Wagub Umi Rohmi Ajak NWDI NTB Berbuat yang Riil dan Aktual

Saat melantik pengurus NWDI NTB, Wagub Ummi Rohmi mengajak anggotanya menebar manfaat pada orang lain

MATARAM.lombokjournal.com ~ Di masa pandemi semua orang, terlebih organisasi, harus berkontribusi riil, aktual dan kontekstual.

Wagub Ummi Rohmi

Wagub Ummi Rohmi
Wagub Ummi Rohmi

Mengajak masyarakat menaati protokol kesehatan adalah salah satunya.

BACA JUGA: Penggerak PKK Diminta Tetap Dukung Program Pemerintah 

“Kita diajarkan untuk bisa menebar manfaat. Memberi manfaat pada orang lain dengan mengedukasi protokol kesehatan bentuk riil dari kontribusi membantu program pemerintah untuk kemaslahatan bersama,” ujar Wakil Gubernur, Hj. Sitti Rohmi Djalillah di Hotel Astoria, Mataram, Jumat (02/07/21).

Pesan tersebut disampaikan Wagub di acara pelantikan pimpinan wilayah Muslimat Nahdatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) NTB.

Sebagai ketua umum NWDI Pusat, Wagub juga berpesan agar Muslimat NWDI NTB dapat bekerjasama dengan semua pihak dalam banyak hal.

Dikatakannya, Muslimat NWDI sebagai organisasi modern harus terbuka dengan masukan, saran dan kritik demi kebersamaan karena dengan hal itu agenda masyarakat dan daerah bisa dilaksanakan.

BACA JUGA: Tambora Masuk Seleksi Nominasi UNESCO Global Geopark

Pimpinan Wilayah Muslimat NWDI terpilih periode 2021-2026, Ir Hj Raehatul Jannah mengatakan sebagai organisasi wanita yang bergerak dalam banyak bidang di antaranya pendidikan, sosial dan keagamaan, pengurus diminta selalu berkhidmat dengan ketulusan dan keikhlasan.

“Organisasi ini sebenarnya wadah mendidik diri dan meningkatkan iman agar dapat beramal ibadah dengan baik”, ujarnya.

Sementara itu, sesepuh organisasi perempuan, Hj Niken Saptarini Widyaningsih Zulkieflimansyah mengatakan tantangan para pemimpin di masa depan makin berat. Begitupula pemimpin organisasi.

Bunda Niken berpesan kepada para pengurus yang baru dilantik agar selalu bisa memberikan solusi bagi persoalan masyarakat dan daerah.

“Yang saya ketahui NWDI adalah organisasi yang rapi. Kiprahnya bisa menjadi salah satu contoh bagi organisasi lain”, ungkapnya.

Selain NTB, Muslimat NWDI juga melantik pimpinan wilayah DKI Jakarta, Bali, Jawa Barat dan perwakilan khusus Mesir.

jm




Forum Kades NTB Akan Dikukuhkan Depan Ka’bah, Ini Rencana Gubernur

Saat pengukuhan Forum Kades  (Kepala Desa), Gubernur NTB ingin agar para Kades bisa bermunajat depan Ka’bah

LOBAR.lombokjournal.com ~ Para Kepala Desa di NTB ini didorong memilki carakrawala dan wawasan berpikir yang lebih maju dengan dasar keimanan dan ketaqwaan kepada Alloh SWT.

Ke depan, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M.Sc menginginkan agar forum Kades ini bisa dikukuhkan di depan Ka’bah.

Forum Kades
Gubernur Zulkieflimansyah

“Saya berpikir, ke depan Forum Kades ini bisa dikukuhkan di depan Ka’bah. Sehingga hati bisa menyatu dan tertancap kuat semangat ketaqwaan dalam dirinya. Coba nanti saya cari celah setelah dikukuhkannya forum setelah pandemi ini. Misalnya sambil makan ketupat di depan Masjidil Haram sambil bermunajat di depan Ka’bah. Hatinya langsung bergetar. Sehingga pulang dari Makah/Madinah pergi ke Turki. Insya Alloh desanya akan menjadi maju,” kata Gubernur Zulkieflimansyah.

Ia mengungkapkannya saat pengukuhan Forum Kades se Kecamatan Sekotong dan Lembar, Lombok Barat, Minggu (04/07/21).

BACA JUGA: Hafizh dan Hafizhah, Generasi Penerus Masa Depan

Maksud itu perlu diwujudkan, agar para Kades dalam memandang dunia itu akan beda.

“Kalau seperti katak dalam tempurung disangkanya hanya desanya saja yang paling hebat. Setelah melihat Makkah-Madinah baru dia tahu bahwa ketertinggalannya masih jauh,” kata Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB ini.

Gubernur ingin para Kades di NTB punya mimpi yang beda, supaya tidak alergi sama orang asing agar bisa lebih percaya diri.

“Kenapa anak-anak NTB dikirim belajar ke luar negeri, bukan berarti kualitas pendidikan kita kurang bagus, agar percaya diri mereka tumbuh,” ujar Gubernur.

BACA JUGA: Pasien Covid-19 di NTB, Minggu, Bertambah 55 Orang Positif

Gubernur berharap agar Forum Kades ini di Kecamatan-Kecamatan lainnya bisa maju semua sehingga membangun desa, membangun Lobar dan membangun NTB bisa tercapai.

herikp

 




Pariwisata Desa Jadi Tema ‘Ngobat’ Karang Taruna Santong

Dalam pengembangan pariwisata di desa, Pokdarwis diminta untuk bersinergi dengan Pemerintah Desa

SANTONG,KLU.lombokjournal.com ~ NGOBAT atau Ngobrol Bareng Tokoh diselenggarakan Karang Taruna Desa Santong, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara, Minggu (4/07/21).

Tema yang diangkat seputar pariwisata, yaitu “Wisata Desa Santong, Apa Kabar?”

Agenda NGOBAT merupakan kegiatan rutin Karang Taruna Desa Santong dalam menanggapi isu-isu atau permasalahan di desa yang sedang berkembang. Dan membuka ruang diskusi bagi masyarakat dan pemerintah untuk saling melengkapi gagasan.

Narasumber yang didatangkan pada agenda NGOBAT kali ini langsung dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, juga dari Geopark Rinjani.

Opianda Juniko Mahendra, S.H Ketua Karang Taruna menyampaikan, agenda NGOBAT  berfungsi sebagai ruang diskusi dan edukasi bagi masyarakat, agar lebih mengenal dan memahami segala aspek dan permasalahan di Desa Santong.

BACA JUGA: Hafizh dan Hafizha Qur’an, Generasi Penerus Masa Depan

Tema yang diangkat kali ini pun sabagai tanggapan Karang Karuna menyikapi permasalahan wisata di Desa Santong yang tengah butuh perhatian.

Meski dalam diskusi kali ini Kepala Desa Santong tidak hadir, tapi Niko tetap bersemangat.

Menurutnya, Karang Taruna Desa Santong tetap membuka ruang diskusi bagi masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya. Dan kerja ini merupakan tugas dan fungsi Karang Taruna di desa.

“Agenda seperti ini seharusnya bisa menjadi ruang dialog antara pemerintah desa dengan masyarakat. Tapi meski tidak ada yang berkesempatan hadir, kami akan tetap menghormati para orang tua kami yang ada di pemerintahan desa. Dan berharap pihak pemerintah desa lebih mempelajari lagi apa peran dan fungsi Karang Taruna di desa,” kata Niko.

Dala sesi dialog, narasumber Vidi Eka Kusuma, S.IP., M.Si, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, memaparkan peran dan fungsi setiap element yang berperan dalam sektor pariwisata tingkat pedesaan.

disebutnya, salah satu yang berperan penting dan merupakan ujung tombak dari wisata desa merupakan PokDarWis.

Vidi menjelaskan, kehadiran PokDarWis sebagai pengelola wisata di tiap desa harus bisa bersinergi dengan pihak Pemerintah Desa.  SK PokDarWis boleh dari Kepal Desa, Kepala Dinas maupun bupati.

BACA JUGA: Ajang Gawe Gawah, Bupat Lombok Utara Tanam Pohon

Vidi mengungkakan, pihak pemerintah dan kelompok masyarakat harus bersinergi dalam menumbuhkan wisata yang ada di tingkat pedesaan.

“Kami ingin PokDarWis ini dalam satu desa itu tidak terlalu banyak, tapi bisa bersinergi dengan pemerintah, cukup satu tapi bisa berjalan dengan baik. Jika ada yang sudah memiliki akta notaris maka bisa mengajukan untuk mendapatkan bantuan dari pusat,” kata Vidi.

Salah satu pengurus PokDarWis Desa Santong, Malkam Hadi menyampaikan kekecewaannya, karena hingga saat ini belum ada tindak lanjut yang real dari pihak Pemerintah Desa Santong.

Malkam menjelaskan, pihak PokDarWis Desa Santong sudah sering mengajukan gagasan dan masukan untuk pengembangan wisata yang ada di Desa Santong, namun belum mendapatkan respon signifikan dari Pemerintah Desa.

“Kami sudah sering mengajukan kerja sama, menyampaikan ide tentang bagaimana pengelolaan wisata yang ada di desa Santong ini, namun respon pihak pemerintah desa masih hanya bersifat normatif dan tidak ada tindak lanjutnya,” ungkap Malkam.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menyarankan, perlunya diskusi lebih lanjut untuk menemukan jalan terbaik guna meningkatkan pengelolaan wisata Desa Santong. Dan Vidi mengharapkan adanya komunikasi lebih lanjut demi berkembangnya pengelolaan wisata di Desa Santong.

“Semoga nanti ada komunikasi yang baik antara pihak Pemerintah Desa dengan pelaku wisata, karena sosok yang berperan penting untuk kemajuan wisata yang ada di desa tentunya seorang Kepala Desa,” kata Vidi.

Pada kesempatan itu, narasumber Geopark Rinjani menjelaskan berbagai pengalaman terkait pengelolaan sektor wisata, khususnya di tingkat desa.

Fathul Rakhman selaku Manajer Comdev – Geopark Rinjani menjelaskan, poin penting dalam menjalankan sektor pariwisata agar bisa lebih berkembang dan lebih tertata secara profesional.

Pelaku wisata di Desa Santong didorong meningkatkan SDM guna peningkatan setiap sumber daya yang ada.

Menurutnya, jika ingin meningkatkan wisata maka Desa Santong harus benar-benar mempersiapkan diri dulu sebelum menerima wisatawan.

“Sebelum menghadapi wisatawan kita benahi diri dulu sebelum menghadapi wisatawan nanti, mulai dari pengetahuan tentang wisata, penguasaan bahasa asing, kesiapan pelaku UMKM dan lain sebagainya,” ungkap Fathul

Menurutnya, tidak hanya PokDarWis tapi juga pemuda juga harus mendapatkan peningkatan pengetahuan atau edukasi terkait wisata yang ada di desa Santong. Jika wisatawan sudah banyak nantinya, pemuda juga pasti akan berinteraksi dengan wisatawan yang datang ke desa Santong.

“Saya berharap nanti kita bisa berkolaborasi guna meningkatkan edukasi terkait potensi wisata yang ada di desa Santong ini.” ungkap Fathul.

Han




Pasien Covid-19 di NTB, Minggu, Bertambah 55 Orang

Bertambahnya jumlah pasien positif Covid-19 yang diketahui dari pemeriksaan laboratorium, melebihi dari jumlah yang dinyatakan sembuh

MATARAM.lombokjournal.com ~ Bertambahnya pasien yang dikonfirmasi positif Covid-19 di Nusa Tenggara Barat sebanyak 55 orang. Jumlah itu jauh melebihi pasien yang selesai menjalani isolasi dan dinyatakan sembuh yang jumlahnya cuma 13 orang.

Pasien Covid-19

Update pasien Covid-19 itu disampaikan Sekretaris Daerah selaku Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si. melalui press release pada media, hari Minggu (04/07/21).

“Hari Minggu terdapat 13 penambahan orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19.” kata Lalu Gita melelalui press releasenya.

Dikatakan, hari Minggu tidak terdapat penambahan kasus kematian baru.

Pemeriksaan sampel di laboratorium dilakukan di Laboratorium PCR dan TCM RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR STP Sumbawa, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium PCR RSUD Praya, Laboratorium PCR RSAD Wirabhakti Mataram dan Laboratorium Antigen.

BACA JUGA: Tambora Masuk Seleksi Kandidat Nominasi UNESCO Global Geopark

Dari pemeriksaan sebanyak 482 sampel dengan 303 sampel negatif, 124 positif ulangan, dan 55 sampel kasus baru positif Covid-19.

Adanya tambahan 55 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 13 tambahan sembuh baru, dan tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid19 di Provinsi NTB sampai hari Miggu (04/07/21) sebanyak 14.842 orang.

Rinciannya, 13.573 orang sudah sembuh, 618  meninggal dunia, serta 651 orang masih positif.

“Petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif,” kata Lalu Gita.

Itu dilakukan untuk mencegah penularan dan sekaligus deteksi dini penularan Covid-19.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah Kasus Suspek sebanyak 20.928 orang dengan perincian 263 orang (1,3%) masih dalam isolasi, 39 orang (0,2%) masih berstatus probable, 20.626 orang (98,5%) sudah discarded.

Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 92.180 orang, terdiri dari 2.203 orang (2,4%) masih dalam
karantina dan 89.977 orang (97,6%) selesai karantina.

Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 116.541 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 955 orang (0,8%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 115.586 orang (99,2%).

BACA JUGA: Desainer dan Pengrajin Harus Ikuti Tren Fesyen Kekinian

“Bagi penyintas Covid-19 (orang yang sembuh dari Covid-19) untuk ikut serta membantu
saudara kita yang masih berjuang melawan Covid-19 dengan mendonorkan plasma darahnya (Donor Plasma Konvalesen) di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat,” harap Lalu Gita.

Rr

Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id, serta layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 0818 0211 8119.



Peragaan Catur Buta di Final Turnamen Catur Mi6

Peragaan Catur Buta (Blind Chess) menghibur penonton saat berlangsung partai final Turnamen Catur Mi6

MATARAM.lombokjournal.com ~ Miftahul Rahman, Master Nasional yang juga Atlet PON XX NTB Cabor Catur,  peragakan Catur Buta // Blind Chess // pada partai Final Turnamen Catur Mi6, Sabtu Malam (3/07/21).

Kehadiran Miftahul Rahman di Arena Turnamen Catur Mi6 diiringi oleh seorang Guide Blind Chess yakni Penuntun Jalan untuk langkah bidak Catur.

Peragaan Catur Buta

Dalam event catur buta tersebut, MN Miftahul Rahman melayani dua kali Eksibisi Blind Chess yakni berhadapan dengan Direktur Mi6, Bambang Mei F dan Sekretaris Mi6, Lalu Athari Fathullah.

Tanpa kesulitan, MN Miftahul Rahman memenangkannya meskipun tidak melihat papan catur.

“Atraksi Catur Buta yang diinisiasi Percasi NTB selain untuk menghibur, juga bagian dari mengenalkan potensi atlet Catur PON NTB yang akan berlaga di tanah Papua, September,” kata Tahir Royaldi salah seorang Pengurus Percasi NTB di sela-sela penutupan Turnamen Catur Mi6.

BACA JUGA: Potensi Sumberdaya Alam Melimpah, NTB Terbuka Bagi Investor

Tahir Royaldi menambahkan, Percasi NTB dibawah kepemimpinan HM. Samsul Lutfhi akan terus memasyarakatkan olah raga Catur di NTB, agar Publik makin familiar dengan Catur.

Selain itu Percasi NTB siap bersinergi dengan pihak manapun untuk memajukan Olah Raga Catur di NTB.

“Atraksi blind chess ini bagian dari strategi mempopulerkan Catur dikalangan masyarakat,” imbuhnya.

Sebelumnya, Jumat (02/07) malam Ketua Kontingen PON NTB, Mori Hanafi juga menghadirkan Atlet Catur Putri, Yeyen Rarabafah di arena untuk melakukan pertandingan Eksibisi Catur Simultan melawan tiga Peserta Turnamen Catur Mi6 sekaligus, yakni Direktur Mi6, Bambang Mei F, Sekretaris Mi6 Lalu Athari Fathullah dan Ketua Percasi NTB, HM Samsul Lutfhi.

Jurnalis Suara NTB Juara 

Jurnalis Suara NTB, Aan menjuarai Turnamen Catur Mi6 setelah mengalahkan seorang aktivis LSM, Choi dengan skors 2 – 1. Sekjend Partai Gerindra NTB, Ali Ustman Ahim merebut juara III setelah menyudahi perlawanan Pegiat Pariwisata, Agus Mulyadi.

Selain Hadiah untuk pemenang dan Doorprize, Mi6 juga memberikan Sertifikat Turnamen Catur untuk semua peserta turnamen yang ditandatangi langsung oleh Gubernur NTB, Dr Zul dan Ketua Percasi NTB, HM Samsul Lutfhi.

BACA JUGA: Tambora Masuk Seleksi Kandidat UNESCO Global Geopark

“Kelak Sertifikat ini akan menjadi kenangan Indah dan Bukti Otentik jadi peserta Turnamen Catur Mi6, apalagi ada tangan asli Gubernur NTB dan Ketua Percasi NTB,” tukas Sekretaris Mi6 Lalu Athari Fathullah.

Me




Penggerak PKK Diminta Tetap Dukung Program Pemerintah

Dalam road show ke Lombok Utara, Tim Penggerak PKK NTB minta agar menjalin kerja sama antarlembaga terkait

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Lombok Utara (Tim PKK KLU) diminta memiliki semangat dan keikhlasan untuk berjuang membangun daerah.

Selain itu, Tim PKK KLU diminta tetap kreatif dan menjalin kerja sama antarlembaga terkait serta tetap mendukung program pemerintah.

Penggerak PKK NTB

BACA JUGA: Tambora Masuk Seleksi Kandidat UNESCO Global Geopark

Hal itu diungkapkan Ketua TP PKK Provinsi NTB, Hj Niken Saptarini Widyawati yang didampingi Ketua TP PKK KLU, Hj Galuh Nurdiyah berkegiatan, saat road show di Aula Kantor Bupati Lombok Utara (02/07/21).

”Sumberdaya manusia dibutuhkan untuk menjalankan roda organisasi,” kata Hj. Niken.

Hadir dalam acara itu Pj. Sekda KLU Drs H Raden Nurjati, Kadis P2KBPMD KLU Drs H Kholidi MM, Plt Kadis Dukcapil KLU tresnahadi SPt, serta Ketua GOW KLU Yuniata Aprilina dan tamu undangan lainnya.

Pj Sekda KLU Drs H Raden Nurjati mewakili Bupati Lombok Utara menyampaikan pentingnya peran serta PKK membantu menyosialisasikan capaian pembangunan di daerah melalui pengurus dari kabupaten hingga desa.

Selain itu pula, menurutnya, pelantikan pengurus LASQI KLU dapat berpartisipasi pada pentas aspek seni budaya yang bernuansa religi.

Ketua TP PKK KLU Hj Galuh saat itu menyampaikan ingin bersinergi lebih untuk kemajuan perekonomian masyarakat KLU, bekerja sama dengan UMKM, sehingga pada tiap event yang ada di KLU, terdapat produk-produk lokal hasil UMKM.

“Kita inginkan supaya kegiatan apapun itu, melibatkan produk UMKM. Agar kita bisa membeli produk lokal,” jelas Hj Galuh.

Ia menambahkan, tetap diperlukan adanya kerja sama dan bimbingan TP PKK Provinsi NTB, terutama pada terwujudnya PAUD Holistik Integratif, sesuai dengan rencana aksi nasional.

BACA JUGA: Ajang Gawe Gawah, Bupati Lombok Utara Tanam Pohon

“Semoga apa yang kami sampaikan mendapat perhatian dan dukungan pemerintah daerah,” tuturnya.

Ketua TP PKK KLU yang juga Ketua DPW LASQI NTB sekaligus melantik pengurus LASQI KLU. Harapannya, LASQI di Lombok Utara bisa terus berprestasi seperti tahun-tahun sebelumnya.

Kegiatan berjalan dengan khidmat dan tetap menerapkan protokol Covid-19, dilanjutkan dengan foto bersama dan kunjungan lapangan ke posyandu.

jfs




Tambora Masuk Seleksi Kandidat UNESCO Global Geopark

Masuknya Geopark Tambora dalam nominasi itu, merupakan perjuangan panjang para pengurus lama dan baru Dewan Pelaksana Geopark Tambora

MATARAM.lombokjournal.com ~ Geopark Nasional Tambora masuk dalam nominator seleksi kandidat UNESCO Global Geopark (UGGp) submission 2021, yang akan dilakukan oleh Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI).

Tambora masuk

Kepastian itu berdasarkan surat elektronik dari Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementrian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Nomor 869/DEPUTI V/MARVES/VII/2021 tertanggal 2 Juli 2021.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M.Sc mengaku bangga. Ia bersama jajarannya akan mensupport terus sampai Geopark Nasional Tambora-Pulau Sumbawa, NTB bisa melewati setiap tahapan seleksi. Dan akhirnya benar-benar lolos menjadi UGGp.

BACA JUGA: Turnamen Catur M16, Gubernur Ikut Bertanding

“Ini adalah salah satu hal penting yang telah lama dinantikan masyarakat Nusa Tenggara Barat. Kita akan support penuh. Usaha terbaik akan kita lakukan bersama-sama pihak terkait. Sehingga, Geopark Tambora dapat melewati berbagai proses seleksi yang ada. Dan akhirnya dapat naik statusnya menjadi Geopark Dunia (UGGp, red),” ujar Gubernur NTB yang akrab disapa Bang Zul ini, Sabtu (03/07/21).

General Manager Dewan Pelaksana Geopark Tambora, Ir. Hadi Santoso, ST, MM, IPM, menjelaskan, masuknya Geopark Tambora-Pulau Sumbawa, NTB dalam nominasi tersebut, merupakan perjuangan panjang para pengurus lama dan baru Dewan Pelaksana Geopark Tambora.

Termasuk dukungan Gubernur-Wakil Gubernur NTB serta OPD lingkup Pemprov NTB, Pemkab/Pemkot Se Pulau Sumbawa, Perguruan Tinggi di NTB, Media Massa, sektor swasta, Balai Taman Nasional Tambora, KSDA NTB, Pengda IAGI, Pihak Kemenko Bid Marves, Kemetrian ESDM, Kementrian BAPPENAS, Kementrian Pariwisata, KNGI, dan lain-lain.

Termasuk, masyarakat dan komunitas lingkar tambora, serta seluruh stakeholder di Provinsi NTB.

Menurut Hadi Santoso, peran luar biasa adalah dukungan nyata Gubernur NTB. Bukan saja secara formal bersurat resmi, maupun secara informal terus membangun komunikasi intens dengan Kementrian terkait.

BACA JUGA: Lombok Sumbawa Cantik Apa Adanya, Gitu Saja Tak Perlu Ribet

“Sehingga Geopark Tambora melaju dalam daftar nominasi untuk diajukan ke International Geoscience and Geoparks Programme (IGGP) UNESCO sebagai salah satu aspiring UNESCO Global Geopark dari Indonesia untuk tahun 2021,” ujar Hadi Santoso

Hadi menjelaskan, sebenarnya ada 11 Geopark Nasional di Indonesia. Namun berdasarkan dokumen evaluasi tahun 2021 dan dari rapat Komite Nasiona Geopark Indonesia (KNGI) tinggal Sembilan yang dianggap memenuhi kriteria pra pengusulan ke UGGp oleh KNGI.

Sembilan Geopark Nasional tersebut adalah Geopark Nasional Tambora, Geopark Nasional Bojonegoro, Geopark Nasional Karangsambung-Karangbolong, Geopark Nasional Merangin, Geopark Nasional Natuna, Geopark Nasional Ngaraisianok-Maninjau, Geopark Nasional Pegunungan Meratus, Geopark Nasional Silokek, Geopark Nasional Sawahlunto.

Dari kesembilan Geopark Nasional tersebut akan dipilih dua Geopark Nasional yang paling memenuhi syarat berdasarkan self-assessment atas 101 item. Serta penilaian faktual oleh KNGI untuk diusulkan sebagai delegasi dari indonesia sebagai calon UGGp.

“Terakhir akan ada tim dari IGGP UNESCO untuk melakukan penilaian langsung. Selanjutnya bersidang untuk menetapkan sebagai UGGp. Mari kita terus berjuang dan berdo’a bersama agar cita-cita Geopark Tambora untuk menjadi UGGp benar-benar dapat terwujud,” Tandas Hadi.

Rr

Diskomifotik NTB




Pasien Covid-19 di NTB, Hari Sabtu, Jumlahnya Menurun

Hari Sabtu pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh lebih besar dari penambahan pasien

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pasien Covid-19 di Nusa Tenggara Barat yang selesai menjalani isolasi dan dinyatakan sembuh jumlahnya mencapai 95 orang.

Pasien Covid-19

Sementara itu, jumlah pasien positif Covid-19 pada hari Sabtu (04/07), bertambah 52 orang. Dengan demikian pasien yang masih menjalani isolasi mulai berkurang.

Updaten pasien Covid-19 itu disampaikan Sekretaris Daerah selaku Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si. melalu press release pada media, hari Sabtu (04/07/21).

“Hari ini terdapat 95 penambahan orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19,” kata Lalu Gita Ariadi melalui press releasenya

Hal itu berdasarkan pemeriksaan di Laboratorium PCR RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR STP Sumbawa, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR RSUD Selong, Laboratorium PCR RS Bhayangkara, Laboratorium PCR RSAD Wirabhakti Mataram dan Laboratorium Antigen.

BACA JUGA: PPKM Darurat Jawa-Bali, Polisi Perketat Pintu Masuk ke NTB 

Jumlah sampel yang diperiksa sebanyak 265 sampel dengan 213 sampel negatif, tidak ada positif ulangan, dan 52 sampel kasus baru positif Covid-19.

Dikatakan, Hari ini tidak terdapat penambahan kasus kematian baru.

Dengan adanya tambahan 52  kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 95 tambahan sembuh baru, dan tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari Sabtu (03/07) sebanyak 14.787 orang.

Rinciannya, 13.560 orang sudah sembuh, 618 meninggal dunia, serta 609 orang masih positif.

“Petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif,” kata Lalu Gita.

Hal itu dilakukan guna mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19.

Pasin Covid-19

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah Kasus Suspek sebanyak 20.912 orang dengan perincian 252 orang (1,2%) masih dalam isolasi, 37 orang (0,18%) masih berstatus probable, 20.623 orang (98,6%) sudah discarded.

Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 92.058 orang, terdiri dari 2.429 orang (2,6%) masih dalam
karantina dan 89.629 orang (97,4%) selesai karantina.

BACA JUGA: Rencana Rapid Test Gratis Bagi Wisatawan

Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 116.541 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 955 orang (0,8%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 115.586 orang (99,2%).

BACA JUGA: 

“Bagi penyintas Covid-19 (orang yang sembuh dari Covid-19) untuk ikut serta membantu
saudara kita yang masih berjuang melawan Covid-19 dengan mendonorkan plasma darahnya (Donor Plasma Konvalesen) di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat,” harap Lalu Gita.

Rr

Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id, serta layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 0818 0211 8119.




Ajang Gawe Gawah, Bupati Lombok Utara Tanam Pohon

Dalam acara Ajang Gawe Gawah itu ditanam 2000 bibit pohon buah-buahan yang menjadi ciri khas Dusun Leong di Kabupaten Lombok Utara

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH membuka Gawe Gawah Lokoq Sekoah bertajuk ‘Gerakan Menanam Untuk Masa Depan’ yang berlokasi di Dusun Leong Timur, Desa Tegal Maja, Tanjung (03/07/21).

Ajang Gawe Gawah

Bupati Djohan menyambut baik kegiatan yang diinisiasi IPNU KLU dan Mahasiswa KKN Unram, dalam rangka menjaga dan melestarikan alam khususnya di tempat yang memiliki sumber mata air.

Terlebih di Dusun Leong Timur menjadi daerah subur.

“Apapun yang kita tanam akan tumbuh dan berhasil (karena tanahnya subur), di tempat ini juga memiliki daya tarik wisatawan dengan Air Terjun Lokoq Sekoah yang begitu indah dan menjadi daya tarik wisatawan,” tuturnya.

BACA JUGA: Bupati Lombok Utara Safari Jum’at di Masjid Baiturrahman

Sekitar 2000 bibit pohon buah-buahan yang ditanam terdiri dari pohon Durian, Alpukat dan Sirsak sehingga menjadi ciri khas Leong dan Kabupaten Lombok Utara nantinya.

Potensi lainnya yang dimiliki KLU, namun belum tergali sepenuhnya yaitu ada sekitar 200 lebih sumber mata air.

“Tentu potensi ini kita pelihara dengan baik. Salah satunya melalui penanaman pohon agar tetap terjaga dengan memilihara alam yang indah subur dan makmur. Menanam lebih baik daripada menebang,” pungkasnya.

Kegiatan berlangsung selama dua hari dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Kegiatan diakhiri dengan penanaman pohon oleh Bupati beserta tamu undangan lainnya, dilanjutkan dengan peninjauan Air Terjun Lokoq Sekoah.

BACA JUGA: Lombok Sumbawa Cantik Apa Adanya, Gitu Aja Tak Perlu Ribet

Hadir dalam kegiatan itu Ketua DPRD KLU Nasrudin SHi, Direktur Perumda Amerta Dayan Gunung Firmansyah ST, Kepala Desa Tegal Maja Boby Rahman, Tokoh Masyarakat Ardianto SH, Pengurus IPNU KLU, Para Mahasiswa KKN Unram dan masyarakat setempat.

rar




Bank NTB Syariah Tanjung Milad Ke-57, Hitan 27 anak

Hitanan gratis untuk 27 anak diselenggarakan Bank NTB Syariah Tanjung bekerjasama dengan PPNI Kabupaten Lombok Utara

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Hitanan massal gratis diselenggarakan Bank NTB Syariah Tanjung Kabupaten Lombok Utara menandai milad ke 57, Sabtu (03/07/21) di halaman Kantornya.

Bank NTB Syariah Tanjung

Sejumlah 27 anak digratiskan seluruh biaya hitan hingga biaya obat obatan.

Umartha,SH, Manager Bank NTB Syariah Tanjung Kabupaten Lombok Utara mengatakan, kegiatan ini baru pertama kali dilaksanakan setelah diresmikan Kantor PT. Bank NTB Syariah Tanjung.

Umartha juga mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan bersedianya para orang tua untuk datang dari berbagai dusun dalam rangka hitanan massal yang dipusatkan di Bank NTB Syariah Tanjung.

BACA JUGA: Lombok Sumbawa Cantik Apa Adanya, Gitu Saja Tak Perlu Ribet

Ia juga menyampaikan maaf atas keterbatasan maupun kekurangan lainnya, baik dalam pelayanan pada kegiatan hari Sabtu (03/07) maupun pada kegiatan pelayanan setiap jam kerja di PT. Bank NTB Syariah Tanjung.

“Kegiatan hitanan massal ini bekerjasama dengan PPNI KLU dan hitanan gratis untuk 27 anak ini sebagai wujud kepedulian sosial Keluarga Besar Bank NTB Syariah Tanjung, dalam mengurangi beban masyarakat terlebih lagi di saat wabah Covid 19 ini,” kata Umartha.

BACA JUGA: Bupati Lombok Utara Safari Jum’at di Masjid Baiturrahman

Umartha berharap, semoga dengan kegiatan ini, sedikit membantu dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Tanjung KLU khususnya.

@ng