Kepala BRIDA Kunjungi Kampus di Kabupaten dan Kota Bima

Kunjungan Kepala BRIDA ke Kabupaten dan Kota Bima memfasilitasi masyarakat untuk mandiri dengan berkolaborasi

KOTABIMA.lombokjournal.com ~ Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) didirikan sebagai bentuk dukungan terhadap program Industrialisasi di Provinsi NTB, mewujudkan NTB sejahtera dan mandiri melalui program-program unggulan.

Kepala BRIDA, H. Wirawan Ahmad, S.Si, MT mewakili Gubernur NTB, mengatakan itu saat melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke sejumlah kampus Kota Bima dan Kabupaten Bima.

Mengawali kunker, Kepala BRIDA didampingi General Manager Geopark Tambora-SAMOTA Biosphare Reserve Pulau Sumbawa, Ir. Hadi Santoso, ST., MM., bersilaturahmi dengan Rektor dan Jajaran kampus Universitas Muhammadiyah (UM) Bima dan kampus Institut Agama Islam  Muhammadiyah (IAIM) Bima.

BACA JUGA: Beasiswa NTB Cara Buka Jendela Dunia, Ini Pesan Bang Zul

“Kunjungan kerja dan silaturahmi ini untuk menyelaraskan program Pemprov NTB membangun NTB melalui peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM),” kata Wirawan Ahmad, Selasa (04/10/22) di Kota Bima.

BRIDA menfasilitasi dan merangkul masyarakat untuk mandiri dengan berkolaborasi, jelasnya.

BRIDA NTB merupakan pengembangan dari Science, Technology and Industrial Park yang menjadi pusat penelitian/kajian di daerah, serta  juga menjadi pusat pengembangan desain prototype inovasi di Provinsi NTB.

Sebagai Badan Riset dan Inovasi Daerah pertama di Indonesia, pihaknya juga fokus dalam Industri peralatan dan permesinan, layanan penelitian, Beasiswa NTB atau 1000 cendikia, Rumah Bahasa NTB, Industrialisasi Unggul, Start-up NTB serta Edukasi Wisata.

“Kami juga siap menfasilitasi siapa saja, baik perseorangan, UMKM atau institusi yang mau masuk ke dunia bisnis,” ujar pria kelahiran Sumbawa ini.

BRIDA sebagai mitra Perguruan Tinggi untuk mencetak SDM unggul, sehingga para anak muda atau mahasiswa dapat mengeyam pendidikan setinggi-tingginya. 

Pemprov. NTB memiliki program unggulan Beasiswa NTB atau 1000 cendekia.

“Ini telah diamanatkan oleh Pemerintahan Zul-Rohmi, agar dimanfaatkan seluas-luasnya dan mendapatkan manfaat sebaik-baiknya,” tegas Wirawan.

Menurutnya, kategori beasiswa yang ada program di antaranya program beasiswa umum, yang dirancang untuk mengirim putra-putri terbaik NTB keluar negeri untuk menyelesaikan jenjang pendidikan S2. 

Dari berbagai jurusan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat atau dunia kerja. Pemprov NTB juga membantu persyaratan untuk dapat lolos mengikuti beasiswa ini. 

Seperti kendala bahasa, mahasiswa dapat mengikuti program di Rumah Bahasa NTB. Anak-anak muda dididik agar dapat memenuhi kompetensi bahasa asing dengan gratis

“Hingga hari ini, ada 735 awardee yang sudah dikirim ke kampus-kampus di berbagai negara, dengan target 1000 selama 5 tahun. Selama kuliah semua kebutuhan ditanggung oleh beasiswa,” jelas Kaban.

Selanjutnya Beasiswa Stimulan Unggulan (BS-U) adalah bantuan dana parsial bagi penyelenggara pendidikan di NTB, dan mahasiswa NTB pada PTS/PTN di Indonesia yang memenuhi persyaratan penerima bantuan. 

“Beasiswa ini sifatnya parsial, salah satu komponennya ditanggung, bisa SPP, KKN atau salah satu kebutuhannya. Alhamdulillah mahasiswa UM Bima dan IAIN juga ada yang memperoleh beasiswa ini,  insya Allah dalam waktu dekat akan masuk ke rekening masing-masing,” ungkapnya.

Selanjutnya ada Beasiswa Stimulan-Kerjasama (BS-K) merupakan beasiswa berprestasi. Jadi Pemprov. NTB bekerjasama dengan Perguruan Tinggi di NTB. Sifatnya juga parsial dan dengan didasari perjanjian kerjasama dengan kampus.

Kemudian ada Beasiswa Miskin Berprestasi NTB ditujukan bagi masyarakat asal NTB yang miskin dan/atau berprestasi akademik atau non akademik pada jenjang pendidikan D1, D2, D3, atau S1 pada PTS/PTN.

PTS penyelenggara BMB NTB adalah PTS yang terpilih berdasarkan persebaran demografi pada Kabupaten/Kota, dan memiliki Program Studi unggulan sebagai sasaran pembangunan daerah.

“Saya harap, mulai sekarang adik-adik persiapkan diri, gantung cita-cita, tancapkan niat dan komitmen bahwa setelah lulus S1, ada mahasiswa disini yang mendapatkan beasiswa NTB,” tutupnya di hadapan mahasiswa.

Sementara itu, General Manager Geopark Tambora-SAMOTA Biosphere Reserve Pulau Sumbawa Ir. Hadi Santoso, ST., MM.mengatakan, kehadiran Kepala BRIDA NTB yang mewakili Gubernur NTB, harus dimanfaatkan dengan baik.

“Kita sudah memudahkan akses untuk bertemu langsung dengan Kepala BRIDA  NTB. Maka akses ini seharusnya dapat disambut dan ditindaklanjuti oleh kampus dan mahasiswa di Bima. Sehingga bisa saling memberikan kebermanfaatan,” pesan Hadi.

Rektor Universitas Muhamadiyah Bima, Dr Ridwan, SH., MH., menyampaikan apresiasi dan bangga atas kunjungan Kepala BRIDA NTB di kampusnya.

“Kami merasa terhormat, Kepala BRIDA NTB mengunjungi dan bersilaturahmi kampus kami. Trima kasih banyak Bang Hadi Santoso yang telah menjebatani pertemuan ini,” ucapnya.

Semoga kerjasama untuk beasiswa ini dapat diteruskan dan ditingkatkan di tahun berikutnya, demi membangun SDM unggul dan berkompeten di NTB.

“Kami siap mendukung serta bersinergi untuk membangun NTB yang lebih Gemilang,” tegas Ridwan.

Senada dengan Rektor Institut Agama Islam (IAI ) Muhammadiyah Bima, yang diwakili Pembantu Rektor III Dr. Ihlas, M.Pd mengatakan, beasiswa untuk kampusnya agar lebih ditingkatkan lagi ke depan

“Kami berterima kasih kepada Gubernur NTB, karena mahasiswa IAIM Bima banyak yang terakomodir dalam beasiswa NTB. Kami sangat mendukung dan mengapresiasi program ini. Menginvestasikan pendidikan bagi generasi muda NTB,” tutupnya.

BACA JUGA: Bunda PAUD NTB Silaturrahmi di Lombok Utara

Usai bertemu dan berdialog dengan jajaran rektor dan mahasiswa Universitas Muhamadiyah Bima dan Institut Agama Islam (IAI ) Muhammadiyah Bima, kepala BRIDA NTB menghadiri dan bertemu dengan Pimpinan Kampus dan mahasiswa STIPAR Soromandi Bima serta STKIP Harapan Bima, sekaligus menghadiri acara Audisi Golden Talent Hunt 

Area NTB I di Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima.***

 




Aset Mobil Bioskop Keliling, Akhirnya Diselamatkan

Akhirnya masalah aset mobil bioskop keliling yang tak terurus diambil alih Kadis Dikbudpora KLU 

TANJUNG.lombokjournal.com  ~ Masalah Mobil Bioskop keliling bantuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaaan (Kemendikbud) Republik Indonesia (RI) untuk Dikbudpora Kabupaten KLU yang tidak terawat, ada penyelesaian.

Kadisbudpora, Adnan, S.pd,M.Pd, sebelumnya mengakui pihaknya tidak tahu sama sekali masalah Mobil Bioskop Keliling yang tidak terurus. 

BACA JUGA: Pemerintah Beri Perlindungan Sosial Petani Tembakau

Soal aset mobil bioskop keliling akhirnya diselesaikan Kadis Dikbudpora KLU

Pasalnya, sejauh ini belum ada penyerahan dari Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) secara administrasi. 

Termasuk kelengkapan sarana di dalamnya dan surat surat Mobil yang dimaksud. Ia mengaku baru mengetahui pagi ini, setelah ada konfirmasi dengan wartawan media yang memberitakan. 

“Saya harus kroscek kebenaran informasi ini,” kata Adnan, Selasa (04/09/22).  Ia langsung mengajak beberapa stafnya dan dua orang dari perbengkelan. 

Setibanya di lokasi mobil bioskop itu diparkir di dusun Prawira, Desa Sokong Kecamatan Tanjung, baru diketahuinya kalau mobil tersebut dalam keadaan mati karena tidak terawat dengan baik. 

Adnan kemudian perintahkan mekanik yang menangani untuk memeriksa dan menggantikan dua buah Accu yang sudah rusak. 

Diakuinya, Dikbutpora belum ada anggaran sama sekali untuk perbaikan mobil tersebut, karena kerusakan mobil itu terjadi sebelum menjabat sebagai  Kadisdikbutpora KLU. 

Meski demikian, Adnan tetap akan mengusahakan dana talangan, agar mobil itu bisa dibawa ke Kantor Dikbudpora agar terhindar dari hujan dan panasnya matahari. 

Setelah digantikan dua buah Accu, mobil bisa On dan langsung dimasukkan bengkel setempat untuk dicek kembali kerusakan yang lain. 

BACA JUGA: Mobil Bioskop Keliling Bantuan Kemendikbud RI tak Terurus

Pengamatan media ini, sepatutnya pengganti Kabid Kebudayaan sebelumnya yang sudah purna bakti, seharusnya melanjutkan proses administrasi dengan pihak aset daerah untuk mengarah ke hibah. 

Kabid Kebudayaan yang sekarang harus ada usaha mencari referensi dengan Kabid Kebudayaan sebelumnya yang tahu riwayat Mobil Bioskop keliling bantuan pusat ini. 

Sayangnya,  Kabid Kebudayaan tidak melakukan itu, dan berunung Kepala Dinas yang turun tangan. ***

 

 




Bunda PAUD NTB Silaturahmi di Lombok Utara

Pengembangan PAUD yang Holistik dan Integratif itu yang diharapkan Bunda PAUD NTB

KLU.lombokjoutnal.com ~ Pengelolaan PAUD saat ini adalah penyelenggaraan PAUD yang holistik dan integratif, karena itu 11 Bunda PAUD di Lombok Utara diharapkan juga mensosialisasikan sasaran penyelenggaraan PAUD yang holistik dan integratif.

Hal itu disampaikan Bunda PAUD NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, M.Sc saat silaturrahim dengan 11 Bunda PAUD dari lima Kecamatan se Kabupaten Lombok Utara, Selasa (04/10/22). 

BACA JUGA: Beasiswa NTB Cara Buka Jendela Dunia, Ini Pesan Bang Zul

Bunda PAUD menjelaskan tentang pengelolaan PAUD yang holistik dan integratif
Bunda PAUD bersama anak-anak di KLU

“Holistik integratif artinya terintergrasi dengan beberapa layanan, ada 5 layanan yaitu Layanan pendidikan, kesehatan, pengasuhan, perlindungan/keamanan dan kesejahteraan. Bunda PAUD harus tahu dan hafal ini karena Bunda PAUD yang akan menerapkan di wilayah masing-masing, kelilingi PAUD di desanya dan sampaikan tentang PAUD Holistik Integratif ini,” pesan Bunda Niken. 

Bunda Niken selaku Bunda PAUD NTB mengaku senang bisa menyapa sekaligus bersilaturrahmi dengan 11 Bunda PAUD se-Kecamatan KLU. 

Pentingnya peran Bunda PAUD di NTB untuk membantu meningkatkan kualitas dan membantu PAUD yang ada di wilayah masing-masing. 

“Menjadi Bunda PAUD adalah amanah, tugas untuk memberikan perhatian kepada PAUD yang ada di wilayah masing-masing untuk meningkatkan kualitas PAUD dan membantu PAUD yang ada di wilayah masing-masing. Juga untuk memastikan anak-anak yang berada di masa golden agenya, di masa-masa utama perkembangannya bisa mendapatkan layanan yang sebaik-baiknya,” jelasnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB, Dr. Aidy Furqan menjelaskan, pentingnya pola mendidik anak yang benar. Agar ke depan anak-anak yang berada di masa emas dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. 

Ia menyampaikan, dalam pola mendidik anak di usia ini yaitu, pertama lihat dari kecakapan anak sehingga nanti akan kelihatan potensi belajarnya, serius atau kreatif. 

BACA JUGA: Pemerintah Bentuk Tim Pencari Fakta Tragedi Sepakbola

“Kedua, saya ingin mengingatkan Bunda PAUD dan Ibu Guru bahwa pada usia ini anak-anak butuh model untuk dicontoh. Ketiga, pada usia anak TK diperlukan keterlibatan orang tua dengan sungguh-sungguh. Itu semua diperlukan untuk membangun rasa percaya diri dan semangat anak-anak kita,” kata Aidy Furqan. ***

 




Pemerintah Bentuk Tim Pencari Fakta Tragedi Sepakbola

Menko Polhukam, Mahfud MD jadi Ketua Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) yang dibentuk Pemerintah

MATARAM.lombokjournal.com ~ Tragedi sepakbola yang terjadi usai pertandingan sepakbola antara Arema FC melawan Persebaya (01/10/22) di Stadion Kanjuruhan Malang, berbuntut panjang.

Inilah tragedi terbesar dalam dunia olahraga di Indonesia, bahkan di dunia, yang menimbulkan jatuh korban setidaknya 138 orang. Peristiwa ini menyisakan kisah duka yang kelam bagi dunia sepakbola Indonesia. 

Tragedi olahraga yang menimbulkan jatuh banyak korban ini  bukan saja karena suporter tim sepakbola yang beringas,  juga dipicu tembakan gas air mata oleh pihak keamanan, dan pertandingan yang berlangsung malam hari.

BACA JUGA: Tragedi Sepakbola, Harus Ada yang bertanggung Jawab

Pemerintah membentuk tim Pencari fakta atas peristiwa di stadion

Penggunaan gas air mata adalah tindakan yang melanggar aturan FIFA terkait pengamanan dan keamanan stadion (FIFA Stadium Safety and Security Regulations). Tapi bukan itu saja, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi sepak bola di Tanah Air harus merevisi jadwal sepak bola yang berlangsung larut malam.

Kebringasan para suporter yang dipicu sifat fanatik membela tim idolanya, yang tak menerima bila timnya mengalami kekalahan, juga faktor yang mengakibatkan terjadinya tragedi itu. 

Salah satu saksi mata menceritakan, di gate 13 dan 14 Stadion Kanjuruhan, ia melihat banyak perempuan dan anak-anak yang tergeletak dengan posisi bertumpukan.

Buntut dari tragedi Kanjuruhan juga cukup banyak. sebanyak anggota kepolisian terdiri dari Kapolres Malang dan 9 personil Brimob dicopot. 

Ferli Hidayat dinonaktifkan dan dimutasi sebagai Perwira Menengah (Pamen) Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri berdasarkan Surat Telegram Nomor ST 20 98 X KEP 2022.

Keputusan ini, menurut Irjen Dedi Prasetyo, Kadiv Humas Polri dikeluarkan setelah dilakukan analisa dan evaluasi dari tim investigasi yang dibentuk Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

 Polri juga sedang memeriksa 28 anggpta Polri yang diduga yang diduga melanggar kode etik terkait tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 125 orang.

Pemerintah juga membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) untuk menyelidiki dan mengusut tragedi kanjuruhan

Tim ini dibentuk berdasarkan arahan dari Presiden Joko Widodo dan pembentukannya melalui rapat koordinasi khusus yang diikuti oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, Wakabaintelkam Polri Irjen Merdisyam, Sesmenko PMK Yohanes Baptista, Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olah Raga Kemenpora Chandra Bhakti, Deputi II KSP Abetnego Panca Putra Tarigan, Deputi V KSP Jaleswari Pramodhawardani, Ketua Umum KONI Marciano Norman, dan Sekjen PSSI Yunus Nusi.

BACA JUGA: Pantai Senggigi Menjadi Lokasi Berenang Peserta Lombok Ironman Triathlon

Moh. Mahfud MD., Menkopolhukam menjelaskan dalam konferensi pers bahwa Tim Gabungan Independen Pencari Fakta yang akan dipimpin langsung Manko Polhukam.

Berikut nama Ketua, Wakil Ketua, dan para anggota TGIPF Kanjuruhan:

  1. Menko Polhukam Mahfud MD, sebagai Ketua
  2. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, sebagai Wakil Ketua
  3. Nur Rochmad (Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum)/Mantan Deputi III Kemenko Polhukam), sebagai Sekretaris
  4. Rhenald Kasali (Akademisi dari Universitas Indonesia), sebagai Anggota
  5. Sumaryanto (Rektor Universitas Negeri Yogyakarta), sebagai Anggota
  6. Akmal Marhali (Pengamat Olahraga/Koordinator Save Our Soccer), sebagai Anggota
  7. Anton Sanjoyo (Jurnalis Olahraga pada Harian Kompas), sebagai Anggota
  8. Nugroho Setiawan (Mantan Pengurus PSSI dengan lisensi dari FIFA), sebagai Anggota
  9. Letjen TNI (Purn) Doni Monardo (Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana), sebagai Anggota
  10. Mayjen TNI (Purn) Suwarno (Wakil Ketua Umum 1 KONI), sebagai Anggota
  11. Irjen Pol (Purn) Sri Handayani (Mantan Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Kalimantan Barat), sebagai Anggota
  12. Laode M. Syarif (Kemitraan/Mantan pimpinan KPK), sebagai Anggota
  13. Kurniawan Dwi Yulianto (Mantan pemain Tim Nasional Sepak Bola/Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI)), sebagai Anggota

Menurut Mahfud, TIM INI akan bekerja paling lama 1 bulan dan hasil rekomendasi dari tim ini akan disampaikan kepada Presiden RI Joko Widodo.***

 




Gubernur NTB Harap Komunikasi PT STM dan Pemda Lebih Baik

PT, STM diminta Gubernur NTB lebih terbuka dalam berkomunikasi dan menjelaskan rencana-rencananya ke depan

MATARAM.lombokjournal.com ~ PT. Sumbawa Timur Mining (STM) diharapkan lebih terbuka berkomunikasi dengan Pemerintah Daerah dan jajarannya, agar terjalin koordinasi dan menghasilkan kesepahaman yang lebih baik. 

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengungkapkan itu, saat menerima audensi PT STM di ruang kerjanya, Senin (03/10/22). 

“Kami mengharapkan PT. STM lebih terbuka dalam berkomunikasi dan memberikan rencana-rencananya ke depan agar kami, Pemda bisa membantu menyiapkan masyarakat untuk bekerja di sana,” kata Gubernur Zulkieflimansyah.

BACA JUGA: Pemerintah Beri Perlindungan Sosial Petani Tembakau

Ia mengakui, komunikasi yang terjalin saat ini antara Pemda dan PT. STM belum berjalan dengan baik dan maksimal. 

Namun, dengan koordinasi kedua belah pihak, ia optimis hal tersebut dapat diatasi.

“Selama ini komunikasi memang masih belum terjalin baik. Insya Allah ke depan akan menjadi lebih baik,” tambah Bang Zul, sapaan akrabnya.

Menanggapi pernyataan Gubernur tersebut, Presdir PT. STM Bede Evans menerima dengan baik arahan tersebut. 

Ke depan, pihak PT. STM berusaha memperbaiki pola komunikasi dengan Pemerintah Daerah agar dapat terjalin kerjasama yang baik.

“Kami minta maaf jika selama ini komunikasi dengan Pemda masih dirasa kurang. Tapi ke depan kami berusaha lagi untuk memperbaiki hal tersebut. Terima kasih atas dukungan dan masukan dari Pak Gubernur dan jajaran untuk keberlangsungan dan kelancaran pengembangan Proyek kami,” ujar Bede Evans.

BACA JUGA: Beasiswa NTB Cara Buka Jendela Dunia, Ini Pesan Bang Zul

Untuk diketahui, PT. STM merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Produksi Tembaga dan Emas di NTB dan saat ini beroperasi di Kab. Dompu. 

Turut mendampingi Gubernur pada audiensi tersebut yaitu, Kadis PUPR Provinsi NTB, Kadis Dikbud Provinsi NTB, Kadis Nakertrans Provinsi NTB, dan Kepala DPMPTSP Provinsi NTB. *** 




Pemerintah Beri Perlindungan Sosial Petani Tembakau

Gubernur Zulkkieflimansyah mengatakan, Pemerintah hadir untuk beri jaminan sosial bagi petani dan buruh tani 

LOTIM.lombokjournal.com ~ Dalam rangkaian 4 tahun kepemimpinan Zul-Rohmi dilakukan launching Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi 10.000 Petani/Buruh Tani Tembakau di Lotim, Senin (03/10/22).

Jaminan sosial itu diberikan secara simbolis melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Provinsi NTB, bertempat di Aula SMKN 1 Sakra Desa Suwangi Timur,  Lombok Timur.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah SE, M.Sc. mengatakan, program jaminan sosial yang dihadirkan BPJS Ketenagakerjaan bukan karena petani atau buruh tani ingin berpulang ke Rahmatullah. 

Tapi setidaknya generasi yang diwarisi bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

BACA JUGA: Operasi Zebra Rinjani Mula 3 hingga 16 Oktober 2022

“Kadang-kadang praktik beragama orang Islam ini, lebih kelihatan di negara non muslim Barat ketimbang yang mengklaim dirinya sebagai mayoritas umat Islam,” ungkapnya.

Diceritakan Bang Zul sapaan akrab Gubernur yang pernah tinggal di Inggris 5 tahun, pernah tinggal di Belanda, Jepang. 

Diakuinya, ketika masih menjadi mahasiswa di negara maju, beli mobil saja bisa dapat dengan harga relatif murah. 

Dibandingkan di negara Indonesia membeli mobil dengan harga cukup tinggi, tapi biaya asuransinya mahal 10 sampai 15 kali lipat harga mobil.

“Luar biasa, karena pemerintah mereka betul-betul memperhatikan dan melindungi masyarakatnya. Mereka memiliki proses yang panjang puluhan tahun hingga sampai saat ini, kita ini baru mulai,” katanya.

Diharapkan, jangan lagi bermimpi menjadi PNS karena petani tembakau sekarang sudah diberi dan dilindungi oleh asuransi BPJS.

“Selamat kepada teman-teman BPJS, mudah-mudahan di masa yang akan datang bisa mengcover lebih banyak lagi mendapatkan perlindungan jaminan sosial  bagi anak-anak petani, nelayan dan lain sebagainya,” tutup Bang Zul.

Sementara itu Kadisnakertrans NTB, l Gede Putu Aryadi, S.Sos., MH.menyampaikan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTB mendapatkan alokasi dana DBHCHT sebesar 7,5 miliar.

BACA JUGA: Mobil Bioskop Keliling Bantuan Kemendikbud RI Tak Terurus

Menurutnya, ini pertama terjadi di Indonesia alokasi dana DBHCHT tahun ini memberikan perlindungan kepada petani dan buruh tani tembakau yang katagori kurang mampu dan diapresiasi disambut baik oleh Pemerintah Pusat atas kebijakan Gubernur.

“Lombok Timur merupakan penghasil tembakau terbanyak sekitar 16 rb lebih, saat ini kita bisa berikan jaminan perlindungan kepada 10.000 petani. Sehingga kita harapkan kedepan ada komitmen dan kebijakan Bupati Lombok Timur untuk menambah sisanya sebagai penerima manfaat,” pungkasnya.*** 

 




Operasi Zebra Rinjani Mulai 3-16 Oktober 2022

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi., M.Si mengatakan kegiatan Apel Gelar Pasukan “Operasi Zebra Rinjani Tahun 2022” sebagai momentum seluruh elemen masyarakar untuk meningkatkan kedisiplinan berlalu lintas.

“Operasi Zebra Rinjani 2022 ini momentum untuk kita meningkatkan kedisiplinan berlalu lintas untuk mendukung berbagai program antara lain pariwisata kita akan menjadi tuan rumah besok Ironman dan mengambil tempat di jalan raya, mari sama-sama dukung,” tutur Miq Gite saat menghadiri Apel di Lapangan Bharadaksa Polda NTB, Senin (03/10/22).

Ia juga menjelaskan, kedisiplinan masyarakat dalam membayar pajak dan retribusi dapat memberikan optimalisasi pendapatan daerah.

“Kebijakan dispensasi serangkaian dengan upaya ikhtiar untuk bagaimana mengoptimalisasi keberadaan ini untuk pendapatan daerah, pendapatan daerah ini juga kembali lagi kepada peningkatan kualitas layanan pemerintah kepada masyarakat,” jelasnya.

BACA JUGA: Tragedi Sepakbola, Harus Ada yang Bertanggungjawab

Operasi Zebra Rinjani 2022 akan dilaksanan dari tanggal 3 – 16 Oktober 2022,  diberbagai titik yang tersebar di seluruh Kabupaten/Kota, seperti:

Kota Mataram (Simpang 3 Pasar Kebon Roek Ampenan, Simpang 5 Ampenan, Simpang 4 Pagesangan, -Simpang 4 Pasar Karang Jasi, Simpang 4 Karang Medain, Simpang 4 Pasar Sindu, Simpang 4 Sayang – sayang, Simpang 4 Rembiga, -Simpang RSJ Prov. NTB, Jln. Pendidikan, Jln. Pejanggik, Jln. Saleh Sungkar, Jalan AA Gde Ngurah,  Simpang Empat Rembiga, -Simpang Tiga Kebon Roek, Simpang 4 BI, Jln. Udayana, Depan Islamic Center, -Depan Imigrasi Mataram, Jln. Majapahit (Depan Epicentrum Mall),  Simpang Tanah Haji (karena ada jalur memutar), Jln. Lingkar Selatan Ampenan, Jln. Majapahit, Jln. Udayana, Jln. Lingkar Utara Sayang-sayang, Jalan Baru Monjok, Jln. Raya TGH Faisal Turida, Jln. Baru Jangkok – Taliwang.

Lombok Barat (Jalan Raya Senggigi di antaranya Jembatan Meninting sampai dengan simpang 4 Montong, -Simpang 3 SMU Batu Layar s.d Makam Batu Layar, Depan Cafe Kristal sampai dengan Cafe Alberto, tikungan depan Hotel Cassanova sampai dengan Pantai Kerandangan, tanjakan Batu Bolong, -tanjakan Hotel Santosa sampai dengan tanjakan Malimbu).

Razia juga akan dilakukan di Jalan raya menuju Pelabuhan Lembar, Jalan rute menuju Pantai Elaq-Elaq Sekotong, Simpang 4 Pasar Gunungsari, Simpang 4 Pasar Narmada, Simpang 3 Batu Kute, Simpang 5 Patung Koperasi Gerung, Simpang 4 Banyumulek, Simpang 3 Kediri, Jln. Baypass menuju Patung Sapi Gerung.

Lombok Utara (Sepanjang jalan menuju Pusuk sampai dengan wilayah Tanjung, tanjakan Pantai Malimbu–Bangsal Kec. Pemenang.

Lombok Tengah (Simpang 3 Jembatan Pringgarata, Simpang 3 Beber, Pasar Mantang, Tikungan Perkuburan 5. Mantang Pasar Kopang, Simpang 4 Puyung, Simpang 3 Mandalika Praya, Simpang 4 Kodim Loteng, Pasar Mujur dan Jalur by pas BIL.

Lombok Timur (Depan Pasar Rarang, Pasar Terara, Pasar Paok Motong, Pasar Masbagik,Pasar Aikmel, Taman Kota Selong, Pasar Labuhan Haji, Depan PHM, Jalan raya Anjani.

BACA JUGA: Mobil Bioskop Keliling di KLU Bantuan Kemendikbud Tak Terurus

Inspektur Upacara, Kapolda NTB Irjen Djoko Poerwanto mengatakan, perkembangan penduduk menjadi salah satu akibat meningkatnya kendaraan bermotor. 

Sehingga Operasi tersebetu menjadi langkah untuk memberikan kedsiplinan untuk tertib berlalu lintas. 

“Salah satu tujuannya untuk membangun budaya tertib berlalu lintas, yang harus dimulai dari diri kita sendiri untuk menjadikan contoh dalam tertib meningkatkan kualitas,” tuturnya.***

 




Mobil Bioskop Keliling Bantuan Kemendikbud RI Tak Terurus

Harga mobil bioskop keliling dengan perlengkapannya yang mencapai satu milyar sama sekali tak terawat

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Mobil Bioskop keliling bantuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaaan (Kemendikbud) Republik Indonesia (RI) untuk Dikbudpora Kabupaten Rusak tak terurus.

Mobil itu tampak sudah tak terawat lagi. Warna sudah pudar, kaca depan blur dan di beberapa bagian bodi bagian bawah sudah mulai berkarat akibat hujan panas berbulan bulan. 

Sementara bagian dalam terdapat sound system, Genset, Subwoofer, AC 1 Pk, puluhan Kaset Dokumenter dan kelengkapan bioskop seperti proyektor yang harganya mencapai Rp 350 juta, Layar ukuran 4X6 juga menjadi korban kerusakan. 

BACA JUGA: Tragedi Sepakbola, Harus Ada yang Bertanggung Jawab

Raden Agus Setiawan yakin mobil bioskop keliling dengan alat alat kelengkapan di dalamnya seperti Proyektor dan lain lain sudah berjamur dan berkarat
R. Agus Setiawan

Mobil ini terparkir di bawah pohon mangga tanpa ada pengaman pondok di Dusun Prawira Desa Sokong Kecamatan Tanjung. 

Diperkirakan harga Mobil dengan kelengkapan bioskop yang melekat mendekati satu miliar. 

Diketahui, mobil ini difungsikan untuk masuk ke pelesok desa yang tidak memiliki akses bioskop, agar masyarakat bisa menonton film Indonesia bertemakan revolusi mental.

Salah satu warga dusun Prawira, Raden Agus Setiawan mengaku sangat terganggu dengan Mobil Dinas Bioskop yang mahal terparkir di seputaran pekarangan nya dan tidak terawat. 

Raden Agus Setiawan yakin alat alat kelengkapan di dalamnya seperti Proyektor dan lain lain sudah berjamur dan berkarat. Contoh kecil saja di bagian rem mobil sudah tak berfungsi akibat berkarat kena hujan panas, tambah Raden Agus. 

“Berapa uang rakyat terbuang sia sia, kalau mobil bioskop keliling yang bagus ini tidak terurus?” kata dia. 

“Mobil ini sudah tahunan terparkir dan tidak pernah jalan saya lihat,” kata Raden Agus saat ditemui wartawan media ini, Senin (03/10/22).

Sepengetahuannya, mobil ini difungsikan pada saat kunjungan ke sekolah-sekolah atau ke desa-desa yang ada di Kabupaten Lombok Utara.

Namun kata dia, seharusnya mobil inventaris atau mobil dinas bioskop keliling milik pemerintah itu tidak diparkir sembarangan.

Karena dikhawatirkan akan rusak dan tidak mendapat perhatian atau perawatan dari pihak pemerintah.

“Kenapa diparkir begini saja apakah ini rusak atau bagaimana kita tidak tahu juga,” ungkapnya. 

Siapa yang mengurus

Terpisah saat di konfirmasi dengan Kepala Dinas Dikbudpora  Kabupaten Lombok Utara, Adnan,S.Pd,M.Pd mengaku, belum tahu siapa yang mengurus mobil bioskop itu.  

BACA JUGA: Cidomo Listrik Jadi ‘Bintang’ di Pameran Kendaraan Listrik

“Kita masih mencari tahu siapa sebenarnya yang mengurus dan merawat mobil tersebut,” katanya.

Sampai saat ini belum ada pihak yang melaporkan dimana dan kenapa dengan mobil bioskop keliling bantuan Kemendikbud RI ini. 

Adnan menambahkan, pihaknya tetap berharap supaya ada laporan dari siapa yang membawanya ke tempat yang sekarang ini. Menurutnya, kalau harus diambil diam-diam tentu tidak baik.

“Ini bukan saja Mobil Bioskop keliling, ada juga mobil Dinas Dikbudpora di Gunung Sari juga dalam kondisi rusak dan bel bisa dibawa ke Dinsos Dikbudpora.

Kalaupun harus di giring ke Kantor, itu juga butuh biaya untuk di hidupkan atau Servis agar bisa di manfaatkan sesuai peruntukan, ungkap Adnan.

Persoalannya, tidak ada biaya perbaikan dan perawatan, katanya.***

 




Tragedi Sepakbola, Harus Ada yang Bertanggung Jawab

Presiden Joko Widodo minta dilakukan investigasi dan ada yang bertanggung jawab atas tragedi sepakbola di stadion Kanjuruhan, Malang

JAKARTA.lombokjournal.com ~ Korban tewas tragedi sepakbola usai pertandingan Arema lawan Persebaya, meningkat jadi 187 orang. 

Korban yang meninggal atas tragedi di stadion Kanjuruhan Malang usai tuan rumah Arema FC kalah 2-3 dari Persebaya di pekan ke-11 liga 1 2022/2023, Sabtu (01/10) lalu, terus bertambah.

Seperti diketahui, korban meninggal dunia tersebut di antaranya dari pendukung Arema, pendukung Persebaya, balita, dan polisi.

Sebelumnya, Kapolda Jawa Timur, Irjen Nico Afinta mengumumkan, dalam kejadian tersebut telah meninggal 127 orang, dua di antaranya anggota Polri, ungkapnya dalam konferensi pers di Malang, Minggu (02/10).

BACA JUGA: Beasiswa NTB Cara Buka Jendela Dunia, Ini Pesan Bang Zul

Kerusuhan di Kanjuruhan yang hingga kini dilaporkan menimbulkan 130 korban jiwa disebut sebagai tragedi dengan jumlah korban jiwa terbesar kedua, dalam sejarah kerusuhan di stadion sepak bola seluruh dunia.

Tragedi pertama, dengan jumlah korban jiwa terbesar terjadi di Stadion Nasional (Estadio Nacional), Lima, Peru, saat laga antara Timnas Peru melawan Argentina pada 1964. Pada tragedi ini, total 326 penonton tewas dalam kerusuhan yang berusaha dihalau polisi

Karena itu, kasus ini harus diusut tuntas, entah dari pihak suporter ataupun pihak kepolisian yang menggunakan regulasi keamanan yang tidak berstandar FIFA.

Presiden Jokowi minta ada investigasi atas tragedi sepakbola di Stadion Kanjuruhan
Presiden Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta dilakukan investigasi mendalam atas tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jatim yang menewaskan banyak korban itu.

Menteri Pemdua dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali mengatakan Presiden Jokowi minta dilakukan investigasi total atas peristiwa ini.

“Bapak Presiden memberi perhatian serius atas insiden ini,” kata Menpora Zainudin Amali, Minggu (02/10/22).

Menpora juga menegaskan, Presiden Jokowi meminta harus ada yang mempertanggungjawabkannya secara hukum.

Seperti diketahui, usai wasit mengakhiri laga dengan skor kemenangan 3-2 bagi Persebaya, para suporter Arema (Aremania) tidak terima dengan kekalahan tersebut. 

Para suporter Arema langsung turun ke lapangan dan membakar mobil polisi serta merusak benda-benda yang ada di stadion. 

Sebagai bentuk pencegahan, aparat yang terdiri dari gabungan Polisi dan TNI pun turun tangan untuk mengamankan suporter. Semakin lama kemarahan para suporter tak terkendali, dan penonton mulai melemparkan benda-benda ke lapangan. 

Gas air mata

Untuk meredakan kemarahan pendukung Arema FC (Aremania), polisi melepaskan tembakan gas air mata. 

Karena tembakan tersebut, suporter mencoba menghindar dan terjadi kepanikan hingga situasi semakin tak terkendali. Banyak dari penonton yang sesak napas akibat menghirup gas air mata. 

Selain itu, banyak pula yang terinjak-injak penonton lain yang berusaha menyelamatkan diri. Tragedi Kanjuruhan ini pun mengakibatkan dua kendaraan polisi rusak, salah satunya dibakar. 

Fasilitas lain di stadion dilaporkan juga turut dibakar. Bukan hanya di dalam, kerusuhan juga merembet hingga luar stadion. Total delapan kendaraan kepolisian dirusak. 

Sementara itu, dalam siaran pernya, Indonesia Police Watch (IPW) mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencabut ijin penyelenggaraan sementara seluruh kompetisi liga yang dilakukan PSSI sebagai bahan evaluasi harkamtibmas. 

“Dan di samping itu, menganalisa sistem pengamanan yang dilaksanakan oleh aparat kepolisian dalam mengendalikan kericuhan di sepak bola,” bunyi siaran pers IPW. 

Kericuhan dalam tragedi tragis itu berawal dari kekecewaan suporter tim tuan rumah yang turun ke lapangan tanpa dapat dikendalikan oleh pihak keamanan. 

Jumlah aparat kepolisian yang tidak sebanding dengan jumlah penonton, secara membabi buta menembakkan gas air mata, sehingga menimbulkan kepanikan terhadap penonton yang jumlahnya ribuan. 

Akibatnya, banyak penonton yang sulit bernapas dan pingsan. Sehingga, banyak jatuh korban yang terinjak-injak di sekitar Stadion Kanjuruhan Malang. 

Penggunaan gas air mata di stadion sepak bola dilarang sesuai aturan FIFA dilarang. 

Hal itu tercantum dalam FIFA Stadium Safety and Security Regulations pada pasal 19 huruf b disebutkan, sama sekali tidak diperbolehkan mempergunakan senjata api atau gas pengendali massa.

BACA JUGA: Bencana Sepakbola, 130 Tewas di Stadion Kanjuruhan

“Kapolri Jenderal Listyo Sigit juga harus mencopot Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat yang bertanggung jawab dalam mengendalikan pengamanan pada pertandingan antara tuan rumah Arema FC Malang melawan Persebaya Surabaya. Kemudian, memerintahkan Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta untuk mempidanakan Panitia Penyelenggara pertandingan antara Arema FC vs Persebaya pada Sabtu (01/10).” kata Sugeng Teguh Santoso, Ketua Indonesia Police Watch dalam siaran persnya.

Polisi diminta usut tuntas terjadinya tragedi sepakbola di Stadion Kanjuruhan

Jatuhnya korban tewas di sepakbola nasional ini, harus diusut tuntas pihak kepolisian. Jangan sampai pidana dari jatuhnya suporter di Indonesia menguap begitu saja seperti hilangnya nyawa dua bobotoh di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada bulan Juni lalu. ***

 




Pantai Senggigi Lokasi Berenang Peserta Ironman Triathlon

Peserta Ironman 70.3 Lombok akan berenang di Pantai Senggigi yang berpasir putih dan minim karang

MATARAM.lombokjournal.com ~ Lombok di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tanggal 8 Oktober 2022 menjadi tuan rumah penyelenggaraan Triathlon internasional Ironman 70.3 yang akan diikuti ratusan peserta dari 33 negara. 

Mario Ezra Palenewen selaku Indonesia Sports & Event Management Ironman 70.3 saat dihubungi melalui via celulernya, Sabtu (01/10/22) menjelaskan alasan dipilihnya Pantai Senggigi di lokasi Holiday In Resort Senggigi untuk rute renang, sudah dilakukan survey lokasi.

BACA JUGA: Ironman Triathlon Lombok, Inilah Rute dan Dukungan Keamanan

Lokasi ini sangat memungkinkan jika dilihat dari pantainya yang berpasir putih dan minim karang. Kedalaman airnya juga cocok untuk open water swim. 

Kecuali itu ada lokasi cukup luas untuk penempatan parkir sepeda peserta, sebagai area transisi dari renang ke sepeda.

Dikatakan, untuk route sepeda dan lari dipilih route Holiday Resort – putar balik di Batujai karena rute ke arah Lombok Utara (Pusuk) memiliki tanjakan yang sangat curam hingga kurang lebih elevasi 2000 m. 

BACA JUGA: Tragedi Sepakbola, Harus Ada yang Bertanggung Jawab

“Hal ini akan sangat memberatkan bagi peserta lokal khususnya pemula dikarenakan event ini juga menjadi ajang mencari bibit-bibit baru untuk atlet Cabor Triathlon yang biasa disebut Triathlete,” ujarnya.

Untuk diketahui Triathlon Ironman 70.3 diselenggarakan oleh World Triathlon Corporation (WTC) dan telah digelar di 55 negara di Afrika, Asia, Eropa, Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Oseania.***