Atlet Golf Indonesia juga Mampu Mengukir Prestasi Internasional

Asal tahu saja,  atlet Golf Indonesia bukan hanya jago kandang, ada yang mengukir mampu mengukir prestasi internasional

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sebenarnya olahraga Golf sudah diketahui hampir semua lapisan masyarakat, meski demikian olahraga Golf masih dianggap merupakan olahraga ‘kalangan atas’.

Karena itu olahraga Golf dinilai masih sangat eksklusif, mengingat tidak semua orang bisa mengakses ke lapangan Golf. 

Terlebih untuk bermain Golf tidak murah, bukan hanya stick Golf yang harganya mulai Rp600 ribu hingga puluhan juta rupiah. Untuk bermain olahraga yang satu ini, membutuhkan perlengkapan lain yang tidak murah.

BACA JUGA: Pengurus PGI NTB Diminta Masifkan Penjaringan Atlet Golf Muda 

Tak kenal maka tak sayang. Karena penggemar olahraga Golf (sebagian besar) hanya orang-orang dari kalangan tertentu, akibatnya olahraga ini kurang begitu popiler.  

Wajar jika atlet golf Indonesia kurang begitu dikenal khalayak. Bandingkan dengan atlet sepakbola atau bulu tangkis atau badminton yang sangat populer di Indonesia. Padahal, atlet Golf Indonesia bukan hanya jago kandang. Banyak atlet Golf kita yang mengukir prestasi di kancah internasional.

Siapa atlet Golf Indonesia yang pernah mengharumkan nama Indonesia di ajang golf internasional? 

Mereka yakni Danny Marsin, Rory Hie, dan Alfred Raja.

Dilansir dari VOI, berikut informasi lengkap soal tiga atlet golf Indonesia yang berhasil mengukir prestasi di turnamen golf internasional.

Danny Marsin, Atlet Golf Indonesia yang kaya prestasi

Danny Masrin atlet Golf Indonesia yang pernah mengikuti kompetisi golf baik di dalam negeri maupun luar negeri
Danny Marin (Instagram @dannymasrin_official)

Danny Masrin merupakan atlet yang sudah malang melintang di dunia olahraga golf. Ia kerap kali mengikuti kompetisi golf baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Danny Masrin memulai kariernya sebagai pegolf profesional pada tahun 2015. Putra dari salah satu orang terkaya di Indonesia, Jimmy Masrin itu telah mengukir berbagai prestasi dan masuk ke dalam jajaran pro golf player teratas Indonesia. Bahkan, Danny pernah menjadi golfer terbaik kedua di Tanah Air ketika berusia 23 tahun.

Di tahun pertamanya sebagai pegolf profesional, Danny sukses merebut tiga gelar nasional pada Indonesian Golf Tour (IGT). Ia juga sukses mengikuti event Asian Tour di Indonesian dan bebrapa kali di Asian Development Tour. 

Pada tahun 2020, nama Danny Masrin masuk dalam 1.000 pemain golf terbaik dunia. Kala itu, ia menempati posisi ke-511 World Golf Ranking dengan 0,3058 poin.

Capaian ini tak lepas dari penampilannya di turnamen internasional SMBC Singapore Open pada 19 Januari 2020. 

Di kompetisi itu, Danny berada di urutan ke-8. Selain itu, Danny juga sukses menduduki posisi ke-5 di turnamen BNI Master yang digelar 15 Desember 2019.

BACA JUGA: Porwanas XIII jadi Ajang Promosi PON XXII NTB 2028

Rory Hie, Atlet Golf Indonesia yang juarai Asian Tour

Rory Hie, atlet Golg Indonesia yang pernah menjuarai Classic Golf And Country Club Internasional Championship yang digelar di India
Rory Hie

Atlet golf terbaik Indonesia yang kedua adalah Rory Hie. Pada 2019, Rory berhasil menjawab keraguan publik soal prestasi pegolf Indonesia dengan menjuarai Classic Golf And Country Club Internasional Championship yang digelar di India. 

Sejak saat itu, permainannya konsisten. Ia berada di 10 besar di empat tur yang diikuti.

Selain itu, Rory menjadi satu-satunya atlet golf Indonesia yang menjuarai gelar dari Asian Tour. 

Kala itu, ia menciptakan total 267 pukulan atau 21 pukulan di bawah par. Rory pun mendapatkan hadian sebesar 54 ribu dola Amerika Serikat.

Pria kelahiran Balikpapan, 1 September 1988 itu pernah bersekolah di University of Southern California, Amerika Serikat, yang merupakan tempat kelahiran pegolf kenamaan Amerika Serikat Tiger Woods.

Saat berusia 21 tahun, Rory menjadi satu-satunya atlet golf Indonesia yang berhasil menembus Tour Eropa pada 2010 silam.

Pada tahun 2020, Rory Hie menduduki peringkat ke-564 World Golf Ranking berkat penampilannya di Sabah Masters. Di turnamen yang digelar Novembr 2019 itu, Rory berada diurutan ke-12. 

Sementara di turnamen Panasonic Open Indonesia yang diselenggarakan pada 17 November 2019, Rory sukses menduduki urutan ke-5.

Selain kedua atlet golf di atas, Indonesia juga memiliki pegolf yang berhasil menyamai rekor Tiger Woods. Pegolf tersebut yaki Alfred Raja.

Alfred Raja, atlet Golf Indonesia yang ukir prestasi di AS

Alfred Raja, atlet Golf Indonesia yang pernah menjuarai turnamen Golf Pacific Northwets Men’s Ameteur di Amerika Serikat
Alfred Raja (Head of Topic Indonesia)

Pegolf Alfred Raja pernah mengharumkan Indonesia di kancah internasional. Ia pernah menjuarai turnamen Golf Pacific Northwets Men’s Ameteur di Idaho Club, Sandpoint, Amerika Serikat.

Prestasi Raja patut diacungi jempol. Pasalnya, turnamen tersebut juga pernah dijuarai oleh pegolf kenamaan sekaligus legenda golf dunia, Tiger Woods.

Dalam turnamen yang digelar pada Sabtu 31 Juli 2021, Raja berhasil mengalahkan Jordan Lee dengan 2&1 dalam pertandingan 36 holes.

Sekadar informasi tambahan, Raja adalah pegolf binaan Persatuan Golf Indonesia Kabupaten Bogor.

Pada awal Juli 2021, Raja berhasil masuk ke babak 16 di Oregon Ameteur. Turnamen Pacific Northwest Men’s Amateur merupakan salah satu dari 11 turnamen besar. 

BACA JUGA: Jangan Ada Kekerasan Fisik dan Verbal kepada Anak

Tentu selain ketiga atlet Golf di atas, masih terdapat atlet Golf lainnya yang juga berprestasi. Meski tidak menonjol seperti yang ditulis di atas ***

 




Pacuan Kuda untuk Pertahankan Kearifan Lokal

Gelar pacuan kuda ini dilakukan sesuai dengan prosedur dan regulasi lainnya yang menjadi pedoman pelaksanaannya.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Kejuaraan Pacuan Kuda dalam rangka memeriahkan HUT NTB ke 64  direncanakan akan di gelar mulai 11-17 Desember 2022 mendatang di Pulau Sumbawa. 

Kejuaraan yang bakal diikuti oleh seluruh peserta asal NTB bahkan dari luar daerah ini dihajatkan sebagai ajang untuk mempersiapkan tim Cabang Olahraga (Cabor) pacuan kuda yang siap berlaga di PON 2028 di NTB. 

BACA JUGA: Atlet Golf Indonesia juga Mampu Mengukir Prestasi Internasional

NTB sudah siap membuka diri terhadap penyelenggaraan olahraga nasional termasuk cabor pacuan kuda pada Pon 2028 mendatang. 

Bendahara Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) NTB Iskandar menggaransi, gelar pacuan kuda ini akan dilakukan sesuai dengan prosedur yang sudah dituangkan dalam SOP penyelenggaraan kegiatan ini.

Dan diperkuat oleh regulasi-regulasi lainnya yang nantinya kan menjadi pedoman pelaksanaannya.

Di hadapan Kadiskominfotik NTB Bq. Nelly Yuniarti, Rabu (23/11/22) di Mataram, Iskandar mengungkapkan, dalam pacuan kuda nanti dari sisi keamanan pihaknya sudah menyiapkannya agar tak terjadi hal-hal yang tak diinginkan selama dalam pertandingan. Iskandar yang datang bersama pengurus Pordasi NTB lainnya  menjelaskan, Pordasi NTB akan tetap berkoordinasi dengan pihak keaman TNi-Polri.

Digelarnya Pacuan Kuda ini juga dimaksudkan untuk lebih melestarikan budaya atau kearifan lokal, khususnya yang ada di Pulau Sumbawa. 

“Jadi pada intinya dengan gelar pacuan kuda ini kami ingin mempertahankan budaya lokal agar tidak tergerus oleh perkembangan teknologi saat ini,” kata Iskandar.

Iskandar atas nama Pordasi NTB menginginkan dengan Pacuan Kuda ini kecuali untuk mengangkat budaya, juga bisa membuka potensi untuk membangkitkan UMKM lokal.

Dan diharapkan produk UMKM lokal terserap para penonton yang meramaikan kegiatan ini.   

Iskandar menepis stigma bahwa pacuan kuda dinilai negatif  karena mengeksploitasi anak, Mempekerjakan dan memperdayakan anak, karena dimanfaatkan sebagai joki yang rawan terhadap keselamatan anak. 

“Kita tetap berpedoman pada SOP ataupun regulasi yang sudah kita sepakati bersama. Kita kawal anak demi keselamatannya. Di arena juga kita siapkan ruang khusus bagi anak-anak, tempat bermain anak-anak,” kata Iskandar.

BACA JUGA: Membangun Optimisme Masyarakat Melalui Kesederhanaan

Iskandar berharap, dengan banyaknya event-event daerah, nasional dan internasional digelar di NTB maka dengan sendirinya  bisa menumbuhkan geliat pariwisata NTB yang makin marak. 

“Kita harus punya keberanian untuk memulainya bagi terangkatnya nama daerah dan eksistrensi budaya yang tetap dilestarikan,” tuutpnya. ***

 




Pengurus PGI NTB Diminta Masifkan Penjaringan Atlet Golf Muda 

Bang Zul berharap pengurus Persatuan Golf Indonesia (NTB) di PON XXII 2028, mampu hadirkan atlit Golf berprestasi

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pengurus Persatuan Golf Indonesia (PGI) NTB diminta memasifkan bisa menjaring atlit muda golf NTB untuk dapat mengikuti PON 2028 dan menyumbangkan mendali bagi daerah. 

BACA JUGA: Porwanas XII jadi Ajang Promosi PON XXII NTB tahun 2028

Gubernur Zulkieflimansyah

Pesan khusus itu disampaikan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah saat menyampaikan sambutan pengukuhan pengurus PGI Provinsi NTB masa bhakti 2022-2026, di Hotel Santika Mataram Rabu (23/11/22).

Dalam kesempatan tersebut, Bang Zul sapaan Gubernur yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina PGI NTB mengingatkan, pada PON XXII tahun 2028, NTB akan menjadi tuan rumah.

Ia mengimbau agar NTB tidak hanya menyediakan venue atau tempat saja. Melainkan juga dapat menghadirkan atlit golf yang dapat bertanding dan menghadiahkan mendali bagi daerah. 

BACA JUGA: Atlet Golf Indonesia juga Mampu Raih Prestasi Internasional

“Pesan khusus kepada pengurus yang baru dikukuhkan, karena tahun 2028 kita akan menjadi tuan rumah PON. Kita tidak boleh hanya menyediakan venue saja. Mudah-mudahan tahun 2028 ada atlet golf NTB yang menyumbangkan mendali,” harap Bang Zul. 

Pengurus yang baru dibawah kepemimpinan Khairul Warisin diminta untuk dapat memasifkan sosialisasi terkait Golf ke sekolah-sekolah hingga ke desa-desa untuk menjaring atlit terbait. 

Dikatakan Gubernur, bukan hal yang mustahil bagi NTB untuk dapat menjadi juara dikarenakan potensi anak daerah yang besar.

BACA JUGA: Inovasi Unggulan Daerah NTB Dipaparkan di Kemendagri

“Saya kira dengan sosialisasi yang intensif, tidak susah mencari atlit golf yang piawai,” tandasnya. ***

 

 




Rinjani Travel Mart di Sembalun dan Gunung Rinjani 

Gubernur NTB berharap berlangsungnya Rinjani Travel Mart pasar wisata NTB makin Ramai

SENGGIGI.lombokjournal.com ~ Sebanyak 100 buyer dan 50 seller nusantara dan mancanegara mengikuti Rinjani Travel Mart di Sembalun dan Gunung Rinjani selama dua hari. 

Selama dua hari tiga malam para peserta yang terdiri dari pengurus  Asosiasi Industri Travel Agent Indonesia (Asita) se Indonesia dan pengusaha hotel, serta perusahaan wisata dari India, Malaysia, Arab Saudi dan lain lain mengikuti tour dan menginap di Sembalun. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Ajak PITA Gencarkan Promosi NTB

Kata Gubernur NTB, adanya Rinjani Travel Mart diharapkan meningkatkan kunjungan wisatawan ke NTB
Gubernur Zulkieflimansyah (kiri)

“Pariwisata NTB bagus karena kontribusi perjalanan wisata dan pengusaha pariwisata lainnya. Semoga makin ramai orang datang berkunjung ke daerah kita,” ujar Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah di Hotel Holiday Inn, Senggigi, Lombok Barat, Rabu (23/11/22). 

Ketua Asita NTB, Dewantoro Umbu Joka mengatakan, kegiatan ini dimaksudkan untuk membuka dan menjual pariwisata NTB dengan langsung mengundang para pelaku pasar. 

“Selama dua hari sudah ada beberapa transaksi dan potensi transaksi yang kita lakukan”, ujarnya. 

Ia berharap pula pariwisata NTB makin ramai dengan paket pariwisata yang ditawarkan para peserta sekembalinya ke negara dan daerah asal. 

Hadir pula Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Perhubungan, Ketua BPPD NTB.***

BACA JUGA: Potensi Daerah NTB Perlu Digagas Jadi Event Berkelas

 




Gubernur NTB Buka Acara Akbar TKMPN XXVI 2022

Acara Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional (TKMPN) XXVI 2022 yang dibuka Gubernur NTB diikuti  perwakilan dari 129 perusahaan besar di Indonesia

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah membuka secara resmi acara akbar Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional (TKMPN) di Hotel Lombok Raya Kota Mataram, Selasa (22/11/22). 

Acara tersebut dilaksanakan selama 5 hari, mulai tanggal 21 November hingga 25 November 2022.

BACA JUGA: Inovasi Unggulan Daerah NTB Dipaparkan di Kemendagri

Gubernur NTB menyampaikan Terima kasih kepada panitia yang telah memilih Lombok
Gubernur Zulkieflimansyah

TKMPN XXVI di Lombok diikuti lebih dari 1500 peserta kompeten kelas nasional di bidang manajemen mutu dan produktivitas kerja. Mereka merupakan perwakilan dari 129 perusahaan besar di Indonesia. 

Acara TKMPN ini adalah yang kedua kalinya diselenggarakan di Lombok setelah sebelumnya pernah dilaksanakan pada tahun 2012 lalu. 

Gubernur pun mengatakan, TKMPN merupakan sebuah acara yang menarik untuk meningkatkan produktifitas dan inovasi karya anak-anak bangsa. 

Dikatakannya, menciptakan sebuah inovasi bukan proses yang singkat. Artinya inovasi itu bukan sekedar unik, tetapi harus mampu melahirkan inovasi-inovasi lainnya.

“Ini topik yang sangat menarik untuk produktifitas dan inovasi karya anak bangsa kita. Menciptakan inovasi bukan proses yang sebentar. Dorong teman-teman kita melakukan inovasi pada area dimana kita punya kontravensi tinggi. Artinya bukan sekedar unik, tapi inovasi itu nantinya akan melahirkan inovasi-inovasi berikutnya yang akan merubah wajah industri kita secara keseluruhan,” kata Bang Zul sapaan gubernur.

Bang Zul berharap momentum TKMPN di Lombok tidak hanya dimanfaatkan untuk unjuk pengetahuan dan kreatifitas, tetapi dapat dimaknai sebagai cara untuk berekspresi sebagai manusia. 

Selain untuk berkompetisi, ia juga mengajak para peserta untuk menikmati keindahan Pulau Lombok.

“Momentum di Lombok harus dimaknai sebagai cara kita berekspresi sebagai manusia. Terima kasih kepada panitia yang telah memilih Lombok. Mudah-mudahan punya kenangan yang baik dan hangat disini,” harapnya.

BACA JUGA: Eksternalitas Dalam Penyelenggaraan Event Internasional

Acara akbar TKPMN diselenggarakan oleh Wahana Kendali Mutu (WKM) bekerjasama dengan Asosiasi Manajemen Mutu dan Produktifitas Indonesia (AMMPI), didukung oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI dan Kementerian Perindustrian RI, Pemerintah Povinsi NTB, serta organisasi-organisasi professional lainnya. TKMPN sudah terlaksana selama 25 tahun sejak tahun 1997. *** 

 




Eksternalitas dalam Penyelenggaraan Event Internasional

Gubernur NTB sering menyampaikan eksternalitas positif yang mengiringi penyelenggaraan event internasional 

lombokjournal.com ~ Dalam beberapa kesempatan, Gubernur NTB Zulkieflimansyah sering mengungkapkan ‘eksternalitas positif’ yang diperoleh NTB terkait penyelenggaraan event internasional.

Misalnya, saat memaparkan inovasi unggulan daerah Gubernur NTB menyebut event World Superbike atau MotoGP berdampak positif bagi kemajuan pembangunan. 

BACA JUGA: Inovasi Unggulan Daerah Dipaparkan di Kemendagri 

Seiring penyelenggaraan event internasional itu maka dikembangkan jalan bypass Bizam-Mandalika, pengembangan Bandara Internasional, pengembangan RSUP berstandar internasional.

Demikian juga dengan penyelenggaraan MXGP Samota, Sumbawa, banyak perubahan dan perbaikan di lakukan, seperti Rumah sakit, bandara, pelabuhan, listrik, telemomunikasi, jalan, perhotelan, homestay, sentra UKM, pusat kuliner, EO dan lain-lain diperbaiki dan berubah menjadi menjadi lebih baik.

Apa yang disebut Gubernur Zulkieflimansyah dengan Eksternalitas (externality) adalah biaya atau manfaat dari kegiatan ekonomi yang dialami oleh pihak ketiga yang tidak terkait dengan aktivitas tersebut. 

Biaya atau manfaat eksternal tidak tercermin dalam biaya akhir atau manfaat barang atau jasa yang dihasilkan.

Dua jenis eksternalitas adalah eksternalitas negatif dan eksternalitas positif. Negatif berarti yang memunculkan biaya, sedangkan positif memberikan manfaat.

Manfaat eksternal adalah efek positif aktivitas ekonomi terhadap pihak lain yang tidak terlibat langsung. Misalnya, petani lebah yang mendapat manfaat dari petani buah yang ada di sekitarnya (lebah madu dapat dengan mudah memetik sari dari pohon buah) tanpa harus membayarnya.

Eksternalitas muncul juga karena penegakan hak properti yang tidak jelas. Untuk beberapa barang seperti tanah, bangunan dan uang, penegakan hak kepemilikan adalah mudah.

Tapi, itu tidak untuk yang lainnya seperti udara dan air. Air dan udara mengalir bebas melintasi batas kepemilikan pribadi. Itu membuat jauh lebih sulit untuk menetapkan kepemilikan.

Secara umum, eksternalitas terbagi ke dalam dua kelompok:

  1. Eksternalitas negatif
  2. Eksternalitas positif

Eksternalitas negatif

Eksternalitas negatif mewakili konsekuensi negatif dari aktivitas ekonomi (konsumsi atau produksi) ke pihak ketiga yang tidak terkait. Beberapa eksternalitas negatif sangat berbahaya seperti limbah, polusi dan pencemaran lingkungan.

Beberapa contoh eksternalitas negatif:

  • Polusi udara akibat asap kendaraan bermotor atau pabrik yang menggunakan bahan bakar fosil.
  • Polusi air, misalnya, akibat tumpahan minyak kapal tanker. Polusi semacam ini dapat menghancurkan ekosistem di laut dan mempengaruhi orang-orang yang tinggal di daerah pesisir.
  • Polusi suara, misalnya, akibat kebisingan pesawat. Masyarakat yang tinggal di dekat bandara besar.
  • Merokok menghasilkan efek negatif tidak hanya bagi perokok tetapi tetapi juga bagi kesehatan orang lain di sekitar perokok (perokok pasif).

Eksternalitas positif

Sebaliknya, eksternalitas positif merupakan manfaat dari kegiatan ekonomi bagi pihak ketiga yang tidak terlibat. 

Beberapa contoh eksternalitas positif, baik yang terkait dengan produksi dan konsumsi, misalnya pembangunan infrastruktur. Pembangunan jalan dan jaringan transportasi lainnya bermanfaat bagi mobilitas barang dan orang.

Manfaat pihak lain yang tak langsung terlibat, yaitu agen real estat yang juga mendapatkan keuntungan. Harga real estat naik karena pembangunan membuat aksesibilitas yang lebih baik. Agen real estate memperoleh komisi yang lebih tinggi.

Demikian juga kegiatan Vaksinasi, manfaat tidak hanya bagi orang yang divaksinasi tetapi juga orang lain karena risiko penularan menurun.

Demikian juga dalam kegiatan riset dan pengembangan. Perusahaan yang menemukan teknologi baru sebagai hasil dari kegiatan penelitian dan pengembangan (R&D) menciptakan manfaat yang membantu masyarakat secara keseluruhan. 

Penelitian semikonduktor misalnya, tidak hanya bermanfaat bagi produsen semikonduktor, tetapi juga bagi industri telekomunikasi modern, stereo dan perangkat komputer

BACA JUGA: Jangan Ada Kekerasan Fisik dan Verbal Kepada Anak

Solusi untuk eksternalitas

Para ekonom dan pembuat kebijakan mengajukan beberapa opsi untuk mengurangi eksternalitas khususnya eksternalitas negatif. Beberapa di antaranya solusi untuk eksternalitas adalah:

  • Penegakan hak kepemilikan properti
  • Pajak
  • Peraturan
  • Subsidi

Contohnya bagi pabrik kendaraan bermotor atau pabrik yang menggunakan bahan bakar fosil yang menimbulkan polusi udara akibat asap. Pemerintah membuat peraturan batas maksimum polusi karbondioksida atau limbah. Pemerintah mengenakan sanksi pajak yang tinggi bagi produsen yang membuang limbah berbahaya. 

Atau sebaliknya, pemerintah memberikan subsidi kepada perusahaan yang menggunakan bahan bakar ramah lingkungan. ***

 




Inovasi Unggulan Daerah NTB Dipaparkan di Kemendagri 

Gubernur NTB memaparkan inovasi unggulan daerah, seperti NTB Care, NTB Mall, Mahadesa dan JPS Gemilang

JAKARTA.lombokjournal.com ~ Inovasi unggulan daerah NTB dipaparkan di Ruang Sidang Utama Gedung A  Kemendagri, Jakarta, Senin (21/11/22).

Pemaparan itu disampaikan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah sebagai nominator penerima penghargaan Innovative Government Award (IGA) Tahun 2022 pada klaster Provinsi,

BACA JUGA: Masyarakat NTB Dimbau untuk Konsumsi Ikan

Gubernur NTB memaparkan inovasi layanan masyarakat NTB Care, NTB Mall, Mahadesa, JPS Gemilang
Gubernur Zulkieflimansyah

Pemaparan itu disampaikan di hadapan Tim Juri yang berasal dari Kementerian Lembaga, Universitas, LSM, dan perwakilan media, Bang Zul Gubernur NTB memaparkan sejumlah inovasi yang menjadi unggulan daerah. 

Selain NTB, 6 provinsi lain yang terpilih sebagai nominator IGA 2022 adalah Sumatera Selatan, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Barat dan  Jawa Barat dan Provinsi Bali.

Inovasi unggulan daerah yang dipaparkan Gubernur NTB di antaranya inovasi layanan masyarakat NTB Care, NTB Mall, Mahadesa, JPS Gemilang sebagai solusi kebangkitan ekonomi di masa pandemi. 

Juga inovasi OPD dengan kehadiran Brida (STP yang diperluas), Inovasi SMK menjadi Blud SMK dan Teaching Factory untuk mengakselerasi industrialisasi, inovasi industri permesinan, alat transportasi dan EBT melalui STP serta Lombok Sumbawa Fair sebagai bagian dari dampak gelaran event internasional WSBK 2022.

Semua produk NTB

Bang Zul memaparkan terkait externalitas positif event internasional di NTB. 

Gelaran event-event internasional itu berdampak positif bagi kemajuan pembangunan. Seperrti hadirnya jalan bypass Bizam-Mandalika, pengembangan Bandara Internasional, pengembangan RSUP berstandar internasional dan Lombok Sumbawa fair standar internasional.

“Di WSBK kemarin yang memenuhi lapangan internasional Mandalika bukan lagi produk dari Jawa Barat, dari China dan lain sebagainya. Semua dari provinsi kami,” tutur Bang Zul.

Bang Zul juga memaparkan tentang keberanian NTB untuk terus melakukan inovasi-inovasi di antaranya inovasi industrialisasi. 

BACA JUGA: Jangan Ada Kekerasan Fisik dan Verbal Kepada Anak

Seperti Sate Rembiga yang sekarang sudah dibungkus dengan kemasan, Ayam Taliwang yang sudah dikalengkan, hingga membuat alat rapid antigen.

“Kami ada berkah dengan hadirnya Covid. Ketika provinsi lain memilih ngasih bantuan berupa uang tunai, NTB dengan berani tidak memberikan uang tetapi memberikan komoditas lokal pada masyarakat. Masyarakat tidak bisa nolak karena pemberian. Jadi masker kami buat sendiri serbat jahe buat sendiri, teh kelor, kopi, gula aren, beras, garam, ikan kering, minyak kelapa semua kami bikin sendiri,” ungkap Bang Zul.

NTB Mall dan Mahadesa juga menjadi fokus paparan Bang Zul. NTB Mall hadir untuk membantu pemasaran produk-produk UMKM yang dibuat masyarakat lokal melalui digital marketing. 

Inovasi NTB Mall telah membantu para pelaku UMKM untuk memasarkan produknya di lapak digital. 

Sedangkan Mahadesa adalah outlet BUMD-BUMD yang menampung produk-produk lokal yang siap memasuki pasar dan diintervensi pemerintah.

Inovasi di bidang permesinan juga disampaikan Bang Zul, Produk yang disampaikan diantaranya Sepeda listrik yang memaknai NTB sebagai green tourism, dokar listrik dan mesin-mesin indutri pertanian. 

BACA JUGA: Petilasan dan Artefak di Batu Kumbung, Lombok Barat

“Permesinan ini kita bikin sendiri, mungkin kualitasnya tidak sebagus yang dari China, harganya kadang lebih mahal tapi ada “cost of learning,” dan semua bantuan petani kita semua menggunakan mesin-mesin lokal,” tutur Bang Zul menutup presentasi.***

 

 




Jangan Ada Kekerasan Fisik atau Verbal kepada Anak 

Kepada guru dan orang tua murid, Numda Niken mengingatkan jangan ada kekerasan fisik maupun verbal kepada anak-anak 

LOTENG.lombokjournal;.com ~ Bunda PAUD Provinsi NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah mengingatkan untuk menyetop kekerasan dalam pengasuhan anak. 

Ini penting dilakukan agar jangan sampai ada kekerasan fisik maupun verbal kepada anak-anak karena mereka sangat peka dan akan berdampak tidak baik kedepannya. 

BACA JUGA: Road Show Bunda PAUD NTB di Lombok Tengah

Bunda Niken menyampaikan pesan, jangan ada kekerasan dalam pengasuhan anak
Bunda Niken

Hal tersebut diingatkannya  saat pertemuannya dengan  dengan seluruh Bunda PAUD, Guru serta Orang Tua murid PAUD/TK se Kecamatan Kopang di PAUD Habibu At-Tholabah Desa Montong Gamang, Kecamataqn Kopang, Lombok Tengah Senin (21/11/22).

Ini pesan penting Bunda Niken, agar guru maupun orang tua, jangan ada kekerasan fisik maupun verbal kepada anak-anak yang akan berdampak tidak baik ke depan, . 

“Kita harus hati-hati terhadap kekerasan pada anak karena kalau dari kecil sudah diberikan kekerasan maka ketika dewasa dia akan menjadi orang yang jiwa dan hatinya keras,” ungkap Bunda Niken, sapaan akrabnya di hadapan Kepala Dikbud NTB, Muspika Kecamatan Kopang, Kepala Desa dan Perangkat Desa Montong Gamang. 

Bunda Niken juga menekankan, sebagai orang tua juga tidak hanya menyerahkan anak kepada sekolah, melainkan di rumah orang tua juga harus belajar dalam mengasuh anak yang dapat dilakukan melalui Program Bina Keluarga Balita (BKB). 

BACA JUGA: Masyarakat NTB Diimbau untuk Gemar Konsumsi Ikan

“Luar biasa disini warga desanya pintar-pintar semua jadi anak-anak PAUD disini mendapatkan pendidikan dan pola asuh yang baik terutama dari guru-guru PAUD nya yang sudah mendapatkan pelatihan dari PKK Provinsi,” tuturnya. ***

 

 




Road Show Bunda PAUD NTB di Lombok Tengah

Dalam road show di Loteng, Bunda Niken berharap PAUD di tiap desa memenuhi P3K2

LOTENG.lombokjournal.com ~.Tugas guru, orang tua, Bunda PAUD setiap desa untuk menyiapkan pendidikan anak-anak sejak usia dini, agar ke depan mampu bersaing dengan daerah bahkan negara lain. 

Bukan hanya jadi penonton dan tidak mengerti apa-apa. 

Bunda PAUD Provinsi NTB, Hj.Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah menyampaikan itu  dalam acara Road Show Bunda PAUD di PAUD Habibu At-Tholabah, Desa Montong Gamang, Kopang Senin (21/11/22).

BACA JUGA: Masyarakat NTB Diimbau untuk Gemar Makan Ikan

Menurutnya, PAUD Holistik Integratif (HI) merupakan landasan awal mewujudkan pendidikan anak usia dini (0-5 tahun), yang meliputi yakni Pendidikan, Pengasuhan, Perlindungan, Kesehatan dan Kesejahteraan (P3K2)

“Kita ingin seluruh PAUD yang ada di NTB khususnya Desa Monting Gamang dan Kecamaran Kopang umumnya untuk bisa memenuhi ke lima hal tadi yaitu P3K2 agar dapat memenuhi kriteria sebagai PAUD HI,” tuturnya. 

Bunda Niken menambakan, untuk tahun ini akan diadakan Gebyar PAUD dengan lomba-lomba yang hanya bisa diikuti oleh PAUD yang sudah HI untuk memberikan penghargaan kepada PAUD HI yang berkualitas. 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, Dr. H. Aidy Furqan, S.Pd., M.Pd., menjelaskan, ini adalah kesempatan untuk memberikan anak-anak pendidikan dengan memperhatikan 3 hal penting terhadap perkembangan anak usia 0-5 tahun. 

BACA JUGA: Pesan Optimis Gubernur NTB saat HUT KSB ke 19 

“Ada tiga perkembangan yang perlu kita dampingi, pertama emosinya, kedua mentalnya dengan memahami apa yang diinginkan anak, kemudian ketiga fisiknya, denfan tetapb melihat perkembangan anak baik tinggi maupun berat badannya,” katanya.***

 

 




Masyarakat NTB Diimbau untuk Gemar Konsumsi Ikan

Bunda Niken menekankan pentingnya masyarakat mengonsumsi ikan, utamanya anak-anak yang dalam masa pertumbuhan

LOTENG.lombokjournal.com ~ Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, mengimbau masyarakat NTB untuk Gemar mengkonsumsi ikan. 

Ia beralasan mengonsumsi ikan dinilai penting bagi kesehatan, karena ikan memiliki gizi yang tinggi untuk kecerdasan, pertumbuhan dan mencegah stunting pada anak.

BACA JUGA: Wagub NTB Dukung Gerakan Event Nol Sampah di NTB

Bunda Niken mengajak masyarakat untuk gemar makan ikan
Bunda Niken

“Bahan dasar ikan bisa dijadikan bakso dan siomay yang nikmat dan bisa menjadi menu keluarga sehat kita,” ujarnya.

Ia menyampaikan itu dalam pengarahannya di Aula Kantor Desa Montong Gamang, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok tengah, Senin (21/11/22). 

Bunda Niken saat Sosialisasi Gemar Makan Ikan (Gemarikan) dan Pelatihan Pengelolaan Ikan yang bertepatan dengan Hari Ikan Nasional (Harkannas) juga menjelaskan, pentingnya mengonsumsi ikan untuk masyarakat, utamanya anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan. 

“Acara pelatihan seperti ini menjadi salah satu wadah untuk mensosialisasikan pentingnya mengonsumsi ikan. Acara ini sebagai bentuk kampanye kita dalam peningkatan konsumsi ikan mengingat konsumsi ikan sangat erat kaitannya dengan angka stunting. Semakin tinggi angka konsumsi ikan, maka semakin kecil angka stunting di NTB ini,” kata Bunda Niken.

Ketua Forikan NTB yang juga Ketua TP-PKK NTB ini mengungkapkan, ikan salah satu komoditi yang memiliki gizi lengkap dan harganya terjangkau. 

Hal ini kurang diperhatikan oleh masyarakat.

“Ikan adalah salah satu protein yang sangat dibutuhkan oleh ibu hamil dan menyusui serta masyarakat umumnya. Saya mengajak masyarakat untuk rajin mengonsumsi ikan agar masyarakat NTB dapat terbebas dari stunting,” pintanya.

Ia berharap kepada Kader PKK, Posyandu dan Ibu-ibu masyarakat Montong Gamang, untuk  terus diingatkan untuk mengonsumsi ikan seperti ini. 

Masyarakat lalai akan pentingnya hal ini untuk pertumbuhan generasi muda NTB.

“Ayo kita makan ikan setiap hari, karena ikan lebih murah dari daging dan proteinnya ikan sangat penting untuk kita semua. Mudah, murah dan lengkap gizinya. Kalau kita makan ikan Insya Allah kita akan jadi sehat, kuat dan cerdas,” tutupnya.

Kades Montong Gamang, Sofiyan S.Pd sangat terkesan dengan kehadiran Bu Niken.  Karena memberikan motivasi dan kesadaran bagi warganya agar mau dan gemar makan ikan.

BACA JUGA: Porwanas XIII jadi Ajang Promosi PON XII NTB 2028

Dalam kesempatan tersebut, Bunda Niken memberikan quiz bagi ibu-ibu dan sesi foto bersama, Kehadiran Bunda Niken didampingi Kadis Dikbud, Bunda PAUD Kabupaten Lombok Tengah dan Pejabat dari Dinas Kelautan dan Perikanan Lombok Tengah serta Aparat Camat dan Desa Montong Gamang. ***