Jelang MotoGP, Pemprov dan Pemda Lobar Dandani Bundaran Gerung

Mempercantik jalan ke kawasan Mandalika jelang MotoGP terus diupayakan, kini giliran bundaran Gerung

LOBAR.lombokjournal.com ~ Sepanjang jalan Bypass dari Mataram ke kawasan Mandalika akan terus ditata dan didandan indah menjelang perhelatan MotoGP pada 20 Maret mendatang. 

Salah satunya adalah Bundaran By pass  Giri Menang Square (GMS), Gerung, Lombok Barat.

Hal itu disampaikan Gubernur Zulkieflimansyah saat bersilaturahmi dengan Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid di ruang kerja Bupati Lombok Barat, Selasa (18/01/22).

“Insya Allah sebelum MotoGP, Bundaran By Pass, Gerung sudah didandani indah oleh Dinas Perkim Lombok Barat,” ungkap gubernur. 

Menanggapi hal itu, Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid mengatakan, bahwa pemerintah Kabupaten Lombok Barat dan Pemerintah Provinsi NTB akan terus memperkuat sinergitas dalam menyambut perhelatan Akbar MotoGP di Sirkuit Mandalika. 

Salah satu fokus Lombok Barat adalah  memperindah dan menata Bundaran By Pass,  Gerung sebagai pintu gerbang menuju Kota Mataram dan Kawasan Mandalika.

BACA JUGA: Sukseskan MotoGP 2022, Media Lokal Siap Kolaborasi

“Termasuk lampu-lampu bundaran dan lampu jalan yang menjadi wewenang Pemda Lombok Barat juga sudah kami siapkan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, untuk penataan bundaran Gerung sebenarnya sudah dua kali dianggarkan mulai dari tahun 2020 dan 2021. Tapi selalu kena refocusing dan dialihkan untuk penanganan Covid-19.  

“Meski demikian, kami tetap upayakan untuk ditata dan diperindah sebelum event MotoGP digelar,” tegasnya.

Selain itu, lanjutnya, untuk mengantisipasi kekurangan penginapan dan hotel bagi penonton MotoGP. 

Pemda Lombok Barat juga telah berkomunikasi dengan travel-travel lokal untuk mengidentifikasi rumah-rumah warga yang kosong di Lombok Barat untuk dijadikan homestay.

“Alhamdulillah Dinas Pariwisata Lobar dan Travel lokal sedang melalukan standarisasi rumah-rumah warga yang layak dijadikan sebagai homestay,” jelasnya. 

BACA JUGA: Wagub NTB Ingatkan Vaksinasi dan Stop Merariq Kodek

Fauzan bahkan menjelaskan, ada beberapa travel dari luar daerah telah menawarkan penginapan dengan pola pake tenda. Sekitar ada ribuan tenda yang akan disiapkan.

“Terakhir ada dari Palembang, mereka mau siapkan 1000 tenda di Gili Gede. Itu semua kita sambut dan layani. Karena impact nya akan begitu luar biasa ketika event MotoGP di gelar di Lombok,” tambahnya.

Dalam kunjungan kali ini, gubernur NTB didampingi kepala Dinas PUPR dan Direktur RSUP NTB serta disambut oleh Forkompinda pemerintah Kabutapen Lombok Barat. ***

 

 




Penuaan Dini di Usia 30-an, Tips Kecantikan Mencegahnya

Penuaan kulit itu bisa dikatakan wajar, tapi penuaan dini itu yang menjadi masalah, beberapa ahli mengungkapkan tips ‘anti penuaan’

MATARAM.lombokjournal.com ~ Penuaan kulit adalah proses biologis kompleks yang menjadi mimpi buruk bagi kebanyakan orang.

Dengan meningkatnya kesadaran tentang kesehatan kulit, dokter estetika mengungkapkan banyak wanita dan pria yang relatif muda mencari solusi untuk mencegah atau menunda penuaan. 

Justru orang-orang berusia 30-an saat ini secara aktif mencari solusi estetika yang mengatasi penuaan dini, dan menunda timbulnya kerutan.

Apakah Anda salah satunya?

Ada tips kesehatan kulit, ini dari dokter kulit yang berfungsi sebagai peretasan kecantikan yang sempurna untuk pria dan wanita.  

Namun, penting untuk diperhatikan terlebih dahulu penyebabnya dan kenali ciri-cirinya, sebelum berburu solusi.

Ciri-ciri dan penyebab penuaan dini :

Dr Chytra V Anand, Dermatologis Kosmetik Selebriti dan Pendiri Klinik Kosmoderma di Bengaluru menegaskan, penuaan itu memang alamiah, tapi penuaan dini itu masalah.  Penuaan dini ditandai dengan garis-garis halus, pigmentasi, hilangnya vitalitas dan elastisitas serta kelemahan kulit.  

Seiring bertambahnya usia, matriks ekstraseluler kulit (yang merupakan lem kulit) mulai melemah dengan hilangnya kolagen, elastin, dan asam hialuronat.”

Dr Kiran Sethi Lohia, Managing Director dan Integrative Aesthetic and Skin Physician di Isya Aesthetics di New Delhi mengutarakan hal yang sama.

“Dengan polusi, stres, diet/makanan yang terkontaminasi dan tidak sehat, serta cahaya biru dari layar kita, kita menua lebih cepat dari sebelumnya,” katanya.

BACA JUGA: Vaksin Covid-19 Tidak Berbahaya Bagi Ibu Hamil

Solusi

Dengan perawatan ‘anti-penuaan’ mampu membuat seseorang jadi lebih muda dalam beberapa tahun terakhir.

Dr Jaishree Sharad, Celebrity Cosmetic Dermatologist di Mumbai mengungkapkan, tidak seperti 10 tahun yang lalu, orang mempertimbangkan untuk mengunjungi dokter kulit kosmetik atau dokter kecantikan hanya di usia 40-an dan 50-an.

“Hari ini wanita dan pria  semuda 35 secara aktif mengunjungi kami dan mencari bantuan untuk mengatasi penuaan dini atau menunda timbulnya penuaan,” tuturnya.

“Peningkatan kesadaran, kesadaran tentang solusi pencegahan dan paparan yang lebih besar terhadap tren global adalah faktor yang memicu tren ini,” katanya,

Dr Jaishree Sharad menawarkan solusi, Menurutnya, prosedur peremajaan kulit, pelapisan ulang kulit dengan laser, prosedur pengelupasan kulit tingkat lanjut dan injeksi berbasis asam hialuronat seperti Profhilo semakin disukai oleh orang-orang untuk menunda timbulnya tanda-tanda penuaan.

Menguraikan perawatan seperti Profhilo yang membantu membalikkan waktu, Dr Kiran Sethi Lohia mengungkapkan, secara ilmiah, kolagen akan berkurang lebih banyak daripada peningkatannya pada usia 25 tahun ke atas. Dan orang-orang mengetahui hal ini dan dapat melihat perubahan itu pada kulit mereka. 

“Itu sebabnya terapi anti penuaan mulai lebih muda dari sebelumnya. Kami sekarang ingin terlihat hebat dan menyukai diri kami sendiri ketika kami berusia 50 atau 60 tahun, sehingga orang-orang mengerti bahwa inilah saatnya untuk memulai dari usia muda,” katanya.

BACA JUGA: Sembuh dari Omixron? Ini Saran Ahli Kembalikan Stamina

Dr Chytra V Anand juga menekankan, “sejumlah besar pasien berusia awal 30-an datang kepada kami untuk meminta nasihat guna memastikan kesehatan dan vitalitas kulit.”  Namun, dia menyarankan cara yang lebih sederhana untuk mengucapkan “selamat tinggal” pada penuaan kulit dan menawarkan, “Mengadopsi prosedur perawatan kulit yang mengisi kembali elemen penghubung yang hilang ini adalah cara utama untuk mencegah penuaan.”

Dia menambahkan, “Pada saat yang sama, memiliki perawatan kulit harian yang tepat untuk membersihkan, melembabkan, mengoleskan tabir surya dan menggunakan produk perawatan kulit yang sesuai dengan jenis kulit Anda sangat penting untuk menjaga kulit awet muda. Seperti halnya mengonsumsi makanan kaya antioksidan yang sehat dan minum cukup air setiap hari.”***

 




Sukseskan MotoGP 2022, Media Lokal NTB Siap Kolaborasi 

Media lokal siap beperan menjadi bagian penyebaran informasi untuk sukseskan perhelatan MotoGP Maupun WSBK 2022

MATARAM.lombokjournal.com ~ Dalam perhelatan motoGP dan WSBK tahun 2022 media lokal diharapkan berperan menjadi bagian dalam penyebaran informasi.

Kepala Biro Perum LKBN Antara  Nusa Tenggara Barat Riza Fahriza mengatakan optimis media akan berperan banyak. 

kordinir media lokal sukseskan MotoGP
Najamuddin Amy

Itu dikatakannya saat bicara pada acara NTB Bicara, dengan tema Media Lokal dalam Perhelatan MotoGP, secara live  yang disiarkan oleh TVRI NTB, Senin (17/01/22) di Studio II, jalan Majapahit Mataram.

“Kami optimis peran media akan lebih banyak dan perhelatan MotoGP dan WSBK akan lebih baik ke depan,” kata Fahriza.

Apalagi peran media lokal dinilai begitu antusias dan siap berkolaborasi mempublikasikan event Internasional WSBK dan MotoGP. 

BACA JUGA: Wagub NTB Ingatkan Vaksinasi dan Stop Merariq Kodek

Dijelaskannya, Perum LKBN Antara yang ditunjuk untuk oleh Dorna Sport melalui MGPA sebagai Nasional Pers Official, yang menerima dan mengumpulkan pendaftaran media dengan persyaratan  yang diberikan.

Oleh sebab itu, walaupun, Dorna sudah memiliki aturan dan sistem dengan standar internasional tentang peliputan langsung di area kawasan sirkuit. Namun, ia mendorong media lokal untuk memenuhi persyaratan yang telah ditentukan berdasarkan standarnya, agar dapat diberikan akses kemudahan liputan di area sirkuit.

Selain itu, menurut Riza bahwa persoalan liputan, bukan hanya pemberitaan di dalam kawasan sirkuit saja, namun dapat juga melakukan peliputan tentang geliat ekonomi dan keragaman budaya dan keindahan alam Mandalika. 

Sementara itu, Ketua KPID NTB Ajeng Rosalinda Motimori, SE., mengatakan dalam mendorong penguatan kapasitas media, dalam kontribusinya pada perhelatan MotoGP, terus dilakukan. 

“Termasuk akses media untuk lebih mudah dalam peliputan,” kata Ajeng.

Dalam artian, media maupun lembaga penyiaran seperti radio lokal dapat mengabarkan berita versi lokal untuk masyarakat NTB. Karena hal ini penting, mengingat hak masyarakat untuk mengakses informasi.

“Misalnya masyarakat terpencil, yang belum bisa menonton langsung, dapat tahu tentang berita tersebut dengan bahasa yang mereka pahami, seperti bahasa daerah kita,”jelas mantan komisioner KI ini.

Ia berharap pihak MotoGP memberikan peluang kepada media lokal untuk mengikuti dan memenuhi syarat agar mendapat kemudahan dalam akses peliputan.

“Namun KPID sudah memfasilitasi LP berdialog dengan Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah dan Kadis Kominfotik dalam upaya itu,” tutup wanita kelahiran Dompu itu.

Kadis Diskominfotik Dr. Najamuddin Amy, S. Sos., MM., menyampaikan media lokal dirasa sangat siap untuk berkolaborasi mensukseskan pelaksanaan WSBK dan MotoGP. 

“Karena masing-masing media lokal memiliki segmen dalam pemberitaan tentang event Internasional MotoGP di Sirkuit Mandalika,” kata Doktor Najam.

BACA JUGA; Jelang Motor GP, Pemprov dan Pemda Lobar Dandani Bundaran Gerung

Sehingga multiplier effect dari perhelatan ini baik dari sisi kebangkitan pariwisata, geliat ekonomi, UMKM, Kuliner, promosi seni budaya, adat istiadat dapat terpublikasi kepada publik.

“Tidak hanya terpaku pada arena balapan atau sirkuit,”jelas mantan Karo Humas Setda Prov. NTB tersebut.

Selain itu, dijelaskan alumni ITS Surabaya ini, bahwa pihaknya bersama Kementerian Kominfo RI dan ITDC terus berkoordinasi dan mendorong peran media dan kemudahan akses didalam peliputan dan berbagai aktivitas yang berhubungan dengan perhelatan MotoGP. 

Doktor Najm berharap, ada ruang agar Dinas Kominfotik dapat mengkoordinir peran media lokal dan Antara mengkoordinir peran media nasional. Sehingga media lokal dapat secara maksimal untuk mempublikasikan event ini. ***




Wagub NTB Ingatkan Vaksinasi dan Stop Merariq Kodek

Saat silaturrahmi di Ponpes Al-Mujahidin NW Tempos, Wagub Sitti Rohmi meningatkan agar masyarakat menikuti vakinasi, warga dan jamaah mencegah terjadinya “Merariq Kodek” (Perkawinan Dini)

LOBAR.lombokjournal.com ~ Warga  Tempos, Desa Banyuurif, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat diminta untuk patuhi imbauan pemerintah, untuk memastikan seluruh keluarga dan warga masyarakat  agar tetap mengikuti vaksinasi untuk menjaga kekebalan tubuh dari serangan Covid-19.

Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengingatkan kepada seluruh jamaah dan umumnya pada Silaturrahmi Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) di Ponpes Almujahidin Tempos, Bany Urif, Gerung, Lobar, Minggu (16/01/21).

“Saya atas nama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat ingin memastikan kepada seluruh masyarakat untuk segera menerima vaksin di Pos-Pos pelayanan vaksinasi yang sudah ditentukan hingga ke desa-desa.  Kita harus pastikan bahwa anggota keluarga kita sudah mendapatkan dua kali vaksin,” ujar Wagub NTB.

Wagub Sitti Rohmi menekankan, agar masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan (Prokes) untuk bisa mengurangi laju penyebaran Covid-19 yang masih terjadi.

Meski warga masyarakat sudah menerima vaksinasi dua kali, namun Wagub tetap mengingatkan, penerapan Prokes harus tetap diikuti dengan baik.

BACA JUGA: Sinergi PLN dengAn Pemprov NTB,  Dorong Ekosistim Kendaraan Listrik

Prokes penting dilakukan di masa pandemi agar masyarakat tetap bisa melakukan aktivitasnya secara sehat dan produktif.

Warga masyarakat dan juga para santri yang tengah menimba ilmu juga diingatkan, tetap menjaga Prokes.

Walaupun sudah divaksin misalnya, masyarakat ataupun para santri diingatkan tidak berkerumun.

“Kita harus tetap waspada, terlebih virus baru sewaktu-waktu mengancam kita. Mari kita jaga kesehatan diri, keluarga dan anggota masyarakat kita agar kita tetap sehat, aman, nyaman dan tetap produktif berkativitas di masa pandemic saat ini,” ujar wagub..

Para orangtua juga diingatkan untuk memotivasi anak-anaknya  yang berusia 6-12 tahun untuk menerima vaksin di masing-masing sekolah ataupun di Posyandu, Puskesmas ataupun Pos-Pos Pelayanan Kesehatan lainnya.

“Kita ingin anak-anak kita juga tetap sehat dalam masa belajarnya di sekolah dan terhindar dari Covid-19,” ujar cucu Pahlawan Nasional asal NTB ini.

Merariq kodek

Dalam silaturrahmi itu, Wagub Sitti Rohmi meminta kepada warga dan jamaah di Desa Tempos, Banyuurif untuk mencegah terjadinya “Merariq Kodek” (Perkawinan Dini) pada anak-anak usia sekolah.

Anak-anak pada usia produktif atau usia sekolah harus fokus sekolah, bahkan bisa melanjutkan hingga Perguruan Tinggi.

“Stop Merariq Kodek.  Ini perlu saya tekankan, karena  dampak buruk Merariq Kodek baik dari sisi kesiapan mental, kematangan masa produksi, dan secara ekonomi juga belum siap,” tegas wagub.

Ditekankannya, generasi yang akan melanjutkan estafet perjuangan bangsa ini tidak boleh terlahir generasi kurang sehat, terjadi stunting, gizi tidak terurus dengan baik.

BACA JUGA: Donor Darah Terbesar di Awal 2022, INTIN NTB Himpun 583 Kantong

“Dan tentu banyak hal buruk yang diakibatkan oleh perkawinan di usia dini. Karena itu kepada para santri-siswa-siswi di Lobar ini umumnya untuk tidak melakukan perkawinan usia dini,” tandas Wagub.

Wagub juga berpesan kepada ibu-ibu hamil, secara rutin memeriksakan kehamilannya ke Posyandu ataupun ke Puskesmas, agar kesehatan ibu dan kesehatan anak yang dikandungnya tetap terpantau dengan baik.

“Kita inginkan agar anak-anak kita yang lahir nanti dalam keadaan sehat dan memperoleh gizi yang cukup dan berimbang,” pungkas Ummi Rohmi.

Pada Silaturrahmi Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) ini, menghadirkan penceramah umum Ketua Cabang OIAA Indonesia,TGB KH Zainul Majdi, Ketua Perwakilan OIAA NTB TGH. Fauzan Azima, Ketua OIAA Lombok Barat, Pimpinan Ponpes Al Mujahidin NW Tempos, TGH. Marsini, S.Pd, MM.***

 




Sinergi PLN dengan Pemprov, Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik

Dalam mempersiapkan infrastruktur kendaraan listriK, sinergi PLN dengan Pemprov NTB mengoperasikan SPKLU Kapasitas 50 kW Pertama  di NTB

MATARAM.lombokjournal.ccom ~ Setelah meluncurkan Era Kendaraan Listrik di Nusa Tenggara Barat di bulan Februari tahun lalu, PLN Unit Induk Wilayah NTB Kembali bersinergi dengan Pemerintah Provinsi NTB untuk mempersiapkan infrastruktur pendukungnya.

Salah satunya melalui pengoperasian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) berkapasitas 50 kW yang pertama di NTB (17/01/22).

Dalm sinergi peluncuran SPKLU, Wagub meresmikan peluncuran itu

Sinergi PLN dan Pemprov NTB mengoperasikan SPKLU

Peluncuran SPKLU ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Sitti Rohmi Djalillah, Kapolda NTB, Irjen Pol Djoko Poerwanto, Kepala OPD terkait yakni Kepala Dinas Perindustrian NTB, Nuryanti, Kepala Dinas ESDM, Zainal Abidin dan juga Kepala Dinas Perhubungan, H. Lalu M. Faozal.

BACA JUGA: Wagub NTB Launching Sekolah Sehat, Tanamkan Cinta Lingkungan

Rangkaian kegiatan diawali dengan konvoi mobil listrik, sepeda listrik dan juga motor listrik yang tergabung dalam komunitas kendaraan listrik.

Tak hanya itu, seluruh stakeholder yang hadir juga berkesempatan untuk mengendarai mobil listrik dan melakukan demo proses charging baterai mobil listirk.

Dalam sambutannya, Sitti Rohmi mengungkapkan, NTB merupakan daerah pariwisata yang dapat diatur lebih baik lagi untuk memaksimalkan penggunaan mobil listrik.

Rohmi juga menjelaskan, pertumbuhan ekonomi di NTB saat ini sudah cukup menggembirakan. Terlebih dengan adanya even MotoGP di bulan Maret mendatang.

Listrik dari PLN akan terpakai seluruhnya sehingga kita dapat memberikan ruang untuk hadirnya energi baru terbarukan.

“Kami menyambut baik pastinya. Ini yang kita tunggu tunggu. NTB berkomitmen untuk Net Zero Emission di tahun 2050 karena ini merupakan salah satu cara untuk menjaga keindahan NTB,” tutur Rohmi.

Rohmi juga berharap dengan adanya SPKLU ini, transisi dari penggunaan kendaraan konvensional menjadi listrik menjadi lebih cepat.

“Pemprov pasti akan mendukung proses transisi ini. Kami akan mencoba untuk membuat regulasi terkait kendaraan listrik ini. Mudah mudahan dengan langkah baik ini dapat menyelamatkan bumi kita ke depan”, jelas Rohmi.

Senada dengan Rohmi, Kapolda NTB, Irjel Pol Djoko Poerwanto juga menyampaikan dukungannya terhadap hadirnya SPKLU untuk ekosistem kendaraan listrik di NTB.

“Support luar biasa karena ekosistem ramah lingkungan dan  kondisi NTB dengan segala keindahannya,  maka hal tersebut menjadikan support utama Polda dan jajarannya,” ujar Djoko.

BACA JUGA: Presiden Jokowi Beli Sepatu Tenun Produk UMKM NTB

Sementara itu, Lasiran, General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB menjelaskan, pengoperasian SPKLU ini merupakan salah satu komitmen untuk menghadirkan energi bersih di NTB. Dan mewujudkan NTB Gemilang, Asri dan Lestari.

Lasiran juga menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada stakeholder atas kerja sama yang telah diberikan sehingga ekosistem kendaraan listrik  secara perlahan dapat terbentuk di NTB.

“Pengoperasian SPKLU kali Ini sejalan dengan transformasi PLN, yaitu Green. Tentunya kami berharap, dengan adanya SPKLU ini, populasi kendaraan listrik akan cepat berkembang untuk mencapai lingkungan yang hijau dan bebas polusi, khususnya di NTB”, ucap Lasiran.

Selain itu, Lasiran juga berharap dukungan dari Pemerintah Provinsi berupa regulasi yang akan mengatur penggunaan kendaraan listrik di NTB.

PLN sendiri telah mengawali penggunaan kendaraan listrik, baik motor listrik ataupun sepeda listrik untuk kegiatan operasional.

“Ke depan, tentunya dukungan dari semua pihak sangat dibutuhkan untuk mewujudkan suatu ekosistem kendaraan listrik yang solid dan konsisten. Di sini, PLN siap berkolaborasi dengan seluruh stakeholder agar NTB yang bersih dan hijau dapat terealisasi,” tegas Lasiran.

PLN pun juga akan siap apabila diperlukan membangun SPKLU di beberapa wilayah di NTB dengan bekerja sama dengan berbagai pihak, baik perusahaan swasta ataupun BUMN lainnya.

Secara berangsur sampai tahun depan, diharapkan jumlah SPKLU akan terus bertambah, guna menunjang hadirnya perangkat kendaraan listrik yang lain.

Hingga saat ini,  PLN telah membangun tiga unit SPKLU, yaitu terletak di Kantor Gubernur NTB dan kantor PLN UIW NTB yang berkapasitas masing masing 7,5 kW dan yang satu unit yang diluncurkan berkapasitas 50 kW yang berlokasi di Kantor PLN UP3 Mataram.

Setiap lokasi SPKLU pun juga dapat diperoleh melalui fitur “Charge.In” yang terdapat di aplikasi PLN Mobile.***

 




Komitmen HBK Peduli Bina Sepakbola, Jadi Sponsor Kejurnas Sepakbola U-12

Yayasan HBK Peduli memiliki komitmen membina sepakbola usia dini, karena itu Yayasan HBK PEDULI ambil bagian jadi sponsor utama Kejuaraan Nasional U-12

MATARAM.lombokjournal.com ~ Komitmen H. Bambang Kristiono (HBK) membina sepakbola usia dini patut diacungi jempol.

Melalui Yayasan HBK PEDULI, Anggota DPR RI dari Dapil NTB-2/P. Lombok itu mensponsori Kejuaraan Nasional Sepakbola U-12 di mana NTB menjadi tuan rumah.

“Yayasan HBK PEDULI bertindak sebagai sponsor utama dalam kejuaraan nasional ini, karena kejuaraan nasional ini merupakan bagian dari pembinaan olahraga sepakbola jangka panjang,” kata HBK di Mataram, Minggu (16/01/22).

Punya komitmen membina talent muda sepakbola       kmitmen membina sekapbola usia dini

Kejuaraan Nasional sepakbola usia dini ini digelar FOSSBI (Forum Organisasi Sekolah Sepakbola Indonesia).

BACA JUGA: Donor Darah Terbesar di Awal 2022, INTI NTB Himpun 583 Kantong

Kejuaraan berlangsung di GOR 17 Desember di Kota Mataram sepanjang 14 hingga 16 Januari 2022, dengan memakai sistem setengah kompetisi.

Total ada 24 klub sekolah sepakbola dari 24 provinsi yang ambil bagian. Klub-klub ini adalah juara di provinsinya masing-masing.

Dalam kejuaraan ini, klub dari sekolah sepakbola Sumatera Utara berhasil tampil sebagai juara pertama setelah mengalahkan klub sekolah sepakbola dari Jawa Timur.

Sementara di posisi ketiga diraih klub sekolah sepakbola dari Sulawesi Tengah yang mengalahkan klub sekolah sepakbola dari NTB, yang harus puas meraih posisi keempat.

Tropi juara diserahkan Sekretaris HBK PEDULI, Rannya Agustyra Kristiono dalam penutupan kejuaraan di GOR 17 Desember.

Dalam kesempatan tersebut, Rannya menyampaikan salam dari HBK karena tidak bisa hadir secara langsung.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI tersebut pada saat bersamaan sedang mendampingi kunjungan kerja pimpinan Komisi V DPR RI yang sedang meninjau kondisi lapangan terkait pembangunan Bendungan Mujur di Kab. Lombok Tengah.

Dalam kesempatan tersebut, Rannya mengungkapkan komitmen Pak HBK dan Yayasan HBK PEDULI terkait pembinaan sepakbola usia dini.

“Komitmen itulah yang melatarbelakangi, mengapa Yayasan HBK PEDULI ambil bagian dengan menjadi sponsor utama Kejuaraan Nasional U-12 ini,” kata Rannya.

Ketua FOSSBI NTB Sayid Rizal mengatakan, Kejurnas ini adalah kejuaraan tahun kelima yang digelar FOSSBI. Seluruh peserta hadir benar-benar secara mandiri.

Seluruh biaya kedatangan mereka ditanggung sendiri oleh setiap klub dari masing-masing SSB. Karena itu, dirinya sangat mengapresiasi hal tersebut.

Diakuinya kalau dukungan dari pemerintah memang minim dalam Kejurnas ini. Karena itu, dia sangat berterima kasih kepada HBK, yang dengan dukungan penuh, menjadikan Kejurnas ini bisa terselenggara.

“Ini tentu karena komitmen dari Pak HBK yang concern pada pembinaan bibit-bibit muda sepakbola di tanah air,” imbuhnya.

BACA JUGA: PDI P NTB Dukung Rannya Nyalon Jadi Anggota DPD RI 

Mereka yang telah mengikuti Kejuaraan Nasional ini, akan mendapatkan sertifikat yang akan berguna untuk masuk di akademi-akademi sepakbola, atau untuk mendapatkan beasiswa di akademi-akademi sepakbola.

Secara terpisah, Ketua Umum FOSSBI H. Zuchli Imran Putra menekankan, pembinaan sepakbola usia muda adalah ruh dari pengembangan sepakbola. Mustahil sepakbola Indonesia akan mampu berbicara tanpa pembinaan sepakbola usia muda.

“Mustahil kita kembangkan sepakbola di masa depan tanpa pembinaan usia muda ini,” katanya.

Dia mengatakan, seluruh klub yang berlaga dalam Kejurnas ini adalah juara di tiap provinsi. Mereka sebelumnya mengikuti kompetisi di masing-masing daerah. Mulai dari tingkat Kecamatan, lalu ke tingkat Kabupaten, sebelum ke tingkat Provinsi.

Kejurnas Fossbi U-12 ini, kata Imran, telah mampu menjadi ajang munculnya bakat-bakat sepakbola muda terbaik di Indonesia.

“Saat ini, sebanyak 80 persen pemain Timnas U-16, itu semua adalah para pemain yang berasal dari Kejurnas U-12 sebelumnya,” katanya.

Namun begitu, meski telah terbukti mampu memasok pemain-pemain muda berbakat untuk Tim Nasional, namun kata Imran, hal ini rupanya belum menjadi garansi adanya perhatian dari Pemerintah.

Saat ini memang sudah ada Instruksi Presiden untuk pembinaan sepakbola usia dini. Namun, Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tersebut pada kenyataannya belum berjalan.

Sebab, tidak diikuti aturan-aturan di bawahnya. Sehingga seluruh pembinaan sepakbola usia muda ini murni berasal dari dana mandiri, swadaya, masing-masing sekolah sepakbola.

“Karena itu, kami sangat berterima kasih, ada Anggota DPR RI seperti Pak HBK yang memberi perhatian sehingga Kejurnas ini bisa digelar,” katanya.

Kemajuan Olahraga Sepakbola

Sementara itu, HBK menanggapi terkait terus bermunculannya dukungan untuk putri semata wayangnya, Rannya Agustyra Kristiono untuk maju sebagai calon Anggota DPD RI dari Dapil NTB.

HBK menekankan, dirinya ingin realistis. Dalam arti, bila mendapatkan dukungan yang besar dan signifikan dari masyarakat NTB, in syaa Allah dirinya dan Rannya sepenuhnya siap.

Politisi Partai Gerindra ini menekankan, tujuan utamanya adalah ingin mendorong generasi milenial NTB untuk berani tampil, dan mengambil peran, dalam perpolitikan nasional.

Juga peran di bidang-bidang lainnya, seperti kewiraswastaan dan lain-lain.

Tentu saja, ada program yang Rannya hendak diusung dan diperjuangkan. Yakni kemajuan olahraga, khususnya sepakbola NTB.

Sebab, kata HBK, sampai saat ini, persepakbolaan NTB belum menjadi tempat yang subur bagi bibit-bibit unggul dan talenta-talenta muda sepakbola yang dimilikinya.

Berikutnya yang hendak diperjuangkan, kata HBK, adalah sektor pendidikan. Dia ingin mengirimkan generasi muda NTB untuk sekolah ke luar negeri. Khususnya ke Turki.

Turki adalah negara maju. Negara muslim. Negara yang punya ikatan sejarah yang panjang dengan kita.

“Lagi pula, menempuh pendidikan di Turki itu biaya hidupnya dan biaya pendidikannya tidak mahal. Malah lebih murah dari pada biaya pendidikan dan biaya hidup di Indonesia,” kata HBK menekankan.***

 




50 Tahun Teater Imago, dari Anak-anak Hingga Emak-emak Bahagia

Merayakan usia ke 50 tahun, Teater Imago mengajak emak-emak baca puisi, dan mereka mengekspresikan puisi dengan bahagia

MEDAN.lombokjournal.com ~ Ada 15 Emak-emak membaca puisi di gedung tari eks Taman Budaya Sumut.

Mereka berteriak, menangis, marah, bersorak dan tepuk tangan. Mereka terlihat bahagia saat berekspresi di acara 50 Tahun Teater Imago yang salah satu acaranya adalah “Emak-emak Baca Puisi”, Sabtu (15/01/22).

Acara heboh itu mampu menghipnotis para perempuan ini sehingga tetap duduk menyaksikan acara demi aca yang digelar dalam  acara bertajuk “Upah- upah” itu.

salah satu emak baca puisi dalam 50 tahun Teater Imago       Teater Imago merayakan 50 tahun

Di antara pembaca adalah Darmaila Wati yang menangis saat membacakan puisi “Luka Sungai” Karya Ayub Hamzah Fahreza. Juga ada Patia Rasima yang membawakan “Sunarti Gadis Tembung” karya Suratman Surazt.

Sebelumnya acara dimulai dengan mengarak tumpeng oleh anak-anak Teater Imago, Teater Sasude dan Teater Rumah Mata. Mereka mengelilingi TBSU dari jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Jasa Said, Jalan IAIN, Sutomo dan kembali ke TBSU.

Lalu anak-anak teater Imago bersama Ayub Badrin dan Dijah naik ke atas panggung. Di panggung terlihat dua benda dibalut perban tergantung. Seperti seperti mummi atau kepompong.

BACA JUGA: Ultah Teater Rumah Mata, Akun Medson dan Instalasi

Lalu akto-aktor cilik itu mulai membungkus dirinya atau kedua orang yang seperti “orangtua” itu yang melakukannya. Wajah mereka dibungkus perban.

Di saat itu pula, emak-emak membacakan puisinya. Wajah-wajah diperban, di belakang mereka mulai bergerak perlahan. Sesekali memainkan sarung.

Ayub Badri dalam akun FB nya menulis seperti ini :

50 Tahun Teater Imago, “Upah Upah”

Mengapa pilihan kami untuk merayakan 50 Tahun Teater Imago, “Upah-upah”? Padahal 50 tahun adalah perayaan emas. Benda yang dianggap gemerlap. Yah, Upah-upah adalah tradisi. Tradisi orang Melayu dan Mandailing.

 Kedua suku atau puak ini berada di Sumut, tempat kami tinggal, bernafas, hidup, berkelindan, jungkir balik berkesenian. Kami merasa saat ini Upah-upah lah yang paling dekat dengan situasi saat ini.

Kemerosotan nilai nilai, wabah, kematian yang terus mengintai, kepekaan yang kian tumpul, kebudayaan yang kian tergerus, kesenian yang dijepit, dianggap sampah dan harus disingkirkan, Gedung kesenian kita yang sekarat, dan seabrek persoalan yang perlu di upah-upah.

Upah-upah adalah tradisi dimana seseorang atau kelompok harus dipanggil, dikembalikan, dipulangkan semangatnya. Agar keburaman menjadi cerah kembali, agar kelesuan menjadi gairah kembali, agar aura yang redup kembali bercahaya.

 Imago adalah benih yang baru keluar dari cangkang kepompong. Benih yang sekian lama berada dalam cangkang, dalam rahim bumi, yang bergerak ingin keluar, ingin muncrat, ingin menyembul, ingin terus tumbuh hingga menjadi sesuatu.

 Seperti kepompong yang kemudian menjadi kupu-kupu, ingin bebas terbang, menghirup spora dan menyemai, menjadi sesuatu lagi, menjadi berguna juga tidak berguna tidaklah menjadi penting.

 Dia ada, siapa pun dia, Tuhan telah menciptakannya, telah memberkahinya dengan kehidupan, meniupkan ruh dan semangat yang menjadi modal untuk bergerak untuk mencari makna.

 Maka sesuatu yang baru keluar dari cangkang itu, benih itu, harus di upah-upah, agar menjadi benih yang baik, benih yang bening, benih yang akan menyemai kehidupan dengan benar dan akhirnya memberikan setitik kebahagiaan bagi mahkluk di dunia ini.

Itulah kami, Imago…

 Lantas apa relevansinya dengan anak-anak yang dibungkus perban? Jika pendekatannya adalah kepompong dan upah-upah. Boleh jadi anak yg diperban adalah Imago di dalam kepompong. Bergerak ingin keluar, ingin melihat cahaya dan terbang.

Pada adegan lain, seniman yang paling tua yakni Handono Hadi memotong tumpeng dan memberikannya pada serang “ibu”. Seorang ibu inilah yang kemudian menyuapi anak-anak.

BACA JUGA: Wagub NTB Launching Sekolah Sehat, Tanamkan Cinta Ligkungan

Juhendri Chaniago (Budayawan) mengatakan pemotongan tumpeng adalah tatacara adat dalam kebudayaan. Potong tumpeng tidak boleh dilakukan dengan tidak serius.

“Menyuapi nasi tumpeng pada anak-anak itu sebuah simbol yang mengandung makna agar anak-anak menjadi penerus kebudayaan yang serius dan baik,” ujar Hendrik.

Acara berakhir dengan diskusi Teater. Diskusi menyimpulkan perlunya Kota Medan atau Sumut memiliki gedung kesenian. (aba)

Berikut Adalah Nama – nama Emak-emak Baca Puisi.

-Ifeh Boreg

-Nana Marlina

-Ika Yovita

-Cory Marlia

-Lilis Tarigan

-Rosnani Lubis

-Dedek Wanti

-Darmaila Wati

-Atien Sukatendel

-Patia Rasima

– Seiska Handayani

– Yutha Nalurita

– Marina Novianti

– Lia Amri ***

 

 

 




Rakerda Gerindra NTB Telurkan Rekomendasi Capres, Cagub dan Cabup

Dalam rekomendasi terkait Calon Gubernur NTB, Rakerda rekomendasikan Ali Alkhairi maju di pilkada gubernur

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sejumlah rekomendasi politik terkait dengan langkah dan setrategi partai dalam menghadapi perhelatan Pilpres, Pileg dan Pilkada serentak tahun 2024 mendatang, muncul dari Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Partai Gerindra Provinsi NTB yang ditutup Sabtu (15/01/22).

Rakerda Gerindra NTB menghsilkan sejumlah rekomendasi
L. Pathul Bahri

Rekomendasi pertama yakni pengurus dan kader Gerindra NTB bulat menetapkan Ketua Umum DPP partai Gerindra, Prabowo Subianto sebagai calon Presiden 2024.

“Beberapa rekomendasi yang ditelurkan dalam Rakerda ini, khususnya bidang politik, antara lain, mengusulkan bapak Prabowo Subianto sebagai calon Presiden RI,” ujar Ketua DPD Gerindra NTB, L. Pathul Bahri.

Rekomendasi selanjutnya, menetapkan sejumlah kader-kader partai Gerindra NTB yang akan diutus untuk tampil maju bertarung di Pilkada serentak Provinsi dan Kabupaten/Kota se-NTB tahun 2024 nanti.

“Rekomendasi kedua yakni menetapkan Sekjen DPD Gerindra NTB, Ali Utsman Ahim untuk maju sebagai bakal Calon Gubernur Provinsi NTB 2024,” ucap Pathul melanjutkan.

BACA JUGA: Donor Darah Terbesar  di Awal Tahun 2022, INTI NTB Himpun 583 Kantong 

Untuk Pilkada Kabupaten/Kota, Gerindra NTB hanya menetapkan sejumlah kader, yakni Nauvar F Farinduan direkomendasikan untuk menjadi calon Bupati Kabupaten Lombok Barat, kemudian Danny Carter Febrianto untuk menjadi calon Bupati Kabupaten Lombok Utara.

Sedangkan Pathul sendiri direkomendasikan tetap maju sebagai Bupati di Lombok Tengah untuk periode kedua.

Kabupaten Sumbawa Barat, Gerindra merekomendasikan Iwan Panji Dinata sebagai calon Bupati dan Pilkada Kabupaten Bima merekomendasikan Dahlan M Noer sebagai calon Bupati.

“Rekomendasi nama-nama calon Kepala Daerah itu akan diusulkan ke DPP, apapun keputusan DPP nanti itulah yang terbaik,” tegasnya. Sedangkan untuk Kota Mataram, Lombok Timur, Sumbawa, Kota Bima dan Dompu, dinyatakan masih kosong.

Ditambahkan Pathul, rekomendasi pencalonan untuk pilkada tersebut dikeluarkan berdasarkan sejumlah kriteria utama. Di antaranya, pertama, kader tersebut dipastikan ber DNA Gerindra.

Kedua, menjadi pimpinan partai di daerahnya, ketiga, memiliki popularitas dan elektabilitas yang memadai.

“Rekomendasi ini saya kira sangat penting dan sangat menentukan kiprah dan keberadaan Gerindra kedepannya. Maka kita wajib mengawal dan mensukseskan kerja besar partai Gerindra 2024 untuk pemenangan Pilpres, Pileg, dan Pilkada,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) DPP Gerindra, H. Bambang Kristiono dalam pidato penutup Rakerda menyampaikan, kader-kader Gerindra yang direkomendasikan sebagai calon Kepala Daerah tersebut merupakan kader-kader terbaik partai.

BACA JUGA: Wagub NTB Launhing Sekolah Sehat, Tanamkan Cinta Lingkungan

“Setelah semua proses kita lalui, selanjutnya kita Ihtiarkan,” serunya.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI yang akrab disapa HBK itu mengingatkan hasil Rakerda tersebut akan menjadi acuan bagi pengurus dan kader untuk melakukan kerja-kerja politik meraih kemenangan di pemilu 2024 mendatang.

“Saya yakin dan percaya kader Gerindra NTB solid, bisa bekerja sama, gotong royong untuk menjadi partai pemenang pemilu,” pungkasnya. (*)

 




Donor Darah Terbesar di Awal 2022, INTI Himpun 583 Kantong

Aksi kemanusiaan donor darah yang diselenggarakan INTI NTB di awal tahun mendapat sambutan antusisas dari masyarakat

MATARAM.lombokjournal.com ~ Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) NTB bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Lobar, berhasil menghimpun 583 kantong darah dalam aksi kemanusiaan donor darah, Sabtu (15/01/22).

Semula INTI hanya menargetkan 500 kantong, ternyata hasilnya melebihi target.

‘’Ini melebihi target 500 kantong sesuai hasil rapat,’’ kata Ketua Perhimpunan INTI NTB, Alwan S Theo didampingi Ketua Harian S. Widjanarko dan Sekretaris INTI, Kristho Sunggara SH.

Donor darah dalam rangka HUT NTB ke 63 dan menyambut Perayaan Imlek 2573 berlangsung ramai di Epicentrum Mall.

Acara yang dipandu MC top, Ari Po ini diawali dengan doa bersama yang dipimpin Ketua Panitia Rudi Hidayat. Seperti diketahui di awal tahun 2022 ini baru INTI NTB yang berhasil menghimpun 583 kantong, ini adalah donor darah terbesar.

BACA JUGA: Rakerda Gerindra NTB Telurkan Rekomendasi Capres, Cagub dan Cabup

Antusias pendonor luar biasa, yang mendaftar hampir seribuan dan yang ditolak ratusan orang ditambah karena lama menunggu, calon pendonor akhirnya pulang.

Kepada calon pendonor yang pulang, Rudi mengimbau untuk tetap donor darah secara mandiri di PMI Lobar.

‘’Silakan tetap donor ke PMI Lobar terutama pada saat jam kerja,’’ harapnya.

Setiap pendonor, kata S Widjanarko dapat goodybag, yang berisi snack, minuman dan lain-lain.

‘’Panitia juga menyediakan angpao dan satu kupon doorprize, kali ini banyak hadiahnya antara lain, Sepeda, 3 kulkas, 3 TV, kipas angin, voucher menginap di hotel, voucher makan gratis di resto ternama di Epicentrum dan ratusan hadiah lainnya,’’ paparnya.

Sementara Koordinator acara, sekaligus MC top, Ari Po meramu acara hiburan begitu mix.

Mulai dari band, karaoke, dance sosial, dance, akustik, game di sela sela pembagian doorprize sehingga tidak monoton dan jadi tontonan yang menyegarkan.

Ari Po juga berkali-kali mengucapkan terima kasih banyak kepada semua sponsor yang telah banyak membantu suksesnya acara ini.

Di samping itu Ari juga mengucapkan terima kasih banyak kepada para pendonor baik itu TNI, Kepolisian, ASN, pengusaha, akademisi, swasta dan pihak lain yang telah membantu.

Acara pembagian doorprize juga dihadiri oleh dua anggota DPR RI yakni Wakil Ketua Komisi I DPR RI, H Bambang Kristiono dan H Rahmat Hidayat SH.

BACA JUGA: PDI P NTB Dukung Rannya NyaLon Anggota DPD RI

Ketua Panitia Donor Darah, Rudi Hidayat menegaskan Perhimpunan INTI adalah organisasi sosial yang tidak berafiliasi dengan Partai apapun.

‘’Kehadiran dua tokoh DPR RI tersebut, sebagai motivasi dan komitmen untuk aksi kemanusiaan, donor darah,’’ jelasnya.

Salah seorang pembina INTI NTB, Hj Baiq Eva yang juga Asisten I Setda Provinsi NTB, melihat antusias peserta donor darah bisa dilanjutkan di masa yang akan datang.

‘’Ini kegiatan bagus bisa dilaksanakan lagi ke depan,’’ bebernya. (*)

 




PDI Perjuangan NTB Dukung Rannya Nyalon Anggota DPD RI

Dukungan untuk Rannya Agustyra yang akan maju nyalon menjadi Anggota DPD RI mendapat dukungan dari Ketua PDI Perjuangan NTB

MATARAM. lombokjournal.com ~ Hal menarik yang dilakukan Ketua DPD PDIP NTB H. Rachmat Hidayat.

Ini langkah politik terbaru, anggota Komisi VIII DPR RI memberikan dukungan kepada Rannya Agustyra Kristiono untuk mencalonkan diri sebagai Anggota DPD RI dari Daerah Pemilihan NTB.

“Rannya akan menjadi masa depan NTB di DPD RI, mewakili milenial NTB berkiprah di kancah perpolitikan nasional,” kata Rachmat, Sabtu (15/1/22).

Keta PDI Perjuangan dukung Rannya      Ketua PDI PrjuanganNTB dan HBK

Rannya adalah putri H. Bambang Kristiono (HBK), politisi Partai Gerindra yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI.

BACA JUGA: Wagub NTB Lanching Sekolah Sehat, Tanamkan Cinta Lingkungan

Rannya saat ini masih menempuh pendidikan di Brunell University, London, Inggris dan akan segera menyelesaikan pendidikannya tahun ini.

Putri semataang HBK ini mulai berfokus pada perhatian publik Bumi Gora setelah berkiprah langsung dengan menjadi sebagai Humas Klub Sepak Bola Lombok, salah satu klub sepakbola profesional di NTB yang sedang buah bibir.

Rannya masih muda, dia perempuan, dia smart, namun memilih terjun di industri sepakbola yang dikenal khalayak sebagai industri yang didominasi laki-laki.

Sabtu siang, Rachmat dan HBK berada satu panggung dalam acara aksi donor darah yang digelar Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) NTB di Lombok Epicentrum Mall. Sedikitnya 800 warga hadir mendonorkan darahnya di sana.

sebagian besar adalah para kader dan simpatisan PDI Perjuangan di Lombok. Rannya kemudian turut didaulat ke atas panggung, dan mendapat tepuk tangan meriah dari khalayak yang hadir dalam aksi sosial tersebut.

Rachmat mengatakan, sudah saatnya NTB membutuhkan figur muda dengan gagasan-gagasan terima kasih untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat Bumi Gora melalui DPD RI. Rannya kata dia, memiliki kapasitas yang lebih dari pantas untuk mendapat amanah tersebut.

BACA JUGA: Wagub NTB Ajak Dampingi Potensi Anak-anak Disabilitas

Dia akan membawa energi baru yang sangat positif, sehingga layak mendapat dukungan dari publik Bumi Gora.

“Jangan lupa. Sepanjang sejarah Bangsa Indonesia. Pemuda adalah agen perubahan. Ananda Rannya merupakan perwujudan dari perubahan tersebut bagi NTB,” tandas Rachmat.

Dia memastikan, dukungan dirinya kepada Rannya untuk maju maju memperebutkan satu dari empat kursi senator dari NTB, dukungan dirinya dalam bentuk ucapan semata.

Namun, dukungan yang disertai dengan tindakan. Rachmat memastikan, dirinya akan melakukan instruksi kepada kader dan simpatisan Partainya, untuk bahu membahu, memberi dukungan kepada Rannya sebagai Anggota DPD RI dari NTB dalam Pemilu 2024 mendatang.

Terhadap dukungan yang diberikan Rachmat Hidayat tersebut, HBK menyampaikan apresiasi yang luar biasa.

Politisi Partai Gerindra ini menegaskan, dukungan Ketua DPD PDIP NTB untuk Rannya tak ubahnya kejutan yang sangat menyenangkan. Terlebih lagi, dukungan tersebut telah diumumkan kepada publik.

“Terima kasih kami kepada Kak Tuan Rachmat. Dukungan ini adalah berkah dan sekaligus penyemangat bagi untuk kami, terlebih lagi untuk Rannya,” kata HBK.

HBK dan Rachmat memiliki hubungan yang sangat dekat.

Sejak awal kedatangannya di P. Lombok, HBK dan keluarga sering bersilaturahmi ke kediaman keluarga Rahmat.

Dua tokoh politik Bumi Gora ini, boleh dikata adalah guru dari banyak politik NTB yang sedang eksis saat ini. Berbeda dengan alasan untuk keduanya bekerja-sama untuk kepentingan NTB di kancah nasional.

“Dalam membangun dan kekeluargaan, kita tidak harus satu warna. Semua tokoh NTB adalah para ksatria, yang di dalam hati selalu bergelora semangat pengabdian untuk kemajuan dan kesejahteraan masyatakat NTB. Kita hanya berbeda kendaraan, tapi sama dalam tujuan, yaitu kemajuan dan kesejahteraan masyarakat NTB. . . ,” tutur HBK .***