Rawat Sinergitas, Forkompinda NTB Gelar Olahraga Bersama

Untuk merawat Sinergitas antar Forkompinda NTB, dilakukan olahraga bersama di halaman Makorem 162/Wiarbhakti

MATARAM.lombokjournal.com ~ Untuk merawat keguyuban dan kekompakan bersama antar Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Provinsi NTB, anggota Forkompinda NTB menggelar olahraga bersama  di halaman olahraga Makorem 162/WB, Jumat (07/01/22).

Gubernur dan unsur Forkompinda menjaga sinergitas

Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah menjelaskan, olahraga bersama antar Forkopimda ini merupakan silaturahmi antara Pemerintah Daerah, TNI dan Polri dalam merawat sinergi membangun NTB gemilang ke depan.

“Pagi ini Forkopimda berolah raga di Korem 162. Sederhana, murah, meriah untuk menjaga keguyuban dan kekompakan. Terima kasih Pak Danrem sudah menjadi Tuan Rumah yg luar biasa,” kata Gubernur usai mengikuti olahraga bersama.

Olahraga bersama ini dimaksudkan juga untuk menjaga sinergi, kekompakan dan kolaborasi untuk mensukseskan berbagai event-event internasional yang digelar di NTB.

Olahraga bersama ini mengusung tema “Jadilah Prajurit TNI AD yang Profesional Adaptif dan Dicintai Rakyat”.

BACA JUGA: Pisah Sambut Danlanal Mataram, Gubernur NTB Tekankan Kekompakan

Olahraga bersama ini diikuti oleh seluruh Forkopimda NTB seperti tuan rumah Danrem 162/WB, Kolonel Czi Lalu Rudy Ilham Srigede, Kapolda NTB, Irjen Pol Djoko Poerwanto,  Ketua DPRD, Baiq Isvie Rupaeda, Kabinda, Danlanud, Kepala BNN NTB, Sekda NTB dan seluruh kepala OPD Lingkung Pemerintah Provinsi NTB.

Adapun olahraga yang diikuti Forkopimda di antaranya, main bola, tenis meja, fitnes, voli bersama. Semua nampak begitu akrab mengikuti olahraga bersama di Makorem 162/WB.

IKP

 




Pisah Sambut Danlanal Mataram, Gubernur NTB Tekankan Kekompakan

Dalam acara pisah sambut dari Danlanal Mataram yang lama ke pejabat baru, Gubernur Zul mengatakan, kekompakan dan persaudaraan modal besar NTB

MATARARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, menyampaikan apresiasi  dan ucapan terimakasih atas kebersamaan dan sinergiritas, pejabat lama Komandan pangkalan TNI AL (Danlanal) Mataram Kolonel. Laut (P) Suratun, dalam kontribusi dan perannya mensukseskan berbagai program dan agenda pembangunan di NTB, selama menjabat.

Sambutan Gubernur NTB saat acara pisah sambut Danlanal Mataram

“Kekompakan dan rasa persaudaraan yang tinggi adalah modal besar kita untuk memikul beban besar Di NTB ini. Kompak selalu!” kata gubernur yang didampingi Wagub Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah.

Gubernur Zul menyampaikan itu saat pisah sambut komandan pangkalan TNI AL (Danlanal) Mataram dari Kolonel. Laut (P) Suratun, S.H. (pejabat lama) kepada Kolonel. Laut (P) Djawara Heny Twies Wimbo A (pejabat baru), Jum’at (7/1/2021) di Pendopo Gubernur NTB.

Menurut Gubernur Zul, merawat dan menjaga silaturahmi, kebersamaan dan persahabatan jauh lebih penting, dibanding jabatan yang melekat pada diri masing-masing.

Berbicara dengan hati ke hati dan rasa persahabatan antar stakeholder, maka semua program pemerintah dan urusan  akan dapat diselesaikan dengan baik.

BACA JUGA: Gejolak Sosial di Lotim Butuh Gerak Cepat Gubernur

“Itulah pentingnya hubungan dan relasi yang baik dengan semua orang,” ujar gubernur yang didampingi Istri Hj. Niken Saptarini Zulkieflimansyah.

Diakuinya, selama ini Kolonel Laut (P) Suratun, sudah seringkali bersama, bahkan sempat mendatangi dan bermalam d ibeberapa pulau terluar di NTB, untuk mengetahui keadaan masyarakat terpencil.

Gubernur  berharap agar sinergi dan silaturahmi seperti ini akan terus terawat baik di NTB maupun di tempat baru.

“Selamat bertugas ditempat baru Pak Suratun, dan selamat datang Pak Djawara Heny Twies Wimbo,” tutur gubernur.

Pejabat lama Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Mataram, Kolonel Laut (P) Suratun, SH., menyampaikan syukur dan terharu, karena Gubernur NTB memberikan kesempatan untuk menyelenggarakan pisah sambut Danlanal Mataram.

“Terimakasih Pak Gubernur yang sudah jadi partner yang sangat luar biasa, dan Ibu Niken yang mengenalkan NTB kepada Istri kami,” kata Suratun.

Dikatakannya, pesan seniornya saat datang ke NTB telah dijalaninya. Kehadirannya diterima di lingkungan, kehadirannya bermanfaat di lingkungan dan silaturahmi terjalin dengan baik.

“Sosok Gubernur NTB, sungguh luar biasa menjaga dan terus membangun silaturahmi dengan kami dan semua komponen di NTB dan pusat,”ujar kolonel laut ini.

BACA JUGA: Menderita Sakit Lutut? Cobalah Pengobatan Rumahan Ini

Keberhasilannya selama 1 tahun 7 bulan di NTB, menekan penangkapan ikan dengan peledak di sekitar laut Lotim dan penggagalan penyelundupan hewan ternak dari NTT ke NTB merupakan prestasi luar biasa akibat sinergi bersama Pemda, Pemprov. NTB, Korem, dan Polda NTB.

“Untuk itu, penting sekali  kedepan, relasi dan hubungan serta sinergi dan kebersamaan harus tetap terjaga,”pesannya.

Sementara itu, pejabat baru Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Mataram, Kolonel Laut (P) Djawara Whimbo, mengatakan akan meneruskan apa yang dilakukan oleh pendahulu.

“Insya Allah kami akan terus melakukan sinergi seperti sebuah simponi dalam orkestra,”kata Kolonel laut asal Surabaya ini.

Saling melengkapi dan saling membantu untuk mensukaeskan semua hajatan daerah maupun nasional di NTB.

Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VII Kupang Laksamana Pertama TNI IG. Kompiang Aribawa, menyampaikan ucapan terimaksih atas penyelenggaraan acara pusah sambut oleh Gubernur dan jajaran pemeritah Provinsi NTB.

“Kami merasa bangga TNI AL, khusus pangkalan Mataram dapat berperan positif di NTB,” kata Aribawa.

Pesanya, Danlanal baru dapat meneruskan pondasi yang selama ini dilakukan pejabat lama. Menjaga sinergi dan kolaborasi dengan Forkopimda di NTB.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Danrem 162/WB, Kapolda NTB, Kejati, Kepala BNN, Kepala Pengadilan Tinggi, Kabinda, Danlanud ZAM, Sekda NTB, Kepala OJK, Kepala BPK, Kakanwil Kemenkum HAM, GM PT. PLN NTB, Instansi vertikal di NTB, Forkopimda dan kepala OPD lingkup Pemprov.NTB. ***

 




Menderita sakit lutut? Cobalah Pengobatan Rumahan Ini

Penyebb sakit lutut bisa karena faktor usia tua atau karena kita tidak aktif bergerak, karena itu olahraga rutin dan aktivitas fisik jadi penting

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gaya hidup kita yang tidak banyak bergerak selama masa pandemi, dapat memengaruhi tubuh kita dalam berbagai cara.

Sementara mata kita menanggung beban waktu layar yang berlebihan, persendian dan otot kita menjadi lebih kaku karena postur duduk yang terus menerus.

Tidak heran nyeri lutut meningkat pada orang tua dan juga orang-orang yang sebagian besar tidak aktif karena pekerjaan meja mereka.  Musim dingin dapat memperburuk nyeri lutut secara umum.

Obesitas juga bisa menjadi salah satu penyebab di balik nyeri lutut karena berat badan ekstra dapat menambah ketegangan pada persendian Anda selain radang sendi dan asam urat.

Cedera lutut saat berolahraga adalah alasan umum lainnya untuk rasa sakit.

BACA JUGA: Bupati Buka Pameran Pesona Bonsai Dayan Gunung

Untuk memastikan lutut kita tetap sehat bahkan di usia tua, seseorang harus meluangkan waktu untuk berolahraga dan beberapa aktivitas fisik di siang hari.

Diet yang baik yang sarat dengan nutrisi dapat memastikan Anda memiliki tulang yang lebih kuat dan kesehatan yang baik secara keseluruhan.

Para ahli mengatakan nyeri lutut ringan dan sedang dapat diobati di rumah dengan pengobatan yang mudah.

Dr Mohit Kukreja, Konsultan Ahli Bedah Ortopedi, Rumah Sakit Wockhardt, Mumbai Centralmengatakan, nnyeri lutut ringan hingga sedang seringkali dapat diobati di rumah.

Jika Anda baru saja mengalami cedera lutut atau jatuh, cobalah terapi dengan Istirahat, kompres es dengan perban, kemudian biarkan kaki disanggah tumpukan bantal.

Jika Anda memiliki ketidaknyamanan lutut yang berlangsung lama,  latihan harian dapat membantu menjaga otot tetap kuat, dan mempertahankan mobilitas seperti bersepeda, berjalan kaki, berenang/olahraga air dan tai chi atau yoga dapat meredakan nyeri lutut.

“Terapi panas atau dingin (20 menit setiap kali) dan pengaturan berat badan terutama pada  pasien obesitas dapat membuat lutut Anda menjadi lega,” kata Dr Mohit Kukreja.

BACA JUGA: Gejolak Sosial di Lotim Butuh Gerak Cepat Gubernur

Jika nyeri lutut Anda tidak memungkinkan Anda berjalan atau menaiki tangga dengan benar, bersepeda atau berjalan kaki, maka Anda harus mengatasi masalah ini dan mengikuti pengobatan rumahan oleh Dr Rakesh Nair, konsultan ahli bedah penggantian lutut di Zen Multispeciality Hospital, Chembur.

Berolahraga setiap hari:

Bagi orang yang tidak aktif secara fisik mungkin berisiko tinggi mengalami nyeri lutut.  Jika Anda menderita osteoartritis lutut atau cedera lutut, maka cobalah untuk bergerak sebanyak yang Anda bisa.

Berolahraga setiap hari dapat memperkuat persendian dan meningkatkan mobilitas.  Cobalah aktivitas seperti jalan kaki, yoga, bersepeda, berenang di bawah bimbingan pelatih kebugaran.

Jika Anda mengalami cedera lutut, bicarakan dengan ahlinya sebelum mengikuti rutinitas kebugaran apa pun, dan jangan berolahraga keras sama sekali.

Pertahankan berat badan yang optimal: Jika Anda berada di sisi yang lebih berat, maka inilah saat yang tepat untuk mengurangi kelebihan berat badan tersebut dan kembali ke bentuk semula.  Menjadi gemuk dapat menambah beban pada sendi lutut.

Kompres panas dan dingin: Anda dapat mengganti kompresi panas dan dingin karena keduanya memiliki efek anti-inflamasi.  Menerapkan panas dapat membantu otot-otot Anda untuk rileks dan mengurangi kekakuan sendi.  Coba letakkan botol air panas di lutut atau bantal pemanas.

Dalam kasus kompresi dingin, Anda dapat menggunakan kompres es atau meletakkan es batu di kain bersih dan meletakkannya di lutut karena dapat menghilangkan rasa sakit, peradangan, dan pembengkakan.

Pijat:

Pijat sendiri dapat membantu Anda mengatasi nyeri lutut.  Jangan terlalu menekan karena dapat memperparah rasa sakit.  Bersikaplah lembut.

Garam epsom:

Ini mengandung sifat anti-inflamasi yang mengurangi pembengkakan dan nyeri sendi.  Tambahkan garam Epsom ke air mandi, dan rendam di dalamnya selama sekitar 15 menit.  Anda pasti bisa meredakan nyeri lutut.***

 




Gejolak Sosial di Lotim Butuh Gerak Cepat Gubernur

Anggota Komisi I DPRD NTB TGH Najamuddin Moestafa mengungkapkan gejolak sosial di Lotim meluas sampai ke Sumbawa, ia mendesak Gubernur Zulkieflimansyah segera merespon

MATARAM.lombokjournal.com ~ Seruan Anggota Komisi VIII DPR RI H Rachmat Hidayat agar Pemprov NTB tidak lepas tangan menyusul eskalasi gejolak sosial di Lotim yang terus meningkat, mendapat tanggapan dan dukungan dari wakil rakyat di DPRD NTB.

Gejolak sosil di Lotim harus segera direspon gubernur

“Apa yang menjadi kekhawatiran beliau, kami dukung seribu persen. Beliau benar. Pemprov NTB memang tidak boleh lepas tangan dalam upaya mencari penyelesaian masalah ini,” kata Anggota Komisi I DPRD NTB TGH Najamuddin Moestafa di Mataram, kemarin (07/01/22).

Dia menegaskan, kekhawatiran yang disampaikan Rachmat, harusnya menjadi kekhawatiran semua pihak. Gejolak sosial dengan eskalasi yang terus meningkat ini, bukanlah pertanda baik bagi kondusivitas daerah.

Tokoh agama dari Lombok Timur ini menegaskan, gejolak sosial tersebut kini bukan hanya meluas di Pulau Lombok saja. Melainkan juga sudah sampai ke Pulau Sumbawa.

Dia menerima informasi, bagaimana kelompok masyarakat dari Pulau Sumbawa juga hendak datang untuk menggelar aksi ke Pulau Lombok atas insiden yang terjadi di Lombok Timur tersebut.

BACA JUGA: Dunia Penyiaran Ujung Tombak Revolusi Media Sosial

Karena itu, jika Pemprov NTB tidak memberikan respons memadai, maka persoalan ini dikhawatirkan menjadi bias,.

Hal ini tentu akan menjadi hal yang tidak bagus untuk kondusivitas Bumi Gora yang selama ini dikenal sebagai daerah yang memberi kenyamanan bagi penghuninya.

“Kami dari DPRD NTB mendesak agar Gubernur segera merespons apa yang disampaikan wakil rakyat kita di DPR RI. Kalau tidak, persoalan ini bisa menjadi bias horizontal,” tandas Najamuddin khawatir.

Akan menjadi sangat tidak elok, jika Pemerintah Pusat hanya menerima laporan penanganan gejolak sosial yang terjadi di NTB ini dari pemerintah kabupaten/kota saja.

Sementara Pemprov NTB sebagai wakil Pemerintah Pusat di daerah, justru hanya bertindak sebagai pihak yang meneruskan laporan imbas lepas tangan lantaran mereduksi gejolak sosial yang terjadi hanya menjadi masalah di kabupaten/kota.

Tokoh yang dikenal identik dengan peci hitam khasnya ini juga mengingatkan, agar Pemprov NTB tidak setengah-setengah dalam merespons gejolak sosial ini.

BACA JUGA: Insiden di Lotim, Pemprov NTB Jangan Lepas Tangan

Najamuddin sepakat, menyerahkan persoalan ini sepenuhnya pada aparat penegak hukum semata, bukanlah pilihan bijak. Sebab, hal tersebut sama saja menghadap-hadapkan aparat kepolisian dengan masyarakat.

Jika itu terjadi, Najamuddin khawatir akan muncul berbagai macam tudingan dari mereka yang tidak bertanggung jawab.

Salah satunya dengan memainkan sentimen negatif bahwa telah terjadi kriminalisasi terhadap ulama. Hal yang tentu saja tidak boleh terjadi.

“Itulah pentingnya Gubernur dan Pemprov NTB merespons secara tepat. Agar persoalan ini menjadi terang benderang. Nggak boleh ada grey area di sini,” tandas politisi Partai Amanat Nasional ini.

Saat ini kata Najamuddin, NTB adalah epicentrum kemajuan Indonesia. Sebagai tuan rumah event bergengsi tingkat internasional, bukan hanya mata warga negara Indonesia yang tertuju ke NTB.

Tapi mata seluruh dunia juga akan menoleh ke Bumi Gora. Karena itu, jika gejolak sosial ini dibiarkan berlarut-larut tanpa penyelesaian komprehensif, maka sudah pasti hal tersebut akan memantik perhatian nasional dan juga internasional.

“Jangan sampai agenda besar yang telah disiapkan Presiden Jokowi untuk kemajuan dan kemaslahatan seluruh masyarakat NTB, justru dicederai hanya karena respons Pemprov NTB yang tidak memadai terhadap gejolak sosial ini,” kata Najamuddin mengingatkan. ***

 

 




Pertemuan Daerah Lingkungan Hidup (PDLH) XI Walhi NTB

Penyelenggaraan Pertemuan Daerah Lingkungan Hidup (PDLH) XI Walhi NTB, diramaikan dengan pemilihan Direktur Eksekutif dan Dewan Daerah WALHI NTB Periode 2022 – 2027

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pertemuan Derah lingkungan Hidup (PDLH) ke XI dilaksanakan WALHI NTB, hari Kamis hingga Jum’at, 6 – 7 Januari 2022,, di Hotel Senggi Beach, yang diikuti lebih dari 35 undangan yang terdiri dari anggota lembaga dan anggota individu, Sahabat WALHI Se Nusa Tenggara Barat.

Sebelum sidang-sidang dilangsungkan, PDLH dibuka dengan Diskusi yang bertema, “Memperkuat wilayah kelola rakyat sebagai basis gerakan pemulihan lingkungan hidup di Nusa Tenggara Barat”.

Pertemuan Daerah Walhi NTB diikuti 35 undangan

Orgnisasi baru mewarnai pertemuan daerah Walhi NTB

Pembicaranya antara lain: Farid Riduanudin, Asmar Aswar, Amin Abdullah yang dipandu oleh Ogik.

BACA JUGA: Bupati Buka Pameraan Pesona Bonsai Dayan Gunung

Diskusi berkembang untuk mendorong WALHI menjadi organisasi yang didukung oleh basis yang kuat sehingga bisa melakukan advokasi dengan lebih efektif.

Kemudian acara dilanjutkan dengan Sidang-sidang PDLH XI WALHI NTB dengan agenda Pertanggung jawaban Direktur Eksekutif dan Dewan Daerah WALHI Periode 2017 – 202021, penetapan anggota baru WALHI NTB, yakni Organisasi Pemerhati Alam dan Lingkungam Hidup (OPAL KLU) dan  PAS Sembalun Lotim.

Puncak acara yang ditunggu-tunggu dalam perhelatan PDLH WALHI NTB adalah pemilihan Direktur Eksekutif dan Dewan Daerah WALHI NTB Periode 2022 – 2027. Setelah melalui kampanye, pemilihan dan penghitungan suara, maka terpilih Amri menjadi Eksekutif Daerah (ED) WALHI NTB Periode 2022 – 2027.

Dewan Daerah WALHI NTB sendiri ada Lima (5) orang dari 6 calon mensaftar, satu diantaranya mengundurkan diri setelah penyampaian Visi Misi.

Sisi lain, partisipasi Organisasi Pemerhati Alam dan Lingkungan (OPAL – KLU) yang dimulai hanya sebatas diikutsertakan sebagai peserta peninjau dalam kegiatan yang diselenggarakan, sejak PNLH XVIII tahun 2016, di Makassar dan PNLH XIX di Jogja 2011 yang lalu.

Demikian halnya pada pelaksanaan PDLH XI yang di selenggarakan  selama dua hari sejak tanggal 6 – 7 Januari 2022, Organisasi Pemerhati Alam dan Lingkungan (OPAL – KLU) di usianya ke 14 tahun berdiri, kemudian di undang sebagai peserta peninjau yang kemudian di tapkan OPAL KLU sebagai anggota WALHI pada PDLH XI di Mataram.

Dengan di tetapkannya status keanggotaan OPAL KLU, maka jumlah organisasi yang tergabung secara resmi pada PDLH Ke XI Walhi NTB, Jum’at 7 Januati 2022, berjumlah 31 Lembaga.

BACA JUGA: Dunia Penyiaran Ujung Tombak Revolusi Media Sosial

Gerakan partisipan dan atau anggota-anggota kendati sebagian besar lebih berorientasi pada program/pendamping masyarakat, terutama berkaitan dengan pemberian motivasi dan pemahaman pengembangan ekonomi dan kependudukan.

Keikutsertaan anggota baru WALHI NTB memberikan warna terhadap kegiatan kegiatan WALHI NTB pada tahun ini dan selanjutnya di masa masa yang akan datang, untuk “Memperkuat wilayah kelola rakyat sebagai basis gerakan pemulihan lingkungan hidup di Nusa Tenggara Barat ”

Pimpinan sidang Zico yang di dampingi Waton dan Baiq Nuraeni menetapkan Eksrkutif Daerah (ED) Walhi NTB Amri Nuryadin, dengan perolehan 19 suara. Sementara Rina Antika hanya memperoleh 11 suara.

Untuk ketua Dewan Daerah (DD) Walhi NTB, Juaen. (*)

 




Bupati Buka Pameran Pesona Bonsai Dayan Gunung

Pameran Pesona Bonsai Dayan Gunung yang dibuka Bupati Lombok Utara, Djohan Sjamsu berharap melahirkan pembonsai yang makin memperindah daerah

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Untuk menggali kreativitas dan inovasi dari  masyarakat pecinta Bonsai di Lombok, khususnya di Kabupaten Lombok Utara, Perhimpunan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) KLU menggelar Pameran dan Konteks Bonsai Lokal yang bertajuk ‘Pesona Bonsai Dayan Gunung’ yang berlangsung di Lapangan Umum Tioq Tata Tunaq Tanjung (07/01/21).

Pameran Bonsai yang dibuka Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu ini, dilanjutkan dengan pelantikan pengurus PPBI KLU, Loteng, Lobar, Lotim, KSB yang dilakukan Ketua PPBI Pusat H. Erwin Lismar.

Bupti Djohn membuka pameran pesona bonsai

Pembukaan Pameran Pesona Bonsai

Bupati Djohan mengatakan, dalam pameran bonsai banyak karya-karya yang diciptakan yang indah dipandang mata.

BACA JUGA: Dunia Penyiaran Ujung Tombak Revolusi Media Sosial

“Lewat kesempatan ini pula saya menyampaikan selamat mengemban amanah kepada pengurus PPBI yang baru saja dilantik oleh Ketua PPBI Pusat,” ucap bupati.

Dikatakan, pameran dan kontes bonsai ini akan melahirkan para pembonsai baru yang akan menambah keindahan daerah. Karya Bonsai yang indah, tidak semua orang yang bisa membuatnya, tapi banyak penggemarnya.

“Lewat kontes bonsai ini, doa kita supaya covid-19 juga harus berakhir ,” tuturnya.

Silaturrahmi sambil berkreasi

Ketua PPBI Pusat H. Erwin menyampaikan, lewat Pameran Bonsai tentu akan menjadi daya tarik tersendiri terhadap masyarakat penggemar bonsai untuk mempererat silaturahmi sembari berkreasi.

“Semoga kegiatan seperti ini bisa menjadi contoh bagi PPBI cabang di daerah lain untuk membuat pameran,”tuturnya

Lewat kegiatan pameran bonsai diharapkan banyak hal yang tercapai, seperti kerjasama dan dapat diwujudkan dalam program pameran dan kontes bersama guna mendukung program pemerintah di bidang pariwisata seni dan budaya.

“Dalam setiap acara yang diselenggarakan pameran bonsai saya menekankan kepada panitia, agar masyarakat dari semua golongan diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk mengunjungi memperkenalkan seni bonsai kepada masyarakat terutama bagi para remaja,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Nasli SPd dalam laporannya menuturkan, kegiatan pameran dan konvensi diikuti oleh para penghias bonsai  yang ada di Pulau Lombok. Jumlah pohon yang dipamerkan sebanyak 400 pohon, terdiri dari dua kelas yaitu kelas prospek dengan jumlah 240 pohon dan kelas regional 160 pohon.

“Harapan besar kita pada Pemda beserta jajarannya yang telah memberikan support dan mendukung kegiatan ini, ke depan bisa menjadi agenda tahunan,” harapnya.

Kegiatan pameran pesona bonsai dayan gunung  dalam rangka mengakomodir kreativitas dan inovasi dari para pemuda yang ada di KLU dan Provinsi NTB pada umumnya.

“Semoga kreativitas dan inovasi dari para pemuda yang ada di KLU ini bisa kita akomodir dalam sebuah kegiatan pameran dan kontes bonsai,” katanya.

Kegiatan diakhiri dengan pemotongan pita sebagai tanda diresmikan pembukaannya Pesona Bonsai Dayan Gunung Tahun 2022, dilanjutkan dengan penancapan bendera pada bonsai terbaik oleh Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD KLU, dan Pj Sekda yang disaksikan undangan lainnya.

Tampak hadir dalam pameran Bonsai, antara lain Ketua DPRD KLU Nasrudin SHi,Wakil Bupati Danny Karter Febrianto R ST MEng, Ketua TP PKK KLU Hj.Galuh Nurdiyah Djohan Sjamsu,Pj. Sekda KLU Anding Duwi Cahyadi SSTP MM,Kapolsek Tanjung,Kepala OPD serta undangan lainnya.

@ng

 




Dunia Penyiaran Ujung Tombak Revolusi Media Sosial

Kerja di dunia penyiaran tidak gampang, hanya orang yang mempunyai talenta khusus sehingga tidak semua orang mampu menjalani

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah  mengungkapkan, di era revolusi media sosial, dunia penyiaran merupakan ujung tombak dari segala perubahan.

gubbernur diskusi dengan wrtawan penyiaran

“Revolusi medi sosial yang terjadi menyebabkan adanya peningkatan harapan masyarakat terhadap kita, untuk terus berkontribusi dalam menyampaikan informasi dan teman-teman yang bekerja di dunia penyiaran akan menjadi ujung tombak itu semua,” kata Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB.

Ia mengatakan itu dalam acara diskusi bersama Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi NTB, Kamis (06/01/22).

Menurut Bang Zul, kerja di penyiaran itu tidak gampang dan harus memiliki talenta khusus sehingga tidak semua orang mampu menjalani itu.

Ia mengingatkan, ke depa tantangan bisnis akan semakin banyak.

Kemajuan teknologi dan informasi di era digitalisasi dan revolusi industri menjadikan dunia penyiaran harus benar-benar siap dan pandai mencari peluang.

BACA JUGA: Penting Peran Psikolog Tangani Problematika Remaja NTB

“Kemajuan teknologi yang unstoppable menyebabkan dunia penyiaran harus mampu menemukan pasar dan cara bisnisnya sendiri. Karena kita tahu bahwa bisnis TV dan Radio itu susah. Jangan sampai karena kita terlalu asik dengan cara lama sehingga tidak tahu kalau zaman sudah berubah,” tegas Bang Zul.

Bang Zul mengapresiasi para wartawan yang telah berusaha maksimal dalam menjalankan tugasnya meskipun tidak mudah.

Acara tersebut diselenggarakan untuk melakukan diskusi dan sharing serta mencari solusi terkait berbagai permasalahan yang masih dihadapi para wartawan dalam menyampaikan informasi ke publik.

BACA JUGA: Insiden di Lotim, Pemprov NTB Jangan Lepas  Tangan

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB diwakili Sekretaris Dinas Kominfotik, Kepala TVRI Provinsi NTB, Ketua KPID Provinsi NTB serta wartawan lingkup Pemprov NTB.***

 




Penting Peran Psikolog Tangani Problematika Remaja di NTB

Psikolog berperan penting dalam penanganan problematika remaja, dan Pemprov NTB akan bekerjasama dengan psikolog mengungkap penyebab problem remaja

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sangat penting peran dan keterlibatan para psikolog untuk menangani berbagai masalah yang dihadapi oleh para remaja di NTB

Masalah narkoba, pernikahan anak, depresi dan berbagai masalah lainnya harus benar-benar ditangani dengan bai,k termasuk kolaborasi pemerintah dengan psikolog.

audensi dengann psikolog Sri Helmi

Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengatakan itu saat menerima Audiensi Psikolog, Sri Helmi Hayati di ruang kerjanya, Kamis (06/01/22).

“Ini PR yang harus kita tangani bersama. Kita juga bisa bekerja sama dengan psikolog untuk menangani berbagai permasalahan yang dihadapi oleh para remaja di NTB,” ungkap Wagub

Menurutnya, penanganan terhadap problematika remaja memang tidak cukup hanya dengan program pelatihan dan edukasi.

Keterlibatan para psikolog menjadi faktor penting yang bisa mengungkapkan penyebab dan pemicu problem remaja.

BACA JUGA: Insiden di Lotim, Pemprov NTB Jangan Lepas Tangan

Misalnya, kenapa banyak remaja yang terlibat dalam yang tidak inginkan, seperti narkoba, pergaulan bebas, pernikahan anak dapat diminimalisir sedini mungkin.

“Pemerintah provinsi akan lebih intens melalukan koordinasi dengan kabupaten kota terutama dalam kegiatan training of trainer bersama psikolog. Kemudian kabupaten kota akan melakukan skop nya di tingkat kecamatan dan seterusnya,” jelas Ummi Rohmi

Psikolog Sri Helmi Hayati yang juga penulis Buku “Problematika Remaja dan Program Revitalisasi Posyandu Keluarga” mengungkapkan, buku yang ditulisnya bisa dijadikan sebagai pedoman dalam memberikan edukasi kepada para remaja di NTB.

“Buku yang saya tulis ini berawal dari penelitian yang saya lakukan di setiap remaja sekolah. Hasilnya, ternyata banyak remaja-remaja siswa yang sudah pernah melakukan hubungan seks di usia yang sangat muda,” jelasnya.

Karena itu, lanjutnya, berdasarkan penelitian itu, dari sekian banyak remaja yang memiliki problematika itu mengalami depresi yang sangat membutuhkan perhatian pemerintah.

Apalagi ketika dirinya memberikan pelatihan kesehatan reproduksi di beberapa sekolah, banyak juga remaja yang sudah mengaku melakukan hal yang serupa.

BACA JUGA: Vaksin Covid-19 Tidak Berbahaya Bagi Ibu Hamil

“Oleh karenanya, dengan adanya buku ini sangat bermanfaat bagi masyarakat terutama guru dalam mengedukasi terkait problem yang dihadapi oleh remaja,” jelasnya.

Ia berharap, kepada pemerintah selain melakukan edukasi di setiap sekolah di NTB juga harus ada kerja sama dengan para Psikolog untuk menangani masalah-masalah tersebut dari hulu hingga hilir para remaja. ***

 




Insiden di Lotim, Pemprov NTB Jangan Lepas Tangan

Merebaknya gejolak sosial yang dipicu insiden ceramah agama salah seorang ustadz di Lotim, penyelesaiannya tak bisa sepenuhya diserahkan ke Pemkab Lotim

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gejolak sosial di Lombok Timur (Lotim) merembet ke kabupaten lain, Pemprov NTB diingatkan jangan lepas tangan.

Eskalasi gejolak sosial yang terus merebak di Lotim itu dipicu beredarnya video ceramah agama Ustadz Qudsiyah yang diduga mengandung ujaran kebencian terkait makam ulama.

Insiden di Lotim, Pemprov harus menyiapkan solusinya
H Rachmat Hidayat

Anggota Komisi VIII DPR RI H Rachmat Hidayat mengatakan, menyerahkan penyelesaian gejolak sosial itu sepenuhya ke Pemkab Lombok Timur sudah tidak tepat.

Sebab eskalasi gejolak sosial sudah merembet ke kabupaten/kota lain di Pulau Lombok.

“Gejolak sosial yang terjadi sudah lintas kabupaten/kota. Kita ingin agar Pemprov NTB hadir untuk turut mengambil peran menyiapkan solusi menyelesaikan permasalahan,” kata H Rachmat Hidayat, Kamis (06/01/22).

Rachmat merujuk pada UU 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, bahwa Pemerintah Provinsi sebagai kepanjangan tangan Pemerintah Pusat, memiliki tanggung jawab mengatasi permasalahan yang eskalasinya sudah lintas kabupaten/kota.

“Pemprov NTB harus segera turun tangan menangani. Bukan hanya di Lombok Timur. Sekarang eskalasinya sudah ke Lombok Tengah. Aksi-aksi unjuk rasa bahkan terjadi di Kota Mataram,” katanya.

BACA JUGA: Pimpinan OPD Provinsi, Fokus Sukseskan Event di Mandalika

Rachmat sendiri sepanjang hari kemarin (Rabu, 05/01) ada di Lotim turun langsung menenangkan masyarakat.

Masyarakat diminta memercayakan sepenuhnya penanganan insiden ceramah salah seorang ustadz itu pada pemerintah dan aparat penegak hukum.

Menurut Rachmat, penyelesaiannya harus komprehensif dan tuntas, jangan sampai persoalan ini menjadi semacam “bara dalam sekam”, yang bisa memicu insiden serupa di kemudian hari.

Menyerahkan penyelesaian persoalan sepenuhnya kepada Pemkab Lombok Timur maupun kepada aparat keamanan dalam hal ini Polda NTB, juga tidak tepat.

“Pemprov NTB harus berada di garda terdepan. Mengharapkan penyelesaian persoalan dengan pendekatan keamanan akan sama saja menghadap-hadapkan aparat kepolisian dan TNI dengan rakyat,” imbuhnya.

Seharusnya aparat keamanan yakni kepolisian dan TNI hanya mem-back up Pemerintah Daerah.

Bila penyelesaiannya berlarut-larut, akan ada harga yang sangat mahal yang harus dibayar NTB.

BACA JUGA: Bupati Serahkan Buku Tabungan RTG di Kecamatan Tanjung

Rachmat mengingatkan, dalam hitungan bulan NTB akan menjadi tuan rumah event balap motor paling akbar di dunia yakni MotoGP.

Tes pramusim MotoGP di Sirkuit Mandalika akan digelar pada 11-13 Februari. Seluruh pembalap MotoGP akan hadir pada latihan resmi tersebut. Kemudian race utama akan digelar sebulan setelahnya, tepatnya pada 20 Maret.

NTB juga masih akan menjadi tuan rumah event-event internasional yang lain. Misalnya ajang balap motorcross paling bergengsi di dunia yakni MXGP. Event ini diagendakan digelar tengah tahun ini.

Di akhir tahun, akan ada event World Superbike, ajang balap motor internasional yang dipastikan akan mengarahkan perhatian seluruh dunia ke NTB.

Rachmat mengingatkan, event-event internasional yang diback-up penuh oleh Pemerintah Pusat tersebut tak boleh gagal, hanya dengan stigma bahwa NTB adalah daerah yang tidak kondusif.

Itu sebabnya, Pemprov NTB diminta tak menyia-nyiakan momentum untuk menyelesaikan gejolak sosial  secepatnya.

Rachmat mendapat informasi, jika tak ada aral melintang, pekan depan, Presiden Joko Widodo akan berkunjung dan melihat langsung kesiapan NTB sebagai tuan rumah MotoGP.

Tentu menjadi komitmen semua pihak di Bumi Gora, untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif.

“Jangan sampai masalah ini melebar kemana-mana. NTB ini milik kita semua. Karena itu, NTB ini kita jaga bersama-sama,” imbuhnya.***

Me

 




Pemerintah Dorong Daya Saing Industri Dalam Negeri

Pemerintah menerapkan kebijakan local conten, untuk meningkatkan daya saing industri dalam negeri di kancah global

JAKARTA.lombokjournal.com ~ Pemerintah mendorong peningkatan penggunaan produk dalam negeri (P3DN) serta memperbesar tingkat komponen dalam negeri (TKDN), untuk mewujudkan kemandirian sektor industri dalam negeri.

Melalui kebijakan local content ini, diharapkan industri dalam negeri makin berdaya saing di kancah global, serta mampu menopang perekonomian nasional.

Pemerinatah memfasiitasi industri dalam negeri
industri dalam negeri

“Kami juga terus mendorong agar substitusi impor pada akhir 2022 bisa mencapai 35 persen,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmiti  dalam rilis di laman Kemenperin.go.id di Jakarta, Senin (03/01/21).

Sementara itu, sertifikasi TKDN memberikan keuntungan bagi industri.

Produk dalam negeri akan lebih banyak terserap melalui pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Produk dalam negeri wajib digunakan oleh pengguna produk dalam negeri dalam pengadaan barang dan jasa yang anggarannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), pinjaman, hibah, pola kerja sama dengan pemerintah, dan yang mengusahakan sumber daya yang dikuasai negara,” tegas Menperin.

BACA JUGA: Pimpinan OPD Provinsi, Fokus Sukseskan Event di Mandalika

Dalam pengadaan barang dan jasa, pengguna produk dalam negeri wajib menggunakan produk dalam negeri. Bila terdapat produk dalam negeri yang memiliki penjumlahan nilai TKDN dan nilai Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) sebesar minimal 40 persen.

Produk dalam negeri yang wajib digunakan sebagaimana dimaksud tersebut harus memiliki nilai TKDN paling sedikit 25 persen.

Di tahun 2022, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan memfasilitasi perusahaan industri dalam negeri untuk mendapatkan sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada tahun 2022 sebanyak 1.250 sertifikat produk.

Kemenperin telah mengalokasikan pembiayaan melalui anggaran Prioritas Nasional (PN) sebesar Rp20 miliar untuk memfasilitasi sertifikasi TKDN tersebut.

“Produk yang akan difasilitasi meliputi produk industri alat kesehatan, alat dan mesin pertanian, farmasi, permesinan, elektronika, dan telematika,” jelas Menperin.

BACA JUGA:  Vaksin Covid-19 Tidak Berbahaya BagiIbu Hamil

Selain sektor industri tersebut, Kementerian Perindustrian akan memfasilitasi sertifikat TKDN untuk industri logam, kelistrikan, kimia, pupuk, otomotif dan komponennya, keramik, semen, tekstil, serta produk industri kecil dan menengah (IKM).

Sertifikat TKDN

Sertifikat TKDN merupakan bukti legalitas nilai TKDN sebuahproduk. Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong pengoptimalan kewajiban penggunaan produk dalam negeri.

Salah satunya dengan menyosialisasikan peraturan yang memuat kewajiban untukmenggunakan produk dalam negeri, misalnya Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2018 tentang Pemberdayaan Industri.

Perusahaan industri dapat memanfaatkan fasilitas sertifikasi TKDN gratis dari Kemenperin dengan memenuhi syarat,-syarat, antara lain sebagi berikut:

  • memiliki Perizinan Berusaha sektor industri atau Nomor Induk Berusaha (NIB)
  • memiliki akta pendirian perusahaan
  • memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan telah melakukan pendaftaran di Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas).

“Semua perusahaan industri yang memiliki perizinan yang berlaku, berproduksi, berinvestasi, dan berlokasi di Indonesia dapat memanfaatkan fasilitas sertifikasi TKDN gratis dari pemerintah,” ujar Menperin.

Sektor yang berhak memanfaatkan fasilitas itu ialah industri yang mempunyai nilai TKDN minimal 25 persen dan setiap perusahaan maksimal difasilitasi hingga 8 (delapan) sertifikat produk dalam setahun.

Untuk mengurus sertifikat TKDN, industri bisa mengajukan penghitungan mandiri (self-assesment) mengenai nilai TKDN yang ada pada produknya.

Hasil penghitungan mandiri tersebut kemudian diverifikasi oleh Lembaga Verifikasi Independen yang ditunjuk oleh Kemenperin, yaitu PT Surveyor Indonesia dan PT Sucofindo.

Setelah melalui proses verifikasi tersebut, barulah sertifikat TKDN ditandasahkan oleh Kemenperin. Dengan proses/tahapan verifikasi yang berlapis ini, diharapkan keluaran nilai tingkat komponen dalam negeri bisa sesuai dengan kemampuan industri di lapangan.

Namun Menperin mengingatkan kepada para pelaku industri yang hendak melakukan sertifikasi TKDN jangan sampai terpengaruh pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan pribadi dari kebijakan sertifikasi TKDN.

“Saya mendapat laporan bahwa ada yang namanya calo TKDN, para calo ini menghubungi industri dan menjanjikan akan membereskan proses mendapat nilai TKDN yang tinggi,” tegasnya.

Pasalnya, hal tersebut bertolak belakang dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kemandirian sektor industri.

“Kami juga meminta dukungan dari semua stakeholder untuk dapat memacu pelaku industri di daerah agar mereka melakukan sertifikasi TKDN terhadap produk-produk yang dihasilkannya,” ungkap Menperin.

Pada tahun 2021, pemberian sertifikat TKDN secara gratis melampaui target, yakni mencapai 9.524 dari target 9.000 sertifikat produk.

“Dalam rangka menyebarluaskan informasi Program P3DN, Kemenperin juga secara berkelanjutan terus melakukan sosialisasi kepada para pihak terkait baik di tingkat pusat maupun daerah,” ujar Sekretaris Jenderal Kemenperin Dody Widodo.

Fasilitasi sertifikasi TKDN dalam pengadaan barang dan jasa ini adalah bagian dari Program P3DN.

Program tersebut dikawal pelaksanaannya oleh Tim Nasional P3DN yang dibentuk melalui Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2018 yang diketuai oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, dan beranggotakan seluruh Menteri dan Kepala Lembaga.

Menperin menjabat sebagai Ketua Harian sesuai penunjukan Bapak Presiden.

Dalam rangka optimalisasi implementasi dan pengawasan penggunaan produk dalam negeri, juga dibentuk Kelompok Kerja Tim Nasional P3DN yang terdiri atas Pokja Pemantauan, Pokja TKDN, serta Pokja Sosialisasi.

“Pada akhirnya, salah satu faktor pendorong utama terciptanya implementasi Program P3DN secara menyeluruh adalah adanya goodwill dari segenap stakeholder yang tercermin dari keberpihakan terhadap industri dalam negeri,” sebut Sekjen Kemenperin.

Inspektur Jendral Kemenperin Masrokhan menambahkan, program peningkatan TKDN memberikan kesempatan kepada industri-industri di Indonesia untuk dapat tumbuh.

“Pelaksanaan program P3DN diharapkan akan mengakselerasi penurunan impor sekaligus meningkatkan utilisasi di sektor industri,” ujarnya. ***