Hadiri Peringatan HKGN 2022, Wagub NTB mengajak gerakan membersihkan gigi dan mulut bersama di sekolah
LOBAR.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd., mendukung gerakan sikat gigi dan mulut bersama di sekolah sebagai edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini.
Hal tersebut disampaikan Wagub NTB, saat memberikan sambutan pada Acara Sikat Gigi Bersama Anak Dalam Rangka Peringatan Hari Kesehatan Gigi Nasional dengan tema “Pulih Bersama Dengan Senyum Sehat Indonesia” bertempat di halaman Kantor Bupati Lombok Barat, Senin (12/09/22).
“Dulu-dulu sering sekali kita lakukan gerakan sikat gigi bersama. Sehingga mari bersama kita mulai lagi dari TK, SD untuk gerakan sikat gigi bersama,” ajak Umi Rohmi sapaan akrab Wagub.
Disebutkan Wagub, TK dan SD itu berada di bawah koordinasi Kabupaten.
“Saya rasa kalau kita memiliki komitmen bersama tidak ada yang sulit,” tambahnya.
Selain itu, kata Umi Rohmi kesehatan gigi dan mulut merupakan pintu masuk bagi kesehatan lambung. Kesehatan lambung otomatis kesehatan tubuh sehingga menjadi sangat penting.
Mengingat prevalensinya 60 persen angka yang cukup tinggi. Sehingga ini menjadi PR bersama.
“Untuk itu, mari bersama lakukan gerakan ini melalui sekolah, melalui posyandu untuk mengedukasi anak-anak kita bagaimana pentingnya sikat gigi setiap hari. Semoga kita bisa bersama berjuang untuk derajat kesehatan di Lombok Barat, NTB dan Indonesia,” kata Wagub.
Sementara itu, panitia penyelenggara Drg. Yuanita mengatakan kegiatan peringatan hari Kesehatan Gigi Nasional tahun 2022 yang jatuh pada tanggal 12 September 2022.
Kesehatan Gigi dan Mulut dilatarbelakangi karena merupakan masalah kesehatan yang sering terabaikan.
Menurut survei SKRT tahun 2021 penyakit gigi dan mulut memiliki urutan pertama untuk 10 penyakit yang dikeluhkan masyarakat dengan prevalensi 60 persen.
“Kelompok usia sekolah adalah kelompok yang paling rentan terkena masalah kesehatan gigi dan mulut. Sehingga sekolah menjadi strategi dalam penanggulangan kesehatan gigi dan mulut,” ungkapnya.
Karena itu sangat penting untuk diberikan perhatian lebih tentang pengetahuan bagaimana cara memelihara gigi dan mulut.
Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia dengan target 500rb siswa.
“Data terakhir kami terima melebihi target yaitu lebih dari 700rb siswa seluruh Indonesia,” pungkasnya.***
Ironman-Triathlon 2022 Dibuka Sekda NTB
Kick Off Ironman 70.3 dibuka Sekda NTB, perhelatan Ironman-Triathlon di NTB tertunda 2 tahun karena pandemi Covid-19, dan Ironman 2022 dipastikan tanggal 8 Oktober
MATARAM.lombokjournal.com ~ Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi membuka Kick Off Ironman 70.3 yang dilaksanakan di halaman Kantor Dinas Kominfotik NTB, Minggu (11/09/22).
Lalu Gita Ariadi dan Ari Sukirno
Perhelatan Triathlon Ironman 70.3 akan dimulai pada tanggal 8 Oktober 2022 mendatang. Sekitar 1.300 atlet triathlon dari 30 negara yang ikut serta berpartisipasi.
Ironman 70.3 meliputi 1.9 kilometer lomba renang, 90.1 kilometer lomba sepeda dan 21.1 kilometer lomba lari.
Dalam sambutannya, Miq Gite mengatakan event Triathlon Ironman akan menghadirkan para atlet tangguh nasional maupun internasional.
“Setelah tertunda 2 tahun karena pandemi Covid-19, Ironman 2022 dipastikan akan digelar tgl 8 Oktober 2022 mendatang. Ironman-Triathlon yang menghadirkan atlet-atlet tangguh nasional dan dunia, akan berlomba menunjukkan ketahanan fisiknya dalam berenang, bersepeda dan berlari,” ungkap Sekda NTB saat memberikan sambutan di halaman Kantor Dinas Kominfotik NTB, hari Minggu (11/09).
Ia juga menuturkan, destinasi pariwisata NTB terbentang dari puncak gunung hingga dasar laut.
Potensi luar biasa yang bisa dikemas menjadi atraksi sport tourism yang menantang adrenalin penggila olahraga ekstrem untuk menjelajahi pesona alam NTB.
“Mari kita sambut dan dukung berbagai event sport tourism yang hadir di NTB termasuk dukung atlet-atlet yg berlomba dalam Ironman 2022,” pungkas Sekda NTB.
Sementara itu, Ari Sukirno selaku Eksekutif Direktur Ironman 70.3 mengatakan bahwa Lombok sudah menjadi barometer destinasi wisata internasional yang telah di laksanakan seperti MotoGP, Mxgp, Superbike dan kegiatan yg bersekala internasional.
“Sekarang Ironman akan hadir di Lombok. Sebagai catatan Ironman 70.3 ini sudah di laksanakan di 45 negara. Acara Road to Ironman 70.3 Lombok hari ini dapat terlaksana dengan luar biasa karena ada dukungan dari ari masyarakat Lombok menuju NTB Gemilang,” ungkapnya. ***
Transformasi Digital Harus Diiringi Perilaku Cerdas dan Bijak
Proses percepatan transformasi digital diperlukan untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan ekonomi
LOTIM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hj Sitti Rohmi Djalillah yang hadir sebagai narasumber dalam talkshow daring bertema anti hoaks dan keamanan transaksi digital menekankan, agar menggunakan digitalisasi untuk ilmu pengetahuan dan ekonomi.
Ia mengatakan itu dalam gelaran spesial Hari Ulang Tahun ke 87 NWDI di GOR kampus NWDI Pancor, Sabtu (10/09/22).
Wagub Sitti Rohmi
Acara talkshow itu bertema mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital dengan benar dan bertanggungjawab.
“Sekarang banyak digelar pelatihan digital talent untuk pengembangan marketing UKM juga banyak ilmu pengetahuan yang bisa diambil,” kata Wagub.
Plt Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik, Baiq Nelly Yuniarti mengatakan, era teknologi dan digitalisasi sudah seharusnya disikapi dengan cerdas.
Karena limpahan informasi di gawai masing masing orang membuat generasi milenial memiliki agresivitas tinggi.
Kecenderungan ini dapat membuka peluang pembuatan konten kreatif yang juga agresif menjangkau semua orang di belahan dunia mana pun.
“Pada generasi milenial saya berpesan, agar tetap berkomunikasi dengan orang tua agar tetap terarah menerima dan menyebarkan informasi,” ujarnya.
Hal yang sama diungkapkan Kepala Dinas Kominfo Lombok Timur, Dr Fauzan agar masyarakat memanfaatkan digitalisasi dengan sadar, bertanggungjawab, jujur dan berniat melakukan kebaikan.
Sementara terkait keamanan transaksi dan gerakan anti hoaks, Kapolres Lotim AKBP Hery Indra Cahyono mengingatkan, modus operandi kejahatan berbasis digital juga makin canggih.
Ia meminta masyarakat berhati hati dan bersedia melakukan konfirmasi ulangterhadap setiap informasi yang beredar dan diterima.
Dalam rangkaian kegiatan Hultah NWDI juga dimeriahkan oleh Wali Band yang melakukan konser musik dihadiri ribuan masyarakat Pancor.
Dihadirkan pula, Maya Cado, seorang influencer sukses asal Lombok.***
Wagub NTB Hadiri Milad Ponpes Al Hananiyah NWDI
Saat menghadiri Milad Ponpes Al Hananiyah NWDI Sebenge, Panjisari Praya, Loteng, Wagub NTB memuji sebagai Ponpes luar biasa terus maju dan Berkembang
LOTENG.lombokjournal.com ~ Luar bisa Pondok Pesantren ini terus berkembang dan maju.
Semoga para guru yang mengelolanya diberikan kesehatan dan kekuatan dan panjang umur, sehingga terus berjuang pada bidang pendidikan sosial dan dakwah.
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalilah pada peringatan Haflah Miladiyah yang ke-28 Pondok Pesantren NWDI Al Hananiyah Sebenge Panjisari Praya, Sabtu (10/09/22).
Wagub NTB di tengah para santri
“Kalian luar biasa, soleh dan solehah pintar bahasa Inggrisnya melihat kakak-kakaknya gunakan bahasa Inggris. Ini malah kalah dari Ummi, luar biasa,” sanjung Wagub.
Umi Rohmi sapaan akrab Wagub mengatakan, inilah hikmah dan berkah sekolah di pondok pesantren mendapatkan ilmu yang lebih dibandingkan sekolah di luar pondok pesantren.
“Sungguh beruntung bagi orang tua yang menitipkan anak-anaknya untuk menempuh pendidikan di pondok pesantren,” ungkapnya.
Di pondok pesantren anak-anak memiliki dasar agama yang kuat, memiliki akhlak yang mulia mampu menguasai ilmu-ilmu umum, agama dan juga bahasa.
“Pondok pesantren sudah teruji karena para alumni disini sudah banyak yang jadi dokter, ulama, insinyur, TNI-Polri, pengusaha dan lain sebagainya. Jadi apa saja tidak bisa dihalangi karena kita lulusan pondok pesantren,” tuturnya.
Umi Rohmi mengingatkan kepada semua untuk terus menyemangati anak-anak untuk terus menempuh pendidikan yang setinggi-tingginya.
“Jangan sampai anak-anak lemah semangatnya dalam menempuh pendidikan,” katanya..
Sehingga tidak ada alasan untuk tidak sekolah karena banyak beasiswa disediakan pemerintah mulai dari S1, S2 dan S3 dalam negeri maupun luar negeri.
Saat yang sama, TGH. M. Syatibi, QH., S.HI. menyampaikan terimakasih kepada Wakil Gubernur bisa hadir di tengah-tengah kesibukan dalam mengabdi memimpin masyarakat NTB.
Disebutkan Pimpinan Pondok, pihaknya mengelola pendidikan mulai dari TK Islam, SD Islam, MTs dan MA. Serta memiliki 400 lebih santri dan santriwati. Semuanya bernaung di Kementerian Pendidikan dan Kementerian Agama.
“Semoga dengan berada di dua naungan, Pondok Pesantren ini bisa diperhatikan oleh pemerintah,” tutupnya.***
HBK Sosdapil di Lombok, Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan
Hadirkan Tokoh Masyarakat dan Akademisi, HBK sosdapil dengan mensosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan dengan mengahadirkan akademisi sebagai nara sumber
MATARAM.lombokjournal.com ~ Sosialisasi Daerah Pemilihan (Sosdapil) di Lombok Timur dan Lombok Tengah digelar Anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/P Lombok, H. Bambang Kristiono, SE (HBK), Sabtu (10/09/22).
Politisi Partai Gerindra ini ingin memastikan, kehidupan berbangsa dan bernegara tetap berjalan secara harmonis dengan menggelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan MPR RI, yakni PANCASILA, UUD 1945, NKRI, dan BHINEKA TUNGGAL IKA.
Di masing-masing tempat pelaksanaan sosialisasi, total hadir 200 orang peserta. Terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta para pengurus Partai Gerindra di tingkat Kecamatan.
Hadir pula akademisi-akademisi yang menjadi nara sumber pada kegiatan tersebut.
HBK menjelaskan, selain untuk memastikan kehidupan berbangsa dan bernegara dapat terus berjalan secara harmonis, sosialiasi 4 Pilar ini dimaksudkan membuka wawasan masyarakat tentang pentingnya mewaspadai terbukanya arus informasi sebagai dampak modernitas dan globalisasi.
Ini sangat mudah membawa ideologi dari luar yang berpotensi mengikis ideologi bangsa.
“Itu sebabnya, sangat perlu untuk terus mensosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan di tengah-tengah masyarakat agar semangat persatuan dan kesatuan dalam berbangsa dan bernegara tetap terjaga,” kata HBK.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini menekankan, dengan terus disosialisasikannya 4 Pilar kebangsaan, Indonesia akan menjadi kuat dan tidak mudah terpecah-belah dengan isu-su yang menyesatkan. Baik yang datang dari dalam maupun dari luar Indonesia.
HBK melanjutkan, walaupun perang terbuka seperti yang terjadi di Rusia dan Ukraina diprediksi tidak akan terjadi dalam kurun waktu beberapa puluh tahun ke depan.
Tapi pada saat ini, Indonesia masih sangat rentan terhadap perang bentuk lain yang kita kenal sebagai perang proxy.
“Jadi, Indonesia harus tetap mewaspada dengan adanya Proxy War atau Perang Proksi ini,” kata tokoh yang mengawali karir sebagai peronel TNI ini.
Perang Proksi sendiri adalah suatu peperangan dimana lawan menggunakan kekuatan pihak ketiga sebagai pengganti berkelahi satu sama lain secara langsung.
HBK menjelaskan, akan menjadi masalah besar bagi kehidupan berbangsa dan bernegara kita ke depan, bila para elite kekuasaan, tokoh-tokoh sentral yang sangat didengar, atau lembaga-lembaga swadaya masyarakat (LSM) tidak memahami bahwa mereka telah digunakan sebagai aktor penting atau pelaku utama dari sebuah Perang Proksi.
Seperti melakukan pengikisan, pelemahan, bahkan penghancuran terhadap nilai-nilai penting dan fundamental dari perjalanan kehidupan Indonesia sebagai bangsa.
Bahkan secara tidak disadari, kata HBK, ada segelintir elite-elite di Indonesia yang diistilahkan HBK telah sanggup berselingkuh dan bahkan menghianati warisan penting dan fundamental dari para pendiri bangsa Indonesia, yaitu 4 Pilar kebangsaan demi kepentingan pribadinya.
Padahal, 4 Pilar kebangsaan telah terbukti mampu menjaga dan mempersatukan Indonesia sebagai sebuah bangsa.
“Menurut saya, isu dan stigmatisasi Caleg Impor adalah salah satu bentuk dari pada Perang Proxy yang telah hadir di tengah-tengah kita,” tandas HBK.
Air Bersih dan Telur Segar untuk Warga KLU
Rannya Agustyra Kristiono salurkan bantuan air bersih di KLU
Sementara itu, di Kabupaten Lombok Utara (KLU), Sekretaris Yayasan HBK PEDULI, Rannya Agustyra Kristiono, mewakili HBK sebagai Ketua Yayasan HBK PEDULI, melakukan pendampingan kepada Tim HBK PEDULI KLU untuk menyalurkan bantuan air bersih dan bantuan telur ayam segar.
Bantuan tersebut diserahkan kepada masyarakat di Dusun Kertaraharja dan Dusun Gitak Demung, Desa Genggelang, Kecamatan Gangga, KLU.
Rannya menjelaskan, pendampingan kegiatan ini juga dimaksudkan untuk melakukan evaluasi bagi perbaikan-perbaikan kegiatan HBK PEDULI ke depan, sehingga bisa berjalan secara efektif.
“Penyaluran bantuan telur ayam segar ini akan menjadi bagian penting dari upaya dan ikhtiar HBK Peduli dalam memerangi kasus stunting di Prov. NTB, khususnya di P. Lombok,” kata Rannya.
Dara yang banyak menginspirasi generasi millenial NTB ini mengaku, sangat miris dan prihatin manakala NTB masih berada di posisi kedua sebagai daerah dengan kasus stunting terburuk dari 34 Provinsi di Indonesia.
“Kita semua harus bangun, tersadar, dan memulai kerja keras membantu Pemerintah Daerah memerangi kasus stunting di tengah-tengah masyarakat kita,” imbuh Rannya.
Pada kegiatan penyaluran bantuan air bersih dan telur ayam segar tersebut, hadir Penasehat HBK PEDULI KLU Sudirsah Sujanto dan Ketua DPC Partai Gerindra KLU yang juga adalah Wakil Bupati KLU, Danny Carter Ridawan.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Danny mengemukakan, Pemda KLU sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas kegiatan dan program-program HBK PEDULI yang terus hadir dan selalu berada di tengah-tengah masyarakat. (*)
Gubernur NTB: STIE Bima Melahirkan Banyak Orang Hebat
Sampaikan ucapan selamat kepada peserta wisuda STIE Bima, Gubernur NTB menyampaikan pesan penting untuk para wisudawan agar terus belajar berkarya nyata dalam masyarakat
KOTABIMA.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengapresiasi dan menyampaikan rasa bangga kepada civitas akademika Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima, yang menghasilkan SDM yang berkualitas di Bumi Gora.
“Banyak orang-orang hebat yang sudah menjadi lulusan dari kampus kita yang luar biasa ini,” kata Bang Zul sapaan Gubernur NTB.
Ia menyampaikan itu melalui video yang diputar di dua layar monitor depan 249 wisudawan dan wisudawati dan peserta rapat senat terbuka, saat Wisuda sarjana ekonomi angkatan XIX Tahun 2022, STIE Bima, Kamis (8/9/2022) di aula kampus STIE Kota Bima.
Bang Zul berharap, ilmu yang diperoleh para wisudawan dan wisudawati, menjadi bagian untuk melanjutkan perjuangan, dalam mengasah potensi diri untuk terus belajar berkarya nyata dalam masyarakat.
Sehingga ke depan, para wisudawan-wisudawati STIE Bima menjadi orang hebat, yang akan melanjutkan kepemimpinan dimasa yang akan datang.
“Jalan panjang selalu harus dimulai dengan mengayunkan langkah pertama,” ungkap alumni Ekonomi Universitas Indonesia ini, di depan Ketua STIE Bima Firdaus, ST., MM., yang membuka acara rapat Senat terbuka.
Ucapan selamat melalui video juga disampaikan para tokoh nasional, Gubernur DKI dan Jawa Tengah di depan Civitas Akademika kampus biru dan ratusan keluarga dan orang tua wisudawan dan wisudawati Sarjana ekonomi Angkatan 19 Tahun 2022, STIE Bima.
Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif sandiaga Salahuddin Uno juga mengucapkan selamat dan sukses atas wisuda Sarjana Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bima Angkatan XIX, tahun 2022.
“Selamat memasuki dunia kerja saya tunggu kontribusi anda sekalian pada pembangunan Indonesia terutama di sektor pariwisata dan ekonomi, “kata Bang Sandi sapaanya.
Hal sama disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar pranowo, Gubernur DKI Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dan Bupati Bima Hj. Indah Damayanti Putri yang berhalangan hadir.
Sementara itu, Walikota Bima, HM. Lutfi, SE., berpesan agar wisudawan dan wisudawati yang menyandang sarjana ekonomi, harus mampu melihat peluang bisnis di era digital ini.
“Sekarang ini era Digitalisasi, kira harus mampu melihat peluang untuk berusaha,” pesan Walikota.
Perkembangan IT di era sekarang, banyak pekerjaan dan peluang usaha yang ada, hampir di semua sektor.
“Setidaknya, alumni STIE yang di wisuda hari ini, jadi salahsatu pelopor usaha atau bisnis di Bima,” ajaknya.
Pada rangkaian acara tersebut, STIE Bima memberikan penghargaan dan apresiasi kepada mitra kerja STIE Bima, seperti GM Geopark Tambora Ir. Hadi Santoso, ST., MM., Ketua Dekranasda Kota Bima, Hj. Ellya H.M. Lutfi, sejumlah media online dan mitra kerja lainnya.
Rapat senat terbuka itu dihadiri oleh Kepala LLDikti Wilayah VIII Dr. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, ketua kampus Tamsis Bima, Dr. Ibnu Khaldun, pejebata eselon dan asiaten Setda Kota dan Kabupaten Bima. ***
BUMD di Indonesia Dikelola Direksi Semau-maunya
Peran BUMD diharapkan menopang PAD, tapi lebih dari 60 persen BUMD kontribusinya kecil bahkan banyak yang selalu rugi
MATARAM.lombokjournal.com ~ BUMD didirikan dengan tujuan menggerakan roda perekonomian suatu daerah.
Hal itu dikatakan Alexander Marwata, Wakil Ketua KPK sebagai keynote speech pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) terkait Pencegahan Korupsi di Lingkungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Kamis (08/09/22)
“Maka dari itu, tidak ada gunanya mempertahankan perusahaan BUMD yang sudah rugi,” kata Alexander Mawarta (Lombok Journal, Kamis 08/09/22) .
Ia mengungkapkan, seluruh Pemerintah Daerah di Indonesia ada 959 BUMD dengan total aset sebanyak 855 Triliun.
ilustrasi
Tapi dari total BUMD tersebut, sebanyak 60 persen tidak punya SPI (Satuan Pengawasan Internal). Sehingga, karena tidak ada yang mengawasi maka Direksi di BUMD bekerja semau-maunya, tidak ada yang mengatur.
Apakah ini penyebab sebagian besar BUMD selalu rugi?
Otonomi daerah memberikan konsekuensi yang cukup besar bagi peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam menopang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sesungguhnya usaha dan kegiatan ekonomi daerah yang bersumber dari BUMD telah berjalan sejak lama sebelum UU tentang otonomi daerah disahkan.
Dasar hukum pembentukan BUMD adalah berdasarkan UU No 5 tahun 1962 tetang perusahaan daerah. UU ini kemudian diperkuat oleh UU No 5 tahun 1974 tentang pokok-pokok pemerintahan daerah (Nota Keuangan RAPBN, 1997/1998).
Tujuan dibentuknya BUMD adalah untuk melaksanakan pembangunan daerah melalui pelayanan jasa kepada masyarakat, penyelenggara kemanfaatan umum, dan peningkatan penghasilan pemerintah daerah.
Berdasarkan kategori sasarannya secara lebih detail, BUMD dibedakan menjadi dua yaitu sebagai perusahaan daerah untuk melayani kepentingan umum yang bergerak di bidang jasa dan bidang usaha.
Tetapi, jelas dari kedua sasaran tersebut tujuan pendirian BUMD adalah untuk meningkatkan PAD.
Peran BUMD yang diharapkan cukup besar untuk menopang PAD ini dalam kenyataannya jauh dari harapan.
Kontribusi BUMD Kecil
Peran dan kontribusi laba BUMD dalam penerimaan PAD di daerah baik tingkat satu maupun tingkat dua masih sangat kecil.
Komposisi PAD rata-rata di seluruh Provinsi di Indonesia adalah 81,60 persen dari pajak daerah 9,64 persen dari retribusi daerah, 6,43 persen dari PAD lain-lain, dan hanya 2,33 persen berasal dari laba BUMD.
Peran dan kontribusi laba BUMD untuk menopang PAD di seluruh provinsi di Indonesia yang terbesar adalah Sulawesi Tenggara (14,14 persen), kemudian menyusul berturut-turut Kalimantan Selatan (8,43 persen), Sulawesi Utara (5,15 persen), Bengkulu (4,93 persen), NTB (4,25 persen), dan seterusnya hingga yang terkecil Jawa Timur (0,07 persen)
(data Nota Keuangan RAPBN tahun Anggaran 1999/2000).
Melihat kinerja BUMD di Jawa Timur (Jatim) yang menempati tempat paling buncit dari komposisi laba BUMD untuk menopang PAD sungguh sangat menyedihkan. Dari 11 BUMD yang ada di Jatim hanya ada satu BUMD yang tergolong sangat sehat yaitu Bank Jatim. Laba BUMD yang disetor dalam PAD tahun 2007 (Rp 89 miliar) sedangkan tahun 2008 (Rp 239,3 miliar).
Jumlah tersebut memberikan kontribusi 85 persen dari jumlah total laba 11 BUMD dalam PAD.
Sedangkan kinerja terparah BUMD di Jatim disumbangkan oleh PT Jatim Investmant management (PT JIM). Tahun 2008, PT JIM tercatat menderita rugi bersih Rp 30 miliar.
Pada tahun 2007 sumbangan PAD juga nol besar. Padahal, perusahan yang berkantor di Jalan Tunjungan ini telah menghabiskan APBD Jatim hingga Rp 40,3 miliar.
Perlu juga dicatat, selama tiga tahun terakhir (2007-2009), Pemprov Jatim telah mengucurkan modal awal untuk 11 BUMD sebesar Rp 715 miliar dari kewajiban setor modal sebesar Rp 2,2 triliun. Sedangkan untuk tahun APBD 2010, anggaran modal untuk BUMD dialokasikaan di kisaran Rp 86 milliar. Sebagai analogi uang sebesar Rp 715 miliar apabila dimasukkan dalam SBI dengan suku bunga 10 persen pertahun maka Pemprov Jatim sudah mendapatkan imbal hasil Rp 214.5 miliar.
Faktor Penyebab Buruk Performance BUMD
Kinerja BUMD yang buruk ini disebabkan oleh banyak faktor. Baik dari dalam dan dari luar BUMD itu sendiri.
Kita sudah sering mendengar bahwa BUMD ini dikelola oleh orang-orang yang tidak cukup cakap. Banyak terjadi penempatan direksi dan bahkan tenaga kerja yang kurang didasarkan pada pertimbangan profesionalisme, skill, dan kompetensi.
Bahkan, beberapa penempatan di BUMD sebagai “tempat buangan” bagi pejabat yang tergeser kedudukannya.
Ketimpangan kompetensi ini mengakibatkan lemahnya kemampuan manajemen perusahaan serta lemahnya kemampuan pelayanan dan pemasaran, sehingga sulit bersaing dengan perusahaan yang dikelola swasta murni.
Jumlah pegawai yang tidak berkualitas ini cukup memberikan beban fixed operation headyang besar bagi neraca keuangan perusahaan.
Kurang adanya spesialisasi dan konsentrasi utama dalam bidang usaha perusahaan daerah juga menyebabkan efesiensi yang rendah dan beban biaya operasional yang ditanggung menjadi relatif lebih besar.
Faktor internal lainnya adalah kurangnya perhatian dan kemampuan atas pemeliharaan aset yang dimiliki yang berakibat rendahnya produktivitas, mutu, serta ketepatan produksi.
Management asset yang acak adut dan neraca keuangan yang selalu negatif mengakibatkan ketidakmampuan BUMD untuk menambah belanja modal (pemberian alat baru, preventif, dan prediktif maintenance, dan lain-lain).
Hal ini mengakibatkan rata-rata kondisi mesin dan peralatan sudah tua serta ketinggalan zaman dibandingkan usaha sejenis lainnya. Faktor eksternal yang berpengaruh cukup besar adalah kurangnya koordinasi antar BUMD dalam kaitannya dengan industri hulu dan hilir (Analisa Depkeu 1997)
Untuk memperbaiki kinerja BUMD ada beberapa langkah yang bisa dilakukan sebagai solusi praktis yaitu:
Pertama, menempatkan orang-orang yang profesional yang memiliki skill dan kompetensi sesuai bidang usaha BUMD yang digarap. Selain itu peningkatan kompetensi dan profesionalisme direksi beserta stafnya dalam menjalankan perusahaan sebagai usaha komersial murni yang mengutamakan pertimbangan efesiensi dan pencapaian laba usaha yang memadai.
Direksi dan staff yang ditempatkan di BUMD haruslah orang-orang yang mempunyai jiwa dan semangat wiraswasta/ entrepeneurship dalam menjalankan operasional usaha.
Kedua, pemberian wewenang dan pendelegasian kebijakan yang lebih besar dan luas oleh pimpinan daerah kepada BUMD dalam operasionalnya. BUMD tidak boleh dijadikan sapi perah atau kereta politik bagi kepentingan birokrat maupun partai politik.
Tujuan semata-mata adalah tetap profit oriented untuk menambah PAD.
Ketiga, mengatasi kelemahan internal dengan penetapan kembali core bisnis, likuidasi unit usaha yang selalu merugi.
Memperbaiki sistem manajemen dengan cara memperluas pangsa pasar dengan mempertahankan pasar lama dan mencari pasar baru, mengadopsi teknik produksi baru yang lebih efesien dan efektif.
Dan, yang terakhir memperbaiki koordinasi antar BUMD dalam industri hulu dan hilir. Memaksimumkan peluang eksternal berupa upaya kerja sama yang saling menguntungkan dengan perusahaan sejenis atau yang ada keterkaitan. ***
MATARAM.lombokjournal.com ~ Menjelang event World Superbike Championship (WSBK) Mandalika 2022 dua bulan lagi, persiapan side event yang rencananya akan digelar di Areal Sirkuit Pertamina Mandalika terus digesa.
Side Event yang bertajuk Lombok Sumbawa Fair ini, rencananya akan digelar pada bulan November mendatang. Event ini sendiri akan menampilkan berbagai atraksi seni budaya, kuliner, peragaan busana, pameran UMKM hingga kurasi motorbike.
“Selain menonton balapan motor,pengunjung juga bisa mengunjungi sejumlah pameran hingga atraksi seni musik yang akan kita sediakan,” kata Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) NTB Yusron Hadi, saat membahas persiapan pelaksanaan WSBK di Sirkuit Mandalika (09/09/22).
Yusron juga mengatakan, moment perhelatan WSBK ini akan digunakan Pemprov NTB sebagai brand promotion destinasi wisata khususnya yang berada di Pulau Lombok dan Sumbawa.
“Ini waktu yang tepat untuk mempromosikan destinasi wisata kita, tentunya yang berada di luar KEK Mandalika,” kata Yusron memastikan.
Di sisi lain, anggota Tim Akselerasi dan Monitoring-Evaluasi Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata dari Kemenparkraf RI, Taufan Rahmadi mengungkapkan, perhelatan WSBK dinilai tidak hanya mampu memberikan ruang untuk lebih mengenalkan segment destinasi sport tourism di mata dunia. Namun juga memungkinkan mengggeliatkan perekonomian masyarakat NTB.
“Perhelatan dunia sebesar ini harus mampu menjadi epicentrum ekonomi bagi peningkatan pendapatan khususnya masyarakat lokal,” kata putra asal NTB ini.
Taufan mengapresiasi kerjasama Pemprov NTB bersama pihak MGPA dalam mengembangkan SDM di wilayah KEK Mandalika, yakni memberikan 5 putra putri warga lokal beasiswa di Poltekpar Lombok.
“Langkah yang tepat,untuk mempersiapkan SDM untuk perhelatan dunia, apalagi di tanah kelahiran sendiri,” ujarnya.
Sementara itu perwakilan MGPA, Joko Santosa berjanji akan berusaha memberikan ruang untuk menggaungkan destinasi wisata NTB, ia juga akan melibatkan warga lokal dalam perhelatan WSBK.
“Untuk WSBK kali ini kami akan berusaha tidak akan menggunakan pihak ketiga dalam melakukan perekrutan tenaga pendukung, kita ingin warga lokal untuk tenaga seperti security event, teknisi,cleaning service,” terang Joko.
Selain melakukan perekrutan tenaga pendukung lokal yng jumlahnya hampir 1000, pihak MGPA juga akan menyediakan tempat side event yang letaknya masih di dalam area sirkuit.***
Wagub NTB Ummi Rohmi Sambut baik Kunjungan ISR
Wagub NTB menegaskan literasi terhadap anak sangat terbantu dengan adanya INOVASI
MATARAM.lombokjournal.com ~ Wagub NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah menyambut kunjungan dari Independent Strategic Review (ISR) Team bersama perwakilan dari INOVASI di Aula Pendopo Wagub NTB pada Kamis (08/09/22).
“Kami dari Pemprov sangat menyambut baik ini karena kami melihat hal krusial yang penting khususnya masalah literasi terhadap anak sangat terbantu dengan adanya INOVASI,” tutur Ummi Rohmi, sapaan akrab Wagub NTB.
Ummi Rohmi mengatakan, bagaimana anak-anak SD yang menyenangi bacaan, cepat bisa membaca dan bisa menjalani fase-fase pembelajaran di sekolah dengan baik, menjadi stressing yang cukup diperhatikan di NTB.
Sebagai Ketua Tim Pengarah INOVASI, Ummi Rohmi melihat dari Program INOVASI yang menonjol adalah kolaborasinya.
Apa yang dilakukan semuanya tidak bisa sendiri, perlu berkolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Pemprov dan pihak lainnya, sehingga apa yang dilakukan INOVASI bisa berdampak besar.
Sementara itu, Team Leader ISR, Mr. Simon menyampaikan, ISR selaku tim reviewer melakukan kegiatan ini sebagai praktik rutin dari lembaga yang menangani kerjasama luar negeri dengan Pemerintah Australia untuk program-program yang akan berakhir, contohnya Program INOVASI ini.
“Sebagai salah satu bentuk akuntabilitas terhadap Pemerintah Australia, selain untuk review hal ini juga bertujuan untuk mengetahui praktik-praktik terbaikserta tantangan apa saja yang sudah dialami oleh kegiatan ini,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Provincial Manager Program INOVASI NTB, Sri Widuri juga menjelaskan, Program INOVASI yang sudah berjalan fase kedua ini merupakan program dukungan dari Pemerintah Australia.
“ISR itu tim review yang berdiri secara independent jadi mereka bukan orang dari pihak INOVASI, artinya kami tidak terlibat ketika review itu berlangsung,” imbuhnya.
Sebagai penutup pada kegiatan ini, Ummi Rohmi berharap bahwa Lembaga ini dapat terus bekerjasama kedepannya dan memberikan impact yang bagus untuk NTB. ***
Pencegahan Korupsi di BUMD, yang Rugi Tak Perlu Dipertahankan
Rapat pencegahan korupsi di lingkungan BUMD yang dihadiri Gubernur NTB, menyamakan persepsi untuk mengembalikan fungsi BUMD
MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc., menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) terkait Pencegahan Korupsi di Lingkungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), khususnya penguatan fungsi dan dan pengawasan BUMD secara Virtual, di Ruang Kerja Kantor Gubernur, Kamis (08/09/22).
Mengawali rapat tersebut, Alexander Marwata, Wakil Ketua KPK sebagai keynote speech pada rapat ini menyampaikan, BUMD didirikan dengan tujuan menggerakan roda perekonomian suatu daerah. Maka dari itu, tidak ada gunanya mempertahankan perusahaan BUMD yang sudah rugi.
Alexander mengatakan, ada 959 BUMD di seluruh Pemerintah Daerah dengan total aset sebanyak 855 Triliun. Ttapi dari total BUMD tersebut, sebanyak 60 persen tidak punya SPI (Satuan Pengawasan Internal).
“Apa jadinya ketika roda perusahaan itu tidak ada yang mengawasi. Direksi bekerja semau-maunya, tidak ada yang mengatur,” tuturnya.
Pada kesempatan sama, Tomsi Tohir, Irjen Kemendagri dalam sambutannya mewakili Mendagri mengatakan, perlunya menyamakan persepsi bahwa kegiatan ini digunakan untuk bersama-sama berpikir untuk bisa mengembalikan fungsi BUMD.
“APIP bersama dengan temen-temen dari KPK dan BPKP akan melakukan pengawasan terhadap BUMD, kalau memang ditemukan kesengajaan yang terlihat merugikan keuangan negara maka dengan berat hati kita menyerahkan permasalahan ini pada apparat hukum,” tegasnya.
Sementara itu, dalam pemaparannya, Pahala Nainggolan, Deputi Pencegahan & Monitoring KPK selaku Koordinator Pelaksana Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) menyampaikan, saat ini yang paling fokus dari perhatian kita terhadap BUMD adalah kerugian dan ekuitas yang negatif serta yang komisarisnya lebih besar dari direksinya.
Agus Fatoni, Dirjen Bina Keuda Kemendagri juga menambahkan, beberapa hal yang perlu dibenahi dalam penguatan pembinaan, pengawasan dan pengelolaan BUMD. Daerah perlu merubah bentuk perusahaan daerah menjadi BUMD dengan alternatif bentuk hukumnya perumda atau perseroda.
Sementara itu, Bang Zul sebagai salah satu peserta dalam rakornas ini berpendapat bahwa daerah harus bisa melihat ke dalam tata kelola dan Sumber Daya Manusia BUMD itu sendiri, apakah sudah dikerjakan sesuai dengan jenis usaha atau malah berbeda.
“Ini akan menjadi momentum perubahan BUMD yang baik,” ucapnya. ***