Hari Santri Nasional 2022 di Ponpes Al Istiqomah Kapu, KLU

Pada peringatan Hari Santri, Bupati Djohan Sjamsu mengatakan, penetapan hari Santri merujuk pada tercetusnya Revolusi Jihad

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu, SH, menjadi  Inspektur Upacara (Irup) Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2022, yang dipusatkan di Halaman Pondok Pesantren Al Istiqomah Kapu, Sabtu,( 22/10/22).  

Kata Bupati Djohan, Hari Santri milik semua yang mencintai tanah air

Apel bersama segenap Santri pada peringatan Hari Santri itu yang mengusung tema “Berdaya menjaga Martabat Kemanusiaan”, diikuti juga oleh 13 Lembaga Pendidikan Agama lainnya 

BACA JUGA: Apel Gelar Pasukan Penangghulangan Bencana

Tampak Hadir anggota DPRD KLU Nasrudin, SH.I, Kepala Kemenag KLU H.M.Ali Fikri, SH,MH, pimpinan Pondok Pesantren Al Istiqomah Kapu Ustad Hidayatullah, LC, serta undangan lainnya.

H Djohan menyampaikan, sesuai Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 telah menetapkan Tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri.

Penetapan itu merujuk pada tercetusnya Resolusi Jihad yang berisi fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan,serta memberikan peran aktif dalam fase perjalanan Indonesia

“Santri dengan berbagai latar belakang siap sedia mendermabaktikan hidupnya untuk bangsa dan negara, garda terdepan dalam perjuangan kemaslahatan umat agama di Indonesia,” ujarnya.

Di depan peserta upacara Bupati Dua Priode menuturkan santri dengan segala kemampuan yang dimiliki bisa menjadi apa saja terlebih di era globalisasi para santri telah merambah berbagai bidang profesi dan keahlian.

“Hari santri bukanlah milik santri semata, tetapi milik semua komponen bangsa yang mencintai tanah air Indonesia,” tandasnya.

BACA JUGA: Dikes KLU Evaluasi Program JKN II Tahun 2022

Bupati Djohan juga mengajak kepada seluruh masyarakat KLU untuk ikut serta dalam memeriahkan hari santri yang diperingati setiap tahun.

“Mari kita berikhtiar berkomitmen bersama membangun negeri ini khususnya daerah kita KLU, para santri Gumi Tioq Tata Tunaq bagian dari generasi penerus bangsa dan calon pemimpin masa depan Lombok Utara,” tutup bupati.***

 




Apel Gelar Pasukan Penanggulangan Bencana

Dalam penanggulangan bencana semua pihak harus koordinasi, bekerjasama dan berkalaborasi sebagai salah satu kuncinya, kata Kapolda NTB dalam apel gelar pasukan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M. Pd., menghadiri Apel Gelar Pasukan Penanggulangan Bencana di Provinsi NTB, bertempat di Lapangan Bhara Daksa Polda NTB, Jum’at (21/10/22).

BACA JUGA: Pemprov NTB Siap Bekerjasama dengan PT Eco Solution Lombok

Kapolda NTB dan Wagub NTB melakukan cek personel dalam apel penanggulangan bencana

Mengingat kondisi cuaca yang cukup ekstrim dan siginifikan bersama Kapolda NTB, Irjen Pol Djoko Purwanto bersama Wagub Umi Rohmi mengecek peralatan tim pananggulangan bencana di antaranya BPBD, Pemadam Kebakaran, Basarnas dan unsur TNI-POLRI, unsur PMI, semuanya cukup lengkap.

Dikatakan Umi Rohmi sapaan akrab Wagub, bencana tidak bisa diprediksi sehingga tidak ada kata lain selain mempersiapkan semuanya.

“Inilah kenapa apel pasukan penanggulangan bencana ini dilakukan,” tuturnya singkat.

Ditambahkan, seperti yang disampaikan Kapolda dalam penanggulangan bencana, semua pihak harus koordinasi, bekerjasama dan berkalaborasi sebagai salah satu kuncinya.

Umi Rohmi mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan untuk keselamatan bersama. 

Mengingat di tengah kondisi cuaca menurut BMKG yang terus signifikan naik selama bulan Oktober, dan November mendatang.

Sementara itu, Kapolda NTB Irjen Pol, Djoko Purwanto menyampaikan rasa bangga dengan persiapan yang cukup lengkap baik dari segi fasilitas dan peralatan yang memadai.

BACA JUGA: Scoot Airline Buka Penerbangan Langsung Lombok-Singapura

“Ini adalah bentuk kesiapan kita dalam menghadapi situasi bencana,” bebernya. ***

 

 




Wagub NTB Kunjungi Trash Festival & Art Exhibition

Pameran seni bertema A Tale of Nature and Trash yang dihadiri Wagub NTB, mengajak peduli lingkungan 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Panitia penyelenggara Trash Festival & Art Exhibition/TFAE (Festival Sampah & Pameran Seni), diminta agar media syi’ar (publikasi) kegiataan ini dilakukan lebih luas. 

Karena diperlukan para pengunjung yang lebih banyak untuk mengunjungi kegiatan yang perlu diketahui orang banyak itu.

BACA JUGA: Pemprov NTB Siap Bekerjasama dengan PT Eco Solution Lombok

Wagub NTB minta publikasdi kegiatan ini diperluas

Wakil Gubernur NTB , Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengatakan itu saat mengunjungi giat Trash Festival & Art Exhibition, bertempat auditorium Pameran Musium NTB, (21/10/22).

“(Panitia) Harus bisa menggandeng pihak Dinas Dikbud sehingga bisa mendorong anak-anak sekolah berkunjung mendapatkan pembelajaran langsung melalui karya lukisan yang ditampilkan,” tutur Wagub yang saat itu diampingi Kadis LHK.

Menurut Wagub, dari setiap lukisan itu memiliki cerita tersendiri. Ia mengapresiasi VIBE Center Indonesia bisa menggelar kegiatan seperti ini.

Sementara itu, CEO Vibe Center Indonesia Martina Susanti mengatakan Trash Festival & Art Exhibition VIBE Center Indonesia dekat dan akrab dengan pendekatan Appreciative Inquiry

Pada TFAE ini fokus pada pemberian award kepada para pahlawan sampah muda yang berinovasi dalam karya seni, baik dalam bentuk seni rupa, fotografi, musik dan video.  

Art Exhibition kali ini agak berbeda dari Art Exhibition lainnya. 

Dengan nuansa alam, sampah, dan gerakan perubahan panitia mengambil tema A Tale of Nature and Trash

Jika bicara tentang kisah, maka akan beragam macam kisah yang terjadi didalam kehidupan manusia, dan atas dasar itulah pameran seni rupa A tale of Nature and Trash (Kisah Alam dan Sampah, red) dilaksanakan. 

“Pameran seni rupa ini adalah sebuah perhelatan yang ingin mengajak kita semua bisa memaknai kisah-kisah, dan perpaduan harmonis antara alam dan sampah yang tak terpisahkan,” pungkasnya.

BACA JUGA: Masalah Lingkungan Tak Main-main, Ini Kata Wagub NTB

Selain itu, dirinya mengajak para perupa Indonesia untuk berkontribusi, menyampaikan pesan dan mengambil bagian dalam gerakan peduli lingkungan melalui goresan karya. Terutama melihat sampah sebagai sebuah inspirasi dari karya seni dua atau tiga dimensi yang nantinya akan bisa dinikmati dan diapresiasi oleh khalayak pengunjung. ***

 

 




Siswa SMA dan SMK NTB Ikuti Try out ITS

Wagub NTB berikan apresiasi atas keikutsertaan siswa NTB dalam try out

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sekitar 813 Siswa SMA dan SMK se Nusa Tenggara Barat (NTB) mengikuti try out sebagai rangkaian kegiatan Dies Natalis Institut Teknologi Surabaya (ITS) yang ke 62, berlangsung secara online. 

Keikutsertaan siswa NTB dalam try out mendapat apresiasi Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah. Sebagai alumni ITS, Wagub mendukung berbagai perhelatan yang akan dilaksanakan ITS di NTB.

BACA JUGA: Pemprov NTB Dukung Program Hemat Energi IKA ITS

Wagub NTB mengapresiasi atas pelaksanaan try out siswa SMA dan SMK

“Kami dari Pemprov akan terus mensupport kegiatan Dies Natalis ITS yang dilangsungkan di NTB,” tutur Ummi Rohmi saat menerima audiensi Alumni ITS yang berlangsung di Aula Pendopo Wagub NTB, Kamis (20/10/22).

Kegiatan try out sebagai salah satu bentuk dukungan dari ITS untuk memberikan kesempatan bagi siswa-siswi SMA dan SMK di NTB untuk masuk ITS.

Try outi memiliki dua tujuan, pertama maping kepada siswa siswi jurusan IPA pada SMA dan teknik pada SMK, dan memberikan apresiasi apabila dalam try out bagi yang nilainya terbaik bisa mendapatkan kesempatan masuk ITS. 

“Sebanyak 6 Golden Ticket untuk peserta terbaik yang akan berkesempatan masuk ke ITS di program studi pilihan,” tutur Wawan Aries Widodo, Ketua Panitia Dies Natalis ITS.

Ia menambahkan, kegiatan tryout yang dilaksanakan tingkat Provinsi adalah pertama kali dilakukan di NTB, sebelumnya telah melakukan di 6 kota besar. 

“Langsung menghandle satu Provinsi baru kali ini, ini benar benar menjadi tantangan kami, dalam situasi yang online harus bisa menghandle proses tryout ini,” tuturnya.

Selain kegiatan try out, Dies Natalis ITS juga melaksanakan Gowes Mandalika – Mataram dengan total jarak 62 km. 

BACA JUGA: Pemprov NTB Siap Kewrjasama Pnedidikan dengan ITS

Program lainnya adalah Fun bike, Virtual cycling, Clean up, Talkshow dan kolaborasi UMKM dan pameran pendidikan yang bisa dikunjungi oleh seluruh masyarakat berupa klinik pendidikan untuk para siswa berkonsultasi tentang  rencana studinya. ***

 

 




Pemprov NTB Siap Bekerjasama dengan PT. Eco Solution Lombok

Eco Solution Lombok yang bekerjasama dengan Pemprov NTB mendukung pengembangan energi terbarukan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB menyatakan kesiapannya menjalin kerjasama dengan perusahaan asal Swedia, yaitu PT. Eco Solution Lombok (ESL), yang segera melakukan berbagai pembangunan proyek di Tanjung Ringgit, Kecamatan. Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur.

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah saat menghadiri acara Soft Launching Pembangunan PT. ESL di Tanjung Ringgit, PT. ESL akan memulai rangkaian panjang dari proyek pembangunannya yang concern terhadap energi terbarukan dan pembangunan rendah karbon. 

BACA JUGA: Scoot Airline Buka Penerbangan Langsung Lombok-Singapura

PT Eco Solution Lombok akan membantu Pemprov NTB NTB dalam pengembangan Energi terbarukan
Gubernur NTB dan Duta Besar Swedia untuk Indonesia

“Kita baru memulai kerjasama, ini satu sinyal yang bagus pemerintah Swedia memulai soft launching untuk pembangunan di Tanjung Ringgit. Mereka concern pada energi terbarukan,” katanya di Pendopo Tengah Gubernur, Kamis (20/10/22).

Gubernur berharap kerjasama NTB dengan pemerintah dan perusahaan asal Swedia tersebut dapat berjalan dengan baik.

“Ini merupakan sebuah awal, karena perjalanan panjang selalu dimulai dari langkah pertama. Semoga kerjasama dengan kami (NTB) ini akan terus berlanjut kedepannya. Dan semoga anda menikmati setiap momen kunjungan di Lombok,” tambahnya.

Sementara itu, Duta Besar Swedia untuk Indonesia, Marina Berg pun menyampaikan,  pihaknya sangatlah terkesan dengan progres pembangunan dan pengembangan energi terbarukan di NTB. 

“Terima kasih banyak. Kami sangat terkesan dengan progres pembangunan sektor energi di NTB. Dan saya sangat bangga bahwa pemerintah dan perusahaan Swedia ada disini untuk berkolaborasi. Mereka disini untuk mendukung dan membantu NTB dalam pengembangan Energi Terbarukan,” ujar Marina Berg.

Untuk diketahui, Pemerintah Swedia dan Indonesia juga tergabung dalam sebuah kerjasama yang bernama Sweden-Indonesia Sustainability Partnership (SIS). 

BACA JUGA: Roadshow Industrialisasi di Kabupaten Dompu

Turut hadir mendampingi Gubernur pada acara tersebut, yaitu Asisten II Setda Provinsi NTB dan beberapa Kepala OPD lingkup Pemprov NTB. ***

 

 

 




Dikes KLU Evaluasi Program JKN II Th 2022

Dalam Evaluasi Program JKN II, jajaran Dinas Kesehatan atau Dikes KLU memaparkan kondisi Jaminan Kesehatan Nasional di KLU

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan membayar kapitasi dan non kapitasi Pukesmas, dan pembayaran klaim non kapitasi rumah sakit, jumlah pendapatan yang diterima oleh Puskesmas dan Rumah Sakit sebagai BLUD, rata-rata sebesar 20 – 25 Milyar per tahun.

Itu sesuai ketentuan pasal 75 dan pasal 76, Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Kepala Dikes KLU mengatakan, Pemerintah Daerah membuat kebijakan memberlakukan KKS (Kartu Keluarga Sejahtera)
Kadis Kesehatan klu, dr Abdul Kadir

Hal itu dikatakan Kasi Pelayanan Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Utara, Hj Haryani,S.SI pada acara pertemuan evaluasi JKN Tahap II di Aula Dinak Kesehatan, Kamis (20/10/22). 

BACA JUGA: Ulama Jangan Jauhi Politik, Ini Harapan Bang Zul

Jumlah yang dibayarkan BPJS ini, menurut Hj Haryani, digunakan untuk membayar jasa pelayanan dan membiayai operasional Puskesmas dan rumah Sakit. Hal tersebut berdampak terhadap berkurangnya beban APBD untuk membiayai seluruh operasional Puskesmas dan Rumah Sakit.

Ia juga menyebutkan pada tahun 2021, dari 252.949 penduduk Lombok Utara hanya 174.129 jiwa yang sudah memiliki Jaminan Kesehatan Nasional yaitu sekitar 68,24 persen. “Hal ini disebabkan adanya penonaktifan kepesertaan JKN KIS oleh Pemerintah Pusat yang dikarenakan data kependudukan yang tidak valid,” kata Hj Haryani 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Utara, dr H Abdul Kadir dalam pemaparannya mengatakan, Pemerintah Daerah membuat kebijakan memberlakukan KKS (Kartu Keluarga Sejahtera).

“Ini dipertuntukkan bagi masyarakat miskin yang sedang sakit dengan membayarkan klaim biaya perawatan,” katanya.

Tahun 2022 Pemerintah Daerah berkomitmen untuk menjadikan Kabupaten Lombok Utara Universal Health Coverage (UHC), dengan menanggung seluruh masyarakat miskin yang belum memiliki Jaminan Kesehatan menjadi peserta BPJS Kesehatan, yang dilaunching pada tanggal 3 Februari 2022 oleh Bupati Lombok Utara.

Pada masa transisi bulan Januari 2022 saat itu, lanjut dr Kadir, masih diberlakukannya rekomendasi KKS bagi masyarakat yang kepesertaan JKN nya belum aktif.

Serta masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan yang sedang dalam keadaan sakit.

Adapun tujuan dari pelaksanaan kegiatan pertemuan ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Tingkat Kabupaten pasca launching UHC tahun 2022.

“Indikator keluaran, terlaksananya kegiatan pertemuan evaluasi pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Tingkat Kabupaten Semester II Tahun 2022, yang kita laksanakan hari ini Kamis (20/10),” kata dr Kadir.

BACA JUGA: Dinas Kesehatan KLU Turunkan Tim Penanganan Kesehatan

Pertemuan evaluasi program JKN Tahap II itu melibatkan seluruh Kepala Puskemas di wilayah Kabupaten Lombok Utara.***

 

 




Pesona Budaya Pengadangan  V, Diakhiri Ritual Betetulak

Dalam pesona budaya Pengadangan,  ribuan masyarakat menampilkan parade 5000 dulang 

LOTIM.lombokjournal.com ~ Pesona Budaya Pengadangan  V usai digelar setelah empat belas hari, diakhiri ritual budaya Betetulak. 

Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah, SE, Msc bersama ribuan masyarakat menyaksikan parade 5000 dulang dan mengarak bendera merah putih sepanjang 250 meter. 

BACA JUGA: Ulama Jangan Jauhi Politik, Ini Harapan Bang Zul

Gubernur NTB berharap Festival Pesona Pengadangan dapat dilestarikan generasi muda

“Semoga dapat terus dilestarikan dan menjadi warisan bagi generasi muda khususnya Desa Pengadangan,” ujar Gubernur. 

Gubernur juga berpesan, selain merawat tradisi yang ada juga agar generasi muda melihat dunia dengan belajar keluar negeri. 

Hal ini agar  dapat menjadi bekal dalam membangun desa dan daerah dengan warisan budaya yang mulia. 

Sementara itu, Wakil Bupati Lotim, H Rumaksi menjelaskan prosesi Betetulak, selain menjadi sarana tolak bala juga terdapat ritual penobatan atau pengukuhan kyai atau tokoh agama. 

Hal ini dikatakannya menjadi event spesial yang hanya ada di Desa Pengadangan. Dalam ritualnya, para tokoh adat berpakaian hitam dipertemukan dengan para tokoh agama berpakaian putih dalam upacara adat. Prosesi diakhiri dengan doa bersama. 

Rumaksi berharap event tahunan kelima ini bisa menjadi calender event daerah maupun internasional. 

Festival Pesona Budaya Pengadangan yang menarik perhatian wisatawan mancabegara diakhiri seluruh masyarakat menyantap hidangan dulang di lokasi acara. 

BACA JUGA: Kisruh Kapal Cepat dengan Koperasi Karya Bahari di Gili

Hadir pula, Ketua TP PKK, Hj Niken Zulkieflimansyah dan para kepala OPD Pemprov NTB dan Kabupaten Lotim. ***

 

 




Tim Ekspedisi Mistis Terus Akan Lakukan Penelusuran 

Tim Ekspedisi Mistis PDIP NTB dan Mi6 akan dokumentasikan dan  bukukan semua hasil Penelusuran Kebudayaan dan Petilasan Leluhur Akhir tahun 2023. 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Peninggalan cipta karya leluhur yang terserak itu harus bisa dipastikan keberadaannya, berdasarkan bukti-bukti peninggalan benda-benda bersejarah tersebut. 

Karena itu Tim Ekspedisi Mistis PDIP NTB dan Mi6 tak akan berhenti atau stagnan melakukan penelusuran terhadap kebudayaan dan Petilasan Leluhur Suku Bangsa Sasak, yang sering diwacanakan dalam bentuk Folklore. 

Ruslan Turmuzi mengatakn TIM ekspedisi Mistis akan terus melakukan penelusuran

“Tim Ekspedisi Mistis PDIP NTB dan Mi6 saat ini sedang mendalami beberapa informasi rahasia terkait Petilasan Kebudayaan Leluhur Sasak yang ‘sensitif’,” kata Ketua Tim Ekspedisi Mistis, H Ruslan Turmuzi melalui siaran pers, Rabu (19/19/22). 

BACA JUGA: Rumah Penuh Mistis, Bale Samar di Desa Sakra

Lelaki Politisi PDIP NTB yang juga Ketua Fraksi di DPRD NTB yang akrab disapa RT mengatakan, hal itu sesuai arahan Dewan Pembina Tim Ekspedisi Mistis yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan NTB yaitu H Rachmat Hidayat.

Meski dengan keterbatasan resources dan SDM yang dimiliki Tim Ekspedisi Mistis agar tidak menyurutkan kerja penelusuran dan menggali informasi sejarah masa lalu. Terkait Patriotisme para Leluhur yang kerap disimbolkan dan  diperdengarkan dalam bentuk cerita rakyat dengan beragam kisah tersebut. 

“Sebagai wakil rakyat, saya kerap menerima informasi terkait Heroisme leluhur Sasak tempo dulu dalam membela dan mempertahankan  kebudayaannya dalam menghadapi ekspansi pihak lain. Kisah-kisah patriotik seperti ini perlu ditelusuri kembali agar tidak terlupakan,” ucap RT. 

Ia mengatakan, dalam perspektif historis dan moral, munculnya beragam cerita rakyat yang mengisahkan kehebatan pengetahuan dan ilmu kanuragan Leluhur Sasak membuktikan, kebudayaan suku bangsa Sasak berkembang maju melampaui zamannya.  

Hal itu dibuktikan dengan adanya upaya suku ataupun bangsa lain yg ingin menimba ilmu ataupun  bekerjasama, misal dlm menyebarkan syiar agama maupun yang melakukan upaya penaklukan.

“Jadi wajar,  jika muncul folklore -folklore yang menggambarkan semangat patriotisme leluhur Sasak dlm melawan ekspansi, misalnya. Pahlawan-pahlawan ‘Kecil’ yg digambarkan lewat cerita rakyat tsb sesungguhnya mencerminkan kekuatan perlawanan leluhur dlm menjaga marwah dan martabat,” kata RT. 

Sementara itu Sekretaris Tim Ekspedisi Mistis, Ahmad Amrullah menambahkan hampir 6 bulan Tim Ekspedisi Mistis bergerak melakukan hunting penelusuran  sejarah leluhur, telah memberikan Perspektif sosiologis maupun kultural di balik kisah folklore yang tergali maupun bukti artefak yg ditemukan. 

“Setidaknya dari hasil penelusuran Tim Ekspedisi Mistis, ada second opini  termasuk hal-hal yang tidak pernah terungkap ke publik,” kata Ahmad Amrullah

Lebih jauh Amrullah  mengatakan,  saat ini Tim Ekspedisi Mistis sedang mencari penulis yang handal yang bisa mendokumentasikan dan menarasikan secara apik semua bukti bukti penelusuran Tim Ekspedisi Mistis dalam bentuk Buku Saku Sejarah dan Kebudayaan Leluhur Sasak 

“Pentingnya membukukan hasil penelusuran Tim Ekspedisi Mistis PDIP NTB dan Mi6 agar ada bukti otentik untuk menambah referensi buku sejarah terkait Sejarah dan kebudayaan Leluhur Sasak,” tukas Amrullah. 

Terpisah, Direktur Mi6 , Bambang Mei Finarwanto mengatakan, hingga saat ini Tim Ekspedisi Mistis telah melakukan 12 kali  penelusuran terhadap  petilasan maupun cerita rakyat di Lombok.

BACA JUGA: Tim Ekspedisi Mistis akan Telusuri Folklore Leluhur Lombok

 Untuk itu ditargetkan hingga akhir tahun 2023 nanti, Tim Ekspedisi Mistis bisa melakukan penelusuran 40 sampai dengan 50 petilasan maupun folklore yang perlu diuji kebenaran kisahnya  

“Akhir tahun 2023, semua hasil penelusuran Tim Ekspedisi Mistis akan dibukukan secara lengkap dan faktual,  baik secara manual maupun digital untuk menambah referensi publik,” imbuh Bambang Mei F alias Didu.***

 

 




Sekda NTB Apresiasi Penerapan Program “Paman Kami” 

Para pelaku UMKM, kata Sekda NTB, harus memanfaatkan workshop ini untuk memahami ekses dari relasi siber 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi mengapresiasi penerapan Program Penilaian Mandiri Keamanan Siber Informasi (Paman Kami) terobosan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) bagi para pelaku usaha yang berada dalam binaan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTB.

Hal tersebut disampaikan Sekda saat menghadiri workshop Pembinaan Kapasitas Kematangan Keamanan Siber Sektor Keuangan, Perdagangan dan Pariwisata di Hotel Santika Mataram, Rabu (19/10/22).

BACA JUGA: Roadshow Industrialisasi di Kabupaten Dompu

“Apresiasi luar biasa dari Pemerintah Provinsi kepada BSSN dan Kadiskop & UMKM NTB untuk difasilitasi dan dikawal. Terima kasih atas kegiatan inisiasi yang telah diberikan seperti ini, sehinga kami berharap pelaku UMKM kami memiliki kemampuan beradaptasi mengikuti dinamika pola kehidupan dan pola siber, serta mampu secara dini mendeteksi ekses-ekses yang merugikan UMKM,” ujar Sekda.

Sekda berpesan kepada para peserta workshop, agar benar-benar memanfaatkan kegiatan tersebut guna mendapatkan informasi dan ilmu pengetahuan mengenai keamanan siber bagi pelaku UMKM.

“Untuk teman-teman UMKM, manfaatkanlah kesempatan yang sangat baik ini untuk menambah informasi, ilmu dan pengetahuan. Tentu sangat bermanfaat bagaimana melakukan relasi-relasi bisnis dengan memahami ekses dari relasi siber sehingga diharapkan untuk tidak merugikan teman-teman UMKM sendiri,” pesannya.

Sementara itu, Mayor Jenderal TNI (Mar) Markos, S.E selaku Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN menyampaikan, keamanan siber pada ekonomi digital dapat terealisasi dengan baik jika ada partisipasi dan kerjasama dari seluruh pihak terkait.

“Untuk menghindari serangan siber sejak dini bagi para pelaku UMKM, maka diperlukan pemahaman pentingnya keamanan siber informasi bagi para pelaku UMKM. Keamanan siber pada ekonomi digital perlu partisipasi dan kerjasama semua pihak. Semoga kegiatan ini dapat menumbuhkan dan meningkatkan kesadaran pentingnya keamanan informasi dan keamanan siber bagi para peserta sekalian,” kata Mayjen Markos.

BACA JUGA: Wagub NTB Resmikan Showroom Pertanian SMKN 1 Narmada

Sebagai informasi, untuk melindungi keamanan siber sektor UKM dalam transformasi digital Indonesia, BSSN menyusun alat pengukuran pengelolaan keamanan siber sebagai penunjang pembangunan kapasitas keamanan siber UKM. Alat pengukuran pengelolaan keamanan siber yang diperuntukan bagi UKM itu bernama Penilaian Mandiri Keamanan Informasi (Paman Kami). 

Program ini merupakan kerja sama antara BSSN dengan Kementerian Koperasi dan UKM.***

 




UMKM NTB Ikut Event Kuliner dan Pangan Nusantara 2022

Keikutsertaan UMKM dalam event kuliner dan pangan untuk meningkatkan program bela beli produk lokal

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemprov NTB akan mengirimkan perwakilan UMKM Binaan Dinas Perdagangan untuk mengikuti Event Kuliner dan Pangan Nusantara 2022 yang diselenggarakan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) – BSD City, Tangerang, Banten, tanggal 19-23 Oktober 2022.

BACA JUGA: Scoot Airline Buka Penerbangan Langsung Lombok-Singapura

Event kuliner dan pangan ini untuk meningkatkan kesadaran dan perhatian masyarakat terhadap penanganan masalah pangan, serta memperkenalkan keanekaragaman kuliner nusantara.

Perlu diketahui, pertumbuhan ekonomi di NTB khususnya pasca pandemi ini tidak lepas dari kontribusi UMKM. Maka keikutsertaan UMKM NTB dalam event ini merupakan salah satu bentuk ikhtiar untuk meningkatkan program unggulan Pemprov NTB yaitu bela beli produk lokal. 

Kepala Dinas Perdagangan NTB, Drs. H. Fathurrahman, M.Si. mengatakan, sebagai bentuk komitmen pada program unggulannya, Ia turut serta mempromosikan produk-produk UMKM. Sejumlah UMKM binaannya diajak mengikuti event nasional itu, antara lain: Sasak Maiq, UD. LBS Mandiri, CV. Pawon Pengsong Utama, dan Waroh Maju Bersama. 

BACA JUGA: Kisruh Kapal Cepat dengan Koperasi Karya Bahari di Gili

Fathurrahman berharap, adanya event ini produk-produk yang dihasilkan UMKM dapat berkembang mempelajari selera pasar, serta memperluas wilayah pemasarannya secara kompetitif baik pasar lokal maupun luar daerah.***