Irjen Pol Nana Sudjana Terkesan Kekompakan Forkopimda NTB

MATARAM.lombokjournal.com

Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah memiliki cara tersendiri dan perlakuan khusus dalam menyambut tamunya, Irjen Pol Nana Sudjana, MM, mantan Kapolda NTB.

Bahkan Mantan Kapolda Metrojaya yang kini sebagai Koordinator Staf Ahli Kapolri tersebut, mengaku terkejut dengan penyambutan Gubernur dan jajaran Forkompinda NTB di Bandara Lombok tiga hari yang lalu.

Nana Sudjana

Dalam acara silaturrahmi Koordinator Staf Ahli Kapolri dengan jajaran Forkompinda NTB, Sabtu (02/01/20) malam, di Pendopo Gubernur NTB, Gubernur berharap kepada Irjen Pol Nana Sudjana, terus terbina hubungan silaturahmi dengan jajaran Forkompinda NTB.

“Walaupun Pak Nana tidak lagi bertugas di NTB, namun kami sangat kagum akan kerinduan Pak Nana kepada NTB. Buktinya ditengah tugas negara dalam institusi kepolisian yang begitu banyak, namun tetap ingat NTB. Terima kasih atas semua itu,” kata Bang Zul saat memberikan sambutan.

Koordinator Staf Ahli Kapolri Irjen Pol. Nana Sudjana di depan Gubernur NTB dan jajaran Forkompinda menyatakan, kedatangannya ke NTB selain mengemban tugas untuk supervisi pengamanan tahun baru 2021, operasi Lilin Polri dalam upaya penanggulangan dan pencegahan Covid-19.

Ia mengambil kesempatan untuk bisa bersilaturrahmi dengan Forkompinda NTB.

“Saya secara kelembagaan sekaligus secara pribadi dan keluarga ke NTB karena selama saya bertugas di NTB walaupun terhitung singkat, namun saya terkesan akan kekompakan yang terjalin begitu kuat sejak saya bertugas bahkan hingga sekarang,” katanya.

Dengan semangat dan kekompakan seperti ini, ia yakin apapun permasalahan yang muncul pasti akan bisa tertangani dengan baik.

“Mudah-mudahan kekompakan ini akan terus dipertahankan. Terlebih NTB khususnya Kawasan Mandalika Resort menjadi kawasan wisata super prioritas nasional dan menjadi tuan rumah penyelenggaraan balap MotoGP Nopember 2021 mendatang,” tutup Irjen Pol Nana Sudjana.

Pada kesempatan tersebut dilakukan penyerahan cendramata baik dari dan oleh Gubernur NTB ataupun ke Irjen Pol Nana Sudjana. Berikutnya dari Ketua TP PKK NTB Hj Niken Saptarini Widyawati  Zulkieflimansyah kepada Ibu Nana Sudjana.

Rr/HmsNTB

 

 




Gubernur Bantu Dua Balita, Penderita Tumor Ginjal dan Tak Punya Lubang Anus

MATARAM.lombokjournal.com

Mengawali tahun 2021,  dua balita mendapat atensi dari Gubernur NTB, Dr. H Zulkieflimansyah.

Mereka adalah Aan Sofianbalita usia 9 bulan yang tidak memiliki lubang anus, asal Dusun Sori Landi Desa Doromelo, Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu.

Aan Sofian

Dan Ahmad Imanudin (3) asal Dusun Batu Entek Desa Sukarara Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, yang menderita tumor ginjal kiri (Nefroblastoma).

Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, H. Ahsanul Khalik S.Sos MH mendapat instruksi via WhatsApp dari Gubernur, agar Dinas Sosial segera melakukan asessment kepada dua balita, yaitu balita di Lombok Tengah dan balita di Dompu.

Gubernur membantu dua balita di dua kabupaten tersebut, berupa sejumlah dana, sembako, susu formula dan obat-obatan, serta telah dikoordinasikan untuk mendapatkan layanan pemeriksaan lanjut.

“Proses kooordinasi dan instruksinya seperti ini, Bang Zul tidak kaku dan fleksibel. Serba harus cepat, baik cepat tanggap, cepat temu, cepat tindak dan cepat tuntas. Ini yang biasa dilakukan selama ini dalam merespon medsos,” ungkap H. Ahsanul Khalik, S.Sos., M.H., melalui siaran persnya, Sabtu (02/01/20).

Bang Zul merespon dengan aksi cepat Dinas Sosial Provinsi/Kabupaten melalui Pilar Sosial Pendamping Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Dompu dan Satgas P3S Provinsi NTB dan TKSK Kecamatan Jonggat di Lombok Tengah.

Hal ini dilakukan untuk mengetahui dengan cepat kondisi dari dua balita tersebut, agar segera ditindaklanjuti penanganannya.

Hasil assesment pendamping di Dompu, Aan Sofian adalah balita dari pasangan suami istri, Andika Putra dan Ayutini. Rencananya, Aan Sofian dirujuk ke RS Sanglah untuk mendapatkan tindakan medis.

Secara fisik balita itu tampak sehat, tapi untuk Buang Air Besar (BAB) melalui anusnya tidak memungkinkan.

Sementara Aan Sofian memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan yaitu  BPJS mandiri yang dterbitkan dan berfungsi sejak bulan Maret 2020, ketika menjalani operasi.

“Kebutuhan saat ini susu formula dan obat yang dibeli d apotek. Semoga ananda bisa kembali pulih. Aamiin,” kutip mantan Kalak BPBD Provinsi ini.

Sedangkan untuk kondisi ekonominya, orang tua dari Aan Sofian sementara bukan dari kalangan penerima bantuan sosial PKH dan BPNT, karena data keluarga tidak masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Balita kedua bernama Ahmad Imanudin, buah hati dari Gunawi dan Tini asal Dusun Batu Entek Desa Sukarara Kecamatan Jonggat.

Berdasarkan asesment, Ahmad menderita tumor ginjal kiri (Nefroblastoma). Kondisi Ahmad baru diketahui sebulan yang lalu, tepatnya bulan Desember 2020.

Pernah mendapatkan perhatian dari Pemerintah Desa Sukarara. Pernah menerima bansos JPS Gemilang, bahkan juga dari Laskar Comunity.

“Untuk BPJS masih memakai mandiri, sedang diurus oleh Dinsos dan Dinkes Lombok Tengah untuk masuk dalam PBI JKS Pemda Lombok Tengah,” jelas Khalik.

Khalik menuturkan, Bang Zul menyempatkan diri usai menghadiri pernikahan anak salah seorang Kepala Perangkat Daerah Provinsi NTB di Puyung.

Saat itu Gubernur langsung menyambangi kediaman orang tua balita Ahmad Imanudin, untuk melihat secara langsung kondisi balita tersebut sekaligus membicarkan penanganan lebih lanjut anak tersebut.

“Aksi respon sosial ini terus akan berlanjut. Pengaduan di medsos sangat transparan dan dapat ditindaklanjut secara transparan pula. Karena Bang Zul konsen dengan kondisi sosial dan Kesehatan masyarakat di NTB, khususnya yang belum disentuh kebijakan Pemerintah,” kata AKA.

Rr/HmsNTB

 




UPDATE Covid-19: Hari Minggu, 03 Januari 2021, Bertambah 43 Pasien Positif Covid-19, Pasien Sembuh 27 Orang, Kasus Kematian 2 (Dua) Orang

MATARAM.lombokjournal.com

Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR dan TCM RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Laboratorium TCM RSUD Dompu mengkonfirmasi ada tambahan 21 kasus baru terkonfirmasi Covid-19.

Lalu Gita Aryadi

Dalam siaran pers, Minggu (03/01/21), Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas NTB, DRS Lalu Gita Aryadi, M.Si menjelaskan, telah diperiksa sebanyak 183 (seratus delapan puluh tiga) sampel dengan hasil 139 (seratus tiga puluh sembilan) sampel negatif, 1 (satu) sampel positif ulangan, dan 43 (empat puluh tiga) sampel kasus baru positif Covid-19, pasien sembuh 27 orang, kasus kematian 2 ((dua) orang.

Dijelaskan, adanya tambahan 43 (empat puluh tiga) kasus baru terkonfirmasi positif, 27 (dua puluh tujuh) tambahan sembuh baru, dan 2 (dua) kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (03/01/2021) sebanyak 5.848 (lima ribu delapan ratus empat puluh delapan) orang, dengan perincian 4.790 (empat ribu tujuh ratus sembilan puluh) orang sudah sembuh, 292 (dua ratus sembilan puluh dua) meninggal dunia, serta 766 (tujuh ratus enam puluh enam) orang masih positif.

“Petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif,” kata Lalu Gita Aryadi.

bERTAMBAH 43 PASIEN POSITIF COVID-19, Pasien sembuh 27 oRANG , Kasus kematian 2 (dua) orang 

Kasus baru positif tersebut, yaitu :

  1. Pasien nomor 5806, an. L, laki-laki, usia 31 tahun, penduduk Kelurahan Kuang, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat;
  2. Pasien nomor 5807, an. FR, laki-laki, usia 24 tahun, penduduk Kelurahan Bugis, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Bara;
  3. Pasien nomor 5808, an. N, perempuan, usia 31 tahun, penduduk Kelurahan Kuang, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Bara;
  4. Pasien nomor 5809, an. YS, perempuan, usia 24 tahun, penduduk Kelurahan Kuang, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat;
  5. asien nomor 5810, an. IA, laki-laki, usia 31 tahun, penduduk Kelurahan Dalam, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat;
  6. Pasien nomor 5811, an. SS, laki-laki, usia 28 tahun, penduduk Kelurahan Kuang, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat;
  7. Pasien nomor 5812, an. LF, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Kelurahan Menala, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang tanpa gejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat;
  8. Pasien nomor 5813, an. FYN, laki-laki, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Menala, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang tanpa gejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat;
  9. Pasien nomor 5814, an. PKN, perempuan, usia 28 tahun, penduduk Kelurahan Menala, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang tanpa gejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat;
  10. Pasien nomor 5815, an. DN, perempuan, usia 37 tahun, penduduk Kelurahan Sampir, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat;
  11. Pasien nomor 5816, an. S, perempuan, usia 39 tahun, penduduk Kelurahan Dalam, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat;
  12. Pasien nomor 5817, an. S, laki-laki, usia 39 tahun, penduduk Kelurahan Bugis, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat;
  13. Pasien nomor 5818, an. MAL, perempuan, usia 23 tahun, penduduk Desa Kelanir, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat;
  14. Pasien nomor 5819, an. MF, perempuan, usia 24 tahun, penduduk Desa Seteluk Tengah, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat;
  15. Pasien nomor 5820, an. HK, perempuan, usia 25 tahun, penduduk Desa Tapir, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat;
  16. Pasien nomor 5821, an. ZS, perempuan, usia 27 tahun, penduduk Desa Kelanir, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat;
  17. Pasien nomor 5822, an. NS, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Desa Sapugara Bree, Kecamatan Brang Rea, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang tanpa gejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat;
  18. Pasien nomor 5823, an. DIB, perempuan, usia 27 tahun, penduduk Desa Beru, Kecamatan Brang Rea, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang tanpa gejala Covid19. Saat Ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat;
  19. Pasien nomor 5824, an. NS, perempuan, usia 29 tahun, penduduk Desa Pasir Putih, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang tanpa gejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat;
  20. Pasien nomor 5825, an. AA, laki-laki, usia 57 tahun, penduduk Desa Pasir Putih, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang tanpa gejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat;
  21. Pasien nomor 5826, an. N, perempuan, usia 58 tahun, penduduk Kelurahan Dasan Cermen, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien meninggal;
  22. Pasien nomor 5827, an. M, laki-laki, usia 57 tahun, penduduk Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat;
  23. Pasien nomor 5828, an. S, perempuan, usia 48 tahun, penduduk Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat;
  24. Pasien nomor 5829, an. RK, perempuan, usia 47 tahun, penduduk Desa Jorok, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang tanpa gejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Utan;
  25. Pasien nomor 5830, an. N, perempuan, usia 28 tahun, penduduk Desa Jorok, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang tanpa gejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Utan;
  26. Pasien nomor 5831, an. NS, perempuan, usia 34 tahun, penduduk Kelurahan Uma Sima, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS H.L Manambai Abdulkadir Sumbawa dan Puskesmas Unit II Sumbawa;
  27. Pasien nomor 5832, an. FS, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Kelurahan Uma Sima, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS H.L Manambai Abdulkadir Sumbawa dan Puskesmas Unit II Sumbawa;
  28. Pasien nomor 5833, an. AS, perempuan, usia 31 tahun, penduduk Desa Moyo, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS H.L Manambai Abdulkadir Sumbawa dan Puskesmas Moyo Hilir;
  29. Pasien nomor 5834, an. RJ, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Desa Moyo, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS H.L Manambai Abdulkadir Sumbawa dan Puskesmas Moyo Hilir;
  30. Pasien nomor 5835, an. MAS, laki-laki, usia 39 tahun, penduduk Desa Karang Dima, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit I Labuhan Badas;
  31. Pasien nomor 5836, an. S, perempuan, usia 56 tahun, penduduk Desa Poto, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang tanpa gejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Moyo Hilir;
  32. Pasien nomor 5837, an. S, laki-laki, usia 53 tahun, penduduk Desa Poto, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang tanpa gejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Moyo Hilir;
  33. Pasien nomor 5838, an. AC, laki-laki, usia 29 tahun, penduduk Kelurahan Brang Bara, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit I Sumbawa;
  34. Pasien nomor 5839, an. IS, laki-laki, usia 23 tahun, penduduk Desa Motong, Kecamatan  Utan, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Sumbawa;
  35. Pasien nomor 5840, an. KAT, laki-laki, usia 1 tahun, penduduk Kelurahan Brang Bara, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit I Sumbawa;
  36. Pasien nomor 5841, an. YLH, perempuan, usia 28 tahun, penduduk Kelurahan Brang Bara, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit I Sumbawa;
  37. Pasien nomor 5842, an. AS, laki-laki, usia 25 tahun, penduduk Desa Batu Tering, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS H.L Manambai Abdulkadir dan Puskesmas Moyo Hulu;
  38. Pasien nomor 5843, an. S, laki-laki, usia 59 tahun, penduduk Desa Semamung, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 5578. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS H.L Manambai Abdulkadir dan Puskesmas Moyo Hulu;
  39. Pasien nomor 5844, an. MR, perempuan, usia 23 tahun, penduduk Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS H.L Manambai Abdulkadir dan Puskesmas Unit II Sumbawa;
  40. Pasien nomor 5845, an. NF, perempuan, usia 25 tahun, penduduk Desa Karang Dima, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS H.L Manambai Abdulkadir dan Puskesmas Unit II Sumbawa;
  41. asien nomor 5846, an. MM, laki-laki, usia 46 tahun, penduduk Kelurahan Brang Bara, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit I Sumbawa;
  42. Pasien nomor 5847, an. PR, perempuan, usia 9 tahun, penduduk Kelurahan Rabangodu Selatan, Kecamatan Raba, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Kota Bima; Pasien nomor 5848, an. F, perempuan, usia 71 tahun, penduduk Kelurahan Jatibaru Timur, Kecamatan Asakota, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Kota Bima.

Hari Minggu ini terdapat 27 (dua puluh tujuh) tambahan orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19, yaitu :

  1. Pasien nomor 5339, an. HA, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Desa Teros, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur;
  2. asien nomor 5340, an. KA, perempuan, usia 29 tahun, penduduk Kelurahan Selong, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur;
  3. Pasien nomor 5407, an. KSA, laki-laki, usia 29 tahun, penduduk Kelurahan Menala, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat;
  4. Pasien nomor 5452, an. GPN, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Kelurahan Arab Kenangan, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat;
  5. Pasien nomor 5455, an. AN, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Kelurahan Kuang, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat;
  6. Pasien nomor 5502, an. DM, laki-laki, usia 24 tahun, penduduk Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah;
  7. Pasien nomor 5504, an. S, laki-laki, usia 37 tahun, penduduk Kelurahan Monjok Barat, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram;
  8. Pasien nomor 5505, an. AP, perempuan, usia 50 tahun, penduduk Kelurahan Mataram Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram;
  9. Pasien nomor 5506, an. S, laki-laki, usia 46 tahun, penduduk Desa Lajut, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah;
  10. Pasien nomor 5507, an. IKS, laki-laki, usia 56 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Utara, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
  11. Pasien nomor 5508, an. S, laki-laki, usia 31 tahun, penduduk Desa Gegelang, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat;
  12. Pasien nomor 5509, an. AAN, laki-laki, usia 19 tahun, penduduk Kelurahan Panji Sari, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah;
  13. Pasien nomor 5510, an. IGLBPI, laki-laki, usia 40 tahun, penduduk Kelurahan Cilinaya, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram;
  14. Pasien nomor 5511, an. AY, laki-laki, usia 42 tahun, penduduk Kelurahan Dayan Peken, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
  15. Pasien nomor 5512, an. LIZ, laki-laki, usia 29 tahun, penduduk Kelurahan Banjar, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
  16. Pasien nomor 5513, an. DA, perempuan, usia 34 tahun, penduduk Kelurahan Monjok Timur, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram;
  17. Pasien nomor 5514, an. T, laki-laki, usia 37 tahun, penduduk Kelurahan Monjok Barat, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram;
  18. Pasien nomor 5516, an. ABD, laki-laki, usia 37 tahun, penduduk Desa Karang Bongkot, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat;
  19. Pasien nomor 5517, an. A, laki-laki, usia 44 tahun, penduduk Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram;
  20. Pasien nomor 5518, an. AF, laki-laki, usia 52 tahun, penduduk Kelurahan Mataram Barat, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram;
  21. Pasien nomor 5519, an. AN, perempuan, usia 39 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
  22. Pasien nomor 5522, an. S, laki-laki, usia 44 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram;
  23. Pasien nomor 5523, an. D, laki-laki, usia 40 tahun, penduduk Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram;
  24. Pasien nomor 5525, an. LH, laki-laki, usia 28 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram;
  25. Pasien nomor 5526, an. IMAS, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram;
  26. Pasien nomor 5530, an. NFE, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Desa Mura, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat;
  27. Pasien nomor 5605, an. F, perempuan, usia 66 tahun, penduduk Desa Midang, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat.

Hari ini juga terdapat 2 (dua) kasus kematian baru, yaitu:

  1. Pasien nomor 5712, an. D, laki-laki, usia 67 tahun, penduduk Desa Gapit, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa. Pasien memiliki penyakit komorbid dan dilakukan tatalaksana Covid-19;
  2. Pasien nomor 5826, an. N, perempuan, usia 58 tahun, penduduk Kelurahan Dasan Cermen, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Pasien memiliki penyakit komorbid dan dilakukan tatalaksana Covid-19.

Lalu Gita Aryadi berharap, seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kekompakan dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam masa pandemi Covid-19.

Mari kita saling menjaga dan mengingatkan untuk memakai masker ketika beraktivitas di luar rumah, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan, sering mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Menurutnya, keselamatan setiap individu dalam masa pendemi ini menjadi tanggung jawab kita bersama.

Rr.Aya

 Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id

 Layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 08180211 8119.

 

 




Mulai 1 Januari 2021, Subsidi Iuran BPJS Kesehatan Kelas III Berkurang

 Tidak ada kenaikan, yang membedakan besaran subsidi dari pemerintah

MATARAM.lombokjournal.com

Mulai hari Jum’at, tanggal 1 Januari 2021, peserta program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), untuk  kelas III harus membayar iuran untuk Badan Penyelenggara Jaminan Ssial (BPJS) Kesehatan sebesar Rp 35.000 (tiga puluh lima ribu rupiah).

Sebelumnya peserta program JKN-KIS membayar sebesar Rp25.500 (dua puluh lima ribu lima ratus rupiah).

Besaran jumlah Iuran tersebut sudah diatur dalam Perpres Nomor 64 Tahun 2020.

Namun, seperti dikatakan Kepala Humas BPJS Kesehatan M. Iqbal Anas sebelumnya, sebetulnya tidak ada kenaikan dalam iuran BPJS Kesehatan kelas III, yakni sebesar Rp 42.000.

“Yang membedakan adalah besaran subsidi dari pemerintah. Pada 2020, peserta hanya membayar Rp 25.500, sisanya sebesar Rp 16.500 dibayarkan oleh pemerintah,” kata Iqbal.

Pada tahun 2021 ini, peserta harus membayar Rp 35.000, sedangkan Rp 7.000 dibayar oleh pemerintah.

Dengan demikian, pada 2021 ini ada kenaikan tambahan Rp 9.500 tiap bulannya bagi peserta BPJS Kesehatan kelas III.

Adapun peserta JKN/KIS tidak dipungut biaya apapun. Sementara iuran kelas I dan kelas II tidak naik, masing-masing Rp 150.000 dan Rp 100.000.

Bagi Pekerja Penerima Upah (PPU) di lembaga pemerintahan, seperti PNS, Anggota TNI/Polri, iurannya sebesar 5 persen dari gaji.

Rinciannya, sebanyak 4 persen dibayar oleh pemberi kerja, sedangkan 1 persennya dibayar oleh peserta.

Hal ini juga berlaku untuk PPU di BUMN, BUMD, dan swasta.

Lalu bagi veteran, perintis kemerdekaan, janda/duda, dan anak yatim piatu, iuran ditetapkan sebesar 5 persen dari 45 persen gaji pokok PNS golongan ruang III/a dengan masa kerja 14 tahun.

Rr

 




UPDATE Covid-19: Hari Sabtu, 02 Januari 2021, Bertambah 21 Pasien Positif Covid-19, Pasien Sembuh 8 (Delapan) Orang, Tidak Ada Kasus Kematian

MATARAM.lombokjournal.com

Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, dan Laboratorium PCR Klinik Medika Plaza mengkonfirmasi ada tambahan 21 kasus baru terkonfirmasi Covid-19.

Lalu Gita Aryadi

Dalam siaran pers, Sabtu (02/01/21), Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas NTB, DRS Lalu Gita Aryadi, M.Si menjelaskan, telah diperiksa sebanyak 50 (lima puluh) sampel dengan hasil 29 (dua puluh sembilan) sampel negatif, tidak ada sampel positif ulangan, dan 21 (dua puluh satu) sampel kasus baru positif Covid-19, pasien sembuh 8  (Delapan) orang, tidak ada kasus kematian.

BERTAMBAH 21 PASIEN POSITIF COVID-19, PASIN SEMBUH 8 (delapan) ORANG, TIDAK ADA KASUS KEMATIAN

Kasus baru positif tersebut, yaitu :

  1. Pasien nomor 5785, an. MH, laki-laki, usia 47 tahun, penduduk Kelurahan Mantun, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
  2. Pasien nomor 5786, an. OGYP, laki-laki, usia 39 tahun, penduduk Kota Denpasar, Provinsi Bali. Pasien merupakan pelaku perjalanan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
  3. Pasien nomor 5787, an. HI, laki-laki, usia 43 tahun, penduduk Kelurahan Bugis, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
  4. Pasien nomor 5788, an. YN, laki-laki, usia 31 tahun, penduduk Kota Palembang, Sumatera Selatan. Pasien merupakan pelaku perjalanan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
  5. Pasien nomor 5789, an. SN, perempuan, usia 64 tahun, penduduk Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit II Sumbawa;
  6. Pasien nomor 5790, an. PDA, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Kelurahan Brang Bara, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit I Sumbawa;
  7. Pasien nomor 5791, an. IC, perempuan, usia 25 tahun, penduduk Kelurahan Samapuin, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang tanpa gejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit I Sumbawa;
  8. Pasien nomor 5792, an. N, perempuan, usia 43 tahun, penduduk Kelurahan Berora, Kecamatan Lopok, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD H.L Manambai Abdulkadir Sumbawa;
  9. Pasien nomor 5793, an. IPDT, laki-laki, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Bugis, Kecamatan Bugis, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD H.L Manambai Abdulkadir Sumbawa dan Puskesmas Unit I Sumbawa;
  10. Pasien nomor 5794, an. WC, perempuan, usia 31 tahun, penduduk Kelurahan Batu Tering, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD H.L Manambai Abdulkadir Sumbawa dan Puskesmas Moyo Hulu;
  11. Pasien nomor 5795, an. M, perempuan, usia 58 tahun, penduduk Kelurahan Lito, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD H.L Manambai Abdulkadir Sumbawa;
  12. Pasien nomor 5796, an. R, laki-laki, usia 46 tahun, penduduk Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Pasien merupakan pelaku perjalanan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa;
  13. Pasien nomor 5797, an. BCS, laki-laki, usia 40 tahun, penduduk Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Pasien merupakan pelaku perjalanan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa;
  14. Pasien nomor 5798, an. DWA, perempuan, usia 29 tahun, Kelurahan Bugis, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat;
  15. Pasien nomor 5799, an. IS, perempuan, usia 49 tahun, Kelurahan Sekongkang Bawah, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat;
  16. Pasien nomor 5800, an. W, perempuan, usia 67 tahun, Kelurahan Sekongkang Bawah, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat;
  17. Pasien nomor 5801, an. RAHK, laki-laki, usia 10 tahun, Kelurahan Sekongkang Bawah, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat;
  18. Pasien nomor 5802, an. AAF, laki-laki, usia 2 tahun, Kelurahan Sekongkang Bawah, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat;
  19. Pasien nomor 5803, an. R, laki-laki, usia 30 tahun, Kelurahan Poto Tano, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat;
  20. Pasien nomor 5804, an. HS, laki-laki, usia 37 tahun, Kelurahan Poto Tano, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat;
  21. Pasien nomor 5805, an. IA, perempuan, usia 47 tahun, Kelurahan Mantun, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat.

Hari ini terdapat 8 (delapan) tambahan orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19, yaitu :

  1. Pasien nomor 5054, an. FA, laki-laki, usia 24 tahun, penduduk Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa;
  2. Pasien nomor 5124, an. MAP, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa;
  3. Pasien nomor 5135, an. M, perempuan, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Uma Sima, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa;
  4. Pasien nomor 5320, an. LS, perempuan, usia 17 tahun, penduduk Kelurahan Bugis, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa;
  5. Pasien nomor 5399, an. AS, laki-laki, usia 40 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram;
  6. Pasien nomor 5443, an. RHI, perempuan, usia 24 tahun, penduduk Kelurahan Rakam, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur;
  7. Pasien nomor 5486, an. MY, laki-laki, usia 69 tahun, penduduk Desa Lenangguar, Kecamatan Lenangguar, Kabupaten Sumbawa;
  8. Pasien nomor 5524, an. S, laki-laki, usia 38 tahun, penduduk Desa Karang Bongkot, Kecamatan La buapi, Kabupaten Lombok Barat.

Dengan adanya tambahan 21 (dua puluh satu) kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 8 (delapan) tambahan sembuh baru, dan tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari Sabtu ini (02/01/2021) sebanyak 5.805 (lima ribu delapan ratus lima) orang, dengan perincian 4.763 (empat ribu tujuh ratus enam puluh tiga) orang sudah sembuh, 290 (dua ratus sembilan puluh) meninggal dunia, serta 752 (tujuh ratus lima puluh dua) orang masih positif.

“Petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif,” kata Lalu Gita Aryadi.

Rr/Aya

Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id

Layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 0818 0211 8119.

 




UPDATE Covid-19: Hari Jum’at, 01 Januari 2021, Bertambah 59 Pasien Positif Covid-19, Pasien Sembuh 31 Orang, Kasus Kematian 2 (Dua) Orang

Diharapkan, seluruh masyarakat tetap menjaga kekompakan dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam masa pandemi Covid-19

MATARAM.lombokjournal.com

Laboratorium PCR RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR dan TCM RSUD Dr. R. Soedjono Selong, Laboratorium PCR Klinik Medika Plaza, dan Laboratorium TCM RSUD Dompu mengkonfirmasi ada tambahan 60 kasus baru terkonfirmasi Covid-19.

Lalu Gita Aryadi

Dalam siaran pers, Jum’at (01/01/21), Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas NTB, DRS Lalu Gita Aryadi, M.Si menjelaskan, telah diperiksa sebanyak 163 (seratus enam puluh tiga) sampel dengan hasil 95 (sembilan puluh lima) sampel negatif, 9 (sembilan) sampel positif ulangan, dan 59 (lima puluh sembilan) sampel kasus baru positif Covid-19, pasien sembuh 31  (tiga puluh satu) orang, kasus kematian 2 (duat) orang.

Laboratorium PCR RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR dan TCM RSUD Dr. R. Soedjono Selong, Laboratorium PCR Klinik Medika Plaza, dan Laboratorium TCM RSUD Dompu sebanyak 163 (seratus enam puluh tiga) sampel dengan hasil 95 (sembilan puluh lima) sampel negatif, 9 (sembilan) sampel positif ulangan, dan 59 (lima puluh sembilan) sampel kasus baru positif Covid-19.

Dijelaskan, adanya tambahan 59 (lima puluh sembilan) kasus baru terkonfirmasi positif, 31 (tiga puluh satu) tambahan sembuh baru, dan 2 (dua) kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari Jum’at (01/01/21) sebanyak 5.784 (lima ribu tujuh ratus delapan puluh empat) orang, dengan perincian 4.755 (empat ribu tujuh ratus lima puluh lima) orang sudah sembuh, 290 (dua ratus sembilan puluh) meninggal dunia, serta 739 (tujuh ratus tiga puluh sembilan) orang masih positif.

“Petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif,” kata Lalu Gita Aryadi.

bertambah 59 pasien positif covid-19, pasin sembuh 31 orang, kasus kematian 2 (dua) orang

Kasus baru positif tersebut, yaitu :

  1. Pasien nomor 5726, an. ZM, laki-laki, usia 57 tahun, penduduk Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Harapan Keluarga Mataram;
  1. Pasien nomor 5727, an. EF, perempuan, usia 34 tahun, penduduk Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 5276. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Harapan Keluarga Mataram;
  1. Pasien nomor 5728, an. IGAP, perempuan, usia 55 tahun, penduduk Kelurahan Sapta Marga, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS Harapan Keluarga Mataram;
  1. Pasien nomor 5729, an. YN, perempuan, usia 24 tahun, penduduk Kelurahan Dasan Geres, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Patut Patuh Patju Gerung;
  1. Pasien nomor 5730, an. DHNH, perempuan, usia 40 tahun, penduduk Kelurahan Parampuan, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang tanpa gejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Patut Patuh Patju Gerung;
  1. Pasien nomor 5731, an. H, perempuan, usia 50 tahun, penduduk Kelurahan Kandai II, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dompu;
  1. Pasien nomor 5732, an. DP, perempuan, usia 15 tahun, penduduk Desa Wawonduru, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dompu;
  1. Pasien nomor 5733, an. M, perempuan, usia 53 tahun, penduduk Desa Manggeasi, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dompu;
  1. Pasien nomor 5734, an. VN, perempuan, usia 35 tahun, penduduk Kelurahan Kandai II, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dompu;
  1. Pasien nomor 5735, an. MAK, laki-laki, usia 73 tahun, penduduk Kelurahan Kandai II, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dompu;
  1. Pasien nomor 5736, an. UKB, perempuan, usia 74 tahun, penduduk Kelurahan Bada, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dompu;
  1. Pasien nomor 5737, an. SF, perempuan, usia 71 tahun, penduduk Kelurahan Karijawa, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dompu;
  1. Pasien nomor 5738, an. T, perempuan, usia 58 tahun, penduduk Desa Kore, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dompu;
  1. Pasien nomor 5739, an. SA, perempuan, usia 24 tahun, penduduk Desa Tambe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dompu;
  1. Pasien nomor 5740, an. AS, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Kelurahan Jenggik Utara, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Lombok Timur Labuhan Haji;
  1. Pasien nomor 5741, an. R, laki-laki, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Bebidas, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Lombok Timur Labuhan Haji;
  1. Pasien nomor 5742, an. S, perempuan, usia 47 tahun, penduduk Kelurahan Peresak, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dr. R. Soedjono Selong;
  1. Pasien nomor 5743, an. MK, perempuan, usia 45 tahun, penduduk Kelurahan Rengsing Barat, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dr. R. Soedjono Selong;
  1. Pasien nomor 5744, an. S, perempuan, usia 40 tahun, penduduk Kelurahan Aikmel, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dr. R. Soedjono Selong;
  1. Pasien nomor 5745, an. RS, laki-laki, usia 18 tahun, penduduk Kelurahan Batuyang, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien meninggal;
  1. Pasien nomor 5746, an. FA, laki-laki, usia 40 tahun, penduduk Kelurahan Sadia, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima dan Puskesmas Mpunda;
  1. Pasien nomor 5747, an. DSA, perempuan, usia 47 tahun, penduduk Kelurahan Rabangodu Utara, Kecamatan Raba, Kota Bima. Pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima dan Puskesmas Penanae;
  1. Pasien nomor 5748, an. M, perempuan, usia 59 tahun, penduduk Kelurahan Tanjung, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima. Pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima dan Puskesmas Paruga;
  1. Pasien nomor 5749, an. SH, perempuan, usia 48 tahun, penduduk Kelurahan Panggi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Bima;
  1. Pasien nomor 5750, an. NCH, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Kelurahan Praya, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat;
  1. Pasien nomor 5751, an. U, laki-laki, usia 57 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat;
  1. Pasien nomor 5752, an. KL, laki-laki, usia 48 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat;
  1. Pasien nomor 5753, an. CK, perempuan, usia 48 tahun, penduduk Kelurahan Santi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima dan Puskesmas Mpunda;
  1. Pasien nomor 5754, an. EE, laki-laki, usia 23 tahun, penduduk Kota Tanggerang, Provinsi Banten. Pasien merupakan pelaku perjalanan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
  1. Pasien nomor 5755, an. RAW, laki-laki, usia 21 tahun, penduduk Kota Tanggerang, Provinsi Banten. Pasien merupakan pelaku perjalanan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
  1. Pasien nomor 5756, an. AYR, laki-laki, usia 28 tahun, penduduk Desa Lenangguar, Kecamatan Lenangguar, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
  1. Pasien nomor 5757, an. AP, laki-laki, usia 43 tahun, penduduk Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Pasien merupakan pelaku perjalanan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
  1. Pasien nomor 5758, an. WFS, perempuan, usia 25 tahun, penduduk Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat. Pasien merupakan pelaku perjalanan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
  1. Pasien nomor 5759, an. BI, laki-laki, usia 34 tahun, penduduk Desa Kalimantong, Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
  1. Pasien nomor 5760, an. S, laki-laki, usia 37 tahun, penduduk Kelurahan Belo, Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
  1. Pasien nomor 5761, an. BI, laki-laki, usia 26 tahun, penduduk Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur. Pasien merupakan pelaku perjalanan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
  1. Pasien nomor 5762, an. NG, perempuan, usia 19 tahun, penduduk Desa Sekongkang Bawah, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
  1. Pasien nomor 5763, an. S, laki-laki, usia 41 tahun, penduduk Kelurahan Telaga Bertong, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
  1. Pasien nomor 5764, an. RA, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Desa Sermong, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
  1. Pasien nomor 5765, an. K, laki-laki, usia 38 tahun, penduduk Kota Bandung, Provinsi JawaBarat. Pasien merupakan pelaku perjalanan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
  1. Pasien nomor 5766, an. S, laki-laki, usia 49 tahun, penduduk Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Pasien merupakan pelaku perjalanan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
  1. Pasien nomor 5767, an. DS, perempuan, usia 40 tahun, penduduk Desa Menala, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
  1. Pasien nomor 5768, an. SM, laki-laki, usia 23 tahun, penduduk Desa Sampir, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
  1. Pasien nomor 5769, an. ZK, laki-laki, usia 42 tahun, penduduk Desa Belo, Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
  1. Pasien nomor 5770, an. AA, laki-laki, usia 49 tahun, penduduk Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Pasien merupakan pelaku perjalanan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
  1. Pasien nomor 5771, an. DR, laki-laki, usia 39 tahun, penduduk Desa Bali, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
  1. Pasien nomor 5772, an. DAP, laki-laki, usia 20 tahun, penduduk Desa Tengah, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
  1. Pasien nomor 5773, an. SAP, laki-laki, usia 50 tahun, penduduk Desa Beru, KecamatanJereweh, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belumteridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
  1. Pasien nomor 5774, an. RM, laki-laki, usia 29 tahun, penduduk Desa Lalar Lian, KecamatanTaliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belumteridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
  1. Pasien nomor 5775, an. DS, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Desa Telaga Bertong,m Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
  1. Pasien nomor 5776, an. AS, laki-laki, usia 45 tahun, penduduk Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Pasien merupakan pelaku perjalanan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
  1. Pasien nomor 5777, an. A, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Desa Tongo, KecamatanSekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
  1. Pasien nomor 5778, an. R, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
  1. Pasien nomor 5779, an. AG, laki-laki, usia 38 tahun, penduduk Desa Baru, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
  1. Pasien nomor 5780, an. FA, laki-laki, usia 21 tahun, penduduk Desa Kempo, KecamatanKempo, Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belumteridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
  1. Pasien nomor 5781, an. M, laki-laki, usia 40 tahun, penduduk Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Pasien merupakan pelaku perjalanan. Riwayat kontak dengan orang sakitCovid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
  1. Pasien nomor 5782, an. AA, laki-laki, usia 48 tahun, penduduk Desa Maluk, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
  1. Pasien nomor 5783, an. INM, laki-laki, usia 52 tahun, penduduk Kelurahan Turida, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat;
  1. Pasien nomor 5784, an. IGPS, laki-laki, usia 68 tahun, penduduk Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien meninggal.

Hari ini terdapat 31 (tiga puluh satu) tambahan orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid19, yaitu :

  1. Pasien nomor 5179, an. SF, perempuan, usia 64 tahun, penduduk Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa;
  1. Pasien nomor 5395, an. WRI, laki-laki, usia 16 tahun, penduduk Desa Anjani, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur;
  1. Pasien nomor 5500, an. FRW, laki-laki, usia 21 tahun, penduduk Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah;
  1. Pasien nomor 5503, an. MB, perempuan, usia 22 tahun, penduduk Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah;
  1. Pasien nomor 5757, an. AP, laki-laki, usia 43 tahun, penduduk Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara;
  1. Pasien nomor 5758, an. WFS, perempuan, usia 25 tahun, penduduk Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat;
  1. Pasien nomor 5759, an. BI, laki-laki, usia 34 tahun, penduduk Desa Kalimantong, Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat;
  1. Pasien nomor 5760, an. S, laki-laki, usia 37 tahun, penduduk Kelurahan Belo, Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat;
  1. Pasien nomor 5761, an. BI, laki-laki, usia 26 tahun, penduduk Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur;
  1. Pasien nomor 5762, an. NG, perempuan, usia 19 tahun, penduduk Desa Sekongkang Bawah, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat;
  1. Pasien nomor 5763, an. S, laki-laki, usia 41 tahun, penduduk Kelurahan Telaga Bertong, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat;
  1. Pasien nomor 5764, an. RA, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Desa Sermong, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat;
  1. Pasien nomor 5765, an. K, laki-laki, usia 38 tahun, penduduk Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat;
  1. Pasien nomor 5766, an. S, laki-laki, usia 49 tahun, penduduk Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur;
  1. Pasien nomor 5767, an. DS, perempuan, usia 40 tahun, penduduk Desa Menala, Kecamata Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat;
  1. Pasien nomor 5768, an. SM, laki-laki, usia 23 tahun, penduduk Desa Sampir, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat;
  1. Pasien nomor 5769, an. ZK, laki-laki, usia 42 tahun, penduduk Desa Belo, Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat;
  1. Pasien nomor 5770, an. AA, laki-laki, usia 49 tahun, penduduk Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta;
  1. Pasien nomor 5771, an. DR, laki-laki, usia 39 tahun, penduduk Desa Bali, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu;
  1. Pasien nomor 5772, an. DAP, laki-laki, usia 20 tahun, penduduk Desa Tengah, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa;
  1. Pasien nomor 5773, an. SAP, laki-laki, usia 50 tahun, penduduk Desa Beru, Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat;
  1. Pasien nomor 5774, an. RM, laki-laki, usia 29 tahun, penduduk Desa Lalar Lian, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat;
  1. Pasien nomor 5775, an. DS, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Desa Telaga Bertong, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat;
  1. Pasien nomor 5776, an. AS, laki-laki, usia 45 tahun, penduduk Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat;
  1. Pasien nomor 5777, an. A, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Desa Tongo, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat;
  1. Pasien nomor 5778, an. R, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa;
  1. Pasien nomor 5779, an. AG, laki-laki, usia 38 tahun, penduduk Desa Baru, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa;
  1. Pasien nomor 5780, an. FA, laki-laki, usia 21 tahun, penduduk Desa Kempo, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu;
  1. Pasien nomor 5781, an. M, laki-laki, usia 40 tahun, penduduk Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah;
  1. Pasien nomor 5782, an. AA, laki-laki, usia 48 tahun, penduduk Desa Maluk, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat;
  1. Pasien nomor 5783, an. INM, laki-laki, usia 52 tahun, penduduk Kelurahan Turida, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram.

Hari Mingguini juga terdapat 2 (dua) penambahan kasus kematian baru, yaitu:

  1. Pasien nomor 5745, an. RS, laki-laki, usia 18 tahun, penduduk Kelurahan Batuyang, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak memiliki penyakit komorbid dan dilakukan tatalaksana Covid-19;
  1. Pasien nomor 5784, an. IGPS, laki-laki, usia 68 tahun, penduduk Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Pasien memiliki penyakit komorbid dan dilakukan tatalaksana Covid-19.

“Seluruh masyarakat tetap menjaga kekompakan dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam masa pandemi Covid-19,” kata Lalu Gita Aryadi

 Rr/Aya

 Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id

 Layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 08180211 8119




Klaster Baru Penyebaran Covid-19, Warga Diimbau Tak Rayakan Tahun Baru

Klaster baru penyebaran Covid-19 harus dicegah, karena itu warga diimbau tidak melakukan sesuatu yang memungkinkan menjadinya kerumunan-kerumunan

MATARAM.lombokjournal.com ~  Gubernur NTB Dr.H.Zulkieflimansyah minta semua pihak tidak menggelar perayaan tahun baru 2021. Warga diminta berdo’a di rumah masing-masing saat moment pergantian tahun.

“Pergantian tahun ini, kita jadikan sebagai momentum untuk bermunajat dan berdo’a bersama, agar Covid-19 ini cepat berakhir,” ungkap Gubernur saat patroli pengamanan Kamis (31/12/20) sore menjelang malam tahun baru dengan rute keliling kota Mataram lanjut ke arah Senggigi Lombok Barat.

Pergantian tahun jangan sampai ada perayaan-perayaan yang menyebabkan kerumunan. Karena menurutnya, ikhtiar masyarakat untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 cukup maksimal. Jangan sampai, kasusnya kembali meningkat karena perayaan tahun baru.

“Ini demi kemaslahatan kita bersama, jangan sampai ikhtiar kita selama ini untuk memutus penyebaran Covid-19, kasusnya kembali melonjak karena tahun baru,” tambah Bang Zul.

Bang Zul mengingatkan warga untuk tidak bereuforia dalam perayaan tahun baru. Apalagi saat ini kasus Covid-19 di provinsi NTB masih terus terjadi.

“Oleh karena itu, untuk tahun baru ini kita tidak melakukan sesuatu yang memungkinkan menjadinya kerumunan-kerumunan, (yang menyebabkan) klaster baru terjadi. Dan sekarang, kita berharap masyarakat semakin disiplin terhadap protokol kesehatan,” tambah Bang Zul.

Lebih lanjut Bang Zul juga ucapkan terimakasihnya kepada masyarakat yang sudah taat,  menjaga keamanan dan kenyamanan daerah ini.

“Terima kasih pada seluruh lapisan masyarakat yg membuat daerah kita senantiasa aman, menyenangkan dan penuh rasa kekeluargaan,” katanya.

Rr/HmsNTB




Pasien Covid-19 di NTB, Senin, Bertambah 60 Orang Positif

Pasien Covid-19 bertambah 20 orang yang selesai isolasi dan sembuh

MATARAM.lombokjournal.com ~ Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR dan TCM RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR RSUD Dr. R. Soedjono Selong, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium TCM RS H.L Manambai Abdulkadir Sumbawa, Laboratorium TCM RSUD Dompu, dan Laboratorium TCM RSUD mengkonfirmasi ada tambahan 60 kasus baru terkonfirmasi Covid-19.

Lalu Gita Aryadi

Dalam siaran pers, Kamis (31/12/20), Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas NTB, DRS Lalu Gita Aryadi, M.Si menjelaskan, telah diperiksa sebanyak 268 (dua ratus enam puluh delapan) sampel dengan hasil 189 (seratus delapan puluh sembilan) sampel negatif, 19 (sembilan belas) sampel positif ulangan, dan 60 (enam puluh) sampel kasus baru positif Covid-19, pasien sembuh 20 (dua puluh) orang, kasus kematian.4 (empat) orang.

Dengan adanya tambahan 60 (enam puluh) kasus baru terkonfirmasi positif, 20 (dua puluh) tambahan sembuh baru, dan 4 (empat) kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (31/12/2020) sebanyak 5.725 (lima ribu tujuh ratus dua puluh lima) orang, dengan perincian 4.724 (empat ribu tujuh ratus dua puluh empat) orang sudah sembuh, 288 (dua ratus delapan puluh delapan) meninggal dunia, serta 713 (tujuh ratus tiga belas) orang masih positif.

“Petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif,” kata Lalu Gita Aryadi.

TAMBAHAN 60 KASUS POSITIF COVID-19, PASIEN SEMBUH 20 ORANG, KASUS KEMATIAN 4 (empat) Orang

Pasien Covi-19 berasarkan Kabupate/kota

Kasus baru positif tersebut, yaitu :

  1. Pasien nomor 5666, an. SU, perempuan, usia 27 tahun, penduduk Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah. Pasien merupakan pelaku perjalanan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Bhayangkara Mataram;
  1. Pasien nomor 5667, an. NFA, perempuan, usia 13 tahun, penduduk Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat. Pasien merupakan pelaku perjalanan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Bhayangkara Mataram;
  1. Pasien nomor 5668, an. NMS, perempuan, usia 42 tahun, penduduk Kelurahan Punia, KecamatanMataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saatini dirawat di ruang isolasi RS Bhayangkara Mataram;
  2. Pasien nomor 5669, an. DH, laki-laki, usia 44 tahun, penduduk Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Pasien merupakan pelaku perjalanan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Bhayangkara Mataram;
  1. Pasien nomor 5670, an. WK, laki-laki, usia 45 tahun, penduduk Kota Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah. Pasien merupakan pelaku perjalanan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Bhayangkara Mataram;
  1. Pasien nomor 5671, an. MFA, laki-laki, usia 17 tahun, penduduk Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Pasien merupakan pelaku perjalanan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Bhayangkara Mataram;
  1. Pasien nomor 5672, an. SJ, perempuan, usia 22 tahun, penduduk Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Mataram;
  1. Pasien nomor 5673, an. IK, perempuan, usia 56 tahun, penduduk Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat. Pasien merupakan pelaku perjalanan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Mataram;
  1. Pasien nomor 5674, an. YT, laki-laki, usia 61 tahun, penduduk Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat. Pasien merupakan pelaku perjalanan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Mataram;
  1. Pasien nomor 5675, an. YH, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Mataram;
  1. Pasien nomor 5676, an. AS, laki-laki, usia 34 tahun, penduduk Kota Depok, Provinsi Jawa Barat. Pasien merupakan pelaku perjalanan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Mataram;
  1. Pasien nomor 5677, an. DDW, laki-laki, usia 48 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Kota Mataram;
  1. Pasien nomor 5678, an. ST, laki-laki, usia 51 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Kota Mataram;
  1. Pasien nomor 5679, an. IN, perempuan, usia 16 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Kota Mataram;
  1. Pasien nomor 5680, an. RAS, perempuan, usia 10 tahun, penduduk Kelurahan Rabangodu Selatan, Kecamatan Raba, Kota Bima. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 5349. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima dan Puskesmas Penanae;
  2. Pasien nomor 5681, an. DR, laki-laki, usia 16 tahun, penduduk Kelurahan Panggi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 5646. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima dan Puskesmas Mpunda;
  1. Pasien nomor 5682, an. M, laki-laki, usia 68 tahun, penduduk Kelurahan Panggi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 5646. Pasien meninggal;
  1. Pasien nomor 5683, an. K, perempuan, usia 51 tahun, penduduk Kelurahan Penaraga, Kecamatan Raba, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima dan Puskesmas Penanae;
  2. Pasien nomor 5684, an. MDY, laki-laki, usia 26 tahun, penduduk Kelurahan Rabangodu Selatan, Kecamatan Raba, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Bima;
  1. Pasien nomor 5685, an. NIS, perempuan, usia 3,5 tahun, penduduk Kelurahan Rabangodu Selatan, Kecamatan Raba, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Bima;
  2. Pasien nomor 5686, an. RY, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Kelurahan Jatibaru Barat, Kecamatan Asakota, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima dan Puskesmas Jatibaru;
  1. Pasien nomor 5687, an. N, perempuan, usia 21 tahun, penduduk Kelurahan Keruak, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belumteridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dr. R. Soedjono Selong;
  1. Pasien nomor 5688, an. SH, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Kelurahan Tanjung Luar, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dr. R. Soedjono Selong;
  1. Pasien nomor 5689, an. PP, perempuan, usia 16 tahun, penduduk Kelurahan Kembang Kuning, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dr. R. Soedjono Selong;
  1. Pasien nomor 5690, an. AS, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Kelurahan Jenggik Utara, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Lombok Timur Labuhan Haji;
  1. Pasien nomor 5691, an. S, laki-laki, usia 35 tahun, penduduk Kelurahan Jenggik Utara, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Lombok Timur Labuhan Haji;
  2. Pasien nomor 5692, an. LA, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Kelurahan Jenggik Utara, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Lombok Timur Labuhan Haji;
  1. Pasien nomor 5693, an. LMS, laki-laki, usia 21 tahun, penduduk Kelurahan Pandan Duri, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Lombok Timur Labuhan Haji;
  1. Pasien nomor 5694, an. BR, perempuan, usia 53 tahun, penduduk Kelurahan Setanggor, Kecamatan Sukamulia, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 5465. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Lombok Timur Labuhan Haji;
  1. Pasien nomor 5695, an. MF, perempuan, usia 52 tahun, penduduk Kelurahan Rakam, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 5443. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Lombok Timur Labuhan Haji;
  2. Pasien nomor 5696, an. R, perempuan, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Baka Jawa, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dompu;
  3. Pasien nomor 5697, an. MJH, laki-laki, usia 59 tahun, penduduk Kelurahan Menala, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat;
  1. Pasien nomor 5698, an. SM, perempuan, usia 14 tahun, penduduk Kelurahan Brang Bara, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit I Sumbawa;
  1. Pasien nomor 5699, an. H, perempuan, usia 48 tahun, penduduk Desa Labuhan Sumbawa, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit I Labuhan Badas;
  1. Pasien nomor 5700, an. R, perempuan, usia 44 tahun, penduduk Desa Labuhan Sumbawa, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit I Labuhan Badas;
  1. Pasien nomor 5701, an. S, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Desa Kerato, Kecamatan Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Sumbawa;
  1. Pasien nomor 5702, an. YK, perempuan, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Sumbawa;
  1. Pasien nomor 5703, an. DEM, perempuan, usia 41 tahun, penduduk Kelurahan Bugis, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 5451. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit I Sumbawa;
  1. Pasien nomor 5704, an. SS, perempuan, usia 40 tahun, penduduk Kelurahan Brang Biji,Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa;
  1. Pasien nomor 5705, an. RSZ, perempuan, usia 14 tahun, penduduk Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit II Sumbawa;
  1. Pasien nomor 5706, an. M, perempuan, usia 56 tahun, penduduk Kelurahan Labuhan Badas, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien meninggal;
  1. Pasien nomor 5707, an. R, perempuan, usia 47 tahun, penduduk Kelurahan Pekat, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Sumbawa;
  1. Pasien nomor 5708, an. TK, perempuan, usia 53 tahun, penduduk Kelurahan Samapuin, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa;
  1. Pasien nomor 5709, an. H, perempuan, usia 53 tahun, penduduk Desa Lenangguar, Kecamatan Lenangguar, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 5486. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Sumbawa;
  1. Pasien nomor 5710, an. TH, perempuan, usia 46 tahun, penduduk Kelurahan Bugis, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Sumbawa;
  1. Pasien nomor 5711, an. ABK, laki-laki, usia 40 tahun, penduduk Kelurahan Samapuin, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Sumbawa;
  1. Pasien nomor 5712, an. D, laki-laki, usia 67 tahun, penduduk Desa Gapit, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 5463. Saat ini dirawat di  ruang isolasi RSUD Sumbawa;
  1. Pasien nomor 5713, an. ZAM, laki-laki, usia 71 tahun, penduduk Desa Boak, Kecamatan Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Sumbawa;
  1. Pasien nomor 5714, an. ARP, laki-laki, usia 2 tahun, penduduk Kelurahan Lempeh, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit II Sumbawa;
  1. Pasien nomor 5715, an. DA, perempuan, usia 35 tahun, penduduk Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 5422. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit I Sumbawa;
  2. Pasien nomor 5716, an. DNA, laki-laki, usia 8 tahun, penduduk Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 5422. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit I Sumbawa;
  1. Pasien nomor 5717, an. LCIP, laki-laki, usia 24 tahun, penduduk Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 5422. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit I Sumbawa;
  1. Pasien nomor 5718, an. MN, laki-laki, usia 73 tahun, penduduk Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 5422. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit I Sumbawa;
  1. Pasien nomor 5719, an. IM, laki-laki, usia 53 tahun, penduduk Kelurahan Brang Bara, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 5449. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit I Sumbawa;
  1. Pasien nomor 5720, an. SR, perempuan, usia 8 tahun, penduduk Kelurahan Brang Bara,Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit I Sumbawa;
  1. Pasien nomor 5721, an. H, perempuan, usia 69 tahun, penduduk Kelurahan Sepakat, Kecamatan Lampang, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien meninggal;
  1. Pasien nomor 5722, an. R, perempuan, usia 53 tahun, penduduk Kelurahan Karumbu, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Bima dan Puskesmas Wera;
  2. Pasien nomor 5723, an. EJ, perempuan, usia 48 tahun, penduduk Desa Rupe, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Bima dan Puskesmas Langgudu;
  1. Pasien nomor 5724, an. TPHK, perempuan, usia 66 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Harapan Keluarga Mataram;
  2. Pasien nomor 5725, an. DC, laki-laki, usia 24 tahun, penduduk Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Harapan Keluarga Mataram;

Pasien Covid-19 bertambah

Hari ini terdapat 20 (dua puluh) penambahan orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19, yaitu :

  1. Pasien nomor 4873, an. A, perempuan, usia 55 tahun, penduduk Desa Lenek Pesiraman, Kecamatan Lenek, Kabupaten Lombok Timur;
  1. Pasien nomor 4954, an. H, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Desa Tirtanadi, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur;
  1. Pasien nomor 5079, an. NEM, perempuan, usia 34 tahun, penduduk Desa Tumbuh Mulya, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur;
  1. Pasien nomor 5163, an. FW, laki-laki, usia 29 tahun, penduduk Desa Labuhan Haji, KecamatanLabuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur;
  1. Pasien nomor 5230, an. M, laki-laki, usia 35 tahun, penduduk Kelurahan Pancor, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur;
  1. Pasien nomor 5241, an. H, perempuan, usia 47 tahun, penduduk Desa Paokmotong, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur;
  1. Pasien nomor 5243, an. JAF, perempuan, usia 24 tahun, penduduk Kota Administrasi Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta;
  1. Pasien nomor 5254, an. H, laki-laki, usia 44 tahun, penduduk Desa Pengadangan, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur;
  1. Pasien nomor 5258, an. MYU, laki-laki, usia 17 tahun, penduduk Kelurahan Selong, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur;
  1. Pasien nomor 5304, an. R, perempuan, usia 23 tahun, penduduk Desa Tirtanadi, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur;
  1. Pasien nomor 5305, an. MG, perempuan, usia 20 tahun, penduduk Desa Tirtanadi, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur;
  1. Pasien nomor 5306, an. MFM, laki-laki, usia 15 tahun, penduduk Desa Tirtanadi, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur;
  1. Pasien nomor 5337, an. MS, laki-laki, usia 52 tahun, penduduk Desa Rumbuk, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur;
  1. Pasien nomor 5391, an. S, laki-laki, usia 19 tahun, penduduk Kelurahan Pancor, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur;
  1. Pasien nomor 5393, an. M, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Desa Suryawangi, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur;
  1. Pasien nomor 5440, an. S, laki-laki, usia 60 tahun, penduduk Desa Danger, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur;
  1. Pasien nomor 5453, an. DR, laki-laki, usia 35 tahun, penduduk Desa Sekongkang Atas, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat;
  2. Pasien nomor 5465, an. LA, laki-laki, usia 57 tahun, penduduk Desa Setanggor, Kecamatan Sukamulia, Kabupaten Lombok Timur;
  1. Pasien nomor 5467, an. S, perempuan, usia 64 tahun, penduduk Desa Pohgading, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur;
  1. Pasien nomor 5470, an. S, perempuan, usia 29 tahun, penduduk Desa Perigi, Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur.

Hari Kamis ini juga terdapat 4 (empat) penambahan kasus kematian baru, yaitu:

  1. Pasien nomor 5566, an. S, laki-laki, usia 46 tahun, penduduk Desa Juran Alas, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Pasien memiliki penyakit komorbid;
  1. Pasien nomor 5682, an. M, laki-laki, usia 68 tahun, penduduk Kelurahan Panggi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Pasien memiliki penyakit komorbid;
  1. Pasien nomor 5706, an. M, perempuan, usia 56 tahun, penduduk Kelurahan Labuhan Badas, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak memiliki penyakit komorbid;
  1. Pasien nomor 5721, an. H, perempuan, usia 69 tahun, penduduk Kelurahan Sepakat, Kecamatan Lampang, Kabupaten Sumbawa. Pasien memiliki penyakit komorbid.

Rr/Aya

 Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id

 Layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 0818 0211 8119.




Beasiswa Ke Sudan, Diharapkan Jadi Pribadi Unggul

Beasiswa dari LAZ Dasi NTB, penerimanya diharapkan menghadirkan keberkahan bukan hanya untuk NTB, tapi juga untuk Republik Indonesia

MATARAM.lombokjournal.com

“Jangan jadikan Sudan sebagai terminal akhir, tapi jadikan Sudan sebagai pintu masuk untuk mengenal bumi Allah yang lain, yang lebih luas,” pesan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah.

Motivasi itu disampaikan Gubernur saat membuka pembekalan calon mahasiswa International University of Afrika (IUA) Sudan, melalui aplikasi Zoom pada Kamis, (31/12/20) di Pendopo Gubernur NTB.

Penerima Beasiswa ke Sudan,mendapat pembekalan dari Gubernur NTB melalui aplikasi Zoom
Penerima Beasiswa ke Sudan,mendapat pembekalan dari Gubernur NTB melalui aplikasi Zoom

Gubernur NTB yang akrab disapa Bang Zul itu berharap, agar para penerima beasiswa LAZ Dasi NTB ini nantinya memiliki pemikiran besar yang akan memberi manfaat bagi masyarakat.

Pengalaman yang diperoleh di Sudan harus dijadikan modal untuk menembak belahan dunia yang lain, yang jauh lebih menantang.

Bang Zul  berpesan, agar para penerima beasiswa memanfaatkan kesempatan berharga tersebut dengan baik.

“Tidak Semua orang punya kesempatan untuk studi ke luar daerah, apalagi ini keluar negeri, karena itu bersyukurlah dan gunakanlah waktu sebaik-baiknya,” ujarnya

Diharapkan,  para pemuda penerima beasiswa ini dapat sukses menjadi pribadi-pribadi unggul yang akan menghadirkan keberkahan, bukan hanya untuk NTB, tapi juga untuk Republik Indonesia.

Kepada LAZ Dasi NTB, Gubernur mengucapkan selamat atas apa yang diraih selama ini.

“Selamat kepada LAZ Dasi NTB, terus ditunggu kiprahnya untuk kejayaan NTB, juga Indonesia, bahkan dunia,”  kata Bang Zul di akahir sambutannya.

Direktur LAZ Dasi NTB, Tarsito menjelaskan, beasiswa ini merupakan salah satu program unggulan LAZ Dasi NTB, yakni Bina Insan Cerdas yang mana senantiasa mewujudkan program-program terkait dengan pendidikan.

“Agar anak-anak NTB menjadi anak kebanggaan, dengan kemampuan-kemampuan keilmuan yang ada,” ujarnya.

Sebanyak 15 pemuda/pemudi NTB yang akan menuntut ilmu di Sudan dan akan berangkat pada bulan Februari 2021 mendatang.

“Harapan kami, bahwa tahun depan kita bisa memberangkatkan lebih banyak lagi, sesuai dengan target mungkin 20 orang anak,” ujarnya.

LAZ Dasi NTB mengucapkan rasa terimakasihnya atas dukungan dan bantuan Pemerintah Provinsi dalam mewujudkan beasiswa tersebut.

Acara yang berlangsung secara virtual itu, diikuti pula oleh Kepala Dinas Perindustrian NTB dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB.

Rr/HmsNTB




Bupati Lombok Utara Lepas Satgas Zeni Rehab Rekon

Bupati menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada TNI-Polri yang telah bekerja bahu membahu membantu masyarakat menangani gempa

TANJUNG.lombokjournal.com

Bupati Lombok Utara, Dr H Najmul Akhyar SH MH menghadiri acara pelepasan Satgas Rehabilitasi Rekontruksi (Rehab Rekon) Pascagempa di Kabupaten Lombok Utara (KLU), di Aula Kantor Bupati setempat (30/12/20).

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan hampir seluruh kantor dan sarana sosial pendidikan sudah terbangun. Begitu pun dengan tempat ibadah. Kantor bupati belum dibangun, karena menyelesaikan semua kantor pelayanan dahulu.

Bupatti Najmul Akhyar bersama anggota Satgas Rehab Rekon Pascagempa di Kabupaten Lombok Utara

Bencana 5 Agustus 2018 meluluhlantakkan KLU sehingga nyaris seluruh infrastruktur rata dengan tanah saat itu.

“Kalau kita hitung sekitar 80 persen bangunan kita hancur, kemudian 471 jiwa saudara-saudara kita yang meninggal dunia, karena bencana gempa. Momen-momen menyedihkan bagi masyarakat KLU. Namun demikian, kedatangan TNI terutama dengan seluruh pasukan lainnya pada kami rasakan,” imbuhnya.

Hari-hari pertama gempa, lanjutnya, awalnya bingung dari mana masyarakat yang di tenda-tenda bisa makan.

Kehadiran TNI sekali lagi, memberi nuansa yang berarti. Mendirikan tempat- tempat pelayanan kesehatan, menerima layanan medis dua kapal induk angkatan laut di Pelabuhan Carik dan di Pelabuhan Bangsal dengan penuh spirit pelayanan kepada masyarakat.

“Masyarakat Lombok Utara akan mengenang ini sebagai sejarah haru yang membanggakan. Pada saat acara pertemuan di Jakarta, saya terharu beberapa relawan dan TNI menyampaikan pengalaman-pengalaman menariknya ketika berada di Lombok Utara,” tuturnya.

Bupati menceritakan keramahan masyarakat yang luar biasa walaupun dalam kondisi bersedih, warga tulus hidup di tenda dengan segala keterbatasan yang ada.

Hal-hal sederhana yang selalu kami ingat, 5 menit saja kami di tenda, kopi sudah keluar, alhamdulillah. Budaya ngopi masyarakat kita dirasakan sebagai keramahtamahan.

“Pilu itu kita hadapi secara bersama-sama, pengalaman saya jam 10 malam sudah ada di rumah sakit dengan melihat korban, ambulans desa dari berbagai sumber berdatangan membawa masyarakat kita yang terkena bencana, menjadi saksi langsung pasukan TNI tidak pernah dibelakang dan selalu di depan membantu masyarakat,” urainya.

Bupati Najmul menambahkan, kisah haru saat masyarakat Lombok Utara masih di tenda dan membutuhkan pertolongan, kemudian terjadi gempa pula di Palu.

Masyarakat beramai-ramai mengumpulkan hasil buminya untuk dijual. Hasil penjualan dikirim ke Palu. Gempa bumi dari segala perspektifnya. Kisah-kisah yang menginspirasi masyarakat Lombok Utara, tidak pernah lupa kepada TNI atas peran dan jasa yang dilakukan.

“Ada satu hal dari TNI yang mungkin tidak saya lupakan yaitu ‘sekata dalam nestapa’. Kata-kata ini, bukan sekadar slogan. Saya merasakan betul sekata dalam nestapa merupakan napas TNI Republik Indonesia,” ungkapnya.

Selaku pimpinan daerah menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada TNI-Polri yang telah bekerja bahu membahu membantu masyarakat menangani gempa.

“Dari hati yang paling dalam, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang tulus sekaligus memohon maaf jika ada keliru dan salah. Mohon jangan lupakan Lombok Utara,” harap bupati kepada personel Satgas Rehab Rekon.

Pasukan spesial untuk kontruksi

Dandim 1606/Lobar Kolonel Arm Gunawan SSos MT, mengawali sambutannya mengatakan rencana pergeseran pasukan dari lokasi pembangunan di Lombok Utara ke arah pemberangkatan di Lombok Barat.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesempatan pak bupati yang bisa hadir bersama kami. Danrem juga mengapresiasi pak bupati yang selama ini menerima satgas TNI dengan baik dan semoga kami juga sudah memberikan yang terbaik dalam pembangunan fisik maupun pergaulan dan komunikasi dengan masyarakat. Besar harapan, apa yang sudah kita bangun bersama mendapat keberkahan,” tuturnya.

Ditambahkannya lagi, sebenarnya pasukan yang datang ke Lombok Utara adalah pasukan spesial yang didatangkan untuk kontruksi, tetapi karena kadang adanya keterlambatan material, maka dilakukan pula kegiatan tambahan seperti perbaikan tempat-tempat ibadah.

“Terima kasih kepada para Danton (Komandan Pleton, ed) yang telah mengawasi dan melaksanakan tugas. TNI juga berempati kepada masyarakat yang mengalami bencana, jangan sampai kita membebani dengan hal-hal yang tidak baik,” jelasnya.

Sementara itu, Komandan Batalyon (Danyon, ed) Satgas Rehab Rekon Mayor Marinir Nofri G Kaluh menyatakan 10  bulan bertugas di Lombok Utara dari berbeda sumber dan asal kesatuan.

Ada yang dari Kodam Siliwangi, ada dari Kodam Diponegoro, Kodam Udayana, Kostrad dan Marinir, semuanya berjumlah 300 personel.

Danyon mengatakan pula, spesifikasi tugas di dua kecamatan yaitu Tanjung 100 personil dan Gangga 200 personel. Landasan TNI adalah 8 wajib TNI yang mana pada poin 8 adalah senantiasa memberikan contoh dan teladan kepada masyarakat ataupun membantu masyarakat yang mengalami kesulitan dimanapun berada.

“Saya bisa katakan tugas ini gampang dan juga berat. Kalau tugas tempur musuh yang kita hadapi jelas, tetapi yang kami lakukan di sini adalah membantu kemanusiaan. Memang satuan tugas marinir adalah satuan tugas tempur yang jarang sekali  melakukan tugas profesi pembangunan tetapi marinir harus mampu menjadi pasukan multi. Kami ditempatkan di rumah-rumah warga, sekolah, atau Perumahan Polsek, karena lebih dekat dengan lokasi tempat kerja,” urainya.

Rangkaian acara berlangsung khidmat dalam suasana kekeluargaan. Diakhiri penyerahan cinderamata oleh bupati kepada Komandan SSK Marinir dan Kostrad serta foto bersama. Kemudian dilanjutkan dengan rapat evaluasi dan ramah tamah.

Hadir pula pada kesempatan tersebut di antaranya Penjabat Sekretaris Daerah KLU, Drs H Raden Nurjati, Wakapolres Lombok Utara Kompol Setia Wijatono SH, beberapa Pimpinan OPD, Danramil dan Kapolsek se-KLU, personil Satgas Rehab Rekon serta tamu undangan lainnya.

sas