Di Lombok Utara Masih Banyak Daerah Masih Blank Spot 

Kebutuhan digitalisasi dan dukungan untuk transformasi digital di Lombok Utara, masih terkendala karena banyak daerah atau titik yang masih blank spot

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Jaringan internet di sejumlah pemukiman penduduk di Lombok Utara belum merata, dan banyak keluhan masyarakat mengenai masih banyaknya daerah yang belum tersentuh jaringan sinyal internet (blank spot).  

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Lombok Utara, Khairil Anwar,S.Kom 

kepada beberapa awak media, Kamis (08/09/22).

Dikatakan, pihaknya banyak menerima  permintaan dari masyarakat termasuk Pemerintah Daerah, berkaitan dengan kebutuhan digitalisasi dan dukungan untuk transformasi digital nasional.

BACA JUGA: Bayi Kembar Empat Lahir Selamat di RSUD Provinsi NTB

“Saya mendapat permintaan permohonan dan harapan dari seluruh pelosok desa yang kesulitan akses internet. Banyak titik masih blank spot, masih belum tersedia layanan sinyal 4G,” ujar Anwar.

Kadis Komimimfo KLU menyebut pembangunan Tower di KLU mencapai 109 Tower dengan 11 Profeider. Ini pun belum bisa menjangkau keseluruhan masyarakat KLU. 

Pihaknya memaklumi permohonan dan permintaan masyarakat tersebut karena kebutuhan di era transformasi digital saat ini. Namun, hal ini terhambat karena belum meratanya jaringan internet di seluruh wilayah.

Karena itu, menurut Anwar, Pemerintah saat menerapkan strategi pembangunan infrastruktur digital dari hilir ke hulu atau berubah dari strategi pembangunan infrastruktur sebelumnya dimulai dari hulu ke hilir.

Meskipun jaringan pita lebar belum sepenuhnya menjangkau wilayah pemukiman masyarakat, pelayanan administrasi pemerintahan masyarakat dan wilayah kegiatan keseharian masyarakat.

“Sejak tahun 2020 yang lalu pemerintah merancang pola pembangunannya yang terbalik. Bukan saja dari hulu dan menyambung ke hilir, tapi justru dari hilir untuk mengukur dan melihat wilayah mana saja yang coverage sinyalnya belum tersedia,” jelas Anwar.

Ia berharap melalui pola pembangunan yang baru itu dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin didorong akibat dampak dari pandemi Covid-19. 

Karena itu, ia berharap kepada masyarakat khususnya di Lombok Utara untuk bersabar menunggu proses pembangunan infrastuktur telekomunikasi. 

BACA JUGA: Silaturahmi Nelayan Tradisional dan Tomas KLU, Gubernur NTB Dipastikan Hadir

Sebab, Pemerintah optimistis dengan rencana peletakan Satelit Multi Fungsi atau Satelit Satria 1 di orbit dan untuk commercial operation date pada kuartal ketiga tahun 2023 nanti.

Ditanya soal IndiHome yang memasang jaringan semrawut, Khairil Anwar mengatakan, itu bukan kewenangannya. IndiHome tidak ada retribusi untuk daerah, jelasnya.***

 




Gubernur NTB Semangati Pengurus Baru FATAYAT NU NTB 

Kunjungan Pengurus Baru FATAYAT NU NTB ke Gubernur NTB danya sinergitas program isu perempuan dan anak

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB Zulkieflimansyah menerima silaturrahmi pengurus baru FATAYAT NU NTB di Ruang Tamu Utama, Kantor Gubernur, Rabu (07/09/22).

Dalam kesempatan itu Bang Zul juga mendukung dan memberi semangat tentang pelantikan oleh pengurus pusat 28 Oktober mendatang.

BACA JUGA: ITDC Diminta Fokus Penyelenggaraan WSBK Tahun Ini

Gubernur NTB memberi semangat pengurus baru Fatayat NU NTB

Supiati M.H.I, Ketua FATAYAT NU NTB berharap melalui pertemuan itu adanya sinergitas program, khususnya dalam isu bidang perempuan dan anak. 

“Kami FATAYAT NU ini perempuan-perempuan yang produktif. Ke depan kami harapkan kami menjadi perempuan yang mandiri secara ekonomi. Banyak kasus yang kami temukan di lapangan karena ketidak mandirian perempuan itu sering menjadi korban,” jelasnya.

Maka kemandirian secara finansial, kemandirian secara intelektual adalah hal yang di usahakan dalam program FATAYAT NU ke depan. 

Sehingga harapan akan sinergitas tersebut ke depan mampu meningkatkan indeks perempuan NTB, dan tentunya siap untuk berkontribusi.

“Ada dua hal yang kami lakukan disini, pertama memperkenalkan diri sebagai pengurus baru. Kedua kami akan mengadakan pelantikan. Pelantikan itu nanti akan diisi dengan kaderisasi internal kami dulu. Sehingga bagaimana kami nantinya melatih anggota-anggota kami itu untuk siap terjun dan membantu program-program yang ada di NTB,” tuturnya.***

BACA JUGA: Bayi Kembar Empat Lahir Selamat di RSUD NTB

 

 




ITDC Diminta Fokus Penyelenggaraan WSBK Tahun Ini

Saat silaturahmi dengan ITDC, Gubernur NTB menilai perusahaan BUMN ini kurang berhasil me-mananeg kegiatan World Superbike (WSBK)

Silahturahmi dengan ITDC, Gubernur NTB : Atensinya Kita Fokuskan ke WSBK Dulu

MATARAM.lombokjournal.com ~ Jelang WSBK November mendatang, Gubernur NTB, Zulkieflimansyah memberikan atensi kepada Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) agar  fokus pada perhelatan tersebut.

Gubernue NTB minta ITDC lebih fokus penyelenggaraan WSBK tahun ini

“Kami ingin acaranya sukses, media coverage nya bagus, menurut saya fokus aja disitu dulu,” tutur Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB.

BACA JUGA: Bayi Kembar Empat LaHir Selamat di RSUD NTB

Ia mengungkapkan itu saat silahturahmi bersama ITDC di Ruang Tamu Utama Kantor Gubernur, Rabu (07/09/22).

Menurunya, sebagai penyelenggara WSBK, perusahaan asuhan BUMN ini kurang terlihat hasilnya me-manage kegiatan World Superbike (WSBK). Harapannya WSBK tahun ini bisa lebih ramai dan meriah dari tahun kemarin.

“Kami ingin sesuatu yang direspon masyarakat dengan baik, penonton ramai, bukan sekedar laporan bisnis dan keuangan tapi ada intrinsik value,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Ari Respati, Direktur Utama ITDC yang baru menjelaskan, ketika dia menerima proyek WSBK ini sudah berjalan 90 persen maka pembenahan SDM saat ini otomatis akan berimpac pada evaluasi struktur dan postur tubuh dari perusahaan.

 Ari menambahkan, antara ITDC dan MGPA (Mandalika Grand Prix Associaton) ada internal diskusi yang baru selesai sehingga berdampak kemana-mana. 

Terlepas dari luka finansial yang lama, tetap target untuk WSBK sukses tidak bisa ditawar.

Pada kesempatan yang sama, Deni selaku Pembina Badan Keamanan Desa (BKD) Loteng yang turut hadir pada kegiatan ini juga berharap ke depan BKD dapat berperan aktif dalam semua event international khususnya dalam waktu dekat ini WSBK.

“Harapan kami ke depan BKD bisa masuk ke dalam sirkuit untuk pengamanan internal, karena sebelumnya kami dari forum kesulitan untuk masuk padahal tugas kami menghubungkan masyarakat setempat dengan kegiatan yang ada,” pungkasnya.

Selanjutnya, Kadis Pariwisata NTB, Yusron Hadi mengatakan, Mandalika adalah harapan untuk jadi ikon fase baru yakni sport. 

Memanfaatkan hal tersebut banyak hotel yang melonjak harganya ketika event-event ini berlangsung. 

BACA JUGA: Silaturahmi Nelayan Tradisional dan Tomas KLU, Gubernur Dipastikan Hadir

“Yang menjadi isu utamanya adalah akomodasi khususnya hotel, kita sarankan jajaran direksi dapat berkomunikasi dengan industri pariwisata dan pihak hotel supaya dapat menekan harga hotel,” jelasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini yaitu Direktur Keuangan ITDC, Direktur SDM ITDC, Direktur Operasi ITDC, Badan Keamanan Desa (BKD) Loteng, serta Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI).***

 




Silaturahmi Nelayan Tradisional dan Tomas KLU, Gubernur NTB Dipasikan Hadir

Gubernur NTB dipastikan hadir dalam silaturahmi Asosiasi Nelayan Tradisional Indonesia (ANTI) bersama tokoh masyarakat Lombok Utara

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pertemuan Asosiasi Nelayan Tradisional Indonesia  (ANTI) dan tokoh masyarakat se-Kabupaten Lombok Utara yang diperkirakan dihadiri tidak kurang dari 7.000 orang peserta.

Gubernur NTB MEMASTIKAN UNTUK MENGHADIRI SILATURAHMI NELAYAN DAN TOMAS DI KLU

Gubernur NTB Zulkieflimansyah dipastikan hadir dalam kegiatan tersebut. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Sambut Hangat Pimpinan Ponpes dari Aikmel

“Tentu saya menyambut baik diadakannya temu nelayan se Lombok Utara ini. Dan Insya Allah, kami akan usahakan hadir,” kata Bang Zul sapaan Gubernur NTB saat audiensi  panitia penyelenggara pertemuan itu, Rabu (07/09/22) di ruang tamu Gubernur NTB di Mataram. 

Penggerak kegiatan temu nelayan, keagamaan dan masyarakat KLU Usman menjelaskan, selain pertemuan nelayan akan ada juga acara pertemuan dengan pimpinan pondok pesantren se Lombok Utara. 

“Harapan besar kami gubernur hadir dan membangun komunikasi yang baik misalnya setiap hari Jmat keliling-keliling atau roadshow ke pelosok desa. Acara untuk nelayan kami ingin masyarakat Lombok Utara yang berprofesi sebagai nelayan agar mereka sejahtera dan mendapat sentuhan dari Pemerintah Provinsi,” Usman menuturkan. 

Usman juga mengaku antusias atas kesediaan Gubernur NTB  meluangkan waktunya untuk hadir di tengah-tengah masyarakat nelayan

BACA JUGA: Bayi Kembar Empat Lahir Selamat di RSUD NTB

“Kami sangat bersyukur dan bangga,” tandasnya. ***

 




Bayi Kembar Empat Lahir Selamat di RSUD Provinsi NTB

Operasi kelahiran bayi kembar empat yang pertama terjadi di RSUD Provinsi NTB, berjalan lancar

MATARAM.lombokjournal.com ~ RSUD Provinsi NTB mencatat sejarah baru, untuk pertama kalinya di rumah sakit itu lahir bayi kembar empat operasi caesar, pada Rabu (07/09/22) sekitar pukul 08.30 wita.

Orang tua bayi kembar yang berbahagia itu adalah buah hati pasangan M. Umar (35 tahun) dan Siti Nursiah (35 tahun), bayi tersenut berjenis kelamin laki-laki. 

Bayi kembar empat mendapat perhatian intensif RSUD NTB

Lega, itulah yang dirasakan Umar setelah mengetahui bayinya lahir dengan selamat. Keempat bayi kembar ini merupakan putra ketiga pasangan petani yang berasal dari Kelurahan Kaboro, Kecamatan Labita, Kabupaten Bima. 

BACA JUGA: Implementasi SIAP SIAGA di NTB Sejalan dengan Destana

Pasangan M. Umar dan Siti Nursiah telah memiliki seorang putra yg berusia 10 tahun dan seorang putri yg berusia 3 tahun.Agus Rusdhy H. Hamid, Sp.OG (K), MARS, dokter spesialis obstetri ginekologi konsultan fetomaternal RSUD Provinsi NTB yang mengepalai tim bedah pada operasi caesar tersebut mengatakan, kelahiran bayi kembar empat ini merupakan yang pertama di RSUD Provinsi NTB.

“Ibu bayi merupakan pasien rujukan dari Bima, dan operasi dilakukan dalam umur kehamilan 28/29 minggu. Alhamdulillah operasi berjalan lancar, kurang lebih sekitar 45 menit. ibu bayi dalam kondisi stabil,” kata Rusdhy. 

Kelahiran bayi kembar empat yang pertama di RSUD Provinsi NTB ini mendapat atensi penuh dari Direktur RSUD Provinsi NTB, dr. H.L. Herman Mahaputra, M.Kes., M.H. atau biasa disapa dr. Jack. 

“Kelahiran ini dipersiapkan dengan matang. Sejak awal kedatangan, kondisi Ibu dan janin terus dipantau oleh pihak RS. Ini termasuk kasus yang unik, karena kehamilan bayi kembar empat ini terjadi melalui proses pembuahan yang normal, bukan pembuahan buatan atau melalui proses bayi tabung,” demikian tanggapan dr Jack. 

Diketahui bayi I lahir dengan BB 1350 gr, bayi II dgn BB 1370 gr, bayi III dgn BB 1100 gr dan bayi keempat lahir dgn BB 1195 gr. 

BACA JUGA: Pilah Sampah dari Rumah, Butuh Kesungguhan Pemkab/Pemkot

Keempat bayi yang lahir berselang 1 menit tersebut, saat ini mendapat perawatan intensif di ruang NICU RSUD Provinsi NTB, ditangani oleh dr I Ketut Adi Wirawan, MSc., Sp.A (K) dan team.***

 

 




Implementasi SIAP SIAGA di NTB Sejalan dengan Destana

Wagub NTB sambut baik implementasi program SIAP SIAGA cocok dengan program unggulan Pemprov NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menyambut baik pengimplementasian Program SIAP SIAGA guna memperkuat sistem penanganan  bencana di Provinsi NTB. 

Dikatakan Wagub, Program SIAP SIAGA sejalan dengan salah satu program unggulan Pemprov NTB, yaitu Desa Tangguh Bencana (Destana).

BACA JUGA: Pilah Sampah Dari Rumah, Butuh Kesungguhan Kabupaten/Kota

Wagub NTB mengapresiasi IMPLEMENTASI program SIAP SIAGA
Wagub Sitti Rohmi

“SIAP SIAGA ini sangat match (cocok) dengan apa yang kita lakukan disini. Kita ada Destana, dan juga aplikasi Siaga Bencana dari BPBD. Percuma kalau program nya bagus-bagus tapi gak nyambung dengan keadaan kita disini. Jadi, kami tentunya atas nama Pemerintah Provinsi berterima kasih atas apa yang dilakukan,” ujar Wagub saat menerima audiensi dari Tim SIAP SIAGA di ruang kerjanya, Selasa (06/09/22).

Ia berharap agar Program SIAP SIAGA di NTB dapat dijalankan secara berkelanjutan agar membantu masyarakat memahami tentang kebencanaan.

“Kita berharap SIAP SIAGA ini seperti Destana ya, sehingga kita bisa mengedukasi masyarakat supaya semakin aware, ngerti dan paham tentang kebencanaan. Semoga programnya berlanjut terus, dan kedepannya bisa bekerjasama lebih baik lagi,” lanjutnya.

Dijelaskan Anggraeni Puspitasari selaku Koordinator Area SIAP SIAGA di NTB, Program SIAP SIAGA merupakan Kerjasama antara Pemerintah Indonesia dengan Australia untuk memperkuat sistem penanganan bencana di Indonesia. 

“SIAP SIAGA ini merupakan kerjasama Indonesia dengan Australia untuk perkuat sistem penanganan bencana di Indonesia. Kita berada di bawah 5 kementerian, yaitu BNPB, Kemendagri, Kemenlu, Kemensos dan Bappenas,” jelas Anggra, sapaannya.

Tim SIAP SIAGA juga berkomitmen untuk membantu Pemprov NTB untuk mengembangkan pedoman pelaksanaan Destana untuk mencapai target 434 Destana di akhir tahun 2023.

“Nanti bagaimana kita juga akan mengakselerasi bersama Bappeda dan BPBD mengembangkan pedoman pelaksanaan Destana untuk mencapai target 434 Destana terbentuk di akhir 2023,” tambah Anggra.

Program SIAP SIAGA di NTB telah berjalan di tahun ketiga, sejak bulan Mei 2021. Selain NTB, SIAP SIAGA juga bekerja di Jawa Timur, NTT dan Bali. 

BACA JUGA: Rumah Penuh Mistis, Bale Samar di Desa Sakra

Terdapat 5 program yang menjadi fokus SIAP SIAGA, yaitu sistem penanganan bencana, pengarusutamaan gender dan disabilitas, kajian tentang risiko bencana, sistem informasi kebencanaan, dan forum pengurangan resiko bencana.

Turut hadir mendampingi Wagub pada audiensi tersebut yaitu, Asisten I Setda Provinsi NTB dan Kepala BPBD Provinsi NTB. ***

 




Hari Kesehatan Gigi dan Mulut, Ada Gosok Gigi 10.000 Anak 

Menyambut Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional, Gubernur NTB mengapresiasi Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) NTB 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Menyambut Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional yang jatuh pada tanggal 12 September 2022, Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) NTB akan mengadakan kegiatan gosok gigi masal dengan mengajak 10.000 anak-anak di Provinsi NTB. 

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah menyambut baik dan turut memberikan apresiasi atas kegiatan yang akan berlangsung di Kantor Bupati Lombok Barat.

BACA JUGA: Bayi Kembar Empat Lahir Selamat di RSUD Provinsi NTB

“Semoga kegiatan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut dapat berjalan lancar, dan tentu Pemprov NTB akan terus memberikan support,” tutur Bang Zul saat menerima audiensi PDGI NTB  dalam rangka menyambut Hari Kesehatan yang  berlangsung di Ruang Tamu Utama Kantor Gubernur NTB, Rabu (07/09/22).

Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan Sikat Gigi Masal, drg. Yuanita menjelaskan, kegiatan tersebut secara serempak di seluruh Indonesia, di NTB akan berlangsung di Kantor Bupati Lombok Barat. 

“Alhamdulillah, kegiatan ini akan di selenggarakan di Kantor Bupati Lombok Barat, dan mengajak para siswa siswi karena pas sekali kegiatannya hari Senin,” tuturnya. 

Ia juga berharap agar kegiatan ini dapat menyadarkan dan mengedukasi masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. 

BACA JUGA: Pilah Sampah dari Rumah, Butuh Kesengguhan Kabupaten/Kota

“Kegiatan ini diharapkan membantu menyadarkan dan mengedukasi masyarakat terutama anak-anak akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut,” pungkas Yuanita.***

 

 




Pilah Sampah dari Rumah, Butuh Kesungguhan Kabupaten/Kota

Beri Apresiasi KOTAKU, Wagub NTB tekankan untuk pilah sampah dari rumah, agar pengelolaan di TPA diminimalkan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Dr.Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengapresiasi program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) Kementerian PUPR, terkait pengelolaan sampah berbasis komunitas yang berlangsung di Kota Mataram.

BACA JUGA: VIBE Center Indonesia, Cara Baru Mendekati Persoalan Sampah

Wagub NTB mengatakan, suksesnya pilah sampah sari rumah tergantung kesungguhan Pempab/Pemkot
Wagub Sitti Rohmi

“Saya ucapkan terimakasih, program KOTAKU memang sejalan dengan apa yang kita ikhtiarkan,” tutur Ummi Rohmi saat menerima audiensi KOTAKU di Ruang Kerja Wagub NTB, Selasa (06/09/22).

Wagub  menekankan kepada masyarakat agar dapat memilah sampah dari rumah. Hal ini bertujuan agar pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dapat diminimalisir.

“Harapannya masyarakat memilah sampah dari rumah, yang kita butuhkan adalah kesungguhan dari pemerintah kabupaten/kota supaya setiap sampah rumah tangga dipilah,” tuturnya.

Sementara itu, Hartati selaku koordinator KOTAKU menjelaskan, telah dilaksanakanya program pengolahan sampah dengan sistem komposter, yang telah berlangsung di Kota Mataram tepatnya di lima kelurahan yakni Kebun sari, Babakan, Sayang sayang, Bertais dan Kekalik jaya.

“Dari sebilah komposter menghasilkan pupuk organik cair dalam sebulan per unit 30 Liter, jadi dikalikan 30 liter dengan 179 unit per bulan. Masyarakat sudah menggunakan pupuk organik cair untuk pemupukan sayuran dan tanaman yang ada di situ,” ungkapnya.

Hartati berharap agar Pemeritah Daerah Provinsi NTB dapat bersinergi dalam melakukan pemasaran pupuk organik cair tersebut

BACA JUGA: Rumah Penuh Mistis, Bale Semar di Desa Sakra

“Kami berharap, agar pertemuan ini dapat memberikan kemudahan jaringan pemasaran pupuk organik cair yang di produksi oleh komunitas tadi,” ungkap Hartati. ***

 

 

 




Peserta MILAT Tour 2022 Diajak Eksplorasi Potensi NTB

Wagub Ummi Rohmi menejelaskan potensi NTB pada para peserta MILAT atau Military Attache Corps Tour 2022

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menyambut kedatangan para peserta Military Attache Corps (MILAT) Tour 2022 di Gedung Sangkareang Kantor Gubernur NTB, Selasa (06/09/22).

Dengan berbahasa Inggris, Ummi Rohmi sapaan akrab Wagub memaparkan sekaligus mengajak para peserta MILAT untuk mengeksplorasi sektor-sektor potensial yang ada di NTB.

Wagub NTB menganjurkan peserta MILAT mengeksplorasi potensi NTB
Wagub Sitti Rohmi (tengah)

“Selamat datang untuk seluruh peserta di NTB. NTB ini adalah salah satu tempat tercantik di Indonesia, bahkan mungkin di dunia. Terdiri dari 2 Pulau utama, yaitu Lombok dan Sumbawa serta ratusan pulau kecil (Gili) yang hampir semuanya sangat indah,” kata Wagub.

BACA JUGA: Gubernur Sambut Hangat Pimpinan Ponpes dari Aikmel

Ia menambahkan, 10 Kab/kota yang ada di NTB memiliki potensi daerah yang berbeda-beda, seperti pada bidang pertanian, laut, budaya dan pariwisata.

“NTB punya 10 kabupaten/kota, 5 ada di Pulau Lombok dan 5 lainnya ada di Pulau Sumbawa. Semua daerah punya potensinya masing-masing, seperti pertanian, hasil lautnya, budaya, dan pariwisata,” tambahnya.

Terakhir, Wagub berharap dengan diadakannya MILAT Tour di NTB, kedepannya dapat menarik banyak negara untuk berinvestasi dan bekerjasama.

“Kami berharap setelah anda berkunjung ke NTB, mungkin negara anda akan berinvestasi untuk beberapa sektor potensial disini. Semoga satu minggu ini cukup untuk melihat sektor-sektor potensial di NTB. Dan juga semoga ke depannya kita dapat menjalin banyak kerjasama. Terima kasih atas kunjungannya,” tutup Wagub.

Selain itu, pemaparan detail tentang potensi-potensi di NTB dalam berbagai sektor juga turut dijelaskan oleh Sekretaris Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Drs. Lalu Hasbulwadi, M. Pd.

Mendapat pemaparan tersebut, Atase Pertahanan Inggris Col. Paul R, menyatakan bahwa setelah tour berakhir, ia akan datang kembali ke NTB untuk melihat potensi daerah sekaligus menikmati keindahan alamnya.

“Sangat menarik. Saya sudah memutuskan bahwa saya akan datang kembali kesini untuk berlibur dengan keluarga saya,” ujar Col. Paul R.

Sebagai informasi, Provinsi NTB terpilih sebagai tuan rumah MILAT Tour 2022 yang diikuti oleh perwakilan dari 22 negara di seluruh dunia. 

BACA JUGA: VIBE Center Indonesia, Cara Baru Mendekati Persoalan Sampah

MILAT Tour sendiri merupakan kunjungan terkordinir yang bersifat rutin dan dilaksanakan setiap tahun sekali diikuti seluruh Atase Pertahanan negara sahabat  yang terakreditasi pemerintah Republik Indonesia kesatuan TNI dan Pemerintah Daerah untuk memperkenalkan satuan TNI serta budaya Indonesia. ***

 




Gubernur NTB Sambut Hangat Pimpinan Ponpes dari Aikmel

Silahturrahmi TGH Muh. Safwan Pimpinan Ponpes Darul Fallah Toya Aikmel ke Gubernur NTB, mendapat respon positif

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sehubungan rencana peletakan batu pertama pembangunan Masjid di Desa Toya, Aikmelk, Lombok Timur, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Fallah Toya  Aikmel, Lombok Timur beserta rombongan silaturahmi di Ruang Kerja, Pendopo Gubernur di Mataram, Selasa (O6/09/22). 

Acara peletakan batu pertama masjid di Desa Toya itu dirangkaikan dengan santunan dan khitanan massal, yang akan dilaksanakan pada tanggal 16-17 September mendatang. 

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah menyambut hangat  silahturrahmi TGH Muh. Safwan.

Bang Zul, sapaan Gubernur NTB, mengungkapkan kesediaannya untuk hadir pada acara tersebut. 

Bahkan, Gubernur berencana menginap di masjid setempat seperti yang kerap dilakukan doktor ekonomi industri tersebut.

“InsyaAllah tanggal 16 dan 17 September,” tutur Bang Zul. 

Sementara itu, Abu Ibnu Suud, selaku panitia pendanaan dan pengembangan menjelaskan pembangun masjid tersebut merupakan swadaya masyarakat setempat. Setiap hari Jumat, masyarakat bergotong royong turun ke kali untuk mengambil batu dan pasir. 

“Siapapun bisa masuk di masjid kami, yang kami jaga adalah ukuwah islamiyah itu boleh kita berbeda namun ukuwah islamiyah harus tetap dijaga,” lanjutnya. 

Abu Ibnu Suud juga menuturkan, ia merasa terharu sekaligus bersyukur atas kesediaan Gubernur datang pada acara tersebut. Dan berharap acara yang sudah dijadwalkan bisa berjalan dengan lancar. ***