Presiden Minta Vaksinasi di NTB khususnya Loteng Dipercepat

Presiden Jokowi mengimbau agar vaksinasi di NTB segera mencapai 100 persen, selain sambut MotoGP juga penting meindungi masyarakat dari varian Omicron virus Covid-19

MATARAM.lombokjournal.com ~ Presiden RI Joko Widodo menghimbau, agar vaksinasi di Nusa Tengga Barat khususnya di Kabupaten Lombok Tengah dipercepat.

Selain untuk mendukung gelaran event internasionaL MotoGP tanggal 20 Maret 2022 di Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, juga penting perlindungan bagi masyarakat menghadapi varian virus Covid-19.

Presiden teankan perccepat vaksinasi

“Saya harapkan dipercepat agar saat event besar nanti bisa mencapai seratus persen. Vaksinasi juga untuk melindungi masyarakat dari varian Delta dan yang terbaru varian Omicron virus Covid 19,” ujar Jokowi.

Presiden menyampaikannya saat pengarahan terkait penanganan pandemi melalui daring di Istana Negara, Kamis (16/12/21).

Presiden Jokowi mengapresiasi capaian vaksinasi NTB khususnya Kabupaten Lombok Tengah.

Sementara itu, Bupati Lombok Tengah, HL Pathul Bahri mewakili Gubernur NTB, menyampaikan progres vaksinasi dengan target 767.700 orang di Loteng sudah mencapai 75,16 persen dosis pertama, dan 52,9 persen dosis kedua, serta dosis ketiga 73,38 persen, serta vaksinasi Lansia 62 persen.

Jumlah vaksinator Loteng sendiri sebanyak 800 orang dengan stok sinovac 40.382 dosis dan Moderna 700 dosis.

BACA JUGA: Wujudkan NTB Hijau, Gubernur dan Wagub Ikut Tanam 56 Ribu Pohon

“Kami optimis sebelum gelaran MotoGP pada Maret sudah mencapai seratus persen vaksinasi,” ujar Pathul.

NTB sendiri, lanjut Pathul, secara keseluruhan telah mencapai 74,91 persen dosis pertama, 47,03 persen dosis kedua  dengan target seratus persen di akhir tahun ini.

Dalam arahan terkait penanganan pandemi, Jokowi menjelaskan tiga hal terkait varian Omicron yang telah masuk ke 88 negara, dengan jumlah kasus meningkat cepat dalam tiga hari terakhir karena lebih menular.

Dikatakan Jokowi, sesuai keterangan Menteri Kesehatan RI, varian baru ini telah ada di Indonesia.

Untuk itu, Jokowi meminta para Kepala Daerah memastikan kesiapan rumah sakit dan obat obatan terutama oksigen.

Selain itu, penegakan protokol kesehatan sebagai pencegahan adalah hal utama, agar menjadi perhatian dan dijalankan dengan ketat.

“Tracing dan testing di tempat tempat publik tidak boleh dikurangi standarnya untuk kontak erat agar memudahkan penanganan,” tegas Jokowi.

BACA JUGA: Penghijauan Sepanjang Jalan Provinsi di Lombok Utara

Hal terakhir terkait vaksinasi, Jokowi mengingatkan laju vaksinasi yang turun dalam dua minggu terakhir dapat dipercepat.

Meski diakui tantangan vaksinasi saat ini makin berat, namun ia meminta para Kepala Daerah melakukan inovasi dalam pelayanan vaksinasi.

Hadir pula dalam pengarahan Presiden melalui daring, Sekda, HL Gita Ariadi, Kapolda NTB dan beberapa perwakilan kabupaten/kota. ***

 

 




Menteri PDTT:  Perguruan Tinggi Jangan Jadi Menara Gading

Dalam Orasi Ilmiah pada Rapat Senat Terbuka Wisuda ke 24, Menteri PDTT menekankan, Perguruan Tinggi jangan menjadi menara gading yang mengabaikan nasib desa

LOTIM.lombokjournal.com ~ Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transimigrasi (PDTT) Abdul Halim Muhaimin, minta lulusan kampus harus hadir menjadi penggerak dan membangkitkan ekonomi desa.

Dikatakan, wisudawan juga harus mampu mendampingi masyarakat menuju desa mandiri.

“Perguruan jangan menjadi menara gading yang mengabaikan nasib desa. Amanat Tridarma perguruan Tinggi harus berimplikasi pada kemaslahatan masyarakat warga desa, karena sejatinya kampus hadir untuk desa,” katanya.

Pesan menteri agar jadi Perguruan Tinggi yang peduli desa

Hal itu disampaikan Abdul Halim Muhaimin Dalam Orasi Ilmiah disampaikan pada Rapat Senat Terbuka Wisuda ke 24 di Aula Majlis Dakwah Hamzanwadi II, Pontren Syaikh Zainuddin NW Anjani, Kamis, (16/12/21).

Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) NW Lombok Timur, terus menerus mengikuti perkembangan kampus maju dan unggul.

Rektor IAIH NW Lotim TGKH Lalu Gde Muhammad Zainuddin Atsani, M.Pd.I, dalam pidatonya mengatakan. perkembangan IAIH NW Lotim secara bertahap meningkat, baik dari segi kualitas maupun kuantitas.

Sejak didirikan Almagfurulah Maulanasyaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, puluhan tahun silam, Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) NW Lombok Timur, secara kontinyu menelurkan generasi agama dan bangsa yang siap menjadi warna dalam kehidupan yang religius yang peka dengan perubahan zaman.

BACA JUGA: Wujudkan NTB Hijau, Gubernur dan Wagub Ikut Tanam 56 Ribu Pohon

Pada Tahun Akademik 2021-2022, mahasiswa IAIH NW Lotim berjumlah 1.038 orang, naik 60 persen dari tahun sebelumnya. Ini adalah gambaran kemajuan kampus IAIH NW Lotim dari segi kuatitas.

Ini membuktikan, masyarakat memberikan kepercayaan penuh kepada IAIH NW Lotim untuk ditempa dan dididik menjadi insan yang siap menghadapi kemajuan zaman yang mengedepankan akhlak.

Demikian halnya dengan peningkatan kualitas, sarana dan prasarana kampus terus berkembang.

Penguatan manajemen, tata kelola, ketenagaan dan kurikulum menjadi prioritas utama kami dalam meningkatkan kualitas kampus menjadi kampus unggul dan modern.

“Tahun ini, IAIH mengeluarkan 318 Sarjana S1 yang siap berkiprah di tengah masyarakat untuk memajukan kehidupan berbangsa dan bernegara. Memberikan warna dan perubahan kea rah yang positif,” kata Rektor.

Rektor IAIH NW Lotim mengaku, bersyukur dan apresiasi kepada semua panitia dan tenaga kependidikan atas terlaksananya Wisuda ke 24, kendati dalam kondisi cuaca yang tidak menentu dan pandemi Covid-19.

Dengan telah diwisudanya kalian sekarang ini, para mahasiswa harus mengingat pesan Pendiri IAIH NW Maulansyaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, agar ilmu agama yang kalian miliki supaya seayun selangkah dengan ilmu duniawi.

“Harus ada integrasi antara fikir dan zikir, harus mesra antara mengaji dan mengkaji. Teruslah menuntut ilmu jangan cepat berpuas diri agara mencapai gelar Muflihin. Semoga ilmu kali bermanfaat bagi agama, nusa bangsa dan Nahdlatul Wathan,” harapnya.

Lebih jauh, rektor meminta para wisudawan agar terus menuntut ilmu. Jadilah sarjana yang sederhana, menjaga kesopanan dan kesantunan dalam bergaul di masyarakat. Teruslah optimis meraih cita-cita dengan mengedapankan akhlak.

BACA JUGA: Menuju Gaya Hidup Sehat, Ini 4 Langkah yang Perlu diketahui

Rektor juga memberikan penghargaan kepada para sepuluh wisudawan terbaik dari 3 fakuktas yaitu dari Fakuktas Syariah, Fakuktas Tarbiyah, dan Fakultas Dakwah.

“Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi dan motivasi atas prestasi yang diraih selama belajar di IAIH NW Lotim,“ tutur Rektor.

Perwakilan Kopertais Wilayah 14 Mataram, Prof. Dr H Adi Fadli, M.Ag, dalam sambutannya berpesan kepada wisudawan agar terus menghormati orang tua, baik itu guru, mertua ataupun orag tua kita yang melahirkan.

Tapi yang paling utama adalah guru, karena dia yang mengajarkan berbagai ilmu.

“Jangan sekali melupakan orang tua. Apapun keberhasilan kalian, sekarang atau yang akan datang, jangan pernah sekali-kali melupakan jasa orang tua kalian, apapun gelar kalian dan profesi kalian, cium tangan orang tua, karena semua apa yang kita raih selama ini tidak lepas dari doa dan dukungan orang tua kalian,” tandasnya.

Sementara itu, melalui zoom meeting Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, H Sandiaga S Uno dalam sambutannya mengaku sangat bangga dengan para wisudawan, oleh karena itu,

Ia berpesan sekarang ini momen yang terbaik untuk terjun langsung ke masyarakat untuk kemajuan bangsa.

Menparekraf mengucapkan selamat kepada 318 para wisudawan. Ia berharap kepada wisudawan/ti selalu memberikan yang terbaik dengan mengedepankan akhlak dan budi pekerti yang mulia.

Sehingga dapat menjadi SDM yang unggul, profesional dan mampu berdayasaing untuk memajukan Indonesia.

“Jadilah agen perubahan, jangan jadi kaum rebahan. Selamat memasuki dunia professional, dan ingat kunci kesuksesan adalah dengan terus melakukan inovasi, adaptasi dan kolaborasi dalam bingkai doa,” harap Sandiaga.

Pada tahun ini, IAIH NW Lotim kembali meluluskan 318 sarjana Strata Satu (S1) dari tiga fakultas yakni Fakultas Tarbiyah, Syariah dan Dakwah.

Dalam Rapat senat terbuka 318 sarjana Strata Satu (S1) berasal dari 6 Program studi (Prodi). Fakultas Tarbiyah, dengan 3 Prodi yaitu Pendidikan Agama Islam (PAI) sebanyak 132 orang, PGMI, 33 orang dan Pendidikan Bahasa Arab sebanyak 46 orang.

Untuk Fakultas Syariah dengan 2 Prodi yaitu Prodi Mu’amalah sebanyak 35 orang dan Prodi Ahwal Syakhsiyah sebanyak 31 orang dan dari Fakultas Dakwah, Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) sebanyak 41 orang.

Hadir dalam wisuda tersebut, Ketua Yayasan Pontren Syaikh Zainuddin NW Anjani, Ummuna Hj St Raihanun Zainuddin Abdul Madjid, Kopertais 14 Mataram, PBNW, Pimpus Badan Otonom dan Lembaga NW, Civitas Akademika IAIH NW Lotim dan Masyaikhul Mahad DQH NW Anjani.

Me

 




Wujudkan NTB Hijau, Gubernur dan Wagub Ikut Tanam 56 Ribu Pohon

Penanaman pohon HUT NTB ke-63 merupakan ikhtiar mewujudkan NTB Hijau yang asri dan lestari, dan  penanaman pohon juga akan dimasifkan di hutan-hutan yang ada di pulau Sumbawa

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sebanyak 56 ribu batang pohon mulai ditanam di sepanjang Jalan Nasional dan Jalan Provinsi di seluruh wilayah NTB.

Gubernur jeaskan petingnya tanam pohon wujudkan NTB Hijau     Tanam pohon wujudkan NTB Hijau

Penanaman pohon ini merupakan rangkaian HUT NTB ke-63, yang melibatkan seluruh stakeholder mulai dari BUMN, siswa hingga masyarakat di sepanjang jalan-jalan tersebut.

BACA JUGA: Penanaman Pohon Sepanjang Jalan Provinsi di Lombok Utara

Jenis pohon yang ditanam seperti pohon Ketapang Kencana, Kayu Putih dan berbagai jenis pohon lainnya. Penanaman serentak dilakukan mulai dari Jalan Nasional dan Provinsi dari Mataram ke KLU, Mataram hingga KEK Mandalika.

Kemudian Jalan Nasional Sumbawa Lunyuk, Sepanjang jalan di kawasan Tambora hingga Jalan Nasional menuju Kecamatan Sape.

Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah mengatakan, penanaman pohon di sepanjang Jalan Nasional dan Provinsi merupakan ikhtiar mewujudkan NTB Hijau yang asri dan lestari. Selain itu, penanaman pohon juga akan dimasifkan di hutan-hutan yang ada di pulau Sumbawa.

Khusus untuk jalan bypass dari Mataram menuju Bandara dan KEK Mandalika juga dilakukan penanaman pohon dan dibuatkan taman-tamannya.

“Karena sepanjang jalan bypass sampai ke bandara adalah jalan yang sering dilalui tamu-tamu. Jika pohon sudah ditanam  agar dirawat sebaik mungkin. Percuma kita banyak menanam tapi tidak ada yang merawat,” ujar gubernur.

Gubernur Zul menympaikannya saat ikut menanam pohon bersama Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah di bundara bypass Labulia Kecataman Jonggat Lombok Tengah, Kamis (16/12/21).

Bang Zul menjelaskan, penanaman pohon dan pembuatan taman di sepanjang jalan bypass menuju sirkuit agar dipercepat, paling lambat di awal Januari. Karena pada 19 February Sirkuit Mandalika akan dilakukan uji coba oleh pembalap-pembalap MotoGP.

“Saya minta Dinas LHK berkoordinasi dengan LHK Kabupaten Lombon Barat dan Lombok Tengah bersama stakeholder terkait untuk terus merawat pohon-pohonnya dan mengirim orang-orang yang paham tentang pertamanan,” harapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menegaskan, satu bulan sebelumnya diselenggarakannya event MotoGP di Sirkuit Mandalika pada 20 Maret tahun 2022, penanaman pohon dan pembuatan taman di sepanjang jalan bypass dari Mataram hingga sirkuit harus benar-benar diwujudkan dengan baik.

“Semua stakeholder dan masyarakat sekitar untuk terus bekerja sama untuk mewujudkan jalan kita yang indah dan asri. Terutama jangan lagi ada sampah di sepanjang jalan bypass,” ujar Ummi Rohmi.

BACA JUGA: Wagub NTB Ajak Tanam Pohon, Memulihkan Hutan yang Tergradasi

Dalam kegiatan penanaman pohon ini dihadiri Sekda Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya, Kepala Dinas LHK NTB, Madani Mukarom, Kepala Dinas Kominfotik NTB, Dr. Najamuddin Amy, Kepala Desa setempat, gabungan TNI Polri serta siswa SMK, SMA dan SD yang berada di sekitar lokasi penanaman pohon.

Ikp

 




Penghijauan Sepanjang Jalan Provinsi di Lombok Utara

Kegiatan penghijauan untuk peringatan HUT Provinsi ke 63 yang berlangsung di Lombok Utara, melibatkan banyak pihak bertujuan melestarikan lingkungan

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Penanaman Turus Jalan Nasional/Provinsi memperingati HUT NTB Ke-63 dilakukan di Lombok Utara, Rabu (16/12/21).

Dalam peghijauan itu, Kepala Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan – BKPH Rinjani Barat NTB, Mustara Hadi, S. HUT. M.Si, mengatakan, pihaknya melibatkan Kesatuan Pengelolaan Hutan Rinjani Barat (KKPH Rinbar). Pemda Kabupaten Lombok Utara (KLH KLU), Kasi PHKSDAE, Kasi P2HPM,Tim Resort Malimbu, Tim Resort Meninting,Tim Pabrik Rinbar.

Penghijauan untuk mengatasi pencemaran

Bersama-sama melakuka penghijauan

Tidak ketinggalan ikut  berparsipisati aktif Resort Monggal, menurunkan semua anggotanya.

BACA JUGA: Wabup Lombok Utara Serahkan Pataka NTB ke Pemkot Mataram

Rencana Penanaman secara serentak juga memperingai HUT NTB Ke-63 dilaksanakan pada tanggal 16 Desember 2021, yang di pusatkan di Dusun Nipah Desa Malaka Kecamatan Pemenang.

Sebelumnya, pihak BKPH Provinsi Nusa Tenggara Barat telah dilakukan koordinasi dengan MUSPIKA dan Pemda KLU melalui Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lombok Utara.

Pihak yang memberi sumbangan untuk penanaman serentak itu diungkapkan Mustara Hadi, yakni BNI nyumbang 30 tanaman Bougenville dalam polibak.

Dari BCA dan Pegadaian untuk Tahap I mendistribusikan Bibit Ketapang Kencana, masing masing 30 Batang dengan spek ketinggian minimal 1,5 meter.

PLN, untuk tahap I mendistribusikan bibit ketapang kencana sebanyak 200 Batang.

Penghijauan merupakan upaya mengembalikan dan meningkatkan efektivitas lahan, agar dapat berfungsi dengan baik dan optimal.

Sebagai pengatur tata air mencegah banjir maupun untuk melindungi lingkungan, yaitu mencegah timbulnya pencemaran.

Penghijauan merupakan sarana untuk melestarikan lingkungan, agar lingkungan kembali asri dan sehat tanpa adanya pencemaran dan lain sebagainya.

Asisten 2, Bidang Ekonomi dan Pembangunan, KLU, H.Rusdi, ST, MM, mengatakan, penghijauan akan menurunkan suhu suatu tempat.

Banyaknya oksigen yang dikeluarkan oleh tumbuhan akan membuat ligkungan lebih segar, teduh, nyaman, dan asri, kata Rusdi, Kamis (16/12/21).

Adanya penghijauan akan memberikan perlindungan. Pohon-pohon besar akan melindungi kita dari paparan sinar matahari.

Dapat juga sebagai peredam suara dan penahan debu, melindungi angin kencang dan lain sebagainya.

BACA JUGA: Pembangunan KEK Mandalika, Bikin NTB Dilirik Dunia

Senada dengan Plt. Sekdis KLH KLU, H. Husnul Ahadi, SKM, mengatakan, penghijauan dapat mengurangi pencemaran.

“Terutama pencemaran yang diakibatkan karbondioksida yang berasal dari kendaraan bermotor dan asap pabrik, dapat diserap oleh daun-daun pepohonan hijau tersebut,” ujar Husul.

Pohon mengubah karbondioksida menjadi oksigen, yang dibutuhkan manusia untuk bernafas, kata H. Husnul Abadi.

“Penghijauan sebagai saran pencegah terjadinya bencana banjir dan erosi tanah,” kata Husnul.

Dengan banyaknya pohon besar dan tinggi, air hujan akan diserap oleh akar tumbuhan.

Kemudian air hujan tersebut diubah menjadi air tanah yang dapat memenuhi kebutuhan manusia dan makhluk lainnya.

@ng

 




Menuju Gaya Hidup Sehat, Ini 4 Langkah yang Perlu Diketahui

Menuju gaya hidup sehat sebenarnya bukan hal yang sulit, tapi membutu hkan kemauan untuk membiasakan diri

MATARAM.lombokjouurnal.com ~ Hampir tiap orang memimpikan gaya hidup sehat. Dikatakan hampir, ada sebagian orang yang memang mengabaikan apa itu arti sehat.

Kadang-kadang kita menempuh jalan salah alias menyimpang dari jalan hidup sehat. Meskipun kita sering berpikir bahwa kita sudah di jalan yang benar dalam menjaga kesehatan. Misalnya, kita merasa sudah makan yang baik (atau setidaknya OK) dan secara rutin telah melakukan aktivitas fisik.

Tapi apakah itu sudah cukup dijadikan alasan bahwa kiita telah benar-benar menjalani kehidupan yang “sehat?”

Nah, seberapa baik Anda mengukur empat kunci kesehatan (yang dilakukan peneliti):

  1. Anda merokok?
  2. Apakah Anda mampu mempertahankan berat badan yang sehat, atau Anda berhasil menurunkan berat badan untuk mencapai berat badan yang sehat?
  3. Apakah Anda makan setidaknya 5 porsi buah dan sayuran tiap hari?
  4. Apakah Anda berolahraga 30 menit atau lebih, 5 kali seminggu?

Semua orang tahu merokok itu buruk bagi kesehatan Anda. Jika Anda salah satu yang beruntung yang tidak pernah kecanduan nikotin, dua jempol untuk Anda.

BACA JUGA: Ini Agar Tak Gampang Sakit, Tetap Sehat di Musim Hujan

Bagi para perokok, ini hanya anjuran agar harap Anda lebih rajin menghentikan kebiasaan buruk itu. Jangan remehkan, hidup bebas rokok sangat penting untuk kesehatan, bahkan itu demi orang-orang di sekitar Anda.

Kebiasaan menuju hidup sehat  Penting memahami gaya hidup sehat

4 Langkah dan Faktor lainnya

Kebiasaan 4 hal di yang disinggung di atas, tak bisa dibantah sangat penting untuk gaya hidup sehat. Namun masih ada lebih banyak faktor harus dipertimbangkan.

Karena itu, sebagai tambahan 4 kunci kesehatan yang dimaksud di atas, ada 10 perilaku sehat pribadi yang berkontribusi pada kesehatan dan kepuasan dengan gaya hidup seseorang (tiap orang bisa berbeda):

  • Sikat gigi secara teratur tiap hari, untuk menjaga gigi dan gusi Anda tetap sehat dan bebas dari penyakit.
  • Dapatkan istirahat malam yang baik. Orang yang cukup istirahat tidak hanya mengatasi stres dengan lebih baik, tetapi juga dapat mengontrol nafsu makan mereka dengan lebih baik. Penelitian telah menunjukkan bahwa kurang tidur dapat membuat “hormon lapar” kita tidak seimbang – dan mungkin memicu makan berlebihan.
  • Nikmati kebiasaan makan bersama keluarga. Kebiasaan inni memungkinkan orang tua untuk menjadi teladan yang baik. Bisa mempromosikan makan yang lebih bergizi, dan mengatur panggung untuk percakapan yang hidup. Terhubung dengan keluarga merupakan aspek penting dari kehidupan yang sehat.
  • Tersenyum dan tertawa terbahak-bahak beberapa kali sehari. Itu membuat Anda tetap membumi, dan membantu Anda mengatasi pengalaman buruk. Baca komik, atau ceritakan lelucon untuk mengungkapkan perasaan bahagia itu.
  • Bermeditasi, berdoa, atau mencari hiburan setidaknya selama 10-20 menit setiap hari. Kontemplasi baik untuk jiwa Anda, membantu Anda mengatasi tuntutan kehidupan sehari-hari, dan bahkan dapat membantu menurunkan tekanan darah Anda.
  • Motivasi agar sempat berjalan, berjalan, berjalan, berjalan. Lupakan berapa menit aktivitas yang biasa kita lakukan; lakukan saja semua yang Anda bisa untuk menyesuaikan lebih banyak langkah ke dalam hari Anda. Tidak peduli bagaimana Anda mendapatkannya, aktivitas fisik dapat membantu meredakan stres, membakar kalori, dan meningkatkan harga diri.
  • Berdiri tegak. Anda akan terlihat 5 pon lebih ringan jika Anda berdiri tegak dan mengencangkan otot perut Anda. Setiap kali Anda berjalan, pikirkan “tinggi dan kencang” untuk memaksimalkan gerakan.
  • Jangan tinggalkan ibadah, seolah kita sedang melakukan kontemplasi. Ini akan meningkatkan kekuatan dan meningkatkan keseimbangan batin.
  • Penuhi kebutuhan protein. Nutrisi ini merupakan bagian penting dari rencana menu makan, dan mencapai 10 persen -35 persen dari total kalori Anda. Protein bertahan lama di perut; menggabungkannya dengan makanan berserat tinggi dan Anda akan measa kenyang dengan lebih sedikit kalori. Nikmati porsi kecil kacang-kacangan, susu rendah lemak, kacang-kacangan, daging tanpa lemak, unggas (ayam, bebek), atau ikan.

Daftar perilaku gaya hidup sehat Anda mungkin berbeda dengan orang lain. Hal yang paling penting untuk diingat, Anda dapat membuat perbedaan dalam kesehatan dan kesejahteraan Anda.

BACA JUGA: Hidup yang Lebih Baik, Mulailah 5 Kebiasaan Pagi

Last but not least, yang terakhir tapi juga penting, miliki sikap positif. Lakukan yang terbaik untuk melihat hidup seolah-olah “gelasnya setengah penuh.” Anda harus percaya pada diri sendiri, memiliki sistem pendukung yang baik, dan berpikir positif (“Saya pikir saya bisa, saya pikir saya bisa…”) untuk berhasil.

Kendalikan hidup Anda, dan perhatikan perubahan perilaku kecil yang dapat membuat gaya hidup Anda menjadi lebih sehat.

Romi

 




Wabup Lombok Utara Serahkan Pataka NTB Ke Pemkot Mataram

Dalam peringatan Ulang Tahun Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Pataka Lambang Daerah NTB berkeliling ke 10 Kabupaten/Kota seluruh NTB

MATARAM,lombokjournal.com ~ Upacara Serah Terima Pataka Lambang Daerah Nusa Tenggara Barat Tahun 2021 dari Pemerintah Kabupaten Lombok Utara kepada Pemerintah Kota Mataram dalam rangka peringatan HUT NTB ke-63, berlangsung di Depan Pintu Masuk Taman Sangkareang Rabu (15/12/21).

BACA JUGA: Perlu Sarapan Tidak, Ini yang Terjadi Jika Tidak Makan Pagi

Perjalanan Pataka NTB

Pataka diserahkan Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto R ST MEng didampingi Kepala OPD.

Pataka NTB diterima langsung oleh Sekda Kota Mataram Ir. H. Effendi Eko Saswito, MM.

Selain itu, juga berlangsung serah terima lambang bendera 10 kabupaten/kota dan diakhiri penandatanganan berita acara serah terima pataka Provinsi NTB.

BACA JUGA: Pelajaran Setelah Banjir, Masyarakat Harus Sadar Potensi Bencana

Sebelumnya, pada pagi hari Pataka NTB tiba di Kabupaten Lombok Utara, yang diterima langsung oleh Pj.Sekda KLU Anding Duwi Cahyadi SSTP MM dari Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, di Halaman Kantor Bupati Setempat.

@ang

 




Wagub NTB Ajak Tanam Pohon, Memulihkan Hutan yang Tergradasi

Memulihkan hutan yang terdegradasi nntuk mengembalikan ekosistem seperti semula dan menjaga keberlangsungan keanekaragaman hayati

LOTIM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur (Wagub) NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, mengajak masyarakat  menghijaukan dan melestarikan serta mengembalikan fungsi hutan.

Salahsatu cara adalah dengan melakukan penanaman kembali pohon di kawasan hutan yang terdegradasi.

“Ayo, terus menanam, merestorasi hutan-hutan kita,”ajak Ummi Rohmi sapaan Wagub.

Upaya memulihkan hutan harus melibatkan seluruh komponen masyarakat     Wagub ajak peduli memulihkan hutan

Ajakan itu diungkapkannya saat  mengikuti pelaksanaan reboisasi di kawasan hutan Sekaroh, dalam rangkian kegiatan HUT ke-63 Provinsi NTB, Rabu (15/12/21) di Kecamatan Jerowaru Lombok Timur.

Menurut Wagub, Kawasan hutan yang terdegradasi harus dipulihkan guna mengembalikan ekosistem seperti semula dan menjaga keberlangsungan keanekaragaman hayati di dalamnya.

BACA JUGA: Kado untuk NTB, Wagub Apresiasi Lobar Deklarasi ODF dan CTPS

“Menjaga dan lestarikan hutan sangat penting untuk masa depan kita, jangan sampai ada perambahan liar maupun eksploitasi hutan,” tambah Wagub.

Menurutnya, langkah seperti pengadaan bibit dan pemeliharaan persemaian, penanaman pohon dikawasan penghijauan hingga tumbuh besar, harus menjadi perhatian seluruh stakeholder dan komponen masyarakat.

Selain itu, penghijauan di kawasan hutan Sekaroh, harus terus didorong sebagai salah satu langkah penegakan hukum dan mendukung percepatan investasi hijau di kawasan hutan

“Kami bersama Pemda Lombok Timur, Dinas LHK Provinsi NTB dan Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi NTB, mengawal dan terus mensuport penghijauan dikawasan hutan,” tegas alumni Doktor Universitas Negeri Jakarta.

Sementara itu, Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB, Ir. H. Madani Mukarom, mengatakan, upaya melakukan reboisasi adalah ikhtiar mewujudkan NTB Hijau.

Dikatakannya, hutan lindung kawasan Sekaroh seluah 2.834 Hektar tersebut, memiliki fungsi ekologis dan klimatologis yang sangat penting untuk NTB.

Menurutnya, hutan sangat berperan sebagai penyimpan air tanah, mengatur tata air tanah, mencegah intrusi air laut, serta menjaga keseimbangan air di musim hujan dan musim kemarau.

Selain itu, keanekaragaman hayati yang ada dalam hutan, merupakan  penyangga kesimbangan, perlindungan kehidupan, memelihara kesuburan tanah, proteksi daerah aliran sungai, pengendali erosi, penyimpang cadangan, penyerap Co2, dan pengendali oksigen (O2).

BACA JUGA:  Perokok Jadi Beban Negara, Cukai Rokok Naik 12 Persen

“Betapa pentingnya hutan ini, maka harus kita jaga dan rawat betul,” tuturnya.

Turut mendampingi Wagub, Asisten 1 Setda dan Kadis PMPTSP Provinsi NTB. Hadir pula pada kegiatan tersebut jajaran Pemkab Lotim, TNI/Polri dan sejumlah komunitas pecinta lingkungan.

Nano

 




Kado Untuk NTB, Wagub Apresiasi Lobar Deklarasi ODF dan CTPS

Kabupaten Lombok Barat memberi kado Ultah NTB ke 63 dengan melakukan deklarasi ODF dan CTPS, diharapkan Kabupaten Lombok Barat dapat melaksanakan tiga pilar dari lima pilar STBM

LOBAR.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah mengapresiasi capaian Kabupaten Lombok Barat yang telah mendeklarasikan ODF (Open Defecation Free) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan dan CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun).

Hal ini dapat tercapai tentunya jika ada komitmen kuat antara pemerintah daerah dan masyarakatnya.

Di tengah acara Deklarasi unntuk Kado NTB

“Saya mewakili Pemerintah Daerah Provinsi NTB, bangga atas kinerja Kabupaten Lombok Barat yang benar-benar sigap dalam memanfaatkan momen pandemi covid-19 dengan mendeklarasikan ODF dan CPTS,” terang Wagub NTB.

Ia mengatakannya saat membuka Acara Deklarasi Kabupaten Lombok Barat ODF (Open Defecation Free) Stop Buang Air Besar Sembarangan dan CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun), Rabu (15/12/21) di Aula Bupati Lombok Barat.

Ummi Rohmi panggilan akrabnya berharap, Kabupaten Lombok Barat dapat melaksanakan tiga pilar dari lima pilar STBM yang ada.

STBM adalah pendekatan untuk mengubah perilaku higienis dan saniter melalui pemberdayaan masyarakat dengan cara pemicuan.

BACA JUGA: Perokok Jadi Beban Negara, Cukai Rokok Naik 12 Persen

Diharapkan, Lombok Barat dapat melaksanakan tiga pilar STBM lainnya, yang pertama pengelolaan air minum/makanan rumah tangga, kedua pengelolaan sampah rumah tangga dan terakhir pengelolaan limbah cair rumah tangga.

“Agar nantinya Lombok Barat dapat menjadi contoh bagi Kabupaten/Kota lainnya di NTB,” harap Ummi Rohmi, yang juga mantan Ketua DPRD Kabupaten Lombok Timur periode 2009-2013.

Deklrasi ODF dan CTPS ini sebelumnya telah dideklrasikan oleh Kabupaten Sumbawa Barat, dan Lombok Barat menjadi kabupaten/kota yang kedua.

Kolaborasi antara Provinsi dengan Kabuapten/Kota diperlukan untuk kemajuan daerah dalam mewujudkan NTB Gemilang.

Sementara itu, Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid mengatakan,  Deklarasi ODF (Open Defecation Free) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan dan CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun) merupakan kado Lombok Barat untuk Provinsi NTB yang akan berulang tahun pada 17 Desember nanti.

BACA JUGA: Hidup yang Lebih Baik, Mulailah Melakukan 5 Kebiasaan Pagi

“Kegiatan deklarasi ini adalah kado kami untuk Provinsi NTB yang akan berulang tahun yang ke 63 semoga kegiatan atau program yang digagas oleh Kabupaten Lombok Barat dapat bermanfaat bagi Provinsi NTB,” harap mantan Ketua KPU Provinsi NTB ini.

Kegiatan ini dihadiri juga oleh Asisiten 1 Provinsi NTB, Kadis Kesehatan Provinsi NTB, Kadis LHK Provinsi NTB, beberapa kepala perangkat daerah Lombok Barat, Camat Lombok Barat dan Kepala Desa Lombok Barat.

Nano

 




Road Show TP PKK NTB di KLU, Angkat Tema PAUD Holistik Integratif

Dalam road show di Lombok Utara, Ketua TP PKK NTB, Hj Niken Saptarini mengapresiasi TP PKK KLU yang melibatkan berbagai stekholder

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Ketua TP PKK KLU, Hj.Galuh Nurdiyah Djohan Sjamsu dan Ketua GOW KLU, Yunita Aplina Danny Karter Febrianto ST MEng, menyambut Road Show Ketua TP PKK NTB  Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah SE MSc di Lombok Utara, Selasa (14/12/21).

Road show TP PKK NTB disambut Ketua TP PKK KLU

Road show di KLU mengangkat tema PAUD Holistik Integratif

Road Show TP PKK NTB dimulai dengan kunjungan ke salah satu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Cahaya Asta, Dusun Orong Ramput dan Kebun Gizi di Dusun Gol.

Hadir dalam kegiatan itu, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan NTB Dr. H Aidy Furqon MPd,Kabid PAUD KLU, dan Kepala Desa Medana.

Ketua TP PKK KLU dalam laporannya menyampaikan, beberapa kegiatan yang sudah atau yang akan dilakukan oleh PKK dan Bunda PAUD KLU.

BACA JUGA: Hidup yang Lebih Baik, Mulailah Melakukan 5 Kebiasaan Pagi

Dalam mematangkan program antara PKK dengan OPD pada awalnya melakukan Rapat Keordinasi  degan mensinergikan program.

“PKK KLU juga melakukan kerjasama dengan beberapa NGO dalam berbagai hal seperti pemenuhan gizi keluarga serta keterlibatan dalam berbagai kegiatan,” tutur Hj.Galuh.

Selain itu, ada beberapa program pendampingan yang dilakukan oleh PKK kepada Kelompok Masyarakat dengan melibatkan OPD .

Salah satunya melakukan pendampingan kepada Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) yang ada di beberapa Kecamatan di Lombok Utara.

“Saat ini juga PKK memiliki program, dusun-dusun di KLU harus terintegrasi dengan 10 program PKK,” tuturnya.

Sementara itu Ketua TP PKK NTB, Hj.Niken Saptarini menyampaikan, Lombok Utara menjadi titik terakhir Road Show yang dilakukan, setelah mengunjungi 10 Kabupaten dan Kota di NTB Tahun 2021.

“Adapun tema yang kami angkat pada road show ini yaitu  PAUD Holistik Integratif,” ucapnya

KLU memiliki jumlah PAUD sangat banyak, tentu tantangan kita bersama bagaimana menjadikan PAUD itu berkualitas dan tingkat partisipasi dari anak-anak yang mengikuti pendidikan terus meningkat.

BACA JUGA:  Perokok Jadi Beban Negara, Cukai Rokok Naik 12 Persen

“Kami mengapresiasi  kegiatan yang dilakukan oleh PKK KLU  hari ini yang begitu banyak dan beraneka ragam, melibatkan berbagai stekholder dalam menjalin kolaborasi dan sinergi disetiap program,” katanya

PAUD HI sebagai salah satu program utama memerlukan peran semua pihak.

@ng

 




Perokok Jadi Beban Negara, Cukai Rokok Naik 12 Persen

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) mengeluarkan biaya Rp 15,6 triliun untuk perawatan kesehatan para perokok, berarti  perokok jadi beban Negara dari sisi perawatan kesehatan

JAKARTA.lombokjournal.com ~ Tarif Cukai Hasil Tembakau (CHT) atau Cukai Rokok, resmi dinaikkan pemerintah rata-rata 12%, tahun 2022.

Pemerintah akhirnya mengambil langkah menaikkan Cukai Rokok, karena jumlah perokok yang cenderung meningkat, menjadi beban keuangan  Negara dari sisi biaya kesehatan.

Ini penjelasan Menteri Keuangan Sri Mulyani terkait perokok yang membebani keuangan negara.

Bayangkan, pemerintah mengelontorkan subsidi untuk program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) per tahun sebesar Rp 48,8 triliun. Ternyataa, sebesar 20-30 persen dari anggaran itu justru untuk membiayai perawatan kesehatan para perokok.

Menurut Menter Sri Mulyani, biaya kesehatan akibat merokok mencapai Rp 17,9 triliun sampai Rp 27,7 triliun per tahun.

BACA JUGA: Hidup yang Lebih Baik, Mulailah Melakukan 5 Kebiasaan Pagi

“Dan dari total biaya ini, Rp 10,5 triliun sampai Rp 15,6 triliun merupakan biaya perawatan yang dikeluarkan BPJS kesehatan,” kata Sri Mulyani dalam Konferensi Pers Kebijakan CHT 2022 secara virtual, Senin (13/12/21).

ilustrasi Perokok / Foto: Ist

Memang, mayoritas perokok malah tak mengurangi konsumsi, meski pandemi memukul perekonomian sebagian besar masyarakat. Inihasil survei  Komnas Pengendalian tembakau (Komnas PT), Center for Indonesia Strategic Development Initiatives (CISDI) dan Universitas Indonesia,.

Riset juga menunjukkan beberapa perokok bahkan menunjukkan kenaikan konsumsi.

Sri Mulyani menukil riset lain, bahwa perekok cenderung punya potensi terinfeksi virus Corona 14 kali lebih tinggi dari yang bukan perokok.

Selain itu, bagi perokok yang sudah terinfeksi Covid-19 juga memiliki risiko 2,4 kali lebih tinggi untuk mengalami gejala infeksi berat dan memiliki prognosis buruk.

“Kondisi ini berarti akan membebani, karena seluruh penderita Covid-19 ditanggung oleh negara,” kata Sri Mulyani.

Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp 214,96 triliun dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021 untuk belanja kesehatan. Sebagian besar anggaran tersebut untuk kebutuhan therapeutic atau pengobatan Rp 87,99 triliun.

Hingga 26 November 2021, anggaran tersebut sudah terpakai Rp 66,11 triliun. Bukan hanya itu, merokok juga menyebabkan meningkatnya risiko penyakit, disabilitas dan kematian dini.

Karena itu, ada potensi kehilangan tahun produktif yang biaya ekonominya diperkirakan mencapai Rp 374 triliun. Ini berdasarkan riset yang dibuat Balitbang Kementerian Kesehatan pada tahun 2017 lalu.

Jumlah keseluruhan kasus (prevalensi) merokok anak usia 11-18 tahun juga terus naik. Pada tahun 2013 prevalensi merokok kelompok ini hanya 7,2 persen, kemudian naik menjadi 9,9 persen pada tahun 2019.

Justru kenaikan tahun 2019 karena keputusan pemerintah tidak menaikkan tarif cukai rokok.

BACA JUGA: Pembangunan KEK Mandalika, Bikin NTB Dilirik Dunia

Kemudian turun di 9 persen tahun 2020 ketika tarif kembali dinaikkan hingga 23 persen dan ditargetkan bisa mencapai 8,7 persen pada tahun 2024.

“Oleh karena itu, menyadari tingginya bahaya merokok, pemerintah menggunakan instrumen kebijakan cukai (untuk mengendalikannya),” kata Sri Mulyani.

Kementerian Keuangan sepakat untuk kembali menaikkan tarif cukai rokok rata-rata sebesar 12% pada tahun depan.

Kenaikan tarif ini lebih kecil dibanding kenaikan dalam dua tahun terakhir, yakni pada 2020 sebesar 12,5 persen dan tahun 2019 sebesar 23 persen.

Romi