Remaja NTB Tidak Boleh Ada yang Kurang Darah

Komitmen remaja NTB untuk bebas Anemia, Wagub NTB mengingatkan pentingnya asupan gizi

MATARAM.lombokjournal.com ~ Remaja Provinsi Nusa Tenggara Barat berkomitmen untuk bebas dari anemia. 

Qagub NTB menekankan remaja NTB tidak boleh ada yang kurang darah
Acara Aksi bergizi para siswa

Hal tersebut diserukan siswa siswi sekolah dalam acara Aksi Bergizi yang dirangkaikan dengan Peringatan HUT RI KE-77 di Kantor Gubernur,  Jumat (12/08/22).

BACA JUGA: Wagub NTB Ingatkan, Balita Tiap Harus Konsumsi Telur

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah berpesan, agar jangan lengah memperhatikan asupan gizi sehari-hari. 

Seringkali anemia atau kurang darah terjadi pada remaja bukan karena tidak ada makanan tetapi kurang memperhatikan asupan gizi

Karena itu, edukasi pentingnya asupan gizi perlu dilakukan. 

“Jangan lengah. Anemia terjadi bukan karena tidak ada makanan, tapi karena tidak ada asupan gizi. Kita setiap hari harus makan makanan bergizi,” pesan Ummi Rohmi.

Ummi Rohmi juga berpesan, selain menganjurkan sarapan pagi namun yang penting harus dilihat juga komposisi makannannya. 

Karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan mineral haruslah lengkap. NTB sendiri memiliki program minum tambah darah sekali seminggu bagi remaja sekolah. 

“Di NTB tidak boleh ada remaja kita yang kurang darah. Kalian harus perhatikan kesehatan kalian,” seru Wagub. 

BACA JUGA: Masyarakat Bayan Antusias Menyambut HUT RI

Selain aksi meminum tablet tambah darah bersama, Acara aksi bergizi tersebut juga dirangkaian dengan acara senam bersama yang dilakukan sebelumnya, serta sarapan dan makan buah bersama. ***

 

 




Gubernur NTB Lepas Kwarda Pramuka NTB ke JAMNAS XI

Pesan Gubernur NTB, kontingen perwakilan NTB  untuk memperluas jalinan persahabatan dengan kontingen-kontingen dari berbagai provinsi 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah melepas kontingen  Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Nusa Tenggara Barat mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XI, di Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur NTB, Kamis (11/08/22).

Jambas XI akan berlangsung tanggal 14-21 Agustus 2022 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jawa Barat.

BACA JUGA: Wagub NTB Ingatkan Agar Balita Konsumsi Telur Tiap Hari

Gubernur NTB berpesan agar kontingen NTB memperluas persagabatan

Bang Zul sapaan akrabnya berpesan agar perwakilan NTB memperluas jalinan persahabatan dengan kontingen-kontingen dari berbagai provinsi lainnya.

Ini akan menyimpan kesan mendalam terhadap NTB.

“Tidak ada gunanya juara satu banyak hadiah, tapi tidak punya teman, tidak ada gunanya kita juara umum  tapi meninggalkan luka batin bagi kontingen yang lain,” pesan Bang Zul. Pesannya lebih lanjut, kontingen NTB harus berinteraksi. 

“Ucapkan salam apalah jika bertemu dengan kontingen yang lain, usahakan berikan senyuman yang indah, jadi buat betul-betul NTB ini tidak bisa dilupakan oleh kontingen yang berasal dari provinsi yang lain,” pesan Bang Zul.

Menurutnya, seluruh peserta adalah orang-orang pilihan yang berhasil mengikuti Jamnas.

“Anda adalah orang-orang pilihan yang tidak semua anak pramuka bisa ikut Jamnas, seleksinya ketat, prosesnya rumit dan anda insyaallah akan menjadi orang besar dan seberuntung  adek-adek yang pernah ikut jambore nasional,” ungkapnya.

Jambore Naional ke – XI tahu 2022 meruapakan sarana pendidikan dan pertemuan besar bagi pramuka panggalang.

Tujuannya membentuk watak, meningkatkan sikap kemandirian, keterampilan serta meningkatkan rasa kebangsaan yang ber-bhineka sebagai manusia yang berimtaq, beriptek dan berjiwa pancasila.

Sementara itu, Ketua Kwarda Pramuka NTB, Drs.H.Fathul Gani,M.Si mengatakan agar para peserta dapat memberikan yang terbaik, sehingga memberikan kesan terbaik bagi seluruh provinsi yang ikut. 

“NTB harus lebih baik dari kwartir yang lain,” ungkapnya.

BACA JUGA: Bunda Niken Dukung Transformasi Literasi Berbasis Inklusi Sosial 

Komposisi Kontingen Kwartir Daerah Gerakan Pramuka NTB, antara lain terdiri dari  Pimpinan Kontingen Daerah Berjumlah 6 Orang yang terdiri dari 1 Ketua, 1 Sekretaris, 1 Dokter, Dan 3 Staf, Kemudian kelompok Pembina Pendamping Berjumlah 20 Orang, 10 Pendamping Putra Dan 10 Pendamping Putri, Peserta Berjumlah 160 Orang, Terdiri Dari 80 Penggalang Putra Dan 80 Penggalang Putri Dari Seluruh Kwartir Cabang Se-Nusa Tenggara Barat. ***

 




Wagub NTB Ingatkan agar Balita Tiap Hari Konsumsi Telur 

Saat melakukan kunjungan ke Posyandu Desa Padamare dan Setanggor, Lotim,  Wagub NTB kembali tegaskan kalau Posyandu aktif akan turunkan stunting

LOTIM.lombokjournal.com ~ Ditandai dengan pembagian telur ayam kepada sasaran di dua Postandu tersebut, Wagub mengingatkan, 

Telur merupakan sumber protein, karena itu diharapkan masyarakat yang memiliki anak balita membiasakan memberi konsumsi anaknya minimal 2 butir per hari. 

Ini penting, telur mengandung sumber protein tinggi dan asupan telur secara rutin mampu mencegah stunting. 

BACA JUGA: Masyarakat Sambut Antusias Hari Kemerdekaan RI

Wagub NTB pesan, agar balita diberi konsumsi telur

Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengatakan itu sambil membagikan telur saat kunjungan ke Posyandu Mawar Desa Padamare, dan Posyandu Pondok Hijau desa Setanggor Kecamatan Sukamulia Lombok Timur, Kamis (11/08/22). 

Melihat pelayanan di dua Posyandu ini Wagub memberi apresiasi. Kedua Posyandu ini Dinilai bagus pelayanannya dan berjalan aktif sebagai upaya mencegah angka stunting.

Umi Rohmi sapaan akrab Wagub, mengatakan sesuai yang disampaikan oleh Kades tersebut bahwa angka stunting masih ada.

“Jangan khawatir, stunting bisa diatasi apalagi dengan anggaran yang disediakan oleh Pemerintah Desa. Karena fasilitas dan peralatan posyandu tidak mahal-mahal dan masih tergolong murah,” tegas Umi Rohmi.

Ia mengingatkan kepada para petugas atau kader posyandu, agar menyakinkan kepada seluruh anak stunting untuk mengkonsumsi protein hewani.

Tiap hari harus terus makan makanan yang sehat, dan mendapatkan asupan vitamin.

“Kuncinya yang penting terjaring semua balitanya diukur dan penanganannya secara benar sehingga otomatis stunting bisa turun dan semua anak-anak menjadi sehat,” katanya.

Umi Rohmi mengingatkan, tolak ukur keberhasilan menjadi Kepala Desa, bukan pada bagusnnya infrastruktur jalan yang mulus. 

Ukuran keberhasilannya adalah kesehatan, angka stunting, kematian bayi, kematian ibu hamil, perkawinan anak termasuk kondisi pendidikan dan ekonomi serta pengelolaan sampahnya baik tidak dan lain sebagainya.

“Itulah ukurannya sekarang, meselaraskan program-program unggulan Pemprov NTB,” kata Wagub 

Sementara itu Kepala Desa Pademara, Mukti Ali menyebutkan angka stunting di desanya hingga saat ini berjumlah 21 balita. 

1 anak pergi ke Kalimantan, 2 anak sudah lulus dari sisi usia, dan 6 anak sudah lulus dari sisi kesehatan termasuk tinggi badan sudah sesuai. Sisanya tinggal 12 orang anak dari 48 sasaran.

BACA JUGA: Gubernur NTB Berbagi Pengalaman Pemulihan Ekonomi NTB

“Dilihat dari perkembangan saat ini, sudah mau segera selesai dari 48 sasaran anak balita. Bentuk kepedulian kita terhadap operasinal Posyandu, Dana Desa kita alokasikan 10 persen agar keberlangsungan Posyandu tetap berjalan dengan baik sesuai harapan bersama,” tukasnya. 

Sementara itu di Posyandu Pondok Indah,  Desa Setangggor  Kades setempat melaporkan,  angka stunting di Desa Stanggor tercatat Balita sangat pendek sebanyak 23 anak,  katagori pendek 38 anak.

Namun secara umum di semua Posyandu yang ada di Setanggor menunjukkan grafik peningkatan dan perbaikan terkait angka stunting yang menunjukkan tren membaik

“Berbagai upaya telah kita lakukan, setidaknya meski masih belum berbuat banyak terkait pengangaran APBDes untuk peningkatan derajat kesehatan masyarakat terutama kelompok sasaran anak balita, ibu hamil di Posyandu telah dianggarkan,” terang Kepala Desa, Setanggor Moh Ashari, SH. 

Pada kunjungan kali ini, Wagub NTB Kepala Dinas Kominfotik NTB, Kadis Kesehatan Provinsi NTB, Dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM, MARS, Kadis PMPD Dukcapil, Dr. H. Ashari, SH., MH. ***

 




Masyarakat Bayan Antusias Sambut HUT RI  

Menyambut Hari Kemerdekaan RI ke 77, masyarakat Kecamatan Bayan, Lombok Utara, berswadaya menggelar berbagai lomba 

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Masyarakat Kecamatan Bayan, Lombok Utara rupanya sangat antusias Hari Ulang Tahun (HUT) RI Ke 77 Tahun 2022 dalam tahun 2022. 

Sejak seminggu yang lalu banyak kegiatan laksanakan hingga jelang dilaksanakan upacara Hari Ulang Tahun Ke 77 lahirnya nagara Indonesia. 

Beberapa kegiatan yang dilaksanakan menjelang HUT ke 77. Antara lain, lomba gerak jalan antar pelajar yang terdiri dari 137 regu,  terdiri dari, SD/MI, SD, MI 137 regu (1507) orang peserta, SMP/Mts. 90 regu (1001) orang, SMA/MA 125 regu,  (1375) orang.

Dan jumlah partisipan tingkat pelajar 3.883 orang belum termasuk peserta umum. 

BACA JUGA: Imbauan Gubernur NTB pada Konferensi Geotourism

Camat Bayan bangga masyarakat di wilayahnya antusias sambut Hari Kemerdekaan
Camat Bayan, Denda Peniwarni, SE

Camat Banyan, Denda Peniwarni, SE, menyampaikan itu ketikan buka lomba Gerak Jalan sepanjang 4,5 km, start dari Kantor Desa Sukadana dan Finish di Kantor Camat Bayan, Selasa (09/08/22). 

Ia mengatakan, meski masih berlangsung pada pekan depan namun masyarakat Bayan menunjukkan antusiasnya dalam menyambut HUT RI ke-77.

Tak mengurangi semangat nasionalisme dan antusiasme warga yang sudah tiga tahun tak terbelenggu bencana gempa bumi dan Covid 19.

Tahun 2022 masyarakat Bayan secara berswadaya ikut meramaikan berbagai kegiatan pada perayaan HUT RI Ke 77. 

Masyarakat Kecamatan Bayan menjadikan perayaan HUT Kemerdekaan RI menjadi salah satu momen penting, kata Denda Peniwarni. 

Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan tersebut, masyarakat Kecamatan Bayan, antusias mengikuti berbagai lomba perayaan HUT RI ke-77 yang digelar selama dua minggu berlangsung. 

Camat Bayan, Denda Peniwarni menyampaikan, warganya menyambut Hari Kemerdekaan dengan suka cita. 

Terlebih setelah vakum selama tiga tahun. pihaknya menggelar berbagai lomba antara lain gerak jalan, peresmian dan di malam hari digelar berbagai kesenian tradisional. 

BACA JUGA: Mengenang Pejuanga Veteran, Menjadi Inspirasi Perjuangan

“Melalui kegiatan lomba 17 Agustus, kami terus membangun ikatan persaudaraan melalui nilai kebersamaan, kerja sama, dan solidaritas antar anggota masyarakat dan pemerintah di tingkat Kecamatan maupun di Desa,” terang Denda Peniwarni. ***

 

 




Gubernur NTB Silaturahmi ke Masyarakat Tanak Beak 

Menjadi seorang pemimpin bukan mencari kehidupan dari jabatannya, Ini pesan Gubernur NTB pada masyarakat Tanak Beak

LOTENG.lombokjournal.com ~ Kesadaran untuk berkorban lebih banyak lagi kepada masyarakat merupakan kewajiban bagi siapa pun yang menjadi Gubernur, siapapun menjadi Bupati, Camat, bahkan Kepala Desa

Kata gUBERNUR ntb, menjadi pemimpin bukan mencari hidup dari jabatannya
Gubernur NTB berfoto bersama dengan remaja Tanak Beak

“Menjadi seorang pemimpin bukan mencari kehidupan dari jabatannya,” ujar Gubernur NTB Zulkieflimansyah saat mengunjungi masyarakat Dusun Jurang Taggluk, Desa Tanak Beak, Lombok Tengah, Kamis (11/08/22).

BACA JUGA: Remaja NTB Tidak Boleh Ada yang Kurang Darah  

Menyapa masyarakat, selain untuk bersilaturahmi, merupakan janji Guberbur Zul. 

Ketika menjadi Gubernur ia ingin terus melanjutkan kembali silaturahmi untuk menyapa orang-orang kecil, termasuk tokoh agama untuk diberikan keberkahan bagi kabupaten dan Provinsi pada saat kampanye.

“Saya senang bisa kembali datang mengunjungi untuk menyapa masyarakat disini,” ucap Bang Zul sapaan akrab Gubernur.

Diceritakan Bang Zul bukan pertama kali ia datang kesini. Melainkan waktu itu Pak Musleh lah yang mengenalkan dirinya membukakan pintu yang luas untuk masyarakat. Waktu itu ia belum dikenal bahkan belum diketahui dibandingkan calon Gubernur lainnya.

BACA JUGA: Wagub NTB Ingatkan, Tiap Hari Balita Harus Konsumsi Telur

“Mudah-mudahan kalau diamanahkan menjadi Kepala Desa, tetapi kalau tidak terpilih bukan akhir dari dunia. Karena apa pun hasil perjuangan itulah yang terbaik buat kita dan adalah orang yang tepat atas doa kita kepada Allah SWT,” kata Bang Zul.***

 




Bunda Niken Dukung Transformasi Literasi Berbasis Inklusi Sosial 

Bunda Niken minta seluruh pihak bersinergi mempercepat transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di NTB, pwepustakaan tak hanya mencerdaskan tapi juga mensejahterakan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Bunda Literasi Nusa Tenggara Barat, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah mendukung transformasi literasi berbasis inklusi sosial di NTB. 

Hal tersebut disampaikan Hj Niken yang disebut Bunda Niken saat acara Stake Holder Meeting (SHM) Provinsi NTB dengan tema Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial tahun 2022, di Hotel Aston In Mataram, Kamis (11/08/22). 

BACA JUGA: Imbauan Gubernur NTB pada Konferensi Geotourism

Bunda Niken mempercepat perpustakaan berbasis inklusi sosial

Bunda Niken minta untuk seluruh pihak bersinergi dan berkolaborasi, untuk mempercepat transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial. 

Khususnya para relawan literasi yang banyak tesebar di berbagai desa di NTB untuk lebih diperhatikan. 

Program Transformasi Perpustakan Berbasis Inklusi Sosial sendiri merupakan perubahan inovasi dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. 

Tujuan untuk penguatan literasi masyarakat dan pemerataan informasi, untuk peningkatan kesejahteraan.

“Salah satu tugas kita adalah memetakan relawan literasi dan mesinergikan untuk sama-sama mempercepat transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial di NTB,” tutur Bunda Niken yang juga merupakan Ketua TP PKK NTB. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Daerah Provinsi NTB, Tri Budi Prayitno memaparkan, dengan mentransformasikan perpusatakan berbasis inklusi sosial, maka tak hanya dapat mencerdaskan masyarakat tetapi juga mensejahterakannya. 

BACA JUGA: Kades Diminta Prioritaskan Bangun Kesehatan di Desa

Diharapkan Kadis, perpustakaan aktif tak hanya menyediakan buku berkualitas namun juga aktif memberdayakan UMKM di desa setempat.

“Bertranspornasi berbasis inklusi sosial bisa menggerakkan ekonomi yang lain juga,” tandasnya. *** 

 

 




Bunda Niken Hadiri Pelantikan Penyelenggaraan Jasa Boga NTB

Bunda Niken menyampaikan pesan penting saat pelantikan Perkumpulan Penyelenggaraan Jasaboga Indonesia (PPJI)  DPD Provinsi NTB

LOBAR.lombokjournal.com ~ Seluruh pengurus dan anggota Perkumpulan Penyelenggaraan Jasaboga Indonesia (PPJI)  DPD Provinsi NTB, agar menjadi organisasi sebagai wadah mencapai tujuan bersama. Dan, mendapatkan edukasi yang bermanfaat bagi seluruh UMKM.

Ketua PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah menyampaikan pesan itu, dalam sambutan pelantikan dan pengukuhan Perkumpulan Penyelenggaraan Jasaboga Indonesia (PPJI)  DPD Provinsi NTB yang berlangsung di Hotel Aruna, Lombok Barat, Rabu (10/08/22).

BACA JUGA: Pesan Bunda Niken untuk Pengurus APJI NTB

Bunda Niken mengharapkan pengurus PPJI NTB bersenigergi dengan berbagai elemen

“Tujuan kita bergabung dalam organisasi adalah untuk mendapatkan manfaat,” kata Bunda Niken.

Tentu ini memerlukan pelajaran terus-menerus, edukasi bagi para anggota, edukasi bagi masyarakat, edukasi bagi para UMKM yang ada di dalamnya, tambahnya.

Dikatakan, sebuah organisasi harus terus bersinergi dengan berbagai elemen, untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas organisasi. 

Sinergi bukan hanya 1 + 1 = 2 tetapi 1 + 1 = 5. Jadi dengan bersinergi diharapkan semua potensi-potensi yang ada, yang tadinya berjalan sendiri-sendiri, jika disatukan dalam sebuah organisasi bisa melejit kemampuannya. 

Serta melejit kapasitasnya, melejit performan organisasi tersebut.

Lebih lanjut dikatakan, yang terakhir adalah kolaborasi. Sebuah organisasi harus terus melakukan kolaborasi dengan menciptakan inovasi sehingga terus bisa bersaing dengan pasar masa kini. 

“Kolaborasi dengan berbagai macam organisasi yang ada,” tuturnya.

BACA JUGA: Kades Diminta Prioritaskan Bangun Kesehatan di Desa

Bunda Niken yakin, PPJI Nusa tenggara Barat di bawah bimbingan DPP PPJI, insya Allah bisa menjadi salah satu pemain utama dalam penggerak kemajuan masyarakat di daerah kita, tegas Bunda Niken.

Dalam kegiatan itu, Bunda Niken didampingi oleh Asisten III Setda Provinsi NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi dan beberapa stakeholder terkait.***

 

 




Gubernur NTB Berbagi Pengalaman Pemulihan Ekonomi di NTB

Hasiri SEME 2022, Gubernur NTB berbagi pengalaman tentang Perkembangan Ekonomi Pasar Sosial di NTB pasca pandemi Covid-19

LOTENG.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc hadir dalam acara workshop The Social and Ecological Market Economy 2022 (SEME 2022) dengan tema Strategy for Economic Development for Post-Pandemic Recovery di Novotel Lombok Resort and Villas, Lombok Tengah, Rabu (10/08/22).

Pada kesempatan tersebut, di hadapan para akademisi yang mayoritas berasal dari luar NTB, Gubernur berbagi pengalaman tentang Perkembangan Ekonomi Pasar Sosial di NTB pasca pandemi Covid-19.

Beberapa di antaranya yaitu bagaimana strategi yang telah dilakukan NTB untuk memulihkan dan menumbuhkan perekonomian pasca pandemi. 

BACA JUGA: Kunjungan Konjen RRT, Gubernur NTB Ingin Perkuat Kerjasama

Gubernur NTB mengatakan, menumbuhkan perekonomian pasca pandemi dengan membuat event internasional 
Gubernur Zulkieflimansyah

Salah satunya strategi yang dijelaskan Bang Zul, sapaan akrabnya adalah menjadi tuan rumah event-event besar internasional. 

“Kenapa kita sangat serius menjadi tuan rumah event-event besar internasional seperti MotoGP, WSBK dan MXGP, karena itu semua ada maksudnya untuk membangun ekonomi. Perlu ada strategi yang melingkar. Dengan kata lain, satu event internasional seperti MotoGP punya eksternalitas positif ke banyak sektor-sektor lain yang memaksa pemerintah pusat untuk hadir bersama kita di NTB. Impactnya pun is so powerful,” jelas Bang Zul.

Industrialisasi pun menjadi strategi NTB selanjutnya untuk memulihkan ekonomi. Dijelaskan Bang Zul, pertumbuhan ekonomi sangat bergantung pada proses industrialisasi.

Ia percaya, pertumbuhan ekonomi itu bergantung pada industrialisasi. Kalau diberi kesempatan, UKM-UKM di daerah tertinggal itu pasti bisa. 

“Selama pandemi kami di NTB ini telah mampu melahirkan lebih dari 5000 UMKM dengan produk-produk lokalnya. UKM kita mampu membuat apa saja asal ada pembelinya, setelah pandemi disinilah kemudian peran pemerintah untuk mengendalikan kemudinya,” tutur Gubernur.

Selain itu, ia juga menyatakan, sains dan teknologi juga secara tidak langsung bisa menumbuhkan perekonomian. 

Pemerintah NTB banyak membuat beasiswa untuk belajar ke NTB dan mengirimkan mahasiswanya ke luar negeri.

Menurutnya sains dan teknologi itu penting, ia membangun universitas teknologi disini karena IPM di bagian timur Indonesia  sangat rendah

“Jadi kita memberikan beasiswa untuk masyarakat di bagian barat Indonesia agar menempuh studi disini. Kami juga mengirim mahasiswa NTB ke luar negeri, ketika pulang mereka tidak hanya jadi pengusaha handal tetapi menjadi pelayan publik yang luar biasa,” ujarnya.

BACA JUGA: Gelis untuk UMKM, Gubernur Sambut Baik Mahasiswa SKSG UI

SEME 2022 sendiri merupakan sebuah workshop yang diselenggarakan oleh Universitas Paramadina Jakarta dan Yayasan Konrad-Adenaeur-Stiftung Jerman. 

Kegiatan ini berlangsung sejak tanggal 7 Agustus hingga 11 Agustus 2022.

Turut hadir mendampingi Gubernur pada kegiatan tersebut yaitu Kadiskop dan UKM Provinsi NTB serta Karo Adpim Setda Provinsi NTB. ***

 

 




Imbauan Gubernur NTB pada Konferensi Geotourism 

Saat konferensi internasional Geotorism, Gubernur NTB menyampaikan imbauan untuk menjaga warisan sejarah

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah menyampaikan pesan untuk menjaga warisan sejarah yang dimiliki oleh Nusa Tenggara Barat. 

Tak hanya Gunung Rinjani namun juga Gunung Tambora yang pernah letusannya sama-sama mengguncang dunia. 

BACA JUGA: Kades Diminta Prioritaskan Bangun Kesehatan di Desa

Gubernur NTB menyampaikan imbauan untuk menjaga warisan sejarah

Hal itu disampaikan Gubernur Zulkieflimansyah saat menyampaikan sambutan pada acara Opening Ceremony “The 3rd Geotourism Conference & International Conference & Future Climate” dengan 3 topik  yakni Geowisata, Wisata Bahari dan Wisata Halal. Rinjani di hotel Lombok Raya, Rabu (10/08/22). 

“Geopark itu adalah suatu instrumen, menguak masa lalu, menziarahi sejarah untuk kemudian kita melakukan refleksi yang dalam untuk melangkah ke depan dengan penuh kemantapan,” tutur Bang Zul. 

Ia menyampaikan keinginannya yang sangat kuat untuk melestarikan dan memaksimalkan peran dari warisan geopark yang telah diberikan kepada NTB.  

Bukan hanya sekedar untuk dinikmati tapi bagaimana juga warisan geologi yang hadir untuk kemaslahatan dan kesejahteraan buat masyarakat. 

Selain itu, Gubernur juga menuturkan Geopark adalah taman yang memaksa setiap orang untuk melakukan refleksi. 

Karena warisan yang indah yang dimiliki NTB menyimpan banyak misteri, sejarah, cerita dan juga menyimpan banyak fantasi.

“Oleh karena itu orang yang aktif dalam geopark itu bukan hanya sekedar bekerja tapi juga menikmati petualangan itu, mengunjungi masa lalu, menikmati masa sekarang dan menghadirkan fantasi dimasa yang akan datang,” tuturnya. 

BACA JUGA: Korsleting Listrik, Kabel Depan Wisma Seruni Terbakar

Gubernur berharap, para peserta konfrensi tak hanya duduk berdiskusi tetapi juga datang langsung untuk menikmati keindahan Rinjani dan ataupun Tambora.***

 

 




Korsleting Listrik, Kabel Depan Wisma Seruni Terbakar

Korsleting listrik di depan Wisma Seruni, Ampenan membuat kepanikan pengendara

MATARAM.lombokjournal.com ~ Terjadi sedikit kepanikan saat para pengendara melewati perempatan jalan Majapahit, persisnya di depan Wisma Seruni, Ampenan. Rabu (10/08/22) 

Pasalnya, kabel listrik yang melintang tepat di atas perempatan terbakar karena korsleting listrik. 

Korsleting listrik di perempatan depan Wisma Seruni, Ampenan
Bangku ditaruh di tengah jalan

Beberapa pedagang di sekitar kejadian berinisiatif mengingatkan para pengendara, agar tak melewati kabel yang menyala karena api yang meleleh jatuh tepat di aspal tengah-tengah perempatan. 

BACA JUGA: Kades Diminta Prioritaskan Bangun Kesehatan di Desa

Sampai berita ini ditulis, belum tampak petugas baik dari PLN,  Dinas Perhubungan maupun kepolisian datang ke tempat kejadian. 

Kepada lombokjournal.com, salah seorang warga yang kebetulan melintas menyampaikan terbakarnya kabel listrik yang tiba-tiba itu, membuatnya mengingatkan pengendara lain agar tak melintas tepat di bawah kabel yang terbakar. 

Ia lantas menyayangkan lambannya petugas PLN hadir ke lokasi kejadian. 

Sebab makin lama nyala api makin besar dan dikhawatirkan menyebar ke kabel-kabel lain yang posisinya berdempetan dengan kabel yang menyala tersebut. 

“Sudah lumayan lama menyala. PLN lambat ini,” kesalnya. 

Dari pantauan lombokjournal.com, setelah beberapa saat mulai terlihat petugas dari Dinas Perhubungan dibantu petugas kepolisian mengamankan lokasi kejadian agar tak dilewati pengendara. 

Pengalihan arus lalulintas juga dilakukan guna menghindari kemacetan. 

BACA JUGA: Mengenang Pejuang Veteran, Menjadi Inspirasi Perjuangan

Pengendara dari arah Lombok Episentrum Mall yang hendak ke arah Polda NTB diminta memutar ke kiri melewati jalan samping Wisma Seruni, begitu pun pengendara dari arah jalan Langko diminta belok kiri ke arah jalan Majapahit. 

Sampai berita ditulis belum tampak petugas PLN hadir di lokasi kejadian. Sementara kabel-kabel lain banyak yang melintang di dekat kabel yang terbakar. ***