NTB Gemilang Dikritik Mahasiswa, Ini Respon Kadis Dikbud NTB

MATARAM.lombokjournal.com

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nusa Tenggara Barat (Dikbud NTB), DR.H. Aidy Furqan, S.PD,M.PD seolah-olah sedang menghadapi aksi mahasiswa.

Dalam acara ‘Ngaji Refleksi’ BEM NTB Raya dan OKP se Kota Mataram, di Kedai Bawah Pohon, di Kekalik Mataram, Sabtu (01/05/21) malam, Aidy Furqan dihujani kritik tajam dan lugas yang disampaikan mahasiswa dari berbagai elemen OKP se Kota Mataram.

Sebelumnya, Korda BEM Raya NTB yang memandu dialog malam itu mengatakan, acara Ngaji Refleksi dihajatkan untuk mendialogkan isu-isu kedaerahan. Dan secara khusus mengevaluasi capaian-capaian enam program unggulan untuk mewujudkan tagline ’NTB Gemilang’.

Bukan sebatas sektor Pendidikan, kritik mahasiswa juga melebar ke ekonomi, Pariwisata, Kesehatan, lingkungan hidup, kekerasan terhadap perempuan dan anak, termasuk perlakuan terhadap disabilitas.

Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT), DR Safril yang malam itu juga menjadi nara sumber, menyebut beberapa program sebenarnya belum terlalu penting, misalnya program Zero Waste.

BACA JUGA: Pemprov NTB Minta SSJ Perbanyak Konten Lokal

Selain itu ia juga mempertanyakan apakah program sepeda dan motor listrik itu benar-benar dibutuhkan untuk saat ini di NTB. Sebab NTB bukanlah Jakarta yang tingkat polusinya sangat tinggi sehingga dibutuhkan kendaraan listrik.

“Apakah program itu memang dibutuhkan masyarakat, atau sekedar pencitraan,” kata Safril

Gubernur Zulkieflimansyah yang diharapkan hadir sedang melakukan perjalanan dinas ke Jawa Timur, salah satunya menemui keluarga dari salah satu prajurit yang menjadi korban musibah KRI Nanggala 402.

Sedang anggota DPRD NTB, Mori Hanafi, yang diundang juga tak kunjung datang tanpa penjelasan.

Ketidak hadiran keduanya memicu kritik, sebab mahasiswa menghendaki dialog langsung dengan Gubernur Zukieflimansyah. Rupanya ketidak hadiran gubernur itu memicu kekesalan mahasiswa.

“Saya harapkan gubernur yang malam ini menemui mahasiswa. Kita ingin menyampaikan langsung, bahwa NTB gagal gemilang. Yang berhasil hanya pencitraan,” kata mahasiswa yang mengaku dari Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND).

Akhirnya H AIDY Furqan yang malam itu menjadi nara sumber mewakili gubernur, merespon mahasiswa yang mengevaluasi capaian progam-program strategis kepemimpinan Zul-Rohmi.

“Saya merasakan apa yang kini dirasakan adik-adik mahasiswa. Semua masukan itu akan menjadi rekomendasi,” kata Aidy Furqan yang pernah menjadi Ketua Senat Mahasiswa Uniersitas Matara semasa menjadi mahasiswa FKIP.

Ia menjawab kritik tentang angka drop out SMA maupun program 100 cendekia dan bea siswa, dengan menyodorkan data-data capaian target Pendidikan. Furqan juga sempat menyinggung revitalisasi Posyandu Keluarga, termasuk memperhatikan masukan perlunya tempat ibadah yang ramah disabilitas.

Terkait tagline NTB Gemilang Aidy Furqan menjelaskan, bahwa itu menjadi pendorong semangat bahwa apa yang bisa dilakukan daerah, NTB juga bisa melakukan hal yang sama. NTB juga bisa.

“Kita mendorong, termasuk melalui program-program unggulan. Apa pun hasilnya, yang jelas saat ini kita sedang berproses. Karena itu, masukan-masukan yang baik itu, sampaikan secara tertulis,” kata Aidy Furqan.

Acara Ngaji Refeksi itu dihadiri perwakila OKP dari IMM, KAMMI, GMNI, HIMMA NW, HMI MPO, LMND dan BEM NTB Raya.

Rr




Bertemu Dahlan Iskan, Gubernur Tawarkan Berinvestasi di NTB

SURABAYA.lombokjournal.com

Di sela-sela kunjungan kerja ke Surabaya, Sabtu (01/05/21), Gubernur NTB Zulkieflimansyah menyempatkan diri mampir ke rumah sahabatnya, Dahlan Iskan.

Pertemuan keduanya tampak “heboh”. Dahlan tampak antusias sekali menerima Dr Zul, panggilan Gubernur NTB.

Mantan CEO Jawa Post ini menerima tamunya di ruang belakang rumahnya. Sebuah meja kaca ukuran besar dikelilingi puluhan kursi.

Dia didampingi beberapa mitra pengusaha. Tidak lama berselang, ikut bergabung putra DI, Azrul Ananda.

Diskusi berlangsung cair dan mengalir. Berbagai isu menghiasi diskusi. Kebanyakan tentang ide-ide pembangunan NTB ke depan.

“Bagaimana sebenarnya tentang jembatan Lombok-Sumbawa? Saya tonton videonya itu kok bagus sekali,” kata Dahlan. Insting wartawannya mulai keluar.

Gubernur Zul kemudian menjelaskan, ada sebuah perusahaan yang sedang melakukan Feasibility Study. Apakah layak atau tidak dibangun jembatan itu.

“Apakah memungkinkan atau tidak dilihat dari sisi tekhonology dan sisi bisnis. Kalau memungkinkan kita cari lagi investornya yang bersedia membangun,” kata Zul.

“Sangat Mungkin,” kata Dahlan menyambar. “Wong Tekhnologinya cuman segitu kok. Saya pernah mencoba mengukur kedalamannya  untuk nanam kabel bawah laut,” kata Dahlan, yang mantan Dirut PLN dan mantan Menteri BUMN ini.

“Kalau boleh usul, Pemprov NTB sebaiknya ‘menabung’. Targetkan hingga 20 tahun. Anggarkan uang misalnya setahun berapa. Nanti dalam jangka waktu 20 tahun, diharapkan bisa untuk mewujudkan. Yang penting dimulai. Karena kalau tidak dimulai, nggak akan jadi Pak. Ini Indonesia soalnya,” katanya.

Menanggapi masukan-masukan Dahlan Iskan ini, Gubernur Zul manggut-manggut.

“Bertemu beliau ini, memang selalu ada ide-ide segar. Kita tambah semangat ini,” kata Gubernur.

Pembicaraan beralih ke potensi perikanan di NTB. Ketahuan, ternyata Dahlan punya beberapa tambak udang di NTB. Ada di Lombok Timur dan satu lagi di Kab Sumbawa.

BACA JUGA:

Gubernur Zul kemudian menawarkan kepada Dahlan agar membikin pabrik pakan di NTB. Jika ini bisa terwujud, Gubernur berjanji akan memfasilitasi bahkan menyiapkan lahan gratis.

Bahkan akan membuat kebijakan bagaimana agar masyarakat pesisir memiliki tambak udang sehingga pabrik pakan yang dibuat memiliki pasar.

Terkait tawaran Gubernur ini, Dahlan langsung meminta mitranya untuk menindaklanjuti dengan melakukan kajian-kajian.

Zul juga menyampaikan bahwa NTB akan menjadi tuan rumah MotoGP. Sebenarnya akan dilaksanakan Oktober. Namun karena Pandemi Covid, kita undur ke Maret tahun 2022,” tutup Gubernur.

diskominfotikNTB




Gubernur Serahkan Bantuan untuk Istri Salah Satu Korban  KRI Nanggala 402

JAWA TIMUR.lombokjournal.com

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menyerahkan bantuan kepada salah satu istri dari 53 prajurit yang gugur bersama KRI Nanggala 402 yang tenggelam pada bulan lalu.

Auliana Marida asal Kelurahan Pane, Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima. Ia merupakan istri dari Sertu Kom Achmad Faisal yang telah gugur, yang dinikahi almarhum pada tahun 2018 dan dikarunia 1 orang anak.

Kunjungan orang nomor satu di NTB itu untuk memastikan, pemerintah hadir memberikan dukungan kepada keluarga korban agar tak berlarut dalam kesedihan.

Kunjungan itu berlangsung di kediaman istri korban di Perumahan Quality Riverside Blok BB 17 Kemasan Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur, Sabtu (01/05/21).

“Kami datang dari NTB untuk memberikan semangat kepada Auliana. Artinya, Aulia tidak sendiri menghadapi cobaan ini, banyak orang yang mendukung jadi harus tetap sehat dan mengikhlaskan yang sudah terjadi,” kata gubernur di hadapan ibu satu orang anak itu.

Pada moment silaturahmi itu, wanita asal kota Bima tersebut juga didampingi oleh mertua dan adik iparnya yang datang dari Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Pekalongan merupakan kampung halaman prajurit bangsa Ahmad Faisal.

Nampak jelas diraut wajahnya, Auliana belum siap menghadapi ujian yang menimpa dirinya dan anak semata wayang.

“Kita sama-sama dari NTB, kita adalah keluarga besar. Alhamdulillah saya diberi kesempatan untuk bertemu dengan mbak Aulia,” pinta Dr. Zul berusaha menyemangati istri korban.

Untuk membantu kehidupan istri dan anak korban tersebut, Gubernur menawarkan pekerjaan yang layak kepada mahasiswi Jurusan IT itu sebagai pegawai Bank NTB yang memiliki cabang di Jawa Timur.

BACA JUGA:

Pokoknya Pemerintah Provinsi NTB akan selalu membantu warga asal Kota Bima itu. Mengingat peristiwa itu merupakan yang pertama kali dalam sejarah kemaritiman TNI AL.

Kemudian gubenur menyerahkan buku tabungan dan sejumlah uang tunai kepada istri korban tersebut.

“Saya juga kaget, ternyanta istri dari salah satu korban itu adalah warga kami sendiri. Namun, segala sesuatu yang membuat kita sedih, pasti Allah akan membalas dengan kebaikan luas,” harap Dr. Zul yang didampingi Dirut Bank NTB Syaraiah, Kukuh Rahardjo.

Bahkan gubernur akan menyediakan beasiswa pendidikan bagi putra almarhum Ahmad Faisal melalui kerja sama dari Bank NTB Syariah.

Artinya, Pemerintah Provinsi NTB akan selalu terbuka bagi keluarga kecil almarhum.

Bahkan Bang Zul juga memberikan kesempatan untuk Mbak Aulia memulai karir kembali di bidang perbankan sesuai dengan pengalaman kerja yang sudah dimilikinya.

“Alhamdulillah Pemda NTB sedikit bisa membantu meringankan beban keluarga serta memberikan beasiswa untuk Putra beliau dari Bank NTB Syariah, ” tutur Bang Zul.

Menanggapi silaturahmi itu, Auliana Marida merasa semangat dan bangga ketika pertama kalinya dikunjungi oleh gubernurnya sendiri.

Diakuinya, duka dan air mata memang menjadi teman setiap saat dikala ia mengenang masa-masa bersama suaminya.

“Saya ucapkan terima kasih kepada bapak gubernur NTB yang datang dari jauh untuk mengunjungi dan memberi semangat kepada saya,” ungkapnya.

Aulia mengakui, untuk beberapa bulan ke depan ia belum ingin pekerjaan apa pun. Apalagi ketika ia mengenang ketika suaminya melarang kerja sejak pertama kali mereka menikah.

Ditambah lagi dengan keadaan psikologisnya terguncang saat ini yang belum siap menerima ujian yang dialami suaminya.

“Setelah kami menikah, suami melaramg kerja dulu. Hingga saat ini, Belum ada niat kerja, masih duka,” akuinya.

Manikpa

@kominfo




Bupati Akhiri Safari Ramadhan 2021 di Tampes Selengen

TANJUNG.lombokjournal.com

Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH menyelenggarakan rangkaian Safari Ramadhan di Masjid Nurul Iman Dusun Tampes Desa Selengen Kayangan (30/04/21).

Hadir pula Koordinator Tim V Kepala BPKAD KLU Sahabudin MSi, Wakapolres Lotara Kompol Setia Wijatono SH, Kepala Kemenag Lombok Utara H Muhamad Ali Fikri MH, Kadis Kesehatan dr H Lalu Bahrudin, Kepala Bappeda Heryanto SP, Kepala Desa Selengen Sudarto bersama para Toga, Toma, serta jama’ah masjid setempat.

Bantuan untuk mesjid Nurul Iman

Rangkaian kegiatan safari dimulai dengan sholat tarawih berjama’ah, diimami sekaligus ceramah dari Komisioner KPU KLU Dr HM Zakki Abdillah Lc. Ia menyampaikan, pentingnya landasan hidup dengan iman, taqwa, dan rasa syukur, sebagai solusi menuntaskan permasalahan.

Bupati Djohan saat Safari Ramadhan akhir kali ini, menyampaikan Ramadhan telah memasuki malam ke-19. Semoga do’a dan ibadah yang dilakukan diterima Allah SWT.

Rentenku selapuq (saudaraku semua), Tim Safari Ramadhan ini lima tim. Masing-masing tim berkunjung ke masjid menghadiri sholat tarawih pada lima kecamatan, sehingga jumlah keseluruhan dua puluh lima masjid yang yang dihadiri. Malam ini safari yang terakhir di bulan Ramadhan kali ini,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, dipermaklumkan kepada masyarakat bahwa kondisi APBD agak berat.

Anggaran pendapatan dan belanja daerah, akibat Covid turun 300 miliar, pendapatan asli daerah pun turun lebih dari 50 persen.

Dari kisaran 250 miliar menjadi 116 miliar rupiah. Kendati demikian, Bupati Djohan mengajak masyarakat senantiasa bersyukur dan bersabar, terlebih dalam Bulan Ramadhan.

“Salah satu aspek puasa yang dilatih adalah bersikap sabar. Usainya Ramadhan nanti, mendapatkan predikat insan yang muttaqien. Kalau kita pandai bersyukur kepada Allah SWT, akan ditambah nikmatnya kepada kita. Sebaliknya jika kita kufur, adzab pedih yang akan menimpa,” urainya.

Dikatakan, Lombok Utara mengalami dua peristiwa besar. Bencana alam gempa bumi di awal Agustus 2018, kini telah memasuki tahun ke-3. Dampaknya rumah rusak berat 56 ribu lebih hingga saat ini RTG tersebut belum tuntas pembangunannya.

Ada yang rusak sedang dan rusak ringan. Dari total rumah yang dibangun, sisanya 18 ribu lebih rumah yang segera diselesaikan.

BACA JUGA:

Mengingat masa tanggap darurat selesai Bulan April 2021, maka menjadi hal yang tidak mungkin menuntaskan pembangunan tersebut.

“Saya telah mengutus Wakil Bupati bersama Kepala BPBD ke Jakarta menghadap kepada BNPB. Meminta perpanjangan waktu untuk kita membangun daerah akibat gempa serta menggurus dana yang masih tertahan,” tandasnya.

Bupati mengimbau masyarakat untuk taat pada protokol kesehatan, disiplin menggunakan masker, rajin cuci tangan, jaga jarak. Lombok Utara hingga hari ini (Jum’at) konfirmasi positif 19 orang, meninggal 15 orang, sedangkan sembuh melebihi 200 orang.

“Jangan sampai ada lagi Covid menular ke lain orang. Untuk itulah saya menekankan pakailah masker, bersihkan lingkungan lingkup masing-masing untuk mencegah semakin mendalamnya Covid-19. Sedangkan untuk Hari Raya nanti, sholat id dilaksanakan di masjid masing-masing, dengan tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan,” katanya.

Kades Selengen Sudarto menyampaikan selamat datang dan terima kasih kepada bupati dan rombongan.

Adanya kegiatan tersebut, masyarakat dapat mendekatkan dan mengeratkan tali silaturahmi dan kekeluargaan antara pemerintah dan pimpinan daerah dengan pemerintah kecamatan, desa, dan masyarakat.

Harapannya agenda turun ke masyarakat lebih ditingkatkan.

“Terus terang masyarakat ingin kehadiran bupati. Tidak harus setiap hari, sesekali sambangi dan datangilah kami masyarakat. Teriring do’a, semoga Allah menganugerahi kesehatan, taufik hidayah agar bupati dapat membawa Lombok Utara lebih baik lagi. Jika ada kekurangan dalam tata cara penyambutan, sebagai mukim Tampes Selengen dihaturkan maaf,” kata Kades.

Kegiatan berlangsung khidmat, diakhiri dengan penyerahan bantuan untuk Masjid Nurul Iman Dusun Tampes Selengan dari Baznaz KLU oleh Bupati Lombok Utara serta penyerahan bantuan Alqur’an oleh Kepala Kemenag Lombok Utara.

wld




1.205 Bencana Alam Terjadi Dari 1 Januari hingga 30 April 2021

lombokjurnal.com

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP) mencatat 1.205 bencana alam terjadi di Indonesia pada periode 1 Januari hingga 30 April 2021.

Bencana hidrometeorologi dengan bencana banjir paling dominan terjadi di Indonesia sepanjang Januari hingga April 2021.

Sementara Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis bahwa hujan sebagai salah satu pemicu banjir dan longsor, masih berpotensi terjadi di beberapa wilayah pada Mei 2021.

Bencana banjir menjadi kejadian yang paling sering terjadi dengan 501 kali, disusul angin puting beliung 339, dan tanah longsor 233.

Sebagai catatan, pada awal April 2021, curah hujan dengan intensitas sedang hingga deras terjadi di Kabupaten Bima, NTB. Hujan deras kemudian memicu terjadinya banjir di 29 desa di empat kecamatan yaitu kecamatan yaitu Madapangga (6 desa), Bolo (8 desa), Woha Desa Naru (8 desa), dan Monta (7 desa).

Akibat banjir ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bima mencatat 2 korban meninggal dunia. Lalu, lebih dari 9.425 KK atau 27.808 jiwa terdampak.

Banjir serupa juga menerjang beberapa daerah di Kabupaten Dompu, demikian juga beberapa desa di Kabupaten Lomok Tengah terendam banjir.

Sebelumnya, bulan Januari, permukiman pengungsi Gempa di Lombok Utara terendam banjir akibat hujan deras disertai angin kencang. Puluhan kepala keluarga (KK) mengungsi akibat banjir merendam rumah warga.

Jembatan yang menghubungkan dua dusun terputus, yakni Dusun Gerenggeng dan Dusun Dasan Tengak Pekatan Desa Jenggala, yang merupakan akses satu-satunya jalan keluar Dusun Gerenggeng ke desa ataupun ke kota kecamatan.

Selain itu, di Dusun Kerakas Desa Genggelang, sebanyak 34 KK dan 117 jiwa rumahnya terendam air pasang. Pengungsian Di Montong Dewa Dusun Karang Bedil Desa Gondang ada 71 KK dan 227 jiwa lokasi pengungsian warga terdampak gempa diporak-porandakan angin kencang disertai hujan lebat.

BACA JUGA:

Dilihat dari periode waktu tersebut, total jumlah kejadian mengalami kenaikan 1 persen dari tahun sebelumnya. Sedangkan korban meninggal, total jumlah mengalami kenaikan 1,83 persen.

Berikut ini rincian kejadian bencana alam pada periode 1 Januari 2021 hingga 30 April 2021.

Banjir 501 kejadian, angin puting beliung 339, tanah longsor 233, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) 97, gempa bumi 18, gelombang pasang dan abrasi 16, dan kekeringan 1.

Rr




Wagub Harapkan NWDI Hadirkan Manfaat Bagi Pembangunan

MATARAM.lombokjournal.com

Hadirnya berbagai organisasi kemasyarakatan sejatinya harus memberikan kemanfaatan bagi masyarakat, dan membantu terwujudnya pembangunan daerah yang dicita-citakan.

Demikian pula NWDI, kehadirannya juga diharapkan dapat memberikan kemanfaatan yang luas bagi pembangunan.

Sebagai organisasi kemasyarakatan yang besar di NTB, NWDI diharapkan dapat berkolaborasi dengan semua organisasi guna mewujudkan Kota Mataram yang Harmonis, Aman, Ramah, Unggul dan Mandiri (Harum) serta produktif.

“NWDI dapat berkolaborasi dengan seluruh organisasi seperti NU, Muhamadiyah, Nahdatul Wathan saudara kita, semua organisasi untuk mewujudkan Kota Mataram yang ‘Harum’, yang konkrit yang langsung menukik dan langsung ada actionnya,” tutur Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd..

Itu disampaikannya pada Musyawarah Daerah (Musda) 2021 Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) Kota Mataram, yang berlangsung di Hotel Aston Inn, Jumat (30/04/21).

Umi Rohmi sapaan hangat Wagub ini menegaskan,  pentingnya sinergi, kekompakan, keutuhan dan kesatuan harus benar – benar dapat diwujudkan.

BACA JUGA:

“Tidak bisa kita menemukan sesuatu di setiap elemen, pasti ada lebih dan kurangnya. Namun bagaimana kita meramu semua kelebihan tersebut menjadi kekuatan yang dahsyat,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Mataram, TGH. Mujiburrahman berharap agar hasil dari kegiatan  Musda NWDI Kota Mataram menghadirkan kepengurusan baru yang memperkokoh dan memberikan semangat kepada kader – kader NWDI di Kota Mataram.

“Semoga dengan kepengurusan baru dapat  terus memperkokoh dan seluruh kader dapat  melanjutkan perjuangan yang suci dan mulia ini,” tutur Wakil Walikota Mataram.

Ia melanjutkan, NWDI adalah organisasi yang populer, dimana – mana masyarakat mengenal NWDI. Tapi tidak hanya populer melainkan banyak kebaikan – kebaikan yang jadi arah perjuangan NWDI.

“Popularitas dan kebaikan adalah dua hal yang harus beriringan. Popularitas tanpa kebaikan tidak bermakna apa – apa,” ungkapnya.

Ketua pengurus daerah NWDI Kota Mataram, H. Irzanni., M.Si., pada kesempatan itu mengungkapkan, ikhtiar Musda NWDI Kota Mataram untuk memperkuat dan memperkokoh NWDI di Kota Mataram.

“NWDI Kota Mataram siap bersinergi dengan Pemerintah Kota,  sehingga pada kegiatan Musda ini simpel kita wujudkan Kita Mataram Harum,” katanya.

Musda NWDI Kota Mataram ini, dihadiri oleh  seluruh pengurus NWDI, Forkopimda dan berbagai instansi terkait.

Ser

diskominfotik




Indonesia Most Inspirational Regional Women Award 2021 Buat Bunda Niken

MATARAM.lombokjournal.com

Ketua TP-PKK Provinsi Nusa Tenggara Barat, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah beserta anggotanya mendapatkan penghargaan Indonesia most inspirational regional women award 2021, dari HerStory dan Warta Ekonomi pada Jum’at, 30 April 2021.

Bunda Niken sapaan akrabnya, mendapatkan penghargaan tersebut bersama Ketua TP-PKK Provinsi dan anggotanya di seluruh tanah air, wanita di jajaran perusahaan swasta, BUMN, dan lembaga lainnya yang turut berperan dalam pemberdayaan wanita dan kemajuan ekonomi di Indonesia.

Ia mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya atas penghargaan yang diberikan.

Bunda Niken berterimakasih karena kerja keras dan pengabdiannya bersama anggota TP-PKK yang lainnya untuk masyarakat diapresiasi.

“Tentu saja ini adalah apresiasi yang sangat membanggakan terhadap TP-PKK NTB yang telah bekerja keras, baik diliput atau tidak, telah ikhlas bekerja untuk masyarakat,” jelasnya.

Bunda Niken yang juga merupakan Bunda PAUD Nasional tersebut berharap, penghargaan yang diberikan dapat memotivasi TP-PKK NTB untuk terus memberikan yang terbaik.

Demi menghasilkan Sumber Daya Manusia yang semakin unggul di kemudian hari.

BACA JUGA:

Muhammad Ihsan, direktur Warta Ekonomi yang memberikan penghargaan menjelaskan, Bunda Niken beserta anggotanya patut mendapatkan penghargaan tersebut. Karena prestasinya dalam membangkitkan kemajuan di bidang kesehatan dan pengembangan digital ekonomi di NTB.

“Selamat kepada Ibu Niken dan TP PKK NTB, dengan penuh kebanggaan kami memberikan penghargaan ini. Dikarenakan prestasi ibu dan tim dalam membangkitkan kemajuan di bidang kesehatan dan pengembangan digital ekonomi di NTB,” ucapnya.

novita

diskominfotikntb




Konten Lokal SSJ Minim, Perlu Diatur Dalam Perda

KPID mencatat bahwa dari 12 SSJ di NTB, hanya 1 jam siaran lokal, itupun berita. Harusnya, durasi waktunya 2,1 jam

MATARAM.lombokjournal.com

Tayangan konten lokal menjadi hal yang paling disoroti dalam kegiatan Evaluasi Program Siaran dari sistem SIMP3 Kemenkominfo RI terkait jasa penyiaran televisi swasta atas nama PT. Media Televisi Mataram (Metro TV NTB), yang digelar Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) NTB, di Aston In Hotel, Mataram, Kamis (29/4).

Pasalnya hingga kini, muatan konten lokal dari berbagai Sistem Stasiun Jaringan(SSJ) di daerah, termasuk di NTB, masih tergolong minim. Bahkan masih di bawah 10 persen sebagaimana tuntutan Undang-Undang(UU) Penyiaran.

Ketua Komisi I DPRD Provinsi NTB, Sirajudin, S.H., saat hadir dalam acara tersebut mengatakan bahwa, amanat UU penyiaran harus dipenuhi, sehingga ruang konten lokal harus dipenuhi sebesar 10 persen.

Ia melanjutkan bahwa yang berkaitan dengan penyiaran konten lokal, ke depan harus memiliki legalitas standing yang diterbitkan oleh pemerintah daerah melalui peraturan daerah(perda).

“Menegaskan kepastian hukum di daerah, agar ada Perda yang mengatur tentang konten lokal untuk tv nasional,” harapnya.

BACA JUGA:

Sementara itu, Ketua KPID Provinsi NTB Yusron Saudi, ST, M.Pd., menjelaskan bahwa evaluasi yang dilakukan kepada Metro TV ini dilakukan satu kali dalam sepuluh tahun.

“Bagaimana kehadiran dan perjalanan Metro TV di NTB selama ini, KPID selalu koordinasikan terkait isi dan konten siarannya,” kata Yusron.

Selain itu, Yusron juga mendorong TV di daerah supaya turut berperan mencerdaskan masyarakat, dengan menayangkan informasi dan siaran yang cerdas.

Pihaknya juga tak menampik bahwa dalam evaluasi SSJ tersebut, komisioner KPID NTB menyoroti masih minimnya siaran lokal. Diketahui, dari sistem yang dikelola KPID tercatat bahwa dari 12 SSJ di NTB, hanya 1 jam siaran lokal itupun berita. Harusnya durasi waktunya 2,1 jam.

“Sistem yang melaporkan ini, bukan kami yang nilai,” ucap Sahdan salah seorang Komisioner KPID.

Jadi, harapannya kedepan siaran TV lokal di daerah juga dapat menggali potensi lain di NTB, seperti aspek religi, ketokohan, kiprah dan kearifan lokal lain. Agar kekayaan potensi NTB terpublikasi hingga tingkat Nasional bahkan Internasional.

Menanggapi hal tersebut, Sekarressia Phatria Zhahara dari perwakilan Metro TV, menyampaikan akan terus memperbaiki siaran untuk konten lokal di NTB.

Merajut sinergi dan kebersamaan untuk membangun daerah melalui penayangan budaya dan kearifan lokal daerah.

“Kami berkomitmen, mewujudkan siaran sehat dan menerapkan amanat UU Penyiaran,” tutupnya.

edy

@diskominfotik_ntb




Peringatan BMKG: Potensi Siklon Tropis Pada Bulan April-Mei

lombokjurnal.com

Adanya potensi siklon tropis dengan tingkat kejadian lebih tinggi yang biasa, terjadi pada bulan April, Mei, November dan Desember.

Koordinator Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofika Miming Saepudin mengungkapkannya, saat Rapat Koordinasi Tim Intelijen Penanggulangan Bencana (TIPB) yang disiarkan secara daring, Kamis (29.04/21).

Menurutnya, kewaspadaan potensi siklon tropis di wilayah selatan Indonesia itu antara November-Mei.

Dijelaskan, sejak 2008 terdapat 11 siklon tropis yang sangat dekat dengan Indonesia, 10 siklon diantaranya telah dirilis oleh Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) BMKG Jakarta.

BACA JUGA:

Secara umum, kejadian siklon di dekat Indonesia terjadi antara April-Mei dan Nopember-Desember.

Siklon tropis Seroja yang terjadi di Nusa Teggara Timur (NTT) pada awal April lalu, merupakan yang terkuat kedua setelah siklon tropis Kenanga yang terjadi pada 12 Desember 2018 di Samudera Hindia Barat Daya Bengkulu.

Rr




10 Ribu Peserta Semarakkan Nuzulul Quran PBNW

lombokjournal.com

LOMBOK TIMUR:   Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) menggelar peringatan Nuzulul Quran yang dirangkai pembacaan Al-Qur’an sebanyak 10 ribu peserta se-Indonesia secara offline dan online pada Kamis (29/04/21).

Untuk kegiatan offline dipusatkan di halaman Masjid Jamik Mahad Darul Quran wal Hadits NW Anjani, dengan peserta terbatas dan melaksanakan prokes Covid-19.

Kegiatan ini juga dihadiri Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko. PMK) Prof. Dr Muhajir Efendi via daring dan seorang guru hafiz Masjidil Haram dan Madrasah Assaulatiyah Makkah, Syaikh Ahmad Muhammad Yar.

Dalam sambutannya, Menko PMK menyampaikan rasa bahagia bisa hadir walaupun tidak secara langsung bersama para Tuan Guru para santri Pondok Pesantren Syekh Zainuddin Anjani dalam acara Nuzulul Quran.

“Berbahagia juga rasanya bisa bersilaturrahim dengan keluarga besar Tuan Guru Kyai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Majid, selaku Pahlawan Nasional dan Pendiri Organisasi Nahdlatul Wathan yang selalu bersama pemerintah dalam membangun negara dan bangsa,” ungkapnya.

Lanjutnya, tegaknya agama Islam di Nusantara adalah karena eksisnya pondok pesantren. Eksistensi pondok pesantren bermakna eksistensi agama Islam.

Kekuatan Pesantren telah terbukti merupakan poros tegaknya negara. Laskar Pesantren telah melahirkan kekuatan besar yang mampu mengusir penjajah.

“Dalam sejarah Indonesia perayaan heroik Hari Pahlawan tidak bisa dilepaskan dengan hari Santri Nasional. Kepahlawanan santri adalah nasionalisme terdepan dalam perjuangan bangsa Indonesia,”ucapnya.

Jika seluruh santri di Indonesia, kata Muhajir, mengingat tentang proklamasi kemerdekaan maka pasti di setiap ramadhan para santri akan merayakan hari lahir bangsa Indonesia karena pembacaan proklamasi kemerdekaan republik Indonesia oleh Soekarno dan Hatta terjadi pada tanggal 9 Ramadhan 1364 hijriah.

“Mari kita bersama-sama berdoa di bulan Romadhon ini, bulan turunnya Alquran, bulan kemerdekaan bangsa kita, semoga negara Indonesia aman tenteram, terhindar dari marabahaya dan wabah COVID-19 segera berlalu,”ajaknya..

Ia juga berpesan khusus kepada seluruh santri dan para pengasuh untuk senantiasa menjunjung tinggi rasa persatuan dan kesatuan sebagai bangsa yang majemuk, menghargai perbedaan dan selalu bersikap tasamuh yakni menghormati ragam kepercayaan dan menghargai kekayaan pendapat.

“Hanya dengan persatuan dan kesatuan lah kita bisa membangun bangsa ini dengan sebaik-baiknya,” ingatnya.

BACA JUGA:

“Saya berbangga hati karena organisasi NW telah berkiprah lama menjadi Mitra pemerintah membangun negara di bidang pendidikan sosial dan dakwah. Madrasah dan sekolah NW sudah ada hampir di seluruh provinsi di Indonesia,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PBNW Syaikhuna Tuan Guru Bajang KH M Zainuddin Atasni, menyampaikan ucapakan terima kasih kepada Menko. PMK yang bersedia menghadiri acara pembacaan Al-Quran oleh 10 ribu peserta dari seluruh Indonesia via zoom, dalam rangka peringatan Nuzulul Quran di Pontren Syaikh Zainuddin NW Anjani dan daring.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Menko PMK Muhajir Efendi yang bersedia mengahadiri acara kami kendati via daring, karena masih dalam pandemi Covid-19,” ucapnya.

Syaikhuna panggilan akrabnya, juga berharap kepada pemerintaah agar terus memberikaan perhatian kepada pondok pesantren dan madrasah, karena menurutnya, para ulama dan santri menjadi garda terdepan dalam merebut kemerdekaan RI.

“Bahkan setelah kemerdekaanpun pondok pesantren dan santrinya terus merawat keutuhan persatuan bangsa di dalam negara yang majmuk ini,” tandasnya.

Me (*)