Yudi Sudiyatna Siap Maju Jadi Calon Ketua DPC Peradi

Janji Yudi Sudiyatna siap bawa PERADI Mataram jadi wadah tunggal organisasi advokat yang profesional, solid, dan bermartabat.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Advokat yang dikenal bersahaja, Yudi Sudiyatna siap mencalonkan diri sebagai Ketua DPC PERADI Mataram periode 2022-2027.

Dan sekaligus membawa DPC PERADI Mataram sebagai wadah tunggal organisasi advokat yang profesional, solid, dan bermartabat.

 Yudi Sudiyatna sudah menyiapkan visi dan misi untuk meneguhkan PERADI jadi wadah tunggal organisai advokat yang profesional, solid, dan bermartabat
Yudi Sudiyatna

“Saya ingin mewujudkan keterbukaan informasi bagi setiap anggota. Termasuk menyiapkan penyelenggaraan pendidikan berkelanjutan sehingga mempertajam keahlian anggota PERADI,” kata Yudi di Mataram, Selasa (20/9/2022).

BACA JUGA: Sekda NTB Apresiasi NTB Care dalam Pelayanan Publik

Pendaftaran Calon Ketua DPC PERADI Kota Mataram telah dibuka 19 September, dan akan berlangsung hingga Rabu, 21 September. Sesuai dengan AD/ART PERADI, Yudi telah memenuhi seluruh persyaratan sebagai calon Ketua DPC.

Yudi telah memenuhi syarat minimal lima tahun berpraktik sebagai advokat. Juga telah memenuhi syarat sebagai pengurus minimal satu periode. Tidak pernah dihukum karena melanggar kode etik oleh Dewan Kehormatan PERADI. 

Juga tidak pernah dihukum akibat tindakan pidana, dan telah mengantongi dukungan dari sedikitnya 50 anggota aktif PERADI.

Yudi mengatakan, dirinya sudah menyiapkan visi dan misi. Visinya adalah untuk meneguhkan PERADI sebagai wadah tunggal organisai advokat yang profesional, solid, dan bermartabat. Sementara misinya adalah untuk mewujudkan keterbukaan informasi bagi setiap anggota. 

Juga menjalin komunikasi yang baik antar DPC dan Dewan Pimpinan Nasional. Termasuk juga penyelengaraan pendidikan berkelanjutan sehingga mempertajam keahlian anggota PERADI. 

Tak kecuali mewujudkan sinergi antar penegak hukum, pemerintah, dan institusi lainnya demi terwujudnya supremasi hukum dan hak asasi manusia.

Terkait pendidikan untuk mempertajam keahlian anggota, Yudi mengatakan, dirinya akan menyiapkan mekanisme pendidikan yang berkelanjutan, sehingga akan menambah keilmuan hukum secara maksimal. 

Pendidikan tersebut bisa melalui diskusi publik dan seminar secara berkala dan berkelanjutan.

“Penajaman keahlian secara berkelanjutan bagi anggota ini akan sangat bermanfaat, sehingga di hadapan klien, anggota PERADI Kota Mataram benar-benar menguasai lapangan dan lobbying,” kata Yudi.

Jika mendapat amanah memimpin DPC PERADI Kota Mataram lima tahun mendatang, Yudi juga menegaskan, dirinya akan memimpin dengan merangkul seluruh anggota supaya tidak ada sekat. Dengan begitu, semua anggota sama-sama saling menebar manfaat.

Kemanfaatan untuk Warga

Selain untuk anggota, Yudi juga ingin membawa DPC PERADI Mataram memberi kemanfaatan besar bagi masyarakat. Khususnya dalam upaya pembelaan dan pendampingan hukum bagi masyarakat miskin dan rentan secara prodeo.

BACA JUGA: Nila Perjuangan sang Maulana, Serukan ke Penjuru Dunia

Selain itu, dirinya juga ingin DPC PERADI  Mataram terlibat aktif dalam pendidikan atau training paralegal.

 Pendidikan paralegal ini bagian dari upaya PERADI Mataram untuk menyiapkan sumber daya pemberi bantuan hukum yang andal dan memiliki kemampuan tentang praktik pemberian bantuan hukum.

Paralegal sendiri adalah mereka yang bukan advokat tetapi mengetahui masalah hukum dan advokasi hukum. UU Bantuan hukum telah mengakui peran paralegal sebagai bagian dari pemberi bantuan hukum yang direkrut dan dididik oleh organisasi bantuan hukum.

Pelatihan paralegal ini kata Yudi bisa menyasar para tenaga pendidik di perguruan tinggi dan juga mahasiswa yang saat ini masih menempuh Pendidikan di Fakultas Hukum.

“Dengan cara inilah, DPC PERADI Mataram nantinya akan memberi kemanfaatan yang besar bagi masyarakat yang mencari keadilan,” imbuhnya.(*)

 

 




Sekda NTB Apresiasi NTB Care dalam Pelayanan Publik 

Selama empat tahun Zul-Rohmi berkhidmat, Sekda NTB menilai NTB Care sebagai ujung tombak pelayanan publik 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Kiprah kanal NTB Care sebagai kanal aduan masyarakat NTB, diapresiasi Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi . 

Hal tersebut disampaikan saat Sekda meninjau stand Biro Organisasi Setda NTB di Bazar Murah yang menampilkan capaian pelayanan publik seperti NTB Care.

Sekda NTB menilai, NTB Care adalah ujung tombak pelayanan publik
Sekda NTB, Lalu Gita Ariadi

“NTB Care adalah ujung tombak pelayanan publik, harus terus semangat,” ujar Miq Gite, sapaan akrab Sekda NTB, Senin (19/09/22) di Bazar Murah yang dilaksanakan di Lapangan Bumi Gora kantor Gubernur NTB.

BACA JUGA: Empat Tahun Zul-Rohmi, Ada Apel Pengkhidmatan dan Bazar Murah

NTB Care sendiri merupakan program unggulan Pemprov NTB, sebagai media aspirasi dan layanan komunikasi dua arah antara Pemimpin dengan masyarakat NTB.

Berbagai pengaduan dan informasi terkait layanan pemerintahan, pembangunan sosial kemasyarakatan dan sebagainya di terima untuk diselesaikan oleh pemerintah.

Ketua Tim NTB Care H. Ruslan Abdul Gani, SH, MH menjelaskan sejak kepemimpinan Zul – Rohmi, NTB Care telah menerima sebanyak 2.187 aduan. 

“Alhamdulillah banyak masyarakat yang merasakan kehadiran NTB Care. Aduan yang bersifat darurat mendesak diselesaikan secara kolaboratif bersama stakeholder seperti pemda dan stakeholder lainnya,” jelas Ruslan, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Keuangan Infrastruktur dan Pembangunan. 

Sementara yang sifatnya tidak darurat mendesak, melalui mekanisme perencanaan dan penganggaran dikarenakan lebih banyak dalam bentuk infrastruktur. 

Bazar Murah yang dilaksanakan sendiri merupakan rangkaian kegiatan memperingati empat tahun masa kepemimpinan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah.

Sebelumnya, dalam apel Miq Gite mengungkapkan momentum peringatan 4 tahun Zul-Rohmi menjadi waktu yang tepat untuk mengapresiasi, mengevaluasi, dan antisipasi proyeksi masa kepemimpinan.

“Setidaknya, dua makna yang pertama adalah momentum untuk melakukan evaluasi sejauh mana 4 tahun perjalanan kita mengawal 2018-2023 tertunaikan dengan sebaik baiknya. Kemudian momentum yang kedua tentu adalah momentum untuk melakukan antisipasi proyeksi setidaknya bagaimana paripurnakan pelaksanaannya,” tutur Miq Gite selaku pembina upacara.

BACA JUGA: Wagub NTB Sitti Rohmi Hadiri Pawai Ta’aruf Hultah NWDI

Di tengah Inflasi yang terjadi, Provinsi NTB dikatakan Miq Gite menjadi salah satu provinsi terbaik dalam mengendalikannya di kawasan Indonesia Timur. Hal disebutkan Miq Gite merupakan hasil kerjasama semua belah pihak dan kinerja OPD di berbagai instansi yang sangat baik. 

“NTB termasuk raih Provinsi terbaik pengendalian inflasi untuk kawasan nusa tenggara, Maluku, dan Papua,” tutur Miq Gite.***

 

 




Empat Tahun Zul-Rohmi, Ada Apel Pengkhidmatan dan Bazar Murah

Sekda NTB, Lalu Gita Ariadi memimpin apel pengkhidmatan empat tahun kepemimpinan Zul-Rohmi, diikuti oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Provinsi

MATARAM.lombokjournal.com ~ Apel pengkhidmatan sekaligus kegiatan Bazar Murah serta berbagi sembako sebagai bentuk peduli inflasi, menandai peringatan empat tahun kepemimpinan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc. dan Wakil Gubernur, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, yang berlangsung di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB, hari Senin (19/09/22).

Kata Sekda NTB, peringatan empat tahun Zul-Rohmi menjadi waktu yang tepat untuk mengapresiasi dan mengevaluasi

Peringatan itu dipimpin Sekertaris Daerah NTB, Lalu Gita Ariadi, dan diikuti oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Provinsi serta jajarannya. 

BACA JUGA: Pemprov NTB Beri Penghargaan Kiprah Ali BD di Perbankan

Dalam kesempatan itu, Miq Gite mengungkapkan, momentum peringatan empat tahun Zul-Rohmi menjadi waktu yang tepat untuk mengapresiasi, mengevaluasi, dan antisipasi proyeksi masa kepemimpinan.

“Setidaknya dua makna, yang pertama adalah momentum untuk melakukan evaluasi sejauh mana empat tahun perjalanan kita mengawal 2018-2023 tertunaikan dengan sebaik baiknya. Kemudian momentum yang kedua, adalah momentum untuk melakukan antisipasi proyeksi setidaknya bagaimana paripurnakan pelaksanaannya,” tutur Miq Gite selaku pembina upacara.

Di tengah Inflasi yang terjadi, Provinsi NTB dikatakan Miq Gite, menjadi salah satu provinsi terbaik dalam mengendalikannya di kawasan Indonesia Timur.

Hal disebutkan Miq Gite merupakan hasil kerjasama semua belah pihak dan kinerja OPD di berbagai instansi yang sangat baik. 

“NTB termasuk raih Provinsi terbaik pengendalian inflasi untuk kawasan Nusa Tenggara, Maluku dan Papua,” tutur Miq Gite. 

Selepas Upacara, Miq Gite kemudian berkeliling menyaksikan operasi pasar murah yang digelar di halaman Kantor Gubernur NTB. 

Bazar murah tersebut menyediakan berbagai kebutuhan pokok, seperti beras, telur, bumbu dapur, minyak goreng dan berbagai lainnya. 

Tak hanya itu, Miq Gite juga turut berbagi sembako kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk peduli inflasi.

BACA JUGA: Rachmat Hidayat Pantau Penyaluran BLT BBM di Pulau Lombok 

Selain Bazar, ada juga perpustakaan keliling, samsat keliling, dan Mobil NTB Care yang membuka pelayanan gratis kepada masyarakat. ***

 

 




Empat Tahun Kepemimpinan Zul-Rohmi, Mewujudkan NTB Gemilang (Empat)

Program 1000 cendekia selama empat tahun kepemimpinan Zul-Rohmi, menuai pujian masyarakat 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Program 1000 Cendekia menjadi salah satu fokus NTB di bawah pemerintahan Gubernur Dr H Zulieflimansyah dan Wagub Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah. 

Ratusan putra-putri NTB difasilitasi meraih pendidikan lebih tinggi di berbagai negara, Asia dan Eropa.

Kepemimpinan Zul-Rohmi menyadari bahwa peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) harus terus dilakukan sebagai investasi daerah yang tak ternilai. 

BACA JUGA: Empat Tahun Kepemimpinan Zul-Rohmi Mewujudkan NTB GEMILANG (Satu)

Hal ini yang mendorong Pemprov Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalokasikan dana khusus untuk beasiswa.

Program 1000 Cendekia NTB sempat menjadi polemik dan dikritisi di awal kepemimpinan Zul-Rohmi. 

Gubernur Zulkieflimansyah

Toh, setahun dua berjalan, program ini banyak menuai pujian. Zul-Rohmi dinilai tepat mengarahkan fokus ke pembangunan SDM yang sejajar dengan fokus ke pembangunan infrastruktur dan ekonomi daerah.

Sejumlah testimoni baik tentang program ini disampaikan para awardee. Ratusan mahasiswa dan pelajar melihat dan belajar tentang masa depan, dari negeri orang, untuk kembali ke masa kini dan menceritakannya dengan kontribusi terbaik di daerah sendiri.

Salah seorang awardee, Mia Riskana mengakui bangga dan sangat mengapresiasi Program 1000 Cendekia NTB.

“Kalau nggak  ada program beasiswa 1000 Cendekia, belum tentu saya bisa lanjut S2, apalagi di luar negeri. Saya sangat bangga dan mengapresiasi program Zul Rohmi ini,” kata Mia.

Gadis asal Mataram ini merupakan salah satu dari lima orang awardee penerima beasiswa S2 yang berangkat kuliah di Polandia tahun 2019 lalu. 

Dua tahun menimba ilmu di University of Warsaw di Kota Warsawa, Polandia, Mia merupakan salah satu lulusan terbaik. 

“Saya berangkat angkatan pertama, dan dua tahun kuliah di Polandia menyandang S2. Bahkan saya dianugerahi lulusan terbaik dari universitas,” katanya.

Mia berharap program beasiswa ini terus dilaksanakan untuk anak-anak NTB yang lain. Walaupun ia mengakui,  investasi pendidikan tidak sekejap mendatangkan hasil. 

Namun Ia meyakini makin banyak alumni beasiswa luar negeri akan mampu memberikan warna untuk masa depan NTB bahkan Indonesia.

BACA JUGA: Empat Tahun Kepemimpinan Zul-Rohmi Mewujudkan NTB GEMILANG (Dua)

“Karena investasi dipendidikan itu bukan seperti investasi di bisnis. Hasilnya tidak seperti membalikkan telapak tangan. Tapi bagaimana menciptakan SDM yang berkualitas,” ujarnya.

Menurut Mia, program 1000 Cendekia yang mengirim putra-putri NTB menimba ilmu di sejumlah negara, sangat inovatif.

Sebab, di negara lain, bukan hanya ilmu akademik di bangku kuliah semata yang didapatkan. Tetapi juga pengalaman beradaptasi dan berinteraksi dengan banyak orang dari belahan dunia.

“Hal ini yang tidak mudah didapatkan. Program 1000 Cendekia NTB ini program luar biasa, semoga beasiswa ini terus diberikan kepada anak NTB,” katanya.

Awardee lainnya, Najmul Wathan juga menyatakan bangga bisa melanjutkan pendidikan S2 di negeri Jiran, Malaysia.

“Saya nggak pernah bermimpi bisa kuliah di luar negeri. Apalagi saya hanya anak kampung, jauh di pelosok di Dompu.Dan orang tua hanya petani,” ujar Najmul.

Selain mendapatkan ilmu di negeri orang, Najmul juga mengaku bisa lebih luas wawasannya dengan interaksi dan memahami pola pikir warga luar.

“Yang luar biasa pengalaman kuliah di sana, saya dapat menjadi relawan mengajar, bahkan dibayar oleh universitas dan diberikan fasilitas seperti mobil, rumah dan perabotannya lengkap,” akunya.

Sama seperti Mia, Najmul berharap program 1000 cendekia ini bisa terus berjalan dan lebih banyak pemuda dan pemudi NTB bisa merasakan manfaatnya.

Dalam beberapa kali wawancara terkait Program 1000 Cendekia, Gubernur NTB DR H Zulkieflimansyah menyampaikan optimisme bahwa jika anak-anak NTB diberikan kesempatan untuk berkompetisi, maka sebenarnya kemampuannya tidak akan kalah dengan yang lainnya.

BACA JUGA: Empat Tahun Kepemimpinan Zul-Rohmi Mewujudkan NTB GEMILANG (Tiga)

“Bahkan ketika mereka harus bergaul dan berkompetisi di luar negeri,” ujar Gubernur Zul.

Ia menilai, pengalaman kuliah di luar negeri ini memberikan kepercayaan diri bagi anak-anak NTB untuk mengisi pembangunan. Baik pembangunan di daerah NTB maupun secara nasional di Indonesia, bahkan dunia. 

“Anak-anak NTB ini tercatat jauh lebih hebat di tempat kuliah mereka di luar sana. Artinya, semangat mereka ini yang mahal dan harus terus didorong,” katanya.

Program 1000 Cendekia hanya satu dari tak kuang dari 65 program unggulan Provinsi NTB. Zul-Rohmi berfokus pada program-program ini untuk menafsirkan visi misi Gemilang atau negeri yang baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur

Negeri yang makmur dan sejahtera ketika pemimpin dan rakyat memiliki kesamaan visi dan tujuan bersama.

Di tahun keempat kepemimpinan Zul-Rohmi di NTB, keberhasilan duet doktor ini juga terepresentasikan melalui  event-event internasional yang mulai digelar berkesinambungan. Hal ini menandai ikhtiar kebangkitan ekonomi dari keterpurukan lokal dan global. 

Event-event internasional juga membuka peluang pada pembangunan infrastruktur dan investasi di hampir seluruh daerah di NTB. MXGP di kawasan Samota Sumbawa, MotoGP, WSBK, Iron Man, Tambora Menyapa Dunia, konvensi G20 dan lain lain membentuk peluang ekonomi baru yang dimulai di tahun keempat maupun sebelumnya. 

Tak berlebihan jika nanti di tahun kelima kelak, seluruh cetak biru kegiatan ekonomi masyarakat NTB akan berjalan lebih siap, lebih mandiri dan menghasilkan pendapatan untuk daerah. 

Melengkapi keberhasilan tersebut, pengakuan atas pencapaian pemerintahan Zul Rohmi mendapatkan pengakuan nasional dan internasional. Banyak pula dari inovasi dan program pemerintah yang menjadi program strategis nasional dan direplika ke daerah lain.

Dengan demikian konfirmasi atas segala dinamika keberhasilan yang diraih menjadi prestasi yang harus dipertahankan bahkan ditingkatkan.

Seluruh pencapaian pembangunan NTB di tahun ke empat kepemimpinan Zul Rohmi adalah buah kerjasama antara pemimpin dan masyarakat. 

BACA JUGA: Nilai Perjuangan sang Maulana, Serukan ke Penjuru Dunia

Dalam terminology point zero sebagai sebuah revolusi tindakan dan kebijakan. Ketahanan menghadapi tantangan nasional dan ancaman global harus dikuatkan dengan melibatkan society atau masyarakat sebagai penerima manfaat sekaligus pemeran utama dalam pembangunan. 

Pemimpin yang telah memulai langkah pertama harus terus dikawal dengan loyalitas pada tujuan bersama. Agar daerah kita yang kecil tetap memilik mimpi-mimpi besar. ***

 




Rachmat Hidayat Pantau Penyaluran BLT BBM di Pulau Lombok

Anggota DPR RI Rachmat Hidayat memantau penyaluran BLT BBM, untuk memastikan bantuan tersebut tepat sasaran

MATARAM.lombokjournal.com ~ Bantuan Langsung Tunai (BLT) sudah diterima 432.944 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di NTB, terhitung sampai hari Minggu (18/09/22). 

Dengan demikian, masih ada 130.873 KPM lagi yang sedang dalam proses pencairan dari total 553.817 kuota KPM penerimta BLT di Bumi Gora.

Rachmat ingin memastikan BLT BBM tanpa potongan

Anggota Komisi VIII DPR RI, H Rachmat Hidayat menyapa dari dekat masyarakat yang menerima BLT di Lombok Timur dan Kota Mataram, dua hari terakhir yakni hari Sabtu (17/09) hingga Minggu (18/09).  

BACA JUGA: Pemprov NTB Beri Penghargaan Kiprah ALI BD di Perbankan

Rachmat Hidayat juga memantau penyaluran bantuan yang merupakan kompensasi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tersebut.

“Saya akan tetap melakukan pengawasan terhadap kegiatan penyaluran bantuan ini supaya hak-hak masyarakat terpenuhi,” kata Rachmat.

Politisi senior yang juga merupakan Ketua DPD PDI Perjuangan NTB ini didampingi pejabat Direktorat Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil dan Kewirausahaan Sosial, Kementerian Sosial, Ani Iriani Freeyanti.

Di Lombok Timur, Rachmat memantau penyaluran BLT BBM di Desa Masbagik Selatan pada Sabtu pagi. Di sana, pada hari tersebut, terdapat 991 KPM yang akan menerima BLT. Mereka sudah siap masing-masing dengan membawa surat pemberitahuan yang dikirimkan dari Kantor Pos dan membawa KTP dan Kartu Keluarga. 

Hampir seluruh penerima BLT ini adalah warga perempuan.

Kedatangan Rachmat disambut riuh warga yang sedang mengantre proses pencairan dengan raut penuh kegembiraan.

 Kepala Kantor Pos Selong Defri Maulana juga menyongsong untuk menyambut kedatangan Rachmat dan rombongan.

Mihram, warga Masbagik Selatan, menunjukkan surat pemberitahuan yang diterimanya. Dalam, surat itu perempuan 73 tahun tersebut diberitahu akan mendapat pencairan dana BLT tahap pertama dan juga dana Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk bulan September. 

Jumlah BLT tahap pertama Rp 300.000 dan BPNT bulan September sebesar Rp 200.000. Sehingga, total seluruh warga menerima Rp 500.000.

Dalam surat pemberitahuan juga disebutkan kalau bantuan tidak ada potongan apa pun. Jika ada potongan, tercantum nomor pengaduan di Kementerian Sosial yang dapat dihubungi kapan saja. 

Khusus untuk dana BPNT, tidak boleh digunakan untuk membeli rokok dan minuman keras.

Butuh waktu kurang dari lima menit bagi setiap warga untuk mencairkan dana BLT dan dana BPNT yang mereka terima. 

Kepada petugas dari Kantor Pos yang sudah berada di hadapan mereka, satu per satu warga dipanggil namanya. Mereka menunjukkan kelengkapan dokumen yang mereka bawa, kemudian membubuhkan cap jempol, dan setelah itu dana BLT dan BPNT dicairkan secara tunai. 

Warga yang sudah menerima dana tersebut kemudian difoto secara langsung oleh petugas Kantor Pos yang menyerahkan dana.

Seluruh proses pencairan tersebut dipantau secara saksama oleh Rachmat. Termasuk memastikan,  jumlah bantuan yang diterima oleh warga benar-benar tepat jumlah tanpa ada pemotongan.

Di hadapan seluruh warga yang menerima BLT, saat didaulat memberikan sambutan, Rachmat menjelaskan dirinya adalah Anggota Komisi VIII DPR RI yang berasal dari Rumbuk, Lombok Timur.

Rachmat menjelaskan, BLT yang diterima oleh masyarakat dari pemerintah adalah kompensasi untuk masyarakat seiring dengan kebijakan pemerintah yang menaikkan harga BBM.

Dijelaskan, pencairan dana BLT dilakukan dua tahap. Masing-masing tahap, setiap warga mendapatkan Rp 300.000. 

Untuk tahap pertama ini, selain dana BLT, pada saat yang sama, masyarakat juga mendapat pencairan dana BPNT untuk bulan September dengan nilai Rp 200.000. Sehingga total warga menerima Rp 500.000.

“Bantuan ini khusus untuk warga yang tidak mampu. Mudah-mudahan, di pencairan berikutnya, juga berbarengan dengan pencairan dana BPNT. Sehingga jumlah yang akan diterima Bapak Ibu, akan sama sebesar Rp 500.000,” kata Rachmat.

BACA JUGA: Empat Tahun Kepemimpinan Zul-Rohmi Mewujudkan NTB GEMILANG (Satu)

Kepala Kantor Pos Selong Defri Maulana menjelaskan, pihaknya menargetkan penyaluran dana BLT dan BPNT sudah akan mencapai 98 persen di Lombok Timur pada hari ini.

Hingga kemarin, dari total 125.719 KPM yang menerima BLT di Gumi Patuh Karya, sebanyak 96.542 KPM sudah menuntaskan pencairan. 

Sementara 29.177 KPM lainnya sedang dalam proses.

“Kami akan melayani proses pencairan tanpa ada jeda,” kata Defri. Sehingga, pada saat hari libur pun, proses pencairan terus berlangsung.

Penyaluran BLT di Mataram

Rachmat juga memantau proses pencairan BBM di Kota Mataram. Rachmat mendatangi Kantor Pos Ampenan dan menyapa 75 warga yang sedang mengantre proses pencairan di sana, Minggu 18 September 2022. 

Warga dari Kelurahan Jempong yang mendapat giliran pencairan. Pada saat yang sama, selain di Kantor Pos Ampenan, proses pencairan BLT juga dilakukan di Kantor Pos Cabang Utama Mataram di Jalan Sriwijaya. 

Di sana, ada 1.600 warga yang mencairkan dana BLT. Setiap penerima masing-masing mendapat dana tunai Rp 500.000 yang terdiri dari dana BLT dan BPNT.

Kedatangan Rachmat di Kantor Pos Ampenan disambut pejabat Kementerian Sosial Ani Iriani Freeyanti dan Executive General Manager PT Pos Indnesia Kantor Cabang Utama Mataram, Achmad Saiful Bahri. 

Sama seperti di Lombok Timur, Rachmat juga datang untuk memastikan BLT BBM disalurkan tepat sasaran dan memastikan disalurkan sesuai dengan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis yang telah disiapkan Kementerian Sosial. 

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Anggota DPRD NTB Made Slamet dan Ketua Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Mataram Nyayu Ernawati. 

Kepada warga yang menerima dana BLT, Rachmat menjelaskan, kebijakan Presiden Joko Widodo yang menarik subsidi BBM dan menggantinya dengan BLT BBM merupakan kebijakan yang pro terhadap kepentingan rakyat.

“Kenapa Presiden Jokowi menarik subsidi BBM? Karena masih banyak orang kaya yang dapat. Makanya diganti dengan BLT, supaya masyarakat yang berhak bisa mendapatkan haknya,” kata tokoh kharismatik NTB ini.

Dirinya pun berharap agar bantuan yang telah diberikan oleh pemerintah dapat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat dan dapat membantu pemenuhan kebutuhan dasar.

“Pergunakan bantuan ini dengan sebaik-baiknya,” katanya memberi pesan. 

Di tempat yang sama, Achmad Saiful Bahri mengapresiasi kebijakan pemerintah yang telah menyalurkan BLT BBM kepada masyarakat. 

Dirinya pun berterima kasih kepada pemerintah yang telah mempercayakan penyaluran BLT BBM memalui PT Pos Indonesia.

“Kami berterima kasih kepada pemerintah khususnya melalui Pak Rachmat Hidayat yang telah mengupayakan BLT BBM ini dapat tepat sasaran,” imbuh Saiful.

Saiful menjelaskan, di Kota Mataram jumlah penerima BLT BBM sebanyak 35.887 KPM. Secara keseluruhan, hingga kemarin, yang sudah menuntaskan pencairan sebanyak 29.704 KPM. Sementara 15.980 KPM sedang dalam proses.

BACA JUGA: Nilai Pejuangan Maulana, Serukan ke Penjuru Dunia

 “Kami optimis realisasi bisa mencapai 97 persen pada hari ini,” katanya.

Secara keseluruhan di NTB, Saiful menjelaskan, total ada 553.817 KPM yang menerima BLT. 

Jumlah tersebut mengalami penambahan, sebab dalam prosesnya, Kementerian Sosial memang telah meminta pemerintah daerah melakukan pemutakhiran data sehingga data terbaru yang menjadi rujukan.***

 

 




Wagub NTB, Sitti Rohmi Hadiri Pawai Ta’aruf Hultah NWDI

Pimpinan Pusat Muslimat NWDI yang juga Wagub NTB Sitti Rohmi hadiri pawai ta’aruf ultah NWDI 

LOTIM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB Hj. Sitti Rohmi Djalillah menghadiri Pawai Ta’aruf di kota Pancor Lombok Timur, Sabtu, (17/09/22).

Wagub NTB ikut menyaksikan pawai ta'aruf hultah NWDI
Wagub Sitti Rohmi

Pawai ta’aruf yang dihadiri 396 kontingen itu terdiri dari jamaah, pengurus, hingga pecinta NWDI se Indonesia ini merupakan rangkaian  kegiatan dalam rangka menyambut hari jadi ke – 87 Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI). 

BACA JUGA: Nilai Perjuangan sang Maulana, Serukan ke Penjuru Dunia

Selain Wagub Sitti Rohmi selaku Pimpinan Pusat Muslimat NWDI, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Ketua Umum Pengurus Besar NWDI, M. Zainul Majdi MA atau yang akrab disapa Tuan Guru Bajang serta Pimpinan Pondok Pesantren NWDI se Indonesia.

Sebelumnya, di hari yang sama Gubernur NTB Zulkieflimansyah yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pakar NWDI, juga berkesempatan menghadiri pembukaan rapat kerja nasional NWDI, di Auditorium Siti Rauhun  ZAM Universitas Hamzanwadi. ***

BACA JUGA: MTQ IPQQH Dihadiri Gubernur NTB




Pemprov NTB Beri Penghargaan Kiprah Ali BD di Perbankan

Pemprov NTB menyampaikan selamat atas peresmian PT. BPR Segara Anak Kencana Cabang Praya

LOTENG.lombokjournal.com ~ Pemprov NTB memberikan penghargaan bagi Ali BD pendiri Bank BPR di NTB, atas kiprahnya dalam dunia perbankan.

Penghargaan itu disampaikan Kepala Biro Perekonomian Setda NTB, Drs. H. Wirajaya Kusuma M.H., mewakili Gubernur NTB,.Zulkieflimansyah saat peresmian kantor PT. BPR Segara Anak Kencana Cabang Praya Lombok Tengah, Sabtu (17/09/22).

Menurutnya, keberadaan perbankan di NTB sangatlah penting dalam menambah kebutuhan pembiayaan untuk mendorong perkembangan suatu usaha.

BACA JUGA: Nilai Perjuangan sang Maulana, Serukan ke Penjuru Dunia

Karo Perekonomian Setda Pemprov NTB menyampaikan sambutan peresmian BPRmengatakan,
Wirajaya Kusuma

“Luar biasa, seperti diceritakan Ali BD senior kita ini sudah 30 tahun berkiprah dalam dunia perbankan dengan berbagai pengalamannya untuk memikirkan masyarakat NTB agar memperoleh akses pembiayaan walaupun persaingannya cukup luar biasa,” sanjung Wirajaya. 

Atas nama Pemerintah Provinsi NTB, Wirajaya menyampaikan selamat atas peresmian PT. BPR Segara Anak Kencana Cabang Praya. 

BPR yang diresmikan merupakan anak Bank dari Bank BPR Samawa Kencana sehingga keberadaannya yang sangat strategis aspek pembiayaan bagi masyarakat.

Pelaku industri kecil menengah

Sebelumnya, pendiri Bank BPR NTB Dr. H. M. Ali Bin Dachlan menyampaikan, peresmian BPR Segara Anak Kencana Cabang Praya merupakan Kantor yang ke 26 yang ada di Provinsi NTB. 

Dalam aspek pembiayaan telah memberikan pinjaman kredit di tahun 2021 sekitar 13,7 miliar bagi masyarakat terutama pelaku industri kecil menengah.

“Kita industri kecil, yang sasarannya ditujukan kepada kelompok-kelompok pedagang. Ini bagus, lokasinya yang strategis dekat pasar Renteng Praya, termasuk di Sumbawa dan Bima lokasinya juga demikian dekat pasar, jadi dekat dengan pelaku ekonomi tingkat menengah ke bawah,” ujar Ali BD sapaan akrabnya.

Ditambahkan Ali BD, segmen pasar inilah yang harus diperhatikan oleh pemerintah dalam mendukung perkembangan ekonomi di tengah kemajuan teknologi saat ini

BACA JUGA: Empat Tahun Kepemimpinan Zul-Rohmi Mewujudkan NTB GEMILANG (satu)

Sehingga ke depan Bank BPR terus meningkatkan pelayanan terbaik kepada masyarakat.***




Nilai Perjuangan Sang Maulana, Serukan ke Penjuru Dunia

Kata Gubernur NTB, organisasi NWDI mampu mengintegasikan nilai perjuangan maulana syaikh untuk kita implementasikan di seluruh Indonesia

LOTIM.lombokjournal.com ~ NWDI sebagai organisasi terbesar di NTB memiliki modal besar membentangkan sayap perjuangan sampai ke penjuru dunia.

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengatakan ini saat memberikan sambutan pada peringatan Hari Ulang Tahun ke 87 NWDI dan Haul ke 25 TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid di Pancor, Lombok Timur (18/09/22).

BACA JUGA: MTQ IPQQH Lotim Dihadiri Gubernur NTB

Gubernur NTB ajak NWDI serukan nilai perjuangan Maulana
Gubernur Zul berdampingan dengan TGB

“Ini merupakan ulang tahun bersejarah bagi saya, karena NWDI memiliki visi luar biasa di masa mendatang,” ungkap Bang Zul Eksistensinya NWDI sampai detik ini tidak terlepas dari buah dari nilai perjuangan sang pendiri, yakni maulana syaikh TGKH M.Zainuddin Abdul Madjid. 

Gubernur NTB yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pakar NWDI mengajak seluruh warga NWDI yag hadir untuk terus mentauladani perjuangan sang Maulana dalam menebarkan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin.

” NWDI ini bukanlah ormas orang Lombok atau orang NTB. Tapi NWDI adalah organisasi yang mampu menghimpun dan mengintegasikan nilai perjuangan maulana syaikh untuk kita gaungkan serta implementasikan bersama diseluruh Indonesia bahkan penjuru dunia,” jelas Bang Zul.

Pada kesempatan sama, Ketua Umum pengurus besar NWDI, TGB.Dr. M.Zainul Majdi, mengungkapkan, tantangan ataupun problem paling besar manusia saat ini adalah sering kali berlebihan membanggakan prestasi yang dicapai.

Menurutnya, saat ini yang lebih penting yakni mengisi hati kita sepanjang hari dengan kebaikan.

“Sebaik baik guru adalah orang yang selalu memberikan segala kebaikan, untuk jalan menuju ridho Allah. Dan semua itu sudah terbukti ada di sang maulana Tgkh.M.Zainuddin Abdul Madjid,” terang mantan Gubernur NTB dua periode tersebut.

Selain itu, TGB juga mengingatkan kepada jamaah NWDI, agar di era yang serba digital ini, untuk selalu menahan diri dari aktifitas yang sifatnya memecah belah. Seperti saling umpat, menyebarkan berita hoax yang berujung timbulnya fitnah antar sesama.

BACA JUGA: Aset Masyarakat Gili Trawangan Ada Titik Terang

“Tetaplah pada prinsip nilai perjuangan sang Maulana, kompak, utuh, bersatu dan bingkailah dengan kebersamaan,. Karena cara ternikmat untuk berIndonesia yakni dengan kebersamaan,” jelas Ketua Organisasi Ikatan Alumni Al Azhar Cabang Indonesia itu.

Dalam acara tersebut, turut hadir Wakil gubernur NTB, Hj.Sitti Rohmi Djalillah, Bupati dan Wakil bupati Lombok Timur, Forkopimda NTB serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.*** 

 

 




Empat Tahun Kepemimpinan Zul-Rohmi Mewujudkan NTB Gemilang (Tiga)

Setelah empat tahun memimpin NTB, pasangan Zul-Rohmi menggesa program 99 Desa Wisata, diharapkan jadi trigger ekonomi kerakyataan sektor pariwisata

MATARAM.lombokjournal.com ~ Di tengah euforia dan glorifikasi suksesnya gelaran MotoGP Indonesia 2022 di sirkuit Mandalika, Zul-Rohmi terus menggesa program unggulan 99 Desa Wisata di wilayah Provinsi NTB. 

Kawasan penyangga wisata berbasis masyarakat lokal ini, dinilai menjadi trigger penggerak ekonomi kerakyatan di sektor pariwisata. 

Pemerintahan Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah dan Wagub Dr Hj Siti Rohmi Djalilah konsisten menempatkan sektor pariwisata sebagai unggulan kedua setelah sektor pertanian secara umum di NTB.

Pemerintah Provinsi NTB mendorong kehadiran kelompok sadar wisata yang mengelola potensi wisata di Desa masing-masing. 

BACA JUGA: Empat Tahun Kpemimpinan Zul-Rohmi Mewujudkan NTB GEMILANG (Satu)

Support yang diberikan dengan mengupayakan pengembangan infrastruktur, pemberian bantuan sarana prasarana, hingga melakukan inovasi menciptakan desa wisata penyangga bagi destinasi wisata internasional sekitar kawasan ekonomi khusus Mandalika, Senggigi, Gili Tramena dan beberapa destinasi wisata lain yang mendunia.

Menggagas 99 Desa Wisata bukan hal yang mudah. Apalagi NTB sempat menghadapi bencana gempa bumi 2018 dan masa pandemi sejak awal 2020 silam. Dampaknya cukup signifikan membuat angka kunjungan wisata seperti terjun bebas. 

Sepanjang tiga tahun terakhir Pemprov NTB harus berjibaku mensupport sektor pariwisata untuk kembali bangkit dan bersaing.

Toh, perjuangan Zul-Rohmi membuahkan hasil. Percepatan pembangunan sirkuit Mandalika dengan dukungan pusat menempatkan NTB sebagai tuan rumah WSBK 2021 dan MotoGP 2022. 

Pariwisata NTB kembali bergeliat. Angka kunjungan wisata NTB kembali bergerak di antara event internasional tersebut.

Tak hanya hotelier dan travel agent, puluhan desa wisata dengan lebih dari 8000 unit homestay turut tertimban manfaat di saat gelaran event berlangsung.

BACA JUGA: Empat Tahun Kepemimpinan Zul-Rohmi Mewujudkan NTB GEMILANG (DUA)

Kepercayaan penyelenggara event sport tourism mancanegara makin melirik NTB. Pasca WSBK dan MotoGP, sebuah event lain terselenggara di Sumbawa, MXGP 2022 di sirkuit Samota Sumbawa.

Ini membuktikan bahwa Zul-Rohmi berupaya disparitas Lombok dan Sumbawa bisa segera teratasi, terutama di Sektor Pariwisata.

Kini di tahun ke empat kepemimpinannya, Zul-Rohmi sudah berhasil mewujudkan 99 desa wisata di Lombok dan Sumbawa. Konsep yang ditonjolkan adalah green dan ecotourism, pariwasata berkelanjutan yang ramah lingkungan.

BACA JUGA: Senaru Festival 2022 Dibuka Bupati Lombok Utara

Masalah aksesibilitas, kelengkapan sarana dan prasarana pendukung juga menjadi atensi, dengan support penuh dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Kekuatan ini akan menjadi potensi NTB untuk melaju semakin Gemilang disaat pandemi benar-benar berakhir kelak.*** (Bersambung)

 

 




Empat Tahun Kepemimpinan Zul Rohmi Mewujudkan NTB GEMILANG (DUA)

Genap empat tahun kepemimpinan Zul-Rohmi, capaian program unggulan NTB menjadi indikator menuju NTB Gemilang. 

MATARAM.lombokjournal.com ~ 65 unggulan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di berbagai sektor menjadi cara pembuktian dalam ikhtiar Zul- Rohmi dalam membangun daerah dengan progresif. 

Sejak awal kepemimpinan tahun 2018 silam, Gubenur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah dan Wagub Dr Hj Siti Rohmi Djalilah, menetapkan 6 misi pembangunan yang dijabarkan dalam 65 program unggulan daerah. 

Di tahun ke empat 2022 ini, keberhasilan sejumlah program Unggulan NTB gemilang mulai terbukti dan bisa dirasakan oleh indikator-indikator  keberhasilannya dengan terukur, baik secara kualitas maupun kuantitas. 

BACA JUGA: Empat Tahun Kepemimpinan Zul-Rohmi Mewujudkan NTB Gemilang (Satu)

Proyeksi kemandirian masyarakat dapat dilihat tidak saja dari capaian data namun juga tingkat kepuasan masyarakat dengan program unggulan seperti Industrialisasi, Posyandu Keluarga, Beasiswa Keluar Negeri, Desa Wisata dan Zero Waste serta program unggulan lainnya sembari menggali potensi melalui gelaran event-event internasional.

Semua capaian itu meneguhkan eksistensi dengan meraih penghargaan penghargaan nasional  maupun internasional di berbagai bidang.

Sambil membedah keberhasilan itu, capaian beberapa program unggulan menjadi indikator menuju NTB Gemilang. 

Industrialisasi 

Dari program unggulan Industrialisasi, selain jumlah IKM dan UKM yang terus tumbuh di tahun 2022, peta jalan industrialisasi dengan enam industri prioritas dimulai dari bahan baku, pengolahan mesin, pengemasan hingga pemasaran diukur pula dari perubahan mindset ekonomi kerakyatan yang terus menerus diintervensi oleh Zul Rohmi dengan stimulus infrastruktur sampai kebijakan. 

Saat masa pandemi awal 2020, kebijakan Zul-Rohmi meluncurkan bantuan sosial JPS Gemilang untuk warga terdampak ekonomu sosial, menjadi trigger pertumbuhan ekonomi di sektor UMKM. 

JPS Gemilang hingga tiga tahap, membuat pelaku UMKM di NTB digesa untuk beradaptasi dengan teknologi. 

Industrialisasi empat tahun terakhir juga membuat NTB menjadi salah satu daerah trendsetter untuk produk kendaraan listrik. Cukup banyak pelaku dan sentra  sepeda dan sepeda motor listrik bertumbuh di NTB.

Menteri Pariwisata dan Ekraf, Sandiaga Salahudin Uno sempat menjajal sepeda listrik buatan NTB, saat berkunjung ke kawasan Mandalika, Lombok Tengah di awal 2022 lalu.

“NTB bukan hanya alamnya yang indah dan penduduknya yang ramah. Tetapi juga pemerintahnya yang kreatif dan inovatif. Gubenur Zulkieflimansyah memang pemimpin yang inspiratif,” ujar Sandiaga Uno. 

Posyandu Keluarga

Program unggulan Posyandu Keluarga yang dikembangkan menjadi pusat layanan kesehatan plus telah menjangkau sampai ke dusun. 

Salah satunya dengan integrasi bank sampah ke dalam sistem pelayanan posyandu keluarga yang hampir menjangkau seluruh persoalan di masyarakat mulai kesehatan sampai masalah sosial.

Tercatat sebanyak 7.656 Posyandu Keluarga, 90,26 persen adalah Posyandu aktif dengan berbagai intervensi di luar pelayanan kesehatan primer. 

Saat ini 200 lebih Posyandu Keluarga telah mulai terintegrasi dengan bank sampah dan PAUD Holisitk sebagai upaya intervensi life cycle yang mensyaratkan pelayanan menyeluruh oleh pelbagai pihak seperti pernikahan dini, gizi, sanitasi, permasalahan sosial menggunakan sarana Posyandu Keluarga di dusun-dusun. 

BACA JUGA: Catcalling di Gili, Kadis Pariwisata NTB: Harus Bijak dan Tidak Panik

Begitupula dengan penanganan pandemi vaksinasi hingga menjaga kesehatan keluarga dan masyarakat dengan deteksi dini penyakit tidak menular, yang mendapatkan apresiasi Pemerintah Pusat sebesar  20 persen deteksi screening untuk penanganan awal dan edukasi dengan entry data ril strategis rata-rata diatas 95 persen di kabupaten/ kota. Termasuk intervensi nasional seperti stunting dan lain-lain. 

Zero Waste

Terobosan  ini mendukung pula program unggulan Zero Waste dalam pelibatan masyarakat. Target bebas sampah 2023 dengan beragam inovasi memberikan output pengurangan dan penanganan sampah secara signifikan. Inovasi dari hulu ke hilir tersebut selain dengan intervensi perubahan perilaku dalam pengurangan sampah juga didukung kebijakan dan investasi penanganan untuk mewujudkan masyarakat yang sadar dan mandiri tentang pengolaan sampah terutama rumah tangga.*** (Bersambung)