Duta Bahasa Diminta Maksimalkan dan Perluas Programnya

Buka Kegiatan Krida Bahasa dan Sastra, Bunda Literasi Inginkan Duta Bahasa ajak masyarakat gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar

MATARAM.lombokjournal.com ~ Bunda Literasi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah menginginkan Duta Bahasa dan Duta Bahasa Yuwana NTB, lebih memaksimalkan perannya.

Selain itu mengajak masyarakat mesosialisasikan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, serta memperluas program-programnya.

BACA JUGA: Talenta NTB Berpartisipasi dalam Shell Eco Marathon 2022

Bunda Literasi mengajak Duta Bahasa mendorong masyarakat gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar
Duta Bahasa

Bunda Literasi menyampaikannya saat membuka kegiatan Krida Bahasa dan Sastra dalam rangka pembinaan finalis Duta Bahasa 2022 di Kantor Bahasa, Mataram, Jumat (14/10/22).

“Menjadi Duta merupakan penggerak, insiprator sekaligus pemimpin, saya berharap teman-teman mengajak, dimulai dari lingkungan masyarakat sekitar untuk penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, dengan keberadaan komunitas-komunitas pecinta bahasa yang ada di NTB ajak juga mereka untuk berkolaborasi tentu hal tersebut dapat bermanfaat buat kalian,” terangnya.

Bu Niken panggilan akrabnya menjelaskan, kolaborasi yang bisa dilakukan oleh Duta Bahasa NTB banyak cara, mulai dari mengajari anak usia dini cara membaca hingga membuat klub membaca buku.

“Dengan mengajari cara membaca kita juga membutuhkan komunikasi, dengan begitu komunikasi yang digunakan harus menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar,” kata Bunda Niken.

Menurutnya, mengajari anak usia dini membaca dan membuat klub membaca buku, dapat mengasah keterampilan teman-teman.

Bunda Niken mengungkapkan, bangga terhadap Duta Bahasa dan Duta Bahasa Yuwana terpilih yang masih ingin berdedikasi dan tetap berusaha mengeksistensikan Bahasa Indonesia.

“Saya bangga karena masih ada anak-anak yang hingga kini memberikan dedikasinya terhadap Bahasa Indonesia,” terangnya.

BACA JUGA: Ragam Kesenian Islami di Festival Qasidah LASQI

Sebelumnya, Kepala Kantor Bahasa Provinsi NTB, Puji Retno Hardiningtyas, mengatakan kegiatan ini digagas untuk untuk memberikan pembinaan kepada pemenang Duta Bahasa dan Duta Bahasa Yuwana, dalam rangka pembinaan dan pemberdayaan literasi dan menyangkut kebahasaan dan kesastraan.

“Terimakasih Bu Niken dan saya berharap sebagai Bunda Literasi NTB kepada adik-adik Duta Bahasa dan Duta Bahasa Yuwana dapat memberikan arahan seperti apa saja yang perlu dan harus mereka lakukan untuk memajukan daerah tercinta kita ini,” tandasnya. ***

 

 




Maulid Nabi Muhammad SAW Dirayakan di Puskesmas Gangga 

Perayaan Maulid Nabi dirayakan karyawan Puskesmas Gangga bersama tokoh agama dan masyarakat

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Acara perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung di Puskesmas Gangga, Lombok Utara, yang dipimpin Kepala Puskesmas Gangga (Kapus) Gangga, Sabri, S.KM, Sabtu (15/10/22).

Beberapa tokoh agama tampak hadir seperti Uts Maridep,Amd.Kep, H Mukman, Penghulu Desa Gondang, Kiai Krng Anyar Gondang dan beberapa lainnya.

BACA JUGA: Festival Budaya Lombok Utara 2022 di Desa Bentek

Dalam perayaan Maulid Nabi di Puskesmas Gangga, dipesankan pentingnya mendirikan shalat

Kapus Gangga, Sabri menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT dan berterima kasih kepada segenap karyawan dan para undangan.

Secara khusus ucapan terima kasih ditujukan kepada panitia yang telah mempersiapkan acara Perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw.

“Memperingati Maulid Nabi ini, menandakan kita senantiasa untuk meneladani dan mencintai Rasulullah SAW,” ucap Sabri.

Rasulullah Muhammad SAW sebagai pembawa rahmat menuju ke jalan yang benar bagi umat muslim.

Pada momen perayaan hari Sabtu (15/10) ini, Sabri juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada warga setempat. Mereka secara ihlas terus menjaga dan melestarikan tradisi bersama merayakan Maulud Nabi secara sederha, namun bermakna. 

Ia berharap, momen ini dapat meningkatkan iman dan kecintaan kepada Rasullah SAW beserta memperkuat silaturahmi antara segenap karyawan Puskesmas Gangga dengan masyarakat Kecamatan Gangga.

Mendirikan shalat

Penceramah Ustad Maridep, AMd,Kep, mengajak semua ummat Muslim untuk mendirikan shala.

“Itu adalah keutamaan yang penting dan mulia,” katanya.

Namun, jika memperhatikan realita yang ada di rumah-rumah kebanyakan orang saat ini, maka banyak didapati keluarga yang meremehkan dan melalaikan shalat.

“Kita jangan tidak saling mengingatkan dan mengajak anggota keluarganya untuk menjaga shalat. Agar anggota keluarganya menjadi generasi yang melalaikan dan meremehkan shalat,” ujarnya

Ia mengutip surat Al Quran:⁣⁣⁣⁣⁣ “Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa.” (QS. Thaha/20:132).⁣⁣⁣⁣⁣

BACA JUGA: Pemda KLU Serahkan 150 Paket Sembako untuk Nelayan

Shalat merupakan perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada Nabi-Nya Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Apa pun yang Allah perintahkan kepada Nabi-Nya berarti sekaligus perintah bagi ummatnya.⁣⁣⁣⁣

Bang Sabri sapaan akrab Kapus Gangga berdoa, agar semuanya selalu diberikan kesehatan dan selalu dalam lindungan Allah SWT dalam menjalankan tugas serta aktivitas. ***

 




Eco Shell Marathon 2022, Wahana Ilmu Pengetahuan

Program Eco Shell Marathon 2022 mendorong kolaborasi dan inovasi mencipta kendaraan dengan energi sesedikit mungkin

LOTENG.lombokjournal.com ~ Shell Eco Marathon bukan sekadar kompetisi tapi wahana belajar dan berbagi pengalaman sesama peserta dalam mengembangkan ilmu. 

Kompetisi Shell Eco Marathon telah resmi dibuka dan dihadiri Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik (PUPR) Basuki Hadimuljono.

Hal itu dikatakan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr H Zulkieflmansyah, SE, MSc memulai Shell Eco Marathon 2022 di Sirkuit Mandalika, Kamis (13/10/22). 

BACA JUGA: Talenta NTB Ikut Shell Eco-Marathon

“NTB tempat yang bagus untuk hal itu”, sebut Gubernur. 

Kompetisi Shell Eco Marathon telah resmi dibuka dan dihadiri Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik (PUPR) Basuki Hadimuljono. 

Vice President Corporate Relations Shell Asia-Pacific Sean Winnett menyebut Shell Eco Marathon adalah program global, menantang siswa berbakat untuk merancang mobil dengan mempertimbangkan teknis dan faktor perilaku untuk mencapai efisiensi energi.

“Program ini mendorong kolaborasi dan inovasi untuk menjawab pertanyaan: “Bagaimana kita bisa bepergian menggunakan energi sesedikit mungkin,” kata Sean. 

Shell Eco Marathon digelar juga untuk mengumpulkan talenta periset Asia, mitra bisnis dan pelaku industri, pemerintah serta media untuk mengeksplorasi dan bertukar ide tentang masa depan solusi transportasi. 

BACA JUGA: Festival Budaya Lombok Utara 2022 di Desa Bentek

Ia berharap Shell Eco Marathon akan memicu ide dan solusi yang dapat membantu membangun sistem energi rendah karbon di seluruh dunia termasuk Indonesia dengan kolaborasi membangun masa depan. 

Ajang balap hemat energi antar pelajar ini menyediakan beberapa kategori utama yakni Urban Concept dan Prototype dan diikuti 49 tim dari berbagai negara termasuk perguruan tinggi Indonesia. ***

 

 




Talenta NTB Berpartisipasi dalam Shell Eco-Marathon 2022

Meski tak menjadi peserta bamun talenta yang berasal dari tiga universitas dari NTB berpartisipasi dalam pameran Shell Eco-Marathon 2022

LOTENG,lombokjournal.com ~  Dalam tajuk Shell Eco-Marathon 2022 yang pertama kalinya digelar di Indonesia dan juga pertama kali kembali ke lintasan Asia sejak pandemi, Gubernur NTB, Zulkieflimansyah optimis para pelajar talenta NTB bisa mengikuti ajang ini. 

Gubernur NTB optimis talenta dari NTB berpartisipasi dalam pameran Shell Eco 2022

Bang Zul, sapaan akrabnya, menyampaikan, walaupun NTB tidak bisa menjadi peserta tahun ini, namun ada 3 universitas dari NTB yang berpartisipasi dalam pamerannya, yaitu dari Sumbawa, Advokasi dan ada binaan dari Dinas Perindustrian. 

BACA JUGA: Eco Shell Marathom 2022, Wahana Ilmu Pengetahuan

Hal tersebut disampaikannya ketika diwawancarai di Sirkuit Internasional Mandalika pada Kamis (13/10/22).

“Walaupun tidak mendapatkan wild card karena proses yang berbeda dari MXGP dan MotoGP tetapi produknya sudah dipamerkan. Juli tahun depan sudah dipastikan oleh Shell bahwa perwakilan dari NTB akan ikut berpartisipasi dalam event ini sebagai peserta,” katanya.

Selanjutnya, Bang Zul juga berkata, Shell Eco-Marathon (SEM) bukan hanya sekedar kompetisi antar pelajar, tetapi disinilah talenta terbaik Indonesia berkumpul mempelajari science technology, sharing experiences, dan menciptakan community of practice.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata, Yusron Hadi, menjelaskan, Shell Eco-Marathon merupakan event yang cukup prestisius di dunia kendaraan renewable energy

Perlombaan ini untuk mengembangkan mobil-mobil hemat energi dan tentu saja blue energy dan green energy.

“Saya kira kesempatan baik dan alhamdulillah peserta dari NTB juga tidak kalah dari daerah lain, mudah-mudahan menjadi inspirasi yang lebih kencang lagi bagi anak muda kita untuk terus terlibat dalam pengembangan kendaraan berbahan bakar hemat dan blue energy”, ungkap Yusron. 

Kompetisi ini memberikan kesempatan bagi generasi muda khususnya tingkat SMA dan Universitas, untuk berkontribusi pada inovasi kendaraan yang memenuhi unsur keselamatan dan dapat melakukan perjalanan terjauh dengan menggunakan energi seminimal mungkin.

BACA JUGA: Ragam Kesenian Islami di Festival Qasidah 2022

Perlu diketahui, ada lebih dari 40 tim pelajar dan mahasiswa dari 9 negara di Asia seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, Vietnam, Filipina, Korea Selatan, India, Kazakstan, dan Nepal yang telah terdaftar untuk berkompetisi di Shell Eco-Marathon Indonesia 2022. ***

 

 




Festival Budaya Lombok Utara 2022 di Desa Bentek

Bupati Lombok Utara, Djohan Sjamsu menyambut antusias berlangsunya Festival Budaya di Desa Bentek

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Rumah Budaya Kembang Rampe Sammirai sebuah komunitas budaya di Kabupaten Lombok Utara menyelenggarakan kegiatan kebudayaan Pendayagunaan Ruang Publik di Lapangan Titi Palang Desa Bentek, tanggal 13 hingga 15 Oktober 2022, 

Kegiatan bertajuk “Festival Budaya Lombok Utara Tahun 2022” tersebut merupakan  Program Fasilitasi Bidang Kebudayaan Tahun 2022 dari Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia.

BACA JUGA: Ragam Kesenian Islami, di Festival Qasidah Lasqi

menurut Bupati Lombok Utara mengatakan kegiatan Festibal Budaya ini mengembalikan semangat seniman

Kegiatan kebudayaan ini dimaksudkan untuk menguatkan Kembali ketahanan budaya Kabupaten Lombok Utara serta membangkitkan kembali semangat dan tekad para seniman di di Bumi Tioq Tata Tunaq.

Hal itu disampaikan Ketua Pelaksana Festival Budaya Lombok Utara 2022, Sandi Justiya Putra saat pembukaan festival, Kamis (13/10/22).

Bupati Lombok Utara, H Djohan Stamsu menyampaikan dengan adanya Festival Budaya yang di selenggarakan oleh “Kembang Rampe Sammira” masyarakat bisa terhibur, berjualan dan berlangsung aman terkendali.

“Semoga ini motivasi untuk kita semua dalam membangun KLU lebih baik,” kata Bupati Djohan saat membuka Festival Budaya Lombok Utara Tahun 2022

Turut hadir Anggota DPRD Provinsi NTB H.Junaidi Arif, SP, Kapolsek Gangga AKP Remanto SH, Kabid Dikdas Dikbudpora KLU, Kepala Desa Bentek Warna Wijaya S.AP, Dalam sub-tema kegiatan kebudayaan ini diambil dari bahasa setempat yaitu  “Meriri Lombok” yang memiliki arti “Memperbaiki”.

Sehingga tujuan utama dari acara ini adalah untuk memperbaiki, menata kembali dunia kebudayaan yang sempat lumpuh di Lombok Utara karena bencana gempa bumi hingga pandemi Covid-19.

“Kegiatan ini membangkitkan kegiatan budaya yang diharapkan akan mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan dan ekonomi masyarakat Kabupaten Lombok Utara,” kata Sandi.

Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan kebudayaan ini adalah menguatkan kembali ketahanan budaya Lombok Utara, serta membangkitkan kembali semangat dan tekat para seniman di di Bumi Tioq Tata Tunaq.

Terpisah, Kepala Desa Bentek, Warna Wijaya, mengapresiasi kegiatan Gelar Budaya yang dimotori “Rumah Budaya Kembang Rampe Sammira”. Diharapkan, Rumah Budaya ini  menjadi salah satu sentral lembaga/Organisasi kebudayaan yang patut didorong lebih baik ke depan. 

Sisi lain, Rumah Budaya Kembang Rampe Sammira dengan kegiatan ini makin dikenal di kalangan sekolah sekolah maupun masyarakat. 

BACA JUGA: Pemda KLU Serahkan 150 Paket Sembako untuk Nelayan

“Kegiatan Gelar Budaya ini bersamaan dengan peringatan HUT Desa Bentek Ke 110 dan harus meriah dirasakan hingga ke pelosok pedusunan, agar terasa Desa Bentek ulang tahunnya, ujar Kades Bentek,” Warna Wijaya.  ***

 

 




Ragam Kesenian Islami di Festival Qasidah LASQI

Seniman dari seluruh kabupaten/kota se NTB menampilkan ragam budaya dan seni islam

LOTENG.lombokjournal.com ~ Parade pertunjukan seni dan budaya Islami ditampilkan ribuan seniman dari seluruh kabupaten/ kota se Nusa Tenggara Barat dalam Festival Qasidah di Lapangan Tastura, Praya, Lombok Tengah, Kamis (13/10/22).

Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah membuka festival qasidah dengan harapan kesenian Islami dapat terus berkembang dan menjadi sarana persahabatan warga NTB.

BACA JUGA: Mulud Adat Bayan, Ini Harapan Gubernur NTB

Gubernur NTB berharap ragam seni Islamiterus berkembang di NTB
Gubernur Zulkieflimansyah didampingi Bunda Niken

“Semoga makin banyak talenta qasidah dari NTB yang tampil di pentas nasional,” ujar Gubernur.

Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia se NTB menggelar festival pertama kali ini yang akan berlangsung sampai 15 Oktober depan. 

Diikuti seluruh Dewan Pimpinan Daerah LASQI sepuluh kabupaten/ kota, kontingen Lombok Barat mengirimkan peserta terbanyak dengan seribu orang peserta.

Beberapa lomba yang dikonpetisikan diantaranya: Bintang Vokalis Gambus, Pop Religi, Qasidah Klasik dan Qasidah Kolaborasi. 

“Nantinya para pemenang akan mengikuti Festival Qasidah nasional,” sebut Ketua DPW LASQI NTB, Hj Niken Saptarini Zulkieflimansyah. 

Sementara itu, Bupati Lombok Tengah, H Fathul Bahri sebagai tuan rumah mengaku gembira dan mengapresiasi dipilihnya Loteng sebagai lokasi festival. 

BACA JUGA: Mulud Adat Bayan dan Sesait, Lestarikan Ritual Adat

Bersamaan dengan Ultah Loteng ke 76 digelar pula side event expo kuliner Maiq Meres diikuti UMKM dan lembaga pemerintah serta swasta.***

 

 




Pemda KLU Serahkan 150 Paket Sembako untuk Nelayan 

Tiga desa nelayan mendapat paket sembako dari Pemda KLU yang diserahkan langsung oleh Bupati Djohan

TANJUNG,lombokjournal.com ~ Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara (Pemda KLU)  membagikan 150 Paket Sembako untuk nelayan tiga desa di KLU, yaitu Desa Sukadana, Desa Gumantar, Desa Medana secara bergiliran, Kamis (13/10/22).

Pemda KLU menyerahkan 150 paket sembako di tiga desa nelayan

Penyerakan paket sembako yang bersumber dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Mataram Timur itu dilakukan Bupati Lombok Utara H.Djohan Sjamsu di masing-masing desa 

BACA JUGA: Mulud Adat Bayan, Ini Harapan Gubernur NTB

Saat menyerahkan paket sembako di Desa Medana Bupati Djohan menyampaikan, kehadirannya selain bersilaturahmi yaitu untuk membagikan paket sembako pada  nelayan. Program ini merupakan atensi pihak KPP Pratama Mataram Timur kepada masyarakat nelayan yang berada di Desa Mendana Kecamatan Tanjung setelah sehari sebelumnya di Desa Gumantar Kecamatan Kayangan dan Desa Sukadana Dana Kecamatan Bayan.

“Bantuan sembangko ini merupakan amanah dari KPP Mataram Timur, semoga dapat dimanfaatkan dan digunakan sebagaimana mestinya serta semoga dapat diterima dengan hati yang ikhlas,” tuturnya.

Masyrakat diminta sabar dalam menghadapi masalah terkait dengan perekonomian yang sedang melanda negara kita akibat Gempa, Covid-19 dan Wabah PMK.

“Harapan kita agar masyarakat dan pemerintah dapat kompak dalam membangun KLU karena pekerjaan tersebut akan terasa mudah jika dilakukan secara bersama-sama, dukung pemerintah daerah dalam menjalankan setiap tugasnya,” pinta bupati.

BACA JUGA: Bupati Djohan resmikan Masjid Silaturahim SMPN 3 Kayangan

Penyerahan secara simbolis paket sembako kepada perwakilan warga masyarakat dan dilanjutkan dengan foto bersama.***

 




Bantuan Kursi Roda di Hari Disabilitas di Lombok

Sambut hari Disabilitas, Rachmat Hidayat mengunjungi warga disabilitas di Dusun Lekong Narmada, Rachmat Hidayat dan bagikan bantuan kursi roda 

LOBAR.lombokjournaL.com ~ Menyongsong Hari Disabilitas Internasional atau International Day of Persons with Disabilities (IDPD) yang jatuh tanggal 3 Desember, Anggota Komisi VIII DPR RI dapil Lombok dari PDI Perjuangan, Rachmat Hidayat  membagikan bantuan kursi roda untuk warga disabilitas, Rabu (12/10/22).

Rachmat Hidayat didampingi Kepala Sentra Paramita, H. Sudirman dan Staff Paramita, Den Ardani AS, mengunjungi warga disabilitas di Dusun Lekong Dendek, Desa Dasan Tereng, Kecamatan Narmada, Lombok Barat,

BACA JUGA: Mulud Adat Bayan, Ini Haraoan Gubernur NTB

Rachmat Hidayat serahkan bantuan kursi roda karena prihatin

Selain itu juga mengunjungi Dusun Kalitemu, Desa Kalianyar, Kecamatan Terara, Lombok Timur.

Di Desa Dasan Tereng, Narmada, Rachmat membagikan kursi roda adaptif yang telah didesain sesuai kebutuhan pengguna.

 Penerima kursi roda tersebut adalah Rayudi Junanda (27) yang mengalami kelumpuhan akibat mengalami pengeroyokan. 

Bagian kepalanya dipukul, sehingga menyebabkan dia mengalami kelumpuhan setelah operasi.

Ibu Rayudi saat ini bekerja di luar negeri, sementara sang kakak berada di tahanan Lapas karena tersangkut kasus Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Sementara ayahnya kini menganggur karena harus mengurusi anaknya.

Nurti (51) ayah Rayudi mengatakan anaknya dijemput, lalu tiba-tiba mendapat kabar anaknya dikeroyok oleh orang. Mirisnya, kasus pengeroyokan tersebut belum diusut pihak kepolisian.

“Setelah kejadian itu dia lumpuh. Sampai saat ini kasus itu tidak diproses (di Polsek Narmada),” katanya.

Sedangkan di Dusun Kalianyar, Lombok Timur, Rachmat Hidayat juga membantu memberikan bantuan kursi roda untuk dua kakak beradik penyandang disabilitas. 

Anak pertama bernama Lalu Hakim Wirapaksi (9) mengalami kelumpuhan akibat cerebral palsy (gangguan otot gerak). Dia diberi bantuan kursi roda adaptif. 

Sedangkan anak kedua bernama Baiq Arumi Zahra (1 tahun) yang mengalami epilepsi dan Dandy Walker Sindrom, dia juga diberikan bantuan Backsleep untuk terapi tangan dan kaki. 

Kepala Sentra Paramita, H. Sudirman mengatakan kedua orangtua anak penyandang disabilitas masih hubungan darah. 

Ayahnya berprofesi sebagai buruh harian lepas yang berpendapatan Rp500 per bulan. Sementara ibunya hanya berpenghasilan rata-rata Rp300 ribu per bulan.

“Menurut keterangan pemerintah desa setempat, kedua orangtua anak masih hubungan darah. Kondisi perekonomian mereka tidak cukup untuk membiayai pengobatan anaknya. Sehingga bantuan seperti ini terasa sangat berarti,” katanya.

Sang ayah, Lalu Golan, mengatakan anaknya Lalu Hakim mengalami kejang, kemudian dibawa ke rumah sakit untuk diopname dua malam.

“Namun dalam seminggu sering kejang. Kita tidak punya biaya untuk pengobatan setelah mengetahui hasil scannya radang otak. Sekarang mengalami lumpuh layu,” ujarnya.

Kades Karang Anyar, Lalu Miswan Jayadi mengapresiasi kepedulian Rachmat Hidayat terhadap warganya yang mengalami kelumpuhan.

“Saya atas nama pribadi mewakili masyarakat mengucap beribu terimakasih atas perhatian Rachmat Hidayat yang membantu warga kami,” ujarnya.

Dia mengatakan, selain dua warga yang mengalami kelumpuhan ini, banyak warga juga yang memiliki rumah tidak layak huni dan hidup miskin.

“Bapak Rachmat Hidayat sudah menyuruh saya untuk mendata semua warga miskin dan yang memiliki rumah kumuh untuk selanjutnya akan dibantu,” katanya.

Rasa Kemanusiaan

Rachmat merasa sangat prihatin dengan kondisi perekonomian keluarga dan anak yang mengalami kelumpuhan, sehingga berupaya membantu dengan memberi kursi roda adaptif. Tidak hanya itu, dia dan keluarganya diberikan aneka makanan kaya nutrisi yang membantu gizi keluarga.

Rachmat Hidayat mengatakan, bantuan tersebut semata-mata soal kemanusiaan. Dia juga menugaskan para kader PDIP untuk mendata warga disabilitas dan miskin di desa masing-masing.

“Bantuan ini saya berikan bukan bermaksud apa-apa, tapi karena rasa kemanusiaan. Saya juga meminta para kader PDIP untuk mendata warga disabilitas maupun warga kurang mampu di desa-desa untuk kita upayakan bantuan,” katanya.

Pada dua lokasi tersebut, Rachmat Hidayat membagikan puluhan kursi melalui masing-masing DPC PDIP. Namun sejak jauh hari pembagian kursi roda terus dilakukan mencapai ratusan unit.

Dia mengatakan, bantuan tersebut berkaitan dengan posisinya di Komisi VIII DPR RI yang berkaitan dengan sosial.

“Saya sudah perintahkan pengurus partai dan konstituen untuk mendata warga masyarakat yang miskin, cacat, pedagang kecil, madrasah dan ponpes agar bisa diberikan bantuan langsung secara cepat tanpa prosedur yang berbelit plus tidak ada potongan apapun,” ujarnya.

BACA JUGA: Wagub NTB: Stop Kirim Buruh Migran Ilegal

Rachmat juga minta Kades Karang Anyar, Lalu Miswan Jayadi agar memanfaatkan dirinya sebagai anggota legislatif Dapil Lombok untuk bisa membantu warganya yang miskin. 

“Saya tadi ngomong sama Kades Karang Anyar agar mendata warganya yang rumahnya kurang layak, agar bisa diberikan bantuan Rehab RTLH,” ujarnya.

Dalam penyaluran bantuan sosial tersebut, hadir Ketua DPC PDIP Lombok Barat, HL Muhammad, Anggota DPRD Lombok Barat dari PDIP Dapil Narmada – Lingsar, Sardian, Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD PDIP NTB, Endang Yulianti, Kasi Disabilitas Dinas Sosial Lombok Timur, Baiq Eni Iswantari dan Wakil Ketua 2 DPC PDIP Lombok Timur, Ahmad Amrullah. (*)

 




Bupati Djohan Resmikan Masjid Silaturahim SMPN 3 Kayangan 

Masjid Silaturahim, menurut Bupati Djohan berasal dari sumbangan masyarakat yang dikumpulkan melalui Mar-C

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Bupati Lombok Utara, Djohan Syamsu mengucapkan terima kasih  kepada para Donatur dan para relawan dari Medical Emergenciy Rescue Committee (Mar-C) Mer-c yang berpartisipasi dalam kegiatan pembangunan masjid, di Kompleks SMPN 3 Desa Gumantar, Kayangan.

BACA JUGA: Maulid Adat Bayan dan Sesait, Lestarikan Ritual Adat

Bupati Djohan ajak masyarakat makmurkan masjid Silaturahim

Bupati Djophan menyampaikan itu saat meremikan Masjid Silaturahim yang berada di Kompleks SMPN 3 Kayangan Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, Rabu (12/11/22).

Masjid Silaturahim dibangun dengan sumber dana dari sumbangan masyarakat Indonesia melalui Mar-C.

Saat peresmian, selain Bupati Djohan Sjamsu, tampak hadir juga Kadis Dikbudpora KLU Adnan., M.Pd, Camat Kayangan Siti Rukayah, S.Pt, Kepala Cabang MER – C Mataram  dr. Ade Irma Ramdani, Kades Gumantar Japarti, Kapolsek Kayangan IPTU Hadi Suprayitno, S.Sos serta undangan lainnya.

“Setelah masjid ini kita resmikan, saya mengajak kepada kita semua khususnya yang berada di dalam SMPN 3 Kayangan ini untuk selalu memakmurkan masjid ini serta menjaga kebersihan,” ujarnya.

Masa depan Lombok Utara berada tangan generasi muda sebagai generasi penerus, karena itu rajinlah masuk sekolah dan belajar dengan baik.

Harapan kita output dari para siswa dan siswi di sekolah SMPN 3 Kayangan akan menjadi lebih baik dan dapat bersaing dengan sekolah yang ada di KLU.

Di tempat yang sama, Kadis Dikbudpora KLU Adnan mengatakan, akibat gempa bumi 2018 lalu masih banyak sarana pendidikan yang belum terbangun di Lombok Utara. 

Salah satunya SMPN 3 Kayangan meskipun bangunan secara fisik belum maksimal, tapi sudah masuk dalam katagori sekolah penggerak.

“Terimakasih para Donatur Mer-c yang telah memberikan sumbangan berupa satu unit bangunan masjid yang berada di kompleks SMPN 3 Kayangan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Cabang MER – C Mataram, Ade Irma Ramdani menceritakan, Merc didirikan pada tahun 1999 pasca Konflik Ambon  dan bergerak di bidang kedaruratan medis.

Ade mengatakan, pemberian nama Masjid Silaturahim sebagai bentuk pengingat tali persaudaraan silaturahmi, antara Mar-C dengan masyarakat di Desa Gumantar.

BACA JUGA: Wagub NTB: Stop Kirim Buruh Migran Ilegal

“Haparan kita dengan telah selesai di bangun Masjid ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar,  khususnya bagi tenaga pendidik dan Siswa siswi  SMPN 3 Kayangan,” harapnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara dan peresmian oleh bupati bersama dengan Kepala Cabang Mer-c.***

 

 

 




Sinergi Pemprov NTB dan Pemkab Sumbawa Tangani Banjir Bandang

Gerak Cepat Pemprov NTB dan Pemkab Sumbawa, melakukan sinergi pemberian logistik korban banjir bandang di Lunyuk 

SUMBAWA.lombokjournal.com ~ Sedikitnya ada 1345 KK atau 4.035 Jiwa yang terdampak dan 5 Desa serta  beberapa Kelurahan (Dusun)  yang terdampak akibat banjir bandang. 

Ada Desa Emang Lestari, Desa Lunyuk Ode, Desa Perung, Desa Sukamaju dan Desa Lunyuk Rea.  

BACA JUGA: Aspirasi Warga, Gubernur NTB Kordinasi dengan Instansi Terkait

Pemkab Sumbawa dan Pemprov NTB melakukan sinergi mengirim bantuan logistik

“Tidak ada korban meninggal, luka atau hilang dalam kejadian tersebut, namun harta benda dan barang rumah tangga warga, ikut terendam dan terbawa banjir,” terang Kepala BPBD Provinsi NTB, H. Sahdan, ST., MT, Rabu (12/10/22) di Mataram.

Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa, bergerak cepat menangani banjir bandang yang menerjang Kecamatan Lunyuk Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (09/10/22) yang lalu. 

Kepala BPBD Provinsi NTB, H. Sahdan, ST., MT. mengatakan, Pemerintah Provinsi NTB melalui BPBD dan Dinas Sosial Provinsi NTB bergerak cepat, pada hari Minggu (09/10). pihaknya saling koordinasi dan komunikasi dengan Pemkab. Sumbawa melalui BPD dan Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa.

“Penangan  cepat yang dilakukan adalah pemberian logistik kepada masyarakat yang terdampak,” kata Kalak BPBD NTB. 

Pemberian Logistik seperti makanan siap saji, biscuit, mi instan, selimut, matras, terpal,  Tandon Air, Obat-obatan, Perlengkapan Balita , Family Kit  dan kebutuhan mendesak warga lainya. 

Termasuk pendataan infrastruktur yang rusak, baik itu rumah masyarakat dan fasilitas umum lainnya. Sehingga dari data tersebut, pihaknya membuat laporan kejadian bencana agar penanganan kedepan cepat dan terarah.

Tidak hanya itu, beberapa fasilitas juga ikut terkenan dampak banjir, seperti 2 unit rumah warga rusak berat, fasilitas Pendidikan ada seperti satu SMK Pertanian NW Molong  dan tembok beberapa sekolah dan rumah beberapa warga juga roboh.

Termasuk terkait talang air daerah irigasi Pelara Lunyuk yang rusak dan jembatan airnya, akan segera ditangani melalui koordinasi dengan BWS dan Dinas PUPR NTB.

Dikatakan Sahdan, penyebab bencana terjadi Hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Kecamatan Lunyuk dan sekitarnya.

Banyaknya Lahan Tandus akibat penebangan liar sehingga mengurangi intensitas penyerapan air tanah. Dan Banyaknya penumpukan sampah dan sedimentasi di area aliran sungai yang mengakibatkan terjadinya pendangkalan dan penyumbatan aliran air sungai.

BACA JUGA: Tenaga Ahli DPD RI: NTB C are Luar Biasa

“Pemerintah daerah melalui BPBD menghimbau dan mengingatkan masyarakat agar selalu waspada dan siap siaga terhadap kemungkinan terjadi banjir susulan ketika terjadi hujan lebat yang intensitasnya cukup lama. Begitupun Pemerintah desa dan toga/toma harus mengenal betul ancaman bencana yg terjadi desanya serta harus berusaha mengurangi resikonya dengan membangun ketangguhan di desa ini langkah ke depan,” imbaunya.***