Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Lenek Terdampak Covid-19

TANJUNG.lombokjournal.com

Perwakilan empat Organisasi Masyarakat (Ormas) menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat Dusun Lenek, Baru Murmas dan Dusun Lonang di Dusun Lenek, Desa Bentek Kecamatan Gangga KLU, Jum’at (27/05/21).

Bantuan tersebut berupa beras 500 kg, baju 150 pcs, selimut biasa 30 pcs, selimut tebal 40 pcs, handuk 15, sepatu srkolah 70 pcs, sendal 150 pcs serta  mie intan sebanyak 50 dos.

Bantuan ini berasal dari kolaborasi tiga organisasi yang konsen terhadap sosial dan lingkungan.

BACA JUGA:

Lomba Kampanye Sukses Tekan Lonjakan Covid-19 di Pilkada 2020

Organisasi yang dimaksud yaitu, Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI), S.Wijanarko, H Rudi Hidayat Dan Kawan kawan, Organisasi PO HUA KONG, Organisasi Pemerhati Alam dan Lingkungan (OPAL-KLU), dan UPT Syahbandar Pamenang KLU.

Penyerahan bantuan secara simbolis melalui YM.Bhante (Saccadhammo), selaku Ketua Vihara Buddhavangsa, yang akan didistribusikan oleh panitia setempat yang pada hari itu juga disalurkan kepada warga Dusun Lenek, Baru Murmas dan Dusun Lonang di Kalipuncak.

Ketua Organisasi Pemerhati Alam dan Lingkungan (OPAL), Jaharudin, menyampaikan bantuan kemanusiaan itu semata bentuk kepedulian kepada sesame.

“Dan tidak ada maksud yang lain,” kata Ang panggilan akrab Jaharudin.

Ia mengaku berkewajiban membantu sesama ummat, terlebih lagi di saat negara dalam pandemi Covid 19. Situasi pandemi mempengaruhi kondisi ekonomi bangsa, dan berimbas kepada kesulitan pendapatan masyarakat, kata Ang.

Nilai bantuan tidak seberapa, namun yang terpenting tercermin rasa kebersamaan dan sepenanggungan.

Diharapkan bantuan ini diutamakan penyalurannya kepada anak yang kurang mampu karena ditinggal orang tua, atau para lansia yang pasti terdampak dalam kesulitan ekonomi.

Ang juga mengajak semua pihak mengulurkan tangan, membantu para lansia semata-mata dengan niat beribadah.

“Sebagai bentuk ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kalau kita senang menolong orang lain, kita juga akan ditolong oleh Yang Kuasa,” kata Ang di tengah Pengurus YM.Bhante (Saccadhammo) Ketua Vihara Buddhavangsa beserta Ketua Karakasabha, Romo Arya dan Attadilani Dusun Lenek.

Ketua Vihara Budhawangsa, dalam penerimaan bantuan krmanusiaan menyampaikan ucapan terima kasih. Dalam kondisi masyarakat terhimpit ekonomi aKibat bencana Covid 19, masih ada kesempatan waktu serta memberikan bantuan untuk warga Lenek dan sekitarnya.

BACA JUGA:

Paska Idul Fitri dan Liburan, Penanganan Covid-19 di NTB Terkendali

“Bante menghargai pemberian dari kolaborasi organisasi yang dinilai sangat bermanfaat untuk mengurangi beban hidup warga kami,” ungkapnya.

Di ahir kegiatan, Jaharudin bersana tim menyampaikan Selamat Merayakan hari raya Waisak

ang




Bunda PAUD KLU Road Show di Gangga

GANGGA.lombokjournal.com

Bunda PAUD Kabupaten Lombok Utara, Hj Galuh Nurdiah Djohan Sjamsu, melakukan Road show monitoring dan evaluasi Program PAUD Holistik Integratif di PAUD Syifa Anjani NW Dusun Paok Rempek, Desa Genggelang, Kecamatan Gangga, Jum’at (28/05/21).

Hadir pula NTB Field Manager Save the Children Harun Anggo, Pelaksana Tugas Camat Gangga Parihin SSos, Kades Genggelang Almaududi SPd, Pengurus PAUD Syifa Anjani, H Sabnur, para guru serta wali murid.

Hj Galuh Nurdiah menyampaikan, kunjungan ke PAUD Syifa Anjani di Dusun Paok Rempek berbeda dengan PAUD lainnya. Pasalnya, keberadaan Paud Syifa Anjani di pelosok desa dan jauh dari pusat kota.

BACA JUGA:

Musdes Rekomendasikan Pemekaran Desa Samba

“Sampai saat ini, baru tiga PAUD HI yang kami kunjungi dari total 40 PAUD yang sudah HI di Lombok Utara. Ke depannya kami berharap kelanjutan kerja sama terus terjalin,” tuturnya.

Bunda PAUD yang juga Ketua PKK ini mengungkapkan, demi kemajuan PAUD yang ada di Lombok Utara sangat dibutuhkan dukungan dari pemerintah. Baik di desa, kecamatan, bahkan kabupaten agar masalah terkait dengan anggaran PAUD menjadi perhatian bersama.

Kepada wali murid, Bunda PAUD KLU berpesan apa yang diperoleh anak-anak di sekolah menjadi kebiasaan baik untuk diterapkan di rumah, serta memperhatikan gizi makanan anak-anak.

Sementara itu, NTB Field Manager Save the Children Harun Anggo menyampaikan untuk program pendampingan  PAUD saat ini dilaksanakan di tiga kecamatan Bayan, Kayangan dan Gangga.

“Kami sudah membangun dan merenovasi sekitar 40 PAUD. Program pendampingan Save the Children tidak semata untuk fisik saja, melainkan SDM mulai komite, guru, siswa dan memberikan fasilitas lengkap agar para guru dan siswa bisa belajar dengan baik,” imbuhnya.

Pengurus PAUD Syifa Anjani NW, H Sabnur menceritakan awal berdiri PAUD sejak tahun 2014. Dengan memanfaatkan rumah warga pada tahun 2016 menjadi PAUD Terpadu tetapi mengalami kerusakan akibat gempa pada tahun 2018.

BACA JUGA:

Bupati KLU Lantik Direktur dan Pengawas Perumda Air Minum

Berkat kerja sama masyarakat di Paok Rempek dan bantuan dari Save the Children, gedung sekolah PAUD bisa terbangun, dan melakukan pembinaan kepada guru dengan dilengkapi  fasilitas penunjang.

Acara dilanjutkan dengan dialog bersama guru dan wali murid serta penyerahan perlengkapan sekolah untuk siswa PAUD Syifa Anjani NW.

rar




Update Covid-19 di NTB: Bertambah 61 Pasien Positif

MATARAM.lombokjournal.com

Pasien baru positif Covid-19 di Nusa Tenggara Barat (NTB), hari Kamis (27/05/21), bertambah 61 orang.

Hasil pemeriksaan di laboratorium Antigen dari 527 sampel dengan 458 sampel negatif, 8 positif ulangan, dan kasus baru positif Covid-19 sebanyak 61 sampel.

Hari ini terdapat 20 (dua puluh) penambahan orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19

Update Covid-19 itu disampaikan Sekretaris Daerah selaku Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si dalam siara pers hari Kamis (27/05/21).

Hasil pemeriksaan tersebut dilakukan di Laboratorium PCR dan TCM RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR STP Sumbawa, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR Selong, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium PCR RS Bhayangkara, Laboratorium PCR RSAD Wirabhakti Mataram dan Laboratorium.

BACA JUGA:

Posyandu Keluarga Lindungi Anak Korban Stigmatisasi Terorisme

“Hari ini terdapat 1 (satu) penambahan kasus kematian baru,” kata Lalu Gita Aryadi.

Yang meninggal tersebut tercatat pasien nomor 12825, an. W, perempuan, usia 25 tahun, penduduk Desa Pandan Indah, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah.

Dengan adanya tambahan 61 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 20 tambahan sembuh baru, dan 1 kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid19 di Provinsi NTB sampai hari Kamis (27/05), seebanyak 13.326 orang.

Rinciannya, 12.238 orang sudah sembuh, 604 (meninggal dunia, serta 484 orang masih positif.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah Kasus Suspek sebanyak 19.965 orang dengan perincian 250 orang (1,2%) masih dalam isolasi, 33 orang (0,2%) masih berstatus probable, 19.682 orang (98,6%) sudah discarded.

Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 87.188 orang, terdiri dari 2.592 orang (3%) masih dalam karantina dan 84.596 orang (97%) selesai karantina.

Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 116.184 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.073 orang (0,9%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 115.111 orang (99,1%).

BACA JUGA:

Prosedur Penting, Lebih Penting Target Tercapai

“Diharapkan bagi penyintas Covid-19 (orang yang sembuh dari Covid-19) untuk ikut serta membantu saudara kita yang masih berjuang melawan Covid-19 dengan mendonorkan plasma darahnya (Donor Plasma Konvalesen) di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat,” kata Lalu Gita Aryadi.

Rr

Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id, serta layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 0818 0211 8119.




Musdes Rekomendasikan Pemekaran Desa Samba

KLU.lombokjournal.com

Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Sambik Bangkol (Samba), menyelenggarakan musyawarah rencana pemekaran Desa Samba Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, Rabu (26/05/21).

Musyawarah itu menghadirkan perwakilan warga Dusun Nyiur Setinggi, Senjajak, Gunung Borok dan Dusun Kopong Sebangun, Pemdes setempat, para tokoh sejumlah wilayah di Samba.

Ketua BPD Samba Madhan, S.PdI menyampaikan, yang dibahas terkait proposal usulan pemekaran Desa Samba, berisikan dasar pemekaran desa, prosedur dan tujuan pemekaran desa.

Dijelaskan, prosedur pemekaran desa antara lain didasari oleh prakarsa/inisiatif usulan masyarakat. Musyawarah desa yang diselenggarakan oleh BPD dan Kepala Desa mengajukan usulan pemekaran desa kepada Bupati.

BACA JUGA:

Bupati KLU Lantik Direktur dan Pengawas Perumda Air Minum

Kemudian Bupati membentuk Tim Pemekaran Desa tingkat kabupaten.

Dipaparkannya, BPD setempat telah dua kali melaksanakan musyawarah dusun atau pramusdes sebelum musyawarah desa.

“Ini musyawarah yang ketiga, sebelumnya kami telah melakukan musyawarah dusun dua kali bertempat di Kopong Sebangun. Hari ini kita akan mengkonfrontir persyaratan pemekaran yang tercantum dalam proposal sesuai dengan ketentuan pemekaran desa pada Pasal 7 Permendagri nomor 1 tahun 2017,” ungkapnya.

Dikatakan Madhan, sesuai dengan Permendagri nomor 1 tahun 2017 tentang Penataan Desa, di antaranya membahas pemekaran desa.

“Aspirasi masyarakat kita di empat dusun sudah lama menginginkan pemekaran. Baru hari ini bisa dimusdeskan,” tuturnya.

Atas dasar aspirasi itu, kata Ketua BPD Samba ini, pihaknya bersama jajaran Pemerintah Desa Samba menggelar musyawarah desa untuk mewujudkan pemekaran desa.

Keputusan musyawarah mengusulkan Desa Sambik Bangkol dimekarkan menjadi satu desa baru yaitu Desa Darunnajah.

“Musdes ini nanti akan menyepakati rekomendasi dari BPD ke Pemdes terkait pemekaran Desa Sambik Bangkol yang cukup lama didamkan oleh masyarakat kita. Desa baru yang akan kita bentuk ini terdiri dari empat Dusun dengan jumlah penduduk 2.581 jiwa atau 787 KK,″ terang Madhan di hadapan peserta musdes.

Penjabat Kepala Desa Samba, Sarjono dalam sambutannya menyampaikan, musyawarah desa terkait pemekaran Desa Samba harus mengupas tuntas persyaratan pemekaran sesuai Permendagri nomor 1 tahun 2017.

Dipaparkan Pj Kades Samba ini, roh pemekaran desa menurut ketentuan perundang-undangan adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperpendek rentang kendali pelayanan publik.

Disamping itu, juga pemerataan pembangunan desa dan efek positif lainnya jika pemekaran desa terkabul.

Hal yang terpenting, kata Sarjono, adalah ketelitian dan kejelian dalam mewujudkan pemekaran desa.

BACA JUGA:

Bunda PAUD KLU Road Show dan Monitoring di Kecamatan Bayan

Perlu diserahkan kepada tim teknis nantinya untuk terwujudnya pemekaran yang telah bertahun-tahun diusulkan masyarakat.

Sementara itu, mantan Kepala Desa Sambik Bangkol H. Ropii pada momen itu menyampaikan rasa syukur karena masyarakat empat dusun menemukan momentum menentukan peningkatan kesejahteraannya.

Ia juga menjelaskan filosofi “Darunnajah” sebagai nama desa baru yang akan dibentuk.

“Inilah momen bagi kita dalam menunggu pemekaran yang telah lama kita idam-idamkan,” sebut Ropii.

Musyawarah yang digelar di aula Kantor Desa setempat dihadiri tokoh masyarakat dan seluruh unsur masyarakat dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Rangkaian akhir musyawarah BPD menyerahkan rekomendasi Pemekaran Desa Sambik Bangkol kepada Pemdes setempat.

ang

 




Bupati KLU Lantik Direktur dan Dewan Pengawas Perumda Air Minum

TANJUNG.lombokjournal.com

Bupati Lombok Utara, H Djohan Sjamsu SH melantik dan mengambil sumpah Firmansyah ST sebagai Direktur dan H Simparudin SH sebagai Ketua Dewan Pengawas Perumda Air Minum Amerta Dayan Gunung, Kabupaten Lombok Utara, Kamis (27/05/21).

Pelantikan dan pengambilan sumpah tertuang sesuai SK KPM Perumda Air Minum Amerta Dayan Gunung Nomor 800.13 tahun 2021 tentang Pengangkatan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum Amerta Dayan Gunung masa jabatan 2021-2026.

Dan SK Nomor 800.12 tahun 2021 tentang Pengangkatan Ketua Dewan Pengawas Air Minum Amerta Dayan Gunung masa jabatan 2021-2025.

Bupati Djohan usai pelantikan menyampaikan selamat atas dilantiknya Direktur dan Dewas Perumda Air Minum Amerta Dayan Gunung atas amanah yang diemban.

Bupati berpesan agar menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya. Tujuan Perumda Air Minum turut melaksanakan pembangunan daerah dan pengembangan ekonomi sebagai perusahaan milik daerah.

BACA JUGA:

Wabup KLU Hadiri Halal Bil Halal DPRD

Diharapkan perusahaan berkembang dalam pelayanan. Utamanya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih atau air minum, yang memenuhi kualitas, kuantitas, dan kontinuitas kebutuhan publik.

“Saya berharap direktur yang baru agar dalam menyelenggarakan pengelolaan, dan pembinaan perusahaan harus berdasarkan prinsip dan azas ekonomi yang sehat,” tandasnya.

Mengingat keberadaan Perumda dibiayai oleh pemerintah yang bersumber dari uang rakyat, diharapkan pengelolaannya memperhatikan akuntabilitas. Baik dalam aspek pengelolaan keuangan, aspek operasional, lantaran menentukan kinerja institusi dengan semangat baru.

Bupati berpesan kepada Dewan Pengawas Perumda selaku perwakilan Pemerintah Daerah untuk berperan aktif dalam melaksanakan fungsi pengawasan, pengendalian, dan pembinaan terhadap manajerial Perumda Air Minum Amerta Dayan Gunung.

Selain itu juga aktif memberikan pertimbangan dan saran konstruktif, guna perbaikan institusi saat ini maupun di masa mendatang.

“Saya paham keberadaan air minum belum seutuhnya memenuhi harapan kita semua dan masyarakat. Dalam beberapa tahun ini, melihat kondisi keuangan juga menurun, pendapatan juga menurun. Ini merupakan tantangan dari Direktur dan Dewan Pengawas, bagaimana mampu mengelola dengan hasil yang diimpikan maupun mengelola perusahaan dengan lebih baik lagi,” kata bupati.

Ditekankan, pemanfaatan seluruh sumber daya di perusahaan daerah tersebut, untuk melayani masyarakat secara keseluruhan, memberikan pelayanan sebaik-baiknya.

“Saya yakin dan percaya, saudara bisa memimpin dan mengelola Perumda secara bersama, agar mampu mengemban tugas-tugas  dengan baik.  Untuk berkreativitas terus dalam rangka percepatan pembangunan daerah ini,” tuturnya.

Usai pelantikan Dirut Perumda Air Minum Dayan Gunung Firmansyah ST, kepada awak media bupati menyampaikan, tiap jabatan yang diberikan itu adalah amanah.

Karena itu, harus dijalankan dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan tugas dan fungsi yang diembankan.

“Perlu melakukan rapat koordinasi internal dengan dewan pengawas, agar lebih solid dan kompak melaksanakan program yang telah direncanakan,” imbuhnya.

BACA JUGA:

Bunda PAUD Road Show dan Monitoring di Kecamatan Bayan

Kegiatan berjalan lancar khidmat, dengan menerapkan protokol Kesehatan, dan diakhiri dengan ucapan selamat dan foto bersama.

Hadir pada acara tersebut, Wakil Bupati Danny Karter Febrianto R ST MEng, Pj Sekda Drs H Raden Nurjati, Perwira Penghubung Dandim 1606/Lobar Mayor Infantri Sulistyo Catur Purnama, Wakapolres Lombok Utara Kompol Setia Wijatono SH, Inspektur Inspektorat H Zulpadli SE, Para Asisten, unsur Kepala OPD Kepala Bagian Lingkup Setda KLU, Para Camat serta tamu undangan.

wld




Ummi Rohmi: Posyandu Keluarga Solusi Permasalahan Perempuan dan Anak

MATARAM.lombokjournal.com

Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah  targetkan empat capaian yang harus dikerjakan terkait permasalahan anak dan perempuan.

DP3AP2KB NTB sebagai leading sektor, di antaranya menghadirikan kota layak anak, menurunkan angka perkawinan anak dan menurunkan perdagangan orang serta menurunkan kekerasan terhadap perempuan.

Wagub Hj Sitti Rohmi Djalillah

Ummi Rohmi sapaan akrabnya, berharap posyandu keluarga dapat dimaksimalkan keberadaannya, khususnya dalam menyelesaikan berbagai permasalahan anak dan perempuan.

Keberadaan posyandu keluarga sebagai sarana pelayanan Kesehatan dari bayi hingga lansia, sehingga seluruh segmen usia mapun genre dapat ditangani.

BACA JUGA:

Posyandu Keluarga Harus Berperan Lindungi Anak Korban Stigma Keluarga Teroris

“Kalau dulu layanan posyandu kita hanya melayani bayi dan ibu hamil saja, kedepannya di Provinsi NTB tidak boleh melayani ibu dan bayi saja, tapi posyandu yang komplit melayani dari bayi hingga lansia,” tutur Ummi Rohmi.

Ia menyampaikannya saat memimpin rapat bersama DP3AP2KB yang  berlangsung di Ruang Rapat Utama (RRU) Kantor Gubernur NTB, Kamis (27/05/21).

Posyandu Keluarga yang diharapkan Ummi Rohmi dapat memenuhi empat elemen posyandu, yakni posyandu KIA, Posbindu, Posyandu Keluarga dan Posyandu Lansia.

“Keberadaan Posyandu Keluarga diharapkan mampu menopang 4 elemen posyandu yang nantinya diaktifkan seluruh dusun dan lingkungan yang ada di NTB, ” tuturnya.

Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Bencana (DP3AP2KB) Provinsi NTB terus berikhtiar mewujudkan kesejahteraan perempuan dan anak di NTB, melalui koordinasi yang dilakukan bersama Wagub NTB.

Selain itu, di NTB Kota Layak Anak sebanyak empat lokasi yang berada di Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Dompu dan Kabupaten Bima.

Kepala Dinas DP3AP2KB Ir. Husnanidiaty Nurdin, MM mengharapkan agar tahun ini NTB dapat menambah dua kota layak anak.

“Menargetkan setiap tahun ada dua kota layak anak yang diberikan penilaian oleh pusat, sampai saat ini NTB memiliki empat kota layak anak, dan diharapkan tahun ini bisa dapat dua lagi dan sekarang masih dalam proses penilaian dari pusat, ” ungkapnya.

BACA JUGA:

Wagub Apresiasi Serapan Pekerja Perempuan Proyek UNDP PETRA

Eny sapaan akrabnya, terus berupaya meningkatkan kualitas perempuan, baik itu dari segi pendidikan dan keterampilan, melalui sekolah maupun berbagai pelatihan.

“Kalau di pemberdayaan perempuan kami berupaya bagaiamana meningkatkan kualitas perempuan melalui sekolah perempuan, hal ini sudah dilakukan oleh NGO, sehingga kami mereplikasikan kegiatan ini, ” tutupnya.

Ser

diskominfotiktnb




Guru Besar FKIP Apresiasi Kiprah IKA Unram

MATARAM.lombokjounal.com

Guru Besar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mataram, Prof Agil Al Idrus, mengapresiasi kiprah kepengurusan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unram, yang bersiap menggelar Musyawarah Nasional.

Pengurus Pusat IKA Unram periode empat tahun terakhir benar-benar telah menjadi mitra strategis bagi almamaternya.

“IKA Unram ini mitra. Karena kalau hanya berorientasi kepada program rutin, universitas susah berkembangnya,” kata Prof Agil di Mataram, Rabu (26/05/21).

Prof Agil tahu persis bagaimana perjalanan kepengurusan IKA Unram dari masa ke masa. Kepengurusan IKA Unram di masa lalu kata dia begitu homogen.

BACA JUGA:

Winengan Kandidat Ketua Umum PP IKA Unram

Hampir semua pengurusnya adalah alumni yang merupakan dosen-dosen di Unram. Sehingga IKA Unram pun tidak berkembang dan berimbas pada minimnya kontribusi strategis bagi almamater.

Berbeda dengan kepengurusan IKA Unram saat ini yang begitu heterogen. Datang dari alumni dengan berbagai ragam profesi.

Sehingga hal tersebut justru menjadi kekuatan besar. Imbasnya IKA benar-benar menjelma menjadi mitra strategis bagi universitas untuk kegiatan di luar aktivitas rutin yang terkait dengan akademik.

“Sedari awal, kepengurusan sekarang ini sudah luar biasa. Ketuanya muda dan gesit sekali,” kata Prof Agil.

Memang seiring pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia dan dunia, tentulah berimbas pula pada ragam kegiatan dan aktivitas IKA Unram.

Tapi tentu para alumni dan khalayak juga harus mafhum. Sebab, jangankan organisasi, di pemerintahan saja yang mengelola angaran pendapatan dan belanja yang dihimpun dari publik, juga terdampak sangat signifikan.

Di sisi lain, belum terbagunnya Sekretariat IKA Unram, juga kata Prof Agil, bisa juga turut memberi andil.

Sehingga berbagai kegiatan yang sudah dilakukan IKA Unram belum terdokumentasi secara lengkap dan imbasnya juga tidak terpublikasi secara besar-besaran.

“Tapi sudah jelas bahwa IKA Unram ini bagian yang tidak bisa terpisahkan dari institusi. IKA Unram benar-benar telah memberi warna,” kata dia.

Menjelang Munas IKA unram yang akan dihelat 28-30 Mei ini, Prof Agil yang pernah menjabat Dekan FKIP Unram ini ingin agar IKA tetap mengusung visi misi untuk kemajuan institusi almamaternya.

Dia yakin sepenuhnya, IKA Unram memiliki jejaring yang luas yang hal itu bisa berkontribusi pada pembangunan di Unram dan juga memunculkan kerja sama-kerja sama baru.

Langsung Tancap Gas

Kepengurusan PP IKA Unram sendiri di bawah komando Sirra Prayuna, memang semenjak terbentuk pada Maret 2016, sudah langsung tancap gas.

BACA JUGA:

Calon Ketua Umum PP IKA Unram, Empat Alumni Mengambil Formulir

Dimulai dengan menggelar konsolitasi PP IKA. Kemudian pelantikan pengurus, dan dilanjutkan dengan kegiatan Deklarasi Antiterorisme dan Radikalisme oleh lulusan-lulusan Unram.

Setelah itu, PP IKA Unram kemudian menggelar Rapat Kerja Nasional. Kegiatan-kegiatan sosial pun kemudian digeber.

Antara  lain aksi donor darah dan memberi bantuan pengobatan gratis bagi masyarakat. Juga memberikan bantuan sosial di berbagai tempat.

PP IKA Unram juga menginisiasi dan menggelar sejumlah kejuaran nasional olahraga di Mataram. Juga berperan aktif saat NTB menjadi tuan rumah MTQ Nasional yang dibuka oleh Presiden Joko Widodo dan ditutup Wakil Presiden.

Dalam sejumlah bencana besar yang melanda NTB, PP IKA Unram juga tidak pernah absen. Seperti memberi berbagai bantuan saat NTB dilanda gempa besar beruntun pada 2018.

Juga pada saat banjir besar melanda Bima dan Dompu.

Di luar itu, kegiatan-kegiatan rutin tahunan seperti berbagi saat berbuka puasa bersama dan sahur on the road di berbagai kota besar di tanah air tetap digelar. Juga halalbihalal dan penyembelihan hewan kurban.

Termasuk yang terkait dengan kepengurusan organisasi seperti Musyawarah Wilayah dan pelantikan kepengurusan wilayah maupun tingkat daerah.

Sedangkan dalam rangkaian acara Munas ini, Ketum PP IKA Unram Sirra Prayuna menginformasikan bahwa akan digelar penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara PP IKA Unram dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri.

Kerja sama tersebut terkait dengan Sistem Pendataan Kependudukan (Sisminduk).

“Dengan adanya sisminduk ini, keberadaan Alumni Unram mudah terlacak termasuk aktivitas kependudukannya selama ini,” ujar Sirra.

Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Prof Zudan Arif Fakrullah akan hadir secara langsung dalam penandatangan perjanjian kerja sama tersebut di arena Munas IKA Unram di Same Hotel, Kota Mataram.

Sirra menambahkan, sebagai bentuk perjuangan pengabdian kepada alumni dan almamater, PP IKA Unram di bawah kepemimpinannya mengembangkan komunikasi dengan banyak pihak.

Termasuk bersinergi dan membangun komunikasi yang intensif dengan organisasi alumni perguruan tinggi negeri di Indonesia, yang tergabung dalam Himpuni (Himpunan Perguruan Tinggi Negeri) yang merupakan wadah organisasi Alumi PTN top Indonesia.

“Lewat Himpuni ini, eksistensi IKA Unram mulai diapresiasi dan dilihat oleh para Alumni PTN terkenal seperti ITB, Universitas Diponegoro, UGM, Airlangga, UNPAD, ITS, dan lainnya,” kata Sirra.

PP IKA Unram bahkan mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah untuk pertemuan tahunan Himpuni yang digelar di kawasan wisata Senggigi, yang dihadiri Menko Luhut Binsar Pandjaitan.

Khusus mengenai Sekretariat IKA Unram yang belum terbangun saat ini, Sirra mengatakan, PP IKA Unram sebetulnya sudah semenjak lama siap membangun gedung sekretariat tersebut.

Namun PP IKA Unram masih menunggu penetapan lahan kembali dari Unram. Sebab, penetapan lahan yang sudah disetujui sebelumnya harus berubah lagi, menyusul perubahan pula dalam hal pengembangan universitas.

Me




Wabup KLU Hadiri Halal Bihalal DPRD

TANJUNG.lombokjournal.com  —

Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto R ST menghadiri Halal Bihalal Idul Fitri 1442 Hijriah di Dewan Perwakilan Rakyat  Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Utara (KLU) Aula Paripurna DPRD KLU (25/5/2021).

Wabup Danny mengawali sambutannya menyampaikan selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Kerja keras tentu tak bisa dikerjakan sendirian eksekutif atau legislatif.

Melainkan oleh seluruh elemen masyarakat, pimpinan yang ada di lingkup Pemda Kabupaten Lombok Utara, kompak bersatu.

“Ibarat sebuah kendaraan, kita satu tujuan, sebuah kendaraan komplet. Tentu punya fungsi masing-masing ada yang menjadi sopir, ada yang menjadi navigator, ada yang menjadi roda pemerintahan, ada yang menjadi komponen lainnya. Kesemuanya mempunyai fungsi masing-masing, sehingga kita bersinergi untuk mencapai satu tujuan,” kata Wabup

BACA JUGA:

Bunda PAUD Road Show dan Monitoring di Kecamatan Bayan 

Disampaikannya, tidak bisa roda kanan ke kanan roda kiri ke kiri roda belakang ke belakang. Artinya, bisa bersinergi bisa bersama-sama untuk KLU segera maju sejahtera dan berdaya saing dengan daerah-daerah lain.

“Suatu saat, saya berharap kita bangga bahwa kita bisa berdiri sejajar dengan orang-orang di luar sana dengan kebanggaan bahwa kita dari Kabupaten Lombok Utara,” tuturnya.

Wabup Danny menuturkan, tantangan memang bertubi-tubi. KLU diberikan cobaan gempa bumi hingga masih menyisakan permasalahan infrastruktur gedung pemerintahan. Gedung perkantoran, masih banyak yang belum layak, sementara Kantor Bupati juga sampai hari ini belum mampu dibangun. Demikian pula Kantor DPRD.

Melihat kondisi tersebut bagaimana maksimal bekerja untuk memberikan keputusan atau hasil yang ditunggu masyarakat. Pada aspek kesehatan, banyak warga yang terdampak Covid-19, secara kesehatan dan sosial juga terganggu.

“Beberapa saat kemarin, momen lebaran ketupat, Kapolres bersama seluruh jajaran memastikan mengamankan tempat-tempat pariwisata. Tindakan antisipasi tempat penularan Covid-19 klaster baru. Dengan menutup tempat-tempat wisata, mencegah orang untuk berkerumun. Memastikan bahwa kesehatan masyarakat harus terjaga dengan mematuhi protokol kesehatan, membatasi orang untuk berwisata,” urainya.

Pemda  memastikan mengedukasi masyarakat untuk melakukan wisata-wisata yang yang bisa memahami protokol kesehatan dengan perubahan pola sosial walaupun tidak mudah.

Tentunya, dibutuhkan waktu dan kekompakan bersama dalam memberikan imbauan kepada masyarakat dari dampak Covid-19 tersebut.

“Semoga momen seperti ini, halal bihalal bisa kita lakukan secara berkala. Bukan hanya di forum-forum resmi, tetapi mungkin bisa lebih santai tetapi tidak mengurangi makna dari silaturahmi. Bagaimana semua elemen yang telah diamanahkan masyarakat Kabupaten Lombok Utara bisa kompak bersatu, bersinergi untuk Kabupaten Lombok Utara yang lebih baik.

Sementara itu, mengawali sepatah kata dari Wakil Ketua DPRD KLU Mariadi , SAg mewakili Ketua DPRD menyatakan kali pertama DPRD KLU melaksanakan halal bihalal mengingat dalam pergaulan banyak hal yang timbul dalam pertemanan, ada suka duka, senang kecewa dan bahagia, mohon dimaafkan.

“Sepanjang sejarah saya mencatat ilmu DPR itu ada dua. Pertama tidak boleh salah, kedua tidak boleh kalah. Walaupun salah harus benar, walaupun lemah harus kuat, dan walaupun kalah harus dianggap menang,” ujarnya bergurau.

Pihaknya juga mengikuti irama Pemda dalam tiap momen dan kebijakannya. Kemajuan Lombok Utara akan dicapai pelan-pelan.

Kendati ditimpa musibah berturut-turut, gempa bumi hingga menghancurkan sendi-sendi kehidupan masyarakat Lombok Utara. Dibalik semuanya ada rahmat dan hikmahnya.

“Ini bukan beban siapa-siapa, ini menjadi tanggung jawab bersama. Eksekutif dan legislatif berjuang membangkitkan semangat untuk pertumbuhan ekonomi rakyat Lombok Utara,” imbuhnya.

Dalam sambutannya, Kapolres Lotara AKBP Feri Jaya Satriansyah SH  menyampaikan acara halal bihalal lebaran merupakan konsep saling memaafkan baik, dalam rangka introspeksi.

Pihaknya menyampaikan wadah politik dimanfaatkan untuk bersama-sama sukseskan pekerjaan, sinergi  menghadapi tantangan yang jauh lebih banyak lagi dan jauh lebih berarti sebagaimana disampaikan oleh Wabup Lombok Utara masih berada di tengah pandemi Covid.

“Saya monitor di televisi sudah mulai muncul klaster baru pascalebaran,” tuturnya.

Dalam rangka persiapan Kabupaten Lombok Utara menghadapi dampak Covid, seperti depresi dan lainnya.

BACA JUGA:

Pemprov NTB Dukung Lombok Hospital di Lombok Timur

Pihaknya menyampaikan masih berhadapan sampai tahun depan dengan antisipasi Covid-19. Begitu disampaikan ahli-ahli bidang epidemolog penyakit menular masyarakat.

“Mari sama-sama kita songsong dan hadapi tantangan-tantangan yang akan muncul di bidang ideologi politik, ekonomi, sosial budaya menuju Kabupaten Lombok Utara yang jauh lebih baik,” pungkasnya.

Dalam pada itu, tausiah dari Ustaz Kamah Yudiarto SSy SSos,  memaparkan pentingnya istiqomah dalam berbuat kebaikan agar kehidupan menjadi bermanfaat bagi masyarakat.

Pada akhirnya bisa menjadi tawasul dalam menghadapi persoalan kehidupan. Kegiatan berjalan lancar dan khidmat dengan tetap menerapkan Prokes Covid-19.

Hadir saalam halal bil halal itu, Wakil Ketua I H Burhan M Nur SH, Wakil Ketua II Mariadi SAg, Kapolres Lombok Utara, AKBP Feri Jaya Satriansyah SH, Para Anggota Dewan, unsur pimpinan OPD serta undangan lainnya.

wld




Bunda PAUD Road Show dan Monitoring di Kecamatan Bayan

BAYAN.lombokjournal.com

Dalam rangka monitoring program PAUD Holistik Integratif (HI) pada satuan Pendidikan Usia Dini wilayah Kecamatan Bayan, Bunda PAUD KLU Hj Galuh Nurdiah Djohan Sjamsu melakukan kunjungan dan silaturahmi  dengan para guru, wali murid PAUD Al-Hamzar serta pengurus PAUD Desa (25/05/21).

Hadir pula perwakilan dari NTB Field Manager Save the Children  Harun Anggo, Pelaksana Tugas Camat Bayan Adnan SPd MPd, Kasi PAUD Dikpora Mazhar, Kepala Desa Karang Bajo Hamdy serta para Kepala Dusun setempat.

BACA JUGA:

Bunda PAUD KLU Road Show di Kecamatan Kayangan

Bunda PAUD Hj Galuh menyampaikan kepengurusan baru Bunda PAUD KLU masa bhakti 2021-2026, saat ini menyusun program kerja yang bisa berintegrasi dengan kegiatan PAUD HI.

“Kami berterima kasih kepada Save the Children yang selama 3 tahun membantu Lombok Utara khususnya  PAUD HI dan kita berharap semoga kerja sama terus bisa dilanjutkan. Pembinaan PAUD tak hanya yang ada sekarang, melainkan PAUD yang lain di lima kecamatan Lombok Utara, agar sejajar dengan PAUD yang ada di luar,” tuturnya.

Dikatakannya, peran tumbuh kembang anak usia dini, selain peran guru tentu juga peran wali murid atau orang tua diharapkan agar kebiasaan baik yang diajarkan di sekolah bisa diterapkan di rumah.

Kebutuhan makanan dan gizi anak itu penting guna menambah kecerdasan otak anak.

“Dulu, zaman saya sebagai Bunda PAUD pertama saya mewajibkan setiap rumah untuk menanam pohon kelor, mengingat kandungan yang terdapat dalam pohon kelor bagus untuk anak dan keluarga. Mari kita terapkan lagi,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Karang Bajo Hamdy mengungkapkan rasa syukur atas kunjungan dari Bunda PAUD kabupaten bersama dengan sebagai motivasi untuk menggerakkan gugus tugas PAUD HI yang ada di Karang Bajo.

BACA JUGA:

Karang Taruna Merenten Bagikan Jamban

Gugus tugas di desa, baru terbentuk beberapa bulan kemarin. Dengan harapan apa yang menjadi tugas gugus tugas PAUD HI di Karang Bajo bisa berjalan dan berkembang demi mewujudkan pendidikan usia dini.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

rar




Winengan Kandidat Ketua Umum PP IKA Unram

MATARAM.lombokjournal.com

Haji Lalu Winengan menegaskan kesiapannya mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat IKA Unram periode empat tahun mendatang, dalam Musyawarah Nasional Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Mataram bakal digelar tiga hari lagi.

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Lombok Barat ini terpanggil dan siap mewakafkan dirinya untuk kebaikan 75.000 alumni Unram dan all out membantu kemajuan universitas.

BACA JUGA:

Calon Ketum PP IKA Unram, Empat Alumni Mengambil Formulir 

“Di sisa umur saya sekarang, saya abdikan diri saya untuk masyarakat,” kata HL Winengan, di Mataram, Selasa (25/05/21).

Wujud keseriusannya bertarung sebagai Ketum PP IKA Unram, Winengan telah membentuk tim pemenangan.

Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama NTB ini juga telah menyiapkan posko tim pemenangan di salah satu hotel di Mataram. Salah seorang anggota tim pemenangan pun secara resmi telah mengambil formulir pencalonan pada panitia Munas IKA Unram.

Saat ini, Winengan juga sudah mulai menggalang komunikasi intens dengan para alumni Unram lintas angkatan. Alumus Fakultas Pertanian Unram ini juga menjalin komunikasi erat dengan para Pengurus IKA Unram baik di tingkat pusat, wilayah, maupun daerah.

Winengan menyadari sepenuhnya tantangan yang dihadapi IKA Unram di masa datang. Terutama bagaimana menyejajarkan alumni Unram seperti halnya alumni perguruan tinggi besar di tanah air.

Karena itu, dia hanya mencalonkan diri semata demi untuk marwah dan kebaikan alumni serta almamater.

“Apalagi sekarang, alumni memiliki peran penting dalam hal akreditasi universitas,” kata pria yang juga Ketua KAHMI Lombok Barat ini.

Khalayak di NTB tahu, Winengan adalah tokoh Bumi Gora yang punya jejaring luas. Kiprahnya memang nyaris tanpa batas. Dia punya kedekatan khusus dengan sejumlah tokoh nasional.

BACA JUGA:

Guru Besar FKIP Apresiasi Kiprah IKA Unram

Winengan juga punya akses hingga ke jantung kekuasaan di tanah air. Hal yang tentu akan sangat dibutuhkan untuk kemaslahatan alumni dan kemajuan Unram.

Winengan mengatakan, Unram kini butuh dukungan besar untuk pengembangan. Gempa besar beruntun yang melanda NTB pada 2018 lalu tentulah masih menyisakan dampak hingga kini. Terutama bagi infrastruktur penunjang pembelajaran dan riset.

Menurutnya, Unram juga butuh ketersediaan lahan untuk kepentingan riset dan juga pengembangan fasilitas-fasilitas penunjang. Apalagi, belum lama, Gubernur NTB H Zulkieflimansyah memang mewacanakan pentingnya pemindahan lokasi kampus Unram sematan demi kemajuan perguruan tinggi negeri kebanggaan NTB ini.

BACA JUGA:

Dukun Santet pun Bela Palestina

Setidaknya butuh 250 hektare lahan untuk pengembangan tersebut.

Winengan pun siap mendharma-baktikan dirinya untuk bersinergi demi mewujudkan pengembangan Unram di masa dating.

Me