Tindak Asusila ayah dan kakek pada Anak dan Cucu Kandung

Persetubuhan atau tindak asusila yang dilakukan ayah dan kakek pada anak dan cucu kandungnya jadi perhatian publik di Maluku

AMBON.LombokJournal.com ~  Tindakan asusila dilakukan oleh ayah dan kakek kandung terhadap 5 (lima) orang anak kandung dan 2 (dua) orang cucu kandungnya..

Peristiwa tindakan asusila yang terjadi di Ambon, Maluku itu berlangsung sejak 2007 dengan anak-anak kandung pelaku sebagai korban, namun baru terungkap pada 2022 lalu.

BACA JUGA: Pelaku Kekerasan Seksual di Maluku Dihukum Seumur Hidup

Terungkapnya perilaku asusila itu saat kedua cucu kandung pelaku turut menjadi korban. 

Kasus tindakan asusila ini pun terungkap berkat andil dan keberanian salah satu korban yang melaporkan aksi pelaku ke Polres setempat sehingga atas gerak cepat Aparat Penegak Hukum (APH)

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga dalam mengungkapkan itu dalam kunjungan di Ambon, Maluku menemui para penyintas kasus kekerasan seksual di Maluku.

Menteri juga melakukan dialog dengan Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK) dari kelompok minoritas dan daerah terisolasi. 

Para penyintas yang berdialog dengan Menteri Bintang Puspayoga, di antaranya 2 (dua) orang anak kandung dan 2 (dua) orang cucu kandung korban tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) oleh ayah dan kakek kandung.

BACA JUGA: Korban KDRT, Bertengkar Hebat Seorang Suami Bunuh Istri

Dan 1 (satu) orang korban TPKS oleh 6 (enam) pelaku, serta 2 (dua) orang AMPK asal Pulau Buru.

“Salah satu kasus TPKS yang menyita perhatian publik adalah kasus persetubuhan yang dilakukan oleh ayah dan kakek kandung terhadap 5 (lima) orang anak kandung dan 2 (dua) orang cucu kandungnya,” ujar Menteri BIntang Puspayoga di Maluku, dilansir dari laman kemenpppa.go.id, Selasa (27/06/23). 

Ayah dan kakek pelaku TPKS berhasil divonis hukuman penjara seumur hidup

Dialog dengan penyintas korban TPKS dilakukan untuk menggali lebih dalam akan pengalaman dan upaya yang dilakukan penyintas dalam melaporkan tindakan asusila yang dialami. 

Serta memberikan dukungan psikososial dan bantuan spesifik perempuan dan anak kepada para penyintas. 

BACA JUGA: Anak Korban KDRT, Ibunya Meregang Nyawa

Pada pertemuan tersebut, Menteri PPPA di dampingi oleh Deputi Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA, Nahar dan Tim Layanan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129 KemenPPPA. Turut serta mendampingi adalah Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Maluku, Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Provinsi Maluku. ***

 

Sumber: kemenpppa.go.id




LIMOFF Diramaikan 150 Brand, Targetkan 12 Ribu Pengunjung

Penyelenggaraan LIMOFF bertujuan untuk mempromosikan dan merayakan warisan budaya Lombok melalui fesyen

LOBAR.LombokJournal.com ~ Sebanyak 109 designer Internasional dan nasional siap memeriahkan Lombok International Modest Fashion Festival  atau LIMOFF,  yang berlangsung tanggal 6 – 9 Juli 2023 di Merumata Hotel Senggigi Lombok Barat.

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah membuka  Kick Off LIMOFF secara virtual, Selasa (27/06/23).  

BACA JUGA: NTB Ingin Menjadi Pusat Busana Muslim Dunia

Penyelenggaraan LIMOFF bukan hanya fesyen tapi mengenalkan indtri lokal dan budaya Lombok
Busana Muslim

Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB ini berkomitmen dan akan terus mendukung gelaran LIMOFF.

“Kita akan mendukung sepenuhnya terkait event LIMOFF karena ini salah satu ikhtiar menjadikan NTB sebagai pusat Busana Muslim Nasional,” tutur Bang Zul.

LIMOFF diramaikan 150 Brand, 15 Guest Desainer dari Indonesia dan Asean Designers Philipines, Singapore, Cambodia, Malaysia dan Brunei Darusalam, 16 Dekranasda dari berbagai Provinsi dan Kabupaten dan Target Pengunjung 12.000 orang.

Bang Zul mengucapkan selamat datang kepada seluruh designer ke Provinsi NTB. 

“Selamat datang di Lombok, NTB,” ungkap Bang Zul.

Ketua Dekrenasda NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zuklieflimansyah menjelaskan, event LIMOFF bertujuan untuk mendukung dan menampilkan bakat jenama fesyen lokal dan pengrajin tekstil di Lombok. 

BACA JUGA: Mohon Keberkahan Jelang MXGP Lombok

“Dengan menyediakan platform bagi para kreator ini untuk menampilkan karya mereka, festival ini bertujuan untuk mempromosikan dan merayakan warisan budaya Lombok melalui fesyen,” jelasnya.

Selain fesyen, LIMOFF juga akan menjadi ajang promosi pariwisata, kerajinan tangan, dan industri kuliner di Lombok

Para pengunjung akan memiliki kesempatan untuk menemukan berbagai aspek budaya dan ekonomi Lombok, sekaligus mendukung bisnis dan pengrajin lokal. 

Festival ini akan menampilkan berbagai kegiatan, seperti peragaan busana, lokakarya, dan pameran, yang dapat dinikmati semua orang.

“LIMOFF bukan hanya ajang fashion, tapi juga kesempatan bagi pengunjung untuk belajar tentang Lombok dan keunikan budayanya,” ujar Bunda Niken. 

Menurutnya, festival ini merupakan upaya mendukung industri lokal, memamerkan produk mereka yang memiliki kualitas sangat tinggi, serta menjadi kesempatan bagi pengunjung untuk mengenal pulau dan orango-rangnya. 

BACA JUGA: Ini Cara Pemprov NTB Tangani Samnpah MXGP Samota

“Para pengunjung nantinya diharapkan mendapatkan pemahaman dan memberi apresiasi yang lebih dalam tentang kekayaan warisan budaya Lombok,” kata Bunda Niken. ***

 

 




Penanganan Pekerja Migran Perlu Pendekatan Kemanusiaan

Banyak kasus pekerja migran bermula dari minimnya pengetahuan, karena itu perlu pendakatan kemanusiaan 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Kasus pekerja migran ilegal dan perdagangan manusia berawal pula dari minimnya pengetahuan dan akses pekerja migran ke luar negeri. Karena itu diperlukan penanganan yang komprehensif  

BACA JUGA: Pekerja Migran Asal Lombok Korban Penyiksaan di Libya

“Perlu penanganan yang komprehensif mulai dari hulu dan kesadaran kita semua untuk mulai menangani persoalan pekerja migran dengan pendekatan kemanusiaan,” ujar Gubernur.NTB, Zulkieflimansyah.

Bang Zul panggilan akrab Gubernur NTB mengatakan itu usai penandatangan Nota Kesepatakan atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang Pencegahan, Penegakan Hukum dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia asal Nusa Tenggara Barat, Selasa (27/06/23) di Mapolda NTB. 

BACA JUGA: Komitmen Perlindungan untuk Pekerja Migran 

Penandatanganan bertujuan melindungi pekerja migran itu dilakukan bersama Pemerintah Provinsi NTB, Kepolisian Daerah,  Kementerian Hukum dan HAM dan BP2MI. 

Sementara itu, Kapolda NTB, Drs Djoko Perwanto mengatakan, MoU ini adalah langkah penting dan strategis agar banyaknya kasus pekerja migran dan perdagangan manusia yang terjadi menjawab persoalan penanganan yang ada. 

“Kita akan mulai dari desa dan lingkungan masyarakat terkecil. Polda juga memiliki sumberdaya dan fasilitas serta program yang dapat sejalan dengan MoU ini,” jelasnya. 

BACA JUGA: Wagub Tekankan, Pekerja Migran Harus Legal

Dalam penandatangan tersebut hadir pula, Deputi Bidang Penempatan Pekerja Migran Kawasan Amerika Pasifik Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Drs Lasro Simbolon, MA dan Kepala Wilayah Kemenkumham NTB, Romi Yudianto, SH, MH. ***

 

 




Pelaku Kekerasan Seksual di Maluku Dihukum Seumur Hidup 

Mentreri PPPA Bintang Puspayoga berharap korban kekerasan seksual untuk berani bicara dan melaporkan kejadian yang menimpanya

AMBON.LombokJournal.com ~ Majelis Hakim Pengadilan Negeri Ambon menjatuhkan sanksi pidana maksimal untuk Ayah dan kakek kandung pelaku tindak pidana kekerasan seksual  atau TPKS yang korbannya adalah anak dan cucu kandungnya.

BACA JUGA: Tinfak Asusila Ayah dan Kakek pada Anak dan Cucu Kandung 

Menteri PPPA menekankan agar korban kekerasan seksual berani melapor
Menteri Bintang Puspayoga

Dalam kunjungan di Ambon, Maluku, Senin (26/06) Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menekankan, keberanian dari penyintas untuk melaporkan dan bicara kejadian kekerasan seksual  yang dialaminya, jadi titik terang dari proses penanganan dan penegakan hukum perkara itu. 

Penegakan hukum yang memberikan rasa keadilan bagi korban pun menjadi langkah penting bagi KemenPPPA dan APH untuk terus mendorong korban kekerasan seksual berani berbicara. 

Tidak hanya pada saat putusan di pengadilan, keberpihakan terhadap korban kekerasan seksual diharapkan terjadi dalam seluruh proses penegakan hukum mulai dari penyelidikan hingga penuntutan.

BACA JUGA: Anak Korban KDRT di Jateng, Ibunya Meregang Nyawa

“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi atas keberanian para penyintas dalam berbicara atau melaporkan kejadian yang dialami sehingga APH dapat bergerak cepat dalam upaya penegakan hukum yang hasilnya pun sungguh luar biasa. Khususnya, dalam kasus TPKS oleh ayah dan kakek kandung, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Ambon menjatuhkan sanksi pidana maksimal terhadap pelaku tindak pidana kekerasan seksual. Putusan tersebut memberikan harapan bagi kita semua untuk terus menuntut penegakan hukum yang berkeadilan dan berperspektif korban sehingga diharapkan dapat melahirkan efek jera,” tutur Menteri PPPA.

Dalam upaya pencegahan kasus TPKS di masyarakat, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) secara masif menggencarkan kampanye Dare to Speak Up atau Berani Berbicara kepada masyarakat.

Tujuannya mendorong korban, keluarga korban, dan masyarakat umum untuk berani melaporkan berbagai tindak kekerasan yang dialami atau diketahui. 

Selain itu, kehadiran Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) pun serta merta memberikan perlindungan yang komprehensif kepada korban, keluarga korban, dan saksi atas kejahatan terhadap martabat manusia dan pelanggaran atas hak asasi manusia.

Menteri PPPA juga mengingatkan DP3A dan UPTD PPA Provinsi Maluku agar dapat terus mengawal dan berpartisipasi dalam proses pendampingan yang dibutuhkan oleh penyintas, meskipun sudah kembali menjalani kehidupan normal.

Dan penyintas anak pun melanjutkan sekolah seperti biasa. Setelah kejadian TPKS yang dilakukan oleh ayah dan kakek kandung. 

BACA JUGA: Polres Sumbawa Terjunkan 65 Persinel untuk MXGP Samota

Penanganan penyintas langsung dilakukan oleh Pemerintah Kota Ambon dan Pemerintah pusat, serta diberikan rumah tinggal di salah satu kawasan perumahan di Kota Ambon. 

“Meskipun para penyintas telah menjalani hidupnya kembali secara normal, masih diperlukan dukungan dan pengawalan ketat dari DP3A dan UPTD PPA Provinsi Maluku, terutama pada para penyintas usia anak yang membutuhkan perhatian lebih untuk memastikan hak-haknya terpenuhi. Saya harap pengalaman para penyintas ini dapat menjadi inspirasi dan menebar bibit keberanian kepada para penyintas korban TPKS lainnya untuk berani berbicara dan melapor,” tandas Menteri PPPA..***

 

Sumber : kemenpppa.go.id




Seru! 2023 Penenun Sukarara Siap Menenun Seharian

Lombok International Modest Fashion Festival (LIMOFF) akan diramaikan dengan 2023 penenun dalam event Begawe Jelo Nyesek 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Desa Sukarara, Lombok Tengah, yang selama ini dikenal sebagai desa tenun, akan melakukan atraksi dengan ribuan penenun

BACA JUGA: Persediaan Sapi Sambut Idul Adha Aman

Sesuai dengan tahun berjalan, sebanyak 2023 penenun asal Desa Sukarara, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, mulai anak-anak sampai orang tua, siap menggelar Begawe Jelo Nyesek, tanggal 7-8 Juli 2023 untuk pecahkan rekor MURI.

“Begawe Jelo Nyesek siap memecahkan para penenun Desa Sukarara akan pecahkan rekor Muri,” ungkap Ketua BPPD NTB, Baiq Ika Wahyu Wardhani.

BACA JUGA: Pabrik Bata Plastik Mulai Beroperasi di NTB

Ia menyampaikan itu saat mengikuti Rapat Koordinasi Lombok International Modest Fashion Festival (LIMOFF) 2023 di Gedung Sangkareang Kantor Gubernur NTB, Senin (27/06/23).

Event Begawe Jelo Nyesek merupakan acara Kelima kalinya di Desa Sukarara, yang semula akan menampilkan 1500 penenun. 

“Namun, untuk mencapai target rekor Muri maka penenun yang dihadirkan pun sebanyak 2023 sesuai dengan tahun diselenggarakan,” kata H Saman Budi, Kepala Desa Sukarara. .. 

Kades juga menjelaskan, di Desa Sukarara sendiri terdapat 3200 penenun. Sebanyak 2023 penenun yang diterjunkan nanti siap menenun seharian penuh. 

BACA JUGA: Ini Cara Pemprov NTB Tangani Sampah MXGP Samota

“Event ini akan menjadi penyemangat dan membangkitkan gairah para penenun lokal kita harapnya. ***

 

 




Persediaan Sapi Sambut Idul Adha di NTB Aman 

Gubernur NTB dan Mentan kunjungi peternak sapi, pastikan ketersediaan hewan kurban sambut Idul Adha mencukupi

LOBAR.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah di hadapan Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo (SYL) memastikan, ketersiaan hewan kurban di NTB sambut Idul Adha sudah cukup dan aman.

BACA JUGA: Pabrik Bata Plastik Mulai Beroperasi di NTB

Meninjau peternakan untuk memastikan ketersediaan hewan kurban jelang Idul Adha
Mentan RI dan Gubernur NTB

Hal itu disampaikan Bang Zul saat melakukan kunjungan bersama Menteri Pertanian RI, SYL untuk memastikan ketersediaan sapi untuk Idul Adha di Kecamatan Gerung, Lombok Barat, Senin (26/06/23).

Bang Zul menyatakan ketersediaan hewan kurban untuk menyambut Idul Adha di Nusa Tenggara Barat sudah mencukupI.

“Bersama menteri Pertanian di Gerung Lobar melihat persiapan dan ketersediaan hewan qurban menje;ang Idul Adha di NTB. Alhamdulillah semuanya siap!” Ungkap Gubernur. 

BACA JUGA: MXGP Samota Diatensi Luar Biasa Masyarakat Sumbawa

Saat itu Bang Zul dan Mentan SYL membahas solusi untuk peternak-peternak asal NTB yang hewannya belum terserap di Jakarta. 

Mentan telah menugaskan staf khusus untuk menyelesaikan masalah ini.

Bang Zul tengah berkoordinasi dengan Plt Gubernur DKI Jakarta dan Kepala Badan Pangan Nasional agar sapi-sapi NTB yang belum terserap di Jakarta bisa diserap oleh BUMD DKI. 

BACA JUGA: Wow! Sirkuit Samota Punya Lintasan Terbaik di Dunia

“Saya sedang berkordinasi dengan Plt Gubernur DKI Mas Heru dan Kepala Badan Pangan Nasional agar bisa di serap oleh BUMD DKI,” tandas Gubernur.  ***

 

 




Pabrik Bata Plastik Mulai Beroperasi di NTB

Pabrik Block Solution Lombok (BSL) yang mendaur ulang sampah plastik menjadi bata plastik, merupakan daur ulang plastik yang spektakuler 

LOBAR.LombokJournal.com ~ Pabrik Block Solution Lombok (BSL) yang akan mendaur ulang sampah plastik menjadi bata plastik resmi beroperasi di Provinsi NTB. 

Hadirnya pabrik daur ulang plastik menjadi bata plastik, di NTB itu merupakan pertama di dunia menggunakan inovasi teknologi terbarukan.

BACA JUGA: Ini Cara Pemprov NTB Tangani Sampah MXGP Samota

Gibernur NTB mengatakan, pabrik daur ulang yang memproduksi bata plastik merupakan salah satu capaian program industrialisasi

Dan pabrik bata plastik itu salah satu contoh, Provinsi NTB telah mencapai banyak hal dalam mendukung program industrialisasi

Beroperasinya pabrik daur ulang plastik yang memproduksi bata plastik itu merupakan kerja sama Pemerintah Provinsi NTB dengan PT Block Solutions. Pabrik bata plastik itu menjadikan NTB sebagai percontohan bagi daerah lain bahkan dunia.

“Kita berhasil mencapai banyak hal di NTB. Selain menjadi tuan rumah event-event internasional. Sekarang kita memiliki Pabrik daur ulang plastik yg spektakuler,” ungkap Bang Zul sapaan Gubernur NTB. 

Ia mengatakan itu saat meresmikan Pabrik BSL di kawasan Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Provinsi NTB di Banyumulek, Lombok Barat, Senin (26/06/23).

BACA JUGA: NTB Ingin Jadi Pusat Busana Muslim Dunia

Limbah Plastik

Bang Zul menjelaskan, adanya pabrik bata plastik itu banyak memberi manfaat bagi NTB. Di antaranya, pabrik ini akan mengurangi limbah plastik

Selain menghasilkan peningkatan ekonomi, ke depan kawasan BRIDA akan menjadi kawasan ECO wisata industri di Indonesia. 

Penjelasan Direktur Block Solutions Indonesia Jimmy Hutasoit, pembukaan pabrik Block Solutions di Provinsi NTB menjadi yang pertama menggunakan inovasi teknologi yang terbarukan. 

Pabrik ini nantinya akan memproduksi 8-9 ton bata plastik per hari. Untuk membangun satu rumah dengan luas 6×6 persegi hanya membutuhkan 2 ton bata plastik.

“Terima kasih kepada pemerintah Provinsi NTB yang telah mendukung dan mensupport PT Block Solutions dalam membangun pabrik di Lombok,” jelasnya. 

BACA JUGA: Ekspor Vanili Organik ke AS Tahun 2023 Meningkat

Peresmian pabrik BSL tersebut turut dihadiri oleh Dubes Finlandi, Mr. Kaihilahti, Jukka-Pekka, Block Solutions Finlad Founder, Markus Silfverberg, Ketua Umum Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (Adupi) Christine Halim, Deputi Kemenko Marves, Rofi Alhanif dan beberapa Forkompinda Pemerintah Provinsi NTB. ***

 

 




Polres Sumbawa Terjunkan 65 Personel untuk MXGP Samota

Sedikitnya 65 personel diterjunkan dari Polres Sumbawa untk pengamanan event MXGP Samota yang baru saja berlangsug   

SUMBAWA.LombokJournal.com ~  Polres Sumbawa Polda NTB menerjunkan puluhan personel guna mengamankan seri ke X event  MXGP Samota, Sumbawa 2023 mulai 23-25 Juni 2023 di di Sirkuit Samota,  Sumbawa.

BACA JUGA: Roman Ferbvre Tercepat di Sirkuit Samota

Kapolres Sumbawa Polda NTB AKBP Heru Muslimin S.I.K, M.I.P,  melalui Plh Kasi Humas Ipda Sardi, Sabtu (24/06/23) menuturkan, selama pelaksanaan event MXGP Samota pihaknya menerjunkan sebanyak 65 personel yang ditempatkan di sejumlah titik dan persimpangan jalan menuju lokasi dibantu personil pengamanan dari Polda NTB. 

BACA JUGA: Penonton MXGP Samota Dihibur Band Kota dan D’Massive

“Pengamanan di sejumlah titik ini guna memastikan jalannya event MXGP Samota ini mulai dari kegiatan parade agar berjalan aman dan lancar, khususnya rute jalan yang dilewati parade tidak terganggu dan selama berlangsungnya kejuaraan balap motor cross dunia ini,” ungkapnya. **** 

 




Ini Cara Pemprov NTB Tangani Sampah MXGP Samota

Mengatakan masalah sampah di even MXGP 2023, Dinas LHK NTB bekerja sama dengan dinas Lingkungan Hidup Sumbawa merekrut relawan sampah

SUMBAWA.LombokJournal.com ~ Tiap perhelatan yang melibatkan jumlah penonton besar, termasuk event MXGP Samota, akan muncul masalah sampah.

Pelaksanaan Motocross Grand Prix atau MXGP Samota di Sirkuit Samota Sumbawa, digelar 23-25 Juni 2023, masalah sampah perlu perhatian serius berbagai pihak. 

BACA JUGA: Romain Febvre Tercepat di Sirkuit Samota

Permprob NTB sudah siapkah cara tangani sampah MXGP Samota

Masalah sampah dari ratusan ribu pengunjung harus mendapatkan penanganan serius. Jika tidak, masalah sampah ini akan menjadi sorotan dibandingkan event balapannya. 

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi NTB telah mempersiapkan cara jitu menangani masalah sampah tersebut. Salah satunya merekrut relawan sampah.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Pengendalian Pencemaran Dinas Lingkungan Hidup (LHK) NTB Firmansyah mengatakan, telah melakukan koordinasi dengan dinas Lingkungan Hidup Sumbawa. 

Penanganan masalah sampah melibatkan Duta Lingkungan Hidup, anggota pramuka dari SMA/SMK di sekitar Sumbawa untuk menjadi relawan pada even MXGP Samota.

BACA JUGA: Penonton MXGP Samota Dihibur Band Kotak dan D’Massive

“Sampai saat ini, kami memastikan, relawan yang akan mengrus sampah di MXGP Samota sudah siap. Dan ada sekitar 250 orang relawan serta 1000 unit karung sampah sudah kita distribusikan,” tandas Firmansyah. 

Sementara itu, Kepala UPT pengelola Sampah Sirkuit Samota MXGP Zulhaidar menyebutkan, pihaknya sudah mengantisipasi masalah persampahan selama gelaran event MXGP Samota. 

Disebutkannya, ia telah menyediakan armada persampahan sebanyak 11 unit. 

“Sudah kita siapkan tiga unit truck, lima unit mobil pick up dan tiga unit kendaraan roda tiga,” kata Zulhaidar, Minggu (25/06/23).

Dalam penanganan sampah yang volumenya rata-rata 8 ton per hari, ia bersama tim melakukan pemilihan sampah organik/anorganik yang berlangsung di posko.Tujuannya agar sampah yang dihasilkan mudah dikelola lebih lanjut.

BACA JUGA: Sebelum Balapan Pembalap MXGP Samota Diarak Naik Dokar

“Tidak semua sampah kami manfaatkan. Terutama sampah plastik kami kumpulkan kemudia kami jual ke pengepul,” jelas Zulhaidar.***

 




Romain Febvre Tercepat di Sirkuit Samota

Hasil MXGP 2023 di Sirkuit Samota, persaingan antara pembalap antara Kawasaki Romain Febvre dan pembalap GAS GAS,  Jorge Prado

SUMBAWA.LombokJournal.com ~ Romain Febvre Pembalap motorcross Kawasaki, yang tercepat di latihan bebas MXGP 2023 di Sirkuit Samota, mengulangi suksesnya menjadi tercepat dalam seri ke-10 MXGP 2023, seri Sumbawa di Sirkuit Samota, NTB, Minggu (25/06/23) sore WITA.

BACA JUGA: MXGP Samota Diatensi Luas Biasa Masyarakat Sumbawa

Roman Febvre menjadi tercepat di MXGP Samota 2023
Roman Febvre

Sebenarnya, pada race pertama seri ke-10 MXGP Samota di Sirkuit Samota itu, Romain Febvre tertinggal oleh pembalap GAS GAS, Jorge Prado. 

Saat race pertama, Jorge Prado yang ditempel ketat Romain Febvre masuk finish  mendahuluipesainya, di posisi pertama dengan catatan waktu 35 menit 18.962 detik. Romain Febvre masuk finis dengan selisih waktu 3.627 detik.

Rupanya ketinggalan di race pertama, makin memacu andrenalin Romain Febvre. Ia membalas di balapan kedua. 

BACA JUGA: Penonton MXGP Samota Dihibur Band Kotak dan band D’Massive

Ia berhasil menguasai race kedua dan finish pertama dengan catatan waktu 35 menit 57.623 detik.

Dengan hasil ini, Romain Febvre menjadi crosser terbaik MXGP Samota 2023 yang berlangsung di salah satu Sirkuit terbaik dunia, dengan raihan poin 47. 

BACA JUGA: Sebelum Balapan Pembalap MXGP Samota Diarak Naik Dokar

Jorge Prado akhirnya harus puas di posisi kedua dengan poin 42. Sementara di posisi ketiga ada Jeremy Seewer dari Yamaha dengan 42 poin.

 

Ajang balap motocros dunia akan berlanjut ke seri-11 di Sirkuit Selaparang, Lombok pada 1-2 Juli 2023.***