Generasi Muda Indonesia Sapu Bersih Juara 

InI prestasi generasi muda Indonesia dalam kompetisi merancang kendaraan hemat energi sapu bersih semua gelar juara

LOTENG.LombokJournal.com ~ Dalam kompetisi Shell Eco-marathon Asia-Pasifik dan Timur Tengah 2023, kategori Urban Concept, generasi muda Indonesia nyaris sapu bersih gelar juara. 

Bagaimana tidak, tujuh dari sembilan gelar juara yang terbagi pada tiga subkategori, direbut oleh tim generasi muda Indonesia yang berasal dari berbagai universitas di tanah air. 

BACA JUGA: Harapan Bang Zul, Rampungya Gedung Baru Bank NTB Syariah

Generasi muda Indonesia nyaris menyapu bersih
Tim Semar UGM

Tim dari generasi muda ini menyingkirkan setidaknya 12 negara lain yang turut ambil bagian dalam kompetisi (khususnya pada kategori) ini. 

Dalam dua subkategori, internal combustion engine dan baterai elektrik,generasi muda Indonesia dari berbagai universitas di Indonesia ini sapu bersih semua gelar juara. 

Urban Concept sendiri mempertandingkan tiga subkategori, yakni internal combustion engine dan baterai elektrik serta hidrogen.

Pada Subkategori internal combustion engine, tiga wakil Indonesia yang mengantongi gelar juara tersebut adalah, ITS Team Sapu Angin dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya keluar sebagai Juara 1 dengan capaian waktu terbaik 422,9 km/I.

Disusul Garuda UNY Eco Team 1 dari Universitas Negeri Yogyakarta meraih juara 2 dengan capaian waktu terbaik 388,1 km/I dan Tim Antawirya dari Universitas Diponegoro Semarang berada pada posisi juara 3 dengan capaian waktu terbaik 286,3 km/I.

BACA JUGA: Gubernur NTB, Bang Zul Bermalam di RSJ Mutiara Sukma

Selain sukses pada subkategori internal combustion engine, mahasiswa-mahasiswa Indonesia juga berhasil merebut seluruh gelar juara pada subkategori baterai elektrik. Apatte62 Team Brawijaya 1 dari Universitas Brawijaya Malang, meraih posisi tertinggi sebagai Juara 1 dengan capaian waktu terbaik 182,6 km/Kwh. 

Berturut-turut sebagai juara 2 dan 3 diraih oleh Arjuna UI Team dari Universitas Indonesai dengan capaian waktu terbaiknya 171,6 km/Kwh. Dan Titen Unej Team dari Universitas Jember dengan capaian waktu terbaik 115,0 km/Kwh. 

Sedangkan pada subkategori Hidrogen, wakil Indonesia juga berada pada posisi puncak juara 1 yang diraih oleh Tim Semar Urban UGM dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta berhasil mencapai jarak tempuh terbaik pada catatan 276,4 kilometer per kubik meter (km/m3). 

Kemenangan Tim Semar UGM pada kompetisi Urban Concept di Shell Eco-marathon Asia-Pasifik dan Timur Tengah 2023 ini menjadi yang pertama kali dan mengalahkan juara sebelumnya yakni tim Singapura TP ECO FLASH dari Temasek Politeknik, Singapura. Tahun ini harus puas berada di peringkat ke tiga dengan catatan waktu 129,9 km/m3. Adapun satu wakil Singapura lainnya, Tim HYD12OGEN dari Universitas Teknologi Nanyang, Singapura menempati posisi kedua dengan capaian waktu terbaik 238,3 km/m3.

Berhasil mengalahkan Singapura dan keluar sebagai juara pada subkategori Bahan Bakar Hidrogen, Tim Semar Urban UGM mengaku bangga meskipun sempat terkejut atas capaian tertinggi tersebut, sebab inilah kali pertama kalinya mereka mengikuti kompetisi pada subkategori Hidrogen. 

Bagi mereka, ini merupakan motivator penting yang membuat mereka percaya diri untuk menjalani babak Regional Championship. 

“Ini sangat mengejutkan bagi kami karena ini adalah kali pertama kami berlaga di subkategori hidrogen. Hasil di babak ini menjadi suatu kebanggan serta menambah rasa percaya diri kami untuk menjalani babak Regional Championship,” ungkap Eblin Alle Azarya, manajer tim Semar Urban. 

BACA JUGA: Kreativitas Peserta Shell Eco-Marathon 2023 Berkembang

Tim Semar Urban UGM akan bertanding dengan 8 pemenang kategori Urban Concept selama Regional Championship yang akan berlangsung pada hari Minggu besok (09/07), untuk meraih kesempatan lolos menuju global World Championship, tahun ini yang akan berlangsung di Shell Technology Center Bangalore India, 10-12 Oktober 2023.***

 

 




Tim Qatar Bawa Seluruh Personil Perempuan

Kehadiran Tim Qatar dalam Shell Eco-Marathon 2023, mereka mendorong lebih banyak perempuan maju mengejar pendidikan di bidang sains, teknologi, teknik dan matematika

LOTENG.LombokJournal.com ~ Ada yang menarik pada Prototype Competition dalam Shell Eco-marathon 2023, yakni tim dari Qatar yang membawa semua anggota perempuan.

Kompetisi kategori prototype yang meloloskan 41 tim, salah satu adalah Tim GARNES-E dari Qatar, yang personalnya mahasiswa angkatan pertama dari Perguruan Tinggi Mechatronics, yang baru diresmikan di bagian perempuan Universitas Qatar. 

BACA JUGA: Generasi Muda Indonesia Sapi Bersih Juara

Pengemudi kendaraan tim GARNES-E, seorang perempuan
Pengemudi perempuan dari Qatar

Prototype Competition dalam Shell Eco-marathon 2023, yang bertanding mulai Hari Sabtu (08/07/23), diikuti tim dari Qatar dengan seluruh personil perempuan.

Tim Qatar mengaku bangga dan berharap, kehadiran mereka bisa mendorong lebih banyak perempuan maju mengejar pendidikan di bidang sains, teknologi, teknik dan matematika. 

Lebih dari itu, harapan mereka perempuan menjadi bagian untuk membangun masa depan yang lebih baik. 

Pada kategori prototype ini peserta ditantang untuk menciptakan desain kendaraan masa depan (futuristik) dengan memaksimalkan efisiensi sumber energi yang inovatif. 

Untuk tujuan itu, rancangan kendaraan prototype biasanya beroda tiga. 

BACA JUGA: Harapan Bang Zul, Rampungnya Gedung Baru Bank NTB Syariah

Seperti halnya Urban Concept, peserta pada kategori prototype juga akan menggunakan salah satu dari tiga jenis bahan bakar, yakni baterai listrik, sel bahan bakar hidrogen, dan mesin pembakaran dalam atau internal combustion engine (bensin, etanol dan/atau diesel).

Bagi GARNES-E Team, ambil bagian dalam Shell Eco-marathon 2023 di Sirkuit Mandalika Lombok Indonesia, sangatlah  menantang, sebab inilah pertama kalinya mereka mengikuti kompetisi ini. 

BACA JUGA: Gubernur NTB, Bang Zul Bermalam di RSJ Mutiara Sukma

“Kami sangat bangga kami telah memenuhi pedoman teknis yang sebenarnya sangat menantang bagi kami, mengingat ini adalah kali pertama kami mengikuti Shell Eco-marathon. Kami juga bangga dapat menjadi tim yang seluruh anggotanya perempuan tahun ini dan kami harap hal ini dapat mendorong lebih banyak perempuan untuk mengejar pendidikan di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika dan menjadi bagian untuk membangun masa depan yang lebih baik,” kata Tala Zaim, pengemudi kendaraan tim GARNES-E.***

 

 




Harapan Bang Zul Rampungnya Gedung Bank NTB Syariah 

Rampungnya pembangunan gedung baru Bank NTB Syariah, Bang Zul berharap menginspirasi masyarakat berkontribusi dalam Membangunan NTB 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Gedung baru Bank NTB Syariah diharapkan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah yang akrab disapa Bang Zul  menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam mendukung pembangunan dan perekonomian Provinsi NTB. 

BACA JUGA: LIMOFF 2023, Wujudkan NTB Jadi Pusat Busana Muslimah

Bang Zul berharap rampungnya pembangunan gedung Bank NTB menginspirasi masyarakat
Gubernur NTB, Bang Zul

Bang Zul menandatangani Prasasti Gedung Kantor Bank NTB Syariah yang baru di jalan Udayana Kota Mataram, (08/07/2023).

“Hadirnya gedung baru Bank NTB Syariah dapat menginspirasi kita untuk terus memacu kinerja dalam meningkatkan perekonomian NTB,” harap Bang Zul.

Bang Zul menyebutkan, gedung baru Bank NTB Syariah juga berdampingan dengan bangunan Islamic Center yang akan menambah keunikan  bagi masyarakat NTB. 

Kata Bang Zul, Gedung Bank NTB Syariah yang baru dengan Islamic Center memiliki corak yang sama, sehingga menggambarkan keberagaman dan toleransi masyarakat NTB.

“Saya minta di antara gedung IC dan Bank NTB Syariah dipasang layar lebar sehingga muda-mudi NTB bisa berfoto-foto dan mengenal Bank NTB Syariah lebih jauh sehingga mampu berkontribusi untuk NTB,” ungkap Bang Zul.

BACA JUGA: NTB Jadi Trendsetter Fashion Muslimah Indonesia

Semangat membangun

Direktur Bank NTB Syariah H. Kukuh Rahardjo menjelaskan, gedung baru ini sekaligus  menjadi Kantor Pusat PT Bank NTB Syariah dengan luas lahan mencapai 15.000 meter persegi,  berlantai lima keatas dan satu bangunan basement. 

Kemudian luas bangunan yang akan menjadi Kantor Pusat Bank NTB Syariah ini mencapai 12 ribu meter yang dilengkapi kantor, taman, lahan parkir. 

Gedung ini mulai dibangun pada Desember 2020 dan rampung 2023.

BACA JUGA: Pameran Ragam Corak Kain Tenun Masyarakat NTB

“Adanya gedung baru ini, akan memberi semangat bagi kita untuk terus memacu kinerja dalam membangun NTB ke depannya,” jelasnya. ***

 

 




25 Tim Lolos Inspeksi, Lanjut Kompetisi di Sirkuit Mandalika 

Setelah melalui proses inspeksi teknis yang ketat, 25 tim lolos melanjutkan kompetisi dalam Shell Eco-Marathon 2023 di Sirkuit Mandalika

LOTENG.LombokJournal.com ~ Sebanyak 25 dari 29 tim di kategori Urban Concept dinyatakan lolos, dan memenuhi syarat melanjutkan kompetisi Shell Eco-Maraton Asia-Pasifik dan Timur Tengah 2023 di sirkuit Mandalika.  

Kompetisi untuk kategori Urban Concept sendiri dimulai hari Jumat (07/07/23) dalam Shell Eco-marathon Asia-Pasifik dan Timur Tengah 2023. 

BACA JUGA: Kreativitas Peserta Ec0-Marathon Berkembang

Tim dari China yang lolos kompetisi untuk kategori Urban Concept dimulai hari Jumat
Tim dari China

Kategori Urban Concept ini merupakan kompetisi kategori kendaraan yang paling mendekati dengan mobil penumpang secara visual, dengan menggunakan empat roda dan didesain dengan spesifikasi layak jalan. 

Tim yang mengikuti kategori ini ditantang dalam kompetisi mengoptimalisasi energi pada

mobil yang juga memenuhi kebutuhan manusia, seperti kenyamanan pengemudi. 

Lalu, kendaraan akan menggunakan salah satu dari tiga jenis bahan bakar, yakni baterai listrik, sel bahan bakar hidrogen, dan pembakaran internal atau internal combustion (bensin, etanol, dan/atau diesel).

Salah satu tim peserta kategori ini adalah Apatte62 Brawijaya Team 1 dari Universitas Brawijaya Malang, Indonesia mengungkapkan, telah melakukan riset selama berbulan-bulan untuk menghasilkan karya yang mereka bawa kali ini.

BACA JUGA: NTB Jadi Trensetter Fashion Muslimah Indonesia

Mereka berhasil membuat mobil hemat energi dengan bobot yang lebih dibanding tahun lalu. 

Tim ini berhasil melakukan berbagai inovasi seperti beberapa perubahan pada rancang bangun bodi kendaraan dengan menggantinya menggunakan bahan serat karbon serta sasis aluminium berongga. 

Mobil rancangan mahasiswa Universitas Brawijaya ini turun berkompetisi di kategori Urban Concept dengan menggunakan sumber energi baterai elektrik. Dengan inovasi tersebut, tim ini akhirnya lolos dalam fase inspeksi teknis.

“Kami melakukan riset selama berbulan-bulan untuk membuat mobil hemat energi yang lebih ringan dibandingkan tahun lalu karena mobil dengan bobot yang lebih ringan biasanya memakan energi yang lebih rendah. Kami berhasil melakukan beberapa perubahan dengan mengganti bodi mobil dengan bahan serat karbon serta sasis alumunium berongga,” ungkap M. Dilan Linoval, Tim Manajer Apatte62 Brawijaya Team 1 dari Universitas Brawijaya.

Persaingan di trek tampaknya akan semakin ketat. Semua tim tentu saja menyiapkan konsep terbaik untuk menghadapi tahapan berikutnya untuk meraih juara tahun ini. 

Tim lain yang juga akan berkompetisi di trek pada kategori Urban Concept adalah Conception UC dari Universitas Jilin di Changchun, Cina yang bertanding di subkategori internal combustion engine

Mereka datang mengikuti kompetisi dengan harapan dan optimisme bisa berkontribusi dalam membantu meningkatkan popularitas kendaraan energi baru demi mengurangi masalah lingkungan global. 

Mereka turun membawa rancangan kendaraan Urban Concept menggunakan bahan bakar internal combustion engine (gasoline). 

Untuk mengurangi konsumsi bahan bakar mencapai kriteria hemat energI, tim ini menggunakan pemodelan matematis, analisis computational fluid dynamics (CFD), struktur ringan serta teknologi lainnya.

“Kami berharap dengan mengikuti kompetisi Shell Eco-marathon Asia-Pasifik dan Timur Tengah 2023 turut membantu meningkatkan popularitas kendaraan energi baru untuk mengurangi masalah lingkungan global. Oleh karena itu, kami merancang kendaraan Urban Concept dengan bahan bakar internal combustion engine (gasoline). Kami menggunakan pemodelan matematis, analisis computational fluid dynamics (CFD), struktur ringan serta teknologi lainnya untuk mengurangi konsumsi bahan bakar,” kata Zhengxiao Yang, manajer tim ini.

World Championship

Kompetisi yang diselenggarakan di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika di Lombok, dari 4 hingga 9 Juli 2023, merupakan kompetisi tahunan regional yang telah meloloskan 66 tim dari 77 tim yang mendaftar, untuk turun kompetisi di kategori kendaraan Prototype dan Urban Concept. 

66 tim ini lolos setelah melewati tahapan inspeksi teknis yang ketat. 

Tim mahasiswa yang berpartisipasi dalam kategori Urban Concept juga akan memiliki kesempatan lolos untuk bertanding di Shell Eco-marathon World Championship. Diperkenalkan pada program Shell Eco-marathon di tahun 2016, World Championship menantang tim-tim Urban Concept terbaik untuk menggabungkan efisiensi mobil mereka dengan beradu kecepatan. Untuk menentukan yang dapat mencapai garis finis dengan jumlah energi paling sedikit. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Bang Zul Bermalam di RS Jiwa Mutiara Sukma

Juara pertama, kedua, dan ketiga dari setiap kategori energi – baterai elektrik, hydrogen fuel cell, atau internal combustion engine – di kompetisi Urban Concept akan lolos ke Shell Eco-marathon Regional Championship yang akan berlangsung hari Minggu ini, berdasarkan tantangan jarak tempuh yang mereka hasilkan.

Empat tim terbaik di Regional Championship kemudian akan diundang untuk kembali berkompetisi dengan tim-tim yang juga lolos dari Amerika dan Eropa di ajang final global World Championship tahun ini, yang akan berlangsung pada tanggal 10-12 Oktober, di Shell Technology Center, di Bangalore, India.***

 




Kreativitas Peserta Shell Eco-Marathon Berkembang

Kreativitas dan inovasi peserta yang berkompetisi dalam Shell Eco Marathon 2023 berkembang dari tahun sebelumnya 2022, bukan hanya satu sisi tapi dari berbagai aspek

LOTENG.LombokJournal.com ~ Sebanyak 77 tim anak muda berasal dari 13 negara, unjuk kreatifitas dalam kompetisi inovasi kendaraan hemat energi, dalam event Shell Eco-Marathon 2023.

BACA JUGA: Event Shell Eco-Marathon, Kompetisi Teknis Pelajar Dunia

Menurut Paul Jhonson, kreativitas peserta kurang dari sudut pandang keamanan pengendara

Kreativitas dan inovasi kendaraan hemat energi itu berlangsung di Sirkuit Internasional Mandalika Lombok Indonesia, tanggal 4-9 Juli 2023.

Unjuk kreativitas dan inovasi anak muda dari 13 negara ini mengahdirkan dua kategori kendaraan, prototype sebanyak 47 tim dan urbanconsep sebanyak 30 tim. 

Kompetisi ini menantang kreativitas anak muda menciptakan rancangan kendaraan yang dapat melaju paling jauh namun dengan konsumsi energi yang paling rendah. 

Shell Eco Marathon tahun ini terlihat lebih semarak dibanding tahun lalu yang hanya menghadirkan 47 tim dari 9 negara. 

Sumber energi yang digunakan meliputi Internal Combustion Engine (bensin, solar, etanol), baterai listrik, dan sel bahan bakar hidrogen

BACA JUGA: Shell Eco-Marathon, Menguji Kendaraan Hemat Energi

Tiap tim mengimplementasi semua aspek proyek, mulai dari desain kendaraan hingga pembiayaan. Tujuannya membangun kendaraan yang mampu menempuh jarak terjauh, namun dengan penggunaan energi yang paling rendah.

Sebelum turun di lintasan, setiap kendaraan harus melewati proses pemeriksaan teknis dan keselamatan secara terperinci. Ini memastikan, kendaraan tersebut telah mematuhi semua peraturan kompetisi yang dipandu oleh technical inspection.

77 tim ini melewati tahapan inspection yang sangat ketat. Hari Jumat (07/07/23), kompetisi tengah berada di tahap technical inspection. 

Masing-masing tim harus melewati 13 titik pengecekan, yang terdiri dari queue entry, driver’s control, vehicle weight, vehicle dimensions, seat belts 7 roll ball, brakes, visibility, exit, mechanical, vehicle design, energy verification, telementry lalu final chek

Technical inspection merupakan pemeriksaan teknis untuk mencocokkan kesesuaian kendaraan dengan regulasi yang ditetapkan panitia. Prioritas inspeksi ini, memastikan keamanan kendaraan dan pengemudi, setelah itu baru fungsi-fungsi lainnya. 

Selain itu yang juga harus dipastikan oleh technical inspection, masing-masing tim memiliki inspektor teknis yang banyak untuk mengerjakan pada setiap tahapan yang diperlukan oleh technical inspection.

BACA JUGA: Bunda Niken Launching Dapur Stunting di Loteng

Menurut Paul, kreativitas dan inovasi dari peserta berkembang dari tahun sebelumnya 2022
Paul Jhonson

“Proses ini dilakukan untuk memastikan, semua kendaraan yang turun ke track, baik pengemudi maupun kendaraannya berada dalam kondisi yang aman. Dan pada 13 titik tersebut harus hijau, semua harus balance baik dari aspek keamanan maupun fungsinya,” ujar Paul Jhonson, Technical Director Shell Eco-Marathon 2023.

Yang menarik dari kompetisi tahun ini, menurut Paul, kreativitas dan inovasi dari peserta berkembang dari tahun sebelumnya 2022. Bukan hanya pada satu sisi melainkan pada berbagai aspek. 

Tapi ada kesalahan umum yang sering ditemukannya dalam kompetisi ini, salah satunya dari sudut pandang keamanan pengendara, yakni pada posisi duduk pengendara yang tidak diperhitungkan. 

Perkembangan bertambahnya berat dan tinggi badan driver setiap tahun, kerap tidak dipertimbangkan sehingga tidak sesuai dengan disainnya.

Setelah karya para tim ini lolos melewati tahapan technical inspection, selanjutnya menguji kendaraan di sirkuit. Tim harus mampu menyelesaikan sejumlah putaran di lintasan dalam waktu tertentu. 

Setelah itu, mereka akan memperoleh hasil dengan diurutkan berdasarkan kategori kendaraan dan kelas energi untuk mengetahui siapa yang berhasil mencapai efisiensi bahan bakar terbaik.***

 

 




Gubernur NTB Bang Zul Bermalam di RSJ Mutiara Sukma

Gubernur NTB yang akrab dipanggil Bang Zul menyayangkan stigma negatif pada rumah sakit jiwa

MATARAM.LombokJournal.com ~ Ini cara Bang Zul panggilan akrab Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, memastikan fasilitas dan pelayanan RS Jiwa Mutiara Sukma.

BACA JUGA: NTB Jadi Trendsetter Fashion Muslimah Indonesia

Bang Zul ingin menghilangkan stigma negatif RS Jiwa
Bang Zul menanam pohon

Di tengah kesibukannya yang padat, Bang Zul menyempatkan bermalam di Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma, Jumat (06/07/23). 

Menurut Bang Zul, RSJ Mutiara Sukma sendiri merupakan salah satu Rumah Sakit Jiwa terbaik di Indonesia.

Selain untuk memastikan fasilitas dan pelayanan yang diberikan maksimal, Bang Zul juga ingin memahami lebih dalam dunia kesehatan mental yang ada di NTB. 

Dengan begitu, Bang Zul berharap stigma negatif terhadap Rumah Sakit Jiwa bisa hilang.

BACA JUGA: Kreativitas Peserta Shell Eco-Marathon Berkembang

“Rumah Sakit Jiwa memang masih identik dengan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) atau orang yang kurang waras. Padahal Rumah Sakit Jiwa lebih dari itu. Banyak hal bisa terbantu dengan memahami RSJ juga ahli-ahlinya yang ada di sana,” ungkap Bang Zul . 

Dengan pemahaman yang baik terkait RSJ, Gubernur NTB berharap tak ada lagi masyarakat yang dipasung di desa-desa. 

Agar masyarakat dengan isu kesehatan mental tidak malu lagi berobat ke RSJ Mutiara Sukma. bisa sembuh dan kembali produktif di tengah masyarakat. 

“Apalagi RSJ Mutiara Sukma milik Pemda NTB merupakan salah satu rumah Sakit terbaik di Indonesia,” jelas Bang Zul. 

Gubernur NTB itu juga mengungkapkan, ide menginap di RSJ datang setelah membaca buku Paolo Coelho yang berjudul “Veronica Decides to Die”. 

Dalam novel tersebut, Veronika yang berniat bunuh diri dengan menenggak obat tidur hingga overdosis, justeru berakhir di Rumah Sakit Jiwa. 

BACA JUGA: Pameran Ragam Corak Kain Tenun Masyarakat NTB

“Di rumah Sakit Jiwalah akhirnya Veronica memahami arti persaudaraan, persahabatan, kesabaran dan kasih sayang yang sebenarnya,” tandas Bang Zul. ***

 

 




LIMOFF 2023 ,Wujudkan NTB Pusat Fashion Muslimah 

Perhelatan Lombok International Modest Fashion Festival  atau LIMOFF 2023 dihadiri desainer nasional dan internasional

LOBAR.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah saat membuka perhelatan Lombok International Modest Fashion Festival  atau LIMOFF 2023 yang berlangsung di Hotel Merumata, Senggigi, Kamis (06/07/23).

BACA JUGA: Pameran Ragam Kain Tenun Masyarakat NTB

Pertunjukan seni tradisi NTB dalam pembukaan Limoff 2023

Terselenggaranya event LIMOFF merupakan langkah nyata Pemerintah Provinsi NTB dalam mewujudkan NTB sebagai Pusat Busana Muslim dan Muslimah Nasional.

“Acara LIMOFF merupakan upaya nyata dan serius menjadikan NTB sebagai Pusat Busana Muslim dan Muslimah Nasional,” tutur Bang Zul.

BACA JUGA: Limoff Diramaikan 150 Brand, Targetkan 12 Ribu Pengunjung

Bang Zul mengucapkan selamat datang kepada para desainer Nasional maupun Internasional yang telah hadir dalam event LIMOFF.

“Malam ini bersama para Disainer Nasional dan Juga dari negara-negara lain menghadiri Lombok LIMOFF,” ungkapnya. 

Sementara itu, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi NTB,  Bunda Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah mengatakan, Indonesia bercita-cita menjadi pusat busana muslim dunia. 

BACA JUGA: Kreativitas Peserta Shell Eco-Marathon 2023 Berkembang

“Kami ingin berpartisipasi pada upaya pemerintah Indonesia untuk menjadi pusat busana muslim dunia. Kita mulai untuk bergerak memajukan Wastra yang ada didaerah kami sebagai bagian dari kebangkitan muslim fashion Indonesia dan dunia,” ungkap Bunda Niken.***

 




NTB Jadi Trendsetter Fashion Muslimah Indonesia

Corak tenun dan batik asal NTB yang menjadi inspirasi desainer dalam acara LIMOFF 2023 ini, jadi alasan Asri Welas ikut agenda LIMOFF 2023

LOBAR.LombokJournal.com ~ Provinsi Nusa Tenggara Barat atau NTB menjadi pilihan terbaik fashion Muslim Indonesia, dan mampu menjadi trendsetter fashion Muslimah di Indonesia

Pesinetron Asri Welas, yang diketahui sebagai pemeran sinetron “Susah Signal” mengetahui potensi NTB sebagai transetter fashion muslimah. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Bang Zul Menginap di RSJ Mutiara Sukma

Kata Asri Welas, NTB jadi trendsetter busana muslimah Indonesia
Asri Welas

“NTB menjadi pilihan terbaik fashion Muslim Indonesia. NTB mampu menjadi trendsetter fashion Muslimah di Indonesia,” ujarnya kepada awak media, di Stan House of Asri Welas, Maruta Hotel Senggigi, Lombok Barat, Kamis (06/07/23).

Saat ini NTB menjadi perhatian para desainer nasional bahkan internasional, dan mereka  turut ambil bagan Lombok International Modest Fashion Festival (LIMOFF) 2023 yang digelar di kawasan wisata Senggigi, Lombok  Barat, tanggal 6-9 Juli 2023.

Asri Welas, artis ibukota satu ini turut serta membuka stand produk-produk hasil desainnya.

Ia menilai NTB menjadi salah satu pilihan sebagai destinasi Muslim terbaik di Indonesia.  

BACA JUGA: LIMOFF 2023, Wujudkan NTB Pusat Busana Muslimah

Dia mengakui pernah mengikuti pelatihan  bersama dengan 15 UMKM batik, salah satunya asal NTB selama empat hari. 

Melihat corak tenun dan batik asal NTB menjadi alasan kuat Asri mengikuti Agenda Limoff ini. 

“Tenun NTB memiliki khas motifnya menggambarkan kekuatan budaya dan tradisi. Tenun NTB berbeda dari daerah lain. Tenun atau batiknya NTB motifnya memang tidak ada gambar manusia atau binatang Itu, kan satu kekhasan yang ada di daerah lain. Tapi NTB berbeda itu sih alasan kuat aku kesini,” ungkap Asri Welas yang juga memerani sinetron “suami-suami takut istri” ini. 

Asri mengaku, menjadi modis dan tertutup itu susah sekali, namun setelah melihat acara  LIMOFF, banyak menjadi pilihan dan hal ini menjadi referensi

BACA JUGA: Kreativitas Peserta Shell Eco-Marathon Berkembang

“Pilihan baju-baju yang tertutup tapi modis disini banyak sekali. Muslimah tapi stylis itu kan susah iya. tapi disini banyak bisa dilihat dari stand-stand yang ikut meriahkan limoff ini  banyak sekali pilihannya,” kata Asri. ***

 

 




Pameran Ragam Corak Kain Tenun Masyarakat NTB

Bunda Niken mengatakan, pameran ragam kain tenun agar masyarakat NTB bangga dengan warisan budayanya

MATARAM.LombokJournal.com ~ Wastra atau yang biasa disebut kain tenun sejak dulu menjadi bagian dari kehidupan warga masyarakat NTB. 

Melalui pameran Ragam Motif Wastra atau kain tenun NTB, menjadi upaya menampilkan koleksi ragam corak dan warna busana dari berbagai daerah di NTB.

BACA JUGA: Peran Masyarakat Dalam Pembangunan, NTB Jadi Contoh

Bunda Niken bersama 6 orang pencinta kain tenun di NTB

Bunda Niken sapaan Ketua Dekranasda NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati mengatakan itu saat membuka pameran bersama kain tenun bertajuk “Ragam Motif Wastra NTB” bertempat di Aula Samalas Museum Negeri NTB, Rabu (05/07/2023).

“Ini menjadi referensi yang berharga sebagai pemilik dari budaya. Sebagai warisan Wastra atau kain tenun ini bisa lebih memahami dan lebih bangga apa yang kita miliki,” ungkap Bunda Niken.

BACA JUGA: Kasus Pekerja Migran NTB yang Dosoksa di Libya

Ia mengajak kepada tamu undangan untuk hadir dalam kegiatan Lombok Internasional Modest Fashion Festival (LIMOFF).

LIMOFF akan berlangsung  tanggal 6-9 Juli 2023. Sebagai tuan rumah diajak mensukseskan dan menyambutnya dengan penuh kebanggaan.

Sementara itu, laporan Kepala Museum NTB, Ahmad Nuralam, SH., MH., mengatakan,  pameran bersama kain tenun dilakukan museum ini dengan 6 orang pencinta, pelestari dari kain tenun yang ada di NTB.

“Dari 6 orang pencinta kain tenun di NTB itu di antaranya Hj. Lale Prayitne, Hj. Baiq Eva Nurcahya Ningsih, Ir. Baiq Rahmayati, Hj. Maskahyangan, Dra. Nuraida dan Noning Ismawati. Ini adalah perwakilan dari kelompok masyarakat di NTB,” tuturnya.

BACA JUGA: Bunda Niken Launching Dapur Stunting di Loteng

Disebutkan juga kegiatan ini adalah rangkaian dari event LIMOFF yang akan dimulai dari tanggal 6-9 Juli 2023. Diharapkan ini menjadi konektivitas dari kegiatan strategis yang dilakukan oleh Pemprov NTB.

“Ini adalah partisipasi museum NTB dengan kapasitas dan kemampuan yang dimiliki,” pungkasnya.***

 

 




Event Shell Eco-Marathon, Kompetisi Teknik Pelajar Dunia

Penyelenggaram Event Shell Eco-Marathon, kompetisi yang menginspirasi generasi muda agar menjadi insinyur terkemuka yang menciptakan solusi energi 

LOTENG.LombokJournal.com ~ Setelah di tahun 2022 lalu sukses menggelar event Shell Eco-Marathon Indonesia, tahun ini Shell Indonesia kembali menyelenggarakan Shell Eco-Marathon.

Sebagai ajang regional namun dalam skala yang lebih besar, yaitu Shell Eco-Marathon Asia-Pacific and the Middle East 2023. 

BACA JUGA: Shell Eco Marathon 2023, Menguji Mobil Hemat Energi

Kompetisi Shell Eco Marathon mendorong kemajuan teknologi di bidang kendaraan hemat energi
Sean Winnett

Event ini merupakan salah satu kompetisi teknik pelajar terkemuka di dunia. Kegiatan ini dihelat guna mendorong dan menginspirasi generasi muda agar menjadi ilmuwan dan insinyur terkemuka yang dapat menciptakan solusi energi untuk masa depan.

Selain itu, event kali ini mempertemukan lebih banyak pelajar, mahasiswa,  mitra bisnis, pelaku industri, pemerintah, dan media untuk membantu mempromosikan inisiatif ini serta berkolaborasi lebih lanjut dalam mencari solusi untuk masa depan yang lebih berkelanjutan.

Berbagai karya inovasi teknologi yang diciptakan oleh para peserta yang nota bene adalah generasi muda ini ditampilkan dalam kegiatan yang berlangsung tanggal 4-9 Juli 2023, di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. 

“Shell Eco-marathon merupakan perwujudan dari strategi Powering Progress kami untuk mencapai target bisnis net-zero emission pada tahun 2050. Kami terus berupayauntuk menjadi mitra yang aktif dalam perjalanan transformasi energi di Indonesia, dan inisiatif ini adalah salah satu cara untuk menunjukkan tanggung jawab kami,” ungkap Ingrid,  Direktur dan Country Chair Shell Indonesia, dalam informasi yang dibagikan panitia.

Secara khusus event ini merupakan ajang kompetisi inovasi kendaraan hemat energi untuk mahasiswa. 

BACA JUGA: Pameran Ragam Corak Kain Tenun Masyarakat NTB

Mereka bersaing menggunakan kendaraan hemat energi untuk menjadi tim yang mampu menempuh jarak terjauh dengan konsumsi bahan bakar paling rendah.

Shell Eco-marathon tahun ini diikuti oleh peserta dari 13 negara di Asia Pasifik dan Timur Tengah, dengan jumlah 77 tim.

Tim mahasiswa yang berasal dari Indonesia, Brunai Darussalam, China, India, Korea Selatan, Kazakhstan, Malaysia, Filipina, Qatar, Arab Saudi, Singapura, Vietnam dan Thailand ini akan berkompetisi dalam dua kategori kendaraan, yaitu Urban Concept dan Prototype. 

Para peserta ditantang untuk berkompetisi dengan kendaraan ultra-efisien yang mereka rancang dan bangun sendiri dalam dua kategori: Prototype dan Urban Concept

Mereka merancang kendaraan yang dapat melaju paling jauh dengan konsumsi energi yang paling rendah. Sumber energi yang digunakan meliputi Internal Combustion Engine (bensin, solar, etanol), baterai listrik, dan sel bahan bakar hydrogen. 

BACA JUGA: Bunda Niken Launching Dapur Stunting di Loteng

Sebagai tuan rumah, Indonesia mengirimkan lebih dari 40 tim pelajar, terbanyak dari negara-negara peserta lain.

Para pelajar akan berkompetisi untuk menempuh jarak terjauh dengan penggunaan bahan bakar yang paling efisien.

Kategori Prototype ditujukan untuk kendaraan ultra-efisien, ringan, yang umumnya memiliki tiga roda dan dirancang untuk mengurangi resistensi dan memaksimalkan efisiensi, sedangkan kategori Urban Concept difokuskan pada efisiensi energi dalam desain kendaraan roda empat layaknya mobil penumpang konvensional yang dirancang untuk penggunaan di jalan raya.

“Kami percaya bahwa dengan tekad dan kerja keras, para pelajar dapat menorehkan prestasi yang luar biasa bagi negara mereka. Kompetisi ini memberikan mereka kesempatan untuk mengarahkan upaya dan kreativitas mereka untuk mendorong kemajuan teknologi di bidang kendaraan hemat energi yang memiliki peran krusial dalam masa depan energi bersih,” ungkap Sean Winnett, Vice President Corporate Relations Asia-Pasifik Shell.***