Konsumsi Protein Hewani untuk Turunkan Angka Stuinting
Tinjau Posyandu Lingkungan Turida Barat, Wagub tekankan pentingnya konsumsi protein hewani agar angka stunting membaik sebagai hadiah HUT Kota Mataram
MATARAM.lombokjournal.com ~ Melihat angka stunting yang masih tinggi, Wagub NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, M.Pd., menekankan kepada kader Posyandu agar lebih fokus kepada asupan protein hewani yang diberikan kepada anak-anak.
“Pastikan anak-anak mendapatkan telur setiap pagi selama 2 bulan, di luar dana PMT kelurahan ya,” tuturnya pada kesempatan Kunjungan Kerja di Posyandu Subuhussalam II Lingkungan Turida Barat, Kelurahan Turida, Kecamatan Sandubaya, Mataram, Senin (29/08/22).
Ummi Rohmi, sapaan akrab Wagub NTB juga menambahkan bahwa anak-anak harus dijaga makanannya.
“Jangan seneng snack aja, 1 bungkus snack sama dengan 1 telur harganya, anak-anak harus seneng makan telur, tempe, tahu, ikan laut atau tawar, ayam juga boleh, jangan lupa sayur dan buah-buahan,” ungkapnya.
Ummi Rohmi berharap Posyandu Kelurahan Turida dapat aktif setiap bulan, dengan pemberian protein hewani yang maksimal, paling tidak angka stunting dapat membaik sebagai hadiah HUT Kota Mataram yang tinggal menghitung hari.
Selanjutnya, Ummi Rohmi juga berpesan kepada masyarakat terutama orang tua untuk bisa memenuhi kebutuhan gizi anak, jangan ada yang stunting, jangan ada kematian bayi dan ibu hamil, juga beliau titip jangan ada perkawinan dini, anak-anak harus sekolah terus sampai setinggi-tingginya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Puskesmas Cakranegara, dr. Wiwik Nurlaela melaporkan bahwa tercatat dalam 46 Posyandu yang ada dengan sasaran 4000 anak, angka stunting mencapai 20 persen atau sekitar 800 anak.
Sedangkan angka stunting tertinggi ada di Lingkungan Turida Barat dengan jumlah 159 anak.
Sebagai penutup, Lurah Turida, Musadi Azani, mewakili warga Lingkungan Turida mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya atas kehadiran serta perhatian dan bantuan Wagub NTB.
Ia berharap, semoga kunjungan Wagub akan mempererat silahturahmi. ***
Konser Musik ‘Merdeka tanpa Narkoba’ di Desa Aik Dewa
Gubernur NTB mengapresiasi Pendidikan Desa Bebas Narkoba yang dilakukan dengan konser musik
LOTIM.lombokjournal.com ~ Konser musik yang mengangkat tema “Merdeka tanpa Narkoba”, yang terselip pesan menuju Pendidikan Desa Aik Dewa yang Bebas dari Narkoba, mendapat apresiasi Gubernur NTB, Zulkiedlimansyah.
Gubernur Zul menghadiri undangan pagelaran musik Konser D’Legenda untuk menyemarakkan HUT RI ke-77 dan menyambut hari jadi Kab. Lombok Timur ke-127 di Lapangan Desa Aik Dewa, Ex SMKN 1 Pringgasela, Kab. Lombok Timur, Sabtu (27/08/22).
“Malam ini memenuhi undangan masyarakat Aik Dewa Pringgasela yang mengadakan Konser Musik dengan pesan Pendidikan Desa Aik Dewa Bebas Narkoba!,” katanya.
Meskipun konser berlangsung dalam cuaca gerimis, namun masyarakat setempat tetap bersemangat.
“Walaupun gerimis tetap semangat,” ujar Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB.
Sebagai informasi, Konser musik tersebut berlangsung selama 2 hari, yaitu dari tanggal 27 hingga 28 Agustus 2022.
Turut dimeriahkan oleh musisi-musisi dangdut Legend Lombok, diantaranya Adi Gondrong & Friends, Udayana Band, Nusantara Band, Matahari Group, Dita Swara Band, Om Permata Band dan lainnya.***
Pelangi Nusantara TNI, Diharapkan Jadi Destinasi Olahraga Favorit
Saat menutup event nasional Pelangi Nusantara, Sekda NTB berharap event di NTB itu ke depan jadi destinasi olahraga dirgantara favorit
MATARAM.lombokjournal.com ~Event Nasional Pelangi Nusantara TNI – Angkatan Udara yang berlangsung di Ex Bandara Selaparang, ke depan diharapkan dapat menjadi destinasi olahraga dirgantara yang favorit dan menarik berbagai wisatawan untuk hadir.
Hal itu dikatakan Miq Gite sapaan akrab Sekda NTB menghadiri penutupan Event Nasional Pelangi Nusantara TNI – Angkatan Udara yang berlangsung di Ex Bandara Selaparang, Minggu (28/08/22).
“Semoga Kegiatan Pelangi Nusantara TNI AU di NTB sukses. Semoga NTB ke depan menjadi destinasi olahraga dirgantara yang favorit dan menarik kunjungan wisatawan,” tutur Sekda NTB.
Kegiatan Pelangi Nusantara merupakan salah satu bentuk nyata aksi peduli TNI Angkatan Udara kepada masyarakat.
Disamping sebagai edukasi untuk memperkenalkan olah raga kedirgantaraan dan menumbuhkan rasa bangga terhadap Angkatan Udara (AU) sebagai bagian dari Bangsa Indonesia.
Sementara itu, Asisten Potensi Dirgantara (ASPOTDIRGA) KASAU, Marsda TNI Bowo Budiarto, S.E., CHRMP, mengucapkan terimakasih dan memohon doa restu agar ditahun kedepannya bisa melakukan kegiatan kembali di NTB.
“Kita berharap di tahun depan kita bisa melakukannya kembali di NTB,” ungkapnya.
Berbagai rangkaian kegiatan kedirgantaraan berlangsung pada event yang mejadi kegiatan tahunan TNI AU tersebut.
Seperti demo udara pesawat tempur, olahraga dirgantara, aksi penerbang Paramotor, Paralayang dan UAV-Drone dari Federasi Aero Sport Indonesia, kampanye minat dirgantara, bakti sosial dan kegiatan lain yang mewarnai acara tersebut.***
Festival Gerabah Masbagik Lotim, Membuka Pasar Gerabah
Gubernur NTB mengatakan,setelah ada Festival Gerabah pertama Desa Masbagik Timur, harus ada pasar yang jelas
MATARAM.lombokjournal.com ~ Festival Gerabah pertama Desa Masbagik Timur, Kecamatan Masbagik, Lombok Timur, untuk menyemarakkan HUT Lotim yang ke-127 dibuka Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, Minggu (28/08/22).
Selain itu, Festival Gerabah tersebut diadakan untuk membangkitkan dan memperkuat kembali eksistensi Masbagik Timur sebagai Desa Wisata Seni dan Budaya di Pulau Lombok.
Gubernur Zul mengatakan, mesti ada cara baru dalam membuka pasar baru produk-produk gerabah kita agar diserap oleh pasar domestik Indonesia dengan gerabah beraneka rupa. “Tugas yang tidak mudah tapi sangat menantang,” katanya.
Bang Zul sapaan Gubernur NTB menyarankan, produk gerabah yang dihasilkan masyarakat harus memiliki pasar yang jelas, sehingga mudah didistribusikan.
“Kita harus lebih lincah mencari pasar. Harus didefinisikan apakah gerabah Masbagik ini butuh international event atau tidak. Kalau memang pasar kita hanya Bali, kita hanya sekedar bikin saja, tidak apa-apa, kita menjadi supplier awal-awal dengan Bali yang penting masyarakat disini hidup,” ujar Bang Zul, sapaan akrabnya.
Pesannya pada para perajin gerabah dan masyarakat, agar setelah Festival digelar, diharapkan masyarakat mendapat peningkatan penjualan.
Dengan kata lain, bukan sekedar ramai-ramai di Festival, tetapi juga menghasilkan kegiatan dan hasil yang konkrit.
“Tolong supaya hasil festival itu minimal ada kegiatan yang konkrit misalnya menjual atau mendistribusikan gerabah milik masyarakat ke pasar yang baru. Jangan sampai banyak festival, banyak pameran tetapi tidak meningkatkan penjualan,” pesannya.
Sementara itu, Bupati Lombok Timur, H. Sukiman Azmy menyatakan, Pemkab dan masyarakat Lombok Timur terus berupaya dengan maksimal untuk membangkitkan kembali potensi daerah yang dimiliki melalui berbagai ikhtiar.
“Aktivitas Kabupaten Lombok Timur saat ini kemeriahannya sangat terasa. Ada pameran dan festival dimana-mana. Alhamdulillah, kemampuan masyarakat kita untuk menggunakan sarana yang diberikan pemerintah seperti mendistribusikan produk secara online itu luar biasa. UMKM terus bergerak di dunia maya, itu salah satu bentuk ikhtiar yang sudah kita lakukan,” ujar Bupati Lotim.
Turut hadir pada kesempatan tersebut, yaitu Kadiskop & UKM Provinsi NTB, Kadisdag Provinsi NTB, Kadisperin Provinsi NTB, Camat Masbagik, Kapolsek Masbagik, 10 Kades Kec. Masbagik dan stakeholders lainnya.***
Pekan Teater Pelajar se-NTB Ditutup Gubernur NTB
Penutupan Pekan Teater Pelajar (PTP) yang diselenggarakan Teater SASENTRA Universitas Muhammadiyah Mataram, Gubernur NTB: Wadah tepat kreativitas pelaku seni teater
MATARAM.lombokjournal.com ~Gubernur NTB, Zulkieflimansyah menutup event Pekan Teater Pelajar se-NTB Tingkat SMK/SMA/MA yang diselenggarakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Sasentra Universitas Muhammadiyah Mataram di Taman Budaya, Sabtu (27/08/22).
Gubernur Zulkieflimansyah
PTP yang diikuti sebanyak 17 sekolah se-NTB menyajikan karya-karya perlajar dalam pertunjukan monolog dan lakon drama.
Dalam sambutannya, Gubernur mengutarakan bahwa event ini merupakan wadah yang tepat untuk para pelaku seni teater di Indonesia, khususnya di NTB.
Ia pun mengajak para generasi muda untuk menghidupkan kembali rasa kecintaan akan seni budaya bangsa yang luar biasa, khususnya seni teater.
“Terima kasih terhadap seluruh panitia dan UMMAT khusunya karena telah menghadirkan event yang sangat bermanfaat bagi generasi muda di NTB. Dan ingat jangan berhenti untuk menciptakan event seperti ini, event ini sangat dirindukan banyak orang,” ucapnya.
Rektor UMMAT, H Arsyad Gani
Bang Zul panggilan akrab Gubernur, menambahkan banyak orang hebat menyukai seni teater tak terkecuali politisi-politisi yang mempunyai nama yang besar di daerah maupun pusat.
“Saya menyakini politisi yang memiliki kecintaan dan hobi seni teater will be a verry good politican,” terangnya.
Sementara itu, Rektor UMMAT, Dr. H. Arsyad Abd Gani, M.Pd mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan oleh Pemprov NTB sehingga event ini berjalan dengan baik.
“Terimakasih saya ucapkan kepada Pemprov NTB yang telah membantu mensukseskan event kali ini sehingga kita dapat bersama-sama hadir sekaligus menutup event ini, sekali lagi mewakili UMMAT saya ucapkan terimakasih,” ujarnya.
Salah satu pemerntasan dalam Pekan Teater Pelajar
Event Pekan Teater Pelajar se-NTB Tingkat SMK/SMA/MA yang diselenggarakan oleh UKM Teater Sasentra UMMAT dengan tema “Membumikan Rasa”.
Event PTP yang berlangsung 24-27 Agustus 2022, diikuti sebanyak 17 sekolah se-NTB dengan 21 pementasan baik itu monolog dan pertunjukan drama. ***
Haul TGH Abdul Hamid Pagutan, Ini Pesan Gubernur NTB
Generasi Pagutan harus dipersiapkan agar mewariskan nilai nilai Islam, pesan Gubernur NTB saat Haul Almagfurlah TGH Abdul Hamid
MATARAM.lombokjournal.com ~ Silaturahmi pemimpin dengan masyarakat adalah nilai Islami yang harus dirawat.
Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah menekankan itu saat menghadiri kegiatan Haul Almaghfurlah TGH Abdul Hamid dan TGH Mustajab ke 53 di Pondok Pesantren Nurul Quran, Presak Timur, Pagutan, Kota Mataram, Sabtu (27/08/22).
“Pemimpin adalah mereka yang rela berkorban dan dekat dengan masyarakat. Melayani saat dibutuhkan,” ujarnya.
Di antaranya dengan pendidikan tinggi dan menghindari pernikahan dini.
Menurutnya, tantangan agama dan ulama di masa depan kian berat. Karena itu dibutuhkan upaya menjaga warisan dengan mengingat para pendahulu melalui peringatan haul.
Sementara itu, Ketua Yayasan Nurul Quran, Drs H Habibulbadawi mengatakan, sejarah panjang episentrum Islam Lombok dari Pagutan, Sekarbela dan Lombok Timur adalah akar yang tak boleh hilang.
“Itu sebabnya peringatan haul ini dilakukan setiap tahun agar menjadi pengingat kebesaran pendahulu,” ungkap Habib.
Ketiga tokoh ulama pertama di masanya itu, yaitu TGH Abdul Hamid, Pagutan dan TGH Rais, Sekarbela, merupakan tiga tokoh dengan keilmuan berbeda yang menjadi rujukan umat Islam Lombok hingga sekarang.
Saat ini halaqoh masa lalu diwujudkan Nurul Quran melalui lembaga pendidikan madrasah ibtidaiyah dan beberapa majelis taklim.
Rangkaian kegiatan Haul ke 53 tahun ini sendiri dimulai sejak Jumat (26/08) dengan ziarah makam, pengajian umum dan ritual tolak bala berkeliling kampung dengan bersholawat dan mengumandangkan azan di setiap sudut pemukiman.
Dalam acara peringatan haul tersebut, Gubernur juga dihadiahi buku biografi TGH Abdul Hamid dan TGH Mustajab serta buku Mozaik Budaya Orang Mentaram karya H Fathurrahman Zakaria, penulis dan budayawan Pagutan.
Hadir pula dalam acara haul, Kepala Biro Kesra, para tuan guru dan masyarakat.***
Jalan Sehat Desa Anjani, Gubernur NTB Juga Tinjau Lapak UKM
Gubernur NTB lepas peserta jalan sehat di Desa Anjani, juga turut berkeliling dengan Kepala Desa Anjani untuk melihat kolam ikan, kolam renang dan lapak UKM
LOTIM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menghadiri sekaligus melepas para peserta jalan sehat di Desa Anjani, Kec. Suralaga, Kab. Lombok Timur, Minggu (28/08/22).
“Hilang semua kepenatan kalau bisa membuat masyarakat senang dan bergembira. Pagi ini jalan sehat bersama masyarakat di Desa Anjani. Terima Kasih atas undangan dan sambutannya yang begitu hangat dan penuh kekeluargaan,” ujar Gubernur.
Setelah mengikuti Jalan Sehat, Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB juga turut berkeliling dengan Kepala Desa Anjani untuk melihat Kolam Ikan, Kolam Renang, Lapak UKM, dan lainnya yang dikelola oleh Kades dan masyarakat di Desa Anjani.
“Pak Kades Desa Anjani mengelola Kolam Ikan, Kolam Renang dan Lapak UKM untuk PAD Desa. Ekonomi Desa jadi bergeliat, murah meriah dan masyarakat bisa berwisata bersama. Terbaik memang Kades dan pemuda-pemuda desa Anjani,” pujinya.
Sementara itu, salah satu Pengurus Karang Taruna Pancaran Muda Desa Anjani, Kusuma menyambut hangat dan mengucapkan terima kasih kepada Gubernur karena telah menyempatkan hadir pada event tersebut.
“Kami dari pengurus Karta Pancaran Muda Desa Anjani mengucapkan selamat datang dan terimakasih atas kehadiran bapak Gubernur di acara jalan sehat ini,” ucap Kusuma.
Jalan sehat tersebut diadakan dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke-77 dengan mengambil posisi start dan finish di Kolam Embulan Boroq Dewi Anjani. ***
Puan Maharani dan Kader PDIP Siap Menangkan Pemilu 2024
Pompa semangat kader di NTB, Puan Maharani Tegaskan PDIP Siap Menangi Pemilu 2024
MATARAM.lombokjournal.com ~ Puan Maharani menggelar rapat konsolidasi bersama lebih dari 1.300 pengurus dan kader PDIP dari seluruh NTB, Sabtu (27/08/22) sore, di Kantor DPD PDIP NTBJalan Lingkar Selatan, Kota Mataram.
Dalam konsolidasi itu, para pengurus dan kader PDIP siap memenangkan Pemilu 2024 yang akan menjadi kemenangan ketiga secara beruntun.
Puan datang didampingi suaminya Happy Hapsoro dan Wakil Sekjen DPP PDIP Ahmad Basarah yang juga Wakil Ketua MPR RI.
Rapat digelar sebelum Puan dan rombongan bertolak ke Bali untuk agenda resmi Ketua DPR RI.
Saat tiba, Puan langsung disambut lebih dari seribu kader yang sudah berkumpul semenjak siang, mengenakan pakaian berwarna merah, khas PDI Perjuangan. Para kader PDIP NTB tak henti memekikkan kata-kata yang menggelorakan semangat.
Puan Maharani bersama Ketua DPD PDIP NTB, Rachmat Hidayat
Rapat konsolidasi tersebut diawali dengan laporan Ketua DPD PDIP Perjuangan NTB H Rachmat Hidayat.
Anggota DPR RI dari Dapil Pulau Lombok Tersebut sebelum memulai laporannya, mengajak seluruh hadirin mengirim doa untuk almarhum Taufik Kiemas, ayahanda Puan Maharani, yang juga bagi kader PDIP adalah Bapak Empat Pilar Kebangsaan Indonesia.
Dalam laporannya, Rachmat menyampaikan kesiapan seluruh kader PDIP NTB, tegak lurus terhadap seluruh keputusan partai.
Termasuk jika Ketua Umum telah menetapkan siapa yang akan diusung menjadi calon Presiden dari PDIP Perjuangan dalam Pemilu 2024.
Sementara dalam rapat konsolidasi ini, Puan mengingatkan, konsolidasi partai diperlukan untuk menyolidkan para kader. Apalagi tahapan Pemilu 2024 sudah dimulai.
Putri Presiden ke 5 RI, Hj Megawati Sokarnoputri ini mengatakan, Pemilu memang akan digelar pada 2024. Namun, khusus Pemilu Presiden dan Pemilihan Legislatif, akan digelar pada 14 Februari tahun 2024, artinya hanya sebulan setelah pergantian tahun.
Karena itu, waktu yang tersedia tidak banyak, konsoldiasi internal sudah harus dimulai. Apalagi, Daftar Calon Sementara calon anggota legislatif sudah akan muncul pada April 2023 untuk kemudian menjadi Daftar Calon Tetap pada November 2023.
“Kita merapatkan barisan biar tidak ada yang ke kanan atau ke kiri. Jelang 2024 semua kader harus tegak lurus,” kata Puan yang disambut kesiapan dari para kader.
PDIP siap mencetak sejarah untuk memenangkan Pemilu 2024 yang berarti akan menjadi kemenangan ketiga beruntun setelah Pemilu 2014 dan Pemilu 2019. Kemenangan tiga kali beruntun tersebut akan menjadikan PDIP sebagai partai yang pertama melakukannya sepanjang sejarah demokrasi Indonesia semenjak Pemilu digelar pertama kali tahun 1955.
Untuk menggelorakan semangat para kader, Puan menceritakan perjalanan dirinya semenjak awal bergabung di partai.
Dia menekankan, dirinya memang putri Megawati Soekarnoputri. Namun, bukan berarti, dia mendapat privilege dengan status tersebut.
Karena itu, dia harus berjuang sama seperti kader lainnya untuk bisa duduk di lembaga legislatif.
Puan tercatat menjadi anggota DPR RI pertama kali dari daerah pemilihan di Jawa Tengah pada tahun 2009. Saat itu, Puan memperoleh 200 ribu suara. Pada Pemilu 2014, Puan kembali mencalonkan diri dan mendapatkan 300 ribu suara.
Namun, dia mendapatkan penugasan lain sebagai Menko PMK di periode pertama kepemimpinan Presiden Jokowi, dan Puan digantikan kader lain di DPR RI.
Pada Pemilu 2019, Puan mencalonkan diri lagi sebagai Anggota DPR RI. Suara yang diraihnya menjadi rekor dalam pemilu. Sebab, suara pribadi yang diraihnya lebih dari 400 ribu, dan menjadi jumlah suara terbanyak sepanjang sejarah pemilu legislatif.
Puan pun mendorong seluruh kader PDIP untuk tiada henti-henti menyapa masyarakat dari dekat. Dan hal tersebut harus dimulai dari sekarang.
Dia menekankan, menyapa masyarakat tersebut tidak melulu harus membawa sumbangan sembako.
“Mulailah dari satu keluarga. Lalu menjadi satu desa. Lalu menjadi satu kecamatan dan seterusnya,” kata Puan.
Dia juga meminta kepada kader yang ingin diusung PDIP dalam Pilkada serentak tahun 2024 untuk bersinergi pula memenangkan partai dalam Pilpres dan Pileg terlebih dahulu. Sebab, Pileg dan Pilpres digelar lebih dahulu baru Pilkada.
“Kalau partai kita menang Pilpres dan menang Pileg, maka untuk Pilkada tentu akhirnya menjadi lebih mudah,” imbuh Puan.
Puan pun memberi warning agar tidak ada polemik internal. Tidak boleh lagi ada terdengar antar kader saling bertengkar.
Usai rapat konsolidasi, Puan kemudian membagikan santunan kepada anak yatim, kaum dhuafa, dan para penyandang disabilitas.
Puan kemudian bertolak menuju bandara untuk selanjutnya melanjutkan kunjungan kerja ke Provinsi Bali. (*)
Gubernur Zukieflimansyah Apresiasi GeKrafs Kota Mataram
Melihat keindahan karya-karya desainer lokal, Gubernur Zulkieflimansyah mengaku terpukau
MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB Zulkieflimansyah memberikan apresiasi kepada GeKrafs Kota Mataram yang memiliki visi untuk menuju Mataram sebagai City of Young Entrepreneur.
Ia menyampaikan itu saat menghadiri acara Fashion on The Park yang diadakan oleh kolaborasi desainer kondang NTB bersama dengan Gerakan Ekonomi Kreatif (GeKrafs) Kota Mataram dan Prime Park Hotel, Sabtu (27/08/22).
“Terima kasih atas acara yang luar biasa ini, mudah-mudahan ini menambah semangat temen-temen muda untuk mewujudkan City Of Young enterpreneur,” ucap Bang Zul.
Ia menambahkan, hadirnya industrialisasi sebagai sebuah kesadaran dalam menciptakan nilai tambah yang lebih tinggi.
“Jadi industrialisasi itu adalah kesadaran menciptakan nilai tambah yang lebih tinggi untuk menghasilkan komoditas, bila perlu beli bahan baku dari Indonesia timur didesain oleh desain preneur NTB, dan di jual di seluruh Indonesia bahkan luar negeri dengan harga yang lebih mahal,” ungkapnya.
Bang Zul terpukau melihat keindahan karya-karya desainer lokal NTB yang tidak kalah saing dengan desainer nasional.
“Luar biasa karya-karya designer lokal NTB, tidak kalah dengan desainer Nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua GeKrafs Kota Mataram, Ibu Viviana menjelaskan, event Fashion on The Park, bertujuan untuk meningkatkan kreativitas, kualitas dan challenge para pelaku UMKM.
“Seluruh desainpreneur maupun rekan rekan enterpreneur lainnya pada bidang kuliner, kriya dan lain sebagainya untuk dapat terus meningkatkan kreativitas, kualitas dan challenge,” ungkapnya. ***
Puan Maharani Kunjungi Pasar Kebon Roek di Kota Mataram
Pengunjung dan pedagang teriak Presiden 2024, Puan Maharani bikin heboh emak-emak pengunjung pasar
MATARAM.lombokjournal.com ~ Melakukan kunjungan kerja (kunker) di Pulau Lombok, Puan Maharani blusukan di pasar Kebon Roek di Kota Mataram, Sabtu (27/08/22).
Dan Ketua DPP PDI Perjuangan itu menyapa dan bersalaman dengan para pedagang di pasar induk di ibu kota NTB ini.
Tiba di pasar selepas Duhur, Puan langsung dikerubungi para pengunjung pasar semenjak dari lapangan parkir.
Kunjungan ke pasar ini semula tak masuk dalam agenda kunjungan kerja, mengingat Puan semula dijadwalkan mengunjungi para pedagang di Pasar Mandalika.
Para pengunjung pasar banyak yang berebut ingin bersalaman.
“Mbak Puan… Mbak Puan… Mbak Puan…,” teriak beberapa pedagang.
Sebagian besar di antara mereka adalah kalangan ibu-ibu. Mereka memilih meninggalkan sejenak belanjaannya dan berlarian menyongsong kedatangan Puan.
Dengan sabar, putri Presiden ke-5 RI, Hj Megawati Soekarnoputri tersebut menyapa para ibu-ibu yang berjejal. Tim pengawalan yang melekat pada Ketua DPR pun sampai kewalahan mengingat banyaknya pengunjung pasar yang ingin bersalaman.
Sebagian pengunjung pasar yang lain, ada yang rela memanjat pagar pasar demi bisa melihat dari dekat perempuan pertama sebagai Ketua DPR RI tersebut.
Butuh waktu lama bagi Puan untuk bisa sampai ke dalam salah satu pasar tradisional terbesar di Kota Mataram ini.
Dan di dalam pasar, para pedagang juga rupanya sudah tak sabar lapak dagangan mereka dikunjungi.
Sarah menjadi pedagang yang merasa paling beruntung lantaran lapak dagangannya dikunjungi. Senyum perempuan berhijab tersebut mengembang. Abon, kacang asing, dan olahan daging kering yang menjadi jualan lapaknya dibeli oleh Puan.
“Belanjanya Rp 250 ribu. Tapi saya dibayar Rp 400 ribu,” kata Sarah.
Dengan bangga dia menunjukkan uang pembayaran.
Suhairi, pedagang sayur mayur di sebelahnya juga tak kalah semringah. Lantaran sudah berbelanja sayur-mayur saat tiba di pasar pertama kali, Puan tak berbelanja sayuran di lapak Suhairi.
Tapi, dia tetap ketiban rezeki. Bisa bersalaman dengan Puan dan juga diberi uang tunai pula.
Antusiasme dan animo yang tinggi dari para pedagang dan pengunjung pasar membuat aktivitas berbelanja Puan berjalan lambat.
Belum lagi sejumlah pedagang ingin lapaknya dilihat dari dekat. Tak melulu menawarkan dagangan, mereka sudah sangat senang bisa berinteraksi dari dekat dan bisa bersalaman.
“Melente idap imen presiden…(Mau kita bersalaman dengan presiden),” kata salah seorang pedagang dalam bahasa Sasak.
Selama berbelanja, sejumlah pengunjung pasar dan pedagang memang meneriaki Puan dengan menyebutnya “Presiden 2024”. Teriakan tersebut bahkan terdengar bersahut-sahutan, lantaran disambut pula oleh para pengunjung dan pedagang pasar lainnya.
Dalam dialognya dengan pedagang, selain bertanya tentang apa yang mereka jual dan berapa harganya, Puan pun menggoda mereka dengan menanyakan apakah penjual tersebut mengenal dirinya.
Tanpa ragu, pedagang menyebut nama lengkap Puan Maharani. Salah seorang dari mereka bahkan mengacungkan dua jempol setelah menyebut nama lengkap Ketua DPR, lalu memekikkan kata “Merdeka..!!”
Sontak, Puan pun menyambutnya dengan mengepalkan tangan ke atas dan turut memekik “Merdeka” pula. Suasana di dalam pasar pun riuh. Sebab, yang lain juga memekikkan kata serupa.
Lebih dari 45 menit Puan berada di Pasar Kebon Roek. Tapi, saat aktivitas berbelanja tersebut sudah usai, para pedagang dan pengunjung seakan enggan melepasnya. Alhasil, pengunjung masih mengerubunginya untuk bersalaman hingga ke pintu kendaraan. ***