Diharapkan IMI memfasilitas sekolah bagi anak-anak yang ingin melanjutkan mimpi menjadi pembalap
MATARAM.lombokjournal.com ~ Kehadiran pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) di seluruh Kabupaten/Kota se – Nusa Tenggara Barat diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam mendukung berbagai perhelatan otomotif yang akan hadir di NTB.
Seperti halnya membantu meningkatkan perekonomian masyarakat, mendukung berbagai produk-produk UMKM Lokal, memberikan fasilitas sekolah bagi anak-anak yang ingin melanjutkan mimpi menjadi pembalap.
“Saya lebih bangga kalau ada ketua IMI daerah yang mecoba mendirikan sekolah untuk mejadi crosser yang handal, mengajarkan bagaimana cara berkendara yang baik dan aman,” tuturnya saat pelantikan pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) di seluruh Kabupaten/ Kote SE NTB di Hotel Santika, Jum’at (04/11/22).
Hadirnya berbagai event Internasional pada bidang otomotif menjadikan Provinsi NTB sebagai salah satu Provinsi yang memiliki Event Internasional otomotif terbanyak di Indonesia.
“Tidak ada Provinsi di Indonesia, yang Internasional Event Otomotif lebih banyak di bandingkan Nusa Tenggara Barat,” ungkap Bang Zul.
Ia juga mengatakan, tidak semua IMI disetiap daerah harus mengadakan kegiatan-kegiatan balapan. Tapi juga ada yang IMI yang khusus menggarap center of education, ada IMI yang khusus mengerjakan souvernir, dan IMI akan terus bekerjasama apabila tidak ada event di daerahnya.
“Kita harus jadi contoh dunia, contoh Indonesia, sehingga siapa yang mau belajar otomotif, belajar motor, mereka harus singgah ke NTB,” uajr Bang Zul.
Senada dengan Gubernur NTB, Ketua IMI NTB, dr. H. Lalu Herman Mahaputra, M.Kes., M.H mengharapkan, agar IMI NTB harus memberikan kontribusi terkait dengan Provinsi NTB.
“Dengan adanya ketua IMI di setiap Kabupaten Kota yang telah dikukuhkan akan lebih memaksimalkan peminat atlet,” kata Dokter Jack.
Ia juga mengajak untuk seluruh keluarga besar IMI NTB untuk mendukung berbagai perhelatan besar yang akan hadir di NTB.
“Kita akan buktikan pada Indonesia bahwa IMI NTB akan menjadikan NTB sebagai barometer otomotif,” ujarnya.***
Gubernur Bang Zul Kunjungi Warga BTN Rembige, Mataram
Gubernur NTB, Bang Zul rajin mengunjungi masyarakat di seluruh kabupaten kota di NTB, meski harus berkunjung di banyak daerah terpencil
MATARAM.lombokjournal.com ~Menyapa dan menyambangi masyarakat menjadi kebiasaan bagi Gubernur NTB,. Zulkieflimansyah sejak dilantik sebagai pemimpin daerah.
Menurut Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB, masyarakat sangat merindukan kehadiran pemimpinnya.
Bukan hanya masyarakat, bahkan banyak tokoh masyarakat, tokoh agama dan pemuda yang memintanya menyapa dan mengunjungi masyarakatnya.
Karena itu, setelah dilantik menjadi Gubernur NTB, Bang Zul rajin mengunjungi masyarakat Desa dan Dusun di seluruh kabupaten kota di NTB, meski harus berkunjung di banyak daerah-daerah terpencil.
Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB pada tausyiah di BTN Rembige, Kamis (03/11/22).
“Di NTB banyak sekali daerah-daerah terpencil, namun dapat menyapa dan mengunjungi masyarakat merupakan kebahagian tersendiri, karena dapat bersilaturahim dan melihat langsung kondisi masyarakat,” katanya.
Di Masjid Al Ikhlas BTN Rembige dalam Tausyiahnya setelah mengimami sholat Magrib berjamah, Gubernur NTB mengajak masyarakat untuk bersyukur dan menghargai waktu, “Patut disyukuri, Rembige ini terlihat makmur, masjidnya indah dan cantik, menarik juga jamaahnya ramai dapat memakmurkan masjid. Alhamdulillah,” ucap Gubernur NTB.
“Jangan lupa bersyukur, dan jangan sampai lalai bersyukur kepada Allah SWT. Pandai-pandailah bersyukur karena Allah akan menambahkan nikmatNya bagi orang-orang bersyukur itu,” katanya.
Selain itu, Gubernur NTB menjelaskan pentingnya waktu, sebagaimana dijelaskannya dalam salah satu surah Al-‘Asr (Demi Waktu), Gubernur NTB juga mengajak masyarakat untuk senantiasa menghargai waktu.
“Demi Masa, sesungguhnya manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran. Surahnya pendek tapi maknanya sangat luas, bagimana menghargai waktu, melakukan perbuatan baik, mengerjakan amal sholeh, dan menasehati untuk kesabaran,” nasehat Bang Zul untuk warga BTN Rembige.
Bang Zul menyampaikan niatnya untuk tetap bersilaturahim memenuhi undangan masyarakat dimana saja berada, baik di kota, luar kota maupun di pelosok, karena itu janjinya untuk tetap mengunjungi dan menyapa masyarakatnya.
“Insya Allah, saya akan tetap silaturahim dan akan berusaha untuk memenuhi undangan dari masyarakat NTB, bahkan sampai ke pulau, desa dan dusun terpencil di NTB,” katanya.
Kehadiran Gubernur NTB disambut dengan penuh keramahan dan gembira oleh masyrakat lingkungan BTN Rembiga, hal ini terlihat H.Kasdiono Tokoh masyarakat setempat memimpin sambutan dan bersalam-salaman untuk kehadiran Gubernur NTB.
Usai tausyiah singkatnya Bang Zul memberikan bantuan yang diterima langsung H. Ahmad Hadi Takmir Masjid Al Ikhlas BTN Rembiga berupa bantuan sejumlah dana, dan 5 Box Mushaf Nusa Tenggara Barat berisi 50 Al.Quran.
Ikut mendampingi pada acara silaturahim ke Masjid Al. Ikhlas ini Kepala Biro Kesra, Karo Administrasi Pimpinan Pimpinan, Kadis PMPD & Dukcapil, Kadis Dikbud, Kadis Koperasi & UMKM, Karo Pemerintahan, Pimpinan Baznas NTB dan Bank NTB syariah serta pejabat lainnya yang ikut dalam rombongan.***
Rachmat Hidayat Bantu Ruang Kelas Baru untuk Ponpes di Lotim
Rogoh Kantong Pribadi, Rachmat Hidayat Bantu Ponpes di Lotim Rp 300 Juta untuk Pengadaan Tanah Pesantren
LOTIM.lombokjournal.com ~Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan H Rachmat Hidayat memberi perhatian besar untuk sektor pendidikan di Pulau Lombok.
Kali ini, ia menyerahkan bangunan ruang kelas baru yang dibangun untuk fasilitas pendidikan di Pondok Pesantren Darul Hikam Al Rumbuky, di Desa Rumbuk, Lombok Timur.
Dua ruang kelas baru yang menelan anggaran sebesar Rp 300 juta tersebut, merupakan program yang diperjuangkannya sebagai Anggota Komisi VIII DPR RI yang bermitra kerja dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).
Serah terima ruang kelas baru untuk fasilitas belajar mengajar para santri ini dilakukan hari Kamis (03/11/22).
Rachmat hadir langsung untuk menyerahkan kepada pimpinan Pondok Pesantren Darul Hikam Al Rumbuky, KH M Khairi.
Turut mendampingi dalam penyerahan adalah Deputi Sekretariat Badan dan Kemaslahatan BPKH Emir Rio Khrisna, Deputi Audit Internal BPKH Hadiyati Munawaroh, dan sejumlah utusan dari NU Care-Lazisnu.
Sementara dari PDI Perjuangan, hadir Wakil Ketua II DPC PDI Perjuangan Lombok Timur, Ahmad Amrullah. Penyerahan ditandai dengan pemotongan pita oleh Deputi Audit Internal BPKH Hadiyati Munawaroh.
“Semoga ruang kelas baru ini menjadi penyemangat bagi anak-anak kami para santri yang menempuh pendidikan di Ponpes Darul Hikam Al Rumbuky. Menjadi penyemangat untuk berprestasi dan mengejar cita-cita yang diimbangi pendidikan agama yang kuat,” kata Rachmat.
Ketua DPD PDI Perjuangan NTB ini menekankan, dirinya akan konsisten berjuang untuk memastikan fasilitas dan infrastruktur lembaga pendidikan berbasis Islam di Pulau Lombok bisa semakin berkualitas.
Rachmat menekankan, Lembaga pendidikan berbasis Islam memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga moral bangsa di tengah era globalisasi saat ini.
Bantuan ruang kelas baru di Ponpes Darul Hikam Al Rumbuky ini sendiri melengkapi bantuan serupa yang juga sudah disalurkan Rachmat di sejumlah Pondok Pesantren di Lombok Barat, Lombok Utara, dan juga di Lombok Tengah.
Khusus untuk Ponpes Darul Hikam Al Rumbuky, Rachmat juga menyiapkan bantuan tambahan senilai Rp 300 juta yang berasal dari kantong pribadinya.
Bantuan tersebut disiapkan untuk pengadaan lahan sehingga area Ponpes Darul Hikam Al Rumbuky semakin representatif menopang proses pembelajaran para santri.
“Tahun depan juga, terkait program pembangunan ruang kelas baru, Insya Allah Ponpes Darul Hikam Al Rumbuky akan kembali bisa mendapatkan bantuan,” imbuh Rachmat yang disambut pimpinan Ponpes dengan penuh rasa syukur.
Termasuk dari para jamaah dan santri yang hadir menyaksikan penyerahan.
Dalam kesempatan tersebut, tak lupa pula Rachmat menyampaikan penjelasan kepada seluruh hadirin yang hadir tentang BPKH.
Disampaikan, BPKH adalah lembaga pemerintah yang memiliki tugas mengelola keuangan haji dan memastikan pengelolaan keuangan tersebut benar-benar untuk kemanfaatan yang sebesar-besarnya bagi para calon Tamu Allah. Selain mengelola dana haji, BPKH juga mengelola Dana Abadi Umat, yang juga kemanfaatannya untuk membantu masyarakat.
Di Pulau Lombok, bersama BPKH, Rachmat mengungkapkan, dirinya tidak hanya membantu pembangunan ruang kelas baru untuk pondok pesantren.
Tapi juga menyiapkan bantuan untuk pembangunan masjid dan musala. Juga bantuan kendaraan ambulans untuk melayani masyarakat yang membutuhkan.
Kendaraan ambulans tersebut tersebar di kabupaten/kota di Pulau Lombok dan siap melayani umat sepenuhnya selama 24 jam.
Kepada para jamaah yang hadir, Rachmat juga mengingatkan agar tidak termakan berita-berita bohong dan informasi yang tidak bertanggung jawab.
Sebab, BPKH acap difitnah dalam hal pengelolaan dana haji. Antara lain disebut BPKH menggunakan dana haji untuk membiayai pembangunan jalan tol.
“Ndak tepancing isik raos dengan. (Jangan terpancing omongan orang). Itu informasi hoax. Informasi yang menyesatkan. Yang sebenarnya adalah, BPKH sangat amanah dalam mengelola dana haji. Sepenuhnya memberi kemanfaatan untuk jamaah,” kata politisi senior NTB ini.
Penuh Kesyukuran
Pimpinan Ponpes Darul Hikam Al Rumbuky KH M Khairi dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur yang mendalam dan ucapan terima kasih kepada Rachmat yang telah membantu pembangunan dua ruang kelas baru di Ponpes yang dipimpinnya.
“Baru kali ini Ponpes Darul Hikam mendapat bantuan untuk pembangunan gedung kelas. Selama ini, kami lebih banyak berswadaya dalam mengelola Ponpes ini,” ucap KH Khairi.
Disampaikan pula, selama proses pembangunan dua unit ruang kelas baru tersebut, pihak Ponpes sangat dimudahkan. Tidak perlu pusing memikirkan material bangunan. Tidak memikirkan tukang dan ongkosnya.
Ponpes hanya tinggal menerima dan memanfaatkan ruang kelas baru yang sudah terbangun megah untuk digunakan dalam proses belajar mengajar.
“Kami benar-benar terima beres. Tinggal duduk saja. Tinggal pakai. Alhamdulillah. Terima kasih yang tak terhingga untuk ayahanda Mamiq Haji Rachmat Hidayat, BPKH, dan Lazisnu,” kata KH Khairi.
Dia memastikan, ruang kelas baru tersebut akan dijaga dan dimanfaatkan maksimal untuk kegiatan belajar mengajar para santri.
Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Deputi Sekretariat Badan dan Kemaslahatan BPKH RI Emir Rio Khrisna menyampaikan bahwa BPKH saat ini mengelola dana haji yang berasal dari calon jamaah haji seluruh Indonesia sebesar Rp 160 triliun.
“Ini dana yang sangat banyak sekali,” kata Emir.
Dia menjelaskan, dana tersebut kemudian dikembangkan dan dikelola oleh BPKH. Seluruh nilai manfaat dari hasil pengembangan dan pengelolaan tersebut digunakan dalam dua hal. Yang pertama untuk jamaah haji yang berangkat ke Tanah Suci. Dia memberi contoh. Pada musim haji tahun 2022, seluruh jamaah haji hanya membayar ongkos haji rata-rata Rp 35 juta.
Padahal, pada tahun ini, biaya riilnya satu orang jamaah haji sebesar Rp 98 juta. Sehingga selisih sebesar Rp 63 juta untuk setiap jamaah berasal dari BPKH.
Untuk pemanfaatan kedua, bagi jamaah yang belum berangkat.
Semenjak tahun 2018, setiap jamaah haji yang sudah mendapatkan nomor porsi dan belum berangkat, juga mendapatkan nilai manfaat dari dana awal haji yang telah disetor.
Jamaah pun dapat mengecek langsung nilai manfaat yang diperolehnya tersebut melalui aplikasi di telepon genggam pintar.
Selain mengelola dana haji, BPKH juga kata Emir ditunjuk pemerintah untuk mengelola Dana Abadi Umat.
Saat ini, Dana Abadi Umat yang dikelola BPKH sebesar Rp 3,7 triliun. Dana ini berasal dari efesiensi penyelenggaraan ibadah haji dari tahun sebelumnya.
Nilai manfaat dari Dana Abadi Umat inilah yang kemudian diarahkan BPKH untuk membantu masyarakat. Seperti halnya pembangunan ruang kelas baru untuk pondok pesantren. Bantuan ambulas untuk melayani umat. Juga bantuan untuk masjid dan musala.
“Tahun ini, nilai manfaat pengelolaan Dana Abadi Umat yang disalurkan BPKH sebesar Rp 230 miliar. Alhamdulillah, ada pemerataan untuk kemaslahatan umat dari Sabang sampai Merauke,” kata Emir.
Ditegaskan pula olehnya, informasi-informasi tidak bertanggung jawab terhadap pengelolaan keuangan oleh BPKH masih terus terjadi.
Seperti dana haji dipakai untuk infrastruktur atau BPKH ngutang dan belum bayar biaya haji tahun sebelumnya. Itu semua kata Emir tidak benar.
BPKH bahkan sudah empat tahun berturut-turut, memperoleh nilai audit tertinggi terhadap pengelolaan keuangan dari Badan Pemeriksa Keuangan.
“BPKH empat tahun beruntun mendapat audit keuangan dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK,” imbuhnya.
Di sisi lain, Kepala Desa Rumbuk Suhirman memberikan ucapan terima kasih mewakili warga desa Rumbuk kepada Rachmat Hidayat yang bermitra BPKH dan telah menyelesaikan pembangunan dua ruang kelas baru di Ponpes Darul Hikam.
“Kami bersyukur memiliki anggota DPR RI dapil Lombok H Rachmat Hidayat yang peka terhadap aspirasi masyarakat,” ujar Suhirman.(*)
Pemprov NTB Dukung Penerapan e-Berpadu
Gubernur Zulkieflimansyah atas nama Pemprov NTB mengapresiasi e-Berpadu sebagai terobosan luar biasa selesaikan berbagai persoalan hukum di NTB
MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB mendukung penerapan aplikasi e-Berpadu (Elektornik-Berkas Pidana Terpadu) yang diinovasi oleh Mahkamah Agung RI.
Penerapan aplikasi e-Berpadu guna mewujudkan pelaksanaan sistem peradilan modern berbasis IT,
Aplikasi e-Berpadu hadir untuk mewujudkan digitalisasi Administrasi Perkara Pidana Perdata dan memangkas prosedur panjang birokrasi.
Sehingga tercipta efektivitas dan efisiensi layanan perkara pidana yang diharapkan dapat meningkatkan pelayanan bagi masyarakat pencari keadilan.
“Mungkin tampaknya sederhana, tapi ini suatu terobosan yang luar biasa. Atas nama pemerintah dan masyarakat NTB kami mengacungkan jempol dan apresiasi luar biasa,” kata Gubernur NTB, Zulkieflimansyah saat menghadiri acara Coffee Morning di Pengadilan Tinggi NTB, Kamis (03/11/22).
Gubernur Zulkieflimansyah mengapresiasi e-Berpadu yang merupakan terobosan luar biasa untuk menyelesaikan berbagai persoalan hukum di NTB.
Menurutnya, penerapan e-Berpadu, dapat mempermudah terwujudnya transparansi mengenai proses peradilan di NTB.
“Saya kira perubahan teknologi di NTB ini membuat sekat-sekat dengan masyarakat tidak lagi berjarak. Yang kita lakukan bisa untuk mempermudah masyarakat untuk menyaksikan, memberi respon dan masukan bahkan menjadi bagian untuk terlibat langsung secara emosional tentang proses peradilan. Ada edukasi dan sosialiasi yang luar biasa mengenai berbagai persoalan hukum yang ada di NTB. Semoga ini menjadi semangat baru untuk kami hadir melayani dan berkhidmat kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pengadilan Tinggi NTB, Dr. H.A.S Pudhoharsoyo, S.H., M.Hum juga menyatakan komitmennya untuk mengawal berbagai pelaksanaan administrasi perkara melalui penerapan e-Berpadu di NTB.
“Dengan adanya e-Berpadu, kami bersama-sama dengan stakeholders yang ada di tingkat Provinsi akan terus mengawal pelaksanaan administrasi elektronik baik di perkara pidana maupun perdata. Mari kita bersama-sama membangun sinergi untuk mewujudkan NTB dengan warganya yang banyak berkecimpung di dunia hukum,” tutur Ketua Pengadilan Tinggi NTB.
Selain komitmen bersama penerapan aplikasi e-Berpadu, pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan MoU antara Pengadilan Tinggi NTB dengan Universitas Mataram, Universitas Islam Al Azhar Mataram dan Universitas Teknologi Sumbawa serta Peresmian Studio Mini NTB High Court TV Channel oleh Gubernur NTB.
Hadir pula pada Coffee Morning tersebut, yaitu beberapa Kepala OPD Lingkup Pemprov NTB serta para stakeholders terkait. ***
Potensi Daerah NTB Perlu Digagas Jadi Event Berkelas
Penyelenggaraan bimtek event penyelenggaraan jadi inspirasi bagi ASN di bidang pariwisata, menggagas potensi event Internasional bagi Kesejahteraan Masyarakat NTB
MATARAM.lombokjournal.com ~ Sekretaris Daerah NTB, Lalu Gita Ariadi mengapresiasi Kepala Dinas Pariwisata yang didukung Kementerian Pariwisata atas terselenggaranya kegiatan Bimtek Event Penyelenggaraan Angkatan ll.
Menurut Lalu Gita Ariadi, dengan Bimtek ini menjadi inspirasi bagi ASN yang bergerak pada bidang pariwisata.
“Untuk menggagas potensi daerah dikelola sedemikian rupa sehingga bisa menjadi event-event berkelas regional, nasional bahkan internasional dan bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat,” ungkap Miq Gite sapaan akrab Sekda NTB.
Ia mengatakannya saat memberikan sambutan pada kegiatan Bimtek Peningkatan Kapasitas Penyelenggaraan Kegiatan (Events) Angkatan ll, di Hotel Lombok Plaza Mataram, Kamis (03/11/22).
Sekda juga minta kepada Dinas Pariwisata NTB bergandengan tangan dengan Poltekpar Lombok. Khususnya bagaimana ke depan, provinsi maupun kabupaten/kota mengkreasikan penyelenggarakan berbagai event yang tradisional, nasional bahkan internasional.
Agar menjadikan NTB kiblat berbagai macam kegiatan, agar para wisatawan menjadi lebih lama menikmati daya tarik dan berbagai atraksi budaya NTB yang disuguhkan.
Kepala Dinas Pariwisata H. Yusron Hadi menjelaskan, kegiatan Bimtek ini akan disandingkan dengan Festival Senggigi Sunset Jazzyang akan diselenggarakan pada tanggal 4-6 November, sehingga nyambung dengan acara ini.
“Dengan kegiatan ini, dihajatkan agar apa yang didapatkan bisa kita lihat kenyataannya pada kegiatan event Senggigi Sunset Jazz tersebut,” tuturnya.
Ditambahkan Yusron, mengingat event WSBK kian dekat tentunya sebagai tuan rumah penyelenggaraan, jajaran Pemerintah Daerah terus mengawal untuk memastikan penyelenggaraannya berjalan dengan baik dan sukses.
“Dengan banyaknya event di NTB, terlebih tahun 2023 mendatang berbagai event yang akan diselenggarakan. Kita harus memiliki kapasitas kemampuan dalam mengawal event tersebut agar berjalan dengan baik dan sukses,” kata Yusron. ***
Dam Mujur Murni untuk Kesejahteraan Petani Lombok
Tak ada politisasi terkait pembangunan Dam Mujur, HBK tak akan surut kawal penuh pembangunan dam Mujur demi petani Lombok
MATARAM,lombokjournal.com ~ Pembangunan Dam Mujur di Kabupaten Lombok Tengah kini sedang bersiap memasuki tahapan Rencana Aksi Pembebasan Lahan dan Pemukiman Kembali Warga Terdampak atau Land Acquistion and Resetlement Action Plan (LARAP).
Namun, di tengah proses yang sangat penting tersebut, justru ada pihak-pihak yang berusaha memancing di air keruh.
Mereka menyebarkan kabarbahwa pembagunan Dam Mujur ini adalah intrik politik belaka.
Sebagai pihak yang berada di garis depan dalam memperjuangkan pembangunan Dam Mujur, anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/P. Lombok ini, H. Bambang Kristiono, SE (HBK) angkat bicara terkait ulah pihak-pihak yang tak bertanggung jawab tersebut.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini menegaskan, bahwa pembangunan Dam Mujur sangat jauh dari intrik politisasi.
“Tidak ada politisasi dalam pembangunan kembali Dam Mujur ini. Pertarungan politik itu adalah hajatan lima tahunan. Sebelum dan sesudah gelaran hajatan Pemilu tersebut, adalah waktu bagi anggota DPR RI untuk bekerja keras buat rakyat, memperjuangkan aspirasi rakyat,” tandas HBK, Rabu (26/10/22).
Adanya potongan Video yang menuding pembangunan Dam Mujur ini sebagai intrik politik yang beredar di tengah-tengah masyarakat melalui aplikasi perpesanan.
Dalam video tersebut, secara terang-terangan, Partai Gerindra di mana HBK berkhidmat, dituding hanya menunggangi, memanfaatkan pembangunan Dam Mujur ini hanya untuk kepentingan politik sesaat.
HBK menegaskan, jika pun dirinya kini berada di garis yang paling depan untuk memperjuangkan pembangunan Dam Mujur yang telah tertunda lebih dari 40 tahun ini, sepenuhnya hal itu dilakukannya sebagai wujud ikhtiar dirinya dalam memenuhi salah satu janji kampanyenya pada Pemilu 2019 lalu, dimana HBK ingin mensejahterakan dan meningkatkan taraf hidup para petani di P. Lombok.
Karena itu, HBK memastikan bahwa pembangunan Dam Mujur ini murni untuk kepentingan para petani di Pulau Seribu Masjid.
Dengan daya tampung air hingga 23,03 juta meter kubik dan panjang tubuh bendungan hingga 2,8 kilometer, Dam Mujur setelah beroperasi, dipercaya akan mampu mengairi sedikitnya 6.181 hektare lahan pertanian.
Jika kini lahan-lahan pertanian tersebut hanya satu kali panen dalam setahun, nantinya dengan keberadaan Dam Mujur, para petani pemilik lahan bisa panen tiga kali setahun.
Selain itu, kata HBK, keberadaan Dam Mujur juga akan memberikan jaminan dan kepastian tersedianya air baku buat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika ,di wilayah selatan Kabupaten Lombok Tengah yang dikenal sebagai daerah kering.
Kawasan yang di dalamnya terdapat sirkuit MotoGP ini adalah destinasi pariwisata super prioritas nasional, yang harus dijaga keberlangsungannya.
“KEK Mandalika harus sukses, karena dampak positifnya bagi peningkatan perekonomian dan pariwisata P. Lombok. KEK Mandalika jangan sampai ada masalah di kemudian hari karena keterbatasan air baku mengingat keberadaannya di daerah kering,” tandas HBK.
Di lain sisi, keberadaan Dam Mujur juga bisa menjadi sumber energi baru dan terbarukan yang akan menjamin pasokan energi bagi KEK Mandalika dan kawasan-kawasan lainnya di Gumi Tatas Tuhu Trasna.
Dan yang tidak kalah penting, kata HBK, keberadaan Dam Mujur juga kelak akan mampu memberikan dan meningkatkan kekayaan (welth) para pemilik lahan di sekitaran bendungan tersebut.
Setelah bendungan selesai dibangun, maka harga tanah di sekitaran bendungan akan melonjak tinggi, sehingga, kekayaan para pemilik lahanpun dengan sendirinya akan meningkat drastis pula.
“Tolong sekarang dicek harga tanah di sekitaran Bendungan Meninting, harganya sudah mirip-mirip dengan harga tanah yang ada di Kota Mataram”, kata HBK meyakinkan.
Oleh karena itu, HBK menegaskan, proyek pembangunan Dam Mujur ini diperjuangkan oleh Ia dan teman-temannya, semata-mata untuk meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup para petani di P. Lombok.
Bukan untuk kepentingan Partai Gerindra, apalagi kepentingan diri pribadinya.
“Kalau hanya untuk kembali berangkat ke Senayan, in syaa Allah tanpa Dam Mujur sekalipun masih ada ikhtiar-ikhtiar lain yang bisa kita lakukan.
Kebetulan saja, yang mendengarkan aspirasi masyarakat dan yang memperjuangkannya di Pemerintah Pusat ini adalah anggota DPR RI dari Partai Gerindra,” imbuh HBK.
Beredarnya kemunculan video yang menyudutkan dirinya dan Partai Gerindra tersebut, HBK memastikan bahwa hal itu tidak akan pernah menyurutkan tekad dan langkah dirinya bersama Partai Gerindra untuk memperjuangkan pembangunan Dam Mujur ini.
Dengan tegas tokoh kharismatik Bumi Gora ini menyampaikan,dirinya merasa bangga, dan memberi apresiasi atas perjuangan dan kerja keras Pemkab Lombok Tengah yang dipimpin kadernya, telah berhasil meyakinkan tokoh-tokoh maupun masyarakat terdampak tentang kelanjutan proyek Dam Mujur ini.
“Saya meyakini, Dam Mujur ini akan banyak membawa faedah dan manfaat bagi para petani di P. Lombok. Saya berjanji akan fokus, dan bekerja untuk mengantarkan terwujudnya pembanguan Dam Mujur ini sebagaimana yang telah dicita-citakan dan diharap-harapkan realisasinya oleh para petani di P. Lombok selama ini,” tandas HBK.
Setelah sempat tertunda, kegiatan LARAP Dam Mujur akan mulai dilakukan pada bulan Oktober ini. Sebelumnya, Pemkab Loteng dengan masyarakat terdampak telah mencapai kata mufakat untuk kelanjutan proses LARAP.
Nantinya, setelah proses LARAP yang dilakukan Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara I dan Pemkab Loteng tsb tuntas dilaksanakan, maka akan dilanjutkan dengan proses pembebasan lahan.
Dengan begitu, Pemerintah Pusat akan siap mengangarkan konstruksi pembangunan Dam Mujur melalui APBN di Kementerian Pekerjaan Umum (PUPR).***
Khitan Massal di Masjid Al Istiqamah Dusun Lekok Desa Gondang
Khitan massal diikuti 31 orang anak bersamaan dengan Perayaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW
TANJUNG.lombokjournal.com ~ Khitan secara bahasa artinya memotong kulit yang menutupi alat kelamin lelaki (penis).
Dalam bahasa Arab khitan juga digunakan sebagai nama lain alat kelamin lelaki dan perempuan seperti dalam hadist yang mengatakan “Apabila terjadi pertemuan dua khitan, maka telah wajib mandi” (H.R. Muslim, Tirmidzi dll.).
Dalam agama Islam, khitan merupakan salah satu media pensucian diri dan bukti ketundukan kita kepada ajaran agama. Dalam hadist Rasulullah s.a.w. bersabda:”Kesucian (fitrah) itu ada lima: khitan, mencukur bulu kemaluan, mencabut bulu ketiak, memendekkan kumis dan memotong kuku” (H.R. Bukhari Muslim).
Faedah khitan: Seperti yang diungkapkan para ahli kedokteran bahwa khitan mempunyai faedah bagi kesehatan karena membuang anggota tubuh yang yang menjadi tempat persembunyian kotoran, virus, najis dan bau yang tidak sedap.
Air kencing mengandung semua unsur tersebut. Ketika keluar melewati kulit yang menutupi alat kelamin, maka endapan kotoran sebagian tertahan oleh kulit tersebut. Semakin lama endapan tersebut semakin banyak.
Bisa dibayangkan berapa lama seseorang melakukan kencing dalam sehari dan berapa banyak endapan yang disimpan oleh kulit penutup kelamin dalam setahun.
Oleh karenanya beberapa penelitian medis membuktikan bahwa penderita penyakit kelamin lebih banyak dari kelangan yang tidak dikhitan.
Begitu juga penderita penyakit berbahaya aids, kanker alat kelamin dan bahkan kanker rahim juga lebih banyak diderita oleh pasangan yang tidak dikhitan. Ini juga yang menjadi salah satu alasan non muslim di Eropa dan AS melakukan khitan.
Hitanan Massal sebanyak 31 orang anak bersamaan dengan Perayaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Masjid.Al Istiqamah dusun Lekok Desa Gondang Kecamatan Gangga Rabi’ul Awal 27-1443 H bertepatan dengan tanggal 23/10-2022.
Ketua Panitia Maulid, Mu’tamar Hidayat, sampaikan pada media ini, sebelum uraian Maulud oleh Uts Ahsani Rahman,S.Pi. pimpinan ponpes Telaga Wareng Pamenang terlebih dahulu dilaksanakan Hitanan massal dan Ngurisang.
Kebiasaan jamaah di empat (4) dusun Lekok sejak turun temurun, pada malam hari sebelum acara puncak dilaksanakan Bersanji dan Baca Hikayat sampai jelang waktu sholat Subuh.
Kemudian pagi hari H dilanjutkan dengan Ngurisan dan Hitanan.
Usai rangkaian acara diatas baru kemudian berlangsung uraian Mailid Nabi Besar Muhammad SAW oleh Uts Ahsani Rahman,S.Pi, kemudian Zikiran, dan penutup, Mu’tamar Hidayat.
Masih di tempat yang sama, 11 orang petugas medis dari antara lain, 3 orang dari Dinas Kesehatan KLU, Puskesmas Gangga dan Klinik Muhammadiyah.
Terpisah, Kepala Puskesmas Gangga, Sabri, ketika dihubungi via telpon mengatakan kami pelayan masyarakat di bidang kesehatan adalah kewajiban menjalankan amanat.
Terlebih lagi dalam membantu masyarakat yang kurang mampu untuk biaya hitan dan obat obatan. Pihaknya tetap melayani dan tidak memaksakan biaya obat dan sebagainya.
“Ini kan hitan massal yang jumlahnya mencapai 31 orang anak”, tentu butuh biaya cukup besar,” kata Sabri.
Meski demikian, kami tidak akan membebani mereka, tutur pria berkulit putih dan tampan ini.
Tidak ketinggalan, Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Utara, diwakili oleh Sektertais Sopan Ardianto, SKM. MPH, H Zaini, S. ST, Nurdin,S.KM, turut serta bertugas dan mengawasi jalannya hitan massal 23/10.
Sementara, Uts Ahsani Rahman,S.Pi dalam tausiyahnya mengatakan, jika karunia terbesar Nabi Muhammad SAW menjadi rahmat seluruh alam, karena beliau adalah sosok yang sangat toleransi.
“Maka dibulan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1444 H/2022 Hijriah kita dianjurkan untuk membesarkan salawat kepada beliau dan meneladani kehidupan nya agar kita mendapat syafaatnya dan semoga kita dapat menerapkan dikehidupan sehari-hari,” pungkasnya.***
WSBK 2022, Diusulkan Digelar Dengan Warna Etnik
Pihak Pemprov NTB, MGPA dan BPPD NTB berharap, dengan warna etnik WSBK 2022 maka cirikhas NTB selalu akan diingat
MATARAM.lombokjournal.com ~ World Superbike atau WSBK 2022 yang akan berlangsung di Mandalika International Street Circuit, pada 11 shingga. 13 November mendatang, diusulkan digelar dengan beragam hal unik dan menarik dari warna kedaerahan di NTB.
Usulan ajang balap dunia dengan ‘warna lokal’ itu disampaikan pihak Pemprov NTB, Grand Prix Association (MGPA) yakni unit usaha ITDC yang mengelola Sirkuit Pertamina Mandalika, serta Badan Promosi Pariwisara Daerah atau BPPD NTB.
Usulan itu disampaikan dengan maksud untuk memberikan kesan dan pengalaman yang lebih berarti bagi para wisatawan yang akan menonton event itu, dan selama berada Lombok.
“Dengan hadirnya WSBK tentu mengundang banyak wisatawan dalam negeri hingga luar negeri. Maka itu kita manfaatkan guna mempromosikan NTB di kancah dunia, mulai dari penampilan budaya, kesenian hingga promosi wisata,” ujar Priandi Satria, Direktur Utama Mandalika MGPA, pada pertemuan dengan beberapa awak media, Jumat (21/10/22), di Kafe Konyu Mataram.
Ragam etnik yang diusulkan, di antaranya mulai dari memperkenalkan pakaian daerah khas NTB, tarian daerah Sasambo yang akan menjadi pembuka, hingga menyelenggarakan Lombok Sumbawa Fair yang berisikan beragam budaya, makanan, kesenian Provinsi NTB.
“Dengan ide-ide ini, kami yakin ciri khas daerah NTB akan selalu diingat oleh para riders hingga wisatawan,” ucapnya.
Demikian juga disampaikan Ketua BPPD NTB, Baiq Ika Wahyu Wardani, Ia menyampaikan pihaknya telah menyiapkan beberapa upaya dan strategi untuk mempromosikan event ini, agar disaksikan oleh banyak penonton dari berbagai daerah dan belahan dunia.
Selain akan menampilkan kesenian dan budaya NTB dalam opening dan closing caremony, ia menyampaikan untuk menggencarkan paket-paket wisata murah bagi seluruh wisatawan baik lokal, luar darerah hingga luar negeri.
“Kami sudah mulai berkolaborasi dengan beberapa stakeholders terkait hal ini, dan sudah bisa dinikmati jelang WSBK nanti hingga akhir bulan November, dan kami yakin hal ini akan mengendalikan harga-harga hotel nantinya, hal ini merupakan komitmen kami terhadap keluhan pasca MotoGP kemarin,” terangnya.
Kepala Dinas Pariwisata NTB, H. Yusron Hadi, mengatakan dengan ide-ide yang telah dikumpulkan dari beberapa pihak, ia berharap agar hal ini dapat terwujud dan diterima oleh pihak Dorna.
Menurutnya, ini merupakan momentum yang tepat agar NTB lebih dikenal di kancah dunia.
“Semoga usulan kami ini dapat diterima oleh pihak terkait dan hal ini akan menjadi jendela bagi NTB untuk meperkenalkan kesenian dan budayanya bagi dunia,” harapnya ***
Kepala Desa antara Kebutuhan Masyarakat dan Politik Praktis
Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengungkapkan pentingnya kesungguhan Kepala Desa bekerja untuk masyarakat, dan dukungan soliditas penyelenggara pemerintahan desa
LOBAR.lombokjournal.com ~ Tugas Kepala Desa dan perangkatnya seringkali berat, yang menjadi tantangan yaitu fokus pembangunan antara kebutuhan masyarakat dan politik praktis.
Hal itu disampaikan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah saat menghadiri pelantikan Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) NTB di Hotel Puri Sharon, Senggigi, Lombok Barat, Sabtu (22/10/22).
“Oleh karena itu tugas para kepala desa memperkuat jaringan dan daya tawar desa sehingga pembangunan benar benar untuk masyarakat,” ujar Gubernur NTB
Kemampuan manajemen dan kesungguhan bekerja untuk masyarakat serta soliditas para penyelenggara Pemerintahan Desa, akan cepat melakukan percepatan pembangunan dalam skala lebih besar seperti daerah bahkan nasional.
Ditambahkannya, penguatan kapasitas seperti sekolah kepemerintahan baik namun meningkatkan kinerja badan usaha milik desa atau mengelola anggaran dana desa dengan sebaik baiknya, cukup menjadikan desa sebagai pusat pembangunan.
Sekretaris Jenderal DPP APDESI, Surta Wijaya berpendapat, Gubernur sebagai Kepala Daerah selama memiliki kebijakan yang menyejahterakan masyarakat desa akan memudahkan pembangunan secara menyeluruh.
Namun demikian, ia masih menyayangkan politik anggaran Dana Desa yang belum berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Ada beberapa point seperti marwah pemerintahan desa yang seharusnya sejajar secara undang undang, lalu otonomi pengelolaan Dana Desa dan kesejahteraan Kepala Desa dan perangkatnya yang masih terus kami perjuangkan,” jelasnya.
Ia menegaskan, para Kepala Desa di NTB harus berorientasi saling mendukung dengan para Kepala Daerah di atasnya yang semestinya sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPD APDESI terpilih periode 2022 – 2027, Mastur mengatakan siap mengawal UU tentang Desa agar terwujud desa yang mandiri. ***
Obat Sirup Penyebab Gagal Ginjal Anak-anak
Obat anak yang terkontaminasi Dietilen Glikol dan Etilen Glikol di Gambia tidak terdaftar di BPOM RI
MATARAM.lombokjournal.com ~Kementrian Kesehatan sedang melakukan investigasi terkait dengan penyebab terjadinya gagal ginjal akut atau Acute Kidney Injury (AKI) bagi anak-anak yang tengah menjadi isu kesehatan belakangan ini.
Ini ada kaitannya dengan banyaknya beredar berita mengenai bahaya sirup obat untuk anak yang di duga mengandung cemaran Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) yang diproduksi oleh Meiden Pharmaceuticals Limited, India.
Dinas Kesehatan Provinsi NTB terus melakukan koordinasi dengan BPOM maupun Kementrian kesehatan untuk menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan dan akan terus memberikan update mengenai perkembangan hasil analisis obat sirup tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, H. Lalu Hamzi Fikri, MM.MARS.mengharapkan agar masyarakat tenang, karena BPOM telah melakukan pengawasan terhadap produk obatyang beredar Indonesia dan juga di NTB.
“BPOM tentunya telah melakukan pengawasan secara komprehensif terhadap produk obat yang beredar di Indonesia, demikian juga di NTB. Tentunya kita tetap waspada dan menggunakan produk obat yang terdaftar dari sumber resmi, untuk memastikan keamanan dalam penggunaan produk obat, menggunakan obat sesuai aturan pakai, membaca dengan seksama peringatan dalam kemasan, serta menghindari penggunaan obat sirup yang sudah disimpan lama.” ungkap Dr. Fikri. ***