Rusia Jajaki Peluang Investasi di NTB

Gubernur menyambut hangat, dan menyatakan kesiapannya menerima Rusia untuk menjalin kerjasama dan peluang investasi

MATARAM.lombokjournal.com

Sergei Rossomakhov. Trade Representative of The Russian Federation in The Repubic of Indonesia (Perwakilan Dagang Federasi Rusia di Republik Indonesia), bertemu dengan Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah, di ruang kerja Gubernurdi Mataram, hari Senin (15/03/21).

Kedatangan Perwakilan Dagang Federasi Rusia itu mewakili pemerintahnya untuk penjajakan peluang investasi dan potensi yang dimiliki NTB.

Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah menyambut hangat kedatangan Sergei Rossomakhov, dan menyatakan kesiapannya menerima Rusia untuk menjalin kerjasama dan peluang investasi.

“Pemerintah daerah NTB dan saya siap melakukan yang terbaik untuk membantu pemerintah Rusia,” tegas Gubernur,” kata Gubernur.

Dikatakan Gubernur, potensi yang dimiliki oleh NTB sangat beragam. Beberapa peluang tersebut seperti dikatakan terbuka lebar untuk menerima investasi dari Rusia.

Rossomakhov mengatakan, NTB sebagai daerah yang sedang berkembang melihat banyak peluang kerjasama yang dapat ditindaklanjuti.

Selain itu, Sergei Rossomakhov yang didampingi Andrey Mogilevtsev, Counselor of the Russian Embassy dan Maria Mitsura, Senior Expert Trade Representative of The Russian Federation in The Republic of Indonesia banyak bertanya tentang prospek pengembangan infrastruktur, pemabangkit energi dan industry yang dapat dikembangkan di NTB.

Begitupula dengan pariwisata yang kini sedang menggeber pembangunan sirkuit Mandalika untuk perhelatan MotoGP. Beberapa potensi itu seperti pembangunan jalan pendukung dan infrastruktur lain di destinasi wisata seperti skylift Rinjani dan pengembangan Tambora.

Bahkan dengan pengembangan sumber energi terbarukan, Gubernur Zul mengatakan daerah Sumbawa masih terbuka lebar untuk investasi tersebut.

Maria Mitsura juga menyebut pihaknya juga menawarkan kerjasama promosi pariwisata di 85 daerah pecahan Rusia melalui Festival of Indonesia yang digelar tahunan di Rusia.

“Intinya kami masih mencari peluang untuk ikut mengembangkan NTB termasuk rencana engembangan kawasan utara dengan Bandar Kayangan maupun sektor lain yang berpeluang untuk digarap,” jelas Maria.

Bahkan Andrey Mogilevtsev yang pernah berkunjung ke Rinjani dan Tambora mengatakan, sebagai destinasi wisata berkelas dunia dengan kaldera bersejarahnya, Tambora belum banyak dikenal oleh dunia. Oleh karena itu, selain mecari peluang investasi, pemerintah Rusia juga siap membantu promosi pariwisata NTB.

Beasiswa Mahasiswa NTB ke Rusia

Saat itu Gubernur menyinggung pengiriman mahasiswa ke Rusia. Saat ini, telah ada empat mahasiswa NTB yang sedang menempuh pendidikan mulai dari teknologi sampai ekonomi.

Pemerintah Rusia diharapkan memiliki program serupa dengan kuota khusus untuk anak muda NTB.

Sergei Rossomakhov menjelaskan, saat ini pemerintah Rusia melalui kedutaan besar Jakarta membuka 60 beasiswa dengan beragam jurusan pada tahun ini melalui Student exchange melalui Culture Center kedutaan Rusia. Ia mengapresiasi program 1000 Cendekia dan memuji mahasiswa asal NTB yang sedang berada di Rusia.

“Saya pernah bertemu dengan penerima beasiswa asal NTB dan mereka adalah pembelajar yang baik dan cepat beradaptasi,” ujar Sergei.

Rr




Bupati Djohan Ajak Para Pejabat Beri Contoh Tunaikan Bayar Pajak

Diharapkan seluruh ASN menjadi motor penggerak kepatuhan wajib pajak

TANJUNG.lombokjournal.com

Bupati Lombok Utara, H Djohan Sjamsu SH mengajak para pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) memberi contoh pada masyarakat kewajiban membayar pajak.

“Berdasarkan ketentuan yang berlaku, wajib pajak menyampaikan laporan melalui e-filing SPT Tahunan. Oleh karena itu, para pejabat dan seluruh ASN memberikan contoh yang baik bagi masyarakat dalam menunaikan kewajiban membayar pajak,” tuturnya.

Hal itu dikatakan Bupati saat membuka Pekan Panutan Pajak Penyampaian SPT Tahunan e-filing, Penghasilan Orang Pribadi Tahun Pajak 2020, di Aula Kantor Bupati, Senin (15/03/21).

Dalam acara itu Bupati didampingi Wabup Danny Karter, Kabid Penyuluhan dan Humas Kanwil DJP Nusa Tenggara, Dwi Joko Kristanto.

Bupati Djohan mengatakan, tahun 2020 merupakan tahun yang berat, namun berkat kesungguhan, kerja keras dan sumbangsih seluruh elemen masyarakat dapat melewatinya dengan baik.

Semua pihak diajak bangkit bersama dengan memberikan berkontribusi nyata dari hasil yang paling kecil serta di mulai dari diri kita. Dalam bentuk mengikuti Pekan Panutan SPT Tahunan melalui e-filing di KLU.

Acara Pekan Panutan Pajak disambut baik Bupati, dan ditegaskannya warga negara agar memenuhi kewajiban membayar dan melaporkan pajak melaui e-filing kepada negara.

Kegiatan Pekan Panutan Pajak Kantor Pajak Mataram Timur bertujuan memberikan informasi dan bimbingan penggunaan e-filing, yang dapat menambah pengetahuan dalam menyampaikan SPT.

“Diharapkan seluruh ASN menjadi motor penggerak kepatuhan wajib pajak menyampaikan laporan SPT tahunan pajak. Pesan saya kepada ASN dapat mengikuti kegiatan,” tandasnya.

Pendapatan menurun

Kabid Penyuluhan dan Humas Kanwil DJP Nusra Dwi Joko Kristanto dalam sambutannya mengatakan, pandemi Covid menyebabkan banyak sekali usaha yang mengalami pemunduran. Pendapatan negara menurun, lantaran sebagian masyarakat menghentikan kegiatan usahanya.

“Menjalankan tugas dan fungsinya sebagai Instansi Penghimpun Penerimaan Pajak di Provinsi NTB dan NTT, Kanwil DJP Nusra turut merasakan dampak yang disebabkan oleh Pandemi Covid. Namun dengan adanya dukungan dan kontribusi khususnya dari Pemda Lombok Utara, kami dapat menyelesaikan target penerimaan pajak tahun 2020,” imbuhnya.

Pihaknya mengapresiasi adanya pelaporan SPT tepat waktu. Sebagai bentuk terima kasih kepada Pemda KLU, DJP Nusra dan KPP Mataram Timur memberikan piagam kepada beberapa instansi Pemerintah Daerah KLU.

“Kami berharap sinergi yang telah dibangun dengan baik selama ini, dapat meningkatkan penerimaan negara dan daerah pada sektor perpajakan, khususnya di KLU,” pungkasnya.

Rangkaian kegiatan dilakukan pemutaran video testimonial pelaporan SPT Tahunan Bupati Lombok Utara serta pemberian piagam kepada Bupati, Wabup, Ketua DPRD, Kapolres, Pj Sekda dan Kepala Bank NTB Syariah Cabang Tanjung.

Penghargaan Instansi Bersinergi tahun 2020 kepada beberapa OPD, Pemdes, dan ASN/Instansi Pemda yang telah laporan e-filing 100 persen.

Hadir pada kesempatan itu, Ketua DPRD Lombok Utara Nasrudin SHi, Wabup Danny Karter Febrianto ST MEng,  Kepala KPP Mataram Timur Iteng Warih Patriati, Wakapolres Lotara Kompol Setia Wijatono SH, Para Asisten, Para Pimpinan OPD dan Para Camat lingkup Pemda KLU serta undangan lainnya.

sap




Disediakan ‘NTB Mall’, Agar UMKM Lokal Bersaing Pasarkan Produknya

Dengan marketplace ‘NTB Mall’ diharapkan seluruh produk lokal NTB bisa dilihat dunia

MATARAM.lombokjournal.com

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) membangun NTB Mall, sebuah marketplace yang jadi solusi bagi UMKM lokal mempromosikan dan bersaing memasarkan produknya.

Hj. Niken Saptarini Widyawati, Ketua Dekranasda NTB menegaskan, peluncuran NTB Mall, menjadi harapan dan solusi bagi UMKM di NTB.

Produk UMKM NTB

Ia mengatakan itu dalam acara Pelatihan Peningkatan SDM menuju UMKM Go Digital, Senin (15/03/21), di Hotel Aston Mataram, .

Bunda Niken menjelaskan, UMKM local harus belajar menguasai pemasaran digital. Dimulai dari belajar pemotretan, analisis market, hingga meningkatkan kualitas produk.

“Kita tidak bisa hanya menguasai pemasaran yang biasa saja. Kita ada di era 4.0. Semua orang bermain gadget. UMKM harus juga mampu beradaptasi dengan ini!” jelas Niken.

Pemprov NTB bersama seluruh pemerintah kabupaten/kota se-NTB akan terus mendukung UMKM agar terus tumbuh dan berkembang.

Di antaranya melalui berbagai pelatihan dan pemberdayaan UMKM lokal melalui JPS Gemilang. Pemprov NTB juga menyediakan marketplace NTB Mall dengan harapan seluruh produk lokal NTB bisa dilihat dunia.

Boby Ciputra, Ketua Pelaksana kegiatan pelatihan besutan Kementrian Kominfo RI itu juga menjelaskan, UMKM memiliki peran yang penting dalam dunia perekonomian Indonesia.

Selain itu sebagai jalan alternatif dalam membuka lapangan pekerjaan yang baru di tengah pandemi.

“Ketika teknologi digital bertambah maju dan pesat maka rasanya perlu kita berbenah. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan SDM sehingga UMKM menjadi lebih handal dan kompeten dalam membangun perekonomian,” jelasnya.

Boby menambahkan, pelatihan tersebut diikuti langsung oleh 30 UMKM lokal NTB dan 100 peserta lainnya yang telah diseleksi secara ketat.

Pelatihan tersebut dihadiri oleh Asisten 2 Setda Provinsi NTB, Wali Kota Mataram, dan Ketua HIPMI NTB.

Novita




Pelantikan TP PKK KLU, Pengurus Baru Diminta Bantu Wujudkan Visi-Misi Pemda

  TP PKK sebagai mitra pemerintah bisa berkontribusi dalam pencapaian hasil pembangunan di KLU, khususnya pembinaan kesejahteraan keluarga

TANJUNG.lombokjournal.com

Bupati Lombok Utara, H Djohan Sjamsu SH melantik Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) KLU, Dra Hj Galuh Nurdiyah beserta pengurus dan Pokja I hingga IV TP PKK KLU, masa bhakti 2021-2026, di Aula Kantor Bupati (15/03/21).

Dalam sambutannya, Bupati Djohan dalam berharap, dengan dilantiknya pengurus baru dapat membantu terwujudnya visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati.

Menurutnya, keberadaan PKK memiliki peran strategis sebagai lokus pemberdayaan keluarga yang dimotori oleh kaum perempuan.

“Berbagai proses pembangunan, melalui 10 program pokok PKK membantu tugas-tugas pokok pemerintah daerah   khususnya ibu-ibu dan anak-anak dengan indikator terpenuhinya kebutuhan keluarga sosial, dan budaya serta bermanfaat bagi sesama,” kata Bupati.

Program PKK dinilai strategis dan selaras dengan program pemerintah daerah 5 tahun ke depan, karena itu, TP PKK diharapkan dapat menyelenggarakan peran dan fungsi dengan baik.

TP PKK sebagai mitra pemerintah bisa berkontribusi dalam pencapaian hasil pembangunan di KLU, khususnya pembinaan kesejahteraan keluarga.

“Seiring situasi dinamika daerah, saat ini mengalami ‘keterpurukan’ dalam banyak aspek. Akibat bencana gempa bumi pada tahun 2018 dan Pandemi Covid-19. Oleh karena itu, TP PKK harus lebih optimal menjalankan tugas yang diamanahkan,” urainya.

Disampaikan pula oleh orang nomor satu di Gumi Tioq Tata Tunaq ini, untuk dimaklumi pada tahun 2021 ini APBD KLU menurun drastis, sekitar 300 miliar.

“Saya ingin kita semua menyelesaikan program, dengan kondisi keuangan yang ada saat ini. Saya yakin dan percaya, daerah kita bisa kearah yang lebih maju. Bangkit kesejahteraannya yang merata. Menunjang pemerintah daerah dengan meningkatkan etos kerja,” imbuhnya.

Mitra kerja pemerintah

Ketua TP PKK KLU Dra Hj Galuh Nurdiyah dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada pengurus yang telah dilantik. Semoga ke depannya lebih mengabdikan diri sesuai tugas pada masing-masing Pokja. Sebgai pengurus PKK merupakan pengabdian dengan sukarela dan ikhlas.

“Oleh karna itu, pandai-pandailah membagi waktu nanti, jika ibu-ibu sudah berkegiatan. Dalam sejarah PKK merupakan mitra kerja pemerintah dari berbagai tingkatannya. Mulai dari tingkat bawah, hingga pusat. Disamping sebagai organisasi kemasyarakatan,” tandasnya.

Secara struktural, semua pengurus mengemban amanah sebagai mitra Pemda dalam kedudukan sebagai TP PKK di KLU.

Hj Galuh Nurdiyah yang mrupakan anggota DPRD KLU ini menjelaskan, PKK bertujuan memberdayakan keluarga dan anak-anak. Etos kerjanya perlu ditingkatkan dari masa ke masa. Sasarannya utama adalah meningkatkan kesejahteraan keluarga baik lahir maupun batin.

“Seluruh kader PKK mempunyai tanggung jawab besar dalam melaksanakan 10 program PKK. Peran yang mengharuskan kita mengembangkan potensi keluarga dan masyarakat. Sebagai inisiator/fasilitator dalam membangun daerah. Mari kita bekerja sama, bersatu padu dalam membantu Pemda membangkitkan pembangunan daerah,” jelasnya.

Pada rangkaian acara tersebut, dilakukan pula penandatanganan berita acara dan serah terima memori jabatan dari Pengurus TP PKK masa bhakti 2016-2021 kepada Pengurus TP PKK KLU masa bhakti 2021-2026. Rangkaian acara berjalan lancar dan khidmat, dengan tetap mematuhi Prokes Covid-19, diakhiri dengan foto bersama.

Selain Wabup Danny Karter Febrianto ST MEng beserta istri, acara pelantikan PKK itu juga dihadiri Penjabat Sekda KLU Drs H Raden Nurjati, Forkopimda KLU diantaranya Dandim 1606/Lobar Kolonel Arm Gunawan SSos MT, Wakapolres Lotara Kompol Setia Wijatono SH, Para Asisten Setda KLU, unsur Persit Kartika Candra Kirana Kodim 1606/Lobar, Bhayangkari Polres Lotara, serta pengurus TP PKK masa bhakti 2021-2026.

sap




NYEPI Tanpa Pawai OGOH-OGOH, Wisatawan Memilih ke Gili

Wisatawan mancanegara berbondon-bondong ke Gili yang terlihat pada hari Minggu, 14 Maret 2021, yang memilih menghindari kondisi sepi di Bali saat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1943

MATARAM.lombokjournal.com

Hari Minggu (14/03/21), Umat Hindu merayakan Hari Raya Nyepi. Tidak hanya di Bali umat Hindu akan berdiam diri di rumah menjalankan  ritual khyusuk, Catur Berata Penyepian. Yaitu amati geni atau tidak menyalakan api. Amati karye atau tidak bekerja. Amati lelungan atau tidak bersenang-senang. Dan amati lelanguan atau tidak bepergian.

Tapi ritual Catur Berata Penyepian bukan satu-satunya ritual yang dijalani umat Hindu selama Nyepi, karena banyak ritual sebelum dan sesudahnya. Seperti Melasti, Bhuta Yajna, Yoga/Brata, Ngembak Agni/Labuh Bratah, sampai Dharma Shanti.

Beberapa tempat yang biasa memeriahkan Perayaan Hari Raya Nyepi dengan acara-acara khas masing-masing, seperti Malang, Boyolali, Probolinggo, (Jawa Timur), Candi Prambanan (Jawa Tengah), Kupang (NTT), Pantai Losari (Makassar) dan Mataram (NTB).

Di Mataram, Nusa Tenggara Barat, pawai meriah yang biasa dilakukan sehari sebelum Nyepi seperti halnya di Bali, yaitu Pawai Ogoh-ogoh. Pawai budaya ini biasanya selalu menarik minat masyarakat untuk meyaksikannya, menikmati tontonan beragam bentuk Ogoh-ogoh yang digelar oleh pemuda-pemuda banjar di Mataram.

Secara simbolik, pawai ini dimaksudkan untuk mengusir nafsu atau hawa buruk dari muka bumi.

Seperti halnya yang terjadi di Bali, Pawai Ogoh-ogoh menjadi salah satu perayaan Nyepi yang paling ditunggu-tunggu warga dan wisatawan. Demikian halnya di Mataram. Tentu saja di Bali lebih semarak karena mayoritas warganya adalah pemeluk Hindu.

Namun di masa pandemi virus Corona ada aturan-aturan untuk mencegah, salah satunya aturan jarak fisik dan menghindari adanya kerumunan, hingga pembatasan perjalanan, maka terkait Pawai Ogoh-ogoh akhirnya juga terdampak pandemic.

Pawai Ogoh-ogoh pada Hari Raya Nyepi 2021 atau Tahun Baru Saka 1943, ditiadakan. Pemerintah Kota Mataram meniadakan kegiatan ini sebagai Langkah pencegahan penyebaran Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Mataram I Nyoman Swandiasa, pekan lalu.

“Pawai ogoh-ogoh ini kita tiadakan lagi karena pandemi COVID-19 masih terjadi. Apalagi kasus COVID-19 di Mataramm terus bertambah,” katanya.

Menurut Swandiasa, kebijakan Pemkot Mataram sudah dipedomani dengan baik oelh umat Hindu di Mataram khususnya. Itu bisa dilihat tidak adanya umat Hindu yang membuat ogoh-ogoh secara masif seperti tahun-tahun sebelumnya.

Kalau ada yang sudah telanjur membuat Ogoh-ogoh, diharapkan mengarak ogoh-ogohnya hanya di sekitar banjar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19, melalui gerakan 5M.

Wisatawan berbondong-bondong ke Gili

Hari Raya Nyepi di masa pandemi suasana di Bali memang berbeda dengan di Mataram, Lombok. Bayangkan, termasuk wisatawan pun di Bali dilarang keluar rumah selama Nyepi. Tapi di Lombok, yang mayoritas penduduknnya beragama Islam, meski tetap bertoleransi menjaga ketenangan dan kesopanan, tidak ada aturan yang melarang warga keluar rumah. Apalagi bagi wisatawan.

Wisatawan di Gili

Selama Hari Nyepi, pelaku pariwisata di Lombok, khususnya di tiga gili yakni Gili Air, Gili Meno dan Gili Trawangan ketiban rezeki. Dilaporkan, tingkat kunjungan wisatawan ke Pulau Lombok meningkat selama libur Hari Raya Nyepi 2021.

Wisatawan mancanegara mulai berbondon-bondong ke Gili yang terlihat pada hari Minggu, 14 Maret 2021. Sebagian besar mereka datang dari Bali, yang memilih menghindari kondisi sepi saat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1943

Lumayan wisatawan yang datang ke tiga gili. Jumlahnya mencapai 40 persen dari posisi zero selama pandemi Covid-19. Itu diungkapkan  Ketua Gili Hotel Association (GHA), Lalu Kusnawan, sehari menjelang Hari Nyepi.

Menurut Kusnawan, peningkatan itu terjadi karena limpahan wisatawan yang ingin menikmati liburan di luar Pulau Bali selama Hari Raya Nyepi yang jatuh pada Minggu, 14 Maret 2021. Jadi para wisatawan itu hanya melakukan pemesanan kamar selama periode libur akhir pekan saja.

“Ini untuk libur Nyepi saja bookingnya,” jelas Kusnawan.

Bagaimana dengan wisatawan yang berlibur di Senggigi, Lombok Barat? Memang ada peningkatan sekitar 20 persen, tapi jumllah itu didominasi wisatawan lokal untuk weekend.

 Ketua Senggigi Hotel Association (SHA), I Ketut M. Jaya Kusuma, mengakui memang ada perkembangan pada libur panjang Hari Raya Nyepi. Namun didominasi staycation, dan diakuinya merupakan wisatawan lokal yang berasal dari Kota Mataram.

Tentu saja jangan dibandingkan tahun lalu, yang jumlah pemesanan kamar jauh lebih banyak. Tapi tahun 2021, akibat pandemi Covid-19 yang berlangsung selama satu tahun, sangat sedikit tamu yang menginap di Senggigi.

Rr

 

 




Bupati Djohan Inginkan NU dan Muhammadiyah Jadi Satu Tanpa Perbedaan

Diharapkan program PCNU KLU mendukung program-program pemerintah daerah

TANJUNG.lombokjournal.com

Bupati Lombok Utara, H Djohan Sjamsu SH saat membuka Konferensi Cabang ke-3 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lombok Utara, di Ponpes Assa’diyah, Desa Sigar Penjalin Tanjung (14/03/21), mengungkapkan peran organisasi besar NU dan Muhammadiyah dalam perjuangan bangsa.

Bupati H Djohan Sjamsu

Bupati Djohan dalam sambutannya menyampaikan, melihat sejarah jauh sebelum kemerdekaan, NU dan Muhammadiyah sudah memberikan peran besar bagi bangsa. Hingga saat ini peran dua organisasi tersebut luar biasa, terlebih NU.

Bupati Djohan yang saat itu didampingi Wakil Bupati Danny Karter Febrianto, mengungkapkan alasannya menjadi pimpinan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) KLU.

“Walaupun saya sebagai Ketua Muhammadiyah KLU, tetapi partai saya PKB. Karena saya ingin Muhammadiyah dan NU menjadi satu tanpa perbedaan berarti. Setiap langkah perjuangan yang kita lakukan melibatkan organisasi besar di Lombok Utara. Oleh karena itu mudah-mudahan dengan Konferensi Cabang NU Lombok Utara ini, nantinya menghasilkan tokoh yang akan menjadi pimpinan NU di Lombok Utara,” tuturnya.

Diharapkan, program kerja NU KLU ke depan mendukung program-program Pemerintah Daerah.

Diceritakan, Bupati Djohan pun pernah ditanya oleh seorang Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah terkait dirinya Ketua PKB. Dianggap luar biasa, lantaran satu-satunya di Indonesia, Ketua Muhamadiyah sekaligus Ketua PKB.

“Tujuan saya hanya ingin bagaimana NU dan Muhammadiyah bisa berkiprah dengan baik di Lombok Utara. Untuk itulah kami berdua, mohon dukungan sepenuhnya kepada pengurus NU di Lombok Utara, agar memberikan dukungan penuh kepada pemda yang saya pimpin sekarang. Persoalan daerah ini masih berat, terutama pascagempa bumi, rumah rusak berat sampai hari ini masih banyak belum terselesaikan pembangunannya dan  pemerintah pusat menargetkan harus selesai pada Bulan April,” tandasnya.

Karena itu, Bupati Djohan memberikan tugas khusus kepada Wabup Danny untuk menangani persoalan RTG yang belum terselesaikan hingga kini. Suksesnya Wabup dalam menyelesaikan persoalannya membutuhkan dukungan dan peran semua pihak untuk membantu.

“Untuk pengurus yang terpilih nantinya diharapkan mampu bersinergi dengan pemerintah daerah. Kita tahu kejadian gempa tahun 2018 itu, memang bencana dan Allah memberikan cobaan bagi kita semua, tetapi kita ambil hikmah. Tentu dengan banyak bantuan diberikan oleh pemerintah pusat baik itu Pembangunan RTG dan lain-lain. Tinggal bagaimana bersama menata KLU ke depan lebih baik lagi,” imbuhnya.

Belum punya sekretariat

Wakil Ketua Pimpinan Wilayah NU NTB Ir H Lalu Winengan MM menyampaikan, saat ini kepengurusan NU sudah ada di masing-masing kabupaten. Hanya saja, yang belum punya sekretariat yaitu KLU.

Semoga Pemda KLU bisa membantu dengan keikhlasannya nanti dalam memberikan lokasi, agar bisa terbangun dan memiliki sekretariat di KLU.

Plt Ketua PCNU KLU, Ustadz Hamdan MPd menyampaikan, dengan dimulainya Konfercab NU dan usainya kepengurusan yang lama periode 2015-2020 dinyatakan demisioner. Kepengurusan harusnya  sudah terbentuk, namun karena situasi Covid-19 dilaksanakan tahun ini.

Kegiatan dengan menerapkan Prokes Covid-19 itu dilanjutkan dengan pengajian yang diisi Prof Dr KH Asep Saepudin MA. Diakhiri dengan penyerahan bingkisan berupa buku oleh Wakil Ketua PW NU NTB kepada Bupati dan Wabup serta Kapolres Lotara.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua PP Persatuan Guru NU Prof KH Asep Saefudin MA, Kadis Dikbud Provinsi NTB Dr H Aidy Furkon MPd, Ketua DPRD KLU Nasrudin SHi, Kapolres Lotara AKBP Fery Jaya Satriansyah SH, unsur Pimpinan OPD KLU, tamu undangan serta masyarakat setempat.

rar




Hati-hati! Meski Dua Kali divaksin, Wagub Tetap Terpapar Virus-19

Momen ini dijadikan edukasi untuk masyarakat

MATARAM.lombokjournal.com

Ini peringatan yang perlu jadi perhatian. Meski sudah menjalani vaksinasi Covid sebanyak dua kali, tak serta merta bebas terinfeksi virus Covid-19.

Kasus positif Covid-19 justru menimpa Wagub NTB,  Hj Sitti Rohmi Djalilah yang sejauh ini sangat getol  dalam penanganan. Sebagai Ketua Satgas Covid 19 Gugus Tugas NTB, Wagub dalam tiap kesepat selalu mengingatkan pentignya mematuhi Protokol Kesehatan (prokes).

Dan perlu diketahui, Wagub juga telah genap menjalani dua kali penyuntikan vaksin Covid-19  bersama pejabat Pemprov NTB tanggal 14 dan 28 Januari, di Kantor Gubernur NTB.

Tentu saja, karena Wagub positif maka Virus-19 juga merembet ke suaminya, Khairul Rizal yag dikenal sebagai angotota DPRD NTB. Belum diketahui, apakah keluarga Wagub lainnya juga mengalami hal yang sama, dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Alhamdulillah walaupun positif, kondisi baik, tidak bergejala, mungkin pengaruh vaksin sudah bekerja,” jelas Khairul Rizal, melalui pesan WhastApp Group Jurnalis DPRD NTB, Minggu (14/03/21).

Apakah Wagub dan suaminya lalai melakukan prokes? Tentu tidak. Menurut Khairu Rizal, diduga virus Covid-19 itu menyebar dari asisten rumah tangga (ART) yang bekerja di pendopo Wagub. Beberapa hari sebelumnya, ART di pendopo Wagub itu sempat pamit mudik.

Setelah Kembali kerja, ART itu mengaku hilang penciuman.

Bibik langsung diswab dan terbukti positif. Baru kami yang lain di swab, dan hasilnya juga positif,” jelas Rizal.

Edukasi Publik

Wagub, Hj Siti Rohmi Djalillah, tak menutupi bahwa ia memang  dinyatakan positif Covid-19 oleh Satuan Tugas (Satgas) Covid19.

Sebagai figur nomor satu dalam penanganan penyebaran Covid-19 di NTB menjelaskan, tidak mau menyembunyikan kondisinya. Justru momen ini dijadikan edukasi untuk masyarakat.

“Saya sekarang dalam status Orang Tanpa Gejala (OTG) dengan CT tinggi,”

Terkait sudah menjalani vaksinasi sebanyak dua kali, Wagub memberi penjelasan.

“Bersyukur saya sudah divaksin dua kali sehingga berada dalam keadaan yang lebih kuat dan tidak bergejala,”  kata Wagub memberi penjelasan pada wartawan, Minggu (14/03/21).

Ia juga mengaku bersyukur bisa cepat mengetahui kondisinya yang telah terpapar Covid19, sehingga dapat segera melakukan isolasi secara mandiri untuk menghindari penularan lebih lanjut.

“Bersyukur cepat diketahui sehingga bisa langsung melakukan isolasi diri untuk menghindari penularan lebih lanju (pada orang lain)t,” terangnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadikes) Provinsi NTB, dr Lalu Fikri Hamzi menjelaskan, Wagub terpapar Covid19 berdasarkan hasil kontak tracing dengan pengambilan sampel tanggal 11 Maret 2021, dan hasilnya positif.

Menurut Wagub, ia dan keluarganya terjangkit Covid19 dari seorang asisten rumah tangga yang bekerja di Pendopo Wagub.

“Saat mudik rupanya ia tidak taat Prokes dan kembalinya membawa virus. Yang bersangkutan positif sehingga kami sekeluarga discreening walaupun kami sekeluarga tanpa gejala,” jelas Wagub.

Rr




AMI NTB Diresmikan, Sertifikasi Kemaritiman Tak Perlu ke Luar Daerah

Untuk bekerja di bidang kelautan dan pelayaran  harus memperoleh sertifikasi bekerja di laut

MATARAM.lombokjournal.com

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc., bersyukur diresmikannya Lembaga Diklat Kepelautan Asta Maritim Indonesia (AMI) di NTB, yang merupakan angin segar bagi siswa SMK maupun masyarakat NTB untuk memperoleh sertifikasi tanpa harus keluar daerah.

“Terima kasih kepada AMI yang memberikan kemudahan untuk anak – anak muda NTB tidak perlu keluar daerah lagi, tetapi di dalam daerah sudah bisa mendapatkan sertifikat,” ungkapnya, saat memberikan sambutan dalam peresemian AMI NTB yang berlangsung di Kolam Renang Mayure, Jum’at (12/03).

Sepeti diketahui, di NTB saat ini banyak siswa  Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di bidang kelautan dan pelayaran, tentu menjadi modal berharga dalam upaya optimalisasi pemanfaatan sumber daya kemaritiman yang tersedia.

Namun tidak serta merta lulusan SMK-SMK tersebut bisa langsung terjun dan bekerja di bidang kelautan dan pelayaran. Mereka harus memperoleh sertifikasi untuk dapat bekerja di laut.

NTB merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki potensi kemaritiman yang luas. Sehingga untuk dapat mengelolanya tentu harus didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten dibidangnya.

Satu-satunya Diklat kepelautan

Direktur AMI NTB,  Janardana menjelaskan,  AMI merupakan satu – satunya lembaga diklat kepelautan yang ada di NTB yang berada di bawah naungan International Maritime Organization (IMO).

“Siapa pun yang bekerja diatas air baik itu kapal pesiar, kapal ikan, kapal ferry, cargo, penyebrangan dan lain-lain harus memiliki sertifikasi atau yang disebut BST, sebagai syarat mutlak pelaut,” tutur Janardana.

Keberadaan AMI NTB dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat, tidak hanya untuk masyarakat NTB tetapi juga untuk Provinsi terdekat yakni NTT bisa hadir ke NTB untuk mendapatkan seritifikasi.

“Kita tidak melayani NTB saja, tetapi kita juga melayani untuk NTT juga. Kehadiran kita mendapatkan banyak manfaat untuk SDM yang ada disini utamanya pelaut tidak perlu ke daerah lain, biaya transport, penginapan semua dapat dilakukan di AMI NTB,” tuturnya

Saat ini, sebanyak 65 peserta dari BLK Lotim yang telah melakukan pelatihan sertifikat BST. Total pelatihan sebanyak 6 hari baik itu secara teori mapun praktek.

Sertifikat yang tersedia di AMI yakni sertifikat Basic Safety Training (BST) ,Crowd Management  and Crisis and Human Behavior Management (CCM), Proficiency in Survival Craft and Rescue Boat (PSCRB) , SATL dan  KLM.

Calon peserta dapat mempersiapkan Kartu Tanda Pengenal (KTP), Paspor bagi pekerja luar negeri, SKCK, Minimal SMP, Bebas dari penyakit hepatitis B dan biaya pelatihan untuk masyarakat yang memiliki KTP NTB sebesar Rp. 1.600.000 dan bagi masyarakat yang tidak memiliki KTP NTB dikenakan biaya sebesar  Rp.1.800.000.

“Khusus bagi masyarakat NTB akan menjadi prioritas kami,” pungkas Direktur AMI NTB.

Sher




Safari Jum’at di Montong Tanjung, Bupati dan Wabup Menyimak Masukan Masyarakat

Informasi masyarakat sebagai penerima manfaat dibutuhkan, supaya percepatan bisa dilakukan

TANJUNG.lombokjounal.com

Silaturahmi bertajuk Kegiatan Safari Jum’at dalam rangka Program Memaraq terhadap jama’ah Masjid Nurul Jihad, Dusun Montong Desa Sama Guna Tanjung, Lombok Utara, menjalankan salah satu misi dan program 100 hari yaitu Program Memaraq.

Melalui progam ini pemerintah dan masyarakat bertemu untuk saling menyampaikan masukkan dan saran untuk kemajuan Lombok Utara.

Bupati Djohan Sjamsu dan Wabup Danny Karter

Bupati Lombok Utara, H Djohan Sjamsu SH menyanpaikan kegiatan Safari Jum’at ini yang kedua sejak dilantik akhir Februari lampau itu, di Dusun Montong Desa Sama Guna Tanjung, Lombok Utara, Jum’at (12/03/21).

“Kegiatan ini, insha Allah ke depannya, jika situasi Covid-19 pulih, kami akan mengundang tokoh-tokoh berdiskusi terkait dengan pemerintahan saat ini. Dimana pemerintahan yang sekarang, memiliki banyak PR yang harus diselesaikan seperti pembangunan rumah gempa untuk masyarakat yang masih banyak belum terselesaikan,” tuturnya.

Bencana Covid-19 yang melanda, lanjutnya, harus menerapkan protokol kesehatan untuk menjaga diri dan mengurangi penyebaran di masyarakat. Ditambahkannya, akibat dari pandemi, anggaran daerah menjadi berkurang. Tentu menyebabkan pembangunan ke depan  difokuskan pada skala prioritas.

“Untuk menunjang pendapatan asli daerah, kita mengoptimalkan sektor pajak, zakat dan lainnya. Khusus sektor pemerintahan, dalam rangka pemulihan pelayanan dan kantor-kantor SKPD menjadi perhatian. Karena menjadi ujung tombak pelayanan ke masyarakat sehingga kantor-kantor kami tempatkan di Tanjung dan Gangga. Tujuannya agar ke depan, nyata sebagai (kawasan) ibukota kabupaten,” tandas Bupaati.

Wabup Danny Kate Febianto menanggapi progres pembangunan Huntap RTG yang telah tiga tahun berjalan, sejalan dengan misi pada Program Merikeq. Dibentuk tim yang melakukan sinkronisasi data tentang penerima manfaat RTG.

“Kami juga sudah melakukan pertemuan dengan BPBD Provinsi, terkait progres pembangunan dan yang belum terselesaikan sampai saat ini. Ada sekitar 16.000 rumah warga yang belum dibagikan buku rekening. Terkait dengan ditundanya pembagian buku rekening. Kami ingin melakukan validasi dengan penuh kehati-hatian agar tidak menimbulkan masalah dikemudian hari,” imbuhnya.

Oleh karena itu, informasi dari masyarakat sebagai penerima manfaat dibutuhkan, supaya percepatan bisa dilakukan.

Sementara itu, Kadus Dian Irawan mewakili masyarakat Dusun Montong menyampaikan harapannya kepada pemerintah yang sekarang, lantaran masih banyaknya warga yang tinggal di pengungsian dan belum mendapatkan RTG.

“Hampir 3 tahun kami di tenda pengungsian, lewat kesempatan ini kami menitip harapan. Semoga pembangunan bisa cepat, agar masyarakat kami bisa meninggalkan tempat pengungsian dan hidup  nyaman,” pungkasnya.

Bupati dan Wabup Lombok Utara menyimak dan menyerap aspirasi masyarakat untuk ditindaklanjuti dalam bentuk kebijakan.

Pada acara tersebut, Bupati Djohan menyerahkan pula bantuan Baznas KLU yang diperuntukkan bagi masjid setempat.

Hadir dalam kgiaatan itu Kadis P2KBPMD H Kholidi MM, Camat Tanjung Samsul Bahri S Sos, Kades Jenggala Fahrudin, Pj Kades Sama Guna Budi Hartono, beserta jama’ah masjid.

rar




Bantuan 1 Ton Makanan Tambahan Disalurkan Yayasan HBK Peduli untuk Ibu Hamil di P. Lombok

Hari ini dan seterusnya, Yayasan HBK Peduli akan terus berjuang untuk melayani dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang kurang mampu

lombokjourrnal.com —

MATARAM :  H. Bambang Kristiono, SE (HBK), Wakil Ketua Komisi I  DPR RI, melalui Yayasan HBK PEDULI kembali menyalurkan bantuan berupa paket makanan tambahan penuh nutrisi untuk ibu-ibu hamil (Bumil) di P. Lombok.

Bantuan disalurkan melalui Yayasan HBK PEDULI di delapan Sekretariat HBK PEDULI yang tersebar di P. Lombok, bekerjasama dengan Posyandu-Posyandu, Jum’at (12/03/21) secara serentak.

“Sebelumnya kami sudah salurkan bantuan makanan pendamping (MP-ASI) untuk Balita dan anak-anak. Kali ini kami salurkan bantuan paket makanan tambahan untuk ibu-ibu hamil (Bumil) yang ada di P. Lombok,” kata Ketua Yayasan HBK PEDULI, Hj. Dian BK.

Istri tercinta HBK ini menyampaikan, jumlah bantuan yang disalurkan sebanyak 1 ton paket makanan tambahan penuh nutrisi untuk ibu-ibu hamil.

“Penyalurannya dilakukan oleh Tim HBK PEDULI dengan menggandeng kader-kader Posyandu di masing-masing wilayah sasaran bantuan. Sehingga ibu-ibu hamil yang terdata bisa mendapatkan manfaat bantuan,” katanya.

Hj. Dian HBK menjelaskan, penyaluran bantuan untuk ibu-ibu hamil ini sebagai bentuk kepedulian  H. Bambang Kristiono, SE (HBK) dan Yayasan HBK Peduli terhadap kesehatan masyarakat di P. Lombok.

Menurutnya, asupan gizi dan nutrisi merupakan hal yang sangat penting bagi para perempuan terutama di masa kehamilan. Sementara di masa pandemi, banyak masyarakat yang terdampak secara ekonomi.

Bantuan paket makanan tambahan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat terutama para ibu hamil dalam memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisi mereka.

Hj. Dian HBK mengatakan, tujuan pemberian makanan tambahan untuk ibu-ibu hamil ini dilakukan agar para ibu hamil bisa terjaga nutrisinya, imunnya tinggi, dan tetap sehat selama masa kehamilan hingga proses persalinannya nanti. Serta mampu atau kuat dalam menghadapi serangan pandemi Covid19 saat ini.

“Harapan kita agar ibu-ibu hamil di P. Lombok ini selalu sehat dan nutrisinya terjaga, sampai mereka melahirkan anak-anak yang sehat dan menjadi generasi penerus bangsa yang kuat dan sehat pula,” tutur Hj. Dian HBK.

Menurutnya, Yayasan HBK PEDULI juga bekerjasama dengan Posyandu-Posyandu yang ada. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan derajat kesehatan, dan juga mengurangi angka stunting di daerah ini.

  1. Bambang Kristiono, SE (HBK) mengatakan, dalam situasi sulit di masa pendemi sekarang ini hendaknya semua pihak atau elemen di P. Lombok bahu-membahu, bergotong-royong untuk membantu sesama.

Demikian juga diharapkan kepada segenap tokoh NTB untuk selalu menjaga soliditas dan kekompakan, bergotong royong dan saling meringankan.

“Pandemi Covid19 ini belum bisa dipastikan kapan akan berakhir. Banyak masyarakat yang hidupnya semakin sulit sekarang, termasuk ibu-ibu hamil ini. Dengan bantuan makanan tambahan yang penuh gizi dan nutrisi ini, setidaknya kita bisa membantu dan meringankan para ibu hamil (Bumil) yang tengah berjuang untuk tetap sehat sampai masa persalinannya nanti,” kata HBK.

Samurai Prabowo ini menjelaskan, saat ini dan in syaa Allah untuk seterusnya, pihaknya akan terus berjuang untuk melayani dan memberikan bantuan kepada masyarakat-masyarakat yang kurang mampu, atau yang lebih dikenal sebagai kelompok rentan sosial.

Sebab, papar HBK, salah satu fungsi dan tanggung-jawab sebagai Wakil Rakyat itu adalah menyerap dan mendengar keluh kesah dan kesulitan rakyat, kemudian bersikap dan berbuat untuk memperjuangkan aspirasi rakyat tersebut.

HBK juga mengapresiasi dan berterima kasih pada Ketua Yayasan HBK PEDULI atas upayanya yang selalu peduli dan bersimpati terhadap anak-anak dan kaum perempuan di P. Lombok.

“Saya sangat berterimakasih kepada ibu Hj. Dian HBK, Ketua Yayasan HBK PEDULI yang telah terus mendorong dan mengingatkan saya untuk selalu peduli dengan kaum perempuan dan anak-anak P. Lombok,” tukas HBK.

Hari Jum’at ini juga, Yayasan HBK PEDULI melalui Tim HBK PEDULI Kab. Lotim, wilayah Utara telah menyerahkan bantuan tongkat, paket sembako, dan dana tunai untuk berobat kepada Bapak Muslah, seorang penyandang tuna netra di Desa Sapit, Suela, Kab. Lotim.

Me (*)