertajuk Silaturahmi dan Kolaborasi untuk Peningkatan Layanan Jemaah Haji Indonesia,” bertempat di Hotel Aruna Senggigi Lombok Barat, (15/06/23).

BACA JUGA: Program Organisasi Harus Bisa Gerakkan Banyak Sektor

Kata Bang Zul, hadirnya BPKH di NTB, bisa memaksimalkan kesempatan dan calon jamaah haji terbantukan untuk menunaikan ibadah haj

Bang Zul sapaan Gubernur mendukung penuh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang bekerjasama dengan Bank NTB Syariah.

Bank NTB Syariah sebagai Bank Penerima Setoran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPS-BPIH).

“Dengan hadirnya BPKH di NTB, bisa memaksimalkan kesempatan dan calon jamaah haji terbantukan untuk menunaikan ibadah haji. Maka akan menjelma menjadi institusi yang dapat diperhitungkan kinerjanya dimasa yang akan datang,” ungkap Bang Zul.

Sementara itu, Anggota BPKH RI Harry Alexander mengatakan, perhitungannya secara ekonomi, kemampuan fisik dan lainnya, NTB memiliki potensi 450 ribu calon jamaah haji yang potensial untuk dilayani oleh Bank NTB Syariah

BACA JUGA: Memerangi Hoaks, Tugas Stakeholder dan Masyarakat

Sehingga pihaknya mendorong Bank NTB Syariah untuk bisa merekrut calon potensial 450 ribu masyarakat NTB.

“Jika melakukan pendaftaran di Bank NTB Syariah dari 450 ribu potensial calon jamaah haji maka nantinya akan mampu mengumpulkan setara 12 Triliun. Sehingga kedepannya akan menjadi besar dan dapat diperhitungkan ditingkat nasional,” ungkapnya.

Ditambahkan Harry, pihaknya akan membantu merealisasikan itu sehingga dana dari calon jamaah haji yang bersumber dari NTB bisa bermanfaat bagi masyarakat.

BACA JUGA: Bang Zul Apresiasi BNNP NTB Dalam Pemberantasan Narkoba

“Bank NTB Syariah tentunya akan menjadi besar dan BPKH menjadi kuat. Makanya kita akan meneruskan kerjasama ini secara efektif dan kolaboratif antar BPKH dan Bank NTB Syariah,” pungkasnya. ***

 

 




Memerangi Hoaks Tugas Stakeholder dan Masyarakat

Dalam memerangi hoaks jadi tanggung jawab semua elemen bangsa, yakni pemerintah, semua stakeholder dan nasyarakat

MATARAM.LombokJournmal.com ~  Tugas pemerintahan, pelayanan dan kemasyarakatan di era ini harus dilakukan secara sinergi dan kolaboratif. 

Termasuk memerangi Hoax, fakenews, hate speech di media sosial menjadi tanggung jawab dan peran kolaborasi bersama semua elemen bangsa.

Kadis Kominfotik NTB, Najamuddin Amy, yang akrab disapa Bang Najam, menyatakan itu pada Advokasi dan Koordinasi dengan Pemangku Kepentingan dan Masyarakat untuk Penguatan Deteksi dan Memerangi Hoaks terkait Isu Kesehatan di tujuh Kota di Indonesia di Lombok Plaza Convention & Hotel Mataram, Selasa (13/06/23).

“Dalam teorinya itu ada tiga domain yang berperan agar negara dan pemerintahan dan  masyarakat kita ini maju yakni Government (Pemerintah), Private Sector (Dunia Usaha) dan Civil Society (Masyarakat). Masyarakat ini direfresentasikan oleh Komunitas, NGO dan kelompok2 pemerhati berbagai persoalan bangsa,” kata Bang Najam.

Ia mengingatkan, tiga unsur ini harus berperan.

Menurutnya, kegiatan Mafindo ini setidaknya telah meringankan tugas pemerintah. Semua unsur harus memiliki komitmen dan berkewajiban untuk mengentaskan kemiskinan, pendidikan yang masih rendah sampai dengan urusan berita bohong atau hoaks. 

“Saya sudah lama bertemu dengan banyak teman-temen CSO NGO baik dalam dan luar negeri terkait untuk mempasilitasi programnya ke Provinsi maupun di kabupaten/kota di NTB,” kata Bang Najam di hadapan seluruh Kepala Bidang lingkup Diskominfotik NTB dan puluhan peserta lainnya.

Menurut Bang Najam, sosialisasi, edukasi dan penyebaran informasi masif oleh Diskominfotik terkait pencegahan dan penanggulangan informasi hoaks ini, sudah dilakukan dan terus berkelanjutan. 

Karena itu dari tujuh kota di Indonesia yang menjadi sasaran kegiatan Mafindo ini, tidak salah memilih Provinsi NTB. Seluruh stakeholder dilibatkan. 

Ia mencontohkan, salah satu bukti nyatanya itu sangat erat kaitannya dengan kesehatan yakni keterlibatan Dinas Kominfotik NTB dengan membuat Aplikasi Corona pada saat Covid-19 dengan melibatkan seluruh stakeholder yang ada.

Ia juga menyebut contoh lain seperti menyebarnya berita hoaks di tahun 2019, dimana akan terjadi gempa besar di selatan Lombok. 

Tentu saja dengan berita hoaks tersebut berdampak negatif bagi pada seluruh aktivitas keseharian masyarakat bahkan melumpuhkan roda perekonomian masyarakat.

“Karena itu saya mengajak kita semua untuk tetap berjuang dan menjadi yang terdepan dalam melawan dan memerangi hoax ini. Karena jangan sampai NTB ini rugi karena persoalan berita hoaks yang menyesatkan dan merugikan semua pihak,” katanya.

Manager Patnership Mafindo Pusat Dewi Sari melaporkan, tujuan acara ini diskusi bagi penguatan penanganan dan pencegahan informasi hoaks, khususnya di Kota Mataram. Selain itu membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemahaman isu kesehatan dan cara menyikapinya. 

Selanjutnya, membangun kepedulian pemangku kepentingan setempat melalui aksi nyata dalam menangani hoaks pada isu kesehatan (kejadian ikutan pada pasca Imunisasi, kesehatan Ibu dan Anak, Vaksin dan penyakit tidak menular lainnya. 

Menghasilkan kesepakatan bersama untuk tindak lanjut di lapangan dan pada diskusi berikutnya akan dilakukan pembahasan  lebih jauh mengenai hasil dari tindaklanjut ini. ***

 

 




Peringatan HKG PKK ke 51 dan Rakor Bunda PAUD se-NTB

Menghadiri peringatan HKG PKK ke 51, Gubernur NTB mengapresiasi TP PKK NTB yang dalam keterbatasan tetap bekerja

MATARAM.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengapresiasi organisasi TP PKK NTB yang bisa terus berkegiatan dalam berbagai keterbatasan. 

Hal itu disampaikannya saat membuka acara Rapat Koordinasi PKK dan Rapat Koordinasi Bunda PAUD Tingkat Provinsi NTB Tahun 2023. 

BACA JUGA: Bang Zul Apresiasi BNNP NTB Dalam Pemberantasan Narkoba

Bunda Niken merayakan peringatan HKG PKK NTB ke 51

Acara tersebut digelar memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-51 Tahun 2023 Tingkat Provinsi NTB, di Gedung Graha Bhakti Praja, Kantor Gubernur NTB, Selasa (13/06/23).

“Ibu-ibu pimpinan TP PKK di NTB dengan segala macam keterbatasan dana, dengan segala keterbatasan ini dan itu, tapi mampu menyanyi dengan riang gembira,” ujar Bang Zul. 

Ia berharap masyarakat NTB  dapat menerima perbedaan dan dapat menghargai sesama. 

Sebagaimana yang ia harapkan, kepada anak-anaknya dapat tumbuh di tempat yang dapat memanusiakan manusia

Seseorang tidak dievaluasi dinilai dari warna kulitnya karena bentuk matanya, karena benuk rambutnya, tapi dia hidup dalam satu negeri yang menghargai prestasi dan karakter yang dimilikinya.

BACA JUGA: Studi Banding Penerapan Program PAAREDI di Sesaot

“We have learnt to fly the air like the birds, we could smim like fish, but haven’t learn so much to be like human being. (Kita telah belajar terbang di udara seperti burung, berenang di lautan seperti ikan, tapi kita belum banyak belajar untuk menjadi manusia),” kata Bang Zul.

Sementara itu, Hj. Niken Saptarini Widyawati, SE. M.Sc. selaku Ketua TP PKK NTB berharap kemeriahan pembukaan acara Rakor PKK dan  HKG PKK ke-51 dapat menular ke berbagai aktivitas lainnya. 

Ia berharap kebersamaan tim PKK dan gotong royong dalam mendukung visi dan misi Pemrov NTB dapat tercapai. 

BACA JUGA: Ganjar Pranowo akan ke Lombok, Rachmat Sambangi PPP NTB

“Kemeriahan dan rasa syukur haruslah selalu menimbulkan gelora semangat baru, energi baru, dalam setiap langkah gerakan PKK. Semoga segenap jajaran Tim PKK NTB  dapat menjaga kebersamaan serta gotongroyong agar agenda pemerintah dalam pembangunan dapat tercapai,” harapnya.***

 

 




Studi Banding Penerapan Program PAAREDI di Sesaot 

Ada 8 desa salah satu Desa Sesaot ini, pihak kabupaten/kota diminta memilih desanya untuk dijadikan studi banding PAAREDI

LOBAR.LombokJournal.com ~ Studi banding pelaksanaan Program Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI), dilakukan Ketua TP. PKK Provinsi Jabar di Desa Wisata Sesaot Narmada Lombok Barat, Senin (12/06/07).

BACA JUGA|: Bang Zul Apresiasi BNNP NTB Dalam Pemberantasan Narkoba

Saat itu  Ketua TP. PKK NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati menemani kunjungan Ketua TP. PKK Provinsi Jabar.

Menurut Bunda Niken, untuk program PAAREDI ada beberapa desa yang menjadi pilot projek.

“Di Provinsi NTB ada 8 desa, seperti salah satu desa sesaot ini sehingga kita minta juga kabupaten/kota untuk memilih desanya untuk dijadikan PAAREDI,” jelasnya.

Bunda Niken berharap agar PAAREDI ini benar-benar terintegrasikan dengan rencana yang sudah dipahami dan buat.

“Terkait dengan metodologi dengan terintegrasikan pariwisata dan ekonomi, alhamdulillah di Desa Sesaot ini dengan banyak diberkahi pontensi alam dan wisatanya, dengan dukungan pemerintah desa dan tokoh agama sehingga koordinasi tidak terlalu sulit dan cukup mudah dan langsung dilaksanakan,” tuturnya.

BACA JUGA: Ekspor Vanili Organik Ke AS tahun 2023 Meningkat

Sementara itu, Ketua TP. PKK Jawa Barat Ny. Hj. Atalia Praratya Ridwan Kamil menyampaikan apresiasi atas program yang bisa terintegrasikan dengan pariwisata dan ekonomi.

“Ini menjadi hal yang luar biasa program PAAREDI yang bisa diintegrasikan dengan pariwisata dan ekonomi sehingga patut kita tiru dan diadopsi karena belum bisa dilakukan seperti ini di Jawa Barat,” katanya.

BACA JUGA: MXGP Lombok Sumbawa 2023, Hadirkan Artis dan Band Papan Atas

Selain itu, ia juga mengapresiasi kepada Kepala Desa Sesaot, satu-satunya perempuan yang menjadi Kepala Desa. Dengan kehadirannya mampu memberikan kontribusi yang luar biasa bagi pemberdayaan perempuan.

“Saya melihat bagaimana kolaborasi secara masif dengan stakeholder terkait baik TNI-Polri dan memiliki kekuatan masyarakat yang bersatu padu sehingga menjadi desa yang keren seperti ini,” pungkasnya.***

 

 




Bang Zul Apresiasi BNNP NTB Dalam Pemberantasan Narkoba 

Gubernur NTB yang akrab disapa Bang Zul memberi apresiasi luar biasa kepada jajaran BNN

MATARAM.LombokJournal.com ~ Kinerja dan kerja keras jajaran BNN Provinsi NTB mendapat apresiasi dalam penanganan dan pemberantasan pengedaran kasus narkoba di NTB.

Apresiasi itu disampaikan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah yang akrab disapa Bang Zul saat menghadiri acara Pemusnahan Barang Bukti Tindak Pidana Narkotika Golongan I di halaman Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi NTB, Senin (12/06/23).

BACA JUGA: MXGP Lombok Sumbawa 2023, Hadirkan Artis dan Band Papan Atas 

Bang Zul mengeparesiasi kinerja BNN NTB

“Atas nama pemerintah Provinsi NTB, kami memberikan apresiasi yang luar biasa kepada jajaran BNN, yang telah banyak menyelamatkan masyarakat atas ketergantungan obat-obatan terlarang tersebut,” ungkap Bang Zul. 

Bang Zul mengakui, dulu ketika mengunjungi pelosok-pelosok desa di NTB, masyarakat hanya meminta bantuan dana untuk pembangunan masjid, irigasi dan infrastruktur jalan. Tapi sekarang masyarakat sudah mulai meminta untuk lebih konsen untuk menangani masalah narkoba yang sudah masuk ke desa-desa.

“Untuk itu, Kami akan melakukan pertemuan rutin dengan bupati, camat hingga kepala desa agar penanganan masalah narkoba menjadi tanggung jawab semua,” tegas Bang Zul.

BACA JUGA: Ganjar Pranowo akan ke Lombok, Rachmat Sambangi PPP NTB

Memutus jaringan

Kepala BNNP NTB, Brigjen Pol. Gagas Nugraha menyampaikan, pihak BNN sudah melakukan upaya pemberantasan peredaran narkoba dengan  memangkas memutus jaringan, baik itu jaringan internasional dan nasional ke wilayah NTB.

“Kami berhasil menyita sebanyak 3  kilogram lebih sabu, ekstasi 2000 butir kemudian ganja 3 kilogram,” jelasnya.

Jenderal Gagas juga menjelaskan, barang bukti seperti kendaraan mobil dan sepeda motor juga sudah diamankan yang digunakan oleh para pelaku untuk mengedarkan untuk transaksi untuk melakukan aktivitas dalam rangka beredarnya narkoba di NTB.  

“Oleh karenanya, kami akan terus menjaga NTB dari barang-barang terlarang. Kami berharap kepada masyarakat untuk terus menjaga keluarga dari bahayanya narkoba,” harapnya.

BACA JUGA: Provinsi NTB Kembali Raih Predikat WTP ke 12

Barang yang diedarkan berasal dari Medan, Aceh, Pekanbaru, Batam, Jakarta dan Surabaya. ***