Gubernur NTB, Zulkieflimansyah atau Bang Zul mengapresiasi PT Pegadaian dalam pelayanan keuangan masyarakat itu saat bertemu Kepala Wilayah PT Pegadaian Bali Nusra, Supriyanto di pendopo Gubernur, Sabtu (22/07/23).
“Baik sekali dalam meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujar Bang Zul di Pendopo.
Hadir pula pimpinan Cabang Pegadaian Mataram dan Sumbawa..***
Khotbah Jum’at Bang Zul di Masjid An Nur Pohgading
Menjadi imam salat Jum’at di Masjid An Nur Pohgading, Bang Zul menekankan salat Jum’at untuk menambah keimanan dalam keislaman
LOTIM.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah yang akrab disapa Bang Zul mengatakan, tiap salat Jum’at harus ada berkah yang bisa didapatkan.
Menurut Bang Zul, dalam melaksanakan salat Jum’at tidak hanya menjadi rutinitas saja, tapi merupakan sebuah kewajiban muslimdapat menambah bekal dan menambah keimanan dalam keislaman kita.
Bang Zul menyampaikan itu saat menjadi Imam dan Khotib Jumat di Mesjid Raya Pohgading Lombok Timur, Jum’at (21/07/23).
Saat itu Bang Zul menyerahan sumbangan/infak untuk pembebasan tanah halaman Masjid An Nur Pohgading serta sumbangan untuk para Tahfiz TPQAn-Nur.
Bang Zul menekankan, hendaknya sebagai muslim dapat selalu ikhlas dalam beribadah dan tak gentar dengan kematian. Serta, mampu mensyukuri kehidupan dengan memahami nikmat yang telah diberikan Allah SWT.
“Mudahan mudahan di Masjid An Nur yang alhamdulillah merupakan masjid yang makmur dengan jemaah salat bertambahnya, kita semua senantiasa menjadi Hamba hamba Allah yang bertakwa, banyak bersyukur dan selalu memperbanyak bekal Amal ibadah untuk menghadap kepada Allah SWT,” kata Bnag Zul.
Usai salat jumat berjamaah Bang Zul bersama jemaah masjid An Nur menyempatkan waktu untuk melakukan salat jenazah salah seorang warga Pohgading.
Masyarakat setempat tampak antusias dengan memadati masjid dan mendengarkan khutbah yang dibacakan oleh orang nomor 1 di NTB tersebut.***
Terima Kasih dan Selamat Jalan Bang HBK
Sepenggal lirik lagu “Bila Tiba” nya Ungu ini, mengiringi tangis tanpa suara, atas berpulangnya Bapak H. Bambang Kristiono SE atau Bang HBK Wakil Ketua Komisi I DPRRI dapil NTB 2 Pulau Lombok dari Partai Gerindra
Saat tiba nafas di ujung hela Mata tinggi tak sanggup bicara Mulut terkunci tanpa suara
Bila tiba saat berganti dunia Alam yg sangat jauh berbeda Siapkah kita menjawab semua pertanyaan
Bila nafas akhir berhenti sudah Jantung hatipun tak berdaya Hanya menangis tanpa suara
Lalu Gita Ariadi
MATARAM.LombokJournal.com ~Saat awal-awal pesan WA berisi berita duka meninggalnya Bang HBK tiba, spontan saya jawab tidak benar. Saya benar-benar tidak siap terima berita itu. Pengirim pesan kembali mengirim info susulan mempertegas bahwa info awalnya itu benar.
Karena belum percaya, saya konfirmasi ke teman-teman yang akrab dengan Bang HBK. Satu persatu ternyata mengiyakan. Satu persatu pesan berantai bersusulan masuk membanjiri berbagai group WA. Innalillahi wainnailaihirojiun.
Di tengah kesibukannya sebagai politisi, wakil rakyat dan seabrek aktivitasnya, alhamdulillah saya sempat bertemu beberapa kali dengan Bang HBK. Bila bertemu, sillaturrahmi dan diskusi pun berlangsung hangat, gayeng dan pasti bermutu.
Ide-idenya brilian dan penuh kejutan dari Bang HBK. Kesannya sebagai pribadi yang tegas dan bertanggung kian lengkap dengan kepedulian sosialnya yang tinggi. Sungguh Bang HBK adalah sosok sahabat yang baik dan berpikiran maju.
Ada rasa sesal dan sedih yang mendalam, karena rencana bertemu dan diskusi minggu-minggu terakhir ini belum terwujud. Karena padatnya agenda Bang HBK. Saya sangat berharap untuk mendapatkan waktu luangnya karena rencananya akan mendiskusikan 3 topik menarik.
Pertama, terkait Lombok Football Club (LFC). Beliau memang sangat ingin ada club sepak bola dari NTB yang bisa menembus liga 2 dan syukur-syukur liga 1. Saya sangat antusias menanggapi ‘mimpi’ Bang HBK dan bila diajak diskusi tentang LFC sebagai iconic dan local hero baru yang akan membawa harum nama Lombok Nusa Tenggara Barat.
Komitmen Bang HBK membangun dan membesarkan LFC luar biasa. Sesungguhnya, Bang HBK bisa saja langsung “membeli” club sepak bola yang telah tampil di Liga 2. Namun, Bang HBK tetap memilih membina suatu club untuk berlaga secara berjenjang mulai liga 3. Melalui pembinaan LFC yg berlaga di Liga 3, maka ada peluang besar pesepak bola asal NTB banyak yg masuk.
Kedua, terkait GOR Turide. Bang HBK memandang perlu ada GOR di NTB yang representatif. Sebagai tempat digelarnya berbagai event olahraga yang berstandar nasional bahkan internasional. Ide ini sangat saya hargai. Pemerintah Provinsi NTB sangat berkepentingan akan hadirnya stadion yang sangat representatif.
Rencana renovasi GOR Turide, akan menjadikan GOR Turide layak untuk menggelar pertandingan sepak bola Liga 2.
Layak untuk lomba lari dengan 8 lintasan, termasuk terpenuhinya syarat untuk kelengkapan sebuah stadion, seperti kamar ganti atlit, kamar mandi, ruang rehat, lighting, digital scoring board, sanitasi, dan lain-lain
Sebagai catatan, tahun 2025 nanti NTB akan menjadi tuan rumah FORNAS (Festival Olah Raga Nasional) VIII KORMI (Komite Olah Raga Masyarakat Indonesia) yang akan menghadirkan tidak kurang dari 25.000 orang pegiat olahraga tanah air bahkan mancanegara.
Tahun 2025, NTB telah ditetapkan oleh Dewan Pengurus KORPRI Nasional (DPKN) sebagai tuan rumah PORNAS VII KORPRI. Puncaknya, tahun 2028, NTB tuan rumah bersama penyelenggaraan PON XXII bersama Provinsi NTT.
Dengan sentuhan tangan dingin Bang HBK bersama kolega-kolega investornya, sangat diarapkan mampu membantu Pemerintah Provinsi NTB membangun venue2 pertandingan olahraga yang berstandar itu.
Ketiga, ingin mendirikan SMA Taruna Nusantara di NTB. Bila ini terwujud ada ruang yg terbuka dan proporsional bagi putra putri terbaik di daerah untuk bisa mengakses pendidikan yang unggul tersebut. Tentunya berdasarkan sistem dan mekanisme perekrutan yang dipersyaratakan.
Pendirian SMA Taruna Nusantara di NTB, bisa mengcover dan menjadi affirmative action bagi putra putri terbaik di kawasan Indonesia Timur. Selain untuk menyebar dan memeratakan sarpras di wilayah NKRI.
Terkait pendirian SMA Taruna Nusantara, Bang HBK sangat mengatensi penyiapan SDM Unggul dari daerah yang mampu berkompetisi pada level nasional dan global. Bang HBK sudah bincang-bincang pemanasan tentang alternatif lokasi dan penyiapan lahannya.
Sambil menunggu tibanya jenazah, saya membuat catatan kecil ini sembari menerawang 3 rencana besar yang ingin dipersembahkan Bang HBK kepada rakyat di daerah yang telah menghantarkannya duduk di Senayan.
Kini dengan kepergian Bang HBK, NTB membutuhkan sosok HBK-HBK baru yang siap mewujudkan impian ini jadi nyata.
Bersama Bung Bezed, salah seorang sahabat Bang HBK, kami larut dalam suasana duka keluarga dan pelayat yang kian sore kian berduyun2 datang memberi penghormatan dan doa.
Tepat pukul 17.00 wib disaksikan ratusan pasang mata jiran tetangga, sahabat dan kerabat para tokoh-tokoh penting Republik ini, jenazah almarhum Bang HBK tiba di rumah duka di Jalan Kemang Timur 18 nomor 8A RT 01/RW 003 Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan Jakarta Selatan.
Selanjutnya pukul 19. 30 jenazah almarhum Bang HBK dibawa menuju tempat peristirahatannya yang terakhir di San Diego Hills Fitrah Mansion.
Terima kasih dan selamat jalan Bang HBK. Allahumagfirlahu warhamhu waafihi wa’fuanhu. Alfatehah. Aamiin YRA.***
Kemang, 20.7.2023
Bang Zul Istighosah dan Haflah Al-Qur’an di Kota Bima
Gubernur NTB, Zulkieflimansyah yang disapa Bang Zul mengikuti Istighosah dan Haflah Al-Qur’an bersama ribuan masyarakat dan tokoh agama dan tokoh amsyarakat
KOTABIMA.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah yang akrab disapa Bang Zulmengikuti Istighosah dan Haflah Al-Qur’an di Lapangan Manggemaci Kota Bima pada Selasa (18/07/23) malam.
Gubernur Bang Zul beserta istri, Hj. Niken Saptarini disambut Walikota Bima, H.M. Luthfi, SE. dan seluruh jajarannya.
Bang Zul bersama ribuan masyarakat, yakni tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh wanita dan seluruh lapisan masyarakat itu mengikuti Istighosah untuk menyambut Tahun Baru Islam 1445 Hijriah, yang jatuh pada hari Rabu, 19 Juli 2023.
Bang Zul mengatakan Istigosah yang dihadiri ribuan masyarakat merupakan hal luar biasa, berkumpul untuk memanjatkan do’a semoga hari esok lebih baik dari hari ini.
“Membangkitkan rasa lelah yang sudah lama tertidur di dalam hati, pikiran dan persahabatan adalah hal utama yang perlu kita lakukan untuk menyongsong tahun baru ini,” ungkap Bang Zul.
Bang Zul mengingatkan, orang Bima punya tradisi panjang, melangkah panjang menyisir seluruh wilayah Republik Indonesia.
Tiap kali kunjungan ke sejumlah wilayah di Indonesia, Bang Zul mengaku selalu bertemu dan menyapa warga asal Bima. Mulai dari yang berprofesi sebagai tukang ojek, anggota legislatif hingga sebagai Sekretaris Daerah.
“Langit kita sebenarnya tinggi, tapi masih banyak diantara kita yang terbang terlampau rendah. Oleh karena itu, momentum tahun Baru Islam mengingatkan kita bahwa masyarakat Kota dan Kabupaten Bima punya tradisi terbang tinggi,” katanya.
Bang Zul menegaskan, Pemerintah Provinsi NTB telah mengirim anak-anak muda NTB menempuh pendidikan di luar negeridalam rangka menyiapkan generasi yang tidak hanya jago kandang.
Namun menjadi tokoh di NTB bahkan di Republik Indonesia.
“Kita kirim ribuan anak-anak NTB, agar mereka bisa terbang tinggi,” ungkap Bang Zul. ***
Ritual Adat Selamatan Mata Air Tibu Bunter Desa Jurit Baru
Menghadiri ritual adat Selamatan Mata Air Tibu Bunter, HBK disambut ratusan masyarakat dengan dua barungan gendang geleq,
LOTIM.LombokJournal.com ~ Politisi Partai Gerindra, H. Bambang Kristiono (HBK) menghadiri acara ritual adat selamatan mata air, yang disebut masyarakat Otaq Aiq Tibu Bunter, di Dusun Banok, Desa Jurit Baru, Kec. Pringgasela, Kab. Lombok Timur, Minggu (16/07/23).
Ritual adatturun temurun ini dilaksanakan secara rutin setahun sekali menjelang selesainya musim hujan.
Kedatangan HBK menghadiri ritual adat itu disambut ratusan warga dengan tabuhan Gendang Beleq.
Usai pengalungan selendang dan penyambutan selamat datang dari para tokoh agama, tokoh masyarakatdan perwakilan pengurus Desa setempat, HBK mengikuti rombongan masyarakat ke lokasi ritual adat, di mata air yang berjarak sekitar 1 km dari lokasi penyambutan.
Sebagian besar jalan yang dilewati merupakan pematang sawah, di beberapa bagian cukup terjal yang mengharuskan para peserta berjalan perlahan.
Sepanjang perjalanan, rombongan dihibur oleh riuh tetabuhan dari dua barungan (kelompok) Gendang Beleq yang mengiringi di bagian belakang.
Di lokasi ritual adat itu, ratusan masyarakat sudah berkumpul menyambut kedatangan rombongan. Tak lama kemudian acarapun dimulai dengan didahului ritual do’a dan dzikir.
Tradisi ini merupakan ajaran leluhur untuk bersyukur dan terus menjaga sumber mata air yang mengalir sepanjang tahun.
Anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/P. Lombok ini mengatakan rasa syukur dan terima kasihnya atas undangan dari masyarakat Desa Jurit Baru.
“Alhamdulillah, kebahagiaan dan rasa syukur saya telah diundang di acara ritual adat selamatan mata air ini.
Sepanjang perjalanan, pemandangannya indah sekali, hijau dan sejuk sekali,” ungkap HBK saat membuka sambutannya.
Lebih lanjut politisi yang dikenal humble ini mengapresiasi semangat gotong royong warga yang tetap terbangun ditengah gempuran modernisasi.
“Gotong royong merupakan salah satu warisan, dan akar budaya asli Indonesia yang harus dipelihara dan dikembangkan, sebagai modal sosial kita untuk membangun bangsa,” kata HBK.
Menurutnya, budaya gotong royong telah mampu menjadi semangat untuk memperkuat rasa kebersamaan dan persatuan masyarakat Desa Jurit Baru.
“Untuk menjaga kelestarian sumber mata air yang menjadi sumber air bagi ratusan kepala keluarga di sepanjang sungai ini,” katanya.
Menyampaikan aspirasi
Kepala Desa Jurit Baru, Athar Junaidi menyampaikan aspirasinya berupa usulan pembangunan dan perbaikan bak penampungan mata air dan drainase di sekitar lokasi untuk mencegah longsor.
“Kami laporkan ke pak HBK, kemarin dari anggota DPRD Kab. Lombok Timur dari Partai Gerindra sudah membantu kami membangun bak penampungan di area samping mata air, juga membantu pemipaan ke rumah-rumah warga,” kata Kepala Desa
Ia berharap HBK bisa membantu memperbaiki bak penampungan utama yang sudah mulai rusak, terutama drainasenya.
Menjawab hal tersebut, HBK mengatakan akan berikhtiar mencari dukungan dana melalui program aspirasinya.
Ia juga mengatakan akan mengusahakan pengadaan pohon keras tanaman produktifuntuk ditanam di sekitaran lokasi mata air.
“Insyaa Allah, akan saya upayakan juga pengadaan pohon-pohon keras produktif untuk ditanam sekitar lokasi sumber mata air, agar area sekitaran sumber air tidak mengalami longsor terutama di tebing-tebing dijalur menuju mata air,” ungkap HBK.
HBK mengajak semua warga yang hadir untuk sama-sama menjaga sumber mata air. Karena merupakan sumber air utama bagi ratusan kepala keluarga. Air ini, selain menjadi sumber kehidupan juga merupakan perekat kebersamaan antar warga.
Bantuan TIK di MTs Yadinu
Selesai menghadiri acara selamatan mata air, HBK menghadiri acara serah terima bantuan peralatan multimedia dan TIK dari kader Partai Gerindra DPRD Kab. Lombok Timur, M. Badran Achsyid kepada MTs Yadinu Banok, Desa Jurit Baru, Kec. Pringgasela, Kab. Lombok Timur.
Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis oleh HBK didampingi oleh anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kab. Lombok Timur.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Sekolah, perwakilan Wali murid, dan anggota Komite Sekolah.
Kepala Madrasah sangat berterima kasih dan menyampaikan apresiasinya karena selama ini, Madrasah masih kekurangan peralatan TIK dan multimedia.
“Ini adalah bentuk nyata dari kepeduliankader-kader Partai Gerindra dalam upaya mencerdaskan anak bangsa agar mimpi besar kita semua, menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang besar bisa dicapai,” kata HBK.
Konsolidasi Partai Gerindra dan NW
Usai kegiatan di daerah Jurit Baru, HBK kemudian bergerak ke kediaman Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW), Maulana Syaikh TGKH. L. Gede Muhammad Zainuddin Atsani, LC, M.Pd.I di Anjani.
HBK mengatakan, pertemuan empat mata dengan cucu pahlawan nasional tersebut dinilainya sangat penting untuk membangun soliditas dan kekompakan khususnya terkait kerjasama Partai Gerindra dengan Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW).
“Apalagi momen Pemilu 2024 sudah semakin dekat, pertemuan ini dinilai sangat penting untuk memperkuat kerjasama terutama pada kerja-kerja politik,” jelasnya.
Selesai menggelar pertemuan empat mata dengan tokoh sentral PBNW, selanjutnya HBK menyempatkan diri untuk menonton pertandingan uji coba klub sepakbola Lombok FC melawan PS. Sikur Hebat.
Di lapangan tempat pertandingan, sudah menunggu istri tercinta, Hj. Dian A. Kristiono didampingi putrinya yang sekaligus CEO dari klub sepakbola Lombok FC.
Usai menonton langsung pertandingan sepakbola, HBK bergerak melanjutkan kegiatannya di Kota Mataram.
HBK di mata air Tibu Bunter
Ia sudah ditunggu beberapa calon anggota legislatif (Caleg) potensial yang akan mendaftarkan diri sebagai bakal calon legislatif (Bacaleg) di Partai Gerindra.
“Sudah ada beberapa Caleg potensial yang akan maju di Dapil-dapil yang potensi kursinya bisa lebih dari satu. Kehadiran mereka berjuang bersama Partai Gerindra, membuat kami semakin optimis bisa meraih kursi maksimal di semua daerah pemilihan,” kata HBK.
Target Partai Gerindra di Pemilu 2024, selain mengantarkan Prabowo Subianto menjadi Presiden RI, juga menjadi Ketua DPRD Prov. NTB.
Tentu saja Partai Gerindra harus mempersiapkan caleg-calegnya yang bagus-bagus untuk meraih target ini.
Namun HBK enggan menyebutkan nama-nama Bacaleg yang akan ditemuinya. Dia hanya menyebutkan, mereka-mereka yang akan bergabung, merupakan tokoh-tokoh politik yang cukup mumpuni di Dapilnya masing-masing. ***
ASN Diingatkan Agar Tetap Teguh dan Disiplin
Sekda NTB, Lalu Gita Ariadi mengingatkan ASN tetap disiplin menjalankan tugasnya sebagai abdi pemerintah dan abdi masyarakat
MATARAM.LombokJournal.com ~ Saat pimpin upacara Hari Kesadaran, Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Lalu Gita Ariadi mengingatkan tugas dan fungsi Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Tugas dan fungsi selaku ASN meliputi banyak hal, mulai dari kehadiran datang dan pulang kantor, tugas apa saja yang harus di kerjakan, sehingga hal-hal lainnya yang mendukung tupoksi kita sebagai abdi negara, abdi pemerintah dan abdi masyarakat,” kata Sekda.
Upacara Hari Kesadaran Nasional yang dirangkai dengan peringatan Hari Koperasiyang dihadiri seluruh ASN lingkup Pemprov NTB itu berlangsung di halaman kantor Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat, Senin (17/01/23).
Dikatakan, peringatan hari kesadaran nasionalini menjadi pengingat bagi para ASN untuk tetap teguh dan disiplin.
Upacara peringatan hari kesadaran nasional juga dirangkaikan dengan peringatan hari koperasi ke-76 tahun 2023, tanggal12 juli setiap tahunnya mengusung tema nasional “pemajuan koperasi kunci kesejahteraan masyarakat” dengan tagline “bangga berkoperasi indonesia maju”.
“Koperasi merupakan organisasi ekonomi yang fungsi utamanya untuk meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat. Untuk mensejahterakan anggota, koperasi menyelenggarakan berbagai usaha serta layanan sesuai dengan kebutuhan anggotanya,” jelas Miq Gita.
“Untuk pengembangan koperasi di NTB, setidaknya ada beberapa potensi yang bisa disasar, dimana salah satunya pada sektor riil guna membangun ekonomi anggota dan masyarakat yang lebih luas. Dari sisi peluang, koperasi sektor riil memiliki banyak potensi mulai dari pertanian, peternakan, perikanan, perdagangan, jasa, pariwisata dan banyak macam usaha lainnya,” tambahnya.
Upacara dihadiri seluruh ASN dan pejabat Pemprov NTB ***.
Festival Budaya Bau Keke, Festival Tangkap Kerang Laut
Berbaur dengan Masyarakat, Bang Zul ikut meramaikan festival budaya mencari kerang laut sepanjang pantai Serpiq, Lombok Barat
LOBAR.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah didampingi istri, Hj. Niken Saptarini Zulkieflimansyah membuka Festival Budaya Bau Keke di Pantai Serpiq Dusun Kebon Bongor Desa Lembar Kabupaten Lombok Barat, Minggu (16/07/23).
Dalam festival budaya itu, Bang Zul juga sapaan akrab Gubenur NTB ikut berbaur bersama masyarakat mencari kerang laut di sepanjang pantai Serpiq, Lombok Barat.
Kehadiran orang nomor satu di NTB menambah kehangatan bagi masyarakat setempat mengikuti riang gembira dalam bingkai festival budaya menangkap kerang laut.
“Selamat kepada Pak Kepala Desa yangg luar biasa bersemangat dan inovatif. Semoga kegiatan festival budaya terus dilestarikan dari tahun ke tahun,” harap Bang Zul.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat Pemprov NTB, TNI Polri, mahasiswa, pelaku wisata dan masyarakat. ***
Sirkuit Mandalika Lahirkan Pembalap Nasional asal NTB
Bang Zul sapaan Gubernur NTB berharap, suatu saat Sirkuit Mandalika akan melahirkan banyak pembalap asli NTB yang membanggakan di kancah internasional
LOTENG.LombokJournal.com ~ Keberadaan Sirkuit Mandalika mulai melahirkan pembalap nasional dari NTB. Salah satunya, Arai Agaska Dibani Laksana, siswa SMA 6 Mataram, yang menang dalam Kejuaraan Nasional Super Race 125 cc di Sirkuit Mandalika, mengalahkan pembalap-pembalap Nasional.
Adanya sirkuit Mandalika, diharapkan melahir banyak pembalap asli NTB, bukan saja mengharumkan nama daerah di kancah nasional, juga mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional.
Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah yang disapa Bang Zul mengungkapkan itu saat menghadiri penyelenggara Kejuaraan Nasional Balap Motor Mandalika Racing Series (MRS) di putaran 2, di Pertamina Mandalika International Circuit, Minggu (16/07/23).
“Keberadaan sirkuit Mandalika mulai melahirkan banyak pembalap nasional dari NTB yang satu saat nanti bukan hanya akan mengharumkan nama NTB tapi juga nama Indonesia di pentas dunia,” kata Bang Zul.
Menurutnya, kejuaraan nasional dan internasional yang makin banyak hadir di Sirkuit Mandalika, mampu menggeliatkan pariwisata dan ekonomi untuk semakin bangkit dan berjaya.
Terlebih jika side events yang digelar di sirkuit Mandalika makin beragam dan menarik. Ini menjadi magnet bagi wisatawan.
“Kalau setiap minggu event-event nasional dan internasional hadir dan diselenggarakan di sini, apalagi side events nya dikemas menarik, pariwisata dan ekonomi kita akan menggeliat bangkit,” ungkap Bang Zul.
Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sportbike Mandalika Racing Series (MRS) sendiri diselenggarakan oleh Mandalika Grand Prix Association (MGPA) bersama Ikatan Motor Indonesia(IMI), dan PRIDE Club. ***
Program Desa Sehat Mahasiswa KKN Unram
Dalam program Desa Sehat, Mahasiswa KKN Unram melakukan penyuluhan bahaya pernikahan dini dan pencegahan stunting
LOBAR.LombokJournal.com ~ Mahasiswa KKN Unram gelar penyuluhan bahaya pernikahan usia dini dan pencegahan stunting dalam program Desa Sehat, di Kantor Desa Persiapan Reban Madani, Sabtu (01/07/2023).
Program Desa Sehat yang dilakukan mahasiswa Universitas Mataram (Unram) yang sedang Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa(KKN-PMD) periode 2022/2023, dimulai pagi hari pukul 08.00 hingga selesai.
Bekerja sama dengan salah satu dosen Fakultas Hukum Universitas Mataram, Hera Alvina Satriawan, S.H., M.H. sebagai salah satu narasumber penyuluhan program Desa Sehat.
Terkait Desa Sehat, nara sumber menyebut salah satu Sumber Daya Manusia (SDM) yang harus dilindungi dan dijaga, yaitu anak.
“Adik-adik yang berusia di bawah 19 tahun merupakan tabungan atau investasi negarakarena memiliki peran penting dalam menjaga dan meneruskan cita-cita bangsa. Oleh karena itu, penting untuk membentuk Peraturan Desa terkait pencegahan pernikahan usia dini,” katanya.
Selain itu, mahasiswa KKN-PMD Universitas Mataram juga turut mengundang Ahmad Nova Alfandi, Duta GenRe (Generasi Remaja) dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
Selain itu juga Nia Rahma Hartati, S. Tr. Gz., narasumber yang berprofesi sebagai ahli gizi di Puskesmas Lingsar, Lombok Barat, menyampaikan materi terkait bahaya pernikahan usia dinidan pencegahan stunting.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa, Kepala Dusun, staff desa, tokoh agama dan adat, serta remaja Desa Persiapan Reban Madani.
Selama kegiatan program Desa Sehat ini, para peserta kegiatan penyuluhan ini menyimak dengan antusias.
Penyuluhan terkait bahaya pernikahan usia dini dan pencegahan stuntingini diharapkan menjadi awal dari tuntasnya masalah pernikahan usia dini dan stunting di Desa Persiapan Reban Madani, Kabupaten Lombok Barat.***
Bantuan CSR ke UMKM Madu Trigona Bengkaung
Bambang Kristionono yang akrab disapa HBK perjuangkan aspirasi warga Bengkaung, Lombok Barat, dan menyalurkan 100 juta bantuan CSR UNTUK umkm madu trigona dari BUMN
Kedatangan HBK didampingi istri tercinta, Hj. Dian A. Kristiono dan putrinya, Rannya Agustyra Kristiono menjadi momen yang sangat spesial bagi para pembudidaya madu trigona yang umumnya dari kaum millenial.
Saat menyerahkan bantuan untuk pembudidaya madu trigona itu, HBK didampingi Ketua DPC Partai Gerindra Kab. Lombok Barat, Nauvar F. Farinduan, dan Ketua DPRD Kab. Lombok Barat Hj. Nurhidayah.
Dalam sambutannya, HBK mengatakan, bantuan untuk pembudidaya trigona sebesar Rp 100 juta itu merupakan realisasi dan jawaban dari aspirasi wargasaat kunjungan resesnya beberapa waktu yang lalu.
HBK berharap, agar bantuan yang diberikan ini mampu meningkatkan produktifitas pembudidaya madu trigona.
“Bantuan ini adalah program aspirasi, yang berhasil saya perjuangkan di gedung DPR RI Senayan,” kata politisi Partai Gerindra ini, Jumat (14/07/23).
Bantuan diharapkan meningkatkan kualitas dan kemanfaatan dalam percepatan pengembangan pariwisata ekowisata madu trigona dan ekonomi masyarakat yang berbasis desa, serta mempertahankan kondisi lingkungan yang alami.
“Sebagai warga Kab. Lombok Barat, saya bangga dengan masyarakat Desa Bengkaung ini, yang telah mampu memanfaatkan potensi wilayahnya dengan maksimal, selain menjadi pusat wisata baru, juga menjadi pusat pengembangan ekowisata madu trigona,” ungkap HBK.
Menurutnya, madu trigona ini berdasarkan hasil riset atau penelitan, mampu menjadi salah satu suplemen untuk mencegah stunting.
“Pernikahan dini, STUNTING, dan pemberdayaan perempuan adalah tiga isu yang akan ditawarkan Rannya, pada kampanye Pileg 2024,” kata HBK sambil melirik putrinya dan terus mendapat applaus dari para millenial yang hadir dalam acara tersebut.
“Jadikan, jadikan, jadikan,” sambut kaum millenial Desa Bengkaung antusias.
“Semoga nanti akan ada penelitian lebih lanjut, dan terus mampu dikembangkan potensinya sehingga budidaya madu trigona ini mampu menjadi alternatif dalam upaya kita bersama mengatasi stunting di NTB, saya katakan, stunting harus kita hentikan,” tegasnya.
Sementara itu, Rannya Agustrya Kristiono, yang diberikan kesempatan ayahnya untuk bicara mengatakan, beberapa waktu lalu Ia sempat mampir dan ikut langsung dalam proses panen madu trigona.
Kesempatan liburan kuliahnya pada pertengahan tahun lalu telah dimanfaatkannya untuk turun ke masyarakat dalam rangka mensosialisasikan klub sepak bola miliknya, yaitu Lombok Football Club (Lombok FC), dan sempat berinteraksi langsung dengan masyarakat Desa Bengkaung.
“Beberapa waktu lalu, usai acara bersama para pemuda pecinta sepak bola, saya mampir kesini atas undangan pak Imam, dan sempat ikut proses panen dan mengolah madu trigona, kemudian ikut juga mengemasnya dalam botol untuk dijual ke konsumen,” kata dara lulusan universitas di kota London, Inggris ini.
Pengalaman uniknya itu kemudian diceritakan kepada ayahnya, dan mengajaknya langsung untuk ikut mengunjungi para pembudidaya madu trigona ini.
“Alhamdulillah ya, pak HBK tertarik dan akhirnya sempat datang berkunjung kesini, dan hari ini beliau datang memberikan bantuannya yang berasal dari CSR BUMN sebesar Rp 100 juta. Tolong yang amanah yaa, dan manfaatkan sebaik-baiknya ya, untuk kesejahteraan masyarakatdisini,” ungkap dara yang karib disapa mbak Rannya ini.
Ketua kelompok UMKM Banuwara Bersatu, Imam Adzkar menyampaikan, bantuan yang diberikan akan dipergunakan untuk pengembangan budidaya yang sudah berjalan selama ini. Seperti penambahan jumlah stup dan koloni lebah madu trigona, pembelian bibit tanaman produktif vegetasi lebah, serta pembangunan perluasan lahan tempat budidaya.
“Kami sangat berterima-kasih atas bantuan yang diberikan oleh pak HBK, ini merupakan bentuk komitmen beliau dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat, semoga dihitung sebagai amal sholeh oleh Allah SWT. Kami bangga punya wakil rakyat yang sangat peduli seperti pak HBK, semoga pak HBK sehat selalu ya,” pungkas Imam dengan rasa haru.***