PDIP NTB Ubah Mindset tentang Memakmurkan Masjid 

Sambut Bulan Bakti Bung Karno 1 Juni 2022, Kader PDIP NTB Menanam Pohon Buah Produktif di Masjid

LOTENG.lombokjournal.com ~ Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP NTB) memelopori gerakan mengubah mindset masyarakat dalam ikhtiar memakmurkan masjid. Menyeimbangkan hubungan dengan Sang Khalik, Hablum Minallah dan hubungan muamalah dengan sesama, Hablum Minannas.

Gerakan memakmurkan masjid tersebut dimulai PDIP NTB dari Lombok Tengah, dengan penanaman pohon buah produktif di halaman Masjid Al Ikhlas, Dusun Gampung, Desa Kawo, Kecamatan Pujut, kemarin (11/05/22). 

Dipimpin langsung Ketua DPD PDI Perjuangan NTB, H Rachmat Hidayat, penanaman pohon buah produktif tersebut selanjutnya akan meluas dengan menyasar masjid di seluruh NTB.

“Kami ingin menggugah masyarakat untuk mengubah mindset tentang konsep memakmurkan masjid,” kata Rachmat. 

Ketua PDIP NTB menyerahkan bibit pohon buah

Selain mentradisikan umat memperbanyak shaf salat di masjid, ia juga mengajak umat menjadikan lingkungan masjid menjadi indah, sejuk, dan produktif.

Gerakan menanam pohon buah produktif di halaman masjid tersebut sebagai sebuah ikhtiar menyeimbangkan hubungan manusia dengan Sang Pencipta atau Hablum Minallah, dan hubungan manusia dengan sesamanya atau Hablum Minannas.

Memakmurkan masjid dalam konteks Hablum Minannas yaitu bagaimana menjaga masjid menjadi tempat yang indah, sejuk, dan produktif di tengah penurunan kualitas lingkungan hidup. 

BACA JUGA: Beasiswa NTB,  Gubernur Ingin Anak NTB Punya Mimpi Besar

Dalam hal ini, menanam pohon buah produktif di pekarangan masjid kata Rachmat, adalah cara terbaik.

“Manakala masjid menjadi indah dan sejuk, akan memikat masyarakat untuk lebih sering mengunjungi masjid dan memperbanyak shaf salat berjamaah. Dengan begitu, Hablum Minallah kita tetap terjaga,” tutur Rahmat.

Momentum dimulainya “tradisi baru” memakmurkan masjid yang diinisiasi PDIP di Bumi Gora ini, bersamaan dengan perayaan Bulan Bakti Bung Karno bulan Juni 2022 yang menandai lahirnya Pancasila, yang merupakan falsafah dan juga Dasar Negara.

“Dengan makin meluasnya masyarakat mengkonsumsikan buah lokal, ini adalah wujud kita saling menghidupi dan saling menyejahterakan,” imbuhnya.

Cara baru memakmurkan masjid ini pun disambut antusias oleh masyarakat. 

Masyarakat menyemut selepas Salat Ashar berjamaah, menunggu kehadiran Rachmat dan rombongan. 

Rachmat didampingi Anggota DPRD NTB H Ruslan Turmuzi, dan Anggota DPRD Lombok Tengah Suhaimi, yang juga Ketua DPC PDIP Lombok Tengah.

Di lokasi penanaman pohon tersebut, hadir pula Rektor Universitas Mataram Prof Bambang Hari Kusumo yang didampingi Prof Sukartono, pakar ilmu tanah dari Universitas Mataram yang merupakan warga asli desa setempat. 

Hadir pula Camat Pujut Lalu Sungkul, dan juga para kepala desa di Kecamatan Pujut.

Selain menanam pohon buah produktif di pekarangan masjid, Rachmat juga membagikan bibit buah lokal kepada masyarakat yang hadir untuk juga ditanam di pekarangan rumah. Bibit buah tersebut terdiri dari bibit manggis dan bibit rambutan. 

Masyarakat yang hadir juga mendapat bagian buah-buahan lokal yang segar, untuk bisa dikonsumsi dengan anggota keluarga di rumah.

Rachmat mengatakan, apa yang dilakukan tersebut sebagai bentuk menjalankan sila kedua dari Pancasila, yakni Kemanusiaan yang adil dan beradab.

BACA JUGA: NTB Mini Hadir di Polandia, Mempromosikan NTB ke Eropa

“Bung Karno mengajarkan bahwa Pancasila tidak terlepas dari hubungan kita dengansesama dan alam semesta,” kata Anggota DPR RI tiga periode ini.

Kondisi alam kita diramalkan ke depan suhu panas bisa mencapai 50 derajat karena hutan kita banyak yang sudah rusak. Padahal Bung Karno mengajarkan dilestarikan hutan. 

“Oleh karena itu saya membawa bibit buah,” katanya.     

Lokomotif Utama

Rachmat menegaskan, masjid harus menjadi lokomotif utama dalam melakukan gerakan tanam bibit pohon buah dalam menjaga keseimbangan lingkungan. 

Masyarakat juga diminta menyeimbangkannya dengan rajin menaman bibit pohon di pekarangan rumah mereka.

“Jika masyarakat mulai rajin menanam bibit buah lokal di pekarangan maupun di sepanjang lingkungan, kelak hasil buah lokal itu dapat dikelola dan dimanfaatkan secara kolektif maupun untuk mencukupi kebutuhan nutrisi dan vitamin rumah tangga,” katanya.

Jika masyarakat sudah memiliki buah lokal di lingkungan mereka, maka masyarakat tidak perlu jauh-jauh untuk sekadar membeli buah-buahan. 

Seperti masyarakat Desa Kawo, saat ini mesti membeli buah harus menempuh jarak yang jauh dari perkampungan mereka.

Setelah penanaman pohon buah produktif tersebut, nantinya PDIP NTB juga akan menanam pohon kurma di pekarangan masjid. Satu masjid akan ditanami dua buah pohon kurma. 

Saat ini, bibit kurma tersebut sedang dalam proses pemesanan di salah satu daerah budidaya bibir kurma di Pulau Jawa.

Rachmat berjanji akan memberikan bantuan senilai Rp 200 juta untuk pembangunan Masjid Al-Ikhlas. 

Selain itu, akses jalan tanah yang berlubang dan bergelombang menuju dusun tersebut, akan diperjuangkan untuk menjadi lebih layak sehingga memudahkan akses masyarakat.

bibit pohon buah dari kader PDIP NTB

Beberapa warga mengaku, bibit tanaman tersebut mungkin buahnya tidak akan dinikmati oleh mereka karena tak ada yang tahu umur setiap orang sampai kapan. 

Namun, mereka haqqulyakin, bahwa bibit tanaman tersebut kelak, manakala akan berbuah, akan dinikmati oleh anak dan cucu mereka.

Sementara itu, Rektor Universitas Mataram Prof Bambang Hari Kusomo mendapat kesempatan untuk menyosialisasi program Universitas Mataram di hadapan masyarakat yang hadir.

BACA JUGA: MXGP Samota, Persiapan Media Center Dimatangkan

Prof Bambang menjelaskan, Unram memiliki program mencari calon mahasiswa dari keluarga tidak mampu namun pintar untuk menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran. Nantinya calon mahasiswa tersebut akan dibebaskan dari kewajiban membayar uang pendaftaran dan SPP selama menempuh pendidikan di Unram.

Selain itu, mahasiswa tersebut akan dicarikan beasiswa untuk memenuhi kebutuhan belajar mereka.***

 




Beasiswa NTB, Gubernur Ingin Anak NTB Bermimpi Besar

Gubernur NTB memastikan, para penerima beasiswa NTB tanpa kewajiban untuk pulang mengabdi di daerah

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB memberikan kebebasan bagi para penerima beasiswa untuk berkarir di manapun mereka berada, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Para penerima beasiswa NTB itu tidak diwajibkan kembali mengabdi ke daerah. 

Gubernur NTB ingin penerima beasiswa punya mimpi besar
Gubernur Zulkieflimansyah

Hal tersebut menjadi cita-cita besar Bang Zul, sapaan Gubernur NTB, yang terus diperjuangkannya melalui program Beasiswa NTB selama masa jabatannya. 

“Saya ingin buat anak Nusa Tenggara Barat ini punya mimpi besar, bukan norak tapi wajar,” tutur Bang Zul.

BACA JUGA: NTB Mini Hadir di Polandia, Mempromosikan NTB ke Eropa

Ia mengatakan itu saat wawancara podcast bersama youtuber Ahmad Yani di Pendopo Gubernur NTB, Kamis (12/05/22).

Menurutnya, para penerima beasiswa NTB pun sukses membuktikan keberhasilan para putra-puti asal NTB. Misalnya, menjabat di berbagai organisasi nasional dan internasional.

Hal itu membuat anak NTB tak asing lagi menjadi publik figur dengan berbagai prestasi gemilangnya. 

Kini anak NTB sudah biasa berkiprah di kancah Nasional hingga Internasional. Itu membuktikan, jika anak daerah diberi kesempatan, waktu, dan treatment yang pas maka akan mampu menunjukan taringnya. 

BACA JUGA: Wagub NTB Sambut Peserta Latsditarda, Ini Pesannya

“Saya melihat SDM NTB itu sangat berbakat.  Kita sudah buktikan dengan treatment yang pas anak NTB pasti bisa,” kata gubernur. ***

 

 

 




NTB Mini Hadir di Polandia, Mempromosikan NTB ke Eropa

Hadirnya NTB Mini di Polandia akan memudahkan mengenalkan NTB ke masyarakat Eropa

MATARAM.lombokjournal.com ~ Hadirnya NTB Mini di Dolina Charlotty Resort & Spa (DCRS) Slupsk, Polandia, merupakan salah satu bentuk upaya untuk memperkenalkan NTB di Eropa.

Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah., M.Sc saat menerima audiensi dari  Konsul Kehormatan (Konhor) RI Designate, Mr. Miroslav Wawrowski di BIZAM, Rabu (11/05/22).

Menginisiasi NTB Mini
Gubernur Zulkieflimansyah menyambut Mr. Miroslav Wawrowski

“Mudah-mudahan dengan hadirnya NTB Mini di Poland akan lebih mudah kita mengenalkan NTB ke masyarakat di Eropa,” kata Gubernur.

Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB juga menyampaikan, nantinya di lahan seluas 5 s.d 10 ha, NTB Mini akan menampilkan beberapa pulau, tempat-tempat wisata, budaya serta UKM di NTB.

BACA JUGA: MXGP Samota, Persiapan Media Center Dimanatangkan

“Dengan NTB Mini kita akan menampilkan Pulau Lombok, Pulau Sumbawa, Pulau Moyo, 3 Gili, Rinjani, Tambora, Mandalika, dan lain-lain di lahan seluas 5 sampai dengan 10 ha.  Kita bisa menampilkan budaya dan UKM kita juga disana,” jelas Bang Zul.

Ia menambahkan, untuk mengisi waktu luang para mahasiswa asal NTB yang saat ini menempun pendidikan di Polandia juga dapat mengisi waktunya dengan bekerja di NTB Mini.

“Bahkan mahasiswa-mahasiswa kita asal NTB di Polandia bisa bekerja paruh waktu di NTB Mini ini,” imbuhnya.

Sebagai informasi, NTB Mini tersebut merupakan inisiasi dari Konsul Kehormatan (Konhor) RI Designate, Mr. Miroslav Wawrowski yang kemudian disambut baik oleh Gubernur NTB, Bang Zul.

BACA JUGA: Gubernur NTB Hadiri Halal Bihalal Keluarga InSPIRASI

Turut mendampingi Gubernur pada audiensi tersebut, yaitu Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Kepala Dinas Dikbud Provinsi NTB, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, Kepala Dinas Diskop & UMKM Provinsi NTB serta Kabinda NTB.*** 

 




Gubernur NTB Hadiri Halal Bihalal Keluarga InSPIRASI

Saat halal bihalal bersama Keluarga InSPIRASI, Gubernur NTB mengungkapkan, kadang ide besar muncul dalam diskusi sederhana

LOBAR.lombokjournal.com ~ Silaturahmi perlu dijaga karena besar manfaatnya, misalnya ide besar kerap muncul dalam diskusi-diskusi sederhana saat silaturahmi dilakukan. 

Gubernur NTB H. Zulkieflimansyah, M.Sc menyampaikan itu saat acara halal bihalal  keluarga besar inSPIRASI NTB di kediaman penggemar motor gede (moge) Paox Iben Mudhaffar, BTN Lantana Garden, Labuapi, Lombok Barat, Rabu (11/04/22).

BACA JUGA: MXGP Samota, Persiapan Media Center Dimatangkan

Gubernur NTB diskusi sederhana

“Terkadang, ide-ide besar itu muncul dalam diskusi-diskusi sederhana,” ungkap Gubernur Zul. 

Ia mengajak  semua pihak memperbanyak wadah bertukar pikiran, berdiskusi banyak hal hingga memberikan masukan kepada pemerintah.

“Karena itu mari kita perbanyak silaturrahim, berdiskusi hingga melakukan aksi-aksi nyata untuk kemajuan daerah,” kata Gubernur Zul yang didampingi  Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) NTB.

InSPIRASI merupakan lembaga yang berbadan hukum dengan nama Institut Perempuan untuk Perubahan Sosial (InSPIRASI). 

Visi lembaga itu mewujudkan masyarakat sipil, khususnya gerakan perempuan yang kuat untuk mempercepat terciptanya masyarakat yang berlandaskan prinsip keadilan gender, kesadaran ekologis, pluralis, transparan dan anti kekerasan.

BACA JUGA: Wagub NTB Sambut Peserta Latsitarda, Ini Pesannya

Sementara itu, Republik Syruput adalah forum diskusi besutan  Paox Iben Mudhaffar yang kerap menggelar diskusi-diskusi kreatif dan positif tentang berbagai isu. ***

 

 




MXGP Samota, Persiapan Media Center Dimatangkan

Jelang perhelatan MXGP Samota, media baik yang di Provinsi maupun di Sumbawa segera diinventarisir untuk pendaftaran akreditasi media

MATARAM.lombokjournal.com ~ Persiapan jelang balap Motocross Superbike MXGP di Samota Sumbawa terus dimatangkan, salah satunya terkait dengan pembangunan Media Center MXGP Samota.

Pembangunan Media Center ditujukan agar media lokal maupun nasional dapat terakomodir dengan baik saat event berlangsung.

Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB, Dr. Najamuddin Amy mengatakan, panitia penyelenggara tengah mempersiapkan segala kebutuhan media untuk keperluan Media Center MXGP Samota, termasuk perihal akreditasi media peliput.

Rapat persiapan media center MXGP Samota
Poppy Senduk

“Seluruh media baik itu yang ada di Provinsi maupun di Sumbawa khususnya harus segera diinventarisir untuk kebutuhan pendaftaran akreditasi media pada Media Center MXGP,” kata Najamuddin.

Ia mengatakan itu saat memimpin Rapat Lanjutan terkait Persiapan Media Center MXGP Samota secara virtual, Rabu (11/05/22).

BACA JUGA: Wagub NTB Sambut Peserta Latsitarda, Ini Pesannya

Najam menyarankan kepada pihak penyelenggara Sport Talenta Indonesia (STI) agar pendaftaran media dapat melalui satu sumber, sehingga tidak menyulitkan proses pendaftaran media lokal maupun nasional.

“Kalau bisa pendaftarannya bisa satu pintu, supaya tidak menyulitkan media lokal maupun nasional,” tambah Najam.

Ia berharap agar seluruh persiapan lancar dan perhelatan MXGP Samota dapat berjalan sukses seperti penyelenggaraan MXGP di tempat-tempat lain.

“Dengan senang hati kami sampaikan ucapan bahagia dan bangga atas kontribusi teman-teman semua.Kita doakan agat MXGP Samota sukses seperti MXGP di tempat lain,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Poppy Senduk dari pihak STI juga menyatakan, pihaknya akan segera menyelesaikan formulir pendaftaran media untuk kebutuhan akreditasi di Media Center.

“Minggu ini akan kami siapkan formulir dalam bahasa Indonesia agar seluruh media dapat terakomodir dengan baik. Proses awalnya yaitu mendaftar, mengisi formulir dan melengkapi dokumen-dokumen yang menjadi persyaratan” jelas Poppy.

BACA JUGA: Organisasi Persempuan Diajak Sukseskan Program Pemerintah di NTB

Bagi media yang telah mendaftar namun tidak lolos akreditasi, akan tetap mendapat bahan untuk peliputan.

“Kalau ada media yang tidak lolos akreditasi, tetap bisa dapat bahan beritanya dari kami,” imbuhnya.

Turut hadir dalam rapat tersebut yaitu, Ketua BPPD NTB, Sekretaris Dinas Kominfotik NTB dan Kabupaten Sumbawa, beberapa Pejabat Fungsional Kominfotik NTB dan beberapa stakeholders terkait. ***

 




Wagub NTB Sambut Peserta Latsitarda, Ini Pesannya 

Menyambut kedatangan para peserta Latsitarda, Wagub NTB berpesan agar mereka bisa berbaur dan berinteraksi dengan masyarakat di Lombok

LOBAR.lombokjournal.com ~ Para para peserta Latihan Integritas Taruna Wreda Nusantara (Latsitarda) Nusantara XLII tahun 2022, diharapkan bisa berbaur dan tinggal di rumah masyarakat di Lombok, dan berinteraksi langsung.

“Semoga lancar kegiatannya selama 1 bulan. Lombok itu indah insyaallah akan betah selama berkegiatan,” pesan Umi Rohmi sapaan akrab Wagub.

sA,BUTAN DARI wAGUB ntb

Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah yang didampingi Sekda NTB menyampaikan itu saat menyambut kedatangan para peserta Latsitarda Nusantara XLII tahun 2022. 

Ia meninjau para peserta taruna yang dibawa menggunakan KRI Banjarmasin 592 dan KRI Banda Aceh 593, di Pelabuhan Gili Mas Lombok Barat, Rabu (11/05/22).

BACA JUGA: MXGP Samota, Perrsiapan Media Center Dimatangkan

Lokasi kegiatan Latsitarda akan dilaksanakan di 4 Kabupaten di pulau Lombok, di antaranya Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Utara dan Lombok Barat. 

“Banyak kegiatan akan dilakukan baik fisik maupun no fisik seperti pembangunan musholla, sekolah dan kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya. Semuanya sudah ada program di masing-masing kabupaten,” kata wagub.

Sementara itu, Pimpinan rombongan dari akademi TNI, Letjen Bakti Bagus F berterimakasih kepada jajaran Pemerintah Provinsi NTB yang menyambut baik kedatangan para peserta pelatihan.

“Penerimaannya tadi sudah bagus, bahkan Ibu Wagub mengunjungi kapal untuk berinteraksi dan berkomunikasi langsung dengan para taruna, mudah-mudahan semuanya lancar karena rencananya akan langsung dibuka oleh panglima TNI,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Latsitarda Nusantara merupakan kegiatan integrasi yang dilaksanakan setahun sekali pada akhir pendidikan oleh taruna tingkat IV (akhir) Akademi Militer(Akmil), Akademi Angkatan Udara (AAU), Akademi Angkatan Laut (AAL) dan Akademi Kepolisian, sebelum mereka dilantik menjadi seorang perwira TNI dan Polri oleh Presiden Republik.

itti Rohmi Djalilah yang didampingi Sekda NTB menyampaikan itu saat menyambut kedatangan para peserta Latsitarda Nusantara XLII tahun 2022. 

Menunggu kedatangan Wagub NTB

Kegiatan Latsitarda yang akan digelar selama 1 bulan. 

Ini merupakan ketiga kalinya berlangsung di NTB. Sebelumnya, NTB pernah menjadi tuan rumah Latsitarda pada tahun 2012 lalu dan pada tahun 1995 silam. ***

BACA JUGA: Organisasi Perempuan di NTB Diajak Sukseskan Program Pemerintah

 




Halal Bihalal Tingkatkan Sinergi Eksekutif-Legislatif di KLU

Menurut Bupati Djohan Sjamsu, dengan acara halal bihalal diharapkan meningkatkan sinergi pihak eksekutif dan legislatif yang saling memberi masukkan, yang akan memajukan Lombok Utara 

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Bupati Lombok Utara, H.Djohan Sjamsu SH didampingi Wakil Bupati, Danny Karter Febrianto R ST M.Eng, menghadiri Halal Bihalal  di Ruang Sidang Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) KLU, Rabu (11/05/22).

Kepada  para Pimpinan DPRD dan anggota DPRD KLU, Bupati Djohan menyampaikan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

halal bihalal meningkatkan sinergi eksekutif-legislatif

Bupati menyinggung tentang perjalanan daerah Lombok Utara yang memasuki usia yang ke-14 di bulan Juli mendatang.

“Di usia yang ke 14 tahun, proses pembangunan terus kita lakukan seperti penyelesaian pembangunan RTG terus dalam proses. Selain itu juga dilakukan pembangunan kantor bupati sebagai ikon daerah kita, sedang berlangsung,” katanya.

BACA JUGA: Persiapan MXGP Samota, Matangkan Akomodasi dan Infrastruktur

Menurut bupati, dengan sinergi serta kerjasama yang baik, antara pihak eksekutif dan legislatif, yang saling memberikan masukkan untuk kemajuan daerah Lombok Utara ke depan.

“Saya ucapkan terima kasih pada multi pihak yang bersama sama bersinergi membangun daerah kita tercinta,” ucapnya.

Dan atas nama pribadi, bupati menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin.

Sementara Wakil Ketua II DPRD KLU Mariadi S.Ag menyampaikan, halal bihalal sebagai ruang brainstorming dan bersilaturahmi saling memaafkan.

“Kegiatan ini penting karena mungkin selama berinteraksi terjadi kesalahpahaman di antara kita semua,” ucapnya.

Program yang dilakukan oleh pemerintah dapat menghasilkan kebaikan untuk kita semua oleh karena perlu saling memberikan dukungan. 

Menurutnya, ada ruang kita berbeda pendapat namun menyamakan pendapat antara eksekutif dan legislatif menjadi kekuatan membangun daerah.

“Saya menyambut baik kegiatan ini seraya berharap terus dilakukan guna sering bersama, hal yang kecil kita diskusikan bersama maka output menjadi sesuatu yang baik,” katanya.

Mewakili pimpinan DPRD dan anggota DPRD KLU Mariadi, menyampaikan mohon maaf lahir dan batin. 

BACA JUGA: Predikat WTP ke Delapan untuk Pemda Lombok Utara

Dalam kegiatan halal bihalal itu, tam[ak hadir sejumlah pejabat Pemda di antaranya, Pj. Sekda KLU Anding Duwi Cahyadi S. STP, MM, Pabung Dandim 1606 Mataram Letkol Ibnu Haban, para Kepala Perangkat Daerah, Kapolsek Tanjung dan sejumlah undangan lainnya.

***

 




Lombok FC Mentereng, Bangun Fasilitas Lapangan Sepakbola 

Lombok FC satu-satunya klub sepakbola di NTB yang memiliki fasilitas komplet

MATARAM.lombokjournal.com ~ Lombok Football Club (Lombok FC) kian memantapkan eksistensinya sebagai klub sepakbola profesional di Bumi Gora. 

Klub sepakbola yang didirikan Anggota DPR RI dari Dapil NTB-2/P. Lombok, H. Bambang Kristiono, SE (HBK) ini, kini sedang membangun lapangan sepakbola milik sendiri, yang menjadikan Lombok FC sebagai satu-satunya klub sepakbola di NTB yang memiliki fasilitas komplet.

Groundbreaking pembangunan lapangan sepakbola Lombok FC tersebut digelar Selasa (10/05/2022) sore. Lapangan sepakbola tersebut berlokasi di Penghulu Agung, Kec. Ampenan, Kota Mataram.

 Lapangan yang akan disiapkan dengan rumput standar internasional ini, ditargetkan rampung dalam enam bulan ke depan.

peletakan batu pertama pembangunan lapangan Lombok FC

“Fasilitas training ground ini sangat penting bagi pembinaan dan pengembangan Lombok FC ke depan. Paling tidak, dengan adanya fasilitas lapangan ini, tim pelatih maupun manajemen Lombok FC dapat berkonsentrasi penuh dalam mempersiapkan skuad intinya untuk berlaga di Liga 3 NTB tahun ini, dan in syaa Allah akan tembus di Liga 2 Nasional tahun depan,” kata HBK dalam sambutan yang menandai dimulainya pembangunan.

Groundbreaking ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Komisaris Independent Lombok FC, Hj. Dian HBK. 

BACA JUGA: Persiapan MXGP, Matangkan Akomodasi dan Infrastruktur

Kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng nasi kuning sebagai wujud rasa syukur atas terlaksananya pembangunan lapangan sepakbola tersebut.

Hadir dalam groundbreaking ini tim pelatih dan manajemen Lombok FC, dan juga pimpinan DPRD dan anggota Fraksi Gerindra dari DPRD Provinsi NTB dan juga DPRD Kabupaten/Kota di P. Lombok.

Adapun pimpinan proyek pembangunan lapangan sepakbola Lombok FC ini dipercayakan kepada Ketua DPC Partai Gerindra Kota Mataram, ABD Rahman.

HBK sendiri menyampaikan rasa syukur dan gembiranya, training ground Lombok FC tersebut sudah mulai dibangun. 

Presiden/CEO Lombok FC ini berharap, seluruh proses pembangunan bisa berjalan sesuai tahapan dan rencana. Sehingga fasilitas lapangan sepakbola klub tersebut dapat rampung tepat waktu.

“Sudah menjadi tekad kuat dalam hati saya dan keluarga, untuk menjadikan Lombok FC ini sebagai klub sepakbola yang bukan hanya menjadi kebanggaan dan kecintaan masyarakat P. Lombok, tapi juga masyarakat NTB,” kata HBK.

Untuk sampai pada tahapan tersebut, Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini menegaskan, selain memiliki pemain-pemain yang berkualitas, Lombok FC juga harus didukung dengan fasilitas pendukung yang memadai, dimana pembangunan lapangan sepakbola ini menjadi salah satunya. 

Sehingga melengkapi pembangunan mess pemain dengan segala fasiltiasnya yang telah lebih dahulu rampung, penyiapan armada angkutan bus-bus Lombok FC dan lain-lain. 

Mess untuk para pemain Lombok FC berlokasi di Jalan Lingkar Selatan, Kota Mataram, dan kini sudah siap ditempati skuad inti Lombok FC yang akan menjalani pemusatan latihan atau training center tahap kedua pada pertengahan bulan ini.

BACA JUGA: Organisasi Perempuan Diajak Bantu Sukseskan Program Pemerintah

Dalam kesempatan tersebut, politisi Partai Gerindra ini juga menyampaikan bahwa training center Lombok FC sudah siap digelar kembali, setelah seluruh pemain selesai menjalani libur Hari Raya Idul Fitri. 

Proses training center tahap pertama sudah berlangsung selama 1,5 bulan dengan diikuti 23 pemain. Namun, untuk training center lanjutan, sebanyak 8 pemain berdasarkan hasil evaluasi dari tim pelatih dan manajemen Lombok FC, tidak akan melanjutkan training centernya karena berbagai pertimbangan.

Delapan pemain tersebut, kata HBK, untuk yang berasal dari P. Lombok, akan dititipkan dan untuk sementara memperkuat klub sepakbola PS Garuda Muda, yang merupakan “brother’s club” Lombok FC di Pulau Seribu Masjid. 

PS Garuda Muda juga akan berlaga di kompetisi Liga 3 NTB tahun 2022 ini, dan operasional klub ini juga akan mendapat subsidi dari Lombok FC.

Sementara itu, untuk yang berdomisili di P. Sumbawa, akan dititipkan dan bermain di klub Lebah FC, yang juga merupakan “brother’s club” Lombok FC di P. Sumbawa. Seperti halnya PS Garuda Muda, klub sepakbola Lebah FC juga akan berlaga di kompetisi Liga 3 NTB tahun ini dan rencananya juga mendapat subsidi dari Lombok FC dalam operasionalnya.

Perekat Semua Kepentingan

Selanjutnya, HBK menekankan, Lombok FC akan bisa menjadi tools atau alat perekat bagi semua kepentingan di Bumi Gora. Apapun suku, apapun warna baju, apapun asal muasal, serta apapun agamanya, melalui Lombok FC, semua elemen tersebut harus dapat melebur menjadi satu, bersatu untuk saling membesarkan. 

Kiprah Lombok FC kedepan,  diharapkan mampu mengukir prestasi menjadi klub sepakbola kebanggaan bagi warga NTB sehingga bisa bersaing pada level yang lebih tinggi.

“Di Lombok FC, tidak boleh lagi ada istilah anti atau tolak caleg impor, itu rasis dan sudah tidak sesuai lagi dalam kehidupan demokrasi seperti yang kita terus perjuangkan selama ini,” tandas HBK dengan penuh canda yang disambut tepuk tangan dan gelak tawa hadirin yang hadir.

HBK bertekad untuk menjadikan Lombok FC sebagai lokomotif kebangkitan sepakbola NTB.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Operasional atau COO Lombok FC, Fabio Olievera merasa surprise dengan adanya groundbreaking lapangan sepakbola Lombok FC tersebut. Keberadaan lapangan ini, kata bintang sepakbola asal Brasil tersebut, akan menjadi salah satu fasilitas penting yang menunjang efektivitas latihan dan memudahkan Lombok FC melakukan pembinaan kepada pemain.

“Enam bulan dari sekarang, lapangan sepakbola Lombok FC ini sudah akan efektif untuk sama-sama kita gunakan,” kata pelatih sepakbola berlisensi A AFC asal Brazil tersebut.

Pelatih Kepala Lombok FC, Coach Jessie Mustamu menambahkan, dalam dua bulan pelaksanaan training center tahap pertama, pola latihan para pemain Lombok FC memang masih agak terganggu karena faktor berpindah-pindahnya lapangan tempat latihan. Sehingga efektivitas berlatih pemainpun menjadi kurang maksimal.

Memotong nasi kuning menandai pembangunan lapangan Lombok FC

“Dengan adanya lapangan sepakbola milik sendiri, nantinya ini bisa menunjang proses latihan pemain secara optimal,” ujar Coach Yessie yang sangat antusias menyambut pembangunan lapangan sepakbola Lombok FC tersebut.

BACA JUGA: Predikat WTP ke Delapan untuk Pemda Lombok Utara

Yessi menekankan, sebagai klub sepakbola Liga 3, manajemen Lombok FC patut mendapat apresiasi luar biasa. Sebab, komitmen dan tekad mengembangkan Lombok FC sebagai klub sepakbola profesional benar-benar sungguh-sungguh diwujudkan.

“Saya rasa dari semua klub Liga 3 yang ada, baru Lombok FC yang serius mewujudkan lapangan bola sendiri untuk pemain-pemainnya,” imbuh Coach Yessie Mustamu.***

 




Organisasi Perempuan NTB Diajak Sukseskan Program Pemerintah

Organisasi perempuan diharapkan jadi garda terdepan ajak masyarakat melestarikan lingkungan

LOBAR.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, M.Pd., berharap peran organisasi wanita di Provinsi NTB dapat membantu menyukseskan berbagai program pemerintah. 

Di antaranya pemberdayaan ekonomi, pelestarian lingkungan dan pencegahan stunting.

organisasi perempuan diajak bantu program pemerintah
Wagub Sitti Rohmi

“Saya sangat yakin organisasi perempuan bisa membantu program – program di NTB, termasuk juga pemberdayaan ekonomi. Wanita – wanita yang berdaya yang bisa menghasilkan sesuatu, yang bisa memberikan manfaat bagi dirinya, keluarganya, umat, bangsa dan negara,” tutur Ummi Rohmi.

Ia mengatakan itu saat memberikan sambutan dalam Halal Bihalal bersama yang tergabung dari Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), DPD Perempuan Indonesia Maju (PIM) NTB, Puantiara Lombok, Majlis Ta’lim Nur – Raudoh dan Perempuan Bintang Keluarga (Puan Tang – Ga). 

BACA JUGA: Persiapan MXGP, Matangkan Akomofasi dan Infrastruktur

Pada acara yang bertajuk “Mempererat dan Senantiasa Menjaga Silaturahmi” yang berlangsung di Hotel Aruna, Selasa (10/05), Ummi Rohmi juga memberikan perhatian pada kampanye pengelolaan limbah rumah tangga. 

Ia berharap agar seluruh organisasi perempuan di NTB agar dapat menjadi garda terdepan dalam mengajak masyarakat untuk terus melestarikan lingkungan, dengan cara menjaga kebersihan dan memilah sampah yang dilakukan mulai dari rumah. 

“Kita sangat berharap agar IWAPI bersama dengan seluruh organisasi perempuan yang lainnya  berada didepan untuk bagaiamana kita sama – sama mengkampanyekan  agar ibu – ibu dirumah dapat melakukan pemilahan sampah dari rumah,” jelasnya.

Adanya sampah bukan menjadi suatu musibah, melainkan sumberdaya apabila dari awal sudah dilakukannya pemilahan sampah, sehingga sampah organik dapat menjadi pupuk dan sampah anorganik dapat diolah di Bank Sampah.

Selain itu, Ummi Rohmi juga membahas terkait masalah stunting di Provinsi NTB, saat ini pendataan balita stunting di NTB dapat dilakukan di puskesmas by name by address.

BACA JUGA: Peran BKAD di Balik Opini WTP untuk Lombok Utara

“Alhamdulillah di NTB ada program revitalisasi posyandu, sekarang kasus stunting di NTB sudah terdata secara by name by address, jadi semua posyandu di NTB memiliki data balita stunting. Kemudian data itu di input dipuskesmas, sehingga kita sudah 100 persen dapat menginput data stunting tersebut, di NTB datanya sebanyak 19,23 persen, jadi kalau selama ini kita mendapatkan data sebanyak 33 persen atau 34 persen itu didapatkan dari data survey yang dilakukan 5 tahun sekali,” ungkapnya.***

 

 




Persiapan MXGP, Matangkan Akomodasi dan Infrastruktur  

Jelang perhelatan bulan Juni, persiapan MXGP tinggal mematangkan persiapan akomodasi dan infrastruktur

MATARAM.lombokjournal.com ~ Persiapan MXGP di Samota, Sumbawa on the track, tinggal beberapa hal yang perlu diupdate dan dimatangkan persiapannya, khususnya pada sektor akomodasi dan infrastruktur.

Hal itu disampaikan Komandan Lapangan Motocross Grand Prix (MXGP) Samota Sumbawa, Ir. H. Ridwan Syah, MTP, saat rapat bersama dengan Pemerintah Provinsi NTB dan Kabupaten Sumbawa, jelang perhelatan MXGP pada bulan Juni,  di Kantor Dinas PUPR Provinsi NTB, Selasa (10/05/22).

Kadis PUPR tersebut membahas mengenai update persiapan dari semua sektor yang ada.

Mematangkan persiapa MXGP
Ridwansyah

“Hari ini kita akan update perkembangan untuk semua sektor, karena perhelatan MXGP sudah di depan mata,” ungkap Riswan Syah.

Saat rapat berlangsung, Dae Iwan panggilan akrab Kadis PUPR, menyebut terdapat beberapa hal yang perlu diupdate dan dimatangkan persiapannya, khususnya pada sektor akomodasi dan infrastruktur.

Pihaknya akan menyiapkan beberapa cara guna mengantisipasi kurangnya akomodasi. Di antaranya camping ground dan menggunakan kapal laut sebagai penginapan.

BACA JUGA: Organisasi Perempuan Diajak Sukseskan Program Pemerintah

“Hal tersebut akan coba kami terapkan, mudah-mudahan dapat mengatasi kekurangan akomodasi,” harapnya.

Mengenai sektor infrastruktur harus segera ditentukan titik lokasi fasilitas publik seperti lahan parkir, stand UMKM dan lain-lain. 

Jika hal ini sudah dipastikan maka keperluan-keperluan pada sektor lain akan mengikuti.

“Jika hal ini sudah dipastikan, maka langkah selanjutnya adalah mempersiapkan SDMnya, UMKM lokal dan keperluan-keperluan lainnya,” katanya.

Dae Iwan berharap dengan segala persiapan di seluruh sektor yang ada, menyamakan persepsi dan koordinasi merupakan hal yang sangat diperlukan.

“Untuk semua sektor ini kita harus menyamakan suara atau persepsi, baik dari Pemrov NTB, Pemkab Sumbawa, pihak promotor STI dan SEG, hal ini sangat perlu dipersiapkan dengan matang,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumbawa, Dewi Noviany, S.Pd., M.Pd., menyatakan kesiapannya dalam mensukseskan event MXGP ini. Untuk update semua sektor pihaknya akan selalu berkoordinasi dengan Pemrov NTB.

“Kami akan update perkembangannya, khususnya pada akomodasi,” kata Noviany.

Untuk kekurangan akomodasi pihaknya telah menyiapkan lahan untuk camping ground guna mengantasipasi kurangnya akomodasi tersebut. 

“Untuk itu saya berharap, kita disini harus satu bahasa dan pemahaman demi mensukseskan event MXGP ini,” katanya.

BACA JUGA: Predikat WTP ke Delapan untuk Pemda Lombok Utara

Sedikit informasi, hari ini tim Infront telah datang dan akan melakukan pengawalan. Promotor MXGP ini akan memastikan pembangunan Sirkuit MXGP Samota selesai pada dua pekan sebelum 26 Juni 2022. ***