Kesehatan Anda Terungkap dari Tanda-tanda di Mata

Sejumlah masalah kesehatan bisa dideteksi hanya dengan melihat mata

Barbara Pierscionek. Professor and Deputy Dean, Research and Innovation, Anglia Ruskin University

lombokjournal.com ~ Tanda-tanda awal penyakit Alzheimer dan kondisi neurologis lainnya, sekarang bisa dideteksi melalui satu aplikasi smartphone yang dikembangkan para ilmuwan di University of California, San Diego.

Aplikasi ini menggunakan kamera inframerah dekat ponsel untuk melacak perubahan ukuran pupil (biji mata) seseorang pada tingkat sub-milimeter. Pengukuran ini kemudian dapat digunakan untuk menilai kondisi kognitif orang tersebut.

Seiring berkembangnya teknologi, mata bisa jadi semakin berguna sebagai alat untuk mendiagnosis segala macam penyakit dan kondisi. Sebab, lantaran sifatnya yang transparan, mata membutuhkan metode pemeriksaan yang jauh lebih sedikit daripada bagian tubuh lainnya.

Bahkan, tanpa bantuan teknologi, sejumlah masalah kesehatan bisa dideteksi hanya dengan melihat mata. Berikut beberapa tanda peringatannya.

Ukuran pupil

Pupil (biji mata) merespons cahaya secara cepat, menjadi lebih kecil di lingkungan yang terang dan lebih besar dalam kondisi redup. Respons yang lamban atau tertunda dalam ukuran pupil dapat menunjukkan beberapa penyakit yang dapat mencakup kondisi serius seperti penyakit Alzheimer, serta efek dari obat dan bukti penggunaan obat. Pupil yang melebar sering terjadi pada mereka yang menggunakan obat stimulan, seperti kokain dan amfetamin. Pupil yang sangat kecil dapat terlihat pada pengguna heroin.

BACA JUGA: Gebyar Budaya 2022, Momentum Berziarah ke Masa Lalu

Mata memerah atau menguning

Kesehatan dari bentuk mata
Sklera kuning adalah kemungkinan tanda penyakit hati. sruilk/Shutterstock

Perubahan warna sklera (“bagian putih mata”) menunjukkan bahwa ada sesuatu yang tidak beres. Mata berwarna merah darah dapat dipicu oleh alkohol berlebih atau penyalahgunaan obat. Ini juga dapat disebabkan oleh iritasi atau infeksi yang, dalam banyak kasus, berlalu dalam beberapa hari.

Jika perubahan warna terjadi terus-menerus, itu bisa menandakan infeksi yang lebih serius, peradangan, atau reaksi terhadap lensa kontak. Dalam kasus ekstrem, mata merah menunjukkan glaukoma, penyakit jahat yang dapat menyebabkan kebutaan.

BACA JUGA: Gelar Event Internasional, Semua Pihak Diminta Berbenah

Ketika sklera menjadi kuning, ini adalah tanda yang paling jelas dari jaundice (penyakit kuning) dan hati yang sakit. Penyebab yang mendasari penyakit kuning sangat bervariasi. Mereka termasuk peradangan hati (hepatitis), kondisi genetik atau autoimun, dan obat-obatan tertentu, virus atau tumor.

Bintik merah

Bintik merah darah pada bagian putih mata (perdarahan subkonjungtiva) dapat terlihat menakutkan dan selalu merupakan akibat dari pembuluh darah kecil yang pecah. Sering kali, tidak ada penyebab yang diketahui, dan bisa menghilang dalam beberapa hari.

Namun, gejala itu juga bisa menjadi indikasi tekanan darah tinggi, diabetes, dan gangguan pembekuan darah yang menyebabkan pendarahan berlebihan. Obat pengencer darah seperti aspirin juga bisa menjadi penyebabnya, dan jika masalah sering terjadi, mungkin menyarankan agar dosisnya ditinjau ulang.

Cincin di sekitar kornea

Lingkaran putih atau abu-abu di sekitar kornea sering dikaitkan dengan kolesterol tinggi dan peningkatan risiko penyakit jantung. Itu juga dapat mengungkapkan alkoholisme dan kadang-kadang terlihat di mata orang tua, itulah sebabnya nama medisnya adalah arcus senilis atau arkus kornea.

Benjolan Lemak

Terkadang fitur paling mengkhawatirkan yang bisa muncul di mata sebenarnya adalah yang paling jinak dan mudah diobati. Suatu benjolan lemak kekuningan yang dapat muncul di bagian putih mata adalah pinguecula (diucapkan pin-GWEK-you-la), timbunan kecil lemak dan protein yang dapat dengan mudah diatasi dengan obat tetes mata atau dihilangkan dengan operasi sederhana.

Suatu pterygium (dibaca turrijium) yang muncul sebagai pertumbuhan merah muda di atas putih mata tidak berbahaya bagi penglihatan sampai mulai tumbuh di atas kornea (bagian mata yang berwarna).

Untungnya, pterigia tumbuh sangat lambat. Seperti pinguecula, itu dapat dengan mudah dihilangkan. Memang, itu harus dihilangkan dengan baik sebelum mencapai kornea. Jika dibiarkan terus tumbuh, pterigium akan membentuk “film” buram di atas kornea yang akan menghalangi penglihatan. Salah satu faktor penyebab utama pinguecula dan pterigium diyakini adalah paparan kronis sinar ultraviolet dari Matahari.

Pinguecula adalah pertumbuhan menonjol kekuningan pada konjungtiva. sruilk/Shutterstock 

Mata melotot

Mata yang menonjol bisa menjadi tanda masalah tiroid, seperti penyakit Graves

 

Mata yang menonjol dapat menjadi bagian dari fitur wajah yang normal, tapi ketika mata yang sebelumnya tidak menonjol mulai menonjol ke depan, penyebab yang paling jelas adalah masalah pada kelenjar tiroid. Ini membutuhkan perhatian medis. Satu mata yang menonjol dapat disebabkan oleh cedera, infeksi atau, lebih jarang, tumor di belakang mata.

BACA JUGA: Oknum Saudagar Kibuli Petugas PMK di KLU

Kelopak mata bengkak atau berkedut

Kelopak mata juga bisa menunjukkan banyak penyakit. Mayoritas terkait dengan kondisi kecil kelenjar di kelopak mata. Kondisi umum adalah tembel atau bintil di tepi pelupuk mata atau kalazion_, yang muncul sebagai benjolan merah di bagian atas.

Dalam kasus yang lebih jarang, kelopak mata bawah dan disebabkan oleh kelenjar minyak yang tersumbat. Bintilan biasanya hilang dengan sendirinya atau dengan kompres hangat. Jika terus berlanjut, perlu dihilangkan dengan prosedur sederhana.

Kelopak mata yang berkedut (miokimia okular) bisa menjadi iritasi, bahkan memalukan, dan seringkali terasa jauh lebih buruk daripada yang terlihat. Dalam kebanyakan kasus, gejala ini sama sekali tidak berbahaya dan dapat dikaitkan ke stres, ketidakseimbangan nutrisi, atau terlalu banyak mengkonsumsi kafein.***

 

sumber: The Conversation

 




Gelar Event Internasional, Seluruh Elemen Diminta Berbenah 

Melakukan gelar event internasional tidak gampang, seluruh elemen harus melangkah dengan hal-hal baru

MATARAM.lombokjournal.com ~ Agar dapat menyelenggarakan event berskala internasional, seluruh infrastruktur, akomodasi, serta pelayanan harus memiliki standar internasional. 

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengatakan itu saat membuka acara Halal Bihalal yang diselenggarakan Ikatan Keluarga Sumbawa (IKS), Minggu (22/05/22) di Gedung Graha Bhakti kantor Gubernur NTB.\

Gubernur NTB HALAL BIHALAL bersama Ikatan Keluarga Sumbawa

“Terkadang dalam melakukan perubahan harus kita lakukan dengan paksa,” katanya.

Menururtnya. untuk menjajakan daerah kita butuh kerja keras bersama.

BACA JUGA: Pemda KLU Sosialisasikan Pembebasan Pengerjaan Jalan Nasional

Ia menuturkan, dalam menyelenggarakan event internasional tidak segampang seperti saat menyaksikannya saja.

Tapi seluruh elemen harus mulai berbenah, dan merubah cara-cara kebiasaan lama untuk memulai melangkah dengan hal-hal baru.

Pada kesempatan itu, Bang Zul menyampaikan apresiasinya terhadap terselenggara acara halal bihalal.

Melalui kegiatan rutin pengajian seperti in,i warga Sumbawa di Mataram dapat menjaga dan memelihara silaturahmi antara sesama Sumbawa.

Bang Zuk saa itu menyerahkan Surat Keputusan (SK) pemberian hak pengelolaan lahan Makam kepada IKS Mataram yang terletak di Mapak Indah, lingkungan Mapak, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.

Hadir seluruh tokoh dan Masyarakat Sumbawa yang telah lama tinggal menetap di Matraman. Acara itu juga dihadiri Forum Keluarga, Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa Sumbawa (FKPPMS) Mataram.

Ketua IKS, Subhan Abdullah Acim saat membuka acara mengatakan, berterima kasih kepada seluruh keluarga besar masyarakat Sumbawa yang berada di Mataram. 

Mereka menyempatkan hadir dalam kegiatan rutin IKS yang saat ini dirangkaikan dengan Halal Bihalal bersama Gubernur NTB.

BACA JUGA: Kesehatan Anda Terungkap dari Tanda-tanda di Mata

“Setelah beberapa tahun tidak menyelenggarakan halal bihalal akibat situasi Covid-19, maka hari ini kita baru beradaptasi untuk mulai mencoba menyelenggarakan kembali, ” kata Subhan Abdullah. ***

 




Gubernur NTB Hadiri Peletakan Batu Pertama Masjid Nurul Yaqin

Peletakan batu pertama Masjid Nurul Yakin selain dihadiri Gubernur NTB juga tampak hadir Bupati Lotim

LOTIM.lombokjournal.com ~ Peletakan batu pertama Masjid Nurul Yaqin di Desa Masbagik Utara, Kec. Masbagik, Kab. Lombok Timur, Minggu (22/05/22), berjalan khidmat dan lancar. 

Dalam acara itu hadir Gubernur NTB, Zulkieflimansyah dan Bupati Lombok Timur, H. M. Sukiman Azmy.

Gubernur NTB melakukan peletaKAN BATU PERTAMA

“Hari ini bersama Bupati Lombok Timur di Masbagik di acara Peletakan Batu Pertama Masjid Nurul Yaqin. Walau sedikit terlambat acara tetap berlangsung khidmat dan lancar,” kata Gubernur.

BACA JUGA: Gebyar Budaya 2022, Momentum Berziarak ke Masa Lalu

Sebelumnya, pengurus Masjid Nurul Yaqin Masbagik sempat mengungkapkan keinginan warganya, yang dikatakan merindukan sosok Gubernur Zul agar bisa hadir secara langsung pada acara Peletakan Batu Pertama.

Karena itu, salah satu warga yang ikut menghadiri acara tersebut, Kispul Haeroni menyampaikan rasa syukurnya atas kehadiran tokoh-tokoh luar biasa seperti Gubernur dan Bupati.

“Ground Breaking Pembangunan Masjid Nurul Yaqin Desa Masbagik Utara Baru Kec.Masbagik yang dilakukan oleh Gubernur NTB dan Bupati Lombok Timur, Alhamdulillah, sukses penuh berkah,” ungkap Kispul. ***

BACA JUGA: Santri Manba’ul Qur’an Didorong Belajar ke Luar Negeri

 




Oknum Saudagar Kibuli Petugas Pangawas PMK di KLU 

Petugas yang memantau lalu lintas hewan ternak untuk pernularan penyakit mulut dan kuku (PMK) di Tanjung, KLU,  hampir dikibuli oknum saudagar sapi

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Oknum saudagar nakal asal Mataram, yang mencoba kibuli petugas PMK (penyakit mulut dan kuku) yang tengah memantau lalu lintas hewan ternak.

Saat masuk di wilayah Kabupaten Lombok Utara, menjadi perhatian pengunjung Pasar Hewan Tanjung, Minggu (20/05/22).

Oknum saudagar sapi coba kibuli pertugas

Pasalnya, oknum tersebut saat diperiksa sapi bawaannya oleh petugas PMK Kabupaten Lombok Utara, mengaku sapi miliknya dari Telok Kombal Desa Malaka Kecamatan Pamenang KLU. 

BACA JUGA: Gebyar Budaya 2022, Momentum Berziarah ke Masa Lalu

Padahal sejak dalam perjalanan dari Mataram, salah satu petugas PMK, drh. Gilang Kala Maulana sudah curiga, oknum saudagar itu melanggar aturan.

Sebab sapi ternak yang dibawa oknum sudah pernah transaksi di pasar hewan Selagalas Mataram. 

Akhirnya, pelaku pun mengaku perbuatannya dan langsung di paksa kembali ke daerah asal di Mataram, kata Gilang pada media ini. 

Sebagai informasi, Dinas Ketehanan Pangan,Pertanian, Perkebunan dan Perikanan hari Minggu (20/05/22) menutup sementara pasar hewan yang ada di Dusun Bengkoang Desa Sokong Kecamatan Tanjung. 

Termasuk menutup di pasar ternak yang ada di Tampes Kecamatan Kayangan, terhitung 25 Mei s/d 15 Juni 2020.  

Penutupan sementara itu dilakukan sejak pemberlakuan pembatasan gerakan lalu lintas ternak sapi, kerbau, kambing dan babi di wilayah Kabupaten Lombok Utara sebagaimana surat yang di keluarkan oleh Dinas Ketehanan Pangan,Pertanian, Perkebunan dan Perikanan Tresnahdi, S.Pt, Nomor . 524/290/DKP3/V/2022 tertanggal 20 Mei 2022. 

Daging sapi kurang diminati

drh. Gilang menambahkan, kalau di Lombok Barat pemberlakuan PMK cukup ketat, dimana Pemda Lombok Barat melalui OPD terkait sudah memfasilitasi seluruh petugas IB (Insiminasi Buatan). 

Mereka di kumpulkan di suatu tempat, dan seluruh alat Gan IB diisita untuk sementara. lantaran larangan sementara melayani IB selama pemberlakuan PMK.

“Demikian halnya Daging sapi selama PMK kurang diminati meski turun harganya turun,” tuturnya.

Kepala UPTD Tanjung Aki Suharti,S. Pt menuturkan, hingga hari Minggu jumlah sapi yang beredar di pasar hewan Tanjung dalam satu Minggu berkisar 600 ekor dan belum ada tertular PMK.

Menjawab pertanyaan wartawan media ini tenteng adanya penyebab sapi mati di dusun Monggal Desa Genggelang Kecamatan Gangga, akibat terlilit tali bawaan dan bukan karena PMK. 

Aki Suharti juga sekaligus menjawab berita Hoax di media sosial (FB) yang menyebarkan isu sapi mati di Dusun Monggal Desa Genggelang Kecamatan Gangga. 

“Sapi mati di Monggal bukan penyebabnya karena PKM, melainkan karena terlilit tali saat di tambah di kebun pemilik,” jelas Aki Suharti.

BACA JUGA: Santri Manbaul Qur’an Didorong Belajar ke Luar Negeri

Penyampaian Aki Suhardi dibenarkan oleh Kabid Peternakan, drh Sarudi. Ia menambahkan pihaknya sudah datangi pemiliknya bersama bawahannya, Sopian,S.pt. 

Meski demikian, drh. Sarudi berharap kepada seluruh petenak tetap mematuhi PMK sampai pemerintah mengatakan bebas PMK, ungkapnya.***

 




Gebyar Budaya 2022, Momentum Berziarah ke Masa Lalu 

Bagi masyarakat NTB, Gebyar Budaya 2022 merupakan kesempatan melihat kekayaan budaya di seluruh Indonesia

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gebyar Budaya Tahun 2022 yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan Balai Pelestaraian Nilai Budaya (BPNB), akan menciptakan tali persaudaraan dan persahabatan yang erat antar penggiat-penggiat budaya.

Gubernur NTB,  Zulkieflimansyah mengatakan itu saat membuka Gebyar Budaya Tahun 2022 di Taman mayura, Mataram, Sabtu (21/05/22), 

Gubernur menyambut baik dan mengapresiasi yang setinggi-tingginya kegiatan Gbyar Budaya, yang dihadiri seluruh perwakilan BPNB se-Indonesia, yang memperkenalkan budayanya masing-masing.

Gubernur di BPNB Aceh usai membuka Gebyar Budaya 2022

“Ini merupkan momentum yang tepat untuk seluruh masyarakat khususnya NTB untuk berziarah ke masa lalu melihat kekayaan budaya di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

BACA JUGA: Membaca Sastra, Alternatif Menangkal Terorisme dan Radikalisasi

“Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini akan menciptakan persaudaran dan persahabatan yang erat bagi penggiat-penggiat budaya yang hadir atau mengikuti acara ini dan tak lupa juga jadikan NTB ini sebagai rumah teman-teman semuanya,” katanya.

Ketua Panitia Gebyar Budaya Tahub 2022, I Made Dharma Suteja dalam laporannya menyampaikan, kegiatan Gebyar Budaya ini mengambil tema “Rajutan Keberagaman Budaya Untuk Indonesia Maju”.

Gebyar Budaya tahun 2022 diselenggarakan selama 3 (tiga) hari, pada 21-23 Mei 2022 di sekitar area Taman Mayura, Mataram. 

Ia menjelaskan, terdapat beberapa kegiatan utama Gebyar Budaya di tahun ini.

“Yang pertama ada Pamong Budaya, Pergelaran Seni yang diadakan setiap malamnya, Pameran Budaya, Pameran Kuliner dan Permainan Tradisional,” terangnya.

Perlu diketahui tak hanya rangkaian acara yang menarik disajikan oleh Gebyar Budaya Tahun 2022, namun terdapat juga stand UMKM lokal yang menyajikan mulai dari tenun, souvenir, hingga makanan khas daerah Provinsi NTB.

BACA JUGA: Santri Manba’ul Qur’an Didorong Belajar ke Luar Negeri

Turut hadir dalam kegiatan ini, Ketua Dekranasda NTB, Kepala Dinas Pendidikan & Kebudayaan Provinsi NTB dan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB. ***

 

 




Golkar, Gerindra dan PDIP NTB Sejalan dalam Pilkada 2024

Ini prediksi MI6, baik Partai Golkar, Gerindra dan PDIP NTB, sudah saling memahami maksud menyongsong Pilkada 2024

MATARAM.lombokjournal.com ~ Kemesraan Politik antara Partai  Gerindra NTB , PDIP NTB dan Partai Golkar NTB diprediksi berlanjut  hingga Pilkada Serentak di NTB 2024. 

Direktur Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6, Bambang Mei Finarwanto mengatakan itu di Mataram, Sabtu (21/04/22)

Saat ini publik di NTB sudah melihat kemesraan hubungan politik  ketiga Parpol yang sudah satu chemestry, saling memahami maksud untuk menyongsong koalisi strategis dalam gelaran Pilkada 2024. 

Ibarat Three Musketeers, ketiga partai besar di NTB  sudah membuktikan power politiknya dalam merespon dinamika politik di NTB.  

Prediksi chemistri Golkar, Gerindra dan PDIP

Misalnya dalam perubahan AKD (Alat Kelengkapan Dewan) di DPRD NTB,  ketiga Parpol tersebut plus Parpol lain di luar parpol koalisi penguasa daerah, berhasil  merubah struktur susunan kepemimpinan AKD.

Dan itu tanpa perlawanan yang berarti dari Parpol koalisi Penguasa. 

Secara Politik, Mi6 memprediksi  akibat  insiden politik ini akan merepotkan Pemerintahan Zul-Rohmi ketika harus berurusan untuk mendapatkan legitimasi politisi oposisi Udayana yangg menguasai  unsur  pimpinan AKD itu.

BACA JUGA: Halal Industrial Park, Menyiapkan Ekosistem Kawasan Industri Halal

“Dalam konteks Politik ebih luas, diakui atau tidak, usai pertemuan tiga pucuk pimpinan Parpol yakni Mohan Roliskana dan H Bambang Kristiono di kediaman H Rachmat Hidayat  merupakan sinyal yang kuat, sekaligus test the water tiga parpol itu, untuk berjalan seiring untuk makin menguatkan politik kemanusiaan,” kata Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto, SH. 

Menurut pria yang akrab disapa Didu ini, apabila kemesraan ketiga Parpol ini berlanjut hingga Pilkada serentak 2024, dipastikan akan ada sharing power politik dalam konstestasi Pilkada serentak di NTB, November 2024 mendatang. 

“Dukungan PDIP NTB untuk Rannya Agustyra Kristiono sebagai Calon DPD RI yang juga Puteri tercinta Petinggi Gerindra yakni H. Bambang Kristiono, harus dimaknai sebagai upaya untuk saling membesarkan dan saling memanusiakan secara politik,” ujar Didu. 

Langkah awal PDIP NTB yang mengusung Rannya Agustyra Kristiono sebagai sinyal awal membangun pondasi awal menuju  sharing power politik dalam arti yang sesungguhnya . 

Kapasitas dan performance yang dimiliki ketiga tokoh parpol itu sulit tidak konsisten meskipun sebatas obrolan tidak resmi. 

“Kabarnya paska pertemuan tiga tokoh di PM 15, ketiga tokoh parpol itu aktif berkomunikasi secara intensif untuk membahas dinamika sosial dan politik yang berkembang di NTB every day,” ungkap Didu

Platform dan Mapping Kekuasaan Politik

Terkait Platform politik menuju Pilkada serentak di NTB  2024 yang tinggal 2 tahun lagi, yang perlu digarisbawahi disini adalah bagaimana ketiga parpol itu mampu menemukan formula politik yang pas, terkait sharing power politik di setiap wilayah di kabupaten/kota di NTB. 

“Secara mapping Politik,  ketiga parpol tsb memiliki wilayah kekuasaan politik  berdasarkan hasil konstetasi pileg dan pilkada sebelumnya. Misalnya, Kota Mataram, Walikota dipegang Golkar yakni Mohan Roliskana dan Ketua DPRD Kota Mataram dipegang Golkar yakni Didi Sumardi. Peroleh Kursi Golkar di Pileg 2019 yakni 9 Kursi. PDIP NTB 5 Kursi dan Gerindra 6 Kursi,” ujarnya. 

Sementara itu, untuk Lombok Tengah, baik Kepala Daerah dan Ketua DPRD Loteng dipegang oleh Kader Gerindra, yakni Pathul Bahri dan M. Tauhid. Demikian juga untuk Kabupaten Sumbawa Barat, baik Bupati dan Ketua DPRD KSB dijabat oleh kader PDI Perjuangan, yakni Musyafirin dan Kahar. 

BACA JUGA: Kanal NTB Care Hadir, Dipuji Relawan Bumi Gora

Didu menambahkan, ketiga contoh wilayah kekuasaan politik yang dipegang parpol tersebut setidaknya akan menjadi pijakan untuk menentukan sinergitas menuju Pilkada NTB 2024, termasuk di kabupaten lain maupun Pilgub NTB.  

Tentu dengan tetap mengacu pada hasil perolehan kursi pileg 2024 sebagai tolok ukur utama menentukan posisi tawar, untuk papan satu dan papan dua. 

“Mi6 menyakini apabila koalisi taktis dan strategis ketiga Parpol ini terjadi akan menyederhanakan  prosedur dan pengambilan keputusan  politik lebih cepat, simple dan efisien dari sisi waktu, beaya maupun kepastian politik.  mengingat ketiga tokoh parpol tersebut memiliki decision maker yang kuat,” kata mantan eksekutif daerah Walhi NTB dua periode ini.

Didu menggarisbawahi, konstestasi Pilkada 2024 akan diwarnai dengan dinamika politik yang menarik. 

Salah satunya munculnya figur- Figur baru yang akan mengikuti konstestasi tersebut.

 Hal ini mencerminkan Pilkada masih menjadi daya pikat yang kuat sebagai kawah candradimuka sirkulasi kepemimpinan daerah pujaan hati Rakyat.(*) 

 




Santri Manba’ul Qur’an Didorong Belajar ke Luar Negeri

Mengaji, azan, dan berbagai skill yang dimiliki santri sangat dibutuhkan di luar negeri

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah para kyai dan ustadz dan semua yang hadir memotivasi Santri Manba’ul Qur’an mau belajar ke Luar Negeri.

Hal Itu disampaikan Gubernur NTB menghadiri dan memberikan sambutan pada acara peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Manba’ul Qur’an, Dusun Batu Ngulik, Desa  Jago, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu (21/05/22). 

Karena berdasarkan pengalaman Gubernur NTB sendiri yang telah menuntut ilmu di berbagai belahan dunia tersebut, anak NTB kebanyakan sukses sekokah di luar negeri. Anak NTB tak kalah dibandingkan dengan anak daerah lainnya  bahkan dengan anak-anak di luar negeri sekali pun. 

Gubernur Zulkieflimansyah

“Makanya kami Pemprov NTB rajin mengirim anak-anak di NTB ini belajar ke luar negeri. Karena jika di luar negeri anak NTB pasti sejahtera,” tutur Bang Zul. 

BACA JUGA: Membaca Sastra, Alternatif Menangkal Terorisme dan Radikalisasi

Dijelaskan, anak NTB khususnya para santri memiliki berbagai skill dapat bermanfaat di negeri rantau. 

Mengaji, azan, dan berbagai skill lainnya sangat dibutuhkan di sana, tutur gubernur. 

Sementara itu, Pimpinan Yayasan Pendidikan Manba’ul Qur’an, Ustadz Ilham Fahmi dalam sambutannya mengapresiasi kedatangan Bang Zul dalam peletakan batu pertama Yayasan Pendidikan Manba’ul Qur’an.

Sejalan dengan harapan Gubernur Zul agar anak-anak NTB mau belajar ke luar negeri, Ustad Ilham juga berharap para santri di Yayasan Manba’ul Qur’an dapat menjadi generasi qurani yang mendunia. 

Mendorong santri belajar ke luar negeri

“Kita akan bangun generasi quraani yang gemilang sampai ke seluruh dunia,” harapnya.***

BACA JUGA: Kanal NTB Care Hadir, Dipuji Relawan Bumi Gora




Membaca Sastra, Alternatif Menangkal Terorisme dan Radikalisasi

Narapidana terorisme yang memvaca sastra menunjukkan penurunan grafik need for closure, dan makin banyak bacaan sastra, maka grafiknya semakin menurun

lombokjournal.com ~ Banyak program deradikalisasi yang diterapkan pemerintah terhadap para narapidana terorisme (napiter). 

Di antaranya mengundang ulama untuk memberikan pidato atau ceramah dan berdiskusi bersama dengan napiter, namun belum ada yang dapat dibilang efektif

Para napiter masih meyakini ideologi radikalisme mereka.

Ikatan Psikologi Sosial (IPS) mencoba melakukan penelitian guna merumuskan langkah yang dapat menjadi alternatif program deradikalisasi, yakni penggunaan bacaan sastra untuk mengubah pola pikir para napiter.

Temuan dari hasil penelitian kami cukup menarik. Kami mendapati perubahan pola-pola pikir napiter yang membaca sastra, dari yang cenderung tertutup (close-minded) menjadi lebih terbuka.

Membaca sastra menurunkan pola pikir kaku dan close-minded

Perubahan pola pikir para narapidana terorisme pada penelitian kami diukur menggunakan skala need for closure, yaitu kecenderungan individu dalam menarik suatu kesimpulan dengan cepat pada pengambilan keputusan, serta sulit untuk menerima ketidakpastian.

BACA JUGA: Pertunjukan Wayang Botol, Edukasi Siaga Bencana

Semakin tinggi need for closure individu, maka mereka akan semakin cepat mengambil keputusan, dan tidak bisa melihat ketidakpastian yang ada. Mereka cenderung menutup berbagai pilihan saat mempertimbangkan dan menafsirkan berbagai informasi. Proses berpikir mereka tidak mampu menerima ambiguitas maupun menerima berbagai kemungkinan lain yang ada.

Membaca sastra merubah pola pikir

Konsep berpikir seperti inilah yang membuat individu dengan need for closure yang tinggi berpeluang lebih besar untuk menjadi teroris. 

Mereka seringkali menarik kesimpulan dangkal atas suatu pemahaman, atau propaganda, ditambah dengan cara berpikir mereka yang kaku dan menolak serangkaian informasi tambahan.

Melalui skema need for closure, kami melibatkan partisipan yang merupakan napiter dari dua Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), yakni Lapas I Makassar di Sulawesi Selatan, dan Lapas I Surabaya di Jawa Timur.

Bacaan yang kami berikan berupa cerita pendek yang mengandung unsur cerita dengan tema religius, kebebasan, dan tentang situasi yang penuh ketidakpastian. 

Beberapa diantaranya adalah Percakapan karya Budi Darma, Misbahul karya Budi Darma, Matinya Seorang Demonstran karya Agus Noor, Pelajaran Mengarang karya Seno Gumira A, Lima Kisah Mimpi Kanak- Kanak karya Gus tf Sakai, Penafsir Kebahagiaan karya Eka Kurniawan, dan Angka Kematian karya Amir Syam.

Kami membagi responden ke dalam dua kelompok berdasarkan jumlah cerpen yang dibaca, yaitu kelompok yang membaca empat cerpen dan kelompok lainnya membaca tujuh cerpen.

Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa narapidana terorisme yang diberikan bacaan sastra menunjukkan penurunan grafik need for closure. Semakin banyak bacaan yang mereka baca, maka grafiknya semakin menurun. 

Jenis bacaan sastra dan frekuensi atau waktu membaca mereka juga mempengaruhi hasil grafik.

BACA JUGA: Wayang Sasak, Lalu Nasib: Tontonan dan Tuntunan Masyarakat

Dari penelitian kami dapat ditarik kesimpulan bahwa menurunkan need for closure napiter merupakan suatu langkah alternatif untuk mengubah pola pikir para mantan teroris.

Memang, rangkaian proses dan penelitian lanjutan guna membuat temuan ini lebih menjanjikan masih diperlukan, namun hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi tahap awal untuk merumuskan program deradikalisasi yang lebih efektif.

Membaca sastra dan kepribadian

Sebelum kami melakukan penelitian ini pada narapidana terorisme, kami berangkat dari sejumlah penelitian terdahulu tentang sastra.

Bacaan dan kepribadian sebenarnya punya kaitan yang kuat satu sama lain. Saat ini, sudah cukup banyak penelitian yang mencoba melihat bagaimana sastra dan perilaku manusia dapat saling berkaitan satu sama lain.

Sebuah penelitian psikologi yang dilakukan Emanuele Castano dari Universitas Trento bersama David Comer Kidd dari Universitas Harvard, membuktikan bahwa bacaan sastra memberikan pengaruh dalam meningkatkan kemampuan berempati individu.

Ada pula beberapa penelitian psikologi lainnya yang mengkaji bagaimana sastra dapat mengubah kondisi psikologis seseorang, seperti penelitian yang dilakukan oleh Raymond A. Mar dari Universitas York, Inggris, Keith Oatley, dan Maja Djikic yang keduanya berasal dari Universitas Toronto, Kanada. Sastra yang baik dianggap mampu memberikan gambaran yang berfokus pada karakter manusia secara psikologis.

Sastra memberikan ruang bagi pembaca untuk membawa kesadaran psikologis tokoh ke dalam dunia nyata, melawan kehidupan yang rumit dan batin yang sulit dipahami. Secara tidak langsung, kondisi tersebut mengajak seseorang untuk memahami perasan orang lain.

Selain itu, buku sastra juga dapat memberi pengaruh yang signifikan terhadap need for closure. Individu yang memiliki need for closure yang rendah cenderung memiliki kemampuan berpikir yang lebih imajinatif dan tidak kaku. Kondisi ini berpotensi membebaskan seseorang yang terjerat dalam ideologi radikal.

Masalah budaya baca

Salah satu tantangan kita adalah budaya baca bangsa Indonesia yang rendah. Ini juga menjadi tantangan dalam upaya melawan ideologi kekerasan radikalisme sejak dini lewat karya sastra.

Sistem pendidikan kita yang hanya terpaku pada urusan kognitif semata juga sulit untuk berkontribusi dalam melawan kekerasan sedini mungkin. Ruang afektif yang membantu kita belajar untuk lebih imajinatif, empati, atau peduli terhadap sesama kerap terabaikan begitu saja.

Membaca sastra akan menjadi pilihan yang patut untuk dicoba demi menumbuhkan atau membuka ruang-ruang tersebut.

Di masa depan, kami berharap bisa memberikan temuan yang lebih menarik tentang bagaimana bacaan sastra mampu menjadi jawaban dari permasalahan program deradikalisasi yang ada.***

sumber: The Conversation

 




Kanal NTB Care Hadir, Dipuji Relawan Bumi Gora 

Kebermanfaatan Kanal NTB Care dinilai bisa menyelesaikan permasalahan masyarakat di bidang kesehatan dan sosial 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Kebermanfaatan NTB Care yang hadir di tengah masyarakat, mendapat apresiasi Sekretaris Jendral Relawan Bumi Gora Indonesia (RBGI), Yuvensius Aba, Jum’at (20/05/22).

Menurutnya, relawan Bumi Gora mengapresiasi NTB care sebagai perpanjangan tangan Bang Zul dan Ummi Rohmi sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTB.

Kanal NTB Xare penting mengatasi persoalan sosial dan kesehatan
Penyaluran bantuan dari NTB Care

Kolaborasi antara pemerintah dan stakeholder dalm menyelesaikan kendala dan permasalahan masyarakat khususnya di bidang kesehatan dan sosial merupakan kemestian. 

Hubungan pemerintah dan stakeholder yang saling mengisi seperti NTB Care dan Relawan Bumi Gora, membuat masyarakat tak lagi bingung harus mengadukan masalahnya dan memperoleh solusi tepat. 

BACA JUGA: Halal Industrial Park, Menyiapkan Kawasan Industri Halal

“Salam kolaborasi, salam sehat selalu, salam ntb gemilang,” katamualaf yang dikenal aktif dalam dunia kerelawanan. 

Modus penipuan

Ketua Tim NTB Care yang diwakili Koordinator Aduan dan tindak lanjut, Agus Suprihartono, menyampaikan hubungan antara pemerintah dan stakeholder akan terus terjalin, semua dilakukan demi kebutuhan masyarakat. 

Di era good governance seperti saat ini pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. 

“Kolaborasi dan koordinasi seperti ini akan membantu masyarakat, bersama pasti lebih baik,” ujarnya. 

Agus,Manggala Informatika Muda di Diskominfotik NTB tersebut, mewanti-wanti masyarakat berhati-hati terhadap penipuan berkedok bantuan sosial.

Menurutnya, masyarakat bisa langsung menghubungi kanal-kanal aduan seperti facebook NTB Care. 

“Hati-hati terhadap banyaknya modus penipuan, biasanya mereka dalam penanganan banyak memberikan janji-janji kepada masyarakat, sehingga masyarakat terbuai,” jelas Agus.

Ia sejak 2018 mengawal NTB Care, sehingga berkontribusi signifikan terhadap capaian NTB dalam Inovatif Government Award tahun lalu. 

Ditemui terpisah, Pak Faris, pasien rawat jalan asal Dompu merasa bersyukur atas pelayanan RSUD Provinsi NTB dan hadirnya rumah singgah Nusantara, yang digagas Relawan Bumi Gora Indonesia. 

“Saya sangat terbantu oleh relawan bumi Gora yang membantu saya selama disini. Juga terima kasih banyak Gubernur dan wakil Gubernur NTB atas pelayanan di RSUD Provinsi,” ucap Pak Faris yang dalam masa perawatan Kolestomi. 

BACA JUGA: Lagu-lagu Sedih Membuat Lebih Nyaman?

Rumah singgah Nusantara sendiri menyediakan kamar bagi warga yang terkendala ekonomi melakukan perawatan di sejumlah rumah sakit. 

Pasien atau keluarga yang melakukan perawatan bisa tinggal di rumah ini selama melakukan perawatan, tanpa dipungut biaya.

Pada kesempatan tersebut NTB Care juga menyalurkan berbagai bantuan seperti bacaan anak, hingga buah-buahan untuk warga rumah singgah Nusantara. ***

 




Lagu-lagu Sedih Membuat Lebih ‘Nyaman’?

Menyimak Album ‘30’ Adele: mengapa lagu-lagu sedih membuat kita lebih nyaman?

lombokjournal.com ~ Ratusan juta pengguna mendengarkan streaming dari single pertama dari album Adele, 30, yakni Easy On Me. Lagu yang membangkitkan perasaan yang tak mudah diungkapkan dengan kata-kata. 

Tapi kita mungkin setuju, lagu itu adalah lagu sedih. Kesukaan kita terhadap lagu-lagu sedih sebenarnya tidaklah jelas. Biasanya, kesedihan adalah perasaan yang kita coba hindari

Namun, lagu-lagu sedih menarik dan mengangkat emosi kita. Nah, mengapa mendengarkan musik sedih terasa begitu menyenangkan?

Biologi musik sedih

Menyimak lahu-lagu Adele

Mari kita mulai dengan teori biologi. Ketika kita mengalami kehilangan di kehidupan nyata, atau berempati dengan rasa sakit orang lain, hormon seperti prolaktin dan oksitosin dilepaskan dalam diri kita. Ini membantu kita mengatasi kehilangan dan rasa sakit. Hormon-hormon ini membuat kita merasa tenang, terhibur, dan merasa didukung.

Merasakan rasa sakit Adele, atau mengingat rasa sakit kita sendiri, dapat menyebabkan perubahan kimiawi dalam diri kita. Memutar lagu Adele pada aplikasi gawai bagaikan mengklik tetesan morfin metaforis kita sendiri.

Namun, teori ini masih belum dipastikan. Satu studi tidak menemukan bukti bahwa musik sedih meningkatkan kadar prolaktin. Bagaimanapun, penelitian lain telah mengisyaratkan peran prolaktin dan oksitosin dalam membuat musik sedih terasa menyenangkan.

BACA JUGA: Maestro Rudat, ZAKARIA, Bahagia dengan Seni Rudat

Psikologi musik sedih

Alasan utama kita menikmati lagu-lagu sedih adalah karena lagu itu sangat “menggugah” kita. Pengalaman ini biasanya disebut kama muta, istilah Sansekerta yang berarti “tergerak oleh cinta”. Perasaan tergerak bisa melibatkan rasa tenang, rasa merinding, luapan emosi (termasuk emosi romantis), kehangatan di dada, dan kegembiraan.

Tapi mengapa kita merasa tergerak? Penulis Amerika Serikat James Baldwin memahami hal ini ketika dia merenungkan: “Hal-hal yang paling menyiksa saya adalah hal-hal yang menghubungkan saya dengan semua orang yang hidup dan yang pernah hidup.” Begitu pula perasaan tergerak bisa datang dari perasaan kita yang tiba-tiba merasa lebih dekat dengan orang lain.

Ini mungkin menjelaskan mengapa orang yang paling mungkin merasa tergerak oleh musik sedih adalah mereka yang berempati tinggi. Ketika kita sudah mendengarkan Album 30-nya Adele, kita mungkin akan mencoba beralih ke bagian kolom reaksi atas album itu untuk melihat bagaimana perasaan orang lain. Ini memungkinkan kita berbagi pengalaman emosional dengan orang lain. Rasa berbagi bersama meningkatkan perasaan tergerak dan memicu perasaan nyaman dan memiliki.

Hal ini menunjukkan bahwa musik sedih Adele bisa menjadi teman bagi kita. Musik-musik ini bisa berperan sebagai pengganti sosial. Musik sedih bisa berperan sebagai teman imajiner yang memberikan dukungan dan empati setelah kehilangan. 

Perasaan tergerak juga dapat dihasilkan dari kenangan yang dipicu oleh momen-momen penting dalam hidup kita. Lagu-lagu Adele sangat menciptakan nostalgia. Bisa jadi, mungkin yang kita nikmati adalah nostalgia tersebut, bukan kesedihan.

Lagu-lagu sedih yang menggugah

Memang, ketika mendengarkan musik sedih, hanya sekitar 25 persen mengatakan bahwa mereka benar-benar merasa sedih. Sisanya mengalami emosi lain yang sering terkait, dan paling sering; bernostalgia. Perasaan nostalgia dapat membantu meningkatkan rasa keterhubungan sosial kita, mengurangi perasaan tidak berarti, dan mengurangi kecemasan.

Jenis teori psikologis yang sama sekali berbeda mengatakan bahwa lagu-lagu Adele bisa memberikan kebugaran emosional. Mereka memberi kita ruang yang aman dan terkendali di mana kita dapat menjelajahi kesedihan yang disimulasikan. Mereka secara emosional sama halnya dengan Neo yang bertanding dengan Morpheus dalam film Matrix.

BACA JUGA: Maestro Tari, Amaq Raya, Pernah Menari di Depan Dua Presiden

Kesedihan yang disimulasikan memungkinkan kita bereksperimen dengan dan belajar dari emosi ini. Kita dapat meningkatkan empati kita, belajar untuk lebih melihat sesuatu dari sudut pandang orang lain, dan mencoba memahami tanggapan yang berbeda-beda atas kesedihan. Ini dapat membuat kita lebih siap ketika kesedihan benar-benar hadir. Pengalaman ini kemudian berkembang menjadi menyenangkan untuk dicoba.

Memahami kesedihan

Dalam pandangan lain, bisa jadi lagu Adele dianggap kurang enak didengar karena mereka membuat sedih atau menciptakan nostalgia. Namun, lagu-lagu itu dianggap enak didengar karena liriknya indah. Dengan ini, kesedihan bisa saja terjadi bersamaan dengan keindahan. Melihat  kebajikan atau keindahan moral memang dapat memancing perasaan terangkat dari rasa jatuh dan dapat menyentuh, menggerakkan, dan menginspirasi kita.

Kita juga bisa memikirkan hal ini dalam lingkup budaya. Di sini kita dapat melihat kesenangan yang diberikan lagu-lagu Adele kepada kita, di mana liriknya membantu kita memaknai sesuatu. Adele mengambil pengalaman hidup yang sulit dan membantu kita memahaminya.

Inilah yang banyak dilakukan seni tragis. Dibutuhkan rasa sakit dan penderitaan dan kesedihan dunia, lalu memberinya makna. Seperti yang pernah dikatakan oleh filsuf Jerman Friedrich Nietzsche, seseorang yang memiliki alasan untuk hidup dapat menanggung hampir semua cara.

BACA JUGA: Wayang Sasak, Media Awal Penyebaran Islam di Lombok

Pada akhirnya, lagu Adele akan memiliki arti yang berbeda bagi masing-masing dari kita. Kita mendengarkan musik sedih ketika kita ingin berefleksi, menjadi bagian darinya, atau sekedar ingin bersantai. Kita mendengarkan itu untuk memaknai keindahan, mendapatkan kenyamanan, atau mengenang sesuatu.

Lagu-lagu sedih yang menggerakkan emosi

Bagi kita semua, lagu Adele seakan mengatakan: Anda tidak sendirian dalam kesakitan. Lagu-lagu itu membiarkan kita merasakan sakitnya, saling berbagi dengan penderitaan kita, dan terhubung dengan orang lain dari masa lalu dan masa kini. Dan dalam kebersama.***

 

 

sumber : The Conversation

penerjemah: Rachel Noorajavi