Zakaria Raih Emas Pertama di Ajang Peparnas XVI Papua

Zakaria persembahkan emas pertama dan berhasil pecahkan rekor Peparnas XV Jawa Barat tahun 2016 atas nama Felypus Kolymau

PAPUA.lombokjournal.com ~ Zakaria atlet asal Kabupaten Sumbawa pada cabang olahraga (cabor) Atletik Lari nomor 400 meter Tuna Grahita (T-20), menyabet medali emas pertama untuk Provinsi NTB, Senin (8/11/2021) di Lukas Enembe Stadium, Kabupaten Jayapura.

Perolehan medali emas di ajang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI Papua itu mengangkat pamor NTB.

zakaria berhasil pecahkan rekor

Zakaria menang setelah berhasil mencetak catatan waktu 50.77 detik dan berhasil memecahkan rekor Peparnas XV Jawa Barat tahun 2016 atas nama Felypus Kolymau dari Nusa Tenggara Timur, dengan catatan waktu 50.99 detik.

“Pada prinsipnya seluruh atlet kontingen NTB dengan segala daya dan upaya berjuang menorehkan prestasi terbaik,” tutur Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi NTB, Drs. H. Surya Bahari dalam sambutannya.

BACA JUGA: Penyelenggaraan Sekotong Triathlon 2021, Atlet Inggris Juara

Provinsi NTB sendiri menargetkan 2 medali emas pada ajang tersebut. Sehingga Kadispora mengharapkan do’a dan dukungan masyarakat NTB agar para atlet NTB bisa mewujudkannya.

“Mohon do’a dan dukungan seluruh masyarakat untuk Pertandingan berikutnya, agar atlet kita bisa mengharumkan nama derah NTB tercinta,” tandasnya.

Peparnas XVI sendiri digelar pada tanggal 2 hingga 15 November 2021 mendatang dengan jumlah atlet 18.

BACA JUGA:

Ajang IATC 2021 di Sirkuit Mandalika Diramaikan 4 Pembalap Indonesia

Diantaranya, dari 12 cabor, NTB ikut 6 Cabor, yaitu Atletik 11 orang, Tenis Meja 2 org, Renang 2 orang, Bulu Tangkis 6 orang, Boccia 2 org, Catur 4 orang dan sejumlah official, pelatih dan pengurus.

Nn

diskominfotikntb




Penyelenggaraan Sekotong Triathlon 2021, Atlet Inggris Juara

Even Sekotong Triathlon diapresiasi Pemerintah Provinsi NTB, dan disebut isyarat kebangkitan perekonomian NTB

LOBAR.lombokjournal.comAtlet inggris Emma Jean Payne berhasil meraih juara pertama di Kategori Sprint Putri di event Sekotong Triathlon 2021, hari Minggu (07/11/21).

Perhelatan  event Sekotong Triathlon 2021 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat itu untuk menyemarakkan jelang event akbar World Superbike (WSBK) 2021.

Panitia Sekotong Triathon yang mendapat apresiasi Atlet Inggris yang juara Sekotong Triathlon

Event Sekotong Triathlon 2021 mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi NTB. Melalui Kepala Dinas Kominfotik NTB, Dr. Najamuddin Amy., S.Sos., M.M, pihak Pemprov menyampaikan rasa bangga.

BACA JUGA: Tiga Desa di Lombok, NTB, Memikat Kunjungan Menparekraf

Hal itu disebutnya sebagai isyarat kebangkitan perekonomian di NTB yang terus bergejolak.

“Seperti yang dikatakan oleh Sekda NTB, WSBK adalah waktunya sekarang bangkit kembali,” tutur Bang Najam.

Ia mengapresiasi event Sekotong Triathlon 2021, dan menyampaikan selamat kepada seluruh pemenang, tambahnya.

Kegiatan yang melibatkan 50 atlet baik dari NTB, wisatawan domestik dan mancanegara itu digelar di sekitar Dermaga Tawun, Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong Barat, Kabupaten Lombok Barat.

Bupati Lombok Barat, Fauzan Khalid, S.Ag,. M.Si juga mengapresiasi semua panitia acara Sekotong Triathlon 2021, sebab meski menghadapi banyak kendala, even tersebut akhirnya tetap terlaksana.

“Panitia bisa melaksanakannya, saya bermimpi untuk ke depan melaksanakan kegiatan acara Sekotong Triathlon 2021 mengambil lokasi di Desa Gili Gede,” tuturnya.

Bupati berharap agar lokasi tersebut akan mendunia, sehingga wilayah Sekotong akan datang semakin banyak Investasi.

“Semoga tahun depan acara ini bisa terlaksana dengan lebih meriah, saya ucapkan selamat kepada juara, dan acara ini bukan sekedar mencari juara tapi bagaimana kita berpartisipasi dan mencari kesehatan,” harapnya.

Pada pelaksanaan Sekotong Triathlon tersebut, puluhan peserta dari berbagai negara harus bersaing ketat menaklukkan rute dan track yang ada di Sekotong.

Start dan finish yang dimulai dari Dermaga Tawun itu cukup berkesan bagi para peserta.

Cabang olahraga renang jarak 750 meter seputar perairan Tawun, dengan waktu tercepat sekitar 25 menit, paling lambat 35 menit untuk laki-laki.

BACA JUGA: Festival Bubur Beaq Bubur Puteq, Menarik Wisatawan

Sedangkan untuk perempuan tercepat 30 menit dan terlambat 40 menit, star-finish dermaga tawun di lanjutkan dengan bersepeda.

Cabang olahraga sepeda dengan jarak tempuh 20 km dengan waktu tercepat 40 menit, paling lambat 50 menit untuk laki-laki.

Untuk perempuan waktu tercepat sekitar 50 menit, paling lambat 60 menit, star-finish dermaga tawun di lanjutkan dengan lari.

Cabang olahraga lari 5 km dengan waktu tercepat 35 menit, paling lambat 45 menit untuk laki-laki dan untuk perempuan waktu tercepat 45 menit, paling lambat 55 menit, finish dermaga Tawun.

  • Juara lomba triathlon (renang, sepeda dan lari) Kategori relay (regu estafet) sebagai berikut:                                                                                                              —–Juara 1 tim RCC 01 dengan waktu 1 jam 4 menit 47 detik.
    Juara 2 tim RCC 02 dengan waktu 1 Jam 6 menit 13 detik.
    Juara 3 tim Yudha-Ipul-Salam dengan waktu 1 Jam 6 menit 33 detik.
    Juara 4 tim Riyanti-ari-rizki dengan waktu 1 jam 12 menit 23 detik.
    Juara 5 tim Emon-lucky-damar dengan waktu 1 jam 33 menit 51 detik.
    Juara 6 tim Hibgabi dengan waktu 1 jam 36 menit 57 detik.
  • Kategori perorangan (solo) Pria
    Juara 1 Jauhari Johan dengan waktu 1 jam 4 menit 23 detik.
    Juara 2 Hari Rohman dengan waktu 1 jam 8 menit 3 detik.
    Juara 3 Yan Bahtiar dengan waktu 1 jam 14 menit 4 detik.
    Juara 4 Enrico Abishua dengan waktu 1 jam 15 menit 21 detik.
    Juara 5 Muhammad Kadri dengan waktu 1 jam 19 menit 49 detik.
    Juara 6 Haris Raynor dengan waktu 1 jam 21 menit 23 detik.
  • Kategori perorangan (solo) Perempuan
    Juara 1 Ema Jean Payne dengan waktu 1 jam 25 menit 25 detik.
    Juara 2 Ira Rasyid Reid dengan waktu 1 jam 33 menit 33 detik.

Nn

diskominfotikNTB




Prof Bambang Hari Kusumo, Siap Kembalikan Martabat Unram

Prof Bambang pernah membuat Perdana Menteri  Selandia Baru John Key terkesima, saat ia menyampaikan briefing proyek kerja sama Universitas Mataram dengan Massey University

MATARAM.lombokjournal.com ~ Prof Bambang Hari Kusumo disegani berkat riset dan karyanya di jurnal ilmiah oleh para akademisi di dalam dan di luar negeri.

Ia membuat nama Unram harum di forum-forum dunia. Ia juga mengarsiteki berbagai riset aplikatif yang menjadikan komoditas andalan NTB bernilai tambah tinggi.

Prof Bambang alumni Massey University
Prof Bambang Hari Kusumo

Prof Bambang siap membawa Unram menonjol dan bermartabat kembali.

Syahdan, Perdana Menteri Selandia Baru John Key terkesima. Orang nomor satu di salah satu negara maju dunia tersebut tak sedikitpun beranjak.

Dengan saksama, dia memperhatikan briefing yang diberikan Prof Bambang Hari Kusumo tentang proyek kerja sama Universitas Mataram dengan Massey University, salah satu universitas terbaik di Selandia Baru.

Briefing usai, dengan hangat, John Key menyalami dan memberi selamat pada Prof Bambang. Keduanya kemudian berbincang sejenak.

BACA JUGA: PLN Diminta Tuntaskan Daerah yang Belum Teraliri Listrik 

Perdana Menteri ke-38 Selandia Baru tersebut kian surprise manakala mengetahui, Guru Besar Universitas Mataram kelahiran Lombok Timur tahun 1965 tersebut adalah alumni Massey University.

Prof Bambang tak akan pernah lupa masa di mana dia memberi briefing pemimpin Selandia Baru yang disegani dunia tersebut.

Kala itu awal tahun 2016. John Key sedang dielu-elukan di negaranya. Dia mendulang pujian karena keberhasilannya dalam menangani keterpurukan ekonomi Selandia Baru paska krisis global.

Ia juga disanjung karena berhasil menangani dua gempa bumi besar yang melanda negara tersebut.

“Saya tak akan pernah lupa respons dan antusiasme beliau,” kata Prof Bambang akhir pekan lalu.

Di sela kesibukannya menuntaskan laporan penelitian strategis Kemendikbud Ristek, ayah empat anak ini banyak berbagi cerita.

Di Negeri Kiwi, Prof Bambang memang memiliki rekam jejak yang panjang. Dia menamatkan pendidikan doktoralnya di Massey University dengan beasiswa dari Pemerintah Selandia Baru.

Program doktoral diselesaikannya dengan predikat luar biasa. Pria yang kini menjabat Wakil Direktur Pascasarjana Universitas Mataram ini meraih penghargaan kelulusan sempurna tanpa ada perbaikan untuk kategori penulisan disertasi terbaik.

Jangan heran, sebagai akademisi, namanya begitu masyhur di negeri ujung selatan bumi tersebut.

Semenjak 2017 hingga saat ini, Prof Bambang pun menjadi Adjunct Lecturer di Massey University. Sebagai Profesor Tamu, salah satu tugasnya adalah sebagai penguji disertasi mahasiswa S3 di perguruan tinggi yang masuk rangking 250 besar dunia tersebut.

Usai menuntaskan S3 dan Post Doctoral, pada 2015, Prof Bambang kembali ke Unram. Sungguh dia begitu produktif dalam berbagai riset dalam bidang Ilmu Tanah dan sektor pertanian dan pangan.

Riset-riset tersebut menjadikannya acap diundang di berbagai forum bergengsi tingkat dunia. Dia misalnya menjadi pembicara di forum yang digelar organisasi pangan dunia, FAO, di Roma, Italia.

BACA JUGA: Pengurus Karang Taruna Kayangan Dikukuhkan

Karena itu, begitu namanya muncul dalam bursa kandidat Rektor Universitas Mataram periode 2022-2026, Prof Bambang membetot perhatian.

Bersama Prof HL Husni, Rektor Unram petahana, dan Dr Djumardin, mereka akan menjalani pemilihan pada rentang waktu 3 Januari hingga 27 Februari 2022.

Akan ada 32 suara dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yang akan diperebutkan selain 60 suara dari Anggota Senat Universitas Mataram. Ketiga kandidat pekan lalu telah mencabut nomor urut. Prof Bambang mendapat nomor urut 2.

Prof Bambang menegaskan kesiapannya untuk mengemban amanah memimpin Unram empat tahun mendatang.

Dia pun sudah menyiapkan sejumlah strategis untuk mengembalikan Unram sebagai perguruan tinggi yang bermartabat dan menonjol di level nasional maupun internasional. (*)

Me




Tiga Desa Di Lombok, NTB Memikat Kunjungan Menparekraf

Ada tiga desa di Lombok yang masuk 50 besar ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021, dan Menpareraf Sandiaga Uno mengakui keindahannya

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Lombok memiliki daya pikat tersendiri bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Terdapat beragam destinasi wisata di Pulau Seribu Masjid ini yang membuat wisatawan terkagum-kagum dengan keindahannya.

Menpareraf Sandiaga Uno saat kunjungan ke saah satu dari tiga desa yang masuk ADWI 2021

Selain pantai, Lombok juga menyimpan banyak sejarah yang mungkin beum Anda ketahui.

  • Pertama, Desa Wisata Bonjeruk yang dikenal dengan sejarahnya yang pernah menjadi pusat pemerintah Kedistrikan Hindia Belanda pada masa kolonial.

Di Desa Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, terdapat bangunan bergaya Art Deco bercat krem yang berdirih kokoh di tengah pemukiman masyarakat.

BACA JUGA: Festival Bubur Beaq Bubur Puteq di Senggigi, Menarik Wisatawan

Bangunan kuno peninggalan sejarah yang berusia ratusan tahun ini masih asri dan bersih, dilansir Antara.

Bangunan tua ini merupakan satu dari beberapa bangunan peninggalan Belanda yang ada di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Bahkan, bangunan tua di Desa Bonjeruk tersebut pernah menjadi pusat pemerintahan Belanda.

  • Kedua, Desa Wisata Senaru dengan 70 pemandu yang tergabung dalam komunitas woman guide Desa Wisata Senaru.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekf) mengumumkan 100 besar desa wisata yang berhasil lolos tahap kurasi lomba Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021.

Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan, jumlah tersebut telah dikerucutkan dari yang sebelumnya 300 dari 1.000 lebih desa wisata yang lolos pada tahap kurasi.

“Berdasarkan penilaian dewan kurator terhadap tujuh kategori penilaian, klasifikasi desa wisata, dan kelengkapan data melalui situs Jadesta.com, kini pada tahap selanjutnya dengan bangga saya umumkan 100 besar desa wisata,” ujar menteri.

Berwisata ke Desa Senaru juga ditunjang oleh Pendakian Gunung Rinjani atau Rinjani National Park. Selain itu wisataean juga dapat berkunjung ke Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Indah Kecamatan Pamenang Kabupaten Lombok Utara, NTB.

Adapun, Jadesta.com merupakan situs yang dikelola oleh Kemenparekraf sebagai wadah informasi, serta arah penyusunan rencana pengembangan desa wisata di Nusantara.

BACA JUGA, Senaru Desa Wisata Terbaik, Momen Kebangkitan Wisata

  • Ketiga, Desa Wisata Sesaot yang mengutamakan desa wisata berbasis komunitas dengan kekayaan alam melimpah.

Ke tiga Desa Wisata tersebut berhasil masuk 50 besar ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021, dan sempat dikunjungi Menparekraf @sandiuno.

Berwisata ke Lombok Utara, tak kalah memikatya dengan mengujungi daerah lain di Indonesia.

@ng




Festival Bubur Beaq Bubur Puteq di Senggigi, Menarik Wisatawan

Penyelenggaraan Festival Bubur Beaq Bubur Puteq merupakan cermin budaya masyarakat Lombok yang berupaya menjaga keseimbangan dalam kehidupan di dunia

SENGGIGI.lombokjournal.com ~ Gubernur H. Zulkieflimansyah mengapresiasi Festival Bubur Beaq dan Bubur Puteq di Desa Senggigi, Lombok Barat, Sabtu (06/11/21) yang memperkaya gelaran budaya di Lombok Barat dengan inovasi.

Bang Zul sapaan akrab Gubernur mengatakan festival ini dapat menarik wisatawan untuk berkunjung ke Senggigi.

Gubernur melihat pembuatan bubur di tengah festival wistawan yang hadir dalam festival

“Ide ini luar biasa, mantap, buburnya juga enak-enak, acara ini tentunya sangat bermanfaat bagi daerah kita,” kata Gubernur.

Diharapkan, Pemerintah Desa Senggigi dan Yayasan Tangan Berbagi bisa menjadikannya agenda tahunan meski dengan konsep sederhana.

BACA JUGA: BPPD NTB Gandeng PT Pos untuk Promosikan event WSBK

Ketua Panitia yang juga Kepala Biro Perum LKBN Antara Biro NTB, Riza Fahriza menjelaskan, Bubur Beaq dan Bubur Puteq menjadi lambang kehidupan manusia.

Budaya bubur merah dan bubur putih yang ada di masyarakat Lombok bisa menjadi inspirasi bagi kehidupan, sebagai filsafat kehidupan masyarakat lombok yang dapat dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA; Sinyal yang Kuat Kebangkitan Pariwisata di NTB

Dan sebagai keseimbangan, yang mengajarkan kebersamaan dan keadilan serta hanya mengambil apa yang menjadi hak kita dan menghormati hak orang lain.

Diskominfotik

 

 

 




Ajang IATC 2021 di Sirkuit Mandalika Diramaikan 4 Pembalap Indonesia

4 pembalap MotoGP Junior dari Indonesia akan meramaikan ajang IATC di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika di Lombok Tengah

MATARAM.lombokjournal.comAjang Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2021 atau MotoGP Junior, yang  akan digelar di sirkuit Mandalika, Lombok Tengah pada 13-14 Novemeber 2021, akan dimarakkan dengan kehadiran 4 pembalap Indonesia.

Diketahui, balapan di ajang IATC memberikan kesempatan pembalap muda paling berbakat di Asia. Jadi  empat pembalap muda Indonesia makin menambah keseruan bagi penonton dengan aksi-aksi heroik mereka, saat beradu kecepatan dengan pembalap Asia lainnya.

BACA JUGA: Tiket Nonton WSBK Terjangkau Buat Masyarakat NTB

Sirkuit Internasiona Pertamina Mandalka yang akan jadi ajang MotoGP Junnior
Sirkuit Intrnasional Pertamina Mandalika

Empat pembalap Indonesia yang akan berlaga di ajang IATC 2021 yaitu Herlian Dandi, Herjun Atna Firdaus, Dheyo Wahyu dan Fadillah Arbi. Mereka telah mewakili Indonesia sejak musim 2020 lalu, seperti dilangsir dari motorplus-online.com

Herjun Atna Firdaus yang paling senior di antara mereka, sudah berkiprah sejak IATC 2019. Ajang yang berlangsung di Sirkuit Mandalika menjadi tahun terakhir baginya untuk berkiprah di IATC, karena batas usia 20 tahun. Herjun telah beberapa kali meraih podium di IATC.

Berlaga di sirkuit Mandalika merupakan kebanggaan baginya karena ia bisa merasakan balapan di Indonesia yang terakhir kali menjadi tuan rumah saat musim pembuka pada tahun 2014 silam di sirkuit Sentul.

BACA JUGA: PLN Sudah Pastikan Listrik di Ajang WSBK Aman

Putaran ketiga IATC 2021 ini akan menjadi balapan pertama dalam sejarah sirkuit Mandalika, dan pastinya video mereka akan menjadi acuan bagi pembalap WSBK dalam menghafal racing line.

Nn

Diskominfotik

 




BPPD Gandeng PT Pos Indonesia Promosikan event WSBK

Upaya kreatif dilakukan BPPD NTB untuk menyebarkan sekaligus mempromomsikan event WSBK dan menyiapkan prangko prisma edisi WSBK

MATARAM.lombokjournal.com ~ Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB, menggandeng PT. Pos Indonesia untuk mempromosikan event World Supperbike atau WSBK.

Bersama PT POS menyebarkan ucapan melalui kartu pos special edition yang berisi ajakan dari Gubernur NTB Dr. H.  Zulkieflimansyah kepada seluruh pimpinan Kementrian, Kedutaan Besar, Kepala Daerah di tingkat kabupaten/kota, provinsi serta pimpinan BUMN di seluruh Indonesia.

BPPD menyerahkan secara simbolis kartu pos pada pengantar pos

Ketua BPPD NTB, Ari Garmono, menyerahkan secara simbolis kartu Pos tersebut, serta melepas para pengantar Pos di kawasan sirkuit Pertamina Mandalika International Street Circuit, Sabtu (06/11/21) 10 pagi.

Setelah itu proses pengiriman informasi berikutnya juga dilakukan untuk segera sampai kepada penerima.

Selain mencetak kartu pos special edition tersebut, pihak PT. Pos Indonesia juga menyiapkan prangko prisma edisi WSBK.

“Dipilihnya media kartu pos karena kesan personal yang bisa didapat oleh penerima” kata Ari Garmono.

BACA JUGA: Tiket Nonton WSBK Terjangkau Buat Masyarakat NTB

Selama ini informasi tentang WSBK lebih banyak melalui platform-platform digital yang tidak merujuk kepada sasaran yang spesifik.

“Tapi dengan kartupos yang ditandatangani langsung oleh Gubernur NTB tersebut dapat menggerakkan kehadiran para wisatawan untuk hadir melalui pimpinan mereka yang menerima informasi tersebut,” ujar Ari.

Jumlah kartu pos yang disebar sebanyak 1.000 kartu pos yang seluruh biaya pencetakan dan pengiriman ditanggung oleh pihak PT. Pos Indonesia. Ini bagian dari kepedulian perusahaan plat merah tersebut dalam hajatan kelas dunia yang akan diadakan di NTB.

“BPPD akan lebih masif memanfaatkan platform media sosial, dan tengah menyiapkan side event dalam pergelaran tersebut,” kata Ari Garmono.

BACA JUGA: Pemprov NTB Tingkatkan Herd Immunity MeLalui Vaksin OTR

Ditunggu saja, ya. Semoga eventnya dimudahkan dan diberi kelancaran, tuturnya.

Nunuk

 




Senaru Desa Wisata Terbaik, Momen Kebangkitan Pariwisata

Penganugerahan Menparekraf, Sandiaga Salahudin Uno yang menobatkan Senaru sebagai Desa Wisata Terbaik dijadikan momentum kebangkitan pariwisata

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Kunjungan wisatawan yang mengalami penurunan yang drastis di Kabupaten Lombok Utara berpengaruh pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lombok Utara, termasuk pendapatan perekonomian masyarakat.

Menparekraf menandatangani prasasti di Desa Senaru

Di Desa sENARU, Menparekraf bersama masyarakat

Berbagai upaya dilakukan Pemda Lombok Utara untuk membangkitkan sektor pariwisata. Tujuannya, tentu mendatangkan sebanyak mungkin wisatawan.

Bupati Lombok Utara, H Djohan Syamsu mengatakan, agar pariwisata kembali menggeliat, Pemkab Lombok Utara menyiapkan sejumlah strategi.

Setidaknya ada tiga pilar utama pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif di Lombok Utara dengan melakukan inovasi, adaptasi dan kolaborasi.

“Perilaku masyarakat saat ini mulai berubah, dibarengi dengan tren pariwisata yang mulai bergeser ke era digital. Jika langkah itu dilakukan, maka pariwisata bangkit, ekonomi akan kembali melejit,” katanya, Sabtu (06/11/21).

BACA JUGA: Menparekraf Menganugerahkan Desa Wisata Terbaik di Senaru

Lesunya sektor pariwisata di Kabupaten Lombok Utara, memang tak lepas dari merebaknya pandemi Covid-19 yang membuat kunjungan wisatawan sepi. Tentu saja ini berpengaruh besar pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang turun derastis.

Upaya menggeliatkan pariwisata juga diungkapkan Kepala Desa Senaru, Raden Akriabuana bahwa untuk membangkitkan pariwisata, telah dibangun Homo Stay dari anggaran bantuan KemenDes RI, 2021, jelasnya.

Tak cukup hanya itu, pihaknya juga terus menggencarkan prokes Covid-19 dan program CHSE di lingkungan pariwisata, menjadi sesuatu yang sangat vital dalam membangkitkan pariwisata di KLU.

Di samping itu, tambah dia, melakukan penguatan kerjasama, baik dengan lembaga maupun investasi mikro untuk meningkatkan wahana sebagai daya tarik wisatawan.

Raden Akriabuana menuturkan via handphone kepada media ini, Sabtu (06/11/21), bahwa inisiatifnya berpromosi sendiri menyelenggarakan event event kolaborasi dan tematik, agar terbangun multi interes bagi wisatawan.

Menurutnya, momentum kedatangan Menparekraf di Desa Wisata Senaru, Sandiaga Salahudin Uno harus dijadikan momentum kebangitan pariwisata di Lombok Utara.

Apalagi Desa Senaru dianugerahi sebagai salah satu Desa Wisata Terbaik Indonesa.

“Kita juga melakukan penguatan konten konten melalui visual story telling, membangun kerja sama dengan berbagai media dan komunitas terkait untuk menarik daya tarik wisata maupun atraksi. Sehingga wisata KLU dapat dinikmati secara digital,” paparnya.

BACA JUGA: Pengurus Karang Taruna Kayangan Dikukuhkan

“Bisa kita bayangkan dalam hitungan hari, dua (2) Menteri yaitu Bapak Menteri Desa PDT dan Transmigrasi RI (Kamis, 04/11,21) dan Kemenparekraf RI, (Jum’at, 05/11/20), dalam acara peresmian pembangunan home stay sekaligus penandatanganan prasasti bagi penerima bantuan home stay dari KemenDes RI,” kata Akribuana.

Kades Senaru, R. Akriabuana berharap kepada semua pihak terkait, baik Pemerintah Daerah Lombok Utara maupum segenap stikholder bersama-sama mendukung upaya yang telah mendapat pengakuan Pemerintah Pusat kepada Desa Senaru.

“ini karena bukan saja mengangkat nama Desa Senaru, melainkan Daerah kita baik KLU, Provinsi NTB dan Nasional ke tingkat Dunia, ” ujar Akriabuana.

@ng




Pengurus Karang Taruna Kayangan Dikukuhkan

Pengurus Karang Taruna Kecamatan Kayangan,, Lombok Utara diharapkan jadi mitra pemerintah dalam pembangunan dan menyelesaikan berbagai permasalahan sosial

KAYANGAN,KLU,lombokjournal.com ~  Pengurus Karang Taruna Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara masa bakti 2021–2026 Resmi di lantik dan dikukuhkan oleh Camat Kayangan, Siti Ruka’iyah di Aula Kantor Kecamatan Kayangan, Jum’at (05/11/21).

Pengukuhan ketua dan pengurus Karang Taruna
Fikhan Gazali (kanan)

Seluruh Pengurus Karang Taruna Kecamatan Kayangan hadir dalam pelantikan itu, termasuk Majelis Pertimbangan Karang Taruna Kecamatan Kayangan, dan undangan lainnya.

Muspika Kecamatan Kayangan tamoak hadir, dan juga hadir Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Utara, Faturrahman dan Kabid Dayasosnya, Husni Tamrin dan Ketua Karang Taruna Kabupaten Lombok Utara, Sinarto.

Mitra Pemerintah

Camat Kayangan, Siti Ruka’iyah usai pelantikan dan penggukuhan pengurus mengatakan, Karang Taruna memiliki tugas  membawa perubahan ke arah positif.

BACA JUGA: Menparekraf Menganugerahkan Desa Wisata Terbaik di Senaru 

Ditekankan, Karang Taruna harus ikut berperan membantu pemerintah dalam menyelesaikan berbagai macam permasalahan

Camat menyampaikan pesan, jadikan sumpah dan janji sebagai pedoman menjalankan    tugas dan kewajiban sesuai tupoksi sebagai organisasi kepemudaan.

“Sehingga menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan dan dalam menyelesaikan berbagai permasalahan sosial,” tutur Camat, yang baru bertugas dua bulan di Kayangan ini.

Dikatakan, Karang Taruna harus menjadi motor penggerak bagi generasi muda dan masyarakat dalam bidang sosial kemasyarakatan, keagamaan, perekonomian, pertanian.

Terutama di bidang sosial, banyak dimasyarakat persoalan sosial maka Karang Taruna harus hadir ditengah masyarakat.

Karang Taruna juga dimminnta jadi wadah bagi pemuda dalam menuangkan ide dan gagasan kreatif, sehingga menghasilkan inovasi bagi kemajuan Kecamatan Kayangan.

“Saya ucapkan selamat kepada saudara Fikhan Gazali yang memimpin Karang Taruna Kecamatan Kayangan untuk masa bhakti 2021-2026,” kata Camat.

Sebelumnya, Ketua Karang Taruna Kecamatan Kayangan, Fikhan Gazali mengucapkan terima kasih kepada Camat Kayangan yang selalu mensuport aspirasi generasi muda untuk disatukan dalam wadah Karang Taruna Kecamatan.

Sampailah puncaknya sekarang, prosesi pelantikan dan pengukuhan. Fikhan juga menyampaikan terima kasih pengurus Karang Taruna Kabupaten Lombok Utara yang selalu membimbing dan memberikan arahan kaitan Organisasi ini.

”Saya secara pribadi maupun organisasi mengucapkan banyak terimakasih kepada semua unsur yang sudah mendukung dan mensuport,” kata Fikhan.

Menurut Fikhan, ia engaku butuh dorongan dan bantuan dari semua anggota, agar Karang Taruna Kecamatan Kayangan ke depan lebih baik. Apa arti seorang ketua kalau tidak didukung dan di bantu oleh semua anggota dan unsur Muspika Kecamatan Kayangan, kilahnya.

Dikatakan Fikhan, pelantikan dan pengukuhan pengurus Karang Taruna Kecamatan Kayangan ini merupakan momen yang positif, generasi muda diajak bekerja keras, kerja ikhlas, kerja yang benar tanpa pamrih.

“Kerja di organisasi ini tidak ada gajinya, sehingga kita harus kerja ikhlas,” tegas Fikhan.

Diungkapkan, di antara sepuluh desa di Kecamatan Kayangan masih ada satu desa yang belum membentuk Karang Taruna yakni Desa Pansor. Karen itu dipesan, pengurus Kecamatan sampai membelakangi Karang Taruna Desa.

BACA JUGA: Pengumpulan Data Kependudukan, NTB Sukses 100 Persen

“Kita bantu dan support mereka, bangun komunikasi dan bangun silaturahmi antar,inter pengurus Karang Taruna sehingga nantinya terbangun sinergitas yang mumpuni,” kata Fikhan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Utara, Faturrahman mengatakan, sangat mengapresiasi atas terbentuknya Pengurus Karang Taruna Kecamatan Kayangan.

Karang Taruna disebutnya yang pertama kali terbentuk di Kabupaten Lombok Utara hingga akhir tahun 2021.

“Sehingga pasca pengukuhan ini, Karang Taruna Kecamatan Kayangan dalam menjalankan tugasnya harus fokus menggali dan mengembangkan potensi para pemuda di Kayangan,” harap Fathurrahman.

Kecamatan Kayangan ini merupakan barometer masuknya para pengusaha dan NGO. Jika momen ini bisa dimanfaatkan, tentu bisa berpeluang besar sebagai sumber potensi kesejahteraan sosial.

Sehingga ia berharap, Karang Taruna harus menjadi organisasi pemuda terdepan sekaligus motor penggerak pembangunan di desa. Sebab Karang Taruna satu-satunya organisasi sosial pemuda yang memikiki struktur hingga desa.

“Tujuan dibentuk sampai tingkat desa adalah agar siap menjadi organisasi pemuda terdepan atau pelopor pembangunan di wilayah administratif paling kecil,” katanya.

Karang Taruna diminta terlibat aktif dalam fase pembangunan, mulai tahap perencanaan, pelaksanaan, maupun pengawasan.

Bawa Aspirasi pemuda

Hal senada, juga disampaikan Sinarto, Ketua Karang Taruna Kabupaten Lombok Utara dalam sambutannya, ia berharap agar Karang Taruna harus mampu menunjukan perannya dan tegas memposisikan dirinya

Karang Taruna harus tampil sebagai mediator dan fasilitator untuk membawa aspirasi pemuda kepada pemerintah sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam menjalankan berbagai program pembangunan, terutama dalam hal pengentasan kesenjangan sosial masyarakat.

“Karang Taruna sebagai organisasi pemuda yang dibentuk pemerintah, bukanlah pesaing pemerintah. Tapi tugas Karang Taruna untuk membantu tugas pemerintah agar apa yang di laksanakan pemerintah itu bisa dijalankan dengan jauh lebih mudah dan lebih ringan,” kata Sinarto.

Sinarto berharap, dengan dikukuhkannya kepengurusan Karang Taruna Kecamatan Kayangan masa bakti 2021-2026 ini, dapat menjadi pelopor pembangunan di wilayah Kecamatan Kayangan, dengan program-program yang inovatif dan solutif.

“Selain sebagai pelopor pembangunan, Karang Taruna Kecamatan Kayangan harus siap jadi garda terdepan memerangi penyalahgunaan narkoba, agar program pembangunan di Kecamatan Kayangan bisa terwujud,” pesan Sinarto.

eko




Sinyal yang Kuat Kebangkitan Pariwisata NTB

Pengukuhan Kepengurusan DPD ASITA NTB Periode 2020-2025 diharapkan menjadi sinyal yang kuat bagi kebangkitan pariwisata di NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah berharap kepada Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia atau Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) memberi sinyal baru kebangkitan destinasi pariwisata dan segala potensi yang dimiliki  provinsi NTB.

Sinyal bangkitnya pariwisata NTB

“Mudah-mudahan dengan dikukuhkannya pengurus DPD ASITA NTB Periode 2020-2025 menjadi sinyal yang kuat bagi kebangkitan pariwisata di NTB,” harap gubernur.

Hal itu disampaikannya saat memberi sambutan pada acara Pengukuhan Kepengurusan DPD ASITA NTB Periode 2020-2025 di Grand Legi Hotel Mataram, Jumat (05/11/21).

Bang Zul mengatakan, memajukan pariwisata di NTB perlu kekompakan, sinergi kerja sama yang baik antar pengurus daerah maupun nasional. Sehingga kontribusi ASITA dalam mengembangkan pariwisata benar-benar dirasakan oleh masyarakat secara luas.

BACA JUGA: PLN Sudah Pastikan Listrik di Ajang WSBK Aman

“Kami atas nama pemerintah merasa bahagia atas pengukuhan pengurus  selamat menikmati waktunya di Lombok,” ujar Bang Zul memberikan selamat kepada pengurus ASITA yang baru.

Ketua Umum DPP ASITA Dr. N Rusmiati mengungkapkan, ASITA memiliki peran penting dalam pengembangan pariwisata Indonesia. Terutama potensi pariwisata yang dimiliki NTB yang aka siap dipromosikan oleh ASITA NTB.

BACA JUGA: PLN Diminta Tuntaskan Daerah Belum Teraliri Listrik

“Kami akan selalu siap bekerja sama dengan pemerintah dalam membangun pariwisata ke depannya,” ungkapnya.

Ikp@diskominfotik