WSBK dan Shell Eco-Marathon, Diharapkan Libatkan Potensi NTB 

Audiensi bersama MGPA, Gubernur NTB berharap  Kegiatan World Superbike (WSBK) dan Shell Eco-Marathon (SEM) libatkan potensi anak muda yang ada di NTB

LOTENG.lombokjournal.com ~ Kegiatan World Superbike (WSBK) dan Shell Eco-Marathon (SEM) yang akan diselenggarakan oleh Mandalika Grand Prix Association (MGPA) diapresiasi Gubernur NTB, Zulkieflimansyah.

Gubernur NTB berharap kegiatan WSBK melibatkan potensi muda NTB

“Saya apresiasi tinggi terhadap kegiatan WSBK dan Shell Eco-Marathon, semoga pihak MGPA dapat melibatkan potensi-potensi muda yang ada di NTB,” tutur Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB saat audiensi bersama MGPA di VIP Room BIZAM, Kamis (08/09/22).

BACA JUGA: Pelaksanaan Registrasi Sos-Ek akan Validasi Data Kemiskinan

Sementara itu, Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria menyampaikan, untuk mempersiapkan WSBK yang akan dilaksanakan November mendatang akan diawali dengan kompetisi internasional SEM Indonesia 2022, dengan jumlah total yang hadir mencapai lebih dari 800 orang.

Seperti kita ketahui, anak-anak muda di beberapa Universitas dan SMK di NTB telah berhasil membuat inovasi kendaraan hemat energi. 

Hal tersebut sesuai dengan kompetisi SEM yang pesertanya merupakan tim-tim mahasiswa yang berasal dari berbagai universitas di Indonesia dan 12 negara di Kawasan Asia Pasifik dan Timur Tengah.

Lebih lanjut, Staf Ahli Gubernur Bidang Sosial Kemasyarakatan, Jamaluddin, selaku Komandan Lapangan Infrastruktur dan Venue WSBK turut menyampaikan serta mempromosikan event-event daerah yang akan dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan WSBK.

“Saya berharap pihak MGPA akan memberikan peluang sebesar-besarnya kepada Pemprov untuk membranding potensi-potensi NTB melalui media yang ada di sirkuit serta memberi peluang untuk melaksanakan event-event daerah di momen WSBK nanti,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Bang Zul berharap kepada pihak MGPA adanya sifat-sifat mendukung kegiatan seperti Lombok-Sumbawa Fair, sehingga panitia harus mengonsep event dengan sebaik mungkin. 

BACA JUGA: Di Lombok Utara Masih Banyak Daerah yang Blank Spot

Turut hadir dalam pertemuan ini yaitu Direktur Utama MGPA, Staf Ahli Gubernur Bidang Sosial Kemasyarakatan, Kepala Dinas Pariwisata, dan Plt. Kepala Dinas Kominfotik NTB. ***

 




Pelaksanaan Registrasi Sos-Ek akan Validasi Data Kemiskinan

Wagub NTB menyambut baik pelaksanaan program nasional Registrasi Sosial Ekonomi 2022, yang akan memutakhirkan data kemiskinan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pendataan sosial ekonomi masyarakat melalui registrasi nasional oleh Badan Pusat Statistik, diharapkan dapat mengurai masalah angka kemiskinan NTB yang dinilai masih cukup besar. 

Hal itu dikatakan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hj Sitti Rohmi Djalillah saat menerima audiensi BPS NTB, yang akan melakukan rapat koordinasi (Rakor) dengan kabupaten/kota.

Rakor itu terkait pelaksanaan Registrasi Sosial Ekonomi 2022 dalam waktu dekat. 

BACA JUGA: ITDC Diminta Fokus Penyelenggaraan WSBK Tahun Ini

Wagub NTB mengatakan, pelaksanaan registrasi sosial ekonomi akan validasi data kemiskinan

“Saya berharap dengan kegiatan ini akan memvalidasi data kemiskinan kita dan kabupaten/ kota bersemangat memperbaiki data ini demi masyarakat yang memang berhak menerima bantuan,” harap Wagub di Pendopo, Kamis (08/09/22). 

Menurutnya, secara tidak langsung registrasi sosial ekonomi ini juga akan berdampak pada pemutakhiran data angka kemiskinan sampai kemiskinan ekstrim di NTB. 

Menurutnya, angka 13,68 persen atau 731.940 jiwa yang masuk dalam kategori miskin per Maret 2022 masih dipengaruhi oleh pendataan yang tidak valid.

 Wagub yakin, kondisi real masyarakat belum tercermin dari data kemiskinan tersebut. 

Data terpadu

Sementara itu Drs Wahyudin, Kepala BPS NTB mengatakan, percepatan Pendataan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) sangat diperlukan untuk mendorong penurunan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem. 

“Reformasi program perlindungan sosial diarahkan pada perbaikan basis data penerima melalui pembangunan data Regsosek serta percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem. juga upaya dalam mewujudkan Satu Data Indonesia yang membantu pemerintah pusat dan daerah,” jelasnya.

Pendataan awal Regsosek akan menghasilkan data terpadu tidak hanya untuk program perlindungan sosial, tetapi juga data kondisi sosial ekonomi keluarga. 

Data ini dibutuhkan untuk perencanaan pembangunan.

Dengan tersedianya data sosial ekonomi yang bersifat sektoral menjadi data yang terintegrasi dan akurat.

Dan menjadi basis data seluruh penduduk yang terdiri atas profil, kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan yang terhubung dengan data induk kependudukan, serta basis data lainnya hingga tingkat desa/kelurahan. 

BACA JUGA: Masyarakat Diajak Sukseskan Gili Festival 2022

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik, Baiq Nelly Yuniarti mengatakan, program unggulan NTB Satu Data yang diampu Dinas Kominfotik NTB akan terintegrasi langsung dengan hasil pendataan Regsosek 2022 ini. 

“Secara tidak langsung juga akan terjadi pemutakhiran data di NTB Satu Data secara sektoral agar dapat digunakan mengambil kebijakan strategis oleh pimpinan,” jelasnya.***

 




Lembaga Pendidikan Qur’an Isyarat NTB Pertama di Indonesia, Diresmikan 

Peresmian Lembaga Pendidikan Qur’an Isyarat (LPQI) NTB merupakan yang pertama di Indonesia, menurut Gubernur NTB memberi harapan bagi yang berkebutuhan khusus untuk mempelajari Al-Qur’an

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc. meresmikan Lembaga Pendidikan  Qur’an Isyarat Provinsi Nusa Tenggara Barat (LPQI NTB) di Ballroom Islamic Center NTB, Kamis (08/09/22).

Peresmian ini menjadikan NTB salah satu provinsi pertama yang mengeksekusi dan menangkap peluang dengan cepat.

Inisiator pembuatan LPQI NTB merupakan kerja besar dan hal yang luar biasa bagi NTB. Dengan lahirnya lembaga ini, saudara-saudara berkebutuhan khusus memiliki harapan dalam mempelajari Al-Qur’an, dengan segala keterbatasan yang mereka miliki. 

BACA JUGA: Selaturahmi Nelayan Tradisional dan Tomas KLU, Gubernur NTB Dipastikan Hadir

Gubernur NTB mengatakan Lembaga Pendidikan Qur'an Isyarat harus segera ada di seluruh NTB

Harapan Bang Zul, lembaga pendidikan Al-Qur’an tersebut tidak hanya di Mataram saja. Namun juga segera ada di seluruh provinsi Nusa Tenggara Barat.

“Kalau perlu bantuan, ini ada pimpinan baznas kita juga hadir. Pimpinan baznas mudah mudahan bisa membantu lembaga pendidikan kita,” ungkapnya.

Pada momen itu, Gubernur NTB juga bercerita bagaimana orang-orang berkebutuhan khusus di Luar Negeri bisa maju tanpa di beda-bedakan. 

Ternyata yang membedakan negara maju dengan negara tidak maju adalah perlakuan pada saudara-saudara yang punya keterbatasan. 

“Kalau masih ada spontanitas kita ingin membantu teman-teman yang mengalami keterbatasan penglihatan, pendengaran, dan lain lain berarti daerah kita ini masih mengalami keterbelakangan dalam peradaban. Karena ternyata di negara maju orang tunanetra, tunarungu, tunawicara, dan lain sebagainya itu adalah fenomena biasa, yang tidak biasa adalah perlakuan mereka terhadap yang punya keterbatasan,” jelas Bang Zul.

Punya keterbatasan fisik tidak menghalangi orang-orang di negara maju untuk maju, tunanetra tidak menghalangi anak-anak pintar untuk tidak sekolah, disana mereka bisa menjadi wali kota bahkan gubernur. 

Punya keterbatasan fisik tidak menghalangi warga negara untuk menjadi menteri bahkan pimpinan kepala negara sekalipun. 

“Jadi di negara maju itu sudah biasa, orang tunanetra itu jadi gubernur, walikota, menteri. Di tempat kita ini yang belum terbiasa seakan-akan yang punya keterbatasan fisik ini harus dikasihani,” papar Bang Zul.

Menyediakan fasilitas, menyediakan instrumen merupakan tugas bersama, sehingga keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang bagi adik-adik anak-anak tersebut untuk maju. 

Harapan Gubernur juga agar tidak ada lagi saudara-saudara yang punya keterbatasan fisik tidak bisa mencicipi pendidikan yang layak, karena semua berhak akan pendidikan terutama di NTB. 

“Dan selangkah lebih maju jangan sampai dengan keterbatasan fisik menghalangi mereka untuk menikmati indahnya ajaran Islam”, tutupnya.

BACA JUGA: Masyarakat Diajak Sukseskan Gili Festival 2022

Selain itu, dengan hadirnya LPQI di NTB bisa menjadi daerah yang lebih berkah karena do’a mereka, lembaga acara seperti ini juga menjadikan negeri, bangsa, daerah selalu dalam lindungan Allah SWT. Dengan keterbatasan tapi mampu bermunajat kepada Allah SWT mengetuk pintu langit, memohon ampun untuk semua.

Bang Zul juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala Kanwil Kemenag NTB H Zaidi Abdad atas perhatiannya dan tentu saja inisiator. Semoga Allah memberikan pahala yang sangat besar pada orang-orang hebat yang menginisiasi pekerjaan-pekerjaan besar dan luar biasa. ***

 




Masyarakat Diajak Sukseskan Gili Festival 2022

Gubernur NTB Zulkieflimansyah ajak masyarakat bahkan seluruh dunia untuk datang ke Gili Festival, acara tersebut gratis

MATARAM,.lombokjournal.com ~ Menyambut acara Gili Festival 2022 yang akan diselenggarakan di Gili Trawangan Lombok, tanggal 21-24 September mendatang, Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah mengajak masyarakat menyukseskan event tersebut.

Gubernur NTB ajak masyarakat sukseskan Gili Festival

“Sebagai salah satu penggemar dan pengagum Gili, terutama Gili Trawangan, saya mengajak masyarakat dan teman-teman semua, tidak hanya yang dari NTB, tapi se-Indonesia bahkan seluruh dunia untuk datang ke Gili Festival mulai tanggal 21-24 September,” ajak Gubernur saat menerima silaturrahim dari tokoh masyarakat Tiga Gili di Pendopo Gubernur, Kamis (08/09/22).

BACA JUGA: ITDC Diminta Fokus Penyelenggaraan WSBK Tahun Ini

Dikatakan, acara tersebut Gratis untuk umum termasuk transportasi penyebrangan yang juga difasilitasi oleh Panitia Gili Festival.

“Bagi yang ingin kesana ada fasilitas gratis dari bandara lama sampai ke Gili. Jadi mari ramai-ramai kita sukseskan Festival Gili Trawangan ini, sehingga dapat menggerakkan pariwisata dan ekonomi di daerah kita,” tambah Bang Zul, sapaan akrabnya.

Tak lupa, Bang Zul mengucapkan selamat kepada seluruh Panitia Gili Festival atas rencana penyelenggaraan acara tahunan tersebut, dan berharap Gili Festival tahun 2022 dapat berjalan sukses.

“Jadi sekali lagi selamat kepada panitia Gili Festival, mudah-mudahan acaranya sukses. Nanti saya usahakan di pembukaan atau penutupan akan hadir disana,” tutup pria yang juga lulusan Harvard University tersebut.

Beberapa rangkaian acara Gili Festival 2022 yaitu, Plurarism Carnaval, Rebo Bontong Ceremony, Gili Strong Triathlon, Music, Bazar and Expo, Fire Dance, Stick Fighting, Beach Celan Up, Gandrung Dance, Wayang Kulit, Local Games, Lomba Senam Kreasi, Fun Run dan Surfing Competition.

BACA JUGA: Silaturahmi Nelayan Tradisional dan Tomas KLU, Gubernur Dipastikan Hadir

Turut mendampingi Gubernur pada audiensi tersebut, yaitu Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Yusron Hadi, S.T., M.UM. ***

 

 




Di Lombok Utara Masih Banyak Daerah Masih Blank Spot 

Kebutuhan digitalisasi dan dukungan untuk transformasi digital di Lombok Utara, masih terkendala karena banyak daerah atau titik yang masih blank spot

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Jaringan internet di sejumlah pemukiman penduduk di Lombok Utara belum merata, dan banyak keluhan masyarakat mengenai masih banyaknya daerah yang belum tersentuh jaringan sinyal internet (blank spot).  

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Lombok Utara, Khairil Anwar,S.Kom 

kepada beberapa awak media, Kamis (08/09/22).

Dikatakan, pihaknya banyak menerima  permintaan dari masyarakat termasuk Pemerintah Daerah, berkaitan dengan kebutuhan digitalisasi dan dukungan untuk transformasi digital nasional.

BACA JUGA: Bayi Kembar Empat Lahir Selamat di RSUD Provinsi NTB

“Saya mendapat permintaan permohonan dan harapan dari seluruh pelosok desa yang kesulitan akses internet. Banyak titik masih blank spot, masih belum tersedia layanan sinyal 4G,” ujar Anwar.

Kadis Komimimfo KLU menyebut pembangunan Tower di KLU mencapai 109 Tower dengan 11 Profeider. Ini pun belum bisa menjangkau keseluruhan masyarakat KLU. 

Pihaknya memaklumi permohonan dan permintaan masyarakat tersebut karena kebutuhan di era transformasi digital saat ini. Namun, hal ini terhambat karena belum meratanya jaringan internet di seluruh wilayah.

Karena itu, menurut Anwar, Pemerintah saat menerapkan strategi pembangunan infrastruktur digital dari hilir ke hulu atau berubah dari strategi pembangunan infrastruktur sebelumnya dimulai dari hulu ke hilir.

Meskipun jaringan pita lebar belum sepenuhnya menjangkau wilayah pemukiman masyarakat, pelayanan administrasi pemerintahan masyarakat dan wilayah kegiatan keseharian masyarakat.

“Sejak tahun 2020 yang lalu pemerintah merancang pola pembangunannya yang terbalik. Bukan saja dari hulu dan menyambung ke hilir, tapi justru dari hilir untuk mengukur dan melihat wilayah mana saja yang coverage sinyalnya belum tersedia,” jelas Anwar.

Ia berharap melalui pola pembangunan yang baru itu dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin didorong akibat dampak dari pandemi Covid-19. 

Karena itu, ia berharap kepada masyarakat khususnya di Lombok Utara untuk bersabar menunggu proses pembangunan infrastuktur telekomunikasi. 

BACA JUGA: Silaturahmi Nelayan Tradisional dan Tomas KLU, Gubernur NTB Dipastikan Hadir

Sebab, Pemerintah optimistis dengan rencana peletakan Satelit Multi Fungsi atau Satelit Satria 1 di orbit dan untuk commercial operation date pada kuartal ketiga tahun 2023 nanti.

Ditanya soal IndiHome yang memasang jaringan semrawut, Khairil Anwar mengatakan, itu bukan kewenangannya. IndiHome tidak ada retribusi untuk daerah, jelasnya.***

 




Gubernur NTB Semangati Pengurus Baru FATAYAT NU NTB 

Kunjungan Pengurus Baru FATAYAT NU NTB ke Gubernur NTB danya sinergitas program isu perempuan dan anak

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB Zulkieflimansyah menerima silaturrahmi pengurus baru FATAYAT NU NTB di Ruang Tamu Utama, Kantor Gubernur, Rabu (07/09/22).

Dalam kesempatan itu Bang Zul juga mendukung dan memberi semangat tentang pelantikan oleh pengurus pusat 28 Oktober mendatang.

BACA JUGA: ITDC Diminta Fokus Penyelenggaraan WSBK Tahun Ini

Gubernur NTB memberi semangat pengurus baru Fatayat NU NTB

Supiati M.H.I, Ketua FATAYAT NU NTB berharap melalui pertemuan itu adanya sinergitas program, khususnya dalam isu bidang perempuan dan anak. 

“Kami FATAYAT NU ini perempuan-perempuan yang produktif. Ke depan kami harapkan kami menjadi perempuan yang mandiri secara ekonomi. Banyak kasus yang kami temukan di lapangan karena ketidak mandirian perempuan itu sering menjadi korban,” jelasnya.

Maka kemandirian secara finansial, kemandirian secara intelektual adalah hal yang di usahakan dalam program FATAYAT NU ke depan. 

Sehingga harapan akan sinergitas tersebut ke depan mampu meningkatkan indeks perempuan NTB, dan tentunya siap untuk berkontribusi.

“Ada dua hal yang kami lakukan disini, pertama memperkenalkan diri sebagai pengurus baru. Kedua kami akan mengadakan pelantikan. Pelantikan itu nanti akan diisi dengan kaderisasi internal kami dulu. Sehingga bagaimana kami nantinya melatih anggota-anggota kami itu untuk siap terjun dan membantu program-program yang ada di NTB,” tuturnya.***

BACA JUGA: Bayi Kembar Empat Lahir Selamat di RSUD NTB

 

 




ITDC Diminta Fokus Penyelenggaraan WSBK Tahun Ini

Saat silaturahmi dengan ITDC, Gubernur NTB menilai perusahaan BUMN ini kurang berhasil me-mananeg kegiatan World Superbike (WSBK)

Silahturahmi dengan ITDC, Gubernur NTB : Atensinya Kita Fokuskan ke WSBK Dulu

MATARAM.lombokjournal.com ~ Jelang WSBK November mendatang, Gubernur NTB, Zulkieflimansyah memberikan atensi kepada Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) agar  fokus pada perhelatan tersebut.

Gubernue NTB minta ITDC lebih fokus penyelenggaraan WSBK tahun ini

“Kami ingin acaranya sukses, media coverage nya bagus, menurut saya fokus aja disitu dulu,” tutur Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB.

BACA JUGA: Bayi Kembar Empat LaHir Selamat di RSUD NTB

Ia mengungkapkan itu saat silahturahmi bersama ITDC di Ruang Tamu Utama Kantor Gubernur, Rabu (07/09/22).

Menurunya, sebagai penyelenggara WSBK, perusahaan asuhan BUMN ini kurang terlihat hasilnya me-manage kegiatan World Superbike (WSBK). Harapannya WSBK tahun ini bisa lebih ramai dan meriah dari tahun kemarin.

“Kami ingin sesuatu yang direspon masyarakat dengan baik, penonton ramai, bukan sekedar laporan bisnis dan keuangan tapi ada intrinsik value,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Ari Respati, Direktur Utama ITDC yang baru menjelaskan, ketika dia menerima proyek WSBK ini sudah berjalan 90 persen maka pembenahan SDM saat ini otomatis akan berimpac pada evaluasi struktur dan postur tubuh dari perusahaan.

 Ari menambahkan, antara ITDC dan MGPA (Mandalika Grand Prix Associaton) ada internal diskusi yang baru selesai sehingga berdampak kemana-mana. 

Terlepas dari luka finansial yang lama, tetap target untuk WSBK sukses tidak bisa ditawar.

Pada kesempatan yang sama, Deni selaku Pembina Badan Keamanan Desa (BKD) Loteng yang turut hadir pada kegiatan ini juga berharap ke depan BKD dapat berperan aktif dalam semua event international khususnya dalam waktu dekat ini WSBK.

“Harapan kami ke depan BKD bisa masuk ke dalam sirkuit untuk pengamanan internal, karena sebelumnya kami dari forum kesulitan untuk masuk padahal tugas kami menghubungkan masyarakat setempat dengan kegiatan yang ada,” pungkasnya.

Selanjutnya, Kadis Pariwisata NTB, Yusron Hadi mengatakan, Mandalika adalah harapan untuk jadi ikon fase baru yakni sport. 

Memanfaatkan hal tersebut banyak hotel yang melonjak harganya ketika event-event ini berlangsung. 

BACA JUGA: Silaturahmi Nelayan Tradisional dan Tomas KLU, Gubernur Dipastikan Hadir

“Yang menjadi isu utamanya adalah akomodasi khususnya hotel, kita sarankan jajaran direksi dapat berkomunikasi dengan industri pariwisata dan pihak hotel supaya dapat menekan harga hotel,” jelasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini yaitu Direktur Keuangan ITDC, Direktur SDM ITDC, Direktur Operasi ITDC, Badan Keamanan Desa (BKD) Loteng, serta Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI).***

 




Silaturahmi Nelayan Tradisional dan Tomas KLU, Gubernur NTB Dipasikan Hadir

Gubernur NTB dipastikan hadir dalam silaturahmi Asosiasi Nelayan Tradisional Indonesia (ANTI) bersama tokoh masyarakat Lombok Utara

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pertemuan Asosiasi Nelayan Tradisional Indonesia  (ANTI) dan tokoh masyarakat se-Kabupaten Lombok Utara yang diperkirakan dihadiri tidak kurang dari 7.000 orang peserta.

Gubernur NTB MEMASTIKAN UNTUK MENGHADIRI SILATURAHMI NELAYAN DAN TOMAS DI KLU

Gubernur NTB Zulkieflimansyah dipastikan hadir dalam kegiatan tersebut. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Sambut Hangat Pimpinan Ponpes dari Aikmel

“Tentu saya menyambut baik diadakannya temu nelayan se Lombok Utara ini. Dan Insya Allah, kami akan usahakan hadir,” kata Bang Zul sapaan Gubernur NTB saat audiensi  panitia penyelenggara pertemuan itu, Rabu (07/09/22) di ruang tamu Gubernur NTB di Mataram. 

Penggerak kegiatan temu nelayan, keagamaan dan masyarakat KLU Usman menjelaskan, selain pertemuan nelayan akan ada juga acara pertemuan dengan pimpinan pondok pesantren se Lombok Utara. 

“Harapan besar kami gubernur hadir dan membangun komunikasi yang baik misalnya setiap hari Jmat keliling-keliling atau roadshow ke pelosok desa. Acara untuk nelayan kami ingin masyarakat Lombok Utara yang berprofesi sebagai nelayan agar mereka sejahtera dan mendapat sentuhan dari Pemerintah Provinsi,” Usman menuturkan. 

Usman juga mengaku antusias atas kesediaan Gubernur NTB  meluangkan waktunya untuk hadir di tengah-tengah masyarakat nelayan

BACA JUGA: Bayi Kembar Empat Lahir Selamat di RSUD NTB

“Kami sangat bersyukur dan bangga,” tandasnya. ***

 




Bayi Kembar Empat Lahir Selamat di RSUD Provinsi NTB

Operasi kelahiran bayi kembar empat yang pertama terjadi di RSUD Provinsi NTB, berjalan lancar

MATARAM.lombokjournal.com ~ RSUD Provinsi NTB mencatat sejarah baru, untuk pertama kalinya di rumah sakit itu lahir bayi kembar empat operasi caesar, pada Rabu (07/09/22) sekitar pukul 08.30 wita.

Orang tua bayi kembar yang berbahagia itu adalah buah hati pasangan M. Umar (35 tahun) dan Siti Nursiah (35 tahun), bayi tersenut berjenis kelamin laki-laki. 

Bayi kembar empat mendapat perhatian intensif RSUD NTB

Lega, itulah yang dirasakan Umar setelah mengetahui bayinya lahir dengan selamat. Keempat bayi kembar ini merupakan putra ketiga pasangan petani yang berasal dari Kelurahan Kaboro, Kecamatan Labita, Kabupaten Bima. 

BACA JUGA: Implementasi SIAP SIAGA di NTB Sejalan dengan Destana

Pasangan M. Umar dan Siti Nursiah telah memiliki seorang putra yg berusia 10 tahun dan seorang putri yg berusia 3 tahun.Agus Rusdhy H. Hamid, Sp.OG (K), MARS, dokter spesialis obstetri ginekologi konsultan fetomaternal RSUD Provinsi NTB yang mengepalai tim bedah pada operasi caesar tersebut mengatakan, kelahiran bayi kembar empat ini merupakan yang pertama di RSUD Provinsi NTB.

“Ibu bayi merupakan pasien rujukan dari Bima, dan operasi dilakukan dalam umur kehamilan 28/29 minggu. Alhamdulillah operasi berjalan lancar, kurang lebih sekitar 45 menit. ibu bayi dalam kondisi stabil,” kata Rusdhy. 

Kelahiran bayi kembar empat yang pertama di RSUD Provinsi NTB ini mendapat atensi penuh dari Direktur RSUD Provinsi NTB, dr. H.L. Herman Mahaputra, M.Kes., M.H. atau biasa disapa dr. Jack. 

“Kelahiran ini dipersiapkan dengan matang. Sejak awal kedatangan, kondisi Ibu dan janin terus dipantau oleh pihak RS. Ini termasuk kasus yang unik, karena kehamilan bayi kembar empat ini terjadi melalui proses pembuahan yang normal, bukan pembuahan buatan atau melalui proses bayi tabung,” demikian tanggapan dr Jack. 

Diketahui bayi I lahir dengan BB 1350 gr, bayi II dgn BB 1370 gr, bayi III dgn BB 1100 gr dan bayi keempat lahir dgn BB 1195 gr. 

BACA JUGA: Pilah Sampah dari Rumah, Butuh Kesungguhan Pemkab/Pemkot

Keempat bayi yang lahir berselang 1 menit tersebut, saat ini mendapat perawatan intensif di ruang NICU RSUD Provinsi NTB, ditangani oleh dr I Ketut Adi Wirawan, MSc., Sp.A (K) dan team.***

 

 




Implementasi SIAP SIAGA di NTB Sejalan dengan Destana

Wagub NTB sambut baik implementasi program SIAP SIAGA cocok dengan program unggulan Pemprov NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menyambut baik pengimplementasian Program SIAP SIAGA guna memperkuat sistem penanganan  bencana di Provinsi NTB. 

Dikatakan Wagub, Program SIAP SIAGA sejalan dengan salah satu program unggulan Pemprov NTB, yaitu Desa Tangguh Bencana (Destana).

BACA JUGA: Pilah Sampah Dari Rumah, Butuh Kesungguhan Kabupaten/Kota

Wagub NTB mengapresiasi IMPLEMENTASI program SIAP SIAGA
Wagub Sitti Rohmi

“SIAP SIAGA ini sangat match (cocok) dengan apa yang kita lakukan disini. Kita ada Destana, dan juga aplikasi Siaga Bencana dari BPBD. Percuma kalau program nya bagus-bagus tapi gak nyambung dengan keadaan kita disini. Jadi, kami tentunya atas nama Pemerintah Provinsi berterima kasih atas apa yang dilakukan,” ujar Wagub saat menerima audiensi dari Tim SIAP SIAGA di ruang kerjanya, Selasa (06/09/22).

Ia berharap agar Program SIAP SIAGA di NTB dapat dijalankan secara berkelanjutan agar membantu masyarakat memahami tentang kebencanaan.

“Kita berharap SIAP SIAGA ini seperti Destana ya, sehingga kita bisa mengedukasi masyarakat supaya semakin aware, ngerti dan paham tentang kebencanaan. Semoga programnya berlanjut terus, dan kedepannya bisa bekerjasama lebih baik lagi,” lanjutnya.

Dijelaskan Anggraeni Puspitasari selaku Koordinator Area SIAP SIAGA di NTB, Program SIAP SIAGA merupakan Kerjasama antara Pemerintah Indonesia dengan Australia untuk memperkuat sistem penanganan bencana di Indonesia. 

“SIAP SIAGA ini merupakan kerjasama Indonesia dengan Australia untuk perkuat sistem penanganan bencana di Indonesia. Kita berada di bawah 5 kementerian, yaitu BNPB, Kemendagri, Kemenlu, Kemensos dan Bappenas,” jelas Anggra, sapaannya.

Tim SIAP SIAGA juga berkomitmen untuk membantu Pemprov NTB untuk mengembangkan pedoman pelaksanaan Destana untuk mencapai target 434 Destana di akhir tahun 2023.

“Nanti bagaimana kita juga akan mengakselerasi bersama Bappeda dan BPBD mengembangkan pedoman pelaksanaan Destana untuk mencapai target 434 Destana terbentuk di akhir 2023,” tambah Anggra.

Program SIAP SIAGA di NTB telah berjalan di tahun ketiga, sejak bulan Mei 2021. Selain NTB, SIAP SIAGA juga bekerja di Jawa Timur, NTT dan Bali. 

BACA JUGA: Rumah Penuh Mistis, Bale Samar di Desa Sakra

Terdapat 5 program yang menjadi fokus SIAP SIAGA, yaitu sistem penanganan bencana, pengarusutamaan gender dan disabilitas, kajian tentang risiko bencana, sistem informasi kebencanaan, dan forum pengurangan resiko bencana.

Turut hadir mendampingi Wagub pada audiensi tersebut yaitu, Asisten I Setda Provinsi NTB dan Kepala BPBD Provinsi NTB. ***