Pemilihan Raja dan Ratu Dangdut NTB Segera Digelar

Kegiatan pemilihan raja dan ratu dangdut NTB sudah dua kali digelar, yang diperlukan untuk menyalurkan segala kreativitas pecinta seni untuk berkreasi, khususnya pecinata dangdut.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemilihan raja dan ratu dangdut Nusa Tenggara Barat (NTB) segera digelar digelar Sirra Prayuna (ESPE) Syndicate dengan menggandeng Before 2 Production, dan didukung Pelita Harapan, dengan sejumlah media partner.

Perwakilan ESPE Syndicate, Bunda Nasiva, mengatakan kegiatan tersebut telah dua kali digelar dengan menggandeng ESPE Syndicate dan tujuh kali digelar oleh Before 2 Production.

Nasiva mengatakan, kegiatan tersebut sebagai ruang bagi pegiat seni dangdut dalam menyalurkan kreativitas mereka.

“Akhir-akhir ini dangdut menjadi kebanggaan kita dan mulai terkenal. Sudah beberapa juara dangdut dari daerah kita,” ujarnya, Minggu (26/09/21) di De La Sirra Cafe.

BACA JUGA: Waspada! Gelombang Ketiga Kasus Covid-19 di Akhir Tahun

Massa pandemi saat ini, sangat sulit bagi pecinta dangdut untuk meluangkan kreativitas mereka. Sehingga diperlukan wadah untuk menyalurkan segala kreativitas pecinta seni untuk berkreasi.

“Di masa pandemi untuk mengembangkan lagi para pegiat seni bisa berkreasi lagi di bidangnya. Harapannya diperhitungkan lagi di jenjang berikutnya,” katanya.

Nasiva mengungkapkan Before 2 Production pada musik dangdut sangat tinggi. Itu terlihat dari beberapa kali digelar acara serupa yang memantik banyak peserta dan penonton.

Ketua Panitia ESPE Syndicate Ownbeat Festival, Jojo Joseph, mengatakan pendaftaran akan ditutup pada 26 Oktober 2021, sekaligus technical meeting.

Kemudian 27 Oktober digelar audisi penyisihan pertama. Dilanjutkan pada 28 Oktober penyisihan tahap dua.

“Selanjutnya babak final digelar 30 Oktober,” kata Jojo.

Jojo mengatakan saat ini sudah 35 peserta yang mengambil formulir. 18 dari peserta adalah perempuan.

Nantinya akan melahirkan 10 finalis. Lima pria dan lima perempuan. Para finalis akan mendapatkan uang tunai hingga tropi.

“Kita harapkan akan banyak peserta yang akan bergabung,” ujarnya.

Untuk diketahui, Ownbeat Festival ini telah melahirkan banyak bintang dangdut yang tembus nasional, seperti Baiq Gita dan Eva Yolanda.

“Ownbeat sudah melahirkan Baiq Gita dan Eva Yolanda. Sekarang mereka sudah berkarier di Jakarta. Kita harapkan bisa melahirkan yang lainnya,” katanya.

Para calon peserta dapat mendaftar melalui WhatsApp, dengan personal kontak 087757157526. Untuk peserta wajib telah divaksin.

Sementara Founder ESPE Syndicate, Sirra Prayuna, mengatakan kegiatan tersebut untuk mencari bakat putra dan putri terbaik di NTB.

“Tujuan diselenggarakan ESPE Syndicate Ownbeat Festival dengan kerja bareng Before 2 Production dalam pemilihan raja dan ratu dangdut, sebagai upaya untuk mencari bakat  putra putri terbaik NTB,” kata.

Sirra mengatakan, dalam perkembangan musik dangdut NTB, menunjukkan bahwa bakat putra dan putri NTB mampu bersaing di kancah nasional. Itu terbukti dengan munculnya bintang dangdut seperti Gita dan Eva.

BACA JUGA: Pramuka Tanam Pohon dan Clean Up di Tetebatu

“Dalam perkembangan musik dangdut, NTB sudah mulai diperhitungkan di kancah nasional. Tentunya ini menjadi modal sosial besar dalam memproduksi talen-talen berkualitas dan sebagai sarana untuk jenjang menuju nasional,” ujarnya.

Dijelaskan, massa pandemi saat ini ESPE Syndicate mengisi kekosongan sosial, di mana masyarakat telah lama terkurung dalam beraktivitas akibat COVID-19.

“Tentu secara psikologis dapat mempengaruhi daya kreativitas dan inovasi masyarakat khususnya pekerja seni,” katanya.

Ajang pencarian bakat tersebut tentunya akan digelar dengan mematuhi protokol kesehatan.




Waspada! Gelombang Ketiga Kasus Covid-19 di Akhir Tahun

Puan Maharani minta pemerintah waspada potensi gelombang ketiga kasus Covid-19 akibat libur akhir tahun ini.

JAKARTA.lombokjounal.com ~ Pemerintah didesak untuk mempercepat program vaksinasi Covid-19 agar tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19 di akhir tahun.

Pasalnya, pada momen liburan akhir tahun berpotensi terjadi penularan Covid-19, sehingga diperlukan upaya-upaya pengedalian, salah satunya dengan mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Peringatan pentingnya percepatan vaksinasi itu disampaikan Ketua DPR RI, Dr. (H.C) Puan Maharani, akhir pekan ini di Tangerang, Banten.

“Sebentar lagi akan ada perayaan Tahun Baru, Natal,” kata Puan.

Meski sudah ada pembatasan mobilitas, namun tak bisa dihindari tetap saja terjadi arus ulang-alik warga di acara hari raya.

“Ini mengakibakan terjadinya lonjakan kasus. Di wilayah Jabodetabek paling tinggi mobilitas penduduknya, apalagi dengan mulai dibukanya aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat,” kata Puan.

BACA JUGA: Pecepatan Vaksinasi di Lombok Tengah untuk Menyambut WSBK

Maka sebelum bulan Desember, Jabodetabek sebagai wilayah yang mobilitas penduduknya sangat tinggi, harus sudah mencapai herd immunity (kekebalan komunal), imbau Puan.

Karena itu, penerapan protokol kesehatan yang tidak boleh kendor, dan yang penting lagi vaksinasi harus terus digenjot.

Menurutnya, percepatan vaksinasi di wilayah aglomerasi perlu dilakukan mengingat berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Satgas Penanganan Covid-19, salah satu sumber besar penularan Corona diakibatkan oleh mobilitas penduduk.

“Karena itu, percepatan vaksin untuk wilayah ini harus terus digenjot sebagai antisipasi dari sisi hulu,” tegas puteri Megawati Soekarnoputri itu.

Puan Maharani merupakan perempuan pertama yang menjabat Ketua DPR RI. Pesannya pada semua pihak untuk mewaspadai potensi gelombang ketiga Covid-19 akibat libur akhir tahun.

Puan mengaku sudah berdiskusi dengan Presiden Joko Widodo, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengenai  perlunya antisipasi dampak libur akhir tahun.

BACA JUGA: Vaksinasi untuk Anak adalah Investasi Kesehatan Jangka Panjang

Tak hanya di Jabodetabek, tapi juga di seluruh daerah di Indonesia.

“Karena itu vaksinasi harus digencarkan, juga secara nasional,” ungkap Puan Maharani.

Ist




Kader Posyandu Harus 100 persen Tersertifikasi

Upaya peningkatan kualitas kader Posyandu Keluarga harus fokus, dan pada tahun 2021 diharapkan kader sudah 100 persen tersertifikasi

MATARAM.lombokjournal.com ~  Percepatan sertifikasi Kader Posyandu dilakukan Pemerintah Provinsi NTB. Ini upaya peningkatan kualitas kader dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui Posyandu Keluarga.

Ini diungkapkan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah dalam Webinar BKOW Provinsi NTB bertajuk “Revitalisasi Posyandu” secara daring melalui aplikasi zoom, Minggu (25/09/21).

Diharapkan seluruh kader di Provinsi NTB tahun 2021 sudah 100 persen tersertifikasi.

“Kita harapkan tahun 2021 agar 100 persen kader tersertifikasi,” kata Ummi Rohmi.

Hingga kini, total jumlah kader posyandu sebanyak 37.731 kader, di antaranya sebanyak 28.142 (86.63 persen) kader yang terlatih, 33.489 (85.67 persen) kader yang tersertifikasi, 5.942 (13.37 pesen) kader yang tidak terlatih dan 5.347 (1.10 persen) kader yang terlatih belum tersertifikasi.

BACA JUGA: Pramuka Tanam Pohon dan Clean up di Desa Wisata Tetebatu

Ummi menuturkan agar seluruh stakeholder terkait agar fokus melatih kader, sehingga capaian yang diharapkan dapat terwujudkan.

“Sudah saatnya kita fokus pmelatih kader, bukan tukar-tukar, tetapi fokus agar kualitas kader semakin baik dari waktu ke waktu,” tegasnya.

Dituturkan, seluruh Kabupaten Kota di NTB memperhatikan seluruh kader agar memiliki kompetensi yang baik.

BACA JUGA: Sandiaga Uno Bisa Jadi Diusung Gerindra di Pilpres 2021

“Seluruh kader yang ada di Kabupaten kota sampai dengan desa agar seluruh kader kita lengkap dan terlatih sehingga bisa melayani masyarakat sebaiknya,” jelas Ummi Rohmi.

Ser




Pramuka NTB Tanam Pohon dan Clean Up di Tetebatu

Kwarda Gerakan Pramuka NTB melakukan penghijauan atau penanaman pohon seta bersih-besih atau lazim disebut clean-up di Desa Wisata Tetebatu, Lombok Timur

LOTIM.lombokjournal.com ~ Desa Wisata Tete Batu Kabupaten Lombok Timur maju dalam lomba ajang Best Tourism Village yang diselenggarakan Organisasi Pariwisata Dunia Perserikatan Bangsa-bangsa (UNWTO).

Kwartir Daerah (Kawarda) Gerakan Pramuka NTB mendukung penuh Desa Tetebatu.

Gerakan Pramuka akan tanam dan bersih-bersih di Tetebatu

Wujud dukungan itu, hari Sabtu (25/09/21), Ketua Kwarda Gerakan Pamuka NTB, Fathul Gani bersama para Andalan Daerah, DKD NTB, anggota Pramuka Penegak dan Pandega Lombok Timur termasuk Saka Wanabakti dan Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, melakukan penghijauan atau penanaman pohon disertai kegiatan bersih-bersih atau yang kini akrab dengan sebutan clean up.

“Ini ikhtiar dan dukungan nyata gerakan pramuka untuk Desa Tetebatu yang mendunia,” ucap Fathul Gani saat ditemui di Ulem-ulem yang merupakan titik lokasi kegiatan.

Menurut Fathul, saatnya semua stakeholder bahu membahu, berkontribusi memberikan sumbangsih mendukung Desa Tetebatu yang mengikuti lomba dari UNWTO.

BACA JUGA: Vaksinasi untuk Anak adalah Investasi Kesehatan Jangka Panjang

Selain itu, penanaman dan bersih-bersih merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pramuka dalam menjaga alam NTB.

“Kegiatan ini juga mendukung program NTB Hijau dan Zero Waste Pemerintah Provinsi NTB. Juga ikhtiar menanamkan kepedulian terhadap lingkungan dan alam sekitar kita yang indah ini,” tambah Kak Fathul sapaan akrabnya.

Jumlah bibit pohon yang ditanam sebanyak 300 bibit, rinciannya 200 bibit ditanam hari ini, dan 100 bibit diserahkan ke pihak desa dan Pokja Ulem-ulem.

BACA JUGA: Pilpres 2024, Siapa Kandidat Kuat yang Akan Maju

Bibit yang diserahkan itu akan dimanfaatkan sebagai bagian dari Kampanye NTB Hijau dan Cinta Lingkungan.

Nn




Pilpres 2024, Siapakah Kandidat Terkuat yang Akan Maju

Muncunya prediksi tentang figur politik yang akan maju di Pilpres 2024 mulai amai jadi perbincangan, dan pasangan Prabowo-Puan muencuat sebagai hasil perkawinan politik PDIP-Gerindra

JAKARTA, lombokjournal.com ~ Nama-nama figur yang dinilai berpeluang untuk maju dalam Pilpres 2024 sudah menjadi perbincangan publik.

Kemudian masyarakat  mulai menengok hasil suvey yang sudah dilakukan beberapa lembaga survey nasional.

Khususnya untuk mengetahui siapa figur yang selalu mendominasi berbagai hasil survei beberapa waktu terakhir dalam kontestasi calon presiden (Capres) di Pilpres 2024

Nama-nama stok lama masih selalu muncul, misalnya Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan.

Namun juga muncul sejumlah nama alternatif yang juga dinilai cukup kuat, seperti ditampilkan dalam Survei Nasional Parameter Politik Peta Politik Nasional menuju Pilpres 2024 yang dirilis bulan Juni 2021.

Nama yang disebut tiga teratas tidak bergeser, yakni Prabowo Subianto 16,5%, Ganjar Pranowo 13,8%, Anies Baswedan 12,1%.

Muncul tambahan empat nama alternatif Capres lainnya.

BACA JUGA: Sandiaga Uno Bisa Jadi Diusung Gerindra di Pilpres 2024

Jika pemilihan presiden dilaksanakan saat ini, dan Presiden Joko Widodo tidak boleh mencalonkan diri lagi, siapakah yang akan dipilih menjadi Presiden Republik Indonesia?

Hasilnya ada empat nama alternatif selain tiga kandidat terkuat, yakni Agus Harimurti Yudhoyono 5,6%, Sandiago Uno 4,5%, Ridwan Kamil 4,2%, Tri Rismaharini 3,9%.

Hasil survey itu diungkapkan Direktur Eksekutif Parameter Politik, Adi Prayitno di Jakarta bebeapa waktu lalu.

Masih tak bergeser jauh dari hasil survey tiga teratas, namun lembaga survey nstitute for Democracy and Strategic Studies (Indostrategic) mulai membicarakan pasangan calon yang akan maju di Pilpres 2024.

Direktur Eksekutif Indostrategic, Khoirul Umam menyatakan, Pilpres 2024 diprediksi diikuti 3 sampai 4 pasang calon (Paslon).

Menurutnya, jika diikuti 3 paslon maka simulasi pertama muncul pasangan Prabowo Subianto-Puan Maharani.

Pasangan Prabowo-Puan dikatakan sebagai hasil perkawinan politik PDIP-Gerindra.

“Pengalaman 10 tahun memberikan kesempatan pada Jokowi sebagai figur di luar trah Soekarno dirasa sudah cukup bagi PDIP,” ujar Khoirul Umam, yang diungkapkan bulan Mei lalu.

Pasangan Prabowo-Puan berpotensi memupus peluang Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Tidak mudah bagi Ganjar untuk mendapatkan restu Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk maju lewat PDIP.

Masalahnya, arus politik yang tercipta saat ini tidak sekuat seperti munculnya Jokowi dulu. Meski diketahui Ganjar diakui cukup kuat di Jawa Tengah.

“Karena itu, sebagai kompensasi, maka Prabowo-Puan menjadi pilihan rasional, dengan paket kursi kabinet lebih banyak bagi PDIP saat di pemerintahan,” kata Khoirul.

Kemudian muncul pasangan nama Anies Baswedan dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Pasangan ini dinilai sebagai hasil perkawinan Partai Demokrat, Partai Nasdem dan juga PKS.

Pasangan ini bisa muncul mengingat komunikasi antara Nasdem dengan PDIP tampaknya belum pulih.

Sebab PDIP belum meredakan kekesewaanya atas manuver Nasdem yang dianggap membajak sejumlah kader utama PDIP di daerah.

BACA JUGA: Vaksin untuk Anak Adalah Investasi Kesehatan Jangka Panjang

“Karena itu, Anies bisa menjadi titik temu antara Nasdem dan PDIP, dan selanjutnya dikawinkan dengan AHY sebagai representasi kekuatan Partai Demokrat, yang juga memiliki bekal elektabilitas yang memadai,” ungkap Khoirul.

Kemudian disebut nama Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto berpasangan dengan AHY.  Ini hasil perkawinan Golkar dan Demokrat sudah cukup untuk memenuhi syarat Presidential Thershold 20%.

Golkar harus memperjuangkan martabat yang lebih tinggi, dengan mengajukan kadernya di capres, bukan hanya mengedepankan “bandwagoning strategy”, atau strategi mengekor ke kekuatan yang lebih besar.

Jika Golkar dan Demokrat berkoalisi, harus memasukkan unsur kekuatan politik Islam moderat, seperti PKB, PAN, atau PPP untuk mendukungnya. Sehingga basis kekuatan nasionalis-religius tetap kuat.

Menurutnya, nama-nama seperti Sandiaga Uno, Ridwan Kamil, Eric Tohir, dan lainnya, akan terkendala oleh dukungan partai politik.

BACA JUGA: Wisuda Perdana STP Mataram, SDM Pariwisata Siap Kerja

“Kecuali jika mereka “membeli” mesin partai seperti yang dilakukan Sandiaga Uno saat Pilpres 2019 lalu,” kata Khpoirul Umam.

Ist

 

 




Sandiaga Uno Bisa Jadi Diusung Gerindra di Pilpres 2024

Selama periode Mei-Agustus 2021, hasil survey di beberapa lembaga survey menunjukkan bahwa Sandiaga Uno masuk lima teratas

 JAKARTA, lombokjournal.com ~ Elektabilitas Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno melejit setelah diangkat Presiden Jokowi menduduki jabatan menteri.

Karena itu, bukan tidak mungkin kalau Sandiaga akan diusung Gerindra sebagai kandidat dalam Pilpres 2024.

Itu dikatakan Direktur Eksekutif, PARTY Watch (Parwa) Institute, Jusrianto menyebut elektabilitas Sandiaga Uno selalu masuk lima teratas dalam beberapa hasil survei selama periode Mei-Agustus 2021.

Jusrianto menyebut beberapa lembaga survey, di antaranya Indonesia Political Opinion (IPO), yang dalam surveinya pada 15 Agustus menempatkan Sandiaga di urutan ketiga dengan nilai 13,5 persen.

BACA JUGA: Pilpres 2024, Siapakah Kandidat Terkuat yang Akan Maju

Sedangkan SMRC, 14 Juni menempatkan Sandiaga di urutan keempat dengan presentasi 6,9 persen. Sementara itu, Indikator, 5 Mei menunjukkan Sandiaga di urutan kelima dengan nilai 11,1 persen,” kata Jusrianto yang dikutip Media Indonesia, Sabtu (25/09/21).

Kinerja Sandiaga Uno sebagai menteri juga dinilai cukup mengesankan.

BACA JUGA: Wisuda Perdana STP Mataram, SDM Pariwisata Siap Kerja

Terbukti dari hasil tiga lembaga survei yang menempatkan kinerja Sandiaga masuk tiga besar.

“Bahkan Puspoll Indonesia, 20-29 April menunjukkan bahwa Sandiaga menempati urutan teratas kinerja terbaik dengan 11,3 persen merespon sangat baik, 68,5 persen menilai cukup baik,” ucap Jusrianto.

Menurutnya karir politik Sandiaga dalam perpolitikan nasional sukar diprediksi, ia disebut penuh kejutan.

Jusrianto mencontohkan, misalnya pada Pilkada DKI Jakarta 2017. Waktu Sandiaga Sandiaga maju dalam kontestasi, bisa mendongkrak suara dan memenangkan pertarungan bersama Anies Baswedan.

“Selanjutnya, Sandiaga dari Wakil Gubernur DKI Jakarta melaju ke Cawapres Prabowo di Pilpres 2019,” kata Jusrianto.

Dan  Gerindra mempercayakan Sandiaga menduduki kursi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Jadi nyatanya, Sandiaga Uno memiliki sederet modal yang cukup sebagai seorang politisi. Mulai dari intellectual capital, social capital, economy capital, leadership capital, dan seterusnya.

BACA JUGA: Yusril Bela Empat Demokrat Yang Dipecat AHY, Demi Demokrasi

“Pilpres 2024 bisa jadi miracle terulang bagi Sandiaga, misalnya Gerindra mengusung Sandiaga apakah sebagai Capres atau Cawapres, sedangkan Prabowo jadi King Maker. It may highly be possible to rise at the moment,” kata Jusrianto pada Media Indonesia.

Ist

 




Bupati Lombok Utara Safari Jum’at di Dusun Munder

Selain melakukan silaturahmi dalam Safari Jum’at, Bupati Djohan juga menyerahkan bantuan pembangunan masjid

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH melakukan Safari jum’at di Masjid Nurul Jannah Dusun Munder, Desa Mumbul Sari, Jum’at (24/09/21).

Hadir pula dalam kegiatan itu, Wakil Ketua II DPRD KLU Mariadi SAg, Kepala OPD, Camat Bayan Denda Peniwarni SE,serta lainnya

Bupati Djohan usai melaksanakan sholat Jum’at menyampaikan, Safari Jum’at ini kegiatan rutin dilakukan dengan tujuan untuk silaturahmi dengan masyarakat.

Lebih lanjut kata Bupati Djohan, Pemerintahan yang dipimpinnya saat ini baru berjalan beberapa bulan, tentu belum banyak hal yang bisa di lakukan untuk masyarakat, terlebih saat ini masih mengerjakan program pemerintah sebelumnya.

BACA JUGA: Pemda KLU Gelar Bimtek Dewan Hakam MTQ IX KLU

Dikatakan, saat ini kewajiban semua warga KLU untuk membangun kembali daerah pasca bencana gempa. Masih banyak RTG belum terbangun, disusul dengan pandemi Covid 19 masih melanda.

Bencana gempa bumi dan pandemi Covid-19 mengakibatkan laju pembangunan terhambat, namun harus tetap optimis menuju KLU ke depan lebih baik.

“Saat ini trend pasien positif Covid-19 kian menurun, namun kita tidak boleh lengah dan tetap mematuhi Prokes,” ungkapnya.

Terkait pembangunan sarana tempat ibadah khususnya Masjid yang belum banyak terbangun, Pemda terus berupaya bagaimana fasiltas ibadah ini bisa terbangun semuanya di KLU.

Bupati Djohan pada kesempatan itu menyerahkan bantuan dana untuk membangun masjid.

“Manfaatkan dana ini sebaik mungkin untuk membangun masjid, hanya ini yang mampu Pemda berikan,” tuturnya.

BACA JUGA: Mata Air di Lombok Utara Harus Segera Diselamatkan

Di Desa Mumbul Sari ini ada dua masjid yang mendapatkan bantuan, yaitu Nurul Hikmah sebesar Rp.40 Juta dan Nurul Jannah Rp.20 Juta.

Selain penyerahan dana pembangunan Masjid di tempat yang sama juga diserahkan bantuan berupa kursi roda untuk Disabilitas dan Paket Sembako.

@ng




Pemda KLU Gelar Bimtek Dewan Hakam MTQ IX KLU

Bimtek Dewan Hakam MTQ IX Kabupaten Lombok Utara (KLU) yang digelar Pemda diikuti 50 orang Dewan Hakam pada cabang Tilawah dan Tahfiz

TANJUNG, lombokjournal.com ~ Ketua LPTQ yang juga Plt Sekda, Drs H.Nurjati membuka Bimbingan Tekhnis (Bimtek) Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Lombok Utara yang penyelenggaraannya dilaksanakan panitia yang dikordinasikan Kabag Kesra, Alwi Agusto, S.Si., M.Pd dipusatkan di Yonaris Cafe, Sabtu (25/09/21).

Menurut Raden Nurjati, pelatihan ini dimaksudkan agar para hakam di dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan prinsip dasar seorang hakam.

Penyelenggaraan bimtek Dewan Hakam MTX IX oleh Pemda

Pemda gelar Bimtek Dewan Hakam MTQ IX KLU

“Yaitu keadilan profesionalisme dan tidak pandang bulu dengan mengedepankan kualitas dan perofesionalitas untuk mencapai hasil yang maksimal,” kta Nurjati.

Sebelumnya, Panitia Bimtek MTQ tingkat Kabupaten Lombok Utara, Alwi Agusto mengatakan, bimtek Dewan Hakim MTQ IX Kabupaten Lombok Utara ini merupakan kegiatan tahunan.

Merupakan agenda utama dalam pembinaan ahlakul karimah menuju masyarakat religius. Selaras dengan Visi-Misi Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara, yaitu “Lombok Utara Bangkit Menuju Kabupaten Yang Inovatif, Sejahtera, dan Religius”.

Khususnya misi yang ke 2  yakni Meningkatkan Kualitas Pendidikan Menuju Sumber Daya Manusia (SDM) yang Cerdas, Berbudaya, Berakhlak Mulia dan Relijius”, ungkapnya.

BACA JUGA: Bupati Lombok Utara Sampaikan Nota Keuangan RAPBDP 2021

Dalam mewujudkan Visi dan Misi ini, peranan MTQ sangat menentukan sebagai sarana untuk membumikan Al Qur’an, sebagai pedoman dasar dan panduan dunia akhirat ke dalam jiwa manusia Lombok Utara.

“Al Qur’an tidak hanya sebagai bacaan, namun melalui membacalah sebagai awal peresapan hidayah ilmu ke dalam hati sanubari sebagaimana firman Allah dalam surat al Alaq,” tutur Alwi di depan para undangan.

Tahap awal kegiatan ini, memberikan Bimtek Dewan Hakam, yang terdiri dari 50 orang Dewan Hakam pada cabang Tilawah dan tahfiz, di Yonaris Café pada hari Sabtu.

Penekanan dalam kegiatan ini, adalah mengukur perkembangan peserta Lombok Utara untuk berjuang di tingkat yang lebih tinggi di level provinsi maupun internasional.

Sehingga bisa menentukan metode pembinaan secara efektif dan berkesinambungan baik dari tingkat Desa, Kecamatan maupun Kabupaten.

MTQ tingkat kabupaten akan digelar pada tanggal 11 -15 Oktober 2021, dengan pelenggaraan secara sangat sederhana, dengan mematuhi ketentuan penerapkan protokol Covid-19.

Sedangkan pelaksanaannya nanti lebih ketat dari sebelumnya, terutama pada perlombaan yang akan dibagi dalam 7 (tujuh) arena yaitu di Masjid Baiturrahim Islamic Center, Masjid Borok Samaguna dan Masjid Al Muttaqin Kandang Kaoq, (TPQ Nurul Hidayah).

Sementara 3 (tiga) arena lainnya akan di pusatkan di SMPN 1 Tanjung. Para peserta musabaqah nantinya tidak ada yang menonton melainkan di ruangan itu, hanya bersama kafilah dan Dewan hakam dan paniteranya.

Selebihnya masyarakat nantinya bisa menyaksikan melalui link atau zoom atau melalui youtube channel yang disiapkan oleh Dinas Kominfo Kabupaten Lombok Utara.

“Meskipun pelaksanaannya sederhana, kita berharap kualitas hasil yang memuaskan dengan mengedepankan keadilan dan profesionalitas,” kata Alwi.

BACA JUGA: Bupati Lombok Utara Safari Jm’at di Dusun Munder

Turut dihadirkan dalam kegiatan ini antara lain, TGH.M.Zaini,SH (cabang Tilawah), TGH.Basyirun M. Sholeh, M.Si (cabang Tahfiz), TGH. DR. L. Muksin Efendi, MA (cabang Tilawah) dan TGH. Akhyar Muhsin,MM (cabang Tahfiz).

@ng




Yusril Bela Empat Demokrat Yang Dipecat AHY, Demi Demokrasi

Empat kader Demokrat yang pro Moeldoko menggugat AD/ART ke MA didampingi Yusril Ihza Mahendra untuk membangun demokrasi yang sehat

JAKARTA, lombokjournal.com ~ Gugatan yang diajukan empat kader Partai Demokrat kubu Moeldoko ke Mahkamah Agung (MA) dinilai penting untuk membangun demokrasi yang sehat di Indonesia.

Hal itu disampaikan Yusril Ihza Mahendra, dan karena itu mantan Mensegneg era Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono itu bersedia mau menjadi kuasa hukum empat kader Partai Demokrat kubu Moeldoko.

Diketahui, empat kader Demokrat yang pro Moeldoko menggugat AD/ART ke MA. Menkumham Yasonna Laoly menjadi pihak termohon dalam gugatan uji formil dan uji materiil tersebut.

Empat orang kader yang dimaksud adalah eks Ketua DPC Demokrat Ngawi Muhammad Isnaini Widodo, eks Ketua DPC Demokrat Bantul Nur Rakhmat Juli Purwanto, Eks Ketua DPC Demokrat Kabupaten Tegal, Ayu Palaretins dan Eks Ketua DPC Demokrat Kabupaten Samosir Binsar Trisakti Sinaga’.

BACA JUGA: 

Yusril Bela Empat Kader Demokrat Kubu Moeldoko,  Gugat AD/ART ke MA

“Kami berpendapat bahwa pengujian AD/ART Partai Demokrat ke Mahkamah Agung ini sangat penting dalam membangun demokrasi yang sehat di negara kita,” kata Yusril dalam keterangan resmi yang dikutip CNNIndonesia.com, Kamis (23/09/21).

Selama ini, banyak parpol yang membuat AD/ART secara suka-suka, sementara Menkumham kerap tidak enak secara mendalam memeriksa AD/ART partai.

Kenapa demikian? Menurut Yusril, Menkumham tidak ingin disebut terlalu jauh mencampuri urusan partai politik.

Dan saat ini tidak ada lembaga yang berwenang memeriksa, menguji hingga mengadili AD/ART partai politik bertentangan dengan undang-undang atau tidak.

Kemudian Yusril memasalahkan, bisakah suatu parpol suka-suka membuat AD/ART padahal peran parpol begitu besar dalam kehidupan demokrasi dan penyelenggaraan negara.

Parpol yang bercorak oligarkis dan monolitik, bahkan cenderung diktator tak bisa dibiarkan. ungkapnya.

“Partai adalah instrumen penting dalam penyelenggaraan negara dan demokrasi,” kata Yusril.

Atas argumen itu, Yusril bersedia menjadi kuasa hukum empat kader Demokrat menggungat AD/ART yang disahkan Yasonna Laoly ke MA. Sebab MA punya kewenangan untuk mengadili AD/ART bertentangan dengan undang-undang atau tidak.

BACA JUGA: Kejati NTB Tetapkan 12 Tersangka Kasus Korupsi

Keempat kader Partai Demokrat itu telah dipecat oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Mereka dianggap ikut menetapkan Moeldoko sebagai Ketua Umum karena hadir dalam Kongres Luar Biasa di Sumut.

Ist

 




Yusril Bela Empat Kader Demokrat Moeldoko, Gugat AD/ART ke MA

Yusril Ihza Mahendra mendampingi empat kader Partai Demokrat kubu Moeldoko mengajukan judicial review AD/ART Demokrat ke MA

JAKARTA, lombokjournal.com ~ Partai Demokrat mengisi banyak halaman berita, setelah Yusril Ihza Mahendra mendampingi empat (mantan) kader yang menggugat AD/ART Partai Demokrat ke Mahkamah Agung.

Empat orang kader yang dimaksud adalah eks Ketua DPC Demokrat Ngawi Muhammad Isnaini Widodo, eks Ketua DPC Demokrat Bantul Nur Rakhmat Juli Purwanto, Eks Ketua DPC Demokrat Kabupaten Tegal, Ayu Palaretins dan Eks Ketua DPC Demokrat Kabupaten Samosir Binsar Trisakti Sinaga’.

Keempat orang itu telah dipecat oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Mereka dipecat lantaran hadir dalam Kongres Luar Biasa di Sumut yang menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum.

Pasalnya, keempatnya ikut menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum karena hadir dalam Kongres Luar Biasa di Sumut.

“Membenarkan bahwa Yusril dan Yuri mewakili kepentingan hukum empat orang anggota Partai Demokrat mengajukan judicial review ke Mahkamah Agung,” jelas Yusril dalam keterangan resmi yang dikutip CNNIndonesia.com, Kamis (23/09/21).

BACA JUGA: Yusril Dampingi Empat Demokrat Yang Dipecat AHY

Dalam keterangannya Yusril menjelaskan, pihak termohon dalam gugatan nanti adalah Menkumham Yasonna Laoly selaku pihak yang mengesahkan AD/ART Demokrat pimpinan AHY pada 2020 lalu.

Menurutnya, AD/ART dibuat parpol atas perintah undang-undang. Tapi sejauh ini tidak ada lembaga yang menguji ketika AD/ART suatu parpol bertentangan dengan undang-undang atau UUD 1945.

Diakuinya merupakan hal baru dalam hukum Indonesia upaya untuk menguji formil dan mateiil AD/ART Parpol ke MA. Ada kevakuman hukum untuk menyelesaikan persoalan seperti itu. Mahkamah partai, tidak berwenang menguji AD/ART. Bahkan, pengadilan negeri dan pengadilan tata usaha negara pun tidak berwenang.

Dikatakan, Pengadilan Negeri hanya bisa mengadili perselisihan intenal parpol jika mahkamah partai tak mampu menyelesaikan. Sementara pengadilan Tata Usaha Negara hanya berwenang mengadili sengketa atas putusan tata usaha negara.

Yusril yakin argument yang dipaikainya cukup kuat, apalagi dikuatkan dengan pendapat para ahli antara lain Dr Hamid Awaludin, Prof Dr Abdul Gani Abdullah dan Dr. Fahry Bachmid.

BACA JUGA:

Anies Baswedan Dinilai Gagal Pimpin Jakarta, Tak Layak Jadi Presiden

Menurutnya, harus ada lembaga yang berwenang menguji AD/ART.

“Untuk memastikan apakah prosedur pembentukannya dan materi muatannya sesuai dengan undang-undang atau tidak,” tegas Yusri.

Ist