NTB Tuan Rumah Gernas BBI 2021, 300 UMKM Ikut Memeriahkan

Produk – produk lokal NTB masih dalam proses pengemasan dan siap menyambut Gernas BBI

MATARAM.lombokjournal.com

Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terpilih menjadi tuan rumah Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah pada tanggal 03 Maret 2021, bertepatan dengan Festival Bau Nyale mendatang.

Kepala Deputi Perwakilan Bank Indonesia, Iwan Kurniawan H. menjelaskan, selain Gernas BBI terdapat beberapa kegiatan yang tergabung seperti Bangga Berwisata Indonesia dan Gerakan Ekonomi Keuangan Digital Indonesia 2021.

“Provinsi NTB dapat menjadi tuan rumah dan sekaligus menjadi penyelenggara kegiatan yang sangat bergengsi ini. Di dalamnya digabungkan dengan Gerakan berwisata Indonesia dan Gerakan Digitalisasi Indonesia. Jadi dalam satu event besar akan ada tiga pertemuan yang tergabung di dalamnya,” tutur Iwan saat memimpin Rapat Koordinasi Pelaksanaan Gernas BBI di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Prov. NTB, Jum’at (05/02/21).

Kegiatan Gernas BBI 2021 nanti tetap menerapkan protokol kesehatan Covid – 19 dan menerapkan 5M dengan ketat.

Rencananya rangkaian kegiatan tersebut dimulai dari opening ceremony, showcase, talkshow, on boarding UMKM, Business Matching, Perluasan Qris dan Kampanye BBI dan BWI.

“Kegiatan ini akan dilakukan secara hybrid ada yang secara offline dan secara virtual. Sehingga protokol kesehatan Covid-19 sangat diperhatikan,” tuturnya.

Sebanyak kurang lebih 300 UMKM yang berasal dari seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi NTB siap ikut serta memeriahkan Gernas 2021.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinisi NTB, Drs. H Wirajaya Kusuma, M.H., mengungkapkan,  beberapa karya putra daerah seperti motor listrik sudah saatnya untuk digaungkan di event ini.

“Seperti yang pernah disampaikan oleh Bapak Gubernur NTB, kalau bisa motor listrik dapat kita tampilkan sehingga pada saat kita melaunching Gernas BBI ini motor listrik dapat digaungkan dan menjadi prioritas. Di samping itu juga, beberapa kerajinan yang lain seperti tenun dan lain sebagainya, ” ungkap Wirajaya.

Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Nuryanti, SE., ME., mengungkapkan, beberapa produk – produk lokal NTB masih dalam proses pengemasan dan siap menyambut Gernas BBI.

“Sudah ada beberapa produk yang siap untuk dikurasi, seperti kemasan pangan lokal seperti ayam rarang, sate dan ayam taliwang masih dipersiapkan, dan juga masih mempersiapkan proses izin edar dari BPOM sehingga layak untuk diekspose tingkat nasional,” jelasnya.

Dalam rapat tersebut dihadiri secara langsung dan virtual oleh beberapa instansi terkait yakni Dinas Koperasi dan UKM Prov. NTB, Dinas Perdagangan Prov. NTB, Dinas Perindustrian Prov. NTB, Dinas Pariwisata Prov.NTB, Dinas Pariwisata Kab. Lombok Tengah dan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).

Sher@Diskominfotik




Wagub Minta Percepat Proses Vaksinasi Covid-19

Dinas Kesehatan NTB targetkan penyediaan 3000 tenaga vaksinator

MATARAM.lombokjournal.com

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, M.Pd., meminta untuk mempercepat proses vaksinasi Covid-19, demi percepatan terbentuknya herd immunity atau kekebalan kelompok, sehingga penyebaran virus Corona bisa lebih cepat dikendalikan.

Hal tersebut disampaikan Ummi Rohmi, sapaan akrab Wagub, saat membuka Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 di NTB secara daring, Jumat (05/02/21).

Pemerintah Provinsi NTB sendiri menargetkan vaksinasi Covid-19 kepada 70 persen atau sejumlah kurang lebih 3 juta masyarakat NTB, yang terdiri dari tenaga kesehatan, petugas pelayan publik, dan masyarakat umum dalam kurun waktu satu tahun ke depan.

“Kita harus percepat proses vaksinasi. Kalo kita cermati, vaksinasi ini yang paling bisa mengendalikan penyebaran Covid-19. Dan kitalah yang bisa kendalikan vaksinasi. Yang mulanya satu tahun kalo bisa kita press menjadi enam bulan saja,” pinta Wagub perempuan pertama NTB tersebut.

Selain percepatan vaksinasi, Ummi Rohmi juga meminta untuk mengintensifkan kembali 3T yakni, testing, tracing, dan treatmen.

Terutama pada tahap tracing dan testing. Untuk jumlah tracing, Ummi Rohmi meminta kepada petugas kesehatan untuk melakukan tracing lebih banyak. Untuk testing, diminta agar memanfaatkan semaksimal mungkin Rapid-test Antigen.

“Adanya Rapid-test Antigen ini adalah angin segar bagi kita. Dengan ini maka kita bisa tracing lebih cepat dan lebih banyak. Rapid-test Antigen harus dipakai di semua Kabupaten dan Kota,” pintanya.

Capai 36 persen

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Dr. H. Lalu Hamzi Fikri menjelaskan, pihaknya sedang berupaya optimal untuk melakukan percepatan vaksinasi dan memperbanyak tracing.

Saat ini, vaksinasi telah mencapai 36 persen pada tahap tenaga kesehatan. Pada timeline normal direncanakan, tahap I vaksinasi kepada tenaga kesehatan pada bulan Januari-Februari sebanyak 27.894 orang.

Tahap II petugas pelayanan publik pada bulan Maret-April, sebanyak 285.804 orang, dan terakhir tahap III Masyarakat Umum pada bulan Mei-Desember 2.743.611 orang.

Dinas Kesehatan NTB juga telah menargetkan penyediaan 3000 tenaga vaksinator dengan sasaran masyarakat umum sejumlah 2.743.611 atau 5.487.222 suntikan.

“Ke depan vaksinasi ini kita akan adakan percepatan. Sebelum Februari vaksinasi Tenaga Kesehatan harus kita tuntaskan,” jelasnya.

Untuk tracing sendiri, Dinas Kesehatan NTB akan menggenjot prosesnya agar memenuhi standard WHO 20-30 orang dalam sekali tracing.

“Paling tidak 1 orang tracing sampe 20 orang. Harus tetap kita usahakan meski susah,” jelas Fikri.

Hingga saat ini jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 di NTB sejumlah 7.717, sembuh sejumlah 5.891 (76,3 persen), dirawat 1.487 (15,3 persen), dan meninggal 339 (4,4 persen).

novita@diskominfotikntb




Tenaga Kesehatan di Bima Mogok, Karena Belum Diberikan Tunjangan

Aksi mogok disayangkan Dikes NTB, padahal status di Bima zona merah Covid-19

MATARAM.lombokjournal.com

Aksi mogok kerja yang dilakukan para tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Bima, disayangkan pihak Dinas Kesehatan Provinsi NTB. Mengingat di Kabupaten Bima yang masih dalam status zona merah Covid-19.

Alasan mogok kerja para tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Bima karena pembayaran tunjangan yang belum diberikan oleh pemerintah setempat.

“Di Puskesmas Bima, mereka rata-rata mogok kerja. Ya jadi memang ada kaitannya sama tunjangan kinerja,” ungkapnya pada media, kemarin.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, dr. H. Lalu Hamzi Fikri yang dikonfirmasi mengaku pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan Kepala Dinas yang ada di Bima. Diketahui, tunjangan yang belum diberikan itu karena ada rasionalisasi anggaran karena pandemi Covid-19.

“Semenjak (pandemi) Covid ada rasionalisasi anggaran di semua OPD kan dilakukan jadi itu semua terdampak juga pada tunjangan kinerja,” paparnya.

Hamzi juga mengatakan, teman-teman dinas itu sudah berkomunikasi dan berharap bisa diselesaikan dengan Internal.

“Kita sangat menyayangkan sikap para nakes yang pada saat pandemi seperti ini dibutuhkan, Ya kita  berharap agar tidak usah sampai keluar, silahkan keluarkan Aspirasi tapi jangan sampai mogok kerja,” katanya.

Hamzi berharap soal mogok kerja ini bisa diselesaikan secara internal.

“Semoga ini bisa cepat diselesaikan, terlebih di Bima masih  dalam status Zona merah penyebaran Covid-19,” kata Hamzi Fikri .

Aya




Percepatan Pemberian Vaksinasi, Untuk Menekan Covid-19 di NTB 

Penerapan protokol kesehatan dan sosialisasi tentang  Covid-19 dan vaksinasi terus dilakukan

MATARAM.lombokjournal.com

Percepatan pembeian Vaksinasi yang tengah berlangsung menjadi harapan untuk menekan penyebaran Covid- 19, di tengah kian meningkatnya jumlah kasus positif baru.

Tentu saja, selain pemberian vaksinasi terus ditekankan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Lalu Gita Aryadi

Hal itu terungkap dari rapat evaluasi pencegahan dan penanganan Covid 19 yang digelar Satuan Tugas Pemerintah Provinsi NTB bersama Satgas Kabupaten/Kota.

“Karena itu, diperlukan percepatan atau akselerasi pemberian vaksinasi di semua daerah di NTB”, ujar Kepala Dinas Kesehatan, H Lalu Hamzi Fikri, di Graha Bhakti Praja, Kantor Gubernur NTB, Kamis (04/02/21).

Dijelaskannya, untuk mempercepat vaksinasi, Pemerintah Daerah akan menambah vaksinator sejumlah 3000 orang dari 1800 yang sudah ada di lapangan untuk tiga juta penduduk NTB.

Upaya lain mengantisipasi lonjakan kasus baru adalah dengan melakukan tracing contact menggunakan rapid test antigen.

Seperti dikatakan Kepala Dinas Kesehatan NTB, sasarannya lebih banyak dalam penanganan Orang Tanpa Gejala dan memiliki akurasi cukup tinggi. Ini bisa menjadi kebijakan strategis Satgas di daerah.

Dengan melonjaknya angka kasus baru, angka kematian karena terpapar Covid 19 di NTB sebesar 4,4 persen, berada di atas rata-rata nasional 2,8 persen dan 2,2 persen angka kematian global.

Demikian juga dengan realisasi kontak erat NTB juga tinggi sebesar 7,8 persen dari angka ideal 2 persen. dr. Fikri panggilan Kadikes menyarankan tracing contact antigen, karena korelasinya sangat erat mempengaruhi data lainnya terkait penanganan dan pencegahan.

“Saat ini situasi pandemi yang meningkat belum menunjukkan trend puncak, apalagi menurun,” jelas dr. Fikri.

Strategi lainnya, ia mengingatkan Satgas kabupaten/ kota terkait kebijakan konversi kamar rumah sakit sebesar 30 persen untuk ruang isolasi. Begitu pula dengan protokol Kesehatan, ditekankan untuk menghindari, mengurangi dan membatasi kerumunan.

Senada dengan hal tersebut, perwakilan Korem 162/WB berharap, rapid antigen bisa dilakukan sampai ke warga desa melalui Satgas Covid-19 kelurahan/desa.

Dari rapat evaluasi tersebut, baru Satgas Covid-19 Kabupaten Sumbawa Barat yang mengakui telah mendorong Pemerintah Desa untuk penganggaran pembentukan Satgas desa sesuai PerMenDes.

Sosialisasi ditingkatkan

Sekretaris Daerah, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si. mengingatkan, agar penerapan protokol kesehatan dan sosialisasi tentang  Covid-19 dan vaksinasi terus dilakukan.

Begitu pula dengan surat edaran Gubernur tentang pembatasan kegiatan masyarakat untuk dipatuhi dan dilaksanakan.

“Kita tetap berharap ada langkah strategis baru yang bisa segera mengeluarkan kita dari pandemi, selain upaya dan ikhtiar yang sudah kita lakukan selama ini”, ujar Sekda.

Dalam rapat evaluasi tersebut, seluruh perwakilan Satgas kabupaten/ kota yang mengikuti melalui video

Kabupaten Lombok Tengah dan Lombok Timur diminta mengantisipasi kegiatan Bau Nyale pade Maret mendatang, agar tidak menimbulkan kerumunan warga masyarakat saat melakukan tradisi tahunan tersebut.

jm@DiskominfotikNTB




Poltekpar Lombok Buka PMB Tahun Akademik 2021/2022 Jalur Online

 

LOTENG.lombokjournal.com

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Politeknik Pariwisata Lombok, membuka penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2021/2022.

Pelaksanaan Tugas Direktur Poltekpar Lombok, Herry Rachmat Widjaja menyampaikan, Politeknik Pariwisata Lombok merupakan Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata (PTNP) jalur vokasi menerapkan kurikulum berbasis kompetensi dengan perbandingan pembelajaran 70 persen praktik dan 30 persennya teori, di didik oleh Dosen/Pengajar yang berkualifikasi S2 dan S3 berpengalaman.

“Poltekpar Lombok di bawah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif /Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, didirikan dengan semangat untuk bersaing dikelas Internasional, berjiwa kewirausahaan dan sumber daya manusia yang memiliki Kompetensi di bidang Pariwisata,” ungkapnya, Rabu (03/02/21).

Herry Rachmat Widjaja menjelaskan, mengenai proses Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata (SBM PTNP) yakni pendaftaran dibuka sejak tanggal 1 Februari sampai tanggal 27 Mei, pendaftaran dan pencetakan kartu peserta seleksi.

Herry menambahkan, kali ini, tidak ada penerimaan Seleksi Mandiri Masuk (SMM), karena kondisi pandemi Covid-19, sehingga ditetapkan melalui SBM terpusat atau bisa buka website http://sbmptnp.kemenparekraf.go.id.

Ada Empat program studi (Prodi) menjadi pilihan calon mahasiswa-mahasiswi yakni D4 usaha perjalanan wisata, ada juga program studi D3 seni kuliner, kemudian D3 divisi kamar dan D3 tata hidang. Kemudian sebanyak 325 calon mahasiswa-mahasiswi akan diterima dibagi empat prodi.

Karenanya, masyarakat atau putra-putri Nusa Tenggara Barat (NTB) yang ingin mendaftar bisa melalui link http://sbmptnp.kemenparekraf.go.id.

Herry mengaku, proses pendaftaran melalui jalur online itu, sudah diberlakukan sejak 3 tahun lalu di 6 (enam) PTNP Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata SBMPTNP. “Setelah pendaftaran, pembayaran juga dilakukan secara online,” kata dia.

Mengingat kondisi pandemi lanjutnya, khusus proses tes bahasa Inggris, Psycotest dan wawancara juga akan dilakukan secara online. Kecuali, untuk tes kesehatan, dipersilahkan calon mahasiswa-mahasiswi melakukan tes tersebut di pelayanan kesehatan masing-masing.

“Langkah ini dilakukan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Terakhir, Herry menegaskan, pembukaan penerimaan mahasiswa baru ini terbuka untuk umum, baik bagi masyarakat NTB maupun luar NTB.

“Memberikan kesempatan kepada siswa lulusan Sekolah SMA, MA, SMK, MAK termasuk sekolah di luar negeri untuk mengikuti Pendidikan Tinggi Pariwisata,” kata Herry.

Aya (*)




Bupati Lombok Utara Lantik Perpanjangan Pj Sekda HR Nurjati

Terkait dengan Sekda definitif itu, nanti akan ada pembahasan setelah bupati terpilih dilantik

TANJUNG.lombokjournal.com

Bupati Lombok Utara Dr H Najmul Akhyar SH MH kembali melantik dan mengambil sumpah Drs H Raden Nurjati sebagai Penjabat Sekretaris Daerah  Kabupaten Lombok Utara (Pj Sekda KLU), bertempat di Aula Kantor Bupati setempat, Rabu (03/02/21).

Pelantikan Pj Sekda KLU ini tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Lombok Utara Nomor  65/103/BKDPSDM/2021.

Kegiatan itu diawali penandatanganan berita acara pelantikan disaksikan Inspektur Inspektorat KLU H Zulfadli SE, dan Kepala BKDPSDM H Muhammad Najib MPd, serta hampir seluruh pimpinan OPD menghadiri acara dimaksud,.

Dihadiri pula Para Asisten Setda KLU, Para Kabag, Para Camat lingkup Pemda KLU.

Bupati Najmul mengatakan, hari Rabu (03/02) ia melantik atau memperpanjang masa jabatan Pj Sekda KLU.

“Sejak awal saya berkomitmen bahwa demi melaksanakan pemerintahan dengan baik dan benar, melalui komunikasi yang baik, maka segala proses pemilihan atau pengangkatan Sekda KLU akan kami serahkan kepada bapak bupati yang akan datang,” tuturnya.

Ditambahkannya, setelah semua ini dengan niat baik demi masyarakat Lombok Utara, bupati terpilih H. Djohan Sjamsu nanti yang berwewenang mengelola seluruh proses berkaitan mekanisme pemilihan Sekda KLU.

Menjelang akhir masa berkhidmatnya, menyatakan bangga apa yang dilakukan selama lima tahun ini, sesungguhnya dilakukan bersama-sama.

“Saya dan wakil bupati menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas semua dukungan, semua hal yang secara bersama-sama pada masa berkhidmat. Banyak hal yang kita bisa capai dan bermanfaat bagi masyarakat Lombok Utara,” imbuhnya.

Menurutnya, masa-masa perjuangan pemerintahan ini tak mudah, pada saat diberikan amanah, diberikan cobaan. Mulai dari musibah gempa bumi kemudian pandemi yang kini sedang melanda. Berkat kerja sama yang baik, lanjutnya, dapat menghadapi segala ujian dan tantangan tersebut.

“Alhamdulillah dapat kita laksanakan dengan baik, tetapi tentu saja ada tantangan sehingga Insha Allah, saya yakin pada saatnya nanti dilanjutkan apa yang baik dan bila ada yang kurang akan dievaluasi, diperbaiki pada masa-masa yang akan datang,” tandasnya.

Pj Sekda KLU yang baru dilantik, Drs H Raden Nurjati kepada awak media mengatakan, dalam kondisi apapun kita patut bersyukur kepada Allah SWT.

Karena sampai saat ini masih dipercaya oleh Kepala Daerah, untuk melanjutkan tugas-tugas sebagai Pj Sekda KLU sampai di tunjuknya Sekda yang baru oleh pemimpin yang baru.

Terkait dengan Sekda definitif itu, nanti akan ada pembahasan setelah bupati terpilih dilantik. Bagaimana teknisnya tergantung bupati yang baru.

“Saya sementara ini melanjutkan tugas-tugas rutin saja, yang pertama terkait dengan melaporkan kepada bupati baru untuk percepatan, karena

pengaruhnya kuat bagaimana menggerakkan roda pemerintahan terutama berhubungan dengan kepentingan masyarakat. Diantaranya yang berkembang seperti RTG menjadi prioritas penanganan,” pungkasnya.

Rangkaian acara berjalan lancar, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

sap




Gerakan Tabulampot, Langkah Mudah Wujudkan NTB Hijau

Tabulampot memiliki nilai jual yang dapat dimanfaatkan untuk membantu menunjang perekonomian masyarakar dan organisasi

MATARAM.lombokjournal.com

Gerakan ‘Tanam Buah Dalam Pot’ (Tabulampot) menjadi salah satu alternatif yang mudah bagi masyarakat untuk dapat menikmati suasana yang asri dan lestari sekaligus mewujudkan program NTB Hijau.

Masyarakat dapat melakukan kegiatan Tabulampot diberbagai sudut area, baik itu di rumah, kantor atau fasilitas umum.

Endah Yuli Astuti

Miq Gite

Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si. memastikan, gerakan Tabulampot sangat bermanfaat, terutama untuk menghadirkan suasana asri dan hijau di lingkungan perkotaan. Kantor Gubernur NTB yang sudah menerapkannya.

“Kami saat ini sedang bergerak dan ingin menjadikan Kantor Gubernur sebagai kebun yang diisi dengan Tabulampot,” tutur Miq Gite sapaan akrabnya saat menerima audiensi Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-POLRI (FKPPI) di Ruang Kerja Sekda Kantor Gubernur NTB, Rabu (03/02/21).

Salah satu upaya untuk mewujudkan NTB hijau ini juga diupayakan dengan menetapkan kebijakan bagi pegawai negeri sipil untuk menerima SK, naik pangkat, menikah dan cerai.

Harapannya dengan ini dapat menyadarkan kita semua tentang tanggung jawab dan kecintaan kepada lingkungan.

“CPNS dapat SK wajib menyerahkan Tabulampot, pegawai naik pangkat, pegawai menikah, cerai, naik jabatan juga harus menyerahkan Tabulampot, Kita akan perbanyak Tabulampot, hal ini tidak akan sia – sia karena Gubernur dan Wagub dapat turun ke masyarakat dan menanam bersama Tabulapot tersebut, ” tuturnya.

Selain itu, Tabulampot memiliki nilai jual yang dapat dimanfaatkan untuk membantu menunjang perekonomian masyarakar dan organisasi.

“Saya mengajak FKPPI kerjasama dalam rangka pemanfaatan pekarangan sayur dan buah, bisa juga memanfaatkan Tabulampot, tutorial kepada anggota bagaimana mencangkok,  stek dan lain-lain, sehingga ini jika ada pegawai yang mencari Tabulapot bisa ke stand FKPPI,” jelasnya.

FKPPI juga turut serta mengajak seluruh anggotanya untuk menerapkan program perkarangan taman lestari. Beberapa  tumbuhan yang ditanam yakni tomat, timun, cabai,  terong, kacang panjang dan pepaya california.

“Kami saat ini sedang fase menyemai, lokasi di jalan Panjitilar, ada beberapa sayuran Dan buah yang biasa dikonsumsi, ” tutur Ketua PD25 KB FKPPI NTB,

Endah Yuli Astuti

, S.E.

Dalam kesempatan yang sama, Yuli sapaannya, juga menyampaikan kegiatan sosial yang dilakukan oleh FKPPI NTB, yaitu mengajak masyarakat dapat berolahraga bersama dengan tetap menerapkan protokol Covid – 19.

“Kegiatan olahraga yaitu senam yang sudah berlangsung sangat lama di FKPPI, protokol 5 M tetap diutamakan dan pembatasan peserta sudah pasti akan dilakukan, ” tutupnya.

Sher@DiskominfotikNTB




Gubernur Turunkan Tim Bantu Korban Banjir Di Bima dan Sumbawa

Telah dilakukan evakuasi serta tetap melakukan assessment di lokasi, sambil memantau perkembangan cuaca dan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi

MATARAM/lombokjournal.com

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama stakeholders terkait kebencanaan dan masyarakat, agar bahu membahu menangani banjir di Kota Bima dan Kabupaten Sumbawa yang terjadi pada Selasa, 2 Februari 2021.

Gubernur H Zukiefimansyah

Hal itu disampaikan saat Gubernur memberikan direktif khusus kepada BPBD Provinsi NTB untuk bisa berkoordinasi dan bergerak bersama tim yang ada di kabupaten/kota, Selasa (02/02/21).

Menurut Gubernur, setiap kejadian bencana adalah tanggung jawab kita semua sebagai sesama manusia. Ia yakin dengan rasa kemanusiaan yang telah dikodratkan tersebut, kita sebagai mahluk sosial dapat hidup bersama, berdampingan dan dapat saling menjaga keselamatan.

Terlebih dengan kondisi geografis yang menyebabkan NTB menjadi salah satu daerah dengan potensi kerawanan bencana yang cukup tinggi.

“Tugas kita semua adalah bersama menjaga keselamatan hidup manusia. Oleh karenanya BPBD dan kita semua harus saling bahu membahu menjaga keselamatan masyarakat dan daerah kita bersama,”ungkap Gubernur Zul.

Seperti laporan Kepala Pelaksana BPBD Kota Bima, sekitar pukul 13.45 wita – 18.15 Wita telah terjadi hujan merata di wilayah Kota Bima dengan intensitas Sedang – Deras, yang menyebabkan terjadinya luapan dan banjir di beberapa kelurahan.

Beberapa kelurahan tersebut yakni Kelurahan Dara, Kelurahan Ule, Kelurahan Jatiwangi, Kelurahan Melayu, Kelurahan Sarae, Kelurahan Nae, Kelurahan Lewirato, Kelurahan Penaraga, Kelurahan Penatoi, Kelurahan Matakando, Kelurahan Rite, Kelurahan Santi, Kelurahan Sadia dan Kelurahan Mande.

Korban jiwa akibat banjir di Kota Bima sebanyak 1 orang (MZ) berusia 3 tahun yang terpeleset dan jatuh di saluran drainase.

Upaya yang telah dilakukan dalam penanganan banjir, antara lain melakukan evakuasi serta tetap melakukan assessment di lokasi sambal terus memantau perkembangan cuaca dan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi.

Sedangkan bencana banjir di Kabupaten Sumbawa sebagaimana yang dilaporkan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa terjadi di sekitar wilayah Kecamatan Tarano dan Kecamatan Empang.

Beberapa upaya yang telah dilakukan antara lain menerjunkan personil ke lokasi kejadian, melakukan droping logistik sebanyak 150 mie instan, 150 air mineral dan 1 tanki air bersih serta tetap berkoordinasi dengan seluruh stakeholders dan relawan, untuk mengantisipasi kejadian darurat yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

DiskominfotikNTB




Bid Propam Motori Komitmen Polda NTB Menuju Polri yang Presisi

Membangun 6 inovasi layanan berbasis terpadu dan online

MATARAM.lombokjournal.com

Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB), memotori komitmen Polda NTB untuk menjadi pionir implementasi program Transformasi menuju Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan).

Komitmen Pori yang Presisi sesuai penyampaian  Kapolri Jendral (Pol) Listyo Sigit Prabowo, dalam uji kelayakan dan kepatutan Kapolri di depan komisi III DPR RI.

Bid Propam Polda NTB membangun 6 inovasi layanan berbasis terpadu dan online.

Di antaranya, layanan pengaduan berbasis online dengan respon cepat, dan terukur.

“Jadi masyarakat bisa langsung mengakses layanan pengaduan di website. Ini untuk memangkas birokrasi, apalagi masyarakat yang tinggal sangat jauh dari markas. Pengaduan online ini akan ditindak lanjuti dengan cepat sama halnya dengan masyarakat yg datang langsung melapor,” jelas Kabid Propam Polda NTB, Kombes Pol. Awan Hariono, S.IK, MH di sela-sela launching website layanan pengaduan polisi nakal www.bidpropampoldantb.com, Rabu (03/02/21).

Selain masyarakat bisa melaporkan anggota polisi yang nakal, melalui layanan berbasis online ini, masyakarat juga bisa memantau perkembangan penanganan kasusnya dengan transparan dan akuntabel.

Selain itu, akses masuk kendaraan satu pintu, dengan basis elektronik atau electrik gate dan identifikasi data magnetic atau disebut Radio Frekwency Identification (RFID) akan diberlakukan.

“Setiap kendaraan anggota polri nantinya akan ditanam chip, untuk memudahkan identifikasi palang pintu yang mirip palang pintu tol, yang dibangun di gerbang masuk,” imbuhnya.

Tujuannya untuk mendisiplinkan, dan menertibkan kendaraaan anggota polri Polda NTB, baik roda empat maupun roda dua.

Layanan penjagaan dan pusat layanan laporan Bid Propam serta lobi utama Mapolda NTB juga akan direnovasi dengan mengakomodir sosio cultural masyakarat suku Sasak, Samawa dan Mbojo (Sasambo), agar lebih mendekatkan masyakarat dengan Polri.

Termasuk juga layanan perbankan dengan pembangunan Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Kapolda NTB, Irjen Pol M. Iqbal dalam sambutan launching website Bid Propam ini menyampaikan terima kasih atas inovasi Bid Propam dalam memberikan layanan maksimal kepada masyarakat.

Polri telah berbenah, dan menjadi polisi yang dekat dan dipercaya masyarakat sebagai pelindung dan pengayom.

“Propam sebagai garda terdepan penegakan keadilan kita juga memberikan akses kepada masyarakat lewat website yang baru saja dilauncing, sehingga masyarakat dapat menyampaikan kritikan, saran termasuk info-info yang bermuara kepada pemeliharaan keamanan,” jelasnya.

Kapolda berharap inovasi Bid Propam ini dapat ditiru oleh yang lain, sebagai wujud tanggungjawab dan pengabdian kepada masyarakat.

“Tidak hanya Propam, yang lain juga dapat berinovasi memberikan layanan maksimal kepada masyarakat, dengan tetap menjaga citra polisi,” tutupnya.

Ini 6 inovasi yang menjadi program Bidpropam Polda NTB yang dilaunching ;

  1. Website bidpropam.
  2. Renovasi ruang pelayanan pengaduan.
  3. Pembangunan electric gate.
  4. Renovasi penjagaan markas.
  5. Renovasi ruang lobby polda.
  6. Pembangunan ATM Center

 

Me




Bupati Lombok Utara Canangkan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

DI KLU ingga saat ini ada 20 kasus konfirmasi positif. Kematian ada 7 orang yang sudah meninggal. Sedangkan 132 pasien sembuh

TANJUNG.lomokjournal.com

Vaksinasi tahap awal DI Kabupaten Lombok Utara (KLU) pencanangan pelaksanaannya dibuka Bupati KLU,  Dr H Najmul Akhyar SH MH, di Aula Kantor Bupati setempat (2/2/2021).

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 KLU, mulai melakukan pencanangan itu setelah mendapat distribusi vaksin Covid-19 sebanyak 2.560 unit.

Bupati Najmul berharap, pencanangan hari itu menjadi momentum kewaspadaan, kehati-hatian sekaligus keseriusan bersama menghadapi Covid-19.

Prioritas vaksin ditujukankepada tenaga medis, tokoh, ulama pemegang amanah yang pertama karena kerap bertemu langsung dengan orang banyak. Para medis berhadapan dengan penderita Covid. Selain, supaya menjadi contoh bagi masyarakat.

Dikatakan, pemerintah ingin mempercepat proses vaksin segara sampai ke masyarakat. Seluruh masyarakat Indonesia diikhtiarkan mendapatkan vaksin. Pandemi Covid-19 tak bisa hilang, jika tidak ditangani secara komprehensif.

“Marilah kita bersama-sama terus bersinergi membangun kesepahaman agar kita tidak menjadi bagian dari penyebar berita-berita tidak benar  tentang vaksin Covid,” pesannya.

Dikatakannya, kondisi di Lombok Utara jika dibandingkan dengan kabupaten lain di NTB, sejak November sempat zero Covid. Kemudian muncul satu dua, dan terkaKhir sungguh mengejutkan, karena beberapa tenaga medis ada yang kena.

“Saya berpikir vaksin ini perlu segera dipercepat untuk diberikan kepada masyarakat kita. Bila ada masyarakat kita yang mampu, bisa melakukan vaksin secara mandiri. Tentu dalam pengawasan para medis,” imbuhnya.

Tantangan utama kini adalah menghadapi kejenuhan masyarakat yang mesti dihadapi sebagai pengalaman bersama. Menurutnya, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada satu sisi cara menyelesaikan masalah, tetapi pertumbuhan ekonomi semakin kecil.

Bupati mengimbau masyarakat untuk melakukan vaksinasi, tidak mungkin kebijakan pemerintah itu mencelakakan masyarakatnya.

“Tadi saya minta menjadi orang pertama kali di screening, karena saya ingin menunjukkan ke masyarakat bahwa vaksinasi ini penting, tapi setelah di screening, saya alergi obat. Ditunda dulu sampai bisa divaksinasi seperti yang lain. Mudah-mudahan tahapan berikutnya saya bisa divaksinasi. Kita tunjukkan kepada masyarakat bahwa vaksin itu tidak apa-apa,” tuturnya.

Ketua DPRD Lombok Utara Nasrudin SHI sebagai orang pertama yang divaksinasi mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah menerima berita hoaks tentang efek samping vaksin. Dan ia minta masyarakat, agar mengikuti program vaksinasi pemerintah sebagai langkah mengantisipasi penularan Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan dr Lalu Bahrudin dalam laporannya mengatakan, dari sepuluh Kabupaten/ Kota di NTB, Lombok Utara termasuk  mengikuti pencanangan tahap II vaksinasi Covid-19.

Tahap pertama dilaksanakan di Provinsi NTB, Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat. Sedangkan tahap kedua, dilaksanakan pada delapan kabupaten/kota termasuk di Lombok Utara.

“Sebagai laporan terkait kasus Covid-19 di KLU, hingga saat ini ada 20 kasus konfirmasi positif. Kematian ada 7 orang yang sudah meninggal. Sedangkan 132 pasien sembuh,” tandasnya.

Menurutnya, telah berbagai upaya dilakukan termasuk pada jajaran kesehatan yang terus melakukan koordinasi berbagai pihak termasuk pihak kepolisian.

Mulai dari sosialisasi edukasi promotif sampai kuratif. Dengan adanya vaksinasi tersebut, diharapkan dapat menekan angka peningkatan Covid-19.

Dijelaskan pula, didroping sekitar 2560 unit untuk 2 kali vaksin. Jika hari ini (2 Februari) divaksinasi, maka pada tanggal 16 Februari akan divaksinasi lagi. Karena, jika vaksin hanya sekali itu percuma.

“Proses perjalanan vaksin sampai terbentuknya antibody membutuhkan waktu sekitar 29 sampai 30 hari. Vaksin ini tidak sembarangan kita berikan kepada semua orang, karena ada indikasi-indikasi yang harus disesuaikan. Setelah vaksinasi, kita observasi selama 30 menit, kalau tidak ada persoalan diperbolehkan pulang.  Seandainya ada masalah, ada tim ambulance yang sudah standby di lokasi,” tuturnya.

Rangkaian acara berjalan lancar dilanjutkan dengan penyuntikan vaksin kepada Ketua serta Wakil Ketua I dan II DPRD, Kepala Dinsos PPA, Kadis Kesehatan serta Ketua FKUB KLU dan hadirin lainnya.

Hadir pada kesempatan tersebut, Ketua DPRD Lombok Utara Nasrudin SHI, Wakil Ketua I H Burhan M Nur SH, Wakil Ketua II Mariadi SAg, Dandim 1606/Lobar Kolonel Arm Gunawan SSos MT, Kapolres Lotara AKBP Feri Jaya Satriansyah SH, Ketua FKUB KLU Dr H L Muchsin Muhtar, Para Asisten Setda KLU, unsur pimpinan OPD, Kepala Puskesmas se-KLU, serta tamu undangan.

sas