Wagub NTB Ingatkan Pembangunan Lingkungan Berkelanjutan

Dalam Rakor Ekoregion Bali-Nusra, Wagub NTB ingatkan pembangunan lingkungan berkelanjutan merupakan kebutuhan

MATARAM.LombokJournal.com ~ Pembangunan lingkungan yang berkelanjutan merupakan kebutuhan, karena potensi sumber daya alam kita besar.

BACA JUGA: Bunda Niken Disambut Antusias Anak-anak di Dompu

Wagub NTB ingatkan pentingnya pembangunan lingkungan berkelanjutan
Wagub Sitti Rohmi Djalilah

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hj Sitti Rohmi Djalilah mengingatkan itu saat membuka rapat kerja Ekoregion Bali Nusra di Hotel Merumatta, Senggigi, Lombok Barat, Senin (24/07/23). 

 “Potensi sumberdaya alam kita sangat besar sehingga pembangunan lingkungan menjadi kebutuhan agar NTB yang indah ini tetap dapat dinikmati,” kata Ummi Rohmi sapaan Wagub NTB 

Untuk itu ia berharap Raker dapat menghasilkan komitmen bersama dan langkah strategis dalam isu pembangunan lingkungan berkelanjutan

Selain itu juga Wagub mengatakan, Pemerintah Provinsi dengan program unggulan NTB Zero Waste dan NTB Hijau menunjukkan progress baik dalam pengelolaan lingkungan. Terlebih, NTB berkomitmen dengan Zero Emission 2050.

BACA JUGA: Ballona Kertasari Festival, Majukan Pariwisata KSB

Sementara itu, Sekjen Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Bambang Hendroyono mengatakan, kualitas ekoregion dan kualitas hidup manusia harus dibangun harmonis. 

“NTB dengan karakteristik daerah kepulauan berpotensi akan dampak perubahan iklim, pencemaran lingkungan dan isu lainnya baik landscape maupun seaside,” ujarnya. 

Ia menambahkan, pembangunan lingkungan terus menbutuhkan terobosan baru dan leadership lingkungan agar harmonisasi dan keberlanjutan pembangunan lingkungan terjaga. 

BACA JUGA: Bantuan CSR ke UMKM Madu Trigona Bengkaung

Hadir pula Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Bali Nusra, Kadis LHK NTB, Kadis LHK se kabupaten/ kota Bali Nusra, kepala UPT dan stakeholder lingkungan se Bali Nusra. ***

 

 




Gubernur NTB Hadir di Muscab Pemuda Pancasila KSB

Bang Zul sapaan Gubernur NTB bersama istri menghadiri Muscab MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Sumbawa Barat 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Kedatangan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah dan istri disambut hangat peserta Musyawarah Cabang (Muscab) Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila di Desa Pasir Putih Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Minggu (23/07/23).

BACA JUGA: Ballona Kertasari Festival, Majukan Praiwisata KSB

Saat menyampaikan sambutan, Gubernur NTB berpesan agar MPC Pemuda Pancasila KSB memahami pentingnya keikhlasan berorganisasi.

“Jadilah yang paling ikhlas, bukan yang paling baik, karena di tengah kebaikan itu belum tentu ada keikhlasan,” pesan Bang Zul sapaan Gubernur NTB.

Gubernur NTB berharap, MPC Pemuda Pancasila KSB selalu ikhlas dan tahan akan godaan apa pun dalam menjalankan tugas serta tanggung jawabnya.

“Salah satu kunci keikhlasan itu adalah kebesaran jiwa untuk melupakan atau move on menerima keadaan yang sudah terjadi,” tutur Bang Zul.

BACA JUGA: Khotbah Jum’aT Bang Zul di Mesjid An Nur Pohgading 

Usai kegiatan Muscab Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila KSB, Bang Zul melanjutkan kegiatan menuju Opening Ceremony Ballona Festival Kertasari di Kecamatan Taliwang.

Dengan menggunakan pesawat amfibi atau Seaplane PT AMNT, Bang Zul tiba di Desa Benete Kecamatan Maluk pada pukul 10.00 WITA

BACA JUGA: Diduga Perkosa Anak Kandung, Oknum Bacaleg PDIP Disumpah 

Beranjak dari Benete, kemudian bergegas ke lokasi kegiatan pertama di KSB yakni muscab MPC Pemuda Pancasila. ***

 

 




Ballona Kertasari Festival, Majukan Pariwisata di KSB

Penyelenggaraan Ballona Kertasari Festival dan dibangunnya Bandara akan membuat pariwisata KSB maju pesat

KSB.LombokJournal.com ~ Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah, bersama Bupati Kabupaten Sumbawa Barat, W. Musyafirin membuka Ballona Kertasari Festival di Kabupaten Sumbawa Barat, Minggu (23/07/23).

Bang Zul sapaan Gubernur NTB berharap diselenggarakannya event budaya di KSB, khususnya Ballona Kertasari Festival, mendukung kemajuan pariwisata di Pulau Sumbawa. “Siang ini membuka Ballona Festival di Kertasari Sumbawa Barat bersama Pak Bupati. Dengan hadirnya Bandara Internasional di Kiantar, Pariwisata KSB akan maju sangat pesat. Pesona alamnya sangat indah,” tutur Gubernur. 

BACA JUTA: Ritual Adat Selamatan Mata Air Tibu Bunter di Desa Jurit Baru

Diselenggarakannya Ballona Festival di Kertasari serta dibangunnya Bandara Internasional di Kiantar, akan semakin menarik wisatawan ke KSB. 

Bang Zul juga mengungkapkan menyambut baik diselenggarakannya Ballona Kertasari Festival, yang akan lebih meriah dengan kegiatan yang lebih bervariasi. 

“Mudah-mudahan tetap kompak dan harmonis,” harap Bang Zul. 

Festival Ballona Kertasari merupakan Festival milik warga masyarakat Desa Labuhan Kertasari, Sumbawa Barat ini menjadi event tahunan keempat kali yang dilaksanakan berturut turut sejak 2020 yang tahun ini akan digelar 23 – 25 Juli. 

BACA JUGA: Diduga Perkosa Anak Kandung, Oknum Bacaleg PDIP Disumpah

Ketua panitia kegiatan, Oktavian Daeng Mambua menyampaikan, kegiatan ini sebagai upaya melestarikan budaya Desa Labuhan Kertasari yang telah masuk dalam 99 desa wisata yang ada di Provinsi NTB. 

Ia pun menjelaskan, misi pelestarian budaya tersebut tidak mungkin dapat terlaksana tanpa adanya partisipasi yang kuat dari masyarakat. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Hadir di Muscab Pemuda Pancasil NTB

“Ke depan kami berharap kegiatan ini dapat terus memberikan ruang untuk pelestarian budaya masyarakat Desa Kertasari dimasa yang akan datang,” harapnya.*** 

 




Diduga Perkosa Anak Kandung, Oknum Bacaleg PDIP Disumpah

Oknum Bacaleg sekaligus Pengurus PDIP Lombok Barat yang diduga perkosa anak kandung sehingga jadi korban amuk massa, akhirnya disumpah

MATARAM.LombokJournal.com ~  Diduga menyetubuhi anak kandungnya, oknum bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) yang juga Ketua PAC PDI Perjuangan Sekotong Lombok Barat, S (50) disumpah.

Pengambilan sumpah oknum Bacaleg itu dituntun langsung oleh Ketua Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Provinsi NTB yang juga Ketua Forum Komunikasi Kerukunan Umat Beragama (FKUB) NTB TGH Subki Sasaki di RSUD Lombok Barat, Sabtu (22/07/23).

BACA JUGA: Khotbah Jum’at Bang Zul di Masjid An Nur Pohgading

Dalam pengambilan sumpah oknum Bacaleg itu dihadiri Ketua DPD PDIP NTB, H. Rachmat Hidayat. 

Selain itu dalam kesempatan sumpah oknum Bacaleg itu juga dihadiri Ketua DPC PDIP Lombok Barat, Lalu Muhammad, sejumlah Pengurus DPC PDIP Lobar Lainnya,  kuasa hukum S, serta pihak keluarga. 

TGH Subki menjelaskan, pengambilan sumpah oknum Bacaleg itu disebut Sumpah Ibra (terbebas dari tuduhan). Sumpah Ibra atau sumpah pengakuan itu dilakukan guna memberikan kesempatan kepada oknum Bacaleg yang tertuduh (S), agar berani mengatakan bahwa tuduhan itu tidak benar. 

Namun, jika yang dituduhkan kepada S benar, TGH Subki berujar bahwa akan ada konsekuensi atau akibat atas sumpah (pengakuan) tersebut yang akan diderita S. 

“Sumpah ini selain disaksikan oleh kita, tetapi juga disaksikan oleh Allah SWT dan dia berimplikasi atau ada akibat yang akan Anda tanggung dunia dan akhirat. Apakah Anda siap?” ucap TGH Subki kepada S yang masih berbaring di ranjang rumah sakit. 

“Siap, sangat siap,” ujar S selepas mendengar kalimat TGH Subki. 

Usai mendengarkan persetujuan S, TGH Subki memulai prosesi sumpah tersebut. 

BACA JUGA: Gubernur Bang Zul Audensi dengan Pegadaian

Sumpah ini, kata TGH Subki akan memiliki kekuatan psikologis dan transendental karena akan berdampak kepada yang membuat pengakuan baik yang tertuduh dan menuduh. Karena Allah SWT langsung yang memberikan petunjuk yang bersifat kontan untuk pembuktiannya.

Jikalau yang dituduhkan tidak benar, maka Allah SWT akan membuka selebar-lebarnya tabir kebenaran. 

Lebih jauh, TGH Subki menegaskan, pengambilan sumpah merupakan salah satu perintah Nabi Muhammad SAW dalam membuktikan kebenaran suatu perkara dalam islam, sesuai dengan prosedur hukum dalam islam yakni:

“Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Seandainya setiap manusia dipenuhi tuntutannya, niscaya orang-orang akan menuntut harta dan darah suatu kaum. Namun, penuntut wajib datangkan bukti dan yang mengingkari dituntut bersumpah.” (Hadits hasan, diriwayatkan oleh Al-Baihaqi seperti ini dan sebagiannya ada dalam Bukhari dan Muslim) [HR. Al-Baihaqi, no. 21201 dalam Al-Kubro seperti ini, sebagiannya diriwayatkan dalam Shahihain, yaitu Bukhari, no. 4552 dan Muslim, no. 1711].

Pengambilan sumpah oknum Bacaleg itu dilakukan untuk tujuan kebaikan bersama.

“Mengambil sumpah ini untuk kebaikan kita bersama, ini agar personal yang bersangkutan tidak tercemae, partai tidak dirugikan, terbuka mana yang asli mana yang hoaks, mana yang benar dan didak benar, biar Allah SWT yang menjadi hakimnya,” kata Subki 

PDIP Pasang Badan untuk Kader 

Terpisah, Ketua DPD PDIP NTB Rachmat Hidayat mengaku, pengambilan sumpah oknum Bacaleg yang diduga memperkosa anak kandungnya itu, dilakukan agar publik dapat melihat jernih persoalan yang membuat gaduh masyarakat itu.

Selain pengungkapan kasus dari sisi formal (hukum), pihaknya berupaya untuk memberikan perspektif dari sisi kerohanian

“Saya selaku Ketua DPD PDIP NTB yang bergama islam dan kebetulan yang menjadi tertuduh ini juga orang islam, maka saya yakinkan diri saya sebagai orang islam dan ketua DPD, dengan cara saya melalui agama yang saya yakini dengan sumpah di bawah Al Quran, baru saya percaya,” beber Rachmat. 

Rachmat menegaskan, pihaknya siap pasang badan terhadap nasib kadernya. Apalagi nanti jika sampai terbukti tuduhan yang diberikan kepada kadernya tersebut ternyata tidak benar. 

Rachmat meminta, seluruh pihak yang berusaha merendahkan kader PDIP secara personal dan partai secara umum, agar bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Kalau orangnya tidak bersalah, maka kita harus angkat derajatnya,” ungkap Rachmat.

BACA JUGA: Oknum Bacaleg yang Diduga Perkosa Anak Kandungnya, Disumpah

Dalam kasus tersebut, Rachmat mengulang seruan yang sering disampaikan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri yakni Satyam Eva Jayate yang artinya “Kebenaran itu pasti akan berjaya dan akan menang. Akan terang benderang”..

“Itu pegangan partai, pegangan kader. Jadi jangan coba-coba berbuat salah, siapa pun dia, termasuk saya. Ndak ada toleransi, tapi kalau benar, kita bela sampai dimana pun. Oleh karena itu, kita minta hukum ditegakkan, maka kita menganut azaz praduga tak bersalah,” bebernya. 

Sebagai infomasi, oknum Bacaleg S saat ini telah dipindahkan perawatannya dari RSUD Lombok Barat ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB.

Di RSUP NTB, S menempati ruangan VIP agar mendapatkan penanganan maksimal dan kondisi keamanannya dapat lebih terjaga. 

Adapun biaya perawatan selama di RSUD Lombok Barat sebesar Rp 4 juta dan biaya ambulance ke RSUP NTB sebesar Rp 200 ribu ditanggung DPC PDIP Lombok Barat.

Sementara untuk perawatan lebih intensif di RSUP NTB, akan ditanggung DPD PDIP NTB.***

 

 

 




Gubernur Bang Zul Audiensi dengan PT Pegadaian

Bang Zul sapaan Gubernur NTB Menilai PT Pegadaian dekat dengan masyarakat

MATARAM.LombokJournal.com ~ Sebagai lembaga keuangan, Pegadaian dinilai dekat dengan masyarakat. 

Penilaian itu disampaikan Gubernur NTB, Bang Zul karena adanya program Gadai Peduli berupa pinjaman tanpa bunga sampai Rp 2,5 juta. 

BACA JUGA: Ritual Adat Selamatan Mata Air Tibu Bunter Desa Jurit Baru

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah atau Bang Zul mengapresiasi PT Pegadaian dalam pelayanan keuangan masyarakat itu saat bertemu Kepala Wilayah PT Pegadaian Bali Nusra, Supriyanto di pendopo Gubernur, Sabtu (22/07/23).

“Baik sekali dalam meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujar Bang Zul di Pendopo.

BACA JUGA: ASN Diingatkan untuk Tetap Teguh dan Disiplin

Sementara itu, Kepala Wilayah PT Pegadaian Bali Nusra, Supriyanto mengatakan, program ini akan berlangsung sampai 31 Agustus 2023.

“Syaratnya KTP dan jaminan sebesar yang dipinjam dan pengembalian selama dua bulan”, ujarnya. 

BACA JUGA: Festival Budaya Bau Keke, Festival Tangkap Kerang Laut

Hadir pula pimpinan Cabang Pegadaian Mataram dan Sumbawa..***

 

 




Khotbah Jum’at Bang Zul di Masjid An Nur Pohgading

Menjadi imam salat Jum’at di Masjid An Nur Pohgading, Bang Zul menekankan salat Jum’at untuk menambah keimanan dalam keislaman 

LOTIM.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah yang akrab disapa Bang Zul mengatakan, tiap salat Jum’at harus ada berkah yang bisa didapatkan. 

Menurut Bang Zul, dalam melaksanakan salat Jum’at tidak hanya menjadi rutinitas saja, tapi merupakan sebuah kewajiban muslim dapat menambah bekal dan menambah keimanan dalam keislaman kita.

BACA JUGA|: Festival Bau Keke, Festival Cari Kerang Laut

Bang Zul menyampaikan itu saat menjadi Imam dan Khotib Jumat di Mesjid Raya Pohgading Lombok Timur, Jum’at (21/07/23). 

Saat itu Bang Zul menyerahan sumbangan/infak untuk pembebasan tanah halaman Masjid An Nur Pohgading serta sumbangan untuk para Tahfiz TPQ An-Nur.

Bang Zul menekankan, hendaknya sebagai muslim dapat selalu ikhlas dalam beribadah dan tak gentar dengan kematian. Serta, mampu mensyukuri kehidupan dengan memahami nikmat yang telah diberikan Allah SWT.

BACA JUGA: Sirkuit Mandalika Lahirkan Pembalap Nasional Asal NTB

“Mudahan mudahan di Masjid An Nur yang alhamdulillah merupakan masjid yang makmur dengan jemaah salat bertambahnya, kita semua senantiasa menjadi Hamba hamba Allah yang bertakwa, banyak bersyukur dan selalu memperbanyak bekal Amal ibadah untuk menghadap kepada Allah SWT,” kata Bnag Zul.

Usai salat jumat berjamaah Bang Zul bersama jemaah masjid An Nur menyempatkan waktu untuk melakukan salat jenazah salah seorang warga Pohgading. 

BACA JUGA: Ritual Adat Selamatan Mata Air Tibu Bunter Desa Jurit Baru

Masyarakat setempat tampak antusias dengan memadati masjid dan mendengarkan khutbah yang dibacakan oleh orang nomor 1 di NTB tersebut.***

 




Terima Kasih dan Selamat Jalan Bang HBK

Sepenggal lirik lagu “Bila Tiba” nya Ungu ini, mengiringi tangis tanpa suara, atas berpulangnya Bapak H. Bambang Kristiono SE atau Bang HBK  Wakil Ketua Komisi I DPRRI dapil NTB 2 Pulau Lombok dari Partai Gerindra

Saat tiba nafas di ujung hela
Mata tinggi tak sanggup bicara
Mulut terkunci tanpa suara

Bila tiba saat berganti dunia
Alam yg sangat jauh berbeda
Siapkah kita menjawab semua pertanyaan

Bila nafas akhir berhenti sudah
Jantung hatipun tak berdaya
Hanya menangis tanpa suara

Lalu Gita Ariadi

MATARAM.LombokJournal.com ~ Saat awal-awal pesan WA berisi berita duka meninggalnya Bang HBK tiba, spontan saya jawab tidak benar. Saya benar-benar tidak siap terima berita itu. Pengirim pesan kembali mengirim info susulan mempertegas bahwa info awalnya itu benar.

Karena belum percaya, saya konfirmasi ke teman-teman yang akrab dengan Bang HBK. Satu persatu ternyata mengiyakan. Satu persatu pesan berantai bersusulan masuk membanjiri berbagai group WA. Innalillahi wainnailaihirojiun.

Di tengah kesibukannya sebagai politisi, wakil rakyat dan seabrek aktivitasnya, alhamdulillah saya sempat bertemu beberapa kali dengan Bang HBK. Bila bertemu, sillaturrahmi dan diskusi pun berlangsung hangat, gayeng dan pasti bermutu. 

Ide-idenya brilian dan penuh kejutan dari Bang HBK. Kesannya sebagai pribadi yang tegas dan bertanggung kian lengkap dengan kepedulian sosialnya yang tinggi. Sungguh Bang HBK adalah sosok sahabat yang baik dan berpikiran maju.

BACA JUGA: ASN Diingatkan Agar Tetap Teguh dan Disiplin

Ada tiga rencana HBK yang belum terwujud
Miq Gita dan HBK

Ada rasa sesal dan sedih yang mendalam, karena rencana bertemu dan diskusi minggu-minggu terakhir ini belum terwujud. Karena padatnya agenda Bang HBK. Saya sangat berharap untuk mendapatkan waktu luangnya karena rencananya akan mendiskusikan 3 topik menarik.

Pertama, terkait Lombok Football Club (LFC). Beliau memang sangat ingin ada club sepak bola dari NTB yang bisa menembus liga 2 dan syukur-syukur liga 1. Saya sangat antusias menanggapi ‘mimpi’ Bang HBK dan bila diajak diskusi tentang LFC sebagai iconic dan local hero baru yang akan membawa harum nama Lombok Nusa Tenggara Barat.

Komitmen Bang HBK membangun dan membesarkan LFC luar biasa. Sesungguhnya, Bang HBK bisa saja langsung “membeli” club sepak bola yang telah tampil di Liga 2. Namun, Bang HBK tetap memilih membina suatu club untuk berlaga secara berjenjang mulai liga 3. Melalui pembinaan LFC yg berlaga di Liga 3, maka ada peluang besar pesepak bola asal NTB banyak yg masuk.

Kedua, terkait GOR Turide. Bang HBK memandang perlu ada GOR di NTB yang representatif. Sebagai tempat digelarnya berbagai event olahraga yang berstandar nasional bahkan internasional. Ide ini sangat saya hargai. Pemerintah Provinsi NTB sangat berkepentingan akan hadirnya stadion yang sangat representatif.

BACA JUGA: Ritual Adat Selamatan Mata Air Tibu Buntetr Desa Jurit Baru

Rencana renovasi GOR Turide, akan menjadikan GOR Turide layak untuk menggelar pertandingan sepak bola Liga 2. 

Layak untuk lomba lari dengan 8 lintasan, termasuk terpenuhinya syarat untuk kelengkapan sebuah stadion, seperti kamar ganti atlit, kamar mandi, ruang rehat, lighting, digital scoring board, sanitasi, dan lain-lain

Sebagai catatan, tahun 2025 nanti NTB akan menjadi tuan rumah FORNAS (Festival Olah Raga Nasional) VIII KORMI (Komite Olah Raga Masyarakat Indonesia) yang akan menghadirkan tidak kurang dari 25.000 orang pegiat olahraga tanah air bahkan mancanegara.

Tahun 2025, NTB telah ditetapkan oleh Dewan Pengurus KORPRI Nasional (DPKN) sebagai tuan rumah PORNAS VII KORPRI. Puncaknya, tahun 2028, NTB tuan rumah bersama penyelenggaraan PON XXII bersama Provinsi NTT. 

Dengan sentuhan tangan dingin Bang HBK bersama kolega-kolega investornya, sangat diarapkan mampu membantu Pemerintah Provinsi NTB membangun venue2 pertandingan olahraga yang berstandar itu.

BACA JUGA: Bantuan CSR UMKM Madu Trigona Bengkaung

Bersama HBK antusias diskusi tentang Lombok FC
HBK dan Miq Gita

Ketiga, ingin mendirikan SMA Taruna Nusantara di NTB. Bila ini terwujud ada ruang yg terbuka dan proporsional bagi putra putri terbaik di daerah untuk bisa mengakses pendidikan yang unggul tersebut. Tentunya berdasarkan sistem dan mekanisme perekrutan yang dipersyaratakan.

 Pendirian SMA Taruna Nusantara di NTB, bisa mengcover dan menjadi affirmative action bagi putra putri terbaik di kawasan Indonesia Timur. Selain untuk menyebar dan memeratakan sarpras di wilayah NKRI.

Terkait pendirian SMA Taruna Nusantara, Bang HBK sangat mengatensi penyiapan SDM Unggul dari daerah yang mampu berkompetisi pada level nasional dan global. Bang HBK sudah bincang-bincang pemanasan tentang alternatif lokasi dan penyiapan lahannya.

Sambil menunggu tibanya jenazah, saya membuat catatan kecil ini sembari menerawang 3 rencana besar yang ingin dipersembahkan Bang HBK kepada rakyat di daerah yang telah menghantarkannya duduk di Senayan. 

Kini dengan kepergian Bang HBK, NTB membutuhkan sosok HBK-HBK baru yang siap mewujudkan impian ini jadi nyata.

Bersama Bung Bezed, salah seorang sahabat Bang HBK, kami larut dalam suasana duka keluarga dan pelayat yang kian sore kian berduyun2 datang memberi penghormatan dan doa. 

Tepat pukul 17.00 wib disaksikan ratusan pasang mata jiran tetangga, sahabat dan kerabat para tokoh-tokoh penting Republik ini, jenazah almarhum Bang HBK tiba di rumah duka di Jalan Kemang Timur 18 nomor 8A RT 01/RW 003 Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan Jakarta Selatan. 

BACA JUGA: Pekerja Migran Asal Lombok, Korban Penyiksaan di Libya

Selanjutnya pukul 19. 30 jenazah almarhum Bang HBK dibawa menuju tempat peristirahatannya yang terakhir di San Diego Hills Fitrah Mansion.

Terima kasih dan selamat jalan Bang HBK. Allahumagfirlahu warhamhu waafihi wa’fuanhu. Alfatehah. Aamiin YRA.***

Kemang, 20.7.2023




Bang Zul Istighosah dan Haflah Al-Qur’an di Kota Bima

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah yang disapa Bang Zul mengikuti Istighosah dan Haflah Al-Qur’an bersama ribuan masyarakat dan tokoh agama dan tokoh amsyarakat

KOTABIMA.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah yang akrab disapa Bang Zul mengikuti Istighosah dan Haflah Al-Qur’an di Lapangan Manggemaci Kota Bima pada Selasa (18/07/23) malam. 

Gubernur Bang Zul beserta istri, Hj. Niken Saptarini disambut Walikota Bima, H.M. Luthfi, SE. dan seluruh jajarannya. 

BACA JUGA: ASN Diingatkan Selalu Teguh dan Disiplin

Bang Zul bersama ribuan masyarakat, yakni tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh wanita dan seluruh lapisan masyarakat itu mengikuti Istighosah untuk menyambut Tahun Baru Islam 1445 Hijriah, yang jatuh pada hari Rabu, 19 Juli 2023.

Bang Zul mengatakan Istigosah yang dihadiri ribuan masyarakat merupakan hal luar biasa, berkumpul untuk memanjatkan do’a semoga hari esok lebih baik dari hari ini.

“Membangkitkan rasa lelah yang sudah lama tertidur di dalam hati, pikiran dan persahabatan adalah hal utama yang perlu kita lakukan untuk menyongsong tahun baru ini,” ungkap Bang Zul.

Bang Zul mengingatkan, orang Bima punya tradisi panjang, melangkah panjang menyisir seluruh wilayah Republik Indonesia

BACA JUGA: Festival Budaya Bau Keke. Festival Tangkap Kerang Laut

Tiap kali kunjungan ke sejumlah wilayah di Indonesia, Bang Zul mengaku selalu bertemu dan menyapa warga asal Bima. Mulai dari yang berprofesi sebagai tukang ojek, anggota legislatif hingga sebagai Sekretaris Daerah.

“Langit kita sebenarnya tinggi, tapi masih banyak diantara kita yang terbang terlampau rendah. Oleh karena itu, momentum tahun Baru Islam mengingatkan kita bahwa masyarakat Kota dan Kabupaten Bima punya tradisi terbang tinggi,” katanya.

Bang Zul menegaskan, Pemerintah Provinsi NTB telah mengirim anak-anak muda NTB menempuh pendidikan di luar negeri dalam rangka menyiapkan generasi yang tidak hanya jago kandang. 

Namun menjadi tokoh di NTB bahkan di Republik Indonesia.

BACA JUGA: Sirkuit Mandalika Lahirkan Pembalap Nasional Asal NTB

“Kita kirim ribuan anak-anak NTB, agar mereka bisa terbang tinggi,” ungkap Bang Zul. ***

 

 




Ritual Adat Selamatan Mata Air Tibu Bunter Desa Jurit Baru

Menghadiri ritual adat Selamatan Mata Air Tibu Bunter, HBK disambut ratusan masyarakat dengan dua barungan gendang geleq, 

LOTIM.LombokJournal.com ~ Politisi Partai Gerindra, H. Bambang Kristiono (HBK) menghadiri acara ritual adat selamatan mata air, yang disebut masyarakat Otaq Aiq Tibu Bunter, di Dusun Banok, Desa Jurit Baru, Kec. Pringgasela, Kab. Lombok Timur, Minggu (16/07/23).

Ritual adat turun temurun ini dilaksanakan secara rutin setahun sekali menjelang selesainya musim hujan.

BACA JUGA: Bantuan CSR ke UMKM Madu Trigona Bengkaung

HBK disambut masyarakat untuk mengikuti ritual adat
HBK disambut masyarakat

Kedatangan HBK menghadiri ritual adat itu disambut ratusan warga dengan tabuhan Gendang Beleq.

Usai pengalungan selendang dan penyambutan selamat datang dari para tokoh agama, tokoh masyarakat dan perwakilan pengurus Desa setempat, HBK mengikuti rombongan masyarakat ke lokasi ritual adat, di mata air yang berjarak sekitar 1 km dari lokasi penyambutan. 

Sebagian besar jalan yang dilewati merupakan pematang sawah, di beberapa bagian cukup terjal yang mengharuskan para peserta berjalan perlahan.

Sepanjang perjalanan, rombongan dihibur oleh riuh tetabuhan dari dua barungan (kelompok) Gendang Beleq yang mengiringi di bagian belakang.

BACA JUGA: Gubernur NTB Ajak Gaungkan Fungsi Koperasi

Di lokasi ritual adat itu, ratusan masyarakat sudah berkumpul menyambut kedatangan rombongan. Tak lama kemudian acarapun dimulai dengan didahului ritual do’a dan dzikir

Tradisi ini merupakan ajaran leluhur untuk bersyukur dan terus menjaga sumber mata air yang mengalir sepanjang tahun.

Anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/P. Lombok ini mengatakan rasa syukur dan terima kasihnya atas undangan dari masyarakat Desa Jurit Baru.

“Alhamdulillah, kebahagiaan dan rasa syukur saya telah diundang di acara ritual adat selamatan mata air ini.

Sepanjang perjalanan, pemandangannya indah sekali, hijau dan sejuk sekali,” ungkap HBK saat membuka sambutannya.

Lebih lanjut politisi yang dikenal humble ini mengapresiasi semangat gotong royong warga yang tetap terbangun ditengah gempuran modernisasi.

BACA JUGA: Festival Budaya Bau Keke, Festival Cari Kerang Air 

“Gotong royong merupakan salah satu warisan, dan akar budaya asli Indonesia yang harus dipelihara dan dikembangkan, sebagai modal sosial kita untuk membangun bangsa,” kata HBK.

Menurutnya, budaya gotong royong telah mampu menjadi semangat untuk memperkuat rasa kebersamaan dan persatuan masyarakat Desa Jurit Baru.

“Untuk menjaga kelestarian sumber mata air yang menjadi sumber air bagi ratusan kepala keluarga di sepanjang sungai ini,” katanya.

Menyampaikan aspirasi

Kepala Desa Jurit Baru, Athar Junaidi menyampaikan aspirasinya berupa usulan pembangunan dan perbaikan bak penampungan mata air dan drainase di sekitar lokasi untuk mencegah longsor. 

“Kami laporkan ke pak HBK, kemarin dari anggota DPRD Kab. Lombok Timur dari Partai Gerindra sudah membantu kami membangun bak penampungan di area samping mata air, juga membantu pemipaan ke rumah-rumah warga,” kata Kepala Desa

Ia berharap HBK bisa membantu memperbaiki bak penampungan utama yang sudah mulai rusak, terutama drainasenya. 

Menjawab hal tersebut, HBK mengatakan akan berikhtiar mencari dukungan dana melalui program aspirasinya. 

Ia juga mengatakan akan mengusahakan pengadaan pohon keras tanaman produktif untuk ditanam di sekitaran lokasi mata air.

BACA JUGA: Sirkuit Mandalika Melahirkan Pembalap Nasional asal NTB 

“Insyaa Allah, akan saya upayakan juga pengadaan pohon-pohon keras produktif untuk ditanam sekitar lokasi sumber mata air, agar area sekitaran sumber air tidak mengalami longsor terutama di tebing-tebing dijalur menuju mata air,” ungkap HBK.

HBK mengajak semua warga yang hadir untuk sama-sama menjaga sumber mata air. Karena merupakan sumber air utama bagi ratusan kepala keluarga. Air ini, selain menjadi sumber kehidupan juga merupakan perekat kebersamaan antar warga.

Bantuan TIK di MTs Yadinu

Selesai menghadiri acara selamatan mata air, HBK menghadiri acara serah terima bantuan peralatan multimedia dan TIK dari kader Partai Gerindra DPRD Kab. Lombok Timur, M. Badran Achsyid kepada MTs Yadinu Banok, Desa Jurit Baru, Kec. Pringgasela, Kab. Lombok Timur.

Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis oleh HBK didampingi oleh anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kab. Lombok Timur. 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Sekolah, perwakilan Wali murid, dan anggota Komite Sekolah.

Kepala Madrasah sangat berterima kasih dan menyampaikan apresiasinya karena selama ini, Madrasah masih kekurangan peralatan TIK dan multimedia.

“Ini adalah bentuk nyata dari kepedulian kader-kader Partai Gerindra dalam upaya mencerdaskan anak bangsa agar mimpi besar kita semua, menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang besar bisa dicapai,” kata HBK. 

Konsolidasi Partai Gerindra dan NW

Usai kegiatan di daerah Jurit Baru, HBK kemudian bergerak ke kediaman Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW), Maulana Syaikh TGKH. L. Gede Muhammad Zainuddin Atsani, LC, M.Pd.I di Anjani.

HBK mengatakan, pertemuan empat mata dengan cucu pahlawan nasional tersebut dinilainya sangat penting untuk membangun soliditas dan kekompakan khususnya terkait kerjasama Partai Gerindra dengan Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW).

“Apalagi momen Pemilu 2024 sudah semakin dekat, pertemuan ini dinilai sangat penting untuk memperkuat kerjasama terutama pada kerja-kerja politik,” jelasnya.

Selesai menggelar pertemuan empat mata dengan tokoh sentral PBNW, selanjutnya HBK menyempatkan diri untuk menonton pertandingan uji coba klub sepakbola Lombok FC melawan PS. Sikur Hebat.

Di lapangan tempat pertandingan, sudah menunggu istri tercinta, Hj. Dian A. Kristiono didampingi putrinya yang sekaligus CEO dari klub sepakbola Lombok FC. 

BACA JUGA: ASN Diingatkan untuk Tetap Teguh dan Disiplin

Usai menonton langsung pertandingan sepakbola, HBK bergerak melanjutkan kegiatannya di Kota Mataram. 

HBK mengatakan, agar gotong royong dalam ritual adat diteruskan
HBK di mata air Tibu Bunter

Ia sudah ditunggu beberapa calon anggota legislatif (Caleg) potensial yang akan mendaftarkan diri sebagai bakal calon legislatif (Bacaleg) di Partai Gerindra.

“Sudah ada beberapa Caleg potensial yang akan maju di Dapil-dapil yang potensi kursinya bisa lebih dari satu. Kehadiran mereka berjuang bersama Partai Gerindra, membuat kami semakin optimis bisa meraih kursi maksimal di semua daerah pemilihan,” kata HBK.

Target Partai Gerindra di Pemilu 2024, selain mengantarkan Prabowo Subianto menjadi Presiden RI, juga menjadi Ketua DPRD Prov. NTB.

Tentu saja Partai Gerindra harus mempersiapkan caleg-calegnya yang bagus-bagus untuk meraih target ini.

Namun HBK enggan menyebutkan nama-nama Bacaleg yang akan ditemuinya. Dia hanya menyebutkan, mereka-mereka yang akan bergabung, merupakan tokoh-tokoh politik yang cukup mumpuni di Dapilnya masing-masing. ***

 

 




ASN Diingatkan Agar Tetap Teguh dan Disiplin

Sekda NTB, Lalu Gita Ariadi mengingatkan ASN tetap disiplin menjalankan tugasnya sebagai abdi pemerintah dan abdi masyarakat

MATARAM.LombokJournal.com ~ Saat pimpin upacara Hari Kesadaran, Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Lalu Gita Ariadi mengingatkan tugas dan fungsi Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Tugas dan fungsi selaku ASN meliputi banyak hal, mulai dari kehadiran datang dan pulang kantor, tugas apa saja yang harus di kerjakan, sehingga hal-hal lainnya yang mendukung tupoksi kita sebagai abdi negara, abdi pemerintah dan abdi masyarakat,” kata Sekda.

BACA JUGA: Festival Bau Keke, Festival Tangkap Kerang Laut

Upacara Hari Kesadaran Nasional yang dirangkai dengan peringatan Hari Koperasi yang dihadiri seluruh ASN lingkup Pemprov NTB itu berlangsung di halaman kantor Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat, Senin (17/01/23).

Dikatakan, peringatan hari kesadaran nasional ini menjadi pengingat bagi para ASN untuk tetap teguh dan disiplin.

Upacara peringatan hari kesadaran nasional juga dirangkaikan dengan peringatan hari koperasi ke-76 tahun 2023, tanggal12 juli setiap tahunnya mengusung tema nasional “pemajuan koperasi kunci kesejahteraan masyarakat” dengan tagline “bangga berkoperasi indonesia maju”.

BACA JUGA: Sirkuit Mandalika Melahirkan Pembalap Nasional asal NTB

“Koperasi merupakan organisasi ekonomi yang fungsi utamanya untuk meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat. Untuk mensejahterakan anggota, koperasi menyelenggarakan berbagai usaha serta layanan sesuai dengan kebutuhan anggotanya,” jelas Miq Gita. 

“Untuk pengembangan koperasi di NTB, setidaknya ada beberapa potensi yang bisa disasar, dimana salah satunya pada sektor riil guna membangun ekonomi anggota dan masyarakat yang lebih luas. Dari sisi peluang, koperasi sektor riil memiliki banyak potensi mulai dari pertanian, peternakan, perikanan, perdagangan, jasa, pariwisata dan banyak macam usaha lainnya,” tambahnya.

BACA JUGA: Roadshow Gebyar PAUD Bunda Niken di Sumbawa

Upacara dihadiri seluruh ASN dan pejabat Pemprov NTB ***.