Gubernur Zul Ingatkan, Listrik Harus Aman di Event Internasional

Listrik harus aman dan harus tetap menyala saat berlangsung event nasioal maupun internasional, itu diingatkan Gubernur Zulkieflimansyah

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pasokan dan keamanan listrik di berbagai event Nasional dan Internasional yang akan digelar di Provinsi NTB harus aman. 

Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah yang akrab disapa Bang Zul, saat silaturahmi dengan pejabat lama General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB, Lasiran dan pejabat baru Sudjarwo, Jum’at (28/01/22) di ruang kerjanya. 

Gubernur ingatkan soal listrik
Gubernur Zulkieflimansyah

Ia mewanti-wanti dan mengingatkan agar saat berlangsungnya event internasional listrik harus tetap menyala.

“Banyak event di NTB, ada MotoGP, MXGP, IATC dan WSBK, maka listrik harus tetap menyala, tetap aman dan terjaga,” pesan Bang Zul. 

BACA JUGA: NTB SiapKerjasama  Energi Terbarukan dengan Denmark

Menurut gubernur,  ketersediaan listrik menjadi salah satu hal yang paling vital, guna mendukung suksesnya berbagai kegiatan tersebut. 

“Pak manager, mohon untuk di dukung berbagai event internasional tersebut,” tambahnya. 

Adanya event Internasional di NTB juga menjadi etalase nasional. Seluruh perhatian tertuju ke NTB, jadi harus dipersiapkan semua fasilitas dan infrastrukturnya.

Sementara itu, Lasiran yang sebelumnya menjabat General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB mengatakan, kedatangannya untuk pamitan, sehubungan dengan pergantian jabatan di jajarannya. 

“Terimakasih pak Gubernur atas sinergi dan kerjasama selama ini, saya izin pamitan,” kata pria yang akan menjabat sebagai General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur.

BACA JUGA:  Empat Inovasi dari Kecamatan Gangga Dilaunching Bupati

Namun disampaikannya, untuk pasokan listrik menjelang tes pramusim MotoGP di Sirkuit Pertamina Mandalika pada 13 – 15 Februari 2022, sudah aman.

Berbagai infrastruktur ketenagalistrikan di sejumlah lokasi untuk mendukung keandalan pasokan listrik telah siap.

Sedangkan General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB yang baru, Sudjarwo mengatakan, akan meneruskan berbagai prestasi dan program pimpinan terdahulu.Termasuk, memastikan listrik aman di NTB.

“Untuk itu, mohon dukungan pak Gubernur, untuk melanjutkan tugas manajer lama Pak Lasiran,” tutup alumni ITS Surabaya tersebut.***

 




NTB Siap Kerjasama Energi Terbarukan dengan Denmark

NTB menyambut baik kedatangan Kedubes Denmark yang  akan mensupport NTB, dalam pengembangan energi terbarukan

MATARAM.lombokjournal.com ~  Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menyambut baik kedatangan rombongan Kedutaan Besar Denmark untuk Indonesia dalam rangka membahas kerjasama terkait pengembangan energi terbarukan di Provinsi NTB, Kamis (27/01/22).

Gubernur mengaku senang menyambut kerjasama ini. 

Membicarakan bantuan energi terbarukan untuk NTB

“Terimakasih atas supportnya untuk NTB, terutama dalam pengembangan energi terbarukan untuk mewujudkan NTB Net Zero Emission 2050,” ungkap Gubernur Zul.

Ia menyampaikan hal itu  saat menerima kunjungan Dubes Denmark dan rombongan di ruang kerjanya.

Pertemuan dengan Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Lars Bo Larsen, tersebut dilakukan guna membahas lebih lanjut mengenai Sustainable Island Initiative (SII) pasca COP-26 lalu.

“Kita harap nantinya dengan adanya kerjasama ini, pemerintah daerah akan mampu mengembangkan SII dan sumber energi yang tentunya ramah lingkungan,” tutur Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB.

Beberapa poin penting yang menjadi pembahasan Duta Besar Denmark, H.E Larsen, antara lain mengenai tindak lanjut kegiatan kerjasama SII di sektor energi

BACA JUGA: Event MotoGP Makin Dekat, Gubernur Opimis Makin Siap

Kemudian terkait pemutakhiran rencana SII tahap II, serta pembaharuan kemajuan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa di NTB.

“Kami sangat tertarik bekerjasama dengan NTB, ini merupakan bagian dari kerjasama Indonesia-Denmark. Tata cara produksi dan pengelolaan sampah di NTB bagus. Kita juga ingin menerapkan Lingkungan Hidup Berkelanjutan serta meningkatkan pembangkit energi terbarukan di NTB,” jelas H.E Larsen. 

BACA JUGA: Empat Inovasi dari Kecamatan Gangga Dilaunching Bupati

Turut mendampingi Gubernur pada pertemuan tersebut, yaitu Kepala Bappeda Provinsi NTB, Dinas ESDM Provinsi NTB serta Direktur Utama PT GNE NTB. ***

 




Empat Inovasi dari Kecamatan Gangga Dilaunching Bupati

Pemerintah Kecamatan Gangga bersama UPT BLUD Puskesmas Gangga punya empat Inovasi yang dilaunching Bupati Djohan

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Memperingati Hari Gizi Nasional (HGN), Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu SH melaunching 4 Program Inovasi  Pemerintah Kecamatan Gangga bersama UPT BLUD Puskesmas Gangga yang berlangsung di halaman Kantor Camat setempat (28/01/22). 

Hadir Camat Gangga Kariadi SP, Kepala UPT BLUD Puskesmas Gangga Sabri SKm, serta undangan lainnya.

Adapun Inovasi Kecamatan Gangga  yang di Launching yaitu Pelatihan Produksi Hasil Olahan Kelor Menjadi Makanan Siap Saji (Kelor Untuk Gangga ).

Selain itu juga ada Inovasi dari UPT BLUD Puskesmas Gangga yaitu Posbindu Lintas Instansi (Polisi), Gerakan Optimalisasi Pengobatan Kronis Hipertensi dan Kencing Manis (Gerobak Si Manis), dan Gotong Royong Masyarakat Berantas TBC (Gentong Mas Si TB).

BACA JUGA: 1421 Rekening RTG Direalisasikan untuk Waga Kecamatan Bayan 

Bupati Djohan menyampaikan dengan dilaunching empat inovasi yang ada di dua institusi baik Kecamatan Gangga dan Puskesmas Gangga  sebagai tindak lanjut apa yang disampaikan Lembaga Administrasi Negara (LAN), ada sekitar 71 Inovasi yang ada di KLU dalam kurun waktu 2021.

“Dimana dari 71 Inovasi kita ini menjadi Inovasi terbaik di tingkat Nasional,” tuturnya.

Lebih lanjut, kata Bupati Djohan, inovasi-inovasi baru sangat penting di seluruh institusi di daerah kita, terlebih dengan adanya dua bencana besar di Lombok Utara, yaitu Gempa 2018 dan Covid-19, tentu sangat memerlukan kreativitas dan dan kreasi dari multi pihak. 

“Ke depan dalam menghadapi situasi seperti sekarang harus memiliki kreativitas, kreasi dan inovasi dalam rangka percepatan pelayanan dan pembangunan daerah yang kita cintai ini,” katanya.

Jika semua  perangkat daerah bisa menerapkan inovasi tersebut, merupakan prestasi yang luar biasa bagi daerah kita.

Kepala UPT BLUD Puskesmas Gangga Sabri menyampaikan, dari 71 Inovasi yang dilaunching LAN

melaunching empat inovasi
Bupati H Djohan Sjamsu

beberapa bulan lalu, tiga di antaranya berada di UPT Puskesmas Gangga. 

Karenanya, dalam mewujudkan inovasi yang kita miliki alangkah baiknya dimulai langsung di awal tahun 2022. 

Adapun  pelayanan kesehatan yang kita berikan dengan turun langsung menjemput bola.

“Harapan kita semoga apa yang kami lakukan bisa diikuti oleh Puskesmas yang lain,” harapnya.

Sementara itu Camat Gangga Kariadi menyampaikan pelaksanaan launching nantinya bisa menjadi langkah awal untuk dapat terlaksananya kegiatan di wilayah Kecamatan Gangga.

BACA JUGA: Bupati Djohan Canangkan Pembangunan Masjid Besar di Gondang

Selain itu juga Pemerintah Kecamatan Gangga dalam mendukung UMKM yang ada,  sudah melakukan koordinasi dan konsolidasi karena UMKM perlu mendapatkan perhatian yang lebih, produksi-produksi yang sudah dilakukan tetapi masih sulit dalam hal memasarkan.

“Tentu hal ini menjadi perhatian kita semua untuk saling mendukung dan saling mensupport,” tuturnya.***

 




1.421 Rekening RTG Direalisasikan Untuk Warga Kec Bayan 

Dari pembagian buku rekening RTG yang direalisasikan hari Jum’at in, total penerima RTG di Bayan berumlah 11.328.

TANJUNG.lombokjournal.com ~  1.421 Rekening RTG untuk warga Kecamatan Bayan direalisasi melalui Bank Mandiri, yang didampingi Fasilitator dan BPBD Kabupaten Lombok Utara. 

Tak ketinggalan Babinsa beserta Bhabinkamtibmas setempat turut serta mengawasi jalannya pelaksanaan pembagian rekening ini. 

Dua tahap dalam pembagian rekening RTG
M. Zaldi Rahadian

Terkait pembagian rekening RTG itu, Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi – BPBD KLU, Ali Imron menjelaskan, total keseluruhan penerima RTG untuk warga Kecamatan Bayan berumlah 11.328.

“Untuk warga Bayan keseluruhan penerima RTG sebanyak 11.328 orng,” kata Ali Imron ketika ditemui wartawan media ini, Jum’at (28/01/22) di ruang kerjanya. 

Menurut Ali Imron, pembagian buku rekening sudah diakukan dalam dua tahap. 

Pembagian buku rekening tahap satu, sudah dibagikan kepada warga masyarakat Kecamatan Bayan sebanyak 1.695. Untuk tahap kedua sebanyak 1.791

Sementara pembangunan RTG pertama, sebelumnya sudah terbangun berjumlah 6.751 RTG, sedang untuk tahap dua sudah terbangun 1091 RTG.

“Total keseluruhan untuk Kecamatan Bayan berjumlah 11.328,” ungkap Ali Imron. 

BACA JUGA: Empat Inovasi dari Kecamatan Gangga Dilaunching Bupati

Rekening RTG sudah dibagikand
Ali Imron

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lombok Utara, M. Zaldi Rahardian, ST membenarkan ini saat dikonfirmasi di ruang kerjanya Jum’at 28/1-2022

Zaldi Rahardian menyebutkan, pada tahap proses pembangunan dan perbaikan RTG saat ini mencapai 12.616, termasuk yang dibagikan Rekening kepada warga Kecamatan Bayan hari Jum’at ini.

Secara keseluruhan warga Kabupaten Lombok Utara penerima bantuan RTG berjumlah 62.311, di antaranya yang sudah mendapatkan dan terbangun berjumlah 49.695 unit. 

Terkait dengan pembagian buku rekening terahir di Kecamatan Bayan, M. Zaldi berharap kepada masyarakat untuk memulai kegiatan pembangunannya.

“Saya berharap masyarakat segera mempercepat pembangunannya,” kata Zaldi.

Ia mengingatkan, Surat Keputusan (SK) Gubernur Nusa Tenggara Barat Nomor. 360 – 06 Tahun 2022 tentang Perpanjangan Status Transisi Darurat ke Pemulihan dan Perbaikan Darurat akibat bencana alam Gempa Bumi di Lombok dan Sumbawa Provinsi Nusa Tenggara Barat, dideadline selama tiga bulan.

BACA JUGA: 811 Rekening RTG Dibagikan ke Warga Kecamatan Tanjung

“SK itu tertanggal 1Januari 2022, berarti sekarang sudah berjalan hampir satu bulan.  Sedang deadline waktu pembangunannya tiga bulan sesuai SK itu,” jelas M. Zaldi. ***

 




Menkop Launching New PLUT KUMKM di Lobar

Menkop dan UMKM, ete Masduki melaunching New PLUT KUMKM untuk beri kesemoatan pelaku Usaha Mikro Naik Kelas 

LOBAR.lombokjournal.com ~  Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop, dan UKM) Teten Masduki, melauncing New Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (PLUT-KUMKM), Rabu (26/1/2022) di Alamanda Ballrom, Sheraton Senggigi Beach Hotel, Lombok Barat.

Gubernur Dr. H. Zulkieflimansyah tampak mendampingi Menkop dalam peluncuran New PLUT-KUMKM tersebut.

Menkop menyerahkan sertifikat untuk peserta

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop, dan UKM) Drs. Teten Masduki menyampaikan,  New PLUT UMKM, merupakan wadah untuk mengembangkan koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), serta menciptakan wirausaha produktif di NTB dan Indonesia umumnya.

“Sehingga dapat menciptakan wirausaha baru dan produktif,” kata mantan Ketua ICW periode 1998 – 2008 tersebut.

Mengingat struktur ekonomi Indonesia yang masih didominasi oleh usaha mikro sebesar 99,6 persen dari total jumlah UMKM. 

Sehingga pemerintah terus berupaya keras untuk mengurangi jumlah pelaku usaha mikro dari informal menjadi formal. 

“Keberadaan New PLUT akan mampu mengakselerasi jumlah pelaku usaha mikro untuk naik kelas menjadi usaha menengah dan besar,” tambah Menteri  kelahiran Garut Jabar ini.

Mantan Kepala Staf Kepresidenan Indonesia menyampaikan Kementerian Koperasi dan UMK RI, bersinergi dengan pemerintah provin dari Kabuaten/kota untuk mewujudkan PLUT-KUMKM. 

BACA JUGA: Kopi NTB Potensial Merambah ke Pasar Global

Saat ini telah terbangun 74 unit yang tersebar di 32 Provinsi di seluruh Indonesia.

Pada tahun ini akan dilakukan pembangun PLUT baru di 13 Kabupaten/Kota dan digitalisasi di 7 Kabupaten/Kota.  

Sehingga peluncuran New PLUT sebagai langkah nyata mewujudkan transformasi PLUT untuk UMKM, dapat juga menjadi pusat konsultasi, rumah kemasan, marketplace, dan pengembangan produk daerah.

Agar mampu meningkatkan kualitas pelayanan PLUT sebagai rumah bagi UMKM, dalam mencetak wirausaha dan UMKM yang inovatif.

Disamping itu, pada rangkian kegiatan tersebut, ada sosialisasi pendirian lembaga inkubator, pelatihan usaha UMKM, penyuluhan hukum bagi UMKM, pelatihan pengembangan pemasaran UMKM, pelatihan peningkatan kapasitas, kualitas bagi penyuluh koperasi lapangan dan penyerahan KUR secara simbolis dari perbankan. 

Termasuk penandatangan Mou antara Kemenkop dan UKM dan Unram.

Wirausaha baru

“Semoga ke depan dapat melahirkan wirausaha-wirausaha baru, baik di NTB, maupun di seluruh Indonesia,” kata Doktor Zul sapaan akrabnya.

Apalagi, ke depan Provinsi NTB akan menjadi tuan rumah berbagai event nasional hingga internasional. 

Di awal bulan Februari hingga Maret ribuan orang akan hadir menyaksikan perhelatan MotoGP. Begitu pun MXGP bulan Juni dan WSBK diakhir tahun 2022.

BACA JUGA: Bupati Djohan Caangkan Pmbangunan Masjid Besar di Gondang

Maka, momentum ini harus dirasakan imbasnya oleh wisausaha dan UMKM yang ada di NTB. 

Untuk itu penting mengikuti berbagai pelatihan untuk terus berpacu dengan perkembangan informasi dan teknologi sebagai sarana usaha.

Gubernur lulusan Harvard Business School, Harvard University , USA ini juga menyampaikan selamat datang kepada  Sekda NTB se Indonesia, Pejabat eselon I dan II jajaran Kementerian Koperasi dan UKM RI, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi se Indonesia dan pelaku UMKM yang mengikuti pelatihan Kemenkop dan UMKM.

Acara launcing New PLUT-KUMKM, sekaligus berbarengan dengan Rakor Forum Sekda Se-Indonesia (Forsesdasi). *** 

 




Pertemuan G-20, Wagub Nyatakan NTB Siap Jadi Tuan Rumah 

Wagub mengatakan kondisi Covid-19 di NTB aman dan terkendali, karena iu siap jadi tuan rumah pertemuan G-20 tahn 2022

MATARAM.lombokjournal.com ~ Povinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah pertemuan G-20 Tahun 2022. 

Pernyataan itu disampaikan Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah ketika menerima Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IX DPR RI, di Ruang Rapat Angkasapura 1 Bandara BIZAM Lombok Tengah, Kamis (27/01/22).

Menyatakan siap jadi tuan rumah Pertemuan G-20
Wagub Hj Sitti Rohmi

Wagub NTB juga menyampaikan mengenai kondisi Covid-19 di Provinsi NTB.

“NTB saat ini masih pada PPKM level 1. Saya dapat sampaikan untuk Covid-19 di NTB saat ini aman dan terkendali,” ungkap Wagub yang akrab disapa Ummi Rohmi.

Meskipun NTB dalam kondisi terkendali, namun kewaspadaan harus terus ditingkatkan. 

Penguatan dalam pelaksanaan Prokes 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilisasi dan interaksi) dan 3 T (Testing, Tracing, Treatment) harus dimaksimalkan. 

Begitu juga percepatan vaksinasi minimal menuju capaian 70 persen pada dosis 2 untuk kesiapan  pertemuan G-20.

BACA JUGA: Menkop Launching New PLUT KUMKM di Lobar

“Untuk vaksin pada dosis 2 saat ini kami masih sampai pada 60 persen. Saat ini kami terus menggenjot pelaksanaan vaksinasi dosis kedua hingga 70 persen “ungkapnya.

Wagub menyatakan kesiapannya jadi tuan rumah G-20

Ummi Rohmi menjelaskan telah merancang upaya-upaya persiapan NTB menjadi tuan rumah pertemuan G-20. 

Salah satunya adalah menerapkan sistem travel bubble bagi delegasi-delegasi  yang akan datang. Penerapan sistem bubble ini sebelumnya akan dilaksanakan pada pelaksanaan MotoGP di Bulan Maret nanti. 

“Jika semua prosedur kedatangan, baik itu wistawan atau delegasi sudah dilaksanakan dengan baik dan ditambahnya penerapan sistem bubble, maka potensi penyebaran Covid-19 bisa ditekan,” terang Wagub.

Seperti diketahui, dunia pariwisata menjadi sektor yang paling terdampak saat pandemi. 

BACA JUGA: Travel Bubble Disiapkan Bagi Offocial dan ean MotoGP

Di saat event pertemuan G-20 dan MotoGP inilah menjadi kesempatan bagi dunia usaha pariwisata Indonesia khususnya NTB dapat kembali bangkit. ***

 




Travel Bubble Disiapkan bagi Kru dan Official Team MotoGP

Kekhawatiran penyebaran varian Omicron jelang MotoGP, Sandiaga Uno mengaku tengah menyiapkan travel bubble

JAKARTA.lombokjournal.com ~ Jelang penyelenggaraan event MotoGP Madalika, 20 Maret mendatang, timbul kekhawatiran akan penyebaran varian Omicron.

Bisa dimaklumi, di Indonesia saat ini kasus Omicron sudah mencapai angka 1.600. Pasien yang diisolasi di rumah rumah sakit meningkat, khususnya di Jakarta, Bed occupancy rate (BOR) atau pemakaian tempat tidur sudah mencapai 31 persen.

Di tengah perhelatan MotoGP Mandalika yang makin dekat, bagaimana pun kekhawatiran membayangi masyarakat, khususnya penggemar balap motor.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiwara Uno, menepis kekhawatiran itu. Perheatan MotoGP jalan terus seperti jadwal semula, dengan skema travel bubble.

BACA JUGA: Bupati Canangkan Pembangunan Masjid Besar di Gondang

The show must go on. Kita menyiapkan travel bubble terhadap kru dan official team,” ujar Sandiaga, dalam Weekly Press Briefing seperti dilansir Kumparan, Senin (24/01/22) lalu. 

Dan lagi capaian vaksinasi yang tinggi di Nusa Tenggara barat (NTB), vaksin dosis pertama mencapai 100 persen, dan vaksin dosis kedua sudah lebih 70 persen.

“Alhamdulillah NTB sebagai tuan rumah sudah siap dan capaian vaksinasi dosis pertama 100 persen, dan dosis kedua di atas 70 persen. Kami melihat booster juga mulai digenjot,” terang Sandiaga.

Travel Bubble

Pada perhelatan MotoGP, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (kemenparekraf) akan menerapkan travel bubble, terhadap kru, official, serta petugas yang terlibat dalam MotoGP.

Sandiaga mengaku, sekarang sedang memfinalisasi konsep travel bubble.

BACA JUGA: Menkop Launching New PLUT KUMKM di Lobar

“Tapi ini untuk kru, official, teknisi, dan pebalap MotoGP. Karantina juga akan diatur dalam travel bubble, karena ini akan disesuaikan dengan situasi pandemi saat perhelatan berlangsung,” ujar Sandiaga.

Kementerian Parekran menyiapkan travel bubble

Konsepnya, dalam teknis travel bubble ini para kru dan official team MotoGP harus melakukan tes PCR sebelum berangkat ke Indonesia. Termasuk saat tiba di Tanah Air. 

Mereka juga diwajibkan berkegiatan hanya di dalam gelembung Mandalika, dan tidak boleh pergi atau berwisata ke tempat lain di Lombok.

Bagi wisatawan Indonesa yang meonton MotoGP, mereka tidak pelu masuk dalam gelembung. Penonton bebas  berwisata ke berbagai destinasi di Lombok.

Sandiaga mengatakan, penonton tidak perlu masuk ke dalam gelembung. Namun, mereka harus mematuhi surat edaran yang diterbitkan Satgas, berkegiatan dengan protokol kesehatan.

”Untuk penonton mereka bebas berwisata, tapi tidak (berlaku) untuk kru dan official (team motoGP),” ungkap Sandiaga. ***

 




Bupati Djohan Canangkan Pembangunan Masjid Besar di Gondang

Bupati Djohan Sjamsu mengatakan, pembangunan masjid Iwanul Muttaqin niatnya membangun rumah ibadah yang letaknya di tengah Kota Gondang

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Bupati Lombok Utara H, Djohan Sjamsu, SH bersama Wakil Bupati Danny Karter Febrianto R ST MEng melakukan peletakan batu pertama Pembangunan Masjid Besar Iwanul Muttaqin, Desa Gondang, Kecamatan Gangga(27/01/22).

Bupati saat canangkan pembangunan masjid
Bupati H Djohan Sjamsu

Bupati Djohan menyampaikan, kegiatan yang dilakukannya merupakan niatan membangun rumah ibadah  yang letaknya berada di tengah Kota Gondang.

Tentu untuk terwujudnya pelaksanaan pembangunan masjid memerlukan peran kita baik yang hadir sekarang dan jamaah semuanya.

Dalam upaya terwujudnya pembangunan masjid sesuai dengan rencana, diperlukan gotong royong bersatu bangun rumah ibadah agar selesai tepat waktu. 

Nantinya masjid  yang dibangun bisa mengakomodir seluruh jamaah serta memberikan rasa nyaman dalam beribadah.

“Semoga segala ikhtiar ini bernilai ibadah disisi Allah kita mulai peletakan batu pertama dengan niatan yang tulus serta kekuatan amal rakyat,”ucapnya.

BACA JUGA: 811 Rekening RTG Dibagikan ke Warga Kecamatan Tanjung

wabup canangkan pembangunan masjid
Wabup Danny Karter

Sementara itu ketua Dewan Pengurus Masjid Moh. Nahir menuturkan Masjid yang dibangun nantinya selain sebagai sarana ibadah, tentu akan menjadi sebuah simbol yang mencerminkan persatuan jamaah yang ada di sekitarnya.

“Ihwanul Muttaqin sendiri memiliki makna istana yang punya taman-taman indah untuk orang yang bertaqwa,” tuturnya.

Karenanya  rancangan desain arsitektur masjid yang indah dan dilengkapi dengan penataan taman di sekitarnya. 

Sebelumnya masjid Iwanul Muttaqin tidak dapat menampung jumlah jamaah yang kisarannya mencapai 2000 KK.

Karena itu, jika sudah selesai dibangun namun tidak mencukupi  akan dibangun menjadi dua lantai.

“Dalam pengerjaannya dilakukan secara gotong royong oleh warga,” jelasnya.

BACA JUGA: Kopi NTB Potensial Merambah ke Pasar Global 

Sementara itu, Panitia Pembangunan Masjid M. Indra dalam laporannya  menyampaikan total anggaran yang dibutuhkan sesuai dengan desain yang dibuat sekitar 10.2 M dengan luas bangunan sekitar 836 meter persegi. 

“Terimakasih untuk semua pihak yang telah terlibat dalam pembangunan masjid terutama bagi para jamaah yang telah menyisihkan sebagian rejekinya demi pembangunan Masjid Iwanul Muttaqin,” ucapnya

Acara pun dirangkaikan dengan penyerahan bantuan  secara simbolis dari Bupati Lombok Utara kepada pengurus pembangunan masjid Iwanul Muttaqin sejumlah Rp. 300.000.000, serta dilanjutkan dengan peletakan batu pertama pembangunan masjid oleh Bupati serta Wakil Bupati Lombok Utara.

Hadir dalam kegiatan itu, Pj. Sekda Anding Duwi Cahyadi, S.STP.,MM, Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan H. Simparudin, SH, Kasubag TU Kemenag KLU Hamdun M.Hi, Kepala OPD, Kapolsek Gangga IPTU Remanto, SH, serta undangan lainnnya.***

 

 




811 Rekening RTG Dibagikan ke Warga Kecamatan Tanjung

Pembagian rekening RTG terus berlanjut, hari Kamis dibagikan 81 rekening buku tabungan

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Pembagian buku rekening dilakukan bertahap hingga kuota anggaran yang tersedia Rp117 miliar lebih tersalur ke masyarakat.

Tim validasi RTG pada data susulan masih terus bekerja hingga ditemukan data valid menurut kategori kerusakan, maupun valid menurut kelayakan (MS) atau sebaliknya (TMS).

Mengisi form untuk menerima buku rekening RTG

Untuk wilayah Kecamatan Tanjung setelah dilakukan validasi sebelumnya, hari Kamis (27/01/22) dibagikan sejumlah 811 Buku Rekening yang dipusatkan di dua (2) lokasi yaitu Desa Tanjung dan Desa Jenggala Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara. 

Buku Rekening RTG dibagikan oleh pihak Bank Mandiri bersama Fasilitator pendamping RTG, Babinsa dan Babinkamtibmas. 

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lombok Utara, M. Zaldi Rahardian, ST, berharap kepada warga yang telah menerima buku rekening RTG, agar memulai membangun rumahnya sesuai aturan. Gambar perencanaan RTG telah disiapkan oleh pemerintah, dengan pola pelaksanaan mendapat pendampingan dari fasilitator, BPBD, Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

BACA JUGA: Kopi NTB Potensial Merambah Pasar Global

“BPBD supaya segera melakukan transfer ke rekening pokmas yang sudah terbentuk melalui SK. Kalau sudah sesuai, langsung saja bangun,” wabup mengarahkan.

Ia menegaskan kembali bahwa, setelah di validasi ulang data data yang masuk, tim tdak bermaksud untuk memperlambat rekonstruksi RTG. Melainkan menjamin tertib administrasi maupun tertib hukum dalam pelaksanaan RTG. 

Pihaknya tidak ingin masyarakat ditempatkan pada situasi dilematis. Misalnya, rumah yang terbangun bermasalah karena ada sistem/juknis yang diabaikan.

Sebagaimana diketahui, penerima RTG pada data susulan BPBD pada tahun 2020 lalu sebanyak 7.164 KK.  

BACA JUGA: Berkebun dengan Memanfaatkan Lahan Pekarangan Rumah

Atre pembagian buku rekening RTG

Dari data ini, 4.225 KK dijadwalkan akan menerima buku rekening di awal Februari lalu. Namun langkah itu dihentikan oleh Bupati dan Wakil Bupati dengan melakukan validasi ulang.

Selain itu, BNPB juga menyetujui penggunaan Dana Siap Pakai (DSP) di Kabupaten Lombok Utara sejumlah Rp 124,465 Miliar untuk menangani rumah pasca gempa  tahun 2018, sesuai dengan surat BNPB Nomor B.98/BNBP/SU/PW03.01./12/2021 terkait penggunaan sisa dana siap pakai di Kabupaten Lombok Utara.***

 




Kopi NTB Potensial Merambah ke Pasar Global

Menteri Koperasi, Teten Masduki mengakui kopi NTB punya citarasa yang khas yang bisa disajikan untuk para wisatawan

LOBAR.lombokjournal.com ~ Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki didampingi Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc menghadiri Bincang Seputar Kopi bersama Bupati Lombok Barat dan komunitas kopi se Pulau Lombok di Pendopo Bupati Lombok Barat, Giri Menang, Gerung, Rabu (26/1/2022).

Menkop UKM menilai, NTB merupakan daerah dengan penghasil kopi yang cukup potensial khususnya jenis robusta. 

Menteri Koperasi menghadiri bincang kopi di Lombok Barat
Menteri Koperasi dan UMKM, Teten Masduki

Dengan pesatnya pengembangan pariwisata NTB sangat mendukung untuk pengembangan kopi NTB untuk lebih eksis menuju pasar global.

Kang Teten sapaan Menkop UKM ini mengungkapkan, kopi NTB merupakan salah satu produk kuliner dengan citarasa yang khas yang bisa disajikan untuk para wisatawan. 

Meski demikian, kata Menteri pengolahan kopi harus dilakukan secara lebih modern mengikuti tuntutan pasar yang menggelobal saat ini. 

Salah satu solusi untuk itu, lanjut Menteri yakni dengan membentuk koperasi kopi yang mengakomodir seluruh kepentingan petani dan produsen kopi dalam kerangka meningkatkan mutu dan kualitas produk dan manajment pemasarannya. 

“Dengan wadah koperasi ini, petani ataupun produsen kopi bekerja sesuai dengan standar SOP yang dilakukan oleh pekerja-pekerja perkopian secara professional. 

BACA JUGA; Gubernur Berharap, Naker Lokal Harus Bisa Bersaing

Dengan cara ini branding kopi NTB akan bisa terangkat bahkan bisa kompetitif dengan produsen-produsen kopi yang sudah dikenal baik di dalam negeri, bahkan luar negeri,” ujar Teten.

Dalam hal penguatan pelaku-pelaku UMKM kopi ini, lanjut Menteri hendaknya terkonsolidasi dalam wadah koperasi agar bisa efisien, kompetitif, memperhatikan standarisasi, hygenis dan memiliki bisnis plan yang tepat dan terarah. 

“Kita mengajak petani untuk berkoperasi agar bisa terhubung juga dengan pembiayaan, market sehingga kesejahteraan petani ningkat,” tukas Teten.      

Menteri juga memberi apresiasi atas raihan prestasi nasional yang disandang NTB pada tahun 2021 lalu. Dimana Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggelar kompetisi IoT (Internet of Things) Creation 2021 bertajuk Solution Hunt for Economic Recovery. Pada 30 September 2021 lalu. 

Solusi IoT Smart Coffee Roastery karya TTG Team dari Lombok Barat (Lobar) berhasil meraih juara 1 dalam kompetisi IoT Creation 2021. 

Dalam hal ini Menteri mendorong agar para produsen mesin-mesin pengolahan copy di NTB ini untuk terus berinovasi dan berkreativitas agar pengemasan kopi daerah menjadi lebih baik dan menarik pasar mulai dari proses produksinya hinga ke pemasarannya.

BACA JUGA: Berkebun dengan Memanfaatkan Pekarangan Rumah

Menteri juga berpesan menyambut perhelatan MotoGP Maret 2022 mendatang, hendaknya para pelaku UMKN di NTB ini sejak awal harus mempersiapkan diri dengan hasil-hasil produk-produk lokal yang diminati penonton MotoGP. 

“Misalnya dari sisi olahan kuliner khas seperti kopi tadi. Perhelatan MotoGP harus dimanfaatkan untuk promosi produk UMKM dari NTB ini seperti kaos, tas ataupun cendramata lainnya yang brandingnya MotoGP,” kata Menteri. 

Bupati Lobar mengundang Menteri Koperasi untuk bincang seputar kopi

Menteri mendorong ini, mengingat NTB akan menjadi tuan rumah event-event internasional di tahun-tahun yang akan datang. 

“Ini kesempatan baik untuk promosi produk UKM NTB, apalagi di NTB ini akan ada 3-4 event internasional setahun. Dan kesempatann yang sangat baik untuk promosi produk UMKM NTB ke dunia,” demikian Teten Masduki. 

Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid berkomitmen untuk terus mensuport dan memberikan pendampingan kepada pelaku-pelaku UKM di daerahnya, termasuk para petani dan produsen kopi kemasan. 

Hal ini dilakukan semata-mata untuk meningkatkan nilai tambah secara ekonomi bagi masyarakatnya.

Bincang seputar kopi ini juga dihadiri Sekjen Kemenkop, para Dirjen dan Deputinya, pejabat eselon II Kemenkop, Kepala OPD terkait Pemprov NTB,  Kepala OPD se Lombok Barat dan para pelaku UKM Lombok Barat. ***