Dalam rangka monitoring program PAUD Holistik Integratif (HI) pada satuan Pendidikan Usia Dini wilayah Kecamatan Bayan, Bunda PAUD KLU Hj Galuh Nurdiah Djohan Sjamsu melakukan kunjungan dan silaturahmi dengan para guru, wali murid PAUD Al-Hamzar serta pengurus PAUD Desa (25/05/21).
Hadir pula perwakilan dari NTB Field Manager Save the Children Harun Anggo, Pelaksana Tugas Camat Bayan Adnan SPd MPd, Kasi PAUD Dikpora Mazhar, Kepala Desa Karang Bajo Hamdy serta para Kepala Dusun setempat.
Bunda PAUD Hj Galuh menyampaikan kepengurusan baru Bunda PAUD KLU masa bhakti 2021-2026, saat ini menyusun program kerja yang bisa berintegrasi dengan kegiatan PAUD HI.
“Kami berterima kasih kepada Save the Children yang selama 3 tahun membantu Lombok Utara khususnya PAUD HI dan kita berharap semoga kerja sama terus bisa dilanjutkan. Pembinaan PAUD tak hanya yang ada sekarang, melainkan PAUD yang lain di lima kecamatan Lombok Utara, agar sejajar dengan PAUD yang ada di luar,” tuturnya.
Dikatakannya, peran tumbuh kembang anak usia dini, selain peran guru tentu juga peran wali murid atau orang tua diharapkan agar kebiasaan baik yang diajarkan di sekolah bisa diterapkan di rumah.
Kebutuhan makanan dan gizi anak itu penting guna menambah kecerdasan otak anak.
“Dulu, zaman saya sebagai Bunda PAUD pertama saya mewajibkan setiap rumah untuk menanam pohon kelor, mengingat kandungan yang terdapat dalam pohon kelor bagus untuk anak dan keluarga. Mari kita terapkan lagi,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Karang Bajo Hamdy mengungkapkan rasa syukur atas kunjungan dari Bunda PAUD kabupaten bersama dengan sebagai motivasi untuk menggerakkan gugus tugas PAUD HI yang ada di Karang Bajo.
Gugus tugas di desa, baru terbentuk beberapa bulan kemarin. Dengan harapan apa yang menjadi tugas gugus tugas PAUD HI di Karang Bajo bisa berjalan dan berkembang demi mewujudkan pendidikan usia dini.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Haji Lalu Winengan menegaskan kesiapannya mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat IKA Unram periode empat tahun mendatang, dalam Musyawarah Nasional Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Mataram bakal digelar tiga hari lagi.
Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Lombok Barat ini terpanggil dan siap mewakafkan dirinya untuk kebaikan 75.000 alumni Unram dan all out membantu kemajuan universitas.
“Di sisa umur saya sekarang, saya abdikan diri saya untuk masyarakat,” kata HL Winengan, di Mataram, Selasa (25/05/21).
Wujud keseriusannya bertarung sebagai Ketum PP IKA Unram, Winengan telah membentuk tim pemenangan.
Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama NTB ini juga telah menyiapkan posko tim pemenangan di salah satu hotel di Mataram. Salah seorang anggota tim pemenangan pun secara resmi telah mengambil formulir pencalonan pada panitia Munas IKA Unram.
Saat ini, Winengan juga sudah mulai menggalang komunikasi intens dengan para alumni Unram lintas angkatan. Alumus Fakultas Pertanian Unram ini juga menjalin komunikasi erat dengan para Pengurus IKA Unram baik di tingkat pusat, wilayah, maupun daerah.
Winengan menyadari sepenuhnya tantangan yang dihadapi IKA Unram di masa datang. Terutama bagaimana menyejajarkan alumni Unram seperti halnya alumni perguruan tinggi besar di tanah air.
Karena itu, dia hanya mencalonkan diri semata demi untuk marwah dan kebaikan alumni serta almamater.
“Apalagi sekarang, alumni memiliki peran penting dalam hal akreditasi universitas,” kata pria yang juga Ketua KAHMI Lombok Barat ini.
Khalayak di NTB tahu, Winengan adalah tokoh Bumi Gora yang punya jejaring luas. Kiprahnya memang nyaris tanpa batas. Dia punya kedekatan khusus dengan sejumlah tokoh nasional.
Winengan juga punya akses hingga ke jantung kekuasaan di tanah air. Hal yang tentu akan sangat dibutuhkan untuk kemaslahatan alumni dan kemajuan Unram.
Winengan mengatakan, Unram kini butuh dukungan besar untuk pengembangan. Gempa besar beruntun yang melanda NTB pada 2018 lalu tentulah masih menyisakan dampak hingga kini. Terutama bagi infrastruktur penunjang pembelajaran dan riset.
Menurutnya, Unram juga butuh ketersediaan lahan untuk kepentingan riset dan juga pengembangan fasilitas-fasilitas penunjang. Apalagi, belum lama, Gubernur NTB H Zulkieflimansyah memang mewacanakan pentingnya pemindahan lokasi kampus Unram sematan demi kemajuan perguruan tinggi negeri kebanggaan NTB ini.
Bunda PAUD Kabupaten Lombok Utara, Hj Galuh Nurdiah Djohan Sjamsu melakukan road show di Kecamatan Kayangan, Senin (24/05/21).
Kegiatan diawali dengan kunjungan ke PAUD Permata Hidayah Dusun Braringan, kemudian sesi dialog Pemdes beserta Para Guru PAUD di Kantor Desa setempat.
Bunda PAUD Hj Galuh menyampaikan, Pemerintah Daerah sudah melakukan kerja sama dengan Save the Children sejak 2017, dimana PAUD Holistik Integratif (HI) ini luar biasa pengembangannya di KLU.
PAUD membutuhkan peran serta semua pihak baik guru dalam mendidik putra-putrinya ataupun sebagai pengurus.
Terlebih saat pandemi Covid-19, peran guru bisa luar biasa, dimana kegiatan siswa nyaris tak bisa 100 persen dilaksanakan di kelas dengan tatap muka. Lantaran menerapkan prokes bahkan dengan sistem daring.
“Guru itu pahlawan tanpa tanda jasa, kuatkan tekad dan semangat mendidik anak bangsa, dengan mendidik dari usia dini,” tuturnya menyemangati.
Bunda PAUD yang juga anggota DPRD KLU ini menambahkan, peran dukungan kecamatan dan desa dari pengembangan siswa usia dini menjadi prioritas bersama.
“Untuk diketahui PAUD HI kerja sama Save the Children mendapat lima layanan langsung seperti kesehatan, pendidikan, pengasuhan, perlindungan dan kesejahteraan. Inilah yang membuat perbedaan dengan PAUD-PAUD lain,” imbuhnya.
Kepala Desa Kayangan Edy Kartono menyampaikan rasa syukur bisa dikunjungi Bunda PAUD Kabupaten dan rombongan serta bisa berdiskusi terkait PAUD yang ada di Desa Kayangan.
“Selama ini, kegiatan PAUD di Desa Kayangan sinkron dengan Posyandu. Untuk kegiatan atau kebutuhan PAUD dan Posyandu kami di desa selalu menganggarkan tiap tahunnya. Ke depan kita berharap, PKK semua desa yang ada di KLU bisa duduk bersama, saling tukar pikiran terkait pengembangan PKK dan PAUD di desa masing-masing,” pungkasnya.
Kegiatan road show diakhiri dengan senantiasa menerapkan protokol kesehatan. Rencananya, kegiatan road show dilanjutkan pelaksanaannya di Kecamatan Bayan, Selasa (25/05/21).
Hadir dalam acara tersebut, perwakilan NTB Field Manager Save the Children Harun Anggo, Kabid Pendidikan PAUD PNP Dikpora KLU, Drs Lalu Muhammad Zakir, Kades Kayangan Edy Kartono SE serta pengurus PAUD kecamatan dan desa.
rar
Game Online Pengaruhi Interaksi Sosial Anak
Boban Hendrawan. Mahsiswa Prodi Administrasi Pubik, Universitas Muhammadiyah Mataram
Menurut Bobby Bodenheimer (1999), game online diartikan sebagai program permainan yang tersambung melalui jaringan yang dapat dimainkan kapan saja, dimana saja dan dapat dimainkan bersamaan secara kelompok di seluruh dunia.
Permainan itu sendiri menampilkan gambar-gambar menarik seperti yang diinginkan, yang didukung oleh komputer. Game online adalah salah satu fenomena yang masih hangat di kalangan anak muda, terutama di Indonesia.
Istilah Game online berasal dari istilah MMORPG (Massively Multiplayer Online Role-Playing Online Game), yaitu ekstensi jenis game jenis Role-Playing Game yang memiliki fasilitas multiplayer, seorang pemain dapat menghubungkan komputer ke sebuah server, melalui server tersebut, dia dapat bermain bersamaan dengan ribuan pemain di seluruh dunia.
Permainan ini sama dengan jenis Role- Playing Game, yakni pemain dalam permainan. Anak muda di Indonesia seringkali menganggap bahwa dengan memiliki aplikasi terbaru seperti game online tersebut sebagai wujud bahwa mereka telah mengikuti perkembangan globalisasi dunia.
Sehingga banyak anak muda di Indonesia cenderung mengikuti atau mengoperasikan aplikasi tersebut atas dasar ego tanpa memikirkan dampak yang ditimbulkan oleh aplikasi tersebut.
Berdasarkan pengertian Game online tersebut, maka dapat kita simpulkan bahwa yang dimaksud dengan istilah Game online menunjuk pada salah satu sejenis permainan yang dapat diakses melalui jaringan internet.
Di dalam Game online tersebut terdapat seperangkat pemainan dalam bentuk gambar-gambar menarik yang dapat digerakkan dengan kehendak pemainnya. Game online tersebut bukan hanya berupa permainan yang hanya bisa ditonton saja, tetapi para pemain dapat berpartisipasi menggerakkan gambar-gambar yang ada didalamnya secara bersama-sama dengan para pemain lainnya.
Bahkan di dalam game online tersebut para pemain dapat berkompetisi untuk memperoleh poin tinggi yang berkonsekuensi menjadi pemain yang kalah atau menang.
Jadi, dalam permainan game online tersebut secara psikologis dapat membangkitkan pemain untuk terus bersemangat mengalahkan pihak lawan.
Secara sosilogis, permainan tersebut juga dapat dilakukan secara berkelompok, baik langsung maupun tidak langsung. Secara langsung, di mana para pemain dapat mengenali pihak-pihak lain secara pribadi karena di antara mereka sudah saling mengenal secara akrab, misalnya karena mereka berasal dari satu sekolah atau berasal dari satu kelompok sepermainan diluar sekolah.
Sedangkan secara tidak langsung, di mana para pemain tidak saling mengenal satu sama lain secara fisik. Mereka hanya kebetulan behubungan ketika sama-sama bermain game online dalam satu jaringan permainan saat itu.
Awalnya, game online hanya dijadikan sebagai pengisi waktu senggang, penghibur di waktu penat, mencari teman baru, dan lain sebagainya.
Namun, game online yang awalnya hanya dijadikan sebagai hiburan beralih menjadi sebuah kebiasaan hingga menimbulkan ketergantungan bagi anak muda di Indonesia. Dengan timbulnya sikap ketergantungan, banyak dampak yang ditimbulkan dari bermain game online tersebut.
Anak muda yang telah mengalami ketergantungan dalam penggunaan game online tersebut berpengaruh pada kegiatan belajar serta kegiatan bersosialisasinya di dunia nyata.
Karena anak muda yang sudah mengalami ketergantungan akan menjadikan game online tersebut sebagai prioritasnya, sehingga kegiatan belajar yang seharusnya menjadi prioritas utama akan diabaikan.
Banyak orang yang memainkan game online untuk refreshing otak dari berbagai kesibukan dan beban pikiran. Walaupun sebagian orang menganggap bahwa game online memberikan dampak yang positif seperti refreshing otak, ketangkasan strategi, kecepatan reaksi, dan mengasah kreativitas.
Namun, game online ini lebih banyak menimbulkan dampak negatif apabila dilakukan secara terus menerus. Karena game online akan menimbulkan efek kecanduan bagi orang yang memainkannya.
Banyak dampak negatif yang akan ditimbulkan dari game online ini, khususnya bagi anak-anak. Dari segi kegiatan bersosialisasi, anak muda yang awalnya aktif di lingkungannya dan perduli dengan sesamanya berubah menjadi apatis (tidak perduli) dengan lingkungan dan orang-orang disekitarnya.
Munculnya ketidakperdulian akan menyebabkan anak muda tersebut akan menarik diri dari pergaulan sosialnya sehingga mereka lebih bersikap individualis.
Berdasarkan data hasil survei yang dilakukan oleh Cigna, 42% orang Indonesia menghabiskan waktu lebih lama untuk bermain game online daripada melakukan hobi dan bersosialisasi dengan teman-teman. Hal ini juga tidak terkecuali pada anak-anak.
Orang yang sudah kecanduan dalam bermain game online dapat ditandai dengan beberapa sifat, antara lain merasa gelisah dan mudah marah apabila tidak diijinkan bermain, selalu ingin main game terus menerus dan susah bila disuruh berhenti, tidak peduli dengan orang-orang di sekitar.
Bahkan enggan bersosialisasi dengan teman-teman sebayanya, dan mengalami migrain dan mata lelah karena terlalu lama memandang layar komputer atau gadget.
Untuk itu perlu upaya untuk meminimalisir dampak negative game online pada anak. Upaya penanganannya ialah sebagai orang tua harus bisa menjaga waktu bermain anak dengan singkat dan menerapkan jadwal untuk bermain internet termasuk game dengan ini akan memberikan perasaan pemain berada dalam kontrol.
Dengan demikian pemain juga dapat melakukan aktivitas lain selain bermain game online. Dukungan kehidupan sosial pemain di kehidupan sehari-hari sangat berpengaruh untuk penanganan ketergantungan internet.
Sehingga orang tua dan lingkungan sekitar mutlak turut serta membantu anak-anak yang sedang mengalami kecanduan game online ini. semoga generasi negeri ini terhindar dari pengaruh negatif game online.***
Boban Hendrawan. Mahsiswa Prodi Administrasi Pubik, Universitas Muhammadiyah Mataram
Calon Ketum PP IKA Unram, Empat Alumni Mengambil Formulir
Musyawarah IV Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Mataram (Unram) bakal dihelat dalam hitungan hari. Forum yang memegang kekuasaan tertinggi organisasi di tingkat pusat yang diselenggarakan setiap empat tahun sekali ini, akan digelar pada 28-30 Mei di Same Hotel, di Kota Mataram.
“Kami dari kepanitiaan terus mendorong para alumni untuk ikut maju dalam pemilihan Ketum IKA Unram periode selanjutnya,” kata Ketua Steering Committee Munas IKA Unram Dr Iwan Harsono, melalu press release yang diterima lombokjournal.com, Senin (24/05/21).
IKA Unram saat ini mewadahi sedikitnya 75.000 alumni yang tersebar di seluruh Indonesia.
Steering Committee Munas menyakini, 75.000 alumni Unram tersebut merupakan talenta-talenta terbaik sehingga didorong pihaknya untuk bisa berkhidmat memimpin IKA Unram periode mendatang.
Tidak sedikit di antara para alumni Unram tersebut bahkan kini tengah melanjutkan pendidikan di berbagai negara. Mereka juga memiliki dan menjalani profesi yang beragam.
Dan posisi IKA Unram menjadi perekat dan pemacu sinergitas antaralumni di sektor yang beragam tersebut.
“Sinergitas tersebut bukan hanya sekadar untuk pekerjaan atau bisnis pribadi semata. Tetapi juga membangun jejaring yang kuat untuk turut berkontribusi positif bagi almamater dan pembangunan daerah di NTB serta juga secara nasional,” kata pria alumnus program doktoral University of New England Australia ini.
Hingga hari ini, Tim Penjaringan Calon Ketua Umum sudah mencatat empat alumni telah mengambil formulir pencalonan sebagai Ketua IKA Unram.
“Ini pertanda yang baik. Tetapi, lebih banyak calon, tentu akan lebih Baik,” papar pria yang kini menjadi tenaga pengajar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unram ini.
Mengenai persiapan Munas, seluruhnya berjalan sesuai rencana. Seluruh timeline Munas berjalan tepat waktu.
Steering Committee sendiri lebih banyak bertugas dan bertanggung jawab sebagai pengarah atau pengendali. Juga penasihat dan pengawas dalam kegiatan Munas ini.
“Kami dari Steering Committee terus bersinergi dengan Organizing Committee agar Munas IV IKA Unram berlangsung secara demokratis dan transparan dengan sesuai aturan organisasi sehingga tidak akan menjadi persoalan di kemudian hari,” tandas Iwan.
Sejauh ini, Steering Committee terus mendengar dan mencatat banyak masukan yang kontruktif dari para tokoh dan alumni dalam hal pelaksaan Munas. Hal tersebut menjadi atensi dan diskusi dalam rapat -rapat Steering Committee.
“Sepanjang masukan dan kritik itu tidak bertentangan denga AD/ART dan PO Organisasi, kami akomodir semua untuk kebaikan bersama,” tandas Iwan.
Sesuai dengan Pasal 3 Peraturan Organisasi IKA Unram Nomor: 03/PO/IKA UNRAM/IV//2016 Tentang Permusyawaratan dan Rapat-Rapat Ikatan Alumni Universitas Mataram, selain untuk menetapkan AD/ART serta ketentuan lain yang menyangkut organisasi, Munas juga menetapkan program kerja nasional.
Dan menjadi forum yang meminta pertanggungjawaban Ketua Umum, serta memilih Ketua Umum IKA UNRAM periode selanjutnya.
Di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, Munas kata Iwan akan digelar dengan protokol kesehatan yang ketat. Peserta Munas yang hadir secara fisik sebanyak 50 orang.
Terdiri dari Pengurus Pusat IKA, utusan Pengurus Wilayah, utusan Pengurus Daerah, utusan setiap Pengurus Fakultas, Pembina, dan peninjau yang merupakan alumni Unram.
“Tema yang diusung dalam Munas adalah Sinergitas Alumni dan Almamater dalam mengembangkan kreativitas dan inovasi di Era Kampus Merdeka,” katanya.
Me
Karang Taruna Merenten Bagikan Jamban
Mewujudkan Desa Sesait ‘terbebas dari buang air besar sembarangan’
Upaya pemberdayaan masyarakat melalui Karang Taruna jadi salah satu ‘tombak utama’ Pemerintah Desa.
Seperti yang dilakukan Pemerintah Desa Sesait, Kecamatan Kayangan, Lombok Utaa, dengan Karang Taruna Merenten yang menginisiasi pembuatan jamban untuk masyarakat.
Pembagian jaman ke masyarakat itu guna menghindari warga desa buang air besar di sembarang tempat.
Ketua Karang Taruna Merenten Wiriantara Haris Supan, S. Akun, kepada lombokjournal.com menjelaskan pembuatan jamban tersebut, mewujudkan Desa Sesait ‘terbebas dari buang air besar sembarangan‘.
Dikatakan Haris, semua jamban yang diproduksi Karang Taruna dibagikan cuma-cuma kepada seluruh masyarakat desa.
“Untuk pembuatan jamban ini Karang Taruna Merenten berinisiatif selain untuk membangun jiwa usaha kepada kaum milenial, juga mempercepat Desa Sesait menjadi desa ODF (Open Defecation Free),” tuturnya.
Nanti jamban ini akan dibagikan gratis ke masyarakat sesait yang belum memiliki jamban guna mempercepat Desa Sesait yang ODF, tambahnya.
Selain melibatkan Puskesmas Santong sebagai mitra utama, Karang Taruna juga menggandeng pihak-pihak.
Hal tersebut dilakukan untuk menunjang sumber daya pendukung, guna mengoptimalkan jumlah produksi jamban.
Terkait target penyaluran jamban, Haris menyebut akan didistribusikan kepada seluruh warga desa. Namun sementara ini, fokus mereka lebih dititikberatkan pada warga yang rumahnya belum memiliki jamban.
Sementara untuk produksi jamban, karena keterbatasan jumlah cetakan, per hari hanya menghasilkan empat buah.
Dijelaskan, sekarang dari target ODF warga sesait yang belum memiliki jamban di data sekitar 280 Kepala Keluarga. Karang Taruna Merenten sekarang sudah mencetak kurang lebih 50 buah jamban.
“Kita terkendala bagan atau alat cetak. Alat cetak ini kami meminjam dari Karang Taruna Pendua (salah satu kelompok Karang Taruna Desa di Kecamatan Kayangan, red). Jadi kami hanya bisa mencetak 4 buah per hari. kami masih kewalahan perihal sumber daya untuk alat cetak dan bahan-bahan seperti semen pasir dan lain-lain. Makanya kami menggandeng Puskesmas Santong sebagai mitra kami.” terang Haris.
Han
Update Covid-19 di NTB: Bertambah 25 Orang Positif
Update Covid-19 itu disampaikan Sekretaris Daerah selaku Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si dalam siara pers hari Minggu (23/05/21).
Pemeriksaan telah dilakukan di Laboratorium PCR dan TCM RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR RSUD Selong, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium PCR RSAD Wirabhakti Mataram dan Laboratorium PCR RS Bhayangkara Mataram.
“Hari ini tidak terdapat kasus kematian baru,” kata Lalu Gita Aryadi.
Dengan tambahan 25 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 33 tambahan sembuh baru, dan tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari Minggu (23/05/2021) sebanyak 13.162.
Rinciannya 12.186 orang sudah sembuh, 600 meninggal dunia, serta 376 orang masih positif.
Jumlah Kasus Suspek sebanyak 19.864 orang dengan perincian 231 orang (1,2%) masih dalam isolasi, 29 orang (0,1%) masih berstatus probable, 19.604 orang (98,7%) sudah discarded.
Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 86.261 orang, terdiri dari 2.394 orang (2,8%) masih dalam karantina dan 83.867 orang (97,2%) selesai karantina
Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 115.164 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 212 orang (0,2%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 114.952 orang (99,8%).
“Diharapkan bagi penyintas Covid-19 (orang yang sembuh dari Covid-19) untuk ikut serta membantu saudara kita yang masih berjuang melawan Covid-19 dengan mendonorkan plasma darahnya (Donor Plasma Konvalesen) di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat,” pinta Lalu Gita..
Rr
Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id, serta layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 0818 0211 8119
Para dukun santet ikut geram atas serangan-serangan Israel ke kubu Hamas di Palestiina, dalam perang Israel-Hamas yang berlangsung 11 hari.
Sejalan dengan keberpihakan rakyat dan pemerintah Indonesia yang kompak berpihak ke Palestina, para dukun santet pun beraksi dengan mengirim ‘paket’ ke Israel.
Aksi para dukun itu ditayangkan dalam video berdurasi 22 menit 22 detik memperlihatkan aktivitas dukun santet yang digambarkan mengirim paket santet ke Israel di channel YouTube Kang Ujang Busthomi Cirebon yang diunggah pada 17 Mei 2021.
Video berjudul “[LIVE]DUEL VS 30!DIUNDANG NYANTET ISR4EL!” telah mendapat lebih dari 1,1 juta views dan 40 ribu likes.
Boleh percaya atau tidak, kebetulan banget sehari setelah 30 dukun santet Nusantara mengirim paket ke Israel, Israel pun menyatakan gencatan senjata dengan Hamas, hari Jum’at (21/05/21) Tentu saja peran aktif para dukun santet yang pro Palestina itu mengundang beragam komentar dari para nitizzen.
Netizen ada yang berkelakar, “Israel akhirnya mengakhiri pertempurannya dengan Hamas setelah para dukun Indonesia beraksi,” seperti dituturkan oleh akun Twitter @NUgarislucu.
Sementara itu, akun @afneradrif “salut kepada dukun Indonesia karena mereka peduli terhadap rakyat Palestina.”
Empat dukun terlihat sedang melakukan ritual, salah satunya mengatakan kepada host bahwa “Para dukun Nusantara akan membantu Palestina yang diserang oleh Israel.”
Host yang mengekan peci dan sarung itu kemudian bertanya, “Maksudnya, Israel mau digimanain ini?”
“Akan dihancurkan,” tegas dukun itu.
“Kirimnya pakai apa?”
“Mengirim rudal jin ke sananya,” jawab si dukun lagi.
Setelah itu, dukun itu juga mengklaim rudal jin tidak akan mempan dihadang rudal Israel yang dikenal sebagai sistem Iron Dome. Menurut dukun, malah rudal akan berbalik sendiri ke Israel.
Sedangkan dukun lainnya mengatakan santet akan tiba “dalam dua hari” yang dikirim lewat angin.
Uzon.id
Bulan Peduli Sosial, LKKS NTB Salurkan 200 Paket Sembako
Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, SE,M.Sc menyalurkan secara simbolis 200 paket sembako kepada beberapa lembaga dan kaum Dhu’afa di Kabupaten Sumbawa.
Kegiatan tersebut terselenggara berkat kerjasama LKKS NTB bersama Baznas NTB dan Lombok Post serta masih dalam rangkaian Bulan Peduli Sosial LKKS Prov. NTB 2021.
“Saya mewakili LKKS NTB hari ini menyampaikan titipan para donatur, orang-orang yang menitipkan rasa sayangnya saat ramadhan kemarin,” ungkap Bunda Niken, sapaan akrab Ketua LKKS NTB, saat memberikan sambutan, Sabtu (22/05/21) di Kantor TP PKK Kabupaten Sumbawa.
“Ini adalah tanda cinta kasih, tanda silaturahim dari orang-orang yang memiliki kepedulian dan rasa kasih sayang yang besar, terlebih di masa sulit pandemi seperti saat ini,” lanjut Bunda Niken.
Selain itu, Bunda Niken menjelaskan, Bulan Peduli Sosial Tahun 2021 ini meneruskan apa yang sudah dilakukan LKKS pada tahun-tahun sebelumnya.
Walaupun di tahun sebelumnya sudah memasuki masa pandemi di bulan Ramadhan, ternyata tidak memutus semangat untuk berbagi dengan sesama.
“Sempat ada yang meragukan apakah akan terkumpul sesuai target, namun alhamdulillah hasilnya lebih banyak dari target, lebih banyak dari bulan-bulan sebelum pandemic,” ucap Bunda Niken.
Sementara itu, Ketua LKKS Kabupaten Sumbawa, Sofia Noviantry Mahmud Abdullah menyampaikan rasa syukurnya atas kegiatan yang terselenggara.
“Sejak pandemi Covid-19 kita semua sangat kesulitan karena aktifitas yg terbatas. Semoga pembagian sembako ini akan membawa manfaat bagi anak-anakku untuk kehidupan” ujar Sofia.
Dia ditangkap setelah dilaporkan warga bernama Zainudin Pratama pada 15 Mei 2021. Reskrimum Polres Lombok Barat menetapkan HL sebagai tersangka atas dugaan melanggar pasal UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Hilmiadi merupakan salah satu (mungkin) dari banyak orang Indonesia yang tidak paham sejarah bagaimana negara Israel bisa berdiri setelah mencaplok tanah Palestina.
Mungkin saja kelakuanya yang tidak pantas itu karena tidak pernah tahu bahwa Israel bukan saja berlaku tidak senonoh pada masjid bersejarah milik umat Islam di Yerusalem. Tapi pendudukan Israel di Palestina membuat anak-anak dan warga Palestina lainnya mengalami penderitaan tak terkira.
Karena itu Presiden Jokowi mengecam keras serangan Israel ke Palestina. Dan Menlu RI, Retno Palupi dalam sidang PBB menegaskan keberpihakan Indonesia pada Palestina, dan menyerukan segera diakukan gencatan senjata.
Akhirnya sudah diduga, Hilmiadi menyesal dan minta maaf, dan mengaku khilaf melalui unggahan video di TikTok pada Minggu (16/05/21).
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, tolong dimaafkan atas kekhilafan saya, dan saya cuman salah paham aja. Dan saya salah sebut, ternyata yang menjajahnya itu adalah Israel, Israel f*ck you, mohon maaf ya atas kekhilafan saya”.
Tapi terlambat, kata-kata penghinaan sudah terucap.
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes I Gusti Putu Gede Ekawana Putra mengatakan kepada media bahwa HL terancam dijerat Pasal 28 ayat 2 jo 45A ayat 2 UU ITE, dengan ancamannya 6 tahun penjara.
Bukan hanya warga Gerung itu yang berurusan dengan polisi. Ada lagi netizen pro-Israel yang menghujat Palestina melalui akun TikTok @sarinaborumanik.
Video tersebut diduga dibuat oleh seorang wanita asal Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara. Perempuan itu terlihat santai tengah menyeterika baju, sementara mulutnya memaki Palestina, saat membuat video konten.
“Apa kalian? Palestina, Palestina, Israel yang benar. Palestina babi. Udah? Eh asal kelen tahu ya, ustaz dari Arab aja mengakui kalau Israel nggak salah,” kata perempuan itu.
Video itu sempat ditelusuri lagi oleh Uzone.id ke platform TikTok, tampaknya TikTok sudah menghapus konten yang bikin huru-hara itu.
Namun video itu masih bisa melihat jejak digitalnya di Facebook dan menyebar di aplikasi perpesanan WhatsApp.
Perempuan itu membuat Bupati Tapteng Ahmad Sibarani meminta maaf lewat media. Dia pun berharap polisi atau pihak berwajib memproses sesuai ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku.
Apa yang ada dipikiran MS, seorang siswi SMA di Bengkulu Tengah, Bengkulu, yang membuat konten video berdurasi 8 detik di TikTok.
Dalam video tersebut, MS mengeluarkan ucapan tak pantas kepada Palestina. Dia pun akhirnya diamankan oleh polisi setelah videonya viral.
Selain meminta maaf kepada warga Palestina, dia mengungkapkan alasan bikin video tersebut.
“Saya hanya iseng dan bercandaan saja bukan maksud berbuat apa-apa dan saya juga tidak menyangka bisa seramai ini,” ujar dia.
Sayangnya, pihak sekolah membuat hukuman terlalu berat bagi MS. Dia dikeluarkan dari sekolah karena telah menghina Palestina.
Pihak yang tidak setuju MS dikeluarkan dari sekolah datang dari Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah. Dia mengatakan kepada wartawan, seharusnya hak pelajar jangan diputus karena bila diputus akan merugikan pelajar tersebut.
Wakil Ketua Komisi I DPR, Abdul Kharis Almasyhari mengatakan bahwa terkait media sosial, tentunya UU ITE menjadi rujukan.
Menurutnya, sepanjang TikTok dipakai hal positif, tidak menyebarkan berita bohong, tidak untuk diskreditkan orang atau pihak atau organisasi nggak masalah.
“Tapi kalau sudah masuk ranah seperti yang kamu sampaikan itu, ya akan berhadapan dengan UU ITE,” kata Kharis kepada media di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/05).
Abdul Kharis juga minta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk bertanggung jawab. Menurutnya, Kominfo harus melakukan tindakan preventif hingga peneguran ke TikTok terkait adanya konten yang bermasalah.