Kelompok Tani “Berkah Bersama” Mendapat Berkah dari Tomat

Taufik Hidayat anggota Kelompok Tani “Berkah Bersama”, Panen Tomat Pada Luasan 8 Are, Raup Omset 50 Juta

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Bertani di lahan tegalan memiliki prospek menjanjikan bila dilakukan dengan tekun dan kerja keras, sebagaimana yang dilakukan petani tomat ” Berkah Bersama” Dusun Lendang Galuh, Desa Sokong Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara.

Salah seorang petani Taufik Hidayat, bisa menghasilkan uang puluhan juta rupiah sekali musim bertanam tomat pada luasan 8 are.  

Dia menjelaskan, tanaman tomat masuk dalam jenis tanaman jangka pendek yang usianya hanya bisa mencapai tiga hingga 4 bulan pasca tanam. 

BACA JUGA: UPTD Dinas Pertanian Tanjung Lakukan Operasi Pasar

Berkah tomat untuk kelompok tani    Kerlompok tani yang dapat berkah

Menurut dia, dalam satu kali musim, Ia bisa panen 20 kali dan setiap satu kali panen meraup omset Rp 2.500.000. 

Pemeliharaan tanaman tomat juga tidak terlalu membutuhkan perawatan serius hanya memerlukan pengolahan tanah dan pemupukan serta pemberian pestisida dalam dosis yang diperlukan, agar tanaman tomat bisa menghasilkan buah banyak.

Dia mengaku setiap kali musim tanam untuk satu kilogram bibit bisa medatangkan keuntungan antara Rp 50 juta hingga Rp  60 juta  bila harga tomat sedang tinggi seperti sekarang ini, tuturnya.

Selain tanaman tomat, Taufik juga menanam cabe yang tak kalah hasilnya mencapai 3 ton sekali tanam pada areal 28 are. 

Lahan tegalan non produktif menjadi produktif setelah dikelola oleh Kelompok “Berkah Bersama” dengan luasan sekitar sekitar satu hektar tujuh belas are.

BACA JUGA: KLU Dapat Kuota Vaksin 900 PMK Ternak Sapi

Kini tanaman tomat yang ditanam sudah bervariasi, ada yang sedang di panen dan baru tanam berkisar 1 bulan. 

Tanaman tomat itu ditanam berbanjar rapi dengan jarak tanam antara 20 x 75 cm. Peda setiap batang ditancapkan batang bambu setinggi dua meter tempat mengikat batang tomat agar tumbuh lurus keatas.

Bersebelahan dengan tanaman cabe yang baru mulai berbuah lebat. Diperkirakan harga cabe cukup tinggi, sehingga di prediksi sangat menjanjikan jika menghitung musim tanamnya, kata Taufik. ***

 




Gubernur NTB Bertemu Konsultan Kontruksi lokal

PERKINDO NTB Apresisasi Pergub NTB Tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Jasa Konstruksi, Gubernur NTB: itu dedikasi untuk konsultan lokal NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Ditetapkannya Pergub NTB No. 20 Tahun 2019 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Jasa Konstruksi di NTB merupakan Pergub pertama di seluruh Indonesia yang menyoroti tentang jasa konstruksi. 

Hal tersebut merupakan upaya dalam melindungi dan menjaga pelaku usaha jasa konstruksi di NTB. Sehingga mampu berkiprah dan mengambil peran dalam masifnya kompetisi pelaku usaha yang datang dari luar NTB.

BACA JUGA: NTB Peringkat 9 Nasiobal pada Ajang Pesonas 2022 di Semarang

Gubernur NTB mendedikasikan untuk konsultan kontruksi lokal d

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, pada saat pertemuan dengan Persatuan Konsultan Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Bara (PERKINDO NTB) di ruang kerja Gubernur NTB di Mataram, Senin (11/07/22).

“Pergub tersebut merupakan dedikasi kami untuk memajukan dan mensejahterahkan konsultan kontruksi lokal di NTB,” ucapnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua PERKINDO NTB, Haryo B. Wicaksono, mengapresiasi langkah Pemprov NTB yang telah menetapkan Pergub NTB No. 20 Tahun 2019 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Jasa Konstruksi di NTB.

“Kami sangat apresiasi pergub tersebut pak Gubernur, bahkan teman-teman PERKINDO di daerah lain, meminta agar dapat dicontoh di daerahnya masing-masing,” ungkapnya.

Persatuan Konsultan Indonesia (PERKINDO) merupakan suatu wadah bagi konsultan konstruksi dan non kontruksi yang anggotanya menginginkan nilai tambah sehingga memiliki keahlian dalam bidang ke-profesiannya. 

PERKINDO NTB sendiri telah ada sejak tahun 2008 dan telah memiliki koordinator di seluruh kabupaten/kota di NTB. ***

BACA JUGA: PON XXII, NTB dan NTT Calon Tuan Rumah Bersama

 




NTB Peringat 9 Nasional pada Ajang Pesonas 2022 di Semarang

Gubernur NTB mengaku terharu menyambut atlet-atlet NTB yang berlaga di Special Olympic Games di Semarang

MATARAM.lombokjournal.com ~ Atlet-atlet Pekan Special Olympic Nasional (Personas) 2022 NTB berhasil mengharumkan nama daerah, dengan perolehan 26 Medali dengan perincian: 7 Emas, 13 Perak dan 6 Perunggu.

Penyelenggaraan Personas 2022, berlangsung mulai Minggu-Kamis (3 sd.8 Juli 2022) di Holy Stadium Semarang, Jawa Tengah.

Personas 2022 resmi dibuka  oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali pada hari Senin (04/07/22).  

BACA JUGA: Gubernur Meletakkan Batu Pertama Masjid Al Muttaqin

Gubernur menyambut Atlet Pesonas NTB mengharumkan nama daerah

Sebanyak 21 provinsi berpartisipasi dalam kejuaraan penyandang disabilitas tersebut, termasuk Atlet dari Nusa Tenggara Barat (NTB).

Rombongan Atlet-atlet Personas NTB ini siang tadi diterima Gubernur NTB di Pendopo yang didampingi Asisten Pak Dani. 

Laporan oleh Ketua Soina NTB, Andi Hadianto SH, MH sampaikan hasil yang dicapai atlet-atlet NTB pada kegiatan Pesonas 2022 ini.

Gubernur NTB, Dr H. Zulkieflimansyah sangat bersemangat menerima para atlet dan pendamping yang ikut di Pesona 2022 ini.

Gubernur NTB  yang akrab disapa Bang Zul ini dalam sambutan menyatakan selamat  dan  haturkan terimakasih serta apresiasi yang tinggi atas prestasi yang diraih  atlet Pesonas 2022 yang meraih banyak medali.

“Terharu dan bangga menyambut atlet-atlet NTB yang berlaga di Special Olympic Games di Semarang. Ini kejuaraan Nasional untuk anak-anak berkebutuhan khusus atau difabel. Alhamdulillah mereka semua bersemangat mengharumkan nama NTB dan berada di peringkat 9 Nasional! Terima Kasih Para pelatih, pendamping dan Para Official yg sudah berjuang luar biasa !” ucap Bang Zul bangga.

BACA JUGA: KLU Dapat Kuota 900 Vaksin PMK Ternak Sapi

Gubernur NTB memberikan apresiasi berupa hadiah bagi semua atlet dan para pendamping 

Ini nama-nama perolehan medali :

Cabor Atletik

  1. Rosika Apriani nomor 25 meter (putri) Div.1 medali PERAK
  2. Muhammad Agha nomor 25 meter (putra) Div. 1 medali PERAK
  3. Zakaria nomor 400 meter (putra) Div. 1 medali EMAS
  4. Yogi Tri Anggoro nomor 50 meter (putra) Div. 2 medali PERUNGGU
  5. Moh Indrawan nomor 100 meter (putra) Div. 1 medali PERUNGGU
  6. Yusrina Hidayati nomor 100 meter (putri) Div. 2 medali PERAK
  7. M.Nasir (putra) nomor lompat jauh tanpa awalan Div. 1 medali EMAS
  8. Moh.Fadliyansyah (putra) nomor lempar roket Div. 2 medali EMAS
  9. Wardiah (putri) lompat jauh dengan awalan Div. 1 medali PERUNGGU
  10. Kadek Kartini (putri) lompat jauh tanpa awalan LA Div. 1 medali PERAK
  11. Natia Dewi (putri) lempar bola sofball LA Div. 1 medali PERAK
  12. Ahmad Fathul Huda (putra) lempar bola sofball Div.1 medali PERAK
  13. Baiq Alifia Lubna (putri) tolak Peluru LA Div. 3 medali PERAK
  14. Dimas Vernanda (putra) tolak peluru LA Div 3 medali EMAS

Cabor Bocce

  1. Nurul Rizki dan Nuraini nomor beregu putri medali PERAK Div 5.
  2. Hisyam Nafis Nurahman single putra medali EMAS Div 9.
  3. M Tarmizi single putra medali PERAK Div 9.
  4. Feri Rahmat single putra medali PERAK Div 10.
  5. Nuraini single putri medali PERAK Div 4.
  6. Maya Ashari Putri single putri medali PERUNGGU Div 13.

Cabor Renang

  1. Ananda Rizki nomor 100 meter HA medali EMAS

Cabor Bulutangkis

  1. Pasangan Muh Irvan dan Muh Fitrahwan medali EMAS
  2. Tunggal Putra Habib Mutalib Alwi Mendali PERUNGGU

Cabor Futsal

  1. Tim Putra medali PERUNGGU

Cabor Tenis Meja

  1. Tomi single putra medali PERAK

Kategori Seni Tari

  1. Dimas medali PERAK

Total menjadi  26 MEDALI, terdiri dari 7 EMAS, 13 PERAK, 6 PERUNGGU. Selamat dan Sukses untuk NTB Gemilang.***

 

 




UPTD Dinas Pertanian Tanjung Lakukan Operasi Pasar 

Jelang Hari Raya Qurban, UPTD Dinas Pertanian Tanjung terjunkan tim Operasi Pasar dan Pengawasan RPH

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Menyambut hari raya Idul Adha atau hari raya kurban 1443 H, UPTD Dinas Pertanian Tanjung mengadakan Operasi Pasar dalam rangka Pencegahan Wabah Penyakit Mulut dan Kuku bagi PMK hewan qurban  Rembang, Jum’ dan Sabtu (08 s/d 09/07/22).

Kegiatan operasi pasar ini di lakukan rutin menjelang hari raya besar, guna memastikan produk yang di hasilkan hewan ternak seperti daging ayam, daging sapi, dan telur sehat bahkan aman untuk di konsumsi.

BACA JUGA: KLU Dapat Kuota 900 Vaksin PMK Ternak Sapi 

Tim Operasi pasar dari UPTD Dinas Pertanian Tanjung

Terlebih di tengah kondisi wabah PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) yang ada saat ini.

Operasi dipimpin Kepala Kantor UPTD Tanjung, Aki Suharti,SP, bersama tujuh anggotanya yang lain. 

Kegiatan operasi pasar dalam rangka mengatur memeriksa dan memberi sosialisasi kepada masyarakat secara luas, tentang PMK agar kita  harus hati-hati dan selalu waspada. 

“PMK (Penyakit Mulut dan KuKu) ini seperti halnya virus corona yang pernah terjadi, mudah menular dan sangat cepat reaksinya. Ini terbukti baru beberapa hari ini saja korban sapi mati sudah banyak,” kata Aki Suharti.

Lebih lanjut, dr Gilang Kala Maulana menambahkan, agar orang yang melaksanakan kurban benar-benar meneliti keadaan hewan kurban. 

Kalau ada indikasi terkena virus mohon segera menghubungi UPTD Dinas DKP3 Kabupaten Lombok Utara. 

“Karena PMK ini termasuk wabah baru, maka pemerintah pun masih belum bisa maksimal mengatasi virusnya. Bahkan untuk mendeteksi virus PMK harus melakukan cek laborat,” pungkasnya. 

UPTD Tanjung yang kebetulan kantornya berdekatan dengan pasar dan RPH, juga mengintensifkan pemantauan dan pengawasan kondisi kesehatan hewan sebelum di kubankan,

Hal itu untuk memastikan kondisi kurban di wilayah kita ini aman dari PMK

Saat dimintai keterangan via telpon dr Gilang Kala Maulana menyampaikan, operasi pasar berlangsung sejak Jum’at (08/07) hingga hari ini, tuturnya.

 “Terkait petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban kita menerjunkan petugas gabungan termasuk dr hewannya.

Aki Suharti selaku Kepala UPTD Tanjung menerangkan, dalam mencegah penyebaran PMK di wilayah kerjanya, UPTD terus melakukan Koordinasi dengan para pihak.

BACA JUGA: BPBD KLU “Pentingnya Perencanaan Partisipatif Kebencanaan”

Ia menambahkan, dalam proses kurban, peran tim pemantau kesehatan hewan kurban sangat penting guna memastikan kelayakan dan kesehatan hewan kurban.

“Bagi petugas pengawasan kesehatan hewan kurban, saya minta benar benar mengawasi dan memberikan rekomendasi kelayakan hewan untuk dapat dikurbankan pada Hari Raya Idul Adha 1443 H ini,” katanya.***

 

 




Gubernur NTB Meletakkan Batu Pertama Masjid Al Muttaqin

Membangun masjid jangan hanya soal fisik saja tapi bagaimana memakmurkan masjid, Ini pesan Gubernur NTB 

LOBAR.lombokjournal.com ~ Membangun masjid harusnya tidak hanya soal fisik saja, tapi bagaimana setelah jadi mampu memakmurkan masjidnya.

Hal itu dikatakan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah saat menghadiri peletakan batu pertama Masjid Pusaka Al Muttaqin di Desa Mekarsari Gunung Sari Lombok Barat, Jum’at (08/07/22).

BACA JUGA: KLU Dapat Kuota 900 Vaksin PMK Ternak Sapi

Gubernur NTB INGATKAN MASYARAKAT UNTUK MEMAKMURKAN MASJID
Gubernur Zulkieflimansyah

“Mudah-mudahan Ramadhan yang akan datang masjid kita ini bisa melaksanakan shalat tarawih,” katanya.

Sementara itu Kepala Desa Mekarsari, H. Nasrudin, SH., dalam laporannya menyampaikan terimakasih banyak atas kedatangan Gubernur NTB di tengah kesibukannya dalam berbagai kegiatan.

“Atas nama masyarakat kami ucapkan terimakasih banyak pak Gubernur karena tidak mudah mendatangkan seorang pimpinan. Bahkan masyarakat kami ada yang menangis karena ingin bertemu sosok Gubernur,” ujarnya.

Untuk diketahui, sebagai bentuk dukungan Pemerintah Daerah NTB menyumbang 1.000 sak semen untuk kelancaran pembangunan masjid. 

Selanjutnya Gubernur Bang Zul melakukan peletakan batu pertama Masjid Pusaka Al Muttaqin.

BACA JUGA: Wagub NTB Upaya Turunkan Kemiskinan Tahun 2023

Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Asisten 1 Setda NTB dan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM bersama tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda. ***

 




KLU Dapat Kuota 900 Vaksin PMK Ternak Sapi 

Setelah ada penambahan jatah kuota vaksin untuk KLU, DKP3 melakukan peluncuran penyuntikan vaksin PMK

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Peluncuran penyuntikan vaksin PMK untuk ternak sapi berlangsung di Dusun Kelui Desa Malaka Kecamatan Pamenang, Jum’at (08/07/22).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Lombok Utara, Tresna Hadi, didamping Kabid Peternakan, dr.Sarudi, mengawasi langsung di Dusun Kelui Rt 2. 

Kegiatan ini sebagai tindak lanjut kegiatan vaksin sebelumnya di tempat tempat berbeda, di seluruh Kecamatan di wilayah Kabupaten Lombok Utara. 

DKP3 KLU melakukan peluncuran Vaksinasi PMK

Tim terdiri dari Dinas DKP3 KLU, Kepolisian, dan anggota TNI yang bertugas di wilayah Kabupaten Lombok Utara, di sela-sela peluncuran penyuntikan vaksin, juga menyempatkan meninjau kandang sapi milik warga setempat.

Selain itu, memberikan saran agar tetap menjaga kebersihan sesuai standar kesehatan PMK.

BACA JUGA: Turnamen Bulu Tangkis Bupati Cup I, Resmi Ditutup

Tresna Hadi mengatakan, untuk Kabupaten Lombok Utara mendapatkan jatah kuota vaksin 900 dosis, yang sebelumnya hanya 600 dosis. 

Menurutnya, KLU populasi sapinya cukup besar dan dokternya bersama petugas yang lain juga siap,  jadi jatah vaksin sitambah 300 lagi dari 600 jatah sebelumnya. 

“Kami berterima kasih kepada Pak Bupati atas antisipasi dalam Wabah PMK ini. Kepada masyarakat dihimbau, jika hendak menjual hewan ternak untuk dilihat kondisinya terlebih dahulu. Gejalanya ada tidak, jika ada bisa dilaporkan supaya lebih aman,” tutur Tresna Hadi.

Tresna Hadi juga berharap, jika ada kematian ternak sapi akibat PMK, masyarakat dihimbau agar tidak langsung mengubur atau membuangnya. 

Karena tentu ada tata caranya dalam mengubur hewan, sarannya.

Tresna Hadi menjelaskan, vaksin yang diterima langsung akan disalurkan ke desa desa yang rawan PMK. 

“Petugas kita siap, para dokter hewan juga siap dan diharapkan kepada masyarakat yang menjumpai gejala PMK langsung laporan ke Dinas terkait. Kebersihan kandang harus dijaga, dan penyemprotan desinfektan harus dilakukan secara berkala,” katanya.

Menurutnya, pemberian vaksinasi PMK adalah hal baik bagi ternaknya. Sebab, peternak tidak lagi diliputi kekhawatiran ternaknya akan terkena PMK.

“Kita resah dan waspada sebelumnya, namun dengan adanya vaksin ini tentu membuat lega kami sebagai peternak,” ucapnya.

BACA JUGA: BPBD KLU “Pentingnya Perencanaan Partisipatif Kebencanaan”

Tresna Hadi menceritakan, selaku Kepala Dinas DKP3 KLU, pihaknya juga berupaya perintahkan seluruh petugas untuk segera perawatan ternak, seperti menyemprot desinfektan ke kandang. 

Bahkan, ia juga menyarankan membuat ramuan sendiri untuk diberikan pada ternak masing masing, tuturnya pada wartawan media ini.

“Upaya apa pun kita lakukan agar ternak bisa sembuh, kami buat ramuan sendiri dari campuran buah mengkudu, daun binahong, daun ketela, daun jarak dan lain lain. Dan Alhamdulillah berhasil, ternak bisa sembuh,” imbuhnya.

Sampai Jum’at (08/07) ini ternak yang sudah di vaksin sejumlah 200 ekor. 

Sementara untuk Kecamatan Kayangan masih dalam proses dan akan di sampaikan dalam berita selanjutnya. ***

 

 




BPBD KLU “Pentingnya Perencanaan Partisipatif Kebencanaan”

BPBD KLU melaksanakan kegiatan kerja Studio untuk menyusun draf pengembangan Sistem Informasi Kebencanaan dan Katalog Satu Data Bencana

TANJUNG.lombokjournal.com ~“Pentingnya Perencanaan Partisipatif Kebencanaan” di Kabupaten Lombok Utara saat ini sedang menyusun dan memutakhirkan Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) 2022-2026. Beberapa alasan yang mendasari pemutakhiran Dokumen RPB adalah karena adanya kebutuhan sinkronisasi kebijakan penanggulangan bencana dengan kebijakan pembangunan yang lain, seperti RPJMD, Rencana Nasional (Renas) Penanggulangan Bencana 2020-2024, dan lain- lain.

BACA JUGA: Turnamen Bulu Tangkis Bupati Cup I, Resmi Ditutup

BPBD KLU menggandeng beberapa mitra di Tim Penyusun untuk memaksimalkan fungsi keterwakilan

Dalam penyusunan pemutahiran RPB, SIAP SIAGA melalui Kepala Bidang, Plt. Kabid Darurat dan Logistik BPBD KLU, I Nyoman Juliada, S.Pd, didampingi Analis Kebencanaan Subkoordinator Pencegahan, Agus Heri Pramono, ST, mengatakan, pihaknya menggandeng beberapa mitra di Tim Penyusun untuk memaksimalkan fungsi keterwakilan sekaligus untuk memperluas akomodasi isu yang bisa diangkat di Dokumen RPB, yang diawali dengan penyusunan draft awal melalui Kerja Studio melibatkan perwakilan OPD (Organisasi Perangkat Daerah), Forum Pengurangan Risiko Bencana Kabupaten, LSM yang bergerak di isu kebencanaan, gender, dan disabilitas, serta lembaga kerelawanan yang bergerak pada upaya pengurangan risiko bencana.

BACA JUGA: NTB Kembangkan Paket Wisata, Manfaatkan Event Internasional

Nyoman Juliada menambahkan,, pada prosesnya, Kerja Studio diselenggarakan dengan diskusi dan analisis data untuk penggalian isu strategis berdasarkan kondisi dan kebutuhan pengurangan risiko bencana di Kabupaten Lombok Utara.

Salah satu hal menarik dari proses partisipatif ini adalah dengan dilibatkannya organisasi HWDI (Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia), kata dia.

Ia mengangga Lembaga ini dipandang cukup potensial untuk memaksimalkan pendampingan dan pelibatan kelompok rentan dalam kegiatan berbasis pengurangan risiko bencana. Dengan pelibatan ini, SIAP SIAGA berharap perencanaan daerah ke depannya lebih memperhatikan kelompok rentan agar tidak terjadi diskriminasi dalam urusan kebencanaan di kemudian hari.

Hal ini tercermin pada pengalaman kejadian bencana sebelumnya, kerap kali penanganan (respon) bencana menjeneralisir kebutuhan para penyintas walaupun mereka memiliki kebutuhan yang berbeda. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Pemerintah Daerah untuk bisa mengarusutamakan kebutuhan kelompok rentan dalam konteks penanggulangan bencana, tambahnya.

Kerja Studio ini pada dasarnya untuk menghasilkan narasi awal untuk mempersiapkan konsultasi publik dalam waktu dekat. Konsultasi publik nantinya akan menghadirkan para pihak untuk menanggapi draft awal sekaligus memberikan masukan- masukan berharga untuk perencanaan kebencanaan ke depannya. Sebagaimana diketahui, urusan kebencanaan adalah urusan bersama, dan peran para pihak akan sangat berkontribusi terhadap ketangguhan Lombok Utara . ***

 




Turnamen Bulu Tangkis Bupati Cup I, Resmi Ditutup

Turnamen bulu tangkis Bupati Cup I tahun 2022 yang berlangsung selama tujuh hari, resmi ditutup 

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Turnamen Bulu Tangkis Bupati Cup I tahun 2022 yang diselenggarakan oleh  Persatuan Badminton Seluruh Indonesia (PBSI) KLU resmi ditutup Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu SH  di GOR Giyfa Pantura Gondang, Kamis  (07/07/22).

Turnamen bulu tangkis ini berlangsung selama tujuh hari dengan 17 katagori lomba, sebagai rangkaian HUT KLU Ke-14. Jalannya turnamen berlangsung seru, terlihat dari antusias para penonton yang luar biasa.

Bupati usai menutup resmi Turnamen Bulu Tangkis Bupati Cup I

Nampak hadir Ketua KONI KLU H. Burhan M.Nur, SH,  Ketua PBSI KLU Amrih Usodo, ST, Perwakilan PBSI NTB, serta undangan lainnya. 

BACA JUGA: MTQ XXIX 2022 Provinsi, Kabupaten Bima Juara Umum

Sebelum menyerahkan piala, Bupati Lombok Utara H.Djohan Sjamsu menyampaikan apresiasi kepada para peserta dan juri yang sudah menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung.

Turnamen bulu tangkis dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Lombok Utara (KLU) ke- 14, selain bulu tangkis Pemda KLU  menyelenggarakan berbagai kegiatan dan perlombaan.

“Turnamen bulu tangkis ini kita akan gelar kembali tahun depan,” tutur bupati.

Dengan banyak turnamen bulu tangkis, para atlet Lombok Utara semakin berkembang serta meraih prestasi yang baik di berbagai event.

Serta  dapat mengharumkan gumi Tioq Tata Tunaq di tingkat nasional maupun internasional.

Di tempat yang sama, Ketua Ketua PBSI KLU Amrih Usodo, ST  mengatakan, keberhasilan penyelenggaraan turnamen bulu tangkis, tidak hanya menjadi  keberhasilan PBSI sendiri  tapi keberhasilan semua pihak lebih khususnya masyarakat Lombok Utara.

“Para penggemar bulu tangkis di Lombok Utara sangat mendukung kegiatan ini sehingga kegiatan berjalan dengan lancar,  tertib dan penuh dengan sportivitas,” katanya.

Turnamen bulu tangkis menjadi turnamen pertama yang diselenggarakan oleh PBSI KLU di tingkat provinsi.

BACA JUGA: NTB Kembangkan Paket Wisata, Manfaatkan Event Internasional

Harapannya ke depan, turnamen bisa terselenggara kembali guna menjaring atlet-atlet Lombok Utara.***

 




Wagub NTB Upaya Turunkan Kemiskinan Tahun 2023

Jika semua pihak bersinergi, kata Wagub NTB target penurunan kemiskinan itu bisa tercapai dengan baik

LOTENG.lombokjournal.cpm ~ Ummi Rohmi sapaan akrab Wagub NTB mengatakan, 

Pemerintah Provinsi NTB terus berupaya menurunkan angka kemiskinan pada tahun 2023, turun sebanyak 1 digit. 

Menurut Wagub NTB, target penurunan kemiskinan bisa dicapai dengan sinergi bersama

Wakil Gubernur, Hj. Sitti Rohmi Djalillah mengatakan itu saat menghadiri Rapat Koordinasi TKPK dan TPPS Provinsi dan Kabupaten/Kota se – NTB bertajuk “Mengefektifkan Gerakan Bersama Turunkan Angka Kemiskinan dan Stunting Menuju Kota Layak Anak Provinsi NTB” di Raja Hotel, Lombok Tengah, Kami  (07/07/22).

BACA JUGA: NTB Kembangkan Paket Wisata, Manfaatkan Event Internasional

“Ini memang targetnya lumayan tinggi,” kata wagub.

Menurutnya, jika kita bersinergi semua pihak dan kita bekerja by data sehingga pekerjaan kita bisa fokus, maka target itu bisa tercapai dengan baik. 

Penurunan tingkat kemiskinan per bulan Maret 2021 sebanyak 14,14 persen, kemudian menjadi 13.83 persen per September 2021.

Selain itu, sebanyak empat elemen yang harus diperhatikan dalam penanganan kemiskinan dan stunting, yaitu validasi data, sistem yang baik, sinergitas dan koordinasi. 

“Penurunan angka kemiskinan secara signifikan harus memperhatikan validasi data. Kunci dari validasi data berada di desa, kita harus bisa mewujudkan Desa Gemilang,” kata Ummi Rohmi. 

Kepala Bappeda Provinsi NTB, H. Iswandi mengatakan, perencanaan pembangunan yang berkualitas menjadi kunci untuk keberhasilan pembangunan daerah yang secara nyata dapat mensejahterakan seluruh lapisan masyarakat.

BACA JUGA: Kepulangan Jenazah TKW Asal Loteng Difasilitasi Gubernur NTB

“Kami berharap melalui rapat koordinasi ini kita dapat terus meningkatkan gerakan bersama untuk menurunkan angka kemiskinan dan Stunting di Provinsi NTB,” jelasnya. ***

 

 




Gubernur NTB Inginkan Solusi Terbaik Bagi PKL

Buka Rakerwil DPW APKLI NTB, Gubernur NTB inginkan alternatif bagi PKL

LOBAR.lombokjournal.com ~ Melaksanakan aturan Pemerintah untuk menjaga keindahan kota, perlu ada  alternatif solusi terbaik bagi Pedagang Kaki Lima (PKL). 

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengatakan itu saat memberikan sambutan pada Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) DPW APKLI, di Hotel Jayakarta Lombok Barat, Rabu (06/07/22).

BACA JUGA: NTB Kembangkan Paket Wisata, Manfaatkan Event Internasional

Gubernur inginkan solusi terbaik untuk PKL

Bang Zul sapaan akrab Gubernur mengakui, yang berkuasa memegang jabatan bukan pada posisi yang sederhana. 

Dicontohkan, di Tanah Abang susah kendaraan bisa jalan karena PKL itu melampaui batas normal, bahu jalan yang digunakan untuk jualan. 

Maka yang berkuasa dengan aturan tetap punya nurani mempertimbangkan teman-teman yang melakoni peran sebagai PKL. 

“Mudah-mudahan, Rakorwil kali ini bisa memberikan suatu alternatif solusi. Ke depannya PKL bisa dibantu, diarahkan, dan dibina sehingga menjadi tuan rumah ditanahnya sendiri,” kata Bang Zul.

Sementara itu, Ketua DPW Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Abdul Majid menhatakan terus bersama-sama dengan Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-NTB untuk bersinergi.

“Mudah-mudahan dalam Rakorwil DPW APKLI bisa memberikan solusi terbaik sehingga perlu melakukan pemberdayaan terhadap PKL untuk dibina dan diarahkan,” katanya.

Mengingat dari waktu ke waktu, kata Majid  para PKL terus menjamur dimana-mana. 

BACA JUGA: MTQ ke XXIX 2022 Provinsi, Kabupaten Bima Juara Umum

Karena itu merupakan pintu rezeki sebagai satu-satunya sumber pencaharian bagi mereka untuk menghidupi keluarganya. 

Selanjutnya, Gubernur Bang Zul didampingi Ketua DPW APKLI NTB untuk memberikan santunan anak yatim-piatu secara simbolis. ***