Dalam acara Anugerah Keterbukaan Informasi Publik oleh Komisi Informasi NTB diketahui, badan publik di NTB makin inovatif dalam layanan informasi
MATARAM.LombokJournal.com ~ Hasil monitoring dan evaluasiyang dilakukan Komisi Infromasi NTB, persentasiBadan Publik Informatif di Nusa Tenggara Barat meningkat.
Dalam pemberian Penghargaan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik oleh Komisi Informasi NTB di Hotel Lombok Raya Mataram, Kamis (24/10), menjadi tantangan meneguhkan komitmen nasional selama lima tahun berturut turut sebagai Pemerintah Provinsi Informatif.
“Saya mengapresiasi Komisi Informasi NTB dan berharap seluruh badan publik makin inovatif dan proaktif dalam memberikan layanan informasi kepada masyarakat,” ujar Penjabat (Pj) Gubernur Hassanudin.
Sementara itu, Ketua Komisi Informasi NTB, Sansuri Spt, MM mengatakan, hasil monev KI tahun ini, jumlah Pemerintah Kabupaten/Kota yang mendapatkan predikat Informatif naik sepuluh persen dari tahun lalu sebesar 50 persen. Sedangkan PPID OPD dan Pemerintah Desa tetap 25 persen dari hasil monev tahun lalu.
“Terimakasih kepada Pj Gubernur yang telah menetapkan transparansi sebagai tagline daerah kita sehingga menjadi motivasi kita semua untuk good governance,” ujarnya.
Sebanyak 95 badan publik, 10 PPID kabupaten kota, 45 OPD provinsi dan 10 PPID Desa yang dilakukan monev dan visitasi menunjukkan kenaikan.
70 persen untuk kategori PPID kabupaten/kota dan OPD provinsi meningkat menjadi 75 persen, dan 12,5 persen PPID Desa dengan predikat Informatif dengan catatan mendapatkan Penghargaan nasional selama tiga tahun berturut turut yang tahun ini diwakili dua desa yakni Aikmual, Loteng dan Desa Beru, KSB. Sedangkan sengketa informasi di KI NTB juga meningkat dari 24 menjadi 30 kasus.
Peninjauan Pelabuhan Lembar dilakukan Gubernur NTB sebagai bagian dari pemantauan kesiapan transportasi laut menjelang arus mudik Lebaran 2026.
LOBAR.LombokJournal.com ~ Hasil peninjauan dan laporan dari pengelola pelabuhan, arus penyeberanganyang keluar dari Pulau Lombok saat ini masih relatif normal. Meski demikian, terjadi peningkatan cukup signifikan pada arus kedatangan ke Pulau Lombok.
Hal itu dilaporkan pengelola Pelabuhan Lembar saat Gubernur NTB tinjau kondisi arus penyeberangandi Pelabuhan Lembar, Ahad (15/03/26).
Peningkatan tersebut tercatat mencapai sekitar 20 persen, baik pada pergerakan barang, kendaraan, maupun penumpang. Lonjakan paling terlihat pada kendaraan roda dua serta kendaraan pribadi yang datang dari luar daerah.
Peninjauan Pelabuhan Lembar dilakukan Gubernur NTB sebagai bagian dari pemantauan kesiapan transportasilaut menjelang arus mudik Lebaran 2026.
Mayoritas arus kedatangan tersebut berasal dari Padangbai, Bali, yang menjadi salah satu jalur utama penyeberangan menuju Lombok.
Arus keberangkatan dari Pelabuhan Lembar, Lombok menuju Bali masih terpantau stabil dan belum menunjukkan peningkatan yang signifikan.
Diperkirakan lonjakan arus keluar dari Pelabuhan Lembar baru akan terjadi setelah Hari Raya Idulfitri, seiring dimulainya arus balik masyarakat.
Terkait pengaturan lalu lintas penyeberangan, pemerintah akan memberlakukan sistem buka tutup penyeberanganyang menyesuaikan dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) serta regulasi dari Pemerintah Provinsi Bali, khususnya berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan keagamaan di Bali.
Berdasarkan pengaturan tersebut, penyeberangan dari Pelabuhan Lembar menuju Bali akan ditutup pada 18 Maret hingga pukul 09.00, kemudian kembali dibuka pada 20 Maret pukul 04.00 dini hari. Sementara itu, dari arah Bali menuju Lombok, penyeberangan akan mulai ditutup pada 19 Maret.
Pemerintah Provinsi NTB terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan pengaturan arus penyeberangan berjalan tertib, aman, dan lancar selama periode angkutan Lebarantahun ini. diskominfotikntb
Angkutan Lebaran di Terminal Mandalika
Variasi fasilitas pada layanan angkutan bus membuat harga tiket yang beredar di masyarakat juga menjadi beragam
MATARAM.LombokJourna..com ~ Gubernur Nusa Tenggara Barat, H. Lalu Muhamad Iqbal, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga meninjau Posko Angkutan Lebaranserta aktivitas keberangkatan penumpang di Terminal Mandalika, Ahad (15/03/26).
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan layanan angkutan atau transportasi darat serta pengawasan terhadap harga tiket bus menjelang arus mudikLebaran.
Saat peninjauan itu, Gubernur NTB menjelaskan, terdapat perbedaan persepsidi masyarakat terkait harga tiket bus.
Hal ini disebabkan oleh perbedaan kelas layanan angkutan bus yang beroperasi, sementara harga yang diatur pemerintah sebenarnya berlaku untuk kelas ekonomi.
“Tadi kami juga membahas mengenai bus. Memang ada banyak perbedaan persepsi terkait harga tiket. Hal ini karena harga yang diatur sebenarnya berlaku untuk kelas ekonomi, sementara kelas layanan bus memiliki banyak variasi,” ujar Gubernur.
Menurutnya, variasi fasilitas pada layanan angkutan bus membuat harga tiket yang beredar di masyarakat juga menjadi beragam.
Meski demikian, Pemerintah Provinsi NTB bersama aparat penegak hukum telah menegaskan kepada seluruh perusahaan bus agar menjual tiket angkutan atau transportasi sesuai dengan ketentuan harga tertinggiyang telah ditetapkan.
Gubernur juga menjelaskan bahwa persoalan yang kerap muncul bukan sepenuhnya disebabkan oleh perusahaan bus, melainkan dari mekanisme pembelian tiket yang dilakukan melalui pihak ketiga.
“Banyak pembeli yang tidak membeli langsung melalui perusahaan bus, tetapi melalui pihak ketiga. Di situlah potensi masalah bisa muncul,” jelasnya.
Ia menambahkan, pengawasan angkutan penumpang di terminal saat ini cukup ketat sehingga perusahaan bus memiliki risiko besar apabila menjual tiket melebihi ketentuan.
Namun dalam praktiknya terdapat oknum yang menjual kembali tiket dengan harga lebih tinggi untuk mendapatkan komisi.
Karena itu, praktik tersebut menjadi perhatian serius dan akan ditertibkan agar tidak merugikan masyarakat.
Selain meninjau sistem penjualan tiket, Gubernur juga melihat langsung kondisi fasilitas di Terminal Mandalika.
Secara umum, fasilitas terminal dinilai sudah cukup baik, namun masih diperlukan optimalisasi fungsi serta penataan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih maksimal.
Ke depan, pengaturan area terminal juga akan ditata lebih baik, dengan memisahkan area publik yang dapatdiaksesmasyarakat umum.
Dan area khusus bagi penumpang yang telah memiliki tiket, sehingga sistem pelayanan dapat berjalan lebih tertib dan nyaman.
Pemerintah Provinsi NTB berharap melalui berbagai evaluasiyang dilakukan setiap tahun, penyelenggaraan angkutan Lebaran di NTB dapat terus meningkat kualitasnya.
Sehingga memberikan pelayanan angkutan mudik lebaran yang aman, nyaman, dan tertib bagi masyarakat. diskominfotikntb
Gubernur Iqbal Tinjau Pergerakan Penumpang di BIZAM
Gubernur Iqbal menyampaikan catatan penting terkait aspek keselamatan penerbangan, termasuk mengenai kesehatan kru pesawat
LOTENG.LombokJournal.com ~ Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Lalu Muhamad Iqbal, meninjau langsung trafik keberangkatan penumpangdi Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Ahad (15/03/26).
Peninjauan itu dilakukan Gubernur Iqbal sebagai bagian dari pemantauan kesiapan transportasi menjelang arus mudik Lebaran.
Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Iqbal menerima paparan dari manajemen bandara terkait perkembangan jumlah penumpang.
Berdasarkan data sementara, jumlah penumpang pada H-4 Lebaran tercatat lebih tinggi dari prediksi awal.
“Awalnya diperkirakan sekitar 8.000 penumpang pada H-4, namun ternyata sudah mencapai sekitar 9.000 penumpang,” ujar Gubernur Iqbal.
Menurut keterangan General Manager Bandara, angka prediksitersebut kemungkinan akan direvisi karena terjadi peningkatan dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.
Gubernur Iqbal berharap peningkatan pergerakan penumpang ini juga menjadi indikator membaiknya kondisi perekonomian.
“Semoga ini juga menjadi tanda bahwa kondisi ekonomi kita semakin membaik, karena tahun lalu pergerakan penumpang memang terasa lebih rendah,” tambahnya.
Puncak arus penumpang diperkirakan akan terjadi pada H-3 menjelang Idulfitri. Adapun rute penerbangan yang paling banyak diminati hingga saat ini adalah tujuan Jakarta dan Surabaya.
Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang, pihak maskapai dan pengelola bandara telah menyiapkan tujuh penerbangan tambahan (extra flight).
Penerbangan internasional
Sementara itu, untuk penerbangan internasional, pergerakannya masih dalam kondisi normal. Kedatangan maupun keberangkatan penumpang dari negara seperti Malaysia dan Singapura masih berada pada angka yang stabil.
Pada periode ini biasanya juga terjadi peningkatan pergerakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pulang ke daerah asal menjelang Lebaran. Namun hingga saat ini jumlahnya masih terpantau dalam kondisi normal.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Iqbal juga menyampaikan catatan penting terkait aspek keselamatan penerbangan, khususnya mengenai kesehatan kru pesawat.
Mengingat jadwal penerbangan yang semakin padat menjelang Idulfitri, ia menyarankan agar dilakukan pemeriksaan kesehatan kru pesawat.
Hal ini dinilai penting untuk memastikan seluruh kru pesawat tetap dalam kondisi sehat dan siap menjalankan tugas secara optimal selama periode padat penerbangan.
Gubernur Iqbal menegaskan, Pemerintah Provinsi NTB terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna memastikan pelayanan transportasi udara selama periode mudik Lebaran berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat. diskominfotikntb
Mudik Gratis Kuotanya Meningkat Dua Kali Lipat
Program Mudik Gratis ini sebagian besar diikuti oleh mahasiswa asal Pulau Sumbawa yang sedang menempuh pendidikan di Pulau Lombok
MATARAM.LombokJournal.com ~ Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menyelenggarakan program Mudik Gratis bagi masyarakat yang hendak pulang ke Pulau Sumbawa menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
Tahun ini, sebanyak 400 peserta diberangkatkan dari Pulau Lombok menuju berbagai daerah di Pulau Sumbawa, mulai dari Kabupaten Sumbawa Barat hingga Kota Bima.
Program mudik gratis ini digagas sebagai bentuk pelayanan pemerintah dalam memastikan perjalanan mudik masyarakat berlangsung aman, nyaman, dan terjangkau.
Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal menyampaikan,jumlah peserta mudik gratis tahun ini meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Peningkatan ini menjadi bukti komitmenpemerintah daerah dalam memperluas pelayanan kepada masyarakat, khususnya mahasiswa dan warga Pulau Sumbawa yang berada di Pulau Lombok.
Tahun lalu Pemprov NTB bisa memberangkatkan 200 orang.
“Tahun ini alhamdulillah kita bisa membe rangkatkan 400 orang untuk mudik gratis, mulai dari ujung barat Pulau Sumbawa sampai ujung timur Pulau Sumbawa, dari Kabupaten Sumbawa Barat sampai Bima,” ujar Gubernur Iqbal, saat melepas pemudik di depan Pendopo Gubernur NTB, Sabtu (14/03/26) Maret 2026.
Gubernur juga memastikan, kondisi jalur utama Trans Pulau Sumbawa dalam keadaan baik dan siap dilalui para pemudik.
Sejumlah titik jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan telah diperbaiki oleh tim dari Dinas PUPR dan Balai Jalan sehingga tidak akan mengganggu kelancaran perjalanan.
“Tadi pagi saya baru saja tiba dari Pulau Sumbawa setelah Safari Ramadhan dan minggu lalu juga saya melintasi jalur utama dari Sumbawa Barat sampai Sape. Alhamdulillah kondisi jalur utama InsyaAllah sangat baik. Beberapa titik yang mengalami kerusakan sudah dipersiapkan dan diperbaiki oleh teman-teman dari PUPR dan Bale Jalan sehingga InsyaAllah perjalanan Trans Pulau Sumbawa akan berjalan lancar,” jelasnya.
Selain memastikan kesiapan infrastruktur, Pemprov NTB juga memberikan perlindungan tambahan bagi seluruh peserta mudik gratis melalui fasilitas asuransi perjalanan.
Para peserta juga mendapatkan layanan konsumsi untuk berbuka puasa selama perjalanan agar tetap nyaman hingga tiba di daerah tujuan masing-masing.
Program Mudik Gratis ini sebagian besar diikuti oleh mahasiswa asal Pulau Sumbawa yang sedang menempuh pendidikan di Pulau Lombok.
Ke depan, Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas pelayanan agar lebih banyak masyarakat dapat merasakan manfaatnya.
“Semua yang ikut dalam bus mendapatkan asuransi, jadi tidak hanya terberkahi perjalanannya tetapi juga terlindungi. Kami berharap ke depan jumlah bus yang disediakan bisa lebih banyak sehingga bukan hanya mahasiswa, tetapi masyarakat umum juga bisa memanfaatkan program mudik gratis ini,” tutup Gubernur Iqbal. nov/her
Desa Berdaya Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem
Melalui Desa Berdaya Pemprov NTB melakukan intervensi persoalan tingkat desanya, dan juga intervensi persoalan di tingkat KK.
Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal dalam kunjungannya ke Kelurahan Telaga Bertong, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat,pada Jumat (13/03/26), mengungkapkan konsep Desa Berdaya.
Diungkapkannya, Desa Berdaya merupakan solusimenyelesaikan berbagai persoalan di tingkat desa hingga dusun, termasuk kemiskinan ekstrim.
“Semua harus bottom up, berbasis identifikasi masyarakat desa itu sendiri. Desa berdaya hadir, sebagai sebuah program solutif yang miliki dua karakter, yakni orkestratifdan kolaboratif,” jelas Iqbal.
Memaksimalkan potensi desa juga menjadi fokus Desa Berdaya. Gubernur Iqbal menilai potensi Sumbawa Barat sangat melimpah untuk menjadi motor penggerak ekonomi.
Diharapkan, sebagai roda penggerak desa beserta sumber dayanya harus memaksimalkan potensinya secara kolektif.
Pendekatannya kolaboratifantara pemerintah daerah, aparat desa, dan masyarakat sehingga fondasi ekonomi berbasis lokal semakin kuat.
Arahnya, melalui Desa Berdaya kita intervensi persoalan tingkat desanya Dan juga intervensi persoalan di tingkat KK.
“Sehingga harapannya setiap KK dalam setahun ke depan sudah punya mandiri sudah punya income,” katanya.
Gubernur Iqbal juga mengungkapkan, insentif seperti bantuan modal usaha juga tetap diberikan kepada warga yang memiliki usaha kecil. Ini sebagai dukungan keberlanjutan kegiatan ekonomi keluarga.
Dukungan melalui Desa Berdaya diharapkan dapat memperkuat usaha yang dijalankan. Dapat meningkatkan pendapatan, serta mendorong kemandirian ekonomi sehingga tidak lagi bergantung pada bantuan sosial.
Ia menambahkan, penyaluran bantuan harus lebih tepat sasaran. Baik dalam bentuk bantuan konsumtif bagi warga yang tidak berdaya, maupun bantuan produktif bagi masyarakat yang masih memiliki potensi usaha.
Target melalui Desa Berdaya bukan sekadar memberikan bantuan.
“Tapi memastikan masyarakat dapat berdaya dan hidup lebih sejahtera,” tutupnya. Rab/her…
Wagub NTB Buka Bazar Ramadhan BPR NTB
Wagub NTB menegaskan, Baar Ramadhan untuk memastikan kebutuhan sembako masyarakat tersedia dan harganya tetap terjangkau,” kata Wagub NTB
MAYATAM.LombokJournal.com ~ Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Indah Dhamayanti Putri, secara resmi membuka kegiatan Bazar Ramadhan dan Pasar Murah Sembakoyang diselenggarakan oleh PT BPR NTB Perseroda di Kota Mataram, Jumat (13/03/26).
Bazar Ramadhan merupakan upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokokdengan harga terjangkau selama bulan suci Ramadhan.
Wagub NTB menekankan pentingnya peran lembaga perbankandi daerah untuk terus meningkatkan profesionalisme serta menjaga persaingan yang sehat.
Hal tersebut dinilai penting guna memperkuat kepercayaan masyarakatterhadap sektor perbankan, khususnya lembaga yang berada di bawah naungan Pemerintah Daerah.
“Seluruh lembaga perbankan di NTB harus mampu bersaing sehat dan profesional, agar masyarakat makin percaya kepada lembaga perbankan yang ada,” ujar Wagub.
Menurutnya, keberadaan perbankan daerah memiliki kontribusi strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Termasuk melalui berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi warga.
Wagub NTB juga mengapresiasi inisiatif sosialyang dilakukan oleh lembaga perbankan seperti Bazar Ramadhan dan pasar murah, hingga penyaluran bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan tersebut sangat membantu masyarakat, terutama pada periode Ramadhan yang tahun ini berdekatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi.
“Tujuannya memastikan kebutuhan sembako masyarakat tersedia dan harganya tetap terjangkau,” kata Wagub NTB.
Sementara itu, Direktur Operasional PT BPR NTB Perseroda, Lalu Didi Januardi, menyampaikan bahwa Bazar Ramadhan ini merupakan kegiatan besar pertama yang digelar setelah proses konsolidasi lembaga sejak tahun 2022. Melalui kegiatan ini, BPR NTB juga ingin semakin mendekatkan diri dengan masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi momentum bagi BPR NTB untuk lebih dikenal masyarakat sekaligus memberikan manfaat langsung bagi warga,” ujarnya.
Kegiatan bazar tersebut turut mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Perum Bulog, Dinas Ketahanan Pangan, serta sejumlah mitra usaha lainnya.
Selain menyediakan sembako dengan harga terjangkau, bazar ini juga menghadirkan berbagai produk UMKMyang dapat dinikmati masyarakat. kominfotikntb/biroadpim
Gubernur NTB Dorong Penguatan Produksi Hortikultura
Gubernur NTB ingin memastikan kondisi harga kebutuhan pokok tetap terkendali sekaligus memahami dinamika pasokan di tingkat pedagang
SUMBAWA.LombokJournal ~Dalam kegiatan Safari Ramadhandi Kabuoaten Smbawa Barat (KSB) melewati deretan lapak pedagang di Pasar Tana Mira, KSB, yang tampak ramai pada Jumat (13/03/26). pagi
Di tengah aktivitas jual beliyang berlangsung, Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, bersama Bupati Sumbawa Barat Amar Nurmansyah di tengah Safari Ramadhan, menyusuri lorong-lorong pasar.
Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal berdialog langsung dengan para pedagang untuk mengetahui perkembangan harga dan pasokan bahan pangan.
Satu per satu komoditasditanyakan. Mulai dari cabai, minyak goreng, beras, gula, hingga kacang-kacangan.
Gubernur NTB ingin memastikan kondisi harga kebutuhan pokoktetap terkendali sekaligus memahami dinamika pasokan di tingkat pedagang.
Usai melakukan peninjauan, Gubernur NTB yang akrab disapa Miq Iqbal tersebut menyampaikan bahwa sebagian besar komoditas pokok yang berada dalam kewenangan pemerintah saat ini masih berada pada kondisi yang relatif stabil.
“Gula, minyak goreng, kemudian beras juga, relatif harganya bahkan di bawah harga acuan. Sama dengan harga acuan atau di bawah harga acuan. Artinya dengan kemampuan pemerintah melalui BULOG untuk melakukan intervensi pasaritu, harga tetap terjaga,” jelas Gubernur.NTB.
Namun, untuk komoditas yang sepenuhnya ditentukan oleh mekanisme pasar, seperti cabai, fluktuasi harga masih kerap terjadi. Kondisi tersebut, menurut Gubernur, semakin dipengaruhi oleh faktor cuaca yang tidak menentu.
Ia menjelaskan bahwa sebagian petani saat ini masih menunda panen cabai sambil menunggu Kondisi cuaca yang lebih stabil. Hal ini tentu berdampak pada ketersediaan pasokandi pasar.
Sebagai langkah antisipasi ke depan, Pemerintah Provinsi NTB tengah menyiapkan program penguatan produksi cabai melalui keterlibatan sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) di seluruh NTB.
Dengan jumlah lebih dari 200 sekolah, program ini diharapkan mampu menciptakan pusat-pusat produksi baru sekaligus menjadikan sekolah sebagai penggerak atau champion komoditas cabai di daerah.
Di sisi lain, Pemerintah Provinsi NTB juga akan terus mendorong petani di setiap kabupaten dan kota untuk meningkatkan produksi hortikultura.
Upaya Gubernur NTB ini dilakukan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan, sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di tingkat pasar. nov/iwa
Hilang di Lotim, ABK Kapal Terbalik Ditemukan di Sumbawa
Amirudin asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan dilaporkan hilang dan dilakukan upaya pencarian oleh Tim SAR Gabungan
MATARAM.LombokJournal.com ~Operasi SARterhadap Amirudin 50 tahun yang dilaporkan hilang di perairan Kaliantan resmi berakhir.
Korban yang hilang itu ditemukan di perairan Tanjung Menangis, Kabupaten Sumbawa pada Selasa (11/03/26) siang.
Berdasarkan laporan dari Kantor SAR Mataram, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (05/03)sekitar pukul 17.30 WITA saat kapal dalam perjalanan pulang dari Perairan Kaliantan menuju Labuan Lombok.
Kapal dihantam gelombang. Kapten kapal tidak dapat mengendalikankemudian dan akhirnya terbalik, menyebabkan seluruh ABK kapal tenggelam.
Dari lima orang ABK yang berada di atas kapal tersebut, empat orang berhasil selamat. Sementara satu orang lainnya bernama Amirudin asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan dilaporkan hilang dan dilakukan upaya pencarian oleh Tim SAR Gabungan.
Setelah beberapa hari dilakukan upaya pencarian, korban ABK kapal terbalik yang hilang akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di sekitar perairan Tanjung Menangis, Kabupaten Sumbawa.
Jenazah korban kemudian dievakuasi menuju RSUD Sumbawa untuk proses penanganan lebih lanjut.
“Setelah dilakukan konfirmasi oleh pihak keluarga, jenazah tersebut dipastikan merupakan Amirudin yang sebelumnya dilaporkan hilang di perairan Kaliantan,” ungkap Koordinator Pos SAR Kayangan, M Darwis mewakili Kepala Kantor SAR Mataram.
Selanjutnya, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka.dan
Balita yang Hilang Saat Bermain di Genangan Air, Ditemukan
Korban balita yang dinyatakan hilang saat itu sedang bermain di depan rumahnya. Ibu korban sempat meninggalkan sang anak selama kurang lebih 30 menit
MATARAM.LombokJournal.com ~Upaya pencarian intensifterhadap Muhammad Rafid Zaki, balita laki-laki yang dilaporkan hilang di Desa Sembalun Lawang, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, berakhir.
Balita 2,5 tahun ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada pencarian hari ketiga, Rabu 11 Maret 2026.
Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, melalui Koordinator Pos SAR Kayangan, M Darwis menyatakan bahwa jasad korban ditemukan sekitar pukul 15.30 WITA oleh warga setempat yang hendak mandi di area DAM aliran sungai.
“Lokasi penemuan sekitar 3 kilometer ke arah barat dari titik awal perkiraan hilangnya korban,” kata Darwis.
Setelah ditemukan, korban segera dievakuasidan diserahkan kepada pihak keluarga.
Peristiwa memilukan ini bermula pada Minggu 8 Maret 2026 pagi. Berdasarkan laporan, korban saat itu sedang bermain di depan rumahnya. Ibu korban sempat meninggalkan sang anak selama kurang lebih 30 menit.
Namun, saat kembali, korban sudah tidak ditemukan di lokasi.
Pihak keluarga dan aparat setempat sempat melakukan pencarian mandiri, termasuk menyisir aliran sungai yang hanya berjarak 10 meter dari rumah korban, sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang.
Operasi SAR ini melibatkan personel gabungan berskala besar, yang terdiri dari Tim Rescue Kantor SAR Mataram & Pos SAR Kayangan, Camat Sembalun, SAR Unit Lombok Timur, Polsek Sembalun, Satpol PP, SAR Unit, Damkarmat Lombok Timur, BPBD Lombok Timur, Kades Sembalun Lawang, TSBK Bima, TSBD Sembalun, Tagana, serta para relawan dan masyarakat setempat.
dokterr Jack, naik pesawat menggendong putra kecilnya yang sangat manja (kemboq) dengannya. Mik katanya menyapa. Sambil cerita akan bawa anaknya pulang ke Jakarta.
Bijem niki milu belombok. Lamun te bilin leq Jakarta, sakit demam dia. Kata dokter Jack. Saya paham maksud dan situasinya. Walau sejenak, tapi kami sempat ngobrol, belauq bedaye. Seperti biasanya.
Tiba di cengkareng saya turun lebih awal. Gopoh-gopoh kejar acara akan segera dimulai. Tidak bertemu dokter Jack. Dalam perjalan ke arah Cilandak, saya telpon dr Jack yang tadi saya tinggalkan turun belakangan.
Sama sekali saya tidak menduga dan tidak melihat tanda apa pun. Bahwa itulah pertemuan dan percakapan kami yang terakhir. Selamat jalan dr Jack.
Saya bersaksi bahwa dokter Jack orang baik. Lama kami bersama. Sejak usia anak-anak hingga sama-sama menua.
Kami terlahir dari rahim keluarga besarPN PERTANI. Mamik saya (HL Purwagita) adalah anak buah mamiknya dr Jack (HL Muhamad Thohir). Di BUMN yang dulu punya kuasa mengurus pupuk, saprodi, benih pertanian di NTB.
Saya, Jack kecil dan saudara-saudaranya yang lain saling kenal. Waktu kecil sering di ajak ikut arisan atau halal bihalal PN PERTANI. Saya kenal Lalu Heri Prihatin, Baiq Heni Marfiatun ( teman TD84 SMANSA Mataram), juga adik-adiknya wawan dan mumung.
Kami tumbuh dan besar bersama di Karang Jangkong Cakranegara. Kadang sering bermain bola atau nonton pacuan kuda di lapangan Karang Jangkong ( kini jadi lokasi Mataram Mall ).
Bersama teman-teman dari Karang Jangkong dan Karang Kemong kami nonton pacuan kuda dengan lompat tembok dari gudang Perhutani yang banyak tumpukan kayu besar. Prof. Asikin dan teman-temannya dari Karang Tatah juga sering lompat tembok dari lokasi yang sama.
Setamat dari SMANSA Mataram, saya dan dr. Jack, dipertemukan kembali di Kota Malang. Sebelum dr Jack pindah kuliah ke FK Universitas Hang Tuah Surabaya.
Meski kuliah di Surabaya, tapi tiap alhir minggu dr Jack selalu di Malang. Kumpul bersama teman-teman sepermainan di Mataram yang banyak kuliah di Malang. Malang – Surabaya jalur rutin yang sangat sering di lintasi dr Jack.
Saking seringnya di malang, ada teman yang nyeletuk penuh canda. Kok dokter ini sering bolos dan di malang terus ?
Besok kalau sudah jadi dokter saya takut dan tidak mau jadi pasiennya. Takut malpraktekkarena dokter sering bolos kuliah. dr Jack dan teman-teman ngakak bersama sambil jawab, sundrik ente.
Fakta kemudian bicara lain. Apa yang dicandai teman-teman di malang dulu itu, faktanya berbalik 180 derajat ketika kini kami sama-sama kembali ke Mataram.
Kini, teman-teman kami itu justru kalo ada sedikit gangguan kesehatan, langsung kontak dr Jack. Reseppun keluar. Apapun sakit nya kalo sudah di tangani dr Jack, lahir bathin teman-teman itu pasti sembuh dan happy.
Itulah The Power of Mr Jack. Kata teman-teman berseloroh. Dokter Jack yang kesehariannyaselalu happy bahagia, sangat pintar membuat teman-temannya juga merasakan kebahagiaan.
Saya dan dr Jack dulu waktu masa-masa kuliah sering menanti kedatangan Pak Badri. Pak Badri, orang Dasan Tapen ini, sahabat mamik-mamik kami. Sebagai mitra PN PERTANI dalam suplay pupuk, saprodi dan benih. Pak Badri sering bolak balik Jawa – Lombok.
Pak Badri inilah kadang sering dijadikan “jasa titipan kilat” oleh mamik-mamik kami untuk titip sangu bulanan kami di rantauan.
Biasanya Pak Badri ke Surabaya dulu jenguk dan antarkan sangu untuk Lalu Heri Prihatin ( kakak dokter Jack yang kuliah di ITS ) dan sangu dr Jack. Baru lanjut ke Malang antarkan sangu saya. Beda dengan anak kost zaman now yang serba mudah main transfer.
Setelah tamat kuliah, tidak diduga, kebersamaan saya dan dokter Jack masih berlanjut. Sama-sama berkarier sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. Walau awalnya dr Jack di jajaran Pemkot Mataram dan saya di Pemprov NTB.
Waktu saya menjabat sebagai Sekda NTB, Gubernur NTB – Dr Zulkieflimansyah dan Wagub Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah sangat butuh type Direktur RSUP yang lebih progresif.
Tangan dingin dokter Jack yang sukses mengelola RS Kota Mataram jadi dasar pertimbangan untuk memberi panggung dan tanggung jawab yang lebih besar kepada dokter Jack sebagai Direktur RSUP NTB.
Alhamdulillah, seperti kata pepatah, pucuk dicinta ulampun tiba. Kehadiran dr Jack sebagai direktur RSUP yang baru sesuai expektasi pimpinan. dr Jack melakukan pembenahan administrasi pelayanan rumah sakit yang lebih profesional, proporsional dan humanis.
Semua staff rumah sakit dan tenaga medik dituntut kerja keras dan bekerja dengan hati. Pahami derita pasien dan keluarganya. Perlahan namun pasti langkah-langkah pembenahan berbuah nyata.
Tidak hanya administrasi pelayanan rumah sakit yang dibenahi, peningkatan SDM, peralatan dan inprastruktur RSUP terus ditingkatkan kualitas dan kapasitasnya. Kini gedung RSUP NTB berdiri dengan megahnya.
Waktu musibah covid 19 melanda NTB bahkan dunia RSUP NTB melaksanakan tugas dengan sangat baik. dokter Jack yang tidak terlalu takut dengan Covid 19, kadang sering beda sikap dengan kami di satgas Covid 19.
Menurut dr Jack, tidak perlu takut berlebihan dengan Covid 19. Yang penting itu hati bahagia. Happy pasti imun jadi kuat.
Demikian juga untuk mendukung perhelatan motogp, peran dan keberadaan dr Jack sebagai direktur RSUP yang hobby offroad / otomotif dan ketua IMI NTB sungguh sangat tepat. Hobby dan tugas profesionalnya dikerjakan dengan baik.
Kecelakaan yang terjadi di lintasan motogp tidak sampai merenggut korban jiwa. Korban kecelakaan dapat di tangani oleh dr Jack dan tim medisnya dengan standar operasional dan prosedure tingkat dunia. dr Jack dan tim mediknya pernah berangkat dan belajar menangani trauma motogp ke italia dan tempat-tempat lain yang jadi tuan rumah motogp.
Saya memang sering diskusi dengan dr Jack selaku direktur RSUP dan juga dengan staff-staff pelayanan dalam kapasitas saya sebagai ketua dewan pengawas RSUP NTB.
Untuk memastikan bahwa pelayanan yang diberikan RSUP NTB sudah sesuai SOP dan berharap zero complain. Waktu rubut-ribut tentang polemik rumah singgah dan isu pegawai siluman, juga kami diskusikan secara intens.
Diantara sekian rentetan kenangan dan kebersamaan, saya akan selalu ingat dr Jack. Dia berjasa dan berhasil meyakinkan saya dan keluarga untuk berani operasi mata. Sehingga kini saya bisa terbebas dari kaca mata.
Dengan kondisi kacamata minus 12 dan 13, sering kali mata saya terasa kurang nyaman dalam melaksanakan tugas kedinasan. Tumpukan surat menyurat yang harus di baca dan di tuntaskan Sekda selaku penanggung jawab dapur bitokrasi, kadang mata terasa kurang mendukung. Sering mata lelah, kabur dan berair.
Hingga suatu hari dr Jack sarankan dan vonis untuk operasi mata. Saya keget, takut, tapi juga butuh. Perasaan jadi nano-nano tak menentu. Sudah lama dan sudah banyak teman yang sarankan operasi lasix. Sempat berani tapi begitu tiba di Jakarta Eye Centre tiba-tiba nyali ciut.
dr Jack beri saran dan jelaskan operasi mata kini tidak sakit. Tyang niki pembalap. Butuh pandangan presisi. Kabur sedikit saja, maut di depan mata. Tyang sering operasi mata kalo penglihatan agak kabur.
Kata dr jack serius beri sugesti. Saya menyerah. Ikuti kata dr Jack dan alhamdulillah dengan koordinasi dan pengawasannya bersama direktur RS Mata NTB operasi mata yang saya jalani berlangsung lancar dan benar tidak sakit seperti ketakutan semula.
Bisa jadi dengan segala amal kebaikannya, dr Jack sudah siapkan bekal untuk perjalanan pulangnya yang panjang.
Tapi ketahuilah, sesungguhnya masih banyak saudara, jiran tetangga, sahabat, kerabatnya yang belum siap untuk ditinggalkan. Mereka masih ingin berbahagia dalam kebersamaan. Namun, kini ajal dan taqdir telah menjemputmu.
Tiada kata selain ikhlas dan doa-doa terbaik kami panjatkan mengiringi butir-butir pasir dan tanah menutup jasadmu.
Terima kasih dr Jack. Selamat jalan di bulan yang penuh berkah dan magfirah ini.