Desiminasi Audit Kasus Stunting di KLU, Ini Pesan Wabup 

Wabup Danny Karter ikuti desiminasi Hasil Audit Kasus Stunting di Kabupaten Lombok Utara

TANJUNG.lombokjournal.com ~  Apresiasi tinggi disampaikan Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto R, ST., M.Eng, atas kinerja yang dilakukan oleh Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Lombok Utara. 

BACA JUGA: Penghargaan BNN RI untuk Bupati Lombok Utara

Saat desiminasi hasil audit stunting, Wabup Danny minta OPD kolaborasi mensukseskan penurunan stunting
Wabup Danny Karter

Hal itu disampaikan Wabup Danny yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting KLU, saat mengikuti desiminasi Hasil Audit Kasus Stunting di Kabupaten Lombok Utara, di Aula DP2KBPMD, Kamis (15/09/22). 

Ada pun hasil desiminasi audit yang telah di analisa oleh tim pakar sebagai acuan pembuatan program pada tahun berikutnya disosialisasikan pada masyarakat.

Sehingga mampu memberikan pemahaman dan pada akhirnya mampu membantu meningkatkan persentasi penurunan angka stunting di Lombok Utara.

“Saya minta semua OPD ikut bergerak bukan hanya dalam bidang kesehatan, namun juga pendidikan serta lainnya, menjalin kolaborasi yang baik untuk memberikan pengetahuan dan support dalam mensukseskan komitmen penurunan stunting,” imbuhnya.

Hadir pula Kadis P2KBPMD Ir. Hermanto Camat Kayangan Siti Rukayah SPt, para Tim Audit Kasus Stunting serta lainnya..***

BACA JUGA: Strategi Cegah Penyalahgunaan Narkotika, Ini Kata Kepala BNN

 




Pengucapan Sumpah PAW Tiga Anggota DPRD Provinsi NTB

Asisiten I Setda Provinsi NTB hadiri pengucapan sumpah/janji Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Provinsi NTB 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB yang diwakili oleh Asisten I Setda Provinsi NTB, Ir. H. Madani Mukarom, B.Sc. F, M.Si, menghadiri Pengucapan Sumpah/Janji Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Provinsi NTB Sisa Masa Jabatan Tahun 2019-2024, bertempat di Ruang Rapat Paripurna Provinsi NTB, Rabu (14/09/22).

BACA JUGA: Wagub NTB: Instrumen Fiskal Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

Tiga anggota DPRD yang melakukan pengucapan sumpah/janjinya sebagai anggota DPRD NTBnya

Pengucapan Sumpah/Janji Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Provinsi NTB dilakukan oleh tiga anggota DPRD, mereka adalah Roi Lasmana, A.Md, (PKB) Adhar (Partai Berkarya) dan Sukrin, S.Pd., M.Pd (PAN).

Ketua DPRD Provinsi NTB, Hj. Baiq Isvie Rupaeda, S.H., M.H. mengucapkan selamat dan terima kasih kepada anggota-anggota DPRD yang telah memberikan pengabdian, serta ucapan bela sungkawa atas meninggalnya H. Makmun, S.Pd.,SH.,M.Kn dan A. Kahar M. Rifai yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.

“Saya ucapkan selamat datang dan bekerja bagi anggota DPRD Provinsi NTB yang hari ini telah dilantik. Tak lupa saya ucapkan bela sungkawa terhadap almarhum sahabat-sahabat kami dan terimakasih atas sumbangsihnya selama ini dalam memajukan Provinsi NTB ini,” ucapnya.

Lanjutnya, ia juga mengajak anggota DPRD yang baru dilantik untuk selalu mengemban amanah masyarakat demi membawa NTB  yang lebih Gemilang.

Untuk informasi, Roi Lasmana, A.Md menggantikan H. Makmun, S.Pd.,SH.,M.Kn yang telah meninggal dunia beberapa waktu lalu, demikian juga Adhar menggantikan A. Kahar M. Rifai yang telah meninggal dunia beberapa waktu lalu. 

BACA JUGA: NTB Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pengendalian Inflasi

Dan terakhir Sukrin, S.Pd., M.Pd menggantikan Ady Mahyudi yang telah mengundurkan diri untuk menjadi calon Wakil Bupati Bima pada tahun 2020 lalu. ***

 




Wagub NTB: Instrumen Fiskal Mendorong Pertumbuhan Ekonomi 

Wagub NTB hadiri Rapat Paripurna penjelasan Nota Keuangan dan Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022

MATARAM.lombokjournal.com ~ Raperda perubahan APBD tahun anggaran 2022 dapat menjadi instrumen fiskal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, menuju NTB gemilang.

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hj. Sitti Rohmi Djalilah menyampaikan itu pada Rapat Paripurna ke-1 DPRD Provinsi NTB masa persidangan III Tahun 2022, penjelasan terhadap Nota Keuangan dan Raperda Tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022, Rabu (14/09/22) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTB.

BACA JUGA: NTB Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pengendalian Inflasi  

Wagub NTB mengatakan, Pemprov NTB menyusun berbagai langkah strategis memenuhi arah Peraturan Menteri Keuangan
Wagub NTB, Sitti Rohmi Jalillah

Di tengah usaha daerah untuk bangkit dari dampak Covid19, baru-baru ini Pemerintah Pusat mengeluarkan kebijakan mencabut subsidi dan menaikkan harga bahan bakar minyak, dampak dari pergolakan inflasi yang melanda dunia termasuk Indonesia.

Kondisi ini akibat fluktuasi ekonomi dan politik dunia internasional. 

Kebijakan ini telah menuai bermacam reaksi dari berbagai kalangan masyarakat di NTB.

“Kita berharap kondisi global dan nasional saat ini dapat terus membaik, selanjutnya kita berharap bersama kebijakan-kebijakan nasional dan daerah semakin berpihak pada kesejahteraan masyarakat kita,” ungkap Ummi Rohmi.

Kebijakan kenaikan BBM dikhawatirkan memicu kenaikan inflasi lebih dari yang sudah ditargetkan. Secara nasional inflasi diperkirakan naik atau bertambah hingga 1,8 persen. Untuk mengantisipasi gejolak ini, Pemerintah Pusat mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan nomor 134-PMK07-2022, yang mendorong Pemerintah Daerah untuk mampu mengatasi inflasi yang terjadi di masyarakat, dampak dari kenaikan BBM tersebut.

Pemprov NTB telah melakukan upaya yang optimal dengan menyusun berbagai langkah strategis untuk memenuhi arah Peraturan Menteri Keuangan. 

Pemerintah memberikan perhatian yang tinggi terhadap dampak dari kebijakan tersebut.

“Kondisi-kondisi dinamis yang terjadi akhir-akhir ini tidak menyurutkan langkah kita untuk terus melakukan pembenahan dan perbaikan serta melanjutkan pembangunan di wilayah kita tercinta Provinsi NTB,” lanjutnya.

BACA JUGA: Industrialisasi di Masa Depan Tergantung Peran Milenial

Menindaklanjuti nota kesepakatan terhadap perubahan-perubahan, segenap jajaran pemerintah telah melakukan kerja-kerja untuk meramu dan menyusun Perda tentang perubahan APBD yang merupakan arah kebijakan fiskal dalam melangsungkan pemerintahan di NTB.

Postur dan Perda tentang perubahan APBD Tahun Anggaran 2022 sendiri terdiri dari pendapatan, belanja dan pembiayaan. ***

 

 




Gubernur NTB Resmikan Bangunan Ponpes di Desa Karumbu

Sambutan masyarakat Desa Karumbu yang sangat antusias diapresiasi Gubernur NTB

BIMA.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah meresmikan bangunan pondok pesantren Al-Karamah Desa Karumbu, Rabu (14/9/2022) di Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima, sekaligus silaturahmi bersama masyatakat Desa Karumbu, dalam kunjungan kerja Gubernur NTB bersama rombongan Kepala OPD lingkup Pemprov. NTB, selama dua hari di Kota dan Kabupaten Bima.

Gubernur mengapresiasi sambutan masyarakat Desa Karumbu dan santri Ponpes Al-Karamah.

BACA JUGA: Roadshow di Kota Bima, Bang Zul Puiji Produk Kuliner Lokal

Masyarakat Desa Karumbu sangat antusias menyambut kedatangan Gubernur NTB

“Terimakasih masyarakat Karumbu, dan penampilan adik-adik yang marawis bagus sekali,” puji Gubernur Bang Zul.

Gubernur juga berharap, Ponpes terus berkembang dan bermanfaat untuk masyarakat Lanngudu. Termasuk adanya para santri ponpes yang telah lulus dan memperoleh beasiswa diluar daerah,”,kata pria kelahiran Sumbawa ini.

“Semoga adik-adik santri ponpes jadi peretas jalan bagi adik-adiknya, mendapatkan beasiswa bidik misi,” ucap mantan anggota DPR RI tersebut.

Gubernur mengajak masyarakat Karumbu dan Langgudu umumnya untuk merawat hutan dan melakukan penghijaun.

“Karena persoalan hutan berdampak terhadap kelestarian alam, ketersediaan air untuk pertanian dan lainnya, sehingga masyarakat yang menginginkan bendungan dapat mendukung penansman hutan,”ajak Bang Zul.

Sementara itu Camat Langgudu,  Abdul Wahab menyampaikan ucapan terimakasih telah dikunjungi Gubernur. Diharapkan kunjungan ini bukan yang terakhir.

Ditambahkan oleh Ketua Yayasan yang diwakili Salahudin S. Ag, merasa bangga bangunan ponpes diresmikan oleh Gubernur NTB.

“Kami bangga, yang meresmikan bangunan adalah Gubernur NTB,” akunya.

Dijelaskannya ponpes tersebut terus berkembang seiring dengan  waktu pendiriannya.

“Sehingga menghasilkan santri yang melanjutkan kuliah dan memperoleh beasiswa,” paparnya. 

Sementara itu, sebelumnya Kades karumbu, Suherman, SH menyampaikan Desa Karumbu adalah Ibu Kota Kecamatan. 

“Maka kami berharap agar lingkungan di sepanjang jalan provinsi sekitar desanya dapat dibantu untuk penataan,” harapnya.

Kades juga merasa bangga kunker Gubernur ke Langgudu lebih khusu di Karumbu merupakan mimpi masyarakat.

“Karena bisa bertemu kembali dengan Gubernur NTB,” timpalnya.

BACA JUGA: Industrialisasi di Masa Depan Tergantung Peran Milenial

Hadir mendampingi Gubernur, Asisten 2 Setda Provinsi NTB,  Kadis Perindag, Sekertaris Bappeda, kepala Brida, kepala Disdak,  Kadis ketahanan Pangan, Kadis Kelautan dan Perikanan, Kadis Koperasi dan UMKM, Kadis Tambun, Kadis LHK,  Kadis Peternakan dan Keswan, Kadis DPMPTSP, Kadis Desa dan Dukcapil,  Kadis DP3AP2KB, Kepala Bakesbangpol, Karo Ekonomi, Karo Adpim, PLT Karo PBJ, GM Geopark Tambora dan sejumlah Kepala Cabang, UPTD Provinsi di Bima. ***

 




NTB Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pengendalian Inflasi

Sekda NTB mengatakan,  NTB meraih TPID Award untuk kawasan Nusa Tenggara, Maluku dan Papua

SURABAYA,lombokjournal.com ~  Pemerintah Provinsi NTB menerima TPID Award 2021 atas kinerja TPID Provinsi NTB dalam mengendalikan inflasi di daerah.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda), Lalu Gita Ariadi, menyambut baik capaian prestasi yang diraih Pemerintah Provinsi NTB.

BACA JUGA: Industrialisasi di Masa Depan Tergantung Peran Milenial

Denagn meraih prestasi TPID Award, diharapkan jadi semangat dan inspirasi NTB

“Alhamdulillah, NTB meraih TPID Award sebagai Provinsi terbaik pengendalian inflasi tahun 2021 untuk kawasan Nusa Tenggara, Maluku dan Papua,” kata Sekda,  Rabu (14/09/22) di Shangrilla Hotel Surabaya.

Dijelaskan Miq Gite sapaan Sekda, ada 5 Provinsi yang terpilih meraih penghargaan tersebut, Provinsi NTB terbaik untuk kawasan Nusa Tenggara, Maluku dan Papua,  Provinsi Bengkulu TPID terbaik kawasan Pulau Sumatera. 

Sedangkan Provinsi Jabar terbaik di kawasan Pulau Jawa dan Bali. Provinsi Kaltim terbaik di wilayah Pulau Kalimantan dan Provinsi Sulawesi Selatan terbaik untuk wilayah pulau Sulawesi.

Selain TPID tingkat Provinsi, TPID Award juga diraih Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat sebagai Kota dan kabupaten yang kinerja TPID nya terbaik di wilayah Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.

Sedangkan Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Sumbawa ikut serta berkontribusi sebagai nominator TPID award Kabupaten/Kota Non IHK terbaik.

“Terima kasih kepada segenap anggota TPID dan semua stakeholders terkait yang telah menunjukkan dedikasi dan komitmen yang tinggi sehingga semua kerja keras mendatangkan prestasi dan kemanfaatan bagi masyarakat,” ujar Sekda.

Diharapkan, prestasi TPID Award 2021 dapat menjadi sumber inspirasi dan sumber motivasi agar TPID Provinsi, Kabupaten dan Kota, agar tetap bekerja keras untuk mengendalikan inflasi. Dan komoditi barang kebutuhan pokok tetap tersedia dan terjangkau dengan daya beli masyarakat.

“Sehingga dapat berbuah manis kembali meraih TPID Award 2022 di tahun mendatang,” harap Sekda. 

TPID Award merupakan penghargaan dalam upaya pengendalian inflasi dan inovasi kegiatan yang ditempuh untuk memperkuat 4K yaitu Keterjangkauan harga, Ketersediaan pasokan, Kelancaran distribusi, serta Komunikasi yang efektif.

BACA JUGA: Roadshow di Kota Bima, Bang Zul Puji Kuliner Lokal

Sekda juga hadir langsung bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB Heru Saptaji, Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana, dan Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid. 

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, yang juga merupakan Ketua Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) didampingi oleh Gubernur Bank Indonesia, Wakil Menteri Dalam Negeri. ***

 

 




Bupati Kukuhkan Pengurus FKUB KLU Masa Khidmat 2022-2027

Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) KLU yang dikukuhkan Bupati Djohan, diharapkan mampu menyelesaikan masalah antar umat beragama

TANJUNG.lombokjournal.com ~  Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Lombok Utara, masa khidmat Tahun 2022- 2027, dikukuhkan Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu, SH  di Aula Kantor Bupati (15/09/22). 

Pengukuhan FKUB berdasarkan Surat Keputusan Bupati Lombok Utara, Nomor: 74/26/KESBANG/2022 tentang pembentukan Forum dan Sekretariat Forum Kerukunan Ummat Beragama (FKUB) Kabupaten Lombok Utara tahun 2022-2027, dengan 20 orang pengurus FKUB KLU.

BACA JUGA: Pembangunan Pusat Pemerintahan KLU akan Selesai Lebih Cepat

Bupati mengatakan, FKUB diharapkan mampu menyelesaikan masalah umat beragama

Wakil Bupati Lombok Utara menjadi Dewan Penasehat 

Ketua FKUB, Dr. Lalu Muhammad Muhsin Efendi Muhtar., MA, Wakil Ketua I Marianto dan Wakil Ketua II Romo Cindrasah, Sekretaris, Ust. Hamdun M.Hi.

“Keberadaan FKUB untuk memelihara kerukunan antar umat beragama selaras dengan tujuan Pemerintah Daerah dalam mempererat persatuan dan kesatuan umat beragama di KLU,” kata Bupati Djohan usai pengukuhan. 

Menurutnya, FKUB memiliki peran penting di tengah perpecahan yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Menjadi penghubung, mediator dan penyelaras dalam kehidupan bermasyarakat dan beragama.

“Persatuan dan kesatuan adalah kunci keberlangsungan dan kestabilan berbangsa dan bernegara,” tutur bupati.

Perbedaan yang ada hendaknya melebur menjadi perekat kewargaan dan kebangsaan, menguatkan keberadaan budaya, agama, suku dan ras yang berbeda sebagai pendorong kemajuan daerah di masa depan.

Harapan kita  dengan adanya FKUB seluruh permasalahan antar umat beragama dapat terselesaikan dengan baik.

BACA JUGA: Wabup Danny Jelaskan Rancangan Nota Keuangan APBDP KLU

Dan FKUB juga diharapkan menjembatani sebagai upaya meningkatkan kualitas kehidupan umat beragama. Sekaligus upaya mempertahankan dan meningkatkan kondusifitas daerah.

Hadir pula  Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto R, ST.,M.Eng, Wakapolres Lotara Kompol Samnurdin SH, Kepala Kemenag KLU H. M. Ali Fikri SH.,MH, Kepala Kesbangkespol Muldani M.Si, Camat Pemenang serta undangan lainnya. ***

 




Roadshow di Kota Bima, Bang Zul Puji Produk Kuliner Lokal 

Melakukan roadshow di Kota Bima, Gubernur NTB Bang Zul menyarankan pentingnya kemasan produk yang jadi daya tarik pasar

BIMA.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB Zulkieflimansyah dalam rangkian kunjungan kerja, untuk Roadshow Industrialisasi di Kota Bima, meninjau langsung produk stand UMKM.

Bang Zul sapaan Gubernur NTB, memuji sejumlah produk, berupa kuliner dan panganan lokal serta tenun khas Bima yang dihasilkan oleh UMKM lokal.

Roadshow di Kota Bima, Gubernur NTB puji sejumlah produk kuliner dan panganan lokal serta tenun khas Bima
Gubernur Zulkieflimansyah Talkshow industrialisasi

“Hasil produk ini harus terus dikembangkan rasa dan kemasannya,” kata Bang Zul.

BACA JUGA: Industrialisasi di Masa Depan Tergantung Peran Milenial

Ikut mendampingi Kadis Perindustrian Nuryanti, SE., MM.,  yang sempat mencicipi bubur yang terbuat dari Jewawut, hasil olahan UMKM Marimpa Kota Bima, Rabu (14/09/22) di halaman Istana ASI Mbojo Kota Bima.

Sehingga, tidak hanya inovasi dan kreasi rasa yang dihasilkan, namun kemasan produk juga menjadi daya tarik pasar, untuk membeli produk tersebut.

Pemilik UMKM Marimpa, Muhammad Salmin (32),yang bergerak dalam pengolahan bahan panganan lokal, mengatakan bangga dicicipi oleh Gubernur NTB, bubur Jewawut olahannya.

“Mimpi saya, produk hasil olahan ini dicicipi Gubernur, dan hari ini terwujud. Saya juga berharap Presiden RI, bisa mencicipi bubur jewawut ini,” harapnya.

Pria yang berdomisili di Kelurahan Sambinae  Kota Bima ini, mengatakan bahwa ini menjadi penyemangat untuk berusaha. Ia juga memamerkan makanan khas yang terbuat dari Jewawut seperti susu, kue kering dan produk cemilan lain juga.

Sementara Yulia Basri,  Sekretaris UMKM Alin-Annisa Lintas Nusantara, juga merasa bangga standnya dikunjungi Gubernur NTB.

Ia mengatakan, UMKM miliknya sangat mendukung Industrialisasi produk lokal menuju NTB Gemilang.

“Pak Gubernur, tadi mecoba mencicipi oi tua (Air Aren),”ujar Yulia.

Bang Zul juga mengunjungi stand SMKPP Negeri Bima, yang dikepalai Abdul Hamid di bawah binaan Dinas Pertanian dan Perkebunan Prov. NTB.

Siswa kelas X jurusan APHP SMKPP, Ifarti (16) menjelaskan, produk hasil karya siswa, seperti  stik daun kelor, ubi ungu, manisan belimbing, wedang jahe, kunyit asam.

“Tadi pak Gubernur membeli kunyit asam,” tambah Ifarti.

Dikatakannya, Gubernur juga berpesan, agar mempromosikan produk dengan bahasa daerah sehingga terlihat kelokalannya.

Selain itu, Gubernur juga memuji Pompa semprot tenaga surya, hasik karya dan inovasi SMKN 1 Kota Bima. Alat tesebut sempat ikuti lomba inovasi Ki Hajar tahun 2021. 

“Masuk nominasi wakili Prov NTB,” kata Sri Mulyati, guru pembina inovasi dan kreatifitas siswa.

Dikatakannya, alat tersebut, unggul menggunakan pakai tenaga surya. Dapat juga digunakan untuk lampu di ladang.

“Lebih hemat dan mudah dirakit petani,” jelasnya.

BACA JUGA: NTB dan NTT Jadi Tuan Rumah PON XXII Tahun 2028

Pemilik Soehendar coffe, M. Fadila juga senang dan menjadikan penyemangat produk es kopi gula aren produknya dicicipi Gubernur NTB.

“Kami menggunakan kopi lokal asal Tambora,” kata Fadil.

Begitu juga UMKM Dina, yang memproduksi tenun dan sarung Bima, senang dikunjungi Gubernur.

“Pak Zul, memborong dua sarung Nggoli,”ucap Yuyun, pemilik UMKM.

Ia berharap kegiatan seperti ini terus dan sering diselenggarakan, sehingga UMKM dapat sering memasarkan produknya.

Turut mendampingi Gubernur, Asisten 2 Setda Provinsi NTB,  Kadis Perindag, Sekertaris Bappeda, kepala Brida, kepala Disdak,  Kadis ketahanan Pangan, Kadis Kelautan dan Perikanan, Kadis Koperasi dan UMKM, Kadis Tambun, Kadis LHK, Kadis Kesehatan, Kadis Peternakan dan Keswan, Kadus Dikbud, Kadis DPMPTSP, Kadis Desa dan Dukcapil,  Kadis DP3AP2KB, Kepala Bakesbangpol, Karo Ekonomi, Karo Adpim, PLT Karo PBJ, GM Geopark Tambora dan sejumlah Kepala Cabang, UPTD Provinsi di Bima. ***

 




Industrialisasi di Masa Depan Tergantung Peran Milenial 

Gubernur NTB menggelar talkshow industrialisasi bertema ‘Peningkatan Peran Milenial dalam Percepatan Industrialisasi’

BIMA.lombokjournal.com ~ Industrialisasi merupakan tuntutan zaman di era pesatnya perkembangan teknologi dan informasi.

Pesan tersebut disampaikan Gubernur NTB Zulkieflimansyah yang akrab disapa Bang Zul, dalam Kunker roadshow dan talkshow Industrialisasi, Rabu (14/09/2022) di halaman museum ASI Mbojo, Kota Bima.

Dalam talkshow bertema ‘Peningkatan Peran Milenial dalam Percepatan Industrialisasi’ di Kota Bima, Bang Zul mengajak masyarakat menyamakan persepsi tentang program indusrialisasi yang diusung pemerintahan Zul-Rohmi.

BACA JUGA: Layanan Khusus di Hari Kunjungan Perpustakaan 

Gubernur NTB memuji industrialisasi di kalangan UMKM di Kota Bima
Gubernur NTB meninjau stand UMKM

Menurutnya, revolusi industri sebenarnya perkembangan dari tradisional menuju ke modern, sesuai perkembangan dan tuntutan zaman. 

“Dari cara tradsional masyarakat menuju cara modern dengan pendekatan teknologi,” jelas Bang Zul menjelaskan tentang industrialisasi.

Saat itu ia bersama Walikota Bima H . Muhammad Lutfi, Akademisi UIN Prof. Atun dan Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Nuryanti, SE., ME.

Dalam industrialisasi masyarakat harus harus didorong dapat mengolah bahan baku menjadi produk olahan sebelum dijual dan dikirim ke pasar. 

Melalui upaya ini diharapkan produksi bahan-bahan baku di NTB dapat memiliki nilai tambah yang lebih tinggi.

Gubernur NTB mengapresiasi keseriusan Walikota Bima, untuk mendorong para milenial muda menjadi wirausaha, mengelola potensi alam dan bahan baku atau bahan mentah di daerah.

Dikatakan, semangat industrialisasi harus mulai dari pemimpin. Untuk itu, daerah harus berani mengolah bahan mentah. Karena Industrialisasi itu upaya serius  semua pihak mengelolah bahan mentah.

“Kita jangan senang, produk mentah kita jual, kemudian kembali produk jadi yang lebih mahal, Maka pemda harus berani, memakai produk lokal. Karena Industrialisasi , merupakan proses mengolah menjadi memiliki nilai tambah,” tegasnya.

Sehingga hadir lahan baru untuk menciptakan lapangan kerja dan mampu menghadirkan kesejahteraan masyarakat.

Di tangan pemuda

Sementara itu, Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE., mengatakan masa depan industrialisasi tergantung anak muda.

“Untuk itu, kami dorong para milenial untuk mengembangkan UMKM dengan konsep industrialisasi, di era digitalisasi ini,”kata Walikota Bima.

Sehingga, Pemkot Bima mendorong tempat berkembangnya anak muda membangun kreatifitas dan wirausaha.

Dikatakannya bahwa, ada 23.034 UMKM yang terdata di Kota Bima.  Begitu juga usaha yang tidak terdata, ada sekitar 10.000 UMKM.

“Ini modal besar ada kreasi masyatakat kita. Termasuk UMKM yang bergerak pada tenunan atau kuliner,” ungkapnya.

Untuk mendukung hal tersebut, Kota Bima juga membangun rumah kemasan, untuk membina masyarakat yang bergerak di UMKM, agar produknya laku dipasar.

Sehingga  sinergikan misi dan program Prov. NTB,  dapat dikerucutkan dengan program Pemprov. NTB.

Selain itu, Pemkot juga mendorong sektor pariwisata untuk dimajukan dan dikembangkan di Kota Bima. Dalam mendukung UMKM di Bima.

Ditambahkan Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Nuryanti, SE., ME., roadshow ini merupakan upaya untuk meningkatkan sinergitas industrialisasi dan pembangunan ekosistem industri di NTB.

“Termasuk menggelar Talkshow tematik industrialisasi juga digelar Expo produk industri, klinik konsultasi dan layanan dari masing-masing OPD serta stakeholder dengan  mengundang industri kecil mikro binaan OPD,” jelasnya.

Kadis juga mengaku, kelebihan Kota Bima, mahasiswa yang kuliah keluar daerah, ketika kembali ke daerahnya, berani berkreatifitas untuk membuka usaha.

BACA JUGA: NTB dan NTT Jadi Tuan Rumah PON XXII Tahun 2028

Sehingga, saat ini bagaimana Kota Bima terus  mengembangkan dan membina serta menajukan wirausaha muda dan UMKM.

Sedangkan Prof. Atun akademisi UIN Mataram pendiri sekilah perjumpaan Larimpu, mengatakan, mendirikan sekolah rintisan perempuan untuk melakukan pembaharuan.

“Karena perempuan juga perlu di dorong untuk berwirausaha. Apalagi kaum perempuan ini banyak yang terlibat membangun usaha,”terangnya.

Ia juga berpesan, pilihan hidup luas tidak sempit. Tidak perlu hanya mengandalkan untuk mengejar PNS 

“Karena peluang kerja juga, tidak melulu sebagai PNS, namun wirausaha menjadi pilihan, Ini nilai-nilai yang saya tanamkan kepada ibu-ibu disekolah perjumpaan perempuan,” ungkapnya.

Talshow yang dipandu Moderator Agus Talino, pimpinan media Suara NTB ditutup dengan pemberian bantuan kepada UMKM kota Bima.

Turut mendampingi Gubernur, Asisten 2 Setda Provinsi NTB,  Kadis Perindag, Sekertaris Bappeda, Kepala BridaK kepala Disdak,  Kadis ketahanan Pangan, Kadis Kelautan dan Perikanan, Kadis Koperasi dan UMKM, Kadis Tambun, Kadis LHK, Kadis Kesehatan, Kadis Peternakan dan Keswan, Kadus Dikbud, Kadis DPMPTSP, Kadis Desa dan Dukcapil,  Kadis DP3AP2KB, Kepala Bakesbangpol, Karo Ekonomi, Karo Adpim, PLT Karo PBJ, GM Geopark Tambora dan sejumlah Kepala Cabang, UPTD Provinsi di Bima. ***

 




Pembangunan Pusat Pemerintahan KLU akan Selesai Lebih Cepat

Progres Pembangunan Kantor Bupati Lombok Utara Capai 82 Persen, diperkirakan selesai bulan Desember 2022

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Pembangunan Kantor Bupati Lombok Utara di atas lahan 2,6 hektare dengan total luas lahan untuk bangunan kantor mencapai 2.332 meter persegi, sudah mencapai sekitar 82 persen.

Gedung Kantor Bupati Lombok Utara itu direncanakan terdiri atas empat lantai, dengan anggaran mencapai senilai 43 Milyar rupiah.

Penjelasan itu disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Lombok Utara, Kahar Rizal, ST, Rabu (14/09/22) pada wartawan di ruang kerjanya. 

Kadis PU dan Penataan Ruang KLU menjelaskan, pembangunan Kantor Bupati Lombok Utara selesai lebih cepat
Kahar Rizal, ST, MT

Terwujudnya pembangunan pusat pemerintahan di Lombok Utara, NTB itu merupakan salah satu harapan masyarakat atau warga Kabupaten Lombok Utara. 

BACA JUGA: Layanan Khusus di Hari Kunjungan Perpustakaan

Kahar Rizal mengatakan, dengan progres yang diperkirakan capai 82 persen saat ini berarti terwujudnya Pusat Pemerintahan itu akan lebih cepat dari target semula, yaitu selesai Desember tahun 2022. 

“Meski demikian, jika ada sisa waktu pihak kontraktor akan memanfaatkannya untuk perbaikan jika ada kekurangan,” kata Kahar.

Menurutnya, hal menarik dari bangunan Kantor Bupati terletak pada desain atap gedung menyerupai atap Masjid Kuno Bayan. 

Ikon itu tentu akan membuat desain arsitektur Kantor Bupati terlihat lebih menarik dan elegan, sebab menonjolkan simbol adat dan budaya Dayan Gunung, tambahnya. 

“Saya yakin, pembangunan Kantor Bupati ini selesai lebih cepat dari target, dimana kalau saya lihat proses pekerjaannya terkadang lembur dan ditunjang dengan alat alat yang memadai sehingga pengerjaannya cepat,” jelas Kahar.

Terkait progres pelebaran jalan nasional, Kahar menegaskan bahwa itu ranahnya Balai Jalan Nasional. Pihaknya hanya mendampingi. 

BACA JUGA: Wabup Danny Jelaskan Rancangan Nota Keuangan APBDP KLU

“Sepengetahuan saya, sudah pada tahap pembebasan lahan. Proses sosialisasi, pendataan dan pemasangan patok (batas) sudah selesa dan masuk pada tahap pembebasan,“ jelas Kahar Rizal.***

 

 




Layanan Khusus di Hari Kunjungan Perpustakaan 

Peringati Hari Kunjungan Perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan Arsip NTB memberikan layanan khusus dan berbeda dari biasanya 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB berkomitmen memberikan dan meningkatkan pelayanan yang maksimal untuk para pustakawan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi NTB, Drs. Tri Budiprayitno, M.M saat memimpin apel memperingati Hari Kunjungan Perpustakaan 2022di Halaman Kantor Dispersip NTB, Rabu (14/09/22).

BACA JUGA: KONI Tetapkan NTB dan NTT Tuan Rumah PON XXII 2028

Dengan pakaian nasional, para petugas memberi layanan khusus untuk pengunjung perpustakaan

“Setiap tanggal 14 September, diperingati sebagai Hari Kunjungan Perpustakaan. Jadi hari ini teman-teman dari Perpustakaan dan kearsipan 72 orang yang akan memberikan layanan yang berbeda dengan hari lainnya. Hari ini para pengujung dipersilahkan datang duduk manis, diberikan hidangan kemudian dicarikan buku yang dibutuhkan,” ujar Tri Budi Prayitno.

Para pegawai Dispersip pun serentak memakai pakaian adat nusantara yang dirangkaian dengan fashion show dan diikuti oleh seluruh pegawai. 

Selain itu, Disperkip juga menyuguhkan kudapan gratis bagi para pengunjung yang datang. Tour singkat juga dipandu oleh Kadispersip NTB yang bertujuan untuk menunjukkan fasilitas apa saja yang sudah dimiliki. 

Mas Yiyit, sapaan akrab Kadispersip NTB juga menegaskan, telah terjadi banyak peningkatan fasilitas di Perpustakaan Daerah NTB. 

Salah satunya adalah sudah adanya aplikasi digital untuk membaca buku-buku yang tersedia di Pusda. 

Aplikasi tersebut bernama NTB-Elib yang bisa diunduh di playstore dan diakses oleh semua kalangan.

“Sudah terdapat akses buku digital yang bernama NTB-elib (electronic liberary), bisa diunduh di playstore, sebagian buku-buku pelajaran dari SD sampai SMA termasuk buku umum dan buku fiksi yang bisa dipinjam lama. Kalau sekarang memamng masih minim baru 1.716 buku,” jelas Mas Yiyit.

Peningkatan fasilitas di Pusda NTB adalah bentuk dari kerja kolaborasi literasi yang menghimpun berbagai macam pihak di NTB, terutama organisasi literasi yang kini sudah berjumlah 132 organisasi. 

“Kerja literasi adalah kerja kolaborasi jadi kita menghimpun berbagai macam pihak, di NTB terdapat sekitar 132 organisasi literasi yang bernaung dalam konsorsium NTB membaca,” kata Tri Budiprayitno.

Terdapat pula gerakan bunda literasi yang menyasar keluarga-keluarga dan ibu-ibu PKK, agar literasi semakin meningkat dikalangan keluarga terutama anak-anak. 

Dengan diperingatinya Hari Kunjungan Perpustakaan tahun 2022, Kadispersip NTB berharap mendapatkan lebih banyak sumbangan buku bacaan. 

Ia menghimbau kepada masyakat yang memiliki buku tidak terpakai dapat dihibahkan ke Pusda.

BACA JUGA: Dua Raperda Prakarsa Disetujui Legislatif NTB

 “Harapannya terus terang kita masih banyak memerlukan buku karena tingkat kegemaran membaca masyarakat bisa disebut lumayan. Namun, karena bukunya yang terbatas sehingga kita membutuhkan buku baru dan mencoba menggelontokan program baru yaitu sedekah buku. Jika masyarakat mempunyai buku yang sudah tidak terbaca silahkan sedekahkan dan akan memberikan kemanfaatan dan keberkahan bagi banyak orang,” tutupnya.

Turut hadir pada acara peringatan Hari Kunjungan Perpustakan tersebut yaitu Plt. Kadis Kominfotik NTB, Ketua KPID Provinsi NTB dan Ketua Ikatan Guru Indonesia Kota Mataram. ***