DLH KLU Peringati HPSN dengan Gerakan Pengurangan Sampah

Dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), semua OPD lingkup Dinas Lingkungan Hidup atau DLH KLU melakukan gerakan pengurangan sampah

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Dinas Lingkungan Hidup (LH) bersama Dinas Perhubungan dan Organisasi Swadaya Masyarakat (LSM) Kabupaten Lombok Utara melaksanakan kegiatan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang dipusatkan di Desa Gili Air, Kecamatan Pamenang Kabupaten Lombok Utara.

Kegiatan itu merupakan tindak lanjut Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Nomor : SE.1/MENLHK/PSLB3/PLB.0/1/2022 tentang sampah Nasional tahun 2022.

Gerakan pengurangan sampah dilakukan DLH KLU
Sampah dimasukkan dalam kantong plastik

Kepala Dinas LH, Drs Rusdianto, MSI didampingi Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup DLH, H Husnul Ahadi mengatakan, sesuai isi dan surat dari Plt. Setda Nomor. 188.64/286/Setda/2022 tertanggal 9 Februari 2022 M/8 Rajab 1443 H, untuk memperingati HPSN pada tanggal 21 Februari yang berlangsung tiap tahun. 

Semua OPD di lingkup Pemda Kabupaten Lombok Utara dihimbau berpartisipasi melakukan mengurangi sampah, misalnya menggunakan kemasan sekali pakai pada acara rapat/pertemuan, Penggunaan botol/tempat minuman isi ulang,  

Tidak kalah pentingnya, melaksanakan pengelolaan sampah secara ramah lingkungan dengan cara tidak melakukan pembakaran sampah, termasuk melakukan pemilahan sampah serta pengelolaan sampah dengan Reduce, Reuse,Recycle atau 3R.

BACA JUGA: Budidaya Udang Vaname, Gencar di Empat Kecamatan KLU

Selain itu juga melaksanakan gerakan kebersihan di lingkungan di masing masing OPD pada Hari Jum’at tanggal 18 Februari 2022.

Peringatan HPSN pertama kali dicanangkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada 21 Februari 2005 lalu, dan menetapkan tanggal tersebut untuk mengenang tragedi di Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat. 

Pada peristiwa itu, sedikitnya 157 jiwa melayang akibat ledakan gas metana dari tumpukan sampah. 

“Belajar dari kejadian tersebut, pengelolaan sampah merupakan hal yang harus dilakukan dengan serius,” tutur H Husnul Ahadi pada wartawan, Jum’at (18/02/22). 

Tahun ini, HPSN mengambil tema “Kelola Sampah, Kurangi Emisi, Bangun Proklim”.

Peringatan itu bertujuan memperkuat komitmen dan peran aktif Pemerintah Daerah dalam melaksanakan pengelolaan sampah dengan menjadikan sampah sebagai bahan baku ekonomi. 

Selain itu untuk memperkuat partisipasi publik dalam upaya menjadikan sampah sebagai bahan baku ekonomi dengan gerakan memilah sampah.

Kepala Dinas LH, tidak menafikkan, sampah selalu menyertai kehidupan yang berujung pada konsekuensinya pada penumpukan. 

Penanganan terlambat akibat keterbatasan armada dan tenaga operasional menjadi penumpukan sampah di masa pandemi memang kian meningkat, terutama ‘Sampah Covid’ seperti masker sekali pakai, dan sebagainya. 

HPSN bisa dijadikan momen untuk meningkatkan kesadaran dalam penyelesaian masalah sampah. 

DLH KLU meggerakknsemua OPD melakukan pegurangan sampah

“Masyarakat bisa berkontribusi dalam pengelolaan sampah dengan mengurangi penggunaan barang sekali pakai, dan memilah sampah berdasarkan jenisnya,” tutur Rusdianto.

BACA JUGA: Wagub NTB: LP Harus Memberikan Siaran Sehat dan Berkualitas

Dinas LH KLU mengerahkan semua staf dan sejumlah kader lingkungan beserta Pokdarwis Desa Gili Indah. Hal sama juga dilakukan Kepala Desa Gili Indah, Wardana, SE, dengan mengerahkan seluruh staf dan PKK, Kadus, RT hingga masyarakat Gili Indah dalam kegiatan Bersih bersih sepadan pantai, jalan jalan Desa, RT, halaman rumah di Desa Gili Indah.***

 




Wagub NTB : LP Harus Memberikan Siaran Sehat dan Berkualitas

Wagub NTB berharap agar Lembaga Penyiaran Publik seperti TV dan Radio konten dan informasinya harus mendidik sekaligus menghibur

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pada Anugerah Penyiaran KPID tahun 2022, 

Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah berharap peran TV dan Radio atau Lembaga Penyiaran (LP) terdepan dalam penyampakan informasi. 

Maka diharapkan harus tetap memberikan siaran terbaik, sehat dan berkualitas kepada masyarakat NTB.

BACA JUGA: Jelang MotoGP, Publikasi  Budaya dan Potensi Wisata Harus Masif

Wagub mengharapkan konten siaran yang mendidik dan menghibur
Penyerahan Anugerah

“Lembaga seperti TV dan Radio merupakan salah satu media publikasi pemerintah dan daerah,” kata Wagub.

Ia menyampaikannya pada puncak acara Anugerah Penyiaran KPID NTB tahun 2022, Kamis (17/02/22) di Lombok Raya Mataram.

“Berikan konten dan informasi yang  mendidik sekaligus menghibur. Mampu mengedukasi pengetahuan dan pola pikir masyarakat,” katanya.

Sebab dalam menghadapi perubahan teknologi yang begitu cepat, LP harus mampu mengikuti dengan baik. Untuk bermigrasi dari TV analog ke TV Digital.

Wagub Sitti Rohmi optimis, peran TV dan Radio ke depan semakin baik, mencerahkan masyarakat dengan siaran yang sehat dan positif. 

Ketua Komisi Penyiaran Informasi (KPI) Pusat, Agung Suprio mengatakan, KPID NTB harus selalu menayangkan konten konten positif.

“Termasuk konten-konten lokal yang ada di daerah,” jelasnya. 

KPID juga harus menekan dan mewajibkan LP untuk menayangkan konten-konten lokal, untuk mempromosikan potensi daerah.

Sementara itu, Ketua Komisi Penyiaran Informadi Daerah (KPID) NTB, Ajeng Rosalinda Motimori mengatakan, anugerah ini salah satu cara untuk memberikan apresiasi dan motifasi LPP kepada LP se NTB.

Sesuai amanat dari undang-undang, no 11 tahun 2020 tentang cipta kerja. Berbagai dinamika yang dihadapi  LPP beragam dengan persoalan yang berbeda-beda.

Namun menurutnya, apabila Pemprov. NTB dan Kabupaten/Kota,  peduli dan peka terhadap LP, maka ia yakin tv maupun radio mampu keluar dari masa-masa sulit ini.

BACA JUGA: Pemprov NTB Dorong Pelibatan EO dan Talent Lokal di Event Internasional

Rangkaian Anugerah Penyiaran KPID tahun 2022,  sudah berlangsung sebulan yang lalu. Melalui tahapan dan rangkaian kegiatan seperti akademi presenter, tari kreasi, workshop jurnalis, podcast chalange, singing kompetisi dan siaran bersama legend.

Anugerah Penyiaran KPID NTB tersebut turut dihadiri, Wakil ketua DPRD Provinsi NTB, Kadis PUPR, Kadis Kominfotik, , Dirut RSUP, Kasat Pol PP,  sejumlah kepala OPD lingkup Pemprov. NTB, BPK Perwakilan NTB Kabid Humas Polda NTB,  KI, Ombudsman, Diskominfotik se-NTB dan tamu undangan lainnya***

 




Pemprov NTB Dorong Pelibatan EO dan Talent Lokal di Event Internasional 

Event organiser (EO) dan talenta-talenta lokal didorong Pemprov untuk terlibat dalam event internasional di NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB serius mendorong keterlibatan event organiser (EO) dan talenta-talenta lokal, khususnya di gelaran event internasional. . 

Kepala Badan Promosi Pariwisata (BPPD) NTB, Ari Garmono menjelaskan, event internasional yang makin ramai berlangsug di  NTB, diharapkan membawa berkah bagi seluruh stakeholder yang terlibat. 

Pemprov dorong keterlibatan EO dan talent lokal

“Untuk akomodasi, amenitas dan transportasi sudah banyak yang menyuarakan, tetapi seniman dan penyelenggara kegiatan juga jangan sampai tidak terakomodir,” ujar Ari Garmono di ruang kerjanya, Kamis (17/02/22).

BACA JUGA: Wagub NTB: LP Harus Memberikan Siaran yang Sehat dan Berkualitas

Menurutnya, ini penting untuk menampilkan warna lokal dalam gelaran berbagai event internasional.

Salah satu yang sudah di depan mata adalah MotoGP. Menurutnya, artis nasional memang memiliki daya tarik tinggi, tetapi talent lokal juga memiliki fanbase yang cukup besar.

“Ini hajatan di tanah warga NTB, maka wajar ketika ekspektasi para pemilik kepentingan juga cukup tinggi ” jelas Kang Ari, sapaannya.

Kepala BPPD tak menampik jika EO nasional memiliki sumber daya dan modal yang besar, tapi yang lebih memahami psikologi massa dan pemetaan lapangan adalah EO lokal. 

“Maka sebaiknya menurut saya bergandengan tangan. Selama masih bisa ditangani oleh tangan-tangan lokal sebaiknya memaksimalkan yang ada ” tegas Kepala BPPD. 

EO dan talent lokal yang diharapkan terlibat oleh Pemprov

Ari juga berharap agar event besar ini mampu menjadi pemicu dan semangat para EO dan talent lokal untuk meningkatkan kapasitasnya sehingga nanti tidak ada dikotomi lokal dan nasional. 

BACA JUGA: Jelang MotoGP, Publikasi Budaya dan Potensi Wisata Harus Masif

“Kalau diberi ruang dan kesempatan saya yakin pada akhirnya akan sejajar, kok,” tuturnya. ***

 




Jelang MotoGP, Publikasi Budaya dan Potensi Wisata Harus Masif

Ini pesan Wagub NTB, agar KPID dan LPP masif publikasikan budaya dan potensi wisata NTB jelang MotoGP

MATARAM.lombokjournal.com ~ Jelang perhelatan MotoGP Maret mendatang, Komisi Penyiaran Informasi Daerah (KPID) dan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) diminta secara masif mempublikasikan budaya dan potensi pariwisata di Provinsi NTB.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Hj. Sitti Rohmi Djalilah pada acara Anugerah Penyiaran KPID NTB 2022, Kamis (17/02/2022) di Lombok Raya Mataram.

Penanugerahan KPID yang menyinggung jelang MotoGP

Menurutnya, Provinsi NTB memiliki ragam dan budaya serta potensi destinasi wisata yang harus dipublikasi kepada masyarakat NTB dan Indonesia, bahkan masyarakat dunia.

“Saat ini, kami memiliki triger, yaitu sirkuit mandalika. Satu-satunya sirkuit yang diakui terindah di dunia,” ujar Wagub yang didampingi Kadis Kominfotik NTB Najamuddin Amy.

Bahkan, NTB memiliki destinasi wisata dari puncak gunung hingga dasar laut. 

Mulai dari hamparan pegunungan dan perbukitan yang indah, pantai yang bersih dengan air lautnya yang jernih.

KPID dan LPP harus terus mensiarkan informasi-informasi dan kabar dalam bentuk konten-konten lokal, dan konten yang bernilai positif dan sehat untuk masyarakat di NTB.

BACA JUGA: Pemprov NTB Dorong Keteribatan EO dan Talent Lokal di Event Internasional

Demi menguatkan media publikasi seperti televisi, maka dengan perkembangan teknologi digital dewasa ini, LPP harus siap dan segera mungkin untuk migrasi dari TV analog ke Digital.

“Perkembangan teknoligi itu sebuah keniscayaan yang harus diikuti. Karena kalau tidak kita ketinggalan,” tegas Wagub..

Apalagi potensi TV digital kedepan memiliki benefit yang sangat menjanjikan baik bagi pemerintah maupun masyarakat.

Sementara itu, Ketua KPI Pusat Agung Suprio mengakui potensi yang dimiliki NTB sangat banyak.

Menurutnya, ada 2 hal yang mewakili modernitas NTB, yang pertama Sirkuit Mandalika. sebagai simbol modernitas untuk menambah inkam. 

Kedua KPID sebagai wakil kontinitas yang memajukan tv dan radio untuk selalu menekankan tayangan yang sehat dan positif.

“Di tengah gempuran era global, KPID harus menegaskan agar LPP wajib menyiarkan tayangan yang sehat serta kearifan lokal di daerah,” kata ketua KPI.

Diingatkannya, analog switch off akan dilakukan pada tanggal 2 November 2022. Sehingga sebelum itu LPP wajib berbenah dan segera bermigrasi dari analog ke digital TV.

“Konsekuensi dari migrasi ini, akan banyak tv yang bermunculan kedepan,” terangnya.

Hal Ini merupakan kesempatan bagi Pemda untuk membuat tv pemerintah. Kanal yang tersisa dari LPP dapat dipakai Pemprov NTB, Kabupaten/Kota dan masyarakat.

Perubahan selanjutnya, ketika migrasi ini adalah internet. 

Dari jaringan 4G akan berubah menjadi 5G. Sehingga kecepatan internet akan semakin lancar ketika dimanfaatkan untuk migrasi tv analog ke digital.

BACA JUGA: Awardee Beasiswa NTB Terpilih Pimpin Mahasiswa Internasional

Ketua KPID Provinsi NTB, Ajeng Rosalinda Motimori melaporkan ada 70 lembaga dan penyiaran se-NTB yang melakukan siaran langsung acara Anugerah KPUD tahun 2022.

Disampaikannya, Anugerah KPID 2022 merupakan salah satu cara untuk memberikan apresiasi dukungan kepada LPP, di tengah lesunya ekonomi saat pandemi Covid-19.

Di akhir acara, Kepala OPD seperti Kadis Kominfotik, PUPR, Dikes, Kasat Pol PP, BPSDM dan sejumlah kadis lainnya menyerahkan anugerah pada masing-masing pemenang kategori Anugerah KPID NTB. 

Pemenang kategori radio program berita terbaik (RRI Mataram), dialog interaktif terbaik (Global FM), ramah anak terbaik (SGM FM), ILM terbaik (Insania Network), Penyiar terbaik (Coki Cahaya FM), Religi Terbaik (Radio Hamzanwadi), Pemenang kategori TV Program berita terbaik (SCTV), Dialog Interaktif Terbaik (BIMA TV), Ramah Anak Terbaik (TVRI), ILM Tebaik (TV9), Presenter Terbaik (Ridha Pateroi INEWS TV, Religi Terbaik (Selaparang TV). *** 

 

 

 




Awardee Beasiswa NTB Terpilih Pimpin Mahasiswa Internasional 

Terbukti, awardee beasiswa NTB bukan hanya aspek akademik dan bahasa saja, tapi juga menguasai aspek kepemimpinan

MALAYSIA.lombokjournal.com ~ Kualitas penerima Beasiswa NTB kembali berhasil membuktikan kualitasnya. 

Pasalnya, Nurul Anwar, salah seorang awardee, menjadi pimpinan sementara komunitas mahasiswa Internasional (International Student Society(ISS)) Universiti Sultan Zainal Abidin Malaysia. 

Awardee beasiswa dari NTB yang masih di lar

Keputusan ini dihasilkan setelah pihak Pusat Internasional (International Centre) UniSZa mengadakan dialog bersama 30 orang mahasiswa Internasional, di Dewan Kuliah Utama, UniSZA, Selasa (15/02/22) .

Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) NTB, H. Wirawan Ahmad, menyebutkan prestasi yang diraih awardee Beasiswa NTB tersebut menunjukkan, proses seleksi yang dilakukan oleh Pemprov NTB melalui LPP sudah berada pada jalur yang benar sehingga menghasilkan awardee berkualitas.

“Kriteria seleksi tidak hanya berdasar pada kemampuan akademik dan bahasa semata, tapi juga aspek kepemimpinan,” sebutnya. 

Wirawan menambahkan, pola seleksi beasiswa yang telah dijalankan akan diteruskan dalam menjadikan program beasiswa NTB sebagai salah satu kanal rekrutmen pemimpin di masa depan.

BACA JUGA: Munas PAPPRI, akan Banyak Penyanyi dan Pencipta Lagu ke NTB

Senada dengan hal tersebut, Sri Hastuti Novila Anggraini Saiful, M.TESOL selaku Kepala Sub Bidang Peningkatan Kapasitas Sumber Daya dan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi BRIDA NTB, mengaku bangga atas prestasi yang diraih Nurul Anwar. 

Nurul Anwar membuktikan, anak daerah mampu menunjukkan taring di kancah internasional. 

“Pada intinya kami bangga dengan prestasi anak2 NTB di tempat studi. 

Mereka gak kalah hebat dengan yang lain,” tandasnya.

BACA JUGA: Budidaya Udang Vaname, Gencar di Empat Kecamatan di KLU

Beasiswa NTB atau 1000 Cendikia sendiri adalah program unggulan Pemerintah Provinsi NTB melalui LPP NTB yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang ada di NTB. 

Beasiswa NTB terus konsisten mengirim dan membiayai anak daerah berprestasi ke luar negeri untuk melanjutkan studinya, baik itu untuk jenjang S1, S2 maupun S3. ***

 




Budidaya Udang Vaname, Gencar di Empat Kecamatan KLU

Masyarakat pesisir di KLU minatnya besar dalam budidaya udang Vaname, namun Pemda masih belum sepenuhnya bisa memfasilitasi

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Pemerintah Daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) KLU melakukan pemulihan ekonomi masyarakat dengan pengembangan tambak udang Vaname di sejumlah titik di KLU.

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan DKP3 KLU, melalui Kabid Perikanan Sugiatradi,SP, menjelaskan tingginya harapan masyarakat untuk pengembangan udang Vaname. 

Namun saat ini baru empat Kecamatan di Lombok Utara yang gencar mengembangkan budidaya udang Vanami. Empat kecamatan yang dimaksud yaitu Kecamatan Bayan, Kayangan, Gangga dan Kecamatan Pamenang.

BACA JUGA: Prospek Udang Vaname di Lombok Utara Menjanjikan

Miat masyarakat budidaya udang

Mereka menangkap peluang pengembangan usaha tambak udang Vaname.  

Pengembangan budidaya udang itu merupakan salah satu upaya Pemerintah Daerah KLU dalam pemulihan ekonomi, khususnya  masyarakat pesisir.

Pemda memberikan informasi terbaru, akurat dan komprehensif tentang potensi dan peluang usaha udang Vaname. 

Serta potensi daerah yang cocok untuk pegembangannya d kepada calon investor dan stakeholder.

“Permintaan kelompok pengembangan udang Vaname dalam rangka pemulihan ekonomi masyarakat pesisir di KLU cukup banyak,” jelas Sugiartadi  saat Kunjungan ke sejumlah titik lokasi tambak udang Vaname, Kamis (17/02/22).

Namun Pemerintah Daerah belum mampu sepenuhnya dalam penanganan lantaran kondisi keuangan daerah yang masih difokuskan dengan penanganan pasca bencana.

Saat ini pendapatan daerah yang selama ini banyak bertumpu di sektor Pariwisata melorot tajam.

Demikian halnya di sektor Pertanian sebagai penunjang destinasi wisata di KLU ikut berdampak hingga saat ini. 

“Antara kondisi keuangan daerah dan prospek yang menjanjikan ini, masih menjadi pemikiran,” ungkap Sugiatradi. 

BACA JUGA: Munas PAPPRI, akan Banyak Penyanyi dan Pencipta Lagu ke NTB

Harapannya, baik pihak eksekutif, legislatif, maupun investor agar bersama sama melirik prospek tambak udang Vaname yang bisa jadi salah satu jalan mendongkrak pendapatan daerah untuk pemulihan ekonomi masyarakat.

Gencarnya pengembangan udang Vaname

Hampir seluruh daerah di Indonesia gencar mengembangkan budidaya Vaname.. 

Sebab saat ini permintaan udang Vaname cukup besar, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Udang merupakan salah satu komoditas perikanan Indonesia yang berpotensi besar untuk dikembangkan. Saat ini komoditas udang dunia bernilai ekonomi mencapai USD 250 miliar atau sekitar Rp 3,6 triliun setiap tahun.

lokasi budidaya udang Vaname

Udang Vaname memiliki karakteristik spesifik, seperti mampu hidup pada kisaran salinitas yang luas, mampu beradaptasi dengan lingkungan bersuhu rendah, memiliki tingkat keberlangsungan hidup yang tinggi, dan memiliki ketahanan yang cukup baik terhadap penyakit sehingga cocok untuk dibudidayakan di tambak.

Beberapa tahun terakhir Pemerintah Kabupaten Lombok Utara sekitar tahun 2019, mengawali pengembangan budidaya udang Vaname yang merupakan salah satu terobosan untuk pemulihan perekonomian masyarakat pasca bencana.

Setelah gempa bumi 5 Juli 2018 melanda daerah Lombok Utara dan disusul bencana non alam yaitu pandemi Covid 19.***

 

 




OJK Telah Setujui Rencana Merger 8 BPR se-NTB

Pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) setujui rancangan penggabungan 8 BPR di NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menyetujui proses pengajuan penggabungan (merger) 8 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) se-NTB.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Biro Perekonomian  Setda Provinsi NTB, Hj.Eva Dewiyani, SP, bahwa 8 BPR di NTB telah disetujui rancangan penggabungannya oleh OJK. 

“Saat ini, sebanyak 8 BPR milik Pemerintah Provinsi dan  Kabupaten/Kota se-NTB telah disetujui rancang :an penggabungan:nya oleh OJK, kemudian setelah RUPSLB ini akan dilanjutkan dengan pengurusan izin operasionalnya,” jelas Hj. Eva.

BACA JUGA: Prospek Udang Vaname di Lombok Utara Menjanjikan

Ia menyampaikannya saat menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa di Hotel Santika Mataram, Selasa (15/02/22).

Sebagai informasi, 8 BPR yang dimaksud yaitu termasuk BPR Mataram yang menjadi BPR penerima penggabungan dari 7 BPR yang lain.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus baru BPR se-NTB.

“Selamat kepada pengurus-pengurus baru BPR se-NTB,” ucap Gubernur Zul.

Bertindak sebagai pimpinan rapat, Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB, juga menyampaikan, terdapat tiga agenda rapat, yaitu pengesahan rancangan penggabungan, susunan pengurus, dan penyelesaian keberatan pengurus BPR NTB dan kreditur.

“Dalam kesempatan ini kita akan melaksanakan rapat umum pemegang saham luar biasa untuk membahas tiga hal, yaitu menyepakati pengesahan rancangan penggabungan yang disusun oleh PB BPR se-NTB, kemudian menetapkan susunan pengurus dan menyelesaikan keberatan tentang pengurus dan kreditur,” jelas Bang Zul.

BACA JUGA: MotoGP di Tengah Pandemi, Gubernur Minta Tetap Waspada

Turut hadir hadir dalam rapat umum tersebut, yaitu Bupati dan Walikota se-NTB sebagai pemegang saham BPR se-NTB.***

 




Munas PAPPRI, akan Banyak Penyanyi dan Pencipta Lagu ke NTB

Peyanyi dan penipta lagu dari asosiasi PAPPRI rencanakan menyelenggarakan Munas di NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Musyawarah Nasional (Munas) Persatuan Artis, Penyanyi dan Pencipta Lagu Republik Indonesia (PAPPRI) yang rencananya berlangsung tanggal 7-8 Maret mendatang akan diselenggarakan di Provinsi NTB. 

Menjadi tuan rumah Munas PAPPRI itu berarti NTB akan kedatangan banyak peyanyi dan pencipta lagu. 

Wakil Gubernur NTB, Hj.Sitti Rohmi Djalilah menyambut baik recana tersebut. 

BACA JUGA: Pabrik Pengolah Sampah Plastik Segera Dibangun di NTB

Wagub mendengar penjelasan rencana Munas PAPPRI

“Dengan banyaknya kegiatan-kegiatan nasional yang diadakan di NTB, dapat membuat provinsi ini dikenal di seluruh penjuru,” kata wagub.

Dan hal itu berdampak positif bagi daerah dan masyarakat pada umumnya, tuturnya. 

Wagub Sitti Rohmi mengungkapkan itu saat menerima kunjungan PAPPRI di ruang kerjanya, Selasa (15/02/22).

Ketua DPD PAPPRI NTB, Hj Mas Khayangan menjelaskan acara Munas PAPPRI akan dilaksanakan tanggal 7-8 maret mendatang. 

Munas tersebut akan dihadiri oleh Pengurus DPP dan seluruh pengurus DPD se-Indonesia serta belasan artis kenamaan yang juga tergabung dalam organisasi PAPPRI.

BACA JUGA: OJK Telah Setujui Rencana Merger 8 BPR se NTB

PAPPRI menyampaikan renncana Munas

“Belasan artis kenamaan PAPPRI juga akan turut meramaikan acara ini,” ujarnya. ***

 




Prospek Udang Vaname di Lombok Utara Menjanjikan 

Budidaya udang Vaname bisa menjadi salah satu prospek pemulihan ekonomi, khususnya masyarakat pesisir di Lombok Utara

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Budidaya udang Vaname di Kabupaten Lombok Utara menjadi salah satu yang membuka peluang ekonomi yang sangat menjanjikan..

Dalam tiga tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) KLU menjadikan budidaya udang Vaname sebagai salah satu upaya pemulihan ekonomi masyarakat pesisir.

Dan mulai menjamur di banyak kelompok yang melakukan budidaya udang Vaname. 

Membicarakan prospek udang Vaname

Menurut Kabid Perikanan, Sugirtadi, SP Dinas DKP3 KLU, budidaya udang ini peluangnya sangat bagus.

“Peluang bagus ini memberikan kesempatan kepada masyarakat yang kesulitan mendapatkan lapangan kerja, serta menghadapi tekanan ekonomi sebagai dampak pandemi Covid-19,” kata Sugirtadi, Rabu (16/02/22) yang didampingi Kasi Perikanan Budidaya Saiful Ramdan,SP dan Kasi Pengolahan Perikanan H Nasiadi, SPI. 

BACA JUGA: Dapat Tawaran Kerjasama, Wabup Danny Ajak Bumdes Profesional

Menurutnya, permintaan pasar banyak dan masih bisa masuk peluang untuk masyarakat luas. 

Beberapa keunggulan dari usaha ini, antara lain modal yang diperlukan relatif terjangkau, padahal penjualan udang ini harganya mahal.

Sebagai pemula bisa dari kolam terpal, artinya tidak perlu perlengkapan khusus dan lahan yang luas. 

Jenis pakan yang diperlukan juga tidak mahal, udang vaname sendiri tidak memerlukan asupan protein.

Menurut Sugirtadi, pembudidayaan dari benur sampai panen bisa cepat, sekitar 3 gram per minggu, sehingga tidak perlu menunggu waktu lama untuk panen. 

Karena Vaname merupakan jenis udang unggulan jadi permintaan pasar tetap banyak.

Hal yang sama di jelaskan H Tony Himawan selaku manager UD Mumbulsari Aquacultur di Dusun Lokok Mumbul,  Desa Akar Aka,r Kecamatan Bayan. Ia berhasil mengembangkan udang Vaname pada lahan seluas 4 hektare, yang sebelumnya bermula dari luasan 40 are. Menurut H Tony, meski sudah mengelola lahat pengembangan 4 hektare, masyarakat masih banyak yang menawarkan kerja sama pengembangan udang Vaname, bahkan dengan SMK NW Mamba’ul Bayan.

Ia juga memiliki tenaga kerja sebanyak 50 orang, dengan gaji berkisar Rp2,5 juta/bulan termasuk biaya makan. Selain itu seluruh karyawannya mendapat insentif setiap panen minimal Rp8 hingga Rp12 juta/orang.

Indonesia sebagai salah satu pengekspor besar udang, masih mempunyai peluang besar melalui pengembangan di setiap daerah.

Dan ia membenarkan potensi untung besar dan menjanjikan memang benar adanya

Prospek udang Vaname menjanjika.BACA JUGA: Presiden Jokowi Hasilkan Mega Proyek di KSB

“Meskipun (dalam praktiknya) tidak semudah teori yang diomongkan.” katanya. 

Hasil besar itu perlu usaha dan kerja keras, agar semua dapat membuahkan hasil sesuai harapan. 

Ssejumlah petani yang memiliki kebun kelapa di sekitar mengaku, ketimbang hasil buah kelapa dalam tiga tahun, lebih besar hasil kerja sama udang Vaname satu siklus (satu kali panen) selama 3 bulan sekali. Ini pegakuan beberapa orang yang sebeumnya hanya mengandalkan panen kelapa. ***

 




 Vaksinasi Covid-19 di KSB, Gubernur NTB: Luar Biasa!

Dalam kujungan kerja di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Gubernur Zul memuji pelaksanaan vaksinasi di kabupaten itu

TALIWANG.lombokjournal.com ~ Dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc., bersilaturahim dengan Bupati Kabupaten Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W.Musyafirin, M.M dalam rangka monitoring sekaligus memastikan kelancaran vaksinasi Covid-19. 

Kunjungan tersebut dilakukan usai sehari sebelumnya meninjau dan dan memberikan bantuan kepada warga korban banjir di Kec Alas Kabupaten Sumbawa

BACA JUGA: Omicron Aman, Kabupaten/Kota Diminta Fokus Vaksinasi

Guberur monitoring pelaksanaan vaksinasi

“Alhamdulillah vaksinasi di KSB berjalan sangat baik. Luar biasa!” ungkap Bang Zul, di Kantor Bupati KSB, Selasa (16/02/22).

Menurut data Dinas Kesehatan Provinsi NTB, cakupan Vaksinasi Covid-19 Provinsi NTB pertanggal 15 Februari 2022 di Kabupaten Sumbawa Barat, Dosis 1 96,44% dosis 2 81,83%.

Selain memantau perkembangan vaksinasi,gubernur juga mendiskusikan solusi agar tamu dari Mandalika saat event MotoGP juga bisa mengunjungi Kabupaten Sumbawa Barat. 

“Kami juga mendiskusikan jalan cepat dari Mandalika ke Labuan Lalar agar penonton yang dari Mandalika ada juga bisa singgah ke KSB,” jelas Gubernur Zul

Setelah mengunjungi Bupati KSB, dilanjutkan agenda bersilaturahim ke kediaman Ustadz Nun di Taliwang Sumbawa Barat.

BACA JUGA: MotoGP di Tengah Pandemi, Gubernur Minta Tetap Waspada

“Bersilaturrahim ke rumah Ayahanda Ustadz  Nun di Taliwang Sumbawa Barat. Sehat selalu Ustadz. Mengalir bersama masyarakat,” doa orang nomor satu di NTB itu.***