Bupati Lombok Utara Safari Jum’at di Masjid Baiturrahman

Bupati Djohan berpesan agar masyarakat kompak bersatu membangun daerah, sebab  pembangunan tidak mungkin dilaksanakan tanpa kerja sama seluruh elemen masyarakat

TANJUNG.lombokjoural.com ~ Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH didampingi Pj Sekda KLU Drs H Raden Nurjati mengadakan Safari Jum’at di Masjid Baiturrahman Dusun Sorong Jukung Desa Tanjung (2/7/2021).

Bupati Lombok Utara
penyerahan bantuan dari Bazda KLU

Hadir pula dalam acara tersebut, mantan birokrat Pemda KLU Zaenul Idrus, unsur Kepala OPD, dan jemaah Jum’at di masjid setempat.

Kegiatan diawali dengan Sholat Jum’at berjamaah diimami Ustadz Arbain dan khatib Ustadz Martodi. Mengawali sambutannya, Bupati Djohan menyampaikan semenjak menjabat sebagai kepala daerah, baru hari ini (jum’at) dapat bersilaturahmi.

“Saya menjadi kepala daerah sudah beberapa bulan, namun belum begitu banyak bisa dilakukan dalam membangun daerah ini. Visi misi saat pencalonan, kini sedang tahap kajian dan penyusunan peraturan daerah oleh DPRD. Segera ditindaklanjuti sebagai upaya pemenuhan janji politik yang telah disampaikan saat kampanye,” tuturnya.

BACA JUGA: Potensi Sumberdaya melimpah, NTB Terbuka Bagi Investor

Lanjut Bupati Djohan, sembari mengajak masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Covid-19 tidak nampak, namun penularannya berdampak melumpuhkan sendi-sendi kesehatan dan ekonomi.

“Mari kita taati protokol kesehatan, gunakanlah masker, cuci tangan dengan sabun, dan tetap dalam suasana bersih, tetap ikhtiar menghindari hal-hal yang mengakibatkan kita tertular,” harapnya.

Bupati Djohan pula berpesan untuk kompak bersatu membangun daerah. Pembangunan tidak mungkin dilaksanakan bupati sendirian, tanpa adanya kerja sama seluruh elemen masyarakat, untuk memelihara ketertiban dan keamanan.

“Polong rentenku (saudara-saudaraku) semuanya, mari bersabar menghadapi persoalan bencana ini. Kita terus berupaya, bagaimana caranya kita mendorong laju pembangunan daerah,” imbuhnya.

BACA JUGA: PPKM Darurat Jawa-Bali, Polisi Perketat Pintu Masuk ke NTB

Dikatakannya, Bupati Djohan optimis pembangunan Lombok Utara dapat terlaksana dengan bersama-sama. Semangat kegotongroyongan dan kebersamaan dapat mendorong lajunya pembangunan daerah seperti yang diinginkan.

“Kita semua teruslah membangun daerah kita, Tuhan tidak merubah nasib kaum atau bangsa, kecuali kaum atau bangsa tersebut merubah nasibnya. Banyaklah bersedekah sebagai rasa syukur kepada Allah, niscaya Allah akan menambah nikmatnya kepada kita,” urainya.

Kegiatan berjalan lancar dan khidmat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, diakhiri dengan penyerahan bantuan dari Bazda KLU oleh bupati kepada takmir masjid.

wld




Turnamen Catur Mi6, Gubernur Zul Ikut Bertanding

Turun di Babak Awal Turnamen Catur Mi6, Gubernur yang bertanding melawan Lahmudin Blank hanya bertahan 14 Menit

MATARAM.lombokjournal.com ~ Turnamen Catur Antar Kita Plus yang digelar Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 telah dimulai Jumat (02/07/21). Dengan diikuti oleh 30 peserta, dan turnamen itu secara resmi dibuka oleh Gubernur NTB H Zulkieflimansyah.

“Ini menjadi tradisi yang bagus. Catur ini bisa sampai skala kecil di tengah masyarakat. Biaya yang dikeluarkan juga tidak terlalu besar, namun silaturahminya yang sangat terasa,” kata Gubernur.

Turnamen Catur
Ketua Percasi NTB, HM Syamsul Luthfi

Turnamen Catur
Baambang Mei F

Gubernur Zul sendiri ikut berpartisipasi dalam turnamen. Orang nomor satu di NTB ini langsung bertanding di babak awal dengan melawan Lahmudin Blank. Terlihat betul, Gubernur sangat menikmati pertandingan. Sesekali, Gubernur juga nyeletuk yang disambut dengan gelak tawa para peserta yang juga sedang bertanding.

Turnamen Catur
Gubernur tengah menjalankan bidak caur

Namun, perjalanan Gubernur di turnamen ini harus terhenti di babak awal dalam pertandingan yang berlangsug selama 14 menit. Gubernur yang memegang bidak catur hitam, memulai langkah pertama pukul 15.18 Wita, dan sudah harus menuntaskan pertandingan setelah skakmat dari lawan pada pukul 15.32 Wita.

“Saya terakhir megang catur saat masih SD soalnya,” canda Gubernur yang diikuti gelak tawa hadirin.

Turnamen Catur Antar Kita Plus yang digelar Mi6 ini memang bukan ajang bagi para pecatur profesional. Sebanyak 30 peserta turnamen yang bertanding adalah para penggemar olahraga catur. Namun mereka sehari-harinya adalah para politisi, aktivis, dan juga para jurnalis. Ketua Percasi NTB yang juga Anggota DPR RI HM Syamsul Luthfi juga hadir dan ikut bertanding pula.

BACA JUGA: Rencana Rapid Test Gratis Bagi Wisatawan yang ke NTB

“Menang itu gampang. Mengalah yang susah,” kata Gubernur.

Bang Zul sapaan akrabnya mengatakan, olahraga catur sebagai salah satu media silaturahmi yang paling bisa diminati oleh berbagai kalangan. Dia mengaku bukan kali pertama ikut berpartisipasi dalam turnamen serupa.

Dia meyakini sepenuhnya, turnamen yang digelar Mi6 tersebut membuktikan betapa olahraga semakin meningkatkan keakraban dan kekompakan.

Gubernur mengatakan, manusia sekarang menjadi pandai terbang karena belajar dari burung. Manusia pandai berenang karena belajar ikan. Namun, tantangan sesungguhnya adalah bagaimana manusia bisa belajar menjadi manusia.

Nah, kata dia, silaturahmi melalui turnamen catur yang digelar Mi6 adalah salah satu cara bagaimana saling memanusiakan.

BACA JUGA: Catur Sebagai Media Silaturrahmi di Masa Pandemi Covid-19

Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto mengemukakan, pihaknya menggelar turnamen Catur Antar Kita Plus memang sebagai bentuk silaturahmi dalam rangka meningkatkan tali persaudaraan di masa pandemi.

Itu sebabnya, turnamen mengangkat tema silaturahmi untuk membangun energi positif di tengah pandemi.

“Turnamen ini untuk menjalin kesebersamaan dan memanusiakan di era pandemi. Kita menghadapi situasi yang sulit selama pandemi. Dengan turnamen ini, paling tidak kita memiliki semangat optimisme,” kata Didu, sapaan akrab Bambang Mei.

Didu juga begitu antusias dengan kehadiran Gubernur Zul yang telah memberikan atensi di dunia olahraga khususnya catur. Kehadiran Gubenur yang membuka turnamen yang berlangsung di Sekretariat Friends of The Earth M16 tersebut kata Didu, menjadi spirit yang tak ternilai.

Sementara Ketua Percasi NTB HM Syamsul Luthfi mengemukakan, turnamen yang digelar Mi6 adalah wadah menjalin ukhuwah dan tali persaudaraan.

“Ini bagian yang tidak terpisahkan untuk menjalin tali silaturahim merajut kebersamaan,” katanya.

Turnamen ini juga kata polisiti Partai Nasdem ini, membuktikan bagaimana kecintaan para peserta yang merupakan para aktivis pergerakan, jurnalis, dan politisi, begitu mencintai olahraga. Kecintaan pada olahraga juga bagian dari salah satu cara membangun daerah.

Pertandingan Eksibisi

Pada hari Jum’at (02/06) tadi malam, di tengah berlangsungnya permainan peserta, atlet catur NTB yang sudah lolos ke Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua, Yeyen Rarabafah, secara khusus datang ke arena pertandingan.

Pecatur putri pertama NTB yang mencetak sejarah dengan lolos ke PON ini menggelar pertandingan simultan melawan tiga peserta turnamen.

Yeyen hadir dengan didampingi Ketua Kontingen PON NTB H Mori Hanafi dan Ketua Percasi NTB.

Turnamen sendiri memperebutkan sejumlah hadiah yang disiapkan Mi6. Digelar di masa pandemi, turnamen berlangsung dengan protokol kesehatan yang ketat.

Panitia menyiapkan masker bagi peserta yang tak membawa masker. Juga menyiapkan cairan sanitasi tangan atau hand sanitizer.

Me




Baiq Nuraini Cahaya Anwari, Bocah 2,5 Tahun, Tenggelam di Kolam Penampung Air

Karena ditinggal bapaknya ke sawah tanpa penjaga, Baiq Nuraini tenggelam di kolam penampungan air

LOTENG.lombokjournal.com ~ Baiq Nuraini Cahaya Anwari, bocah perempuan berusia 2,5 tahun, tertimpa nasib malang.

Gara-gara bocah itu ditinggal bapaknya pergi ke sawah, Nuraini ditemukan meninggal dunia di kolam penampungan air pinggir sawah di Dusun Tegal Desa Kateng Kecamatan Praya Barat, Kamis (1/7/2021).

(alm) Baiq Nuraini Cahaya Anwari

Dalam keterangan yang disampaikan pada media, Kapolres Lombok Tengah AKBP Esty Setyo Nugroho, SIK melalui Kapolsek Praya Barat AKP Hery Indrayanto,SH menjelaskan, kejadian naas yang menimpa bocah itu terjadi sekitar pukul 09.00 Wita.

Saat itu korban ditinggal oleh bapaknya untuk mengecek sawahnya. Sang ayah, Lalu Mustafa (45) meninggalkan Baiq Nuraini yang masih kecil bersama kakaknya M Khairul Luthfi yang berusia 10 tahun.

Tapi menyerahkan tanggung jawab ke bocah tentu banyak resikonya.

“Luthfi meninggalkan adiknya seorang diri,” jelas Kapolsek Praya Barat.

Kapolsek mengungkapkan, Luthfi meninggalkan adiknya bermain sendiri di pinggir kolam untuk melihat orang memanen semangka tidak jauh dari lokasi kejadian.

BACA JUGA: Pertemuan Konsultasi Masyarakat Digelar di Sambik Bangkol

Ketika Luthfi sampai di sawah tempat orang memanen semangka itu, seorang warga Hj. Almin kaget karena Luthfi datang seorang diri.

“Hajah Almin seketika itu juga berlarian mencari korban Baiq Nuraini, namun tidak kunjung menemukan korban,” kata Kapolsek..

Selang beberapa saat kemudian, Hj Almin berteriak histeris melihat tubuh korban sudah tenggelam secara telungkup di kolam penampungan air di pinggir sawah..

“Ayahnya saat itu juga menolong anaknya dengan cara memompa bagian dada, namun Baiq Nuraini tidak berhasil diselamatkan dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Kapolsek menegaskan, pihaknya tidak menemukan adanya unsur tindak pidana kekerasan.

BACA JUGA: Pegawai KLU Diingatkan, Jangan Telat Masuk Kantor

“Keluarga korban menerima kejadian itu secara ikhkas, dan membuat surat pernyataan menolak otopsi yang diketahui oleh Kepala Desa Kateng,” jelas Kapolsek.

@ng




Pertemuan Konsultasi Masyarakat Digelar Di Sambik Bangkol

Rencana Pelebaran Jalan Nasional ruas Pemenang, Bayan hingga Sembalun Bumbung, digelar pertemuan untuk memperoleh masukan masyarakat

KLU.lombokjournal.com ~ Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) menggelar Pertemuan Konsultasi Masyarakat (PKM) Survey DPPT rencana pelebaran jalan nasional ruas Pemenang, Bayan hingga Sembalun Bumbung, di Balai Desa Sambik Bangkol (Samba), Kamis (01/07/21).

Hadir Pejabat BPJN Wilayah NTB, Sekdes dan perangkat kewilayahan Desa Samba, serta masyarakat dari dusun yang kena dampak pelebaran jalan.

Dalam pertemuan itu Sekdes Samba, Hadianto yang newakili Penjabat Kepala Desa,  menyampaian, Pemdes Samba menyambut baik dan mengapresiasi pertemuan konsultasi masyarakat yang diadakan BPJN.

BACA JUGA: Petani Berprestasi di KLU Terima Bantuan Alsintan

Khususnya harapan pihak BPJN untuk memperoleh masukan dari masyarakat.

“Rencana pelebaran jalan ini konsekuensinya pada pengadaan tanah sesuai kebutuhan,” tuturnya.

Ia mengatakan, pelaksanaan pengukuran ruas jalan yang terkena pelebaran diharapkan tidak menemui kendala. Diharapkan pula, masyarakat memberikan tanggapan positif.

Pelebaran jalan nasional ruas Pemenang-Bayan-Sembalun Bumbung itu untuk memenuhi standar ukuran jalan nasional, diharapkan memberi dampak pada peningkatan konektivitas antarwilayah.

BACA JUGA: Pegawai KLU Diingatkan, Jangan Telat Masuk Kantor

Menurut Sekdes, pelebaran jalan ini akan memberikan dampak positif bagi urat nadi perekonomian masyarakat.

“Mengingat jalan poros ini juga jalur logistik masyarakat. Jalur yang akan menghubungan sejumlah site objek wisata di KLU membutuhkan akses yang baik,” katanya.

Pertemuan konsultasi

Hadianto mempertegas, proyek pelebaran jalan ini akan berdampak pada masyarakat, khsususnya yang tanahnya terkena pelebaran jalan.

Namun ia berharap masyarakat menimbang secara positif terkait prospek kemanfaatan ke depan. Pelebaran jalan akan menunjang pembangunan perekonomian masyarakat Samba.

“Pemdes minta seluruh tahapan harus dilakukan secara terbuka, agar masyarakat dapat berperan serta. Proses pembebasan lahan pun bisa berjalan lancar dengan dukungan masyarakat,” pintanya.

Sebab rencana pembebasan lahan itu, tentu mempunyai dampak positif dan negatif.

Dampak positifnya, antara lain akses transportasi semakin lancar serta kegiatan ekonomi semakin bagus. Mengingat jalan yang akan dilebarkan itu termasuk jalur pariwisata.

Dampak negatifnya, rumah warga dan pertokoan masyarakat akan kena imbas akibat pelebaran jalan tersebut.

Jadi harapan positifnya, pelebaran jalan ini dapat menampilkan wajah baru bagi Samba. Serta membangkitkan gairah ekonomi warga dan akses sektor lainnya.

“Memang jalan berperan untuk urat nadi perekonomian sehingga penataannya mesti kita lakukan secara terpadu, agar berdampak baik di bidang ekonomi, sosial budaya dan lainnya,” kata Sekdes..

@ng




Pasien Covid-19 di NTB Melonjak, Bertambah 75 Orang Positif

Dari pemeriksaan sebanyak 363 sampel, diketahui bahwa pada hari Kamis ada penambahan pasien positif

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pasien yang dikonfirmasi positif Covid-19 di Nusa Tenggara Barat, hari Kamis (01/06/21), sebanyak 75 orang.

Jumlah penambahan pasien positif Covid-19 itu jauh melebihi jumlah pasien yang selesai isolasi dan dinyatakan sembuh.

“Hari ini terdapat 45 (empat puluh lima) penambahan orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19,” kata Sekretaris Daerah selaku Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. H. Lalu Gita Aryadi, melalui press release pada media, hari Kamis (01/06).

BACA JUGA: SLB, Lahirkan Lulusan Berdaya dan Berkontribusi Pada Dunia

Namun hari ini tidak terdapat penambahan kasusL kematian baru.

Penambahan pasien positif Covid-19 itu dikonfirmasi dari hasil pemeriksaan di Laboratorium PCR RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR STP Sumbawa, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR RSUD Selong, dan Laboratorium Antigen.

Dari pemeriksaan sebanyak 363 sampel dengan 288 (dua ratus delapan puluh delapan) sampel negatif, tidak ada positif ulangan, dan diketahui adanya penambahan 75 sampel kasus baru positif Covid-19.

Dengan tambahan 75 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 45 tambahan sembuh baru, dan tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari Kamis (01/07/21) sebanyak 14.669 (empat belas ribu enam ratus enam puluh sembilan) orang.

BACA JUGA: Penanganan Covid-19 Jadi Tema Besar Hari Bhayangkara ke 75

Rinciannya, sebanyak 13.443 orang sudah sembuh, 618 meninggal dunia, serta 608 orang masih positif.

Pasien Covid-19

“Petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif,” ungkap Lalu Gita.

Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah Kasus Suspek sebanyak 20.815 orang dengan perincian 215 orang (1%) masih dalam isolasi, 37 orang (0,2%) masih berstatus probable, 20.564 orang (98,8%) sudah discarded.

Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif 10 Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 91.959 orang, terdiri dari 2.430 orang (2,6%) masih dalam  karantina dan 89.529 orang (97,4%) selesai karantina.

Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 116.541 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 957 orang (0,8%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 115.584 orang (99,2%).

“Bagi penyintas Covid-19 (orang yang sembuh dari Covid-19) agar membantu saudara kita yang masih berjuang melawan Covid-19 dengan mendonorkan plasma darahnya (Donor
Plasma Konvalesen) di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat,” harap Lalu Gita Ariadi.

Rr

Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id, serta layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 0818 0211 8119.

 




TANJUNG.lombokjournal.com ~

Pemerintah Kabupaten Lombok Utara mengucapkan Hari Bhayangkara ke 75

Hal itu disampaikan Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu, SH, hari Kamis (01/07/21) bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke – 75 yang diperingati secaa nasional di seluruh Indonesia.

“Saya Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu, SH dan Wakil Bupati, Danny Karter Febrianto bersama segenap jajaran Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, serta mewakili seluruh masyarakat Lombok Utara mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke 75.  Semoga seluruh jajaran POLRI senantiasa sejahtera dan jaya. Dan selamanya menjadi pengayom masyarakat,” kata Bupati Djohan Sjamsu.

Menurut bupati, selama ini polisi berada di garis depan menjaga keamanan dan kertiban masyarakat. Dan selalu mendampingi pemerintah dalam bekerja, sebagai mitra dan bersinergi dalam mengatasi persoalan sosial.

Bahkan, secara langsung dan tidak langsung pihak kepolisian juga berperan penting menjaga kestabilan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Kita Berjuang bersama-sama, demi kejayaan negeri dan daerah yang sama-sama kita cinta,” tegas Bupati Djohan Sjamsu.***




Pegawai KLU Diingatkan, Jangan Telat Masuk Kantor

Di tengah pandemi Covid-19 dan banyak persoalan belum terselesaikan akibat gempa bumi  2018, para pegawai diingatkan agar memahami kondisi Lombok Utara saat ini

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Para pegawai di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar jangan telat masuk kantor.

Peringatakn itu disampaikan Bupati Lombok Utara, H Djohan Syamsu,SH, saat menyerahkan bantuan alsintan kepada 10 Kelompok Tani berprestasi di halaman Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lombok Utara,  Kamis (01/07/21).

Sebelum penyerahan bantuan itu, Bupati mengingatkan bahwa Lombok Utara masih mempunyai banyak ‘pekerjaan rumah’ yang belum terselesaikan. Karena itu, semua warga diingatkan bersatu padu dalam menyelesaikan berbagai program Pemerintah Daerah.

BACA JUGA: Petani Berprestasi di KLU Terima Bantuan Alsintan

“Daerah kita ini selain masih merasakan dampak gempa bumi 2018, saat ini kita juga sedang dilanda pandemi Covid 19,” katanya.

Dijelaskan lebih lanjut, persoalan rumah tahan gempa (RTG) di Lombok Utara saat ini belum tuntas. Terlebih menghadapi badai pandemi Covid bukan pekerjaan ringan.

“Siapa pun menjadi Kepala Daerah tidak mungkin mampu menyelesaikan (persoalan ini) dengan cepat,” ungkapnya.

Karena itu, segenap warga kita harus bergandengan tangan dan saling memberi dukungan.

“Jangan malah berkomentar yang tidak tidak di media sosial. Coba bayangkan, baru dua bulan terpilih pada pilbub tahun lalu sudah mulai ada yang berkomentar yang tidak-tidak di medsos, padahal (saat itu) saya belum dilantik,” kata bupati.

Karena itu, pegawai yang bekerja di lingkup Pemda Lombok Utara diingatkan, jangan telat masuk kantor dengan berbagai alasan. Mereka harus memahami kondisi Lombok Utara yang punya banyak persoalan.

“Saya tegaskan kembali untuk tidak bermalas malasan,” tegas bupati.

Demikian juga kepada seluruh para pegawai honorer yang bertugas di setiap OPD.

BACA JUGA: Investasi Bisa Lancar Bila Ada Sinergi antar Stakeholder

Terkait penyerahan bantuan alsintan, Bupati berpesan kepada kelompok tani berprestasi agar memanfaatkan bantuan alsintan dengan sebaik baiknya untuk semua anggota.

“Merawat dan memelihara dengan baik agar bisa bertahan lama, ” pesan Bupati H Djohan Syamsu yang saat itu didampingi Pj DKPP KLU, Evy Winarni.

@ng




Petani Berprestasi di KLU Terima Bantuan Alsintan

Kelompok Petani berprestasi yang telah menyelesaikan dengan cepat dan optimal pelaksanaan kegiatan rehabilitasi jaringan irigasi

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Mengawali kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Lombok Utara (KLU) Ke 13, Pemda Lombok Utara membagikan sejumlah alsintan kepada kelompok tani berprestasi di Lombok Utara.

Petani Berprestasi
Evy Winarni

Pembagian alsintan itu juga menandai 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lombok Utara, di mana memang dan kegiatan ini merupakan salah satu dari tindak lanjut visi dan misi Bupati dan Wakil bupati Lombok Utara periode 2021 2026.

Hal itu disampaikan Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) KLU, Evy Winarni,SP. MSI,  saat penyerahan bantuan alsintan kepada kelompok tani berprestasi.

BACA JUGA: 100 Hari Kerja, Upaya KLU Atasi Dampak Gempa dan Pandemi

“Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar memfasilitasi, dan berkoordinasi terkait penganggaran baik yang bersumber dari dana APBD Provinsi dan APBD Kabupaten, maupun APBN. Seperti yang telah kami laksanakan pada hari ini,” kata Evy Winarni di depan Bupati Djohan Sjamsu, Kepala Bapenda dan 10 kelompok tani yang hadir di halaman Kantor DKPP KLU, Kamis (01/07/21) .

Di antara 10 kelompok yang hadir, tiga di antaranya merupakan kelompok yang telah menyelesaikan dengan cepat dan optimal pelaksanaan kegiatan rehabilitasi jaringan irigasi.

“Dan ini adalah kelompok tercepat dan insya Allah hasilnya pun di lapangan tidak mengecewakan. Sedangkan kelompok yang lain juga akan mendapatkan alat dan mesin pertanian,” ujar Evy.

Dikatakan, di dinas yang dipimpinnya sudah menggunakan sistem manual, dan hari ini ada kelompok yang beruntung mendapatkan power thresher atau alat perontok padi.

Diharapkan, dengan menggunakan alat ini nantinya diharapkan gabah kering hasil panen kualitasnya semakin baik dan meningkat.

“Dengan demikian maka produksi di sektor pertanian bisa lebih tinggi lagi,” kata Evy.

Ditegaskannya, penilaian kepada lelompok yang berprestasi yang mendapatkan bantuan alsintan ini tidak direkayasa pada proses penilaian maupun krIteria. Selain itu ada 7 kelompok yang lain juga mendapatkan bantuan alsintan.

BACA JUGA: Trend adalah Kata Kunci Berkembangnya Industri Kreatif

Berikut nama nama kelompok penerima bantuan alsintan, yaitu Kelompok Tani Karang Tal (Kec. Kayangan), Kelompok Tani Labuan 1, (Kec. Bayan), Kelompok Tani Mekar Sari (Kec.Bayan), Kelompok Tani Patuh Pacu (Kec. Bayan), Kelompok Tani Tereng Ilut (Kec.Bayan), Kelompok Tani Beriuk Maju (Kec.Bayan), Kelompok Tani Dompo Indah (Kec.Kayangan), Kelompok Tani Pintu Air (Kec.Gangga) dan Kelompok Tani Bungas Lekong (Kec.Gangga).

@ng




Bunda Niken Wisuda 34 Anak Berkebutuhan Khusus

Bunda Niken mengapresiasi para siswa Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang telah berhasil menyelesaikan pendidikannya

MATARAM.lombokjournal.com ~ Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang telah berhasil menyelesaikan pendidikannya, diharapkan dapat melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi

“Trus maju trus semangat. Perjalanan masih panjang. Tidak ada yang bisa membatasi kemampuan kalian,” ujar Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah.

Bunda Niken memberi semangat saat mewisuda 34 murid dan siswa, SD, SMP, dan SMA, di Sekolah Luar Biasa (SLB) 2 Mataram, Kamis (01/07/21).

Acara wisuda yang dirangkaikan dengan Ajang Pentas Seni tersebut, Bunda Niken mengapresiasi para siswa Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang telah berhasil menyelesaikan pendidikannya.

BACA JUGA: Investasi Bisa Lancar Jika Ada Sinergi Antar Stakeholder

Bunda Niken juga mengapresiasi para pengajar SLB 2 Mataram dan orangtua, yang telah berdedikasi mendidik siswa siswi disabilitas hingga mampu menyelesaikan pendidikannya.

Karena dengan dedikasi guru dan orangtua, siswa siswi penyandang disabilitas bisa berkontribusi baik bagi dirinya, keluarganya, masyarakat, daerah, dan negara.

Acara wisuda tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian cindera mata kepada Bunda Niken berupa lukisan oleh salah seorang murid berprestasi SLB 2 Mataram. Jessica, pemenang pertama Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) di bidang melukis untuk penyandang disabilitas.

Kepala Sekolah, H. Winarna menjelaskan, SLB 2 Mataram hingga tahun ajaran 2020-2021 ini memiliki murid dan siswa sebanyak 160 ABK. Yang tersebar dari Taman Kanak-Kanak hingga jenjang SMA. 34 ABK yang lulus merupakan murid dan siswa dari SD, SMP, dan SMA.

“Kami berharap mereka bisa melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi,” tutur Kepsek.

BACA JUGA: 100 Hari Kerja, Upaya KLU Atasi Dampak Gempabumi dan Panemi

Selain dihadiri oleh Ketua TP PKK NTB, acara tersebut juga dihadiri oleh Sekertaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, serta Kepala Bidang Pembinaan PK-PLK Dinas Dikbud NTB.

Rr

diskominfotikntb




Pengrajin Kriya NTB Ikuti Workshop Inkubasi Subsektor Kriya

Puluhan Pengrajin Kriya di Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya Lombok, mengikuti Workshop Inkubasi Subsektor Kriya yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Rabu, (30/6).

MATARAM.lombokjournal.com ~ Acara tersebut dibuka langsung oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, serta Sekretaris Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf, Riwud Mujirahayu.

Hj. Niken mengapresiasi perhatian besar yang diberikan Kemenparekraf terhadap NTB, khususnya dalam rangka membangkitkan sosial ekonomi pariwisata dan industri kreatif dengan berbagai pelatihan.

Pengrajin Kriya NTB
Hj. Niken

“Kami sangat mengapresiasi Kemenparekraf RI atas diselenggarakannya kegiatan ini. Semoga dengan kegiatan ini dapat membantu para pengrajin kriya keluar dari permasalahan yang tengah dihadapi,” tutur Hj. Niken.

Sementara itu, Sekretaris Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf, Riwud Mujirahayu, menjelaskan, pihaknya dengan berbagai program berupaya meningkatkan pemulihan perekonomian nasional, khususnya di daerah destinasi pariwisata, seperti NTB.

“Dampak beruntun dari gempa dan pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi sektor pariwisata dan ekonomoli kreatif. Sebab itu, program ini bertujuan untuk memulihkan ekonomi kreatif agar tumbuh kembali,” jelas Riwud.

BACA JUGAInvestasi Bisa Lancar Jika Ada Sinergi Antar Stakeholder

Pada kesempatan yang sama, Zainudin, salah seorang pengusaha gerabah asal Desa Banyumulek menyampaikan harapan besarnya mengikuti pelatihan ini. Ia berharap usaha yang telah digelutinya selama 30 tahun yang tengah mengalami berbagai cobaan dapat kembali berkembang.

“Kerajinan selalu menuntun kreatifitas. Kami mau dibimbing terkait warna, tehnik produksi, tehnik pencetakan sketsa serta kelembagaan. Agar kami bisa terus berkembang,” tuturnya.

Acara workshop digelar hingga tanggal 3 Juli mendatang, dengan didampingi narasumber yang kompeten di bidangnya, seperti Anita Armas dan Endang Lestari, pengrajin kondang dan designer kriya ternama.

diskominfotikntb