Sampul Buku (Tidak Selalu) Menentukan Isinya

MATARAM.lombokjournal.com

Apakah Anda punya buku favorit untuk dibaca? Tentang Kisah Tenggelamnya Kapal Selam? Cerita  Perkawinan Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah? Atau buku lainnya, yang penting design sampulnya menarik, tebal yang melindungi buku favorit dari kerusakan?

Sekarang lebih banyak cara untuk membaca buku daripada sebelumnya. Selain perpustakaan dan toko buku tradisional, buku sekarang dapat dibeli secara online dan langsung diunduh ke semua jenis perangkat.

Anak-anak saat ini memiliki lebih banyak pilihan daripada yang dilakukan orang di masa lalu. Pilihan ini terkadang bisa membuat kewalahan. Dengan begitu banyak pilihan, bagaimana memilih buku yang akan Anda baca?

Saat Anda mencari buku baru, bisa jadi hal pertama Anda lihat adalah sampul bukunya.

Sampul buku seperti iklan. Ini seharusnya membuat Anda penasaran, memberi Anda gambaran isi buku itu, dan membujuk Anda melihatnya lebih dekat.

Manakah dari buku berikut yang pernah Anda baca? Apakah sampulnya berhasil menarik pembaca dan memberi mereka gambaran tentang isi buku itu?

Anda mungkin mendengar orang-orang memperingatkan agar tidak melakukannya. Peringatan ini biasanya berupa “Jangan menilai buku dari sampulnya”, “Anda tidak bisa menilai buku dari sampulnya”, atau “Jangan menilai buku dari sampulnya”.

Mengapa orang mengatakan kepada Anda untuk tidak menilai buku dari sampulnya? Ucapan ini adalah idiom. Artinya, Anda tidak boleh menilai nilai atau nilai sesuatu hanya berdasarkan penampilan luar.

Dalam kehidupan secara umum, ini adalah nasihat yang bagus. Penampilan dapat menipu. Sebelum Anda dapat membuat penilaian tentang nilai sesuatu, Anda perlu meluangkan waktu menyelidikinya sepenuhnya.

Perhatikan lebih dalam, lebih dekat. Anda mungkin terkejut dengan apa yang Anda temukan. Nilai sebenarnya tidak selalu terlihat jelas saat kita hanya melihat permukaannya.

Jika Anda banyak membaca, kemungkinan besar Anda akan menemukan buku yang tidak mengasyikkan seperti yang Anda kira berdasarkan sampulnya yang penuh warna dan menarik. Demikian pula, Anda mungkin pernah mengambil buku dengan sampul membosankan yang ternyata sangat bagus.

BACA JUGA:

Jadi pepatah lama memang berlaku berkali-kali: Anda tidak bisa serta merta menilai buku dari sampulnya.

BACA JUGA:

Jika Anda melihat buku yang sampulnya menarik bagi Anda, lihat lebih dekat. Mungkin ini akan menjadi favorit baru! Namun jangan lupa bahwa sampul yang kurang menarik, bukan berarti isinya tidak menyenangkan.

wonderopolis

 




Jelang Munas, IKA Unram Gelar Silaturahmi Ramadhan

lombokjournal.com —

MATARAM :   Segenap alumni Universitas Mataram yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unram, menggelar buka puasa dan silaturahmi Ramadhan, Minggu (25/04/21) di De’ LaSirra Cafe, Kota Mataram.

Ketua Umum PP IKA Unram, Sirra Prayuna SH mengatakan, kegiatan di bulan Ramadhan seperti ini merupakan tradisi keluarga besar alumni Unram setiap tahun, terutama di saat bulan suci Ramadhan.

“Ini sudah tradisi PP IKA (Unram) bahwa setiap bula suci Ramadhan ada kesempatan untuk bertemu dan bersilaturahmi,” katanya.

Sirra mengatakan, tahun ini sedikit berbeda karena sebentar lagi IKA Unram akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke IV. Sehingga silaturahmi juga melibatkan panitia Munas dan jajarannya.

“Kami yakin panitia dan jajarannya telah berusaha maksimal untuk menyelenggarakan Munas ke IV IKA Unram mendatang,” ujarnya.

Sirra berharap, IKA Unram sebagai wadah para alumni Unram bisa menjadi perekat dan pemacu sinergitas antar alumni, di mana pun berada dan di sektor yang beragam.

Sinergitas dimaksud bukan hanya sekadar untuk pekerjaan atau bisnis pribadi semata, tetapi juga membangun jejaring yang kuat untuk turut berkontribusi positif bagi pembangunan daerah di NTB dan juga  secara nasional.

Sementara itu, Wakil Rektor III Universitas Mataram, Prof. Dr. Enny Yuliani mengapresiasi kegiatan silaturahmi Ramadhan yang digelar IKA Unram.

“Alhamdulilah kita bisa bertemu dan tatap muka dalam buka bersama dan persiapan Munas. Universitas Mataram turut mendukung Munas IV IKA,” ujarnya seraya menambahkan agar pada acara Munas diharapkan menghasilkan penetapan AD/ART , Program kerja, dan Terpilihnya Ketua Umum Unram secara terbuka.

Selanjutnya WR III Universitas Mataram menyoroti data base Alumni merupakan hal yang harus diselesaikan bersama, meskipun di UNRAM ada yang menangani hal tersebut yaitu UPT BKPK (Bimbingan Konseling dan Pengembangan Karier) serta Aplikasi PRIMA ( Portofolio Mahasiswa dan Alumni ), yaitu sebuah sistem yang dapat digunakan untuk mencatat riwayat mahasiswa dan Alumni.

“Ke depan, IKA UNRAM dapat membantu pelacakan Alumni agar potensi dan kapasitasnya terdata dengan baik,” imbuh Prof Enny Yuliani yang hadir disertai Kabag Kemahasiswa dan Alumni UNRAM , Farouk.

Transparansi Munas IKA Unram

Salah seorang alumni Unram, Lalu Aksar Ansori  yang juga Sekretaris PW NU NTB  berharap agar Munas IV IKA Unram berlangsung secara demokratis dan transparan.

“Sebab saat ini berkembang bahwa banyak alumni yang juga sudah merespons Munas IV IKA Unram ini. Mereka ingin maju dan mengelola IKA Unram. Tentu saja kami berharap Munas bisa berjalan terbuka dan transparan,” tutur pria yang juga Mantan Ketua KPU NTB .

Aksar mengatakan, saat ini panitia pelaksana semua kegiatan Munas kali ini adalah jajaran pengurus IKA Unram yang masih menjabat. Sehingga ia berharap transparansi dan keterbukaan tetap diutamakan.

“Kita berharap panitia yang terbentuk itu sudah saatnya semua perangkat yang kira-kira dibutuhkan dibuka saja. Sehingga alumni yang ingin maju bisa ikut berkompetisi dengan baik,” tukasnya.

Sementara Alumni UNRAM lainnya yakni Umar Ahmad Seth dan Suhardie Pram yang saat ini keduanya menjabat Komisioner Bawaslu NTB berharap,  jajaran panitia menyiapkan semua dokumen penunjang Munas seperti misalnya AD/ART, PO, formulir pendaftaran, LPJ dan lain-lain.

“Tiga dokumen awal itu harus tersampaikan pada masyarakat alumni Unram untuk diketahui,” kata Suhardie .

Menurut Umar, saat ini ada beberapa isu krusial yang menjadi perbincangan di kalangan alumni Unram terkait Munas. Misalnya, terkait tatacara atau sistem pencalonan dan sistem pemilihan. Hal ini perlu disosialisasikan lebih masif lagi sebelum jadwal Munas digelar.

“Sebenarnya sistem itu sudah diatur dalam AD/ART akan tetapi hal itu perlu disosialisasikan agar diketahui dan agar masing-masing alumni yang ingi maju, bisa mempersiapkan diri,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua dan Sekretaris Panitia Munas IKA UNRAM, Lalu Athari Fathulah dan  Amri Nuryadi menjamin Munas IV IKA Unram yang berlangsung tanggal 29 – 30 Mei 2021 mendatang demokratis dan transparan.

Pihaknya sendiri mendorong para alumni untuk ikut maju dalam pemilihan Ketum IKA Unram periode selanjutnya.

“Karena IKA Unram organisasi terbuka dan demokratis , tentu siapa pun alumni punya hak dan peluang yang sama untuk maju dalam gelaran Munas nanti,” tukas Athari yang diamini Sekjend PP IKA Unram, Cukup Wibowo.

Sementara itu dalam acara buka puasa bersama dan silaturahmi ramadhan PP IKA Unram hadir sejumlah Alumni antara lain Dr Satrijo Saloko dosen, Yatik Kahar, ASN yang tinggal disumbawa besar , Ismail Marzuki, Humas Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma), Rahmanuddin, Hedon, keduanya aktivis pergerakan dan lainnya.

Me




TNI Akan Mengangkat Kapal Selam KRI Nanggala-402

lombokjournal.com

Dipastikan 53 awak Kapal Selam KRI Nanggala-402 telah gugur, dan badan kapal tenggelam di Perairan Utara Bali dengan kedalaman 838 meter.

TNI memutuskan akan mengangkat badan kapal selam KRI Nanggala 402 meski untuk melaksanakannya harus meminta bantuan dunia.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala Staf TNI AL (KSAL), Laksamana Yudo Margono menegaskan, akan mengupayakan bantuan dari negara-negara lain untuk evakuasi badan kapal selam Nanggala.

“Pemerintah Indonesia akan berkoordinasi dengan International Submarine Escape and Rescue Liaison Office (ISMERLO) untuk mengupayakan langkah selanjutnya,” ujar Hadi dalam konferensi pers, Minggu (25/04/21), dikutip dari YouTube Kompas TV.

“Hal ini diperlukan karena untuk mengevakuasi KRI Nanggala-402 tentunya diperlukan kerja sama internasional,” jelasnya.

Kepala Staf TNI AL (KSAL), Laksamana Yudo Margono juga menegaskan pihaknya akan meminta bantuan pemerintah terkait proses evakuasi KRI Nanggala-402 tersebut.

“Kita akan berusaha untuk mengangkat kapal ini, walaupun dengan kedalaman 838 meter tadi,” katanya. Di dalam organisasi ISMERLO, ada rekan-rekan kita dari luar yang menawarkan ini, tambah Yudo.

BACA JUGA: Panglima TNI Pastikan, Awak Kapal Selam KRI Nanggala-402 Gugur

Kata Panglima, terkait itu perlu keputusan pemerintah, dan ia akan mengajukan ke Panglima TNI secara berjenjang ke atas. Kalau sudah ada keputusan, baru upaya pengangkatan kapal dilakukan.

Rr

 

 




Panglima TNI Pastikan, Awak Kapal Selam Nanggala-402 Gugur

lombokjournal.com

Panglima TNI Hadi Tjahjanto, dalam konferensi pers pada Minggu (25/04/21), memastikan seluruh awak kapal selam KRI Nanggala-402 yang hilang kontak sejak Rabu (21/4) telah gugur.

Kapal itu dinyatakan tenggelam di kedalaman 838 meter.

BACA JUGA: TNI Akan Mengangkat Kapal Selam KRI Nanggala-402

Presiden Joko Widodo

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah mendapat laporan kondisi terakhir kapal Nanggala-402, Presiden Joko Widodo membagikan sebuah unggahan di Instagram.

Lewat akun resminya, ia menulis:

Musibah tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402 telah mengejutkan kita semua, tidak hanya keluarga 53 awak kapal, keluarga Hiu Kencana atau keluarga besar TNI Angkatan Laut, tapi seluruh rakyat Indonesia.

Segala upaya terbaik untuk pencarian dan penyelamatan awak KRI Nanggala 402 telah dan masih akan kita lakukan.

Seluruh bangsa Indonesia menyampaikan kesedihan yang mendalam atas musibah ini, khususnya kepada seluruh keluarga awak kapal selam.

Doa dan harapan terbaik bagi 53 putra terbaik bangsa, para patriot penjaga kedaulatan negara. Bagi segenap anggota keluarga, kiranya diberikan kesabaran, ketabahan, dan kekuatan.

Rr




Tri Tito Karnavian Serahkan Bantuan Masker di Desa Malaka

PEMENANG.lombokjournal.com

Ketua Umum Tim PKK, Tri Tito Karnavian serahkan masker bantuan dari Yayasan Hope Indonesia untuk mengatasi pandemi Covid-19.

Penyerahan bantuan dari Ketua Tim PKK dan Yayasan Hope Indonesia berupa 6000 pieces masker, 200 pieces Masker PKK, 50 pieces Masker Oose secara simbolis kepada perwakilan Lansia, Bumil, Ibu dan Balita, Kader PKK Desa Malaka.

Bupati H Djohan Sjamsu

Penyerahan itu dilakukan Tri Tito Karnaian saat melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) sekaligus meresmikan Posko Terpadu PPKM Covid-19 di Kantor Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, Minggu (24/04/21).

Tri menyatakan rasa bangga, bahagia dan penghargaan atas penerimaan dari Pemda, para kader PKK Desa Malaka yang menunjukkan Lombok Utara kaya potensi.

Menurutnya, kunker ini penting adanya sebagai Ketua Umum, untuk bisa melihat dari dekat kegiatan serta mendapatkan masukan.

Kunker tersebut didampingi Ketua Umum Tim PKK Provinsi NTB, Niken Saptarini Widiawati, Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH, beserta Ketua Tim Penggerak PKK KLU, Hj Galuh Nurdiyah, Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto Ridawan beserta istri dan tamu undangan lainnya.

BACA JUGA: 

Hadir pula Kapolres Lotara AKBP Feri Jaya Satriansyah SH, Dandim 1606/Lobar Kolonel Arm Gunawan S Sos MT, Kadis Kesehatan dr H Lalu Bahrudin, Camat Pemenang Suhadman SSos Kades Malaka H Akmaludin Ichwan SAP MM, Country Director Hope Indonesia Lily Salim, Senior Advisor HOPE Indonesia Charles Ham serta Program Director Slamet Simamora.

Tim Penggerak PKK jadi mitra pemerintah dari tingkat pusat hingga desa membantu program-program pemerintah, khususnya program pelayanan kesehatan bagi semua lapisan masyarakat.

Melayani ibu-ibu hamil, anak balita untuk mendapatkan akses makanan bergizi. Urgen dari semuanya, terjaminnya kesehatan masyarakat, terutama perempuan dan anak-anak balita.

“Saya ingat pada saat yang lalu, hadir sebagai anggota Bhayangkari membantu para anggota Bhayangkari, perempuan dan balita, yang terdampak gempa yang berada di pengungsian serta memberikan sedikit bantuan, hingga bagaimana pemulihan terhadap dampak yang luar biasa gempa. Bagaimana merasakan kehidupan masyarakat dengan kondisi seadanya tinggal di pengungsian,” tuturnya.

Akibat dampak yang luar biasa, setidaknya berdampak terhadap anak-anak di pengungsian membutuhkan perhatian lebih.

“Anak-anak adalah generasi yang akan membangun daerah dan negara ke depan. Karena di tangan merekalah, kita titipkan negara Indonesia, sebagai manusia yang sehat yang kuat, bisa bersaing dengan negara-negara lain,” tandasnya.

Secara nasional, masih terjadi penularan Covid-19, dan beberapa daerah terjadi peningkatan kasus. Banyak rumah sakit over kapasitas mengakibatkan pasien ditempatkan di luar ruangan seperti yang terjadi di India.

“Semestinya kita bijaksana memikirkan ini, disiplinlah menggunakan masker. Mari bersama mendukung tidak hanya nasional tapi seluruh dunia dengan disiplin protokol kesehatan. Sehari-harinya tetap memakai masker menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan adalah cara kita memutus mata rantai penyebaran Covid-19, agar semua kembali normal,” urainya.

Bupati Djohan menyampaikan, Lombok Utara merupakan daerah yang kaya potensi wisata seperti wisata pantai, wisata gunung, wisata desa dan lain sebagainya, sehingga dengan kehadiran Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat menjadikan semangat membangun daerah.

Desa Malaka, satu desa dari 43 desa yang ada di Kabupaten Lombok Utara. Kabupaten pemekaran termuda 13 tahun yang lampau, mekar dari Kabupaten Lombok Barat.

BACA KELUARGA:

Bupati Djohan berterima kasih atas kehadiran Ketua Umum Tim Penggerak PKK yang dapat menjadi pemacu semangat Tim Penggerak PKK Kabupaten bersama-sama membangun daerah Lombok Utara.

Setelah meresmikan Posko Terpadu PPKM, bersama Bupati Lombok Utara beserta rombongan meninjau langsung Poskesdes, dan Rumah Isolasi Mandiri didampingi juga oleh Ketua Tim PKK Provinsi NTB, Ketua TP PKK KLU, dengan tetap mematuhi Prokes Covid-19.

wld




Banyak Transgender Tanpa Dokumen Kependudukan

lombokjournal.com

Dirjen Dukcapil, Zudan Arif Fakhrulloh menjelaskan, pihaknya pro aktif membantu memudahkan e-KTP bagi kaum transgender.

Dasar hukumnya dalam UU No. 24 Tahun 2013 juncto UU No. 23 Tahun 2006 tentang Adminduk, semua penduduk WNI harus didata dan harus punya KTP dan Kartu Keluarga, agar bisa mendapatkan pelayanan publik dengan baik, misalnya pelayanan BPJS dan bantuan sosial.

Kemendagri melayani kaum transgender sesuai aturan UU Adminduk dengan jenis kelaminnya laki laki dan perempuan. Tidak ada jenis kelamin yang lain.

Sesuai apa aslinya kecuali yang sudah ada penetapan pengadilan tentang perubahan jenis kelamin.

“Dukcapil wajib melayani mereka sebagai bagian dari WNI penduduk di Indonesia. Mereka juga mahluk Tuhan yang wajib kami layani dengan non diskriminasi dan penuh empati,” ucap Zudan.

Diberitakan sebelumnya Kemendagri melihat banyak transgender tanpa dokumen kependudukan. Kemendagri mulai membantu membuatkan e-KTP/KTP-el untuk transgender.

Keterangan pers Pusat Penerangan Kemendagri, Sabtu (24/04/21), langkah Kemendagri membantu pembuatan e-KTP untuk transgender disampaikan lewat rapat virtual Direktorat Jenderal Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kemendagri dengan Perkumpulan Suara Kita.

Dukcapil seluruh Indonesia akan membantu transgender untuk mendapatkan dokumen kependudukan. Bagi yang sudah merekam data, caranya: harus diverifikasi dengan nama asli dulu. Pendataannya tidak harus semua ke Jakarta.

“Di daerah masing-masing juga bisa dibantu oleh dinas dukcapil setempat. Termasuk untuk dibuatkan KTP-el sesuai dengan alamat asalnya,” kata Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakhrulloh.

BACA JUGA: Tri Tito Karnavian Serahkan Bantuan Masker di Desa Malaka

Zudan sudah menunjuk pejabat pelaksana, yang akan membantu sepenuhnya mengkoordinasikan para transgender mengurus dokumen kependudukannya dengan mudah.

Kemendagri telah mengumpulkan data 112 transgender di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) yang sama sekali belum memiliki dokumen kependudukan.

Ini adalah langkah awal Kemendagri membantu transgender.

Baca Hal:  /  2  /

Baca hal sebelumnya: KTP untuk Transgender, Bagaimana Isi Kolom Jenis Kelaminnya?




KTP untuk Transgender, Bagaimana Isi Kolom Jenis Kelaminnya?

lombokjournal.com

Kaum transgender akan dibuatkan KTP elektronik (e-KTP/KTP-el).

KTP para transgender dibuat sesuai jeni kelamin asli. Namun, perubahan pencatatan jenis kelamin disebut dapat diubah bila terdapat penetapan Pengadilan.

Hal tersebut dijelaskan Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakhrulloh, Sabtu (24/04/21).

Jadi KTP para transgender tetap memiliki format yang sama seperti KTP pada umumnya. Pencatatan administrasi kependudukan hanya ada dua jenis kelamin, tidak ada pencatatan jenis kelamin ketiga.

“Jenis kelamin ya normal-normal saja, laki-laki dan perempuan. Dalam sistem adminduk kita tidak ada jenis kelamin yang ketiga,” jelas Zudan seperti dikutip detiknews, hari Sabtu

Dalam KTP itu dalam lom jenis kelaminnya sesuai aslinya.

“Kecuali yang sudah ada perubahan jenis kelamin berdasarkan penetapan Pengadilan,” ujar Zudan.

BACA JUGA: Tri Tito Karnavian Serahkan Bantuan Massker di Desa Malaka

Tidak ada kolom jenis kelamin “transgender” di dalam KTP elektronik.

“Kalau dia laki-laki, ya, dicatat sebagai laki-laki, kalau dia perempuan juga dicatat sebagai perempuan. Dicatat sesuai jenis kelamin yang aslinya. Kecuali buat mereka yang sudah ditetapkan oleh pengadilan untuk adanya perubahan jenis kelamin,” kata Zudan.

Terkait perubahan jenis kelamin seperti yang terjadi dengan Serda TNI AD Aprilio Perkasa Manganang. Dikatakan, jika transgender sudah merekam datanya, pasti tercatat menggunakan nama asli.

BACA JUGA: Edukasi Masif, Berantas Penyebaran Virus HIV/AIDS di NTB

Apabila mau mengganti namanya harus ada putusan pengadilan. Jadi tidak dikenal nama alias.

“Misalnya, nama Sujono, ya ditulis Sujono, bukan Sujono alias Jenny. Mau diubah pakai nama panggilan perempuan di KTP-el? Tidak bisa, sebab urusan mengganti nama dan ganti kelamin harus ada putusan dari Pengadilan Negeri terlebih dulu,” jelas Zudan.

Baca Hal:  Banyak Transgender Tanpa




Satgas Covid-19; Perjalanan Orang Diperketat H-14, dan Larangan Mudik Lebaran H+7

lombokjournal.com

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 melakukan mengatur pengetatan persyaratan pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN), yakni selama H-14 dan H+7 peniadaan mudik Lebaran

Pengaturan PPDN itu tertuang Addendum Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah, DI.

Bunyi SE Satgas itu, larangan mudik Lebaran berlaku pada 6-17 Mei 2021.

“Periode H-14 menjelang masa peniadaan mudik (6 Mei 2021 sampai dengan tanggal 17 Mei 2021) yang dimaksudkan dalam Addendum Surat Edaran ini berlaku pada tanggal 22 April 2021 sampai dengan tanggal 5 Mei 2021,” demikian bunyi petikan Addendum SE Satgas itu.

“Periode H+7 pasca masa peniadaan mudik (6 Mei 2021 sampai dengan tanggal 17 Mei 2021) yang dimaksudkan dalam Addendum Surat Edaran ini berlaku pada tanggal 18 Mei sampai dengan tanggal 24 Mei 2021,” bunyi petikan addendum itu lagi.

Dalam addendum disebutkan, kebijakan ini ditempuh karena berdasarkan survei Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan RI menemukan, masih ada masyarakat yang hendak pergi mudik pada rentang waktu H-7 dan H+7 masa larangan mudik.

Karena itu, dilakukan pengetatan perjalanan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Pengetatan dilakukan dengan mewajibkan pelaku perjalanan transportasi udara, laut, dan penyeberangan laut menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR/rapid test antigen yang sampelnya diambil maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan.

Atau surat keterangan hasil negatif tes GeNose C19, serta mengisi e-HAC Indonesia.

Pelaku perjalanan kereta api antarkota wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR/rapid test antigen, yang sampelnya diambil maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan.

Aatau surat keterangan hasil negatif tes GeNose C19, tanpa diwajibkan mengisi e-HAC.

Apabila diperlukan, Satgas Penanganan Covid-19 Daerah dapat melakukan tes acak rapid test antigen/tes GeNose C19 terhadap pelaku perjalanan transportasi umum darat.

Sementara itu, pelaku perjalanan transportasi darat pribadi diimbau melakukan tes RT-PCR atau rapid test antigen yang sampelnya diambil maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan, atau tes GeNose C19 di rest area.

BACA JUGA:

Akan dilakukan tes acak apabila diperlukan oleh Satgas Penanganan Covid-19 Daerah.

“Addendum Surat Edaran ini berlaku efektif mulai tanggal 22 April sampai dengan tanggal 5 Mei 2021 dan 18 Mei sampai dengan tanggal 24 Mei 2021, serta akan ditinjau lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan dan/atau perkembangan situasi terakhir di lapangan,” demikian bunyi penutup Addendum SE.

Addendum SE Satgas Nomor 13 Tahun 2021 ditetapkan dan ditandatangani oleh Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo pada 21 April 2021.

Rr

 




Masyarakat Diminta Halalbihalal Secara Virtual

lombokjournal.com

Menyusul kebijakan pemerintah yang melarang masyarakat melakukan mudik pada perayaan Idul Fitri 1442 H kali ini, masyarakat diminta kembali menggalakkan gerakan silaturahmi dan halalbihalal virtual.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo dalam keterangan tertulis, Kamis (22/04/21).

“Mari kita budayakan kembali gerakan silaturahim dan halalbihalal virtual,” sebut Doni

Doni menjelaskan, jika gerakan tereralisasi, bisa jadi salah satu solusi pengendalian pandemi Covid-19 di hari raya. Agar gerakan tersebut dapat berjalan, Doni berharap ada kerja sama antar masyatakat dan pemerintah sampai level paling dasar.

“Rakyatnya bergotong-royong, Pemerintah Daerah sampai ke struktur RT/RW memfasilitasi. Ini akan jadi solusi bagi bangsa kita dalam upaya mengendalikan pandemi di hari raya,” imbuh dia.

Tenaga Ahli BNPB Egy Masaddiah menyebutkan, masyarakat dapat saling membantu agar program ini terwujud. Pada implementasinya, masyarakat bisa saling membantu untuk membelikan kuota pada masyarakat lain yang membutuhkan.

“Yang punya smartphone lebih canggih bisa meminjamkan ke tetangganya yang tidak punya, agar sang tetangga bisa berkomunikasi visual dengan keluarganya di tempat lain yang tidak mudik,” kata Egy.

Egy juga menurutkan dalam skala yang lebih besar program ini bisa didukung oleh perusahaan penyedia jasa provider sebagai ajang promosi dan CSR.

Gagasan silaturahmi dan halalbihalal virtual sudah pernah dicetuskan pada momen Lebaran tahun lalu. Maka Egy berharap tahun ini program itu bisa kembali berjalan kembali. “Pak Doni mengingatkan kembali pada kita semua, terkait silaturahim virtual ini, sebagai salah satu solusi silaturahim di era pandemi,” pungkas dia.

Sebagai informasi, larangan mudik akan berlangsung pada 6 hingga 17 Mei 2021. Pemerintah dari berbagai sektor telah melakukan persiapan untuk menjaga agar masyatakat tidak pulang kampung halaman.

BACA JUGA:

Diketahui sejak Senin (12/4/2021) Polri telah melakukan pencegahan aktivitas mudik lebaran di 333 titik tertentu. Kegiatan itu dilakukan dengan Operasi Keselamatan yang akan digelar hingga Minggu (25/4/2021) pekan ini.

Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Rudi Antariksawan mengungkapkan setiap warga atau kendaraan yang melewati pos penyekatan akan diperiksa petugas dan harus menunjukan hasil tes swab, rapid antigen, maupun hasil tes GeNose.

TtG

 




MUI Anjurkan Shalat Idul Fitri di Rumah

lombokjournal.com

Shalat Idul Fitri saat pandemi Covid-19 dianjurkan dilakukan bersama keluarga di rumah saja.

Alasannya, shalat Idul Fitri yang biasanya mendatangkan Jemaah dalam jumlah besar, akan menimbulkan kerumunan kelompok. Sehingga rentan terjadi penularan virus corona.

Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah Tambunan mengatakan itu, dalam konferensi pers secara virtual di kanal YouTube BNPB, Jumat (23/04/21)

“Shalat Idul Fitri ini karena akan menimbulkan kerumunan, karena akan menimbulkan kelompok harus kita lebih utamakan keselamatan, supaya tidak menimbulkan penularan klaster baru baru,” kata Amirsyah.

Menurutnya, hal sama juga berlaku untuk acara silaturrahmi selama lebaran, bisa dilakukan secara virtual tanpa harus bertemu langsung dengan anggota keluarga.

“Ini akan lebih meningkatkan suasana yang hangat di tengah-tengah keluarga, dan terhindar dari kerumunan di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA:

Amirsyah mengatakan, Ramadhan tahun ini harus dijadikan momentum untuk menurunkan penyebaran Covid-19.

Ia mengatakan, lonjakan kasus Covid-19 di India merupakan pelajaran yang harus diambil hikmahnya oleh Indonesia.

BACA JUGA: NTB Kembali Gelar Pesona Khazanah Ramadhan 2021

“Dan pemerintah harus terus melakukan peningkatan intensitas vaksinasi sehingga cakupan vaksinasi yang 70 persen bisa kita capai,” ujar Amirsyah.

Haryanti PS

Kmps