Jamaah Calon Haji KLU Ikuti Sosialisasi KMA 660

Dalam sosialisasi Keputusan Menteri Agama (KMA) RI no 660 ini disampaikan, para Jamaah Calon Haji yang tertunda keberangkatannya dapat mengambil uang pelunasan

BAYAN.lombokjournal.com Kementerian Agama Kabupaten Lombok Utara melalui seksi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) melaksanakan sosialisasi Keputusan Menteri Agama RI no 660 tahun 2021, tentang pembatalan keberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH) tahun 2021 H/2021.

Sosialisasi KMA RI no 660 yang melibatkan KBIHU Kabupaten Lombok Utara, Dinas Kesra KLU, Dikes KLU pembatalan keberangkatan JCH di lingkungan Kementerian Agama KLU itu berlangsung di Auditorium Darussalam Ponpes Nurul Bayan, Desa Telaga Bagek Anyar, Kecamatan Bayan, Rabu (16/06/21).

BACA JUGA: Posyandu Keluarga, Bukti Aparat Desa Melakukan Pelayanan

Hadir Kepala seksi PHU H. Suparlan, M.Si, ketua KBIHU KLU TGH. Abdul Karim Abdul Gafur, Kabag Kesra H. Karmin, S. Pd Dikes KLU, Camat Bayan dan Jama’ah Calon Haji Se–KLU.

Keluarnya KMA no. 660 tentang pembatalan keberangkatan JCH tahun 2021 membuat pihak Kementerian Agama Kabupaten Lombok Utara turun ke masyarakat untuk segera melakukan sosialisasi.

”Sesuai amanat KMA bahwa jajaran Kementerian Agama kabupaten/kota mempunyai tugas  mensosialisasikan keluarnya KMA No. 660 kepada jamaahcalon haji, dan ahamdulillah bisa terlaksana,” kata Suparlan, Kasi PHU Kementerian Agama KLU.

Dalam amanat KMA ini pertama diinformasikan, kepada JCH yang tertunda keberangkatannya dapat mengambil uang pelunasan.

“Dan yang kedua, masalah dokumen haji dalam KMA sudah diperintahkan untuk menyampaikan kembali dokumen paspor jamaah haji,“ ungkap H. Suparlan.

Dijelaskan, Kementerian Agama sudah menyiapkan segalanya terkait keluarnya KMA 660. Dan JCH sudah diberikan pembekalan–pembekalan melalui manasik haji dan segalanya sudah siap.

“Dan tugas kami yang paling berat di pemerintah di saat pendemi sekarang ini adalah pemerintah melindungi rakyatnya, melindungi jamaah calon haji,” ungkap Suparlan

Ditempat yang sam pihak KBIHU,  TGH. Abdul Karim Abdul Gafur memberikan semangat dan motivasi kepada para jamaah.

Menurutnya, keputusan KMA No. 660 adalah keputusan yang terbaik dan para JCH diyakinkan, ketika seseorang sudah berniat untuk melaksanakan ibadah haji maka sudah dicatat oleh Allah SWT.

BACA JUGA: Kompetisi Putri Batik Remaja, Pemprov Dukung Wakil NTB

Salah seorang JCH asal Tanjung, Samsul Bahri kepada wartawan mengungkapkan perasaannya atas pembatalan keberangkatannya ke tanah suci.

“Alhamdulillah, saya secara pribadi tetap bersyukur, apapun itu semua kehendak Allah. Lewat Kementerian Agama disampaikan penundaan keberangkatan haji ini. Kami selalu tetap bersyukur, “ ungkap Samsul Bahri.

@ng




Pasien Covid-19 di NTB, Kamis, Bertambah 32 Orang Positif

Jumlah pasien yang dinyatakan telah selesai isolasi dan dinyatakan sembuh dari Covid-19, jauh lebih sedikit dibandingkan bertambahnya pasien positif

MATARAM.lombokjournal.com ~ Dari pemeriksaan laboratorium pada 422 sampel, telah terkonfirmasi bertambahnya pasien positif Covid-19 sebanyak 32 orang.

Sekretaris Daerah selaku Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si. menyampaikan update Covid-19 pada  melalui press release, hari Kamis (17/06/21).

Pemeriksaan sampel dilakukan di Laboratorium PCR dan TCM RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR STP Sumbawa,  Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR Selong, Laboratorium PCR RSUD Praya, Laboratorium PCR RS Bhayangkara, Laboratorium PCR Labkesda Banyuwangi, Laboratorium PCR RSAD Wirabhakti Mataram dan Laboratorium Antigen.

Hasil dari pemeriksaan sebanyak 422 sampel, yaitu 386 sampel negatif, 4 positif ulangan, dan diketahui adanya 32 sampel kasus baru positif Covid-19.

BACA JUGA: KKI: Prodi DoKter Spesialis, Semoga Bisa Segera Dibuka

Pada hari Kamis ini, jumlah kasus positif Covid-19 lebih banyak dari pasien yang dinyatakan sembuh.

“Hari ini (Kamis) terdapat 14 penambahan orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid19,” kata Lalu Gita melalui press releasenya.

Dan pada hari Kamis ini juga terdapat 1 (satu) penambahan kasus kematian baru, yaitu

  • Pasien nomor 13809, an. BK, perempuan, usia 43 tahun, penduduk Desa Pelangan,
    Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak memiliki penyakit komorbid.

Dengan adanya tambahan 32 (tiga puluh dua) kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 14  tambahan sembuh baru, dan 1 kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid19 di Provinsi NTB sampai hari Kamis (17/06) sebanyak 14.066 orang.

Rinciannya, 12.945  orang sudah sembuh, 618 meninggal dunia, serta 503 orang masih
positif.

Lebih lanjut dijelaskan, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.

Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19.

Penambahan pasien Covid-19 per Kabupaten/Kota

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah Kasus Suspek sebanyak 20.498 orang dengan perincian 173 orang (0,8%) masih dalam isolasi, 34 orang (0,2%) masih berstatus probable, 20.291 orang (99%) sudah discarded.

Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala, sebanyak 90.174 orang, terdiri dari 2.762 orang (3,1%) masih dalam
karantina dan 87.412 orang (96,9%) selesai karantina.

Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 116.456 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.041 orang (0,9%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 115.415 orang (99,1%).

BACA JUGA: Kompetisi Putri Batik Remaja, Pemprov Dukung Wakil NTB

“Bagi penyintas Covid-19 (orang yang sembuh dari Covid-19) untuk ikut serta membantu
saudara kita yang masih berjuang melawan Covid-19 dengan mendonorkan plasma darahnya (Donor Plasma Konvalesen) di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat,” harap Lalu Gita Ariadi.

Rr

 




Kompetisi Putri Batik Remaja, Pemprov Dukung Wakil NTB

Pemprov NTB mendukung Kemala Feodara Tirta, siswi SMA Kristen Tunas Daud Mataram yang mewakili NTB dalam ajang Kompetisi Putri Batik Remaja Tingkat Nasional bulan Agustus 2021

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur Nusa Teggara Barat (NTB), Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah M.Pd menyampaikan dukungannya saat audiensi Yayasan Keluarga Sejahtera Mataram, Kamis (17/06/21) di Pendopo Wagub.

Audensi mengantarkan wakil NTB dalam Kompetisi Putri Batik Nasional

Dikatakan Wagub, kepada jajaran pendidikan dan para guru di SMA Tunas Daud, khususnya orangtua dari Kemala Feodara Tirta yang mewakili NTB dalam kompetisi remaja batik nasional.

Saat itu Wagub mengungkapkan rasa bangganya atas prestasi anak-anak NTB.

“Kebanggan orangtua tentunya ingin melihat anak-anaknya berprestasi dan tidak menyusahkan orangtuanya. Anak-anak yang kita didik menjadi anak-anak yang memiliki karakter sekaligus berprestasi tentu menjadi kebanggaan orangtua,” kata Wagub.

Ummi Rohmi menegaskan, Pemprov NTB sangat konsisten mendukung tiap upaya peningkatan kualitas pendidikan di NTB.

Agar menghasilkan produk yang berkualitas dan memiliki nilai tambah bagi peserta didik itu sendiri.

BACA JUGA: KKI; Prodi Dokter Spesialis Semoga Segera Bisa Dibuka

Kreatifitas, pengembangan potensi diri bagi peserta didik yang mampu melihat peluang sangtlah dibutuhkan. Pemprov selalu memberi support bagi kemajuan pendidikan di NTB.

“Meski di tengah kondisi yang sulit saat ini dengan banyaknya refocusing anggaran, namun kita tetap memberi perhatian pada dunia pendidikan,” kata Ummi Rohmi.

Ditambahkan, Pemprov NTB akan selalu memberikan semangat menghadirkan sekolah-sekolah yang berkualitas.

BACA JUGA: Kader PKK NTB Harus Akrab Dengan Teknologi

Komunikasi intens terus dilakukan oleh sebuah Yayasan yang mengelola pendidikan dengan pihak Dikbud, yang berkolaborasi  menghasilkan prestasi membanggakan bagi pendidikan di NTB.

diskominfotikntb




Pemuda Harus Lakukan Perubahan, Ini Harapan Gubernur NTB

Saat hadiri pelantikan Pengurus DPD Gemura NTB, Gubernur dorong pemuda lakukan perubahan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah menghadiri acara pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Muda Nurani Rakyat (Gemura) Nusa Tenggara Barat, berlangsung di Same Hotel, Mataram, Rabu (16/06/21).

Pemuda diddorong lakukan perubahan

Dalam sambutannya, Gubernur sedikit menceritakan kisah seorang petani yang pulang dari Sawahnya kemudian menemukan telur.

Petani itu terkejut campur gembira, karena berfikir mempunyai lauk makan siang. Namun ketika melihat bentuknya ternyata bukan telur biasa melainkan telur se ekor Elang.

Petani itu langsung pulang, setiba di Rumahnya, petani itu berfikir, apakah telur itu akan dirusak lalap makan siang atau di eramkan, kebetulan petani itu juga memelihara ayam eram. Akhirnya petani itu memutuskan untuk eramkan.

Dalam perjalanan waktu, telur tersebut berproses.

BACA JUGA: Pasien Covid-19, Rabu, Bertambah 26 Orang Positif

“Ayam itu tidak pernah berfikir darimana telur itu berasal, yang penting dierami dengan penuh kasih sayang, akhirnya menetas jadilah anak elang, ketika anak elang itu berbagi makanan dengan anak ayam, malah induknya membagi rata,” ungkap Gubernur.

Seiring berjalannya waktu lanjut cerita Gubernur, bentuk tubuh elang juga beda, mulai panjang, sayapnya lebar.

Tapi elang ini berperilaku sama seperti anak ayam lainnya, akhirnya elang tidak sanggup melebarkan sayapnya, padahal kalau mencoba melepaskan sayap mungkin bukan satu gunung dan lembah bisa dilewati.

“Cerita ini memberikan pelajaran bahwa lingkungan itu sangat mempengaruhi cara kita memandang dan berfikir,” kata dia.

Artinya, banyak orang-orang hebat di NTB ini, sebenarnya mereka adalah elang, tapi karena dierami oleh ayam, akhirnya tidak bisa terbang.

“Cerita sederhana ini, sangat bagus maknanya bahwa lingkungan itu sangat mempengaruhi pola pikir seseorang. Oleh karena itu, pemuda harus membuat perubahan, lebarkan sayap,” ujarnya.

Ketua umum DPP Gemura, Yunda Ketum Octasari Sabil menyampaikan, Gemura ini merupakan sayap Partai Hanura. Namun tahun 2017, mengambil sikap keluar dari Partai Hanura dengan alasan tidak sesuai nurani pemuda, pada akhirnya berdiri independen.

“Acara ini pelantikan ini kami sengaja buat tema dari pulau seribu masjid untuk indonesia raya, karena tidak menutup kemungkinan presiden masa depan berasal dari NTB,” ungkapnya.

BACA JUGA: SMA Terbuka di KLU Tampung Pelajar Putus Sekolah

Octasari Sabil mengaku sangat membanggakan Dr Zul, dan Fahri Hamzah karena kedua tokoh ini, kalau mengatakan tidak maka tetap berpegang tidak dan sebaliknya.

Octasari ingin menjadikan pemuda yang bernurani dan ingin memunculkan tokoh muda yang memiliki ilmu akhlak, iman dan keyakinan.

Seusai memberikan sambutan, Yunda Ketum Octasari Sabil melantik Muhammad Syafiqurahman Aminy sebagai Ketua DPD Gemura NTB dan Suparman sebagai Sekjen DPD Gemura NTB.

Ketua DPD Gemura NTB, Muhammad Syafiqurahman Aminy berjanji, satu tahun kepemimpinan, akan membuat acara diskusi ILC NTB supaya para pemuda bisa ngobrol langsung dengan pejabat daerah setiap minggunya.

“Mari teman-teman OKP yang ada di NTB berkolaborasi bangun daerah dengan kekuatan pemuda,” tutupnya

(*)




Pasien Covid-19 di NTB, Rabu, Bertambah 26 Orang

Pasien positif Covid-19 memang bertambah 26 orang, namun dengan 70 orang sembuh, maka di NTB jumlah pasien positif makin berkurang.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Dari pemeriksaan pada 267 sampel, telah dikonfirmasi bertambahnya pasien positif Covid-19 sebanyak 26 orang.

Pasien
Pasien Covi-19, 16 Juni 2021

Update Covid-19 itu disampaikan Sekretaris Daerah selaku Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si melalui press release pada media, hari Rabu (16/06/21).

Pemeriksaan telah dilakukan di Laboratorium PCR dan TCM RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR STP Sumbawa,  Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR Selong, Laboratorium PCR RSAD Wirabhakti Mataram dan Laboratorium Antigen.

Hasil dari pemeriksaan sebanyak 267 sampel dengan 225 sampel negatif, 6 positif ulangan, dan diketahui bertambahnya 36 kasus baru positif Covid-19.

BACA JUGA: Pabrik Pengolah Sampah Akan Dibangun di Lombok Barat

Meski ada pertambahan 26 orang positif Covid-19, namun pasien yang dinyatakan sembuh jauh lebih banyak.

“Hari ini (Rabu) terdapat 70  penambahan orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19,” kata Lalu Gita melalui press releasenya.

Dan pada hari Rabu tidak terdapat penambahan kasus kematian baru.

Dengan adanya tambahan 36 (tiga puluh enam) kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 18 tambahan sembuh baru, dan tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien
positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari Rabu (16/06/21) sebanyak 14.034 orang.

Rinciannya, 12.931 orang sudah sembuh, 617 meninggal dunia, serta 486 orang masih positif.

“Petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif,” kata Lalu Gita Aryadi.

Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19.

Pasien Covid-19 bertambah per Kabupaten/Kota

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah Kasus Suspek sebanyak 20.481 orang, dengan perincian 160 orang (0,8%) masih dalam isolasi, 31 orang (0,1%) masih berstatus probable, 20.290 orang (99,1%) sudah discarded.

Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 90.012 orang, terdiri dari 2.723 orang (3%) masih dalam karantina dan 87.289 orang (97%) selesai karantina.

BACA JUGA: Jalan Terbaik Adalah Addendum, dan Tak Rugikan Semua Pihak 

Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 116.456 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.041 orang (0,9%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 115.415 orang (99,1%).

“Bagi penyintas Covid-19 (orang yang sembuh dari Covid-19) untuk ikut serta membantu
saudara kita yang masih berjuang melawan Covid-19 dengan mendonorkan plasma darahnya (Donor Plasma Konvalesen) di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat,” pinta Lalu Gia Aryadi.

Rr

Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id, serta layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 0818 0211 8119.




Kader PKK NTB Harus Akrab Dengan Teknologi

Kader PKK NTB Diajak Bunda Niken untuk maksimalkan Penggunaan Aplikasi SIP Posyandu

LOTIM.lombokjournal.com ~ Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, mengajak seluruh kader PKK semakin akrab dengan teknologi.

Dengan mampu mengoperasionalkan berbagai sistem aplikasi yang mempermudah pekerjaan. Salah satunya, Sistem Informasi Posyandu (SIP Posyandu) besutan Dinas Kominfotik NTB.

“Seperti halnya Sistem Informasi Posyandu (SIP Posyandu) mengharuskan kader untuk lincah menggunakan HP Android, karena seluruh informasi akan bisa diakses digital,” harap Bunda Niken.

Ia menyampaikan itu saat melakukan  Road Show dan Kunjungan Kerja TP PKK Provinsi NTB bertempat di Aula Pendopo Bupati Lombok Timur, Rabu (16/06/21).

Sesepuh PKK NTB ini juga menghimbau  kader PKK tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat. Mengingat pandemi masih terjadi dan meluas di beberapa tempat.

“Kita semua tidak boleh lengah, tetap taati protokol kesehatan untuk melindungi diri, keluarga, dan lingkungan sekitar,” kata Bunda Niken.

Selain itu, Bunda Niken menyampaikan beberapa perubahan dari hasil Rakernas sebelumnya, terkait dengan kelembagaan PKK dan program kerja unggulan PKK mulai dari tingkat nasional hingga Desa.

“Insya Allah PKK siap membantu mensukseskan seluruh program Pemerintah Daerah,” ujar Bunda Niken.

diskominfotikntb




Pabrik Pengolah Sampah Akan Dibangun di Lombok Barat

Pabrik yang akan dibangun Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengubah sampah menjadi bahan bakar solar ramah lingkungan dengan sistem Pirolisi dan Bata Ecobrik.

MATARAN.lombokjournal.com ~  Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Gubernur NTB Hj. Sitti Rohmi Djalillah, saat mengunjungi Bank Sampah Gelisah (Gerakan Lingkungan Sampah Nihil) yang berlokasi di Kampung Banjar Ampenan, Rabu (16/06).

“Untuk menjaga Kontinuitasnya sampah harus ada pabriknya “ungkap Sitti Rohmi.

Pabrik Pengolah SampahSelanjutnya, Wagub menyebutkan bahwa kunci utama dalam pengelolaan sampah adalah apabila masyarakat sudah melakukan pemilahan sampah dari rumah, baik sampah organik, maupun anorganik serta bahan berbahaya dan beracun, maka dapat dipastikan pemanfaatan sampah menjadi sumberdaya dapat direalisasikan.

“Kalau sampah sudah dipilah, baru kita bisa membuatnya bermanfaat. Kalau yang organik bisa dibuat menjadi pupuk organik, sisa yang lain dapat dibawa ke bank sampah untuk diolah kembali,” ujarnya.

BACA JUGARevitalisasi Posyandu Sebagai Target Kerja PKK NTB

Pendiri Bank Sampah Gelisah, Lailatul Ulfa, mengungkapkan bahwa masyarakat Kampung Banjar sudah mulai bergerak melakukan pemilahan sampah.

“Pemilihan sampah sudah dilakukan oleh masyarakat, masalah sampah bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah saja, namun bersama kita gotong royong dalam mengelolah sampah untuk menjadi sumber daya,” tutur Ulva.

diskominfotikntb




SMA Terbuka di KLU Tampung Pelajar Putus Sekolah

SMA Terbuka tahun ini diselenggarakan di Lombok Utara untuk memfasilitasi dan melayani pelajar putus sekolah, jika masih di bawah umur 24 tahun

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pelajar putus sekolah yang tak merampungkan penididikan tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) tak perlu putus asa.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Teggara Barat (Dikbud NTB), tahun ini membuka SMA Terbuka di Lombok Utara.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB, Dr. H. Aidy Furqan, S.Pd., M.Pd., saat menghadiri peresmian SMP Islam Terpadu Al-Baqiyatusshalihat NW yang bertempat di Dusun Gubuk Baru, Desa Santong, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, diresmikan hari Rabu (16/06/21).

BACA JUGA: Pasien Covid-19 di NTB, HARI Rabu, Bertambah 26 Orang Positif 

H. Aidy Furqan menjelaskan, SMA Terbuka diperuntukkan bagi anak-anak yang sudah menikah atau bahkan sudah punya anak, jika masih di bawah umur 24 tahun.

“Kami membuka layanan yang namanya SMA terbuka, bagi anak-anak yang sudah menikah atau bahkan sudah punya anak, jika masih di bawah umur 24 tahun. Silahkan didaftarkan agar bisa menyelesaikan pendidikan SMA,” kata Aidy Furqan.

Dikatakan, pihak Dinas Dikbud NTB akan mendatangkan guru langsung ke lapangan. Menariknya, untuk mengikuti pendidikan di SMA Terbuka tidak perlu seragam atau ke sekolah.

“Yang penting ada motivasi menyelesaikan pendidikan SMA.” kata Aidy.

Menurutnya, sektor pendidikan NTB pada umumnya harus tetap mendapatkan motivasi serta support dari setiap unsur, baik itu kalangan pemerintah maupun masyarakat.

Aidy berharap, tiap element masyarakat maupun pemerintah agar senantiasa tetap saling mendukung untuk kemajuan daerah Kabupaten Lombok Utara.

“Membangun KLU ini mari kita tidak saling perhitungan, tapi kita saling merangkul agar KLU bisa cepat bangkit.” tutup Aidy.

SMP Islam Terpadu

Diresmikannya SMP Islam Terpadu Al-Baqiyatusshalihat NW mendapat sambutan baik dari Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Utara (Sekda KLU), H. Raden Nurjati.

Sekda Lombok Utara, Raden Nurjadi sempat mengungkapkan terkait penurunan APBD Kabupaten Lombok Utara.

“Karena itu, sangat dibutuhkan peran masyarakat maupun donatur dalam meningkatkan pembangunan sarana pendidikan,” kata Raden Nurjati.

Peresmian SMP Islam Terpadu ini menjadi harapan baru bagi dunia pendidikan di Kecamatan Kayangan, khususnya Desa Santong.

Pimpinan pontren Albaqiyatusshalihat NW Santong, Mujtahidin, S. Ag menyampaikan, pembangunan SMP Islam Terpadu ini merupakan langkah bersama dalam meningkatkan perkembangan dunia pendidikan khususnya di desa Santong.

Mujtahidin menyampaikan bahwa SMP Islam Terpadu ini nantinya bisa menampung peserta didik yang merasa kurang berbakat dalam ilmu agama.

“Kami mendirikan SMP Islam Terpadu ini untuk menampung anak-anak kami yang mungkin kurang berbakat dalam ilmu agama. Terlebih juga, untuk SMP yang ada di Kecamatan Kayangan ini jaraknya cukup jauh hingga menyulitkan anak-anak untuk mengaksesnya.” ungkap Mujtahidin.

KMujtahidin juga berharap, agar pemerintah setempat tidak mempersulit izin bagi pembangunan sarana pendidikan, guna mencerdaskan anak bangsa.

BACA JUGA: Pabrik Pengolah Sampah Akan dibangun di Lombok Barat

Seyogyanya pemerintah selalu mendukung dan mempermudah akses sektor pendidikan bagi anak bangsa, tambahnya.

“Harapan kami kepada pemerintah, semoga setiap pembangunan sarana pendidikan yang ada di KLU ini terkait izinnya tidak dipersulit,” kata Mujtahidin

Han




BPKAD KLU Selenggarakan Bimtek Penggunaan Aplikasi SIMP

Sosialisasi dan Bimtek Sistem Informasi Manajemen Pelaporan (SIMP) yang diselenggarakan BPKAD KLU ini untuk memudahkan pekerjaan pelaporan Organisasi Perangkat Daerah OPD

TANJUNG.lombokjournal ~ Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lombok Utara (KLU) menyelenggarakan Sosialisasi/bimbingan tehnis (Bimtek) cara penggunaan aplikasi SIMP (Sistem Informasi Manajemen Pelaporan), berlangsung di Hotel Mina Tanjung, Selasa (15/06/21).

Bimtek tersebut diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) khususnya Pejabat Penatausahaan Keuangan (PPK) OPD dan bendahara penerimaan.

Diharapkan aplikasi ini dapat mempermudah pekerjaan OPDnya yang selama ini masih manual, dan memeriksa seluruh berkas SPJnya.

Penyelenggaraan bimtek tersebut memenuhi permintaan Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri yang telah mengembangkan modul tambahan dalam aplikasi SIMP (Sistem Informasi Manajemen Pelaporan) yang diintegrasikan dengan Simda Keuangan.

BACA JUGA: Destinasi Wisata Unggul, Sayang Direct Flight Minim

Dengan harapan, PPK OPD lebih efektif dan efisien dalam membuat laporan dan PPK OPD bisa lebih konsen untuk hal-hal lain yang segera harus diselesaikan.

BIMTEK dilaksanakan dengan protokol kesehatan dengan membagi 2 sesi untuk 29 OPD yaitu sesi pagi dan sesi siang.

Materi BIMTEK yang dibagi dalam 2 sesi, yaitu cara mapping anggaran untuk otomatisasi realisasi anggaran sesuai dengan SP2D cair pada Simda Keuangan.

BACA JUGA: Pemekaran Desa Samba, BPD Minta Persetujuan Para Tokoh

Sekaligus melihat laporan realisasinya untuk 3 modul, yakni modul laporan belanja Covid, modul laporan belanja Bansos dan modul laporan Realisasi Paket Pengadaan.

Laporan secara periodik

Sesuai PMK Nomor 231/PMK.07/2020 tentang Tata Cara Penyampaian Informasi Keuangan Daerah, Laporan Data Bulanan, dan Laporan Pemerintah Daerah Lainnya, laporan bulan disampaikan paling telat tanggal 5 pada bulan berikutnya.

Lprag yang dimaksud antara lain, Laporan Realisasi Anggaran, Laporan Posisi Kas, Laporan Perkiraan Belanja dan Laporan DTH/RTH. Laporan ini sudah interkoneksi dengan server Kementerian Keuangan kecuali Laporan Perkiraan Belanja.

Melalui rapat video conference pada bersama Kementerian Dalam Negeri tanggal 3 Mei 2021, seluruh PEMDA agar dapat menyampaikan laporan secara periodik per tanggal 15 dan tanggal 29/30/31 pada akhir bulan.

Rr




Pasien Covid-19 di NTB, Selasa, Bertambah 34 Orang Positif

Pasien Covid-19 yang sembuh pada hari Selasa bertambah 70 orang pasien

MATARAM.lombokjournal.com ~ Dari pemeriksaan laboratorium pada 371 sampel, telah dikonfirmasi bertambahnya pasien Covid-19 sebanyak 34 orang positif.

Pasien Covid-19 tanggal 15 Juni

Upate Covid-19 itu disampaikan Sekretaris Daerah selaku Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si melalui press release pada meia, Selasa (15/06/21).

Pemeriksaan sampel dilakukan di Laboratorium PCR dan TCM RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR STP Sumbawa,  Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR Selong, Laboratorium PCR RSUD Praya, Laboratorium PCR RSAD Wirabhakti Mataram dan Laboratorium Antigen.

Hasil dari pemeriksaan pada 371 sampel dengan 332 sampel negatif, 5 positif ulangan, dan 34  sampel kasus baru positif Covid-19.

Meski terdapat penambahan pasien proaitif Covid-19 sebanyak 34 orang, namun pasien yang sembuh jauh lebih banyak.

BACA JUGA: Badan Publik NTB Ditargetkan 100 Persen Informatif

“Hari ini terdapat 70 penambahan orang pasien Covid-19 yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19,” ungkap Lalu Gita Ariadi melalui press releasenya.

Dan diugkapkan juga, bahwa hari ini tidak terdapat penambahan kasus kematian baru.

Dengan tambahan 34 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 70 tambahan sembuh baru, dan tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif
Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari Selasa (15/06/21) sebanyak 13.998 orang.

Rinciannya, 12.913 orang sudah sembuh, 617 meninggal dunia, serta 468  orang masih positif.

“Petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif,” kata Lalu Gita.

Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19,

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah Kasus Suspek sebanyak 20.471 orang dengan perincian 187 orang (0,9%) masih dalam isolasi, 29 orang (0,1%) masih berstatus probable, 20.255 orang (99%) sudah discarded.

Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 89.951 orang, terdiri dari 2.787 orang (3,1%) masih dalam
karantina dan 87.164 orang (96,8%) selesai karantina.

Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 116.456 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.041 orang (0,9%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 115.415 orang (99,1%).

BACA JUGA: PKK NTB Siap Jadi Organisasi Modern, Kata Bunda Niken

“Bagi penyintas Covid-19 (orang yang sembuh dari Covid-19) untuk ikut serta membantu

saudara kita yang masih berjuang melawan Covid-19 dengan mendonorkan plasma darahnya (Donor Plasma Konvalesen) di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat,” harap Lalu Gita Aryadi.

Rr

Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id, serta layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 0818 0211 8119.