Gubernur NTB Tindaklanjuti Permintaan Masyarakat Sangiang 

Saat Kunker Gubernur NTB ke Bima,  masyarakat Sangiang minta bronjong untuk area sepanjang sungai yang menuju laut untuk mendukung Desa Wisata

KOTABIMA.lombokjournal.com ~ Permintaan masyarakat Desa Sangiang Kecamatan Wera, untuk bronjong area sepanjang sungai yang menuju laut untuk mendukung Desa Wisata, direspon cepat oleh Gubernur NTB.

BACA JUGA: Desa Wisata Sangiang Wera Punya Destinasi Pantai Sangiang

Gubernur NTB langsung tindaklanjuti untuk bronjong area sungai

Masyarakat Sangiang menyampaikan oermintaan itu saat Gubernur NTB. Zulkieflimansyah, melakukan kunjungan kerja ke Bima dan Dompu, Minggu (31/07/22).

“Alhamdulillah, hari Senin  (01/08/22) langsung turun ke lapangan melihat kondisi di Sangiang. Mudah-mudahan tak ada aral yang merintang untuk pengerjakan bronjongnya,” kata Bang Zul sapaan Gubernur NTB, Senin (01/08/22) di Kota Bima.

Saat Kunker ke Bima dan Dompu Gubernur NTB menyambangi Desa Wisata Sangiang Kecamatan Wera.

Terkait permintaan masyarakat dan Kades Sangiang A. Rasyid, untuk memperbaiki beberapa fasilitas dan menambah sarana untuk medukung desa wisata, dan bronjong aliran sungai supaya terjaga dari erosi, Bang Zul langsung memerintahkan Kepala BWS wilayah Sumbawa, menindaklanjuti esoknya.

Kepala BWS Wilayah Sumbawa yang hadir mendampingi Gubernur NTB, langsung menyatakan kesiapannya untuk meninjau dan menindaklanjuti permintaan warga.

BACA JUGA: Gubernur NTB Menyapa Kembali Warga Bedi Bima

“Terima kasih Mas Hendra dari BWS yang respon nya begitu cepat,” ucap Bang Zul. ***

i




Grand Launching Buku untuk Memperluas Wawasan Kebangsaan

Sekda NTB ikut menghadiri Grand Launching Buku “Memperadabkan Bangsa: Paradigma Pancasila Untuk Membangun Indonesia”

MATARAM.lombokjournal.com ~ Menko PMK RI yang diwakili oleh Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D, menilai buku ‘Memperadabkan Bangsa: Paradigma Pancasila Untuk Membangun Indonesia’ sangat penting dalam memperluas wawasan kebangsaan dan kepancasilaan.

Hal itu disampaikan peluncuran buku tersebut secara virtual di Ruang Rapat Sekda, Selasa (02/08/22).

BACA JUGA: Hari Anak Nasional 2022, Mensos: Semua Anak Berhak Sukses

Sekda NTB hadiri grand launching buku untuk memperluas wawasan kebangsaan dan keoancasilaan
Lalu Gita Ariadi

Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi M.Si ikut menghadiri acara peluncuran buku tersebut.

“Buku ini penting dalam hal dalam memperluas wawasan kebangsaan dan kepancasilaan terlebih ditengah dinamika kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara dalam menghadapi aneka tantangan yang demikian kompleks,” tutur Yudian Wahyudi.

Ia, mengapresiasi atas grand launching buku ini, dan berharap buku ini untuk terus disosialisasikan untuk seluruh kalangan, khususnya generasi muda.

Buku berjudul “Memperadabkan Bangsa: Paradigma Pancasila Untuk Membangun Indonesia” diprakasai oleh Aliansi Kebangsaan Indonesia. 

Grand Launhing buku “Memperadabkan Bangsa: Paradigma Pancasila Untuk Membangun Indonesia”

Dengan menggandeng beberapa organisasi di antaranya, Forum Rektor Indonesia (FRI), Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI), Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan lainnya. ***

BACA JUGA: Gubernur NTB Sebut PERPU Representasi Perempuan Hebat




Gubernur NTB Sebut PERPU Lotim, Representasi Perempuan Hebat

Silaturrahmi dengan Persatuan Peremuan (PERPU)  Lotim, Gubernur NTB menghadirkan para perempuan yang jadi Kepala Dinas di Probinsi NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc. menerima Silahturahmi Persatuan  Perempuan Lombok Timur (PERPU) di Pendopo Gubernur, Senin (02/08/22).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menyebutkan Perpu merupakan bagian representatif perempuan hebat. 

BACA JUGA: NTB Mulai Bersiap Gunakan Aplikasi Srikandi

Gubernur NTB sebut PERPU representasi perempuan hebat

Bang Zul di saat yang sama didampingi oleh dr. Nurhandini Eka Dewi selaku Asisten 3 Setda Pemprov NTB, Kadis Perindustrian Nuryanti, S.E M.E, Plt Kadis Kominfotik NTB Baiq Nelly Yuniarti, serta Kadis DP3AP2KB, yang keseluruhannya juga perempuan. 

Bang Zul berharap Perpu dapat berkoordinasi dan menyinergikan programnya dengan dinas terkait. 

“Kami menghadirkan para Kepala Dinas perempuan di sini yang juga mempresentasikan perempuan hebat,” tutur Gubernur. 

Sementara itu, Dewan Pendiri Perpu Lotim, Deni Agus Haryono menjelaskan Perpu Lotim beranggotakan perempuan dari berbagai latar belakang di wilayah di Lombok Timur. 

Perpu Lotim didirikan untul meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, khususnya perempuan Lombok Timur. 

Perpu Lotim sendiri beranggotakan perempuan dari berbagai latar belakang. Dari ibu rumah tangga biasa, pengusaha UMKM, pengacara, mahasiswa, dan beragam profesi lainnya.

BACA JUGA: Hari Anak Nasional 2022, Mensos: Semua Anak Harus Sukses

Semua dijelaskan Deni, bergerak bersama untuk mewujudkan ekonomi masyarakat yang mandiri. Serta turut membantu kaum perempuan lainnya untuk keluar dari berbagai permasalahan. 

“Kami hadirkan perempuan biasa untuk berbuat luar biasa,” tandasnya.***

 

 




Ngaben Masal di Desa Jagaraga, Ini Pesan Gubernur

Hadiri Upacara Ngaben Masal, Gubernur NTB kembali ingatkan pentingnya menjali tali persaudaraan dan persahabatan 

LOBAR.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, mengapresiasi upacara Ngaben Masal yang diselenggarakan  Pemdes Jagaraga di Pura Dalem Trinayana pada Senin (01/08/22). 

Dalam kesempatan itu, Gubernur mengapresiasi kegiatan ngaben masal yang diselenggarakan oleh Pemdes Jagaraga. Ia mengaku turut senang hadir pada kegiatan tersebut.

BACA JUGA: Gubernur NTB Buka Turnamen Sepak Bola Gubernur Cup 2022

Gubernur NTB BERPESAN MENJAGA TALI PERSAUDARAAN

Bang Zul panggilan akrab Gubernye NTB berpesan, walaupun dengan segala perbedaan yang ada khususnya masyarakat NTB, tali persaudaraan dan persahabatan harus terus terjalin. 

“Walupun kita berbeda keyakinan, beda suku, beda warna kulit sekalipun, kita harus tetap menjaga tali persaudaraan, persahabatan dan toleransi antar agama,” ucapnya.

Gubernur juga berharap ke depan dapat terus bersilaturahim serta hadir pada kegiatan-kegiatan lainnya, sehingga tali persaudaraan bisa tetap terjalin.

“Mudah-mudahan dengan acara seperti ini, kita bisa terus saling mendukung di dunia dan seterusnya sampai pada kemudian hari. 

“Atas nama Pemerintah Provinsi NTB kami mengucapkan terima kasih. NTB adalah milik kita bersama, mari jalin terus rasa toleransi antar agama,” katanya.

Kegiatan ngaben masal ini terdapat 45 sawe yang akan diabenkan. Terdiri dari 3 desa di Kecamatan Kuripan. 

BACA JUGA: Hari Anak Nasional 2022, Mensos: Semua Anak Berhak Sukses

Upacara ini sekaligus rangkaian kegitan Ulang Tahun Desa Jagaraga yang ke 72.

Selain Gubernur NTB kegiatan ngaben masal ini turut dihadiri oleh Bupati Lombok Barat, Wakil Ketua DPRD Lombok Barat dan beberapa Kepala Perangkat Daerah Provinsi NTB.***

 




Gubernur NTB Buka Turnamen Sepak Bola Gubernur Cup 2022

Gubernur NTB membuka open turnamen Sepak Bola Gubernur Cup 2022, yang akan berlangsung tiga bulan 

LOBAR.lombokjournal.com ~ Open Turnamen Sepak Bola Gubernur Cup 2022 di Lapangan Gelora Sujarman Lingsar,  Lombok Barat, diharapkan bisa memajukan sepak bola di NTB.

BACA JUGA: Askab PSSI Lobar, Asosiasi Sepak Bola Terbaik di NTB

Gubernur NTB berharap MEMAJUKAN SEPAK BOLA NTB

Harapan itu disampaikan Gubernur NTB,  Zukifliemansyah dalam pembukaan Open Turnamen Sepak Bola Gubernur Cup 2022 di Gelora Sujarman, Lingsar, Senin (01/08/22).

“Saya berharap turnamen ini semakin memupuk persaudaraan bersama untuk memajukan sepak bola di NTB,” harapnya.

Gubernur Zulkiefli akan memberikan hadiah yang lebih besar dari juara pertama.  Ini dimaksudkan untuk tidak mengecewakan bagi juara-juara yang lainnya.  

Dan lebih menyemangati club lainnya agar berlatih dan makin memperbaiki prestasinya. 

Kades Lingsar, Sahyan melaporkan open turnamen ini diselenggarakan rutin tiap tahun. Open Turnamen ini akan berlangsung selama tiga bulan. 

Gubernur NTB berharap agar turnamen sepak bola memupuk persaudaraan

Hadir pada kesempatan itu,  sejumlah Kepala OPD lingkup Provinsi NTB,  Muspida Kabupaten Lombok Barat dan Muspika  Kecamatan Lingsar, Dirur PDAM Giri Menang-Mataram dan undangan lainnya. 

Tim yang turun di open turnamen ini sebanyak 65 Tim se Pulau Lombok. ***

BACA JUGA: Gubernur Cup 2022, Lapangan Lingsar Ganti Nama Jadi Gelora Sujarman

 

 




Gubernur NTB Menyapa Kembali Warga Bedi Kota Bima

Kebiasaan untuk menyapa warga tetap terus dilakukan, kata Gubernur NTB

KOTABIMA.lombokjournal.com ~ Kebiasaan menyapa warga di dusun dan desa seluruh NTB, telah lama dilakakukan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah. 

Karena janji Zul-Rohmi, bila menang di NTB kebiasaan untuk menyapa warga tetap terus dilakukan.

Kini Gubernur Zulkieflimansyah menyapa warga Bedi Kelurahan Manggemaci Kecamatan Mpunda Kota Bima, pada agenda kunjungan kerjanya di Bima dan Dompu.

BACA JUGA: Gubernur NTB Sebut PERPU Representasi Perempuan Hebat

Gubernur NTB mengatakan pentingnya menjaga silaturahmi
Gubernur Zulkieflimansyah

“Mohon maaf, kami baru menyempatkan diri untuk berkunjung kembali, menyapa warga disini,” kata Bang Zul sapaan populernya, didampingi ketua TP. PKK Prov. NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, Senin (01/08/22) di Bedi Kota Bima.

Menurut gubernur, bertemu dan menyapa langsung masyarakat, dapat membangun pengertian dan saling memahami. Untuk itulah, silaturahmi penting terus dijaga.

‘Kami turun ke lapangan sambangi warga, Bima dan Dompu dengan niat tulus penuh ikhlasan. Kalau ada yang bisa kami bantu, akan kami bantu, sehingga akan bermakna baik,” katanya.

Gubernur Bang Zul juga menegaskan, satu satunya wakil pusar di daerah adalah Gubernur. Sedangkan yang membantu dan bersinergi dengan Gubernur adalah Walikota dan Bupati. 

Untuk itu, pemerintah harus merubah  paradigma, Kepala Daerah adalah raja. Namun harus di balik Kepala Daerah itu merupakan pelayan masyarakat

“Terima kasih sudah membersamai kami sejak dulu. Mudah-mudahan apa yg disampaikan bisa kami tindaklanjuti,” tutup Gubernur.

Kepala lingkungan Bedi, menyampaikan terimakasih yang tidak terhingga, atas kunjungan Gubernur. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Buka Turnamen Sepak Bola Gubernur Cup 2022

“Semoga, apa yang disampaikan dan diminta warga, dapat ditindaklanjuti,” harapnya.

Usai silaturahmi, Gubernur NTB menyerahkan bantuan ke Masjid Babul Jannah kampung Bedi, kelurahan Manggemaci Kecamatan Mpunda Kota Bima. 

Turut mendampingi Gubernur NTB, Asisten I Setda Provinsi NTB, Kadis kelautan dan perikanan, Kadis Perdagangan, Kadiskop dan UMKM, Kadis Pariwisata, Kadis Perkim, Kadispora Kalak BPBD, Karo Adpim Setda Provinsi NTB. 

Turut hadir juga sekda Kota Bima, lurah dan jajarannya serta tokoh pemuda, agama dan masyarakat Bedi Kota Bima.***

 




NTB Mulai Bersiap Gunakan Aplikasi Srikandi

Bimtek Implementasi E-Arsip terintegrasi digelar untuk menyiapkan NTB menggunakan aplikasi Srikandi 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi E-Arsip Terintegrasi di Lingkungan Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota se-NTB digelar di Mataram, Senin (01/08/22) di Hotel Golden Palace Mataram.

Bimtek itu merupakan kesiapan Provinsi Nusa Tenggara Barat menggunakan Aplikasi Srikandi. 

Aplikasi tersebut merupakan salah satu aplikasi yang semula dinamai SiMAYA yang telah ditetapkan oleh Kemenkominfo RI.

BACA JUGA: Hari Anak Nasional 2022, Mensos: Semua Anak Berhak Sulses

Sekda membuka Bimtek sebagai kesiapan NTB menggunakan aplikasi Srikandi

Aplikasi itu saat ini dikembangkan oleh Arsip Nasional RI untuk memenuhi kebutuhan pembuatan surat menyurat dan arsip elektronik secara online dan terintegrasi.  

Karena itu, Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs. HL. Lalu Gita Ariadi, M.Si saat membuka acara Bimtek yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) tersebut menyampaikan terimakasih kepada ANRI. “Telah membantu Pemprov NTB agar SPBE dan Penerapan Srikandi dengan berbagai kondisinya,” kata Miq Gite.

Hal itu disampaikan Lalu Gite di hadapan 55 peserta perwakilan Kabupaten/Kota se-NTB yang akan mengoperasikan Aplikasi Srikandi .

Sekda juga menjelaskan, masyarakat Indonesia pada umumnya masih memegang budaya tutur. Sehingga menjadi PR bersama untuk mentransformasikan ke dalam budaya tulis yang harus dilestarikan dengan sistem arsip yang baik. 

“Bagaimana budaya tutur harus ditransformasikan ke budaya tulis yang harus dilestarikan dengan sistem asrsip yang baik,” ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB, Drs. Tri Budi Prayitno menyebutkan, Bimtek yang digelar ditargetkan dapat membuat NTB siap menggunakan Aplikasi Srikandi saat ulang tahun NTB 17 Desember mendatang.  

BACA JUGA: Dewa 19 Siap ‘Getarkan’ Kota Mataram. Lombok

Aplikasi Srikandi ini sendiri harus digunakan di seluruh Indonesia paling lambat Januari 2023 mendatang.

“Teman-teman kita tetap harus semangat untuk kejar target. Ini akan jadi kado ulang tahun NTB 17 Desember nanti,” tandasnya.***

 

 




Hari Anak Nasional 2022, Mensos: Semua Anak Berhak Sukses

Peringatan Hari Anak Nasional, Wagub NTB mendampingi Mensos dialog interaktif secara virtual bersama anak-anak sekolah seluruh Indonesia

LOTIM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah mendampingi Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini menghadiri puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2022 dipusatkan di halaman Kantor Bupati Lombok Timur, Senin (01/08/22).

BACA JUGA: Desa Wisata Sangiang Wera Punya Destinasi Pantai Sangiang

Pada peringatan hari anak nasional 2022, Mensos beri penghargaan kepada Pemprov NTB

Berlangsung dialog interaktif secara virtual diikuti anak-anak sekolah seluruh Indonesia. Dalam dialog itu, ada yang minta jalan diperbaiki, minta listrik lampu, jaringan internet bahkan ada yang minta sepeda dan seragam sekolah. 

Menanggapi hal tersebut Menteri Sosial menjelaskan, semuanya sedang dalam proses pengadaan listrik dan lain sebagainya.

“Ini menjadi tugas dan wewenang dari Kementerian Sosial dalam menangani anak kawasan tertinggal dan terpencil,” ungkapnya.

Tri Rismaharini menyebutkan, anak-anak ini adalah calon-calon pemimpin masa depan. Menteri Sosial mengajak untuk berkomitmen terus tidak nikah dini.

“Jika kalian ingin berhasil, maka harus fokus pada pendidikan,” tegasnya.

Ditambahkan Mensos, jika melihat teman-teman kalian tadi yang jauh dari fasilitas sekolah, mereka tidak ada lampu, harus naik perahu untuk bisa sampai ke sekolah.

“Jadi, tidak ada alasan kalian untuk sukses dan berhasil dengan kondisi kalian yang sudah tercukupi. Sehingga tidak ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan semuanya berhak untuk berhasil,” ujar Menteri.

BACA JUGA: Dewa 19 Siap ‘Getarkan’ Kota Mataram, Lombok

Tak lupa semarak peringatan HAN dilakukan pemberian atensi berupa kursi roda secara simbolis kepada penyandang disabilitas fisik serta bantuan lainnya. 

Selain itu, pemberian penghargaan kepada Pemprov NTB dalam kontribusi peringatan HAN 2022 diterima langsung oleh Umi Rohmi sapaan akrab Wagub NTB. ***

 




Pertemuan Rannya dengan Asnawi Mangkualam di Korsel

Melakukan pertemuan dengan CEO Lombok Football Club (Lombok FC), Rannya Agustyra, mendapat bekal Asnawi cara mengembangkan potensi pemain muda Lombok FC

MATARAM.lombokjournal.com ~ President/CEO Lombok Football Club (Lombok FC), Rannya Agustyra Kristiono, saat mendampingi kunjungan kerja reses Wakil Ketua Komisi I DPR RI H. Bambang Kristiono, SE (HBK) ke Seoul, Korea Selatan, bertemu dengan Asnawi Mangkualam, Jumat (29/07/2022).

Asnawi Mangkualam, merupakan salah satu pemain Timnas Indonesia yang kini merumput di Ansan Greeners FC, Kota Ansan, Korsel.

BACA JUGA: Skuad Lombok FC Makin Mentereng, Siap Melaju ke Level Atas

Pertemuan Rannya dan Asnawi Mangkualam di Seoul
Asnawi, HBK dan Rannya

“Saya sengaja menyempatkan waktu, dan meminta bantuan staf KBRI Seoul untuk bertemu Asnawi, untuk belajar banyak perihal kehidupan Asnawi sebagai pemain sepakbola profesional di Negeri Ginseng,” kata Rannya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/07/22).

Bek kiri Asnawi Mangkualam adalah salah satu pemain muda Indonesia yang sukses berkarier di kompetisi luar negeri. Bermain untuk Ansan Greeners semenjak Januari 2021, Asnawi tampil sangat impresif. 

Awal tahun ini, kontraknya pun terus diperpanjang manajemen klub yang berkarkas di Kota Ansan, Provinsi Gyeonggi, Korsel tersebut.

Dari diskusi dengan Asnawi, banyak mendapat pengetahuan bagaimana seorang pesepakbola profesional menempa diri.

Mulai dari kehidupan sehari-harinya di tempat tinggal (Apartemen), sampai dengan kegiatan latihan di lapangan. Secara khusus mendiskusikan kedisiplinan.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, kedisiplinan adalah salah satu faktor pembeda, antara klub amatir dengan klub profesional,” kata Rannya.

Butuh satu jam berkendaraan darat dari Seoul, ibu kota Korsel, ke kota Ansan. 

Bagi masyarakat Indonesia di Korsel, kata Rannya, Kota Ansan dikenal sebagai miniaturnya Indonesia di Korsel. 

Sebab banyak orang Indonesia yang berasal dari berbagai daerah tinggal di Kota ini. Diperkirakan, jumlah masyarakat Indonesia di Kota Ansan lebih dari tujuh ribu orang.

Sebagai figur yang saat ini sedang membangun klub sepakbola profesional di NTB, Lombok FC, Rannya banyak mendengar dari Asnawi, bagaimana ia sebelumnya juga seorang pemain amatir. 

Kemudian menjelma menjadi seorang pemain profesional yang telah membanggakan bukan hanya dirinya sendiri, tapi juga keluarga, bahkan Negara.

Kepada Rannya, Asnawi menuturkan bahwa ia memilih bermain di luar negeri dan keluar dari zona nyaman sebagai pemain Timnas di Indonesia. 

BACA JUGA: Skuad Lombok FC Sudah Komplet, Yakin Juara Liga 3 NTB

Ia ingin mengembangkan dirinya sebagai pemain yang berkarakter.

“Para pemain yang dipilih para pelatih adalah mereka-mereka yang memiliki karakter kuat. Dan saya merasa, di Korea inilah tempat yang tepat untuk saya menempa diri dan belajar banyak untuk menjadi pemain yang berkarakter,” tutut Asnawi.

Rannya yakin, dengan bekal pengetahuan dan pengalaman dari Asnawi, bisa mendorong pemain-pemain muda Lombok FC untuk bisa mengembangkan potensi dirinya hingga bisa seperti sosok Asnawi.

“Kalau kita mendengarkan pengalaman Asnawi yang telah mampu mengembangkan dirinya menjadi seorang pemain profesional, memang tidak mudah,” katanya.

Diperlukan semangat, kerja keras, dan disiplin yang tinggi untuk mencapainya. Ini yang harus dimiliki oleh talenta-talenta sepakbola kita di NTB.Terutama dalam mengasah kedisiplinan agar para pemain bisa menjadi lebih kuat.

Dara yang kini sedang merampungkan pendidikan di Brunell University, London, Inggris ini menjelaskan, akan selalu ada tantangan yang harus dihadapi dan diatasi oleh setiap pesepakbola profesional. 

Seperti halnya Asnawi yang juga memiliki tantangan besar untuk menembus skuad utama di klub sepakbola Ansan Greeners FC. Selama ini para pelatih Korsel masih kurang percaya dengan kwalitas kemampuan para pemain yang berasal dari Asia Tenggara. 

Terlebih lagi diawal-awal kompetisi, dimana dibutuhkan adaptasi yang cepat dan latihan yang ekstra keras supaya dilirik dan dipercaya pelatih.

Kemauan besar yang disertai dengan effort atau usaha yang besar, terbukti telah menjadikan Asnawi bisa menjadi pesepakbola profesional dengan penghasilan atau gaji yang cukup besar.

Asnawi berlatar-belakang kehidupan keluarga pesepakbola, dimana ayahnya adalah pemain dan sekaligus pelatih di PSM Makassar. 

Dengan penghasilan sebagai pesepakbola profesional, Asnawi menuturkan dirinya bisa membahagiakan diri sendiri, orang tua, maupun adiknya.

Paling tidak, pada kesempatan bertemu dengan Rannya tersebut, Aswani mengatakan, dirinya dapat memberikan gambaran, berbagi pengalaman, dan meyakinkan talenta-talenta muda yang dimiliki Lombok FC saat ini.

Meniti karier sebagai pesepakbola juga bisa menghasilkan pendapatan yang tidak kalah besarnya dengan profesi-profesi lain, asalkan sungguh-sungguh dalam menjalaninya.

“Harus tahan banting, dan melewati berbagai kesulitan di dalam latihan maupun pertandingan dengan penuh semangat dan kegembiraan. Artinya enjoy sajalah, nikmati, dan jangan pernah mengeluh karena banyaknya tantangan dan kesulitan,” kata Asnawi menitipkan pesan untuk para pemain Lombok FC.

Pesepak bola profesional menjanjikan

Chairman Lombok FC H. Bambang Kristiono, SE (HBK), juga menyempatkan diri hadir bersama Rannya bertemu Asnawi di sela waktu memimpin kunjungan kerja reses Komisi I DPR RI di KBRI Seoul, Korsel.

HBK menuturkan, Asnawi adalah prototipe, inspirasi, dan tauladan bagi anak-anak muda Indonesia. 

Asnawi telah membuktikan, meniti karier sebagai pesepakbola profesional juga sangat menjanjikan. 

Dan sejauh para pemain mampu bersungguh-sungguh dalam menempa dirinya, maka kesuksesan akan datang dengan sendirinya.

“Bagi Asnawi, kesuksesan, kegagalan, dan keberhasilan, adalah sebuah proses yang akan berjalan secara beriringan. Jika hasilnya gagal, bisa jadi refleksi buat ke depannya. Dan, andai kata berhasil, maka itu bisa jadi standar baru buat masa depan,” tandas HBK.

Anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/P. Lombok ini ingin agar talenta-talenta muda Lombok FC, yang memiliki skil bermain sepakbola yang sangat baik, bisa menjadikan Asnawi sebagai sosok dan figur penyemangat.

Agar selalu memberikan penampilan terbaik di tiap laga yang akan dijalani Lombok FC di Liga 3 NTB yang akan bergulir sebentar lagi.***

 




Desa Wisata Sangiang Wera Punya Destinasi Pantai Sangiang 

Kunker ke Bima, Gubernur NTB mengunjungi Desa Wisata Sangiang dan mengagumi keindahan destinasi wisata Pantai Sangiang ysng indah dan bersih

MATARAM.lombokjournal.com ~ Desa wisata Sangiang Kecamatan Wera Kabupaten Bima, memiliki destinasi pantai Sangiang yang indah dan bersih.

Pujian itu diucapkan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah saat mengunjungi pantai Sangiang di desa tersebut, Minggu (31/07/22).

Dalam kunjungan itu, Bang Zul yang didampingi Ketua TP. PKK Provinsi NTB, Minggu (31/07/22) berharap para pemuda dan masyarakat sekitar agar menjaga potensi dan aset wisata desa, sebagai media untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.

BACA JUGA: Gubernur NTB Tinjau Lokasi Kebakaran di Tente

Gubernur NTB memuji keindahan Pantai Sangiang di Desa Wisata Sangiang
bantuan kepada pelaku usaha dan nelayan

“Wera ini banyak pemuda pemudinya yang luar biasa,” ucap pria kelahiran Sumbawa ini, disambut ratusan warga Wera.

Atas kunjungan itu, Kades Sangiang A. Rasyid H.Imran, ST menyampaikan apresiasi pada Gubernur NTB untuk melihat kondisi dan keadaan desa Sangiang.

“Terima kasih  Pak Gubernur, sudah meringankan langkah di sela kesibukannya, mengunjungi desa kami,” kata Kades.

Terkait destinasi pantai Sangiang, Rasyid H.Imran menyampaikan situasi pantai itu.

“Ttiap gelombang pasang, air selalu naik, jadi mohon dibantu untuk pemecah ombak, sehingga pantai ini tetap bisa dipakai untuk jualan masyarakat,” pintanya.

Selain itu, Desa Wisata Sangiang, butuh WC portabel dan bronjongisasi untuk menjaga kawasan tersebut aman dari abrasi.

Kata Bang Zul, permintaan masyarakat untuk memperbaiki beberapa fasilitas dan menambah sarana untuk medukung desa wisata, akan diinventarisasi kebutuhan yang menjadi prioritas.

“Insya Allah, kami akan berusaha membantu masyarakat disini,” katanya.

Diakuinya, dulu semua dusun dan desa selalu disambanginya. Dan kebiasaan itu, terus dilakukan hingga sekarang.

Bang Zul juga mengingatkan, keadaan yang sudah ada sekarang harus disyukuri.

BACA JUGA: Warga Sebeok Sumbawa, Meriah Rayakan Tahun Baru Hijriyah

Sementara itu, Kadis Perkim dan Kepala BWS Wilayah Sumbawa yang hadir mendampingi, langsung menyatakan kesiapannya untuk meninjau dan menindaklanjuti permintaan warga.

Di akhir silahturrahim dengan Pemuda Kreatif dan Pelaku UMKM Wera, Gubernur Zul menyerahan sejumlah bantuan kepada pelaku usaha dan nelayan.

Turut mendampingi Gubernur NTB, Asisten I Setda Provinsi NTB, Kadis kelautan dan perikanan, Kadis Perdagangan, Kadiskop dan UMKM, Kadis Pariwisata, Kadis Perkim, Kadispora Kalak BPBD, Karo Adpim Setda Provinsi NTB. 

Turut hadir juga babinsa dan bhabinkamtibmas, aparatur desa Sangiang, sejumlah tokoh masyarakat, agama, pemuda Kecamatan Wera. ***