Pariwisata Desa Jadi Tema ‘Ngobat’ Karang Taruna Santong

Dalam pengembangan pariwisata di desa, Pokdarwis diminta untuk bersinergi dengan Pemerintah Desa

SANTONG,KLU.lombokjournal.com ~ NGOBAT atau Ngobrol Bareng Tokoh diselenggarakan Karang Taruna Desa Santong, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara, Minggu (4/07/21).

Tema yang diangkat seputar pariwisata, yaitu “Wisata Desa Santong, Apa Kabar?”

Agenda NGOBAT merupakan kegiatan rutin Karang Taruna Desa Santong dalam menanggapi isu-isu atau permasalahan di desa yang sedang berkembang. Dan membuka ruang diskusi bagi masyarakat dan pemerintah untuk saling melengkapi gagasan.

Narasumber yang didatangkan pada agenda NGOBAT kali ini langsung dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, juga dari Geopark Rinjani.

Opianda Juniko Mahendra, S.H Ketua Karang Taruna menyampaikan, agenda NGOBAT  berfungsi sebagai ruang diskusi dan edukasi bagi masyarakat, agar lebih mengenal dan memahami segala aspek dan permasalahan di Desa Santong.

BACA JUGA: Hafizh dan Hafizha Qur’an, Generasi Penerus Masa Depan

Tema yang diangkat kali ini pun sabagai tanggapan Karang Karuna menyikapi permasalahan wisata di Desa Santong yang tengah butuh perhatian.

Meski dalam diskusi kali ini Kepala Desa Santong tidak hadir, tapi Niko tetap bersemangat.

Menurutnya, Karang Taruna Desa Santong tetap membuka ruang diskusi bagi masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya. Dan kerja ini merupakan tugas dan fungsi Karang Taruna di desa.

“Agenda seperti ini seharusnya bisa menjadi ruang dialog antara pemerintah desa dengan masyarakat. Tapi meski tidak ada yang berkesempatan hadir, kami akan tetap menghormati para orang tua kami yang ada di pemerintahan desa. Dan berharap pihak pemerintah desa lebih mempelajari lagi apa peran dan fungsi Karang Taruna di desa,” kata Niko.

Dala sesi dialog, narasumber Vidi Eka Kusuma, S.IP., M.Si, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, memaparkan peran dan fungsi setiap element yang berperan dalam sektor pariwisata tingkat pedesaan.

disebutnya, salah satu yang berperan penting dan merupakan ujung tombak dari wisata desa merupakan PokDarWis.

Vidi menjelaskan, kehadiran PokDarWis sebagai pengelola wisata di tiap desa harus bisa bersinergi dengan pihak Pemerintah Desa.  SK PokDarWis boleh dari Kepal Desa, Kepala Dinas maupun bupati.

BACA JUGA: Ajang Gawe Gawah, Bupat Lombok Utara Tanam Pohon

Vidi mengungkakan, pihak pemerintah dan kelompok masyarakat harus bersinergi dalam menumbuhkan wisata yang ada di tingkat pedesaan.

“Kami ingin PokDarWis ini dalam satu desa itu tidak terlalu banyak, tapi bisa bersinergi dengan pemerintah, cukup satu tapi bisa berjalan dengan baik. Jika ada yang sudah memiliki akta notaris maka bisa mengajukan untuk mendapatkan bantuan dari pusat,” kata Vidi.

Salah satu pengurus PokDarWis Desa Santong, Malkam Hadi menyampaikan kekecewaannya, karena hingga saat ini belum ada tindak lanjut yang real dari pihak Pemerintah Desa Santong.

Malkam menjelaskan, pihak PokDarWis Desa Santong sudah sering mengajukan gagasan dan masukan untuk pengembangan wisata yang ada di Desa Santong, namun belum mendapatkan respon signifikan dari Pemerintah Desa.

“Kami sudah sering mengajukan kerja sama, menyampaikan ide tentang bagaimana pengelolaan wisata yang ada di desa Santong ini, namun respon pihak pemerintah desa masih hanya bersifat normatif dan tidak ada tindak lanjutnya,” ungkap Malkam.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menyarankan, perlunya diskusi lebih lanjut untuk menemukan jalan terbaik guna meningkatkan pengelolaan wisata Desa Santong. Dan Vidi mengharapkan adanya komunikasi lebih lanjut demi berkembangnya pengelolaan wisata di Desa Santong.

“Semoga nanti ada komunikasi yang baik antara pihak Pemerintah Desa dengan pelaku wisata, karena sosok yang berperan penting untuk kemajuan wisata yang ada di desa tentunya seorang Kepala Desa,” kata Vidi.

Pada kesempatan itu, narasumber Geopark Rinjani menjelaskan berbagai pengalaman terkait pengelolaan sektor wisata, khususnya di tingkat desa.

Fathul Rakhman selaku Manajer Comdev – Geopark Rinjani menjelaskan, poin penting dalam menjalankan sektor pariwisata agar bisa lebih berkembang dan lebih tertata secara profesional.

Pelaku wisata di Desa Santong didorong meningkatkan SDM guna peningkatan setiap sumber daya yang ada.

Menurutnya, jika ingin meningkatkan wisata maka Desa Santong harus benar-benar mempersiapkan diri dulu sebelum menerima wisatawan.

“Sebelum menghadapi wisatawan kita benahi diri dulu sebelum menghadapi wisatawan nanti, mulai dari pengetahuan tentang wisata, penguasaan bahasa asing, kesiapan pelaku UMKM dan lain sebagainya,” ungkap Fathul

Menurutnya, tidak hanya PokDarWis tapi juga pemuda juga harus mendapatkan peningkatan pengetahuan atau edukasi terkait wisata yang ada di desa Santong. Jika wisatawan sudah banyak nantinya, pemuda juga pasti akan berinteraksi dengan wisatawan yang datang ke desa Santong.

“Saya berharap nanti kita bisa berkolaborasi guna meningkatkan edukasi terkait potensi wisata yang ada di desa Santong ini.” ungkap Fathul.

Han




Pasien Covid-19 di NTB, Minggu, Bertambah 55 Orang

Bertambahnya jumlah pasien positif Covid-19 yang diketahui dari pemeriksaan laboratorium, melebihi dari jumlah yang dinyatakan sembuh

MATARAM.lombokjournal.com ~ Bertambahnya pasien yang dikonfirmasi positif Covid-19 di Nusa Tenggara Barat sebanyak 55 orang. Jumlah itu jauh melebihi pasien yang selesai menjalani isolasi dan dinyatakan sembuh yang jumlahnya cuma 13 orang.

Pasien Covid-19

Update pasien Covid-19 itu disampaikan Sekretaris Daerah selaku Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si. melalui press release pada media, hari Minggu (04/07/21).

“Hari Minggu terdapat 13 penambahan orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19.” kata Lalu Gita melelalui press releasenya.

Dikatakan, hari Minggu tidak terdapat penambahan kasus kematian baru.

Pemeriksaan sampel di laboratorium dilakukan di Laboratorium PCR dan TCM RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR STP Sumbawa, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium PCR RSUD Praya, Laboratorium PCR RSAD Wirabhakti Mataram dan Laboratorium Antigen.

BACA JUGA: Tambora Masuk Seleksi Kandidat Nominasi UNESCO Global Geopark

Dari pemeriksaan sebanyak 482 sampel dengan 303 sampel negatif, 124 positif ulangan, dan 55 sampel kasus baru positif Covid-19.

Adanya tambahan 55 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 13 tambahan sembuh baru, dan tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid19 di Provinsi NTB sampai hari Miggu (04/07/21) sebanyak 14.842 orang.

Rinciannya, 13.573 orang sudah sembuh, 618  meninggal dunia, serta 651 orang masih positif.

“Petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif,” kata Lalu Gita.

Itu dilakukan untuk mencegah penularan dan sekaligus deteksi dini penularan Covid-19.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah Kasus Suspek sebanyak 20.928 orang dengan perincian 263 orang (1,3%) masih dalam isolasi, 39 orang (0,2%) masih berstatus probable, 20.626 orang (98,5%) sudah discarded.

Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 92.180 orang, terdiri dari 2.203 orang (2,4%) masih dalam
karantina dan 89.977 orang (97,6%) selesai karantina.

Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 116.541 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 955 orang (0,8%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 115.586 orang (99,2%).

BACA JUGA: Desainer dan Pengrajin Harus Ikuti Tren Fesyen Kekinian

“Bagi penyintas Covid-19 (orang yang sembuh dari Covid-19) untuk ikut serta membantu
saudara kita yang masih berjuang melawan Covid-19 dengan mendonorkan plasma darahnya (Donor Plasma Konvalesen) di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat,” harap Lalu Gita.

Rr

Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id, serta layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 0818 0211 8119.



Peragaan Catur Buta di Final Turnamen Catur Mi6

Peragaan Catur Buta (Blind Chess) menghibur penonton saat berlangsung partai final Turnamen Catur Mi6

MATARAM.lombokjournal.com ~ Miftahul Rahman, Master Nasional yang juga Atlet PON XX NTB Cabor Catur,  peragakan Catur Buta // Blind Chess // pada partai Final Turnamen Catur Mi6, Sabtu Malam (3/07/21).

Kehadiran Miftahul Rahman di Arena Turnamen Catur Mi6 diiringi oleh seorang Guide Blind Chess yakni Penuntun Jalan untuk langkah bidak Catur.

Peragaan Catur Buta

Dalam event catur buta tersebut, MN Miftahul Rahman melayani dua kali Eksibisi Blind Chess yakni berhadapan dengan Direktur Mi6, Bambang Mei F dan Sekretaris Mi6, Lalu Athari Fathullah.

Tanpa kesulitan, MN Miftahul Rahman memenangkannya meskipun tidak melihat papan catur.

“Atraksi Catur Buta yang diinisiasi Percasi NTB selain untuk menghibur, juga bagian dari mengenalkan potensi atlet Catur PON NTB yang akan berlaga di tanah Papua, September,” kata Tahir Royaldi salah seorang Pengurus Percasi NTB di sela-sela penutupan Turnamen Catur Mi6.

BACA JUGA: Potensi Sumberdaya Alam Melimpah, NTB Terbuka Bagi Investor

Tahir Royaldi menambahkan, Percasi NTB dibawah kepemimpinan HM. Samsul Lutfhi akan terus memasyarakatkan olah raga Catur di NTB, agar Publik makin familiar dengan Catur.

Selain itu Percasi NTB siap bersinergi dengan pihak manapun untuk memajukan Olah Raga Catur di NTB.

“Atraksi blind chess ini bagian dari strategi mempopulerkan Catur dikalangan masyarakat,” imbuhnya.

Sebelumnya, Jumat (02/07) malam Ketua Kontingen PON NTB, Mori Hanafi juga menghadirkan Atlet Catur Putri, Yeyen Rarabafah di arena untuk melakukan pertandingan Eksibisi Catur Simultan melawan tiga Peserta Turnamen Catur Mi6 sekaligus, yakni Direktur Mi6, Bambang Mei F, Sekretaris Mi6 Lalu Athari Fathullah dan Ketua Percasi NTB, HM Samsul Lutfhi.

Jurnalis Suara NTB Juara 

Jurnalis Suara NTB, Aan menjuarai Turnamen Catur Mi6 setelah mengalahkan seorang aktivis LSM, Choi dengan skors 2 – 1. Sekjend Partai Gerindra NTB, Ali Ustman Ahim merebut juara III setelah menyudahi perlawanan Pegiat Pariwisata, Agus Mulyadi.

Selain Hadiah untuk pemenang dan Doorprize, Mi6 juga memberikan Sertifikat Turnamen Catur untuk semua peserta turnamen yang ditandatangi langsung oleh Gubernur NTB, Dr Zul dan Ketua Percasi NTB, HM Samsul Lutfhi.

BACA JUGA: Tambora Masuk Seleksi Kandidat UNESCO Global Geopark

“Kelak Sertifikat ini akan menjadi kenangan Indah dan Bukti Otentik jadi peserta Turnamen Catur Mi6, apalagi ada tangan asli Gubernur NTB dan Ketua Percasi NTB,” tukas Sekretaris Mi6 Lalu Athari Fathullah.

Me




Penggerak PKK Diminta Tetap Dukung Program Pemerintah

Dalam road show ke Lombok Utara, Tim Penggerak PKK NTB minta agar menjalin kerja sama antarlembaga terkait

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Lombok Utara (Tim PKK KLU) diminta memiliki semangat dan keikhlasan untuk berjuang membangun daerah.

Selain itu, Tim PKK KLU diminta tetap kreatif dan menjalin kerja sama antarlembaga terkait serta tetap mendukung program pemerintah.

Penggerak PKK NTB

BACA JUGA: Tambora Masuk Seleksi Kandidat UNESCO Global Geopark

Hal itu diungkapkan Ketua TP PKK Provinsi NTB, Hj Niken Saptarini Widyawati yang didampingi Ketua TP PKK KLU, Hj Galuh Nurdiyah berkegiatan, saat road show di Aula Kantor Bupati Lombok Utara (02/07/21).

”Sumberdaya manusia dibutuhkan untuk menjalankan roda organisasi,” kata Hj. Niken.

Hadir dalam acara itu Pj. Sekda KLU Drs H Raden Nurjati, Kadis P2KBPMD KLU Drs H Kholidi MM, Plt Kadis Dukcapil KLU tresnahadi SPt, serta Ketua GOW KLU Yuniata Aprilina dan tamu undangan lainnya.

Pj Sekda KLU Drs H Raden Nurjati mewakili Bupati Lombok Utara menyampaikan pentingnya peran serta PKK membantu menyosialisasikan capaian pembangunan di daerah melalui pengurus dari kabupaten hingga desa.

Selain itu pula, menurutnya, pelantikan pengurus LASQI KLU dapat berpartisipasi pada pentas aspek seni budaya yang bernuansa religi.

Ketua TP PKK KLU Hj Galuh saat itu menyampaikan ingin bersinergi lebih untuk kemajuan perekonomian masyarakat KLU, bekerja sama dengan UMKM, sehingga pada tiap event yang ada di KLU, terdapat produk-produk lokal hasil UMKM.

“Kita inginkan supaya kegiatan apapun itu, melibatkan produk UMKM. Agar kita bisa membeli produk lokal,” jelas Hj Galuh.

Ia menambahkan, tetap diperlukan adanya kerja sama dan bimbingan TP PKK Provinsi NTB, terutama pada terwujudnya PAUD Holistik Integratif, sesuai dengan rencana aksi nasional.

BACA JUGA: Ajang Gawe Gawah, Bupati Lombok Utara Tanam Pohon

“Semoga apa yang kami sampaikan mendapat perhatian dan dukungan pemerintah daerah,” tuturnya.

Ketua TP PKK KLU yang juga Ketua DPW LASQI NTB sekaligus melantik pengurus LASQI KLU. Harapannya, LASQI di Lombok Utara bisa terus berprestasi seperti tahun-tahun sebelumnya.

Kegiatan berjalan dengan khidmat dan tetap menerapkan protokol Covid-19, dilanjutkan dengan foto bersama dan kunjungan lapangan ke posyandu.

jfs




Tambora Masuk Seleksi Kandidat UNESCO Global Geopark

Masuknya Geopark Tambora dalam nominasi itu, merupakan perjuangan panjang para pengurus lama dan baru Dewan Pelaksana Geopark Tambora

MATARAM.lombokjournal.com ~ Geopark Nasional Tambora masuk dalam nominator seleksi kandidat UNESCO Global Geopark (UGGp) submission 2021, yang akan dilakukan oleh Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI).

Tambora masuk

Kepastian itu berdasarkan surat elektronik dari Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementrian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Nomor 869/DEPUTI V/MARVES/VII/2021 tertanggal 2 Juli 2021.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M.Sc mengaku bangga. Ia bersama jajarannya akan mensupport terus sampai Geopark Nasional Tambora-Pulau Sumbawa, NTB bisa melewati setiap tahapan seleksi. Dan akhirnya benar-benar lolos menjadi UGGp.

BACA JUGA: Turnamen Catur M16, Gubernur Ikut Bertanding

“Ini adalah salah satu hal penting yang telah lama dinantikan masyarakat Nusa Tenggara Barat. Kita akan support penuh. Usaha terbaik akan kita lakukan bersama-sama pihak terkait. Sehingga, Geopark Tambora dapat melewati berbagai proses seleksi yang ada. Dan akhirnya dapat naik statusnya menjadi Geopark Dunia (UGGp, red),” ujar Gubernur NTB yang akrab disapa Bang Zul ini, Sabtu (03/07/21).

General Manager Dewan Pelaksana Geopark Tambora, Ir. Hadi Santoso, ST, MM, IPM, menjelaskan, masuknya Geopark Tambora-Pulau Sumbawa, NTB dalam nominasi tersebut, merupakan perjuangan panjang para pengurus lama dan baru Dewan Pelaksana Geopark Tambora.

Termasuk dukungan Gubernur-Wakil Gubernur NTB serta OPD lingkup Pemprov NTB, Pemkab/Pemkot Se Pulau Sumbawa, Perguruan Tinggi di NTB, Media Massa, sektor swasta, Balai Taman Nasional Tambora, KSDA NTB, Pengda IAGI, Pihak Kemenko Bid Marves, Kemetrian ESDM, Kementrian BAPPENAS, Kementrian Pariwisata, KNGI, dan lain-lain.

Termasuk, masyarakat dan komunitas lingkar tambora, serta seluruh stakeholder di Provinsi NTB.

Menurut Hadi Santoso, peran luar biasa adalah dukungan nyata Gubernur NTB. Bukan saja secara formal bersurat resmi, maupun secara informal terus membangun komunikasi intens dengan Kementrian terkait.

BACA JUGA: Lombok Sumbawa Cantik Apa Adanya, Gitu Saja Tak Perlu Ribet

“Sehingga Geopark Tambora melaju dalam daftar nominasi untuk diajukan ke International Geoscience and Geoparks Programme (IGGP) UNESCO sebagai salah satu aspiring UNESCO Global Geopark dari Indonesia untuk tahun 2021,” ujar Hadi Santoso

Hadi menjelaskan, sebenarnya ada 11 Geopark Nasional di Indonesia. Namun berdasarkan dokumen evaluasi tahun 2021 dan dari rapat Komite Nasiona Geopark Indonesia (KNGI) tinggal Sembilan yang dianggap memenuhi kriteria pra pengusulan ke UGGp oleh KNGI.

Sembilan Geopark Nasional tersebut adalah Geopark Nasional Tambora, Geopark Nasional Bojonegoro, Geopark Nasional Karangsambung-Karangbolong, Geopark Nasional Merangin, Geopark Nasional Natuna, Geopark Nasional Ngaraisianok-Maninjau, Geopark Nasional Pegunungan Meratus, Geopark Nasional Silokek, Geopark Nasional Sawahlunto.

Dari kesembilan Geopark Nasional tersebut akan dipilih dua Geopark Nasional yang paling memenuhi syarat berdasarkan self-assessment atas 101 item. Serta penilaian faktual oleh KNGI untuk diusulkan sebagai delegasi dari indonesia sebagai calon UGGp.

“Terakhir akan ada tim dari IGGP UNESCO untuk melakukan penilaian langsung. Selanjutnya bersidang untuk menetapkan sebagai UGGp. Mari kita terus berjuang dan berdo’a bersama agar cita-cita Geopark Tambora untuk menjadi UGGp benar-benar dapat terwujud,” Tandas Hadi.

Rr

Diskomifotik NTB




Pasien Covid-19 di NTB, Hari Sabtu, Jumlahnya Menurun

Hari Sabtu pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh lebih besar dari penambahan pasien

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pasien Covid-19 di Nusa Tenggara Barat yang selesai menjalani isolasi dan dinyatakan sembuh jumlahnya mencapai 95 orang.

Pasien Covid-19

Sementara itu, jumlah pasien positif Covid-19 pada hari Sabtu (04/07), bertambah 52 orang. Dengan demikian pasien yang masih menjalani isolasi mulai berkurang.

Updaten pasien Covid-19 itu disampaikan Sekretaris Daerah selaku Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si. melalu press release pada media, hari Sabtu (04/07/21).

“Hari ini terdapat 95 penambahan orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19,” kata Lalu Gita Ariadi melalui press releasenya

Hal itu berdasarkan pemeriksaan di Laboratorium PCR RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR STP Sumbawa, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR RSUD Selong, Laboratorium PCR RS Bhayangkara, Laboratorium PCR RSAD Wirabhakti Mataram dan Laboratorium Antigen.

BACA JUGA: PPKM Darurat Jawa-Bali, Polisi Perketat Pintu Masuk ke NTB 

Jumlah sampel yang diperiksa sebanyak 265 sampel dengan 213 sampel negatif, tidak ada positif ulangan, dan 52 sampel kasus baru positif Covid-19.

Dikatakan, Hari ini tidak terdapat penambahan kasus kematian baru.

Dengan adanya tambahan 52  kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 95 tambahan sembuh baru, dan tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari Sabtu (03/07) sebanyak 14.787 orang.

Rinciannya, 13.560 orang sudah sembuh, 618 meninggal dunia, serta 609 orang masih positif.

“Petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif,” kata Lalu Gita.

Hal itu dilakukan guna mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19.

Pasin Covid-19

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah Kasus Suspek sebanyak 20.912 orang dengan perincian 252 orang (1,2%) masih dalam isolasi, 37 orang (0,18%) masih berstatus probable, 20.623 orang (98,6%) sudah discarded.

Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 92.058 orang, terdiri dari 2.429 orang (2,6%) masih dalam
karantina dan 89.629 orang (97,4%) selesai karantina.

BACA JUGA: Rencana Rapid Test Gratis Bagi Wisatawan

Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 116.541 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 955 orang (0,8%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 115.586 orang (99,2%).

BACA JUGA: 

“Bagi penyintas Covid-19 (orang yang sembuh dari Covid-19) untuk ikut serta membantu
saudara kita yang masih berjuang melawan Covid-19 dengan mendonorkan plasma darahnya (Donor Plasma Konvalesen) di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat,” harap Lalu Gita.

Rr

Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id, serta layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 0818 0211 8119.




Ajang Gawe Gawah, Bupati Lombok Utara Tanam Pohon

Dalam acara Ajang Gawe Gawah itu ditanam 2000 bibit pohon buah-buahan yang menjadi ciri khas Dusun Leong di Kabupaten Lombok Utara

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH membuka Gawe Gawah Lokoq Sekoah bertajuk ‘Gerakan Menanam Untuk Masa Depan’ yang berlokasi di Dusun Leong Timur, Desa Tegal Maja, Tanjung (03/07/21).

Ajang Gawe Gawah

Bupati Djohan menyambut baik kegiatan yang diinisiasi IPNU KLU dan Mahasiswa KKN Unram, dalam rangka menjaga dan melestarikan alam khususnya di tempat yang memiliki sumber mata air.

Terlebih di Dusun Leong Timur menjadi daerah subur.

“Apapun yang kita tanam akan tumbuh dan berhasil (karena tanahnya subur), di tempat ini juga memiliki daya tarik wisatawan dengan Air Terjun Lokoq Sekoah yang begitu indah dan menjadi daya tarik wisatawan,” tuturnya.

BACA JUGA: Bupati Lombok Utara Safari Jum’at di Masjid Baiturrahman

Sekitar 2000 bibit pohon buah-buahan yang ditanam terdiri dari pohon Durian, Alpukat dan Sirsak sehingga menjadi ciri khas Leong dan Kabupaten Lombok Utara nantinya.

Potensi lainnya yang dimiliki KLU, namun belum tergali sepenuhnya yaitu ada sekitar 200 lebih sumber mata air.

“Tentu potensi ini kita pelihara dengan baik. Salah satunya melalui penanaman pohon agar tetap terjaga dengan memilihara alam yang indah subur dan makmur. Menanam lebih baik daripada menebang,” pungkasnya.

Kegiatan berlangsung selama dua hari dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Kegiatan diakhiri dengan penanaman pohon oleh Bupati beserta tamu undangan lainnya, dilanjutkan dengan peninjauan Air Terjun Lokoq Sekoah.

BACA JUGA: Lombok Sumbawa Cantik Apa Adanya, Gitu Aja Tak Perlu Ribet

Hadir dalam kegiatan itu Ketua DPRD KLU Nasrudin SHi, Direktur Perumda Amerta Dayan Gunung Firmansyah ST, Kepala Desa Tegal Maja Boby Rahman, Tokoh Masyarakat Ardianto SH, Pengurus IPNU KLU, Para Mahasiswa KKN Unram dan masyarakat setempat.

rar




Bank NTB Syariah Tanjung Milad Ke-57, Hitan 27 anak

Hitanan gratis untuk 27 anak diselenggarakan Bank NTB Syariah Tanjung bekerjasama dengan PPNI Kabupaten Lombok Utara

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Hitanan massal gratis diselenggarakan Bank NTB Syariah Tanjung Kabupaten Lombok Utara menandai milad ke 57, Sabtu (03/07/21) di halaman Kantornya.

Bank NTB Syariah Tanjung

Sejumlah 27 anak digratiskan seluruh biaya hitan hingga biaya obat obatan.

Umartha,SH, Manager Bank NTB Syariah Tanjung Kabupaten Lombok Utara mengatakan, kegiatan ini baru pertama kali dilaksanakan setelah diresmikan Kantor PT. Bank NTB Syariah Tanjung.

Umartha juga mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan bersedianya para orang tua untuk datang dari berbagai dusun dalam rangka hitanan massal yang dipusatkan di Bank NTB Syariah Tanjung.

BACA JUGA: Lombok Sumbawa Cantik Apa Adanya, Gitu Saja Tak Perlu Ribet

Ia juga menyampaikan maaf atas keterbatasan maupun kekurangan lainnya, baik dalam pelayanan pada kegiatan hari Sabtu (03/07) maupun pada kegiatan pelayanan setiap jam kerja di PT. Bank NTB Syariah Tanjung.

“Kegiatan hitanan massal ini bekerjasama dengan PPNI KLU dan hitanan gratis untuk 27 anak ini sebagai wujud kepedulian sosial Keluarga Besar Bank NTB Syariah Tanjung, dalam mengurangi beban masyarakat terlebih lagi di saat wabah Covid 19 ini,” kata Umartha.

BACA JUGA: Bupati Lombok Utara Safari Jum’at di Masjid Baiturrahman

Umartha berharap, semoga dengan kegiatan ini, sedikit membantu dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Tanjung KLU khususnya.

@ng




Bupati Lombok Utara Safari Jum’at di Masjid Baiturrahman

Bupati Djohan berpesan agar masyarakat kompak bersatu membangun daerah, sebab  pembangunan tidak mungkin dilaksanakan tanpa kerja sama seluruh elemen masyarakat

TANJUNG.lombokjoural.com ~ Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH didampingi Pj Sekda KLU Drs H Raden Nurjati mengadakan Safari Jum’at di Masjid Baiturrahman Dusun Sorong Jukung Desa Tanjung (2/7/2021).

Bupati Lombok Utara
penyerahan bantuan dari Bazda KLU

Hadir pula dalam acara tersebut, mantan birokrat Pemda KLU Zaenul Idrus, unsur Kepala OPD, dan jemaah Jum’at di masjid setempat.

Kegiatan diawali dengan Sholat Jum’at berjamaah diimami Ustadz Arbain dan khatib Ustadz Martodi. Mengawali sambutannya, Bupati Djohan menyampaikan semenjak menjabat sebagai kepala daerah, baru hari ini (jum’at) dapat bersilaturahmi.

“Saya menjadi kepala daerah sudah beberapa bulan, namun belum begitu banyak bisa dilakukan dalam membangun daerah ini. Visi misi saat pencalonan, kini sedang tahap kajian dan penyusunan peraturan daerah oleh DPRD. Segera ditindaklanjuti sebagai upaya pemenuhan janji politik yang telah disampaikan saat kampanye,” tuturnya.

BACA JUGA: Potensi Sumberdaya melimpah, NTB Terbuka Bagi Investor

Lanjut Bupati Djohan, sembari mengajak masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Covid-19 tidak nampak, namun penularannya berdampak melumpuhkan sendi-sendi kesehatan dan ekonomi.

“Mari kita taati protokol kesehatan, gunakanlah masker, cuci tangan dengan sabun, dan tetap dalam suasana bersih, tetap ikhtiar menghindari hal-hal yang mengakibatkan kita tertular,” harapnya.

Bupati Djohan pula berpesan untuk kompak bersatu membangun daerah. Pembangunan tidak mungkin dilaksanakan bupati sendirian, tanpa adanya kerja sama seluruh elemen masyarakat, untuk memelihara ketertiban dan keamanan.

“Polong rentenku (saudara-saudaraku) semuanya, mari bersabar menghadapi persoalan bencana ini. Kita terus berupaya, bagaimana caranya kita mendorong laju pembangunan daerah,” imbuhnya.

BACA JUGA: PPKM Darurat Jawa-Bali, Polisi Perketat Pintu Masuk ke NTB

Dikatakannya, Bupati Djohan optimis pembangunan Lombok Utara dapat terlaksana dengan bersama-sama. Semangat kegotongroyongan dan kebersamaan dapat mendorong lajunya pembangunan daerah seperti yang diinginkan.

“Kita semua teruslah membangun daerah kita, Tuhan tidak merubah nasib kaum atau bangsa, kecuali kaum atau bangsa tersebut merubah nasibnya. Banyaklah bersedekah sebagai rasa syukur kepada Allah, niscaya Allah akan menambah nikmatnya kepada kita,” urainya.

Kegiatan berjalan lancar dan khidmat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, diakhiri dengan penyerahan bantuan dari Bazda KLU oleh bupati kepada takmir masjid.

wld




Turnamen Catur Mi6, Gubernur Zul Ikut Bertanding

Turun di Babak Awal Turnamen Catur Mi6, Gubernur yang bertanding melawan Lahmudin Blank hanya bertahan 14 Menit

MATARAM.lombokjournal.com ~ Turnamen Catur Antar Kita Plus yang digelar Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 telah dimulai Jumat (02/07/21). Dengan diikuti oleh 30 peserta, dan turnamen itu secara resmi dibuka oleh Gubernur NTB H Zulkieflimansyah.

“Ini menjadi tradisi yang bagus. Catur ini bisa sampai skala kecil di tengah masyarakat. Biaya yang dikeluarkan juga tidak terlalu besar, namun silaturahminya yang sangat terasa,” kata Gubernur.

Turnamen Catur
Ketua Percasi NTB, HM Syamsul Luthfi

Turnamen Catur
Baambang Mei F

Gubernur Zul sendiri ikut berpartisipasi dalam turnamen. Orang nomor satu di NTB ini langsung bertanding di babak awal dengan melawan Lahmudin Blank. Terlihat betul, Gubernur sangat menikmati pertandingan. Sesekali, Gubernur juga nyeletuk yang disambut dengan gelak tawa para peserta yang juga sedang bertanding.

Turnamen Catur
Gubernur tengah menjalankan bidak caur

Namun, perjalanan Gubernur di turnamen ini harus terhenti di babak awal dalam pertandingan yang berlangsug selama 14 menit. Gubernur yang memegang bidak catur hitam, memulai langkah pertama pukul 15.18 Wita, dan sudah harus menuntaskan pertandingan setelah skakmat dari lawan pada pukul 15.32 Wita.

“Saya terakhir megang catur saat masih SD soalnya,” canda Gubernur yang diikuti gelak tawa hadirin.

Turnamen Catur Antar Kita Plus yang digelar Mi6 ini memang bukan ajang bagi para pecatur profesional. Sebanyak 30 peserta turnamen yang bertanding adalah para penggemar olahraga catur. Namun mereka sehari-harinya adalah para politisi, aktivis, dan juga para jurnalis. Ketua Percasi NTB yang juga Anggota DPR RI HM Syamsul Luthfi juga hadir dan ikut bertanding pula.

BACA JUGA: Rencana Rapid Test Gratis Bagi Wisatawan yang ke NTB

“Menang itu gampang. Mengalah yang susah,” kata Gubernur.

Bang Zul sapaan akrabnya mengatakan, olahraga catur sebagai salah satu media silaturahmi yang paling bisa diminati oleh berbagai kalangan. Dia mengaku bukan kali pertama ikut berpartisipasi dalam turnamen serupa.

Dia meyakini sepenuhnya, turnamen yang digelar Mi6 tersebut membuktikan betapa olahraga semakin meningkatkan keakraban dan kekompakan.

Gubernur mengatakan, manusia sekarang menjadi pandai terbang karena belajar dari burung. Manusia pandai berenang karena belajar ikan. Namun, tantangan sesungguhnya adalah bagaimana manusia bisa belajar menjadi manusia.

Nah, kata dia, silaturahmi melalui turnamen catur yang digelar Mi6 adalah salah satu cara bagaimana saling memanusiakan.

BACA JUGA: Catur Sebagai Media Silaturrahmi di Masa Pandemi Covid-19

Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto mengemukakan, pihaknya menggelar turnamen Catur Antar Kita Plus memang sebagai bentuk silaturahmi dalam rangka meningkatkan tali persaudaraan di masa pandemi.

Itu sebabnya, turnamen mengangkat tema silaturahmi untuk membangun energi positif di tengah pandemi.

“Turnamen ini untuk menjalin kesebersamaan dan memanusiakan di era pandemi. Kita menghadapi situasi yang sulit selama pandemi. Dengan turnamen ini, paling tidak kita memiliki semangat optimisme,” kata Didu, sapaan akrab Bambang Mei.

Didu juga begitu antusias dengan kehadiran Gubernur Zul yang telah memberikan atensi di dunia olahraga khususnya catur. Kehadiran Gubenur yang membuka turnamen yang berlangsung di Sekretariat Friends of The Earth M16 tersebut kata Didu, menjadi spirit yang tak ternilai.

Sementara Ketua Percasi NTB HM Syamsul Luthfi mengemukakan, turnamen yang digelar Mi6 adalah wadah menjalin ukhuwah dan tali persaudaraan.

“Ini bagian yang tidak terpisahkan untuk menjalin tali silaturahim merajut kebersamaan,” katanya.

Turnamen ini juga kata polisiti Partai Nasdem ini, membuktikan bagaimana kecintaan para peserta yang merupakan para aktivis pergerakan, jurnalis, dan politisi, begitu mencintai olahraga. Kecintaan pada olahraga juga bagian dari salah satu cara membangun daerah.

Pertandingan Eksibisi

Pada hari Jum’at (02/06) tadi malam, di tengah berlangsungnya permainan peserta, atlet catur NTB yang sudah lolos ke Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua, Yeyen Rarabafah, secara khusus datang ke arena pertandingan.

Pecatur putri pertama NTB yang mencetak sejarah dengan lolos ke PON ini menggelar pertandingan simultan melawan tiga peserta turnamen.

Yeyen hadir dengan didampingi Ketua Kontingen PON NTB H Mori Hanafi dan Ketua Percasi NTB.

Turnamen sendiri memperebutkan sejumlah hadiah yang disiapkan Mi6. Digelar di masa pandemi, turnamen berlangsung dengan protokol kesehatan yang ketat.

Panitia menyiapkan masker bagi peserta yang tak membawa masker. Juga menyiapkan cairan sanitasi tangan atau hand sanitizer.

Me