TNI Rakor Komunikasi Sosial dengan Aparat Pemerintah
Penyelenggaran Rakor antara TNI bersama aparat Pemerintah penting mengakselerasi kemitraan, mempererat silaturrahmi, koordinasi dan komunikasi intensif
MATARAM.LombokJournal.com ~ Tentara Nasional Indonesia (TNI) selenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan aparatur lingkup Provinsi Nusa Tenggara Barat, untuk penguatan komunikasi dan koordinasi.
Rakor bertajuk Komunikasi Sosial TNI dengan aparatur Pemerintah bertema “Transformasi Digital Ciptakan Aparat Pemerintah Unggul” itu dibuka Danrem 162/WB Brigjen TNI Sudarwo Aris Nurcahyo, S. Sos, MM, di Aula Sudirman Makorem 163/WB NTB, Rabu (21/06/23).
Kasi Intel Korem 162/WB, Kolonel Inf I Gusti Putu Dwika yang mewakili Danrem menyatakan, Rakor bertujuan pererat silaturrahmi, koordinasidan komunikasi intensif ini penting mengakselerasi dan kemitraan TNI dan aparatur pemerintah.
“Dalam berbagai pelaksanaan pembangunan, pemerintahan dan sosial kemasyarakatan, bagi keberlangsungan program pembangunan,” ujarnya.
Kegiatan ini dihadiri sejumlah instansi terkait Pemprov NTB dan sejumlah perwakilan Kesatuan TNI dan Polri di NTB. Untuk menyamakan persepsi dan kesamaan pandangan dalam menjaga stabilitas pertahanan dan keamanan wilayah.
Dengan kondusivitas masyarakat, jalannya pembangunan bisa cepat tercapai dan stabilitas perekonomian tetap terjaga dengan baik.
Pemilu 2024
Meyinggung tentang pelaksanaan pesta demokrasi Pemilu 2024 yang saat ini sudah memulai tahapannya, Danrem berharap tetap dibangun koordinasi dan komunikasi yang makin baik.
Tiap penyelenggaraan Pemilutak bisa dipungkiri terjadi gesekan, perbedaan pandangan, hingga perbedaan pilihan,yang bisa memunculkan gangguan keamanan.
Diperlukan sinergi dan kolaborasi, koordinasi dan komunikasi yang baik dan intens dengan tokoh masyarakat, tokoh agama dan pemangku kepentingan lainnya.
Rakor ini menghadirkan pembicara utama Kadis Kominfotik NTB, Najamudin Ammy, dengan materi Penguatan Teknologi Informasi, Widwaiswara BPSDM NTB dan instansi terkait lainnya.***
Politisi Muda PDIP Raih Magister Teknik Universitas Mataram
Politisi muda PDI Perjuangan, Ahmad Amrullah raih Gelar Magister Teknik Unram dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude
MATARAM.LombokJournal.com ~Ahmad Amrullah, bakal calon legislatif Dapil II DPRD Lombok Timur resmi menyandang gelar Magister Teknik Sipil di Universitas Mataram (Unram).
Gelar itu dipastikan diraih politisi muda PDI Perjuangan itu setelah mengikuti prosesi sidang Doktor, Magister, Sarjana Periode Juni 2023 di Universitas Mataram, Rabu (21/06/23).
Sebelumnya, Amrullah telah mengikuti rangkaian seminar yang dimulai dengan seminar proposal, seminar hasil penelitian dan sidang tutup.
Wakil Ketua DPC PDIP Kabupaten Lombok Timur ini memaparkan tesisnya berjudul “Evaluasi dan Strategi Pelaksanaan Penanganan Permukiman Kumuh, Studi Kasus Kabupaten Lombok Timur, NTB”.
Setelah mendengar pemaparan Amrullah, Ketua Sidang membacakan hasil yudisium dan menyatakan lulus dengan predikat cumlaude dengan indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3.85.
Gelar itu diraih dalam tempo yang cukup singkat yakni 1,4 bulan. Amrullah tak dapat menyembunyikan perasaan haru sekaligus bangganya usai diwisuda oleh Rektor Univesitas Mataram Prof Bambang Hari Kusumo.
Amrullah seharusnya diwisuda pada Maret 2023 silam. Namun, lantaran pada momen yang sama, dirinya harus melaksanakan Ibadah Umrah.
Akhirnya, Amrullah memilih mendahulukan ibadah umrah ketimbang mengikuti wisuda.
“Saya lebih dahulukan menjalankan ibadah umrah waktu itu. Wisuda saya tunda,” kata Amrullah.
Pria yang juga berprofesi sebagai kontraktor itu mengaku, pendidikan merupakan salah satu prioritas penting dalam rangka dirinya meniti karir. Baik sebagai kontraktor, maupun politisi.
“Pendidikan ini kan sangat vital, di dalam berkegiatan, pendidikan sangat penting. Kita hidup bukan hanya sekadar mencari uang, kita butuh beragam pengetahuan. Intelektualitas kita juga harus berkembang,” jelasnya.
Menurutnya, sesibuk apa pun, ia berusaha memberikan ruang lebih terhadap peningkatan kapasitas pengetahuan dan keterampilannya. Salah satu jalannya adalah dengan meneruskan pendidikan.
Amrullah telah bertekad untuk melanjutkan pendidikannya hingga studi doktoralatau S3.
“Rencana ke depan jika ada rezeki dan kesempatan akan melamjutkan S3 bidang teknik sipil,” kata Putra asal Rumbuk itu.
“Sejujurnya, dulu saat saya memilih menjadi kontraktor, saya meyakini sekolah cukup sampai S1, tetapi makin ke sini, saya bertekad memang harus melanjutkan pendidikan. Apalagi sebagau politisi, saya melihat antara pendidikan dan politik itu saling terkait satu sama lain,” ujarnya.
Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) DPRD dapil II Lombok Timur itu mengaku, pengetahuan (pendidikan) yang mumpuni yang dimiliki seorang politisi, sangat bermanfaat untuk mampu merumuskan hingga mengawal kebijakan pembangunan di suatu daerah.
Penting bagi legislator
Kecakapan pengetahuan, yang dimiliki seorang anggota dewan n dapat mengubah wajah parlemen. Anggota dewan, kata Amrullah harus punya ilmu spesifik.
“Politisi punya kapasitas pengetahuan. Dalam rangka pengawasan bisa kita pakai. Supaya DPRD tidak dianggap sebagai kumpulan orang-orang yang tidak paham yang hanya tahu duduk, diam, dan duit saja,” jelasnya.
“InsyaAllah nanti jika saya diberikan jalan yang mudah oleh Allah SWT untuk duduk di DPRD, saya akan menggunakan pengetahuan yang saya miliki dalam mengawal kebijakan dan menghimpun aspirasi masyarakat,” sambungnya.
Diakuinya, selain punya kapasitas di bidang teknik sipil, Amrullah juga ternyata memiliki kemampuan lain seperti desainer, hingga menjadi musisi.
Universitas Matatam menggelar wisuda periode Juni 202 selama dua hari, mulai 21-22 Juni 2023. Dengan jumlah lulusan 1474 orang, terdiri atas 1 orang Doktor, 86 orang Magister, 1168 orang Sarjana dan 219 orang Diploma.
Dari 1168 orang Sarjana, 262 orang dari Fakultas Ekonomi, 158 orang Fakultas Pertanian, 41 orang Fakultas Peternakan, 168 orang Fakultas Hukum, 276 orang FKIP, 96 orang Fakultas Teknik, 61 orang Fakultas MIPA, 2 orang Fakultas Kedokteran (Prodi Farmasi), 30 orang Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri, dan 74 orang Prodi di bawah Rektor.
Dari 1168 orang wisudawan/wisudawati Program Sarjana, 17,64 persen memperoleh predikat Cumlaude, 76,11 persen sangat memuaskan, 5,31 persen memuaskan, dan 0,94 persen tanpa predikat.
Dari 118 orang Program Magister, 27,59 persen memperoleh predikat Cum Laude, 66,67 persen sangat memuaskan, dan 5,75 persen predikat memuaskan. 1 orang Program Doktor memproleh predikat Cumlaude .
Dari 219 orang wisudawan/wisudawati Program Diploma, 18,72 persen memproleh predikat cumlaude, 78,08 persen memperoleh predikat sangat memuaskan, 2,74 persen memuaskan dan 0,46 persen tanpa predikat. (*)
Presiden Jokowi Didampingi Gubernur NTB Tinjau Smelter
Gubernur NTB yang mendampingi Presiden Jokowi optimis, proyek smelter PT AMNT yang rampung pertengahan 2024 akan membuat perekonomian di NTB semakin berkembang
KSB.LombokJournal.com ~Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meninjau proyek pembangunan smelter PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) di Kecamatan Maluk Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Selasa (20/06/23).
Smelter PT Amman Mineral Nusa Tenggara dibangun dengan kapasitas input sebanyak 900.000 ton konsentrat per tahun dan direncanakan tuntas pada pertengahan tahun 2024 mendatang.
“Saya datang dan memastikan bahwa proyek smelter PT Amman Mineral Nusa Tenggara berjalan dengan lancar dan Insyaa Allah akan tuntas pada pertengahan tahun 2024,” ungkap Jokowi.
Presiden Jokowi menyebut, progres pembangunan pabrik smelter di KSB ini akan bisa selesai sesuai target dan ia juga berharap kesuksesan ini dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia secara global.
Dan kedepan, ia berharap Smelter-Smelter yang tersebar di Seluruh Indonesia ini dapat terintegrasi dan dapat menunjang menjadikan Indonesia menjadi negara maju.
Berubah dari penggunaan kendaraan bermotor akan digantikan dengan kendaraan listrik dan sebagainya.
“Smelter-Smelter yang tersebar di Seluruh Indonesia akan integrasikan dan ini tugas Pemerintah untuk dapat menjadikan Indonesia menjadi negara maju,” katanya.
Turut hadir pada kesempatan tersebut Ibu Iriana, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. Juga hadir Menteri ESDM Arifin Tasrif, Menteri BUMN Erick Thohir, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Sekretaris Militer Presiden Laksda TNI Hersan, Komandan Paspampres Mayjen TNI Rafael Granada Baay, serta Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin juga hadir mendampingi Presiden pada 1 Busway yang sama, dan pejabat lainnya dari Kabupaten Sumbawa Barat ikut menyertai. ***
Sosialisasi Desa Peduli Penyiaran, Ini Pesan Bang Zul
Kegiatan sosialisasi peduli penyiaran harus membuat masyarakat bisa menikmati siaran yang sehat dan bebas hoax
MATARAM.LombokJournal.com ~Sosialisasi Desa Peduli Penyiaran (DPP) harus mampu memberikan feedback yang positif. Sehingga masyarakat bisa menikmati siaran dan berita yang sehat dan lain sebagainya.
Pesan itu disampaikan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah yang akrab disapa Bang Zul, saat menyampaikan sambutan sosialisasi itu.
Sosialisasi Desa Peduli Penyiaran diikuti oleh 175 Kepala Desa perwakilan dari 8 Kabupaten se NTB di Hotel Lombok Raya, Senin (19/06/23).
Kata Bang Zul, di era digitalisasi KPID harus lebih maju, bagaimana menyuguhkan program yang kreatif dan inovatif.
“Dan bermanfaat bagi desa, tentunya bisa menikmati siaran yang sehat dan tidak hoax,” kata Bang Zul.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfotik NTB, Dr. Najamuddin Amy menyampaikan apresiasi kepada KPID NTB atas penyelenggaraan sosialisasi DPP.
Sehingga para Kepala Desa bisa bertemu dengan pimpinan lembaga penyiaran dan stakeholder lainnya.
Diceritakan Bang Najam sapaan akrab Kadis Kominfotik, selama mendampingi Gubernur, sejak di Biro Humas dalam kunjungan-kunjungan untuk menyapa masyarakat dusun hingga desa dari ujung Sape, terdapat banyak potensi untuk dikembangkan.
“Bila potensi-potensi desa yang dimiliki tidak disiarkan, hanya akan diketahui oleh segelintir masyarakat. Karenanya harus mengajak lembaga-lembaga penyiaran untuk bersinergi dan berkolaborasi untuk kebaikan ekonomi dan pariwisata,” jelasnya.
Bang Najam menambahkan, dalam fungsi-fungsi pengawasan penyiaran supaya siarannya informatif edukatif sekaligus memberikan hiburan kepada masyarakat.
“Kenapa pentingnya para kepala desa ini karena lembaga penyiaran itu ada di wilayah masing-masing desa dari 70 lembaga penyiaran di NTB,” ungkapnya.
Pengawasan lembaga penyiaran
Dalam laporannya, Ketua KPID NTB, Ajeng Roslinda Motimori menyampaikan, dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap lembaga penyiaran tidak cukup dilakukan oleh KPID dan pemantau yang sudah ditempatkan diseluruh kabupaten/kota.
Pada era digitalisasi dan peralihan TV Analog menjadi TV digital banyak melahirkan lembaga-lembaga penyiaran baru.
“Berangkat dari itu, KPID membuat terobosan baru melibatkan masyarakat sebagai pengawas partisipan yang baru berbasis desa sehingga KPID mengeluarkan pedoman Desa Peduli Penyiaran yang pertama di Indonesia,” jelasnya.
Turut hadir Kepala Balmon Mataram, Kepala Beacukai, Direktur Penyiaran tv dan radio se NTB, Kadis Kominfotik kabupaten/kota, Tim Penyusun Desa Peduli Penyiaran dan tamu undangan lainnya.***
Pekerja Migran Asal Lombok, Korban Penyiksaan di Libya
Beredar viral pengakuan pekerja migran Indonesia (PMI) yang mengalami penyiksaan oleh majikan di Libya, HBK mendesak Kemenlu segera turun tangan
MATARAM.LombokJournal.com ~ Video pengakuan Sri Muliemi bersama seorang kawannya asal Sumbawa yang disiksa majikannya di Libya, yang beredar viral di media sosial menjadi perhatian politisi Partai Gerindra.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Partai Gerindra, H. Bambang Kristiono, SE (HBK) mendengar kabar itu bergerak cepat.
HBK segera berkoordinasi dan mendesak Kementerian Luar Negerimenyiapkan bantuan hukum dan langkah-langkah yang diperlukan untuk pemulangan segera.
”Saya sudah minta atensi, perhatian, dan pertolongan langsung Direktur Jenderal Perlindungan WNI di Luar Negeri untuk membantu kepulangan saudara-saudara kita dari Benghazi, Libya,” kata HBK, Minggu (18/06/23). Ia mengatakan itu pada wartawan, di kediamannya di Senggigi, Lombok Barat.
Sore harinya, Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemenlu, Judha Nugraha, melaporkan langkah-langkah yang dilakukan Kemenlu terkait permasalahan yang menimpa pekerja migran Sri Muliemi.
Judha menjelaskan, pada 14 Juni 2023, KBRI Tripoli menerima pengaduan terkait kekerasan fisikyang dialami Sri dari pihak majikannya. Pada awalnya, Sri dijanjikan untuk bekerja di Turki, namun pada kenyataannya Sri dipekerjakan di Libya.
KBRI Tripoli menindaklanjuti laporan itu, melakukan pelacakan terhadap lokasi dan nomor kontak Sri. Esok harinya, KBRI berhasil berkomunikasi langsung dengan Sri.
Dari komunikasi itu, diketahui kalau Sri berada di Kota Benghazi, sekitar 1.000 km dari Tripoli, Ibu Kota Libya. Sri pun dipastikan telah dipindahkan dari rumah majikan, dan kemarin telah aman berada di kantor agensi.
KBRI Tripoli mengajukan izin kepada Kemlu Libya agar dapat menemui Sri di Benghazi untuk memastikan terpenuhinya hak-hak Sri dalam hukum Libya.
KBRI juga telah menghubungi pihak keluarga dan BP3MI NTBuntuk menyampaikan langkah-langkah penanganan ini.
”Pak Judha juga menyampaikan kepada saya, kalau hari ini, BPL Kuasa usaha Ad Interim KBRI Tripoli, baru saja tiba di Benghazi dan akan segera menemui Sri Muliemi untuk pendalaman kasusnya,” ungkap HBK.
HBK memastikan, ia akan memantau langsung kasus yang menimpa Sri Muliemi. Dan minta proses pemulangan bisa dilakukan sesegera mungkin.
”Kita mengutuk keras tindak penyiksaan fisik yang dilakukan pada saudara kita oleh majikannya saat bekerja di luar negeri. Kita ingin agar kasus ini menjadi yang terakhir dan tidak terulang lagi di masa mendatang,” tandas HBK.
Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan NTB 2/P. Lombok ini menegaskan, negara-negara yang menjadi tujuan penempatan pekerja migran Indonesia, wajib mengadopsi kebijakan yang melindungi hak asasi manusia pekerja migran dan menegakkan standar kerja yang adil.
Menurutnya, diplomat-diplomat Indonesia juga harus maksimal memastikan majikan yang bersalah mendapatkan hukuman yang setimpal dan adil.
Di sisi lain, sudah waktunya pula pemerintah, lembaga internasional, dan seluruh pemangku kepentingan terkait memperkuat perlindungan bagi pekerja migran di bawah hukum internasional.
“Kasus ini kembali menyadarkan kita, betapa pentingnya upaya kita bersama untuk melindungi dan memastikan keamanan pekerja migrandi seluruh dunia,” tandas HBK.***
Gubernur NTB Bangga dengan Generasi Pencinta Alquran
Membuka STQH XXVII Tingkat Provinsi, Gubernur NTB, Zulkieflimansyah memuji NTB mempunyai banyak generasi pencinta Alquran
MATARAM.LombokJournal.com ~ Provinsi NTB merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang mampu melahirkan
Generasi pecinta Alquran di Nusa Tenggara Barat (NTB), tak hanya mampu melantunkan ayat-ayat Alquran, tapi juga mampu menguasai tajwid dan makhroj huruf dengan sangat baik.
Itu sebabnya, anak-anak NTB menjuarai MTQ tingkat nasional bahkan internasional.
Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah menyampaikan itu saat membuka acara Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist(STQH) XXVII Tingkat Provinsi NTB Tahun 2023, di Taman Sangkareang Kota Mataram, Minggu (18/06/23).
“Kita di NTB harus bangga karena memiliki banyak generasi pencinta Alquran. Potensi ini harus kita tingkatkan dari waktu ke waktu,” ungkap Bang Zul sapaan akrab gubernur.
Kebanggaan itu juga dirasakan oleh Bang Zul saat mengirim ratusan anak-anak NTB kuliah ke luar negeri.
Hampir semua mahasiswa asal NTB mendominasi berbagai kegiatan keagamaan dan pengajian bagi mahasiswa Indonesia di luar negeri.
Ketika bulan Ramadhan tiba, anak-anak NTB yang selalu mengisi ceramah dan menjadi imam tarawehmahasiswa Indonesia.
“Mudah-mudahan para Qoriah kita yang mengikuti STQH ini mampu menghadirkan nilai-nilai Alquran dan hadist untuk menyebarkan cinta pada semua orang,” harap Bang Zul.
Dalam kesempatan yang sama, Walikota Mataram, H Mohan Roliskana menyampaikan selamat datang kepada seluruh kafilahperwakilan dari kabupaten kota se-NTB.
Kegiatan STQH ini menjadi wadah untuk mempererat rasa persaudaraan dan silaturahmi seluruh masyarakat NTB.
“Sebagai tuan rumah, tentu kami akan terus menjaga kedamaian dan kekhususan bagi seluruh peserta untuk mengikuti STQH dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.
Kegiatan STQH akan berlangsung pada Tanggal 17 – 23 Juni 2023.
Adapun yang dilombakan diantaranya, yaitu majelis satu tilawahanak-anak dan dewasa, majelis dua yakni 1 dan 5 Juz Tilawah, majelis tiga yakni 10 dan 20 hafalan Alquran, majelis empat 30 juz dan Tafsir Bahasa Arab.
Dan terakhir majelis lima hafalan 100 hadis dengan sanad dan hafalan 500 hadis tanpa sanad.***
Gizi Anak Harus Dijaga, Mereka Pemimpin Masa Depan
Para orang tua dihimbau perhatikan gizi anak, kata Bunda Niken mereka merupakan pemimpin masa depan bangsa
MATARAM.LombokJournal.com ~Bunda Niken sapaan Ketua TP PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, mengajak para orang tua selalu memperhatikan gizi anak-anak.
Ia mengatakan itu saat menghadiri sekaligus melaunching Gotong Royong Bhakti Stunting di Lingkungan Kelurahan Tanjung Karang, Sekarbela Kota Mataram, Jumat (16/06/23).
“Kami mengajak para orang tua untuk menjaga gizi anak. Karena mereka adalah pemimpin masa depan bagi bangsa dan daerah,” ajak Bunda Niken.
Menurutnya, perkembangan dan pertumbuhan yang sehat merupakan tanggung jawab orang tua. Untuk itu mereka harus diperhatikan makanannya.
Makanan yang sehat dan bergizi akan menentukan pertumbuhan anak yang cerdas dan sehat.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Kecamatan Sekarbela, Syanik Handayani Samudra mengungkapkan terimah kasih kepada Pemerintah Provinsi NTB dan PKK NTB yang sangat masif menggelorakan gerakan mewujudkan anak-anak NTB bebas dari masalah stunting.
“Gotong royong semua pihak menjadi kunci utama dalam mengentaskan masalah stunting di NTB. Kami sangat berterima kasih dengan adanya gerakan gotong royong stuntingdari Pemprov NTB,” ungkapnya.
Launching Gotong Royong Bakti Stunting di Kecamatan Sekarbela dirangkaikan dengan pembagian telur kepada puluhan balita.
Pembagian telur secara gratis tersebut didukung oleh PW Salimah NTB, PD Salimah Kota Mataram dan PKK Provinsi NTB. ***
PAUD Merupakan Tempat Bermain dan Bergembira
Bunda PAUD Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Zulkieflimansyah menekankan, belajar harus dilaksanakan secara menyenangkan
LOBAR.LombokJournal.com ~ Salah satu kunci pendidikan anak usia dini adalah bermain dan bergembira, karena itu belajar harus dilaksanakan dengan menyenangkan.
Bunda PAUD Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Zulkieflimansyah menyampaikan itu, dalam acara pelepasan siswa-siswi Taman Kanak-kanak Islam Terpadu (TK IT) Anak Soleh Kediri, Lombok Barat, Sabtu (17/06/23).
“Belajarharus dilaksanakan dengan cara yang menyenangkan, karena dunia anak pada usia dini adalah dunia bermain,” ujarnya.
Menurutnya, pendidikan tidak boleh dilaksanakan dengan tekanan, terlebih lagi pada usia dini.
Pentingnya mengajarkan tanpa tekananagar anak ke depan mencintai proses belajar, tanpa menganggap belajar itu merupakan hal yang sulit.
“Seseorang yang punya semangat belajar dari dalam hatinya, maka dia akan terus mencari ilmu tanpa ada paksaan,” tutur Bunda Niken.
Isteri Gubernur NTB itu mengapresiasi TK IT karena berhasil memberikan pendidikan yang baik kepada siswa-siswi yang tampak dari penampilan siswa-siswi pada kegiatan tersebut.
“Selamat kepada orang tua yang sudah hadir, anak-anak kita sudah melewati masa TK, jangan lupa diberi hadiah, agar lebih semangat lagi ya,” pintanya. ***
Ganjar Pranowo Merahkan Lapangan Nasional Lotim
Konsolidasi Bacapres Ganjar Pranowo berlangsung di Lapangan Nasional Selong dibanjiri puluhan ribu kader, simpatisan dan relawan, termasuk para santri NWDI
MATARAM.LombokJournal.com ~Puluhan ribu kader dan simpatisan serta relawan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) se-NTB penuh sesak di Lapangan Nasional Selong Lombok Timur, Minggu (18/06/23).
Inilahkonsolidasi akbar yang pertama bakal calon Presiden (Bacapres) Ganjar Pranowo yang berlangsung di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Ganjar pernah datang ke Lombok bertemu dengan para petani tembakau, juga dengan para korban gempa pada tahun 2018 di Lombok Utara. Saat itu ia membantu membangun sekolah untuk warga korban gempa di Lombok Utara.
“Silaturahmi itu jangan terputus, baik itu antara masyarakat NTB dengan Jawa Tengah, termasuk antara pemerintah,” katanya.
Ia mengatakan, Presiden Jokowi membangun Sirkuit Mandalika di wilayah Nusa Tenggara Barat meskipun Jokowi orang Jawa Tengah.
“Jawa Tengah tidak dibuatkan sirkuit. Semua orang tahu di mana Sirkuit Mandalika dan banyak yang datang ke NTB,” katanya.
Di hadapan relawan Ganjar mengatakan, PDI Perjuangan memilihnya jadi bakal calon presiden, dan ia melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
Ganjar Pranowo berpesan, relawan atau warga NTB jangan membuat berita hoaks di media sosial yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.
“Gunakan media sosial itu untuk menyebarkan informasi yang positif,” kata Ganjar.
Warga NTB yang religius diminta menggunakan media sosial baik Instagram, Tiktok, Facebook dan YouTube atau media sosial lainnya, menggunakan kalimat yang santun.
“Jangan sampai menyakiti orang lain dalam menggunakan media sosial,” katanya.
Di media sosial saat ini sudah ramai, ada yang membuli, ada yang membuat berita hoaks. Namun, Ganjar menitipkan pesan kepada masyarakat yang berkumpul di lapangan Nasional untuk tetap bijak dalam menggunakan media sosial.
“Saya titip jangan membuli dan jangan buat berita hoaks,” katanya.
Menjemput Takdir
Ketua DPD PDIP NTB Rachmat Hidayat mengajak masyarakat NTB memenangkan Ganjar.
Rachmat menuturkan, langkah Ketua Umum DPP PDIP menunjuk Ganjar sebagai Bacapres dengan penerawangan dan pertimbangan.
Ditegaskannya, Ganjar Pranowo akan menjemput takdirnya sebagai Presiden Rwpublik Indonesia. Dan jika Allah berkehendak, maka siapa pun di muka bumi tak bisa mengubahnya.
“Tinggal sekarang ikhtiar kita. Sanggup tidak kita semua yang ada di NTB memenangkan Pak Ganjar. Sanggup nggak,” kata Rachmat yang disambuk pekik kesanggupan seluruh kader dan simpatisan.
Sepanjang jalan dari Kota Mataram ke Lombok Timur, sisi ruas jalan dipenuhi bendera PDIP. Pada titik-titik strategis baliho-baliho besar Ganjar bergandengan dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, dengan Presiden Joko Widodo terpampang.***
Ganjar Pranowo menyapa masyarakat Pulau Seribu Masjid, PDIP NTB konsolidasi Tim Pemenangan Pilpres 2024
MATARAM.LombokJournal.com ~ Ganjar Pranowo tiba menyapa masyarakat Pulau Lombok, Minggu (18/06/23).
Bakal Calon Presiden (Bacapres) dari PFI Perjuangan itu terlebih dahulu menghadiri Konsolidasi PDI Perjuangan NTB untuk Pemenangan Pilpres 2024, di Kantor DPD PDIP NTB di Jalan Lingkar Selatan, Kota Mataram.
Gubernur Jawa Tengah itu tiba tiba pukul 08.30 Wita didampingi Ketua DPD PDIP NTB H Rachmat Hidayat, Ketua DPP PDIP Sri Rahayu, dan fungsionaris DPP PDIP I Made Urip.
Kedatangan Ganjar disambut kader, simpatisan, relawan, dan pengurus PDIP NTB seluruh tingkatan.
Pekik “Merdeka”, “Ganjar Pranowo Untuk Indonesia” dan “Ganjar Pranowo Presidenku” menggema menyambut kedatangan Bacapres yang merupakan kader PDI Perjuangan tersebut.
Antusiasme para kader dan hadirin yang menyambut Ganjar membuat kantor PDIP NTB penuh sesak oleh massa.
Ganjar menyapa dan menyalami para kaderyang di antaranya ada pula yang diketahui datang secara khusus dari daerah-daerah di Pulau Sumbawa.
Setelah menyapa, menyalami, dan memenuhi permintaan foto bersama, Ganjar kemudian meuju lantai dua Gedung DPD PDIP NTB tempat konsolidasi berlangsung.
Diawali dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Hymne dan Mars Partai, serta penayangan video Instruksi Ketua Umum DPP PDIP Prof (HC). Hj Megawati Soekarnoputri, konsolidasitersebut dibuka dengan penyampaian sambutan Ketua DPD PDIP NTB H Rachmat Hidayat.
Anggota DPR RI tersebut mengemukakan, masyarakat Pulau Lombok, lebih-lebih kader dan simpatisan PDIP mendapat berkah luar biasa dengan kehadiran Bacapres Ganjar Pranowo.
Salah seorang sesepuh PDIP dari Pulau Sunbawa, Sukarno ke hadapan Ganjar dan para pejabat dari PDIP di pulau terbesar di NTB tersebut.
Ada Ketua DPRD Sumbawa dan Sumbawa Barat, serta Bupati Sumbawa Barat.
Mereka kemudian dimintai komitmen memenangkan Ganjar di Pulau Sumbawa yang disanggupi gegap gempita
Rachmat menyampaikan, PDIP memasang target 51 persen untuk kemenangan Ganjar di NTB. Meski Rachmat menyadari, kemenangan 51 persen bukan perkara mudah dicapai.
Apalagi jika merujuk pada perhelatan Pilpres sebelumnya, Jokowi dalam dua kali Pilpres kalah di NTB, meski di pilpres 2019 suaranya meningkat signifikan.
Namun begitu, Rachmat menegaskan, komitmen Jokowi untuk NTB tak pernah pudar. Terbukti dengan pembangunan NTB yang disuport penuh antara lain dengan terbangunnya Mandalika.
“Ganjar Pranowo akan melanjutkan lebih-lebih apa yang telah dilakukan Pak Jokowi untuk NTB. Karena itu, masyarakat NTB akan dicap tidak tahu diri dan tidak tahu terima kasih, jika tidak memenangkan Ganjar 51 persen dalam Pilpres tahun 2024,” ucap Rachmat.
Memenangkan Ganjar adalah cara terbaik bagi masyarakat NTB untuk berterima kasih, sambung pokitisi berambut perak ini.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Sri Rahayu, Ketua DPP PDIP dalam sambutannya menyebutkan, konsolidasi kemarin merupakan konsolidasi pertama di NTB.
Sejak Ganjar ditetapkan sebagai Bacapres oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnooutri.
Sri Rahayu membeberkan instruksi Ibu Mega kepada seluruh tiga pilar PDI Perjuangan yang terkait dengan upaya pemenangan Ganjar dan kemenangan partai di Pileg 2024. Kader dan pengurus partai harus turun ke bawah bersama masyarakat.
Membangun posko gotong royong. Dan atas instruksi ini, wajib hukumnya bagi kader dan pengurus partai untuk tegak lurus terhadap instruksi Ketua Umum.
“Kader itu ototnya partai. Menjadi mata-matanya partai, menjadi otaknya partai,” imbuh Sri Rahayu.
Sebagai otot partai, kader dutuntut punya kekuatan untuk membangun gerakan bersama memenangkan pilpres. Sebagai mata-matanya partai, kader kata Sri Rahayu, harus tahu persis peta di wilayah masing-masing.
Harus tahu tokoh yang harus dirangkul dan harus diajak bersama dan didekati. Dan sebagai otak partai kader harus punya srategi dan cara berjuang untuk pemenangan Pemilu.
“Tugas kita memang tidak ringan. Tapi kalau kita gotong royong apa pun yang berat jadi ringan untuk kita capai cita-cita bersama,” kata Sri Rahayu.
Dikatakan, Ganjar Pranowo sudah ditugaskan meneruskan apa yang sudah dilakukan Jokowi selama dua periode.
“Kita inginkan, apa yang sudah dicapai Pak Jokowi tidak berhenti, tetapi berkelanjutan. Dan yang bisa melanjutkan adalah Pak Ganjar sesuai dengan instruksi Ketua Umum,” sambungnya.
Karena itu, selepas konsolidasi tersebut seluruh kader PDIP tidak lagi ada yang bertanya tentang apa yang harus dilakukan. Apa yang telah diinstruksikan oleh Ketua Umum kini tinggal harus dijalankan.
Hasil Rakernas yang baru digelar PDIP juga sudah merinci secara jelas tentang apa yang harus dilajukan kader.
“Tinggal sekarang kita introspeksi, apa sudah melakukannya atau tidak,” katanya.
Gunung Rinjani dan Petani Tembakau
Selepas Rahayu, Ganjar Pranowo pun didaulat ke atas panggung dan memberi arahan terkait pemenangan partai dan Pilpres di NTB.
Ganjar tak menampik, NTB memang bukanlah basis PDIP.
Namun, Gubernur Jawa Tengah ini haqqulyakin, dengan dukungan masyarakat, dukungan para tokoh, dan dukungan dari para alim ulama, para Tuan Guru, kemenangan tersebut akan bisa diraih di NTB.
Ganjar turut mengurai target kemenangan 51 persen yang sudah dicanangkan. Ganjar pun merinci, target kemenangan itu harus didetilkan berbasis TPS.
“Jika di NTB ada 16.000 TPS, lalu pemilih di tiap TPS ada 300 orang, berarti ada lebih dari 150 orAng pemilih yang harus didekati. Mereka inilah yang harus ditemui setiap hari. Jika oleh satu orang, butuh waktu berapa lama. Jika dua orang butuh waktu berapa. Inilah yang harus didetilkan. Syukur-syukur tiap TPS dapat 200 suara,” katanya.
Ganjar pun menyampaikan, ketika berkunjung ke NTB, dirinya selalu menemukan hal yang menarik. Ia mengungkapkan, punya impian yang belum bisa mewujud.
Impian itu adalah mendaki Gunung Rinjani. Itu adalah impian Ganjar semenjak masih menjadi mahasiswa. Dia pun ingin impiannya tersebut bisa tercapai.
“Sampai hari ini pun masih kepengin saya,” imbuhnya.
Ganjar juga menceritakan bagaimana dirinya sebagai Gubernur Jawa Tengah, sering ditemui para petani tembakau asal NTB. Terutama petani tembakau Lombok Timur.
Ganjar pun sampai dijuluki Senopati Tembakau, lantaran perjuangannya untuk kesejahteraan para petani tembakau tersebut.
“Saat Pilgub di Jawa Tengah, petani tembakau adalah die hard yang menjadi ujung tombak pemenangan,” ungkap Ganjar.
Ia yakin, para petani tembakau di Pulau Lombok juga memiliki militansi dan komitmen yang sama untuk menjadi ujung tombak pemenangan dalam Pilpres 2024.***