Pengolahan Limbah, Pemprov NTB Siapkan infrastruktur dasar

Kebutuhan infrastruktur dasar pembangungan pengolahan limbah akan dibangun di Sekotonh Barat

MATARAM.lombokjour nal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB menyiapkan anggaran 24 Miliar untuk infrastruktur dasar penunjang pembangunan Pabrik Pengolahan Limbah Medis di Lemer, Sekotong, Lombok Barat.

Berbagai infrastruktur dasar akan dibangun, seperti perbaikan jalan, akses air bersih, listrik, dan infrastruktur lainnya. 

Sekda menjelaskan pembangunan penolahan limbah
Sekda NTB, Lau Gita Ariadi

Sehingga Lemer bisa benar-benar siap beroperasi dengan maksimal dan menjadi lokasi pusat industri limbah dan sampah di NTB.

BACA JUGA: Sinkronisasi Data Blank Spot dan Lemah Sinyal di NTB

“Kenapa kita tertarik Lemer? Ada kepentingan menyelesaikan masalah domestik kita dan peluang untuk mendapatkan PAD ke depan,” jelas Miq Gite, sapaan Sekda, saat Konpferensi Pers di ruang kerjanya, Rabu (02/02/22).

Ir. Madani Mukarom selaku Kepala Dinas LHK NTB dalam kesempatan yang sama menjelaskan, dibangunnya infrastruktur dasar di Lemer merupakan syarat yang diajukan Kementerian Pusat demi dijadikannya Lemer sebagai pusat industri limbah dan sampah.

Harapan ke depan, jelas Kadis, dengan beroperasinya Pabrik Pengolahan Limbah Medis di Lemer, dapat menjadi sumber pendapatan daerah yang besar di kemudian hari. 

“Ini yang akan mendatangkan ratusan miliar ke dalam kantong Daerah,” jelas Kadis. 

Sebagaimana yang diketahui, tambah Kadis, dengan beroperasinya pabrik tersebut, limbah medis dari NTB tidak akan lagi dikirim ke Pulau Jawa.  

BACA JUGA: Musda FKUB KLU, Jadi Penjaga Persatuan Umat

sekitar 24 milyar anggaran disiapkan untuk pmbangunan pengolahan limbah medis

Diharapkan juga nantinya daerah sekitar seperti Bali dan NTT tak lagi mengirimkan limbah medisnya ke Surabaya, melainkan ke Lemer NTB. 

“Ini akan menjadi peluang untuk menambah PAD NTB,” tandas Kadis mantap.***

 




Kerukunan Nasional, Unsur Utamanya Kerukunan antar Umat Beragama

Kerukunan antar umat beragama harus dijaga, karena menjadi unsur utama mewujudkan kerukunan nasionaL

MATARAM.lombokjournal.com ~ Guna mewujudkan kerukunan nasional, modal utamanya adalah menciptakan kerukunan antar umat beragama.

Dengan terciptanya kerukunan nasional, maka 

Cita-cita Indonesia menjadi bangsa yang maju dan sejahtera pun terwujud, bila tercipta kerukunan nasional.

Karena itu, kerukunan antar umat beragama harus dibangun dan dijaga.

BACA JUGA: Agama Harus Disyiarkan dengan Narasi Kerukunan, Ini Pesan Wapres

Wakil Presiden RI, K.H. Ma’ruf Amin membicarakan soal kerukunan ini, usai menyusuri Terowongan Silaturahmi yang menghubungkan antara Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Saat itu Wapres Ma’ruf Amin menekankan, kerukunan bangsa harus dibangun. Dan diyakini, dengan kerukunan antar umat beragama merupakan unsur atau penopang utama kerukunan nasional. 

“Maka kerukunan nasional kita, persatuan Indonesia yang seperti diciptakan para pendiri bangsa, dapat kita jaga dan kita pertahankan untuk Indonesia Maju, Indonesia Sejahtera,” tegas K.H. Ma’ruf Amin 

BACA JUGA: Musda FKUB KLU, Menjadi Penjaga Persatuan Umat 

Lebih lanjut Wapres menyampaikan, bahwa Terowongan Silaturahmi memiliki makna yang dalam. Bukan hanya sebuah lambang atau penghubung antar tempat ibadah, namun merupakan simbol saling menghormati antar pemeluk agama.

“Bukan saja hanya sekedar lambang, tapi memberikan inspirasi terbangunnya kerukunan antar umat. Antar umat Islam yang direpresentasikan oleh [Masjid] Istiqlal dan juga masyarakat atau umat Katolik yang direpresentasikan oleh [Gereja Katedral],” ungkap Wapres saat itu ***

 




Agama Harus Disiarkan dengan Narasi Kerukunan, Ini Pesan Wapres

Dalam hal syiar agama,, harus dilakukan dengan cara-cara yang menyejukkan agar tidak terjadi perpecahan antar umat beragama

Jakarta.lombokjournal.com ~ Indonesia merupakan negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, umat Islam Indonesia dapat hidup berdampingan dalam perdamaian bersama pemeluk agama lain. 

Untuk terus menjaga kerukunan ini, diperlukan cara-cara penyiaran agama yang menyejukkan agar tidak terjadi perpecahan antar umat beragama.

Menurut Wapres, yang perlu dijaga juga adalah cara-cara penyiaran agama (dakwah agama). Masing-masing agama hendaknya menggunakan narasi-narasi kerukunan yang sejuk dan damai.

“Bukan narasi konflik yang mengakibatkan terjadinya kebencian dan permusuhan antar pemeluk agama,” tutur Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin.

BACA JUGA:  Kerukunan Nasional, Unsur Utamanya Kerukunan antar Umat Beragama

Hal itu disampaikannya pada acara Halaqah Kebangsaan I Badan Penanggulangan Ekstremisme dan Terorisme Majelis Ulama Indonesia (BPET-MUI) secara virtual di Jakarta, Rabu (26/01/22).

Lebih lanjut Wapres menyampaikan, dalam rangka menjaga kerukunan antarumat beragama, selain peran serta dari masyarakat, peran dari lembaga-lembaga agama pun menjadi penting.

Salah satunya, tambah Wapres, peran yang telah dilakukan MUI beserta majelis-majelis agama dalam membentuk Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). 

Wapres menilai, FKUB telah berperan penting dalam menjaga kerukunan antar umat beragama di provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, ke depan peran ini perlu terus ditingkatkan.

“Peran FKUB di seluruh Indonesia perlu terus diperkuat,” pintanya.

Pada kesempatan yang sama, Wapres pun menegaskan bahwa perdamaian dan kerukunan merupakan unsur utama terciptanya persatuan nasional. Dan persatuan nasional merupakan pra-syarat bagi keberhasilan pembangunan nasional guna mewujudkan Indonesia adil, maju dan sejahtera. 

Sehingga ke depan, seluruh unsur ini harus terus dirawat dan dilestarikan.

BACA JUGA: Musda FKUB KLU, Menjadi Penjaga Persatuan Umat

“Karena itu, perdamaian dan kerukunan tersebut harus terus kita rawat dan lestarikan, dan salah satunya dengan terus menggemakan nilai-nilai moderasi dalam beragama,” urainya.

Wapres berharap agar forum ini dapat memberikan masukan-masukan strategis tentang moderasi dan toleransi sebagai upaya dalam penanggulangan bahaya terorisme dan ekstremisme di Indonesia.

“Saya berharap forum ini mampu memberikan masukan-masukan strategis tentang bagaimana mengoptimalkan penyebaran nilai-nilai wasathiyah untuk melawan paham radikal-terorisme, sebagai upaya mencegah ekstremisme dan terorisme,” jelas Wapres.***

 




JMSI Selenggarakan Peringatan HUT 2 di Kota Kendari 

Penyelenggaraan HUT 2 Jaringan Media Siber Indonesia atau JMSI di Kota Kendari, bersamaaan dengan kegiatan HPN di kota yang sama

KENDARI.lombokjournal.com ~ Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggara Hari Ulang Tahun (HUT) ke – 2 Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), tanggal 8 Februari 2022 mendatang. 

Untuk kelancaran dan suksesnya hari jadi JMSI, Ketua Umum Teguh Santosa menunjuk Khalid Zabidi sebagai Ketua Panitia dan Muh Nasir yang saat ini Menjadi Ketua JMSI Sultra ditunjuk sebagai Wakil Ketua Panitia.

Sejumlah agenda dan rangkaian tahun ke–2 JMSI, telah dilakukan persiapan, termasuk tempat pelaksanaan dan peserta yang yang akan hadir terus dimatangkan oleh Panitia Pelaksana.

BACA JUGA: Musda FKUB KLU, Menjaga Pesatuan Ummat

“Ini merupakan momentum bagi kita semua yang tergabung di JMSI Sultra, dengan ditunjuknya Kota Kendari sebagai tuan rumah pelaksanaan HUT JMSI ke–2 tahun 2022 oleh Ketua Umum JMSI Pusat Teguh Santosa bersama Sekretaris Jenderal Mahmud Marhaba. Untuk itu segala sesuatunya akan dilaksanakan dengan sukses, ” ujar Wakil Ketua Panitia HUT JMSI Muh Nasir di sela-sela rapat persiapan di salah satu kedai di Kota Kendari.

Menurut Ketua JMSI Sultra ini, HUT JMSI ke 2 di Kota Kendari akan dihadiri oleh Ketua Umum JMSI Pusat Teguh Santosa beserta jajaran pengurus JMSI Pusat, seluruh Ketua, Sekretaris dan Bendahara serta peninjau dari seluruh Indonesia, atau dari 31 Provinsi yang telah terbentuk kepengurusan JMSI.

“Ini merupakan kepercayaan dengan ditunjuknya Kota Kendari dan JMSI Sultra selaku tuan rumah. Karena itu segala kesiapan dan kemampuan untuk dikerahkan demi sukses HUT JMSI,” katanya.

Ditambahkan, dalam moment HUT JMSI, sejumlah kegiatan akan dilaksanakan, seperti Rapat Pimpinan Nasional, Seminar Nasional dengan menghadirkan sejumlah pemateri dan keynote speaker di antaranya Ketua KPK, Menteri ESDM, Menteri Kelautan dan Perikanan, serta Ketua Umum HIPMI Pusat.

Ditunjuknya Kendari sebagai tempat pelaksanaan HUT JMSI ke-2, sebab JMSI lahir sehari sebelum HPN di Banjarmasin Kalsel tahun 2020.

“Dimana diselenggarakan HPN, disitulah JMSI melaksanakan hari jadinya,” ungkap Sekjen JMSI, Mahmud Marhaba.

BACA JUGA: Muktamar I NWDI, Gubernur NTB Bicara Karakter Organisasi 

Ketua Panitia HUT JMSI, Khalid Zabidi, mengatakan, agenda HUT JMSI di Kendari dilaksanakan pada tanggal 7-8 Februari 2022. 

Tempat pelaksanaan HUT JMSI, rencananya dilansungkan di Hotel Azisah Kendari. ***

 




Sinkronisasi Data Blank Spot dan Lemah Sinyal di NTB

Masih banyak terdapat area blank spot dan lemah sinyal di NTB, karena Diskom MEMinfotik NTB itu sinkronisasi data terus diperkuat

MATARAM.lombokjournal.com ~ Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi NTB memperkuat sinkronisasi data area blank spot dan lemah sinyal di NTB. 

Sinkronisasi data-data tersebut dilakukan bersama dinas Kominfotik Kabupaten/Kota se-NTB dan sinergi dengan BAKTI Kementerian Kominfo serta penyedia jasa internet di wilayah NTB. 

Kepala Dinas Kominfotik NTB, Dr. Najamuddin Amy mengatakan, sinkronisasi data sangat penting,  untuk mendukung tersedianya pembangunan infrastruktur telekomunikasi dan jaringan internet di wilayah NTB, yang masih terdapat area blank spot dan lemah sinyal. 

Sinkronisasi data blank spot dan lemah sinyal

“Mudah-mudahan sinkronisasi data blank spot dan lemah sinyal ini bisa menjadi atensi Kementerian Kominfo melalui Bakti, Balmon dan provider seperti Telkomsel, XL dan lainnya. Sehingga masyarakat ke depan bisa mendapatkan layanan internet dengan baik,” ungkapnya.

BACA JUGA: Kunker di Bima, Bang Zul Disambut Hangat Warga

Hal itu diatakannya saat mengikuti rapat sinkronisasi data blank spot dan lemah sinya bersama Dirjen SDPPI dan BAKTI Kementerian Kominfo, Provider serta Dinas Kominfotik kabupaten kota se-NTB melalui virtual di Aula Diskominfotik, Senin (31/01/22).

Berdasarkan data blank spot hasil sinkronisasi bersama kabupaten kota menyebutkan, masih terdapat 34 lokasi blank spot di NTB. 

Diantaranya, Lombok Utara sebanyak 9 lokasi, Sumbawa Barat 2 Lokasi, kabupaten Sumbawa 5 lokasi, Dompu 10 lokasi, dan Kabupaten Bima masih terdapat 8 lakosi. 

Sedangkan data lemah sinyal masih berjumlah 69 lokasi di NTB. Diantaranya, Lombok Barat sebanyak 5 lokasi, Lombok Tengah 16 lokasi, Lombok Timur 17 lokasi, Sumbawa Barat 8 Lokasi, kabupaten Sumbawa 8 lokasi, Dompu 2 lokasi, dan Kabupaten Bima masih terdapat 7 lakosi. 

Najam berharap kepada penyedia jasa internet dapat mengoptimalkan layanan jaringan internet, dengan kabel fiber optiknya. Sambil menunggu pembangunan menara BTS dari BAKTI Kementerian Kominfo RI. 

BACA JUGA: Musda FKUB KLU, Menjadi Penjaga Persatuan Ummat

Langkah ini juga untuk mempercepat kebutuhan Masyarakat akan jaringan internet di pelosok-pelosok desa di NTB.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kominfotik NTB, Najamuddin Amy yang didampingi Kepala Bidang Sandi dan Keamanan Informasi juga memimpin rapat virtual tentang sinkronisasi data blank spot dan lemah sinyal bersama dinas Kominfotik kabupaten kota se-pulau Sumbawa pada Jumat (28/01/22) kemarin. 

Kali ini, rapat secara virtual bersama Dirjen SDPPI dan BAKTI Kementerian Kominfo dan provider wilayah NTB, juga untuk memperkuat sinkronisasi data blank spot dan lemah sinyal secara umum. ***

 




Musda FKUB KLU, Jadi Penjaga Persatuan Umat

Bupati Djohan Sjamsu saat membuka Musda FKUB beraharap, agar lembaga ini menjaga  kesatuan dan persatuan ummat

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu SH membuka Musyawarah Daerah (Musda) Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Lombok Utara (KLU) Tahun 2022, di Aula Kantor Bupati, Senin (31/01/22). 

Musda FKUB 2022 mengusung tema “menyusun langkah antisipatif dalam mencegah berkembangnya paham-paham intoleransi di Gumi Paer Tioq Tata Tunaq dan menjaga nilai-nilai kerukunan antar umat beragama di KLU”.

Menyampaikan pesan saat Musda
Bupati H Djohan Sjamsu

Membuka Musda, Bupati Djohan menyampaikan, Negara Indonesia sangat luar biasa terdiri dari banyak suku bangsa, adat dan agama, serta patut disyukuri bersama.

Pasalnya, sampai sekarang masih tetap utuh bersatu karena kesadaran semua elemen masyarakat. 

“Daerah kita Lombok Utara yang paling aman di NTB. Terima kasih kepada multipihak yang sudah menjaga keamanan, ketertiban di daerah kita,” tuturnya.

Menurut Bupati, istilah mempolong merenten (saudara- red) harus tetap dipertahankan dan terus dibina, sebagai alat pemersatu apapun suku dan agama tetap saling menghargai satu dengan lainnya.

 Tentu jika semua sudah bersaudara tidak ada hal-hal konflik ditonjolkan.

“Agama boleh berbeda silahkan laksanakan agama sesuai dengan ajaran masing-masing tanpa mengganggu yang lain,” ucapnya.

BACA JUGA: Muktamar I NWDI, Gubernur NTB Bicara Karakter Organisasi

Harapan ke depan, lanjut bupati, FKUB tetap bisa menjaga  kesatuan dan persatuan umat di KLU agar tetap menjadi daerah teraman di NTB.

Sementara itu, Ketua FKUB Dr. H. Muksin Muchtar Efendi MA,  menuturkan kearifan lokal telah memberikan suri tauladan pada semua pihak dalam mewujudkan kerukunan umat beragama di KLU. Terbukti, komunitas bergama berdampingan mulai dari ujung timur hingga ujung barat.

“Sebagai Ketua FKUB sejak 2012 sampai dengan 2022 harus bisa mewariskan pada generasi meneruskan apa yang sudah di dilakukan selama ini,” ungkapnya.

“Kita memiliki SDM yang luar biasa di KLU ini. Banyak dari generasi akan datang sangat mampu bahkan lebih baik dari yang sekarang. Pada tahun 2021 kami bersama dengan Bupati Lombok Utara sudah mencanangkan desa sadar kerukunan dan semoga menjadi lebih baik bagi KLU di tingkat Nasional,” harap TGH. Muksin Muchtar.

Harapan ke depan, KLU bisa mendapatkan predikat sebagai salah satu daerah yang memang peduli terhadap kerukunan umat beragama.

Ketua Panitia Musda Marianto SH dalam laporannya mengatakan, musyawarah terbuka forum kerukunan umat beragama pada tahun 2022, dimana sejak tahun 2013 kepemimpinan FKUB belum berganti seraya berharap ada regenerasi, bahwa FKUB harga mati untuk menjaga keutuhan NKRI.

Musda mengusung persatuan KLU

“Kita di KLU dengan kultur dan budaya yang kokoh serta kuat harus kita jaga. Kita kemas bahwa kerukunan umat beragama bukan hanya isu-isu agama tetapi bagaimana kita menjaga kultur dan budaya.

BACA JUGA; Perubahan Warna dan Bentuk Mata, Ini Harus Diwaspadai

Hadir pula dalam kegiatan itu, Wakil Bupati Danny Karter Febrianto R ST M.Eng, Kapolres Lotara, AKBP I Wayan Sudarmanta SIK MH, Pabung Dandim 1606/Mataram Mayor Ibnu Haban, Kepala Kantor Kemenag KLU H. Ali Fikri SH MH, Ketua FKUB KLU Dr. TGH. Muksin Muchtar Efendi MA, Ketua FPLA KLU Marianto SH serta undangan lainnya.***

 




Muktamar I NWDI, Gubernur NTB Bicara Karakter Organisasi 

Dalam Muktamar NWDI di Pancor, Gubernur Zul membacakan puisi untuk NWDI

LOTIM.lombokjournal.com ~ Empat karakter utama yang membuat organisasi tetap eksis dan berumur panjang, sudah dimiliki NWDI (Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah).

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah menyatakan itu saat menghadiri pembukaan Muktamar I NWDI (Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah) di Pancor, Minggu (30/01/22).

TGB menyampaikan sambtan pembukaan muktamar
TGB KH Zainul Majdi

Bang Zul sapaan Gubernur NTB mengatakan, tetap eksis menghadirkan dan memberikan kemaslahatan untuk masyarakat, tidak gampang bagi sebuah organisasi. 

“Sehingga diperlukan empat karakter utama agar organisasi tersebut punya umur panjang,” kata Bang Zul.

Dijelaskan, empat karakter utama yang dimaksud ialah, adaptif terhadap lingkungan, memiliki identitas, memberikan ruang terhadap ide-ide marginal, serta konservatif di bidang keuangan.

“Empat karakter tersebut, yaitu mampu adaptif terhadap perubahan lingkungan, punya cara dan strategi untuk tetap survive dan unggul terhadap perubahan lingkungan itu. Punya identity, artinya punya karakter tersendiri yg tidak dimiliki organisasi lain. Kemudian memberikan ruang pada ide-ide marginal untuk eksis. Terakhir adalah mampu konservatif di bidang keuangan,” jelasnya.

Menurutnya, NWDI adalah organisasi yang punya empat karakter tadi. NWDI merupakan wadah untuk berkhidmat. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Bukan Fun Bike, Gowes Bersama Tiga Kepala Derah

“Atas nama Pemerintah Provinsi NTB, kami menyambut baik misi dan visi besar dari NWDI,” kata Bang Zul. 

Ia berharap, dengan sinergi dan silaturrahmi yang baik, NTB Gemilang bukan lagi sekedar kata-kata. Tapi suatu hal suci yang bisa kita aplikasikan di kehidupan.

Menutup sambutannya, Bang Zul membacakan puisi: 

Umat Muhtadin akan selalu berziarah di NWDI induk madrasah, secara barirah dan rohaniah membawa berkat dan sinar Ka’bah

Berbondong-bondong, berfirqah-firqah setiap waktu dan setiap saat, banjiri Pancor menuju madrasah, seakan kita menuju kota Ka’bah Baitullah

Gubernur Zul juga menyempatkan diri berbincang dengan Ketua Alumni Al-Azhar Kairo, Mesir, TGB KH Zainul Majdi, terkait Program Unggulan Beasiswa NTB.

Gubernur berjalan menuju tempat mukamar

“Insya Allah, Beasiswa NTB mulai tahun ini akan mengalokasikan 20 beasiswa kepada anak-anak NTB untuk kuliah di Al Azhar Kairo Mesir. Teknisnya segera akan ditindaklanjuti oleh Tim LPP Beasiswa NTB,” tutur Gubernur Zul.

BACA JUGA: Perubahan Warna dan Bentuk Mata, Ini Harus Diwaspadai

Turut hadir dalam acara Muktamar tersebut, yaitu Presiden RI (virtual), Menteri Kabinet Indonesia Maju (virtual), Wakil Gubernur NTB, Ketum PB NWDI, Bupati/Walikota NTB, Kapolda NTB, Danrem 162 NTB, serta beberapa anggota DPRD NTB.***

 




Perubahan Warna dan Bentuk Mata, Ini Harus Diwaspadai

Perubahan warna dan bentuk pada mata bisa menjadi petunjuk kesehatan seseorang, kenali tanda-tanda perubahannya

MATARAM.lombokjournal.com ~ Dengan mata kita bisa mengetahui warna dunia, dan bersyukurlah bagi orang yang pandangan matanya masih sempurna. 

Orang bilang, mata merupakan jendela jiwa. Bukankah emosi seseorang bisa kita kenali dari matanya, bukan? 

Itulah sebabnya menjaga kesehatan mata menjadi begitu penting. 

Selain itu, ternyata perubahan warna dan bentuk pada mata bisa menunjukkan kondisi kesehatan. Waspadai perubahan pada mata dan kenali tanda-tandanya.

BACA JUGA: Gangguan Pendengaran di Usia Muda, Ini Perlu Diketahui

Kehilangan Penglihatan Tiba-tiba

Kehilangan penglihatan secara tiba-tiba dan dramatis bisa jadi pertanda adanya masalah dengan aliran darah ke mata atau otak. 

Jika kamu mengalami kondisi seperti ini, segera kunjungi dokter untuk memastikan gangguan kesehatan yang kamu alami. Bahkan, saat kondisi penglihatan sudah membaik. 

Bisa jadi ini merupakan peringatan gejala stroke atau gangguan migrain. Para dokter favorit di aplikasi Halodoc bisa menjadi teman diskusi kamu tentang hal ini, lho. Kamu bisa menghubungi mereka melalui layanan Video/Voice Call atau Chat.

Perubahan pada mata, waspadai

Mata Menggembung

Penyakit Graves menyebabkan kelenjar tiroid mengeluarkan terlalu banyak hormon yang menyebabkan mata menjadi menggembung. Pengobatan atau pembedahan dapat membantu mengendalikan jumlah hormon tiroid, tetapi tidak menyembuhkan penyakit atau mengembalikan mata ke kondisi semula.

Penglihatan Kabur

Ini bisa jadi pertanda diabetes. Terlalu banyak gula di dalam darah bisa membuat pembuluh kecil di mata mengeluarkan darah dan cairan lainnya. Akibatnya, penglihatan menjadi kabur dan menjadi sulit di malam hari. Komunikasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan sesegera mungkin.

Lingkaran di Sekitar Kornea

Kondisi ini disebut arcus kornea, menyebabkan garis abu-abu putih di lingkaran luar kornea akibat timbunan lemak. Jika kamu sudah berusia tua, hal ini tentu tidak terlalu mengkhawatirkan. 

Namun, jika kamu berusia di bawah 40 tahun, jangan anggap sepele, ini bisa menjadi tanda kolesterol tinggi yang berbahaya.

Kelopak Mata Terkulai

Bisa jadi ini gejala miastenia gravis, yang membuat sistem kekebalan tubuh menyerang dan melemahkan otot. 

tot-otot yang diserang biasanya adalah otot mata, wajah, dan tenggorokan, sehingga si pengidap menjadi sulit mengunyah, menelan, atau bahkan berbicara.

Mata Menguning

Bila kulit dan mata terlihat kuning, itu disebut penyakit kuning. Penyebabnya adalah gangguan hati akibat terlalu tingginya kadar bilirubin. 

Diet yang buruk, kanker, infeksi, dan penyalahgunaan alkohol kronis dapat merusak hati. Pengobatan bisa dilakukan dengan perubahan gaya dan transplantasi hati.

BACA JUGA: Awas, Gunakan Headset Bisa Mengundang Bahaya

Mata Berkedut

Mata berkedut yang sesaat dan hilang dengan sendirinya tidak perlu kamu khawatirkan. Kelelahan, kafein, alkohol, atau rokok adalah penyebabnya. 

Namun jika berkelanjutan, kamu harus waspada pertanda adanya masalah pada sistem saraf, seperti multiple sclerosis. Gejala ini biasanya disertai gejala lain seperti kesulitan berjalan dan berbicara.

Rabun Senja

Sulit melihat saat cahaya semakin sedikit, biasa juga disebut buta ayam. Pada usia muda, ini terjadi akibat kekurangan vitamin A dan bisa diatasi dengan suplemen dan diet makanan tinggi vitamin A, seperti ubi jalar, hati sapi, bayam, wortel, dan labu.*** 

sumber: halodoc




Gubernur NTB Buka ‘Funbike’, Gowes Bersama Tiga Kepala Daerah 

Selama kunker di Dompu, Gubernur Zulkieflimansyah membuka kegiatan funbike dan vaksinasi gratis 

DOMPU.lombokjournal.com ~ Setelah sebelumnya menyapa dan mendengarkan keluh kesah warga, Gubernur NTB  didampingi Walikota Bima, Bupati Dompu, dan Bupati Bima membuka kegiatan “Funbike” atau sepeda santai dan vaksinasi Gratis di Lapangan Beringin Kantor Bupati Dompu, Sabtu (29 01/22). 

Selain itu, sempat terungkap rencana membangun sirkuit Pacuan Kuda berskala nasional dan internasional di Dompu. 

Gubernur berbincang bersama masyarakat

 “Pagi ini di Dompu Gowes bersama Pak Bupati Dompu, Ibu Bupati Bima, Wali Kota Bima dan banyak lagi yang lain. Selain bersepeda kami juga menyelenggarakan vaksinasi untuk masyarakat. Luar biasa antusiasme masyarakat Dompu untuk acara ini,” puji Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB. 

Usai kegiatan, Gubernur dan para Kepala Daerah tersebut bercengkerama dan berdiskusi dengan hangat. Dari hasil diskusi tersebut direncanakan akan segera dibangun sirkuit pacuan kuda kelas nasional dan internasional. 

“Banyak hal bisa selesai dengan berbicara santai dari hati ke hati. Dengan Pak Bupati Dompu dan Wali Kota Bima kita sepakati untuk membangun sirkuit pacuan kuda kelas Nasional dan Internasional di Danau Tanjung Dompu. Sirkuit ini di bangun untuk kuda-kuda kelas F dan Derby dan Putar Kanan!” jelasnya. 

Hal ini tentunya menjadi kabar gembira bagi atlet dan penghoby pacuan kuda di NTB.  

Dengan dibangunnya sirkuit pacuan kuda yang lebih representatif, tentunya akan melengkapi Program Sport Tourism di NTB  yang sebelumnya juga sudah dipastikan akan menyelenggarakan berbagai event internasional dan nasional. 

Kegiatan fun bike dan vaksinasi ini sendiri  diinisiasi oleh Bupati Dompu ini dilakukan dalam rangka menyemarakkan Rapat Kerja (Raker) Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Tahun 2022. 

Gubernur gowea bersama tiga Kepala Daerah

ISSI adalah badan pengatur nasional balap sepeda di Indonesia. 

“Terima Kasih Dompu atas meriahnya Fun Bike dan vaksinasi hari ini..Luar biasa!” Puji Gubernur NTB atas keberhasilan kegiatan tersebut.***

 




Kunker di Bima, Gubernur Zul Disambut Hangat Warga 

Dalam kunjungan kerja atau kunker di Pulau Sumbawa, Gubernur Zul bermaksud menjemput langsung permasalahan warga

BIMA.lombokjournal.com ~ Setelah sebelumnya menyapa warga saat pembangunan Mushola yang direlokasi di depan Sirkuit Mandalika, Kamis (27/01/22) Lombok Tengah, kini Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah menyapa Warga Bima dan Dompu. 

“Bersilaturrahim dengan masyarakat Sape Lambu sore ini. Terima kasih atas sambutannya yang begitu hangat dan luar biasa,” puji Bang Zul sapaannya, Jum’at (28/01/22). 

Selama kunker mendengar keluh kesah masyarakat
Gubernur Zulkieflimansyah

Kunjungan kerja di Pulau Sumbawa terus dihajatkan Gubernur NTB untuk menjemput langsung permasalahan warga. Kunjungan diawali dengan menyapa dan bersilaturrahmi dengan masyarakat Kecamatan Sape, Kabupaten Bima. 

Kemudian orang nomor satu di NTB tersebut melanjutkan silaturahim dengan Masyarakat Desa Baralau Kecamatan Monta dan Desa Samili Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

Di sela-sela kunjungan kerjanya, Bang Zul menuangkan doa untuk masyarakat yang didatangi. 

“Menyapa masyarakat Baralau Monta Kabupaten Bima. Masyarakat kita senang disapa dan didatangi. Ya Allah ringankan hidup mereka dan selalu hadirkan keberkahan dalam keseharian nya,” tulis Bang Zul di laman sosial medianya, usai kunjungan kerja. 

Seakan tiada lelah, berpindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya dilakukan Gubernur NTB. 

BACA JUGA: Program Industrialisasi di NTB Disupport UNIDO PBB

“Dari Monta bergeser ke kec Woha malam ini. Ditemani para Kadis mendengar harapan dan keluh kesah masyarakat. Kalau ada yang bisa tuntas ya diselesaikan langsung,” ujar Gubernur Zul. 

Usai melakukan kunjungan kerja di Bima, Gubernur melanjutkan perjalanan ke Dompu untuk membuka kegiatan Fun Bike bersama Walikota Bima, Bupati Dompu, dan Bupati Bima. 

remaja pun menyambut kunker gubernur

Kebersamaan para kepala daerah ini terlihat begitu kompak saat melepas warga bersepeda. 

“Pagi ini di Dompu Gowes bersama Pak Bupati Dompu, Ibu Bupati Bima, Wali Kota Bima dan banyak lagi yang lain. Selain bersepeda kami juga menyelenggarakan vaksinasi untuk masyarakat. Luar biasa antusiasme masyarakat Dompu untuk acara ini,” puji Gubernur NTB, Sabtu (29/01/22).

BACA JUGA: Gubernur Zul Ingatkan, Listrik Harus Aman di Event Internasional

Kegiatan yang diinisiasi oleh Bupati Dompu ini dilakukan dalam rangka mengedukasi serta melindungi warganya dari Covid-19 yang belum kunjung usai, khususnya dari varian Omicron.

“Terima Kasih Dompu atas meriahnya Fun Bike dan vaksinasi hari ini. Luar biasa!” tutup Gubernur NTB. ***