Komitmen NTB Nol Emisi Karbon Tahun 2050 

Wagub NTB: Komitmen menuju NZE Tahun 2050 diikhtiarkan melalui tiga program

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah menegaskan, Provinsi NTB memiliki komitmen menuju Net Zero Emission atau Nol Emisi Karbon di tahun 2050. 

“Bagaimana kita konsen untuk Net Zero Emission. Jadi emisi gas kaca itu harus kita hilangkan di tahun 2050. Kalau Indonesia komitmennya kan di tahun 2060, NTB punya komitmen tahun 2050,” tutur Ummi Rohmi.

Ia mengatakan itu  usai menghadiri  “Invitation To The Reneweble Energy And Low Carbon Workshop” yang berlangsung di Gedung Rektorat Universitas Mataram, Jum’at (26/08/22).

Ummi Rohmi menjelaskan, ada tiga hal yang dapat dilakukan untuk menuju NZE, yaitu pertama melalui Energi terbarukan (renewable energy) adalah energi yang berasal dari sumber-sumber alamiah seperti sinar matahari, angin, hujan, geothermal dan biomassa.

BACA JUGA: Duta Lingkungan Diminta Gaungkan Lingkungan di Mandalika

“Ke depan tidak ada energi dari fosil semuanya dari renewable energy karena potensinya semua ada disini, mau solar, angin, geothermal, biomasa. Itu yang akan kita ikhtiarkan ke depan,” tutur Ummi Rohmi.

Kedua, melalui program NTB Hijau, upaya pemerintah dan masyarakat untuk mengembalikan fungsi hutan yang selama ini gundul. 

Pemerintah Provinsi berkomitmen untuk terus menanam pohon untuk memberikan harapan generasi NTB di masa yang akan datang, sehingga mereka dapat melihat dan menikmati rimbunnya pohon dan hutan di NTB.

“Melalui penanaman NTB Green atau program NTB Hijau. Karena gas emisi itu juga datang dari kebakaran hutan,” ungkapnya.

Ketiga, melalui Program NTB Zero waste adalah model pengelolaan sampah yang memperlakukan sampah sebagai sumber daya. 

Ini merupakan penerapan konsep pengelolaan sampah berbasis pengurangan jumlah sampah, daur ulang sampah, penggunaan kembali sampah, dan konsep ekonomi sirkuler.

Ia juga mengajak Universitas Mataram dan perguruan tinggi lainnya untuk sama – sama mengikhtiarkan ketiga program tersebut. 

BACA JUGA: Wagub NTB Dukung SOMASI Sosialisasikan Opentender.Net

“Kita dorong melalui bekerjasama dengan akademisi salah satunya Universitas Mataram sebagai universitas yang paling terbuka di NTB ini dan kita akan gandeng bersama perguruan tinggi lainnya untuk sama sama mengikhtiarkan ini,” Ungkap Ummi. ***

 




Tuan Guru Turmuzi Kalungi Puan Dengan Kerudung Merah

Lanjutkan Tradisi Bung Karno, Puan Maharani Silaturahmi ke Ulama Kharismatik NU, Tuan Guru Turmuzi di Lombok Tengah, NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Ketua DPR RI Puan Maharani yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan mengawali kunjungan kerja di Pulau Lombok, Sabtu (27/08/22), dengan bersilaturahmi ke TGH Turmudzi Badarudin.

Ulama kharismatik Nahdlatul Ulama itu merupakan pimpinan Pondok Pesantren Qamarul Huda di Desa Bagu, Kecamatan Peringgarata, Lombok Tengah. 

Perempuan pertama yang memimpin DPR RI didampingi suami Happy Hapsoro, tiba di Bandara Zajnuddin Abdul Madjid disambut Gubernur NTB H Zulkieflimansyah bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi NTB. 

BACA JUGA: Duta Lingkungan Diminta Gaungkan Isu Lingkungan di Mandalika

Puan Maharani bersama santri asuhan Tuan Guru Bagu
Puan Maharani menyapa para santri

Turut menyambut pula Anggota DPR RI, H Rachmat Hidayat yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan NTB bersama para fungsionaris PDIP NTB lainnya.

Menyongsong kedatangan Puan di pintu rumah, Bu Nyai Hj Halimah dan Hj Baiq Hidayatul Aini.

Diiringi lantunan salawat dari ribuan santri, Puan melangkah ke kamar bagian dalam rumah tempat TGH Turmudzi telah menunggu. Kiai sepuh NU yang sangat dihormati tersebut berada di pembaringan. 

Senyum khasnya mengembang begitu Puan Maharani mendekat dan menyampaikan salam dengan penuh takzim. Wakil Ketua MPR RI  Ahmad Basarah mendampingi Puan.  

Pertemuan tertutup kemudian berlangsung selama lebih dari satu jam. Kepada Puan, TGH Turmudzi memberikan selendang berwarna merah. 

Selendang tersebut langsung dikalungkan Rais Am PBNU tersebut kepada Puan.

Setelah pertemuan usai, Puan menyapa para santri yang telah menunggu di hall depan kediaman pribadi. 

BACA JUGA: Gubernur NTB: Pastikan NTB Daerah Aman untuk Usaha

Gubernur NTB dalam kesempatan tersebut menyampaikan sambutan mewakili tuan rumah

“Kita beruntung NTB dikunjungi Ibu Puan.  Beliau orangnya luar biasa. Orangnya baik hati,” kata Gubernur mengawali sambutan. 

Kepada para santri, Gubernur Zul menceritakan kalau Puan adalah cucu pendiri Indonesia yang juga proklamator kemerdekaan Indonesia sekaligus presiden pertama RI, Soekarno. Disampaikan pula Puan adalah putri Presiden RI ke 5 Hj Megawati Soekarnoputri.

“Mbak Puan sekarang menjabat Ketua DPR RI. Sebelumnya menjabat Menko PMK yang mengkoordinasi para menteri. Mudah-mudahan beliau tetap diberikan kesehatan oleh Allah untuk terus mengabdi bagi bangsa dan negara,” kata Gubernur sembari menegaskan, Puan Maharani adalah potret paling ideal untuk inspirasi bagi para santri perempuan.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut Puan menegaskan, kunjungan silaturahminya ke TGH Turmudzi untuk melanjutkan tradisi menjahit silaturahmi yang telah dimulai kakeknya Bung Karno dengan seluruh ulama NU di Indonesia. 

Tradisi tersebut kemudian dilanjutkan oleh ayahandanya almarhum Taufik Kiemas dan sang ibunda Hj Megawati Soekarnoputri.

“Ini bukan pertemuan pertama. Insya Allah akan ada pertemuan pertemuan yang lain yang akan membawa hal yang lebih bermanfast,” kata Puan.

Dia menegaskan, membangun bangsa yang besar ini tidak bisa sendirian. Butuh gotong royong. 

Sehingga silaturahminya dengan TGH Turmudzi yang juga Dewan Mustaysar PBNU, diyakini  tak akan ada lagi muncul kesalahpahaman dalam membangun bangsa dan negara.

Puan juga menyemangti ribuan santri. Mereka diingatkan tidak terpengaruh berita hoax. Puan menyampaikan tahun 2024 adalah tahun pemilu. 

Dan sebagian dari para santri tersebut akan menjadi pemilih pemula pada ajang pesta demokrasi tersebut.

“Sekarang situasi disibukkan dengan pemilu 2024. Jangan sampai dalam pemilu malah ada yang ingin memecah belah kita,” kata Puan.

BACA JUGA: Wagub NTB Dukung SOMASI Sosialisasikan Opentender.Net

Puan Maharani disambut Tuan Guru Turmuzi

Puan yakin seluruh para santri kelak akan memilih pemimpin yang mencintai Indonesia sutuhnya. Kepada sahibulbait Puan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih telah diterima sebagai keluarga.

“Berteman dan bersilaturahmi  itu nggak akan ada habisnya. Silaturahmi sebagai keluarga harus terus dilanjutkan. Saya meyakini. Suatu hari  insya Allah salah satu santri perempuan bisa menggantikan posisi saya,” kata Puan.

Usai pertemuan dengan para santri, Puan dan rombongan melanjutkan kunjungan kerja ke Mataram dengan berdialog dengan para rektor perguruan tinggi negeri dan swasta. Setelah utu, dilanjutkan dengan mengunjungi Pasar Kebon Roek, salah satu pasar jnduk di Mataram.***

 

 




Duta Lingkungan Diminta Gaungkan Isu Lingkungan di Mandalika

Wagub NTB minta Duta Lingkungan Hidup juga diminta mengkampanyekan pilah sampah dari rumah

MATARAM.lombokjournal.com ~ Para Duta Lingkungan Hidup dari Persatuan Wartawan Lombok Tengah diminta fokus memberikan edukasi serta aksi terkait isu lingkungan di wilayah Madalika, Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat. 

Hal tersebut disampaikan saat Wakil Gubernur NTB menerima audiensi Duta Lingkungam Hidup di Pendopo Wagub, Jumat (26/08/22). 

BACA JUGA: Gubernur NTB: Pastikan NTB Derah yang Aman untuk Usaha

Duta Lingkungan diminta gaungkan isu lingkungan Mandalika

Wagub menyampaikan apresiasinya terhadap kehadiran Duta Lingkungan Hidup dan mengaku senang pada putri-putri yang punya perhatian terhadap isu lingkungan. 

“Saya senang sekali melihat putri-putri NTB peduli pada isu lingkungan,” tutur Wagub.

Juga disampaikan pesam, agar mengkampanyekan pilah sampah dari rumah. 

Sehingga masalah sampai bisa selesai di hilir dan tidak banyak mencemari lingkungan sekitar. Khususnya terkait sampah organik.

Sementara itu, Elfa Septiana Duta Lingkungan Hidup 2022 menyebutkan, ia dan teman-temannya Duta Lingkungan Hidup yang lain kerap melakukan edukasi dan aksi.

Mahasiswi Universitas Mataram Program Studi Hubungan Internasional itu menyebutkan di antaranya, Bakti sosial, penanaman pohon, serta bersama Persatuan Wartawan Lombok Tengah melakukan pelatihan jurnalistik. 

“Kami fokus gaungkan aksi dan edukasi tak hanya teori tapi kami berusaha aksi nyata turun ke sekolah dan masyarakat mengkampanyekan isu lingkungan,” tuturnya. 

BACA JUGA: Posyandu Terintegrasi dengan Bank Sampah di Desa Sesela

Audisi Duta Lingkungan telah berlangsung sejak tahun 2016 dan banyak berkiprah dalam menjaga kelestarian alam, baik aksi sosial maupun penanaman bibit pohon mangrove.

Tujuannya menjaga agar tidak terjadi abrasi pantai maupun penghijauan terutama di daerah-daerah penyangga sumber mata air di Kabupaten Lombok Tengah. ***

 

 




Gubernur NTB: Pastikan NTB Daerah Aman untuk Usaha

Gubernur NTB merasa beruntung salah satu perusahaan besar di Indonesia mau berinvestasi di NTB 

MATARAM.lombokjournal.com ~ PT. AMNT & Salim Group siap berinvestasi di NTB. dengan prioritas pada 3 sektor Agribisnis dan Industri, yakni sektor Perikanan dan Kelautan, sektor Pertanian dan Perkebunan, dan sektor Peternakan.

Hal itu diungkapkan dalam Rapat Koordinasi Rencana Investasi Agribisnis dan Industri yang dihadiri oleh Gubernur NTB, Zulkieflimansyah bersama Tim Fasilitas Investasi Agribisnis dan Industri NTB yang diketuai oleh Staf Ahli Gubernur Bidang EKUINBANG, Dr. Ir. Amry Rakhman, M.Si., di Ruang Rapat Sangkareang, Kantor Gubernur NTB (26/08/22).

BACA JUGA: Wagub NTB Dukung SOMASI Sosialikan Opentender.Net

Gubernur NTB MENGATAKAN, perlu kenyamanan dan keamanan bagi investor

Menurut Ketua Tim Fasilitasi, kegiatan investasi akan dilakukan pada tanggal 3-8 September 2022 dengan data dan informasi yang dibutuhkan seperti potensi dan realisasi luas areal, jumlah produksi, jumlah pelaku usaha serta jumlah sarana setiap Jenis Komoditas di Kabupaten/Kota se-NTB Tahun 2018-2022.

Gubernur NTB merasa sangat beruntung salah satu perusahaan besar di Indonesia mau berinvestasi di NTB. 

Jika hanya mengandalkan sektor pemerintahan dengan kemampuan daerah sendiri jumlahnya sangat terbatas dan kelebihannya harus disediakan oleh swasta.

“Maju tidaknya suatu daerah tergantung pada maju tidaknya sektor dunia usaha, tugas pemerintah menyediakan lingkungan yang baik dan kondusif sehingga dunia usaha nyaman berinvestasi di daerah kita,” tutur Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB.

Bang Zul juga menambahkan, dengan adanya perusahaan sebesar itu berinvestasi di NTB akan memberikan sinyal berita kepada perusahaan lainnya untuk tidak ragu berinvestasi disini. 

BACA JUGA: Gubernur NTB dan PT UPCLTBE Tandatangani MoU Pembangkit Listrik Tenaga Bayu

“Kita bantu semaksimal mungkin, menyediakan data yang dibutuhkan dan bantu supaya dia merasa nyaman. Jika ini berhasil menciptakan industrialisasi di semua sektor, maka slogan NTB Gemilang bisa terwujud”, ucap Bang Zul kepada peserta rapat yang merupakan pimpinan – pimpinan OPD terkait. ***

 

 




Wagub NTB Dukung SOMASI Sosialisakan Opentender.Net

Untuk pencegahan penyimpangan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, Wagub NTB mendukung sosialisasi  Opentender.Net

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengapresiasi dan mendukung Solidaritas Masyarakat Untuk Tranparansi (Somasi) NTB dalam mensosialisasikan aplikasi Opentender.Net dalam mencegah terjadinya penyimpangan pengadaan barang/jasa pemerintah. 

BACA JUGA: Kunker ke Lombok, Puan Maharani akan Blusukan ke Pasar

Wagub Sitti Rohmi dukung sosialisasi Opentender.Net
Wagub Sitti Rohmi

Menurutnya, aplikasi yang berasal dari luar daerah yang telah dikembangkan ICW perlu dikenalkan ke pemerintah.

“Kita ingin perusahaan lokal dulu yang lebih diutamakan, namun secara kualifikasi tidak memenuhi syarat sehingga perlu dikenalkan dan disosialisasikan tinggal tehnis saja,” ungkap Wagub NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah saat menerima Direktur Somasi NTB di pendopo Wagub Jum’at (26/08/22).

Direktur Somasi NTB, Dwi Harissanto menjelaskan, aplikasi ini merupakan salah satu yang dikembangkan lama dari  Indonesia Corupption Watch (ICW) terkait dengan pengadaaan barang dan jasa di pemerintah yang awalnya dikerjakan oleh ICW sendiri.

“Sekarang rencananya mau dikembangkan untuk pengawasan di Pemerintah Daerah bisa dilihat nanti Opentender.Net. Siapapun bisa mengakses disitu terbuka untuk publik,” jelasnya.

Ditambahkan, pihaknya saat ini sedang menawarkan ke Pemerintah Provinsi bagaimana menggunakan tools. Untuk data dan dokumennya sendiri sudah ada di Opentender.Net yang sumber datanya dari LPSE. 

Karena pihak ICW sendiri ketika mengembangkan aplikasi ini juga sudah ada MOU dengan (Lembaga Kebijakan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

BACA JUGA: Industrialisasi Jadi Pilihan Hadapi Ekonomi Global

Harapannya bisa digunakan karena memiliki nilai lebih salah satunya ada nilai kolaborasi  di dalamnya yang ini merupakan salah satu semangat di dalam open government lokal

“Ini bagian dari ikhtiar kami untuk mendukung Pemerintah Provinsi NTB karena aplikasi ini memiliki nilai kolaborasi di dalamnya antara pemerintah provinsi dengan kelompok masyarakat sipil,” tutupnya. ***

 

 




Beasiswa dan Investasi Pendidikan dari Turki, Gubernur NTB Siap Kolaborasi

Gubernur NTB menyatakan kesiapannya berkolaborasi dan mendukung Yayasan Al-Quds University yang mewadahi pemberian beasiswa bagi pelajar NTB yang menempuh pendidikan di Turki

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc., menerima silahturahmi Mufti Yerusalem dari Palestina yang bergerak dalam Bidang Pendidikan dari Al-Quds University, di Ruang Kerja Pendopo Gubernur NTB, Kamis (25/08/22).

Silaturahmi Mufti Yerusalem itu terkait pemberian beasiswa dan investasi kepada anak-anak NTB 

Menanggapi itu, Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB menyatakan kesiapannya memberikan izin dan dukungan untuk Yayasan Al-Quds University, yang menjadi wadah pemberian beasiswa kepada pelajar-pelajar NTB yang mau menempuh pendidikan jenjang Sarjana maupun Magister di Turki. Khususnya untuk pendidikan Al-Quran dan Tafsir sangat menarik. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Sarankan Ponpes Punya Guru Matematika Menyenangkan

Gubernur NTB mendukung Yayasan Al-Quds University

Bahkan Bang Zul siap menggerakan universitasnya untuk mendukung kolaborasi bersama yayasan tersebut.

I have university, so it is easy to make collaboration and we can also provide a scholarship, because Palestine is very good in engineering, Al-Quran and tafsir will be very interesting”, katanya.

Bang Zul juga menambahkan, NTB sudah banyak mengirimkan engineering ke Eropa, untuk kuliah yang diharapkan tidak terlalu lama di luar negeri, cukup tiga sampai enam bulan dan selanjutnya melaksanakan online dari Indonesia.

“Masuknya gampang tapi untuk stand up disananya kan susah masuk ke Yerusalem aja urusan visa cukup sulit, boleh dengan senang hati kalau memang bisa difasilitasi. Kampus ini kan swasta jadi kalau bisa kelas online,” tuturnya.

Presiden of IHSIAD Turkiye, Nurullah Sahin mengatakan, Foundations Of Qulds University di Instanbul bertugas untuk mengalirkan mahasiswa. 

Tujuan awal membuka yayasan ini untuk mengalirkan dana kepada mahasiswa yang tentu tidak mendapatkan subsidi karena ini swasta.

“Kita akan bekerja keras untuk apa yang sudah dirancang, untuk yayasan sendiri di Turki sudah mempunyai kultur biasa menyumbang dan ditanamkan menyumbang ini turun temurun menjadi amal jariyah sejak 500 tahun lalu,” jelasnya.

Ditambahkan, yayasan ini fokus utamanya pada pendidikan, budaya, kemudian pekerjaan di seluruh dunia. Untuk pekerjaan di seluruh dunia ini ingin menjadikan Turki khususnya Istanbul menjadi patokan dalam semua bidang.

“Indonesia adalah negara penting untuk Turki, kita juga akan membuka Sekolah Internasional Turki di Indonesia dengan kerjasama kurikulum Indonesia dengan Turki”, ucapnya.

BACA JUGA: Pemprov NTB Siap Kerjasama Pendidikan dengan ITS 

Dean of Islamic Studies of Al-Quds University, Dr. Orwa Sabri yang merupakan Mufti Yerusalem menambahkan, mereka bisa membuka jalan ke Qulds University di Yerusalem dengan yayasan yang ada di Turki sehingga bisa membuka kerjasama ke kampus-kampus negeri di Turki.

“Kita yang konkrit saja dulu, selanjutnya kita follow up di bulan November,” ujar Bang Zul. ***

 

 




Gubernur NTB dan PT. UPCLTBE Tandatangani MoU Pembangkit Listrik Tenaga Bayu 

Gubernur NTB mengharapkan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (angin) dapat dibangun lebih dulu di Mandalika.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB,  Zulkieflimansyah  menerima silahturahmi PT. UPC Lombok Timur Bayu Energi (UPCLTBE), perusahaan afiliasi dari PT. UPC Renewables Indonesia (UPCRI) di Ruang Kerja Pendopo Gubernur (25/08/33).

Kedatangan rombongan PT. UPC Lombok Timur Bayu Energi (UPCLTBE) itu terkait pengembangan proyek 100 MW dilengkapi dengan Sistem Penyimpanan Baterai (BSS) 65 MW/30 MWh.

Gubernur NTB menyambut dengan baik pengembangan dan pemanfaatan energi yang akan dibangun oleh PT. UPCRI melalui PT. UPCLTBE.

BACA JUGA: Industrialisasi Jadi Pilihan Hadapi Ekonomi Global

Gubernur NTB harapkan MoU ini dapat dipertanggungjawabkan
Penandatanganan MoU

Di sisi lain Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB mengharapkan PLTB tersebut dapat dibangun lebih dulu di Mandalika.

“Mandalika potensinya lebih besar untuk dilihat karena sudah menjadi brand, kalau Pak Jokowi ke Lotim agak sulit ya. Ini kan kita harus memikirkan strategisnya karena event sangat banyak di Mandalika akan menjadi kesempatan yang bagus agar dilirik Pak Jokowi dan Menteri lainnya,” pungkasnya. 

Senior Developer PT. UPC Renewables Indonesia, Niko Pryambada memaparkan, NTB memiliki potensi renewables yang berlimpah dan harus dioptimalkan semaksimal mungkin.

Khususnya  PLTB Lombok Timur yang telah dilakukan studi kelayakan sejak Tahun 2015.

Lombok Timur memiliki daya tarik tersendiri dengan pemandangan langsung menghadap laut, sehingga nantinya dapat mendukung pengembangan sektor Pariwisata di NTB dan menempatkan Lombok sebagai tujuan wisata yang bersih dan hijau secara global.

“Sudah pasti sumber daya yang terbukti di Lombok Timur, kami sudah siap di sana, biasanya kami hitung satu padang anginnya, untuk Lombok Timur 100 MW target investasi sekitar 200 juta rupiah. Kalau untuk Mandalika kami harus melakukan penelitian yang lebih detail dulu,” jelasnya.

Niko Pryambada menyampaikan, MoU ini dibuat dengan tujuan meyakinkan PLN, pihaknya sudah mendapatkan dukungan yang kuat dari Pemerintah Daerah khususnya Gubernur NTB sendiri. 

PLTB membutuhkan akses dan izin dari PLN karena hal ini dibuat untuk menghasilkan energi yang akan disalurkan ke jaringan PLN. 

Selama ini ada beberapa keraguan dari PLN salah satunya karena sifat angin yang menyesuaikan dengan musim.

“Kembali lagi, apabila diizinkan oleh PLN langsung kita laksanakan. Karena kuncinya dari PLN,” tuturnya.

Dengan ditandatanganinya MoU ini, Bang Zul berharap agar MoU ini dapat dipertanggungjawabkan dengan baik serta memberikan bukti konkrit di lapangan.

“Kalau performance tidak ok nanti sama aja bohong, yang penting buktinya ada bentuknya sebelum 2024 sudah kelihatan hasilnya kan bagus, jangan hanya sebatas MoU. Saya sudah menjamin PLN itu urusan saya dan pasti bisa,” ucapnya.

BACA JUGA: Kunker ke Lombok, Puan Maharani akan Blusukan ke Pasar 

Pihak PT. UPCLTBE  meyakinkan, setelah ini akan dilanjutkan negosiasi dengan PLN sekaligus membahas Mandalika, tetapi untuk saat ini PT. UPCLTBE akan melanjutkan pengembangan PLTB di Lombok Timur.***

 

 




Industrialisasi Jadi Pilihan Hadapi Ekonomi Global 

Industrialisasi yang jadi program Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat meru[akan keniscayaan hadapi era ekonomi global. 

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah menjabarkan industrialisasi di hadapan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah masyarakat Lombok Utara di kantor Bupati Lombok Utara, Tanjung, Kamis (25/08/22). 

“Industrialisasi ini harus menjadi pilihan menghadapi ekonomi global saat ini bukan karena program Gubernur atau pemerintah,” tegas Gubernur. 

Gubernur NTB menegaskan industrialisasi meningkatkan ekonomi masyarakat

Dikatakannya, era industrialisasi terbukti mengembangkan produksi dan menaikkan ekonomi masyarakat. 

BACA JUGA: Industrialisasi, Bahan Baku Diolah Jadi Produk Olahan Baru Dijual

Bahan mentah yang ada akan bernilai ekonomis lebih jika pola industri sederhana seperti pengemasan untuk daya tahan produk mulai dilakukan. 

Namun begitu meski tak seperti dibayangkan dengan pabrik besar, langkah kecil itu membutuhkan kerja keras dan perjuangan. 

“Industrialisasi membutuhkan biaya belajar. Setiap produk yang punya pasar pasti akan dibuat tapi industri yang dipilih harus tepat agar bisa menaikkan ekonomi dan investasinya ada di teknologi mesin,” jelas Gubernur.

Sementara itu, Bupati Lombok Utara, Johan Samsu mengatakan potensi industri di Lombok Utara sangat banyak. Beberapa komoditas seperti kopi, vanila dan kelapa berpeluang industri. 

“Roadshow industrialisasi ini mengangkat semangat pelaku UMKM di Lombok Utara,” ujar Johan. 

Johan mengatakan, tiga sumber komoditas KLU seperti pertanian dengan lahan yang luas memungkinkan industri pengolahan gabah. 

Begitu pula dengan komoditas kelapa untuk CPO yang melimpah, pabriknya akan segera berdiri di Pemenang. 

Peluang untuk UMKM, juga sangat besar mengingat KLU juga memiliki potensi pariwisata besar dengan hotel dan akomodasi lainnya yang membutuhkan produk lokal.

BACA JUGA: Road Show Gubernur di Lombok Utara, Ini Harapan Bupati Djohan

Kepala Dinas Perindustrian, Nuryanti mengatakan ekosistem industrialisasi telah mulai dibangun di KLU mulai dari bahan baku, regulasi sampai mendorong dibuatnya Rencana Pembangunan Industri Kabupaten. 

“Diharapkan nantinya setiap kabupaten memiliki karakteristik industrialisasi sendiri,” ujar Yanti.***

 

 




Kunker di Lombok, Puan Maharani akan Blusukan ke Pasar 

Dalam kunker ke Lombok,  Puan Maharani akan sowan ke Tuan Guru Bagu dan akan berdialog dengan pedagang kecil di pasar tradisional

MATARAM.lombokjournal.com ~ Ketua DPR RI Puan Maharani yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan, akan melakukan kunjungan kerja (kunker) di Pulau Lombok. 

Perempuan pertama yang memimpin DPR RI tersebut akan bersilaturahmi dengan TGH Turmudzi Badarudin, ulama kharismatik Nahdlatul Ulama. 

Ia akan mengunjungi pasar untuk menyapa dari dekat para pedagang dan berdialog dengan rektor perguruan tinggi negeri dan swasta di NTB.

Puan dijadwalkan tiba di Mataram hari Sabtu (27/8/2022) pagi dengan penerbangan dari Jakarta. 

Ketua DPD PDI Perjuangan NTB H Rachmat Hidayat yang juga Anggota DPR RI mengatakan, dari bandara Puan langsung mengunjungi Pasar Mandalika untuk berdialog dengan para pedagang di sana sekaligus mengecek harga berbagai kebutuhan pokok.

BACA JUGA: Sinergitas Lintas Sektor untuk Dukung Posyandu Keluarga

“Dinamika di pasar adalah cerminan situasi ekonomi daerah. Mbak Puan akan blusukan dan menyapa dari dekat para pedagang lalu mendapatkan informasi secara langsung bagaimana sesungguhnya situasi pemulihan ekonomi di tengah pandemi,” kata Rachmat.

Selain bedialog dan menyerap informasi, selama di Pasar Mandalika, putri Presiden ke-5 Republik Indonesia Hj Megawati Soekarnoputri ini juga disebut akan berbelanja secara langsung sejumlah kebutuhan.

Dari Pasar Mandalika, Puan kemudian akan menggelar dialog bersama para rektor perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta di NTB. 

Dialog tersebut akan digelar secara santai sembari santap siang bersama dengan menu khas dari Bumi Gora.

Selepas Salat Duhur, Puan kemudian akan bertolak menuju kediaman kiai kharismatik Nahdlatul Ulama TGH Turmudzi Badruddin, di Bagu, Peringgarata, Lombok Tengah. Kunjungan ini kata Rachmat karena Puan ingin terus menjahit silaturahim dengan para masyayikh dan meniru apa yang pernah dilakukan Proklamator Kemerdekaan Indonesia, Soekarno dan tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama.

“Mbak Puan dalam banyak kesempatan selalu menekankan bahwa membangun bangsa Indonesia ini tidak bisa jika tidak dilakukan dengan bergotong royong. Karena itu, Mbak Puan sowan dan bersilaturahim dengan para kiai, alim ulama, dan para masyayikh,” imbuh Anggota Komisi VII DPR RI ini.

Rachmat mengatakan, sudah menjadi tradisi, bagaimana sejak dulu Bung Karno telah menjalin hubungan kedekatan dengan Rais Akbar PBNU KH Hasyim Asy’ari. 

Kemudian, jalinan kedekatan itu dilanjutkan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dengan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang pernah menjabat ketua umum PBNU dan Presiden keempat RI.

BACA JUGA: Sekda NTB Buka Bazar Murah, untuk Stabilisasi Harga Pangan

“Mbak Puan sebagai cucu Bung Karno ingin terus melanjutkan kedekatan hubungan itu,” kata Rachmat.

TGH Turmudzi Badarudin sendiri merupakan pemimpin Pondok Pesantren Qomarul Huda, salah satu pondok pesantren ternama di NTB yang memiliki sejarah besar dalam moderasi Islam dan demokrasi Indonesia. 

Di Ponpes ini pernah digelar Musyawarah Nasional Alim Ulama Nahdlatul Ulama pada 17-20 November 1997. 

Salah satu rekomendasi Munas tersebut adalah tentang kedudukan perempuan dalam Islam. Munas alim ulama ini pun mengakhiri debat panjang tentang kepemimpinan perempuan dalam Islam. 

Munas itu mengafirmasi kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dalam Islam dan juga mengakui kelebihan-kelebihan tertentu pada diri perempuan saat menjadi pemimpin.

Sebelum kunjungan Puan akhir pekan ini, akhir Juli lalu, terlebih dahulu, Ketua DPP PDI Perjuangan yang juga Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah telah diutus kepada TGH Turmudzi. 

Dalam pertemuan tersebut, terungkap bagaimana selama riwayat hidupnya, Tuan Guru Bagu  telah melanjutkan fase pendidikan agamanya di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, selama enam tahun dan menjadi salah satu alim ulama yang paling mendukung keputusan Munas tersebut, termasuk mengenai kepemimpinan perempuan dalam Islam.

Dalam pertemuan tesebut, Basarah yang diutus langsung Ketua Umum PDI Perjuangan Hj Megawati Soekarnoputri untuk bersilaturahmi, sekaligus juga membicarakan isu-isu kebangsaan dan Islam. 

Mulai dari topik Pancasila sampai kepemimpinan masa depan Indonesia. Kepada Basarah yang juga dosen Universitas Islam Malang, Tuan Guru Turmudzi menyampaikan tiga ayat Alquran dalam surah Al-Naml, yakni ayat 22, ayat 23, dan ayat 24, yang mengisahkan kepemimpinan perempuan. 

Ketiga ayat tersebut pula yang kemudian menjadi rujukan penerimaan Hj Megawati Soekarnoputri menjadi Presiden RI pada tahun 2001-2003.

Sebelum bertolak kembali ke Jakarta, dari kediaman Tuan Guru Bagu, Puan Maharani diagendakan berkunjung ke Kantor DPD PDI Perjuangan NTB di Jalan Lingkar Selatan, Kota Mataram. 

Di sana, sudah ada 1.300 kader, pengurus, dan simpatisan PDI Perjuangan yang hendak menyampaikan aspirasi secara langsung.

BACA JUGA: 40 Partai Politik Sudah Mendaftar ke KPU

Selain menerima aspirasi, Puan juga akan menyerahkan secara simbolis bantuan sembako kepada masyarakat kurang mampu, dan juga bantuan kursi roda untuk warga disabilitas dari NTB.

Dalam kunjungan kerja ke Pulau Seribu Masjid ini, Puan rencananya akan didampingi para fungsionaris DPP PDI Perjuangan. Termasuk sejumlah kader PDI Perjuangan yang duduk di DPR RI. ***

 




Sinergitas Lintas Sektor untuk Dukung Revitalisasi Posyandu

Wagub NTB menekankan pentingnya sinergitas Bappeda, Dikes, Dinsos dan intervensi dari PKK, BKOW mendukung Posyandu Keluarga

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah menyatakan, kolaborasi dan sinergitas lintas sektor sangat penting untuk mendukung dan mensukseskan Program Revitalisasi Posyandu di NTB.

Hal tersebut diungkapkan Ummi Rohmi sapaan akrabnya saat menghadiri dan membuka sekaligus sebagai Keynote Speaker pada Rapat Koordinasi Pokjanal Posyandu Provinsi dan Kabupaten/Kota Se-NTB di Lombok Astoria Hotel, Kamis (25/08/22).

BACA JUGA: Road Show Gubernur NTB, Ini Harapan Bupati Djohan

Wagub NTB tekankan pentingnya kolaborasi dan sinergitas lintas sektor

“Berkolaborasi dan bersinergi lintas sektor itu sangat penting untuk mendukung program revitalisasi posyandu di Provinsi NTB ini,” kata Wagub.

Disinilah peran Bappeda, Dikes, Dinsos dan intervensi dari PKK, BKOW serta yang lain dalam berkolaborasi dan meyakinkan, posyandu keluarganya aktif, bagus perjalanannya, dan orang-orang yang ada di desa itu mengerti tugas dan tanggung jawabnya, jelas Ummi Rohmi. 

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta rapat yang hadir agar 100 persen Posyandu Keluarga tiap Kab/Kota di NTB dapat aktif, berkualitas dan berdaya. 

“Tolong semuanya yakinkan agar posyandu keluarga kita aktif, berkualitas, dan berdaya. Semua unsur di tingkat desa berkerja dengan sebaik-baiknya. Stop bicara asal-asalan, langsung ke angka, ke target, dan ke action apa yang harus kita lakukan ke depan untuk pencegahan stunting,” kata Wagub..

Hadi pada Rakor tersebut yaitu, Asisten I Setda Provinsi NTB, Kadis Kesehatan Provinsi NTB, Kadis PMPD Dukcapil Provinsi NTB, serta seluruh unsur Bappeda, Dikes dan DPMPD Kab/Kota se-NTB.***

BACA JUGA: Paguyuban Muslimah Diminta Atasi Masalah Domestik Perempuan