STQ Nasional di Maluku, Wulandari dan Khairurrazak Melaju

Dari 16 peserta asal Provinsi yang berangkat mengikuti STQ Nasional XXVI di kota Sofifi Maluku Utara, hanya 2 orang yang lolos melaju ke final

MALUKU.lombokjournal.com ~  Yuni Wulandari dan Lalu Muhammad Khairurrazak Al-Hafiz,  peserta STQ asal NTB, masing-masing dari cabang Tilawah Golongan Dewasa, dan Cabang Hifzil Quran Golongan 30 Juz,  melaju ke babak final.

Dua peserta NTB yang melaju ke final STQ Nasional di Maluku

Kafilah NTB yang berangkat mengikuti STQ Nasional XXVI di kota Sofifi Maluku Utara, sebanyak 16 orang. Mereka sudah berjuang menampilkan kemampuan terbaik dengan perjuangan yang luar biasa.

Peserta asal Provinsi NTB hanya menyisakan 2 orang, yang masuk final di Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Nasional XXVI tahun 2021 di Kota Sofifi Provinsi Maluku Utara.

“Alhamdulillah terdapat dua peserta yang masuk final. babak final akan berlangsung hari ini,” jelas Kepala Biro Kesra Setda NTB, Drs. Sahnan M, Kamis (21/10/21)

BACA JUGA: Antara Marah dan Ramahnya Bu Risma

Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan babak final hari bisa mengunjungi channel YouTube STQHN XXVI Malut 2021 hari ini.

Di tempat terpisah, Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah minta doa dari masyarakat NTB, agar kedua peserta yang melaju ke final itu mendapatkan hasil yang terbaik dan bisa mengharumkan nama NTB.

BACA JUGA: Keluarga Benteng Utama Pencegahan Bahaya Narkoba

“Mohon doa semua masyarakat NTB, semoga keduanya mendapatkan hasil yang terbaik,” harap gubernur di Mataram, hari Kamis.

Ikp

@diskominfotik).




Pelaksanaan FGD Pasca Gempa, Wabup Danny Jadi Narasumber

Dalam pelaksanaan FGD, Wakil Bupati (Wabup) Lombok Utara, Dany Karter ungkapkan dampak gempa bumi di KLU hampir 80% infrastruktur luluh lantah, baik rumah penduduk, jalan raya hingga sarana perkantoran maupun fasilitas umum

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Bupati Lombok Utara, Danny Karter Febrianto Ridawan ST MEng menjadi salah satu Narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) di Aula Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Mataram, Kamis (21/10/21).

Pelaksanaan FGD yang diinisiasi Unram BPD NTB

FGD yang bertemakan “Pendampingan Pemulihan dan Peningkatan Fisik Sektor Pemukiman dan Infrastruktur,” dihadiri Perwakilan BPBD Provinsi NTB Ilham Ardiansyah ST MT, BPKP NTB Dwi Winarno SE MAP, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Unram Muhamad Ali PhD serta undangan lainnya.

Kegiatan FGD ini merupakan inisiasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana BNPB bekerjasama dengan Universitas Mataram.

Wakil BupatiLombok Utara, Danny Karter dalam peyampaiannya mengatakan, Lombok Utara menjadi bagian terdampak paling utama pada gempa bumi 7,0 skr 2018 silam hingga menelan korban jiwa mencapai ratusan orang.

BACA JUGA: Sosialisasi Dana Cukai Temakau, Dilakukan Masif di KLU

“Dampak gempa bumi saat itu hampir 80% infrastruktur luluh lantah, baik rumah penduduk, jalan raya hingga sarana perkantoran maupun fasilitas umum lainnya,” kata Dany di depan para undangan.

Ia menjelaskan, tentang progres dan upaya pemulihan dan peningkatan fisik sektor pemukiman dan infrastruktur di Kabupaten Lombok Utara, yang hingga saat ini masih berjalan.

Sementara Ketua LPPM UNRAM Muhamad Ali PhD, pada laporannya menyampaikan “bahwasanya UNRAM melakukan pendampingan baik ekonomi, sosial, politik maupun fisik dalam rangka percepatan pemulihan”.

“Unram dalam hal ini adalah penghubung Badan Nasional Penanggulangan Bencana, diharapkan mampu bekerja secara maksimal,”ungkapnya.

BACA JUGA: Wabup Danny dan Kepala DKPPP Serap Aspirasi Petani Tegalan  

Selepas pemaparan beberapa Narasumber, acara dilanjutkan dengan diskusi terkait penyampaian Narasumber.

@ng




Sosialisasi Dana Cukai Tembakau, Dilakukan Masif di KLU

Satuan Polisi Pramong Praja (Sat Pol PP) KLU melakukan sosialisasi Dana Bagi Hasil (DBH)-Cukai Hasil Tembakau (CHT) secara masif di seluruh Kabupaten Lombok Utara

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP ) Kabupaten Lombok Utara melakukan sosialisasi DBH-CHT untuk mengoptimalkan penggunaan dana cukai hasil tembakau yang dimaksud, di Kantor Desa Tanjung di Kabupaten Lombok Utara, Kamis (21/10/21).

Plt. Kepala Satpol PP Totok Surya Saputra, SH.MH menyampaikan, sosialisasi dilakukan masif di wilayah Kabupaten Lombok Utar (KLU).

Kasat Pol PP pimpin acara sosialisasi
Totok Surya Saputra

Acara sosialisasi DBH-CHT di Tanjung

Dijelaskan, tujuan sosialisasi yang dimaksud sesuai peraturan perundang-undangan terkait tembakau dan penggunaan, pemantauan serta evaluasi DBH-CHT.

BACA JUGA:  Wabup Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Dusun Batu Lilir

Dalam sosialisasi itu masyarakat diarahkan, bagaimana penggunaan dana DBH-CHT.

Disamping itu, lanjut Totok, bagaimana masyarakat paham prosedur mengurus perizinan untuk melegalkan perdagangan rokok yang masih belum dilekatkan dengan cukai.

Sasaran dari kegiatan sosialisasi adalah tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa, petani tembakau, pengusaha tembakau, serta pedagang-pedagang di pasar maupun di toko yang menjual produk hasil tembakau.

“Sosialisasi tatap muka secara langsung ini baru pertama kali dilakukan dan bertempat di Desa Tanjung ini,” ungkapnya.

Seiring dengan kegiatan sosialisasi tatap muka ini, juga dilakukan melalui baliho, yang pemasangannya di lima titik kecamatan se-KLU.

Media sosialisasi berikutnya dengan menggunakan media pemberitaan melalui link media online, tuturnya.

Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, ke depan diharapkan tidak ada lagi perdagangan rokok ilegal di KLU.

BACA JUGA: Sosialisasi Pmebangunan Data Base Informasi Kearsipan di KLU

“Dan pedagang ketika berusaha bisa menerapkan prinsip perundang-undangan di bidang cukai tembakau. Bila melakukan usaha, harus memiliki izin yang telah dikeluarkan oleh Bea Cukai,” tegas Totok.

@ng




Keluarga Benteng Utama Pencegahan Bahaya Narkoba

Pendidikan dalam keluarga diharapkan maksimal memberikan pemahaman dan sosialisasi terkait penyelahgunaan nakoba

MATARAM.lombokjournal.com ~ Kunci mencegah penyalahgunaan narkoba dimulai dari keluarga.

Peran orang tua harus maksimal dalam berlansungnya pendidikan dalam keluarga. Orang tua harus lebih maksimal memberikan pemahaman dan sosialisasi di lingkungan keluarga.

Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah yaitu istri Gubernur NTB, mengimbau agar keluarga menjadi benteng utama pencegahan narkoba.

Menurut Ketua TP PKK Provinsi NTB itu, keluarga merupakan garda terdepan dalam menjaga dan mencegah keluarga dari penyalagunaan Narkoba.

“Karena kunci pencegah penyalagunaan Narkoba harus dimulai dari keluarga,” ujar Bunda Niken, sapaan Hj Niken Saptarini Widyawati.

Hj Niken mengatakan itu saat membuka Webinar Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital, degan tema ‘Penguatan Keluarga Dalam Menghadapi Bahaya Narkoba secara hybrid, Selasa (19/10/21) di Aula Pendopo Gubernur NTB.

BACA JUGA: Bunda PAUD di Kecamatan dan Desa se KLU Dikukuhkan

“Mental dan kepribadian anak-anak dan anggota keluarga lebih dewasa dan bijaksana dengan memahami seutuhnya bahaya Narkoba,”ungkap Bunda Literasi NTB ini.

Bunda Niken mengingatkan, masa remaja bagi anak-anak merupakan fase perkembangan dari masa anak-anak ke dewasa. Dalam masa seperti ini orang tua harus memperhatikan dan membentuk karakter dan pendidikan bagi anak.

“Data menunjukan, jumlah pengguna Nerkoba paling banyak dari usia remaja,” ucap Hj Niken.

Peran keluarga dalam hal ini Orang tua juga harus secepatnya mendeteksi tingkahlaku anak. Jangan sampai setelah terkena baru diketahui orang tua.

Di masa pandemi Covid-19, harus disiapkan betul kesehatan mental keluarga agar tidak rapuh. Meningkatkan peran keluarga membentuk dan membangun karakter setiap anggota keluarga yang berahlak mulia dan bermoral.

“Penting juga TP.PKK mengetahui wilayah rawan Narkoba, sehingga dapat diperkuat sistem pencegahan dan sosialisasi bahaya Narkoba,”tutup istri Gubernur NTB ini.

Sosialisasi dan rehabilitas 

Penyalagunaan Narkoba dapat ditekan dengan sinergi dan pola pencegahan, sosialisasi dan rehabilitasi berjalan bersamaan.

Kepala BNN NTB Brigjen Pol Gagas Nugraha, SH., mengatakannya saat bicara dalam webinar.

“Termasuk secara masif (sosialisasi dan rehabiliasi) dilakukan secara bersama seluruh masyarakat,” kata Gagas Nugraha.

Ggas juga menekankan penguatan ketahanan keluarga. Hal ini dianggap langkah strategis, penting dan mendesak dalam membangun dan mensejahterakan keluarga. Dengan demikian melindungi anak-anak dari bahaya narkotika.

Selama BNN NTB terus mengkampayekan secara off line maupun online upaya pencegahan dan sosialisasi bahaya Narkoba. Seperti melalui website, media sosial maupun media cetak atau elektronik.

BACA JUGA: Antara Marah dan Rmahnya Bu Risma

Sedangkan sosialisasi di  kalangan pelajar disekolah-sekolah kerap dilalukan. Termasuk kepada masyarakat melalui desa bersinar di NTB.

Kegiatan yang digagas TP.PKK Provinsi NTB bekerjasama dengan DWP Provinsi NTB dan DWP BNN Provinsi NTB, menghadirkan Psikolog Yossy Dwi Erliana Julmansyah, S. Psi.

Webinar itu diikuti peserta dari TP.PKK Provinsi, DWP Provinsi dan Kabupaten/Kota, Kecamatan hingga desa se NTB dan Genre NTB.

Diskominfotik




Wabup Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Dusun Batu Lilir

Menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Wabup Danny berpesan bahwa perayaan Maulid Nabi harus jadi momentum memperbaiki diri

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Wakil Bupati Lombok Utara, Danny Karter Febrianto R ST MEng mengahdiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H  di Masjid Islahudin Dusun Batu Lilir Desa Teniga, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara, Selasa (19/10/21).

Hadir pula pada peringatan tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Khar Rijal ST MT, Perwakilan Bank NTB syariah, Kepala Desa Teniga Maswandi serta undangan lainnya.

Wabup bersama masyarakat peringati Maulid Nabi

Wabup Danny dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada warga Dusun Batu Iilir atas ajundangannya dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Saya atas nama pribadai maupun Pemda KLU mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya atas undangan bersilaturahmi sekaligus bertatap muka didalam perayaan Maulid,” ungkapnya.

Wabup Danny yang gemar olahraga tenis ini pun menambahkan, perayaan maulid Nabi Muhammad SAW dijadikan sebagai momencinta kepada Rasulullah SAW .

BACA JUGA: Bunda PAUD Kecamatan dn Desa se Lombok Utara Dikukuhkan

Dan bagaimana memperbaiki diri dengan cara mengikuti sunnah-sunnah dan ajarannya. Lewat momen ini juga kita tingkatkan syi’ar kita khususnya kita di masyarakat Lombok Utara.

Wabup menuturkan, Lombok Utara menyimpan potensi Sumber Daya Alam yang luar biasa melimpah yang diberikan oleh Allah SWT.

Di akhir sambutan, Wabup Danny menyampaikan semoga apa yang diniatkan di hari ini selalu mendapatkan berkah dari Allah SWT dan kita semua selalu dalam lindungannya.

Ketua PHBI mengucapkan terimakasih atas kehadiran Wakil Bupati Lombok Utara, dan pada kesempatan yang sama beliaupun menyampaikan keadaan terkini Masjid Islahudin yang mana selepas gempa 2018 renovasi dilakukan dengan cara swadaya masyarakat sendiri.

BACA JUGA: Antara Marah dan Ramahnya Bu Risma

Selepas sambutan, acara dilanjutkan dengan uraian hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW oleh TGH. Mustahiq yang bertema Meneladani Akhlak dan Meningkatkan Cinta kepada Rasulullah SAW.

@ng




Bunda PAUD Kecamatan dan Desa se-Lombok Utara Dikukuhkan

Pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan dan Desa, masing-masing dilakukan Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu dan Bunda PAUD Kabupaten, Hj. Galuh Nurdyiah Djohan Sjamsu

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Pengukuhan Bunda PAUD se Lombok Utara, mulai tingkat desa hingga kecamatan, brlangsung di Sunset Spring Beach Desa Segara Katon, Selasa (19/10/21).

Pengukuhan Bunda PAUD mulai Desa higga Kecamatan itu tertuang dalam Keputusan Bunda PAUD Kabupaten Lombok Utara No:421.1/03/10/BP.KLU/2021.

Usai pelantikan Bunda Paud Desa dan Kecamatan

pelantikan Bunda PAUD Kecamatan yang dilakukan bupati

Kegiatan itu dimulai dari pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan yang dilakukan Bupati Lombok Utara, H Djohan Sjamsu SH.  Kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan 28 Bunda PAUD Desa Se-KLU oleh Bunda PAUD KLU, Hj. Galuh Nurdyiah Djohan Sjamsu.

BACA JUGA: Sosialisasi Pembangunan Data Base Informasi Kearsipan KLU

Hadir dalam acara pengukuhan itu, Plt.Kadis Dikbudpora KLU Adnan MPd, Ketua GOW KLU Yunita Aprilina Danny Karter, Ketua DWP KLU Baiq Hurniwati Anding Dwi Cahyadi, serta undangan lainnya

Usai pengukuhan, Bupati Djohan menyampaikan selamat kepada Bunda PAUD Kecamatan dan Desa di KLU. Pesan bupati, agar mereka bertugas sesuai pedoman kerja masing-masing.

Peran PAUD dalam lini kehidupan sangat penting, mengingat pendidikan anak diusia 0-6 tahun dalam pembentukan karakter menuju generasi yang lebih baik, serta bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara ke depan.

”Pendidikan PAUD ini sangat strategis dan sangat penting peranannya sehingga sangat diperhatikan oleh pemerintah daerah dalam rangka mendidik anak-anak diusia kemasan mulai dari cara bergaulnya dirumah dan dilingkungan sekitar,” tutur bupati

Dilantiknya para istri Kepala Desa karena memiliki pengaruh terhadap PAUD di wilayah dan lingkungan masing-masing.

Sehingga yang menjadi tugas dapat dikerjakan, selanjutnya diteruskan pada masyarakat.

Generasi sekarang dan ke depan memiliki tantangan luar biasa, terlebih dengan adanya perkembangan teknologi komunikasi luar biasa.

Dalam kesempatan itu, Bunda PAUD KLU Hj. Galuh mengungkapkan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), merupakan upaya pembinaan yang ditujukan anak sejak lahir sampai usia 6 tahun.

Pembinaan tu dilakukan melalui pendidikan dasar, untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani. Tujuannya, anak memiliki kesiapan memasuki jenjang pendidikan lebih lanjut.

“Kepedulian yang besar terhadap pendidikan anak usia dini, sama-sama membantu pertumbuhan dan perkembangan anak. Pada saatnya, mereka memiliki kesiapan mental untuk memasuki pendidikan tingkat lanjut, mengantar mutiara bangsa ke gerbang masa depan mereka yang lebih baik,” ungkap Bundah Galuh.

Menurutnya, pendidikan di awal masa pertumbuhan anak sangatlah penting. Pada usia dini, otak berkembang dengan sangat cepat, otak juga dapat menerima dan menyerap segala sesuatu yang dilihat dan didengarnya.

Tidak hanya yang baik-baik saja, tapi juga hal-hal yang kurang baik.

“Saya ingatkan bahwa, pendidikan anak usia dini bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah dan lembaga PAUD saja, tapi masyarakat dan orang tua juga harus bersama-sama berperan aktif, menyukseskan pendidikan anak usia dini sesuai peran masing-masing”jelasnya

Pekerjaan dan pencapaian besar untuk memasyarakatkan PAUD masih menunggu melalui intervensi kebijakan pemerintah. Dengan menggerakkan instrumen pemerintah dari tingkat kabupaten, tingkat kecamatan, tingkat desa sampai ke tingkat dusun dengan jumlah lembaga PAUD di KLU sebanyak 204.

Tentu ke depan, bisa bertambah mengingat tugas paling utama ialah memastikan bahwa, anak-anak usia 0 — 6 tahun sudah terlayani oleh PAUD-PAUD yang ada.

BACA JUGA: Bupati Djohan Terima Kunker Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid

“Bunda PAUD juga memiliki tanggungjawab untuk memastikan anak-anak yang lahir memiliki identitas berupa akta kelahiran, agar mereka dapat menjadi warga negara indonesia yang terlindungi hak-haknya sejak dini,”ungkapnya

Selaku Bunda PAUD kabupaten, berkomitmen untuk meningkatkan pendidikan PAUD di daerah KLU, yang merupakan profesi suci yang dilandasi rasa cinta dan kasih sayang.

“Harapkan kepada Bunda PAUD Kecamatan dan Desa mampu menjadi pondasi keberhasilan pendidikan usia dini dengan selalu berkomunikasi dalam pengembangan potensi di wilayah masing-masing,” harapnya.

@ng




Sosialisasi Pembangunan Data Base Informasi Kearsipan KLU

Bupati Lombok Utara Sosialisasi Pembangunan Data Base Informasi Kearsipan KLU menjawab kebutuhan pelayanan informasi kearsipan yang transparan, efektif dan efesien

TANJUNG.lombokjournal.comBupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH saat membuka Sosialisasi Pembangunan Data Base Informasi Kearsipan KLU, Selasa (19/10/21)

Kegiatan ini mendorong pemerintah agar mampu memberikan sistem pelayanan administrasi cepat, akurat, objektif, transparan dan berkualitas pada masyarakat.

BACA JUGA:

Usai pembukaan sosialisasi tata kelola kearsipan
Bupati H. Djohan Sjamsu

Dalam sambutannya, Bupati Djohan mengatakan, data base informasi kearsipan daerah sebagai upaya konkrit dalam membangun efektivitas komunikasi dan informasi melalui sistem tata kelola dan pelayanan kearsipan.

“Harapan nantinya mampu menjawab kebutuhan masyarakat terkait pelayanan informasi kearsipan yang transparan, efektif dan efesien,” harapanya.

Ikhtiar ini sejalan dengan dengan program Pemda untuk percepatan smart city pemanfaatan teknologi informasi, sehingga kegiatan seperti surat-menyurat bisa dilaksanakan cepat, akurat dan aman sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

@ng




Wabup Danny dan Kadis DKPPP Serap Aspirasi Petani Tegalan

Melihat potensi dan meninjau laha petani, Wakil Bupati atau Wabup Danny Karter Febriato bersama Kadis DKPPP Lombok Utara turun langsung ke lapangan

TANJUNG.lombkjournal.com ~ Wakil Bupati Lombok Utara, Danny Karter Febrianto Ridawan ST. M Eng,didampingi Kadis Ketahanan Pangan, Pertanian, Perkebunan dan Perikanan (DKPPP), Tresna Hadi, SP, menemui petani langsung ke lapangan, untuk melihat potensi dan menyerap aspirasi petani lahan tegalan non produkti, di Desa Sokong Kecamatan Tanjung KLU, Senin (18/10/21).

Wabup Danny menyerap aspirasi petani Wabup Danny diaog dengan warga Desa Sokong

Dany Karter melihat dan mendengarkan aspirasi langsung dari masyarakat tentang pertanian tegalan yang kurang produktif, dan petani berharap lahan itu menjadi produktif.

Dalam kesempatn itu, Wabup Dany Karter mengatakan. Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara melalui Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan ke depan akan fokus pada program-program yang menyentuh langsung ke masyarakat.

“Dan yang cepat memberikan dampak ekonomi ke masyarakat, memberikan bantuan alsintan dan pendampingan kepada petani,” katta waup.

BACA JUGA: Bupati Djohan Teima Kunker Dirjen Kebudataan Hilmar Farid

Handytraktor, Mesin Pompa Air akan diberikan petani yang membutuhkan, agar terus meningkatkan hasil pertanian, prasarana sumber air seperti embung, dan parit, serta RJIT.

Tidak hanya itu, melalui Dinas PUPR peningkatan sarana irigasi juga terus ditingkatkan seperti bendungan, saluran irigasi dan lainnya.

“Ini sebagai salah satu bentuk keseriusan Pemerintah Daerah dalam mengelola dan meningkatkan prasarana yang berkaitan dengan sumber daya pertanian kita yang belum dikelola secara maksimal,” tegas wabup.

Selain mengusahakan bantuan bibit, pupuk, alat-alat pertanian yang diberikan pemerintah, juga memberikan bantuan ternak ayam, ungas dan lain-lain, baik melalui aspirasi maupun yang lainnya.

Beberapa persoalan diutarakan para petani di lahan tegalan kepada Wakil Bupati Lombok Utara, berkaitan dengan bantuan untuk membajak lahan, benih bibit,obat obatan serta ketersediaan pupuk yang sering terlambat dari sistributor ke petani.

BACA JUGA: Antara Marah dan Ramahnya Bu Risma

Taufik Hidayat, selaku Ketua Kelompok Tani tegalan mengatakan pada wartawan media ini, Senin (18/11/21).

@ng




Bupati Djohan Terima Kunker Dirjen Kebudayaan Hilman Farid

Bupati Djohan berharap, silaturahmi Dirjen dengan Pemda KLU dan masyarakat adat serta budayawan, ke depan akan berkelanjutan

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu SH menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi RI Hilmar Farid PhD, di Pendopo Bupati Lombok Utara Gangga, Senin (18/10/21).

Kunker Dirjen disambut Bupati Lombok Utara
Dirjen Hilmar Farid

Dirjen dapat kehormatan diikatkan sapuq oleh bupati
Bupati mengikatkan sapuq

Hadir dalam pertemuan itu, para Kepala OPD, Tokoh Adat, serta beberapa budayawan Lombok Utara.

Bupati Djohan menyambut baik kunker Dirjen Kebudayaan, Hilman Farid di KLU. Diharapkan silaturahmi Dirjen dengan Pemda KLU dan masyarakat adat serta budayawan, ke depan akan berkelanjutan.

Dengan banyak suku, adat dan budaya yang berkembang di Indonesia termasuk di daerah kita serta mendapatkan pengakuan oleh negara.

“Komitmen kami di daerah terhadap adat-istiadat serta budaya diperkuat dengan Perda no 6 Tahun 2020, hal ini menunjukkan keberadaan adat istiadat tidak bisa dipisahkan dari daerah,” tutur Bupati Djhan.

BACA JUGA: Wabup Danny dan Kadis DKPPP Serap Aspirasi Petani Tegalan

Lombok Utara atau lebih dikenal dengan masyarakat Dayan Gunung memiliki ciri khas budaya tersendiri sedikit berbeda dengan daerah lainnya, dan adat budaya di daerah kita menjadi khasanah kekayaan budaya.

“Kuatnya tradisi adat masyarakat di Lombok Utara yang dipelihara oleh masyarakat adat secara utuh dan turun menurun hingga kini,” ungkapnya.

Dirjen diikatkan sapuq

Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid mendapatkan kehormatan dengan diikatkan sapuq (ikat kepala) sebagai tanda diterima sebagai warga masyarakat Lombok Utara atau dayan gunung ini.

“Kegiatan ini menunjukkan komitmen bersama antara Pemerintah Daerah bersama masyarakat dalam upaya memajukan kebudayaan di daerah kita ini,” ungkap Hilmar.

Adat dan budaya memiliki peran penting di tengah masyarakat, terlebih di masa krisis yang kita hadapi saat ini, akibat gempa dan pandemi. Namun adat istiadat di masyarakat tetap utuh meskipun dengan banyak tantangan dari masa ke masa.

BACA JUGA: Workshop Kajian Resiko Bencana di Lombok Utara

“Indonesia adalah negara dengan keanekaragaman hayati dan budaya yang paling tinggi di dunia, jika keduanya digabungkan maka akan menghasilkan suatu matrik yang luar biasa yaitu bio curtural,”jelasnya.

Acara dilanjutkan dengan presentasi hasil diskusi multipihak, revitalisasi dan transformasi pokok-pokok pikiran kebudayaan daerah, dan strategi implementasi kemajuan kebudayaan dayan gunung.

@ng




Rakor Sosialisasi Dana Bagi Hasil (DBH)-Cukai Hasil Tembakau (CHT) di KLU

Bea Cukai di Provinsi NusaTenggara Barat, bersama Pemda Kabupaten Lombok Utara melakukan Rakor Pelaksanaan Sosialisasi DBH-CHT

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Kasat Pol PP, Totok Surya Saputra,SH,MH, mengatakan saat mengantar acara Rapat Kordinasi (Rakor), bahwa Koordinasi dan Pelaksanaan Sosialisasi Dana Bagi Hasil-Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT) merupakan tugas pokok Bidang Penegakan Hukum, sebagaimana diamanatkan Direktorat Jendral Bea dan Cukai Kementrian Keuangan RI, No.206/PMK.07/2020.

Rakor DBH-CHT

PEMBUKAAN RAKOR DBH-CHT

Kegiatan ini dilakukan antara lain oleh Bea Cukai di Provinsi NusaTenggara Barat, bersama Pemda Kabupaten Lombok Utara periode pertengahan Oktober ini.

Kasat Pol PP KLU, Totok Surya Saputra menambahkan, untuk pembentukan kawasan lingkungan KIHT sudah dilakukan kerjasama dengan Unram dalam rangka membuat kajian.

Untuk pendataan rokok ilegal dengan melibatkan linmas Desa di seluruh Desa di setiap Kecamanan di Lombok Utata termasuk pemasangan baliho di 5 kecamatan.

BACA JUGA: Antara Marah dan Ramahnya Ibu Risma

Selanjutnya akan dilakukan sosialisasi tatap muka yang melibatkan unsur masyarakat dan pihak-pihak terkait termasuk melalui media online dan lainnya.

Sedangkan untuk operasi bersama barang kena cukai ilegal akan dijadwalkan setelah pendataan objek.

Sosialisai dilaksanakan,dalam operasi Gabungan (OPGAP) melibatkan bea cukai dan aparat penegak hukum lainnya.

Sekali lagi di pertegasan oleh Totok, tupoksi pihaknya dalam rangka penegakan hukum hanya ada 3 hal yaitu, Pertama Pembentukan Kawasan/Lingkungan/sentra Industri hasil tembakau, Kedua, sosialisasi perundang-undangan dibidang cukai tembakau dan Ketiga Operasi bersama pemberantasan barang kena cukai ilegal,tegasnya.

“Mari kita mewujudkan hal baik ini pada forum selanjutnya bersama pihak-pihak yang punya kepentingan untuk membahas langkah berikutnya yang dapat diambil,” ujar Kasat Pol PP KLU,Totok Surya Saputra.

Masih di acara yang sama, Penjabat Sekda KLU, Anding Dwi Cahyadi,S.STP, MM, menyebutkan juga bahwa perolehan dari Bea Cukai tembakau mencapai 9,8 Miliar.

Penjabat Sekda KLU, Anding Dwi Cahyadi, S. STP, MM, yang didampingi Asisten 1, Drs. H Raden Nurjati, mengatakan Cukai rokok menjadi perhatian Pemerintah Pusat hingga ke Daerah.

Kabupaten Lombok Utara kebagian sekitar 9,8 Miliar dalam 2021.

Melalui kesempatan ini juga Anding Cahyadi menyampaikan, kondisi APBD Kabupatrn Lombok Utara anjlok akibat Covid 19.

“Dan itu sama sama kita tau,” ungkapnya.

Menurutnya, proses dalam rangka penanganan Covid 19 ini, pemerintah pusat tidak ingin main-main.

Sedangkan anggaran lebih besar itu peruntukannya di bidang Sosial dan Kesehatan yang kaitan dengan insentif tahun ini 2021 di angka 7,9 miliar Terus lagi tenaga vaksinator,1,2 miliar, artinya hampir 9 miliar lebih yang harus disisir dari anggaran seluruh OPD KLU melalui refocusing.

“Luar bisa pengaruhnya terhadap kegiatan yang ada di masing-masing OPD,” ujar Anding.

Padaha, untuk Tahun 2022 saja gaji dan TPP ASN masih kurang, ungkapnya.

Belum lagi terjadi pemekaran OPD, yang berbarengan dengan pemekaran Bidang-bidang. Biasanya di Bidang itu ada 2 Kasi menjadi 3 Kasi, sehingga saat mutasi kemarin khusus untuk jabatan eselon 4, dia layak tidak atau dia bisa dan pintar.

BACA JUGA: Workshop Kajian Resiko Bencana di Lombok Utara

“Asal golongan 3B pasti dapat jabatan, itupun masih ada 30 jabatan yang kosong karena karena kita kekurangan orang,” jelas Anding.

Kalau seandainya dipaksakan harus akomodir atau merekrut tenaga-tenaga guru.

“Kalau ini yang kita lakukan maka habis kita punya guru habis kita punya tenaga medis. Terus siapa yang Mengajar dan siapa yang merawat?” katanya.

Sehingga berani diputuskan untuk dikosongkan dan menunggu sampai dengan tanggal 1 Oktober.

“Pada tanggal 1 Oktober ini beberapa orang itu bisa menduduki golongan 3B,” tukas Anding Dwi Cahyadi saat membuka acara Sosialisai DBH-CHT, hari Senin (18/11/21)

.@ng