Gubernur NTB Hadiri Musyawarah GPIB Bali-NTB

Ini pesan Gubernur NTB, dalam keadaan sulit tidak peduli peta itu benar atau salah, yang penting punya kekuatan menggerakan

MATARAM.lombokjournal.com ~ menyampaikan, Sebagai sekelompok manusia dan bukan mesin, tiap orang memiliki ruang bereksplorasi. Sehingga apabila ada rencana yang tidak sesuai dengan realita masih ada toleransi untuk berdamai dengan keadaan.

BACA JUGA: Sekda NTB Apresiasi Penyelenggaraan Diklat Kewirausahaan Daerah

Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah saat memberikan sambutan pada Rapat Kerja dan MUPEL GPIB Bali-NTB oleh Majelis Jemaat GPIB Imanuel Bung Karno di Hotel Idoop pada Kamis (17/11/22).

Menurutnya, bicara tentang musyawarah, cara orang memandang persoalan sangat ditentukan oleh pendidikan, pengalaman, dan dengan siapa berinteraksi.

“Ketika kita terjebak dalam sebuah gua dengan keadaan yang sulit, tidak peduli peta itu benar atau salah, yang penting peta itu punya kekuatan untuk menggerakan kita semua”, tambahnya.

Mengutip karya Kees Van Der Heijden yang berjudul ‘Scenarios the Art of Strategic Conversation’, Bang Zul berpesan kepada para Pendeta untuk menjadikan hal tersebut modal membimbing masyarakat, juga para tokoh agama ketika membuat rencana kerja.

Pada kesempatan sama, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB, H. Zamroni Aziz turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan musyawarah tersebut. 

“Ini membuktikan bahwa antar umat beragama di NTB dapat hidup rukun dan damai. Kami berharap semua kegiatan keumatan disini dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Diketahui, Musyawarah Pelayanan (Mupel) Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Bali-NTB dilakukan untuk mengoptimalkan sinergi intergenerasional GPIB dengan mengembangkan kepemimpinan Misioner dalam konteks Budaya Digital.

BACA JUGA: NTB Mampu Bangkit Hadapi Tantangan

Musyawarah GPIB ini terdiri dari dua Provinsi yang ada dalam satu wilayah pelayanan yang terdiri dari 7 Jemaat di Bali dan 2 Jemaat di Lombok. ***

 

 




Puteri Indonesia NTB 2023: Diajeng Aulya Sekartaji

Wagub NTB agar Puteri Indonesia menyampaikan pesan, betapa indahnya NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Mewakili Kota Mataram, Diajeng Aulya Sekartaji terpilih sebagai Puteri Indonesia Nusa Tenggara Barat 2023 yang berlangsung di Hotel Prime Park, Jumat (18/11/22).

Wagub NTB berpesan agar Puteri Indonesia mengenalkan keindahan NTB
Wagub NTB

Setelah memberikan ucapan selamat kepada seluruh finalis Puteri Indonesia NTB, Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah menyampaikan pesan, agar seluruh finalis menyampaikan pesan kepada masyarakat bahwa NTB sebagai daerah yang sangat indah. 

BACA JUGA: Silaturahmi dengan Finalis Puteri Indonesia 2023

“Kepada seluruh Puteri Indonesia sampaikanlah kepada elemen masyarakat di Indonesia maupun seluruh dunia, betapa indahnya NTB yang merupakan daerah yang tangguh, tidak surut dengan berbagai permasalahan seperti Pandemi Covid – 19. Pertumbuhan ekonomi tetap baik,” tutur Ummi Rohmi. 

Sementara itu, Puteri Indonesia Laksmi Shari De-Neefe Suardana, begitu terkesima dengan Lombok, baik itu masyarakat, kuliner, bahkan tradisi yang ada di Lombok.

“Saya merasa seperti di rumah ketika di Lombok, saya begitu kagum dengan masyarakat yang ada di Lombok, sangat mengapresiasi tradisi tetapi juga menginginkan anak muda untuk mendukung kreativitas,” ujarnya. 

Shari mengatakan, NTB terkenal akan mutiara nya, sehingga bukan suatu hal yang tidak mungkin, kompetisi Miss Universe menjadi kesempatannya untuk memperkenalkan mutiara Lombok yang begitu indah 

terpilih sebagai Puteri Indonesia 2023sia 20
Diajeng Aulya Sekartaji
(tengah)

“Saya berharap agar ketika di Miss universe dapat membawa mutiara Lombok, berbicara tentang Lombok dan memperlihatkan keindahan Lombok kepada seluruh dunia,” tutupnya.***

BACA JUGA: NTB Mampu Bangkit Hadapi Tantangan

 




Silaturahmi dengan Finalis Puteri Indonesia NTB 2023

Saat silaturahmi dengan para finalis Puteri Indonesia NTB, Wagub NTB mengungkapkan pertumbuhan ekonomi NTB yang tinggi 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah silaturahmi dan ramah-tamah dengan para Finalis Puteri Indonesia NTB tahun 2023 di Pendopo Tengah Gubernur, Kamis malam (17/11/22).

Kepada para Finalis Puteri Indonesia NTB Wagub memaparkan progres program-program unggulan Pemprov, seperti masalah lingkungan, pendidikan, kesehatan dan sosial. 

BACA JUGA: Wagub NTB Launching Desa Berdaya

Wagub NTB silaturahmi dan ramah-tamah dengan para Finalis Puteri Indonesia NTB tahun 2023
Wagub NTB

Pemaparan itu dilakukan agar para finaslis dapat memahami kondisi terkini di NTB. 

Ia juga menjelaskan, kondisi perekonomian di NTB saat ini mengalami peningkatan cukup baik. 

Terutama dengan diselenggarakannya berbagai event internasional di Sirkuit Mandalika serta adanya dukungan dari masyarakat.

“Kalian juga pasti tahu Sirkuit MotoGP Mandalika, adanya sirkuit itu kita bisa menyelenggarakan banyak event, sehingga pertumbuhan ekonomi NTB termasuk yang tertinggi di Indonesia. Itu semua juga berkat masyarakat NTB yang luar biasa kompak dan support dari pusat,” katanya. 

Wagub pun menyemangati para finalis Puteri Indonesia yang akan berlomba memperebutkan mahkota Puteri Indonesia NTB 2023 pada 18 November mendatang di Hotel Prime Park Kota Mataram. 

“Kita sangat optimis melihat Puteri-puteri NTB yang pintar, wawasan luas serta peduli terhadap hal-hal yang memang sangat dibutuhkan untuk peningkatan SDM. Luar biasa kalian semua, selamat berkompetisi, lakukan yang terbaik untuk wakili NTB di ajang Puteri Indonesia 2023. Sukses semuanya,” tutup Ummi Rohmi, sapaannya. 

Senada dengan Ummi Rohmi, Puteri Indonesia 2022 Laksmi De-Neefe Suardana pun turut menyemangati para Puteri agar tetap santai dalam berkompetisi.

“Menang atau kalah ini adalah sebuah start untuk hidup kalian yang lebih baik. Kalian adalah wanita hebat. Kalian ada disini untuk belajar. Just enjoy, relax, dan lakukan yang terbaik,” pesan Laksmi.

Di hadapan Wagub, para Puteri memperkenalkan diri satu per satu dengan dipandu oleh Ketua Yayasan Puteri Indonesia NTB, drg Farida Istiarini, Sp.Ort.

BACA JUGA: Bunda Niken Kunjungi PKW di Desa Batujai

Turut hadir pada acara ramah-tamah tersebut yaitu Ketua Dekranasda Provini NTB, Ketua Pemilihan Puteri Indonesia Daerah, Puteri Indonesia NTB 2022, Kepala Dinas Kominfotik NTB dan para stakeholders terkait. ***

 




Satgas Investasi NTB Tuntaskan Sumbatan Investasi

Untuk memastikan NTB aman dan nyaman beraktivitas, Satgas Investasi berhasil menyelesaikan beberapa sumbatan investasi

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah memastikan Provinsi NTB aman dan nyaman untuk aktivitas investasi. 

Dan kehadiran satgas investasi, harus menjadi solusi untuk mendukung, memfasilitasi dan mengakselerasi realisasi investasi di daerah.

BACA JUGA: Industrialisasi Mensejahterakan Para Pelakunya

Kata Gubernur NTB, Satgas Investasi NTB mencoba mengurai sumbatan sumbatan investasi di NTB
Gubernur Zulkieflimansyah

“Memastikan daerah kita aman dan nyaman untuk beraktivitas, Satgas Investasi NTB mencoba mengurai sumbatan sumbatan investasi di NTB,” ujar Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah, SE, Msc di Hotel Lombok Raya, Rabu (16/11/22). 

Aset Pemerintah Provinsi di Teluk Santong, Eco Tourism di Hutan Sekaroh, Villa di Tampah Hills dan hotel bintang lima di Teluk Mekaki, Sekotong, beberapa sumbatan investasi yang berhasil diselesaikan Satuan Tugas Percepatan Investasi Nusa Tenggara Barat. 

Di tengah keterbatasan kemampuan keuangan negara dan daerah, kehadiran investasi tentu menjadi tumpuan harapan untuk menggerakkan pembangunan di daerah.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, H Muhammad Rum mengatakan, dengan mengatasi beberapa sumbatan investasi ini diharapkan akan segera memacu geliat investasi di NTB. 

“Setelah kita kuasai, Teluk Santong akan kita tawarkan pada investor yang mau mengolah perikanan sekaligus pengolahannya,” jelas Rum. 

Proyeksi pertumbuhan ekonomi bagi daerah dan masyarakat nelayan cukup menjanjikan jika diolah dengan baik. 

Perputaran rupiah triliunan dalam setahun di wilayah perairan Teluk Saleh Samota juga bukan hal yang mustahil akan tercapai.

Ditambahkannya, dalam tiga tahun terakhir realisasi investasi memenuhi bahkan melampaui target yang telah di tetapkan. 

Tahun 2020 terealisasi 11,6 Triliun melampau target pusat 6,065 T dan target RPJMD 11,5 T. Kemudian pada tahun 2021 realisasi investasi 14,879 T melampaui target empus 9 T dan target RPJMD 13 T dan tahun 2022 ini.

BACA JUGA: NTB Gesah Industrialisasi Sektor Perikanan dan Kelautan

Hingga bulan lalu realisasi investasi mencapai 15,437 T melampaui target RPJMD 15.428 T dan optimis akan mencapai target Pemerintah PusAT 18,5 T di akhir tahun.

Selain pemerintah, hadir pula perwakilan investor Dirut ESL, konsultan Tampah Hills dan humas PT Sarana Bukit Alami.***

 




NTB Mampu Bangkit Hadapi Tantangan

Masyarakat NTB bisa survive dari berbagai permasalahan karena tradisi beragamanya kuat

MATARAM.lombokjournal.com ~ Provinsi NTB merupakan daerah yang memiliki tradisi beragama sangat kuat, menjadikan NTB mampu bertahan menghadapi berbagai permasalahan.

Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengatakan itu saat menghadiri acara The 2nd International Conference dengan tema “Community Development, Religious Tradition, and Contemporary Technology” di Gedung Dome Universitas Mataram, Rabu (16/11/22).

BACA JUGA: Wagub NTB Launching Program Desa Berdaya

Kata Wagub NTB, NTB bisa survive dari berbagai permasalahan karena tradisi beragamanya kuat
Wagub, Hj Sitti Rohmi

“Alhamdulillah, NTB adalah daerah yang bisa survive dari berbagai permasalahan yang kita hadapi, seperti gempa bumi, pandemi Covid-19, kita bisa survive dikarenakan tradisi agamanya kuat, sehingga kita selalu bisa cepat bangkit untuk tidak berlama-lama meratapi keadaan,” tutur Ummi Rohmi.

Ummi Rohmi menyampaikan, Provinsi NTB di tahun 2022 memiliki pertumbuhan ekonomi sebesar 7,10 persen pada triwulan III. 

“Tingkat pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia, diprediksi sampai 6-7 persen lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional. hal ini terjadi karena semua perencanaan yang kita lakukan disupport oleh Pemerintah Pusat,” jelasnya.

Selain itu angka pengangguran di NTB sebanyak 2,98 persen,  yang merupakan angka pengangguran terendah di Indonesia, karena secara nasional sebanyak 5,86 persen  .

“Ini semua membuat kita optimis, Insya Allah dengan NTB sebagai daerah yang religius, yang sebagian besar masyarakat muslim, NTB juga terkenal dengan sport tourism yang menjadikan NTB kuat,” tutur Ummi Rohmi.

Rektor Universitas Mataram (Unram), Prof. Ir. Bambang Hari Kusumo, M.Agr.St., Ph.D., mengucapkan terima kasih atas seluruh stakeholder yang mendukung dalam kegiatan ini. 

BACA JUGA: NTB Salah Satu Terdepan dalam Pembangunan Kesehatan

“Kami ucapkan terima kasih telah berkenan menghadiri undangan kami, disini kami mencoba membuat sebuah budaya, kolaborasi antara kampus dengan pemerintah daerah,” ungkapnya. ***

 




Inflasi Provinsi NTB Mampu Turun Signifikan

Provinsi NTB diapresiasi Kementerian Dalam Negeri karena mampu menurunkan inflasi secara signifikan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, menghadiri Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Provinsi NTB dalam rangka membahas ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat menjelang akhir tahun 2022 di Gedung Sangkareang pada Rabu (16/11/22).

Gubernur Zul menyampaikan, Nusa Tenggara Barat mendapat apresiasi karena mampu menurunkan inflasi secara signifikan.

BACA JUGA: Satgas Investasi NTB Tuntaskan Sumbatan Investasi

Penurunan inflasi signifikan di NTB diapresiasi Kemendagri
Gubernur NTB didampingi Sekda NTB

“Kita termasuk provinsi yang diberi apresiasi oleh kementerian dalam negeri karena mampu menurunkan inflasi secara signifikan”, ungkap Bang Zul.

Ia berharap NTB terus bisa menekan angka inflasi, karena menurutnya pertumbuhan ekonomi yang tinggi akan sia-sia ketika angka inflasi juga tinggi.

Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M. Si, juga menjelaskan, saat ini pertumbuhan ekonomi triwulan ketiga NTB sebesar 7.10, dari yang sebelumnya rilis triwulan pertama sebesar 7.7, dan kedua sebesar 5.99. 

Meski inflasi terjadi, angka pertumbuhan juga bergerak positif.

Event nasional maupun internasional yang terselenggara selama ini di Provinsi NTB juga merupakan salah satu ikhtiar yang dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, Pemprov NTB juga terus berupaya memacu investasi di daerah, mengefektifkan serta optimalisasi aset-aset milik daerah sebagai sumber pendapatan dan lain sebagainya.

Sehingga diharapkan kehadiran investor yang terus dikawal oleh OPD juga menjadi solusi dari situasi yang serba sulit nantinya.

“Kita berharap dengan kerja baru semangat baru 2023 ke depan, mudahan pertumbuhan ekonomi bisa kita pertahankan, event-event ke depan juga semakin bisa kita sukseskan”, tutup Miq Gita. 

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB Heru Saptaji menjelaskan ada beberapa faktor yang menyebabkan inflasi dalam dua bulan terakhir, antara lain komoditi bahan pokok penyumbang inflasi tertinggi adalah Tomat, Bawang Merah, dan Beras. 

BACA JUGA: Industrialisasi Mensejahterakan Para Pelakunya

Data tersebut berdasarkan pengamatan dari data inflasi yang ada di kota yang dijadikan sampel atau acuan utama, yaitu Kota Mataram rata-rata inflasi 10 persen dan Kota Bima inflasi 28,5 persen.***

 

 




Masyarakat Diingatkan, Jaga Kelestarian Alam Rinjani

Wagub NTB mengingatkan masyarakat yang berada di kawasan Gunung Rinjani untuk tetap menjaga kelestarian alam dengan tidak menebang pohon sembarangan

LOTIM.lombokjournal.com ~ Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) merupakan taman nasional yang berada di Propinsi Nusa Tenggara Barat. 

Daya tarik wisata utama kawasan TNGR tentu saja adalah Gunung Rinjani yang sudah terkenal. 

Wagub NTB minta masyarakat Sembalun jaga kelestarian Rinjani

Akan tetapi, destinasi wisata taman nasional ini tidak hanya sampai di situ saja, melainkan juga pesona alam lain yang dimiliki kawasan konservasi ini. Mulai dari flora, fauna, hingga panorama alam yang dijamin mampu memanjakan mata.

BACA JUGA: NTB Mampu Bangkit Hadapi Tantangan

Karena daya tarik yang demikian mempesona dari Gunung Rinjani yang disebut sebagai Gunung terindah di dunia ini, Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Siti Rohmi Djalilah mengingatkan masyarakat khususnya yang berada di kawasan Gunung Rinjani untuk tetap menjaga kelestarian alam. 

Salah satu caranya, tidak menebang pohon sembaranganyang akan merusak kelestarian alam Rinjani.

“Karena itu kami mengingatkan kepada masyarakat untuk menjaga sumberdaya alam Rinjani karena Gunung Rinjani merupakan sumber mata air bagi Masyarakat Pulau Lombok khususnya,” kata Wagub NTB. 

Selain itu, tidak menebang pohon sembarangan yang mengakibatkan rusaknya mata air. Dan perlunya dijaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan di kawasan konservasi alam nasional Gunung Rinjani. 

“Itulah cara sederhana untuk menjaga kelestarian alam kita,” tukasnya. 

Wagub NTB di hadapan jamaah dan masyarakat Desa Sembalun, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur pada Pengajian Umum dirangkaikan dengan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Ponpes Darul Faizin NWDI, Desa Sembalun, Rabu (16/11/22).

Pernyataan Ummi Rohmi sapaan akrab Wagub NTB ini perihal Gunung Rinjani dan pelestarian alamnya menjadi perhatian semua pihak. 

Menurutnya, ditetapkannya Rinjani sebagai kawasan Geopark karena Rinjani merupakan kawasan konservasi, pendidikan, pemberdayaan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.

“Geopark Rinjani telah mendapatkan pengakuan sebagai global geopark sejak 2018. Pada tahun yang sama juga ditetapkan sebagai zona inti dari  area Cagar Biosfer Lombok. Juga Geopark Rinjani termasuk dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dan Kawasan Pengembangan  Pariwisata Nasional (KPPN) NTB,” Wagub menekankan. 

BACA JUGA: NTB Salah Satu Terdepan dalam Pembangunan Kesehatan

Hadir pada kesempatan tersebut, Kadis Dikbud NTB, Karo Kesra Setdaprov NTB, Muspika Kecamatan Sembalun, PD NWDI se Pulau Lombok, PC NWDI Kecamatan Sembalun tokoh agama, tokoh masyarakat setempat. ***

 




Stunting Bisa Diatasi, Masyarakat Jangan Khawatir

Masalah stunting masih menjadi PR dan jadi perhatian Pemprov NTB agar prevalensinya jauh berkurang

LOTIM.lombokjournal.com ~ Wakil gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengakui melahirkan sumberdaya manusia NTB yang kompetitif dan berdaya saing secara global tidak terlepas dari penguatan SDM berbasis pendidikan. 

Namun yang tak kalah pentingnya juga bagaimana meningkatkan sumberdaya manusia itu dengan kualitas kesehatan yang tetap menjadi perhatian.

BACA JUGA: Wagub NTB: Peningkatan IPM Ditentukan para Ibu

ilustrasi: Ayo cegah stunting!

“Angka stunting yang masih menjadi PR kita di NTB untuk terus kita ikhtiarkan penurunnya. Menjadi perhatian Pemprov NTB agar prevalensinya menjadi jauh berkurang. Karena itu di Desa Sembalun ini kami berharap Kepala Desa, Perangkat Desa dibackup oleh tenaga kesehatan dan kader Posyandu harus punya misi yang sama untuk tetap bahu-membahu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat mellaui penurunan stunting,” pinta Ummi Rohmi sapaan akrab Wagub yang energik ini menekankan ini, karena untuk menghasilkan sumberdaya manusia yang NTB yang mumpuni ke depan, faktor kesehatan menjadi hal utama yang tak boleh luput dari perhatian.

“Harapan kami kepada masyarakat di sini untuk selalu memperhatikan gizi anak-anaknya dengan memberikan asupan makanan bergizi yang mengandung protein hewani kepada anak. Karena kandungan gizi tersebut dapat membantu mencegah anak dari stunting,” terang Wagub.

Wagub juga minta kepada masyarakat untuk tidak khawatir dalam penanganan stunting. Pasalnya stunting bisa ditangani. 

BACA JUGA: NTB Salah Satu Terdepan dalam Penanganan Kesehatan

“Caranya itu tadi dengan memberikan makanan  bergizi serta menjalankan pola hidup sehat, menjaga lingkungan dengan tidak buang air di sembarang tempat. Laporan Kades Sembalun angka stunting masih 15 orang. Semuanya itu bisa diatasi dengan pola penanganan asupan gizi berimbang, asupan protein dan pola hidup bersih dan sehat,” pesan Ummi Rohmi. ***

 




Wagub NTB: Peningkatan IPM Ditentukan para Ibu

Hadiri Seminar Pengasuhan Balita Anak dan Remaja, Wagub NTB mengingatkan bagaimana membangun IPM kalau para ibu tak punya kemampuan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wagub NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menyampaikan,Indeks Pembangunan Manusia (IPM) ditentukan oleh 3 faktor yakni pendidikan meliputi angka rata-rata lama sekolah, kesehatan meliputi angka harapan hidup dan ekonomi.

Wagub NTB mengatakan, peningkatan IPM ditentukan para ibu

Hal tersebut disampaikan Ummi Rohmi, sapaannya, ketika menghadiri sekaligus membuka kegiatan Seminar Pengasuhan Balita, Anak, dan Remaja yang diselenggarakan oleh Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) di Hotel Lombok Plaza pada Rabu (16/11/22).

BACA JUGA: Wagub NTB Launching Desa Berdaya

“Ini sangat ditentukan oleh ibu-ibunya, karena bagaimana mungkin kita bisa membangun IPM yang baik, anak-anak memiliki tingkat pendidikan dan kesehatan yang tinggi, kalau ibu-ibunya tidak memiliki kemampuan untuk itu,” tuturnya.

Sebagai Ketua Umum BKOW, Ia juga menjelaskan, NTB masih perlu kerja keras yang dilakukan secara konsisten, karena pendidikan dan harapan hidup tidak bisa dibangun dengan spontan.

“Kita berusaha bagaimana caranya masyarakat NTB ini awet umurnya, ini tidak semudah membalikkan telapak tangan untuk menyadarkan masyarakat kita akan pentingnya kesehatan,” tambahnya.

Perlu diketahui juga, NTB mendapatkan penghargaan sebagai salah satu provinsi terbaik yang memanfaatkan energi terbarukan di Indonesia dan diundang ke Denmark.

Negara maju tersebut sudah memulai renewable energy sejak 50 tahun yang lalu melalui sosialisasi dari tingkat TK, SD, dan SMP. 

Dapat dilihat bahwa pendidikan, kesehatan, dan ekonomi menjadi pondasi suatu pembangunan.

“Disini alhamdulillah BKOW selalu berusaha meningkatkan hal tersebut, contohnya mulai dari pemberian telur kepada anak-anak stunting, seminar dan sosialisasi terkait posyandu keluarga,” pungkas Ummi Rohmi.

BACA JUGA: NTB Salah Satu Terdepan Dalam Pembangunan Kesehatan

Saat ini angka stunting di NTB sudah berada di bawah 17 persen yang biasanya NTB selalu berada di posisi 5 terendah di atas 30-70 persen. 

Dengan aktifnya Posyandu Keluarga dan adanya data by name by address yang tidak bisa dibantah, memudahkan intervensi langsung kepada anak-anak stunting di setiap dusun. ***




KUA PPAS Memang Tak Memuat Rincian Belanja

Dalam KUA PPAS memang tidak memuat rincian belanja, namun sudah dibahas secara intensif pada masing-masing komisi

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemprov NTB merespons pernyataan anggota DPRD NTB ), H. Mori Hanafi, yang mengkritik eksekutif .

Pasalnya, dalam Rapat Paripurna penandatanganan Nota Kesepahaman Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Flafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) Tahun Anggaran 2023, Rabu (16/11/22) kemarin tidak merinci belanja yang berjumlah Rp 5,964 triliun.   

BACA JUGA: Nota Kesepakatan KUA dan PPAS APBD 2023 Didandatangani

H. Wirawan Ahmad, M.T. mengatakan, KUA PPAS tidak memuat rincian belanja
H. Wirawan Ahmad, M.T

Mori Hanafi menilai, kenaikan anggaran sebesar Rp 670 miliar dalam KUA PPAS itu tidak realistis. 

Meski tidak realistis, ia mengaku masih bisa menerima kenaikan tersebut yaitu untuk memenuhi kebutuhan belanja yang strategis. 

Namun Badan Anggaran (Banggar) dinilai masih sedikit menerima rincian belanja-belanja dalam pembahasan kemarin.

Terkait hal itu Asisten III Setda Provinsi NTB, H. Wirawan Ahmad, M.T., mengatakan, KUA PPAS selain memuat kebijakan umum anggaran, juga memuat rencana postur APBD meliputi target pendapatan, target belanja dan pembiayaan. 

Rencana pendapatan terdiri dari target Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Transfer dan lain-lain pendapatan daerah yang sah.

Target PAD sendiri meliputi  target pajak daerah, retribusi daerah dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah. Untuk target pendapatan dari dana transfer terdiri dari dana transfer dari pusat dan dana transfer dari daerah. 

Rencana belanja dituangkan dalam rencana program, kegiatan sampai sub kegiatan disertai pagu indikatifnya.

“Jadi dalam KUA PPAS memang tidak memuat rincian belanja seperti  yang diinginkan Pak Mori,” kata Wirawan, Kamis (17/11) kemarin.

Ia megatakan, rencana program, kegiatan dan sub kegiatan yang disampaikan sudah dibahas secara intensif pada masing-masing komisi. 

Dan komisi sudah juga menyampaikan hasilnya kepada Banggar DPRD NTB dan TAPD pada saat rapat Banggar DPRD dan TAPD.

BACA JUGA: NTB Mampu Bangkit Hadapi Tantangan

“Rincian belanja yang dimaksud Pak Mori pada saatnya akan dibahas pada agenda pembahasan Raperda APBD 2023. DPRD bisa meminta kepada Pemprov NTB untuk menjelaskan RKA OPD yang telah diinput melalui SIPD,” katanya. ***