NTB Berkomitmen Menuju Net Zero Emission

Wagub menyampaikan komitmen NTB menuju Net Zero Emission dalam peranannya mengurangi dampak perubahan iklim global melalui berbagai program unggulan NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~  Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalilahmenghadiri  pertemuan UNFCCC atau United Nations Framework on Climate Change Confidence melalui Committee on Parties ke 26 (COP-26), di Glasgow, United Kingdom. Kamis (11/11/21) waktu setempat.

Provinsi Nusa Tenggara Barat terpilih  mewakili Indonesia dalam acara UNFCC, kegiatan yang digelar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam upaya komitmen perubahan iklim yang terjadi di dunia.

Kedatangan wagub disambut hangat oleh Wakil Dubes RI di Inggris, Khasan Ashari saat datang pertama kali ke Pavilion Indonesia di arena UNFCCC, COP26 – Glasgow – United Kingdom.

BACA JUGA: Menhub Budi Karya Takjub Progres dan Kesiapan Sirkuit Mandalika

“Kepada Bapak Dubes, kami menyampaikan komitmen NTB menuju Net Zero Emission dalam peranannya mengurangi dampak perubahan iklim global melalui berbagai program unggulan NTB,” tutur Ummi Rohmi.

Dalam pertemuan tersebut, Ummi Rohmi dan Dubes RI di Inggris juga berdiskusi membahas berbagai peluang kerjasama dan investasi dari UK di NTB.

“Bapak Khasan Ashari mengapresiasi semangat Pemerintah Provinsi NTB dan berkomitmen untuk membantu memfasilitasi investasi dari UK di NTB dengan berbagai pihak terkait,” sambung wagub.

Net Zero Emission (NZE) sendiri merupakan harapan masa depan (expected future milestone), dimana emisi karbon sepenuhnya diserap oleh bumi melalui berbagai kegiatan manusia dan bantuan teknologi, sehingga tidak menimbulkan pemanasan global.

BACA JUGA: Logistik WSBK Mendarat Mulus di BIZAM

UNFCCC bersidang setiap tahun melalui Committee on Parties (COP), dan tahun ini COP ke 26 diselenggarakan di Glasgow, Inggris Raya.

diskominfotikntb

 




Hadiri HKN, Pj Sekda Ajak Masyarakat KLU Hidup Bersih

Peringatan HKN bertujuan agar masyarakat makin mengerti penting perilaku hidup bersih dan sehat, tentunya dimulai dari keluarga, lingkungan, tempat kerja dan lainnya

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-57 di Kabupaten Lombok Utara Tahun ini mengambil tema “Sehat Negeri Tumbuh Indonesiaku”, yang bermakna penyatuan tekad dan semangat untuk memperjuangkan ketahanan kesehatan Indonesia.

Peringatan HKN diramaikan dengan lomba

Peringatan HKN di KLU dihadiri Pj.Sekda KLU Anding Duwi Cahyadi SSTP MM yang diselenggarakan di Aula Segara Anak RSUD KLU, Kamis (11/11/21).

Nampak hadir juga Plt.Kadis Kesehatan dr. H Abdul Kadir, Direktur RSUD, para Kepala OPD, dan Kepala UPTD Puskesmas.

Pj. Sekda KLU, Anding Duwi menyampaikan, HKN bertujuan agar masyarakat makin mengerti penting perilaku hidup bersih dan sehat, tentunya dimulai dari keluarga, lingkungan, tempat kerja dan lainnya.

Gerakan hidup bersih dan sehat di masyarakat harus ditingkatkan melalui sosialisasi-pada masyarakat, seperti tidak buang air besar sembarangan, dan tidak membuang sampah sembarang karena hal ini sangat menggangu kesehatan.

BACA JUGA: Desa Sambik Bangkol Noiminator Kategori Lawan Covid-19

Semangat kerjasama gotong royong elemen kesehatan dan masyarakat dalam melawan Pandemi covid 19.

Kolaborasi ini sangat penting utamanya untuk meningkatkan vaksinasi nasional yang diharapkan bisa segera bentuk Herd immunity untuk mewujudkan Indonesia yang sehat lepas dari pandemi Covid-19.

“Saya mengapresiasi kepada jajaran Petugas Kesehatan, TNI, Polri serta lainya yang terus menerus melakukan kegiatan Vaksinasi ditengah masyarakat,” tuturnya.

Panitia HKN ke- 57, Sofan Ardianto menyampaikan, tujuan peringatan HKN ini adalah agar masyarakat melaksanakan gerakan hidup sehat baik di tatanan keluarga tempat kerja maupun fasilitas lainnya, agar masyarakat mengerti arti penting perilaku dan lingkungan yang sehat.

Dalam peringatan HKN di KLU diselenggarakan beberapa kegiatan dalam rangka memeriahkan seperti lomba senam peregangan, Lomba Futsal, Tenis meja, kampanye pencegahan stunting dan gizi buruk dan Lomba makan buah dan sayur.

BACA JUGA: Honor Tenaga Kontrak di KLU Akhirnya Dipangkas

Selain itu ada penilaian yang sudah mengikrarkan diri sebagai desa yang bebas buang air besar sembarangan pada tahun 2021. Ada 5 Desa yaitu Desa Pamenang Barat, Pamenang Timur, Dangiang, Salut dan Sambik Bangkol.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan Piagam penghargaan sebagai desa ODF di KLU.

@ng




Desa Sambik Bangkol, Nominator Kategori Lawan Covid-19

Dari 43 desa yang mengikuti lomba di Gumi Tioq Tata Tunaq, 10 Desa terbaik masuk kategori Lawan Covid-19, salah satunya Desa Sambik Bangkol

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Desa Sambik Bangkol (Samba) menjadi salah satu desa nominator pada Lomba Kampung Sehat Jilid II dengan Kategori Lawan Covid-19 di Kabupaten Lombok Utara.

Kades yang dapat nominator Lawan Covid-19

Penyerahan Juara Lomba Kampung Sehat Jilid II itu dalam rangkaian prosesi upacara peringatan Hari Pahlawan ke-76 tahun 2021 di Kabupaten Lombok Utara,  Rabu (10/112021).

Tiga kategori juara dalam Lomba Kampung Sehat Jilid II itu, yaitu Kategori Aman Covid-19, Kategori Lawan Covid-19, dan Kategori Kampung Sehat Heroes.

“Totalnya ada 10 Desa terbaik masuk kategori Lawan Covid-19 dari 43 desa yang mengikuti lomba di Gumi Tioq Tata Tunaq, salah satunya Samba. Bagi kami ini survive di tengah Pandemi Covid-19 yang masih melanda,” kata Penjabat Kepala Desa Samba, Sarjono saat dikonfirmasi awak media Utarapost.net usai menerima penghargaan, Rabu (10/11/21).

BACA JUGA: Honor Tenaga Kontrak di KLU Akhirnya Dipangkas

Menurutnya, keberhasilan itu diawali dari ikhtiar dan kejibakuan semua pihak yang dimotori oleh Satgas Covid Desa. Termasuk peran luhur Bhabinkamtibmas, Babinsa, tenaga kesehatan, para Kadus hingga ketua RT dan seluruh tokoh yang ada di Desa Samba dalam pencegahan Covid-19.

Beberapa ikhtiar yang diterapkan untuk menekan penyebaran virus Corona di Samba, sebut Sarjono, adalah penerapan pola hidup bersih dan sehat di setiap dusun.

Kemudian membangkitkan spirit warga secara sosial dan ekonomi. Mendorong warga memanfaatkan sumber daya ekonomi lokal seperti budidaya ikan di kolam milik warga.

Selain itu, ada Kelompok Usaha Kopi Samba, Kelompok Nelayan, dan penguatan tradisi adat istiadat.

“Kami bersyukur, warga kami bisa tetap bertahan di tengah situasi yang tidak menentu akibat gempuran virus corona,” ujarnya.

Sarjono megatkan, penguatan tatanan kehidupan masyarakat di tengah badai Pandemi tidak saja konsen pada poros sosial ekonomi masyarakat, melainkan yang juga sama pentingnya bagaimana menjaga kesehatan, kebersihan, dan keamanan.

Apalagi sebelumnya, Pemda Lombok Utara juga mendorong seluruh desa mengikuti lomba kampung sehat di tingkat kabupaten.

Peran aksi luhur Satgas Covid bersama seluruh pihak mampu menggugah kesadaran warga terkait pentingnya memportal diri dan lingkungan agar terhindar dari serangan pandemi.

Di antara langkah praktis yang diambil adalah membagi penugasan Satgas Desa menjadi tiga regu yang bertugas melakukan edukasi kepada seluruh lapisan masyarakat.

Pasalnya, secara topografi, wilayah Samba terbagi dalam tiga ruang spasial, yaitu atas, tengah, dan bawah

“Berkat hadirnya lomba Kampung Sehat ini, masyarakat kami semakin sadar pentingnya kebersihan dan kesehatan. Segenap unsur baik TNI, Polri, Pemdes, dan para tokoh menggenjot kesadaran masyarakat untuk hidup sehat dan peduli satu sama lain di tengah situasi pandemi,” urai Penjabat Kades Samba ini.

Lomba Kampung Sehat sebagai salah satu upaya dan strategi yang bisa diterapkan dengan melibatkan masyarakat, unsur pemerintah desa, tenaga kesehatan dan TNI-Polri yang bertugas di wilayah setempat. Hasilnya memberikan dampak positif.

Lomba Kampung Sehat ini menjadi momen bagi semua unsur di Desa Samba membuktikan kekompakan, kebersamaan, dan kemampuan yang dimiliki lingkungan sosial setempat.

“Segenap unsur lapisan masyarakat di dusun bersama-sama menunjukkan kepedulian mengantisipasi dampak Covid-19 baik dengan menyediakan tempat isolasi mandiri di desa. Memacu percepatan vaksinasi dan sebagainya,” jelas Sarjono.

Ditambahkan pula, desa-desa yang masuk nominasi dalam tiga kategori lomba itu terbukti mampu menekan penularan virus Covid-19.

BACA JUGA: Pondok Pesantren Nurul Bayan, Cahaya Dari Utara

Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu, SH usai upacara peringatan Hari Pahlawan kepada awak media mengungkapkan, kegiatan lomba tersebut semata-mata sebagai upaya pendorong semangat berlomba menjadi yang terbaik untuk bersama-sama menekan angka Covid-19 di Lombok Utara.

“Ini bisa dijadikan contoh bagi wilayah-wilayah lain,” kata bupati.

sas

 




Honor Tenaga Kontrak di KLU Akhirnya Dipangkas

Honor tenaga kontrak semula 1,5 juta dipangkas menjadi 1 juta rupiah, karena keadaan keuangan negara yang menurun berimplikasi langsung kepada keuangan daerah

KLU.lombokjurnal.com ~ Kisruh pemangkasan honor bagi tenaga kerja kontrak menjadi polemik baru di kabupaten Lombok Utara.

Pasalnya, honor yang semula 1,5 juta dipangkas menjadi 1 juta rupiah. Pro kontra pemangkasan honor tersebut banyak mendapatkan perhatian baik itu dari pemerintahan maupun element masyarakat.

Burhan M. Nur, Wakil ketua DPRD kabupaten Lombok Utara menyampaikan penjelasan perihal pemangkasan tersebut. Dikatakan, masalah pemangkasan honor sudah dibahas dalam rapat koordinasi dengan TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah).

Terkait pemangkasan honor tenaga kontrak dari 1,5 jt menjadi 1 jt itu, pimpinan DPRD KLU telah memanggil TAPD Tim Anggaran Pemerintah Daerah) yang diketuai oleh Plt Sekda KLU untuk memberikan penjelasan.

BACA JUGA: Pondok Pesantren Nurul Bayan, Cahaya dari Utara

“Kami mendapat pejelasan, keadaan keuangan negara yang berimplikasi langsung kepada keuangan daerah. Dana transfer pusat baik Dana Alokasi Umum (DAU) maupun Dana Alokasi Khusus (DAK) ini dialami oleh semua daerah seluruh indonesia, termasuk di dalam KLU,” jelas Burhan, Kamis (11/11/21).

Ada beberapa program yang tidak bisa dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah karena menurunnya keuangan daerah.

Sehingga pihak Pemerintah Daerah bersama dengan anggota DPRD Kabupaten Lombok Utara mengambil keputusan dengan tiga opsi terkait tenaga kontrak dan honor.

Tindakan yang akan dilakukan, yaitu opsi pertama adalah pemangkasan 75% tenaga kontrak dan honor. Opsi kedua memangkas tenaga kontrak 50% dari jumlah awal.

Kemudian opsi ketiga ialah dengan memangkas honor seluruh tenaga kontrak yang berjumlah 1918 tenaga kerja menjadi satu juta rupiah.

Sehingga dari semua opsi , akhirnya opsi ketiga yang dirasa paling tepat, dalam menyikapi kondisi daerah kabupaten Lombok Utara saat ini.

Dikataka Burhan, hasil kordinasi itu, ada 3 opsi langkah yg akan di ambil yakni, memangkas 75 % tenaga kontrak dengan honor tetap 1,5 jt maka dana daerah hanya 10 milyar saja keluar untuk honor, tapi ini riskan karena banyak tenaga kerja yang harus di rumahkan.

Kemudian yang kedua dengan memangkas tenaga kontrak 50% tenaga kontrak dengan honor tetap 1,5 jt, tapi ini juga riskan walaupun lebih ringan dari opsi yang pertama.

Dan yang ke tiga, seluruh tenaga kontrak yang berjumlah 1918 kurang lebih diperpanjang kontraknya tanpa kecuali, tapi honornya diturunkan menjadi kembali 1 jt rupiah per bulan.

Sehingga daerah hanya mengeluarkan honor kurang lebih sekitar 25 M, dan opsi ke tiga inilah yang paling relevan dengan keadaan daerah yang saat ini.

BACA JUGA: Lombok Daerah Wisata, Harus Banyak Memuat Hiburan

“Dengan catatan jika keadaan keuangan daerah sudah normal dan membaik, maka jumlah honor tenaga kontrak ini bisa ditinjau kembali dan opsi inilah yang disetujui oleh pimpinan DPRD KLU untuk diterapkan oleh Pemerintah Daerah, sembari menunggu normalnya keadaan keuangan negara maupun daerah.” ungkap Burhan

Burhan menjelaskan, kondisi keuangan di seluruh daerah se indonesia sedang menurun akibat adanya refocusing anggaran dari pusat untuk meningkatkan pendanaan pencegahan wabah Covid-19, maupun pendanaan program vaksinasi.

“Contohnya pada tahun 2019 dana APBD KLU berjumlah 1,1 Triliun seiring dengan dampak dari wabah Covid 19, akhirnya berkurang sampai saat ini akan berkisar menjadi 700 milyar saja, ada pengurangan Hampir 400 Milyar, ini jumlah yang sangat besar untuk ukuran daerah seperti kabupaten Lombok Utara ini.” tutup Burhan.***

Han

 




Rakernas I JMSI di Semarang Disambut Baik Pemkot Semarang

Kota Semarang akan menjadi daerah yang mencatat sejarah menjadi tempat penyelenggaraan RAKERNAS I Jaringan Media Siber Indonesia

SEMARANG.lombokjournal.com ~ Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) di Semarang, mendapat sambutan baik dan dukungan Walikota Semarang, Hendrar Prihadi.

Peserta Rakernas I 30 provinsi se Indonesia mengikuti malam gala dinner pada Rabu (10/11/21) malam di Bala Kota Semarang.

Waliikota Semarang dalam sambutan Rakernas

Peserta Rakernas Perwakilan Ntb

Ketua Panitia Kongres I JMSI, Jayanto Arus Adi, mengatakan, Semarang menjadi daerah bersejarah menjadi tempat digelarnya Rakernas I JMSI.

BACA JUGA: Logistik WSBK dan Superbike Sudah Tiba di BIZAM

“Dari semarang lahir sejarah, rakernas pertama, teman-teman dari daerah kiranya dapat menambahkan apa yang dilihat Semarang,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, kegiatan Rakernas I akan dibuka oleh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, di hotel Metro Park View Semarang.

“Kegiatan Rakernas akan dibuka oleh Ketua KPK,” katanya

Sekretaris Umum JMSI, Mahmud Marhaba memberikan apresiasi kepada Pemkot Semarang, yang telah membantu mendukung Rakernas I, dimana Semarang menjadi tempat digelarnya Rakernas I JMSI.

“Kami memberikan apresiasi kepada Bapak Walikota Semarang yang telah membantu Rakernas I JMSI,” kata Sekum JMSI.

Sementara itu, Walikota Semarang, Dr.H.Hendrar Prihadi, SE., MM, mengatakan, Kota Semarang saat ini memasuki level 1 PPKM, sehingga pelaksaan Kongres JMSI dapat berjalan di Semarang.

Walikota menjelaskan secara singkat tentang profil Kota Semarang, mulai dari luas wilayah, cagar budaya, kuliner dan potensi wisata di Kota Semarang.

“Kami Kota Semarang menggelar kegiatan-kegiatan sebelum pandemi, sekarang Semarang sudah masuk level 1, jadi rakernas ini boleh berjalan di Semarang,” kata Walikota.

Dia berharap, kehadiran JMSI yang menjadi wadah bagi wartawan dan media digital di Tanah Air, termasuk di Jawa Tengah, dapat menjadi pencerah bagi masyarakat di tengah disrupsi teknologi digital saat ini.

BACA JUGA:

Pesan Ketua Dewan Pembina JMSI pada Peserta Rakernas I Semarang 

Waikoa menuturkan, di awal-awal perubahan dari media cetak ke digital, ia mengaku kelimpungan. Banyak diserang berita-berita digital yang tidak jelas.

“Saya berharap, kehadiran JMSI yang menjadi wadah bagi wartawan media digital dapat menjadi pencerah bagi masyarakat, termasuk dalam menjaga profesionalitas dan kredibilitas dalam pemberitaan,’’ ujar Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi, saat menerima audiensi pengurus dan panitia Rakernas I JMSI, di ruang kerjanya, Senin (18/10).

Hadir dalam audiensi, Ketua Umum JMSI Teguh Santosa, Ketua Bidang Kerjasama JMSI yang juga Ketua Panitia Rakernas Jayanto Arus Adi, serta Sekretaris Panitia Stefy Thenu.

Teguh Santosa melaporkan Rakernas I JMSI akan digelar di Semarang pada 10-12 November 2021, dihadiri sekitar 200 orang dari 30 pengurus daerah JMSI dan tamu undangan.

Rakernas merupakan amanat Munas JMSI yang digelar di Riau dan Jakarta secara virtual pada 29 Juni 2020.

Pelaksanaan Rakernas I JMSI di Kota Semarang, kata Teguh yang juga CEO RMOL.ID itu,  tidak hanya membuat sejumlah program penting organisasi, namun lebih dari itu juga akan menyusun peta-jalan kampanye penanggulangan Covid-19, termasuk di dalamnya kampanye sadar vaksin dan protokol kesehatan.

Di samping itu, peserta Rakernas akan mengunjungi beberapa tempat wisata yang terpuruk karena diterpa Covid-19 untuk melihat secara langsung kreatifitas pemerintah dan pelaku usaha wisata bertahan dan bangkit di era pandemi. Apa yang dilakukan pemerintah dan pelaku usaha wisata Kota Semarang dapat menjadi role model manakala disebarluaskan melalui media-media siber anggota JMSI yang berada di seluruh Indonesia.

Teguh menyatakan, komitmen JMSI menjadikan anggotanya kredibel dan profesional melalui kelembagaan yang tersertifikasi dan terverifikasi oleh Dewan Pers. Dari 30 provinsi yang memiliki pengurus daerah JMSI, 23 telah terverifikasi dan 12 diantaranya telah terverifikasi secara faktual oleh Dewan Pers. Selebihnya, tengah menjalani proses verifikasi.

‘’Ada lebih dari 700 media di Tanah Air, mulai sabang sampai merauke, yang berada di bawah naungan JMSI,’’ kata pria yang tengah merampungkan disertasi tentang Reunifikasi Korea di Program Doktor Universitas Padjajaran Bandung ini.

Rakernas I JMSI dijadwalkan akan dibuka secara resmi oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani, dan dihadiri Ketua Dewan Pers M Nuh dan sejumlah kepala daerah di Jateng. Rakernas juga akan resmi melantik pengurus daerah JMSI Provinsi Jateng dan beberapa pengurus cabang.

Pada kesempatan ini, peserta perwakilan NTB sempat menyampaikan informasi bakal digelarnya Moto GP DI Lombok Tengah.

Selain itu, peserta dari NTB mengajak sekalian berkunjung ke sejumlah tempat wisata, khususnya Desa Senaru di Kecamatan Bayan, Lombok Utara. Desa Senaru sudah masuk sebagai Desa Wisata Terbaik di Indonesia, yang menjadi bagian Taman Nasional Rinjani (TNR).

“Selain peserta NTB mempromosikan MotoGP yang akan digelar di Sirkuit Mandalika, kami juga mengenalkan Lombok Utara. Khususnya kami emmpromosikan Pariwisata dngan Panorama Alam Desa Senaru Bayan, Taman Gunung Rinjani (TGR). Ada juga Gili Air, Gili Meno dan Gili Terawangan yang kami sampaikan saat acara Ramah Tamah bersama Walikota Semarang dan sejumlah Peaerta perwakilan 30 Daerah Provinsi di Indonesia,” tutur Jaharudin, yang mewakili Lombok Utara.

@ng

 




Menhub Budi Karya Takjub Progres dan Kesiapan Sirkuit Mandalika

Dalam kunjungan kerjanya, Menteri Perhubugan Budi Karya Sumadi mengungkapkan ketakjubannya atas kesiapan Sirkuit Mandalika

LOTENG.lombokjournal.com ~ Ketakjuban Menteri Perhubungan, Ir. Budi Karya Sumadi, tak bisa disembuyikan atas progres dan kesiapan Sirkuit Mandalika, khususnya menjelang pelaksanaan Event Idemitsu Asian Talent Cup (IATC), World Superbike (WSBK) 2021 dan MotoGP 2022.

“Saya harus mengatakan wow, luar biasa!” kata Menhub.

Gubernur dan Menhub di Sirkuit Mandallika

Menurutnya, inisiatif pemerintah menjadikan Mandalika sebagai lima Bali baru dan pariwisata strategis nasional ini akan segera terjadi dan sudah bisa terlihat.

Menhub mengungkapkan itu usai test drive motor listrik “Gesits” di Pertamina Mandalika International Street Sirkuit bersama Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, M. Sc, Rabu (11/11/21).

BACA JUGA: Logistik WSBK Mendarat Mulus di BIZAM

Dalam kunjungan kerja Menhub Budi tersebut, Bang Zul mengucapkan rasa terimakasih dan menyambut hangat kedatangan Menhub Budi dalam rangka meninjau sektor perhubungan menjelang IATC dan WSBK 2021.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Pak Menteri karena sudah berkunjung kesini untuk meninjau kesiapan sektor perhubungan dalam menyambut IATC dan WSBK”, ucap Bang Zul.

Menhub Budi kemudian menjelaskan bahwa konektivitas antar tempat dan pulau itu sangat penting untuk menghubungkan berbagai tempat di pulau Lombok.

“Saat ini, tidak lengkap jika kita tidak berbicara tentang konektivitas antar tempat dan antar pulau. Oleh karena itu, kami ditugaskan oleh Presiden untuk memastikan realisasi konektivitas antar tempat di pulau Lombok”, jelasnya.

Beliau juga menambahkan bahwa terdapat tiga hal penting yang harus dilakukan untuk mewujudkan konektivitas antar tempat di pulau Lombok, yaitu dengan mengadakan kegiatan-kegiatan yang menghubungkan Mandalika dengan berbagai tempat, menyediakan bis untuk masyarakat, dan memastikan konektivitas antar pulau Bali-Lombok-Sumbawa.

“Kita akan menyediakan kegiatan yang menghubungkan Mandalika dengan tempat-tempat di Lombok, kemudian menyediakan bis-bis untuk nantinya bisa digunakan masyarakat, dan terakhir memastikan konektivitas Bali, Lombok dan Sumbawa”, imbuh Menhub Budi.

Sebagai penutup, Gubernur Bang Zul menyampaikan harapannya agar Mandalika benar-benar menjadi destinasi wisata baru di NTB dengan segala keindahan yang ditawarkan.

BACA JUGA: Lombok Daerah Wisata, Harus Banyak Membuat Hiburan

“Semoga dengan segala persiapan yang telah kita lakukan, Mandalika ini betul-betul bisa menjadi destinasi wisata baru di Nusa Tenggara Barat”, tutupnya.

Test drive motor listrik “Gesits” tersebut turut dihadiri oleh Dirjen Perhubungan Darat RI, Kapolda NTB, dan juga Direktur Utama ITDC.

Nn

diskominfotikntb




Ratusan Mahasiswa Demo Depan DPRD NTB

Massa Eksekutif Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unram dan Jaringan Advokasi dan Tindak Pidana Korupsi  ajukan sejumlah tuntutan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sekretaris DPRD NTB, Mahdi Muhammad, SH. MH menemui massa aksi yang unjuk rasa di depan Gedung DPRD NTB, Rabu, (10/11/21).

Ia dan jajarannya berjanji menidaklanjuti aspirasi ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Eksekutif Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Mataram dan Jaringan Advokasi dan Tindak Pidana Korupsi (JATI) tersebut.

“Tuntutan teman-teman akan kami tindaklanjuti dan sampaikan kepada Pimpinan Dewan. Mudah-mudahan apa yang telah dilaporkan oleh teman-teman LSM secara nasional ke KPK, dan Mabes Polri, terkait dugaan itu segera ditindaklanjuti, dan aspirasi mahasiswa ini disampaikan ke Kapolri dan Presiden melalui Mensesneg,” kata Mahdi.

BACA JUGA: Pondok Pesantren Nurul Bayan, Cahaya Dari Utara

Seblumnya, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Eksekutif Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Mataram dan Jaringan Advokasi dan Tindak Pidana Korupsi (JATI) tersebut menyampaikan sejumlah tuntutan.

Salah satunya mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Menteri Kemaritiman dan Investasi serta Menteri BUMN karena adanya dugaan permainan bisnis Polymerase Chain Reaction (PCR).

“Banyak sekali persoalan-persoalan yang harus kita telusuri, salah satunya terkait adanya dugaan terkuat pejabat negara yang berbisnis dengan rakyat terkait tes PCR,” Aita Kurniawati, Kordum Aksi yang juga Ketua LMDN Kota Mataram.

BACA JUGA: Penyelenggaraan Sekotong Triathlon 2021, Atlet Inggris Juara

Belakangan ini rakyat Indonesia dibuat bingung dan resah mengenai aturan dan penetapan harga yang selalu berubah-ubah terkait kewajiban tes Polymerase Chain Reaction (PCR).

Tes itu digunakan sebagai syarat untuk menggunakan moda transportasi pesawat terbang.

Sempat menyentuh harga di atas jutaan rupiah, kini biaya tes PCR turun menjadi 300 ribu rupiah untuk daerah lain. 275 ribu rupiah untuk wilayah Jawa dan Bali.

Dan Kebingungan itu semakin menjadi-jadi ketika Majalah TEMPO melaporkan adanya dugaan keterlibatan pejabat negara, yang menggunakan kekuasaan untuk tes PCR, yakni Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir.

PT Genomik Solidaritas Indonesia (GSI) yang mengelola laboratorium GSI menjalankan bisnis tes PCR dan punya lima cabang di Jakarta dan sekitarnya, dan badan usaha ini memiliki keterkaitan dengan perusahaan yang punya hubungan dengan kedua Menteri itu.

Badan usaha yang daksud, yakni PT Toba Sejahtera, PT Toba Bumi Energy dan PT Adaro Energy. Berdasarkan laporan itu, kuat dugaan adanya upaya gratifikasi dan kekuasaan yang dilakukan oleh pejabat negara dalam melindungi kepentingan bisnisnya.

Sebab, PT GSI baru didirikan pada April 2020 dan beroperasi pada Agustus 2020, namun sudah mampu memiliki lebih dari 700 ribu kali tes PCR dan sudah membukukan pendapatan sebesar 3,29 miliar rupiah.

Pertanyaannya, apakah mekanisme pengadaan barang dan layanan yang dilakukan oleh PT GSI sesuai dengan ketentuan vang berlaku.

Atau justru ada ketentuan hukum yang dilanggar oleh mereka?

Berkaitan dengan hal itu, Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengambil tindakan dan laporan investigasi Majalah TEMPO terkait keberadaan pejabat negara yang terlibat dalam tes PCR ini.

“Menurut kami, pejabat negara tidak boleh menggunakan kekuasaan untuk melindungi kepentingan bisnisnya sendiri, apalagi bisnis terhadap rakyat. Sejak awal, PRIMA menolak dengan tegas adanya praktik oligarki dalam sistem pemerintahan dan bernegara,” ungkapnya.

Ditegaskan, rakyat Indonesia sampai saat ini masih sangat prihatin akibat adanya pandemi Covid-19 yang menghajar sendi-sendi perekonomian dan kehidupan, rakyat masih bertahan untuk bertahan hidup dalam situasi yang tidak menentu.

“Tapi, ada segelintir orang dan pejabat negara malah mengambil untung dari kondisi seperti ini. Sungguh ironis,” tegasnya.

Ast

 




Pondok Pesantren Nurul Bayan, Cahaya dari Utara

Menghadiri perayaan 30 tahun perjalanan Pondok Pesantren Nurul Bayan, Gubernur Zulkiflimansyah mengapresiasi peran kyai dan ustadz

KLU.lombokjournal.com ~ Apresiasi Gubernur H Zulkieflimansyah atas  kontribusi para kyai dan ustadz dalam pembangunan NTB diungkapkan saat mengunjungi Pondok Pesantren Nurul Bayan, Telaga Bagek, Anyar, Bayan, Lombok Utara, Selasa (09/11/21).

Gubernur menyebut Pondok Pesantren Nurul Bayan yang didirikan KH Abdul Karim Abdul Ghofur, sebagai cahaya dari utara.

Gubernur menyebut Podok Pesantren Nurl Bayan sebagai Cahaya dari utara

Gubernur meyampaikan sambutan di Pondok Pesantren Nurul Bayan

Hal itu diungkapkan di tengah perayaan 30 tahun perjalanan Pondok Pesantren Nurul Bayan.

“Semoga dapat menyuluh ummat di tengah tantangan modern yang makin kompleks,” ujar Gubernur dalam acara Kesyukuran di Bayan, Lombok Utara,

Dikatakan Gubernur, peran agama dan kyai mengarahkan batin ummat agar pemimpin masa depan yang lahir dari pesantren memiliki jiwa yang tak hampa oleh kemajuan dan persoalan dunia.

BACA JUGA: Bunda Niken Mendorong Museum Jadi Etalase Budaya

Perjalanan panjang Pondok Pesantren Nurul Bayan berhasil membuktikan bahwa setiap capaian yang sukses selalu dimulai dengan langkah pertama.

Sementara itu, pimpinan Pondok Pesantren Nurul Bayan KH Abdul Karim Abdul Ghofur mengatakan, sikap istiqomah atau komitmen kuat membangun ummat dan masyarakat melalui pesantren adalah syarat keberhasilan.

Berikutnya adalah rasa syukur dalam setiap proses yang dilalui.

“Yang paling penting adalah bersyukur bahwa dalam setiap langkah dan proses dinamikanya selalu diridhoi Allah,” ujar  Kyai Karim.

Menurutnya, sebagai lembaga pendidikan, dalam rentang waktu yang panjang, masih banyak yang harus dikerjakan.

Namun saat yang sama, sudah banyak pula yang telah dilakukan sebagai kontribusi membangun ummat dan peradaban terutama Islam.

BACA JUGA: Tiga Desa di Lombok, NTB, Memikat Kunjungan Menparekraf

Acara Kesyukuran 30 Tahun Pondok Pesantren Nurul Bayan bertema “Menguatkan Sistem dan  Distribusi Nilai Nurul Bayan”,  selain dihadiri Pimpinan Pondok Pesantren Gontor, Ketua Forum Alumni Pondok Pesantren Darussalam Gontor, juga dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara.

Nn

Diskominfotik

 




Logistik WSBK Mendarat Mulus di BIZAM

Dengan pendaratan Boeing 777 Freighter yang mengangkut logistik WSBK, membuktikan BIZAM sudah siap melayani pesawat berbadan besar lainnya

MATARAM.lombokjournal.com ~ Salah satu pesawat terbesar di dunia, Boeing 777 Freighter, berhasil mendarat mulus di runway Bandara Lombok hasil perpanjangan. Seluruh proses unloading berjalan dengan lancar dan normal

Pesawat Boeing 777 mengangkut logistik WSBK

Boeing 777 Freighter milik QatarAirqays itu mengangkut Logistik perhelatan World Superbike Indonesia 2021.

Pesawat Boeing 777 Qatar Airways itu mendarat dengan mulus di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid (BIZAM) Lombok, Senin (08/11/21).

Pendaratan dilakukan di runway hasil pengembangan BIZAM, mengingat Boeing 777 Freighter milik Qatar Airways tersebut merupakan salah satu pesawat terbesar di dunia.

BACA JUGA: Gubernur Pastikan, NTB Mampu Jadi Tuan Rumah WSBK

General Manager BIZAM, Nugroho Jati, bersyukur tas pendaratan besawat besar tersebut.

“Alhamdulillah, salah satu pesawat terbesar di dunia, Boeing 777 Freighter, telah berhasil mendarat dengan mulus di runway Bandara Lombok hasil perpanjangan. Seluruh proses unloading berjalan dengan lancar dan normal”, ungkapnya.

Hal itu menunjukkan, BIZAM sudah siap melayani pesawat berbadan besar lainnya, karena telah dilakukan pelebaran dan perpanjangan runway dan apron bandara.

“Ini membuktikan bahwa runway dan apron baru Bandara Lombok cukup mumpuni untuk melayani pesawat berbadan besar,” tambah Nugroho Jati.

Pihak BIZAM sendiri juga menegaskan telah siap untuk menyambut gelaran balap internasional ini.

“Dengan demikian, secara infrastruktur Bandara Lombok telah siap untuk menyambut tibanya logistik dan keperluan balap serta kedatangan para peserta, ofisial, dan penonton ajang balap motor bergengsi WSBK 2021 di Sirkuit Mandalika,” tutup Nugroho.

BACA JUGA: Tiket Harian WSBK Pirelli Indonesian Round, Mulai Dijual Hari Selasa

Setelah melakukan penurunan logistik WSBK, pesawat kargo tersebut kemudian take off menuju Hongkong pada pukul 01.31 WITA, Selasa (09/11).

Kini BIZAM tengah menanti kedatangan Boeing 777 Freighter lainnya yang telah berangkat dari Doha dan akan dijadwalkan mendarat di BIZAM Lombok.

Nn

Diskominfotikntb

 




Lombok Daerah Wisata, Harus Banyak Membuat Hiburan

Sebagai daerah wisata, Lombok harus membuat banyak membuat hiburan. Ini kata Gubenur Zulkieflimansyah saat meneirma saat menerima panitia The Mandalika Ultra T100

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pariwisata NTB, khususnya Lombok, akan bangkit bila event The Mandalika Ultra T100 yang akan digelar di awal Bulan Desember mendatang.

Gubernur H. Zulkieflimansyah atau Bang Zul mengatakannya saat menerima panitia The Mandalika Ultra T100, Selasa (9/11/2021) di Ruang Kerjanya.

Gubernur Zul optimis pariwisata ombok bangkit
Gubernur Zukieflimansyah

Setelh penyeeggaraa Sekotong Triathlon yang sukses, kini menyusul The Mandalika Ultra T100 yang juga akan mendatangkan pelari dari berbagai daerah hingga mancanegara

“Karena event ini akan mendatangkan pelari dari berbagai daerah hingga mancanegara,”kata Bang Zul.

Menurut Bang Zul, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika telah menjelma menjadi magnet wisatawan dunia, terlebih NTB kini memiliki “Street Sirkuit” yang akan menggelar MotoGP di tahun 2022.

BACA JUGA: Pemprov NTB Siap 100 Persen Kawal IATC dan WASBK

“Kita ini daerah wisata, harus membuat banyak hiburan baik untuk pengunjung, lebih-lebih masyarakat kita,” ujarnya.

Ia mengungkap keyakinannya, lomba lari ini akan akan sukses diselenggarakan.

Namun ia juga mengingatkan, pelaksanaan event-event tetap harus memperhatikan kearifan lokal dan budaya masyarakat setempat.

“Karena olahraga lari ultra ini melalui pantai dan medan yang berat juga, termasuk ibadah untuk orang islam, agar ‘image’ masyarakat kita yang religius bisa tetap baik dan terjaga,” pesan Bang Zul..

Kadis Pariwisata NTB, Yusron Hadi yang mendampingi gubernur juga menyambut baik, siap mendukung penuh rencana  Event Lomba Lari The Mandalika Ultra T100.

“Event Sport Tourism ini akan menjadi salah satu ajang pemanasan akhir tahun 2021, menyambut balapan MotoGP awal tahun 2022 juga,” kata Kadispar.

Lombak Lari The mandalika Ultra T100, juga akan diselenggaralan di tahun 2022. Jadi event-event di NTB terus berlangsung tanpa putus.

Sementara itu, Founder The Mandalika 100, Hendra Wijaya menyampaikan apresiasi atas dukungan Gubernur NTB.

Hendra mengaku, pihaknya telah melaksanakan kegiatan sama sejak tahun 2013 di NTB, salahsatunya Rinjani Ultra T100.

“Tahun ini, kami akan gelar lombak lari,” kata pria penyuka  olahraga lari ini.

The mandalika Ultra T100 akan diikuti oleh pelari dalam negeri hingga luar negeri. Bahkan sudah banyak pelari yang mendaftarkan diri ketika dibuka secara online.

BACA JUGA: Gubernur Pastikan, NTB Mampu Jadi Tuan Rumah WSBK

Rute lomba starnya dari Sekotong, melewati 13 pantai yang belum pernah dikunjungi banyak orang, tebing, gunung hingga finisnya di Mandalika.

Kelas yang dipertandingkan ada 5 Km, 24, Km dan 114 Km.  Titik kilometernya akan ditandai dengan pal jarak, dan beberapa tempat melalui rumah makan, restoran, masjid dan tempat istirahat lainnya.

“Kami bukan hanya menggelar sebuah lomba, namun disampung mendatangkan pengunjung wisata namun menggerakan sektor ekonomi masyarakat,” tutuR Hendra..

Nn

Diskominfotik