Presiden Jokowi: Tidak Ada Toleransi Bagi Pelayanan Lambat

Saat pengumuman hasil penilaian standar pelayanan publik, Presiden Jokowi menegaskan, tidak ada tempat bagi pelayanan yang tidak ramah dan tidak responsif

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) menerima anugerah Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Tahun 2021, 

Usai penyerahan sertifikat kepatuhan standar pelayanan publik dari Ombudsman Ri, Gubernur NTB,. Zulkieflimansyah menyampaikan rasa syukur. Dan ia menyampaikan terima kasihnya kepada semua pihak yang turut berperan. 

“Mudah-mudahan pelayanan publik di NTB di masa mendatang bisa kita tingkatkan,” kata  Gubernur Zul, Rabu (09/02/22) lalu.

Presiden Jokowi menyampaikan sambutan saat Ombudsman RI Mokhammad Najih mengumumkan hasil penilaian Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Tahun 2021 pada 24 Kementerian, 15 Lembaga, 34 Provinsi, 98 Kota dan 416 Kabupaten, pada Rabu (29/12/2021) di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat.

BACA JUGA: Pemprov NTB Terima Penghargaan Kepatuhan Tinggi Pelayanan Publik

Penilaian itu mencakup 24 Kementerian, 15 Lembaga, 34 Provinsi, 98 Kota dan 416 Kabupaten.

Preside Jokkowi menyambut kepatuhan pelayanan pubik
Presiden RI, Joko Widodo

Saat itu, Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutannya secara daring, menegaskan, tidak akan ada toleransi bagi penyelenggara pelayanan publik yang lambat dan berbelit-belit.

“Tidak ada tempat bagi pelayanan yang tidak ramah dan tidak responsif. Karena itu, jangan pernah merasa cukup dengan apa yang telah dikerjakan, karena situasi terus berubah. Penyelenggara pelayanan publik tidak bisa lagi bekerja biasa-biasa saja. Harus segera mengubah cara berpikir,” ucap Presiden seperti dikutip dalam laman Ombudsman RI.go.id.

Presiden menyampaikan, penilaian kepatuhan perlu dilakukan untuk melihat kemampuan, melihat keberhasilan dan melihat kekurangan dalam proses pengembangan lembaga pelayanan publik. Semua itu perlu dilakukan agar lembaga pelayanan publik makin efektif, akuntabel, dan transparan. 

Dalam sambutannya, Jokowi mengapresiasi upaya Ombudsman RI yang melakukan penilaian kepatuhan, untuk meningkatkan pemenuhan hak masyarakat memperoleh pelayanan publik yang berkualitas.

Ditekankan, kementerian, lembaga dan Pemerintah Daerah harus mengimplementasikan standar pelayanan publik yang lebih baik. Dan menciptakan sistem pengawasan serta evaluasi yang berintegritas, agar dampak penerapannya dapat dirasakan masyarakat.

Ketua Ombudsman RI, Mokhammad Najih saat itu menyampaikan, Penilaian Kepatuhan Standar Pelayanan Publik dilaksanakan sejak tahun 2015 sebagai upaya percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik. 

BACA JUGA: Mi6: Penjabat Kepala Daerah Tahun 2023 Wajib Sosok Netral

“Penilaian dilakukan dengan tujuan untuk perbaikan dan penyempurnaan kebijakan pelayanan publik dalam rangka mencegah maladministrasi,” ujarnya.

Tentang penilaian itu disebutkan, di lingkup Pemerintah Provinsi, produk yang dinilai sebanyak 151 produk. 

Hasil penilaian kepatuhan untuk Pemerintah Provinsi menunjukkan, hanya 38.24 persen atau 13 provinsi berada dalam zona hijau atau predikat kepatuhan tinggi.

Sebanyak 55.88 persen atau 19  provinsi dalam zona kuning atau predikat kepatuhan sedang. Dan 5.88 persen atau 2 provinsi berada dalam zona merah atau predikat kepatuhan rendah. 

Dari hasil tersebut dapat dikatakan bahwa lebih dari 50% provinsi di Indonesia berada pada zonasi kuning.

Di lingkup Pemerintah Kota, produk yang dinilai sejumlah 185 produk layanan. 

Hasil penilaian kepatuhan untuk Pemerintah Kota menunjukkan, sebanyak 34.69 persen atau 34 kota berada dalam zona hijau atau predikat kepatuhan tinggi.

Sebanyak 62.24 persen  atau 61 kota berada dalam zona kuning dengan predikat kepatuhan sedang, dan sebanyak 3.06 persen atau 3 kota berada dalam zona merah atau predikat kepatuhan rendah. 

Dari hasil tersebut dapat dikatakan bahwa lebih dari 60% kota di Indonesia berada pada zonasi kuning.

Di lingkup Pemerintah Kabupaten, produk yang dinilai sejumlah 217 produk layanan. 

Hasil penilaian kepatuhan untuk Pemerintah Kabupaten menunjukkan,  sebanyak 24.76 persen  atau 103 Kabupaten berada dalam zona hijau atau predikat kepatuhan tinggi.

Sebanyak 54.33 persen atau 226 Kabupaten berada dalam zona kuning dengan predikat kepatuhan sedang. Sebanyak 20.91 persen  atau 87 Kabupaten berada dalam zona merah atau predikat kepatuhan rendah. 

Dari hasil tersebut dapat dikatakan bahwa lebih dari 50 persen Kabupaten di Indonesia berada pada zonasi kuning.

Mokhammad Najih mengatakan, untuk percepatan kepatuhan dalam pemenuhan standar pelayanan publik, Ombudsman RI memberikan saran Kepada Menteri, Kepala Lembaga, Gubernur, Walikota dan Bupati.

Agar Memberikan apresiasi (award) kepada pimpinan unit pelayanan publik yang mendapatkan zona hijau atau predikat kepatuhan tinggi

“Memberikan teguran dan mendorong implementasi standar pelayanan publik kepada para pimpinan unit pelayanan publik yang mendapatkan zona merah atau predikat kepatuhan rendah dan zona kuning atau predikat kepatuhan sedang” katanya.***

 




Pemprov NTB Terima Penghargaan Kepatuhan Tinggi Pelayanan Publik 

Ombudsman RI memberi penghargaan Kepatuhan Tinggi Standar Pelayanan Publik kepada Pemprov NTB sebagai pesan dari program prioritas nasional 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB menerima penghargaan Pelayanan Kepatuhan Tinggi Standar Pelayanan Publik tahun 2021 dari Ombudsman RI. 

Gubernur Provinsi NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menyampaikan rasa syukur dan trimakasihnya kepada semua pihak yang turut berperan. 

Mewaili Pemprov NTB menerima penghargaan
Gubernur Zulkieflimansyah

“Kami mengucapkan terima kasih atas kerjasama semua pihak. Mudah-mudahan pelayanan publik di NTB di masa mendatang bisa kita tingkatkan,” ungkap Gubernur Zul di Gedung Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur Provinsi NTB, Rabu (09/02/22).

Ia menyatakan, kehadiran Ombudsman RI Perwakilan NTB membawa banyak manfaat melalui berbagai dialog untuk memperbaharui kemampuan Pemerintah Daerah dalam melayani masyarakat.

“Terimakasih juga kepada Ombudsman NTB yang dalam dialog-dialog formal sering bertukar pikiran, sehingga semua feedback dan aduan dari masyarakat dapat diselesaikan dengan cepat dan baik,” kata Gubernur Zul yang pernah menjadi Anggota DPR RI periode 2004-2018 tersebut.

BACA JUGA: Presiden Jokowi Tidak Ada Tempat Bagi Pelayanan Lambat

Acara penyerahan sertifikat tersebut sebagai tindak lanjut selebrasi penganugerahan piagam kepatuhan yang telah dilaksanakan di Jakarta akhir Desember 2021 lalu secara terbatas. 

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Ombudsman RI Moh. Najih, SH., M.Hum., Ph.D.

“Penyerahan penghargaan terhadap pemerintahan daerah yang mencapai kepatuhan tinggi ini merupakan suatu pesan dari program prioritas nasional dan sebagai tindak lanjut acara penganugerahan di Jakarta pada Desember 2021 lalu,” ungkap Moh. Najih. 

Sebagai informasi, beberapa daerah yang masuk ke dalam Zona Hijau Kepatuhan Tingkat Tinggi adalah Provinsi NTB, Kota Mataram, Kota Bima, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Utara dan Kabupaten Sumbawa Barat.

Pemprov sampaikan rasa syukur atas penerimanaan penghargaan

Sedangkan Kabupaten lain di NTB seperti Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Dompu dan Kabupaten Bima masih berada pada Zona Kuning atau Tingkat Kepatuhan Sedang.

BACA JUGA: Peringatan HPN 2022, Pers Penting Bagi Kemajuan Daerah

Turut hadir dalam acara tersebut, yaitu Wakil Gubernur NTB, Bupati/Walikota se-NTB, Danrem 162/WB, Ketua Ombudsman RI Perwakilan NTB, dan Forkopimda ruang lingkup NTB.***

 




 M16: Penjabat Kepala Daerah tahun 2023 Wajib Sosok Netral

Penjabat Kepala Daerah yang ditempatkan jelang pemilihan Kepala Daerah harus netral, tidak berpihak kepada siapa pun yang ikut kontestasi politik,

MATARAM,lombokjournal.com ~ -Pemerintah agar hati-hati menunjuk penjabat (Pj) Kepala Daerah untuk mengisi kekosongan jabatan pada 2023 di NTB.

 Netralitas para Penjabat Kepala Daerah tersebut adalah prioritas utama selain integritas dan rekam jejak mereka.

 Direktur  Lembaga Kajian Sosial Politik Mi6 Bambang Mei Finarwanto  mengingatkan itu di kantornya di Mataram, Rabu  (9/2/2022).

“Pejabat yang ditempatkan itu harus yang benar-benar netral. Tidak berpihak kepada siapapun nanti yang ikut dalam kontestasi politik,” katanya.

Pada 19 September 2023, Gubernur dan Wakil Gubernur NTB akan berakhir masa jabatannya. Mengingat Pilkada berikutnya baru digelar pada 27 November 2024, maka pemerintah akan menunjuk Penjabat Gubernur untuk Provinsi NTB. 

BACA JUGA: Peringatan HPN 2022, Pers Penting Bagi Kemajuan Daerah

Penjabat ini akan bertugas hingga terpilihnya kepala daerah defenitif berikutnya. Selain di tingkat provinsi, penjabat kepala daerah juga harus disiapkan di Lombok Timur dan juga di Kota Bima. Di kedua daerah ini, bupati dan wali kotanya akan berakhir masa jabatannya pada 26 September 2023.

 “Pemerintah harus selektif. Jangan lupa, penjabat kepala daerah ini memiliki kewenangan yang sama seperti kepala daerah defenitif. Karena itu, sosok yang ditunjuk haruslah yang paham pemerintahan dan punya leadership,” kata Bambang mengingatkan.

Sesuai dengan UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah, maka Penjabat Gubernur akan diajukan Kementerian Dalam Negeri lalu dipilih langsung oleh presiden. Sementara, untuk Penjabat Bupati dan Wali Kota, diajukan oleh Gubernur dan dipilih oleh Kementerian Dalam Negeri.

Dalam mekanismenya, akan diajukan tiga nama, dan dari tiga nama tersebut akan ditetapkan satu nama Penjabat Kepala Daerah.

 Penjabat Bupati atau Wali Kota, akan diangkat dari pimpinan tinggi pratama setingkat eselon dua. 

Sedangkan Penjabat Gubernur akan berasal dari pejabat pimpinan tinggi madya setingkat eselon satu. 

Dalam struktur pemerintahan, jabatan ini setingkat dengan direktur jenderal, sekretaris jenderal, kepala badan, sekretaris menteri, atau staf ahli menteri serta jabatan lainnya yang setara.

Bambang Mei menegaskan, Penjabat Kepala Daerah yang tidak netral akan berimplikasi pada kualitas pemilu mendatang. Sebab, Penjabat Kepala Daerah yang tidak netral tersebut bisa saja berpihak pada kekuatan politik tertentu.

“Akan menjadi sangat berbahaya kalau misalnya yang ditempatkan itu posisinya tidak netral dan berpihak pada suatu kekuatan politik tertentu,” kata pria yang karib disapa Didu ini.

 Tantangan yang akan dihadapi para Penjabat Kepala Daerah ini juga menurut Didu tidak akan ringan. 

Sebab, tak ada yang dapat memastikan apakah pada 2023 pandemi Covid-19 sudah berakhir atau belum.

 Karena itu kata Didu, mutlak selain netralitas, maka pemahaman Penjabat Kepala Daerah pada pengelolaan pemerintahan dan leadership menjadi sangat penting. Sebab, mereka berpotensi masih akan memimpin dalam situasi krisis.

“Dalam hal ini, integritas dan rekam jejak Penjabat tersebut menjadi sangat penting,” tandas Didu.

BACA JUGA: Jelang MotoGP, Jaga Kamtibmas dan Pengaruh Narkoba

 Mantan Eksekutif Daerah Walhi NTB dua periode ini juga mengingatkan, meski dipimpin oleh Penjabat Kepala Daerah, program-program strategis di pemerintahan juga harus tetap berjalan.

Karenanya, para pejabat kepala daerah tersebut sudah pasti akan memiliki peran yang sangat sentral.

 “Penjabat Kepala Daerah akan menjadi kunci efektivitas dan kesinambungan pemerintahan berikutnya setelah Kepala Daerah defenitif terpilih,” kata Didu.***

 




Suplemen Vitamin C, Harus Tahu Kapan Mengkonsumsinya

Sebagai pengganti makanan yang mengandung vitamin C, mengkonsumsi suplemen pengganti juga diperlukan asal tahun kapan waktu mengkonsumsinya

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pandemi Covid-19 belum juga berakhir, apalagi belakangan muncul varian Omicron yang disebut sangat cepat penularannya.

Itu sebabnya menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh sangat penting. Anda diharuskan memiliki sistem imun yang bagus. 

Buah=buah yang mengandung vitamin C bisa diganti suplemen
Nanas

Apalagi kalau aktivitas mulai padat, yang mengharuskan bertemu banyak orang. Sedikit banyak ada peluang akan tertular, karena mulai banyak berinteraksi langsung dengan banyak orang. 

Situsi seperti ini, anda butuh vitamin C untuk mendukung sistem imun dalam melawan penyakit, Tentu saja anda dapat mengonsumsi makanan yang kaya akan Vitamin C. 

Asupan vitamin C bisa Anda diperloeh melalui buah-buahan serta sayuran. Tidak cuma itu, vitamin C pun bisa Anda minum dalam bentuk suplemen.. 

Nah, disini mulai timbul pertayaan, apakah suplemen tersebut bisa dikonsumsi kapan saja?

Waktu Terbaik Minum Suplemen Vitamin C

Berkat antioksidan di dalamnya, salah satu manfaat vitamin C yang terkenal adalah melindungi sel imun dari kerusakan akibat radikal bebas. 

BACA JUGA: Nutrisi Ini Jangan Lewatkan untuk Kesehatanmu

Secara tidak langsung, vitamin C akan memelihara fungsi serta kesehatan kekebalan tubuh, bahkan meningkatkannya.

Berdasarkan pedoman angka kecukupan gizi Indonesia, orang dewasa perlu memenuhi kebutuhan vitamin C per hari sekitar 75 – 90 mg. 

Sementara itu, asupan vitamin C yang dianjurkan untuk anak adalah 40 – 75 mg per harinya. Vitamin C sebaiknya Anda penuhi dari makanan sehari-hari. 

Tetapi, konsumsi suplemen bisa Anda pertimbangkan untuk membantu melengkapi asupannya. Nah, vitamin C ternyata memiliki waktu terbaiknya sendiri atau waktu paling optimal agar tubuh bisa menyerapnya dengan baik. Kapan saja, ya?

1. Suplemen vitamin C dapat dikonsumsi sebelum dan setelah makan

Vitamin C yang dikenal pula sebagai asam askorbat merupakan vitamin yang larut dalam air. Karenanya, Anda tidak perlu mengkonsumsinya bersama makanan. Dengan demikian, waktu terbaik untuk minum vitamin C adalah di pagi hari, sekitar 30 menit sebelum makan. 

Anda yang tidak terbiasa atau punya penyakit maag, bisa mengkonsumsinya 2 jam setelah makan, supaya makanan dicerna terlebih dahulu.

2. Konsumsi bersama makanan apabila merasa mual

Konsumsi vitamin C dalam dosis tinggi dalam keadaan perut kosong bagi yang tidak terbiasa atau memiliki penyakit maag, tak jarang akan menimbulkan rasa mual hingga muntah.

Untuk menghindari hal ini, Anda dapat mengonsumsi vitamin C bersama makanan. Usahakan agar konsumsi vitamin C Anda lakukan pada waktu dan jam yang sama tiap harinya.

Jika Anda mengonsumsi vitamin C dalam dosis yang tinggi (lebih dari 500 mg), ada baiknya untuk membagi dosis menjadi dua kali sehari. Setengah dosis pada saat sarapan, dan sisanya Anda konsumsi pada saat makan siang. 

Hal ini bertujuan untuk memaksimalkan penyerapan vitamin C, sehingga tidak terbuang banyak oleh tubuh melalui urin.

3. Hindari konsumsi vitamin C di malam hari apabila sulit tidur

Beberapa orang mengeluhkan mengalami kesulitan tidur ketika mengonsumsi vitamin C dengan dosis tinggi di waktu malam. Meskipun belum ada penelitian resminya, sebaiknya Anda hindari konsumsi vitamin C di malam hari. 

BACA JUGA: Mengetahui Ciri-ciri Varian Omicron, untuk Pencegahan

Sebaiknya kkonsumsi vitamin C di pagi dan atau siang hari dengan dosis 75 mg untuk wanita dan 90 mg untuk pria. Jika Anda seorang perokok, dapat menambah dosis 35 mg tiap harinya.

4. Jangan konsumsi vitamin C sebelum olahraga

Asam askorbat memiliki kandungan antioksidan yang dipercaya dapat menghambat inflamasi yang terjadi saat sel otot bekerja ketika Anda berolahraga. 

Namun inflamasi yang terjadi saat olahraga dibutuhkan tubuh untuk proses adaptasi dan perkembangan otot. Sehingga konsumsi vitamin C sebelum berolahraga dapat menetralisir keefektifan vitamin C tersebut.

5. Sertai konsumsi vitamin C dengan makanan kaya akan zat besi

Asam askorbat ternyata dapat membantu penyerapan zat besi dalam tubuh. 

Hal ini bagus bagi Anda yang mengalami anemia atau kekurangan darah untuk mengkombinasikan menu makanan bervitamin C dengan makanan yang kaya akan zat besi. 

Makanan kaya zat besi yang bisa Anda konsumsi, seperti kacang-kacangan, tahu, daging merah, dan sayur berdaun hijau.

Akan tetapi, mengombinasikan makanan yang mengandung vitamin C dengan zat besi tidak disarankan bagi Anda yang mengalami kondisi hemokromatosis atau kadar zat besi dalam tubuh berlebih. Kondisi ini umumnya dialami karena faktor keturunan.

Sumber Vitamin C Terbaik

Asupan vitamin C dapat Anda peroleh dari bahan makanan, seperti aneka jenis jeruk, stroberi, lemon, paprika merah, dan brokoli. 

Sayangnya, secara tidak sadar sebagian besar buah dan sayuran yang kaya vitamin C hancur ketika proses memasak. Maka dari itu, supaya asupan vitamin C harian Anda tercukupi, dapat dibantu dengan konsumsi suplemen.

 Asalkan, konsumsinya tidak berlebihan dan tidak dijadikan sebagai pengganti makanan tinggi vitamin C seutuhnya.

Sebaiknya vitamin C dikonsumsi sesuai kebutuhan Anda per harinya. Makan suplemen vitamin C yang berlebihan, justru tidak akan terserap secara optimal, karena vitamin C larut dalam air dan mudah dikeluarkan bersama urin. 

Konsumsi vitamin C berlebihan juga dapat mengganggu sistem pencernaan dan menyebabkan diare.

vitamin C dari buah-buahan yang bisa diganti splemen
Strowberi

Selain berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh, vitamin C juga berperan dalam memerangi kerusakan akibat radikal bebas, membuang racun, serta meningkatkan fungsi sel tubuh. 

Vitamin ini sangat penting dalam membantu Anda melawan penyakit dan infeksi virus seperti pilek dan flu. Juga membantu mempercepat proses pemulihan tubuh.

Vitamin C selain berperan dalam penyerapan zat besi, juga berperan dalam membantu penyerapan vitamin B12, asam folat dan vitamin E.

Mikronutrien satu ini ternyata juga memainkan peran dalam menjaga kesehatan jantung, meningkatkan aliran darah ke otak, dan meningkatkan produksi kolagen yang berperan menjaga elastisitas kulit sehingga Anda tampak awet muda.***

 




Peringatan HPN 2022, Pers Penting Bagi Kemajuan Daerah

Pers berperan jadi fasilitator, menyebarkan apa yang dilakukan pemerintah diketahui masyarakat 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Kemajuan suatu daerah tidak terlepas dari peranan pers. Pembangunan suatu daerah harus melibatkan masyarakat agar dikatakan sukses dan berhasil. 

Maka dari itu program-program pemerintah harus dipahami terlebih dahulu. Peran pers sebagai fasilitator yang membantu apa yang dilakukan oleh pemerintah diketahui oleh masyarakat sehingga masyarakat ikut terlibat.

Wagub menyampaikan pesan hari pers nasional
Wagub Hj Sitti Rohmi

Pesan tersebut disampaikan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, saat menghadiri acara Coffe Morning dalam rangka Hari Pers Nasional Tahun 2022 di Aula Gemilang Kantor Dinas Kominfotik Provinsi NTB, Rabu (09/02/22).

Lanjutnya Ummi Rohmi sapaan Wagub, berharap Hari Pers Nasional ditahun ini agar insan pers selalu tetap menjaga sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah Provinsi NTB . 

“Selamat Hari Pers dan terimakasih untuk seluruh insan pers khusunya NTB mudah-mudahan kita selalu menjaga sinergi dan kolaborasi bersama-sama untuk mewujudkan NTB Gemilang.“ harapnya.

Tidak lupa Wagub berpesan kepada seluruh stakeholders yang hadir, NTB saat ini telah menjadi pusat dunia.

BACA JUGA: Hari Pers Nasional (HPN) 2022, Mengangkat Isu Lingkungan

Dengan banyaknya event-event Internasioanal seperti MotoGP, IATC, Lomba balap sepeda L’etape dan WSBK. Maka dari itu perlunya penyebaran-penyebaran informasi yang positif kepada masyarakat.

“Mari kita jalin kolaborasi ini dengan menyebarkan informasi-informasi yang positif kepada masyarakat. Banyak sektor akan diuntungkan dengan adanya event-event ini. Dengan kerja sama antara pers, masyarakat dan Pemprov. NTB., Insyaallah event-event ini sukses” ungkapnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi NTB, Najamuddin Amy. dalam laporannya menyebutkan kolaborasi sudah lama dilaksanakan antara Dinas Kominfotik Provinsi NTB dan Insan Pers. 

Salah satunya adalah meningkatkan Kualitas Wartawan Lokal NTB.

“Wujud kolaborasi dan sinegitas kami dengan PWI ditahun lalu salah satunya adalah turut andil memfasilitasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di NTB. Insyaallah ditahun ini akan tetap kami fasilitasi” kata mantan Karo Humas NTB tersebut.

Senada dengan hal tersebut Sekretaris PWI (Persatuan Wartawan Indopnesia) H. Rachman Hakim berterima kasih, atas apa yang dilakukan oleh Pemprov NTB untuk kemajuan insan pers di NTB. Khusunya dalam hal peningkatan kompetensi wartawan lokal NTB.

BACA JUGA: Pabrik Bata dari Sampah Plastik di NTB, Ini Pertama di Asia

wagub bersama insan pers

“Terimakasih kepada Bu Wagub dan Dinas Kominfotik telah membantu kami untuk mewujudkan kegiatan UKW ditahun lalu. Selanjutnta dengan berita baik dari pak kadis yang menyatakan siap memfasilitasi UKW ditahun ini kami bahagia dan lega. Target kami ditahun ini akan memfasilitasi 80-100 wartwan lokal NTB.,” ungkapnya.

Kegiatan Coffe Morning ini dihadiri oleh Kepala TVRI NTB, Kepala RRI Mataram, seluruh Humas Forkopimda NTB dan Insan Pers lokal NTB.***

 




Pameran HPN 2022, Promosi Produk Unggulan Sulawesi Tenggara

Pameran dalam rangkaian HPN 2022 jadi ajang promosi dan pemasaran berbagai produk dan komoditi lokal Sulawesi Tenggara yang berlangsung Selama 4 Hari

KENDARI.lombokjournal.com ~  Pameran “Promosi Potensi dan Produk Unggulan UMKM serta potensi Peluang Investasi Daerah dalam Rangka HPN 2022”, merupakan rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang berlangsung tanggal 6-9 Februari.

Gubernur Sultra saat membuka pameran
Gubernur Ali Mazi

Lokasi pameran berada di eks tugu MTQ Kendari dan dibuka langsung oleh Gubernur Sultra, Ali Mazi, hari Minggu (06/02/22).

Gubernur Sultra, Ali Mazi saat menyampaikan sambutannya mengatakan, pameran ini merupakan rangkaian kegiatan HPN 2022 di Kota Kendari, dan menjadi salah satu event besar awal tahun ini.

“Saya berharap agar para peserta pameran dapat memanfaatkan momentum yang baik ini, sehingga terjadi transaksi jual beli, bahkan menjadi hubungan bisnis dan komitmen investasi ke depannya,” kata Ali Mazi.

Ia berharap,  pameran ini dapat meningkatkan sinergi dalam memajukan pembangunan di Bumi Anoa Sultra.

BACA JUGA: Masjid Al-Alam, Ikon Kendari Tempat Acara Puncak HPN 2022

Karena itu,  pameran promosi ini harus dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh peserta pameran. 

Pameran ini sejalan dengan salah satu misi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra, yang ingin memajukan daya saing wilayah melalui penguatan ekonomi lokal dan peningkatan investasi.

“Pameran ini guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah Sultra, sekaligus mendukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional (PEN),” tutur Ali Mazi.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Sultra ini mengharapkan ajang promosi dan pemasaran berbagai produk dan komoditi lokal dapat memicu investasi.

Lokasi pameran HPN 2022

Peluang itu berupa investasi di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, pertambangan, industri dan perdagangan maupun pariwisata serta sektor jasa-jasa lainnya di Sultra.

BACA JUGA: Tugu Persatuan, Sasaran Wisata Peserta HPN

Dalam penyelenggaraan pameran ini, terdapat 75 stan dengan 66 peserta, yang terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sultra, Pemerintah Kabupaten dan Kota se-Sulawesi Tenggara, instansi vertikal, BUMN dan BUMD, perbankan serta stakeholder, pelaku usaha industri besar, IKM, dan UMKM se-Sultra.***

 




Penderita Kanker, Masihkah Bisa Sembuh Total?

Dalam bahasa medis, tidak ada istilah kanker bisa disembuhkan, tapi memungkinkan untuk dikontrol

MATARAM.lombokjournal.com ~ Hingga kini kanker merupakan penyakit yang masih menjadi momok yang menakutkan. Bisakah kanker disembuhkan?

Kanker ak bisa sembuh total, tapi bisa dapat remisi

Dalam bahasa medis, tidak ada istilah kanker bisa sembuh. Kanker hanya bisa dikendalikan atau dikontrol. 

Dr dr Andhika Rachman, SpPD, yang pernah sebagai dokter ahli kanker dari RS Kanker Dharmais pernah mengatakan, Jika sudah berada dalam stadium lanjut, hampir semua kanker tidak dapat disembuhkan, kecuali limfoma hodgkin

“Namun pada stadium 1, kanker masih relatif bisa disembuhkan lewat pengangkatan atau penyinaran,” katanya beberapa waktu lalu.

Yang disebut Limfoma merupakan kanker yang tumbuh akibat mutasi sel limfosit yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh. 

Ada 2 jenis limpfoma, yaitu limfoma Hodgkin dan limfoma Non Hodgkin. 

BACA JUGA: Pasien Kanker Butuh Dukungan Moril Semua Pihak

Pada limfoma Hodgkin, limfosit yang terkena adalah sel sel Reed-Sternberg atau limfosit B. Jika yang terkena sel limfosit lain, maka disebut limfoma Non Hodgkin.

Limfoma Non Hodgkin lebih agresif, dan jumlah penderitanya lebih banyak dibandingkan limfoma Hodgkin.

Sekitar 55 persen dari Limfoma Non Hodgkin bertipe agresif dan tumbuh cepat. Kanker ini merupakan kanker tercepat ketiga pertumbuhannya setelah kanker kulit dan paru-paru.

Saat ini ada berbagai macam pengobatan untuk kanker, yaitu pembedahan, kemoterapi, radioterapi, hormonal, serta imunoterapi. 

Efektifitas terapi ini sangat bergantung pada jenis dan tingkat keparahan kanker. Banyak kasus pasien kanker yang sembuh dengan terapi, asal penyakitnya masih dalam stadium awal.

Karena itu, perlunya deteksi dini pada pasien kanker. Semakin dini kanker didiagnosis dan mendapat pengobatan, maka semakin besar peluangnya untuk sembuh. 

Namun memang ada beberapa jenis kanker yang gejala awalnya amat sulit dikenali.

BACA JUGA: Pabrik Bata dari Sampah Plastik di NTB, Ini Pertama di Asia

“Ada beberapa jenis kanker yang baru ketahuan gejalanya setelah memasuki stadium 4, misalnya kanker hati dan kanker paru-paru. Pada kanker hati, gejala baru nampak setelah hati mengalami kerusakan parah. Biasanya pasien tidak dapat bertahan hidup 3 bulan setelah didagnosis. Pada kanker paru, rata-rata bisa bertahan hidup 20 bulan setelah didiagnosis dan jika mendapat pengobatan. Jika tanpa pengobatan, bisa lebih pendek lagi,” jelas dr Andhika.

Bisa Dikendalikan

Kanker merupakan penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel tak terkendali.

Pertumbuhan sel yang tidak normal ini jamak diawali dari satu bagian tubuh, menyebar ke berbagai jaringan tubuh, lantas menimbulkan gangguan kesehatan. 

Melansir laman resmi American Cancer Society, kanker terkadang tidak muncul sekali. Di beberapa kasus, penderita kanker yang penyakitnya sudah terkendali, bisa terkena kanker lagi.

Beberapa jenis kanker yang penyakitnya kerap menyerang lagi antara lain kanker ovarium, kanker darah, dan kanker kelenjar getah bening.

 Ada juga kanker yang sudah berhasil dikontrol namun kerap tumbuh kembali di bagian lain. Seperti kanker dari payudara atau prostat, dan menyebar ke bagian tubuh lain (bermetastasis) menjadi kanker kronis. 

Kanker dapat dikendalikan Walaupun sekilas terkesan berbahaya, kanker dapat dikontrol lewat berbagai perawatan. 

Dengan kata lain, kanker bisa saja tidak muncul lagi atau tidak menyebar. Tetapi, ada juga beberapa kasus yang membuat kanker yang sudah diobati tetap ada.

Melansir Medical News Today, hingga kini belum ada obat atau terapi khusus yang dapat menjamin kanker dapat sembuh total dan tidak kambuh lagi. 

Kendati demikian, deteksi dini dan perawatan tepat dapat mengontrol kanker. 

Di dunia medis, tidak ada istilah kanker bisa sembuh. Melainkan, kanker bisa dikendalikan atau dikontrol. 

Kanker dikatakan terkontrol ketika perawatan yang dijalani pasien dipandang berhasil. Kondisi tersebut terjadi saat semua tanda atau gejala kanker tidak terdeteksi lagi di tubuh penderita kanker. 

Dokter menyebut kondisi ini sebagai remisi, bukan sembuh. Pasalnya, setelah remisi kanker bisa datang lagi bertahun-tahun kemudian

Banyak faktor yang mempengaruhi tingkat keberhasilan pengobatan kanker. Termasuk jenisnya. Kanker dengan tingkat kelangsungan hidup relatif tinggi antara lain kanker melanoma, limfoma Hodgkin, payudara, prostat, testis, serviks, dan tiroid.

 Di luar jenis kanker di atas, penderita bisa mengontrol kanker dengan pengobatan dan menjaga pola hidup sehat. 

Untuk mengendalikan kanker, pengobatan yang direkomendasikan dokter umumnya adalah kemoterapi. 

Merujuk laman resmi Kementerian Kesehatan, kemoterapi adalah pengobatan yang sebagian besar diberikan melalui pembuluh darah, seperti diinfus. 

BACA JUGA: Perubahan Warna dan Bentuk Mata, Ini Perlu Diwaspadai

Pasien bisa melakukan kemoterapi sembari tiduran, membaca, mendengarkan musik, atau menonton televisi. Obat yang diberikan untuk kemoterapi sudah melalui serangkaian pengujian untuk memastikan keamanan bagi pasien.

 Tak perlu khawatir dengan efek kemoterapi. Dokter dapat memberikan cara atau obat untuk meminimalkan efek proses pengobatan tersebut. Selain kemoterapi, pengobatan kanker juga bisa dilakukan dengan bedah, radiasi, terapi hormonal, terapi target, atau dikombinasi. *** 

 

 




Pasien Kanker Butuh Dukungan Moril Semua Pihak

Pasien kanker bisa sembuh, asal melakukan pemeriksaaan rutin ke dokter dan berpikiran positif

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pasien penderita kanker membutuhkan dukungan dan pendampingan psikologis yang intensif selama proses penyembuhan.  

Wagub menerima pengurus Yayasan Kanker, tentag kesembuhan pSIEN KANKER

Pesan tersebut disampaikan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, saat menerima audiensi pengurus Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang NTB, Selasa (08/02/22) di ruang kerjanya.

Menurut Ummi Rohmi sapaan Wagub, dukungan moril dari keluarga tercinta, para pekerja sosial dan seluruh masyarakat bisa menguatkan dan mempercepat proses penyembuhan.

“Memberikan pelayanan dan support serta semangat hidup, akan mampu meringankan beban yang selama ini ditanggungnya,” ujarnya. 

Termasuk edukasi bahwa kanker itu dapat disembuhkan dengan cara tetap melakukan pemeriksaaan rutin ke dokter dan terus berpikiran positif. 

Menerapkan pola hidup sehat, makanan dengan gizi berimbang, olahraga, menjaga kesehatan dan mental.

BACA JUGA: Nutrisi Ini Jangan Dilewatkan untuk Kesehatanmu

Sementara itu, Sekretaris Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang NTB, Yana mengapresiasi dan menyampaikan ucapan terimakasih kepada Wakil Gubernur NTB, atas perhatian dan keluangan waktu menerima audiensi pengurus YKI.

Menjelaskan terkait kesembuhan pasien

“Dukungan dan support dari Pemprov. NTB sangat berarti untuk kami pekerja sosial ini,” kata Yana.

Ia menyampaikan terimakasih karena Ummi Rohmi akan memfasilitasi sekretariat untuk YPI NTB.

“Insya Allah selain sebagai sekretariat, akan difungsikan sebagai rumah singgah untuk masyarakat kurang mampu,” terangnya.

BACA JUGA: Penderita Kanker, Masihkah Bisa Sembuh Total?

Saat ini pihaknya secara masif terus melakukan edukasi tentang kanker kepada masyarakat. Baik secara offline dan online di Media Sosial. ***

 




Pabrik Bata dari Sampah Plastik di NTB, Ini Pertama di Asia

Satu masalah linkungan teratasi, NTB membangun pabrik memanfaatkan sampah plastik jadi bahan baku pembuatan bata 

BANYUMULEK.lombok journal.com ~ Peletakan batu pertama pembangunan Pabrik Block Solutions di Banyumulek, Lombok Barat, dilakukan Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah bersama Duta Besar Finlandia, Jari sinkari, Selasa (08/02/22)

Gubernur jelaskan pembangunan pabrik bata

Pabrik Block Solutions oleh  “Classroom of Hope (COH)” ini akan memproduksi batu bata yang bahan bakunya dari sampah plastik. 

Pabrik batu baa dai sampah plastik ini merupakan yang pertama di Indonesia sekaligus di Asia. 

“Kami ingin memastikan green energy dan green tourism, adalah keharusan. Ini adalah masa depan untuk NTB,” kata gubernur. 

Gubernur Zul menjelaskan, peletakan batu pertama merupaakan tahapan pembangunan awal. 

Ke depan, sampah plastik yang kerap menjadi masalah akan menjadi berkah bagi masyarakat NTB. 

“InsyaAllah jika pabrik ini sudah jadi, maka kebutuhan bahan bakunya adalah sampah – sampah plastik sehingga masyarakat akan berburu sampah plastik,” kata Bang Zul. 

BACA JUGA: Gubernur Terpukau Saat Kunjungi Kampung Oksigen di Lombok Tengah

Diharapkan investasi senilai 2.3juta euro tersebut berjalan akan lancar. 

“Kita sangat bersahabat dengan investor, jika ada kendala, hubungi kami. Kami akan memberikan solusi terbaik,” ujar Bang Zul. 

Senada dengan Gubernur, Wagub NTB Sitti Rohmi menjelaskan, contoh pembangunan dari bata plastik yang telah dibangun di NTB yakni di SDN 04 Medas Lombok Barat. 

“Produknya itu bata plastik. Contohnya sudah ada. Sekolah dan rumah terbuat dari bata plastik,” jelasnya. 

Diegaskannya, pembangunan Block Solutions ini adalah jawaban dari berbagai masalah lingkungan di NTB. Dan bentuk nyata implementasi Program unggulan NTB Hijau dan NTB Zero Waste. 

“Jika sudah jadi pabriknya, maka plastik-plastik bisa menjadi bahan baku. Ini luar biasa. Dengan hadirnya pabrik ini juga menjawab SDGs, yakni masalah lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan yang lainnya,” kata Ummi Rohmi. 

Sementara itu, Duta Besar Finlandia untuk Indonesia, Jari Sinkari mengaku bahagia sekaligus bangga kerjasama Finlandia dan Indonesia selama ini berjalan baik. 

BACA JUGA; Gubernur Minta Ummat Hidu di KLU Jaga Keberagaman

Gubernur dan Wakil Gubernur usai peletakan batu perama pabrik bata

Terlebih di kesempatan ini NTB akan membangun dengan tujuan mulia. 

“Banyak hal yang bisa kita kerjakan bersama, dan ini adalah pekerjaan bersama, bagaimana kita menjadikan dunia tempat yang lebih baik,” jelas Dubes.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Perwakilan Bupati Lombok Barat, perwakilan Kapolda, dan para Kepala Perangkat Daerah lingkup pemprov NTB.***

 




UNW Mataram Gelar Sarasehan “MBKM dan Transformasi Pendidikan”

Dalam penyelenggaraannya, UNW Mataram hadirkan Rektor Unsima dan RekTor Ummat dalam sarasehan 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Universits Nadlatul Wathan (UNW) Mataram, Univeristas Islam Malang dan Ummat sepakat berkolaborasi mewujutkan MBKM

Kolaborasi itu bagian dari ihtiar menumbuh kembangkan kemajuan pendidikan di lingkungan kampus.

UNW Matraam Sseleggarakan rake

Sementara itu, Univeristas Nahdlatul Wathan juga tengah menggelar rapat kerja tahun 2022 di Hotel Aston Mataram, Senin (07/02/22)

Rektor UNW Mataram, Dr. TGH. Lalu Abdul Muhyi Abidin MA mengatakan, Raker ini bertujuan untuk melahirkan program jangka pendek UNW Mataram.

Dengan mentransformasi sistem program pendidikan dari yang ada ke sistem program pendidikannya Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

“Mengharapkan hasil dari Rapat kerja ini akan mengeluarkan program-program inovatif yang realistis untuk mampu kita laksanakan,” kata Rektor UNW. 

Sebelum Raker ini terlaksana, lanjutnya masing-masing fakultas telah melaksanakan rapat tersendiri untuk disampaikan pada Raker UNW 2020.

BACA JUGA: Sidak Bupati ke SKPD, Minta Pegawai Tingkatkan Disiplin 

“Dari hasil rapat masing-masing Fakultas ini yang kemudian akan kita satukan, namun sejauh ini secara visi dari setiap Fakultas mempunyai kesamaan,” Katanya. 

Selain itu, UNW Mataram juga akan mengembangkan Pemahaman Digitalisasi kepada seluruh Civitas akademika UNW. 

“Soal IT merupakan keniscayaan di Era Sekarang ini, program pengembangan IT ini juga akan menjadi salah satu program yang akan kita prioritaskan kedepannya,” ujarnya.

“Nantinya kita akan menggelar kegiatan-kegiatan Workshop Digitalisasi, dan saat ini untuk sarana-prasarana di kampus sudah mulai kita pakai Digital, seperti papan informasi dan lainnya sudah memakai Display,” katanya.

Rapat Kerja 2022 UNW Mataram juga dirangakaikan dengan Saresahan penerapan Sistem pendidikan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) bersama Rektor Universitas Islam Malang dan Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram. 

MBKM merupakan rujukan standar penerapan sistem pendidikan yang diluncurkan tahun 2020 lalu oleh Kemendikbud.

Rangkaian kegiatan tersebut digelar untuk membagikan pengalaman penerapan sistem MBKM yang telah dilakasanakan di Universitas Islam Malang dan Universitas Muhammadiyah Mataram. 

Rektor Universitas Islam Malang, Prof. Dr. Maskuri, M.Si mengurai pengalamannya menerapkan Sistem MBKM, menurutnya dalam sistem MBKM, Kampus dituntut untuk tidak lagi merencanakan program secara normatin namun harus ada acuan kreativitas dan inovasi lebih. 

“Saat ini kita tidak lagi bisa berencana untuk berlari namun kita harus berencana untuk melompat supaya tidak tertinggal,” katanya saat mengikuti Saresahan MBKM via Virtual. 

BACA JUGA: Gubernur Zul Terpukau Saat Kunjungi Kampung Oksigen di NTB

Sarasehan UNW mendatangan Rektor Unsima dan UMMAT

Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram, Dr. H. Arsyad Abdul Gani, M.Pd mengatakan, penerapan sistem Pendidikan MBKM tidaklah mudah, namun menurutnya harus ada skala prioritas dari setiap program maupun Fakultas yang harus digenjot.

“Penerapan ini, tidak semudah yang kita ucapkan kita harus mempunyai program yang utama kemudian yang lainnya bisa menjadi embrio,” ujarnya.***