Pesan Bang Zul: Gunakanlah Organisasi Tempat Saling Mengenal

Pesan Gubernur NTB saat hadiri pelantikan SEMMI NTB, dalam organisasi akan menempa anggota punya rasa dan punya perasaan punya empati

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB,  Zulkieflimansyah mengatakan, jadikan organisasi sebagai tempat saling mengenal.

Ia mengampaikan itu pada pelantikan  Pengurus Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) NTB, di Hotel Puri Indah, Mataram (28/07/22).

BACA JUGA: Malaysia Week, Belajar ke Malaysia Buka Wawasan Global

Pesan Gubernur NTB, jadikan organisasi tempat mencari teman

Gubernur pun memotivasi, mereka akan menjadi pemimpin di masa depan.

 “Saya yakin teman-teman inilah yang akan menjadi pemimpin di daerah bahkan diseluruh Indonesia di masa yang akan datang,” ungkap Bang Zul sapaan akrab Gubernur.

Menurutnya, organisasi adalah sekolah yang benar, kampus kehidupan yang benar buat teman-teman sebagai tempat untuk bisa saling mengenal satu sama lain. 

Organisasi adalah tempat anggotanya ditempa sehingga punya rasa, punya perasaan punya empati, dibandingkan dengan orang yang tidak pernah ikut berorganisasi

“Organisasi inilah nantinya bisa menemukan sahabat sejati di masa yang akan datang,” pesan Bang Zul.

Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah SEMMI NTB, Uswatun Hasanah menyampaikan terimakasih banyak atas kehadiran pak Gubernur. 

Menurutnya, anggota SEMMI tidak menjadi aktivis melulu, organisasi membuat vakum melepaskan dunia kampus.

“Kuliah adalah prioritas utama dan organisasi itu adalah totalitas kita,” tegasnya singkat.

BACA JUGA: Pekerja Migran Diminta Pahami Cara Kerja di Malaysia

Ke depan, bersama pengurus akan terus berkalaborasi dengan teman-teman OKP lainnya, untuk menjemput isu-isu kebangsaan dan keislaman dan isu strategis lainnya. ***

 

 




Sekda NTB Berharap Gedung IKA Unram Sesuai Harapan

Sekda NTB optimis pembangunan gedung IKA dan wisma akan mampu terwujud sebagimana yang diharapkan, berdiri dengan megah dan difungsikan dengan baik

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pembangunan gedung sekretariat Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Mataram diharapkan terselesaikan tepat waktu dan dapat difungsikan sebagaimana mestinya.

Sekretaris Daerah Provinsi NTB, H. Lalu Gita Ariadi mewakili Gubernur NTB menyampaikan itu di acara Ground Breaking Gedung IKA Unram, Rabu (27/07/22).

BACA JUGA: Malaysian Week, Belajar ke Malaysia untuk Membuka Wawasan Global

Sekda NTB berharap gedung IKA Unram difungsikan sesuai harapan
Sekda NTB, Lalu Gita Ariadi

“Salam hormat salam hangat sekaligus pemohonan maaf bpk Gubernur karena ada agenda di Sekotong,” kata Miq Gita.

Menurutnya, secara filosofis ikatan keluarga alumni merupakan rumah besar, yang secara fisik dapat dijadikan sebagai tempat untuk melakukan kegiatan-kegiatan, setidaknya kegiatan reuni, bersatu dan berbicara kembali.

“Saya yakin, pembangunan gedung IKA dan wisma yang di hajatkan InsyAllah akan mampu terwujud sebagimana yang diharapkan,” katanya.

Gedung IKA diharapkan dapat berdiri megah dan difungsikan dengan baik. Dan bisa menjadi contoh, menjadi prototipe untuk kegiatan kegiatan bisnis dan lain sebagainya. Sehingga ketika ini sukses, tentu Pemprov NTB berkewajiban moral juga memberikan dukungan kepada lembaga-lembaga pendidikan lainnya untuk menghadirkan rumah bagi alumni. 

Alumni juga akan memberikan sumbangsihnya bagi pembangunan NTB, sehingga kontribusi dari provinsi akan berkontribusi baik.

Dukungan dari Pemprov diharapkan akan mendorong suasana ekonomi negara dan daerah kembali pulih, sehingga rencana-rencana yang diinginkan dapat terwujud.

BACA JUGA: Pekerja Migran Diharapkan Pahami Cara Kerja di Malaysia

“Banyak harapan kita dengan terbangunnya gedung IKA maupun wisma nanti bagi ada kepentingan MotoGP dan lain sebagainya. Karena alumni-alumni Unram dimana pun berada akan memberikan dukungan, tinggal bagaimana berkomunikasi, memanfaatkan potensi yang ada sehingga para alumni tergerak untuk memberikan dukungan yang sebesar-besarnya,” tutup Miq Gita ***

 




NTB Care Tangani Aduan ASN Terkena Gejala Kaki Gajah 

ASN yang setahun terakhir menderita gejala sakit kaki gajah dan diabetes dan tak pernah ditangani perawatan medis, NTB Care segera mengevakuasi ke rumah sakit

MATARAM.lombokjournal.com ~ Setelah mendapatkan pengaduan terkait ASN warga Timbrah Kelurahan Pagesangan Barat, yang diduga menderita gejala sakit kaki gajah, NTB Care merespon cepat bersama Dinas Sosial, Lurah dan RSU Kota Mataram.

“Setelah mendapat laporan, NTB Care bersama Dinas Sosial, Pemkot Mataram langsung,  menindaklanjutinya dengan mengevakuasi, untuk penanganan lebih awal terhadap warga tersebut,” jelas Hizam, Anggota Tim NTB, Rabu (28/7)2022) di Kota Mataram.

BACA JUGA: NTB Evakuasi Warga Penderita Kanker Paru-paru

Pengidap gejala kaki gajah dievakuasi ke rumah sakit oleh NTB Care

Diakui Hizam bahwa selama ini kondisi ASN sangat memprihatinkan. Karena hanya melakukan pengobatan secara tradisional,  tanpa tersentuh medis dan pengobatannya memakai obat-obat warung dan tawas mekah.

Setelah diedukasi oleh Lurah Pagesangan Barat, Nakes Puskesmas, Dinas Sosial NTB dan RSUD Kota Mataram, ASN akhirnya mau dibawa ke Rumas Sakit untuk diberikan penanganan medis.

“Berdasarkan hasil asesmen, ASN menderita down syndrom dan setahun terakhir menderita gejala sakit kaki gajah dan diabetes. Belum pernah dirawat di faskes karena takut,” jelasnya.

Sementara dr. Nurul dari Puskesmas Pagesangan Kota Mataram yang menangani awal pasien di lapangan mengaku, setelah dilakukan pemeriksaan, memang ada pembekakan di kaki kiri pasien. Karena setelah setahun, berdasarkan keterangan pasien, belum mengarah ke penyakit kaki gajah. 

“Untuk memastikannya, nanti akan dilakukan pemeriksaan lanjutan dari pihak RSU Kota Mataram,”j elas dr. Nurul

Sementara itu Lurah Pagesangan Barat, Putri Aydul Sakinah, S. STP mengapresiasi kehadiran dan kolaborasi NTB Care dalam menangani aduan warga. 

Selain karena cepat tanggap, realisasinya juga sangat membantu masyarakat.

BACA JUGA: Alumni Ponpes Harus Jadi Inspirasi, Ini Ajakan Gubernur NTB

“Alhamdulillah, dengan sosial media, Warga yang mungkin selama ini belum terjangkau kini dapat dilakukan penanganan segera,” jelas Lurah termuda di Kota Mataram tersebut. ***

 

 




Malaysian Week, Belajar ke Malaysia Membuka Wawasan Global

Malaysian Week menyelenggarakan Gala Dinner dan Ramah Tamah Gubernur NTB dengan CEO EMGS dengan calon Mahasiswa ke Malaysia dan Alumni dari NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Program beasiswa 1000 Cendekia Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menciptakan generasi yang berwawasan global agar dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah. 

Dan tujuan belajar ke Malaysia merupakan batu loncatan untuk membuka pikiran. Terlebih antara Malaysia dan Indonesia selain serumpun, hubungan kedua negara saling mendukung sejak lama. 

BACA JUGA: Pekerja Migran Diminta Pahami Cara Kerja di Malaysia

Malaysian Week yang diselenggarakan oleh Education Malaysia Global Services (EMGS)

Hal itu dikatakan Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah SE, M. Sc membuka Malaysian Week yang diselenggarakan oleh Education Malaysia Global Services (EMGS) di Hotel Lombok Raya, Rabu (27/07/22). 

Gubernur Bang Zul juga berpesan, hal penting lainnya selain belajar adalah membuka jaringan dengan komunitas internasional untuk membuka wawasan tentang dinamika global yang terjadi. 

“Awardee kita dan generasi muda harus memanfaatkan peluang ini dengan sebaik baiknya”, kata Gubernur. 

Sementara itu, CEO EMGS, Prof Mohammad Radzlan bin Jalaludin mengatakan, Malaysian Week menyelenggarakan Gala Dinner dan Ramah Tamah Gubernur NTB dengan CEO EMGS dengan calon Mahasiswa ke Malaysia dan Alumni dari NTB.

Selain kunjungan CEO Education Malaysia Global Services (EMGS), Encik Prof. Mohammad Radzlan Bin Jalaludin dan tim serta perwakilan kampus Universiti Teknologi MARA (UiTM) dan Universiti Utara Malaysia (UUM). 

“Terimakasih kepada Gubernur NTB atas program Beasiswa NTB, yang telah mengirimkan ratusan mahasiswa ke Malaysia dan agar makin memperkuat hubungan silaturrahim serta kerjasama sebagai negara yang serumpun,” kata Radzlan. 

BACA JUGA: Wagub NTB: APBN Harus Digunakan Sebaik Mungkin

Malaysian Week dihadiri oleh 103 alumni dan awardee Beasiswa S2 NTB diampu oleh Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) NTB, dihadiri pula oleh Wakil Ketua DPRD, Kepala Dinas Dikbud dan Kepala OPD lainnya.***

 




Pekerja Migran Diminta Pahami  Cara Kerja di Malaysia

Gubernur NTB Bang Zul beharap pekerja migran Indonesia (PMI) tidak ada yang terlantar di Malaysia 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari NTB diharapkan memahami cara kerja dan apa yang dikerjakan, agar bisa maksimal membantu perusahaan ketika sudah berada di Malaysia.

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah berharap, dengan memahami apa yang dikerjakan tidak akan ada PMI yang terlantar.

BACA JUGA: Alumni Ponpes Harus Jadi Inspirasi, Ini Ajakan Gubernur NTB

Pekerja Migran diharapkan jangan terlantar di Malaysia

“Kita ingin para PMI ini bekerja dengan baik, jangan sampai terlantar ketika sudah sampai di Malaysia tidak dapat pekerjaan,” tegas Gubernur NTB.

Ia menyampaikan itu saat menerima silaturahmi Sime Darby Plantation bersama rombongan bertempat di Ruang Kerja Pendopo Gubernur, Mataram, (27/07/22).

Sementara itu, Badrul Hisham Ismail selaku Head Workforce Management Upstream Support mengatakan, ia senang diterima dengan baik oleh Gubernur. 

Ia menjelaskan, kedatangannya ke Lombok untuk perekrutan tenaga kerja sekitar 3.000 orang untuk tahap awal ke Sabah dan Serawak Malaysia.

“Jika nantinya mulai membaik dan lancar sampai akhir tahun ini akan ditambah yang kita butuhkan bahkan sampai 6.000 orang,” ungkapnya.

Terkait kebijakan penghentian sementara pengiriman PMI, diyakini bisa diselesaikan dengan baik. Dan pengiriman pekerja  migran dari Indonesia terutama dari Lombok dapat diteruskan.

“Mengingat, dua begara bersaudara ini memiliki hubungan kerjasama yang baik sebelumnya. Sehingga patut dipertahankan dan diruskaan untuk merekrut lagi tenaga kerja dari Lombok,” kata Hisham Ismail.. 

Baginya, ini adalah awal permulaan yang bagus karena sempat terhenti sementara karena pandemi Covid-19. Dan kini perlu diperbaharui dan dikukuhkan kembali. 

BACA JUGA: Wagub NTB: APBN Harus Dimanfaatkan Sebaik Mungkin

Untuk diketahui, Perusahaan Produksi Minyak Sawit berkelanjutan itu bersertifikat terbesar di dunia, yang berkantor pusat di Selangor Malaysia. 

Selain itu, pihaknya berencana akan mengembangkan by produck sawitnya di NTB. ***

 

 




Alumni Ponpes Harus Jadi Inspirasi, Ini Ajakan Gubernur NTB

Hadiri Reuni Akbar IKTASABA, Gubernur NTB mengajak santri terpacu mengikuti jejak keberhasilan para alumni Ponpes 

LOTIM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengajak alumni Pondok Pesantren Al Badriyah, Desa Rarang, menjadi inspirasi bagi para santri dan santriwati, atas keberhasilannya menjalani kehidupan.

“Reuni harus menjadi momentum, untuk memberikan inpirasi bagi adik-adik santri kita, atas keberhasilannya didunia kerja, usaha atau keberhasilan lainnya ditengah masyarakat,” kata Gubernur NTB.

Ia mengatakan itu pada acara silaturahmi dengan Pondok Pesantren Al-Badriyah dan Reuni Akbar Ikatan Alumni Santri Al Badriyah (IKTASABA), Rabu (27/07/22) di Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur.

Diharapkan, para santri dan santiwati terus terpacu untuk mengikuti jejak keberhasilan para senior-senior yang terlebih dahulu sukses dengan berbagai prestasi.

BACA JUGA: Wagub NTB: Pembangunan Harus Berorientasi Lingkungan

Gubernur NTB mengajak alumni Ponpes mengikuti beasiswa ke luar negeri

Bang Zul sapaan Gubernur NTB juga mengajak santri dan santriwati serta para alumni Pondok Pesantren Al-Badriyah, untuk mengikuti program beasiswa ke luar negeri yang digagas Pemprov. NTB.

“Kami gencar mengirim anak-anak NTB untuk kuliah diluar negeri. Tujuannya agar mereka terbuka cara berpikirnya tentang luas dunia,” jelasnya di depan Pengasuh Pondok Pesantren Al Badriyah Sundak,  TGH. Lalu M. Thahir Badri.

Menurut Gubernur, kuliah di luar negeri ini banyak manfaat. Apalagi anak NTB memiliki pemahaman tentang agama yang baik.

Minimal baca alfatiha dan adzan serta bisa jadi imam. Sehingga menjadi modal untuk kehidupan dan bersosial kemasyarakatan di luar negeri.

“Mudah-mudahan ada alumni yang ikut beasiswa keluar negeri,” ucap Bang Zul.

Ia menyampaikan apresiasi dan terimakasih, kepada Pondok Pesantren Al Badriyah, yang telah berkiprah mencetak para santri dan santriwati sebagai generasi penerus bangsa.

Ribuan santri hingga di luar negeri

Sementara itu, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al Badriyah Ust. H. Lalu M. Baehaqi Thahir, M. Pd., menyampaikan bahwa kehadiran Gubernur NTB, merupakan suatu yang membanggakan bagi keluarga besar Pondok Pesantren Al Badriyah.

BACA JUGA: NTB Care Evakuasi Warga Penderita Kanker Paru-paru

“Di tengah kesibukan dan agenda yang padat, Gubernur NTB masih menyempatkan waktu dan kesempatannya untuk hadir dan bersilaturahmi dengan kita semua, kami ucapkan terimakasih Pak Gubernur,” katanya.

Dikatakannya, ada sekitar 6.000 orang alumni Pondok Pesantren Al Badriyah, yang tersebar di seluruh Indonesia, bahkan luar negeri.

Para alumni ini terhitung sejak yayasan berdiri tahun 1986.  Kini Ponpes sudah Genap 36 tahun. Sedangkan santri-santriwati Ponpes dari RA hingga SMA, ada 1.000 orang.

Turut mendampingi Gubernur, Asisten 1 Setda Provinsi NTB dan Kadis Sosial Provinsi NTB. Hadir juga pada kegiatan tersebut Wakil Pengasuh Pondok Pesantren Al Badriyah, Ketua Panitia Reuni Akbar dan Ketua IKTASABA.***

 




Gubernur NTB Sambut Hangat Kedatangan Anggota VI BPK RI

Hadiri Executive Meeting BPK, Gubernur NTB mengaku banyak bantuan BPK untuk Pemprov NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB,  Zulkieflimansyah menyambut hangat kedatangan Anggota VI BPK RI, Dr. Pius Lustrilanang S.IP., M.Si., CSFA, CFrA di Provinsi NTB untuk memastikan Percepatan Tindak Lanjut Rekomendasi dari Hasil Pemeriksaan BPK RI.

Gubernur NTB menyambut Anggota VI BPK RI, Dr. Pius Lustrilanang

“Selamat datang untuk Pak Pius di NTB, mudah-mudahan waktu yang dihabiskan di NTB ini bisa berkenan,” ucap Gubernur saat menghadiri Executive Meeting Anggota VI BPK RI dengan Kepala Daerah se-Wilayah Provinsi NTB di Hotel Aruna Senggigi Kab. Lombok Barat, Rabu (27/07/22).

BACA JUGA: Wagub NTB: APBN Harus Dimanfaatkan Sebaik Mungkin

“Terima kasih, banyak sekali bantuan bagi Pemprov dari BPK disini,” lanjut Bang Zul, sapaan akrabnya.

Sementara itu, Anggota VI BPK RI, Dr. Pius Lustrilanang S.IP., M.Si., CSFA, CFrA berharap dengan diadakannya pertemuan tersebut akan dapat mewujudkan pemerintahan daerah yang transparan dan akuntabel.

“Terima kasih kepada pemerintah provinsi dan daerah, semoga dengan adanya percepatan tindak lanjut ini, dapat mewujudkan pemerintahan daerah yang transparan dan akuntabel,” ucap Pius.

Senada dengan Dr. Pius, Kepala Perwakilan BPK Provinsi NTB, Ade Iwan Rusmana juga menyatakan, acara executive meeting tersebut menjadi penting krena merupakan langkah awal untuk percepatan menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan BPK.

“Semoga dengan adanya pertemuan kita pada hari ini menjadi langkah awal kita dalam percepatan tindak lanjut rekomendasi terhadap hasil pemeriksaan BPK,” kata Ade.

BACA JUGA: NTB Zero Waste, Pengelolaan Sampah Harus dari Rumah Tangga

Turut hadir dalam pertemuan tersebut yaitu, Kepala Daerah se-Wilayah Provinsi NTB serta Inspektur Inspektorat Provinsi NTB. ***

 

 




NTB Care Evakuasi Warga Penderita Kanker Paru-Paru

Mendapat laporan adanya warga yang selama setahun menderita sakit paru paru, tim NTB Care langsung mengevakuasi ke rumah sakit 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Tim NTB Care  bergerak cepat mengevakuasi Sahabudin warga Sekarbela, Kota Mataram yang menderita kanker paru-paru ke RSUD Provinsi NTB.

Respon yang dilakukan Tim NTB Care bermula dari laporan Agus Putrawan, adanya warga tidak mampu yang menderita penyakit paru-paru. 

BACA JUGA: Wagub NTB: Pembangunan Harus Berorientasi Lingkungan

NTB Care bergerak cedpat mengevakuasi warga ke rumah sakit

Sahabudin selama setahun terakhir mengeluh sakit paru paru. Kondisinya sangat memprihatinkan, karena tidak pernah lagi tersentuh oleh penanganan medis dan hanya terbaring di rumah saja. 

Diperparah dengan kondisi rumah  yang berada langsung di bibir pantai dan rawan abrasi. Sementara Jalan masuk ke rumahnya harus melewati pinggir pantai. Karena akses sebelumnya sudah ditutup oleh pemilik lahan kebun

Agus Putrawan, selaku pelapor mengapresiasi respon cepat NTB Care bersama Pemkot Mataram, selain dengan cepat mengevakuasi ke rumah sakit sekaligus menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan penerima manfaat.

“Saya melapor ke NTB Care,  Alhamdulilah direspon dengan cepat, untuk disurvei, dan pagi ini langsung dievakuasi, setelah diperiksa oleh tim kesehatan,” kata Agus, Selasa (26/07/22) di Mapak Jempong Baru Kota Mataram.

Sementara itu, Lurah Jempong Baru Kecamatan Sekarbela, Fika Wulan Hartati, S. STP, menyampaikan apresiasi atas kerjasama NTB Care, dalam mengevakuasi Sahabudin untuk ditangani lebih baik lagi di Rumah Sakit.

BACA JUGA: NTB Zero Waste, Pengelolaan Sampah Harus dari Rumah Tangga

“Terimakasih NTB Care yang telah membantu warga kami. Dengan sosial media kita bisa melayani warga yang selama belum terjangkau,” ucap Lurah Jempong Baru usai evakuasi. ***

 




Wagub NTB: APBN Harus Dimanfaatkan Sebaik Mungkin

Kata Wagub NTB, APBN dengan aturan Juklak dan Juknis yang lengkap, sehingga anggaran dari pusat itu dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya

MATARAM.lombokjournal.com ~ Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus dimanfaatkan sebaik mungkin, dibarengi peraturan-peraturan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis) yang sangat lengkap.

Sehingga tidak ada alasan bagi daerah untuk menunda penggunaan anggaran tersebut.

BACA JUGA: NTB Zero Waste, Pengelolaan Sampah Harus Dari Rumah Tangga

Wagub NTB berharap tidak ada alasan penundaan penggunaan anggaran pusat

“Kita sangat butuh anggaran dari pusat, sehingga bagaimana anggaran-anggaran dari pusat dapat kita manfaatkan sebaik-baiknya,” kata Wagub NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah.

Ia mengungkapkan itu saat menghadiri Rapat Asistensi Kegiatan Dekonsentrasi Pelaksanaan Tugas dan Wewenang Gubernur Sebagai Wakil Pemerintah Pusat, yang berlangsung di Hotel Golden Palace, Rabu (27/07/22).

“Kami berharap rapat pada hari ini bisa berjalan dengan efektif dan membawa kebermanfaatan, karena memang banyak sekali hal hal yang harus kita improve ke depan,” tutur Wahub NTB.

Award dari presiden

Direktur Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan dan Kerjasama, Kemendagri RI, Dr. Prabawa Eka Soesanta, S. Sos, M. Si membahas terkait instrumen Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat (GWPP). 

Dan akan dibentuk instrumen untuk menilai kerja GWPP, dan pada tahun 2023 akan mendapatkan penghargaan dari presiden untuk Gubernur yang melaksanakan tugas GWPP terbaik.

BACA JUGA: Kiai Mas Mirah, Penyebar Islam sejak Jaman Kerajaan Pejanggik

“Tahun 2023, seluruh kewenangan GWPP harus dilakukan semua oleh satuan kerja (Pemerintah Daerah) dengan mengoptimalkan anggaran yang ada, dan akan ada award dari presiden untuk Gubernur yang melaksanakan tugas GWPP terbaik pada awal tahun 2023,” ungkapnya. ***

 




Wagub NTB: Pembangunan Harus Berorientasi Lingkungan

Wagub NTB menegaskan, pembangunan yang tidak berorientasi lingkungan harus dihentikan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Seluruh masyarakat diajak agar pembangunan di Provinsi NTB makin berorientasi pada lingkungan.

“Mari kita stop untuk melakukan pembangunan yang tidak berorientasi lingkungan, apalagi dunia saat ini orientasinya adalah blue, green and circular economy,” kata Wagub NTB, Hj. Sitti Rohmi Jalillah.

BACA JUGA: NTB Zero Waste, Pengelolaan Sampah Harus dari Rumah Tangga

Wagub NTB menekankan pembangunan yang berorientasi lingkungan
Wagub, Hj Sitti Rohmi

Ia menegaskan itu pada acara Penyerahan Sertifikat Akreditasi UPTD Balai Laboraturium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan oleh Komite Akreditasi Nasional Kepada Pemerintah Provinsi NTB, Rabu (27/07/22).

Menurutnya, NTB sangat konsisten mensejahterakan masyarakat dan melestarikan lingkungan. 

Jadi tidak ada alasan untuk kesejahteraan kemudian mengorbankan lingkungan. Ketika lingkungan dan sirkulasi kehidupan tidak di perhatikan, maka tindakan itu nanti yang akan mendatangkan kerugian.

“Alhamdulillah NTB dan Indonesia kommit untuk itu, selain itu NTB juga komit untuk zero emission. Jadi kalau Indonesia optimis 2060, NTB kommit untuk zero emission 2050,” kata Wagub NTB.

Kemudian untuk zero waste atau NTB bersih, progresnya terus berjalan. Dari yang awalnya 2018 sekitar 20 persen sampah terkelola, saat ini sudah 50 persen. 

Namun memang PR nya masih banyak, dan menjadi PR bersama bagaimana bisa dikolaborasikan dengan baik.

Begitu juga dengan KLH di NTB, selalu lebih tinggi dari target nasional, itu juga merupakan berkat kerja sama semua pihak DLHK.

Wagub mengingatkan, warisan terbaik bagi anak cucu kita adalah lingkungan yang baik dan lingkungan yang sehat. 

Karena dengan itu generasi yang akan datang bisa survive, dan Indonesia akan bisa bersaing dalam level dunia.

BACA JUGA: Kiai Mas Mirah, Penyebar Islam sejak Jaman Kerajaan Pejanggik

Semua pihak diajaknya sungguh-sungguh dalam membangun lingkungan. Perusahaan silahkan beroperasi, tapi ingat jangan sampai merusak lingkungan

“Sehingga praktek menjaga lingkungan itu menjadi top priority. Percayalah kalau perusahaan beroperasi dengan lingkungan yang baik maka nanti hasilnya secara keseluruhan jauh akan lebih baik. Begitupun sebaliknya,” kata Wagub, 

Ia mengucapkan selamat kepada Balai Laboratorium Lingkungan atas akreditasinya. Pesannya, agar Laboratorium harus dikelola profesional, dan meningkatkan pelayanan yang berkualitas. Karena kualitas pelayanan adalah yang utama.

Kegiatan tersebut dirangkai dengan acara Penyerahan Bantuan Sarana Prasana Persampahan dan Pemberian Penghargaan bagi Perusahaan Pemenang PROPER. ***