Gubernur NTB: Banyak Anak Muda Kaya Karena Pendidikannya

Kata Gubernur Zul, banyak anak muda kaya karena pendikan dan pengetahuannya, sehingga mampu menghampiri sumber finansial seluruh dunia

LOTENG.lombokjournal.com ~ Perkembangan yang dialami Kabupaten Lombok Tengah cukup pesat sehingga menjadi episentrum baru di NTB. 

Hari ini adalah hari kedua pramusim atau free session MotoGP, dan tamu-tamu di bandara banyak sekali. Mudah-mudahan  pengunjung yang datang, suatu saat nanti mereka akan berkunjung ke tempat ini, karena tempatnya sangat indah.

Gubernur Zul menyampaikan sambutan
Gubernur Zulkieflimansyah

Hal tersebut diungkapkan Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah saat memberikan sambutan pada kegiatan Festival Olahraga Seni Budaya dan Permainan Tradisional bertempat di Taman Wisata Aiq Bukak Batukliang Utara Lombok Tengah, Sabu (12/02/22).

“Saat mengelilingi Lombok Tengah, saya saksikan banyak anak-anak muda yang sudah memiliki properti yang luar biasa mahalnya, tapi mereka bukan orang dari kita, bukan karena kaya, bukan karena punya uang tetapi karena pendidikan dan ilmu pengetahuan, mereka mampu menyapa dan menghampiri sumber finansial di seluruh dunia,” pungkas Bang Zul.

Ditambahkan Bang Zul, membangun destinasi wisata disini tidak cukup dengan menari, joget-joget, menghibur seketika saja.

BACA JUGA: Masyarakat Rembitan, Siap Sukseskan Event MotoGP

Tapi perlu beberapa anak muda untuk di-upgrade kemampuan disuruh sekolah untuk kemudian memikirkan pengembangan finansial destinasi wisata di masa yang akan datang.

Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Lalu  Hizzi, S. Pd menjelaskan KORMI ini sejajar dengan KONI, jadi jenis-jenis olahraga non prestasi olahraga tradisional, sport tourism terakomodir di KORMI termasuk senam Zumba dan senam-senam kreasi lainnya.

“Kami butuh perhatian dari pemerintah daerah agar olahraga non prestasi ini betul-betul diperhatikan dan didukung sepenuhnya untuk keberlangsungan kedepannya,” jelas Lalu Hizzi.

Disebutkan Lalu Hizzi, ada beberapa jenis permainan tradisional di antaranya Gangsingan yang terpusat di Kopang, Presean terpusat di Sinet, sementara Bejaguran Ngelanjakan masih diupayakan untuk dilaksanakan. 

Gubernur Zul bersama pencina olahraga seni buda dan permainan tradisional

Untuk Desa Karang Sidemen sesuai permintaan akan menjadi pusat permainan Enjang atau Enjang-enjang.

“Semoga Festival Olahraga Seni Budaya dan permainan tradisional ini bisa mengolahragakan semua masyarakat karena 5 tahun Masyarakat disibukkan dengan urusan Politik Pilpres, Pilgub, Pilkades dan seterusnya. Sehingga lupa berolahraga. Karena Moto KORMI adalah Sehat Bugar dan Gembira,” tandasnya.

BACA JUGA: Vaksinasi Booster Berlangsung Serentak di Lombok Utara

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Lombok Tengah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, Camat Batukliang Utara, Para Kepala Desa Se-Batukliang Utara dan tamu undangan lainnya.***

 




Vaksinasi Booster Serentak Berlangsung di Lombok Utara

Pelaksanaan vaksinasi Booster untuk para ASN di lingkup Pemda KLU dipantau secara virtual oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Vaksinasi Covid-19 Dosis 3 (Booster) serentak  bagi seluruh ASN, Non ASN lingkup Pemda Kabupaten Lombok Utara serta masyarakat yang dipantau oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si melalui Virtual Zoom Meeting yang berlangsung di Aula Bupati, Jum’at (11/02/22). 

Vaksinasi Booster untuk para ASN di lingkup Pemda KLU

Pelaksanaan vaksinasi iu dilakukan  dalam upaya  menekan angka dan mengendalikan sebaran virus Covid 19 varian Omicron.  Pemerintah melaksanakan vaksinasi di seluruh wilayah Indonesia. 

Menguatkan kekebalan tubuh merupakan salah satu cara mencegah atau menangkal virus Covid 19. Terlebih saat ini menyebar virus Covid-19 varia Omicron yang penularannya 6 kali lipat lebih cepat dibandingkan varian delta.

Pj.Sekda Anding Dwi Cahyadi menyampaikan, untuk menjalankan tugas dengan baik sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, harus menjaga diri  dan memberikan contoh pada masyarakat yang kita layani. 

“Untuk itu kita saling mengingatkan dan  sama-sama mengikuti dan mentaati anjuran dari dari pemerintah pusat,” kata Anding.

BACA JUGA: Kapolri Pantau Vaksinasi di NTB, Upaya Kendalikan Covid-19

Dikatakan, vaksinasi Booster harus disukseskan, sama halnya dengan vaksinasi  dosis pertama dan kedua sebelumnya.

 Di Lombok Utara pelaksanaan vaksinasi dosis pertama  mencapai  89 persen, kemudian vaksin dosis kedua mencapai 79 persen. Jika dibandingkan daerah lain, tentu capaian vaksinasi ini masih  dianggap baik. 

 “Program vaksinasi tahap tiga ini harus gencar dilakukan guna kita saling menjaga menjaga diri kita, keluarga dan orang lain dari terpaparnya virus Covid 19,” kata Anding..

Diharapkan tidak ada peningkatan kasus lagi, sehingga masyarakat bisa beraktivitas sebagaimana mestinya. Dan vaksinasi booster merupakan tahap akhir vaksinasi.

Sementara itu, Kapolres Lombok Utara, AKBP I Wayan Sudarmanta menuturkan, pelaksanaan vaksinasi Booster ditujukan bagi seluruh ASN di lingkup Pemda KLU. Setelah seluruh ASN melakukan vaksin tahap tiga, kemudian mensosialisasikan kepada masyarakat luas.

“Vaksinasi tahap 3 harus terlaksana dengan sebaik mungkin agar dapat menambah kekebalan tubuh melawan virus covid-19,” tuturnya.

Percepatan vaksinasi dosis  ketiga dilakukan, setelah  Lombok Utara mencapai vaksinasi dosis pertama kisaran 89 persen kemudian vaksin dosis kedua 79 persen.

“Kalau dibandingkan dengan kabupaten lain tentu kita masih bagus, namun vaksinasi booster ini datanya hingga saa ini baru 1 persen,” ungkap Kapolres.

BACA JUGA: Gubernur Yakin, NTB Daerah Ramah dan Kondusif Jelang MotoGP

vaksinasi Booster untuk ASN lingkup Pemda KLU

Diharapkan sinergitas semua pihak-pihak, seluruh aparat Pemerintah dan masyarakat untuk saling bahu membahu dalam mensukseskan percepatan vaksin Covid-19 dosis ketiga ini.

Kegiatan vaksinasi tahap ketiga ini juga dihadiri Pabung Dandim 1606/Mataram Mayor (Inf) Ibnu Haban,  Staf Ahli Bupati  H. Simparudin, SH, Para Kepala OPD, Para ASN, Tokoh Agama, para Kades dan Kadus.***

 




Kapolri Pantau Vaksinasi di NTB, Upaya Kendalikan Covid

Mengingat NTB akan menyelenggarakan banyak event internasional, Kapolri menegaskan pentingnya dilakukan percepatan vaksinasi

LOTENG.lombokjournal.com ~ Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya percepatan vaksinasi, mengingat NTB akan menghadapi banyak event internasional, salah satunya MotoGP, yang akan berlangsung dalam waktu dekat. 

Kapolri didampingi Gubernur NB
Kapolri dan Gubernur NTB

Listyo Sigit mengungkapkan itu saat memantau pelaksanaan vaksinasi serentak secara nasional, yang dilakukan secara virtual, dipusatkan di Rumah Sakit Internasional Mandalika, Pujut, Lombok Tenah, Jumat (11/02/22)

Diterangkannya, kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan di Rumah Sakit Mandalika tersedia sebanyak 2000 vaksin, diperuntukkan bagi  lansia, anak-anak dan masyarakat umum. 

“Vaksinasi ini bertujuan menekan angka pertumbuhan Covid, agar kita dapat mengendalikannya,” harap Sigit.

Sigit juga meminta segala persiapan menjelang berlangsungnya event MotoGP agar selalu dipantau. Hal ini bertujuan mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

“Percepatan vaksinasi, kesiapan rumah sakit, kesiapan obat-obat harus selalu di cek terus menerus. Hal ini bertujuan agar tak terjadi lonjakan kasus covid khususnya Omicron. Semua persiapan sudah tersedia dan dapat dikendalikan dengan baik,” harapnya. 

BACA JUGA: Media Center Diresmikan, Memudahkan Wartawan Meliput MotoGP

Pantauan vaksin serentak oleh Kapolri yang dipusatkan di Rumah Sakit Mandalika, Lombok Tengah ini juga sekaligus melihat kesiapan NTB  khususnya Lombok Tengah sebagai tuan rumah event MotoGP 2022.

Kegiatan memantau vaksinasi yang dilakukan Kapolri dihadiri Kapolda NTB, Irjen Pol Djoko Poerwanto, Danrem 162/WB, Brigjen TNI Lalu Rudi Ircham Srigede, M.Si, Bupati Lombok Tengah HL Fathul Bahri, S.IP dan anggota Forkopimda Lombok Tengah.

Saat ini, terpenting bagi masyarakat adalah selalu mematuhi protokol kesehatan  (Prokes) dan melakukan vaksinasi.

Sebelumya, Gubernur NTB, Zulkieflimansyah yang ikut mendampingi  Kapolri jua menekankan pentingnya percepatan vaksinasi.

“Vaksin dan mematuhi prokes merupakan dua hal yang sangat penting saat ini. Khususnya masyarakat di Lombok Tengah yang merupakan tempat diselenggarakannya event MotoGP nanti.” kata Gubernur Zul.

Kapolri memantau vaksinasi serentak di Mandalika

Bang Zul panggilan akrab Gubernur NTB berterima kasih atas kunjungan dan perhatian Kapolri terhadap penyelenggaraan event MotoGP. 

BACA JUGA: NTB dan NTT Sepakat Jadi Tuan Rumah PON Nusa Tenggara 2028

Menurutnya,  keberhasilan segala persiapan event MotoGP saat ini tidak terlepas dari peran Polri dan seluruh stakeholder baik itu Kabupaten, provinsi maupun Pemerintah Pusat.***

 

 




Gubernur Yakin, NTB Daerah Ramah dan Kondusif Jelang MotoGP

Gubernur Zulikieflimansyah mengaku akan bekerja keras agar NTB jadi lingkungan kondusif

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur Provinsi NTB, Dr. H.Zulkieflimansyah menyatakan, Provinsi NTB akan menjadi daerah yang ramah dan kondusif terhadap aktifitas bisnis serta pengunjung, jelang MotoGP di Mandalika pada Maret mendatang.

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi salah satu pembicara pada Webinar Launching TribunLombok.com, Kamis (10/02/22).

Gubernur Zul yakin NTB kondusif
Gubernur Zul

“NTB will be very friendly to business community. Kami akan bekerja keras sehingga NTB menjelma menjadi lingkungan yang kondusif,” ungkap Gubernur Zul. 

Dr. Ekonomi Industri tersebut juga menjelaskan, jelang Pre-Season MotoGP, promosi-promosi daerah NTB oleh para riders MotoGP di sosial media juga menjadi global coverage yang sangat besar bagi NTB.

“Sekarang para riders GP mengupload aktifitas-aktifitas mereka, global coverage nya benar-benar luar biasa dan tak ternilai harganya dibanding dengan promosi cara konvensional,” jelas Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB.

Bahkan Gubernur meyakini tidak hanya big events seperti MotoGP yang akan diselenggarakan di Mandalika, tetapi ajang balap sekelas F1 juga sangat mungkin untuk diadakan.

BACA JUGA: Media Center Diresmikan, Memudahkan Wartawan Meliput MotoGP

“Kami sangat yakin, bahkan bukan hanya MotoGP tapi F1 akan sangat mungkin dilaksanakan di Mandalika,” jelasnya.

Mski demikian, terlepas dari euforia bahagia menjadi Host MotoGP tersebut, Gubernur Zul tetap mengingatkan pentingnya vaksinasi dosis penuh dan penerapan protokol kesehatan di masa pandemi.

BACA JUGA: Tarif Air Perumda Air Minum Dayan Gunung Dinaikkan

“Walaupun kita ada euforia tentang MotoGP, tapi kita harus tetap ingat bahwa kita masih dalam pandemi. Vaksinasi tidak boleh kurang dan protokol kesehatan tetap dijaga. Kita harus mulai bisa berdamai dengan pandemi ini,” kata Gubernur Zul.***

 




Media Center Diresmikan, Memudahkan Wartawan Meliput MotoGP

Media Center Indonesia (MCI) yang difasilitasi oleh Kementerian Kominfo RI diharapkan mengabarkan hal baik dari event MotoGP 

MANDALIKA.lombokjournal.com ~ Peresmian penggunaan Media Center Indonesia (MCI) MotoGP 2022,  di sirkuit Mandalika Lombok Tengah, dilakukan Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dan Komandan Lapangan MotoGP Mandalika, Marsekal TNI (Purn.) Hadi Tjahjanto, Kamis (10/02/22)

Gubernur NTB menyambut baik keberadaan Media Center Indonesia (MCI) yang difasilitasi oleh Kementerian Kominfo RI bekerjasama dengan Pemprov. NTB, Polda NTB dan Kabupaten Lombok Tengah.

Meresmikan Medi Center Indonesia (MCI)
Gubernur Zulkieflimansyah dan Menparekraf Sandiaga Un0

“Semoga, dapat memudahkan dan membantu jurnalis, mengabarkan hal baik dari event MotoGP ini,” kata Gubernur Zul, didampingi Kadis Kominfotik NTB Dr. Najamuddin Amy.

BACA JUGA: Tes Pramusim MotoGP, Disiapkan Media Center untuk Fasilitasi Media Lokal

Hal sama disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf)/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno.

MCI ini diharapkan menghasilkan narasi-narasi positif dari kegiatan MotoGP.

“Tentunya dengan kaidah-kaidah jurnalistik yang ada,” pesan Sandi.

Sementara itu, Komandan Lapangan MotoGP Mandalika, Marsekal TNI (Purn.) Hadi Tjahjanto mendukung kehadiran MCI ini.

Ia mengajak seluruh awak media untuk bekerja sama mendukung kesuksesan kegiatan MotoGP

“Jika ada hal yang perlu ditanyakan, silakan kontak saya. Saya siap menjawab seluruh pertanyaan rekan-rekan media. karena saya selalu berada di Mandalika untuk mensukseskan event ini, atas perintah Presiden Jokowi,” ujar mantan Panglima TNI itu.

Selain itu, diingatkannya agar seluruh awak media tetap menjaga protokol kesehatan selama berada di MCI dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. 

Direktur Infomasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo, Septriana Tangkary mengatakan, MCI diperuntukkan bagi seluruh wartawan nasional dan daerah yang melakukan peliputan event MotoGP 2022.

Mulai dari tes ketiga resmi pramusim, 11-13 Februari 2022 maupun saat Pertamina Grand Prix of Indonesia, 18-20 Maret 2022 mendatang. 

BACA JUGA: Gubernur Yakin, NTB Daerah yag Ramah dan Kondusif Jelang MotoGP

“Kami berupaya memenuhi kebutuhan penunjang untuk kemudahan peliputan bagi awak media selama berada di dalam MCI,” terangnya.

Gubernur NTB, Menteri MenparEkraf, Komandan Lapangan MotoGP Mandalika, menyempatkan diri melihat fasilitas yang terdapat di dalam MCI, yang memiliki luas 200 meter persegi dan dibangun di lokasi Sirkuit  Mandalika. ***

 




NTB Dan NTT Sepakat Jadi Tuan Rumah PON Nusa Tenggara 2028

Wagub NTB dan Gubernur NTT telah menandatangani MoU bersama-sama menjadi tuan rumah PON Nusa Tenggara tahun 2028

KUPANG.lombkjournal.com ~ Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur sepakat Bidding tuan rumah PON tahun 2028 mendatang.

Gubernur NTT dan Wagub NTB usai penandataganan MoU

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). 

Penandatangan nota kesepakatan tersebut disaksikan langsung Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Anggota DPRD NTB dan NTT, Kamis (10/02/22) di Kota Kupang. 

Dalam penandatanganan tersebut, Wakil Gubernur NTB Dr.Hj.Sitti Rohmi Djalilah menyampaikan, Provinsi NTB dan NTT memiliki mimpi yang sama, memiliki kesiapan dan kekompakan yang kokoh dan utuh. 

Siti Rohmi optimis, NTB dan NTT sangat cocok sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional tahun 2028 mendatang. 

BACA JUGA: Tes Pramusim MotoGP, Disiapkan Media Center Untuk Fasilitasi Media Lokal

“NTB dan NTT siap menjadi tuan rumah PON, kami siap menjadi tim yang solid, yang kokoh,” ungkapnya. 

Dikatakan, pekerjaan besar ini butuh ikhtiar yang tidak mudah. Semuanya harus dengan sinergi yang baik. 

Umi Rohmi mengajak masyarakat NTB dan NTT melangkah bersama, berdo’a, serta menjaga kekompakan menuju PON 2028.

“Semuanya kita niatkan demi kemajuan daerah dan bangsa kita tercinta,” kata Wagub.

wagub NTB sedang di Kupang, NTT

Senada dengan itu, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dengan lantang menyiapkan kesiapannya bersama NTB sebagai tuan rumah PON.

“NTT dan NTB merupakan miniatur Indonesia, kami siap sebagai tuan rumah yang baik. Kami telah siap menyambut PON Nusatenggara pada 2028 mendatang,” ungkap Viktor optimis.

BACA JUGA: Kader Siaga Rabies se Puau Sumbawa Diajak Nonton MotoGP

Turut mendampingi Wagub NTB, Kadispora NTB dan Karo Pemerintahan Setda NTB.***

 




Tarif Air Bersih Rendah PDAM Rugi, Ini Kata Wapres

Karena umumnya tarif air di daerah masih rendah, biasaya perusahaan air bersih di daerah menanggung kerugian

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Perumda Air Minum Amerta Dayan Gunung, Kabupaten Lombok Utara, mulai bulan Maret 2022 menaikkan tarif, karena sudah 10 tahun masih tetap memakai tarif yang tak kunjung berubah. 

Meski alasan kenaikan itu karena merujuk aturan, baik dari Mendagri maupun Gubernur NTB, yang jelas tarif lama jelas sangat rendah. Dan itu akan berujung kerugian Perumda Air Minum di Lombok Utara. 

Bahkan Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin beberapa waktu lalu juga menyoroti rendahnya tarif air bersih yang diterapkan perusahaan air minum di daerah. 

“Hal ini menjadi salah satu penyebab kerugian di perusahaan air minum daerah,” kata wapres seperti dilansir CNBC, beberapa waktu lalu

Perusahaan air minum kesulitan karena tarif itu masih di bawah full cost recovery (FCR).

BACA JUGA: Tarif Air Perumda Air Minum Dayan Gunung Dinaikkan

“Dengan kondisi ini kita menjalankan 40 persen PDAM mengalami kerugian pada tarif yang dibuat di bawah full cost recovery,” kata Ma’ruf Amin saat berbicara di Konferensi Sanitasi dan Air Minum di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Konsekwensinya, tarif yangg masih rendah ini kemudian merembet ke pelayanan PDAM. Ma’ruf mengatakan, PDAM menjadi terhambat melakukan perluasan layanan air minum yang aman kepada masyarakat.

Di sisi lain, penentuan tarif lebih banyak dilakukan secara populis. itu sebabnya pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebelumnya juga mencatat, banyak PDAM di berbagai daerah berstatus kurang sehat keuangan.

Dari data Badan Pengelola Sarana Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (BP SPAMS) yang disampaikan pertengahan Oktober 2019, sebanyak 160 dari 391 PDAM dilaporkan kurang sehat atau 40 persen dari total PDAM di seluruh Indonesia.

Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Danis Sumadilaga sempat menargetkan, 10-20 persen PDAM keuangannya bisa lebih baik per tahun.

BACA JUGA: Tidak Ada Toleransi Bagi Pelayanan Lambat

Ada dua strategi untuk merealisasikan target tersebut. Pertama, membantu stimulan berupa fisik dan pelatihan nonfisik, seperti kepegawaian, pelatihan keuangan. 

Kedua, pihaknya mendorong melakukan kerja sama dengan swasta.***

 




Tes Pramusim MotoGP, Disiapkan Media Center Fasilitasi Media Lokal

Jelang Tes Pramusim MotoGP,  di Mandalika dibangun Media Center Indonesia untuk fasilitasi media lokal NTB

MANDALIKA.lombokjournal.com ~ Jelang tes pramusim MotoGP tahun 2022 di Mandalika  Pemprov NTB bersama Kementerian Kominfo RI, Polda dan Pemkab Lombok Tengah, sepakat membangun Media Center Indonesia (MCI). 

Hal tersebut dilakukan untuk memfasilitasi media lokal memberitakan sisi lain (side event) pada event internasional tersebut.

Kepala Dinas Kominfotik Dr. Najamuddin Amy, menyampaikan,  MCI dibangun untuk wadah para jurnalis lokal memberitakan Motogp. 

Menjelaskan tujuan dibangunnya media center
Najamuddin Amy

“Karena banyak sisi lain disekitar kawasan sirkuit yang harus diberitakan untuk masyarakat,” kata Bang Najam sapaan Kadis, Kamis (10/2/2022) di Mataram.

Untuk itu, mantan Komisioner Komisi Informasi NTB ini berharap agar media atau jurnalis menyampaikan pemberitaan dan informasi yang membangun citra baik sekaligus membangkitkan pariwisata dan ekonomi di NTB.

BACA JUGA: Kader Siaga Rabies se Puau Sumbawa Diajak Nonton MotoGP

Selain itu, Pria yang pernah menjabat Karo Humas NTB juga menyampaikan  apresiasi kepada Kemenkominfo RI, yang sudah menfasilitasi media lokal untuk memudahkan akses peliputan di event MotoGP.

“Kami terus berusaha siang dan malam bersinergi dan berkolaborasi dengan Kominfo RI, Kabid Humas Polda NTB dan Diskominfo Kabupaten Lombok Tengah, bersama ITDC mengupayakan kemudahan akses liputan untuk media lokal,” kata Najam.

Sementara itu, Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto mengatakan, kehadiran Media Center ini menjadi sarana menfasilitasi media lokal di NTB. 

Sehingga untuk memperlancar kegiatan jurnalis maka harus memahami rekayasa lalu lintas yang dilakukan Polda NTB. 

Hal ini sangat penting untuk diketahui media atau pers yang akan bertugas di Media Center Indonesia. Agar memahami jalur kendaraan dan penyekatan lalu lintas di beberapa titik.

Dijelaskan akan ada 5 pintu koridor masuk di NTB, pelabuhan bangsal, pelabuhan lembar, pelabuhan gili mas kedatangan kapal besar, lapangan ex bandara, bandara Bizam dan pelabuhan kayangan.

“Masing-masing titik akan dijemput bus yang mengantar ke kawasan sirkuit Mandalika,” jelasnya.

Dari situ, bus akan mengantar ke parkir barat dan timur sesuai tiket. Komposisi kapasitas parkir di kawasan Mandalika terdiri dari  70 persen di sisi timur dan  30 persen barat.

Kendaraan awak media akan dilabeli dengan stiker khusus hingga masuk parkir. “Saya sudah koordinasi dengan Satlantas,” terangnya.

Ada 5 unit kendaraan yang disediakan untuk khusus menjemput awak media dari parkiran menuju media center Indonesia.

Perwakilan  dari Kemenkominfo RI, Yudi mengatakan, Menteri Kominfo RI, mendukung penuh MotoGP, terutama penyediaan infrastruktur. Termasuk informasi dan komunikasi publik.

Oleh sebab itu, komitmen untuk menyampaikan semua informasi tentang kegiatan di perhelatan MotoGP dari sesi sesi tes hingga pelaksanaan, dapat tersiar dan diakses oleh seluruh masyarakat indonesia.

BACA JUGA : Peringatan HPN 2022, Pers Penting Bagi Kemajuan Daerah

“Kehadiran Media Center Indonesia di MotoGP, diharapkan menjadi tempat untuk media menyampaikan kabar positif indonesia,” ungkap Yudi.

Dikatakan juga, media yang akan melakukan peliputan merupakan media yang terdaftar dan teregistrasi di Kemenkominfo dan Dinas Kominfotik NTB. 

wartawan yang akan melaporkan Motogp di media center

Media dianjurkan tetap menjaga Prokes dan menjauhi kerumunan dan melakukan PCR.

Media hanya bisa meliput di sekitar area kawasan Sirkuit, bukan di Pedok, mematuhi aturan sesuai ketentuan dari official MotoGP.

Kadis Kominfo Lombok Tengah menyampaikan apresiasi kepada Kemenkominfo RI, Dinas Kominfotik NTB dan Polda, atas sinergi membangun media center indonesia di MotoGP.

“Sehingga semakin mematangkan kita untuk melayani dan menyampaikan informasi tentang perhelatan MotoGP Kepada seluruh masyarakat Indonesia,” katanya. ***

 

 




Tarif Air Perumda Air Minum Dayan Gunung Dinaikkan 

Setelah 10 tahun tidak ada kenaikan, akhirnya tarif air Perumda Air Minum Amerta Dayan Gunung Dinaikkan

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Amerta Dayan Gunung, Kabupaten Lombok Utara, akhirnya resmi menaikkan tarif air minum, yang efektif diberakukan bulan Maret 2022.

Penyesuaian tarif baru ini dilaksanakan atas dasar Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 21 Tahun 2020 tentang Perhitungan dan Penetapan Tarif Air Minum dan Keputusan Gubernur Nomor 690 – 579 Tahun 2021 Tentang Besaran Tarif Batas Bawah Dan Tarif Batas Atas Air Minum Kabupaten/Kota Se – Nusa Tenggara Barat Tahun 2022.

Rapat kenaikan tarif air

Direktur Utama Perumda Air Minum Amerta Dayan Gunung Firmansyah, ST, memaparkan, dari keputusan yang ditetapkan Pemerintah Provinsi tersebut, proses penarikan tarif air minum ini harus disesuaikan dengan Upah Minimum Provinsi (UMP), yaitu sebesar Rp.2.183.883.

”Dan tidak melampaui 4 persen  dari pendapatan masyarakat pelanggan,” kata Firman saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (09/02/2022) siang.

Untuk Kabupaten Lombok Utara sendiri, Firman menyebut,  tarif batas atas Perumda Air Minum Amerta Dayan Gunung ditetapkan maksimal sebesar Rp. 8.375 per-meter kubik. Sedangkan tarif batas bawah mencapai Rp. 4.095 per-meter kubik .

BACA JUGA: Presiden Jokowi: Tidak Ada Tempat Bagi Pelayanan Lambat

“Setiap Kabupaten atau Kota yang ada di Nusa Tenggara Barat ini tidak boleh menjual lebih murah atau lebih tinggi dari tarif itu, karena sudah ditentukan standar harganya,” jelas Firman.

Menurutnya, perubahan tarif air minum ini dinilainya sesuatu yang lumrah dan wajar. Sebab dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, tarif air minum di Kabupaten Lombok Utara tidak pernah mengalami kenaikan.

Bahkan dari 10 Kabupaten/Kota, Kabupaten Lombok Utara adalah kabupaten yang menarik tarif air minum paling rendah.

“Daerah lain sudah melakukan perubahan tarif dua hingga tiga kali, kita masih di posisi itu. Jadi wajarlah kita anggap mengingat kebutuhan operasional semakin tinggi,” katanya.

Firman menjelaskan, apabila Kabupaten/Kota menetapkan tarif di bawah pemulihan biaya (Full Cost Recovery) untuk menutup seluruh kebutuhan operasional perusahaan, maka Bupati/Walikota wajib memberikan subsidi yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). 

Namun, melihat kondisi keuangan daerah yang terpuruk akibat Covid-19 sekarang ini, Firman mengungkapkan, Pemda Lombok Utara belum mampu untuk membiayai beban yang ditanggung para pelanggan Perumda Air Minum Amerta Dayan Gunung.

Perhitungan rata-rata dari 20.000 pelanggan Perumda Air Minum Amerta Dayan Gunung saat ini, pemakaian air minum untuk golongan rumah tangga paling minim sebanyak 10 m³. 

BACA JUGA: Pemprov NTB Terima Penghargaan Kepatuhan Tinggi Pelayanan Publik

Jika dikalikan besaran kenaikan saat ini Rp. 1.100, maka beban subsidi per-bulan yang harus ditanggung Pemda adalah sebesar Rp. 220.000.000. 

Artinya jika diakumulasikan kembali dalam setahun, APBD Lombok Utara akan terkuras sebesar Rp. 2.640.000.000.

“Rata-rata masyarakat sih umumnya pakai sekitar 15 – 16 m³, hitungannya itu sudah irit, bagaimana dengan yang lain. Tidak mungkin bisa tercover akan sangat berat lah,” ucapnya.

Untuk menindaklanjuti kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi tersebut, Firman menuturkan, Pemerintah Daerah Lombok Utara telah mengeluarkan Peraturan Bupati Lombok Utara Nomor 58 Tahun 2021 Tentang Tarif Air Minum pada Perumda Air Minum Amerta Dayan Gunung yang meliputi; 

  1. Penyesuaian  Golongan pelanggan pada Perumda Air Minum Amerta Dayan Gunung, 
  2. Penyesuaian Tarif Air Minum pada Perumda Air Minum Amerta Dayan Gunung.

Firman menambahkan, secara khusus Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu, SH meminta agar Perumda Air Minum Amerta Dayan Gunung menghapus atau melakukan pemutihan tunggakan dan beban masyarakat yang masih ditanggung, semenjak berdirinya Perumda Air Minum Amerta Dayan Gunung ini.***

 




Kader Siaga Rabies se Pulau Sumbawa Diajak Nonton MotoGP 

Peserta yang yang mengikuti Launching Kader Siaga Rabies (KASIRA), yang berasal dari 20 provinsi, diajak menikmati keindahan destinasi pulau Lombok dan Sumbawa 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah mengajak peserta yang mengikuti

Mengajark kader nonton MotoGP
Gubernur Zulkieflimansyah

Launching Kader Siaga Rabies (KASIRA) se Pulau Sumbawa, untuk menonton event MotGP.  

Sebelum kembali ke daerah masing-masing para kader itu bisa menikmati keindahan destinasi pulau Lombok dan Sumbawa 

“NTB pada Maret mendatang akan menjadi tuan rumah gelaran event internasional MotoGP tahun 2022, oleh sebab itu sayang sekali kalau dilewati,” kata Gubernur Zul.

Itu dikatakannya saat melaunching Kader Siaga Rabies (KASIRA) se Pulau Sumbawa, Rabu (09/02/22).

Ajakan orang nomor satu di NTB ini dikemukakannya, mengingat peserta yang hadir pada launching ini terdiri dari Kepala Dinas yang membidangi fungsi Peternakan dan Kesehatan di 20 provinsi dan Kepala Kepolisian Daerah di 20 provinsi se-Indonesia.

BACA JUGA: Pemprov NTB Menerima Penghargaan Kepatuhan Tinggi Pelayanan Publik

Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB ini menyebutkan, selain MotoGP pada Maret mendatang, di tiga kawasan wisata di Sumbawa yakni Teluk Saleh, Pulau Moyo, dan Gunung Tambora (Samota) Pulau Sumbawa juga akan menjadi tuan rumah MXGP pada bulan Juni 2022 mendatang. 

Kemudian pada akhir tahun 2022, kembali NTB akan menjadi tuan rumah kejuaraan internasional WSBK di Sirkuit Mandalika.

“Dikatakan, isu dan informasi tentang rabies ini harus segera ditanggulangi, agar citra kita di mata dunia semakin nyaman untuk dikunjungi oleh para wisatawan. Dan orang yang akan menikmati keindahan dua pulau yang memiliki keaneragaman alam yang indah, budaya, kuliner, tenunan, kerajinan dan sebagainya. Ingat dengan adanya Kader Siaga Rabies (KASIRA) yang tersebar di Pulau Sumbawa, dapat menanggulangi bahaya Rabies,” kata Bang Zul.

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI diwakili Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner drh. Syamsul Ma,arif, M,Si mengatakan, sebagai daerah pariwisata dan akan menyambut MotoGP dan berbagai event internasional, isu rabies harus segera diatasi. 

Merunut data kasus rabies pertama di Provinsi NTB khususnya Pulau Sumbawa, Syamsul Ma,arif menjelaskan, awalnya kasus ini terjadi di Kabupaten Dompu tahun 2019. Korban gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) sebanyak 735 orang. 

Pihaknya terus berkomitmen untuk terus berupaya membebaskan kembali Pulau Sumbawa terhadap rabies. 

BACA JUGA: Pasien Kanker Butuh Dukungan Moril Semua Pihak

Dan sebagai upaya mendorong pembebasan rabies berbasis partisipasi dan pemberdayaan masyarakat khususnya di Pulau Sumbawa, sejak tahun 2021 Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner telah membentuk Kader Siaga Rabies (Kasira) di 5 kabupaten/kota, di 5 kecamatan dengan masing-masing kecamatan terdiri dari 5 desa terpilih yang memiliki kasus rabies tertinggi.  

“Kegiatan ini dimulai dengan sosialisasi, yang dilanjutkan dengan pembentukan kader dan bimbingan teknis bagi para kader,” ujarnya.

mengajar kader onton MotoGP

 Harapannya, keberadaan Kasira ini mampu mempercepat proses pelaporan kasus dan respon, meningkatkan cakupan vaksinasi anjing, memperluas penyebaran informasi serta meningkatkan pengetahuan sikap dan praktik masyarakat dalam pemeliharaan HPR yang memenuhi kaidah kesejahteraan hewan sehingga mensupport program pengendalian rabies.  

Turut hadir dalam launching tersebut, Bupati dan Walikota se Pulau Sumbawa, Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Direktur Kesehatan Hewan, Kepala Lembaga Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat, IPB University dan Kadis Peternakan dan kesehatan Hewan se-Pulau Sumbawa.***